PROSEDUR STANDAR OPERASIONAL NOAA

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PROSEDUR STANDAR OPERASIONAL NOAA"

Transkripsi

1 PROSEDUR STANDAR OPERASIONAL NOAA Disusun Oleh: IFRAN D. IMANDA PROYEK PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN KEBAKARAN HUTAN DINAS KEHUTANAN PROPINSI SUMATERA SELATAN i September 2001

2 Halaman muka: dirancang oleh Ifran D. Imanda. Ucapan Terima Kasih Prosuder pada buku panduan ini disadur dari buku petunjuk NOM (NOAA Operations Manager) yang dikeluarkan oleh Natural Resources Institute, University of Greenwich, UK. Dihasilkan melalui kerjasama bilateral antara PEMERINTAH INDONESIA DEPARTMEN KEHUTANAN UNI EROPA KOMISI EROPA Natural Resources International Limited BCEOM CIRAD-Forêt Scot Conseil Memorandum Keuangan B7-5041/1/1992/12 (ALA/92/42) Nomor Kontrak IDN/B7-5041/92/ Laporan ini disiapkan atas bantuan keuangan dari Komisi Masyarakat Eropa. Pandangan yang diuraikan dalam laporan ini adalah dari yang terlibat dalam proyek dan bukan merupakan pandangan resmi dari Komisi atau Pemerintahan Indonesia ii

3 Project Reports Sixteen reports have been prepared since January 1999 by the Forest Fire Prevention and Control Project. Together they cover the field-level prevention, detection and control of vegetation fires in Sumatra and examine the policies and practices that underlie the continuing fires within the island. Titles in the series are: Vegetation fires in Indonesia: operating procedures for the NOAA-GIS station in Palembang, Sumatra. I.P. Anderson, I.D. Imanda and Muhnandar. (January 1999) Vegetation fires in Sumatra, Indonesia: the presentation and distribution of NOAAderived data. I.P. Anderson, I.D. Imanda and Muhnandar. (January 1999) Vegetation fires in Indonesia: the interpretation of NOAA-derived hot-spot data. I.P. Anderson, I.D. Imanda and Muhnandar. (March 1999) The training of forest firefighters in Indonesia. M.V.J. Nicolas and G.S. Beebe (Joint publication with GTZ). (April 1999) Fire management in the logging concessions and plantation forests of Indonesia. M.V.J. Nicolas and G.S. Beebe (Joint publication with GTZ). (April 1999) A field-level approach to coastal peat and coal-seam fires in South Sumatra province, Indonesia. M.V.J. Nicolas and M.R. Bowen. (April 1999) Vegetation fires in Indonesia: the fire history of the Sumatra provinces as a predictor of future areas at risk. I.P. Anderson, M.R. Bowen, I.D. Imanda and Muhnandar. (May 1999) Vegetation fires in Sumatra, Indonesia: a first look at vegetation indices and soil dryness indices in relation to fire occurrence. I.P. Anderson, I.D. Imanda and Muhnandar. (May 1999) Environmental education - with special reference to fire prevention - in primary schools in the province of South Sumatra, Indonesia. With Desa Ilalang, a story for children in Bahasa Indonesia. M. Idris, S. Porte, J.M. Bompard, F. Agustono (illustrator) and staff of FFPCP and Kanwil Kehutanan dan Perkebunan, Palembang, in collaboration with Kanwil Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Tk I, South Sumatra. (July 1999) The sustainable development of tree crops and the prevention of vegetation fires in South Sumatra Province, Indonesia. Jungle rubber. A. Gouyon. (August 1999) Land management in South Sumatra Province, Indonesia. Fanning the flames: the institutional causes of vegetation fires. J.M. Bompard and P. Guizol. (September 1999) Vegetation fires in Sumatra, Indonesia: reflections on the 1999 fires. I.P. Anderson, I.D. Imanda, and Muhnandar. (August 2000) iii

4 Fire zones and the threat to the wetlands of Sumatra, Indonesia. I.P. Anderson and M.R. Bowen. (October 2000) Vegetation fires in Sumatra, Indonesia. Oil palm agriculture in the wetlands of Sumatra: destruction or development? H.J. Sargeant. (February 2001) Anthropogenic fires in Indonesia: a view from Sumatra. M.R. Bowen, J.M. Bompard, I.P. Anderson, P. Guizol and A. Gouyon. Reprinted from, 'Forest fire and regional haze in Southeast Asia' Editors M. Radojevic and P. Eaton. Nova Science, New York, USA. (March 2001) Prosedur Standar Operasional NOAA. I.D. Imanda. (September 2001) Laporan lengkap dapat diperoleh melalui homepage FFPCP: atau melalui: The Project Leader, FFPCP, PO Box 1229, Palembang 30000, Indonesia. Fax number: atau The Counsellor (Development), Delegation of the European Commission, PO. Box 6465 JKPDS, Jakarta 10220, Indonesia. Fax number: iv

5 Summary This report supersedes FFPCP Report Number 32 (1997), 'NOAA Standard Operating Procedures' and the later revision by Anderson, I., Imanda, I. and Muhnandar (1999), 'Vegeatation Fires in Indonesia: Operating Procedures for the NOAA-GIS Station in Palembang, Sumatra'. Additional Windows-based planning, capture, processing and archiving software was obtained in September 2000 to upgrade the Palembang NOAA recieving station. This manual provides standard operationg procedures for use of the new software when used to detect and locate fires in Sumatra. Ringkasan Laporan ini menggantikan laporan FFPCP nomor 32 (1997), 'Prosedur Standar Pengoperasian NOAA' dan kemudian direvisi oleh Anderson I, Imanda I dan Muhnandar (1999), berjudul 'Kebakaran Vegetasi di Indonesia: Prosedur Pengoperasian Stasiun NOAA-GIS di Palembang, Sumatera'. Penambahan perencanaan Window-based, menangkap, memproces dan menyimpan piranti lunak yang didapat pada bulan September 2000 untuk mengupgrade Stasiun penerima NOAA Palembang. Panduan ini memberikan petunjuk prosedur pengoperasian untuk menggunakan piranti lunak yang baru dalam mendeteksi dan menentukan kebakaran vegetasi di Sumatera. iv

6 Daftar Isi Halaman Pengesahan Ucapan Terima Kasih Daftar Laporan-Laporan FFPCP Ringkasan Summary Daftar Isi i i ii iii iv v 1. Pendahuluan Latar Belakang Struktur NOM 2. Pengenalan NOM 3. Beberapa Fungsi Menu NOM Menu Catalogue Menu Application Daily Fire Map -Fire detection -Cloud detection -Remap/Reprojection Fire Latitude Longitude Menu Utilities Menu Windows Menu Help Lampiran 1. Satelit NOAA Lampiran 2. Perencanaan Orbit dan Penangkapan Data Satelit serta Pengkalibrasian Antena Perencanaan Orbit (Orbit Plan) Melihat Ulang Rencana Orbit (Orbit Review) Memperbaharui Data Orbit Satelit Mengkalibrasi Antena Lampiran 3. Mengkonversi Data Koordinat Lampiran 4. Memplotkan Data Koordinat Pada ArcView Lampiran 5. Memperbaharui Data Pada Website v

7 1. PENDAHULUAN Proyek Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Hutan (FFPCP) yang didanai oleh Uni Eropa berbasis di Palembang, Sumatera Selatan, dan sejak Januari 1996 telah menerima data-data yang diperoleh dari satelit NOAA. FFPCP pada tahun 1999 telah membuat buku panduan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang memberikan petunjuk yang rinci tentang prosedur yang diterapkan FFPCP untuk merencanakan, mengambil, mengolah dan menyimpan data dari satelit NOAA. Data-data tersebut juga dapat di integrasikan ke dalam Sistem Informasi Geographis (GIS) untuk membuat peta kebakaran, pemilahan terhadap vegetasi, dan statistik bio-fisik lainnya. Buku panduan Standar Operasional Prosedur yang terdahulu masih menggunakan sistem pengoperasian yang berbasis pada sistem DOS (Disk Operating System). Di penghujung tahun 1999 sistem komputerisasi mengalami suatu masalah yang dikenal dengan nama Millenium Bug, hal ini menyebabkan sistem pengoperasian komputer mengalami kesalahan dalam sistem kalender atau penanggalan yang sistem waktunya tidak bisa menyesuaikan dengan waktu yang berlangsung saat itu. Masalah tersebut juga berdampak pada sistem komputer yang digunakan oleh FFPCP untuk menginterpretasikan data citra satelit NOAA. Dengan adanya masalah tersebut maka FFPCP merasa perlu untuk memperbaharui sistem komputerisasi yang ada, yaitu dengan memperbaharui peralatan komputer berikut dengan piranti lunaknya. Dan oleh karena itu, Standar Operasional Prosedur yang terdahulu tentunya harus pula diperbaharui dengan SOP yang baru sesuai dengan piranti lunak yang digunakan. Latar Belakang NOM NOM (NOAA Operation Manager) merupakan piranti lunak yang dikembangkan oleh departemen bidang ilmu lingkungan hidup (ESD) di NRI (Natural Resourches Institute) yang berpusat di Inggris. Environmental Sciences Department (ESD) telah mengembangkan suatu pendekatan yang disebut LARST (Local Application of Remote Sensing Techniques) yang memfokuskan dalam pengembangan sistem pengintegrasian yang lengkap dalam penangkapan dan pemrosesan data-data dari satelit (Meteosat, NOAA, SPOT and ERS). Piranti lunak ini telah dirancang untuk dapat mengatasi dan menyesuaikan dengan masalah sistem kalender dan waktu pada komputer yang disebabkan oleh millenium bug. NOM merupakan sistem yang berbeda dengan sistem sebelumnya, sistem pengoperasiannya berbasis pada sistem windows. NOM pada dasarnya dirancang untuk dapat: 1

8 Menyediakan penggabungan data, memudahkan pemakai atau operator, juga merupakan alat operasional yang dapat menyaring data yang diterima dari NOAA NOM dapat lebih menyesuaikan dengan menyediakan fasilitas export data yang umum dan sederhana sehingga dapat disesuaikan dengan software atau piranti lunak yang digunakan untuk Sistem Informasi Geographis (SIG) dan pemprosesan citra. Lebih fleksibel dalam penggunanaan Sehingga pada prinsipnya NOM bukan merupakan suatu sistem yang digunakan sebagai alat yang dapat digunakan untuk menerima data satelit NOAA ataupun alat yang digunakan untuk penelitian dalam sistem informasi geographis (SIG), tetapi hanya piranti lunak untuk memproses data dari citra satelit NOAA sehingga dapat memberikan hasil atau out-put yang berguna. 2

9 Struktur NOM NOAA Receiver IMPORT (Preprocessing, Calibration and Geo-Location) VIEWER VEGETATION Indices (NDVI, GEMI, SAVI) CATALOGUE & IMAGE DATA BASE FIRE Detection (Threshold, Contextual) Location (Lat/Long) SURFACE TEMPERATURE - Land (Price, Coll, Franca..) - Water (Split & Triple win.) APPLICATION TOOLS - Cloud masking - Reprojection E X P O R T IDRISI ERDAS IDA BITMAP 3

10 2. PENGENALAN NOM Dibawah ini akan diuraikan secara umum tentang beberapa tahapan kegiatan yang dilakukan dalam memproses data citra NOAA dengan menggunakan NOM, serta penjelasan aplikasi yang digunakan untuk pematauan atau pendeteksian titik api. Untuk mengetahui bagaimana cara merencanakan orbit data satelit NOAA serta penerimaan data citra NOAA, tentunya tidak menggunakan NOM tetapi dengan menggunakan software atau piranti lunak yang lain, untuk lebih jelasnya hal ini dapat dilihat pada lampiran 2. Dalam memulai penggunaan NOM terdapat beberapa tahapan kegiatan seperti yang akan dijelaskan di bawah ini; tahapan yang harus dilakukan dalam memulai penggunaan NOM adalah sebagai berikut: Gambar 1. Tahap awal dalam penggunaan NOM. Pada gambar 1 ditunjukkan tahapan untuk memulai menggunakan NOM. Adapun tahap pertama adalah dengan meng-klik panel tombol Start yang berada dibawah tampilan monitor kemudian pilih menu Programs dan kemudian pilih menu NOM. 4

11 Gambar 2. Tampilan beberapa menu pada NOM. Pada gambar 2 ditunjukkan beberapa tampilan menu pada NOM, beberapa menu terdiri tersebut terdiri dari menu Catalogue, Application, Utilities, Windows dan menu Help. Setiap menu pada NOM memiliki kemampuan dan fungsi yang berlainan tetapi semuanya menu tersebut saling memiliki keterkaitan. Untuk lebih jelasnya mengenai hal ini, dapat dilihat seperti yang di jabarkan pada bab selanjutnya. 5

12 3. BEBERAPA FUNGSI MENU NOM Menu Catalogue Menu catalogue berfungsi sebagai menu pengontrol pada NOM, disebut menu pengontrol karena pada menu catalogue ini dapat digunakan untuk membuka data file citra satelit NOAA, untuk mengimport data citra satelit NOAA, untuk mengatur data file citra satelit yang disimpan pada hardisk, mengkonfigurasi atau men-setup printer dan menu untuk keluar dari tampilan NOM. Hal ini seperti yang ditunjukkan pada gambar 3. Untuk memulai memproses citra NOAA maka langkah yang harus dilakukan adalah dengan meng-klik sub-menu open atau sub-menu import file kemudian pilih file yang akan di proses. Dengan meng-klik sub-menu open maka semua file yang telah di proses dapat dilihat atau ditampilkan, pada sub-menu ini juga terdapat fasilitas untuk mengimport file. Dengan meng-klik sub-menu import maka data file yang baru ditangkap atau diterima dapat ditampilkan. Data citra satelit yang belum di proses atau yang baru diterima dari receiver/alat penerima data satelit akan berada pada direktori C:\NOAA\Images\Current\, sedangkan data citra satelit yang sudah di proses maka data tersebut harus dipindahkan pada direktori lain atau biasanya citra yang telah di proses disimpan pada direktori C:\NOAA\Images\Archive. Untuk membandingkan antara submenu open dan sub-menu import seperti yang dijelaskan diatas seperti yang ditunjukkan pada gambar 4. Gambar 3. Menu catalogue pada NOM beserta Panel short cut-nya, untuk mengimport file. 6

13 Gambar 4. Tampilan sub-menu open (sebelah kiri) dan sub-menu import (sebelah kanan) untuk memilih file yang akan diproses. Gambar 4 pada di sebelah kanan memperlihatkan bahwa file citra yang terpilih akan tersorot dengan garis biru, file tersebut akan muncul pada kolom file name. Sebelum mengimport file, hal yang bisa dilakukan adalah dengan melihat tampilan awal dari data citra satelit NOAA tersebut, dengan cara mengklik preview. Hal ini akan membantu operator untuk melihat keadaan file atau citra sebelum dilakukan import atau proses selanjutnya. Operator bisa memutuskan apakah data citra satelit ini dapat di import sehingga data citra ini bisa digunakan atau sebaliknya. Apabila operator merasa yakin bahwa data citra satelit itu bisa digunakan maka bisa langsung di import sedangkan apabila data citra satelit tidak bisa digunakan maka proses import data citra satelit bisa di hapus atau dibatalkan dengan cara mengklik cancel. Data citra satelit yang dibatalkan untuk di mport apabila data citra satelit mamperlihatkan keadaan yang hampir 70% tertutup oleh awan sehingga tidak memungkinkan untuk mendapatkan informasi yang diinginkan atau oleh adanya line distortion pada citra tersebut. Untuk mengetahui penyebab dari adanya line distortion atau garis yang muncul pada citra satelit dapat dilihat pada lampiran 1 tentang kalibrasi antenna. Untuk melihat tampilan awal dari citra yang akan di import seperti yang ditunjukkan pada gambar 5. Gambar 5 memperlihatkan tampilan awal atau preview citra satelit NOAA yang akan di import. Apabila operator merasa yakin bahwa data citra satelit ini bisa digunakan untuk mendapatkan informasi seperti yang diinginkan, maka operator bisa meng-import data citra tersebut dengan cara keluar dari tampilan menu preview dengan mengklik OK, kemudian import file tersebut melalui menu catalogue atau bisa langsung dengan mengklik tombol import. 7

14 Gambar 5. Tampilan awal atau preview citra yang akan di import. Pada proses import ini, hasil kemajuan proses ini ditunjukan dengan ditampilkannya data citra satelit yang disertai dengan batas garis pantai yang berwarna merah. Tampilan tersebut belum tepat karena data citra satelit belum serasi dengan peta garis pantai sehingga masih memerlukan proses penserasian data citra satelit dengan peta garis pantai atau yang disebut dengan proses Map Move. Hal ini seperti yang ditunjukkan pada gambar 6. Proses Map move ini sangat penting dilakukan karena proses ini merupakan proses penserasian peta digital dengan data citra satelit, semakin baik hasil proses map move ini akan memberikan hasil informasi yang baik pula. Data dari citra NOAA ini memiliki 5 saluran dan untuk melakukan proses map move pada citra siang hari sebaiknya digunakan pada saluran 2 (ch-2) karena pada saluran ini kenampakan garis pantai dapat dilihat dengan jelas, sedangkan proses map move untuk citra malam hari sebaiknya menggunakan saluran 3 (ch-3). Dalam melakukan proses map move ini, beberapa tombol yang berada diatas tampilan bisa digunakan dengan cara meng-klik beberapa tombol tersebut. Tombol up untuk menggerakan ke atas atau naik, tombol down untuk menggerakan ke bawah atau turun, tombol left untuk menggerakan ke samping kiri, tombol right untuk menggerakan ke samping kanan, sedangkan tombol toggle map untuk mengaktivkan atau menampilkan peta garis pantai atau menghilangkannya. 8

15 Gambar 6. Tampilan proses Map move untuk geokoreksi. Pada proses map move ini areal garis pantai pada bagian sebelah timur Sumatera seperti di sekitar Selat Bangka yang membatasi propinsi Sumatera Selatan dan kepulauan Bangka, belahan timur propinsi Riau atau daerah Kampar dan dumai adalah area yang menunjukkan batas garis pantai yang cukup jelas, untuk hal ini operator dapat menentukan areal lain di Sumatera yang mempunyai kenampakan garis pantai yang cukup jelas. Apabila operator telah merasa yakin dengan process map move, maka operator bisa langsung mengklik tombol OK, dan akan muncul tampilan dengan pesan bahwa apakah proses map move ini akan di simpan atau save? Kemudian langsung klik OK untuk mengakhiri proses ini dan proses import telah berhasil dilaksanakan. Sub-menu catalogue yang lain adalah open. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa sub-menu open ini berfungsi untuk melihat dan menampilkan file yang telah berhasil di import atau telah dilakukan proses lebih lanjut, akan tetapi pada sub-menu ini juga masih terdapat fasilitas untuk meng-import file. Hal ini seperti yang ditunjukkan pada gambar 7 yang memperlihatkan tampilan sub-menu open yang memuat informasi dari data citra satelit serta beberapa tombol lanjutan yang memiliki masing-masing fungsi. Gambar 7 memperlihatkan tampilan sub-menu open catalogue yang pada bagian sebelah kiri mempunyai beberapa panel tombol menu lainnya seperti view, report, import, export, quick find, and full search. Fungsi dari beberapa tombol lanjutan itu adalah sebagai berikut: 9

16 Gambar 7. Tampilan sub-menu open yang memuat data citra satelit dan informasi lainnya Tombol view untuk memperlihatkan kembali citra yang sudah berhasil di import atau telah dilakukan proses lebih lanjut. Pada tombol ini juga tersedia beberapa informasi lainnya yang berkaitan dengan data citra satelit tersebut. Setelah mengklik tombol view maka tampilan yang akan muncul adalah tampilan Region to select. Tampilan ini untuk menegaskan area mana yang menjadi perhatian, dalam hal ini lebih diutamakan daerah yang bebas awan tentunya. Hal ini seperti yang ditunjukkan pada gambar 8. Apabila area yang menjadi perhatian telah ditentukan maka secara otomatis komputer akan menampilkan area tersebut dalam ukuran yang lebih besar, kemudian akan muncul panel tombol-tombol lainnya seperti yang ditunjukan pada gambar 9. Gambar 8. Tampilan region to select yang menunjukkan area terpilih. Pada gambar 9 diperlihatkan tombol lanjutan dari tombol view, kesemua tombol tersebut tentunya mempunyai fungsi yang berlainan antara yang satu dan yang lainnya. Berikut ini akan diuraikan secara singkat mengenai fungsi dari kesemua tombol tersebut. 10

17 Gambar 9. Tampilan tombol lanjutan dari tombol view Adapun beberapa fungsi tersebut adalah sebagai berikut: 1. Untuk menampilkan dan mengatur tampilan yang akan dicetak (print out). 2. Untuk menampilkan dan menseleksi batas area yang terpilih pada citra yang sedang ditampilkan (membatasi area yang akan di copy). 3. Untuk mengulang tampilan area yang terpilih atau dalam istilah komputer lebih dikenal dengan paste. 4. Untuk menampilkan area yang terpilih dan dengan mengklik OK pada panel maka tampilan akn diperlihatkan dalam ukuran yang lebih besar atau telah di zoom. (Seperti pada gambar 8). 5. Untuk menampilkan informasi yang berkaitan dengan citra yang sedang ditampilkan (Seperti pada gambar 10). 6. Untuk menampilkan histogram pada setiap saluran/channel dari citra yang ditampilkan. 7. Untuk menampilkan dan merubah tingkat kecerahan pada citra yang ditampilkan (Seperti pada gambar 11). 8. Untuk menampilkan peta garis pantai sehingga batas area yang membatasi daratan dan laut akan jelas terlihat pada citra yang ditampilkan (Seperti pada gambar 11). 9. Untuk menampilkan tanda kursor, tombol ini akan memperlihatkan besarnya ukuran temperatur pada setiap saluran dari citra yang ditampilkan. Dari pengukuran dengan menggunakan kursor ini akan membantu operator dalam menentukan berapa ambang batas temperatur yang bisa digunakan untuk melaksanakan proses selanjutnya misalnya proses pendeteksian titik api (seperti pada gambar 12). 10. Pada dasarnya tombol ini mempunyai fungsi yang sama dengan tombol kursor, hanya pada tombol ini ukuran temperatur yang ditampilkan adalah setiap7 pixel, jadi tampilan akan mengelompokan ukuran temperatur berdasarkan daerah sekitarnya juga atau dengan background information. 11. Untuk menampilkan tombol yang bisa digunakan untuk memodifikasi (menhilangkan atau menambahkan) tingkat kecerahan dan tingkat pantulan pada setiap saluran pada citra yang ditampilkan. 12. Untuk menampilkan menu Help online. 11

18 Gambar 10. Tampilan yang memperlihatkan informasi citra yang ditampilkan. Gambar 11. Tampilan yang memperlihatkan fungsi dari panel untuk merubah tingkat kecerahan citra yang ditampilkan beserta informasinya. 12

19 Gambar 12. Tampilan dengan panel kursor (yang berwarna putih) yang berfungsi dalam memberikan informasi temperatur yang terdeteksi, sedangkan informasi nilai besarnya temperatur dapat dilihat pada panel yang berada disebelah kiri atau dibawah kolom informasi citra. Gambar 13. Tampilan dengan password pada sub-menu admin. 13

20 Sub-menu yang lain pada menu catalogue adalah sub-menu admin yang berfungsi untuk mengatur administrasi pada NOM ini. Mengatur administrasi dalam hal ini adalah pengaturan untuk menyimpan (backup), merekam (archive), menghapus (delete), atau menampilkan kembali data citra satelit yang telah disimpan (restore) pada hardisk. Dengan mengklik sub-menu admin, secara otomatis akan muncul tampilan yang menanyakan password atau kata sandi, dalam hal ini password yang digunakan adalah NOAA, hal ini seperti yang ditunjukkan pada gambar 13. Setelah memasukkan password maka klik OK. Data yang telah tersimpan atau telah di-backup akan ditunjukkan dengan warna merah sedangkan data belum tersimpan akan ditunjukkan dengan warna hitam, hal ini seperti yang ditunjukkan pada gambar 14. Data yang sudah tersimpan bisa di gunakan kembali dengan menggunakan fasilitas restore atau dengan cara mengklik tombol restore. Dalam penyusunan data yang akan di simpan atau di backup sudah tentu harus memperhatikan direktori yang khusus untuk menyimpan data citra NOAA sehingga tidak bercampur dengan data yang lainnya. Apabila data-data dalam direktori tersebut sudah terlampau penuh maka sebaiknya data-data itu sebaiknya dipindahkan kedalam CD, dan hal ini tentunya akan memberikan banyak manfaat. Gambar 14. Tampilan berfungsi untuk mengatur data-data yang akan disimpan,direkam atau dihapus pada sub-menu Admin. Sub-menu lainnya pada menu Catalogue adalah sub-menu exit yang berfungsi untuk keluar dari seluruh program. 14

21 Menu Application Menu application mempunyai tiga sub-menu yaitu sub-menu fire, sub-menu vegetation dan sub-menu temperature. Ketiga sub-menu ini mempunyai masing-masing fungsi. Hal ini seperti yang ditunjukkan pada gambar 15. Sub-menu fire berfungsi untuk mendeteksi titik api yang berdasarkan pada informasi temperatur pada saluran 3 dari data citra satelit NOAA, dengan informasi ini, temperatur pada saluran 3 dengan nilai diatas 320 K dapat diasumsikan sebagai kebakaran. Kenampakan temperatur pada saluran 3 diatas, ditunjukkan dengan titik-titik yang berwarna hitam yang lebih dikenal dengan titik api. Sub-menu vegetation berfungsi untuk mendeteksi tumbuhan atau vegetasi, nilai pantulan dari saluran 1 dan saluran 2 dari citra satelit NOAA memberikan informasi tentang tingkat kehijuan, semakin tinggi nilai pantulan maka akan semakin hijau dan ini mengindikasikan banyaknya vegetasi sedangkan semakin kecil nilai pantulan maka semakin rendah tingkat kehijauan sehingga mengindikasikan semakin sedikitnya vegetasi. Sedangkan sub-menu temperature berfungsi untuk mendeteksi suhu atau temperatur permukaan daratan atau lautan. Salah satu manfaat dari penggunaan sub-menu temperature adalah untuk mendeteksi temperatur tempat berkumpulnya ikan di laut hal ini juga digunakan berdasarkan pada informasi temperatur dari saluran 4 dan saluran 5 pada citra NOAA. Sub-menu vegetation dan sub-menu temperature tidak akan dibahas pada panduan prosedur standar operasional ini karena beberapa keterbatasan, sedangkan yang akan di bahas lebih mendalam adalah mengenai sub-menu fire yang kaitannya dengan informasi titik api yang dapat diasumsikan sebagai kebakaran. Gambar 15. Tampilan menu Application. Seperti yang telah dijelaskan pada topik sebelumnya mengenai menu catalogue yang memiliki sub-menu import dengan beberapa tombol lanjutannya, dan salah satunya adalah dengan menggunakan tombol kursor. Dengan mengklik tombol kursor maka informasi mengenai temperatur di kelima saluran atau channel pada citra NOAA yang ditampilkan akan diperlihatkan. Hal ini seperti yang ditunjukkan pada gambar

22 Dengan mengarahkan tombol kursor tersebut pada setiap titik-titik yang berwarna hitam yang nampak pada citra NOAA, maka akan didapatkan informasi temperatur pada saluran tiga (ch-3). Apabila telah diketahui beberapa variasi nilai temperatur tersebut, maka barulah bisa ditentukan berapa ambang batas temperatur yang dapat digunakan. Dari beberapa pengalaman yang telah lalu serta dengan adanya kesepakatan dengan stasiun bumi satelit lainya di Indonesia (GTZ, LAPAN, JICA) yang menetapkan bahwa ambang batas tempertur saluran 3 pada citra NOAA untuk pendeteksian titik api pada citra siang hari adalah 318 K sampai dengan 321 K, sedangkan pendeteksian titik api pada citra malam hari adalah 305 K sampai dengan 310 K. Pada menu Application apabila mengklik sub-menu fire maka tampilan yang muncul adalah seperti yang ditunjukkan pada gambar 16 yang menunjukkan beberapa tombol lanjutan seperti daily fire map dan fire Lat long. Kedua tombol tersebut juga mempunyai beberapa tombol lanjutan seperti fire detection, cloud detection dan remap/reprojection disertai dengan beberapa parameter set-nya. Sedangkan pada tombol Fire Lat/Long yang berisikan tombol Lat/Long seperti yang disajikan pada gambar 17. Gambar 16. Tampilan aplikasi Daily fire map pada sub-menu Fire. 16

23 Gambar 17. Tampilan aplikasi Lat/long pada sub-menu Fire. Untuk memulai proses aplikasi ini maka data citra satelit yang terpilih dan akan di proses secara otomatis, data citra satelit yang terpilih ditandai dengan warna biru. Adapun hal yang harus diperhatikan sebelum menjalankan proses daily fire map dan fire lat/long adalah bahwa citra yang harus di proses adalah citra yang bertipe LEV2BLK dan hal ini bisa dilihat pada panel image type di kedua panel tombol yaitu daily fire map atau fire lat/long. Daily Fire Map Fire Detection Tombol fire detection mempunyai dua pilihan yaitu multi threshold (MT) dan contextual agloritma (CA). Kedua pilihan ini mempunyai spesifikasi yang berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. CA menggunakan beberapa parameter pembanding juga beberapa informasi temperatur keadaan disekitar titik api dan beberapa nilai statistik sehingga penggunaan CA akan lebih sensitif. Penggunaan CA yang memiliki kemampuan untuk menyaring titik api yang mungkin timbul oleh pantulan sinar matahari pada air (sun-glint) juga akibat pantulan yang disebabkan oleh temperatur permukaan tanah terbuka/bare soil (reflection). Dalam menggunakan CA harus memakai parameter awan (cloud detection). Semua nilai parameter yang ada pada CA bisa dirubah yang disesuaikan dengan informasi yang diberikan dari citra yang ditampilkan, misalnya operator dapat merubah nilai pada saluran 3 (BT3) ataupun nilai perbedaan saluran 3 dan saluran 4 (BT3 dan BT4), hal ini akan menjadi lebih baik apabila dilakukan setelah melihat atau mendapatkan informasi temperatur yang cukup bervariasi, sehingga akan membantu operator dalam menentukan ambang batas temperatur yang dapat digunakan. 17

24 Sedangkan Multi Threshold (MT) adalah kebalikan dari semua yang telah disinggung pada CA. Penggunaan MT dan parameter yang digunakan lebih sederhana. Parameter yang digunakan tidak menggunakan informasi dari keadaan disekitar titik api tetapi hanya menggunakan informasi temperatur dari saluran 3 (BT3), saluran 4 (BT4) juga perbedaan atau albedo dari saluran 3 (BT3) dan saluran 4 (BT4). Semua nilai parameter yang ada pada MT bisa dirubah yang disesuaikan dengan informasi yang diberikan dari citra yang ditampilkan, misalnya operator dapat merubah nilai BT3 ataupun nilai perbedaan BT3 dan BT4, hal ini akan menjadi lebih baik apabila dilakukan setelah melihat atau mendapatkan informasi temperatur yang cukup bervariasi, sehingga akan membantu operator dalam menentukan ambang batas temperatur yang dapat digunakan Kedua pilihan diatas yaitu MT dan CA tidak bisa digunakan untuk mendeteksi titik api apabila tertutup awan atau adanya kabut asap yang menyelimuti keadaan sekitar lokasi titik api. Cloud Detection Tombol cloud detection mepunyai dua pilihan yaitu none dan simple mask. Untuk pilihan none berfungsi untuk tidak menggunakan sama sekali parameter cloud detection sedangkan untuk pilihan simple mask berfungsi untuk menggunakan parameter cloud detection. Parameter cloud detection menggunakan informasi temperatur yang berasal dari saluran 5 citra NOAA. Pada sub-menu ini, semua nilai parameter yang ada bisa dirubah yang disesuaikan dengan informasi yang diberikan dari citra yang ditampilkan, misalnya operator dapat merubah nilai saluran 5 (BT5) ataupun nilai perbedaan pantulan dari saluran 1 dan saluran 2 (r1 dan r2), hal ini akan menjadi lebih baik apabila dilakukan setelah melihat atau mendapatkan informasi temperatur yang cukup bervariasi, sehingga akan membantu operator dalam menentukan ambang batas temperatur yang dapat digunakan. Remap/Reprojection Tombol remap/reprojection mempunyai 4 pilihan yaitu none, Mercator, UTM dan Plate Carree. Untuk pilihan none berfungsi untuk tidak sama sekali menggunakan parameter remap/reprojection. Sedangkan parameter lainnya seperti Mercator, UTM dan Plate Caree berfungsi untuk memberikan proyeksi peta pada hasil keluaran atau output sesuai dengan parameter yang dipilih, seperti contoh apabila database sistem informasi geographis yang dimiliki oleh operator/pengguna adalah UTM maka proyeksi peta yang dapat digunakan adalah proyeksi UTM. Dari ketiga proyeksi peta tersebut masing-masing mempunyai parameter tersendiri, hal ini bisa dilihat dengan mengklik tombol remap/reprojection. Fire Lat Long Tombol Fire lat long merupakan tombol lanjutan dari daily fire map. Hal ini bisa disebutkan demikian karena tombol ini pada dasarnya adalah untuk menghasilkan keluaran dari fire lat long yang berupa nilai koordinat atau lokasi titik api maka harus melalui proses daily fire map terlebih dahulu. 18

Panduan Menggunakan Microsoft Project

Panduan Menggunakan Microsoft Project Panduan Menggunakan Microsoft Project Magister Kebijakan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Gadjah Mada Gedung IKM Lt.1 Jl. Farmako, Sekip Utara, Jogjakarta Telp/Fax:0274-542900

Lebih terperinci

MODUL PELATIHAN PEMBANGUNAN INDEKS KERENTANAN PANTAI

MODUL PELATIHAN PEMBANGUNAN INDEKS KERENTANAN PANTAI MODUL PELATIHAN PEMBANGUNAN INDEKS KERENTANAN PANTAI Modul Pengolahan Data Tinggi Gelombang Signifikan Disusun oleh : Erwin Maulana M. Tri Hartanto 2010 Pendahuluan Tinggi gelombang signifikan (significant

Lebih terperinci

1.1 Memulai Access 2007

1.1 Memulai Access 2007 Microsoft Access 2007 1.1 Memulai Access 2007 Microsoft Access 2007 yang untuk selanjutnya disingkat Access 2007 adalah program aplikasi database yang populer dan banyak digunakan saat ini. Dengan Access

Lebih terperinci

MICROSOFT OFFICE POWERPOINT 2007

MICROSOFT OFFICE POWERPOINT 2007 MICROSOFT OFFICE POWERPOINT 2007 Cakupan Panduan : Menjalankan software presentasi Menggunakan menu-menu serta shortcut Menyimpan, memanggil, insert, edit Menggunakan Header, footer, page numbering Pencetakan

Lebih terperinci

PANDUAN PRAKTIS MICROSOFT WORD 2007

PANDUAN PRAKTIS MICROSOFT WORD 2007 Bagian 1: Mengenal Microsoft Office Word 2007 1.1. Memulai Aplikasi Microsoft Office Word 2007 Untuk membuka Microsoft Word caranya adalah: Klik Tombol Start yang ada di taskbar. Pilih menu All Program

Lebih terperinci

BAB IX MEMBUAT MENU DENGAN FORM DESIGN

BAB IX MEMBUAT MENU DENGAN FORM DESIGN BAB IX MEMBUAT MENU DENGAN FORM DESIGN 9.1. Membuat Menu dengan Form Design Selain membuat menu dengan menggunakan fasilitas Switchboard Manager seperti yang telah dibahas pada bab sebelumnya, Anda juga

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTEK SISTEM OPERASI JARINGAN KOMPUTER

LAPORAN PRAKTEK SISTEM OPERASI JARINGAN KOMPUTER LAPORAN PRAKTEK SISTEM OPERASI JARINGAN KOMPUTER JOB I Instalasi Sistem Operasi Windows Server 2008 Di susun oleh: Nama : Winda Rizky Putri NIM : 3.33.10.1.21 Kelas : TK 3B PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI

Lebih terperinci

-eq/(ha.tahun). Keluaran matriks emisi untuk tab unit perencanaan dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

-eq/(ha.tahun). Keluaran matriks emisi untuk tab unit perencanaan dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Keluaran Matriks Emisi Keluaran dari matriks emisi adalah total hasil perhitungan matriks yang terbagi atas tab unit perencanaan, emisi bersih, emisi total, dan sekuestrasi total dengan satuan unit ton

Lebih terperinci

DESKTOP ICON DAN KOSTUMISASI

DESKTOP ICON DAN KOSTUMISASI DESKTOP ICON DAN KOSTUMISASI Bagian pertama dari proyek untuk mempercantik dan menambah fungsional desktop adalah dengan melakukan kostumisasi desktop dan ikon. Dengan menggunakan software-software free

Lebih terperinci

1. Mengaktifkan fungsi Record - Klik kanan pada layar,monitor akan menampilkan Taskbar (Lihat gambar 1) Gambar 1

1. Mengaktifkan fungsi Record - Klik kanan pada layar,monitor akan menampilkan Taskbar (Lihat gambar 1) Gambar 1 User Guide Cara Mengoprasikan DVR VGA 1. Mengaktifkan fungsi Record - Klik kanan pada layar,monitor akan menampilkan Taskbar (Lihat gambar 1) Gambar 1 - Klik Icon Record (Lihat gambar 1). Pastikan kode

Lebih terperinci

Aplikasi SI Kemiskinan Daerah V.1. USER MANUAL APLIKASI SI Kemiskinan Daerah V.1 BAPPEDA JAKARTA

Aplikasi SI Kemiskinan Daerah V.1. USER MANUAL APLIKASI SI Kemiskinan Daerah V.1 BAPPEDA JAKARTA USER MANUAL APLIKASI SI Kemiskinan Daerah V.1 BAPPEDA JAKARTA 1 Sistem Informasi Kemiskinan dibangun dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan informasi yang dibutuhkan dalam penanggulangan kemiskinan secara

Lebih terperinci

MODUL PELATIHAN PROGRAM MS. OFFICE EXCEL 2007 DISUSUN OLEH YAYASAN KURNIA

MODUL PELATIHAN PROGRAM MS. OFFICE EXCEL 2007 DISUSUN OLEH YAYASAN KURNIA MODUL PELATIHAN PROGRAM MS. OFFICE EXCEL 2007 DISUSUN OLEH YAYASAN KURNIA A. MENYALAKAN KOMPUTER Pastikan Kabel Supply terhubung ke PLN, kemudian lakukan langkah sbb: 1. Nyalakan Stabilizer 2. Nyalakan

Lebih terperinci

: PEMBUATAN BAHAN AJAR INTERAKTIF DENGAN POWERPOINT. I. Tujuan Pembelajaran A. Peserta dapat membuat bahan ajar dengan menggunakan powerpoint.

: PEMBUATAN BAHAN AJAR INTERAKTIF DENGAN POWERPOINT. I. Tujuan Pembelajaran A. Peserta dapat membuat bahan ajar dengan menggunakan powerpoint. MATA TATARAN : PEMBUATAN BAHAN AJAR INTERAKTIF DENGAN POWERPOINT I. Tujuan Pembelajaran A. Peserta dapat membuat bahan ajar dengan menggunakan powerpoint. B. Peserta dapat mengaplikasikan bahan ajar dalam

Lebih terperinci

E-Trik JAVA. Pemrograman Database. IRAWAN e-mail : irawan_cyber@yahoo.com.sg

E-Trik JAVA. Pemrograman Database. IRAWAN e-mail : irawan_cyber@yahoo.com.sg DISCLAIMER Seluruh dokumen E-Trik di dalam CD ini dapat digunakan dan disebarkan secara bebas untuk tujuan belajar bukan komersial (non-profit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis

Lebih terperinci

MANUAL PENGGUNAAN APLIKASI Penilaian. Mandiri Kualitas Data Rutin (PMKDR)

MANUAL PENGGUNAAN APLIKASI Penilaian. Mandiri Kualitas Data Rutin (PMKDR) MANUAL PENGGUNAAN APLIKASI Penilaian Mandiri Kualitas Data Rutin (PMKDR) KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2012 Manual Penggunaan Aplikasi PMKDR Page 1 A. Tahap Persiapan Manual Penggunaan

Lebih terperinci

http://3tell.stptrisakti.net Dibangun dengan menggunakan Course Management System Tutorial singkat bagi Pengajar

http://3tell.stptrisakti.net Dibangun dengan menggunakan Course Management System Tutorial singkat bagi Pengajar http://3tell.stptrisakti.net Dibangun dengan menggunakan Course Management System Tutorial singkat bagi Pengajar 1 MASUK KE SYSTEM 3TELL 1. Login ke http://3tell.stptrisakti.net/. Klik Login pada sisi

Lebih terperinci

Tutorial Spektra Accounting System

Tutorial Spektra Accounting System Tutorial Spektra Accounting System Requirements Aplikasi 1. Windows XP Service Pack 2. Jika tidak Windows XP Service Pack 2, maka jalankan file "install\windowsinstaller-kb893803-v2-x86.exe" dan "install\dotnetfx.exe".

Lebih terperinci

Daftar Isi PETUNJUK PEMAKAIAN APLIKASI NOMOR POKOK PERPUSTAKAAN

Daftar Isi PETUNJUK PEMAKAIAN APLIKASI NOMOR POKOK PERPUSTAKAAN 1 Daftar Isi BAB 1... 3 PENDAHULUAN... 3 1.1 ALUR KERJA SI-NPP... 3 BAB 2... 4 MENJALANKAN APLIKASI SI-NPP... 4 2.1 MASUK KE APLIKASI SI-NPP... 4 2.2 MENU DALAM APLIKASI (NPP)... 4 2.2.1 Menu Informasi...

Lebih terperinci

Petunjuk Teknis Instalasi ODBC dan Instalasi SIKI

Petunjuk Teknis Instalasi ODBC dan Instalasi SIKI Petunjuk Teknis Instalasi ODBC dan Instalasi SIKI Langkah 1 dari 23: Langkah Instalasi ODBC dan Install SIKI dilakukan setelah selesai langkah Instal MySQL dan Penempatan File Database SIKI (baca : Juknis

Lebih terperinci

MANUAL APLIKASI KARTU TANDA ANGGOTA ONLINE ASOSIASI GAPENSI TAHUN 2011

MANUAL APLIKASI KARTU TANDA ANGGOTA ONLINE ASOSIASI GAPENSI TAHUN 2011 MANUAL APLIKASI KARTU TANDA ANGGOTA ONLINE ASOSIASI GAPENSI TAHUN 2011 1. Tujuan dan Sasaran Manual ini dibuat sebagai padoman bagi para petugas operator / database KTA GAPENSI didalam menggunakan aplikasi

Lebih terperinci

Penentuan Posisi. Hak Cipta 2007 Nokia. Semua hak dilindungi undang-undang.

Penentuan Posisi. Hak Cipta 2007 Nokia. Semua hak dilindungi undang-undang. Penentuan Posisi 2007 Nokia. Semua hak dilindungi undang-undang. Nokia, Nokia Connecting People, Nseries, dan N81 adalah merek dagang atau merek dagang terdaftar dari Nokia Corporation. Nama produk dan

Lebih terperinci

PROGRAM KOPERASI SIMPAN PINJAM

PROGRAM KOPERASI SIMPAN PINJAM PROGRAM KOPERASI SIMPAN PINJAM Merupakan program untuk mencatat transaksi pinjaman, angsuran, simpanan, dan accounting pada koperasi simpan pinjam. Feature yang terdapat pada program Sistem Informasi Koperasi

Lebih terperinci

SISTEM AKADEMIK YARSI. Modul Pelatihan Dosen. Syarifu Adam syarifu.adam@optimaconsultant.com Ext. 1504

SISTEM AKADEMIK YARSI. Modul Pelatihan Dosen. Syarifu Adam syarifu.adam@optimaconsultant.com Ext. 1504 SISTEM AKADEMIK YARSI Modul Pelatihan Dosen Syarifu Adam syarifu.adam@optimaconsultant.com Ext. 1504 Daftar Isi Contents I. Login... 2 II. Kalender Akademik... 3 III. Menu Penilaian... 4 III.1 Input Nilai...

Lebih terperinci

8. LAYOUT. Fixed zoom out / in, Zoom whole pages, 100%

8. LAYOUT. Fixed zoom out / in, Zoom whole pages, 100% L a y o u t 44 8. LAYOUT Pada tahap pelaporan (reporting), hasil analisis perlu dicetak. Output yang diharapkan pengguna adalah layout peta yang menarik dan jelas, dan komunikatif/ mudah dimengerti. Tahapan

Lebih terperinci

Petunjuk Praktis Penggunaan Microsoft Excel 2003

Petunjuk Praktis Penggunaan Microsoft Excel 2003 Petunjuk Praktis Penggunaan Microsoft Excel 2003 Oleh : Rino A Nugroho, S.Sos,M.T.I Ada beberapa aplikasi perkantoran yang diciptakan oleh Microsoft. Aplikasi ini di jadikan dalam satu program yang bernama

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS APLIKASI DATA ENTRY LAPORAN BATAS MAKSIMUM PEMBERIAN KREDIT BANK PERKREDITAN RAKYAT

PETUNJUK TEKNIS APLIKASI DATA ENTRY LAPORAN BATAS MAKSIMUM PEMBERIAN KREDIT BANK PERKREDITAN RAKYAT Lampiran 2 Surat Edaran Bank Indonesia No. 11/ 21 /DKBU tanggal 10 Agustus 2009 PETUNJUK TEKNIS APLIKASI DATA ENTRY LAPORAN BATAS MAKSIMUM PEMBERIAN KREDIT BANK PERKREDITAN RAKYAT DIREKTORAT KREDIT BPR

Lebih terperinci

Membuat Aplikasi Tampil, Entri, Edit, Delete Mahasiswa

Membuat Aplikasi Tampil, Entri, Edit, Delete Mahasiswa Tutorial Macromedia Dreamweaver PHP MySQL Membuat Aplikasi Tampil, Entri, Edit, Delete Mahasiswa Oleh Achmad Solichin, http://achmatim.net, achmatim@gmail.com Dalam Tutorial Ini Diasumsikan Bahwa: 1. Di

Lebih terperinci

Produksi CD Multimedia Interaktif Menggunakan Macromedia Captivate

Produksi CD Multimedia Interaktif Menggunakan Macromedia Captivate Produksi CD Multimedia Interaktif Menggunakan Macromedia Captivate Winastwan Gora S. redaksi@belajarsendiri.com Lisensi Dokumen : Hak Cipta 2006 BelajarSendiri.Com Seluruh dokumen ini dapat digunakan,

Lebih terperinci

Panduan Instalasi Galileo Desktop Versi 2.5

Panduan Instalasi Galileo Desktop Versi 2.5 Panduan Instalasi Galileo Desktop Versi 2.5 Persiapan : Ada beberapa file yang diperlukan sebelum kita melakukan instalasi Galileo Desktop Versi 2.5, berikut data file & Tahapan instalasinya : 1 2 3 4

Lebih terperinci

Panduan Penggunaan dan Akses

Panduan Penggunaan dan Akses ProQuest Panduan Penggunaan dan Akses Cara Masuk Ke ProQuest ProQuest dapat di akses melalui website universitas, ataupun melalui URL http://search.proquest.com Untuk akses didalam universitas, dapat langsung

Lebih terperinci

Sainstech. Dalam. Membuat. Tahap 2: Total Siswa. Jul. Mei. Mar. Feb. Apr. Jun PLC. Rata rata

Sainstech. Dalam. Membuat. Tahap 2: Total Siswa. Jul. Mei. Mar. Feb. Apr. Jun PLC. Rata rata Sainstech Unisma Bekasi Pertemuan 8 (Grafik 2 y axis dan link antar sheet) Bagian 1 : Membuat Grafik dengan 2 y axis Penjelasan singkat : Dalam latihan ini akan dilakukan pembuatan grafik yang menampilkan

Lebih terperinci

STEP BY STEP INSTALLASI SOFTWARE PPOB ARINDO LOKET BARU

STEP BY STEP INSTALLASI SOFTWARE PPOB ARINDO LOKET BARU STEP BY STEP INSTALLASI SOFTWARE PPOB ARINDO LOKET BARU 1. Download File Setup.exe dari http://www.bakoelppob.com atau klik disini. Jika melalui website bakoelppob, silahkan klik seperti gambar di bawah.

Lebih terperinci

Pro Surveillance System Dahua Application For PC

Pro Surveillance System Dahua Application For PC Pro Surveillance System Dahua Application For PC Pro Surveillance System (PSS) merupakan sebuah aplikasi yang didukung oleh Dahua Technology Co.LTD. Aplikasi ini sangat membantu untuk menampilkan serta

Lebih terperinci

SOP APLIKASI DATABASE MASYARAKAT MISKIN PERKOTAAN

SOP APLIKASI DATABASE MASYARAKAT MISKIN PERKOTAAN SOP APLIKASI DATABASE MASYARAKAT MISKIN PERKOTAAN A. Muatan Aplikasi Aplikasi Database Masyarakat Miskin Perkotaan ini adalah sistem penyimpanan data kemiskinan yang bersumber dari data PPLS 2011 dan Podes

Lebih terperinci

PANDUAN MANUAL JENTERPRISE

PANDUAN MANUAL JENTERPRISE PANDUAN MANUAL JENTERPRISE Untuk memulai pengoperasian Web jenterprise, langkah langkah yang perlu dilakukan adalah melakukan konfigurasi halaman administrator. Halaman administrator bisa di akses di http://namadomainanda/admin/,

Lebih terperinci

Materi : 1. Bing 2. Windows Live Movie Maker 3. Skydrive

Materi : 1. Bing 2. Windows Live Movie Maker 3. Skydrive Materi : 1. Bing 2. Windows Live Movie Maker 3. Skydrive S eringkali kita membutuhkan sebuah sarana untuk membuat sebuah pembelajaran yang menarik bagi siswa. Salah satunya dengan menyuguhkan sebuah video

Lebih terperinci

WORKSHOP IN HOUSE (IHT) PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS TIK DI SMA NEGERI 2 BENGKALIS

WORKSHOP IN HOUSE (IHT) PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS TIK DI SMA NEGERI 2 BENGKALIS WORKSHOP IN HOUSE (IHT) PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS TIK DI SMA NEGERI 2 BENGKALIS MODUL MICROSOFT POWERPOINT INSTRUKTUR : NOVRIYANTO, ST., M.Sc SYUKRAN SETIAWAN, ST PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BENGKALIS

Lebih terperinci

PETUNJUK INSTALASI DATABASE, XAMPP (Web Server) dan APLIKASI EDUCATION MANAGEMENT INFORMATION SISTEM E M I S

PETUNJUK INSTALASI DATABASE, XAMPP (Web Server) dan APLIKASI EDUCATION MANAGEMENT INFORMATION SISTEM E M I S PETUNJUK INSTALASI DATABASE, XAMPP (Web Server) dan APLIKASI EDUCATION MANAGEMENT INFORMATION SISTEM E M I S 2 1.1 Cara Petunjuk Instalasi PostgreSQL Langkah-langkah untuk instalasi PostgreSQL Klik pada

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM. mengatasi permasalahan yang diangkat pada penelitian ini. Tahap-tahap yang

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM. mengatasi permasalahan yang diangkat pada penelitian ini. Tahap-tahap yang BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM 4.1 Implementasi Sistem Implementasi bertujuan untuk menerapkan sistem yang dibangun untuk mengatasi permasalahan yang diangkat pada penelitian ini. Tahap-tahap

Lebih terperinci

MANUAL BOOK APLIKASI COMPLETE MEDICAL SOFTWARE MANAGEMENT (CMSM) MODUL RADIOLOGI

MANUAL BOOK APLIKASI COMPLETE MEDICAL SOFTWARE MANAGEMENT (CMSM) MODUL RADIOLOGI MANUAL BOOK APLIKASI COMPLETE MEDICAL SOFTWARE MANAGEMENT (CMSM) MODUL RADIOLOGI 2014 www.sistemrumahsakit.com DAFTAR ISI A. MENU PEMERIKSAAN... 4 B. MENU HASIL PEMERIKSAAN... 14 C. MENU TARIF RADIOLOGI...

Lebih terperinci

BAGAIMANA MENGGUNAKAN ITRACK.IQIOS.COM (GPS bebas ABONEMEN)

BAGAIMANA MENGGUNAKAN ITRACK.IQIOS.COM (GPS bebas ABONEMEN) BAGAIMANA MENGGUNAKAN ITRACK.IQIOS.COM (GPS bebas ABONEMEN) Terima kasih atas kepercayaan anda menggunakan itrack.iqios.com Untuk mengetahui cara kerja, anda bisa mengklik langsung di tombol cara kerja

Lebih terperinci

Pindahkan slide 2 ke slide 5 dengan cara klik slide 2, lalu tekan Ctrl + X (atau pada

Pindahkan slide 2 ke slide 5 dengan cara klik slide 2, lalu tekan Ctrl + X (atau pada 2.9 Bekerja dengan Tampilan Slide Sorter Klik View Pilih Slide Sorter Pindahkan slide 2 ke slide 5 dengan cara klik slide 2, lalu tekan Ctrl + X (atau pada ribbon Home dalam group Clipboard, klik cut)

Lebih terperinci

MENGOPERASIKAN PERANGKAT LUNAK LEMBAR SEBAR 05 EDISI III - 2005 MENGOPERASIKAN PERANGKAT LUNAK LEMBAR

MENGOPERASIKAN PERANGKAT LUNAK LEMBAR SEBAR 05 EDISI III - 2005 MENGOPERASIKAN PERANGKAT LUNAK LEMBAR MENGOPERASIKAN PERANGKAT LUNAK LEMBAR SEBAR 05 MENGOPERASIKAN PERANGKAT LUNAK LEMBAR Edisi III - 2005 EDISI III - 2005 MATA MATA DIKLAT: KETERAMPILAN KOMPUTER DAN PENGELOLAAN INFORMASI (KKPI) PROGRAM KEAHLIAN:

Lebih terperinci

www.konsultasivb.com

www.konsultasivb.com Oleh : Uus Rusmawan Hal - 1 Program Ganti Password User Catatan : Anda harus membuat database dan memiliki tabel kasir terlebih dahulu. Field Type Size Ket Kodeksr Text 5 Primary Key Namaksr Text 30 Passwordksr

Lebih terperinci

Gambar 1 - Graphical User Interface (GUI) dbookpro

Gambar 1 - Graphical User Interface (GUI) dbookpro PENGANTAR DBOOK PRO UNTUK PENGGUNA TINGKAT LANJUT dbookpro adalah perangkat lunak yang bisa digunakan untuk membuat buku teks elektronik interaktif atau e-textbook. E-textbook bisa dibuat dengan memasukkan

Lebih terperinci

SMK NU 03 KALIWUNGU MENGOPERASIKAN PERANGKAT LUNAK PENGOLAH ANGKA. Nama Kelas No Absen MATA DIKLAT: KETERAMPILAN KOMPUTER DAN PENGELOLAAN INFORMASI

SMK NU 03 KALIWUNGU MENGOPERASIKAN PERANGKAT LUNAK PENGOLAH ANGKA. Nama Kelas No Absen MATA DIKLAT: KETERAMPILAN KOMPUTER DAN PENGELOLAAN INFORMASI MENGOPERASIKAN PERANGKAT LUNAK PENGOLAH ANGKA MATA DIKLAT: KETERAMPILAN KOMPUTER DAN PENGELOLAAN INFORMASI PROGRAM KEAHLIAN: SEMUA PROGRAM KEAHLIAN Nama Kelas No Absen Modul ini milik : SMK NU 03 KALIWUNGU

Lebih terperinci

PETUNJUK PENGGUNAAN APLIKASI DECISION SUPPORT SYSTEM (DSS) STUDI KELAYAKAN USAHA UMKM - KOPERASI

PETUNJUK PENGGUNAAN APLIKASI DECISION SUPPORT SYSTEM (DSS) STUDI KELAYAKAN USAHA UMKM - KOPERASI PETUNJUK PENGGUNAAN APLIKASI DECISION SUPPORT SYSTEM (DSS) STUDI KELAYAKAN USAHA UMKM - KOPERASI Deputi Bidang Pengkajian Sumberdaya UKMK Kementerian Negara Koperasi dan UKM RI 2010 Hak cipta dilindungi

Lebih terperinci

Bab 1 BEKERJA DENGAN MENGGUNAKAN MYOB ACCOUNTING PLUS V.13

Bab 1 BEKERJA DENGAN MENGGUNAKAN MYOB ACCOUNTING PLUS V.13 Bab 1 BEKERJA DENGAN MENGGUNAKAN MYOB ACCOUNTING PLUS V.13 A. MENJALANKAN PROGRAM MYOB ACCOUNTING Setelah yakin komputer Saudara dipasang dan diinstal Software MYOB Accounting Plus versi 13, maka ada 2

Lebih terperinci

SIPP Online. User Manual SIPP Online

SIPP Online. User Manual SIPP Online PETUNJUK PENGGUNAAN : Aplikasi Sistem Informasi Pelaporan Perusahaan (SIPP) Online BPJS Ketenagakerjaan, adalah : aplikasi untuk pengelolaan laporan mutasi data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Buku ini

Lebih terperinci

Panduan sederhana mengoperasikan dokumen Microsoft word kedalam adobe acrobat professional

Panduan sederhana mengoperasikan dokumen Microsoft word kedalam adobe acrobat professional Pendahuluan Panduan sederhana mengoperasikan dokumen Microsoft word kedalam adobe acrobat professional Bismillahi Rahman Nirrahim Oleh Sri Rahayu Perpustakaan Institut Pertanian Bogor yayu.ikhwan@gmail.com

Lebih terperinci

USER MANUAL TECC WEB BASE SYSTEM

USER MANUAL TECC WEB BASE SYSTEM USER MANUAL TECC WEB BASE SYSTEM DAFTAR ISI Pendahuluan Login dari Administrator Login dari Manager Login dari Operation & Maintenance Login dari Customer Service TeCC Web Base System ini adalah aplikasi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN 31 BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN 4.1 Desain Website (Perancangan Website) Desain ini berupa struktur yang harus dibuat untuk memudahkan pembuatan website yang dimaksudkan agar web ini terlihat sederhana

Lebih terperinci

Fungsi Library EX-word TextLoader

Fungsi Library EX-word TextLoader EW-ID2000 Kamus Elektronik EX-word Fungsi Library EX-word TextLoader Pedoman Pemakaian Pendahuluan Pedoman Pemakaian ini menjelaskan cara menggunakan software EX-word TextLoader dan fungsi Library Kamus

Lebih terperinci

MODUL PRAKTIKUM Perangkat Lunak Aplikasi [Dia]

MODUL PRAKTIKUM Perangkat Lunak Aplikasi [Dia] MODUL PRAKTIKUM Perangkat Lunak Aplikasi [Dia] Versi 3.0 Tahun Penyusunan 2011 Tim Penyusun 1.Dina Anggraini 2. Kemal Ade S 3. Hela Yuda 4. Sri Mulia Laboratorium Sistem Informasi Dasar Jurusan Teknik

Lebih terperinci

Membuat Grafik dengan Dua Sumbu (Axis) Vertikal yang Berbeda

Membuat Grafik dengan Dua Sumbu (Axis) Vertikal yang Berbeda Membuat Grafik dengan Dua Sumbu (Axis) Vertikal yang Berbeda Junaidi, Junaidi (Staf Pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi) Dalam penyajian data, sering dibutuhkan grafik dengan dua sumbu

Lebih terperinci

Gambar 4.47 Informasi Peta DampakMei 2008... 120 Gambar 4.48 Informasi Peta Dampak Mei 2008 sampai Juni 2009. 121 Gambar 4.49 Peta wilayah dampak

Gambar 4.47 Informasi Peta DampakMei 2008... 120 Gambar 4.48 Informasi Peta Dampak Mei 2008 sampai Juni 2009. 121 Gambar 4.49 Peta wilayah dampak DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1 Gambaran SIG... 7 Gambar 2.2 Data pada SIG... 9 Gambar 2.3 Contoh data raster citra satelit... 9 Gambar 2.4 Point pada model data vektor... 10 Gambar 2.5 Contoh data geospasial...

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KEHUTANAN DIREKTORAT JENDERAL PLANOLOGI KEHUTANAN BUKU PETUNJUK PENGGUNAAN APLIKASI WEBGIS KEMENTERIAN KEHUTANAN

KEMENTERIAN KEHUTANAN DIREKTORAT JENDERAL PLANOLOGI KEHUTANAN BUKU PETUNJUK PENGGUNAAN APLIKASI WEBGIS KEMENTERIAN KEHUTANAN z KEMENTERIAN KEHUTANAN DIREKTORAT JENDERAL PLANOLOGI KEHUTANAN BUKU PETUNJUK PENGGUNAAN APLIKASI WEBGIS KEMENTERIAN KEHUTANAN PENGGUNAAN WEBSITE DAN APLIKASI WEBGIS KEMENTERIAN KEHUTANAN 1. PENDAHULUAN

Lebih terperinci

Lalu masukkan user name anda yang telah diberitahukan oleh administrator anda, misalnya seperti contoh dibawah ini.

Lalu masukkan user name anda yang telah diberitahukan oleh administrator anda, misalnya seperti contoh dibawah ini. 1. Penggunaan Aplikasi Untuk menjalankan aplikasi ini, anda dapat mengetik http://dosen.bundamulia.ac.id/ pada browser Internet Explorer. Setelah itu, maka akan tampil Menu Login seperti dibawah ini :

Lebih terperinci

Membangun Kehidupan Digital-ku

Membangun Kehidupan Digital-ku Membangun Kehidupan Digital-ku Mengenal Internet, penggunaan situs seperti : Peta Google (Google Map), YouTube, Situs pendidikan, membeli tiket secara online dan pendaftaran rumah sakit online. Pilihlah

Lebih terperinci

Jika login gagal, maka akan ditampilkan informasi bahwa ID Operator atau Password yang dinputkan salah

Jika login gagal, maka akan ditampilkan informasi bahwa ID Operator atau Password yang dinputkan salah Utama (Login) Merupakan halaman utama ketika pengguna membuka halaman Sistem Informasi Administrasi Perkuliahan (SIAP), Halaman ini menampilkan form login untuk dapat masuk ke bagian administrator sistem

Lebih terperinci

Gambar,Text, dan Sound di Director

Gambar,Text, dan Sound di Director Gambar,Text, dan Sound di Director 1. PENDAHULUAN Kali ini anda akan membuat halaman informasi galery poster Pemandangan Alam yang kaya unsur visual agar memukau audience anda.terdapat animasi looping

Lebih terperinci

COURSE MANAGEMENT SYSTEM MOODLE. Pengisian Content CMS Moodle

COURSE MANAGEMENT SYSTEM MOODLE. Pengisian Content CMS Moodle COURSE MANAGEMENT SYSTEM MOODLE Pengisian Content CMS Moodle Memasukan materi 1. Isi langsung Dengan cara isi langsung, materi dimasukan dengan mengetikkannya langsung melalui situs. Langkah langkah :

Lebih terperinci

USER MANUAL RENCANA UMUM PENGADAAN (RUP) PUSAT LAYANAN PENGADAAN SECARA ELEKTRONIK

USER MANUAL RENCANA UMUM PENGADAAN (RUP) PUSAT LAYANAN PENGADAAN SECARA ELEKTRONIK USER MANUAL RENCANA UMUM PENGADAAN (RUP) PUSAT LAYANAN PENGADAAN SECARA ELEKTRONIK Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan R.I. 2012 i DAFTAR ISI DAFTAR ISI...i 1 PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang...

Lebih terperinci

Petunjuk menggunakan Apli Label, Multimedia maupun Apli business card

Petunjuk menggunakan Apli Label, Multimedia maupun Apli business card Petunjuk menggunakan Apli Label, Multimedia maupun Apli business card 1. Masukkan CD Apli softpro, kemudian akan muncul window seperti : Pilih Apli softpro kemudian pilih complete installation, kemudian

Lebih terperinci

PETUNJUK PEMAKAIAN SHARP XE-A217. Cara pasang kertas Buka penutup cover (sama dengan tipe XE-A207)

PETUNJUK PEMAKAIAN SHARP XE-A217. Cara pasang kertas Buka penutup cover (sama dengan tipe XE-A207) PETUNJUK PEMAKAIAN SHARP XE-A217 Cara pasang kertas Buka penutup cover (sama dengan tipe XE-A207) 1 Keyboard Ada 2 mode keyboard : 1. Layout Keyboard digunakan saat transaksi 2. Layout Programming digunakan

Lebih terperinci

PETUNJUK OPERASIONAL SMART DISPLAY MODE NETWORK

PETUNJUK OPERASIONAL SMART DISPLAY MODE NETWORK PETUNJUK OPERASIONAL SMART DISPLAY MODE NETWORK A. INSTALASI Sistem Server Smart Display terdiri dari 1 Perangkat PC Server dan Dua atau lebih Perangkat Smart Display Android Sebagai Client. Prosedur Konfigurasi

Lebih terperinci

Modul Pelatihan Membuat Peta Potensi Longsor dan Rawan Banjir Bandang

Modul Pelatihan Membuat Peta Potensi Longsor dan Rawan Banjir Bandang 15) Klik tombol pada toolbar Editor, dan seleksi semua objek pada layer sungai utama 01 dissolve edit yang berada di luar jangkauan antara tanda panah atas dan tanda panah bawah, seperti yang diperlihatkan

Lebih terperinci

PANDUAN INSTALASI PERANGKAT LUNAK

PANDUAN INSTALASI PERANGKAT LUNAK UPRIGHT V-ROUTING PANDUAN INSTALASI PERANGKAT LUNAK Jl. Hasyim Ashari 29-29A Jakarta Pusat 10150 Indonesia Phone: 62-21-6316923 Fax: 62-21-6316920 support@uprightdecision.com www.uprightdecision.com Daftar

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KEHUTANAN DIREKTORAT JENDERAL BINA PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI DAN PERHUTANAN SOSIAL

KEMENTERIAN KEHUTANAN DIREKTORAT JENDERAL BINA PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI DAN PERHUTANAN SOSIAL KEMENTERIAN KEHUTANAN DIREKTORAT JENDERAL BINA PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI DAN PERHUTANAN SOSIAL PERATURAN DIREKTUR JENDERAL BINA PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI DAN PERHUTANAN SOSIAL NOMOR : P.

Lebih terperinci

Session_02 February. - Komponen SIG - Unsur-unsur Essensial SIG. Matakuliah Sistem Informasi Geografis (SIG)

Session_02 February. - Komponen SIG - Unsur-unsur Essensial SIG. Matakuliah Sistem Informasi Geografis (SIG) Matakuliah Sistem Informasi Geografis (SIG) Oleh: Ardiansyah, S.Si GIS & Remote Sensing Research Center Syiah Kuala University, Banda Aceh Session_02 February - Komponen SIG - Unsur-unsur Essensial SIG

Lebih terperinci

E-Learning System PANDUAN DOSENT APLIKASI MANAJEMANT PERKULIAHAN ONLINE RAHMAN IT. FATEK -UNISKA rahman@edukasi-online.net

E-Learning System PANDUAN DOSENT APLIKASI MANAJEMANT PERKULIAHAN ONLINE RAHMAN IT. FATEK -UNISKA rahman@edukasi-online.net 2014 E-Learning System PANDUAN DOSENT APLIKASI MANAJEMANT PERKULIAHAN ONLINE RAHMAN IT FATEK -UNISKA rahman@edukasi-online.net Daftar Isi MEMULAI APLIKASI... 3 LOGIN APLIKASI... 3 RESET PASSWORD... 3 MATERI

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Adobe Photoshop adalah sebuah aplikasi yang dapat meng animasikan gambar dengan bagus. Adobe Photoshop yaitu perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang

Lebih terperinci

Digunakan Lebih dari 250 Kantor Pajak dan Ribuan Perusahaan di Seluruh Indonesia

Digunakan Lebih dari 250 Kantor Pajak dan Ribuan Perusahaan di Seluruh Indonesia Digunakan Lebih dari 250 Kantor Pajak dan Ribuan Perusahaan di Seluruh Indonesia 1. Dokumentasi Peraturan ; Peraturan Pajak Bea Cukai Peraturan Lainnya yang terkait dengan pajak 2. Dokumentasi Tax Treaty

Lebih terperinci

BAB V ANALISIS SPASIAL

BAB V ANALISIS SPASIAL BAB V ANALISIS SPASIAL Setelah data spasial parameter penentu lahan kritis disusun dengan cara ataupun prosedur seperti telah dijelaskan dalam bagian I, data tersebut selanjutnya dianalisis untuk memperoleh

Lebih terperinci

TUTORIAL DESAIN MULTIMEDIA

TUTORIAL DESAIN MULTIMEDIA TUTORIAL DESAIN MULTIMEDIA www.desainmultimedia.com Membuat Model Keyboard Membuat model objek Keyboard dengan Operasi Boolean Langkah 1 (Menampilkan Gambar Keyboard sebagai Guideline) Tampilkan dahulu

Lebih terperinci

User Manual. Sistem Informasi ABK 15 April 2011. Pusat Sistem Informasi dan Teknologi Keuangan. Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan

User Manual. Sistem Informasi ABK 15 April 2011. Pusat Sistem Informasi dan Teknologi Keuangan. Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan User Manual Sistem Informasi ABK 15 April 2011 Pusat Sistem Informasi dan Teknologi Keuangan Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan DAFTAR ISI DAFTAR ISI... 2 DAFTAR GAMBAR... 4 HISTORY DOKUMEN... 6

Lebih terperinci

PETUNJUK OPERASIONAL WEBFORM GA

PETUNJUK OPERASIONAL WEBFORM GA PETUNJUK OPERASIONAL WEBFORM GA Daftar Isi MEMULAI APLIKASI...2 LOGIN...2 MENU...4 NEW...5 BROWSE...15 N E W...16 E D I T...16 D E L E T E...17 APPROVE...17 S E N D...18 DOWNLOAD...19 UPLOAD...20 REFERENCE...21

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH

BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH 3.1 Analisa Masalah Proses editing video sebelum adanya teknologi Multimedia, membutuhkan ruang dan waktu yang sangat besar. Belum lagi biaya yang cukup besar pula

Lebih terperinci

USER MANUAL INDONESIA NATIONAL SINGLE WINDOW (INSW)

USER MANUAL INDONESIA NATIONAL SINGLE WINDOW (INSW) USER MANUAL INDONESIA NATIONAL SINGLE WINDOW (INSW) User Manual Petunjuk Operasional INSW Admin Perusahaan i Daftar Isi MEMULAI APLIKASI... 2 LOGIN... 3 VIEW PROFILE... 5 MENU... 6 CHANGE PASSWORD / MERUBAH

Lebih terperinci

satulayanan.net panduanpenggunaan Pusat Informasi Layanan Publik V 1.0-2013

satulayanan.net panduanpenggunaan Pusat Informasi Layanan Publik V 1.0-2013 satulayanan.net panduanpenggunaan Pusat Informasi Layanan Publik V 1.0-2013 Daftar Isi Portal Satu Layanan 4 Pemahaman Satu Layanan 6 Akses Backend System 8 Lupa Password 10 Logout 11 Mengelola Modul Layanan

Lebih terperinci

Corporate User User Guide

Corporate User User Guide Corporate User User Guide Mandiri Cash Management Corporate User Module 1. ACCOUNT INFORMATION 1.1. BALANCE INQUIRY 1.1.1. Menampilkan saldo rekening 1.1.1.1. Single Account 1. Dari menu utama, klik Account

Lebih terperinci

Aplikasi SIG dalam Pengelolaan SDA

Aplikasi SIG dalam Pengelolaan SDA 5 Aplikasi SIG dalam Pengelolaan SDA Aplikasi SIG dalam Pengelolaan SDA Pada bab-bab sebelumnya kita telah mempelajari konsep SIG. Untuk memberi gambaran penggunaannya, kita akan mengulas dua contoh aplikasi

Lebih terperinci

LANGKAH LANGKAH PENGUNAAN EMAIL KORPORAT

LANGKAH LANGKAH PENGUNAAN EMAIL KORPORAT DAFTAR ISI DAFTAR ISI...1 LANGKAH LANGKAH PENGUNAAN EMAIL KORPORAT...2 I. CARA PENGAKSESAN EMAIL...2 II. CARA MELIHAT EMAIL...4 III. CARA MEMBUAT EMAIL / PESAN BARU...6 LANGKAH LANGKAH PENGUNAAN EMAIL

Lebih terperinci

Mengatur Tampilan AutoCAD

Mengatur Tampilan AutoCAD Mengatur Tampilan AutoCAD Untuk berinteraksi dengan sebuah program, Anda pasti akan disuguhkan dengan sebuah tampilan (interface) program tersebut. Ini tentunya untuk memudahkan Anda sebagai user dalam

Lebih terperinci

PANDUAN PENGELOLAAN SITUS WEB BPKP

PANDUAN PENGELOLAAN SITUS WEB BPKP PANDUAN PENGELOLAAN SITUS WEB BPKP URL (UNIFIED RESOURCES LOCATOR) Untuk dapat melakukan pengelolaan halaman web di situs web BPKP, kita harus mengetikkan URL atau unified resources locator atau alamat

Lebih terperinci

PERINTAH-PERINTAH COMMAND PROMPT DI WINDOWS XP

PERINTAH-PERINTAH COMMAND PROMPT DI WINDOWS XP PERINTAH-PERINTAH COMMAND PROMPT DI WINDOWS XP By Gapra. Email : ga_pra_27@yahoo.co.id MS-DOS MS-DOS adalah singkatan dari Microsoft Disk Operating System, yaitu Sistem Operasi berbasis baris-perintah

Lebih terperinci

MEMASANG WEBSITE DI INTERNET

MEMASANG WEBSITE DI INTERNET MEMASANG WEBSITE DI INTERNET Bila anda telah membuat halaman-halaman web yang tersimpan sebagai file-file HTML dalam hardisk komputer anda, berarti anda telah mempunyai website sendiri secara offline.

Lebih terperinci

Microsoft Internet Explorer 7 atau versi diatas (direkomendasikan) Mozilla FireFox 3.6 atau versi diatas (direkomendasikan)

Microsoft Internet Explorer 7 atau versi diatas (direkomendasikan) Mozilla FireFox 3.6 atau versi diatas (direkomendasikan) Cara Input Kasus Pada etb Manager e-tb Manager merupakan sistem berbasis web, oleh karena itu memerlukan penjelajah jaringan (web browser) untuk dapat menggunakan. Banyak terdapat program penjelajah jaringan

Lebih terperinci

Aspro Photo Designer v3.3.0

Aspro Photo Designer v3.3.0 the MOMENTS / the STORY / the GIFT Panduan Penggunaan Aspro Photo Designer v3.3.0 w w w. a s p r o p h o t o. c o m Aspro Photo Designer 1 Panduan Aspro Photo Designer 1. Membuat Proyek Baru Double click

Lebih terperinci

E-REPORT UNTUK ADMIN PRODUSEN PKRT

E-REPORT UNTUK ADMIN PRODUSEN PKRT User Manual E-REPORT UNTUK ADMIN PRODUSEN PKRT VERSI 1.0 COPYRIGHT @2014 Daftar Isi Pendahuluan... 2 Memulai Aplikasi... 3 Halaman Utama Aplikasi... 3 Informasi... 4 Alat Kesehatan... 4 Sertifikat Produksi

Lebih terperinci

PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER SEMESTER GENAP MODUL II FILE SHARING DAN PRINT SERVER

PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER SEMESTER GENAP MODUL II FILE SHARING DAN PRINT SERVER PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER SEMESTER GENAP MODUL II FILE SHARING DAN PRINT SERVER A. TUJUAN PRAK TIKUM Memahami cara pembuatan jaringan Local Area Network (LAN) Memahami cara menjalankan perintah ping

Lebih terperinci

Sistem Distribusi Data Melalui COM+ Dengan Visual Basic

Sistem Distribusi Data Melalui COM+ Dengan Visual Basic Sistem Distribusi Data Melalui COM+ Dengan Visual Basic Artikel ini telah dipublikasikan pada majalah Mikrodata Vol. 5 Series 17, May 2002. Agus Kurniawan agusk@cs.ui.ac.id http://blog.aguskurniawan.net

Lebih terperinci

Tampilan Perangkat PC, Laptop, Netbook, Tablet

Tampilan Perangkat PC, Laptop, Netbook, Tablet I. APLIKASI SIM PERENCANAAN Aplikasi SIM Perencanaan Pembangunan Daerah ini merupakan langkah lanjutan aplikasi yang berjalan menggunakan web browser dan tidak perlu mengintalnya terlebih dahulu, sehingga

Lebih terperinci

MODUL XIII FORM dan REPORTS

MODUL XIII FORM dan REPORTS MODUL XIII FORM dan REPORTS A. MAKSUD DAN TUJUAN 1. MAKSUD Mahasiswa mengerti cara membuat form dan laporan dengan Ms Access 2. TUJUAN!"Agar mahasiswa dapat membust form untuk mengedit dan menambah data

Lebih terperinci

FOODHALL.CO.ID CONTENT MANAGEMENT SYSTEM

FOODHALL.CO.ID CONTENT MANAGEMENT SYSTEM FOODHALL.CO.ID CONTENT MANAGEMENT SYSTEM LOGIN http://www.foodhall.co.id/cms DASHBOARD Saat pertama kali melakukan LOGIN, anda akan dibawa ke halaman DASHBOARD dengan WINDOW ARTICLE MANAGEMENT langsung

Lebih terperinci

SIMPLE TUTORIAL - ADOBE DREAMWEAVER CS 5 Oleh: H. Heri Istiyanto, S.Si., M.Kom.

SIMPLE TUTORIAL - ADOBE DREAMWEAVER CS 5 Oleh: H. Heri Istiyanto, S.Si., M.Kom. SIMPLE TUTORIAL - ADOBE DREAMWEAVER CS 5 Oleh: H. Heri Istiyanto, S.Si., M.Kom. Dreamweaver merupakan aplikasi yang digunakan untuk membuat website secara profesional. Pada tutorial ini akan dijelaskan

Lebih terperinci

Petunjuk Singkat Instalasi Software WAYout

Petunjuk Singkat Instalasi Software WAYout Petunjuk Singkat Instalasi Software WAYout Terima kasih karena Anda telah memilih Software WAYout untuk keperluan komputerisasi, silahkan lanjutkan proses instalasi Software dengan mengikuti petunjuk berikut.

Lebih terperinci

MENU DVR DAHUA ( DVR 5104H/5108H/5116C )

MENU DVR DAHUA ( DVR 5104H/5108H/5116C ) MENU DVR DAHUA ( DVR 5104H/5108H/5116C ) DVR Dahua hadir menyajikan menu dan tampilan yang menarik serta sangat mudah untuk dioperasikan. Icon-icon yang ditampilkanpun sangat familiar bagi pengguna CCTV

Lebih terperinci

Piotun Y Simanjuntak 1. PENGENALAN OUTLOOK. piotun@depkeu.go.id. Lisensi Dokumen:

Piotun Y Simanjuntak 1. PENGENALAN OUTLOOK. piotun@depkeu.go.id. Lisensi Dokumen: Tutorial Microsoft Outlook Piotun Y Simanjuntak piotun@depkeu.go.id Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial

Lebih terperinci