Keywords: Learning achievement, Spend time utilization, teacher and parent interaction, self concept, reward

dokumen-dokumen yang mirip
JURNAL. Reni

ABSTRACT

E-JURNAL. Sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar. Sarjana Pendidikan Strata Satu (S1) WINDA AGUSTIN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI

ABSTRACT

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Sumatera Barat 2

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Sumatera Barat 2

Keywords: Parent and Child Interpersonal Communication, Professional Teacher Competence, Learning Attitude, Learning Achievement

PENGARUH KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS, EFIKASI DIRI, DAN PEMBERIAN REWARD

Melfi Shandra 1, Ansofino 2, Rika Verawati 2.

ABSTRACT

Efrinaldi 1, Yesmira Syamra 2, Alfattory Rheza Syahrul 2 ABSTRACT

PENGARUH MOTIVASI, CARA BELAJAR DAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII SMP N 4 KOTO XI TARUSAN JURNAL.

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL, KEBIASAAN BELAJAR, DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IX PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI


JURNAL. Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Serjana Pendidikan (STRATA 1) DESI RATNA SARI

PENGARUH DUKUNGAN ORANG TUA, LINGKUNGAN SEKOLAH, DAN MOTIVASI TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI PADA SISWA KELAS X SMA PGRI 1 PADANG

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Sumatera Barat 2

JURNAL. Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Serjana Pendidikan (STRATA 1) Noor Afsani Rambe

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Sumatera Barat 2

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Sumatera Barat 2 Dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Sumatera Barat

Keywords: Self Concept, Learning Facilities, Learning Creativity, Parental Attention, Learning Outcomes

Oleh : Vivi Wahyuni Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Sumatera Barat

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Sumatera Barat 2 Dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Sumatera Barat

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN, PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN DAN KREATIVITAS SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA N 16 PADANG JURNAL

Pengaruh Konsep Diri, Cara Belajar dan Perhatian Orang Tua terhadap Hasil Belajar Siswa kelas X IPS di SMAN 2 Sijunjung. Oleh :

PENGARUH BULLYING, COPING STRESS, KONSEP DIRI DAN OPTIMISME TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII DAN VIII DI MTS PGAI PADANG

HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN AKTIVITAS BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR JURNAL. Oleh YOCIE CALLISTA PUTRI BAHARUDDIN RISYAK SYAIFUDDIN LATIF

ABSTRACT. banyak mencari tahu hal-hal yang berkaitan dengan materi pelajaran yang sedang dipelajari sehingga siswa memperoleh banyak pengalaman.

PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA, MOTIVASI BELAJAR, DAN GAYA BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS. Eddi Artanti Puji Lestari L.A

ABSTRACT Keywords: Learning Discipline, Attention Of Parents, Learning Motivation and Learning Achievement

Keywords: The Implementation of School Rules, School Environment, Parenting Patterns, Student Learning Motivation

Keywords: Emotional Intelligence, Achievement Motivation, Punishment Giving, Parents Parenting Pattems.

ABSTRACT

PENGARUH KONSEP DIRI DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI MAN 2 BATUSANGKAR E-JURNAL

PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR, KEMANDIRIAN BELAJAR DAN KESIAPAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI IPS SMA N 5 PADANG E-JURNAL

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL, KONSEP DIRI DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS VIII DI SMP TAMAN SISWA PADANG E-JURNAL

Keywords: Interest in learning, Learning, Discipline and readiness Study

PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL KELUARGA, WAKTU LUANG DAN MINAT TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 LUBUK BASUNG JURNAL

E-JURNAL. Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (STRATA 1) Oleh : RITNA GUSLIAH

JURNAL. Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (STRATA 1) YESI MAIZURLIANTI

HUBUNGAN ANTARA KETERAMPILAN MENJELASKAN DAN BERTANYA GURU DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA JURNAL. Oleh

OLEH : DELVIZA SURYANI

ABSTRACT. Keywords: Parenting parenting, School Physical Environment, Emotional Intelligence And Learning Motivation PENDAHULUAN

P EFFECT OF SELF-CONCEPT AND INDEPENDENCE OF LEARNING OUTCOMES LEARNING CLASS VIII IPS SMP N 2 TIGO NAGARI Pasaman. Ashar 1, Ansofino 2, Sumarni 3

JURNAL. Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Serjana Pendidikan (STRATA 1) Wahyuli Jasvita

PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR, EFIKASI DIRI DAN DISIPLIN TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI DI SMA PGRI 4 PADANG JURNAL

HUBUNGAN LINGKUNGAN BELAJAR DI SEKOLAH DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR IPS JURNAL. Oleh DEVIYANTI PANGESTU SULTAN DJASMI ERNI MUSTAKIM

PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH, PENDAPATAN ORANG TUA DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP N 3 PARIAMAN JURNAL

E-JURNAL. Oleh : NECI DESWITA SARI

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN, KONSEP DIRI DAN CARA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMA ADABIAH 2 PADANG

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP) PGRI SUMATERA BARAT PADANG


PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA, INTERAKSI TEMAN SEBAYA DAN CARA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI KELAS XI IPS SMA PGRI 4 PADANG JURNAL

ABSTRACT

Keywords: Teaching Experience, Work Motivation, Work Culture, And Infrastructur PENDAHULUAN

HUBUNGAN KETERSEDIAAN BUKU IPS DENGAN PRESTASI SISWA KELAS VIII DI SMP N 4 LIMBUR LUBUK MENGKUANG KABUPATEN BUNGO ABSTRACT

HUBUNGAN PARTISIPASI ORANG TUA DENGAN HASIL BELAJAR IPA TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 LEMBAH GUMANTI ARTIKEL

JURNAL PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan. Guna Memperoleh Gelar Sarjana S-1. Jurusan Pendidikan Akuntansi.

PERBEDAAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF TIPE GROUP TO GROUP EXCHANGE

Dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Sumatera Barat ABSTRACT

HUBUNGAN PENGUATAN GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI SMPN 25 KABUPATEN SOLOK SELATAN

Abstract

PENGARUH TINGKAT PERHATIAN ORANG TUA DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS III SD MUHAMMADIYAH WIROBRAJAN 3 YOGYAKARTA

E-JURNAL. Oleh : AFIFATUL MUSRIFA

E-JURNAL. Oleh: YHOLANDA RIVALDO

Disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan Program Studi Strata I pada Jurusan Pendidikan Akuntasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

NASKAH PUBLIKASI. Usulan Penelitian Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Akuntansi.

HUBUNGAN KEMANDIRIAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 LIMBUR LUBUK MENGKUANG KABUPATEN BUNGO ABSTRACT

Oleh : ABSTRACT. Keywords : the level of parent s education, learning outcomes, student interest to college to continue their study ABSTRAK

BAB III METODE PENELITIAN. korelasional dengan pendekatan ex post facto dan survey. Metode asosiatif

JURNAL PUBLIKASI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi

PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA DAN INTENSITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 10 KOTA JAMBI TAHUN AJARAN 2013/2014 ABSTRACT

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP) PGRI SUMATERA BARAT PADANG

Jurnal Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan FT UNY Maret, 2015

E-JURNAL. Oleh : ERIK NOVRIZAL

JURNAL SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan. Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1. Pendidikan Akuntansi. Oleh NISFILAILI A

E- JURNAL. Gustin Novia

Tabel 7. Hasil Uji Validitas. Tabel 8. Hasil Uji Reliabilitas No. Variabel R alpha Nilai kritis

ECONOMICA. Journal of Economic and Economic Education Vol.5 No.2 ( )

HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR IPS SISWA JURNAL. Oleh RIZKI RAMADHANI ERNI MUSTAKIM CUT ROHANI

ABSTRACT

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN PERILAKU BELAJAR TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN AKUNTANSI DENGAN KEPERCAYAAN DIRI SEBAGAI VARIABEL MODERATING

Keywords: parental support, self efficacy and learning achievement of student interest to continue education to college

PENGARUH KEPERCAYAAN DIRI SISWA DALAM BELAJAR MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMPN 1 TILATANG KAMANG

PENGARUH KOMPETENSI GURU, PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IX DI MTsN LUBUK BUAYA PADANG

PENGARUH PENGUATAN GURU DAN PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMK PERBANKAN RIAU. Oleh: FITRI LOVITA 2008 / 05655

JURNAL. Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (STRATA 1) FITRIYANI NPM:

PENGARUH HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA SMK NEGERI 1 PEKANBARU

Transkripsi:

PENGARUH PEMANFAATAN WAKTU LUANG, INTERAKSI GURU DAN ORANGTUA, KONSEP DIRI DAN REWARD TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VIII DI SMP N 29 PADANG Roma Ulita Sinaga 1, Alfattory Rheza Syahrul 2, Nilmadesri Rosya 2 1 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Sumatera Barat 2 Dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Sumatera Barat Sinagaroma7@gmail.com ABSTRACT The type of research is descriptive associative research. The population of this study is all students of class VIII. Sampling technique using Stratified Random Sampling method or stratified sample of high and low level of parent education is sampled in the research as many as 105 students. The data analysis technique used is multiple linear regression, with the help of SPSS program version 16.0. Result of research: 1) the utilization of spare time have a significant effect to the learning achievement. Where coefficient value of 0.642. The value of this coefficient is significant because the value of t count 3.653> ttable of 1.98422. This means that if the utilization of leisure time increased by 1%, then the achievement will increase by 0.0642 in each unit. 2) teacher and parent interaction have a significant effect on learning achievement. Where coefficient value of 0.523. The value of this coefficient is significant because the value of tcount 3.111> ttable 1.98422. That is, if the interaction of teachers and parents increased by 1%, then the achievement will increase by 0.523 in each unit. 3) selfconcept by coefficient value of 0.401. The value of this coefficient is significant because the value of tcount, 4.731> ttable of 1.98422. That is, if the concept of self increases by 1%, then the achievement will increase by 0.012 in each unit. 4) reward on learning achievement. Where indicated by the coefficient value of 0.333 This coefficient value is significant because the value of tcount, 2.066> ttable of 1.98422. That is, if the reward increased by 1%, then the achievement will increase by 0.333 in each unit. 5) the use of free time, the interaction of teachers and parents, self-concept, and reward together- influence learning achievement. Where the value obtained Fcount 110.758> Ftabel 2.46 with a significant level of 0.000 <α = 0.05. This means Ha is accepted and H0 is rejected. Keywords: Learning achievement, Spend time utilization, teacher and parent interaction, self concept, reward

2 PENDAHULUAN Pendidikan merupakan kebutuhan yang sangat penting dan harus di penuhi. Pendidikan penting mengingat perkembangan zaman yang sangat cepat. Dengan perkembangan zaman yang sangat cepat, manusia harus bisa menyesuaiakan diri agar tidak tertinggal oleh perkembangan tersebut. Oleh karena itu, penting adanya pendidikan, karena dengan adanya pendidikan, masyarakat bisa mengikuti perkembangan zaman tersebut. Menurut Suryabrata (2005:175) prestasi belajar meliputi perubahan psikomotorik, sehingga prestasi belajar adalah kemampuan siswa yang berupa penguasaan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang dicapai dalam belajar setelah ia melakukan kegiatan belajar. Prestasibelajar siswa memiliki peranan yang penting di dalam proses pembelajaran, karena prestasibelajar merupakan satu tolak ukur keberhasilan dari sebuah proses pembelajaran. Dengan prestasi belajar yang baik ini dapat dilihat sejauh mana keberhasilan guru dan siswa dalam usaha yang dilaksanakannya baik disekolah maupun di rumah terutama dalam mata pelajaran ekonomi. Pada tingkat SMP, penilaian hasil belajar dinyatakan dalam nilai ujian akhir semester atau nilai raport yang mana menunjukkan kemajuan belajar siswa dari semester awal hingga akhir yang telah ditempuhnya. Berdasarkan standar nilai yang telah diisyaratkan dalam kurikulum SMP N 29 Padang yaitu kurikulum KTSP bahwa nilai minimal pada mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial adalah 75, maka hasil belajar siswa masih banyak yang belum mencapai standar Kriteria Ketentuan Minimum ( KKM) tersebut. Prestasi belajar siswa juga dapat dilihat dari hasil nilai UN siswa SMPN 29 Padang. Selain dari nilai UN SMP N 29 Padang yang masih tergolong rendah, yaitu berada pada peringkat 57 dari 104 Sekolah Menengah Pertama yang ada di Kota Padang. Berdasarkan data dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang bahwa Sekolah Menengah Pertama ( SMP) di kota Padang terdiri dari 104 sekolah yaitu SMP Negeri, SMP Swasta, dan MTS. Dilihat dari nilai UN nya pada tahun ajaran 2014/2015 SMP peringkat

3 pertama diraih oleh SMPN 8 Padang, dan peringkat terakhir diraih oleh SMPN 37 Padang. Sementara SMPN 29 Padang berada di peringkat 57 dari 104 SMP di kota Padang. Pada tahun ajaran 2015/2016 dilihat dari nilai UN, peringkat pertama diraih oleh SMPN 1 Padang, dan peringkat terakhiri diraih oleh SMP ISLAMI BHAKTI, sementara SMPN 29 Padang berada pada peringkat 72 dari 104 SMP di kota Padang. Dilihat juga dari hasil belajar selama proses pembelajaran IPS Terpadu Siswa juga tergolong rendah. Kesulitan yang dihadapi siswa dalam pembelajaran IPS Terpadu tersebut kemungkinan disebabkan oleh kurangnya pemanfaatan waktu luang oleh siswa itu sendiri, interaksi guru dan orangtua, konsep diri dan reward yang akhirnya berdampak pada rendahnya prestasi belajar siswa dilihat dari nilai ujian semester genap siswa yang tergolong rendah. Adanya siswa kelas VIII yang memperoleh nilai rapor dibawah rata-rata sebanyak 53 siswa dan siswa yang mempunyai nilai di atas KKM yang telah ditentukan yaitu 75 sebanyak 201 siswa. Saya menduga banyak nya siswa yang mendapatkan nilai dibawah KKM dikarenakan kurang nya pengetahuan, pemahaman, daya ingat, komunikasi yang baik dengan guru, interaksi dengan guru, pemanfaatan waktu luang, konsep diri dan reward dalam pembelajaran. Komunikasi yang kurang didalam proses pembelajaran seperti masih kurangnya keberanian dan keterbukaan siswa didalam proses pembelajaran untuk menyampaikan pendapatnya kepada guru atau menanyakan sesuatu yang kurang diapahami didalam proses pembelajaran. Siswa yang tidak menjalin komunikasi yang baik dengan guru atau masih adanya keraguan siswa untuk bertanya. Pengaruh ini dapat dilihat dari adanya perbedaan prestasi belajar antara siswa yang aktif dengan siswa yang pasif dalam membuka hubungan dengan gurunya dan kurangnya intensitas komunikasi interpersonal siswa dengan guru. Selanjutnya faktor yang tidak kalah penting dalam penentuan prestasi belajar siswa adalah pemanfaatan waktu luang. Kanzun (2002:76) mengemukakan waktu luang

4 adalah waktu senggang diluar aktivitas rutin sehari-hari, yang dimaksud dengan waktu luang bukanlah waktu dimana orang tidak harus mengerjakan sesuatu, bahkan ada orang yang mengisi waktu luangnya dengan berkumpul bersama teman-teman, mendengarkan musik, membaca buku, atau melakukan kegiatan olahraga. Pada umumnya siswa kurang memperhatikan kapan waktu luang yang dimiliki. Faktor selanjutnya yang mempengaruhi prestasi belajar adalah interaksi guru dan orangtua. Menurut Erikson yang dikutip oleh Sikun Pribadi (1981) bahwa pendidikan dalam keluarga yang berpengaruh terhadap kehidupan anak dimasa datang ditentukan oleh rasa aman, rasa otonomi, dan rasa inisiatif. Pada hakekatnya guru dan orangtua memiliki peran dan tujuan yang sama dalam pendidikan yaitu mengasuh, membimbing, dan membina anak/siswa agar menjadi siswa yang berguna. Faktor selanjutnya yang mempengaruhi prestasi belajar adalah konsep diri. Konsep diri merupakan gambaran yang dimiliki seseorang tentang dirinya, yang dibentuk melalui pengalaman-pengalaman yang diperoleh melalui interaksi dengan lingkungan (Agustiani,2009:138). Konsep diri merupakan inti kepribadian, yang mempunyai fungsi penilaian, pemotivasi, pengaruh aktualisasi diri dan pengontrol tingkah laku (Mudjiran,2007:132). Konsep diri ada yang positif dan negative. Menurut Sobur (2011:518) apabila merasakan apa yang tidak disukai tentang diri kita, maka kita akan berusaha untuk mengubahnya. Jika kita tidak mau mengubahnya, inilah awal konsep diri negative terhadap diri sendiri. Semakin besar pengalaman positif yang kita miliki maka semakin positif konsep diri kita. Sebaliknya, semakin besar pengalaman negatif yang diperoleh atau dimiliki maka semakin negatif konsep diri kita. Selain konsep diri, faktor lain yang diduga mempengaruhi prestasi belajar siswa adalah reward. Sardiman (2003:92) reward atau hadiah merupakan sesuatu yang mampu menumbuhkan motivasi dalam kegiatan di sekolah. Menurut

5 Djamarah (2002:193) reward merupakan suatu cara untuk menyenangkan dan menggairahkan belajar anak didik, baik di sekolah maupun di rumah. Dengan kurangnya pemberian reward guru pada siswa dapat mengakibatkan siswa kurang aktif dalam pembelajaran. Dalam mengatasi persoalan tersebut dibutuhkan sebuah strategi atau metode untuk melatih siswa agar mau berbicara atau aktif selama proses pembelajaran. Salah satu metode pembelajaran yang dapat diterapkan yaitu metode pemberian reward, reward di sini sama dengan ganjaran. METODE PENELITIAN Penelitian ini tergolong pada penelitian regresi linear berganda. Menurut Sugiyono(2012:78) regresi liner berganda adalah analisis regresi yang menjelaskan hubungan antara peubah respon (variabel dependent) dengan faktor-faktor yang menjelaskan yang mempengaruhi lebih dari satu prediktor (variabel independent). Penelitian ini dilakukan di SMP N 29 Padang. Subjek penelitian adalah siswa-siswi kelas VIII. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2017. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMP kelas VIII. Teknik pengambilan sampel sebanyak 105 siswa diambil secara Stratified Random Sampling (sampel berstrata). Sebelum angket diedarkan kepada responden, terlebih dahulu dilakukan uji coba. Uji coba ini dimaksudkan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas angket. Menurut Arikunto (2010:211) validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat-tingkat kevalidan atau kesahan sesuatu instrumen. Suatu instrmen dinyatakan valid (sah) jika pertanyaan pada suatu angket mampu mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh angket tersebut. Pernyataan dinyatakan valid jika corrected item-total correlation > 0,361. Menurut Nunnally (dalam Ghozali, 2012:48) suatu konstruk atau variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai Cronbach Alpha > 0,70. Untuk mengukur reliabilitas dilihat dari nilai Cronbach Alph denga menggunakan bantuan program SPSS Versi 16.0.

6 HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN Setelah melakukan penelitian terhadap 105 orang siswa mengenai prestasi belajar siswa kelas VIII SMP N 29 Padang. maka secara terperinci pendistribusian data variabel prestasi belajar dapat dilihat bahwa Nilai raport semester genap siswa kelas VIII SMP N 29 Padang, didapat rata-rata nilai rapor semester genap sebesar 77,50, nilai tengah dari rapor semester genap sebesar 79,00, nilai rapor semester genap yang sering muncul sebesar 75,00, standar deviasi nilai rapor semester genap sebesar 8,481, nilai rapor semester genap terendah yaitu 55,00 dan nilai semester genap tertinggi yaitu 96,00. Kelas interval yang paling tinggi berada pada indeks prestasi komulatif antara 90-96 yaitu sebanyak 8 orang atau 7,62%, sedangkan kelas interval nilai semester genap yang paling rendah berada pada 55-59 yaitu sebanyak 5 orang atau 4,76%. 1. Pengaruh Pemanfaatan Waktu Luang Terhadap Prestasi belajar siswa kelas VIII SMP N 29 Padang Berdasarkan pengujian hipotesis yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa pemanfaatan waktu luang berpengaruh signifikan dan positif terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMP N 29 Padang. Hal ini dapat dilihat dari nilai hasil koefisien sebesar 0,0642. Nilai koefisien ini signifikan karena nilai t hitung 5,3653> t tabel 1,98422 dengan taraf signifikan sebesar 0,000< = 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan waktu luang berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar siswa pemanfaatan waktu luang. Semakin baik pemanfaatan waktu luang semakin baik pula prestasi belajar yang diperoleh oleh siswa tersebut, begitu juga sebaliknya jika pemanfaatan waktu luang dalam pembelajaran kurang baik maka prestasi belajar yang diperoleh siswa juga kurang baik atau kurang memuaskan. Secara keseluruhan pemanfaatan waktu luang berada pada kategori baik yakni memiliki rata-rata TCR sebesar 78,32%. Hal ini membuktikan bahwa

7 Pemanfaatan Waktu Luang sudah baik dan dapat mempengaruhi prestasi belajarmahasiswa secara simultan. Pemanfaatan Waktu Luang mempengaruhi prestasi belajar sebesar 78,32%, sedangkan sisanya 21,68% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam dalam penelitian ini Soemanto(2006:187) menyatakan bahwa Pemanfaatan Waktu Luang melihat bahwa tanggung jawab segala perbuatan berada pada diri sendiri sehingga akan mempengaruhi prestasi belajar dan tingkah laku mahasiswa tersebut. Pemanfataan Waktu Luang adalah cara pandang siswa terhadap sumber penyebab dalam peristiwa dalam pembelajaran yang dialami bersumber dari perbuatannya, bertanggung jawab atas segala peristiwa-peritiwa pembelajaran yang dilakukan dan memilih peristiwa-peristiwa pembelajaran baru yang dapat menunjang pencapaian tujuan pembelajaran yang dinginkan. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh (Wahyono,dkk, 2014) dengan Judul Pengaruh pemanfaatan waktu luang dan intensitas interaksi guru dan keluarga. 2. Pengaruh Interaksi Guru dan Orangtua Terhadap Prestasi belajar siswa kelas VIII SMP N 29 Padang Berdasarkan pengujian hipotesis yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa interaksi guru dan orangtua berpengaruh signifikan dan positif terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMP N 29 Padang. Hal ini dapat dilihat dari nilai hasil koefisien sebesar 0,523. Nilai koefisien ini signifikan karena nilai t hitung 3,111 > t tabel 1,98422 dengan taraf signifikan sebesar 0,002 < = 0,05. ). Hal ini menunjukkan bahwa interaksi guru dan orangtua berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMP N 29 Padang. Semakin baik interaksi guru dan orangtua maka akan semakin tinggi prestasi belajar siswa, begitu juga sebaliknya jika interaksi guru dan orangtua kurang baik, maka prestasi belajar siswa akan semakin menurun.

8 Secara keseluruhan interaksi guru dan orangtua siswa dengan dosen berada pada kategori baik yakni memiliki rata-rata TCR sebesar 79,25%. Hal ini membuktikan bahwa interaksi guru dan orangtua siswa sudah baik dan dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa secara simultan. interaksi guru dan orangtua mempengaruhi prestasi belajar sebesar 79,25%, sedangkan sisanya 21,25% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam dalam penelitian ini. Menurut Mulyana, Deddy(2001:21) interaksi guru dan orangtua menyatakan bakwa prestasi belajar siswa dapat optimal jika dibangun dengan komunikasi yang baik. Menciptakan komunikasi yang baik diperlukan kemampuan komunikasi seperti menulis, membaca, berbicara, mendengarkan dan berfikir. Dengan interaksi guru dan orangtua maka akan terjalin suatu hubungan yang baik pula, ini akan sangat memantu lancarnya proses perkuliahan, hal-hal yang tidak dimengerti siswa tidak akan menyembunyikan kesulitankesulitan yang mereka hadapi didalam proses belajar, karena mereka sudah mempunyai keberanian dan kedekatan emosional sendiri dengan guru. Berdasarkan uraian tersebut dapat dinyatakan bahwa konsep diri berpengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa. Dapat dirumuskan semakin tinggi interaksi guru dan orangtua maka akan semakin baik prestasi belajar siswa. Berarti penelitian ini terbukti yaitu interaksi guru dan orangtua berpengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Nurul Hidayati (2002) dengan Judul Pengaruh pemanfaatan waktu luang dan intensitas interaksi guru dan keluarga 3. Pengaruh Konsep Diri Terhadap Prestasi belajar siswa kelas VIII SMP N 29 Padang Berdasarkan pengujian hipotesis yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa konsep diri

9 berpengaruh signifikan dan positif terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMP N 29 Padang. Hal ini dapat dilihat dari nilai hasil koefisien sebesar 0,401. Nilai koefisien ini signifikan karena nilai t hitung 4,731 > t tabel 1,98422 dengan taraf signifikan sebesar 0,000< = 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa konsep diri berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMP N 29 Padang. Semakin baik konsep diri semakin baik pula prestasi belajar yang diperoleh oleh siswa tersebut, begitu juga sebaliknya jika konsep diri dalam pembelajaran kurang baik maka prestasi belajar yang diperoleh siswa juga kurang baik atau kurang memuaskan. Secara keseluruhan konsep diri berada pada kategori baik yakni memiliki rata-rata TCR sebesar 78,72%. Hal ini membuktikan bahwa konsep diri sudah baik dan dapat mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa secara simultan. Konsep diri mempengaruhi prestasi belajar sebesar 78,72%, sedangkan sisanya 21,28% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam dalam penelitian ini. Menurut (Desmita, 2014:171) konsep diri mempunyai hubungan yang erat terhadap prestasi belajar, antara konsep diri dan prestasi belajar mempunyai hubungan positif yang kuat. Siswa yang memiliki pandangan tentang diri yang positif akan menimbulkan konsep diri yang positif, begitupun sebaliknya terjadi jika pandangan tentang diri mahasiswa negatif maka konsep dirinya negatif. Siswa yang memiliki konsep diri yang positif akan dapat mencapai prestasi belajar yang baik. Hasil penelitian ini sessuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Yuan Andiny (2013) Pengaruh konsep diri dan berpikir kritis terhadap prestasi belajar matematika siswa

10 4. Pengaruh Reward terhadap Prestasi Belajar Siswa Berdasarkan pengujian hipotesis yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa Reward berpengaruh signifikan dan positif terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMP N 29 Padang. Hal ini dapat dilihat dari nilai hasil koefisien sebesar 0,333. Nilai koefisien ini signifikan karena nilai t hitung 2,866 > t tabel 1,98422 dengan taraf signifikan sebesar 0,018 < = 0,00.Hal ini menunjukkan bahwa reward berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMP N 29 Padang. Semakin baik Reward semakin baik pula prestasi belajar yang diperoleh oleh siswa tersebut, begitu juga sebaliknya jika reward dalam pembelajaran kurang baik maka prestasi belajar yang diperoleh siswa juga kurang baik atau kurang memuaskan. Secara keseluruhan kesiapan belajar berada pada kategori baik yakni memiliki ratarata TCR sebesar 82,51%. Hal ini membuktikan bahwa Reward sudah baik dan dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa secara simultan. Reward mempengaruhi prestasi belajar sebesar 82,51%, sedangkan sisanya 17,49% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam dalam penelitian ini. Keberhasilan belajar siswa tidak lepas dari motivasi siswa yang bersangkutan, oleh karena itu pada dasarnya motivasi berprestasi merupakan faktor yang sangat menentukan keberhasilan siswa. Siswa juga akan lebih termotivasi jika dari hasil belajarnya tersebut mendapatkan penghargaan (reward) yang memuaskan dari guru atau pihak pengajar sebagai tanda penghargaan atas hasil belajarnya tersebut.. Hasil penelitian ini sessuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Liya Susanti ( 2009) Pengaruh reward terhadap motivasi berprestasi dan prestasi belajar akuntansi pada siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 2

11 Karanganyar tahun ajaran 2007-2008. 5. Pengaruh Pemanfaatan Waktu Luang, Interaksi Guru dan Orangtua, Konsep Diri, dan Reward terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VIII SMP N 29 Padang. Berdasarkan pengujian hipotesis yng telah dilakukan diperoleh hasilbahwa pengaruh pemanfaatan waktu luang, interaksi guru dan orangtua, konsep diri, dan Reward secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMP N 29 Padang. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian yang menyatakan bahwa nilai F hitung sebesar 110,758 > F tabel sebesar 2,46 dengan taraf signifikan 0,000 < 0,05 selain itu berdasrkan hasil analisis koefisien determinasi diperoleh hasil nilai, nilai R Square 0,816 yang artinta 86,6% perubahan pada variabel dependen (prestasi belajar) dapat dijelaskan oleh variabel independen (pemanfaatan waktu luang, interaksi guru dan orangtua,konsep diri, dan Reward) sedangkan sisa 13,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. artinya H 0 4 ditolak dan H a 4 diterima. Dari hasil analisa koefisien determinasi yang dilakukan diperoleh nilai Rsquare sebesar 0,816. Hal ini berarti 86,6% prestasi belajar siswa kelas VIII SMP N 29 Padang dipengaruhi oleh pemanfaatan waktu luang, interaksi guru dan orangtua, konsep diri, dan reward sedangkan sisanya sebesar 13,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Dari hasil penelitian pemanfaatan waktu luang, interaksi guru dan orangtua, konsep diri, dan reward berada pada kategori cukup baik, dilihat dari frekuensi pemanfaataan waktu luang, interaksi guru dan orangtua, konsep diri, dan Reward dari rata-rata variabel pemanfaatan waktu luangsebesar 78,32%, rata-rata variabel

12 interaksi guru dan orangtua sebesar 79,25% dan rata-rata variabel konsep diri sebesar 78,72 % dan rata-rata variabel Reward sebesar 82,51 %. Hal ini berarti menunjukkan bahwa pemanfaatan waktu luang, interaksi guru dan orangtua, konsep diri dan reward berada dalam kategori baik. Hasil penelitian ini embuktikan bahwa pemanfaatan waktu luang, interaksi guru dan orangtua, konsep diri, dan reward berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMP N 29 Padang. Oleh karena itu untuk meningkatkan prestasi belajar dapat diupayakan dengan meningkatkan pemanfaatan waktu luang, interaksi guru dan orangtua, konsep diri, dan rewar KESIMPULAN Berdasarkan kepada permasalahan dan pertanyaan penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Terdapat pengaruh antara pemanfaatan waktu luang (X1) terhadap prestasi belajar siswa (Y). Dari keseluruhan kelompok sampel orang tua berpendapatan rendah dan tinggi, yang paling berpengaruh terhadap prestasi belajar yaitu pendapatan orang tua rendah nilai koefisen sebesar 1,935 dan nilai t hitung 8.143 > t tabel 1,98422. 2. Terdapat pengaruh antara interaksi guru dan orangtua (X2) terhadap prestasi belajar siswa (Y). Dari keseluruhan kelompok sampel orang tua berpendapatan rendah dan tinggi, yang paling berpengaruh terhadap prestasi belajar yaitu pendapatan orang tua rendah nilai koefisen sebesar 1.154 dan nilai t hitung 3.161 > t tabel 1,98422. 3. Terdapat pengaruh antara konsep diri (X3) terhadap prestasi belajar siswa (Y). Dari keseluruhan kelompok sampel orang tua berpendapatan rendah dan tinggi, yang paling berpengaruh terhadap prestasi belajar yaitu kelompok sampel orang tua berpendapatan tinggi dengan nilai koefisien

13 sebesar 0,247 dan t hitung 1,813 > t tabel 1,98422. 4. Terdapat pengaruh antara reward (X4) terhadap prestasi belajar siswa (Y). Dari keseluruhan kelompok sampel orang tua berpendapatan rendah dan tinggi, yang paling berpengaruh terhadap prestasi belajar yaitu kelompok sampel orang tua berpendapatan tinggi dengan koefisien sebesar 0.273 dan t hitung 1,597 > t tabel 1,98422. 5. Pemanfaatan waktu luang, interaksi guru dan orangtua, konsep diri, dan reward secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu kelas VIII SMP N 29 Padang. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian yang menyatakan bahwa nilai F hitung sebesar 110,758 > F tabel sebesar 2,46 dengan taraf signifikan 0,000 < 0,05 Hal ini berarti Ha diterima dan H0 ditolak. DAFTAR PUSTAKA Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. PT. Rineka Cipta: Jakarta. Alisar, M. 2008. Bahan Ajar Pedagogik. Padang. UNP. Andiny, Yuan. 2013. Pengaruh konsep diri dan berpikir kritis terhadap prestasi belajar matematika siswa Tahun Ajaran 2013/2014. Jurnal EEAJ 2(2) Agus Abdul Rahman, 2013: 62 Psikologi Sosial. Jakarta. PT. Raja Grafindo Persada. Agustiani. 2009. Psikologi Sosial. Jakarta: Rajawali Pers.Buku Pedoman Akademik. Tahun 2011. STKIP PGRI Sumatera Barat: Padang. Djamarah, Syaiful Bahri,2005.Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif: Suatu pendekatan Teoritis Psikologis. Jakarta: PT Rineka Cipta. Departemen Pendidikan Nasional. 2003. UUD RI No. 20 tahun 2003 tentang Sistem PendidikanNasional.Depdiknas : Jakarta. Farmawi. 2001: 52. Penggunaan Waktu Senggang. Bandung. Bumi Aksara.

14 Hidayati, nurul. 2002. Pengaruh interaksi orangtua/wali murid terhadap prestasi belajar anak di SMP Muhammaddiyah Tahun ajaran 2002/2003. Skripsi. Hamalik, Oemar. 2010. Proses BelajarMengajar. Bumi Aksara : Bandung. Mudjiran. 2007. Konsep Diri. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada Putra, Zuherwendi. 2010. Persepsi siswa tentang pengelolaan kelas oleh guru dan pemanfaatan waktu luang siswa terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas VIII SMP N 30 Padang Laporan Penelitian Universitas Negeri Padang. Sardiman. 2003. Reward. Jakarta: Rajawali Pers.