PERENCANAAN PERUSAHAAN

dokumen-dokumen yang mirip
PERENCANAAN PROSES. Arif Rahman

LINGKUP TEKNIK INDUSTRI. Arif Rahman

Ganjil 2017/2018 Jurusan Teknik Industri UB

Ganjil 2016/2017 Jurusan Teknik Industri UB

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN TEKNIK INDUSTRI

TIN102 - Pengantar Teknik Industri Materi #1 Ganjil 2016/2017. h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n. w e b l o g. e s a u n g g u l. a c.

Pengantar Teknik Industri. Pengantar Teknik Industri. Literatur. Hubungan TI dan Ilmu Lain

INDUSTRIAL ENGINEERING

Teknik Industri. Universitas Indonesia. i/ndustrial e/ngineering ui - where the science of engineering and management blends

EXECUTIVE SUMMARY MARKETING PLAN. Business Plan Salon Mobil ++ Kewirausahaan/Contoh Proposal Usaha/ BDS-Doc. Latar belakang. Tujuan dan Manfaat Bisnis

PERANCANGAN PRODUK. Chapter 3. Gasal 2014

BAB 1 PENDAHULUAN. besar yang kompleks. Pertama, keterbatasan dana yang diperoleh lembaga-lembaga

PENGANTAR BUSINESS PLAN

PRODUCT PLANNING. Produk Manufaktur. Gambar : Produk Manufaktur

KEILMUAN ILMU SOSIAL BAGI TEKNIK INDUSTRI. Arif Rahman

BAB III Landasan Teori

PERANCANGAN TATA LETAK. Arif Rahman

Pengenalan Program Studi Teknik Industri

BAB III METODOLOGI. Market Assessment. Marketing Strategy. Business Plan. Conclusion

OPTIMASI DAN HEURISTIK DALAM PENDEKATAN SISTEM. Arif Rahman

LAPORAN AKHIR PENGEMBANGAN MODEL MANAJEMEN PEMANFAATAN ENERGI DI INDONESIA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. konsep mengenai strategi terus berkembang. Hal ini dapat ditujukkan oleh adanya

BAB 4 PERENCANAAN STRATEGI SISTEM DAN TEKNOLOGI INFORMASI. permintaan terhadap produk juga meningkat.

MAKALAH STUDI KELAYAKAN USAHA

Management Information Systems (MIS) Sistem Informasi Manajemen adalah sistem informasi yang dibutuhkan sebuah organisasi dengan pengolahan seluruh

BUSINESS PLAN. 27 Juni 2014 (RENCANA BISNIS)

BAB III METODOLOGI. Dalam penyusunan thesis ini kerangka berpikir yang akan digunakan adalah untuk

Diskusi mengenai topik minggu lalu.

STUDI KELAYAKAN USAHA

ANALISA PROSES BISNIS

Tinjauan Umum Functional Strategy Riri Satria

PERENCANAAN USAHA PERTEMUAN 11 KEWIRAUSAHAAN

Penyusunan Rencana Strategis Pemasaran

Organisasi dan System Analyst

BAB 4 HASIL KINERJA SISTEM ERP PADA MODUL MATERIAL MANAGEMENT

III. METODE PENELITIAN

BEST PRACTICES ITG di Perusahaan. Titien S. Sukamto

3 BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. 3.1 Metodologi Penelitian Perencanaan Strategi Sistem Informasi

BAB III LANDASAN TEORI

III. KERANGKA PEMIKIRAN

BAB III KERANGKA PEMIKIRAN. teoretik. Manajemen strategi didefinisikan sebagai ilmu tentang perumusan

SUATU DOKUMEN YG MENYATAKAN KEYAKINAN ATAU KEMAMPUAN SEBUAH BISNIS UNTUK MENJUAL BARANG ATAU JASA DG MENGHASILKAN KEUNTUNGAN YNG MENARIK.

RENCANA PENGEMBANGAN BISNIS MELATI WIBOWO SEKAR TUGAS AKHIR

a. Format proposal 1) Judul Judul dibuat secara menarik dan singkat. 2) Executive summary Ringkasan Eksekutif (Maksimum 2 halaman, dengan satu spasi)

III KERANGKA PEMIKIRAN

Kerangka Kerja Sistem Manajemen Kinerja

INFORMATION TECHNOLOGY SERVICE MANAGEMENT

# $ !!" ! #$! $% # %!!!'(!! +!! % %+!'!! " #! # % #, #,-! #! )!! %" .'.!% % ) ' ' '!!!! % '! $ )!!'" /!.!% % ) $ % & (!!!!.!% %!$

III. METODE PENELITIAN

PERANCANGAN PRODUK. Chapter 3. Gasal 2014

Pengelolaan Usaha dan Strategi Kewirausahaan. Muhlisin, S.E., M.Si.

BAB II LANDASAN TEORI

SISTEMATIKA BUSINESS PLAN (RENCANA BISNIS) Dr. FX. Suharto, M. Kes

Aplikasi Sistem Informasi (1)

BAB III METODOLOGI. proses penyusunan perencanaan strategi, terdapat beberapa komponen yang perlu. diperhatikan. Komponen-komponen tersebut adalah :

a. Format proposal 1) Judul Judul dibuat secara menarik dan singkat. 2) Executive summary Ringkasan Eksekutif (Maksimum 2 halaman, dengan satu spasi)

BAB II LANDASAN TEORI

III. KERANGKA PEMIKIRAN

STRATEGI PERANCANGAN BISNIS RESTORAN. Oleh: Tim Pengampu Restoran (Prihastuti Eka) Program Studi PT Boga Fakultas Teknik UNY

# $ !!" ! # $! $ % !!" # %!!! '(!! # * $ %!+ + +!! % %+!'!! " " " #! # % # '!$ #, #,-! # '-!!! #! )!! %" .'.!% % ) ' ' '!!!! % '! $ )!!

SKOR Visi dipahami oleh anggota organisasi rumah sakit (sharedvision)

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

Sistem Produksi. Produksi. Sistem Produksi. Sistem Produksi

KEWIRAUSAHAAN-II LAPORAN PERKEMBANGAN USAHA (1) Oloan Situmorang, ST, MM. Modul ke: Fakultas Ekonomi Bisnis. Program Studi Manajemen

ANALISIS STUDI KELAYAKAN INVESTASI PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI DIE MAKING PT ASTRA DAIHATSU MOTOR

III. KERANGKA PEMIKIRAN

SMT KODE NAMA MATA KULIAH SKS PRASYARAT

ekonomi Kelas X MANAJEMEN K-13 A. Pengertian Manajemen Tujuan Pembelajaran

BAB 3 METODOLOGI PEMECAHAN MASALAH

ANALISA & PERANCANGAN SISTEM

Sistem Informasi Akuntansi I. Modul ke: 13Feb. Pengantar ERP (Enterprise Resource Planning) Fakultas. Afrizon, SE, M.Si, Ak. Program Studi Akuntansi

BAB II LANDASAN TEORI

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

III. KERANGKA PEMIKIRAN

RINGKASAN EKSEKUTIF RINA WINDRATI, HAMDANI M.SYAH HARIANTO.

BAB 1 PENDAHULUAN. berbagai sisi kehidupan manusia. Melalui pemanfaatan sistem informasi, maka

Entrepreneurship and Inovation Management Berisi : Pengertian Business Plan Format Business Plan

BAB II LANDASAN TEORI

Fakultas Komunikasi dan Bisnis Inspiring Creative Innovation. Audit SDM & HRIS

III. KERANGKA PEMIKIRAN

Kewirausahaan II. Business Plan. Modul ke: MANAJEMEN. HARTRI PUTRANTO,SE.MM HP : : 13Fakultas FAKULTAS EKONOMI

Information Systems. Sistem Informasi untuk Keuntungan Kompetitif 16/10/2012 8:56

III. METODOLOGI. A. Kerangka Pemikiran. B. Pendekatan Studi Kelayakan

MANAJEMEN PEMASARAN UMKM. Program Teras Usaha Mahasiswa Pelatihan Wirausaha Tahap I Juni 2016

Ilustrasi 1: Teknologi Kamera

Introduction to. Chapter 21. Synthesis of Business Functions. MultiMedia by Stephen M. Peters South-Western College Publishing

Project Integration Management. Binsar Parulian Nababan Sutrisno Diphda Antaresada Adrian Kosasih

BAB 1 PENDAHULUAN. signifikan. Indonesia, sebagai salah satu negara dengan sumber bahan bakar fosil yang

III KERANGKA PEMIKIRAN

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. Teknologi Informasi saat ini akhirnya menjadi salah satu kebutuhan dan keseharian

Informasi Sistem Manajemen Publik

BAB II TARGET COSTING

ABSTRAK. Kata kunci: outsourcing, human resource, perencanaan bisnis. vii. Universitas Kristen Maranatha

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Kewirausahaan. Analisis Bisnis dan Studi Kelayakan Usaha. Reddy Anggara, S.Ikom., M.Ikom. Modul ke: Fakultas Fakultas Teknik. Program Studi Arsitektur

III. METODOLOGI. 3.1 Kerangka Pemikiran. 3.2 Metode Penelitian

BAB 2 LANDASAN TEORI

Transkripsi:

PERENCANAAN PERUSAHAAN

INDUSTRIAL ENGINEERING..is concerned with the design, improvement, and installation of integrated systems of men, materials, information, energy, and equipments. It draws upon specialized knowledge and skill in the mathematical, physical and social sciences together with the principles and methods of engineering analysis and design to specify, predict and evaluate the result to be obtained from such systems

Knowledge & Skill Mathematical Physical Sciences Social Sciences Industrial Engineering Engineering Specify Predict Evaluate Optimal Result Design Integrated Systems Improvement Installation

LINGKUP TEKNIK INDUSTRI Work Breakdown System Ergonomic Demand Forecasting Voice of Customer Work Studi Make or Buy Analysis Division of Work Differentiation / Product Variants Capacity Planning Organization Development PRODUCT DESIGN PROCESS PLANNING FACILITY PLANNING WORK STATION DESIGN LAYOUT DESIGN PRODUCTION PLANNING ENTERPRISE BUSINESS PLAN Function Analysis & Morphology Quality Function Deployment General/ Special Purposes Job Analysis Serial / Parallel Machines Inventory Planning Competitive Analysis Personnel Planning Distribution Planning Financial Feasibility

PERENCANAAN PERUSAHAAN

BUAT MIND MAPPING : PERENCANAAN PERUSAHAAN Apa saja yang berkaitan dengan Perencanaan Perusahaan? Misalnya : 1. Informasi apa saja yang diperlukan dalam merencanakan perusahaan? 2. Aspek apa saja yang dipertimbangkan untuk merencanakan perusahaan? 3. Siapa saja yang berkepentingan dengan perencanaan perusahaan? 4. Bagaimana langkah-langkah perencanaan perusahaan?

BUSINESS PLAN

BUSINESS PLAN Business viability Management viability Market viability Technical viability Economic and financial viability

BUSINESS PLAN a. Sampul b. Ringkasan c. Gambaran Umum Usaha c.1 Konsep usaha (dan bentuk badan usaha) c.2 Produk (dan pendefinisian value) c.3 Analisa situasi usaha d. Manajemen Usaha d.1 Visi dan misi organisasi d.2 Struktur organisasi d.3 Deskripsi jabatan e. Analisa Kelayakan Pasar e.1 Segmentasi pasar e.2 Penentuan pasar target e.3 Strategi pemasaran e.4 Proyeksi pemasaran f. Analisa Kelayakan Teknis f.1 Deskripsi dan spesifikasi teknis Produk f.2 Perencanaan teknologi proses f.3 Perencanaan kapasitas (dan penentuan jumlah fasilitas & tenaga kerja) f.4 Perencanaan tata letak g. Analisa Kelayakan Finansial g.1 Harga Pokok Produksi g.2 Penentuan Harga g.3 Proyeksi Neraca Keuangan g.4 Proyeksi Aliran Kas g.5 Pemodalan g.6 Analisa keuangan

BUSINESS PLAN a. Sampul b. Ringkasan c. Gambaran Umum Usaha c.1 Konsep usaha (dan bentuk badan usaha) c.2 Produk (dan pendefinisian value) c.3 Analisa situasi usaha d. Manajemen Usaha d.1 Visi dan misi organisasi d.2 Struktur organisasi d.3 Deskripsi jabatan e. Analisa Kelayakan Pasar e.1 Segmentasi pasar e.2 Penentuan pasar target e.3 Strategi pemasaran e.4 Proyeksi pemasaran f. Analisa Kelayakan Teknis f.1 Deskripsi dan spesifikasi teknis Produk f.2 Perencanaan teknologi proses f.3 Perencanaan kapasitas (dan penentuan jumlah fasilitas & tenaga kerja) f.4 Perencanaan tata letak g. Analisa Kelayakan Finansial g.1 Harga Pokok Produksi g.2 Penentuan Harga g.3 Proyeksi Neraca Keuangan g.4 Proyeksi Aliran Kas g.5 Pemodalan g.6 Analisa keuangan

BUSINESS MODEL

CAPABILITY MATURITY MODEL Level 1 : Initial. Pengerjaan proyek tanpa ada pengalaman pendahulunya. Pelaksana memulai dengan alat dan metode sendiri. Level 2 : Repeatable. Pengalaman proyek sebelumnya mulai membentuk kematangan pembelajaran yang menjadi dasar pengerjaan proses berikutnya. Level 3 : Defined. Pembakuan pengerjaan proyek telah terbentuk. Pengerjaan proyek konsisten berpanduan standar yang ada. Level 4 : Managed. Proyek dan capaian terukur dalam kualitas dan produktivitas. Proyek terdokumentasi dan dikembangkan secara proaktif. Level 5 : Optimized. Standar pengerjaan proyek terus diperbaiki berkelanjutan. Pembelajaran bersama mengurangi ketidakefisienan.

CAPABILITY MATURITY MODEL

PLATFORM KOMPETENSI Research and Technology Development New Core Process Next Generation Process Extent of Production Process Changes Single Department Upgrade Tuning and Incremental Changes No Process Change Extent of Product Changes New Core Product Next Generation Product Addition to Product Family Minor Product Enhancement No Product Change Breakthrough Development Projects Foundation / Platform Development Projects Incremental / Derivative Product Development Current Product / Process Support

ASPEK PERENCANAAN PERUSAHAAN Potensi bisnis (business prospective) Portofolio bisnis dan siklus hidup produk aspek pertumbuhan bisnis Analisa SWOT aspek faktor internal dan eksternal Personalia bisa dipercaya (trustable) Kemampuan teknis, konseptual dan humanis dari manajer aspek manajerial perusahaan Kemampuan teknis, problem solving dan kerja sama dari operator dan staf lainnya aspek operasional perusahaan

ASPEK PERENCANAAN PERUSAHAAN Produk dapat dipasarkan (marketable) Diterima konsumen aspek kualitas dan aspek biaya Diterima masyarakat aspek hukum (termasuk norma) dan aspek lingkungan Produk mampu diproduksi (producible) Disanggupi bagian produksi dan logistik aspek proses produksi dan kapabilitasnya Disanggupi bagian pengadaan dan pemasok aspek material dan komponen

ASPEK PERANCANGAN PRODUK Sanggup terbiayai (affordable) Selaras dengan pemodalan aspek modal investasi dan aspek pinjaman Menjamin keberlanjutan aspek perputaran aliran finansial dan aspek cadangan finansial Menguntungkan (profitable) Pengembalian modal aspek break event point dan aspek payback period Menguntungkan stake holder aspek margin keuntungan (bagi pemilik usaha atau investor) dan aspek insentif (bagi manajemen dan pekerja)

MARKETABLE Market Viability PRODUCIBLE Technical Viability Economic and Financial Viability

KELAYAKAN BISNIS (business viability) Platform dan spektrum kompetensi perusahaan, termasuk kedewasaan dan kapabilitasnya. Analisa BCG portfolio dan siklus hidup produk untuk mengevaluasi pertumbuhan bisnis. Analisa SWOT untuk mengevaluasi faktor internal dan eksternal dan keterkaitannya dalam persaingan. Analisa Porter s five forces untuk mengevaluasi struktur pasar, lingkungan mikro dan situasi persaingan. Analisa PEST untuk mengevaluasi lingkungan makro. Pernyataan visi dan misi yang didukung dengan perencanaan strategis yang relevan dan feasible.

KELAYAKAN MANAJEMEN (management viability) Kemampuan manajerial pihak manajemen (white collar) yang didukung kemampuan operasional pihak pekerja (blue collar). Pembagian kerja dengan deskripsi kerjanya, didukung pengorganisasian yang merefleksikan total keterlibatan semua pihak dan kerja sama terpadu. Pendidikan, pelatihan, pengalaman dan profesionalisme membentuk kompetensi pribadi, serta didukung soft-skill terutama kejujuran. Personal yang telah dikenal publik atau mempunyai rekomendasi dari orang lain yang telah dikenal publik, akan cenderung lebih dipercaya daripada personal yang baru pemula atau pemain baru.

KELAYAKAN PASAR (market viability) Proses segmentation-targeting-positioning Riset pasar untuk menggali keinginan konsumen, karakteristik konsumen dan perilaku konsumen dari pasar potensial yang menjadi target. Riset pasar untuk memproyeksikan potensi pasar termasuk daya beli dan pola konsumsinya. Strategi pemasaran sesuai dengan struktur pasar, situasi persaingan, lingkungan pemasaran mikromakro, dan siklus hidup produk. Strategi pemasaran diterjemahkan secara taktis dalam bauran pemasaran.

KELAYAKAN TEKNIS (technical viability) Deskripsi produk dengan spesifikasi yang jelas. Urutan proses yang relevan dan runtut. Tata letak fasilitas yang menunjang proses fabrikasi. Material, energi dan sumber daya lain tersedia. Kapabilitas dan keandalan sumber daya pemroses mengendalikan dan menjamin efisiensi proses dan kualitas produk. Perencanaan kapasitas produksi dan pengendalian persediaan sesuai dengan proyeksi permintaan dengan service level yang baik.

KELAYAKAN EKONOMIS DAN FINANSIAL (economic & financial viability) Keberlanjutan pendanaan memungkinkan pembiayaan hingga produksi impas (break event point) atau saat pengembalian modal (payback period). Di mana sesuai product lifecycle, biaya besar diperlukan di awal untuk investasi, desain, pengenalan dan promosi. Lama waktu yang diperlukan hingga pengembalian modal dengan analisa break event point atau payback period. Analisa margin keuntungan dibandingkan harga pokok. Serta analisa Benefit Cost Ratio. Evaluasi kelayakan ekonomi jangka panjang dengan analisa ekonomi teknik.

Manajemen Strategi Kewirausahaan Organisasi & Manajemen Industri Psikologi Industri MARKETABLE PRODUCIBLE Ekonomi Teknik Akuntansi Biaya

ILMU YANG PERLU DIPELAJARI ORGANISASI & MANAJEMEN INDUSTRI Keluaran Pembelajaran : Mahasiswa memahami prinsip dasar manajemen dan organisasi. Mahasiswa dapat menjelaskan fungsi-fungsi manajemen dalam organisasi melalui perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian. Mahasiswa mampu menyusun struktur organisasi berdasarkan pembagian kerja, rantai komando dan rentang kendali dari anggota organisasi. PSIKOLOGI INDUSTRI Keluaran Pembelajaran : Mahasiswa memahami perbedaan perilaku individu dalam organisasi. Mahasiswa mampu mengatur dan mengendalikan hubungan industrial. Mahasiswa mampu menganalisa sosiologi industri. KEWIRAUSAHAAN Keluaran Pembelajaran : Mahasiswa sadar dan memahami bahwa keberhasilan usaha ditentukan oleh kemampuan dan sikap kerja pegawai dan pimpinan untuk menciptakan dan memanfaatkan peluang. Mahasiswa termotivasi untuk mempelajari situasi bisnis dan perubahannya. Mahasiswa berani mengambil resiko untuk mempergunakan peluang dan melakukan perubahan sesuai dengan arah gerak peluang yang baru.

ILMU YANG PERLU DIPELAJARI PEMASARAN Keluaran Pembelajaran : Mahasiswa memahami prinsip dasar pemasaran. Mahasiswa dapat melakukan penelitian pasar untuk mengetahui situasi pasar dan mengidentifikasikan kebutuhan konsumen, kondisi persaingan, perilaku konsumen dan ramalan permintaan. Mahasiswa dapat menganalisa pasar untuk melakukan segmentation, targeting, positioning, dan branding. Mahasiswa dapat merumuskan perencanaan strategis dan bauran pemasaran. AKUNTANSI BIAYA Keluaran Pembelajaran : Mahasiswa menguasai tentang penentuan harga pokok produk, pengendalian biaya serta perencanaan dalam keuangan untuk mendukung pengambilan keputusan strategik dan alokasi sumber ekonomi perusahaan. EKONOMI TEKNIK Keluaran Pembelajaran : Mahasiswa memahami konsep dasar, teori, rumusrumus, serta teknik-teknik analisis ekonomik yang terkait dengan aspek teknik dari suatu sistem produksi, produk, dan jasa. Mahasiswa mampu melakukan evaluasi kelayakan dari beberapa proposal teknik dalam kaitannya dengan dimensi nilai dan biaya, serta mampu membuat suatu keputusan ekonomik dan memahami resiko/dampak ekonomik dari suatu permasalahan aplikasi teknik (engineering application) di suatu industri.

ILMU YANG PERLU DIPELAJARI PENGENDALIAN KUALITAS Keluaran Pembelajaran : Mahasiswa mengerti definisi dan terminologi kualitas. Mahasiswa memahami peranan kualitas dalam perencanaan strategis dan pengambilan keputusan manajerial. Mahasiswa mampu menerapkan metode dan alat statistik guna mengendalikan kualitas proses maupun produk. PERANCANGAN PRODUK Keluaran Pembelajaran : Mahasiswa memahami prinsi-prinsip dasar yang harus dipenuhi dalam perancangan dan pengembangan produk. Mahasiswa mampu menggali dan mengidentifikasikan kebutuhan konsumen untuk menentukan nilai dalam produk yang dirancang. Mahasiswa mampu mengimplementasikan langkah-langkah perancangan dan pengembangan produk. ANALISIS & PENGUKURAN KERJA Keluaran Pembelajaran : Mahasiswa memahami dasar penelitian dan perancangan kerja yang meliputi teknik tata cara dan pengukuran kerja. Mahasiswa mampu menyusun prosedur operasional estándar (SOP). Mahasiswa mampu menerapkan ekonomi gerakan dan pendekatan manajemen ilmiah untuk merancang sistem kerja yang lebih efektif dan efisien.

ILMU YANG PERLU DIPELAJARI TATA LETAK FASILITAS Keluaran Pembelajaran : Mahasiswa memahami teknik perancangan tata letak fasilitas pabrik. Mahasiswa mampu menerapkan teknik perancangan tata letak pabrik dari perencanaan produk hingga desain tata letak, termasuk analisa biaya dan evaluasi kelayakan ekonominya. PERENCANAAN & PENGENDALIAN PRODUKSI Keluaran Pembelajaran : Mahasiswa memahami konsep dasar sistem produksi. Mahasiswa mampu mengklasifikasi sistem produksi sesuai strategi posisi produk atau proses. Mahasiswa menguasai teknik-teknik perencanaan dan pengendalian produksi dan persediaan. Mahasiswa mampu melakukan perencanaan kapasitas. MANAJEMEN STRATEGI Keluaran Pembelajaran : Mahasiswa mengetahui fungsi dan peranan manajemen strategi. Mahasiswa dapat mengerjakan analisa dan evaluasi kondisi faktor internal dan eksternal organisasi. Mahasiswa mampu menyusun perencanaan strategis. Mahasiswa memahami visi, misi dan tujuan dalam organisasi

ILMU YANG PERLU DIPELAJARI ANALISA & PERANCANGAN PERUSAHAAN Keluaran Pembelajaran : Mahasiswa mengetahui studi kelayakan usaha. Mahasiswa memahami konsep pengembangan usaha dan hubungannya dengan konsep perancangan sistem integral. Mahasiswa mampu menyusun proposal pengembangan usaha. Mahasiswa dapat menganalisa kelayakan usaha. Mahasiswa memahami bagaimana merencanakan usaha dan membangun perusahaan.

STAKE HOLDER PERENCANAAN PERUSAHAAN Tim Perancangan Produk dan Proses Tim Pemasaran dan Manajemen Bisnis Tim Perencanaan Produksi dan Logistik Tim Perencanaan Anggaran dan Keuangan

TAHAP PERENCANAAN PROSES 1. Menentukan platform produk dan konsep bisnis 2. Melakukan riset pemasaran 1 Karakteristik Pasar Perilaku Pasar 3. Melakukan segmentasi pasar (segmentation) 4. Menentukan pasar target (targeting) 5. Melakukan riset pemasaran 2 Faktor internal dan eksternal Struktur pasar dan lingkungan persaingan 6. Analisa potensi bisnis dan situasi persaingan bisnis 7....

TAHAP PERENCANAAN PROSES 6.... 7. Melakukan riset pemasaran 3 Kebutuhan dan Keinginan konsumen Daya beli dan faktor keputusan membeli 8. Mendefinisikan voice of customer tentang value 9. Merumuskan visi dan misi organisasi 10.Memproyeksikan permintaan produk sesuai siklus hidup produk 11...

TAHAP PERENCANAAN PROSES 10.... 11.Mengembangkan strategi pemasaran Menentukan posisi persaingan (leader, challenger, follower, nicher) dalam pasar. Merumuskan grand strategy. Mengembangkan bauran pemasaran (marketing mix) 12.Merancang dan mengembangkan produk 13.Merencanakan teknologi proses 14.Menentukan platform dan spektrum kompetensi inti organisasi 15...

TAHAP PERENCANAAN PROSES 14.... 15.Membuat perencanaan kapasitas 16.Menyusun struktur organisasi 17.Merancang tata letak 18.Membuat perencanaan produksi dan logistik 19.Mengkalkulasi semua biaya 20.Menentukan harga jual 21.Membuat proyeksi neraca keuangan 22.Membuat proyeksi aliran kas 23.Merencanakan pemodalan 24.Menganalisa resiko keuangan

BUSINESS PLAN

End of Slides...