Sifat-sifat Ruang Banach

dokumen-dokumen yang mirip
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

TINJAUAN PUSTAKA. Ruang metrik merupakan ruang abstrak, yaitu ruang yang dibangun oleh

TINJAUAN PUSTAKA. Dalam bab ini akan dibahas beberapa konsep mendasar meliputi ruang vektor,

II. TINJAUAN PUSATAKA

Beberapa Sifat Operator Self Adjoint dalam Ruang Hilbert

BAB III OPERATOR LINEAR TERBATAS PADA RUANG HILBERT. Operator merupakan salah satu materi yang akan dibahas dalam fungsi

Analisis Fungsional. Oleh: Dr. Rizky Rosjanuardi, M.Si Jurusan Pendidikan Matematika UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

Kelengkapan Ruang l pada Ruang Norm-n

RENCANA KEGIATAN PERKULIAHAN Kode Mata Kuliah : MAA 526 Nama Mata Kuliah : Analisis Fungsional

II. LANDASAN TEORI. Pada bab ini akan dijelaskan mengenai teori-teori yang berhubungan dengan

OPERATOR PADA RUANG BARISAN TERBATAS

Ruang Linear Metrik: Sifat Sifat Dasar Dan Struktur Ruang Dalam Ruang Linear Metrik

BAB 2 RUANG HILBERT. 2.1 Definisi Ruang Hilbert

BAB I PENDAHULUAN. Misalkan diberikan suatu ruang vektor atas lapangan R atau C. Jika

BAB III KEKONVERGENAN LEMAH

RUANG LIPSCHITZ. Departemen Pendidikan Matematika FPMIPA UPI. *Surel: : (, ) Ϝ

Ketunggalan titik Tetap Pemetaan Kondisi Tipe Kontraktif pada Ruang Banach

PROYEKSI ORTHOGONAL PADA RUANG HILBERT. ROSMAN SIREGAR Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Jurusan Matematika Universitas Sumatera Utara

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

TRANSFORMASI LINIER PADA RUANG BANACH

Ekuivalensi Norm-n dalam Ruang R d

Sifat Barisan Subhimpunan Tutup di Ruang Metrik yang Completion-nya adalah Ruang Atsuji

EKSISTENSI TITIK TETAP DARI SUATU TRANSFORMASI LINIER PADA RUANG BANACH

0. Pendahuluan. 0.1 Notasi dan istilah, bilangan kompleks

KEKONVERGENAN LEMAH PADA RUANG HILBERT

BAB III PEMBAHASAN. Bab III terbagi menjadi tiga sub-bab, yaitu sub-bab A, sub-bab B, dan subbab

PENGEMBANGAN RUANG FUNGSI KLASIK Oleh: Encum Sumiaty FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia Bandung

TEOREMA TITIK TETAP PADA RUANG BERNORMA CONE BERNILAI-

TEOREMA TITIK TETAP DI RUANG BARISAN p-summable DALAM NORM-n

BAB I PENDAHULUAN. Integral Lebesgue merupakan suatu perluasan dari integral Riemann.

Keterbatasan Lokal Suatu Operator Superposisi Pada Ruang Barisan Real. Lina Nurhayati, Universitas Sanggabuana

SYARAT SYARAT FUNGSI DI RUANG METRIK AGAR RUANG METRIKNYA MEMILIKI ATSUJI COMPLETION

Pembagi Bersama Terbesar Matriks Polinomial

PEMETAAN KONTRAKTIF LEMAH MULTIVALUED DI RUANG METRIK PARSIAL

PENGANTAR ANALISIS FUNGSIONAL

Perluasan Teorema Cayley-Hamilton pada Matriks

Kekontraktifan Pemetaan pada Ruang Metrik Kerucut

TITIK TETAP NADLR FUNGSI MULTI NILAI KONTRAKTIF PADA RUANG METRIK ( ) Rinurwati Jurusan Matematika FMIPA-ITS Jl. Arif Rahman Hakim Surabaya 60111

ITERASI TIGA LANGKAH PADA PEMETAAN ASIMTOTIK NON- EKSPANSIF

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

TEOREMA TITIK TETAP BANACH UNTUK MENDAPATKAN SYARAT KEKONVERGENAN METODE JACOBY

REFLEKSIVITAS PADA RUANG ORLICZ DENGAN KEKONVERGENAN RATA-RATA

BAB III FUNGSI UJI DAN DISTRIBUSI

FOURIER Oktober 2014, Vol. 3, No. 2, KONSEP FUNGSI SEMIKONTINU. Malahayati 1

Aljabar Linear Elementer

IDEAL PRIMA DAN IDEAL MAKSIMAL PADA GELANGGANG POLINOMIAL

Teorema Titik Tetap di Ruang Norm-2 Standar

BAB V KESIMPULAN. Berdasarkan uraian pada Bab III dan Bab IV maka dapat disimpulkan sebagai

REPRESENTASI OPERATOR PADA RUANG BARISAN TERBATAS. ( Skripsi ) Oleh ANGGER PAMBUDHI

SYARAT PERLU LAPANGAN PEMISAH. Bambang Irawanto Jurusan Matematika FMIPA UNDIP. Abstact. Keywords : extension fields, elemen algebra

II. LANDASAN TEORI ( ) =

Parameterisasi Pengontrol yang Menstabilkan Melalui Pendekatan Faktorisasi

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Permasalahan

MODUL DAN KEUJUDAN BASIS PADA MODUL BEBAS

RUANG FAKTOR. Oleh : Muhammad Kukuh

Himpunan Ω-Stabil Sebagai Daerah Faktorisasi Tunggal

Edisi Juni 2011 Volume V No. 1-2 ISSN SIFAT-SIFAT RUANG HASIL KALI DALAM-n KOMPLEKS

Jurnal Matematika Murni dan Terapan Vol. 5 No.1 Juni 2011: TES FORMAL MODUL PROJEKTIF DAN MODUL BEBAS ATAS RING OPERATOR DIFERENSIAL

Konvergensi Barisan dan Teorema Titik Tetap

REPRESENTASI OPERATOR LINIER PADA RUANG BARISAN

CARA LAIN PEMBUKTIAN TEOEMA ARZELA-ASCOLI DAN HUBUNGANNYA DENGAN EKSISTENSI PENYELESAIAN PERSAMAAN DIFERENSIAL (SUATU KAJIAN TEORITIS)

Ruang Norm-n Berdimensi Hingga

JURNAL MATEMATIKA DAN KOMPUTER Vol. 4. No. 2, 65-70, Agustus 2001, ISSN : SYARAT PERLU LAPANGAN PEMISAH

MATERI ALJABAR LINEAR LANJUT RUANG VEKTOR

KEKONVERGENAN BARISAN DI RUANG HILBERT PADA PEMETAAN TIPE-NONSPREADING DAN NONEXPANSIVE

-LIMIT- -KONTINUITAS- -BARISAN- Agustina Pradjaningsih, M.Si. Jurusan Matematika FMIPA UNEJ

PENGHITUNGAN VEKTOR-KHARAKTERISTIK SECARA ITERATIF MENGGUNAKAN TITIK TETAP BROUWER

DASAR-DASAR TEORI RUANG HILBERT

SYARAT CUKUP DAN SYARAT PERLU AGAR RUANG BERNORMA MENJADI RUANG HASIL KALI DALAM

SIFAT P-KONVEKS PADA RUANG FUNGSI MUSIELAK-ORLICZ TYPE BOCHNER. Yulia Romadiastri

BAB I PENDAHULUAN ( )

Pembentukan Ideal Prim Gelanggang Polinom Miring Atas Daerah ( )

ORDER UNSUR DARI GRUP S 4

SPECTRUM PADA GRAF STAR ( ) DAN GRAF BIPARTISI KOMPLIT ( ) DENGAN

Aljabar Linier Elementer. Kuliah 26

TEOREMA TITIK TETAP PADA RUANG NORM-n STANDAR. Shelvi Ekariani KK Analisis dan Geometri FMIPA ITB

Pembagi Bersama Terbesar Matriks Polinomial Indramayanti Syam 1,*, Nur Erawaty 2, Muhammad Zakir 3

Penerapan Aproksimasi Fejer dalam Membuktikan Teorema Weierstrass

(MS.3) SUBRUANG CONINVARIAN DARI MATRIKS KUADRAT KOMPLEKS

REPRESENTASI OPERATOR LINIER PADA RUANG BARISAN. Oleh ARTHA KURNIA ALAM

Eksistensi Dan Ketunggalan Titik Tetap Untuk Pemetaan Kontraktif Pada Ruang Metrik-G Komplit

Modifikasi Kontrol untuk Sistem Tak Linier Input Tunggal-Output Tunggal

II. TINJAUAN PUSTAKA. dan Integral Bawah Darboux, Integral Darboux, Teorema Bolzano Weierstrass,

KAJIAN OPERATOR ACCRETIVE DAN SIFAT KETERBATASAN PADA RUANG HILBERT

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

INTERVAL KEKONTRAKTIFAN PEMETAAN PADA RUANG BANACH. Badrulfalah 1, Khafsah Joebaedi. 2.

SIFAT-SIFAT HIMPUNAN PROXIMINAL

BAB 2 RUANG BERNORM. 2.1 Norm dan Ruang `p. De nisi 2.1 Misalkan V ruang vektor atas R, Sebuah fungsi k:k : V! R yang memenuhi sifat-sifat berikut :

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Analisis fungsional merupakan salah satu cabang dari kelompok analisis

Aljabar Linier Elementer. Kuliah 27

Aljabar Linier & Matriks

SIFAT SUB RUANG TOPOLOGI HASIL KALI RUANG METRIK KERUCUT

KAJIAN KONSEP RUANG NORMA-2 DENGAN DOMAIN PEMETAAN BERUPA RUANG BERDIMENSI HINGGA

Transkripsi:

Vol. 11, No. 2, 115-121, Januari 2015 Sifat-sifat Ruang Banach Muhammad Zakir Abstrak Tulisan ini membahas tentang himpunan operator (pemetaan) linier dari ruang vektor ke ruang vektor yang dilambangkan dengan, ditunjukkan bahwa himpunan tersebut adalah ruang vektor dan membentuk ruang bernorma yang lengkap, atau suatu ruang Banach, selanjutnya sifat-sifat ruang Banach tersebut akan dibahas. Kata Kunci:Ruang Vektor, operator linier, Ruang Norm, Ruang Banach. Abstract This paper discussed a set of linear operator (mapping) froma vector space U to a vector space V, which denoted by.it is shown that the set is a vector space and formed a complete norm space, or formed a Banach space. The properties of that Banach space also discussed. Keywords:Vector space, Linier Operator, Norm space, Banach space. 1. Pendahuluan Ruang Banach adalah ruang norma yang lengkap, sedang ruang norma adalah ruang vektor yang dilengkapi dengan fungsi norm, selanjutnya kelengkapan suatu himpunan adalah bila untuk sebarang barisan Cauchy dalam himpunan tersebut konvergen ke himpunan tersebut. Dalam bagian pendahuluan ini akan diperkenalkan beberapa definisi dan teorema yang mendukung materi yang akan dibahas. 1 Definisi1.1. Misalkan U adalah ruang vektor atas lapangan F pemetaan norma dari U bila memenuhi: a. untuk setiap b. Jika dan maka c. untuk semua dan d. disebut Pasangan ruang vektor U dengan norma disebut ruang bernorma, yang biasanya dilambangkan dengan. Sebagai contoh adalah ruang { }, adalah ruang vektor dengan operasi : Untuk semua dan,, selanjutnya bila didefinisikan, maka dapat dibuktikan bahwa fungsi tersebut Dosen Jurusan Matematika FMIPA UNHAS, zakir@fmipa.unhas.ac.id 1,2,3 Jurusan Matematika FMIPA Universitas Hasanuddin Makassar, Jl. Perintis Kemerdekaan Km.10 Makassar

116 mendefinisikan norma di ruang vektor { }, sehingga adalah ruang bernorma. Definisi 1.2.Barisan disebut barisan Cauchy bila untuk setiap terdapat sedemikian sehingga untuk setiap berlaku Barisan adalah barisan Cauchy di dengan metrik Definisi 1.3.Misalkan U adalah ruang bernorma atas lapangan F. Ruang bernorma yang lengkap disebut ruang Banach. Definisi 1.4.Misalkan U dan V adalah ruang vektor atas lapangan F. Himpunan semua pemetaan linier dari ruang vektor U ke ruang vektor V disebut Teorema 1.1.Untuk setiap barisan konvergen di X adalah Cauchy. Misalkan adalah barisan di dengan, dan misalkan maka terdapat bilangan asli sedmikian hingga berlaku untuk setiap, akibatnya untuk berlaku jadi barisan Cauchy. 2. Pembahasan Misalkan adalah ruang vektor atas lapangan, pada sesi ini akan dibahas tentang sifat-sifat dari himpunan { }, akan dibuktikan bahwa adalah ruang bernorm yang lengkap, sehingga adalah ruang Banach, selanjutnya akan dibahas secara detail tentang sifat-sifat ruang Banach tersebut. Definisi2.1. Misalkan U dan V adalah ruang vektor atas lapangan F dan T adalah pemetaan dari ruang vektor U ke V. T disebut pemetaan linier jika dan hanya jika untuk setiap dan Teorema 2.1. Misalkan T tarnsformasi linier dari ruang vektor U ke ruang vektor V, Jika T kontinu pada stu titik maka T kontinu pada U.. Misalkan T kontinu pada, misalkan diberikan terdapat sedemikian sehingga dimana. Misalkan maka untuk setiapa dengan berarti dan, maka terbukti T kontinu pada, karna vektor sebarang pada U maka T kontinu pada U. Definisi2.2.Misalkan U dan V adalah ruang vektor atas lapangan F dan T adalah pemetaan linier dari ruang vektor U ke V. T disebut pemetaan linier terbatas jika dan hanya jika { } adalah himpunan bilangan real terbatas. T disebut terbatas jika dan hanya jika terdapat bilangan real M sedemikian sehingga dimana

117 Teorema 2.2.Misalkan T tarnsformasi linier dari ruang vektor U ke ruang vektor V, Transformasi linier T kontinu pada U jika dan hanya jika terbatas... Misalkan T kontinu pada U, maka T kontinu pada 0 karna, terdapat sedemikian sehingga dimana. Misalkan maka dan. Akan tetapi ( ) dan jadi T terbatas. Sebaliknya jika T terbatas, akan dibuktikan T kontinu pada U, dengan memanfatkan teorema 1, cukup dibuktikan T kontinu di titik 0. Bila diberikan dan M sedemikian sehingga berlaku bila. Pilih sedemikian sehingga. Jika maka dan. Selanjutnya untuk maka diperoleh jadi T kontinu pada titik 0, dari Teorema 1, berarti T kontinu pada U Definisi2.2.Misalkan U dan V adalah ruang vektor atas lapangan F dan T adalah pemetaan linier dari ruang vektor U ke V. Didefinisikan suatu bilangan real non negatif : = { } (1) Disebut norma T, dalam bentuk lain penulisan sbb: = { } (2) = { =inf { } (4) =, } (3) Definisi 2.3.Misalkan dan adalah tranformasi linier dari ruang vektor U ke ruang vektor V dan misalkan, didefinisikan operasi jumlah dan perkalian skalar pada pemetaan linier + dan dari ruang vektor U ke lapangan F sbb: + + untuk setiap. Teorema 2.3. Misalkan himpunan adalah himpunan semua transformasi linier terbatas dari ruang vektor U ke ruang vektor V adalah ruang vektor, dan pemetaan linier norm pada, selanjutnya jika V ruang Banach maka juga ruang Banach. Akan dibuktikan bahwa adalah ruang vektor dengan cara menunjukkan bahwa dan untuk setiap. Dari persamaan (5), jika maka :

118 Maka terbukti bahwa dan. Oleh karna. Akhirnya akan ditunjukkan bahwa dan. Dari persamaan (5), dan untuk semua jadi, jadi lengkaplah bahwa himpunan adalah ruang vektor atas lapangan F. Selanjutnya akan ditunnjukkan bahwa adalah ruang Banach, berarti akan ditunjukkan bahwa adalah ruang yang lengkap, yang berarti akan ditunjukkan bahwa sebarang barisan Cauchy di akan konvergen ke. Misalkan sebarang barisan Cauchy di, artinya bila diberikan maka untuk setiap untuk suatu bilangan asli akan berlaku. Misalkan dan jika maka diperoleh : (6) Jadi terbukti bahwa adalah barisan Cauchy di, karna lengkap maka konvergen. Misalkan : (7) Karna x sebarang di U maka adalah pemetaan dari ruang vektor U ke ruang vektor V, selanjutnya akan ditunjukkan bahwa dan. Misalkan dan maka dari persamaan (7), linieritas maka diperoleh : Jadi linier. Terakhir untuk semua x di U dan semua bilangan positif, dari persamaan (7) diberikan : Jadi Tetapi dari persamaan (6) sehingga diperoleh : (8) Untuk semua x di U dan semua di U maka diperoleh :. Dari persamaan (5) dan (8) diberikan untuk setiap x Karna T pemetaan linier terbatas maka. Selanjutnya dari persamaan (8) bila diberikan : { } untuk semua atau. Oleh karna sebarang barisan Cauchy di konvergen, maka

119 terbukti bahwa ruang lengkap sehingga ruang adalah ruang Banach. Teorema 2.4. Misalkan U, V, W adalah ruang vektor atas lapangan F, jika maka dan dan Dapat diperipikasi bahwa tranformasi linier. Untuk semua, dari (5) diberikan : Maka terbukti bahwa dan Teorema 2.5. Misalkan T transformasi linier tidak nol dari ruang vektor U kw ruang vektor V. T satu-satu dan terbatas jika dan hanya jika terdapat bilangan real positip m sedemikian sehingga untuk setiap dengan Misalkan T satu-satu dan karna { }maka ada dan memenuhi. Misalkan dengan maka : Sehingga diperoleh Sebaliknya jika terdapat sedmikian sehingga untuk. Perhatikan bahwa untuk semua (karna jika maka ), berarti T satu-satu. Misalkan dan. Maka dan berarti. Teorema 2.6. Misalkan dan adalah barisan dalam ruang vektor U atas lapangan F dengan dan, dan misalkan ad lah barisan di F dengan. Maka dan demikian juga Misalkan, terdapat bilangan bulat N,M sedemikian sehingga untuk semua dan untuk semua. Pilih { }, untuk semua berlaku :

120 Maka terbukti bahwa Selanjutnya misalkan, terdapat bilangan bulat L sedemikian sehingga dan, untuk semua. Untuk semua berlaku ; Dan Bila diberikan, Misalkan { }, maka terbukti bahwa terdapat M sedemikian sehingga untuk semua. Terbukti akhirnya telah diketahui bahwa dan. Teorema 2.7. Misalkan W adalah subruang vektor dari U dan misalkan adalah transformasi linier pada W ke ruang Banach V, maka terdapat dengan tunggal pemetaan linier T dari W ke V sedeminian sehingga untuk setiap dan selanjutnya. Misalkan, berarti terdapat barisan di sedemikian sehingga, maka barisan adalah barisan Cauchy. Oleh karna hal ini berarti juga barisan Cauchy dan konvergen ke V karna V adalah ruang Banach. Misalkan adalah sebarang barisan di W dengan, maka juga konvergen. Akan dibuktikan bahwa. Diketahui bahwa, karna maka dari teorema 6 diperoleh. Sekarang didefinisikan pemetaan T dari ke V yaitu dimana dan barisan adalah barisan di W dengan. Selanjutnya akan dibuktikan T memenuhi teorema pertama misalkan, jika untuk setiap, maka dan karna untuk setiap, sementara itu diketahui. Selanjutnya misalkan dan, jika barisan dan adalah barisan di W dengan dan dari teorema 2.6 diperoleh, tetapi dan sekali lagi dengan teorema 2.6. diperoleh : Jadi T linier. ( ) Terakhir misalkan dengan. Jika barisan adalah barisan di dengan dari teorema6dipunyai untuk dari teorema 2.6 diperoleh : Jadi terbukti T terbatas dan maka :

121 { } { } { } Jadi Selanjutnya akan ditunjukkan bahwa tunggal. Misalkan adalah transformasi linier dari ke V sedemikian sehingga untuk semua. Misalkan dan misalkan pula barisan di sedemikian sehingga. Karna kontinu pada maka. Definisikan dan diketahui untuk setiap konsekwensinya, maka terbukti. 3. Kesimpulan/Saran Himpunan operator (pemetaan) linier dari ruang vektor U keruang vektor V yang dilambangkan membentuk ruang bernorma yang lengkap, sehingga himpunan tersebut juga membentuk ruang Banach. Daftar Pustaka [1] Conway, 1990, A Course In Fungtional Analysis,Springer-Verlag, New Yourk [2] G.F. Simon, 1963, Fintroduction to Topology and Modern Analysis,Mc Graw-Hill Book Company, Inc. [3] Hewit E and K Stromberg, 1969, Freal Abstract Analysis,Springer, Berlin [4] Kreyzig E, 1978, Fintroduction Fungtional Analysisi Whith Application,John Wilay & soon New Yourk [5] A.L Brawon and A. Page, 1970,Elements of Fungtional Analysisis,Butler & Tanner Ltd, LondoN [6] Lang Serge 1993, Algebra, Addison Weslay Publishing Company Inc