BAB III METODE PENELITIAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Setelah merumuskan hipotesis yang diturunkan secara deduktif dari landasan

BAB 3 METODE PENELITIAN. yang bersistem; sekumpulan peraturan, kegiatan dan prosedur yang digunakan oleh

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian kuantitatif melalui analisis regresi linier berganda. Menurut. menguji hipotesis yang akan ditetapkan.

BAB III METODE PENELITIAN. dan analisis menggunakan statistik (Sugiyono, 2008:13). Objek penelitian adalah Mahasiswa Pendidikan Ekonomi FKIP UKSW

BAB III METODE PENELITIAN. Brand Image sedangkan variabel dependen (terikat) adalah Keputusan

BAB III METODE PENELITIAN

BAB 3 METODE PENELITIAN. Pendekatan objektif menganggap perilaku manusia disebabkan oleh kekuatan-kekuatan

Bab 3 METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Objek yang akan diteliti yaitu mengenai Situasi Pembelian Pengaruhnya

BAB III METODE PENELITIAN. genap tahun pelajaran 2013/2014 di SD Negeri 2 Labuhan Ratu Kota Bandar

BAB III METODE PENELITIAN. menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik,

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. yang menggambarkan dan menjelaskan suatu masalah yang hasilnya dapat

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. disini ada Variabel Independen (variabel yang mempengaruhi) dan Variabel

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Menurut Burhan Bungin (2005:119) jenis penelitian ini adalah penelitian

III. METODOLOGI PENELITIAN. populasi, sampel, teknik pengambilan sampel, dan variabel penelitian. Hal lain

BAB III METODE PENELITIAN. mencakup latar belakang budaya yang berbeda, perekonomian yang berbeda, dll,

III. METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti berlokasi di SMK Negeri I Limboto

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. atau menggambarkan permasalahan yang akan dibahas. Metode penelitian juga

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. sampel tertentu, teknik pengambilan sampel biasanya dilakukan dengan cara random,

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Untuk menjawab rumusan masalah dan menguji hipotesis, diperlukan

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. kuantitatif merupakan metode penelitian yang menekankan pada fenomenefenomena

BAB II METODOLOGI PENELITIAN. bebas terhadap variabel terikat, maka dalam hal ini penulis menggunakan metode

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Menurut Koentjaraningrat dalam bukunya metode-metode penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. Barat. Penelitian ini dilakukan pada Maret 2016 sampai dengan selesai.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN. perusahaan mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan penelitian ini.

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. disusun sedemikian rupa sehingga peneliti dapat memperoleh jawaban untuk

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dimana suatu penelitian yang

BAB III METODE PENELITIAN. terhadap bagian-bagian dan fenomena serta hubungan-hubungannya. Jenis. fenomena secara detail (Yusuf, 2014:62).

BAB III METODE PENELITIAN. kuantitatif, jenis deskriptif dengan model korelasional. Penelitian

III. METODOLOGI PENELITIAN. Tipe penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Menurut Jalaludin

METODE PENELITIAN. merupakan suatu jenis penelitian di mana periset menghubungkan atau mencari

BAB III METODE PENELITIAN. tujuan, gambaran hubungan antar variabel, perumusan hipotesis sampai dengan

BAB III OBYEK DAN METODE PENELITIAN. Objek penelitian merupakan salah satu faktor yang tidak dapat dipisahkan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB II METODE PENELITIAN. bebas (X) dengan variabel terikat (Y) yang menggunakan rumus statistik. Dengan

BAB III METODE PENELITIAN. bertujuan untuk menemukan ada tidaknya hubungan antar variabel, dan jika ada

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. metode penelitian yang ilmiah pula, sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai

BAB III METODE PENELITIAN. dilakukan pada penelitian deskriptif atau dalam rangka pengujian hipotesis

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Menurut sumber perolehannya, data dapat dibagi menjadi dua yaitu :

BAB III METODE PENELITIAN. Adapun tempat yang dijadikan lokasi penelitian adalah Kantor Dinas Kesehatan

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional yaitu penelitian yang

BAB V ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. pada saat penelitian berlangsung. Terdapat 3 karakteristik responden yang. Tabel 5.1

BAB III METODE PENELITIAN. Bandung, yang terletak di Jalan Pasir Kaliki Nomor 51. Pemilihan lokasi

III. METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini hubungan antara variabel bersifat sebab-akibat serta

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yaitu. menggunakan angka-angka untuk menyimpulkan hasil penelitian.

BAB III METODE PENELITIAN. Menurut Ghony rancangan penelitian adalah strategi suatu penelitian,

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. penelitian dalam hal ini adalah pengguna (Dosen dan Operator) Sistem Informasi

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. model deskriptif korelatif, dengan menggunakan pendekatan croos sectional

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan

BAB III OBJEK DAN METODOLOGI PENELITIAN. Objek penelitian merupakan sesuatu yang menjadi perhatian dalam suatu

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian ex post facto. Menurut

BAB III METODE PENELITIAN. numeric (angka) yang diolah dengan metode statistik (Azwar, 2001:5).

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. industri, dan efektivitas praktek kerja industri. Ketiga variabel tersebut

3.1. Kerangka Pemikiran Menjalankan suatu kegiatan bisnis setiap perusahaan harus memiliki visi dan misi perusahaan, dan PT Rolika Caterindo Bogor

BAB III METODE PENELITIAN. data-data numerikal (angka) yang diolah dengan metode statistika (Azwar,

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatif. Penelitian eksplanatif

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 3.1 Diagram Alir Berikut ini merupakan diagram alur penelitian yang digunakan dalam penelitian ini.

BAB III METODE PENELITIAN. Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini akan

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan rancangan penelitian yang dianggap relevan

BAB III METODE PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN. metode penelitian yang menggambarkan dua variabel yang diteliti, yaitu variabel

Transkripsi:

BAB III METODE PENELITIAN Metodologi merupakan jalan yang ditempuh untuk mencapai pemahaman. Jalan untuk mencapai pemahaman tersebut ditetapkan secara bertanggung jawab secara ilmiah dan data yang dicari untuk membangun atau memperoleh pemahaman yang luas melalui syarat ketelitian, ini berarti harus dapat dipercaya kebenarannya (Narbuko, 2007)..Pendekatan dan Jenis Penelitian pendekatan : kuantitatif, dimana menekankan pada empat hal yang dicari dari hubungan-hubungan variable penelitian, yaitu persoalan hubungan-hubungan, pengaruh, perbedaan, dan identifikasi (Bungin, 2009:35). Dengan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif eksplanatoris, yaitu menggambarkan fakta atau objek yang peneliti amati..2.lokasi Penelitian sesuaikan dengan lokasi followers dari instagram berada.3.unit Amatan dan Unit Analisis Unit Amatan : Pesan iklan online makanan di media social Instagram akun Unit Analisis : EFEKTIVITAS PESAN IKLAN ONLINE MAKANAN FOOD BLOGGER DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM BAGI PARA FOLLOWERS.4.Populasi dan Sampel Populasi : 24.800 Followers Sample : 24.800 ( 24.800 * 0,0025) + : 393 24.800 63 (menggunakan rumus slovin)

Teknik Sampel : Probability Sampling, yakni Simple Random Sampling..5.Metode Pengumpulan Data Jenis Data Dalam suatu penelitian, data terdiri dari dua jenis, yaitu: Pertama, data primer, yaitu data yang didapat dari sumber pertama, dari individu seperti hasil wawancara atau hasil pengisian kuesioner yang biasa dilakukan peneliti (Waluya, 2007). Hal ini juga diungkapkan oleh Nawawi (983) bahwa data primer adalah data autentik atau data langsung dari tangan pertama tentang masalah yang diungkapkan. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa pedoman pertanyaan untuk mencapai tujuan penelitian. Kedua, data sekunder, yaitu keterangan yang diperoleh dari pihak kedua, baik berupa orang maupun catatan, seperti buku, laporan, buletin dan majalah yang sifatnya dokumentasi (Siagian dan Sugiarto, 2000)..5.. Sumber Data : Pemilik akun instagram dan followers dari Teknik Pengumpulan Data : Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuisioner. Kuisioner menurut Sugiyono (2008:99): Angket atau kuesioner merupakan tehnik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab. Teknik pengumpulan data dilakukan peneliti adalah dengan cara penyebaran kuisioner secara online dikarenakan followers yang menjadi responden peneliti berada diluar kota Salatiga. Tujuan peneliti dalam penyusunan kuesioner untuk memperbaiki bagian-bagian yang dianggap kurang tepat untuk diterapkan dalam 2

pengambilan data terhadap responden, selain itu pula untuk melengkapi data peneliti mengenai foodblogger peneliti melakukan wawancara dengan pemilik akun instagram melalui email..6. Identifikasi Variable dan Indikator Penelitian.6.. Identifikasi Variabel Variabel Penelitian adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 20:38 ). Variable penelitian terdiri dari:.6...variable bebas. Variable bebas (independen) adalah variable yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variable dependen atau terikat (Sugiyono, 20: 39). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah efektivitas pesan iklan online makanan di instagram..6..2.variable terikat. Variable terikat (dependen) adalah variable yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat karena adanya variable bebas (Sugiyono, 20:40). Variable terikat dalam penelitian ini adalah foodblogger terhadap para followers.6.2. Indikator Variabel Penelitian Indikator variabel bebas X : indikator efektivitas pesan iklan online makanan di instagram yang peneliti akan gunakan indicator variabel X dalam Jurnal Analisis Pengaruh Variabel-Variabel Pesan Iklan Yang Mempengaruhi Brand Awarness Masyarakat (Adityo Agung Dewanto), dan kemudian disesuaikan dengan penelitian penulis indicator yang terkait adalah: - Isi Pesan 3

- Struktur Pesan - Format Pesan - Sumber Pesan Indikator variabel terikat Y : indicator untuk foodblogger terhadap para Followers dalam teori DRM (Direct Racthing Method), yaitu : - Perhatian - Pemahaman - Respon Negative - Respon Afektif - Sikap Terhadap Iklan.7.Skala Pengukuran Skala pengukuran yang digunakan oleh peneliti adalah dengan menggunakan skala likert. Skala Likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial (Sugiyono, 20: 93). Bentuk akhir analisis Skala Likert meletakkan posisi sikap seseorang ke dalam posisi masing-masing respon dengan cara menghitung berapa banyak setuju atau tidak setuju pada pernyataan tertentu. Tabel 3. Skala Likert Penilaian skala Likert Nilai Sangat setuju 4 Setuju 3 Tidak setuju 2 Sangat tidak setuju Sumber: Purnomo,202:35 Dalam kategorisasi diatas, jawaban atau pilihan netral pada kuisioner dihilangkan dengan alasan adanya pilihan netral akan membuat responden http://tu.laporanpenelitian.com/204//23.html 4

cenderung memilih jawaban tersebut untuk cari aman, terutama bagi mereka yang ragu-ragu akan jawabannya. Selain itu jawaban netral atau ragu-ragu sering kali mengandung jawaban yang ambivalen atau mendua, artinya positif iya, negatif juga iya, sehingga tidak digunakan dalam penelitian ini. Penghilangan nilai netral ini juga dimaksudkan agar skala pengukuran lebih simetrikal yaitu jenjang ke arah yang positif sama banyaknya dengan jenjang ke arah yang negatif (Azwar, 2007 : 33)..8.Hubungan antara Variabel Penelitian, Indikator Penelitian, dan Skala Pengukuran Dalam pengukuran konsep dipaparkan tentang prinsip-prnsip pengukuran, teknik penyusunan skala pengukuran serta konsep dan indikator empirik.. Prinsip-prinsip pengukuran Menurut Sofian Efendi dalam Singarimbun (995 : 95) menjelaskan : konsep adalah abstraksi tentang obyek dan kegiatan (event) yang digunakan oleh peneliti untuk menggambarkan fenomena yang menarik perhatiannya. Fungsi konsep sebagai alat untuk mengidentifikasi fenomena yang diobservasinya. Dalam penelitian berbagai konsep tersebut, harus dihubungkan dengan cara memberikan angka pada obyek atau pengukuran dengan cara memberikan angka pada obyek atau kejadian yang sedang diamati menurut aturan tertentu. 2. Teknik Penyusunan Skala Pengukuran Dalam penyusunan skala dilakukan dalam urutan ordinal dan rasio. Skala urutan ordinal untuk menunjukkan jenjang ukuran dari indikator empiris yang digunakan. Semakin banyak karakteristik yang dimiliki ukuran dari suatu indikator empiris, semakin tinggi skalanya. Sebaliknya semakin sedikit karakteristik yang dimiliki ukuran dari suatu indikator empiris, semakin rendah skalanya. Skala ukuran rasio untuk menunjukkan besarnya skala menggunakan angka. Skala pengukuran peneliti menggunakan ordinal karena 5

data yang diperoleh dengan cara kategorisasi atau klasifikasi, tetapi diantara data tersebut terdapat hubungan. Penelitian ini menggunakan Skala Likert sebagai pedoman penafsiran. Skala Likert merupakan jenis skala yang mempunyai realibilitas tinggi dalam mengurutkan manusia berdasarkan intensitas sikap tertentu ( Nasution, 2000: 63). Skala Likert dalam menafsikan data relatif mudah. Skor yang lebih tinggi menunjukkan sikap yang lebih tinggi taraf atau intensitasnya dibanding dengan skor yang lebih rendah (Nasution, 2000: 63 ). Mengenai jumlah item soal untuk variabel face negotiation theory terdapat 60 item soal. Untuk setiap item soal memiliki empat pilihan jawaban dengan ketentuan berikut ini: Jika soal tersebut merupakan item soal yg memiliki sifat favorable, maka skor yang diberikan untuk tiap soal adalah : Pilihan ( sangat setuju ) dengan skor 4 Pilihan 2 ( setuju ) dengan skor 3 Pilihan 3 ( tidak setuju ) dengan skor 2 Pilihan 4 ( sangat tidak setuju ) dengan skor Jika soal tersebut merupakan item soal yg memiliki sifat unfavorable, maka skor yang diberikan untuk tiap soal adalah : Pilihan ( sangat setuju ) dengan skor Pilihan 2 ( setuju ) dengan skor 2 Pilihan 3 ( tidak setuju ) dengan skor 3 Pilihan 4 ( sangat tidak setuju ) dengan skor 4 Jenis angket yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket langsung tertutup, yaitu responden menjawab pertanyaan yang sudah disediakan dengan cara memilih salah satu alternatif jawaban yang sudah ada. Adapun langkah-langkah dalam menyusun instrumen adalah dengan menyusun kisi-kisi pengembangan instrumen. 3. Indikator Empirik Menurut Northrop (Ihalauw, 996) mengatakan bahwa perlu adanya sesuatu yang mentautkan secara kausal antara konsep dan indikator empirik yaitu epistemic correlation. Epistemic correlation tersebut 6

diwujudkan dalam bentuk pernyataan eksplisit dan secara kausal mentautkan suatu konsep dengan indikator empirik tertentu, yang secara nalar diduga mampu mengukur nalar secara tepat.konsep-konsep yang akan diukur dalam penelitian ini adalah konsep jejaring sosial, pola interaksi antar individu dengan individu, pola interaksi individu dengan kelompok, dan pola interaksi kelompok dengan kelompok.daftar konsep, definisi konsep, aras konsep, epistemic correlation, dan indikator-indikator empirik yang digunakan dalam penelitian, disajikan dari tabel... sampai tabel... berikut ini Tabel 3.2 Kisi-kisi Angket Direct RatingMethod sebelum uji coba NO VARIABEL INDIKATOR DEFINISI OPERASIONAL BUTIR PERTANYAAN SKALA PENGUKURAN. Perhatian, yaitu aplikasi kapasitas pemroresan untuk stimulus yang baru masuk. Isi Pesan Rangkaian informasi mengenai suatu hal yang akan disampaikan saya memperhatikan informasi dalam memposting gambar di instagram Struktur Pesan Susunan Pesan yang secara logis yang akan ketepatan penanyangan iklan. saya memperhatikan akun disampaikan masuk akal atau tidak. Berapa kali akun @Kelicitertidur memposting tidak berdampak apapun terhadap saya Format Pesan Susunan pesan yang secara simbolik, maksudnya musik, warna,katakata,ilustrasi gambar, Saya sering perhatikan warna, kata-kata ataupun ilustrasi yang dipakai dalam postingannya. saya acuh dengan 7

dan lain-lain. warna, kata-kata ataupun ilustrasi dipakai oleh Sumber Pesan Narasumber yang menjadi pokok dari disampaikan. Saya selalu memperhatikan tingkah laku pemilik akun dalam memposting gambar atau video Melihat pemilik akun dalam memposting gambar atau video, saya diam saja. Terkadang video atau gambar dari postingan akun tidak menarik 2. Pemahaman, yaitu berkaitan dengan penafsiran suatu stimulus. Makna suatu stimulus bergantung pada bagaimana suatu stimulus dikategorikan dan diuraikan dengan pengetahuan yang sudah ada. Isi Pesan Struktur Pesan Rangkaian informasi mengenai suatu hal yang akan disampaikan Susunan Pesan yang secara logis yang akan ketepatan penanyangan iklan. Saya paham dengan diberikan @kelincitertidur dalam postingannya di instagram Informasi yang disampaikan membuat saya binggung Format Pesan Susunan pesan yang secara simbolik, maksudnya musik, warna,katakata,ilustrasi gambar, dan lain-lain. Saya mengikuti aktivitas akun dalam memposting gambar atau video perhari Sumber Pesan Narasumber yang menjadi pokok dari disampaikan. Gambar atau video yang diposting akun @kelincitertidur tidak dilengkapi 8

dengan informasi yang cukup Saya percaya dengan dalam menyampaikan informasi melalui postingannya di instagram Saya tidak mengenal pemilik akun dalam menyampaikan informasi. Saya percaya dengan gambar atau video yang diposting oleh akun nyata bukan rekayasa Gambar atau video yang diposting oleh akun tidak asli. 3. Respon Negatif Tanggapan atau balasan terhadap rangsangan atau stimulus yang bersifat negatif 2 Isi Pesan Rangkaian informasi mengenai suatu hal yang akan disampaikan Saya menerima semua disampaikan oleh melalui postigannya di instagram. Struktur Pesan dan format pesan Susunan Pesan yang secara logis yang akan ketepatan penanyangan iklan. Saya mengamati postingan tepat saat jam makan pagi Susunan pesan yang secara simbolik, maksudnya musik, warna,katakata,ilustrasi gambar, Waktu memposting gambar/video tidak mengikuti jam makan pagi 2 http://junsu.blog.fisip.uns.ac.id/203/06/20/definisi-respons-menurut-para-ahli/ 9

dan lain-lain. Sumber Pesan Narasumber yang menjadi pokok dari disampaikan. Pemilik akun selalu memberikan informasi lengkap tentang gambar atau video yang diposting Menurut saya diberikan oleh akun kurang dalam setiap gambar atau video yang dipostingnya Gambar atau video yang diposting akun @kelincitertidur cocok dengan disampaikan 4. Respon Afektif, menggambarkan perasaan dan emosi yang dihasilkan sebuah stimulus. Isi Pesan Rangkaian informasi mengenai suatu hal yang akan disampaikan Informasi yang disampaikan akun kerap tidak sesuai dengan gambar atau video yang dipostingnya Struktur dan format pesan Susunan Pesan yang secara logis yang akan ketepatan penanyangan iklan. Menurut saya disampaikan oleh akun masuk akal / mudah dipahami Susunan pesan yang secara simbolik, maksudnya musik, warna,katakata,ilustrasi gambar, dan lain-lain. Sumber Pesan Narasumber yang menjadi pokok dari disampaikan. Saya tidak simpatik dengan pemilik akun Saya acuh dengan 0

gambar atau video yang diposting oleh akun 5. Sikap Terhadap Iklan, yaitu kemampuan iklan untuk menciptakan sikap yang mendukung terhadap suatu produk sering bergantung pada sikap konsumen terhadap iklan itu. Isi Pesan Struktur Pesan Rangkaian informasi mengenai suatu hal yang akan disampaikan Susunan Pesan yang secara logis yang akan ketepatan penanyangan iklan informasi tidak sesuai dengan gambar yang diposting oleh akun Saya setuju dengan disampaikan oleh akun masuk akal dan mudah dipahami 4 Format Pesan Sumber Pesan Susunan pesan yang secara simbolik, maksudnya musik, warna,katakata,ilustrasi gambar, dan lain-lain. Narasumber yang menjadi pokok dari disampaikan. Saya tidak setuju dengan warna, katakata dan ilustrasi yang digunakan dalam postingannya. Sebagai narasumber kurang ramah terhadap konsumen yang bertanya megenai gambar atau video postingannya di Instagram..9.Teknik Anaisis Data Dalam penelitian ini, peneliti mengumpulkan data-data, kemudian melakukan uji validitas dan reliabilitas. Kemudian peneliti masuk kepada penelitian, sebelumnya peneliti melakukan uji normalitas dan linierlitas, jika uji normalitas dan linieralitas lolos peneliti melakukan teknik statistik parametik, namun jika tidak lolos, peneliti melakukan teknik statistik nonparametik. Kemudian peneliti juga melakukan uji normalitas, multikolinearlitas, hetrokedastisitas dan autokorelasi. Tujuan dari uji ini untuk mengetahui apakah penelitian ini menggunakan teknik regresi tetapi

jika tidak lolos uji, maka peneliti akan menggunakan teknik korelasi produkmoment.teknik analisis data yang saya gunakan dalam penelitian ini adalah regresi karena dalam penelitian ini saya ingin melihat pengaruh pesan iklan online makanan FoodBlogger di media social instagram bagi para followers..9.. Statistik Deskriptif Menurut Sugiyono (2003:) penelitian deskriptif penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variable mandiri, baik satu variable atau lebih (independen).statistik deskriptif dalam penelitian ini digunakan untuk mendiskripsikan karakteristik responden..9.2. Analisis Tabulasi Sederhana Untuk mengetahui efektivitas iklan dengan menggunakan Direct Rating Method digunakan analisis tabulasi sederhana dan perhitungan rata-rata terbobot.9.2.. Analisis Tabulasi Sederhana Data Diperoleh lalu diolah ke bentuk prosentase P : fi X 00% fi Dimana P : Prosentase responden yang memilih kategori tertentu Fi : Jumlah responden yang memilih kategori tertentu fi : banyaknya jumlah responden..9.2.2. Skor Rata-Rata Setiap jawaban dari responden dar pernyataan yang diberikan, diberi bobot. Cara menghitung skor 2

adalah menjumlahkan seluruh hasil kali nilai masing-masing bobot dibagi dengan jumlah total frekuensi. Rumus : x : fi.wi fi Dimana : X fi Wi : Rata-rata berbobot : Frekuensi : Bobot. 3.0. Validitas dan Reliabilitas 3.0.. Validitas Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat-tingkat kevaliditasan atau kesahihan suatu instrumen (Suharsimi Arikunto, 998:60). Sebuah instrumen dikatakan valid apabila mampu mengukur apa yang diinginkan. Sebuah instrumen dikatakan valid apabila dapat mengungkap data dari variabel yang diteliti secara tepat. Tinggi rendahnya validitas instrumen menunjukkan sejauh mana data yang terkumpul tidak menyimpang dari gambaran tentang variabel yang dimaksud. Untuk mencari validitas, peneliti menggunakan rumus Bevariate Pearson dengan alat ukur SPPS 6. Jika r xy > r tabel ( 0,374) dengan N =20, butir angket dikatakan valid dan jika r xy < r tabel (0,374) instrumen dikatakan tidak valid dengan taraf kepercayaan 95% dan taraf kesalahan 5%. rxy = N X.Y ( X ) ( Y ) ( N X 2 ( X ) 2 (N Y 2 ( Y) 2 3

Keterangan : rxy N = Angka indeks korelasi r product moment = Number of cases XY = Jumlah hasil perkalian antara skor X dan Y X = Jumlah seluruh skor variabel X Y = Jumlah seluruh skor variabel Y ( Sugiyono,2005:23) Tabel 3.4 Rangkuman Uji Validitas Instrumen : No Butir R Skor item terhadap Skor Total r-tabel (rkritis) Keterangan.502 0.374 Valid 2.349 0.374 Tidak Valid 3.554 0.374 Valid 4.539 0.374 Valid 5.554 0.374 Valid 6.539 0.374 Valid 7.554 0.374 Valid 8.539 0.374 Valid 9.389 0.374 Valid 0.498 0.374 Valid.60 0.374 Valid 2.498 0.374 Valid 3 -.274 0.374 Tidak Valid 4.0 0.374 Tidak Valid 5.680 0.374 Valid 6.539 0.374 Valid 7.680 0.374 Valid 8.539 0.374 Valid 9.680 0.374 Valid 20.539 0.374 Valid 2.680 0.374 Valid 22.276 0.374 Tidak Valid 23.3 0.374 Tidak Valid 24.498 0.374 Valid 25.502 0.374 Valid 26 -.040 0.374 Tidak valid 27.569 0.374 Valid 28 -.00 0.374 Tidak valid 4

29.502 0.374 Valid 30.349 0.374 Tidak valid 3.502 0.374 Valid 32 -.00 0.374 Tidak valid 33.60 0.374 Valid 34.069 0.374 Tidak valid 35.033 0.374 Tidak valid 36 -.00 0.374 Tidak valid 37.60 0.374 Valid 38 -.00 0.374 Tidak valid 39.020 0.374 Tidak valid 40 -.00 0.374 Tidak valid 4.60 0.374 Valid 42.226 0.374 Tidak valid 43.58 0.374 Valid 44.060 0.374 Tidak valid 45.58 0.374 Valid 46.232 0.374 Tidak valid 47.58 0.374 Valid 3.0.2. Uji Reliabilitas Uji Reliabilitas pun juga merupakan proses untuk mengukur butir atau item suatu instrument. Instrument dikatakan reliable (andal) jika pertanyaan konsisten atau stabil. Uji Reliabilitas ini menggunakan rumus alpha Chronbach ( α). Dengan kriteria alat ukur (instrumen) dinyatakan reliabel jika alpha cronbach > rtabel dan jika alpha cronbach < rtabel maka dinyatakan tidak reliable. α =2 S - S 2 Sx 2 Α : Koefesien reliabilitas alpha S &S 2 : Varian skor belahan & Varian skor belahan 2 Sx 2 : Varian skor skala 5

Untuk pengambilan keputusan tentang reliable adalah sebagai berikut : a) r-hasil postif dan r-hasil > r-table, dikatakan reliable b) r-hasil tidak positif, r-hasil < r-table, dikatakan tidak reliable c) r-table diperoleh dari df = N-2 = 33 ( 0,374 dengan taraf signifikansi 5% Tabel 3.5 Tabel Uji Reliabel Efektivitas Pesan Iklan Online Makanan Foodblogger di Media Sosial Instagram Bagi Para Followers Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items.900 47 Tabel 3.6 Tabel Validitas NO Variabel / Indikator Jumlah Pertanyaan. Perhatian -9 Isi Pesan (,2) Struktur Pesan 2 ( 3,4) Format Pesan 2 (5,6) Sumber Pesan 3 (7,8,9) 2 2 3 Valid 0 0 0 Tidak valid 2. Pemahaman 0-9 Isi Pesan Struktur Pesan Format Pesan Sumber Pesan 2 (0,) 2 (2,3) 2 (4,5) 4 (6,7,8,9) 2 4 0 ( 3 ) (4) 0 6

3. Respon Negatif 20-29 Isi Pesan Struktur dan format pesan Sumber Pesan 4. Respon Afektif 30-39 Isi Pesan Format dan stuktur pesan Sumber Pesan 5. Sikap Terhadap Iklan 40-47 Isi Pesan Struktur Pesan Format Pesan Sumber Pesan 2 (20,2) 4(22,23,24,25) 4 (26,27,28,29) 2 (30,3) 2 (32,33,34,35) 4 (36,37,38,39) 2 (40,4) 2 (42,43) 2 (44,45) 2 (46,47) 2 2 2 (27,29) 0 2 2 (26,28) (30) 3 3 (36,38,3 9) (40) (42) (44) (46) Melalui tabel tersebut, menunjukan bahwa variabel Efektivitas pesan iklan online makanan memiliki nilai Cronbach Alpha 0.900 diatas r- tabel (0,374) sehingga dapat dikatakan hasil pengujian ini reliable. 3.. Kekurangan Peneliti Dalam penulisan Karya Ilmiah ini, peneliti banyak sekali kekurangan diantaranya : () dalam proses pembuatan instrument, peneliti mengelami kendala dalam pemilihan kata-kata sehingga pertanyaan kadangkala membinggungkan followers dalam menjawab (2) Pengambilan data yang sangat kurang untuk karakteristik Responden dari berapa penghasilan dalam sebulan, latarbelakang orangtua responden dll, (3) Peneliti keliru sehingga diawal ingin mencari hubungan perilaku followers akun justru didalam instrument tidak peneliti cantumkan pertanyaan untuk mengetahui perilaku dari Followers itu sendiri, sehingga peneliti memutuskan untuk mengganti penelitian peneliti dari mencari hubungan menjadi mendeskripsikan efektivitas pesan iklan online makanan dengan metode yang peneliti pakai yakni Direct Rating Method 7

8