Towards Innovative Government

dokumen-dokumen yang mirip
JUDUL IMPROVEMENT *mengacu pada prinsip SMART

Bab 3 Metodologi Pemecahan Masalah

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB 2 LANDASAN TEORI

MATERI VIII LANGKAH PEMECAHAN MASALAH. By : Moch. Zen S. Hadi, ST Communication Digital Lab.

JUDUL : GKM PERKASA MENURUNKAN KONSUMSI PEMAKAIAN LISTRIK PADA PJU KAWASAN INDUSTRI KRAKATAU I CILEGON PROFIL GKM PERKASA PT KIEC

PERTEMUAN : 2 PENGENDALIAN KUALITAS (3 SKS) Oleh : Budi sumartono TOTAL QUALITY CONTROL (PENGENDALIAN MUTU TERPADU)

BAB II LANDASAN TEORI

Nama : Gema Mahardhika NIM : Kelas : A PDCA. a) Pengertian

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB 2 LANDASAN TEORI. karena apabila diterapkan secara rinci antara produsen dan konsumen akan terjadi

BAB V ANALISA HASIL. 76

BAB III LANDASAN TEORI

Sumber : PQM Consultant QC Tools Workshop module.

Sistem Pengelolaan Kearsipan Dokumen Proyek Perencanaan Perawatan Melalui Komputerisasi

BAB 2 Landasan Teori 2.1 Total Quality Management

ABSTRAKSI. Setyawan Adi Siswanto¹, Abdul Wahab²,Artono Raharjo³

3.1 Persiapan Penelitian

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

MATERI V TEKNIK KENDALI MUTU. By : Moch. Zen S. Hadi, ST Communication Digital Lab.

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

IMPLEMENTASI METODE PDCA SEVEN STEP UNTUK MENEKAN FREKUENSI GANGGUAN MISSALIGNMENT PADA MESIN COOLER TUBAN-2 DI PT. SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK

PROSES PERUBAHAN DAN PENGOPERASIAN TQM

BAB V ANALISA DAN PEMBAHASAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 4 HASIL dan ANALISIS PENELITIAN

BAB II LANDASAN TEORI

BAB V ANALISA DAN PEMBAHASAN

8 Step Aktivitas QCC. Oleh: Toyota Indonesia Institute

ABSTRACT. Keyword : Quality, Defect Product, Statistical Quality Control, and np Control Chart. Universitas Kristen Maranatha

BAB III METODOLOGI PENELITIAN


Alat dan Teknik Meningkatkan Mutu. idyst 1

BAB 2 LANDASAN TEORI

Pertemuan 10 Manajemen Kualitas

PKM KUMIS SEKSI MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PENGENDALIAN SURAT MENYURAT DIVISI HUKUM MELALUI SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KEARSIPAN 02 JUNI 2013

BAB 3 METODOLOGI PEMECAHAN MASALAH

BAB II LANDASAN TEORI

Quality Management and International Standards

GKM DERING. Pemanfaatan ROUTER DIAL NUMBER Guna Efisiensi Biaya Pemakaian Telepon di Hotel The ROYALE KRAKATAU

BAB 1 LANDASAN TEORI

QCC, BEDAKAN TAHAPAN ANALISA VS ALAT ANALISA

BAB 1 PENDAHULUAN. merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang plastic packaging berbahan baku

BAB V PEMBAHASAN. 5.1 Temuan Utama Temuan utama dari Penelitian ini adalah sebagai berikut:

Pengembangan Sistem & Produktivitas

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. research) yaitu penelitian yang melakukan pemecahan

GUGUS KENDALI MUTU. Oleh : SITTI MARLINA

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. merupakan UKM yang bergerak dibidang produksi furniture.

BAB II DASAR TEORI. 2.1 Definisi Kualitas. Definisi kualitas menurut beberapa ahli yang banyak dikenal antara lain :

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB 1 PENDAHULUAN. Walaupun perekonomian Indonesia pada saat ini masih belum pulih, akan

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

SKRIPSI. Hak Cipta milik UPN "Veteran" Jatim : Dilarang mengutip sebagian atau seluruh karya tulis ini tanpa mencantumkan dan menyebutkan sumber.

BAB III LANGKAH PEMECAHAN MASALAH

UPAYA PENURUNAN KEJADIAN KEHILANGAN GELAS BERUKURAN SEDANG MELALUI PENERAPAN METODE QUALITY CONTROL CIRCLE (QCC) DI UNIT GIZI, RS ABC, JAKARTA

Manajemen Mutu Proyek (Manajemen Kualitas)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

1. Perbaikan Berkesinambungan. Kaizen Benchmarking

PROFIL PT. KIEC. Dibuat Oleh : KAMALLUDIN NIK :

QUALITY MANAGEMENT SYSTEM ISO 9001:2015

7 Basic Quality Tools. 14 Oktober 2016

BAB II LANDASAN TEORI

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

KUESIONER SISTEM HORENSO

BAB IV METODE PENELITIAN. Perspektif pendekatan penelitian yang digunakan adalah dengan metode

ABSTRAK. Kata Kunci: Slide Bracket, Kualitas, Six Sigma, DMAIC, DPMO, Usulan Peningkatan Kualitas

ANALISA PROSES BISNIS

BAB 1 PENDAHULUAN. informasi sebagai infrastruktur yang mampu menangani pengelolaan data dan

Statistical Process Control

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Bab 5 Analisis 5.1. Merencanakan ( plan Analisis Data Kecelakaan

Merencanakan Tindakan Perbaikan. Menentukan Faktor Dominan. Analisa Sebab Akibat (Fish Bond) Menentukan Masalah / Tema & Penetapan Target

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metodologi penelitian yang dilakukan dalam penyusunan tugas akhir ini mencakup langkah-langkah sebagai berikut :

BAB V ANALISA HASIL. Langkah-langkah PDCA yang akan divas merupakan hasil tindak lanjut dari

DAFTAR ISI. Lampiran Jawaban Tugas Tertulis 12. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Quality Assurance Enginer. Kode Modul F45.QAE

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB III LANGKAH PEMECAHAN MASALAH. Gramedia Cikarang yaitu dengan menggunakan metode DMAIC (Define,

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI

THE ROYALE KRAKATAU. Pemanfaatan Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos GKM - Hotel

MINGGU KE-9 MANAJEMEN MUTU PROYEK

NOMINAL GROUP TECHNIQUE (NGT)

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI. 2.1 Kualitas (Quality)

BAB III METODE PENELITIAN

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

ABSTRAK. Dengan semakin ketatnya persaingan antar bank, maka setiap bank. dituntut untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL. 1.1 Latar Belakang Penelitian Identifikasi Masalah Tujuan Penelitian 05

ABSTRAK ABSTRAK. Kata Kunci : Pengendalian Kualitas, Peta kendali P, Histogram, Pareto, diagram sebab- akibat. vii. Universitas Kristen Maranatha

BAB IV PERANCANGAN SISTEM TERINTEGRASI

ANALISIS DEFECT RATE PENGELASAN DAN PENANGGULANGANNYA DENGAN METODE SIX SIGMA DAN FMEA DI PT PROFAB INDONESIA

Transkripsi:

2018 Workshop Penyusunan Risalah Budaya Kinerja Towards Innovative Government Ruang Hayam Wuruk, Kantor Gubernur Jawa Timur - Surabaya, 17 April 2018 1

Productivity Continuity Agility 2

PENGANTAR MANAJEMEN INOVASI TINGKATAN INOVASI 3

Kecepatan Perbaikan & Inovasi Nilai, Dampak & Hasil TINGKAT KONTRIBUSI INOVASI Perbaikan Berkelanjutan & Inovasi Perbaikan Berkelanjutan Perbaikan Sesekali Melakukan hal yang sama Tahun source: https://www.agric.wa.gov.au INTEGRASI METODOLOGI INOVASI TARGET USAHA ORGANISASI INCREMENTAL INNOVATION BREAKTHROUGH INNOVATION 4

PENGANTAR PERBAIKAN BERKELANJUTAN Continuous improvement is an ongoing effort to improve products, services or processes Continuous improvement adalah usaha-usaha berkelanjutan yang dilakukan untuk mengembangkan dan memperbaiki produk, pelayanan, ataupun proses. Usaha-usaha tersebut bertujuan untuk mencari dan mendapatkan bentuk terbaik dari improvement yang dihasilkan, memberikan solusi terbaik bagi masalah yang ada dan hasilnya akan terus bertahan bahkan berkembang menjadi lebih baik lagi. 5

KERANGKA KONSEPTUAL People Excellence PROCESS Business Process Excellence PRODUCT Quality Excellence Supply Chain Excellence SERVICES Technology Excellence HIGH ASSURANCE ORGANIZATION AKSELERASI PENCAPAIAN VISI WORLD CLASS GOVERNMENT HIGH COMPETENCY MANAJEMEN INOVASI INNOVATION CULTURE COMPETITIVE ADVANTAGE METODOLOGI RISALAH BUDAYA KINERJA (KBK) PROBLEM SOLVING Menetapkan Rencana Perbaikan Selanjutnya8 Standarisasi Hasil Perbaikan7 ACTION CHECK 1 Menetapkan Sasaran Perbaikan PLAN DO 2Menganalisa Faktor Penyebab Masalah 3 Menetapkan Penyebab Dominan 4 Merencanakan Perbaikan Mengevaluasi Hasil Perbaikan6 5 Melaksanakan Perbaikan 6

DESAIN ARSITEKTUR MANAJEMEN INOVASI TEKNIK PENYUSUNAN RISALAH BUDAYA KINERJA 7

SIKLUS PENYUSUNAN RISALAH BUDAYA KINERJA Menentukan Tema & Judul Perbaikan Mencari Data Baru & Menentukan Tema Berikutnya 8 1 Menganalisa Penyebab 2 Membuat Standar Baru 7 3 Menguji & Menentukan Penyebab Dominan 6 Meneliti Hasil 5 4 Merencanakan Perbaikan Melaksanakan Perbaikan 8 LANGKAH PENYUSUNAN RISALAH BUDAYA KINERJA 8 CARI DATA BARU & TETAPKAN TEMA PERBAIKAN BARU 1 TETAPKAN TEMA, JUDUL & TARGET PERBAIKAN 2 ANALISA PENYEBAB MASALAH 7 STANDARISASI & TINDAKAN PENCEGAHAN YA 3 UJI & TETAPKAN PENYEBAB DOMINAN PERIKSA TIDAK TERCAPAI? 4 RENCANAKAN PERBAIKAN 6 EVALUASI HASIL PERBAIKAN 5 LAKSANAKAN PERBAIKAN 8

Langkah 1 MENENTUKAN TEMA & JUDUL PERBAIKAN SASARAN/ TARGET KUALITAS INSTRUKSI MANAJEMEN KELUHAN PELANGGAN PROSES/HASIL TIDAK SESUAI STANDAR Potential Based Problem Based Apa saja masalah yang: PERNAH terjadi? SEDANG terjadi? SERING terjadi? Apa saja yang berpotensi: Menjadi MASALAH? Timbulnya RISIKO? Terjadi UNSAFE CONDITION? PERBAIKAN YANG BELUM OPTIMAL PELUANG PERBAIKAN/ PENINGKATAN PROBLEM Expectation Based Apa saja yang: Perlu DITINGKATKAN? Perlu DIKEMBANGKAN? Perlu DICIPTAKAN? Langkah 1 TIPS IDENTIFIKASI PERMASALAHAN 1. Apakah ada masalah yang sulit diselesaikan? 2. Apakah pekerjaan melelahkan atau sulit dilakukan? 3. Apakah ada limbah, ketegangan atau kurangnya keseragaman? 4. Apakah ada barang yang rusak atau perlu diperbaiki? 5. Adakah ada pengaduan dari proses hulu atau hilir atau dari tempat kerja lain? 6. Apakah ada ketidaknyamanan bagi pelanggan? 7. Apakah pekerjaan itu dilakukan dengan tepat dan cepat? 8. Apakah Anda menghasilkan lebih banyak hasil dengan sedikit tenaga kerja? 9. Apa kebijakan dan target unit kerja? 10. Apakah ada sesuatu yang ingin Anda capai? 9

Langkah 1 TIPS IDENTIFIKASI PERMASALAHAN Brainstorming Identifikasi Fakta & Data Langkah 1 TIPE PERMASALAHAN PDCA-1 TPM / JIT C D 5R A S Normal Prob Type Of Problem PDCA-2 D P A C A GKM/ KBK P Profound Prob C D 10

TAK PENTING PENTING Langkah 1 TIPE PERMASALAHAN SUMBER JELAS VALID DATA BERKUALITAS UP TO DATE TERUKUR (SATUAN) SESUAI KEBUTU HAN Langkah 1 4 KUADRAN PRIORITAS MENDESAK I Krisis Problem menekan Proyek, rapat, persiapan berdeadline TAK MENDESAK II Persiapan Pencegahan Klarifikasi nilai-nilai Perencanaan Membangun hubungan Relaksasi yang diperlukan Pemberdayaan Interupsi sia-sia Laporan yang tidak perlu Rapat, telepon, surat yang tidak penting Masalah-masalah orang lain III Pekerjaan menyibukkan Telepon Pembuang-buang waktu Aktivitas Pelarian Surat tak relevan Menonton TV berlebihan IV 11

Langkah 1 ALUR PROSES PENETAPAN TEMA FENOMENA PROBLEM Deviasi Proses/hasil Peluang improvement di masa mendatang Instruksi Manajemen ANALISA Quality Objective Customer Complain Perbaikan yang belum optimal ANALISA PARETO Memilih Prioritas ( PRIORITY ) Penetapan TEMA Analisa Situasi Pengumpulan & Pengolahan Data Mengungkap Fakta Langkah 1 PENETAPAN TEMA 1 Bila prioritas masalah sudah diperoleh, maka TEMA perbaikan dapat ditentukan TEMA *Berisi pernyataan yang menunjuk pada TUJUAN AKHIR yang ingin dicapai Menurunkan jumlah keluhan pelanggan internet Menekan frekuensi gangguan di layanan pengurusan KTP Meningkatkan kualitas pelayanan rawat inap Meningkatkan efisiensi konsumsi listrik di gedung Pemkot 2 Dan bagian terakhir dari proses penentuan tema adalah menuliskan alasan tema ALASAN TEMA HARAPAN YANG INGIN DICAPAI BILA TEMA TERSEBUT DILAKSANAKAN 12

Langkah 1 ALUR PROSES PENETAPAN TEMA TEMA Yang Telah Ditentukan ANALISA PARETO STRATIFIKASI Permasalahan Utama Memilih PRIORITAS Penetapan JUDUL Analisa Situasi Pengumpulan & Pengolahan Data Mengungkap Fakta INITIAL GOAL Hasil & Waktu Langkah 1 PENETAPAN JUDUL Bila TEMA sudah ditentukan, maka selanjutnya tetapkan JUDUL PERBAIKAN JUDUL TARGET JUDUL Pernyataan positif atas persoalan spesifik yang akan segera ditangani dengan suatu target perbaikan yang ingin dicapai HASIL (KUANTITATIF) Hasil yang direncanakan untuk dicapai (target hasil kuantitatif) WAKTU PENYELESAIAN Batas waktu yg diperlukan untuk keseluruhan proses perbaikan (target waktu) 13

Langkah 1 CONTOH TEMA & JUDUL Tema : Menurunkan keluhan pelanggan Internet Judul : Mengurangi kegagalan sambungan komunikasi Pelanggan Internet, sebesar 100% dalam waktu 2 bulan Langkah 2 ANALISA PENYEBAB MASALAH Dengan menggunakan azas sebab akibat Menggali faktor-faktor yang diduga dapat menjadi penyebab timbulnya persoalan Ishikawa Diagram NOMINAL GROUP TECHNIQUE (NGT) Relation Diagram Hipotesis Penyebab Dominan tentative VOTING 14

Langkah 2 TAHAPAN NOMINAL GROUP TECHNIQUE (NGT) Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4 Tahap 5 Gali ide dari masingmasing anggota Tuliskan di selembar kertas Lakukan stratifikasi berdasark an 5 faktor Eliminasi atas ide ide yang sejenis Pasang secara berurutan dgn azas sebab akibat Langkah 3 MENGUJI & MENETAPKAN PENYEBAB DOMINAN 1) Uji setiap penyebab yang dianggap dominan dengan analisa statistik, SCATTER DIAGRAM 2) Lakukan pengujian dengan cara melakukan simulasi ataupun pengamatan sehingga didapatkan data baru yang dapat mewakili kondisi yang ada. 3) Tentukan nilai koefisien korelasi ( ρ ) dari setiap penyebab yang diuji 4) Buat kesimpulan penyebab dominan dalam bentuk pie chart untuk penyebab yang memiliki koefisien korelasi 0.714, yang selanjutnya akan diselesaikan di langkah 4. Beri penjelasan singkat cara eliminasi penyebab yang mempunyai nilai koefisien korelasi < 0.714 15

Langkah 3 TEKNIK MENETAPKAN PENYEBAB DOMINAN Hipotesis PENYEBAB DOMINAN Checksheet : Periode Lokasi SDM Mengumpulkan DATA BARU Olah data Scatter diagram ANALISA DATA Pie chart KESIMPULAN (Penyebab Dominan) Langkah 4 MERENCANAKAN PERBAIKAN TABEL ALTERNATIF SOLUSI NO PENYEBAB ALTERNATIF SOLUSI TABEL PENETAPAN SOLUSI FINAL PEMBOBOTAN KRITERIA NO ALTERNATIF SOLUSI BIAYA SKILL WAKTU RISIKO... 16

Langkah 4 MERENCANAKAN PERBAIKAN Penyebab dominan Apa bentuk perbaikanya? Wujud perbaikan Berapa lama waktu perbaikan? Waktu pelaksanaan perbaikan Bagaimana cara memperbaiki? Detail perbaikan CAUSES WHY WHAT WHERE WHEN WHO HOW HOW MUCH Mengapa faktor itu diperbaiki? Alasan Perbaikan Dimana mau dicoba? Lokasi uji coba Siapa saja yang bertanggung jawab? Penanggung jawab Intermediate Target Estimasi Biaya Langkah 4 PROTOTYPE PRODUK INOVASI 17

Langkah 4 PROTOTYPE PRODUK INOVASI Langkah 4 ANALISA RISIKO NO POTENSI RISIKO TINGKAT RISIKO MITIGASI RISIKO 1 2 3 4 5 6 7 8 18

Langkah 5 MELAKSANAKAN PERBAIKAN Penyebab dominan Detail Solusi Perbaikan Waktu pelaksanaan perbaikan Data monitoring pelaksanaan perbaikan CAUSES HOW WHERE WHEN WHO MONEVA JUDGE Lokasi pelaksanaan perbaikan Penanggung jawab kegiatan Kesimpulan hasil perbaikan INTERELASI PENYEBAB DOMINAN - RENCANA - PELAKSANAAN PERBAIKAN L-3 MENETAPKAN PENYEBAB DOMINAN KESIMPULAN PENYEBAB DOMINAN L-4 TABEL ALTERNATIF SOLUSI L-4 TABEL PENETAPAN SOLUSI FINAL 1 L-4 TABEL 5W2H 2 3 CAUSES WHY WHAT WHERE WHEN WHO HOW Deskripsi Detail Perbaikan dari Solusi Terpilih HOW MUCH 4 CAUSES HOW WHERE WHEN WHO MONEVA JUDGE L-5 TABEL PELAKSANAAN PERBAIKAN 19

Langkah 5 ANALISA KOMPARASI PERBAIKAN NO SEBELUM PERBAIKAN PROSES PERBAIKAN HASIL PERBAIKAN 1 *dokumentasi/foto *dokumentasi/foto *dokumentasi/foto 2 *keterangan singkat *keterangan singkat *keterangan singkat *dokumentasi/foto *dokumentasi/foto *dokumentasi/foto *keterangan singkat *keterangan singkat *keterangan singkat Langkah 5 ALUR PROSES MERENCANAKAN & MELAKSANAKAN PERBAIKAN PENYEBAB DOMINAN RENCANA PERBAIKAN 5 W 2 H No Berhasil? Yes INTERMEDIATE TARGET PROSES PERBAIKAN (UJI COBA) MONITORING MAINTAIN HASIL No Stabil? Yes 20

Langkah 6 MENELITI HASIL PERBAIKAN 1 2 Proses meneliti hasil dilakukan dengan cara membuat perbandingan antara : Hasil perbaikan dengan intermediate target dan initial goal Hasil perbaikan dengan tema dan judul Dokumentasikan dampak positif & dampak negatif dari perbaikan yang dilakukan. Beri solusi bila dalam perbaikan tersebut menimbulkan dampak negatif Catatan: Bila hasil perbaikan tidak tercapai dengan intermediate target, maka perlu mengulang ke langkah 4 guna memperbaiki proses perencanaan dan pelaksanaan perbaikan yang dilakukan Langkah 6 ANALISA NILAI PRODUK INOVASI NO NILAI YANG DITINGKATKAN SEBELUM SESUDAH PENINGKATAN NILAI 1 Waktu/Durasi Kerja 3 hari 1 hari 2 hari 2 Jumlah Tenaga Kerja 4 org 1 org 1 org dst.. 21

Langkah 6 ANALISA BIAYA & BENEFIT INOVASI NO ITEM BIAYA/BENEFIT JUMLAH I. ANALISA BIAYA 1 2 Total Biaya yang diperlukan II. ANALISA BENEFIT FINANSIAL 1 2 Total Benefit Finansial III. ANALISA BENEFIT NON FINANSIAL 1 2 Total Benefit Non Finansial TOTAL BENEFIT YANG DIHASILKAN INTERELASI ANALISA BIAYA & BENEFIT INOVASI L-4 TABEL 5W2H L-6 ANALISA NILAI PRODUK IMPROVEMENT 1 L-6 TABEL ANALISA BIAYA & BENEFIT 2 1 2 2 22

MULTIPLIERS EFFECT GERAKAN INOVASI Efisiensi : Dampak Implementasi Inovasi Pengurangan BIAYA Efektifitas : Mencapai Tujuan Inovasi MANFAAT Langkah 6 3 POIN PERHATIAN UTAMA 1. Tenggang Waktu yang digunakan untuk penelitian Pemastian Hasil 2. Penggunaan QC Tools yang tepat Analisa Komparasi 3. Analisa dampak perbaikan Positif & Negatif 23

Langkah 6 ALUR PROSES MENELITI HASIL Pengumpulan & Pengolahan data hasil perbaikan Hasil perbaikan Kondisi sebelum perbaikan Ulangi Langkah 5 Analisa Dampak No Analisa pembanding Achieve Target Pareto Diagram Histogram Control Chart Grafik Positif Dokumentasi Negatif Eliminasi Yes Lanjutkan Proses Kerja Baru Monitoring Hasil Langkah 7 STANDARISASI & TINDAKAN PENCEGAHAN Standarisasi meliputi : - Standar masukan (bahan/alat yang digunakan) - Standar proses (pengoperasian/pengelolaan/dll) - Standar hasil (indikator keberhasilan) Standar hasil merupakan jaminan bahwa bila prosedur dijalankan dengan benar maka mampu menekan/menurunkan/meningkatkan nilai maksimum/minimum dari kerusakan/gangguan/mutu dsb sesuai dengan indikator keberhasilan Tuangkan prosedur tersebut dalam bentuk kalimat perintah secara spesifik sesuai dengan tahapan langkah perbaikan yang dijalankan secara terstruktur 24

Langkah 7 ALUR PROSES MEMBUAT STANDAR BARU Hasil Monitoring Proses Kerja Baru Dokumentasi Dampak Positif Mengacu Langkah 1,4,5 Memformulasikan STANDAR BARU Proses Persetujuan Manajemen Dokumentasi & Acuan Kerja Langkah 8 MENGUMPULKAN DATA BARU & MEMBUAT RENCANA BERIKUTNYA Lakukan pengamatan atas standar prosedur baru yang telah dijalankan; - jika hasilnya masih sesuai dengan standar maka gugus dipersilahkan mencari tema baru - jika hasilnya sudah tidak sesuai lagi dengan standar maka gugus harus memutar kembali siklus PDCA pada tema yang sama Susun rencana kegiatan yang akan dilakukan Ajukan approval kepada fasilitator atas pengajuan tema berikutnya 25

Langkah 8 ALUR PROSES MENGUMPULKAN DATA BARU & MEMBUAT RENCANA BERIKUTNYA Evaluasi Pelaksanaan standar baru Persoalan Mutu BARU berhasil Tidak berhasil Persoalan Mutu LAMA Penentuan Tema Approval Fasilitator Thank you for your attention Mochammad Kharis, ST., M.MT. 0811 3424 244 031 2981731-33, 45 ext. 3711 3712 mochammad.kharis@semenindonesia.com kharishae@gmail.com 26