Pelatihan Jasa Marga 25 Januari 2010

dokumen-dokumen yang mirip
PERUMUSAN MASALAH DAN TINJAUAN PUSTAKA

BAB 4 KERANGKA TEORITIS

KERANGKA TEORITIS VARIABEL HIPOTESIS

METODOLOGI PENELITIAN: Bimbingan Teknis Penyusunan Proposal Penelitian (Skripsi) Bagi Mahasiswa

Hipotesis. Hubungan yg diduga secara logis antara dua variabel atau lebih dalam rumusan proposisi yg dapat diuji secara empiris

MATA KULIAH METODE RISET [KODE/SKS : IT /2 SKS]

BAB VI BAGAIMANA KITA MENYUSUN KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS?

KERANGKA TEORITIS DAN PEMBANGUNAN HIPOTESIS THEORITICAL FRAMEWORK & HYPOTHESIS DEVELOPMENT

BAB IV KERANGKA TEORITIS DAN HIPOTESIS PENELITIAN. Kerangka teoritis adalah suatu model yang menerangkan bagaimana

Pengukuran kualitatif dan kuantitatif

Pertemuan Keempat Landasan Teori dan Rumusan Hipotesis. Metode Riset Dr. Muhamad Yunanto, MM. Fak. Ekonomi Universitas Gunadarma

BAB 3 LANDASAN TEORI, KERANGKA BERFIKIR DAN PENGAJUAN HIPOTESIS A. Pengertian Teori

PENGUMPULAN DATA AWAL wawancara dan survei literatur

PENGUMPULAN DATA AWAL wawancara dan survei literatur

RESUME METODOLOGI PENELITIAN BAB 1 (KONSEP DASAR RISET) BUKU KARANGAN JOGIYANTO

Pertemuan 4. Landasan Teori dan Penyusunan Hipotesis

A. Pengertian Hipotesis Setelah menemukan fenomena penelitian kemudian menyusun desain penelitian dan rerangka konseptual penelitian, langkah

ANDRI HELMI M, SE., MM.

HIPOTESIS PENELITIAN. Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH. Tujuan Pembelajaran

Telaah Pustaka dan Hipotesis DOSEN : DIANA MA RIFAH

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN

Bab 3 METODE PENELITIAN

KERANGKA TEORI DAN HIPOTESIS PENELITIAN

BAB III DATA & METODOLOGI PENELITIAN

BAB 3 METODE PENELITIAN

Perumusan Masalah Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. Pada era globalisasi, produk atau jasa yang bersaing dalam pasar semakin banyak

STATISTIKA INDUSTRI 2 TIN 4004

BAB III METODE PENELITIAN. Tipe penelitian dalam penelitian ini adalah tipe penelitian yang bersifat

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini mencakup faktor stres kerja terhadap turnover intention

Teori, Konstruk, dan Variabel

Pemilihan Data. A. Pengantar. B. Tujuan Instruksional BAB 1 2 3

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Menurut Sugiyono (2009 : 41), dalam melakukan penelitian, harus

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian komparatif dan

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN

UNIVERSITAS GUNADARMA

Bab 3. Metode Penelitian. Didalam sebuah penelitian, diperlukan adanya pendekatan, metode atau

Ida Yustina, Prof. Dr.

HANDI EKO PRASETYO.SKOM,MM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH CIREBON

BAB III METODE PENELITIAN. sampel auditor internal pada perusahaan perusahaan tersebut. Penelitian

Penelitian dan Berfikir Ilmiah. Ekonomi Pembangunan

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS. Regresi pertama kali digunakan sebagi konsep statistika pada tahun 1877 oleh sir Francis Galton.

PENELITIAN KUANTITATIF Langkah demi langkah

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatif. Penelitian eksplanatif

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN Definisi Penelitian. Tujuan Penelitian Peran Riset bagi Manajemen.

Bab II Perencanaan dan Perancangan Studi Penelitian

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 3.1 Gambaran Umum Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan

1. Pengertian Variabel dan Hipotesa 1. Jenis-jenis Variabel 2. Hubungan Antar Variabel

BAB 3 METODE PENELITIAN. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif asosiatif

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini, tipe disain penelitian yang digunakan bersifat

III. METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Pengaruh Struktur Modal (Capital Structure) Terhadap Laba per Lembar Saham

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pengamatan dilakukan pada konsumen tetap santika hotel, khususnya terhadap

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini tergolong dalam penelitian survey. Penelitian survey. 3.2 Sumber Data dan Metode Pengumpulan Data

VARIABEL PENELITIAN (Metode Penelitian Kuantitatif) Andri Helmi M, SE., MM

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. 4.1 Pengaruh Motivasi Berprestasi terhadap Kinerja Karyawan

BAB 3 METODE PENELITIAN. adalah permasalahan asosiatif, yaitu suatu pernyataan penelitian yang bersifat

BAB III METODE PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. 3.1 Jenis Penelitian dan Gambaran dari Populasi Penelitian

METODE PENELITIAN. Penelitian dan Ilmu Pengetahuan. MR Alfarabi Istiqlal, SP MSi

SATUAN ACARA PERKULIAHAN PROGRAM STUDI MAGISTER AKUNTANSI FAKULTAS: PASCASARJANA. 2. Dr.Yudhi Herliansyah, Ak, MSi, CA

Minggu-3. Kerangka Teoritis Penyusunan Hipotesis. Metode Penelitian. (langkah 4 dan 5) By : Ai Lili Yuliati, Dra, MM

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Menurut Suharsimi Arikunto (2000 : 29, 116), Objek Penelitian adalah variabel

BAB I PENDAHULUAN. Memasukin era globalisasi merupakan suatu tahap yang harus dilalui oleh

TAHAP-TAHAP PENELITIAN

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Disesuaikan dengan tujuan penelitian, desain penelitian yang digunakan

BAB I PENDAHULUAN. adalah sebagai wadah kegiatan dari orang-orang yang bekerja sama dalam usahanya

BAB III. Metodologi. a. Jenis penelitian: asosiatif, yaitu suatu pertanyaan penelitian yang bersifat

BAB III METODE PENELITIAN. Pada bab ini akan dijelaskan mengenai metode dan jenis penelitian

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB 3 METODE PENELITIAN. Pendekatan objektif menganggap perilaku manusia disebabkan oleh kekuatan-kekuatan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. penelitian yang telah ditetapkan dan berperan sebagai pedoman atau penuntun pada

BAB III METODE PENELITIAN. Efek Indonesia secara langsung sudah menjadi perusahaan go public, dimana laporan

III. METODE PENELITIAN A. KERANGKA PEMIKIRAN

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini yang akan menjadi objek penelitian adalah Total

Suatu kumpulan statement yang mempunyai kaitan logis, merupakan cermin dari kenyataan yang ada, tentang sifat-sifat atau ciri-ciri suatu khas,

BAB III METODE PENELITIAN. sampel tertentu, teknik pengambilan sampel biasanya dilakukan dengan cara random,

BAB III METODE PENELITIAN. mengembangkan dan menguji antar variabel yang dihipotesiskan (Supriyanto dan

BAB III. Metode Penelitian. masalah yang hasilnya dapat digneralisasikan. Dengan demikian tidak terlalu

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN

Dinotasikan dengan Ho Penulisan, Ho : µ = suatu angka numerik Ditulis dengan tanda =, walaupun maksudnya adalah, ataupun

4 Metodologi Penelitian

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 1999) dalam bentuk kinerja manajer berdasarkan pada fungsi manajemen klasik yang. penganggaran, pemprograman dan lainnya.

: Gita Ayu Puspahati NPM : Dosen Pembimbing : Irfan Ardiansyah SE.,MM.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN. Subjek dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri yang terlibat langsung di

BAB II APA PENELITIAN ILMIAH ITU?

BAB IV METODE PENELITIAN

Transkripsi:

CONCEPTUAL FRAMEWORK Pelatihan Jasa Marga 25 Januari 2010

Agenda Theoritical Framework / Kerangka Teoritis Identifikasi Variabel dan Hubungan Variabel Pengembangan Hipotesis

Proses Penelitian Observasi (1 (2 Pengumpulan Data preliminer (3 Definisi Masalah (4 Kerangka dasar teori Identifikasi variabel penelitian (5 Penggalian hipotesis (6) Desain Penelitian (7 Pengumpulan data, analisis dan interpretasi (8 Deduksi temuan penelitian Ditolak Diterima UMA Sekaran (2003) Penulisan laporan (9 Persentasi laporan Kesimpulan, saran, implikasi hasil 3

KERANGKA TEORI Suatu model konseptual yang menggambarkan bagaimana teori atau hubungan logis antar faktor yang diidentifikasi dari suatu masalah Menjelaskan hubungan antar variabel yang akan diteliti. Mengembangkan model konseptual membangun suatu hipotesis yang akan diuji. Pengembangan kerangka teori merupakan hal penting dalam menjawab masalah yang definisikan. 4

Teori dalam Penelitian Teori itu penting sebagai orientasi yang membatasi jumlah fakta yang harus dipelajari. Teori memberikan pedoman yang dapat memberikan hasil terbaik. Teori memberikan sistem mana yang harus dipakai dalam mengartikan data yang tepat. Teori dapat digunakan untuk memprediksi fakta-fakta.

Pengertian Teori Kumpulan konstruk atau konsep, definisi, dan proposisi yang sistematis yang digunakan untuk menjelaskan dan memprediksi fenomena yang dapat memberikan penjelasan hubungan antara fenomena. (Kinney 86) Elemen teori terdiri dari konstruk, konsep dan proposisi. Riset empiris melibatkan teori, hipotesis dan fakta. Fakta : keadaan atau kejadian yang diamati di dunia nyata (fenomena)

Hubungan Teori, Fakta dan Hipotesis Teori, penjelasan logis dan hasil penelitian sebelumnya Menjelaskan dan Memprediksi Digunakan untuk membangun hipotesis Hipotesis Mengkonfirmasi teori atau menemukan teori baru Diuji dengan fakta Fenomena Sumber Metodologi Penelitian Bisnis, Jogiyanto 2005

Posisi dan Peran teori Untuk penelitian kuantitatif, teori melandasi perumusan masalah, pengembangan hipotesis, pengujian data dan pembuatan kesimpulan, sehingga hasilnya bisa dukungan atau penolakan terhadap teori., Dalam penelitian kualitatif, teori merupakan kulminasi dari penelitian kualitatif yang disusun melalui proses pengumpulan data, kategorisasi data dan pengembangan pola atau susunan teori.

PENELITI M ENGUJI KONSTRUKSI TEORI PENELITI M ENGUJI HIPOTESIS/PERTANYAAN PENELITIAN YANG DIPEROLEH DARI TEORI PENELITI M ENGOPERASIONALKAN KONSEP (CONSTRUCT) ATAU VARIABEL-VARIABEL YANG DIPEROLEH DARI TEORI. PENELITI M ENGGUNAKAN INSTRUM EN UNTUK M ENGUKUR VARIABEL-VARIABEL DALAM TEORI Gam bar. Penelitian Deduktif dalam Paradigm a Kuantitatif

Konsep - Construct Konsep merupakan ekspresi suatu abstraksi yang terbentuk melalui generalisasi dari pengamatan terhadap fenomena-fenomena. Contoh: Prestasi akademik merupakan abstraksi dari kemampuan belajar mahasiswa. Bobot adalah konsep dari suatu benda yang mempunyai karakteristik berat/ringan.

Konsep merupakan abstraksi dari suatu realitas CONCEPTS Tingkat Abstract OBSERVATION OF OBJECTS AND EVENTS (REALITY) Tingkat Empirical

Proses Membangun Teori dr ilmu Teori Proposisi Konsep Observasi dari objek dan event (realitas ) Meningkat ke lebih abstract

Bagaimana construct dalam riset? Construct dalam riset tidak hanya diartikan lebih abstrak, namun juga menyangkut apa yang dipersepsikan orang. Contruct dalam riset mempunyai makna yang berbeda dengan konsep sebab construct merupakan abstraksi dari fenomena yang dapat diamati dari berbagai dimensi.

Contoh Construct Kepuasan Kerja Kepuasan kerja merupakan abstraksi dari fenomena psikologis seorang terhadap pekerjaan yang diamati berdasarkan persepsi yang bersangkutan terhadap berbagai dimensi lingkungan pekerjaan yaitu: Dimensi Tugas yang dikerjakan, rekanrekan sekerja, atasannya, kompensasi, promosi karir dll.

Consruct Kepuasan Kerja Dimensi Kepuasan Pada Tugas Konsep rutinitas, kompleksitas, kegunaan, tantangan Dimensi Kepuasan Pada Atasan Konsep pengaruh, intelegensi,prestasi, perhatian, dsb. Dimensi Kepuasan Pada Rekan Konsep stimulasi, ambisi., loyalitas, sikap,tgg jawab dll Dimensi kepuasan Pada Kompensasi Konsep kewajaran,kesesua ian, nilai dll Dimensi kepuasan pada Promosi Konsep Kesmpatan,kebiajk an, keterbukaan dll

Penggunaan Construct Dengan mengoperasionalkan construct ke dalam konsep-konsep yang dapat diamati dan diukur menjadi variabel penelitian. Menghubungkan construct yang lain menjadi konstruksi teori. Misal: Inovatif dan Kreatif merupakan bagian dari fungsi kepuasan kerja dan prestasi kerja.

Variabel dan Construct Variabel merupakan segala sesuatu yang dapat diberi berbagai macam nilai Variabel merupakan penghubung antara construct yang abstract dengan fenomena yang nyata. Variabel merupakan proxy atau representasi dari construct yang dapat diukur dengan berbagai macam nilai. Nilai variabel tergantung pada construct yang diwakilinya. Nilai variabel dapat berupa angka atau atribut yang menggunakan ukuran atau skala dalam suatu kisaran nilai.

Variabel dilihat dari fungsinya: Variabel independen Variabel dependen. Variabel Moderating Variabel Intervening.

Variabel dependen Variabel yang menjadi fokus penelitian Variabel yang diekspektasi, dipengaruhi. INDEPENDEN DEPENDEN Masalah : mengapa penjualan turun Dependen : penjualan Independen kualitas pelayanan, faktor demografi, kualitas produk

Variabel dependen?? Manajer marketing mengeluh karena strategi iklannya tidak bekerja? Bagaimana meningkatkan kinerja anggota organisasi dalam sebuah bank Jumlah kecelakaan Jumlah klaim Mengapa jumlah klaim asuransi meningkat? Mengapa jumlah kecelakaan meningkat? Bagaimana meningkatkan kepuasaan pelanggan Bagaimana meningkatkan kinerja perusahaan

Variabel independen Variabel mempengaruhi variabel Variabilitas dependen variabel dipengaruhi oleh variabel independen INDEPENDEN DEPENDEN Masalah : mengapa penjualan turun Dependen : penjualan Independen kualitas pelayanan kualitas produk

Variabel independen?? Kesuksesan pengembangan produk mempengaruhi harga saham perusahaan, Kesuksesan pengembangan produk baru independen variabel Harga saham dependen variabel Kesuksesan produk baru Harga saham Masalah : mengapa penjualan turun Dependen : penjualan Independen kualitas pelayanan kualitas produk

Variabel independen?? Kesuksesan pengembangan produk mempengaruhi harga saham perusahaan, Kesuksesan pengembangan produk baru independen variabel Harga saham dependen variabel Kesuksesan produk baru Harga saham

Variabel independen?? Kepuasan pelanggan Kepuasan pelanggan dipengaruhi oleh persepsi pelanggan tentang produk dan pelayanan yang diberikan. Pelanggan: produk dan pelayanan Perusahaan : produk, proses, SDM Kepuasan Pelanggan

Variabel moderating Variabel yang mempengaruhi hubungan variabel independen dengan dependen INDEPENDEN DEPENDEN MODERATING

Variabel moderating?? Pelayanan purna jual mempengaruhi hubungan kualitas produk dengan kepuasan pelanggan Kualitas Produk Kepuasan Pelanggan Pelayanan purna jual

Variabel moderating?? Keberagaman karyawan mempengaruhi keefektivan organisasi. Tetapi jika managernya tidak dapat melakukan koordinasi dengan baik maka organisasi tidak dapat berjalan dengan efektif Keberagaman karyawan Keefektivan organisasi Kemampuan management

Variabel intervening Variabel antara Variabel intervening menjadi variabel dependen pada suatu variabel namun sekaligus menjadi independen variabel dari variabel yang lainnya INDEPENDEN INTERVENING DEPENDEN

Variabel intervening?? Variabel antara Variabel intervening menjadi variabel dependen pada suatu variabel namun sekaligus menjadi independen variabel dari variabel yang lainnya Keberagaman karyawan Creative Sinergy Keefektivan organisasi Kemampuan management

Variabel dilihat dari Skala Nilainya Variabel kontinu yaitu variabel yang memiliki kumpulan nilai yang teratur dalam kisaran tertentu. Misal Tinggisedang, satu sampai dengan 7 Variabel Kategoris yaitu variabel yang memiliki nilai berdasarkan kaegori tertentu (skala nominal) Contoh: Sikap:Baik-buruk,

Construct, Konsep, Variabel Kepuasan pelanggan Kepastian pelayanan Prosentase order dapat terpenuhi Kualitas Produk Jumlah produk rusak / produk terjual Responsiveness Jangka waktu order dengan delivery

Definisi Operasional Definisi Operasional adalah menjabarkan construct/konsep sehingga menjadi variabel yang dapat diukur. Menjelaskan cara tertentu yang digunakan untuk mengopersionalkan construct sehingga memungkinkan bagi peneliti lain untuk melakukan replikasi pengukuran dengan cara yang sama atau mengembangkan cara pengukuran cosntruct yang lebih baik.

Komponen Konsep Teoritis Variabel yang telah diidentifikasi Diskusi atas hubungan antar variabel berdasarkan teori dan pengembangan pemikiran yang logis Sifat dan bentuk hubungan antar variabel Penjelasan mengenai hubungan tersebut berdasarkan teori atau hasil studi terdahulu Skema diagram

HIPOTESIS Penelitian tidak selalu menggunakan hipotesis Penelitian tipe pengujian hipotesis (saintifik) Penelitian explarotary tidak menggunakn hipotesis karena hipotesis belum dapat ditentukan dari awal (naturalis) Proposisi pernyataan tentang konsep untuk tidak diuji kebenaran Hipotesis adalah dugaan yang akan diuji kebenarannya dengan fakta yang ada.

HIPOTESIS Hipotesis Hubungan antara dua atau lebih variabel dalam pernyataan yang dapat diuji Dugaan awal dari peneliti Prediksi tentang suatu fenomena Hipotesis dikembangkan berdasarkan teori atau dari penelitian sebelumnya atau berdasarkan pemikiran yang logis

FUNGSI HIPOTESIS Menjelaskan masalah penelitian dan pemecahannya. Menyatakan variabel-variabel yang perlu diuji secara empiris Digunakan sebagai pedoman untuk memilih metode metode pengujian data. Menjadi dasar untuk membuat kesimpulan penelitian

Telaah Literatur Dan Pengembangan Hipotesis Literatur dimaksud bisa dari jurnal, buku, text database, tesis orang lain, disertasi doktor, paper, skripsi, makalah seminar dll) Untuk mengarahkan peneliti dalam memperoleh perspektif ilmiah yang menajdi alndasan pengembangan hipotesis. Untuk menghindari kemungkinan duplikasi dalam metode pengumpulan dan pengolahan data.

Telaah Literatur (lanjutan) Mengarahkan argumentasi penggunaan metode pengumpulan dan pengolahan data penelitian sekarang kaitannya dengan penelitian sebelumnya. Untuk melakukan konfirmasi terhadap teoriteori atau temuan-temuan sebelumnya. Untuk menemukan keterbatasan penelitian terdahulu dan kemudian memperbaiki pada penelitian saat ini.

Faktor-Faktor Yang dipertimbangkan Dalam telaah Literatur/riset terdahulu: Harus membahas identifikasi variabel-variabel yang relevan dengan masalah penelitian Harus menyatakan sifat dan arah hubungan atau perbedaan antara dua atu lebih variabel yang diteliti. Menjelaskan hubungan atau perbedaan antara variabel yang divisualisasikan dalam diagram. Menjelaskan perspektif yang menajdi landasan dalam pengembangan hipotesis berdasarkan temuan-temuan riset sebelumnya.

Rumusan Hipotesis Kriteria Hipotesis yang baik adalah: 1. Berupa pernyataan yang mengarah pada tujuan penelitian. 2. Berupa pernyataan yang dirumuskan dengan maksud untuk diuji secara empiris. 3. Berupa pernyataan yang dikembangkan berdasarkan teori-teori yang lebih kuat dibandingkan dengan hipotesis rivalnya.

FORMAT HIPOTESIS 1. PERNYATAAN JIKA MAKA 2. HIPOTESIS DIRECTIONAL DAN NON DIRECTIONAL 3. HIPOTESIS NOL DAN ALTERNATIF

HIPOTESIS : IF...THEN If then statement Semakin tinggi kecelakaan maka semakin tinggi kemungkinan pembayaran klaim asuransi Jika karyawan lebih sehat maka akan semakin sedikit absen Jika seorang mengalami tekanan untuk menyelesaikan pekerjaan maka akan lebih efisien dalam bekerja

HIPOTESIS : DIRECTIONAL DAN NONDIRECTIONAL Hipotesis directional adalah hipotesis yang menyatakan sifat dan arah hubungan secara tegas antara dua atau lebih variabel. Kualitas pelayanan Jasa perpengaruh positif terhadap kepuasan pasien rumah sakit. Hipotesis nondirectional adalah hipotesis yang tidak menyatakan arah hubungan antara variabel. Hipotesis ini digunakan bila 1). Belum ada teori yang menjaji landasan untuk menentukan arah hubungan antar variabel 2). Menurut riset terdahulu ditemukan belum ada kejelasan hubungan antar variabel yang diteliti. Terdapat hubungan antara umur dan kepuasan kerja

HIPOTESIS NOL DAN ALTERNATIF Hipotesis Null : Ho hubungan antara dua variabel. Secara umum dalam Ho hipotesisnya adalah tidak ada hubungan Ho= TIDAK ADA PENGARUH SIGNIFIKAN KENAIKAN GAJI TERHADAP KINERJA PEGAWAI Ho= rata-rata penjualan divisi A = rata-rata penjualan divisi B Hipotesis Alternatif: H1 hubungan antara dua variabel. Secara umum dalam H1 hipotesisnya adalah terdapat hubungan Ha = ADA PENGARUH SIGNIFIKAN KENAIKAN GAJI TERHADAP KINERJA PEGAWAI Ho= rata-rata penjualan divisi A > rata-rata penjualan divisi B

JENIS HIPOTESIS Hipotesis deskriptif pernyataan tentang keberadaan variabel tunggal Ho: Jumlah klaim asuransi lebih kecil dari 1% dari peserta asuransi Hipotesis hubungan / relational hypothesis pernyataan tentang hubungan variabel Hipotesis korelasi hubungan dua variabel tanpa mengetahui mana yang menjadi penyeban yang lain. Hubungan antara kompensasi manajer dan tingkat laba Hubungan besarnya premi dengan besarnya klaim Hipotesis penjelas / kausal (exlanatory/causal) Peningkatan laba akan meningkatkan penjualan Peningkatan risiko kecelakaan akan meningkatkan klaim asuransi

Pengujian Hipotesis Pengujian adalah membuktikan atau menguatkan hipotesis berdasarkan informasi dari sampel yang diambil dari populasi tersebut. Nilai yang diasumsikan dinyatakan dalam : Ho null hypothesis H1 alternative hypothesis Null hypothesis diuji berhadapan dengan alternative hypothesis. Keputusan menolak atau menerima didasarkan pada test statistik yang diperoleh dari sampel, setelah dibandingkan dengan nilai kritis dari distribusi statistik yang bersangkutan dalam tabel. 1/26/2010 Pengujian Hipotesis 46

Langkah pengujian hipotesis -1 1. Menetapkan Ho null hypothesis dan H1 alternative hypothesis. Ho mengandung suatu tanda =, sebagai alternatifnya H1 akan bertanda, > atau < ( ada beberapa buku yang menggunakan tanda, atau sebagi Ho.) Ho menyatakan tidak ada hubungan sebagai alternatifnya H1 terdapat hubungan Pengujian sama dengan atau tidak ada hubungan pengujian dua arah (two tailes / tidak ada arah), sedangkan yang lain disebut pengujian searah, one tailes 1/26/2010 Pengujian Hipotesis 47

Contoh Rata-rata klaim asuransi semua cabang meningkat 5% per tahun Ho : μ peningkatan klaim asuransi <= 5% H1 : μ peningkatan klaim asuransi > 5% Semakin tinggi jumlah kendaraan bermotor akan semakin tinggi klaim asuransi Ho : terdapat hubungan positive antara jumlah kendaraan bermotor dengan klaim asuransi H1 : terdapat hubungan negatif antara jumlah kendaraan bermotor dengan klaim asuransi 1/26/2010 Pengujian Hipotesis 48

Langkah pengujian hipotesis -2 2. Menentukan pengujian statistik yang akan digunakan : Regresi Pengujian beda rata-rata Korelasi Parametrik / non parametric 49

Langkah pengujian hipotesis -3 3. Menentukan nilai kritis atau daerah menolak Ho. Nilai kritis dapat dilihat pada tabel yang telah disediakan. Nilaiαmerupakan risiko kesalahan yang bersedia ditanggung. Untuk menentukan nilai kritis dipengaruhi oleh : Tingkat signifikansi atau α yang ditentukan Distribusi probabilitas yang akan digunakan misal Z atau t Misal pengujian dua arah denganα= 1% maka daerah kritisnya Z -0,005 dan Z 0,005 adalah 2,58 sehingga Z<-2,58 dan Z>2,58. Jika pengujian searah atas denganα= 1% maka daerah kritisnya Z -0,01 sehingga Z > 2,33. 50

Langkah pengujian hipotesis -4 4. Menghitung nilai test statistik. Dilakukan perhitungan penduga parameter dari data sampel yagn diambil secara random dari populasi. Misal akan menguji paramater populasi P dengan menggunakan data sampel S danσ S = standar error statistik. Nilai Z dihitung dengan rumus : Z = S P σ S 51

Langkah pengujian hipotesis - 5 5. Membuat keputusan statistik. Keputusan menolak atau menerima Ho dilakukan setelah membandingkann nilai test statistik dengan nilai kritis. Jika nilai test statistik berada pada dalam daerah kritis maka Ho ditolak berarti menerima H 1 52

Hipotesis - Kualitatif Hipotesis dapat diuji dengan data kualitatif. Kerangka teoritis disusun setelah peneliti melakukan interview secara intensif. Hipotesis tersebut diuji dengan data. Jika ditemukan data yang tidak sesuai dengan hipotesis yang dibangun negative case method peneliti akan merevisi kerangka teoritis yang dikembangkan

P E N E LIT I M E N Y U S U N K O N S T R U K S I T E O R I A T A U M E M B A N D IN G K A N T E O R I D E N G A N T E O R I LA IN P E N E LIT I M E N C A R I T E O R I-T E O R I P E N E LIT I M E M B E N T U K K A T E G O R I-K A T E G O R I. P E N E LIT I M E N JA W A B P E R T A N Y A A N - P E R T A N Y A A N P E N E LIT I M E N G U M P U LK A N IN FO R M A S I G A M B A R. P E N E LIT IA N IN D U K T IF D A LA M P A R A D IG M A K U A LIT A T IF

Contoh - 2 Perusahaan dalam satu tahun ini mendapatkan banyak surat pembaca dan komplain langsung dari pelanggan terkait dengan pelayanan pelanggan dalam permohonan klaim asuransi. Perusahaan menetapkan misi untuk memberikan pelayanan prima kepada pembayar premi di samping meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan

Contoh - 1 Meningkatkan keunggulan pelayanan permohonan klaim asuransi Mengevaluasi tingkat kepuasan pengguna jasa Lemahnya SOP dan kinerja petugas pemberi layanan.

Terima Kasih Dwi Martani 08161932935 dwimartani@yahoo.com martani@ui.edu

Referensi Jogiyanto, Metodologi Penelitian Bisnis, BPFE, 2005. Sekaran, Uma, Research for Business, John Willey, 2003 Metode penelitian, materi dari internet