DINAMIKA BENDA LANGIT

dokumen-dokumen yang mirip
GRAVITASI B A B B A B

GRAVITASI. Gambar 1. Gaya gravitasi bekerja pada garis hubung kedua benda.

3. MEKANIKA BENDA LANGIT

Jika sebuah sistem berosilasi dengan simpangan maksimum (amplitudo) A, memiliki total energi sistem yang tetap yaitu

Momen Inersia. distribusinya. momen inersia. (karena. pengaruh. pengaruh torsi)

NASKAH SOAL POST-TEST. Mata Pelajaran: Fisika Hari/Tanggal : Kelas : XI/IPA Waktu :

Oleh : Kunjaya TPOA, Kunjaya 2014

Pembahasan Soal Gravitasi Newton Fisika SMA Kelas X

MEKANIKA BENDA LANGIT MARIANO N., S.SI.

HUKUM GRAVITASI NEWTON

BAB 2 GRAVITASI PLANET DALAM SISTEM TATA SURYA

BAHAN AJAR FISIKA GRAVITASI

Hukum Newton Tentang Gravitasi

DAFTAR ISI. BAB 2 GRAVITASI A. Medan Gravitasi B. Gerak Planet dan Satelit Rangkuman Bab Evaluasi Bab 2...

HUKUM NEWTON TENTANG GRAVITASI DAN GERAK PLANET

K13 Revisi Antiremed Kelas 10 Fisika

r 21 F 2 F 1 m 2 Secara matematis hukum gravitasi umum Newton adalah: F 12 = G

GAYA GESEK. Gaya Gesek Gaya Gesek Statis Gaya Gesek Kinetik

Satuan Besaran dalam Astronomi. Dr. Chatief Kunjaya KK Astronomi ITB

SASARAN PEMBELAJARAN

TUJUAN :Mahasiswa memahami konsep ilmu fisika, penerapan besaran dan satuan, pengukuran serta mekanika fisika.

Fisika Umum (MA101) Kinematika Rotasi. Dinamika Rotasi

MOMENTUM - TUMBUKAN FISIKA DASAR (TEKNIK SISPIL) (+GRAVITASI) Mirza Satriawan. menu

I. Hukum lintasan : Semua planet bergerak dalarn lintasan berupa elips, dengan matahari pada salah satu titik fokusnya.

GRAVITASI PLANET DALAM SISTEM TATA SURYA KELAS XI SEMESTER I

ANTIREMED KELAS 11 FISIKA

SILABUS PEMBELAJARAN

Uji Kompetensi Semester 1

SOAL REMEDIAL KELAS XI IPA. Dikumpul paling lambat Kamis, 20 Desember 2012

Benda B menumbuk benda A yang sedang diam seperti gambar. Jika setelah tumbukan A dan B menyatu, maka kecepatan benda A dan B

Antiremed Kelas 10 FISIKA

Gerak Melingkar Pendahuluan

RINGKASAN MATERI GRAVITASI. Newton mengusulkan hukum gaya yang kita sebut dengan Hukum Gravitasi. Gambar 2 Hukum Gravitasi Newton

TEST KEMAMPUAN DASAR FISIKA

BAB IV DINAMIKA PARTIKEL. A. STANDAR KOMPETENSI : 3. Mendeskripsikan gejala alam dalam cakupan mekanika klasik sistem diskret (partikel).

FISIKA. Untuk SMA dan MA Kelas XI. Sri Handayani Ari Damari

Soal dan Pembahasan GLB dan GLBB

r = r = xi + yj + zk r = (x 2 - x 1 ) i + (y 2 - y 1 ) j + (z 2 - z 1 ) k atau r = x i + y j + z k

J U R U S A N T E K N I K S I P I L UNIVERSITAS BRAWIJAYA. TKS-4101: Fisika. Hukum Newton. Dosen: Tim Dosen Fisika Jurusan Teknik Sipil FT-UB

FISIKA UNTUK UNIVERSITAS JILID I ROSYID ADRIANTO

Kegiatan Belajar 3 MATERI POKOK : JARAK, KECEPATAN DAN PERCEPATAN

LATIHAN USAHA, ENERGI, IMPULS DAN MOMENTUM

Hukum Newton dan Penerapannya 1

BAB I PENDAHULUAN. hukum newton, baik Hukum Newton ke I,II,ataupun III. materi lebih dalam mata kuliah fisika dasar 1.Oleh karena itu,sangatlah perlu

3. ORBIT KEPLERIAN. AS 2201 Mekanika Benda Langit. Monday, February 17,

PENGENDALIAN MUTU KLAS X

TES STANDARISASI MUTU KELAS XI

PREDIKSI UAS 1 FISIKA KELAS X TAHUN 2013/ Besaran-besaran berikut yang merupakan besaran pokok adalah a. Panjang, lebar,luas,volume

GERAK PLANET DALAM TATASURYA BERDASARKAN HUKUM NEWTON

Xpedia Fisika. Soal Mekanika

DINAMIKA GERAK LURUS

SOAL SELEKSI OLIMPIADE SAINS TINGKAT KABUPATEN/KOTA 2014 CALON TIM OLIMPIADE ASTRONOMI INDONESIA 2015

BAB III GERAK LURUS. Gambar 3.1 Sistem koordinat kartesius

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Tabel 2. Saran Perbaikan Validasi SARAN PERBAIKAN VALIDASI. b. Kalimat soal

ANTIREMED KELAS 11 FISIKA

BAB V HUKUM NEWTON TENTANG GERAK

1. Sebuah benda diam ditarik oleh 3 gaya seperti gambar.

Fisika Dasar. Dinamika Partikel. Siti Nur Chotimah, S. Si, M. T. Modul ke: Fakultas Teknik

BAB MOMENTUM DAN IMPULS

Pilihan ganda soal dan impuls dan momentum 15 butir. 5 uraian soal dan impuls dan momentum

ANTIREMED KELAS 11 FISIKA

SMP kelas 9 - FISIKA BAB 6. GERAK, GAYA DAN HUKUM NEWTONLATIHAN SOAL BAB 6

soal dan pembahasan : GLBB dan GLB

m dan t A. tepat bernilai B. tidak bisa bernilai lebih dari x atau t C. tidak bisa bernilai kurang dari x D. bisa bernilai kurang atau lebih dari x

SMP kelas 8 - FISIKA BAB 2. GAYA DAN HUKUM NEWTONLatihan Soal 2.5

3. (4 poin) Seutas tali homogen (massa M, panjang 4L) diikat pada ujung sebuah pegas

SP FISDAS I. acuan ) , skalar, arah ( ) searah dengan

Kinematika. Gerak Lurus Beraturan. Gerak Lurus Beraturan

MEKANIKA. Oleh WORO SRI HASTUTI DIBERIKAN PADA PERKULIAHAN KONSEP DASAR IPA. Pertemuan 5

GERAK LURUS. * Perpindahan dari x 1 ke x 2 = x 2 - x 1 = 7-2 = 5 ( positif ) * Perpindahan dari x 1 ke X 3 = x 3 - x 1 = -2 - ( +2 ) = -4 ( negatif )

KISI-KISI SOAL GERAK PADA BENDA. Jeni s soal. Soal. PG 1 B Jawaban benar skor 1. ikan. Bumi mengelilingi matahari dengan

DINAMIKA GERAK. 2) Apakah yang menyebabkan benda yang sedang bergerak dapat menjadi diam?

SILABUS. Kompetensi Dasar Kegiatan Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar

Antiremed Kelas 11 FISIKA

: Supplemen Astrofisika : Dr. Chatief Kunjaya MSc PerancangKulit : Charlie Bronson Wuli

SMP kelas 9 - FISIKA BAB 4. SISTEM TATA SURYALatihan Soal 4.3

Pelatihan Ulangan Semester Gasal

MATERI PEMAHAMAN GRAFIK KINEMATIKA

2.2 kinematika Translasi

Kinematika Gerak KINEMATIKA GERAK. Sumber:

Hukum Newton tentang Gerak

Contoh Soal : Jawaban : Diketahui. Ditanyakan. Penyelesaian :

PETUNJUK UMUM Pengerjaan Soal Tahap 1 Diponegoro Physics Competititon Tingkat SMA

BAHAN AJAR FISIKA KELAS XI SMA SEMESTER 1 BERDASARKAN KURIKULUM 2013 USAHA DAN ENERGI. Disusun Oleh : Nama : Muhammad Rahfiqa Zainal NIM :

Fisika Umum (MA-301) Hukum Gerak. Energi Gerak Rotasi Gravitasi

ROTASI BENDA LANGIT. Chatief Kunjaya. KK Atronomi, ITB. Oleh : TPOA, Kunjaya 2014

Hukum I Newton. Hukum II Newton. Hukum III Newton. jenis gaya. 2. Menerapkan konsep dan prinsip dasar kinematika dan dinamika.

BAB III APLIKASI METODE EULER PADA KAJIAN TENTANG GERAK Tujuan Instruksional Setelah mempelajari bab ini pembaca diharapkan dapat: 1.

BAB 3 DINAMIKA GERAK LURUS

KINEMATIKA 1. Fisika Dasar / Fisika Terapan Program Studi Teknik Sipil Salmani, ST., MS., MT.

Di unduh dari : Bukupaket.com

GERAK LURUS Standar Kompetensi Menerapkan konsep dan prinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN : HUKUM NEWTON TENTANG GRAVITASI

PEMBAHASAN SOAL UJIAN NASIONAL SMA MATA PELAJARAN FISIKA TAHUN 2016/2017

BAB I PENDAHULUAN. yang dihasilkan oleh planet meliputi kecepatan dan posisi setiap saat yang dialami

SILABUS Mata Pelajaran : Fisika

Jenis Gaya gaya gesek. Hukum I Newton. jenis gaya gesek. 1. Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik.

KINEMATIKA 1. Fisika Dasar / Fisika Terapan Program Studi Teknik Sipil Salmani, ST., MS., MT.

Prediksi 1 UN SMA IPA Fisika

MODUL MATA PELAJARAN IPA

Transkripsi:

DINAMIKA BENDA LANGIT CHATIEF KUNJAYA KK A S T R O N O M I, I N S T I T U T T E K N O L O G I B A N D U N G TPOA, Kunjaya 2014

KOMPETENSI DASAR X.3.3 Menganalisis besaran-besaran fisis pada gerak lurus dengan kecepatan konstan dan gerak lurus dengan percepatan konstan X.3.4 Menganalisis hubungan antara gaya, massa dan gerakan benda pada gerak lurus XI.3.2 Mengevaluasi pemikiran dirinya terhadap keteraturan gerak planet dalam tata surya berdasarkan hukum Newton XI.4.2 Menyajikan data dan informasi tentang satelit buatan yang mengorbit Bumi dan dampak yang ditimbulkannya

HUKUM NEWTON I Jika tidak ada gaya yang bekerja atau jumlah gaya yang bekerja pada sebuah benda nol, maka benda itu akan diam atau bergerak dengan kecepatan konstan Contoh yang sering dipakai adalah jika kita naik mobil, lalu mobil direm maka kita akan merasa terdorong ke depan. Di bidang Astronomi ada contoh yang lebih langsung, misalnya gerak pesawat antariksa

CONTOH HUKUM NEWTON I Pesawat Voyager, diluncurkan tahun 1977, masih terus bergerak sampai sekarang, sudah lebih jauh dari planet terjauh

HUKUM NEWTON 2 Jika ada gaya pada benda yang jumlahnya tidak nol, maka benda akan mengalami percepatan yang sebanding dengan gaya itu. a F m Jika mula mula diam, maka benda akan bergerak dipercepat (Gerak Lurus Berubah Beraturan, GLBB) Jika mula 2 bergerak dan gaya searah (atau berlawanan) dengan kecepatan, maka benda akan bergerak GLBB dipercepat (diperlambat) Jika mula 2 bergerak dan gaya selalu tegak lurus kecepatan, maka benda akan bergerak melingkar beraturan

GERAK ROKET Contoh: Pesawat yang bergerak dipercepat karena dorongan roket

GERAK MELINGKAR BERATURAN Kecepatan tidak konstan tapi laju konstan, arah selalu berubah tapi besarnya tetap Arah gaya dan percepatan selalu tegak lurus kecepatan dan mengarah ke pusat lingkaran Gaya dan percepatan sentripetal: mv 2 F cp r v a cp 2 r

GERAK MELINGKAR Contoh : Bumi mengelilingi Matahari. Yang berfungsi sebagai gaya sentripetal adalah gravitasi Matahari

CONTOH SOAL Contoh : Berapakah kecepatan linier gerak Bumi mengelilingi Matahari jika diketahui Periode revolusi Bumi 365,25 hari dan jarak Bumi Matahari 150 juta km dan orbit Bumi dianggap berbentuk lingkaran? Jika Matahari tibatiba hilang bagaimanakah gerak Bumi? Jawab: Kecepatan gerak melingkar v = 2πr/T = 2π 150.000.000/(365,25 24 60 60) = 29,9 km/s Jika Matahari tiba-tiba hilang maka Bumi akan bergerak lurus dengan kecepatan 29,9 km/s

HUKUM NEWTON III Jika pada sebuah benda diberi gaya, maka benda akan memberikan reaksi sebesar gaya itu, dengan arah berlawanan. Contoh: Bulan ditarik oleh gravitasi Bumi, Bumi pun merasakan gaya gravitasi Bulan. Eksoplanet yang ditarik oleh gravitasi bintang induknya juga menarik bintang induknya itu sehingga garis spektrum bintang induknya bisa nampak bergerak bolak-balik, sehingga eksoplanet bisa diketahui keberadaannya.

HUKUM NEWTON TENTANG GRAVITASI Pada dua benda yang berdekatan, akan terjadi gaya tarik menarik yang berbanding lurus dengan massa masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kudrat jarak antara kedua benda F G m m 1 r 2 2 Dengan G adalah konstanta gravitasi yang besarnya 6,67 x 10-11 N m 2 /kg 2.

Contoh : Jika diketahui massa Bumi adalah 5,97 10 24 kg, jejarinya 6400 km, sebuah benda bermassa 3 kg di permukaan Bumi akan mendapat gaya sebesar : 24 11 5,97 10 3 F 6,67 10 29N 2 (6400000) Jika benda itu dibawa ke ketinggian 12800 km dari permukaan Bumi, maka gaya gravitasi Bumi yang dirasakan benda itu akan menjadi 1/9 semula, atau 3,24 N, karena jaraknya dari pusat Bumi menjadi 3 kali lipat semula. Jika kita menimbang benda itu dengan neraca pegas di ketinggian 12800 km, maka neraca akan menunjukkan angka 1/3 kg (mengapa?).

PERCEPATAN GRAVITASI Jika merujuk pada hukum Newton kedua : a F m Dengan menggunakan gaya gravitasi untuk F, m adalah massa yang dikenai gaya F, maka dapat diperoleh perumusan percepatan gravitasi : a g G M r 2 Dengan M adalah massa penyebab gravitasi yang dirasakan oleh m

GERAK BENDA DALAM MEDAN GRAVITASI BUMI Jika kecepatan relatif kedua benda cukup rendah dan salah satu atau kedua benda cukup besar, maka kedua benda bisa bertabrakan. Contoh : gerak benda yang dilempar di dekat permukaan Bumi akan membuat lintasan parabola. Percepatan gravitasi selama benda bergerak dapat dianggap konstan Gerak dapat diurai menjadi dua, gerak horizontal GLB, gerak vertikal GLBB. Keduanya dapat dianalisis terpisah tapi menggunakan waktu yang sama.

GERAK BENDA DALAM MEDAN GRAVITASI BUMI Jika kecepatan awal lebih besar lagi sehingga dapat mencapai ribuan km, maka lintasanya tidak lagi parabola melainkan sebagian dari elips Lintasan seperti ini yang dialami oleh peluru kendali balistik antar benua Permukaan Bumi tidak lagi dapat dipandang sebagai bidang datar Di sepanjang lintasannya percepatan gravitasi bumi tidak dapat dianggap konstan

GERAK BENDA DALAM MEDAN GRAVITASI BUMI Jika kecepatan awal lebih tinggi lagi, peluru bisa tidak kembali ke permukaan Bumi, mengorbit dalam lintasan elips. Lintasan inilah yang terjadi pada peluncuran satelit Jika kecepatan awal lebih besar dari kecepatan lepas, peluru akan terbang jauh, lepas dari medan gravitasi Bumi dan tidak kembali lagi. v 2GM R

HUKUM KEPLER Diperoleh secara empirik dari hasil pengamatan posisi planet presisi tinggi selama lebih dari 25 tahun oleh Tycho Brahe, dilanjutkan oleh Johanes Kepler. Hasil pengamatan mereka cocok dengan pendapat Copernicus bahwa planet-planet mengelilingi Matahari. Pengamatan dengan ketelitian tinggi mendukung keyakinan bahwa lintasan planet berbentuk elips Sebenarnya merupakan konsekuensi logis dari hukum Newton, tapi Newton belum lahir ketika Kepler masih hudup.

HUKUM KEPLER Hukum Kepler 1 Planet-planet mengelilingi Matahari dalam lintasan berbentuk elips dengan Matahari di salah satu titik fokusnya. Hukum Kepler 2 Garis hubung Matahari dan planet menyapu luas yang sama dalam selang waktu yang sama. Hukum Kepler 3 Jarak rata-rata planet dari Matahari pangkat tiga berbanding lurus dengan kuadrat periode orbit.

HUKUM KEPLER 1

HUKUM KEPLER 2

HUKUM KEPLER 3 Dapat diturunkan dari hukum Newton Untuk kasus paling sederhana, jika orbit berbentuk lingkaran, gaya sentripetalnya adalah gaya gravitasi m v r 2 G Mm Dengan sedikit manipulasi matematik dapat diperoleh: r T 3 2 r 4 2 GM 2

SOAL YANG PERNAH KELUAR (OSKK 2008) Apabila Bumi jaraknya menjadi 3 AU dari Matahari, maka besarnya gaya gravitasi antara Bumi dan Matahari, menjadi, a. 3 kali daripada gaya gravitasi sekarang. b. 1,5 kali daripada gaya gravitasi sekarang. c. sama seperti sekarang. d. sepertiga kali daripada gaya gravitasi sekarang. e. sepersembilan kali daripada gaya gravitasi sekarang.

SOAL YANG PERNAH KELUAR (OSKK 2009) Callisto yang merupakan bulannya planet Jupiter, mengedari planet Jupiter pada berjarak 1,88 juta kilometer dan dengan periode 16,7 hari. Apabila massa Callisto diabaikan, karena jauh lebih kecil daripada massa Jupiter, maka massa planet Jupiter adalah, a. 10,35 x 10-4 massa Matahari b. 9,35 x 10-4 massa Matahari c. 8,35 x 10-4 massa Matahari d. 7,35 x 10-4 massa Matahari e. 6,35 x 10-4 massa Matahari