BAB IV PEMBAHASAN.

dokumen-dokumen yang mirip
Gambar 1 Halaman Home pada Tampilan Awal

@copyright User Manual E- Recruitment PT Pertamina (Persero)

Gambar 5.38 Tampilan Layar Entry Pesan

A. Langkah Awal Pendaftaran

BAB IV RANCANGAN USER INTERFACE

HELPDESK (IT) Isi: - New Ticket: - New Ticket - My Open Ticket - My Closed Ticket - Open Tickets - Tickets To Do - Closed Tickets

LAMPIRAN. Hari dan Tanggal : Senin, 17 October : 1. Bonnie Ayu Anggreini. (Recruitment & Selection Officer)

BFI Jobs. HC System & Architecture 2017 HC BFI

PANDUAN PENGISIAN FORMULIR ONLINE USMP POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE

NHS Uploader Manual. Versi 1.0. Liga Awami Februari 2011

BFI Jobs. HC System & Architecture 2017 HC BFI

PETUNJUK PENGGUNAAN SITUS

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

Daftar Isi PETUNJUK PEMAKAIAN APLIKASI NOMOR POKOK PERPUSTAKAAN

Gambar 1. Tampilan awal/ login user id

Handout. si MANJA. Sistem Informasi Manajemen Kinerja. Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Pemalang

DAFTAR ISI DAFTAR ISI... KATA PENGANTAR... PENDAHULUAN...

Oleh: Titus Permadi.

BAB 4 PERANCANGAN SISTEM INFORMASI HUMAN RESOURCES MANAGEMENT YANG DIUSULKAN PADA PT SERTCO QUALITY

Gambar Tampilan layar add position

Bab 4. Hasil dan Pembahasan

BAB 4 ANALISIS dan PERANCANGAN e-portfolio

USER MANUAL IMPORTIR. e-bpom

Code merupakan kode training; Facilitator merupakan. fasilitator/pendukung pelaksanaan training; merupakan tempat dilaksanakannya training; Attendance

Menggunakan Layanan FTP Server

Sosialisasi Sistem Pembayaran Melalui Bank Mandiri. Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2011 (SNMPTN 2011)

1. Home (Daftar Rekrutmen)

BAB 5 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. adalah penginstalan perangkat lunak SQL server terlebih dahulu lalu mengkopi sistem

MANUAL PENGGUNAAN SISTEM. Untuk bisa masuk kedalam menu utama admin maka masuk ke :

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN

Prosedur Menjalankan Aplikasi

PETUNJUK PENGGUNAAN E-RECRUITMENT IPC

USER 1. Pendaftaran Username 1 Konfirmasi Aktivasi 3

PETUNJUK PENGGUNAAN APLIKASI CAFÉ VERSI 1.0

ada submenu untuk pengaturan user.

the MOMENTS / the STORY / the GIFT Panduan Pemesanan Aspro Photo Designer v3.3.0

Oleh: Titus Permadi.

Akuntan, Divisi Gudang, Karyawan), divisi (Accounting & Finance, Marketing & Sales,

BROWSING DAN DOWNLOAD

UserName. Password. Footer

TATA CARA PENDAFTARAN ONLINE VERSI NARASI (Tata Cara Pendaftaran UM PNJ sama dengan cara di UMPN )

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI HASIL Kebutuhan Sistem Hardware dan Software Spesifikasi Perangkat Keras (Hardware)

BUKU MANUAL PENGGUNA WEB MAIL WONOGIRIKAB.GO.ID

Aplikasi Document Imaging untuk PT. XYZ dapat diakses melalui web browser

Oleh: Titus Permadi.

LEO CLUB MyLCI REPORTING GUIDEBOOK LEO CLUBS MULTIPLE DISTRICT 307 INDONESIA

BUKU PANDUAN UNTUK PENGGUNA

PANDUAN PELAMAR BADAN PEMERIKSA KEUANGAN

USER MANUAL HUMAN RESOURCE MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM (DOSEN LUAR BIASA)

Penggunaan Surat Elektronik Resmi di Lingkungan Kementerian Keuangan dan Fitur Pendukung

MANUAL REGISTRASI INSTITUSI

BAB X Upload File ke Internet

ATRI s Report Information System

Pemrograman PHP & MySQL

SISTEM INFORMASI PENERIMAAN SISWA BARU SMP NEGERI 1 PRAMBANAN BERBASIS WEB

Flexi Conference Client User Manual

Manual Pengguna Aplikasi Sindu SKA-RenStra

USER MANUAL INTRANET PT. ANGKASA PURA I

Gambar 4.13 STD Layar Menu Project Level Akses 4 dan Level Akses 3. Gambar 4.14 STD Layar Menu Project Level Akses 2 dan Level Akses 1

Petunjuk Upload Wordpress pada Website

PROSEDUR MENJALANKAN PROGRAM. Berikut ini merupakan tampilan user interface beserta keterangan dari user interface bersangkutan

No Output Informasi. 1 Neraca Aktiva dan Pasiva. 2 Laporan Laba-Rugi Laba/Rugi Kotor, Total HPP, Total

MENULIS SURAT LAMARAN + Dewi Anggraini, S.Psi, MA CURRICULUM VITAE

Berikut adalah prosedur / langkah-langkah dalam menjalankan program aplikasi kami :

LAMPIRAN : CARA MENJALANKAN PROGRAM

Gambar 3.1 Data Flow Diagram Level 0

PETUNJUK TEKNIS OPERASIONAL SISTEM INFORMASI TATA PERSURATAN SITP

Manual Penggunaan Aplikasi

Gambar Rancangan Layar Halaman Kuis Guru (Langkah Dua)

Halaman 0 PANDUAN PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI BUKU PELAUT ONLINE

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. 4.1 Spesifikasi Perangkat Keras dan Pera ngkat Lunak. program aplikasi dengan baik adalah sebagai berikut:

SIPP Online. User Manual SIPP Online

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. mempersiapkan kebutuhan system (baik hardware maupun software), persiapan

SISTEM SELEKSI CPNS NASIONAL BUKU PETUNJUK PENDAFTAR BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA JALAN MAYJEN SUTOYO NO. 12 CILILITAN, JAKARTA TIMUR

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Berikut ini adalah daftar spesifikasi perangkat lunak yang

Gambar 4.75 Layar mengedit event

User Manual SISTEM INFORMASI PERIZINAN TERPADU PERDAGANGAN DALAM NEGERI (SIPT PDN) MODUL PELAPORAN ANTAR PULAU UNTUK PELAKU USAHA

BAB IV DESKRIPSI SISTEM. terhadap sistem inventaris hardware serta sistem pengolahan data hardware

2. Klik Tools-Mail Merge Wizard hingga muncul kotak dialog seperti pada gambar 2.

APLIKASI E-PROCUREMENT

BAB 1. PENDAHULUAN Latar Belakang

Mengenal Microsoft Word 2010

MODUL PENGGUNAAN Biro Hukum Kementerian Keuangan - 31 Januarri 2017 ii

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

Berikut akan diterangkan cara penggunaan aplikasi staf payment yang diurutkan

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN. pada SMA Negeri 15 Surabaya. Penjelasan yang diberikan yaitu mengenai

BUKU PETUNJUK PENGGUNAAN APLIKASI DAN WEBSITE LAPORPAK

PANDUAN MUSRENBANG KECAMATAN

Panduan Praktek Pengaturan / Administrasi Pada Program Aplikasi INLISLite Versi 3 Oleh Aristianto Hakim, S.IPI 1

BAB 4. Perancangan e-hrm

PROSEDUR MANUAL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2012 PENDAHULUAN PETUNJUK PENGOPERASIAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK. Pengguna : Mahasiswa

Gambar 41 Isi Data DO Gambar 42 Status DO "DELIVERY ORDER RELEASED" Gambar 43 Notifikasi DO Released ke Freight Forwarder...

MANUAL REGISTRASI INSTITUSI

MODUL 7. Apakah Joomla itu? A. Pra-Instalasi Joomla. Tujuan : 1. Pengenalan Joomla 2. Installasi Joomla 3. Pengenalan Section dan Categories

Eksekusi file setup.exe yang ada dalam CD atau folder instalasi oracle.

Panduan Pengisian Aplikasi Pendaftaran SMUP Online

Membuat Homepage Pribadi

Aplikasi Komputer. Pengantar DataBase. Yusuf Elmande, S.Si., M.Kom. Modul ke: Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Program Studi Manajemen

User Manual Pengisian Sistem Informasi Seleksi Beasiswa Outreaching (SISBO) Untan

Transkripsi:

BAB IV PEMBAHASAN Penyimpanan arsip merupakan salah satu hal yang penting dalam penyelenggaraan kegiatan perkantoran di suatu perusahaan, Karena jika tidak diatur dengan baik maka akan dapat menimbulkan suatu masalah didalam menemukan kembali arsip yang dibutuhkan. Pada kantor pusat (head office) PT Sinar Sosro yang berada di kawasan Bekasi. Khususnya departemen HRD (Human Resource Development) divisi rekrutmen yang selama kurang lebih dua bulan menjadi tempat penulis melakukan Job Training, surat lamaran yang selalu diterima oleh divisi rekrutmen merupakan arsip dinamis aktif karena surat-surat lamaran tersebut selalu digunakan pada aktivitas sehari-hari oleh divisi rekrutmen. Sistem penyimpanan yang digunakan untuk menyimpan arsip berupa surat lamaran tersebut adalah sistem penyimpanan numerik. Sedangkan prosedur penyimpanan dan penemuan kembali arsip berupa surat lamaran pada PT Sinar Sosro merupakan perpaduan antara prosedur secara manual dan menggunakan Human Resource Information System atau HRIS.

4.1 Prosedur Penyimpanan Arsip Surat Lamaran Menggunakan HRIS Ada beberapa tahapan yang harus dilalui surat lamaran yang masuk di divisi rekrutmen sebelum surat-surat tersebut disimpan di dalam ordner, diantaranya: 1. Pemeriksaan Surat-surat lamaran yang masuk akan diperiksa terlebih dahulu, surat-surat tersebut akan diseleksi berdasarkan pendidikannya. Untuk lulusan SD sampai SMA, surat lamaran akan disimpan terpisah (tanpa dimasukkan datanya ke dalam komputer) yang nantinya akan dikirimkan ke kantor cabang produksi. Karena PT. Sinar Sosro khususnya kantor HO (Head Office) tidak memerlukan lagi tenaga kerja yang berpendidikan terakhir SD sampai SMA. 2. Menyimpan data ke dalam komputer Untuk selanjutnya surat-surat lamaran yang sudah diperiksa dan diseleksi akan dimasukkan datanya kedalam komputer. 3. Memberi tanda atau nomor Surat lamaran yang datanya telah dimasukkan kedalam komputer akan diberikan nomor secara otomatis, nomor tersebut akan ditulis secara manual pada sisi kanan atas surat lamaran. 4. Menyimpan Surat lamaran yang telah diberi nomor akan disimpan didalam ordner sesuai dengan nomor ordner yang telah tersedia. Dalam melakukan prosedur penyimpanan arsip berupa surat lamaran, divisi rekrutmen juga menggunakan sistem komputer yang dinamakan Human Resource Information System (HRIS) dengan menggunakan software Information Filing System (IFS). Dengan adanya HRIS data dari pelamar dapat disimpan dan ditemukan kembali dengan mudah, tanpa harus berlama-lama mencari surat lamaran di dalam gudang tempat penyimpanan arsip. Dalam sistem HRIS, surat lamaran yang telah dimasukkan datanya akan diberikan nomor. Nomor tersebut akan diberikan secara otomatis tergantung urutan surat lamaran ketika data dari surat lamaran tersebut dimasukkan atau disimpan ke dalam HRIS. Sistem nomor yang dipergunakan oleh divisi rekrutmen biasanya dimulai dari tahun surat tersebut diterima, untuk surat lamaran yang diterima tahun ini berarti nomor 37

surat akan diawali dengan nomor 2008, untuk surat lamaran tahun lalu berarti nomor surat akan diawali dengan nomor 2007, begitu pula tahun-tahun sebelumnya dan selanjutnya. Lalu akan dilanjutkan dengan nomor atau angka 000-000. Enam digit angka tersebut menunjukkan jumlah surat yang telah dimasukkan datanya ke dalam HRIS yang nantinya juga akan berfungsi sebagai nomor urut penyimpanan surat. Hal tersebut dilakukan agar pada saat ingin menemukan kembali surat lamaran, staf rekrutmen dapat dengan mudah menemukannya didalam ordner yang sebelumnya sudah diberi tanda urutan nomor yang tertera pada bagian samping ordner, biasanya didalam 1 (satu) ordner terdiri dari kurang lebih 200 surat atau data pelamar. Di dalam satu ordner biasanya sudah tersedia 8 (delapan) pembatas yang fungsinya membatasi setiap jumlah tertentu surat lamaran. Jika dalam satu ordner terdapat 200 surat maka untuk satu pembatas akan terdapat (kurang lebih) 25 surat. Berikut ini contoh kasus dalam penyimpanan arsip surat lamaran dengan menggunakan sistem numerik. Contoh Jika surat lamaran dimasukkan pada urutan ke 156 (seratus lima puluh enam), maka nomor penyimpanan surat lamaran tersebut adalah 2008-000-156. Yang akan ditulis secara manual pada kanan atas surat lamaran. Lalu surat lamaran tersebut akan disimpan ke dalam ordner yang bernomor 2008-000-001 s/d 2008-000-200. Dan berada pada pembatas ke enam yaitu diantara surat lamaran 150-175. 38

Prosedur penyimpanan arsip yang digunakan oleh divisi rekrutmen dengan dibantu oleh program HRIS mempunyai beberapa tahapan dalam menyimpan data para

pelamar. Berikut tahapan penyimpanan arsip berupa surat lamaran didalam program HRIS. 1. Membuka program HRIS di komputer. Pada layar komputer pilihlah Shortcut Sosro Go untuk memulai tahapan penyimpanan arsip berupa surat lamaran. Tampilan awal komputer beserta Shortcut Sosro Go dapat dilihat pada gambar 4.2. Setelah shoutcut Sosro Go diklik program HRIS akan berjalan dengan tampilan awal untuk login user name dan password pengguna seperti yang terlihat pada gambar 4.3. Login masuk HRIS biasanya sudah dimiliki oleh setiap karyawan HRD di PT Sinar Sosro. Klik Disini Gambar 4.2 Tampilan awal komputer

Login user name dan password Gambar 4.3 Tampilan saat login masuk 2. Membuka folder penyimpanan data surat lamaran Langkah selanjutnya, setelah masuk pada program HRIS/IFS akan terlihat ada beberapa folder yang dapat dipilih diantaranya general, personel administration, dan sebagainya. Untuk memasukkan data surat lamaran pilihlah folder recruitment yang ada pada layar komputer (lihat gambar 4.4). Lalu setelah folder recruitment terbuka akan tampil beberapa folder lagi diantaranya recruitment budget, plan recruitment process, job candidate, dan lain-lain. Tetapi untuk menyimpan data surat lamaran pilih folder Receive Application Letter (lihat gambar 4.5).

Di dalam folder Receive Applicant Letter, terdapat beberapa form yang bisa digunakan untuk mengisi data. Untuk menyimpan data surat lamaran kita akan menggunakan form Aplication Information (lihat gambar 4.6). Klik Disini Gambar 4.4 Tampilan IFS Navigator

Klik Disini Gambar 4.5 Tampilan setelah membuka folder recruitment

Klik Disini Gambar 4.6 Tampilan saat memilih folder applicant information 3. Memasukkan dan menyimpan data surat lamaran Setelah folder Applicant Information terbuka maka akan terlihat workspace applicant information. Untuk memulai workspace klik new. Setelah itu komputer akan secara otomatis memberikan nomor yang nantinya akan menjadi indeks untuk penyimpanan surat lamaran (bisa dilihat pada gambar 4.7). Pada workspace applicant information tersebut dapat terlihat beberapa item yang dapat diisi dengan data-data dari para pelamar, diantaranya:

1. General (gambar 4.8) Sebelum mengisi item general, terlebih dahulu harus mengisi kolom nama lengkap pelamar. Setelah kita dapat mengisi beberapa kolom diantaranya: 1. Applicant Source (informasi asal surat atau data yang kita dapatkan mengenai pelamar misalnya dari internet, surat, interview langsung, ataupun referensi dari karyawan). 2. Point of Hire kolom tersebut adalah data tempat dimana pelamar akan ditempatkan atau dipekerjakan misalnya HO untuk Head Office, CKG untuk daerah Cakung, dan lain-lain. 3. Setelah data-data tersebut dimasukkan kita dapat langsung menyimpannya dengan mengklik tool bar save. 2. Personal info (gambar 4.9) Personal Info berisi data-data pribadi pelamar seperti: 1. Place of Birth and Date of Birth yaitu tempat tanggal lahir, 2. Citizenship atau kewarganegaraan, 3. Gender atau jenis kelamin, 4. Marital Status atau status menikah atau belum menikah, 5. Blood Type atau golongan darah, dan 6. Religion atau agama. 3. Contact address (gambar 4.10) Berisi informasi mengenai alamat lengkap, nomor telepon dan handphone, serta alamat e-mail pelamar. 4. Education (gambar 4.11) Untuk pilihan Education, berisi riwayat pendidikan pelamar, seperti: 1) Educational Level Name (tingkat pendidikan) pilihannya SD, SMP, SMA, Sarjana Muda (D1, D2, dan D3), Sarjana dan Pasca Sarjana. 2) Educational Field Name atau bidang yang diambil selama masa pendidikan, misalnya akuntansi, teknik mesin, administrasi, dan lain-lain. 3) Educational Institution Name atau nama lembaga pendidikan yang diambil, misalnya Universitas Indonesia, Politeknik Negeri Jakarta, dan lain-lain. 4) Location atau daerah lembaga pendidikan tersebut berada. 5) GPA atau yang biasa kita kenal IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) 45

5. Work experiences (gambar 4.12) Work Experiences berisi pengalaman-pengalaman bekerja pelamar, seperti: 1) Industry Area Name berisi tentang industri yang di geluti oleh perusahaan pelamar sebelumnya, seperti: oil and gas, food, manufaktur, dan lain-lain 2) Start Date and End Date, tanggal pelamar masuk dan keluar dari perusahaan sebelumnya. 3) Company, nama perusahaan pelamar sebelumnya. 4) Location, tempat perusahaan tersebut berada. 5) Division, divisi tempat bekerja sebelumnya. 6. References (gambar 4.13) Berisi nama-nama orang yang dapat memberi informasi atau referensi mengenai pelamar. 7. Applied position (gambar 4.14) Applied Positions diisi bila pelamar mencantumkan jabatan yang diinginkan, title jabatan dan position ID yang diinginkan dapat terlihat atau tersedia didalam query yang telah tersimpan didalam sistem HRIS. Untuk mengaktifkan query tersebut kita dapat mengklik tool bar query atau search. 46

Gambar 4-7 Nomor penyimpanan Klik New Gambar 4.7 Tampilan workspace applicant information

Klik Disini Klik Save Gambar 4.8 Tampilan applicant information general

Klik Disini Gambar 4.9 Tampilan applicant information untuk personal info

Klik Disini Gambar 4.10 Tampilan applicant information untuk contact address

Klik Disini Gambar 4.11 Tampilan applicant information untuk education

Klik Disini Gambar 4.12 Tampilan applicant information untuk work experiences

Klik Disini Gambar 4.13 Tampilan applicant information untuk references

Klik Disini Klik Query Gambar 4.14 Tampilan applicant information untuk applied position 4.2 Penemuan Kembali Arsip Surat Lamaran Menggunakan HRIS Pada PT Sinar Sosro khususnya divisi rekrutmen penemuan kembali arsip berupa surat lamaran dilakukan secara manual dan secara mekanik. Secara manual dengan menggunakan catatan untuk menulis nomor surat lamaran yang diinginkan dan secara mekanik dengan menggunakan sistem HRIS dalam membantu menemukan kembali surat lamaran yang diinginkan. Berikut ini prosedur penemuan kembali arsip berupa surat lamaran oleh divisi rekrutmen berdasarkan pendidikan, karena pada PT Sinar Sosro sebagian besar pegawai diseleksi berdasarkan pendidikan. 1. Mengetahui jumlah pegawai yang dibutuhkan.

Hal ini sangat penting untuk mengetahui berapa jumlah pelamar yang akan dipanggil dan juga jumlah surat lamaran yang dibutuhkan. 2. Menentukan standar dan bidang pendidikan bagi calon pegawai. Hal tersebut tergantung dari keinginan dan kebutuhan department yang membutuhkan pegawai, misalnya department HRD sedang memerlukan staf administrasi maka surat lamaran yang akan dicari berlatarbelakang pendidikan S1 atau D3 administrasi atau sekretaris dengan IPK min 2,90. 3. Mencari data pelamar dalam sistem HRIS Proses atau prosedur penemuan kembali surat lamaran dengan menggunakan HRIS sebenarnya tidak jauh berbeda dengan proses memasukkan data pelamar ke dalam HRIS, hanya dalam penggunaan menu item saja yang berbeda. Dengan mencari didalam HRIS data-data yang dibutuhkan akan lebih mudah ditemukan, seperti melihat level pendidikan, IPK dan nama institusi pendidikan. Tanpa harus melihat-lihat terlebih dahulu surat lamarannya. 4. Menuliskan nomor surat lamaran yang akan diseleksi Setelah mengetahui nomor indeks surat lamaran yang diinginkan, staf rekrutmen dapat menuliskan nomor tersebut ke dalam secarik kertas secara manual agar mudah dalam mengingat nomor surat lamaran yang akan diambil di dalam lemari penyimpanan arsip. 5. Mengambil surat lamaran yang diinginkan kedalam lemari penyimpan. Setelah mengetahui nomor surat lamaran yang diinginkan, surat tersebut dapat segera diambil pada lemari penyimpan arsip yang terdapat digudang penyimpanan. 55

Permintaan pegawai baru Penentuan spesifikasi calon Pencarian data dalam HRIS Penentuan surat lamaran yang akan diseleksi Pengambilan surat lamaran berdasarkan nomor Gambar 4.15 Alur penemuan kembali surat lamaran Sumber: Data Diolah Untuk penyimpanan arsip, departemen HRD mempunyai gudang penyimpanan tersendiri dan berbeda dengan departemen-departemen yang lain, sehingga dapat memudahkan dalam mengambil arsip-arsip yang dibutuhkan tanpa membutuhkan birokrasi yang panjang. Berikut akan dijelaskan tahapan dalam menemukan kembali arsip berupa lamaran dengan menggunakan HRIS. 56

1. Membuka program HRIS di komputer Untuk membuka program HRIS dalam penemuan kembali data pelamar sama seperti ketika memasukkan data, mulai dari meng-klik shortcut Sosro GO sampai login username dan password (Lihat gambar 4.16 dan 4.17). Klik Disini Gambar 4.16 Tampilan awal pencarian arsip

Login user name dan password Gambar 4.17 Tampilan saat login masuk 2. Membuka folder penemuan kembali data pelamar Setelah masuk pada program HRIS/IFS, kembali akan terlihat ada beberapa navigator menu. Untuk menemukan kembali data surat lamaran yang telah dimasukkan pilih folder recruitment yang ada pada layar komputer (gambar 4.18). Selanjutnya pilih folder Receive Application Letter untuk menemukan kembali data pelamar (gambar 4.19). Setelah folder Receive Applicant Letter terbuka, tampil beberapa form. Untuk mencari atau menemukan kembali data pelamar form yang digunakan adalah Overview- Applicant Education (gambar 4.20). Karena kandidat calon pegawai yang dibutuhkan berdasarkan latar belakang pendidikannya.

Klik Disini Gambar 4.18 Tampilan IFS Navigator

Klik Disini Gambar 4.19 Tampilan saat memilih folder receive applicant letter

Klik Disini Gambar 4.20 Tampilan saat memilih folder applicant education 3. Menemukan kembali data pelamar Setelah menu item Overview-Applicant Education terbuka, Untuk mulai mencari data pelamar klik tool bar query (lihat gambar 4.21). Pada tampilan query akan terlihat beberapa item pilihan, untuk mencari data pelamar yang berdasarkan pendidikan administrasi (contoh: administrasi niaga) ketik pada kolom value yang sejajar dengan item Education Field Name (gambar 4.22). Karakter % memiliki fungsi menggantikan beberapa karakter (huruf, angka) dalam proses query data. Setelah itu klik OK. Dalam daftar pada gambar 4.23 dapat terlihat Appicant Id yang merupakan nomor penyimpanan surat lamaran, untuk status yang diberikan secara otomatis oleh komputer ketika menyimpan data dari pelamar mempunyai beberapa penjelasan, yaitu:

1. Pooled yaitu keterangan bahwa nama tersebut masih menjadi calon pegawai. Baik yang belum diseleksi ataupun yang dalam proses seleksi. 2. Decline yaitu keterangan bahwa data pelamar tersebut sudah tidak bisa digunakan atau dipanggil karena tidak lolos seleksi sebelumnya 3. Reserved yaitu keterangan bahwa pelamar tersebut telah lolos seleksi sebagai pegawai namun belum resmi bekerja. Untuk melihat lebih rinci data dari pelamar geser tampilan ke sebelah kanan (lihat pada gambar 4.24), lalu akan terlihat beberapa keterangan yang terpenting seperti GPA atau IPK yang menjadi standar dalam mencari calon pegawai. Setelah menemukan arsip atau data yang dicari dengan bantuan HRIS dan mencatat nomor surat, langkah selanjutnya staf rekrutmen dapat mengetahui secara pasti mengenai lokasi penyimpanan arsip. Sehingga memudahkan dalam menemukan kembali arsip yang dibutuhkan. Klik Query/Search Gambar 4.21 Tampilan work space applicant education

Klik OK Tulis kriteria yang diinginkan Gambar 4.22 Tampilan saat menggunakan query

Nomor penyimpanan surat lamaran Gambar 4.23 Tampilan daftar data pelamar yang akan dicari

Geser ke kanan Gambar 4.24 Tampilan setelah digeser kesebelah kanan Sumber Departemen HRD PT. Sinar Sosro 4.3 Keuntungan dan Kelemahan Menggunakan HRIS Dalam menggunakan Human Resource Information System atau HRIS PT Sinar Sosro mendapatkan banyak keuntungan. Keuntungan yang dapat diperoleh jika mengunakan HRIS dalam membantu menyimpan data karyawan dan membantu dalam sistem penyimpanan arsip adalah: 1. Akses informasi tentang data pelamar lebih cepat dan lebih mudah ditemukan serta akurat karena langsung ke sumber data pada sistem. 2. Dapat melakukan permintaan Sumber Daya Manusia (SDM) secara on-line dengan demikian akan didapatkan respon dengan lebih cepat dari pejabat yang berkompeten menyetujui dan dan juga dari HRD.

3. Dapat melihat rencana atau jadwal perencanaan seleksi penerimaan karyawan. 4. Dapat memperoleh info tentang permintaan karyawan melalui e-mail 5. Komputer akan secara otomatis memberikan nomor file untuk surat lamaran yang akan disimpan dan dapat kita catat pada bagian kanan atas surat lamaran. Tetapi secanggih-canggihnya suatu sistem pasti ada beberapa kelemahan yang dimiliki oleh sistem tersebut. Begitu pula dengan Human Resource Information System yang digunakan oleh divisi rekrutmen PT Sinar Sosro dalam menyimpan dan menemukan kembali arsip surat lamaran, diantaranya adalah: 1. Multi user, jika digunakan lebih dari dua user maka koneksi akan menjadi lebih lambat (loading lama). 2. Koneksi dari server sering terputus tiba-tiba jika ada gangguan. 3. Jika terjadi listrik padam, maka loading dari server akan menjadi lebih lama atau lambat. 4.4 Hambatan yang dihadapi Walaupun pada praktiknya HRIS telah memberikan banyak manfaat dalam membantu penyimpanan dan penemuan kembali arsip, tetapi HRIS masih menemui hambatan dalam penerapannya. Hambatan yang dihadapi adalah ketika menggunakan query. Query tidak bisa mencantumkan data yang spesifik seperti yang diinginkan karena sudah ada drop down list yang mencatumkan beberapa kriteria yang bersifat umum, sehingga untuk data yang lebih spesifik dan tidak ada di dalam drop down list maka hanya bisa menggunakan opsi others. Hal ini akan menyulitkan dalam penemuan kembali surat lamaran berdasarkan kriteria yang spesifik tersebut. 66

67