OPERASI DAN ISOMORFISMA PADA GRAF FUZZY M-STRONG

dokumen-dokumen yang mirip
G : ( σ, µ ) dengan himpunan titik S yaitu

KOMPLEMEN GRAF FUZZY

SIFAT-SIFAT GRAF SIKEL DENGAN PELABELAN FUZZY

MATHunesa (Volume 3 No 3) 2014

ANTI SUBGRUP FUZZY. Kata Kunci: Lower level subset, Anti subgrup fuzzy, Lower Level Subgrup.

OPERASI PADA GRAF FUZZY

Saman Abdurrahman Program Studi Matematika Fakultas MIPA Universitas Lambung Mangkurat Jl. Jend. A. Yani km 36 Banjarbaru

HOMOMORFISMA DAN ANTI-HOMOMORFISMA DARI LEVEL SUBGRUP DALAM SUBGRUP FUZZY

PATH KUAT TERKUAT DAN JARAK KUAT TERKUAT DALAM GRAF FUZZY. Lusia Dini Ekawati 1, Lucia Ratnasari 2. Jl. Prof. H. Soedarto, S. H, Tembalang, Semarang

IMAGE DAN PRE-IMAGE TRANSLASI PADA GRUP FUZZY INTUITIONISTIK. Dian Pratama

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Relasi Kongruensi Fuzzy pada Grup dan Grup Hasil Bagi

Kaitan Antara Homomorfisma Pada Graf dan Homomorfisma Pada Aljabar Graf

Gita Sari Adriani, Pardi Affandi, M. Ahsar Karim Program Studi Matematika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Graf Fuzzy Produk. Fery Firmansyah 1 dan Bayu Surarso 2. Jl.Prof.Soedarto, S.H Semarang 50275

IDEAL FUZZY NEAR-RING. Saman Abdurrahman, Na imah Hijriati, Thresye

Kekuatan Tak Reguler Sisi Total Pada Graf Umbrella dan Graf Fraktal

Jurnal Matematika Murni dan Terapan Vol. 4 No. 2 Desember 2010: IDEAL MAKSIMAL DAN IDEAL PRIMA NEAR-RING

MATHunesa Jurnal Ilmiah Matematika Volume 3 No.6 Tahun 2017 ISSN

IDEAL PRIMA FUZZY DI SEMIGRUP

R-SUBGRUP NORMAL FUZZY NEAR-RING

Arie Wijaya, Yuni Yulida, Faisal

DEKOMPOSISI PRA A*-ALJABAR

Saman Abdurrahman Program Studi Matematika Fakultas MIPA Universitas Lambung Mangkurat Jl. Jend. A. Yani km 36 Banjarbaru

Saman Abdurrahman Program Studi Matematika Fakultas MIPA Universitas Lambung Mangkurat Jl. Jend. A. Yani km 36 Banjarbaru

PENYELESAIAN MASALAH LINTASAN TERPENDEK FUZZY DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA CHUANG KUNG DAN ALGORITMA FLOYD

Pelabelan Product Cordial Graf Gabungan pada Beberapa Graf Sikel dan Shadow Graph Sikel

HUTAN DAN SIKEL PADA GRAF FUZZY

PENDAHULUAN. 1. Himpunan

Graf dan Operasi graf

KAJIAN SIFAT SIFAT GRAF PEMBAGI-NOL DARI RING KOMUTATIF DENGAN ELEMEN SATUAN

RUANG TOPOLOGI LEMBUT KABUR

GRAF RAMSEY (K 1,2, C 4 )-MINIMAL DENGAN DIAMETER 2

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Rizkun As Syirazi, Thresye, Nurul Huda Program Studi Matematika Fakultas MIPA Universitas Lambung Mangkurat

AUTOMORFISME GRAF BINTANG DAN GRAF LINTASAN

MATHunesa (Volume 3 No 3) 2014

TEORI HIMPUNAN. A. Penyajian Himpunan

PROSIDING SEMINAR NASIONAL STATISTIKA UNIVERSITAS DIPONEGORO 2013 ISBN: DUA TIPE PEMETAAN KONTRAKTIF PADA RUANG METRIK CONE

II. TINJAUAN PUSTAKA. Pada bab ini akan diuraikan mengenai konsep teori grup, teorema lagrange dan

Edisi Agustus 2014 Volume VIII No. 2 ISSN NILAI TOTAL KETAKTERATURAN TOTAL DARI DUA COPY GRAF BINTANG. Rismawati Ramdani

II. TINJAUAN PUSTAKA. Pengkajian pertama, diulas tentang definisi grup yang merupakan bentuk dasar

Beberapa Sifat Modul Tersuplemen lemah (Weakly Supplemented Module)

ALGORITMA RUTE FUZZY TERPENDEK UNTUK KONEKSI SALURAN TELEPON

SIFAT-SIFAT PEMETAAN BILINEAR

PENENTUAN RAINBOW CONNECTION NUMBER PADA HASIL OPERASI CARTESIAN PRODUCT TERHADAP GRAF LINGKARAN DAN GRAF BIPARTIT LENGKAP DENGAN GRAF LINTASAN

A4 : Subsemigrup Fuzzy Karyati, Sri Wahyuni, Budi Surodjo, Setiadji

BAB 2 GRAF PRIMITIF. 2.1 Definisi Graf

KAJIAN MENGENAI SYARAT CUKUP POLYNOMIAL KROMATIK GRAF TERHUBUNG MEMILIKI AKAR-AKAR KOMPLEKS

Bilangan Terhubung-Total Pelangi untuk Beberapa Graf Amalgamasi

IDEAL DIFERENSIAL DAN HOMOMORFISMA DIFERENSIAL. Na imah Hijriati, Saman Abdurrahman, Thresye

Aljabar Linier. Kuliah

Saman Abdurrahman. Universitas Lambung Mangkurat,

HALAMAN PENGESAHAN. : Derajat Titik pada Graf Fuzzy. Telah diujikan pada sidang Tugas Akhir tanggal 23 Februari 2011

K-ALJABAR. Iswati dan Suryoto Jurusan Matematika FMIPA UNDIP Jl. Prof. H. Soedarto, S.H, Semarang 50275

UNIVERSITAS INDONESIA. PELABELAN TOTAL (a, d)-busur ANTI AJAIB PADA GABUNGAN GRAF KORONA DAN GABUNGAN GRAF PRISMA TESIS

DIMENSI METRIK PADA BEBERAPA KELAS GRAF

NILAI KETAKTERATURAN TOTAL SISI DARI GRAF TANGGA (STAIR GRAPH)

Pelabelan Harmonis Ganjil pada Kelas Graf Baru Hasil Operasi Gabungan

GRUP HOMOLOGI DARI RUANG TOPOLOGI. Denik Agustito 1, Sriwahyuni 2

AUTOMORFISME GRAF LENGKAP DENGAN PENDEKATAN TEORI GRUP. Mulyono. Abstrak. ( ), dapat disimpulkan bahwa

Pelabelan Harmonis Ganjil pada Kelas Graf Baru Hasil Operasi Cartesian Product

PELABELAN FUZZY PADA GRAF. Siti Rahmah Nurshiami, Suroto, dan Fajar Hoeruddin Universitas Jenderal Soedirman.

SEMIGRUP BENTUK BILINEAR TERURUT PARSIAL DALAM BATASAN SUBHIMPUNAN FUZZY

BILANGAN STRONG RAINBOW CONNECTION UNTUK GRAF RODA DAN GRAF KUBIK

Fungsi Generalisasi Supra Kontinu Pada Ruang Supra Topologi

BAB 2 LANDASAN TEORI

PELABELAN TOTAL TAK TERATUR TOTAL PADA GRAF BUNGA

PELABELAN SELIMUT H-AJAIB SUPER PADA KELAS GRAF ILALANG DAN HASIL KORONASI DUA GRAF

KARAKTERISTIK POHON FUZZY

SUATU KAJIAN TENTANG HIMPUNAN FUZZY INTUISIONISTIK

BAB I PENDAHULUAN. dari suatu graf G disebut himpunan titik G, dinotasikan dengan V(G) dan

Pelabelan Total (a, d)-simpul Antimagic pada Digraf Matahari

Penggunaan Algoritma Kruskal yang Diperluas untuk Mencari Semua Minimum Spanning Tree Tanpa Konstren dari Suatu Graf

BAB III. Standard Kompetensi. 3. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian homomorfisma ring dan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

ENUMERASI DIGRAF TIDAK ISOMORFIK

SEKILAS TENTANG GRAPH. Oleh: Baso Intang Sappaile

BAB I PENDAHULUAN. Struktur aljabar merupakan suatu himpunan tidak kosong yang dilengkapi

PELABELAN GRACEFUL SISI-GANJIL PADA GRAF WEB W(2,n) Jl. Prof. H. Soedarto, S.H. Semarang 50275

BILANGAN STRONG RAINBOW CONNECTION UNTUK GRAF GARIS, GRAF MIDDLE DAN GRAF TOTAL

TINGKATAN SUBGRUP DARI SUBHIMPUNAN FUZZY

RING FUZZY DAN SIFAT-SIFATNYA FUZZY RING AND ITS PROPERTIES

Matematika Komputasional. Himpunan. Oleh: M. Ali Fauzi PTIIK - UB

Bilangan Kromatik Dominasi pada Graf-Graf Hasil Operasi Korona

II.TINJAUAN PUSTAKA. Pada bab ini akan dijelaskan tentang definisi serta konsep-konsep yang mendukung

BAB 2 LANDASAN TEORI

PELABELAN GRACEFUL, SKOLEM GRACEFUL DAN PELABELAN PADA GRAF ( )

DEFINISI. Himpunan (set) adalah kumpulan objekobjek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

Khunti Qonaah, Mania Roswitha, dan Pangadi Program Studi Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret

DIMENSI PARTISI PADA GRAF C m K n, GRAF C m [P n ],

ALTERNATIF PEMBUKTIAN DAN PENERAPAN TEOREMA BONDY. Hasmawati Jurusan Matematika, Fakultas Mipa Universitas Hasanuddin

Transkripsi:

OPERASI DAN ISOMORFISMA PADA GRAF FUZZY M-STRONG Adelia Niken Puspitasari, Na imah Hijriati Program Studi MatematikaFakultas MIPA Universitas Lambung Mangkurat email: adelianiken@gmail.com ABSTRAK Graf fuzzy M-strong bagian dari graf fuzzy yang derajat keanggotaan sisinya sama dengan minimal dari derajat keanggotaan dua titik yang menghubungkannya. Tujuan dari penelitian ini adalah membuktikan sifat tertutup graf fuzzy M-strong pada operasi join, cartesian product, komposisi beserta komplemennya dan juga membuktikan sifat isomorfisma dari Hasil dari penelitian ini yaitu join dari dua buah graf fuzzy merupakan graf fuzzy M-strong jika dan hanya jika keduanya merupakan Cartesian product dan komposisi dari dua buah graf fuzzy M-strong akan menghasilkan suatu Jika komplemen dari komplemen graf fuzzy sama dengan graf fuzzy itu sendiri, maka graf fuzzy tersebut graf fuzzy M- strong. Jika terdapat graf fuzzy GG dan GG yang isomorfik maka GG merupakan graf fuzzy M-strong jika dan hanya jika GG juga merupakan Jika graf fuzzy GG isomorfik co-weak dengan graf fuzzy M-strong GG maka GG juga merupakan graf fuzzy M-strong dan jika GG isomorfik dengan GG maka GG terhubung jika dan hanya jika GG juga terhubung. Kata kunci: graf fuzzy, graf fuzzy M-strong, isomorfisma graf fuzzy M-strong 1. PENDAHULUAN Graf merupakan salah satu bidang bahasan matematika yang digunakan untuk mempresentasikan objek-objek sebagai titik dan hubungan antara objekobjek tersebut sebagai garis yang terdiri atas dua himpunan yaitu himpunan tidak kosong VV(GG) yang anggotanya disebut titik dan himpunan EE(GG) yang anggotanya disebut sisi. Dalam perkembangan teori himpunan telah dikembangkan mengenai himpunan fuzzy. Himpunan fuzzy adalah himpunan yang keanggotaannya memiliki nilai kekaburan/kesamaran antara salah dan benar yang didefinisikan sebagai suatu himpunan dengan derajat keanggotaan dari anggotanya adalah bilangan riil yang terdapat dalam interval tertutup [0,1]. Salah satu hasil dari perluasan teori graf dan himpunan fuzzy adalah graf fuzzy, yang diperoleh dengan memberikan derajat keanggotaan yang mencakup bilangan riil dalam interval tertutup [0,1] pada setiap titik dan sisi dari suatu graf. Pada graf fuzzy nilai derajat keanggotaan sisinya kurang dari atau sama dengan minimum dari nilai derajat keanggotaan dua titik yang menghubungkannya. Salah satu konsep keterhubungan pada graf fuzzy adalah isomorfisma, dimana dua buah graf fuzzy GG 1 dan GG 2 dikatakan isomorfik apabila ada pemetaan bijektif dari himpunan titik dan sisi di GG 1 ke GG 2 sehingga derajat keanggotaan titik dan sisi pada graf fuzzy GG 1 sama dengan derajat keanggotaan titik dan sisi dari hasil pemetaan bijektif di GG 2. Salah satu subclass dari graf fuzzy adalah graf fuzzy M-

strong yang nilai derajat keanggotaan sisinya sama dengan minimum dari nilai derajat keanggotaan dua titik yang menghubungkannya. Berdasarkan penulisan diatas maka dalam penelitian ini akan dibahas sifat tertutup dari graf fuzzy M-strong pada saat dioperasikan dan juga isomorfisma dari graf fuzzy M-strong tersebut. 2. TINJUAN PUSTAKA Berikut diberikan beberapa definisi yang berhubungan dengan pembahasan operasi dan isomorfisma pada graf fuzzy. Definisi 1 [4] Diberikan GG = (VV, EE) adalah suatu graf dengan himpunan titik VV dan himpunan sisi EE VV VV. Misalkan σσ dan μμ adalah berturut-turut merupakan subset fuzzy V dan EE, maka (σσ, μμ) disebut graf fuzzy dari GG jika μμ(xx, yy) σσ(xx) σσ(yy) untuk semua (xx, yy) EE. Definisi 2 [1] Gabungan GG = GG 1 GG 2 dari dua graf fuzzy GG 1 = (VV 1, EE 1 ) dan GG 2 = (VV 2, EE 2 ) didefinisikan sebagai graf fuzzy (σσ 1 σσ 2, μμ 1 μμ 2 ) dari GG = (VV 1 VV 2, EE 1 EE 2 ) dengan σσ 1 (uu) jjjjjjjj uu VV 1 \VV 2 (i) (σσ 1 σσ 2 )(uu) = σσ 2 (uu) jjjjjjjj uu VV 2 \VV 1 σσ 1 (uu) σσ 2 (uu) jjjjjjjj uu VV 1 VV 2 μμ 1 (uu, vv) jjjjjjjj (uu, vv) EE 1 \EE 2 (ii) (μμ 1 μμ 2 )(uu, vv) = μμ 2 (uu, vv) jjjjjjjj (uu, vv) EE 2 \EE 1 μμ 1 (uu, vv) μμ 2 (uu, vv) jjjjjjjj (uu, vv) EE 1 EE 2 Definisi 3 [1] Join dari dua graf fuzzy GG 1 = (VV 1, EE 1 ) dan GG 2 = (VV 2, EE 2 ) didefinisikan sebagai suatu graf fuzzy (σσ 1 + σσ 2, μμ 1 + μμ 2 ) pada GG = (VV, EE), dimana VV = VV 1 VV 2 dan EE = EE 1 EE 2 EE. Dan diasumsikan bahwa VV 1 VV 2 = dan EE adalah himpunan dari semua garis yang menggabungkan titik-titik dari VV 1 dengan titik-titik dari VV 2. Himpunan-himpunan fuzzy σσ 1 + σσ 2 dan μμ 1 + μμ 2 didefinisikan sebagai berikut (i) (σσ 1 + σσ 2 )(uu) = (σσ 1 σσ 2 )(uu), uu VV 1 VV 2 (ii) (μμ 1 + μμ 2 )(uu, vv) = σσ 1(uu) σσ 2 (vv) jjjjjjjj (uu, vv) EE (μμ 1 μμ 2 )(uu, vv) jjjjjjjj (uu, vv) EE 1 EE 2 Definisi 4 [1] Cartesian product dari dua graf fuzzy GG 1 = (VV 1, EE 1 ) dan GG 2 = (VV 2, EE 2 ) didefinisikan sebagai suatu graf fuzzy (σσ 1 σσ 2, μμ 1 μμ 2 ) pada GG = (VV, EE), dimana VV = VV 1 VV 2 dan EE = (uuuu 2 ), (uuvv 2 ) uu VV 1, (uu 2, vv 2 ) EE 2 (uu 1 ww), (vv 1 ww) (uu 1, vv 1 ) EE 1, ww VV 2, dengan himpunan - himpunan fuzzy σσ 1 σσ 2 dan μμ 1 μμ 2 didefinisikan sebagai (i) (σσ 1 σσ 2 )(uu 1 uu 2 ) = σσ 1 (uu 1 ) σσ 2 (uu 2 ) (ii) (μμ 1 μμ 2 ) (uuuu 2 ), (uuvv 2 ) = σσ 1 (uu) μμ 2 (uu 2, vv 2 ), uu VV 1, (uu 2, vv 2 ) EE 2 47

Opersi dan Isomorfisma pada Graf Fuzzy M-Strong - Adelia Niken Puspitasari, Na imah Hijriati (μμ 1 μμ 2 ) (uu 1 ww), (vv 1 ww) = μμ 1 (uu 1, vv 1 ) σσ 2 (ww), (uu 1, vv 1 ) EE 1, ww VV 2 Definisi 5 [1] Komposisi GG = GG 1 [GG 2 ] dari dua graf fuzzy GG 1 = (VV 1, EE 1 ) dan GG 2 = (VV 2, EE 2 ) didefinisikan sebagai sebuah graf fuzzy (σσ 1 [σσ 2 ], μμ 1 [μμ 2 ]) dalam GG = (VV, EE 0 ) dimana VV = VV 1 VV 2 dddddd EE 0 = EE EE, dengan EE = (uuuu 2 ), (uuvv 2 ) uu VV 1, (uu 2, vv 2 ) EE 2 (uu 1 ww), (vv 1 ww) (uu 1, vv 1 ) EE 1, ww VV 2, dan EE = (uu 1 ww 1 ), (vv 1 ww 2 ) (uu 1, vv 1 ) EE 1, ww 1 ww 2. Himpunan-himpunan fuzzy σσ 1 [σσ 2 ] dan μμ 1 [μμ 2 ] didefinisikan sebagai σσ 1 [σσ 2 ] = (σσ 1 σσ 2 ) pada VV 1 VV 2, μμ 1 [μμ 2 ] = μμ 1 μμ 2 pada E dan μμ 1 [μμ 2 ] (uu 1 ww 1 ), (vv 1 ww 2 ) = μμ 1 (uu 1, vv 1 ) σσ 2 (ww 1 ) σσ 2 (ww 2 ) pada EE. Definisi 6 [5] Komplemen dari sebuah graf fuzzy (σσ, μμ) didefinisikan sebagai sebuah graf fuzzy (σσ CC, μμ CC ), dimana σσ CC dan μμ CC didefinisikan oleh (i) σσ CC (vv) = σσ(vv) untuk semua vv VV (ii) μμ CC (uu, vv) = σσ(uu) σσ(vv) μμ(uu, vv) untuk semua uu, vv VV Definisi 7 [3] Diberikan GG: (σσ, μμ) dan GG : (σσ, μμ ) merupakan graf fuzzy dengan himpunan titik berturut-turut VV dan VV. Graf fuzzy GG dan GG dikatakan homomorfisma saat pemetaan h: VV VV memenuhi (i) σσ(xx) σσ (h(xx)) untuk setiap xx VV (ii) μμ(xx, yy) μμ (h(xx), h(yy)) untuk setiap xx, yy VV Definisi 8 [3] Diberikan GG: (σσ, μμ) dan GG : (σσ, μμ ) merupakan graf fuzzy dengan himpunan titik berturut-turut VV dan VV. Graf fuzzy GG dan GG dikatakan isomorfisma weak saat suatu pemetaan h: VV VV dengan h homomorfisma bijektif yang memenuhi σσ(xx) = σσ (h(xx)) untuk setiap xx VV Definisi 9 [3] Diberikan GG: (σσ, μμ) dan GG : (σσ, μμ ) merupakan graf fuzzy dengan himpunan titik berturut-turut VV dan VV. Graf fuzzy GG dan GG dikatakan isomorfisma co-weak saat pemetaan h: VV VV dengan h homomorfisma bijektif yang memenuhi μμ(xx, yy) = μμ (h(xx), h(yy)) untuk setiap xx, yy VV Definisi 10 [3] Diberikan GG: (σσ, μμ) dan GG : (σσ, μμ ) merupakan graf fuzzy dengan himpunan titik berturut-turut VV dan VV. Graf fuzzy GG dan GG dikatakan isomorfisma saat pemetaan h: VV VV dengan h homomorfisma bijektif yang memenuhi (i) σσ(xx) = σσ (h(xx)) untuk setiap xx VV (ii) μμ(xx, yy) = μμ (h(xx), h(yy)) untuk setiap xx, yy VV dan dinotasikan dengan GG GG. Definisi 11 [2]

Diberikan (σσ, μμ) suatu graf fuzzy dari GG = (VV, EE). (σσ, μμ) disebut graf fuzzy M- strong pada GG jika μμ(uu, vv) = σσ(uu) σσ(vv) untuk setiap (uu, vv) EE. 3. METODOLOGI Metode yang digunakan bersifat studi literatur. Prosedur yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengumpulkan dan mempelajari bahan-bahan yang berkaitan dengan graf, isomorfisma pada graf, himpunan fuzzy, graf fuzzy dan isomorfisma pada graf fuzzy, mempelajari operasi dan isomorfisma pada graf serta graf fuzzy, membuktikan sifat tertutup operasi pada graf fuzzy M-strong beserta isomorfismanya, dan menarik kesimpulan. 4. HASIL DAN PEMBAHASAN Pada subbab ini akan dibuktikan proposisi mengenai join, Cartesian product, komposisi, komplemen serta isomorfisma dari 3.1 Join Dari Dua Graf Fuzzy M-strong Proposisi 1 [1] GG 1 + GG 2 merupakan graf fuzzy M-strong jika dan hanya jika GG 1 dan GG 2 keduanya merupakan ( ) Diketahui GG 1 + GG 2 merupakan graf fuzzy M-strong, dan akan dibuktikan GG 1 dan GG 2 keduanya merupakan Ambil sebarang (uu, vv) EE(GG 1 + GG 2 ) (a) Jika (uu, vv) EE 1 \EE 2, diperoleh μμ 1 (uu, vv) = (μμ 1 + μμ 2 )(uu, vv) = (σσ 1 + σσ 2 )(uu) (σσ 1 + σσ 2 )(vv), (uu, vv) = σσ 1 (uu) σσ 1 (vv) (b) jika (uu, vv) EE 2 \EE 1, diperoleh μμ 2 (uu, vv) = (μμ 1 + μμ 2 )(uu, vv) = (σσ 1 + σσ 2 )(uu) (σσ 1 + σσ 2 )(vv), (uu, vv) = σσ 2 (uu) σσ 2 (vv) Berdasarkan (a) dan (b) terbukti jika GG 1 + GG 2 graf fuzzy M-strong maka GG 1 dan GG 2 juga merupakan ( ) Jika GG 1 dan GG 2 merupakan graf fuzzy M-strong, maka GG 1 + GG 2 juga merupakan (a) Ambil sebarang (uu, vv) EE 1, diperoleh (μμ 1 + μμ 2 )(uu, vv) = μμ 1 (uu, vv) = σσ 1 (uu) σσ 1 (vv) (b) Ambil sebarang (uu, vv) EE 2, diperoleh (μμ 1 + μμ 2 )(uu, vv) = μμ 2 (uu, vv) = σσ 2 (uu) σσ 2 (vv) 49

Opersi dan Isomorfisma pada Graf Fuzzy M-Strong - Adelia Niken Puspitasari, Na imah Hijriati (c) Jika (uu, vv) EE 1 EE 2, diperoleh (μμ 1 + μμ 2 )(uu, vv) = (μμ 1 μμ 2 )(uu, vv) = μμ 1 (uu, vv) μμ 2 (uu, vv) tanpa menghilangkan keumuman maka dapat diasumsikan (i) μμ 1 (uu, vv) > μμ 2 (uu, vv) sehingga diperoleh (μμ 1 + μμ 2 )(uu, vv) = μμ 1 (uu, vv) μμ 2 (uu, vv) = μμ 1 (uu, vv) = σσ 1 (uu) σσ 1 (vv) (ii) jika diasumsikan μμ 2 (uu, vv) > μμ 1 (uu, vv) diperoleh (μμ 1 + μμ 2 )(uu, vv) = μμ 1 (uu, vv) μμ 2 (uu, vv) = μμ 2 (uu, vv) = σσ 2 (uu) σσ 2 (vv) (d) jika (uu, vv) EE, diperoleh (μμ 1 + μμ 2 )(uu, vv) = σσ 1 (uu) σσ 2 (vv) Berdasarkan (a), (b), (c) dan (d) terbukti jika GG 1 dan GG 2 merupakan graf fuzzy M- strong maka GG 1 + GG 2 juga merupakan Dengan pembuktian tersebut maka terbukti, GG 1 + GG 2 merupakan graf fuzzy M- strong jika dan hanya jika GG 1 dan GG 2 keduanya merupakan 3.2 Cartesian Product Dua Graf Fuzzy M-strong Proposisi 2 [1] Jika GG 1 dan GG 2 merupakan graf fuzzy M-strong, maka GG 1 GG 2 juga merupakan (a) jika uu VV 1, (uu 2, vv 2 ) EE 2, diperoleh (μμ 1 μμ 2 ) (uuuu 2 ), (uuvv 2 ) = σσ 1 (uu) μμ 2 (uu 2, vv 2 ) = σσ 1 (uu) σσ 2 (uu 2 ) (σσ 1 (uu) σσ 2 (vv 2 )) = (σσ 1 σσ 2 )(uuuu 2 ) (σσ 1 σσ 2 )(uuvv 2 ) (b) jika (uu 1, vv 1 ) EE 1, ww VV 2, diperoleh (μμ 1 μμ 2 ) (uu 1 ww), (vv 1 ww) = μμ 1 (uu 1, vv 1 ) σσ 2 (ww) = σσ 1 (uu 1 ) σσ 2 (ww) σσ 1 (vv 1 ) σσ 2 (ww) = (σσ 1 σσ 2 )(uu 1 ww) (σσ 1 σσ 2 )(vv 1 ww) Berdasarkan (a) dan (b) maka terbukti GG 1 GG 2 merupakan 3.3 Komposisi Dua Graf Fuzzy M-strong Proposisi 3 [1] Jika GG 1 dan GG 2 merupakan graf fuzzy M-strong, maka GG 1 [GG 2 ] juga merupakan (a) Untuk sisi yang berada pada himpunan E, maka μμ 1 [μμ 2 ] = μμ 1 μμ 2. jika uu VV 1, (uu 2, vv 2 ) EE 2, diperoleh

μμ 1 [μμ 2 ] (uuuu 2 ), (uuvv 2 ) = σσ 1 (uu) μμ 2 (uu 2, vv 2 ) = σσ 1 (uu) σσ 2 (uu 2 ) (σσ 1 (uu) σσ 2 (vv 2 )) = σσ 1 [σσ 2 ](uuuu 2 ) σσ 1 [σσ 2 ](uuvv 2 ) jika (uu 1, vv 1 ) EE 1, ww VV 2, diperoleh μμ 1 [μμ 2 ] (uu 1 ww), (vv 1 ww) = μμ 1 (uu 1, vv 1 ) σσ 2 (ww) = σσ 1 (uu 1 ) σσ 2 (ww) σσ 1 (vv 1 ) σσ 2 (ww) = σσ 1 [σσ 2 ](uu 1 ww) σσ 1 [σσ 2 ](vv 1 ww) (b) jika sisi berada pada himpunan EE, diperoleh μμ 1 [μμ 2 ] (uu 1 ww 1 ), (vv 1 ww 2 ) = μμ 1 (uu 1, vv 1 ) σσ 2 (ww 1 ) σσ 2 (ww 2 ) = σσ 1 (uu 1 ) σσ 2 (ww 1 ) σσ 1 (vv 1 ) σσ 2 (ww 2 ) = σσ 1 [σσ 2 ](uu 1 ww 1 ) σσ 1 [σσ 2 ](vv 1 ww 2 ) Berdasarkan (a) dan (b) maka terbukti μμ 1 [μμ 2 ] merupakan 3.4 Komplemen Graf Fuzzy M-strong Proposisi 4 [1] GG = GG CCCC jika dan hanya jika GG merupakan ( ) Karena diketahui GG = GG CCCC maka diperoleh σσ = σσ CCCC dan μμ (uu, vv) = μμ CCCC (uu, vv), karena μμ CCCC (uu, vv) = σσ(uu) σσ(vv) dan μμ CCCC (uu, vv) = μμ (uu, vv) untuk setiap (uu, vv) EE maka μμ (uu, vv) = σσ(uu) σσ(vv), untuk setiap (uu, vv) EE. Sehingga terbukti GG merupakan suatu ( ) Karena GG CCCC didefinisikan sebagai graf fuzzy σσ CCCC, μμ CCCC pada (VV, EE) dimana σσ CCCC (uu) = σσ(uu) dan μμ CCCC (uu, vv) = σσ(uu) σσ(vv) = μμ(uu, vv) untuk semua uu, vv VV, maka terbukti bahwa GG = GG CCCC. Dengan pembuktian tersebut maka terbukti GG = GG CCCC jika dan hanya jika GG merupakan 3.5 Isomorfisma Graf Fuzzy M-strong Proposisi 5 [3] Jika GG isomorfik dengan GG maka GG merupakan graf fuzzy M-strong jika dan hanya jika GG juga merupakan ( ) Diketahui GG merupakan graf fuzzy M-strong, dan akan dibuktikan GG juga merupakan μμ (uu, vv ) = μμ h(uu), h(vv), (uu, vv) EE = σσ(uu) σσ(vv), (uu, vv) EE = σσ (uu ) σσ (vv ), (uu, vv ) EE Diperoleh μμ (uu, vv ) = σσ (uu ) σσ (vv ) sehingga terbukti GG juga merupakan graf fuzzy M-strong. ( ) Diketahui GG merupakan graf fuzzy M-strong dan akan dibuktikan GG juga merupakan μμ(uu, vv) = μμ h(uu), h(vv), (uu, vv) EE = σσ (uu ) σσ (vv ), (uu, vv ) EE 51

Opersi dan Isomorfisma pada Graf Fuzzy M-Strong - Adelia Niken Puspitasari, Na imah Hijriati = σσ(uu) σσ(vv), (uu, vv) EE Diperoleh μμ(uu, vv) = σσ(uu) σσ(vv) sehingga terbukti GG juga merupakan graf fuzzy M-strong. Terbukti jika G isomorfik dengan G maka G merupakan graf fuzzy M-strong jika dan hanya jika G juga merupakan Proposisi 6 [3] Jika GG isomorfik co-weak dengan graf fuzzy M-strong GG maka GG juga merupakan μμ(uu, vv) = μμ h(uu), h(vv), (uu, vv) EE = σσ (uu ) σσ (vv ), (uu, vv ) EE = σσ(uu) σσ(vv), (uu, vv) EE sehingga terbukti GG juga merupakan Proposisi 7 [3] Didefinisikan GG dan GG merupakan Jika GG isomorfik dengan GG maka GG terhubung jika dan hanya jika GG juga terhubung. GG terhubung μμ(uu, vv) > 0, (uu, vv) EE μμ h(uu), h(vv) > 0, (uu, vv) EE GG terhubung Terbukti jika GG isomorfik dengan GG maka GG terhubung jika dan hanya jika GG juga terhubung. 4. KESIMPULAN 1. G 1 + G 2 merupakan graf fuzzy M-strong jika dan hanya jika G 1 dan G 2 keduanya merupakan 2. Jika G 1 dan G 2 merupakan graf fuzzy M-strong, maka G 1 G 2 juga merupakan 3. Jika G 1 dan G 2 merupakan graf fuzzy M-strong, maka G 1 [G 2 ] juga merupakan 4. G = G CC jika dan hanya jika G merupakan 5. Jika G isomorfik dengan G maka G merupakan graf fuzzy M-strong jika dan hanya jika G juga merupakan 6. Jika G isomorfik co-weak dengan graf fuzzy M-strong G maka G juga merupakan 7. Jika G isomorfik dengan G maka G terhubung jika dan hanya jika G juga terhubung. 5. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis berterima kasih kepada kedua pembimbing yang telah membantu dalam menyelesaikan tulisan ini, Mohammad Mahfuzh Shiddiq dan Na imah Hijriati.

6. DAFTAR PUSTAKA [1] Bhutani. K. R. 2003. On M-strong fuzzy graphs. Information Sciences, 155 : 103-109. [2] Mordeson, J. N. 1993. Fuzzy line graphs. Pattern Recognition Letters, 14 : 381-384. [3] Nagoorgani, A & J. Malarvizhi. 2009. Isomorphism Properties On Strong Fuzzy Graphs. International Journal of Algorithms, Computing and Mathematics. [4] Rosenfeld, A. 1975. Fuzzy graphs. Dalam L. A. Zadeh, K. S. Fu, M. Shimura. Fuzzy sets and their applications. Academic Press, 77-95. [5] Sunita, M. S & A. V. Kumar. 2001. Complement of a fuzzy graph. Indian J. Pure Applied Mathematical, 33 : 9. 53