dokumen-dokumen yang mirip
Pengertian Kalimat efektif adalah kalimat yang memiliki kemampuan untuk mengungkapkan suatu gagasan sehingga pendengar atau pembaca dapat memahami

33. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunanetra (SMALB A)

SILABUS. Kegiatan Pembelajaran

SILABUS. Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu

32. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA)

SILABUS PEMBELAJARAN

34. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunarungu (SMALB B)

KISI-KISI SOAL KOMPETENSI PROFESIONAL BIDANG STUDI BAHASA INDONESIA

07. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

PROGRAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SEKOLAH DASAR KELAS VI SEMESTER 2

SILABUS. Nama Sekolah : SMA Negeri 3 Medan Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas/Semester : XII / 1 Alokasi Waktu : 4 x 45 Menit

Ringkasan Materi Bahasa Indonesia

90. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA) Program Bahasa

SILABUS PEMBELAJARAN

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Pembelajaran Bahasa Indonesia di dunia pendidikan bertujuan agar

PROGRAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SEKOLAH DASAR KELAS V SEMESTER

SILABUS. Semester : 1 Standar Kompetensi : Mendengarkan 1. Memahami siaran atau cerita yang disampaikan secara langsung /tidak langsung

SILABUS PEMBELAJARAN. Kewirausahaan/ Ekonomi Kreatif. Pengalaman Belajar

SILABUS BAHASA INDONESIA KELAS VI SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN

SEKOLAH DASAR (SD) / MADRASAH IBTIDAIYAH (MI)

KETUNTASAN KELULUSAN MINIMAL (KKM)

BAB I PENDAHULUAN. belajar bahasa pada hakikatnya sama dengan belajar berkomunikasi. Kegiatan

BAB 1 PENDAHULUAN. kebahasaan dan keterampilan berbahasa. Pengetahuan kebahasaan meliputi

Oleh Justianus Tarigan Dr. Abdurahman A., M.Hum.

Atep Tatang, Maman, Nenden Lilis Aisyah, Euis Susilawati. Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

I. PENDAHULUAN. Bahasa digunakan sebagai alat komunikasi untuk menyampaikan pikiran,

KISI UJI KOMPETENSI 2014 MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA

SILABUS. Mendengarkan diskusi Merangkum seluruh isi pembicaraan. Menanggapi rangkuman yang dibuat teman. Mendengarkan pendapat seseorang

Mata pelajaran Bahasa Indonesia bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut :

PROGRAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SEKOLAH DASAR KELAS V SEMESTER 2

SILABUS PEMBELAJARAN

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

RANCANGAN PEMBELAJARAN SEMESTER 1

SILABUS. Nama Sekolah : SMA Negeri 78 Jakarta Mata Pelajaran/Kode : Bahasa Indonesia 4 (IND 4) Beban : 2 SKS

RINGKASAN. Meringkas karya ilmiah yang sudah ada dengan menggunakan bahasa pengarang asli.

BAB 1 PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

PROGRAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SEKOLAH DASAR KELAS III SEMESTER 2

BAB I PENDAHULUAN. Kemampuan menulis merupakan kemampuan yang sangat penting untuk

BAB I PENDAHULUAN. Di dalam kehidupan sehari-hari, manusia menggunakan bahasa sebagai sarana

Kisi-Kisi Uji Kompetensi Guru Tahun 2012

Kisi-Kisi Uji Kompetensi Awal Sertifikasi Guru Tahun 2012

SILABUS PEMBELAJARAN

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Bahasa seseorang dapat mencerminkan pikirannya. Semakin terampil

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SEMESTER : 1

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)

34. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa Tunadaksa(SMPLB D)

SILABUS. Nama Sekolah : SMA Negeri 78 Jakarta Mata Pelajaan : Bahasa Indonesia 2 (IND 2) Beban Belajar : 4 sks. Materi Pembelajaran.

31. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI)

SILABUS. Jenis Tagihan: pokok-pokok isi. Mendengarkan sambutan atau khotbah. tugas individu sambutan/ isi sambutan. khotbah yang didengarkan

BAB I PENDAHULUAN. yang bermanfaat bagi kehidupan manusia, khususnya para siswa. Pada saat

SILABUS. Nama Sekolah : SMA Negeri 78 Jakarta Mata Pelajaan : Bahasa Indonesia 3 Beban belajar : 4 SKS. Materi Pembelajaran

BAB I PENDAHULUAN. apresiasi terhadap hasil karya kesastraan manusia Indonesia. Pembelajaran

BAB I PENDAHULUAN. E. Latar Belakang. Pembelajaran bahasa Indonesia adalah pembelajaran yang lebih menekankan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Bahasa merupakan alat komunikasi yang penting dalam kehidupan

BAB I PENDAHULUAN. Keterampilan menulis merupakan suatu keterampilan berbahasa yang memiliki

I. PENDAHULUAN. nasionalisme, menumbuh kembangkan kecintaan kepada Bahasa Indonesia

Kelas Tema Materi Waktu P1 Diri sendiri Mendengarkan

I. PENDAHULUAN. Terampil berbahasa Indonesia merupakan salah satu tujuan yang harus dicapai

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nomor 1

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM)

BAB I PENDAHULUAN. dimengerti dan digunakan untuk berinteraksi dengan orang lain. Adapun cara-cara

31. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian

07. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. A. Latar Belakang

ARTIKEL ILMIAH. Kemampuan Menulis Laporan Pengamatan Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 16 Kota Jambi Tahun Pelajaran 2013/2014. Oleh: Pebrina Pakpahan

ANALISIS TEKS PIDATO KARANGAN SISWA KELAS X SMA LABORATORIUM UNIVERSITAS NEGERI MALANG TAHUN PELAJARAN 2011/2012

SILABUS BAHASA JAWA KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR JAWA TENGAH

Narasumber. (siswa) menit 2 x 40. Tentukan pola. Tulislah enam pokok laporan dari laporan. urutan laporan dan buktikan. dengarkan! yang kamu.

BAB I PENDAHULUAN. digunakan sebagai bahasa pemersatu bangsa serta memiliki peranan yang penting

Bagi siswa, buku ajar menjadi sumber belajar utama. Bagi guru, berfungsi sebagai salahsatu sumber pembelajaran. Menyediakan struktur dan penerapan

BAB I PENDAHULUAN. sekolah. Dalam kegiatan ini, seorang penulis harus terampil memanfaatkan

RENCANA PERKULIAHAN SEMESTER (RPS) JURUSAN BIOLOGI FMIPA UNIVERSITAS NEGERI MALANG SEMESTER GASAL 2013/2014

SILABUS PEMBELAJARAN

BAHASA INDONESIA KALIMAT EFEKTIF. Drs. SUMARDI, M. Pd. Modul ke: Fakultas EKONOMI DAN BISNIS. Program Studi MANAJEMEN.

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)

BAHASA INDONESIA UMB Tata Paragraf

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. Suatu karangan terdiri dari beberapa kalimat yang kemudian disusun

BAB I PENDAHULUAN. diajarkan. Pengajaran bahasa Indonesia pada hakikatnya merupakan salah satu

BAB I PENDAHULUAN. lingkungan sekolah, keterampilan menulis selalu dibelajarkan. Hal ini disebabkan oleh menulis

Atep Tatang, Maman, Nenden Lilis Aisyah, Euis Susilawati. Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

SILABUS MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KURIKULUM SMA NEGERI 3 MEDAN TAHUN PELAJARAN 2011/2012

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

SILABUS. Nama Sekolah : SMP Negeri 3 Bukittinggi Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas / Semester : VII / I Tahun Pelajaran :

STRUKTUR KURIKULUM KTSP

BAB I PENDAHULUAN. penggunaan struktur kebahasaannya dengan baik (penggunaan kosa kata, tatabahasa,

BAB I PENDAHULUAN. berkomunikasi dengan baik, seseorang perlu belajar cara berbahasa yang baik dan. Salah satu usaha untuk meningkatkan kemampuan

Skripsi Untuk Memenuhi Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1. Di susun oleh : Nur Rochman Prabowo ( A )

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

PROGRAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SEKOLAH DASAR KELAS IV SEMESTER 2

BAB I PENDAHULUAN. Pembelajaran Bahasa Indonesia diarahkan untuk meningkatkan kemampuan siswa

Menyampaikan tanggapan. Memberikan tanggapan terhadap pernyataanpernyataan. Melakukan tanya jawab dengan teman. terhadap isi penjelasan

BAB I PENDAHULUAN. membaca, dan menulis. Menulis merupakan keterampilan berbahasa yang bersifat

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR BAHASA DAERAH (JAWA) SMP/ MTs

Maksimum. 1. Kebenaran jawaban Bahasa (ejaan dan tambahan) Ketepatan waktu 20. Pagerpelah, 13 Juli Mengetahui

31. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

Silabus. Bahasa Indonesia 4 SD/MI 19. Kompetensi Dasar. Pengumuman Mendengarkan pengumuman. Pembelajaran. Materi Pokok/ Mampu mengembangkan

Transkripsi:

Kebermanfa atan Tingkat kesulitan Kondisi setempat Kelayakan

Analisis Materi Kebahasaan dalam KTSP mkompetrnsi Dasar Materi 1. Menceritakan berbagai pengalaman dengan pilihan kata dan ekspresi yang tepat 2. Menulis gagasan dengan menggunakan pola urutan waktu dan tempat dalam bentuk paragraf naratif 3. Menulis hasil observasi dalam bentuk paragraf deskriptif 4. 4.3enulis gagasan secara logis dan sistematis dalam bentuk ragam paragraf ekspositif 5. Membacakan puisi dengan lafal, nada, tekanan, dan intonasi yang tepat 1. Menyimpulkan isi informasi yang disampaikan melalui tuturan langsung 2. Menyimpulkan isi informasi yang didengar melalui tuturan tidak langsung (rekaman atau teks yang dibacakan) 3. Menulis gagasan untuk mendukung suatu pendapat dalam bentuk paragraf argumentatif Diksi Paragraf Paragraf Paragraf Fo Kalimat langsung Kalimat tak langsung Paragraf

Analisis Materi Kebahasaan dalam KTSP mkompetrnsi Dasar 1. Menemukan perbedaan paragraf induktif dan deduktif melalui kegiatan membaca intensif 2. 3.2Membacakan berita dengan intonasi, lafal, dan sikap membaca yang baik 1. Mempresentasikan hasil penelitian secara runtut dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar Paragraf Fonologi Materi Bahasa baku (kaidah pembentukan kata) Kalimat efektif

Analisis Materi Kebahasaan dalam KTSP mkompetrnsi Dasar 1. Menyampaikan intisari buku nonfiksi dengan menggunakan bahasa yang efektif dalam diskusi 2. Menemukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel melalui kegiatan membaca intensif 3. Menanggapi pembacaan puisi lama tentang lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat 4. Mengomentari pembacaan puisi baru tentang lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat 1. Mengajukan saran perbaikan tentang informasi yang disampaikan secara langsung 2. Berpidato tanpa teks dengan lafal, intonasi, nada, dan sikap yang tepat 3. Menentukan kalimat kesimpulan (ide pokok) dari berbagai pola paragraf induksi, deduksi dengan membaca intensif 4. Menulis karangan berdasarkan topik tertentu dengan pola pengembangan deduktif dan induktif Materi Kalimat efektif Paragraf Fonologi Fonologi Kalimat langsung Fonologi Paragraf Paragraf

Pengertian Kalimat efektif adalah kalimat yang memiliki kemampuan untuk mengungkapkan suatu gagasan sehingga pendengar atau pembaca dapat memahami gagasan yang terungkap dalam kalimat itu sebagaimana yang dimaksudkan oleh penutur/penulisnya.

Ciri-ciri Kalimat Efektif Mewakili pikiran secara tepat Penulis Pembicara Pembaca Pendengar

Pembentuk Efektivitas kalimat

Tidak berstruktur Kemungkinan Struktur Kalimat

Saya sarankan sudah agar rapat ditunda pelaksanaannya agar anggota semuanya dapat hadir. Struktur kalimat pasif yang salah Saya sarankan sudah agar rapat ditunda pelaksanaannya agar anggota semuanya dapat hadir. Sudah saya sarankan Sudah saya sarankan agar rapat ditunda pelaksanaannya agar anggota semuanya dapat hadir. Penggunaan kata secara monoton. Sudah aaya sarankan agar rapat ditunda pelaksanaannya agar anggota semuanya dapat hadir. Kata agar kedua diganti dengan sehingga Sudah aaya sarankan agar rapat ditunda pelaksanaannya sehingga anggota semuanya dapat hadir.

Dibukanya sampul surat itu, lalu dia membaca surat dari kasihnya itu dengan hati berbunga-bunga. Bentuk predikat yang tidak sejajar Dibukanya sampul surat itu, lalu dia membaca surat dari kasihnya itu dengan hati berbunga-bunga. Menjadikan seluruh predikatnya berbentuk pasif Dibukanya sampul surat itu, lalu dibacanya surat dari kasihnya itu dengan hati berbunga-bunga. Dia membuka sampul surat itu, lalu dia membaca kiriman dari kasihnya itu dengan hati berbungabunga Menjadikan seluruh predikatnya berbentuk aktif

Problematika 3 Kepada hadirin dimohon berdiri. Hadirin dimohon berdiri. Hadirin kami mohon berdiri. Kepada hadirin kami ucapkan terima kasih. Kami ucapkan terima kasih kepada hadirin.

/ Kepada hadirin dimohon berdiri! Hadirin dimohon berdiri!

/ Dengan peringatan Sumpah Pemuda, menggalang rasa persatuan dan nasionalisme 45 Dengan peringatan Sumpah Pemuda, mari kita menggalang rasa persatuan dan nasionaisme 45.. Dengan peringatan Sumpah Pemuda, kita galang rasa persatuan dan nasionalisme 45.!

. Berhubung itu mengemukakannya juga minat baca kaum remaja makin menurun. Sehubungan dengan itu, ia juga mengemukakan bahwa minat baca kaum remaja makin menurun.

. Pengarang itu menceritakan tentang pengalaman masa kecilnya. Pengarang itu menceritakan pengalaman masa kecilnya.

. Di dekat kantor tempat mendaftarkan tanah diketemukan sebuah petih tempat menyimpan uang dan sebuah kopor yang terbuat dari kulit. Di dekat kantor pendaftaran tanah ditemukan sebuah peti uang dan sebuah kopor kulit.

Problematika 5 Konteks Kebahasaan 1. Belum ada hujan di daerah yang mengalami kekurangan air itu. Gerimis pun tak pernah ada. 2. Sudah lama tidak hujan. Gerimis pun tak pernah ada. 3. Kemungkinan akan ada hujan bulan ini. Gerimis pun tak pernah ada. 4. Pada musim kemarau hanya ada satu atau dua kali hujan. Gerimis pun tak pernah ada.

Problematika 6 Konteks Kebahasaan 1a : Apa yang menyebabkan tanaman itu rusak? 1b : Yang menyebabkan tanaman itu rusak angin puyuh. 2a : Apa yang menyebabkan tanaman itu rusak? 2b : Angin puyuh.

Problematika 7 Konteks Nonkebahasaan 1. Silakan minum, Pak! 2. Minumlah! 3. Minum!

Bahan Diskusi 1 Contoh kalimat yang tidak efektif... a. Hanya dengan sedikit tenaga ia dapat memindahkan benda itu. b. Ia memeroleh banyak keuntungan dengan berdagang kain kiloan. c. Tujuan hidupnya adalah mengangkat kehidupan familinya dari kebodohan. d. Dengan waktu yang singkat dia dapat memperbaiki pesawat televisi yang rusak. e. Akhirnya ia berhasil mendirikan yayasan sosial seperti yang dicita-citakannya sejak remaja.

Hindari penumpukan makna Hemat Katakata Variatifkan Pemakaian Kaliamat Efektif

Rumahnya paman pada rusak semua. Pleonastis Adanya pengaruh bahasa daerah Rumah paman rusak semua.

Penggunaan kata ganti yang tidak perlu

/ kita sebagai orang yang beriman sebagai orang beriman, kita

. Barang siapa yang terlambat agar supaya menghadap dosen itu. salah diksi pleonasme