PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 12 TAHUN 2007 TANGGAL : 12 MARET 2007 PROFIL KELURAHAN TAHUN 2015 Kelurahan : CIWEDUS Kecamatan : CILEGON Kabupaten/Kota : CILEGON Provinsi : BANTEN Bulan : DESEMBER Tahun : 2015 Website : www.prodeskel-pmd.web.id atau www.prodeskel-pmd.co.cc DIREKTORAT JENDERAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DEPARTEMEN DALAM NEGERI 1
LAPORAN PROFIL KELURAHAN TINGKAT KELURAHAN Kelurahan : CIWEDUS Kecamatan : CILEGON Kabupaten/Kota : CILEGON Provinsi : BANTEN Bulan : DESEMBER Tahun : 2015 SUMBER DATA YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGISI DATA PROFIL KELURAHAN 1. KUESIONER DATA DASAR KELUARGA 2. DATA ADMINISTRASI KANTOR KELURAHAN Mengetahui; LURAH CIWEDUS, Disusun Oleh ANA MAULANA, SE HERU SULISTYO, SE NIP. 19780927 200212 1 002 NIP. 19780927 200212 1 002 2
DATA POTENSI DESA DAN KELURAHAN I. POTENSI SUMBER DAYA ALAM A. POTENSI UMUM 1. a. Batas Wilayah Batas Desa/kelurahan Kecamatan Sebelah utara CIWADUK CILEGON Sebelah selatan BAGENDUNG CILEGON Sebelah timur BENDUNGAN CILEGON Sebelah barat TAMAN BARU CITANGKIL 1.b. Penetapan Batas dan Peta Wilayah Penetapan Batas Dasar Hukum Peta Wilayah Sudah ada Perda No 3 10 Juni 2011 2. Luas wilayah menurut penggunaan Luas pemukiman Luas persawahan Luas perkebunan Luas kuburan Luas pekarangan Luas taman Perkantoran Luas prasarana umum lainnya Total luas 130,00 ha/m2 15,00 ha/m2 10,00 ha/m2 1,00 ha/m2 3,60 ha/m2 2,00 ha/m2 0,20 ha/m2 7,20 ha/m2 175,00 ha/m2 TANAH SAWAH Sawah irigasi teknis 7,00 ha/m2 Sawah irigasi ½ teknis 5,00 ha/m2 Sawah tadah hujan 3,00 ha/m2 Sawah pasang surut - ha/m2... Total luas 15,00 ha/m2 TANAH KERING Tegal/ladang Pemukiman Pekarangan... Total luas 10,00 ha/m2 130,00 ha/m2 9,60 ha/m2 149,60 ha/m2 TANAH BASAH Tanah rawa - ha/m2 Pasang surut - ha/m2 Lahan gambut - ha/m2 Situ/waduk/danau - ha/m2... Total luas - ha/m2 3
TANAH PERKEBUNAN Tanah perkebunan rakyat 10,00 ha/m2 Tanah perkebunan negara - ha/m2 Tanah perkebunan swasta - ha/m2 Tanah perkebunan perorangan - ha/m2... - ha/m2 Total luas 10,00 ha/m2 TANAH FASILITAS UMUM Kas Desa/Kelurahan: - ha/m2 a. Tanah bengkok - ha/m2 b. Tanah titi sara - ha/m2 c. Kebun desa - ha/m2 d. Sawah desa - ha/m2 Lapangan olahraga 2,00 ha/m2 Perkantoran pemerintah 0,20 ha/m2 Ruang publik/taman kota - ha/m2 Tempat pemakaman desa/umum 1,00 ha/m2 Tempat pembuangan sampah - ha/m2 Bangunan sekolah/perguruan tinggi 1,50 ha/m2 Pertokoan 0,25 ha/m2 Fasilitas pasar - ha/m2 Terminal - ha/m2 Jalan 16,50 ha/m2 Daerah tangkapan air - ha/m2 Usaha perikanan 0,25 ha/m2 Sutet/aliran listrik tegangan tinggi - ha/m2... - ha/m2 Total luas 21,70 ha/m2 TANAH HUTAN Hutan lindung ----- ha/m2 Hutan produksi ----- ha/m2 a. Hutan produksi tetap ----- ha/m2 b. Hutan terbatas ----- ha/m2 Hutan konservasi ----- ha/m2 Hutan adat ----- ha/m2 Hutan asli ----- ha/m2 Hutan sekunder ----- ha/m2 Hutan buatan ----- ha/m2 Hutan mangrove ----- ha/m2 Hutan suaka ----- ha/m2 a. Suaka alam ----- ha/m2 b. Suaka margasatwa ----- ha/m2 Hutan rakyat ----- ha/m2... ----- ha/m2 Total luas ----- ha/m2 3. Iklim Curah hujan - Mm Jumlah bulan hujan 4 bulan Kelembapan - Suhu rata-rata harian 30 0 C 37 0 C Tinggi tempat dari permukaan laut - mdl 4. Jenis dan kesuburan tanah Warna tanah (sebagian besar) Kuning 4
Tekstur tanah Lampungan/pasiran/debuan Tingkat kemiringan tanah 5 derajat Lahan kritis - ha/m2 Lahan terlantar - ha/m2... Tingkat erosi tanah Luas tanah erosi ringan 0,50 ha/m2 Luas tanah erosi sedang ----- ha/m2 Luas tanah erosi berat ----- ha/m2 Luas tanah yang tidak ada erosi 174,50 ha/m2 5. Topografi Bentangan wilayah Desa/kelurahan dataran rendah - ha/m2 Desa/kelurahan berbukit-bukit tidak - ha/m2 Desa/kelurahan dataran tinggi/pegunungan tidak - ha/m2 Desa/kelurahan lereng gunung tidak - ha/m2 Desa/kelurahan tepi pantai/pesisir tidak - ha/m2 Desa/kelurahan kawasan rawa tidak - ha/m2 Desa/kelurahan kawasan gambut tidak - ha/m2 Desa/kelurahan aliran sungai tidak - ha/m2 Desa/kelurahan bantaran sungai tidak - ha/m2... Letak Desa/kelurahan kawasan perkantoran tidak - ha/m2 Desa/kelurahan kawasan pertokoan/bisnis tidak - ha/m2 Desa/kelurahan kawasan campuran tidak - ha/m2 Desa/kelurahan kawasan industri tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan kepulauan tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan pantai/pesisir tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan kawasan hutan tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan taman suaka tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan kawasan wisata tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan perbatasan dengan negara lain tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan perbatasan dengan provinsi lain tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan perbatasan dengan kabupaten lain tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan perbatasan antar kecamatan lain tidak - ha/m2 Desa/kelurahan DAS/bantaran sungai tidak - ha/m2 Desa/kelurahan rawan banjir tidak - ha/m2 Desa/kelurahan bebas banjir tidak - ha/m2 Desa/kelurahan potensial tsunami tidak - ha/m2 Desa/kelurahan rawan jalur gempa bumi tidak - ha/m2 Orbitasi Jarak ke ibu kota kecamatan 2,00 Km Lama jarak tempuh ke ibu kota kecamatan dengan 0,5 Jam kendaraan bermotor Lama jarak tempuh ke ibu kota kecamatan dengan 1 Jam berjalan kaki atau kendaraan non bermotor Kendaraan umum ke ibu kota kecamatan OJEK Jarak ke ibu kota kabupaten/kota Lama jarak tempuh ke ibu kota kabupaten dengan kendaraan bermotor 4,50 Km 0,75 Jam 5
Lama jarak tempuh ke ibu kota kabupaten dengan 2 Jam berjalan kaki atau kendaraan non bermotor Kendaraan umum ke ibu kota kabupaten/kota OJEK Jarak ke ibu kota provinsi 30,00 Km Lama jarak tempuh ke ibu kota provinsi dengan 1,5 Jam kendaraan bermotor Lama jarak tempuh ke ibu kota provinsi dengan 3 Jam berjalan kaki atau kendaraan non bermotor Kendaraan umum ke ibu kota provinsi ANGKOT B. PERTANIAN B.1. TANAMAN PANGAN 1. Pemilikan Lahan Pertanian Tanaman Pangan Jumlah keluarga memiliki tanah pertanian memiliki / Buruh Tani Memiliki kurang 1 ha Memiliki 1,0 5,0 ha Memiliki 5,0 10 ha Memiliki lebih dari 10 ha Jumlah total keluarga petani 785 keluarga 20 keluarga 785 keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga 2. Luas tanaman pangan menurut komoditas pada tahun ini Jagung - Ha - Ton/ha Kacang kedelai - Ha - Ton/ha Kacang tanah - Ha - Ton/ha Kacang panjang - Ha - Ton/ha Kacang mede - Ha - Ton/ha Kacang merah - Ha - Ton/ha Padi sawah 2 Ha 2 Ton/ha Padi ladang 4 Ha 3 Ton/ha Ubi kayu - Ha - Ton/ha Ubi jalar - Ha - Ton/ha Cabe - Ha - Ton/ha Bawah merah - Ha - Ton/ha Bawang putih - Ha - Ton/ha Tomat - Ha - Ton/ha Sawi - Ha - Ton/ha Kentang - Ha - Ton/ha Kubis - Ha - Ton/ha Mentimun 0,5 Ha 0,25 Ton/ha Buncis - Ha - Ton/ha Brocoli - Ha - Ton/ha Terong - Ha - Ton/ha Bayam - Ha - Ton/ha Kangkung - Ha - Ton/ha Kacang turis - Ha - Ton/ha Umbi-umbian lain - Ha - Ton/ha Selada - Ha - Ton/ha Talas - Ha - Ton/ha Wortel - Ha - Ton/ha Tumpang Sari - Ha - Ton/ha 6
...... 3. Jenis komoditas buah-buahan yang dibudidayakan A. Kepemilikan Lahan Tanaman Buah-buahan Jumlah keluarga memiliki tanah perkebunan 65 keluarga memiliki/buruh Perkebunan 25 keluarga Memiliki kurang dari 10 ha 65 keluarga Memiliki 10 50 ha - Keluarga Memiliki 50 100 ha - Keluarga Memiliki 100 500 ha - Keluarga Memiliki 500 1000 ha - Keluarga Memiliki lebih dari 1000 ha - Keluarga Jumlah total keluarga perkebunan 65 keluarga B. Hasil Tanaman Dan Luas Tanaman Buah-buahan Jeruk - ha - ton/ha Alpokat - ha - ton/ha Mangga 0,50 Ha 0,50 Ton/ha Rambutan - ha - ton/ha Manggis - ha - ton/ha Salak - ha - ton/ha Apel - ha - ton/ha Pepaya 0,50 Ha 0,75 Ton/ha Belimbing - ha - ton/ha Durian - ha - ton/ha Sawo - ha - ton/ha Duku - ha - ton/ha Kokosan - ha - ton/ha Pisang 0,50 Ha 1,00 Ton/ha Markisa - ha - ton/ha Lengkeng - ha - ton/ha Semangka - ha - ton/ha Limau - ha - ton/ha Jeruk nipis - ha - ton/ha Melon - ha - ton/ha Jambu air 0,20 Ha 0,25 Ton/ha Nangka - ha - ton/ha Sirsak - ha - ton/ha Kedondong - ha - ton/ha Anggur - ha - ton/ha Melinjo - ha - ton/ha Nenas - ha - ton/ha Jambu klutuk - ha - ton/ha Murbei - ha - ton/ha. - ha - ton/ha - ha - ton/ha. - ha - ton/ha. - ha - ton/ha. - ha - ton/ha. - ha - ton/ha. - ha - ton/ha 7
4. Pemasaran Hasil Tanaman Pangan Dan Tanaman Buah-buahan Dijual langsung ke konsumen Dijual ke pasar Dijual melalui KUD Dijual melalui tengkulak Dijual melalui pengecer Dijual ke lumbung desa/kel dijual Ya Ya Ya B.2 TANAMAN APOTIK HIDUP DAN SEJENISNYA Jenis Tanaman Luas (ha) Hasil panen (Ton/ha) Jahe 0,25 ha 0,5 ton/ha Kunyit 0,25 ha 0,5 ton/ha Lengkuas 0,25 ha 0,5 ton/ha Mengkudu - ha - ton/ha Daun Dewa - ha - ton/ha Kumis kucing - ha - ton/ha Buah Merah - ha - ton/ha Sambiloto - ha - ton/ha Temulawak - ha - ton/ha Temu Hitam - ha - ton/ha Temu Putih - ha - ton/ha Temu Putri - ha - ton/ha Temu Kunci - ha - ton/ha Daun Sirih - ha - ton/ha Kayu manis - ha - ton/ha Daun sereh - ha - ton/ha Mahkota dewa - ha - ton/ha Akar wangi - ha - ton/ha Kencur - ha - ton/ha Jamur - ha - ton/ha Dewi-Dewi - ha - ton/ha... C. PERKEBUNAN 1. Pemilikan Lahan Perkebunan Jumlah keluarga memiliki tanah perkebunan memiliki Memiliki kurang dari 5 ha Memiliki 10 50 ha Memiliki 50 100 ha Memiliki 100 500 ha Memiliki 500 1000 ha Memiliki lebih dari 1000 ha Jumlah total keluarga perkebunan Kepemilikan Usaha Perkebunan Yang Dimiliki Negara 65 keluarga 25 keluarga 65 keluarga - keluarga - keluarga - keluarga - keluarga - keluarga 65 keluarga - 8
Total Luas Perkebunan 10,00 ha 2. Luas dan hasil perkebunan menurut jenis komoditas Jenis Swasta/negara Rakyat Luas (ha) Hasil (kw/ha) Luas (ha) Hasil (kw/ha) Kelapa - - 4,00 2,00 Kelapa sawit - - - - Kopi - - - - Cengkeh - - - - Coklat - - - - Pinang - - - - Lada - - - - Karet - - - - Jambu Mete - - - - Tembakau - - - - Pala - - - - Vanili - - - - Jarak pagar - - - - Jarak kepyar - - - - Tebu - - - - Kapuk - - - - Kemiri - - - - Teh - - - -...... 3. Pemasaran Hasil Perkebunan Dijual langsung ke konsumen Dijual ke pasar hewan Dijual melalui KUD Dijual melalui Tengkulak Dijual melalui Pengecer Dijual ke lumbung desa/kel dijual Ya Ya Ya D. KEHUTANAN 1. Luas Lahan Menurut Pemilikan Milik Negara Milik t/ulayat Perhutani/Instansi Sektoral Milik masyarakat perorangan Total - ha - ha - ha - ha - ha 9
2. Hasil Hutan Kayu Madu lebah Rotan Damar Bambu Jati Nilam Lontar Sagu Enau Mahoni Cemara Kayu cendana Kayu gaharu Sarang burung Meranti Kayu besi Kayu ulin Kemenyan Gambir Minyak kayu putih Gula enau Gula lontar Arang...... - M 3 /th - liter/th - Ton/th - Ton/th - M 3 /th - M 3 /th - Ton/th - Ton/th - Ton/th - Ton/th - M 3 /th - M 3 /th - Ton/th - Ton/th - Ton/th - M 3 /th - M 3 /th - M 3 /th - Ton/th - Ton/th - Ton/th - Ton/th - Ton/th 3. Kondisi Hutan Kondisi Hutan Baik Rusak Total Hutan Bakau/mangrove - ha - ha - ha Hutan Produksi - ha - ha - ha Hutan Lindung - ha - ha - ha Hutan Suaka Margasatwa - ha - ha - ha Hutan Suaka Alam - ha - ha - ha... - ha - ha - ha... 4. Dampak yang Timbul dari Pengolahan Hutan Pencemaran Udara - Pencemaran Air - Longsor/Erosi - Bising - Kerusakan biota/plasma nuftah hutan - Kemusnahan flora,fauna dan satwa langka - Hilangnya sumber mata air - Kebakaran hutan - Terjadinya kekeringan/sulit air - Berubahnya fungsi hutan - Terjadinya lahan kritis - Hilangnya daerah tangkapan air (cacthment area) - Musnahnya Habitat Binatang Hutan -... - 10
5. Mekanisme Pemasaran Hasil Hutan Dijual langsung ke konsumen - Dijual ke pasar - Dijual melalui KUD - Dijual melalui Tengkulak - Dijual melalui Pengecer - Dijual ke lumbung desa/kel - dijual - E. PETERNAKAN 1. Jenis populasi ternak Jenis Ternak Jumlah Pemilik Perkiraan Jumlah Populasi Sapi - Orang - Ekor Kerbau 2 orang 10 ekor Babi - Ekor Ayam kampung 5 orang 2000 ekor Jenis ayam broiler - Ekor Bebek 2 orang 200 ekor Kuda - Ekor Kambing 4 orang 215 ekor Domba - Ekor Angsa - Ekor Burung puyuh - Ekor Kelinci - Ekor Burung walet - Ekor Anjing - Ekor Kucing - Ekor Ular cobra - Ekor Burung onta - Ekor Ular pithon - Ekor Burung cendrawasih - Ekor Burung kakatua - Ekor Burung beo - Ekor Burung merak - Ekor Burung langka lainnya - Ekor Buaya - Ekor... - Ekor 2. Produksi Peternakan Susu - kg/th Kulit - M/th Telur 3000 kg/th Daging - kg/th Madu - Lt/th Bulu - kg/th Air liur burung walet - kg/th Minyak - lt/th Hiasan/lukisan - unit/th Cinderamata - unit/th...... 11
3. Ketersediaan Hijauan Pakan Ternak Luas tanaman pakan ternak (rumput gajah, dll) 0,25 ha Produksi hijauan makanan ternak - Ton/ha Luas lahan gembalaan 0,25 ha Dipasok dari luar desa/kelurahan - Disubsidi dinas - Ton... 4. Pemilik Usaha Pengolahan Hasil Ternak Dendeng Abon Penyamakan Kulit Madu Lebah Biogas Telur Asin Krupuk Kulit Penyemakan kulit Kerajinan tangan (handy craft)......... 5. Pemasaran Hasil Ternak Dijual langsung ke konsumen Dijual ke pasar hewan Dijual melalui KUD Dijual melalui tengkulak Dijual melalui pengecer Dijual ke lumbung desa/kel dijual Ya Ya Ya Ya 5. Ketersediaan lahan pemeliharaan ternak/padang penggembalaan Milik masyarakat umum 1,5 ha Milik perusahaan peternakan (ranch) - Ha Milik perorangan 1,0 ha Sewa pakai - Ha Milik pemerintah - Ha Milik masyarakat adat - Ha...... F. PERIKANAN 1. Jenis dan alat produksi budidaya ikan laut dan payau Karamba 0 unit 0 ton/th Tambak 0 ha 0 ton/th Jermal 0 unit 0 ton/th Pancing 0 unit 0 ton/th Pukat 0 unit 0 ton/th Jala 0 unit 0 ton/th...... 2. Jenis dan sarana produksi budidaya ikan air tawar 12
Karamba... unit... ton/th Empang/kolam 0,25 ha/m2 2 ton/th Danau... ha/m2... ton/th Rawa... ha/m2... ton/th Sungai... ha/m2... ton/th Sawah... ha/m2... ton/th Jala... unit... ton/th Pancingan... unit... ton/th 3. Jenis ikan dan produksi Tuna - ton/th Salmon - ton/th Tongkol/cakalang - ton/th Hiu - ton/th Kakap - ton/th Tenggiri - ton/th Jambal - ton/th Pari - ton/th Kuwe - ton/th Belanak - ton/th Cumi - ton/th Gurita - ton/th Sarden - ton/th Bawal - ton/th Baronang - ton/th Kembung - ton/th Ikan ekor kuning - ton/th Kerapu/Sunuk - ton/th Teripang - ton/th Barabara - ton/th Cucut - ton/th Layur - ton/th Ayam-ayam - ton/th Udang/lobster - ton/th Tembang - ton/th Bandeng - ton/th Nener - ton/th Kerang - ton/th Kepiting - ton/th Mas - ton/th Rajungan - ton/th Mujair - ton/th Lele 2 ton/th Gabus - ton/th Patin - ton/th Nila - ton/th Sepat - ton/th Gurame - ton/th Belut - ton/th Penyu - ton/th Rumput laut - ton/th Kodok - ton/th Katak - ton/th... - ton/th 4. Pemasaran Hasil Perikanan 13
Dijual langsung ke konsumen Dijual ke pasar hewan Dijual melalui KUD Dijual melalui Tengkulak Dijual melalui Pengecer Dijual ke lumbung desa/kel dijual Ya Ya G. BAHAN GALIAN 1. Jenis dan deposit bahan galian Batu kali - Batu gunung - Batu kapur - Pasir - Emas - Nikel - Belerang - Batu marmer - Batu cadas - Batu apung - Pasir kwarsa - Batubara - Batu Granit - Batu Gamping - Mangan - Batu Trass - Batu Putih - Pasir Batu - Pasir Besi - Batu Gips - Minyak Bumi - Gas Alam - Kulit kerang - Timah - Tanah Garam - Biji Besi - Uranium - Bouxit - Tanah liat -... - 2. Produksi bahan galian Batu kapur - Pasir - Emas - Kuningan - Aluminium - Perunggu - Belerang - Batu marmer - Batu cadas - Batu apung - Pasir kwarsa - Batubara - Batu Granit - Batu Gamping - 14
Mangaan - Batu Trass - Batu Putih - Pasir Batu - Pasir Besi - Gips - Minyak Bumi - Gas Alam - Perak - Timah - Garam - Tembaga - Biji Besi - Uranium - Bouxit - Nikel -... - 3. Kepemilikan dan Pengelolaan Bahan Galian Jenis dan produksi Pengelola/pemilik bahan galian Batu kali - Batu kapur - Pasir - Emas - Kuningan - Aluminium - Perunggu - Belerang - Batu marmer - Batu cadas - Batu apung - Pasir kwarsa - Batubara - Batu Granit - Batu Gamping - Mangaan - Batu Trass - Batu Putih - Pasir Batu - Pasir Besi - Gips - Minyak Bumi - Gas Alam - Perak - Timah - Tembaga - Biji Besi - Uranium - Bouxit - Garam -... - 4. Pemasaran Hasil Galian Dijual langsung ke konsumen - Dijual ke pasar hewan - 15
Dijual melalui KUD - Dijual melalui Tengkulak - Dijual melalui Pengecer - Dijual ke perusahaan - Dijual ke lumbung desa/kel - dijual - H. SUMBER DAYA AIR 1. Potensi Air dan Sumber Daya Air Sungai Debit: sedang Danau Volume: - Mata Air Debit: sedang Bendungan/waduk/situ Volume: - Embung-embung Volume: - Jebakan air Volume: -... 2. Sumber Air Bersih Jenis Jumlah (Unit) Pemanfaat (RT) Mata air - 0 - Sumur gali 296 888 Baik Sumur pompa 214 746 Baik Hidran umum - 0... PAM 313 1098 Baik Pipa - - - Sungai - - - Embung - - - Bak penampung air hujan - - - Beli dari tangki swasta - - - Depot isi ulang 2 95 Baik Sumber lain - - - Kondisi Baik/Rusak 3. Kualitas Air Minum Mata air Baik Sumur gali Baik Sumur pompa Baik Hidran umum - PAM Baik Pipa Baik Sungai Baik Bak penampung air hujan - Beli dari tangki swasta - Depot isi ulang Baik - 16
4. Sungai Jumlah sungai Kondisi Tercemar Pendangkalan/Pengendapan Lumpur Tinggi Keruh Jernih dan Tercemar/memenuhi baku mutu air Berkurangnya biota sungai Kering 4 buah 5. Rawa Luas rawa 0 ha Pemanfaatan Perikanan darat maupun laut - Air baku untuk pengolahan air minum - Cuci dan mandi - Irigasi - Buang air besar - Perikanan - Sayuran - Pembudidayaan hutan manggrove -... -... - 6. Pemanfaatan dan kondisi danau/waduk/situ Luas 0 ha Pemanfaatan Perikanan - Air Minum/Air Baku - Cuci dan mandi - Irigasi - Buang air besar - Pembangkit listrik - Prasarana transportasi - Lainnya... - Kondisi Tercemar - Pendangkalan - Keruh - Berlumpur - 7. Air Panas Sumber Jumlah Lokasi Gunung - Berapi Geiser -...... I. KUALITAS UDARA Pemanfaatan (wisata, Pengobatan Energi, dll) Kepemilikan/Pengelolaan Pemda Swasta t/ Perorangan 17
Sumber Pabrik (kapur, marmer, dll) Kendaraan bermotor Pembakaran Hutan/Lahan Gambut... J. KEBISINGAN Tingkat Kebisingan Kebisingan Tinggi Kebisingan sedang Kebisingan Ringan Bising Jumlah Lokasi Sumber Pencemar - - - Polutan Pencemar Ekses dampak kebisingan Ya Efek terhadap Kesehatan (ganguan penglihatan/ kabut, ISPA, dll Sumber Kebisingan (kendaraan bermotor, Kereta Api, Pelabuhan, Airport, pabrik, dll) Kepemilikan Pemda Swasta Perorangan Efek Terhadap Penduduk K. RUANG PUBLIK/TAMAN Ruang Publik/ Taman Keberadaan Luas Tingkat Pemanfaatan (Aktif/Pasif) Taman Kota ada 0 m² Aktif/Pasif Taman Bermain 50 m² Pasif Hutan Kota ada 0 m² Aktif/Pasif Taman Kel. 100 m² Aktif Tanah Kas Desa ada 0 m² Aktif/Pasif Tanah t ada/ tidak ada 0 m² Aktif/Pasif...... Jumlah Total 150 m² L. POTENSI WISATA Lokasi/ Tempat/ Area Wisata Keberadaan Luas Tingkat Pemanfaata n (Aktif/Pasif) Laut (Wisata Pulau, Taman Laut, Situs Sejarah Bahari, Pantai dll) Danau (Wisata Air, Hutan Wisata, Situs Purbakala, dll) Gunung (wisata Hutan, Taman ada 0 ha - ada 0 ha - ada 0 ha - 18
Nasional, Bumi Perkemahan, dll) Agrowisata ada 0 ha - Hutan Khusus ada 0 ha - Goa ada 0 ha - Cagar Budaya ada 0 ha - Arung Jeram ada 0 ha - Situs Sejarah, ada 0 ha - dan museum Air Terjun ada 0 ha - Padang Savana ada 0 ha - (wisata Padang Savana)........................... II. POTENSI SUMBER DAYA MANUSIA A. JUMLAH Jumlah laki-laki Jumlah perempuan Jumlah total Jumlah kepala keluarga Kepadatan Penduduk 5.017 orang 5.041 orang 10.058 orang 2.608 KK per km B. USIA USIA LAKI-LAKI PEREMP. USIA LAKI-LAKI PEREMP. 0-12 bulan 85 orang 56 orang 39 tahun 62 orang 86 orang 1 tahun 89 orang 67 orang 40 51 orang 87 orang 2 76 orang 69 orang 41 82 orang 69 orang 3 69 orang 66 orang 42 67 orang 80 orang 4 153 orang 112 orang 43 99 orang 63 orang 5 165 orang 120 orang 44 74 orang 73 orang 6 91 orang 89 orang 45 53 orang 45 orang 7 96 orang 89 orang 46 54 orang 33 orang 8 100 orang 96 orang 47 87 orang 69 orang 9 97 orang 92 orang 48 74 orang 93 orang 10 102 orang 99 orang 49 98 orang 107 orang 11 112 orang 100 orang 50 75 orang 70 orang 12 123 orang 120 orang 51 56 orang 87 orang 13 115 orang 113 orang 52 45 orang 53 orang 14 109 orang 106 orang 53 78 orang 67 orang 15 116 orang 111 orang 54 87 orang 102 orang 16 78 orang 75 orang 55 54 orang 45 orang 17 72 orang 71 orang 56 32 orang 46 orang 18 84 orang 81 orang 57 35 orang 34 orang 19 76 orang 72 orang 58 25 orang 51 orang 20 79 orang 77 orang 59 39 orang 20 orang 21 68 orang 66 orang 60 39 orang 45 orang 22 76 orang 74 orang 61 54 orang 49 orang 19
23 59 orang 73 orang 62 39 orang 59 orang 24 87 orang 91 orang 63 36 orang 31 orang 25 71 orang 74 orang 64 23 orang 29 orang 26 81 orang 82 orang 65 23 orang 13 orang 27 65 orang 56 orang 66 17 orang 20 orang 28 67 orang 76 orang 67 14 orang 18 orang 29 87 orang 81 orang 68 16 orang 11 orang 30 79 orang 70 orang 69 17 orang 17 orang 31 87 orang 80 orang 70 14 orang 13 orang 32 54 orang 74 orang 71 18 orang 11 orang 33 67 orang 62 orang 72 11 orang 20 orang 34 62 orang 81 orang 73 12 orang 18 orang 35 60 orang 61 orang 74 10 orang 17 orang 36 73 orang 92 orang 75 18 orang 13 orang 37 69 orang 70 orang Lebih dari 13 orang 14 orang 75 38 43 orang 76 orang Total 5017 orang 5041 orang C. PENDIDIKAN TINGKATAN PENDIDIKAN LAKI-LAKI PEREMPUAN Usia 3-6 tahun yang belum masuk TK 127 orang 112 orang Usia 3-6 tahun yang sedang TK/play group 369 orang 335 orang Usia 7-18 tahun yang tidak pernah sekolah 0 orang 0 orang Usia 7-18 tahun yang sedang sekolah 1044 orang 855 orang Usia 18-56 tahun tidak pernah sekolah 0 orang 0 orang Usia 18-56 thn pernah SD tetapi tidak tamat 9 orang 10 orang Tamat SD/sederajat 324 orang 321 orang Jumlah usia 12 56 tahun tidak tamat SLTP 147 orang 165 orang Jumlah usia 18 56 tahun tidak tamat SLTA 19 orang 32 orang Tamat SMP/sederajat 1354 orang 1256 orang Tamat SMA/sederajat 2154 orang 2124 orang Tamat D-1/sederajat 42 orang 33 orang Tamat D-2/sederajat 41 orang 19 orang Tamat D-3/sederajat 52 orang 39 orang Tamat S-1/sederajat 279 orang 132 orang Tamat S-2/sederajat 8 orang 5 orang Tamat S-3/sederajat...orang...orang Tamat SLB A...orang...orang Tamat SLB B...orang...orang Tamat SLB C...orang...orang......orang...orang Jumlah...orang...orang D. MATA PENCAHARIAN POKOK JENIS PEKERJAAN LAKI-LAKI PEREMPUAN Petani 230 orang 15 orang Buruh tani 170 orang 20 orang Buruh migran perempuan 39 orang Buruh migran laki-laki Pegawai Negeri Sipil 50 orang 17 orang Pengrajin industri rumah tangga 15 orang 12 orang Pedagang keliling 3 orang 2 orang Peternak 13 orang Nelayan Montir 12 orang Dokter swasta 20
Bidan swasta 10 orang Perawat swasta 5 orang Pembantu rumah tangga BUMN/BUMS 2705 orang 75 orang TNI 5 orang POLRI 7 orang Pensiunan PNS/TNI/POLRI 550 orang 11 orang Pengusaha kecil dan menengah 33 orang 11 Orang Pengacara Notaris Dukun Kampung Terlatih 9 orang Jasa pengobatan alternatif Dosen swasta 7 orang 1 orang Pengusaha besar Arsitektur Seniman/Artis Pertukangan 187 orang Pemulung 7 orang Jasa Lain-lain 90 orang 8 orang........................ E. AGAMA AGAMA LAKI-LAKI PEREMPUAN Islam 4.928 orang 4.982 orang Kristen 46 orang 37 orang Katholik 31 orang 12 orang Hindu 9 orang 8 orang Budha 3 orang 2 orang Khonghucu Kepercayaan Kepada Tuhan YME Aliran Kepercayaan lainnya Jumlah 5.017 orang 5.041 orang F. KEWARGANEGARAAN KEWARGANEGARAAN LAKI-LAKI PEREMPUAN Warga Negara Indonesia 5.017 orang 5.041 orang Warga Negara Asing 2 orang Dwi Kewarganegaraan Jumlah 5.015 orang 5.041 orang G. ETNIS ETNIS LAKI-LAKI PEREMPUAN Aceh Batak 2 orang 1 orang Nias Mentawai Melayu Minang Kubu Anak Dalam 21
Badui Betawi 8 orang 5 orang Sunda 112 orang 40 orang Jawa 308 orang 214 orang Madura Bali 5 orang 3 orang Banjar Dayak Bugis Makasar Mandar Sasak Ambon Minahasa Flores Papua Timor Sabu Rote Sumba Ternate Tolaki Buton Muna Mikongga Wanci Alor Benoa Tunjung Mbojo Samawa Asia Afrika Australia China Amerika Eropa.........orang...orang H. CACAT MENTAL DAN FISIK CACAT FISIK LAKI-LAKI PEREMPUAN Tuna rungu 6 orang 1 orang Tuna wicara 4 orang 2 orang Tuna netra 4 orang 2 orang Lumpuh Sumbing Cacat kulit Cacat fisik/tuna daksa lainnya... 22
... Jumlah 14 orang 5 orang CACAT MENTAL Idiot Gila Stress Autis... Jumlah I. TENAGA KERJA TENAGA KERJA LAKI-LAKI PEREMPUAN Penduduk usia 18-56 tahun 2.795 orang 2.801 orang Penduduk usia 18 56 tahun yang 2.550 orang 2.556 orang bekerja Penduduk usia 18 56 tahun yang 45 orang 171 orang belum atau tidak bekerja Penduduk usia 0 6 tahun 728 orang 478 orang Penduduk masih sekolah 7-18 th 948 orang 951 orang Penduduk usia 56 tahun ke atas 443 orang 439 orang Angkatan kerja...orang...orang Jumlah Jumlah total J. KUALITAS ANGKATAN KERJA ANGKATAN KERJA LAKI-LAKI PEREMPUAN Penduduk usia 18-56 tahun yang 1 orang 2 orang buta aksara dan huruf/angka latin Penduduk usia 18 56 tahun yang 3 orang 2 orang tidak tamat SD Penduduk usia 18 56 tahun yang 324 orang 321 orang tamat SD Penduduk usia 18 56 tahun yang 1.354 orang 1.256 orang tamat SLTP Penduduk usia 18 56 tahun yang 2.154 orang 2.124 orang tamat SLTA Penduduk usia 18 56 tahun yang tamat Perguruan Tinggi 220 orang 204 orang......... Jumlah orang Orang 12 POTENSI KELEMBAGAAN A. LEMBAGA PEMERINTAHAN PEMERINTAH DESA/KELURAHAN Dasar hukum pembentukan Perda Pemerintah Kelurahan Dasar hukum pembentukan BPD Perda/Keputusan Bupati/Camat/Bel um Dasar Hukum Jumlah aparat pemerintahan 13 orang 23
Kelurahan Jumlah perangkat desa/kelurahan Lurah Sekretaris Kelurahan Kepala Urusan Pemerintahan Kepala Urusan Pembangunan Kepala Urusan Pemberdayaan Masyarakat Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat Kepala Urusan Umum Kepala Urusan Keuangan Kepala Urusan... Kepala Urusan... Jumlah Staf Jumlah RW dan RT Ketua RW 6 Ketua RW 33... unit kerja Aktif Aktif/tidak Aktif Aktif Aktif/tidak Aktif/tidak 8 orang 6 RW dan 33 RT Aktif Aktif Aktif Tingkat Pendidikan Aparat SD, SMP, SMA, Diploma, S1, Desa/Kelurahan Pascasarjana Kepala Lurah S1 Sekretaris Kelurahan S2 Kepala Urusan Pemerintahan S1 Kepala Urusan Trantib S1 Kepala Urusan Pemberdayaan S2 Masyarakat Kepala Urusan Kesejahteraan S1 Rakyat Kepala Urusan Umum - Kepala Urusan Keuangan - Kepala Urusan... - Kepala Urusan... -... - BADAN PERMUSYAWARATAN DESA Keberadaan BPD ada - aktif/tidak Jumlah Anggota BPD Pendidikan Anggota BPD SD, SMP, SMA, Diploma, S1, Pascasarjana Ketua - Wakil Ketua - Sekretaris - - Anggota, Nama :... - Anggota, Nama :... - Anggota, Nama :... - Anggota, Nama :... - Anggota, Nama :... - Anggota, Nama :... - Anggota, Nama :... - 24
B. LEMBAGA KEMASYARAKATAN Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan (LKD/LKK) Keberadaan LKD/LKK - Aktif/tidak Dasar hukum pembentukan Bila Belum ada organisasi LKD/LKK Bila pembentukan LKD/LKK berdasarkan Perdes dan Perda Kab/Kota Berdasarkan Keputusan Bupati/ Wali kota Berdasarkan Keputusan Camat /belum ada dasar hukum Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - LKMD/LKMK Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - LPMD/LPMK ATAU SEBUTAN LAIN Dasar hukum pembentukan Surat Keputusan Lurah Jumlah pengurus 10 orang Alamat kantor Jl. Kecubung raya No. 2 Ruang lingkup kegiatan 6 Jenis, Yakni 4 Drainase, 2 Paving Block, Perguliran Ekonomi, Penguatan LPMK PKK Dasar hukum pembentukan Surat Keputusan Lurah Jumlah pengurus 16 orang Alamat kantor Jl. Kecubung raya No. 2 Ruang lingkup kegiatan 3 Jenis, Yakni Gotong-royong, Pangan, Ketrampilan, Penguatan PKK RUKUN WARGA JUMLAH RW 7 unit organisasi Dasar hukum pembentukan Surat Keputusan Lurah Jumlah pengurus 7 orang Alamat kantor Jl. Kecubung raya No. 2 Ruang lingkup kegiatan 3 Jenis, Yakni Paving Block, Tembok Penahan tanah, Penguatan RW RUKUN TETANGGA JUMLAH RT 35 unit organisasi Dasar hukum pembentukan Surat Keputusan Lurah Jumlah pengurus 35 orang 25
Alamat kantor Jl. Kecubung raya No. 2 Ruang lingkup kegiatan 2 Jenis, Yakni Gotong-royong, Pengutan RT KARANG TARUNA Dasar hukum pembentukan Surat Keputusan Lurah Jumlah pengurus 13 orang Alamat kantor Jl. Kecubung raya No. 2 Ruang lingkup kegiatan 3 Jenis, Yakni Gotong-royong, Penguatan KR, Ketrampilan KELOMPOK TANI/NELAYAN 3 unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus 6 orang Alamat kantor Ciwedus Ruang lingkup kegiatan Jenis, Yakni LEMBAGA ADAT - unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni- BADAN USAHA MILIK DESA - unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - ORGANISASI KEAGAMAAN 1 unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus 4 orang Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan 1 Jenis, Yakni Pengajian Rutin ORGANISASI PEREMPUAN LAIN - unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan - Jenis, Yakni - ORGANISASI PEMUDA LAINNYA 1unit organisasi Dasar hukum pembentukan Notaris Jumlah pengurus 12 orang Alamat kantor Kelurahan Ciwedus Kec.Cilegon Ruang lingkup kegiatan 5 Jenis, Yakni - ORGANISASI PROFESI LAINNYA - unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus -.orang Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - ORGANISASI BAPAK - unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - KELOMPOK GOTONG ROYONG - unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - 26
PWI Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - IDI Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - PARFI Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - PECINTA ALAM -unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni- WREDATAMA Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - KELOMPOK PEMIRSA - unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - PANTI... - unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - YAYASAN... 1 unit organisasi Dasar hukum pembentukan Pemilik Jumlah pengurus Orang Alamat kantor Kelurahan Ciwedus Ruang lingkup kegiatan -.Jenis, Yakni - LEMBAGA... Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - LEMBAGA... Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - 27
C. LEMBAGA POLITIK PARTAI GOLKAR Jumlah Pengurus Jumlah Partai Politik Lokal - JumlahPartai Politik Nasional - Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan -Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - PDIP Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - PPP Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - PARTAI DEMOKRAT Jumlah Pengurus 3 orang Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor Jl. Anggrek IV BBS II, Kel. Dasar Hukum Pembentukan Ciwedus Kec. Cilegon 006/SK/DPAC/Kota.Clg/DPD. PD/VI/2008 Ruang Lingkup Kegiatan... Jenis, Yakni... Organisasi Underbow - PAN Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - PKS Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - 28
Organisasi Underbow - NASDEM Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - PKB Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - HANURA Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan -Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - GERINDRA Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan -Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - PARTAI PERINDO Ketua DPC Kec. Cilegon TONY HENDRAWANTO Jumlah Pengurus 2 orang Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor BBS II Jl. Kecubung V Blok E-8 No.4 RT.23/5 Kel. Ciwedus Dasar Hukum Pembentukan 116-SK/W.I/DPW- Perindo/Banten/XI/2015 Ruang Lingkup Kegiatan -Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - PARTAI... Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - 29
Organisasi Underbow - PARTAI... Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - PARTAI... Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - Organisasi Underbow _ PARTAI... Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - ORGANISASI UNDERBOW PARTAI... - unit organisasi Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan -Jenis, Yakni - ORGANISASI UNDERBOW PARTAI... - unit organisasi Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan -Jenis, Yakni - ORGANISASI UNDERBOW PARTAI... - unit organisasi Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan -Jenis, Yakni - ORGANISASI UNDERBOW PARTAI... - unit organisasi Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan -Jenis, Yakni - ORGANISASI UNDERBOW PARTAI... - unit organisasi Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan -Jenis, Yakni - 30
ORGANISASI UNDERBOW PARTAI... - unit organisasi Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan -Jenis, Yakni - D. LEMBAGA EKONOMI 1. Lembaga Ekonomi, dan Unit Usaha Desa/ Kelurahan Jumlah/unit Jumlah Kegiatan Jumlah pengurus dan Anggota Koperasi Unit Desa - - - Koperasi Simpan Pinjam - - - Kelompok Simpan Pinjam - - - Bumdes - - -...... Jumlah - - - Jumlah Pengurus 2. Jasa Lembaga Keuangan Jumlah/unit Jumlah kegiatan Jasa Asuransi - - - Lembaga Keuangan Non Bank - - - Bank Perkreditan Rakyat - - - Pegadaian - - - Bank Pemerintah - - - Jumlah - - - 3. Industri Kecil dan Menengah Industri makanan 9 9 45 Industri Alat rumah tangga - - - Industri Material Bahan - - - Bangunan Industri Alat Pertanian - - - Industri Kerajinan - - - Rumah makan dan restoran - - - Jumlah - - - 4. Usaha Jasa Pengangkutan Jumlah Pemilik Kapasitas Tenaga Kerja Jumlah pemilik Angkutan Desa/Perkotaan 5 orang 75 orang 10 orang Angkutan Antar Kota/Provinsi - unit Angkutan Sungai Jumlah Pemilik Perahu Motor/ Klotok atau sejenisnya Jumlah pemilik Jet boat...orang 31
Jumlah angkutan jetboat Jumlah Pemilik Angkutan Penumpang Sungai dgn kapasitas lebih dari 10 orang Jumlah angkutan sungai yang kapasitas kurang dari 10 kursi -unit Jumlah angkutan sungai yang kapasitas antara 10 100 Jumlah angkutan sungai yang kapasitas antara 100 500...... Angkutan Laut Jumlah pemilik Jet boat Jumlah Pemilik Perahu Jenis Ferry/Kapal penumpang Jet Foil.. Angkutan Udara Jumlah pemilik pesawat jenis ringan /helikopter Ekspedisi Dan Pengiriman Jumlah Pemilik Usaha Jasa Ekspedisi/Pengiriman Barang 5. Usaha Jasa dan Perdagangan Jumlah Jenis produk yg diperdagangkan (umum, sayuran, barang & jasa, tambang, dll Jumlah Tenaga Kerja yang terserap Pasar Hasil Bumi/ - unit -jenis Tradisonal/ Harian Pasar Mingguan - unit -jenis Pasar Bulanan - unit -jenis Pasar Kaget/Pasar Khusus - unit -jenis (mis. Psr Ternak, dll) Jumlah Usaha Toko/Kios - unit -jenis Swalayan - unit -jenis Warung Serba 2 unit Macam2 jenis 10 orang Toko Kelontong 5 unit Macam2jenis 5 orang Usaha Peternakan - unit -jenis Usaha Perikanan - unit -jenis Usaha Perkebunan - unit -jenis Usaha Minuman - unit -jenis (kemasan, dll) Industri Farmasi - unit -jenis - unit -jenis Industri Caroseri/cat - unit -jenis mobil Industri Penyamakan Kulit - unit -jenis 32
Penitipan Kendaraan Bermotor - unit -jenis Industri Perakitan - unit -jenis Elektronik Pengolahan Kayu - unit -jenis...... 6. Usaha Jasa Hiburan Bioskop - unit -jenis Film Keliling - unit -jenis Sandiwara/Drama - unit -jenis Group Lawak - unit -jenis Sirkus Keliling/Topeng - unit -jenis monyet/ondel-ondel, dll Wayang Orang/Wayang - unit -jenis Golek Group Musik/Band - unit -jenis Group Vokal/Paduan - unit -jenis Suara... 7. Usaha Jasa Gas, -jenis Listrik, BBM Dan Air Usaha Penyewaan Tenaga - unit -jenis Listrik SPBU - unit -jenis Pangkalan Minyak Tanah - unit -jenis Pengecer Gas dan Bahan - unit -jenis Bakar Minyak Usaha air minum kemasan/isi ulang - unit -jenis 8. Usaha Jasa Keterampilan Jumlah Jumlah Jenis produk yang diperdagangkan Jumlah Tenaga Kerja yang terserap Tukang Kayu - unit -jenis Tukang Batu - unit -jenis Tukang Jahit/Bordir - unit -jenis Tukang Cukur - unit -jenis Tukang Service Elektronik - unit -jenis Tukang Besi - unit -jenis Tukang Gali Sumur - unit -jenis Tukang Pijat/ Urut/Pengobatan...... - unit -jenis 33
E. LEMBAGA PENDIDIKAN 1. Pendidikan Formal Nama Jumlah Status (Terdaftar, terakredit asi) Kepemilikan Pemerintah Swasta Desa / Kelurahan Jumlah Tenaga Pengajar Jumlah siswa/ Mahasiswa PAUD 2 2 6 43 TK/RA/TPA 6 6 42 250 SD/sederajat 3 3 45 835 SMP/sederajat SMA/sederajat PTN PTS Madrasah 2 2 8 42......... 2. Pendidikan Formal Keagamaan Nama 9. Usaha Jasa Hukum dan Konsultansi Notaris - unit -jenis Pengacara/Advokat - unit -jenis Konsultan Manajemen - unit -jenis Konsultan Teknis - unit -jenis Pejabat Pembuat Akta - unit -jenis Tanah......... 10. Usaha Jasa Penginapan Losmen - unit -jenis Wisma - unit -jenis Asrama - unit -jenis Persewaan Kamar - unit -jenis Kontrakan Rumah - unit -jenis Mess - unit -jenis Hotel - unit -jenis Home Stay - unit -jenis Villa - unit -jenis Town House - unit -jenis...... Jumlah Status (Terdaftar, terakredit asi) Kepemilikan Pemerintah Swasta Dll Jumlah Tenaga Pengajar 34 Jumlah siswa/ Mahasis wa Sekolah Islam 2 2 17 56 Raudhatul Athfal Ibtidayah Tsanawiyah Aliyah Ponpes Perguruan
35 Tinggi...... Sekolah Katholik Seminari Menengah Seminari tinggi Biara TK/SD SMP SMA Perguruan Tinggi Kursus Sekolah Budha......... Sekolah Protestan TK/SD SMP SMA Perguruan Tinggi Kursus... Sekolah Hindu...... Sekolah Konghucu...... 3. Pendidikan Non Formal/Kursus Nama Jumlah Status (Terdaftar, terakreditasi) Kepemilikan (pemerintah, yayasan,dll) Jumlah Tenaga Pengajar Jumlah siswa/ Mahasiswa Komputer Seni Musik Montir Menjahit Drafter Bahasa Mesin Satpam Beladiri
Mengemudi Kecantikan... F. LEMBAGA ADAT 1. Keberadaan Lembaga t Pemangku t Kepengurusan t 2. Simbol t Rumah t Barang Pusaka Naskah-naskah... 3. Jenis Kegiatan t Musyawarah adat Sanksi t Upacara t Perkawinan Upacara t Kematian Upacara t Kelahiran Upacara t dalam bercocok tanam Upacara t bidang perikanan/laut Upacara t bidang kehutanan Upacara t dalam Pengelolaan sumber daya alam Upacara adat dalam Pembangunan rumah Upacara adat dalam penyelesaian masalah/konflik G. LEMBAGA KEAMANAN 1. Hansip dan Linmas Keberadaan Hansip dan Linmas Jumlah anggota Hansip 20 orang Jumlah anggota Satgas Linmas 3 orang Pelaksanaan SISKAMLING Jumlah Pos Kamling 12 buah 2. Satpam Swakarsa Keberadaan SATPAM SWAKARSA Jumlah anggota 7 orang Nama organisasi induk/pemilik Keberadaan organisasi keamanan lainnya 3. Kerjasama Desa/Kelurahan dengan TNI - POLRI dalam Bidang TRANTIBLINMAS Mitra Koramil / TNI Jumlah anggota Jumlah kegiatan... Babinkamtibmas / POLRI Jumlah anggota Jumlah kegiatan... 1 Orang 3 jenis kegiatan 1 Orang 3 jenis kegiatan 36
IV. POTENSI PRASARANA DAN SARANA A. PRASARANA DAN SARANA TRANSPORTASI 1. Prasarana Transportasi Darat Jenis Sarana dan Prasarana Baik (km atau unit) Rusak (km atau unit) 1.1. Jalan Desa/Kelurahan Panjang jalan aspal 7 - Panjang jalan makadam - - Panjang jalan tanah 2 - Panjang jalan sirtu - - Panjang jalan konblok/semen/beton - - 1.2. Jalan antar Desa/Kelurahan/kecamatan Panjang jalan aspal 4 - Panjang jalan makadam - - Panjang jalan tanah - - Panjang jalan sirtu - - Panjang jalan konblok/semen/beton - - 1.3. Jalan Kabupaten yang melewati Desa/Kelurahan Panjang jalan aspal - - Panjang jalan makadam - - Panjang jalan tanah - - Panjang jalan sirtu - - Panjang jalan konblok/semen/beton - - 1.4. Jalan Provinsi yang melewati Desa/Kelurahan Panjang jalan aspal - - Panjang jalan makadam - - Panjang jalan tanah - - Panjang jalan Sirtu - - Panjang jalan konblok/semen/beton - - 1.5. Panjang Jalan Negara - - Panjang jalan aspal - - Panjang jalan makadam - - Panjang jalan tanah - - Panjang jalan Sirtu - - Panjang jalan konblok/semen/beton - - 1.5. Jembatan Desa/Kelurahan Jumlah jembatan beton - - Jumlah jembatan besi - - Jumlah jembatan kayu - - 1.6. Prasarana Angkutan Darat Jumlah pangkalan ojek 9 - Jumlah stasiun KA - - Terminal bis/angkutan pedesaan/perkotaan Jumlah... Jumlah Total - - 2. Sarana Transportasi Darat Bus umum tidak - - unit Truck umum tidak - - unit Angkutan Per-Desa/Kelurahanan tidak - - unit Ojek 115 unit Delman/bendi/cidomo tidak - - unit Becak tidak - - unit 37
Kereta api tidak - - unit... 3. Prasarana Transportasi laut/sungai Jumlah tambatan perahu Jumlah pelabuhan kapal penumpang Jumlah pelabuhan kapal barang... 4. Sarana Transportasi sungai/laut Perahu motor Kapal antar pulau Perahu tanpa motor Jet Boat Kapal Pesiar... 5. Prasarana Transportasi udara Lapangan terbang nasional/internasional tidak Lapangan terbang perintis tidak Lapangan terbang domestik tidak Helipad tidak Lapangan terbang komersial tidak B. PRASARANA KOMUNIKASI DAN INFORMASI 1. Telepon Telepon umum Wartel Warnet Jumlah Pelanggan Telkom 102 orang Jumlah Pelanggan GSM 5725 orang Jumlah Pelanggan CDMA 16 orang Sinyal Telepon Seluler/Handphone 2. Kantor Pos Kantor pos Kantor pos pembantu Tukang pos 1 orang 3. Radio/TV TV umum tidak Jumlah radio 759 unit Jumlah TV 2475 unit Jumlah parabola 266 unit 4. Koran/majalah/buletin Koran/surat kabar Majalah Papan iklan/reklame Papan pengumuman tidak tidak C. PRASARANA AIR BERSIH DAN SANITASI 1. Prasarana air bersih Jumlah sumur pompa Jumlah sumur gali Jumlah hidran umum Jumlah PAH Jumlah tangki air bersih Jumlah embung Jumlah mata air 265 unit 415 unit - unit 115 unit - unit - unit 1 unit 38
Jumlah bangunan pengolahan air Bersih/air minum 2. Sanitasi Saluran drainase/saluran pembuangan air limbah Sumur resapan air rumah tangga Jumlah MCK Umum Pemilik jumlah jamban keluarga Kondisi saluran drainase/saluran pembuangan air limbah 2 unit 0 rumah 0 Unit 2475 KK Baik D. PRASARANA DAN KONDISI IRIGASI 1. Prasarana Irigasi Panjang saluran primer - m Panjang saluran sekunder - m Panjang saluran tersier - m Jumlah pintu sadap -unit Jumlah pintu pembagi air -unit 2. Kondisi Panjang saluran primer rusak Panjang saluran sekunder rusak Panjang saluran tersier rusak Jumlah pintu sadap rusak Jumlah pintu pembagi air rusak - m - m - m -unit -unit E. PRASARANA DAN SARANA PEMERINTAHAN a. Prasarana dan Sarana Pemerintahan Desa/Kelurahan Gedung Kantor Kondisi Baik Jumlah ruang kerja 6 Ruang Aula Kelurahan/sejenisnya Listrik Air bersih Telepon Rumah Dinas Lurah tidak Rumah dinas perangkat desa/kelurahan tidak...... Inventaris dan alat tulis kantor Jumlah mesin tik 6 buah Jumlah meja 22 buah Jumlah kursi 82 buah Jumlah almari arsip 5 buah Jumlah Filling Cabinet 10 buah Komputer/Laptop 7 unit Printer 7 unit Mesin fax -unit Kendaraan dinas 4 unit 39
Administrasi Pemerintahan Kelurahan Buku Data Peraturan Desa Buku Keputusan Kepala Desa/Lurah Buku administrasi kependudukan Buku data inventaris Buku data aparat Buku data tanah milik desa/tanah kas desa/milik kelurahan Buku administrasi pajak dan retribusi Buku data tanah Buku laporan pengaduan masyarakat Buku agenda ekspedisi Buku profil desa/kelurahan Buku data induk penduduk Buku buku data mutasi penduduk Buku rekapitulasi jumlah penduduk akhir bulan Buku registrasi pelayanan penduduk Buku data penduduk sementara Buku anggaran penerimaan Buku anggaran pengeluaran pegawai dan pembangunan Buku kas umum Buku kas pembantu penerimaan Buku kas pembantu pengeluaran rutin dan pembangunan Buku data lembaga kemasyarakatan., terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi 2. Prasarana dan Sarana Badan Permusyawaratan Desa/BPD Gedung Kantor Ruangan Kerja Balai BPD Kondisi Listrik Air bersih Telepon Inventaris dan Alat Tulis Kantor Jumlah mesin tik Jumlah meja Jumlah kursi Jumlah almari arsip Komputer Mesin fax.. Administrasi BPD Buku-buku administrasi keanggotaan BPD Buku administrasi kegiatan BPD Buku kegiatan BPD Buku Himpunan Peraturan Desa yang /tidak /tidak / Baik,/rusak /tidak /tidak /tidak - buah - buah - buah - buah -unit -unit /tidak -Jenis /tidak /tidak 40
ditetapkan BPD dan Kepala Desa...... 3. Prasarana dan Sarana Dusun/Lingkungan atau Sebutan Lain Gedung kantor atau Balai Pertemuan Alat tulis kantor Barang inventaris Buku administrasi Jenis kegiatan Jumlah pengurus /tidak /tidak /tidak - jenis Terisi/tidak - jenis F. PRASARANA DAN SARANA LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA/KELURAHAN Gedung/kantor Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Kelurahan/LKD/LK Peralatan Kantor: komputer, fax Mesin tik Kardek Buku administrasi lembaga kemasyarakatan Jumlah meja dan kursi /tidak /tidak /tidak -jenis -unit LKMD/LPM atau sebutan lain Memiliki kantor sendiri Peralatan Kantor: komputer Mesin tik, Kardek Buku administrasi lembaga kemasyarakatan Jumlah meja dan kursi Buku administrasi Jumlah kegiatan /tidak 5 jenis 5 unit 5 Jenis 2 Jenis PKK Gedung/kantor Peralatan kantor/atk/inventaris Kepengurusan Buku administrasi PKK Kegiatan Jumlah kegiatan Aktif Jika ada,18.jenis 2 jenis 41
Karang Taruna, 1 Kepengurusan Aktif Buku administrasi Jumlah kegiatan 5 Jenis... RT 35 RT Kepengurusan Aktif Buku administrasi 4 Jenis Jumlah kegiatan 5 Jenis RW Kepengurusan Buku administrasi Jumlah Kegiatan... Lembaga adat Memiliki kantor/gedung/menumpang Kepengurusan Buku Administrasi Jumlah Kegiatan BUMDES Memiliki kantor/gedung/menumpang Kepengurusan Buku Administrasi Jumlah Kegiatan, 7 RW Aktif 4 Jenis 5 Jenis Aktif/tidak -Jenis -Jenis -Jenis -Jenis Forum Komunikasi Kader Pemberdayaan Masyarakat Kantor/gedung/menumpang Kepengurusan Buku administrasi Jumlah kegiatan /tidak Aktif/tidak Kantor/gedung Organisasi Sosial Kemasyarakatan lainnya Kantor/gedung Organisasi Profesi yang ada 42
G. PRASARANA PERIBADATAN Jumlah Masjid Jumlah Langgar/Surau/Mushola Jumlah Gereja Kristen Protestan Jumlah Gereja Katholik Jumlah Wihara Jumlah Pura Jumlah Klenteng 8 buah 9 buah - buah - buah - buah - buah - buah H. PRASARANA OLAH RAGA Lapangan sepak bola Lapangan bulu tangkis Meja pingpong Lapangan tenis Lapangan voli Lapangan golf Pacuan kuda Arum jeram Lapangan basket Pusat kebugaran Gelanggang Remaja Kesenian/budaya Balai Pertemuan Lainnya (RTH) - buah 10 buah 6 buah - buah 6 buah - buah - buah - buah 1 buah 1 buah 3 buah 9 buah I. PRASARANA DAN SARANA KESEHATAN 1. Prasarana Kesehatan Rumah sakit umum Puskesmas Puskesmas pembantu Poliklinik/balai pengobatan Apotik Posyandu Toko obat Balai pengobatan masyarakat yayasan/swasta Gudang menyimpan obat Jumlah Rumah/Kantor Praktek Dokter Rumah Bersalin Balai Kesehatan Ibu dan Anak Rumah Sakit Mata - unit - unit - unit 1 unit 1 unit 9 unit - unit - unit - unit - unit 1 unit 1 unit - unit 2. Sarana Kesehatan Jumlah dokter umum Jumlah dokter gigi Jumlah dokter spesialis lainnya Jumlah paramedis Jumlah dukun bersalin terlatih Bidan 2 orang 1 orang 4 orang 3 orang 43
Perawat Dukun pengobatan alternatif Jumlah dokter praktek Laboratorium kesehatan 2 orang 2 orang J. PRASARANA DAN SARANA PENDIDIKAN Gedung kampus PTN Sewa - buah milik sendiri - buah Gedung Kampus PTS Sewa - buah milik sendiri - buah Gedung SMA/sederajat Sewa - buah milik sendiri - buah Gedung SMP/sederajat Sewa - buah milik sendiri - buah Gedung SD/sederajat Sewa - buah milik sendiri 3 buah Gedung TK Sewa 6 buah milik sendiri - buah Gedung Tempat Bermain Sewa 1 buah milik sendiri 1 buah Anak Jumlah Lembaga Pendidikan Sewa - buah milik sendiri 2 buah Agama/Madrasah Jumlah perpustakaan keliling Sewa - buah milik sendiri - buah Perpustakaan Sewa - buah milik sendiri 1 buah desa/kelurahan Taman bacaan Sewa - buah milik sendiri - buah K. PRASARANA ENERGI DAN PENERANGAN Listrik PLN Diesel umum Genset pribadi Lampu minyak tanah/jarak/kelapa Kayu bakar Batu bara Tanpa penerangan - Unit - Unit - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga L. PRASARANA HIBURAN DAN WISATA Jumlah Tempat Wisata Hotel bintang 5 Hotel bintang 4 Hotel bintang 3 Hotel bintang 2 Hotel bintang 1 Hotel melati Diskotik Bilyar Karaoke Museum Restoran Bioskop -buah -buah -buah -buah -buah -buah -buah -buah -buah -buah -buah -buah -buah 44
M. PRASARANA DAN SARANA KEBERSIHAN Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Alat penghancur sampah//incinerator Jumlah gerobak sampah Jumlah tong sampah Jumlah truck pengangkut sampah Jumlah Satgas Kebersihan Jumlah anggota Satgas Kebersihan Jumlah pemulung Tempat pengelolaan sampah Pengelolaan sampah lingkungan/rt Pengelola sampah lainnya 1 Lokasi - Lokasi 3 Unit 33 Unit 1Unit 2 Kelompok 8 Orang 7 Orang Swadaya B. ANALISIS POTENSI DESA/KELURAHAN B.1. TINGKATAN POTENSI 1. Potensi Umum : SEDANG 2. Potensi Sumber Daya Alam : SEDANG 3. Potensi Sumber Daya Manusia : SEDANG 4. Potensi Kelembagaan : SEDANG 5. Potensi Prasarana dan Sarana : SEDANG B.2. POTENSI PENGEMBANGAN 1) Potensi tanaman pangan : Cukup Potensial : Kendala Cuaca Tenaga Ahli Bibit Berkwalitas 2) Potensi tanaman apotik hidup : Cukup Potensial Kendala : Bibit Berkwalitas Tenaga ahli 3) Potensi perkebunan : Cukup potensial Kendala : Bibit Berkwalitas Tenaga ahli 4) Potensi kehutanan : Kurang Potensial Kendala : ada Lokasi 45
5) Potensi peternakan : Cukup Potensial Kendala : Cuaca 6) Potensi perikanan : Cukup Potensial Kendala : Cuaca Makanan Ikan 7) Potensi pertambangan : Kurang Potensial Kendala : - 8) Potensi jasa dan perdagangan : Cukup Potensial Kendala : - 9) Potensi industri : Kurang Potensial Kendala : - 10) Potensi Wisata Kurang Potensial Kendala Lokasi 11) Potensi persawahan : Potensial Kendala Cuaca Bibit Berkwalitas 12) Potensi Komditi Buahbuahan Kendala : Cukup Potensial Cukup/Kurang Potensial 46
B.3. TIPOLOGI KELURAHAN Persawahan : Indikator Unggulan: Padi Perladangan : Indikator Unggulan: Kacang Panjang Ketimun Perkebunan : Indikator Unggulan: Kelapa Peternakan : Indikator Unggulan: Ayam Nelayan : Indikator Unggulan: --- Pertambangan : Indikator Unggulan: --- Kerajinan Industri Kecil : Indikator Unggulan: Makanan Ringan / Keripik Pisang Industri Sedang dan Besar : Indikator Unggulan: Jasa dan Perdagangan : Indikator Unggulan: Angkutan Darat Pariwisata : Indikator Unggulan: --- 47
DATA TINGKAT PERKEMBANGAN KELURAHAN I. PERKEMBANGAN KEPENDUDUKAN A. Jumlah Penduduk Jumlah Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Jumlah penduduk tahun ini 5017 orang 5041 orang Jumlah penduduk tahun lalu 4988 orang 4985 orang Persentase perkembangan 0,58 % 1,1 % B. Jumlah Keluarga Jumlah KK Laki-laki KK Perempuan Jumlah Total Jumlah Kepala Keluarga - KK - KK 2629 KK tahun ini Jumlah Kepala Keluarga tahun lalu - KK - KK 2475 KK Persentase Perkembangan - % - % 5,86 % II. EKONOMI MASYARAKAT A. Pengangguran 1. Jumlah angkatan kerja (penduduk usia 18-56 tahun) 624 orang 2. Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang masih sekolah 1342 dan tidak bekerja orang 3. Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang menjadi ibu 374 rumah tangga orang 4. Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang bekerja penuh 5106 orang 5. Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang bekerja tidak 208 tentu Orang 6. Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang cacat dan tidak 2 bekerja orang 7. Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang cacat dan bekerja 6 orang B. Kesejahteraan Keluarga 1 Jumlah keluarga prasejahtera 135 keluarga 2 Jumlah keluarga sejahtera 1 1434 keluarga 3 Jumlah keluarga sejahtera 2 675 keluarga 4 Jumlah keluarga sejahtera 3 312 keluarga 5 Jumlah keluarga sejahtera 3 plus 73 keluarga 6 Total jumlah kepala keluarga 2629 keluarga III. PRODUK DOMESTIK DESA/KELURAHAN BRUTO A. SUBSEKTOR PERTANIAN A.1.Tanaman Padi sawah 1. Luas tanaman padi tahun ini 2 ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 35.000.000 3. Biaya pemupukan Rp. 1.500.000 4. Biaya bibit Rp. 750.000 5. Biaya obat Rp. 500.000 48
6. Biaya lainnya Rp. 2.500.000 A.2. Tanaman Kacang tanah 1. Luas tanaman tahun ini 2 ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp.35.000.000 3. Biaya pemupukan Rp. 9.000.000 4. Biaya bibit Rp. 2.500.000 5. Biaya obat Rp. 750.000 6. Biaya lainnya Rp. 5.000.000 A.3. Tanaman Mentimun 1. Luas tanaman tahun ini 1 ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 15.000.000 3. Biaya pemupukan Rp. 3.000.000 4. Biaya bibit Rp. 2.000.000 5. Biaya obat Rp. 2.000.000 6. Biaya lainnya Rp. 1.500.000 A.4. Tanaman Bawang Putih 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 0 3. Biaya pemupukan Rp. 0 4. Biaya bibit Rp. 0 5. Biaya obat Rp. 0 6. Biaya lainnya Rp. 0 A.5. Tanaman Bawang Merah 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 0 3. Biaya pemupukan Rp. 0 4. Biaya bibit Rp. 0 5. Biaya obat Rp. 0 6. Biaya lainnya Rp. 0 A.6. Tanaman Ubi-ubian 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 0 3. Biaya pemupukan Rp. 0 4. Biaya bibit Rp. 0 5. Biaya obat Rp. 0 6. Biaya lainnya Rp. 0 A.7. Tanaman Buah-buahan 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 0 3. Biaya pemupukan Rp. 0 4. Biaya bibit Rp. 0 5. Biaya obat Rp. 0 6. Biaya lainnya Rp. 0 A.8. Tanaman Sayur-sayuran 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 0 3. Biaya pemupukan Rp. 0 4. Biaya bibit Rp. 0 5. Biaya obat Rp. 0 49
6. Biaya lainnya Rp. 0 A.9. Tanaman... 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 0 3. Biaya pemupukan Rp. 0 4. Biaya bibit Rp. 0 5. Biaya obat Rp. 0 6. Biaya lainnya Rp. 0 A.10. Tanaman... 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 0 3. Biaya pemupukan Rp. 0 4. Biaya bibit Rp. 0 5. Biaya obat Rp. 0 6. Biaya lainnya Rp. 0 B. SUBSEKTOR PERKEBUNAN B.1. Kelapa Sawit 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 0 3. Biaya pemupukan Rp. 0 4. Biaya bibit Rp. 0 5. Biaya obat Rp. 0 6. Biaya lainnya Rp. 0 B.2. Kelapa 1. Luas tanaman tahun ini 1 ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 35.000.000 3. Biaya pemupukan Rp. 1.000.000 4. Biaya bibit Rp. 2.500.000 5. Biaya obat Rp. 2.000.000 6. Biaya lainnya Rp. 3.500.000 B.3. Kopi 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 0 3. Biaya pemupukan Rp. 0 4. Biaya bibit Rp. 0 5. Biaya obat Rp. 0 6. Biaya lainnya Rp. 0 B.4. Coklat 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 0 3. Biaya pemupukan Rp. 0 4. Biaya bibit Rp. 0 5. Biaya obat Rp. 0 6. Biaya lainnya Rp. 0 B.5. Cengkeh 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 0 3. Biaya pemupukan Rp. 0 50
4. Biaya bibit Rp. 0 5. Biaya obat Rp. 0 6. Biaya lainnya Rp. 0 B.6. Tembakau 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 0 3. Biaya pemupukan Rp. 0 4. Biaya bibit Rp. 0 5. Biaya obat Rp. 0 6. Biaya lainnya Rp. 0 B.7. Teh 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 0 3. Biaya pemupukan Rp. 0 4. Biaya bibit Rp. 0 5. Biaya obat Rp. 0 6. Biaya lainnya Rp. 0 B.8. Kemiri 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 0 3. Biaya pemupukan Rp. 0 4. Biaya bibit Rp. 0 5. Biaya obat Rp. 0 6. Biaya lainnya Rp. 0 B.9. Jambu Mete 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 0 3. Biaya pemupukan Rp. 0 4. Biaya bibit Rp. 0 5. Biaya obat Rp. 0 6. Biaya lainnya Rp. 0 B.10. Kapas 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 0 3. Biaya pemupukan Rp. 0 4. Biaya bibit Rp. 0 5. Biaya obat Rp. 0 6. Biaya lainnya Rp. 0 B.11. Karet 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 0 3. Biaya pemupukan Rp. 0 4. Biaya bibit Rp. 0 5. Biaya obat Rp. 0 6. Biaya lainnya Rp. 0 51
B.12. Vanili 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 0 3. Biaya pemupukan Rp. 0 4. Biaya bibit Rp. 0 5. Biaya obat Rp. 0 6. Biaya lainnya Rp. 0 B.13. Pala 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 0 3. Biaya pemupukan Rp. 0 4. Biaya bibit Rp. 0 5. Biaya obat Rp. 0 6. Biaya lainnya Rp. 0 B.14. Jarak Pagar 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 0 3. Biaya pemupukan Rp. 0 4. Biaya bibit Rp. 0 5. Biaya obat Rp. 0 6. Biaya lainnya Rp. 0 B.15. Jarak Kepyar 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp. 0 3. Biaya pemupukan Rp. 0 4. Biaya bibit Rp. 0 5. Biaya obat Rp. 0 6. Biaya lainnya Rp. 0 C. SUBSEKTOR PETERNAKAN Telor Total nilai produksi tahun ini Rp. 30.000,000 Total nilai bahan baku yang digunakan Rp. 2.000.000 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 2.000.000 Jumlah total ternak tahun ini 1Jenis/Ayam Petelur D. SUBSEKTOR PERIKANAN Total nilai produksi Rp. 20.000.000 Total nilai bahan baku yang digunakan RP. 4.500.000 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 2.000.000 Total biaya antara yang dihabiskan RP. 4.500.000 Total jumlah jenis usaha perikanan 1 jenis / Lele E. SEKTOR PERTAMBANGAN DAN GALIAN Total nilai produksi tahun ini Rp. 0 Total nilai bahan baku yang digunakan RP. 0 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 0 Total biaya antara yang dihabiskan Rp. 0 Jumlah total jenis bahan tambang dan 0 jenis galian yang ada 52
F. SUBSEKTOR KERAJINAN Total nilai produksi Rp. 0 Total nilai bahan baku yang digunakan RP. 0 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 0 Total biaya antara yang dihabiskan Rp. 0 Total jenis kerajinan rumah tangga 0 jenis G. SEKTOR INDUSTRI PENGOLAHAN G.1. Subsektor Industri Pakaian Total nilai produksi Rp. 0 Total nilai bahan baku yang digunakan RP. 0 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 0 Total biaya antara yang dihabiskan Rp. 0 Total jumlah jenis industri yang ada 0 jenis G.2. Subsektor Industri Pangan Total nilai produksi Rp. 0 Total nilai bahan baku yang digunakan RP. 0 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 0 Total biaya antara yang dihabiskan Rp. 0 Total jumlah jenis industri pangan 0 jenis G.3. Industri Pengolahan Migas Total nilai produksi Rp. 0 Total nilai bahan baku yang digunakan RP. 0 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 0 Total biaya antara yang dihabiskan Rp. 0 Total jumlah jenis industri minyak & gas 0 jenis G.4. Industri Pengolahan Non Migas Total nilai produksi Rp. 0 Total nilai bahan baku yang digunakan RP. 0 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 0 Total biaya antara yang dihabiskan Rp. 0 Total jumlah jenis industri non migas 0 jenis G.6. INDUSTRI... Total nilai produksi Rp. 0 Total nilai bahan baku yang digunakan RP. 0 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 0 Total biaya antara yang dihabiskan Rp. 0 Total jumlah jenis industri 0 jenis H. SUBSEKTOR KEHUTANAN Total nilai produksi Rp. 0 Total nilai bahan baku yang digunakan RP. 0 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 0 Total biaya antara yang dihabiskan Rp. 0... 0 jenis I. SEKTOR PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN I.1. Subsektor Perdagangan Besar Total nilai transaksi Rp. 0 Total nilai aset perdagangan yang ada RP. 0 Total jumlah jenis perdagangan besar Rp. 0 Total nilai biaya yang dikeluarkan Rp. 0 Total biaya antara lainnya Rp. 0 I.2. Subsektor Perdagangan Eceran Jumlah total jenis perdagangan eceran 1 jenis Total nilai transaksi Rp. 15.000.000 Total nilai biaya yang dikeluarkan Rp. 12.500.000 53
Total nilai aset perdagangan eceran Rp. 2.500.000 I.3. Subsektor Hotel Jumlah total penginapan dan penyediaan 0 unit akomodasi yang ada Jumlah Total Pendapatan Rp.0 Jumlah total biaya pemeliharaan Rp.0 Jumlah biaya antara yang dikeluarkan Rp.0 Jumlah total pendapatan yang diperoleh Rp.0 I.4. Subsektor Restoran Jumlah tempat penyediaan konsumsi 0 unit Biaya konsumsi yang dikeluarkan Rp.0 Biaya antara lainnya Rp.0 Jumlah total pendapatan yang diperoleh Rp.0 J. Sektor Bangunan/Konstruksi Jumlah bangunan yang ada tahun ini Biaya pemeliharaan yang dikeluarkan Total nilai bangunan yang ada Biaya antara lainnya K. Sektor Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan K.1. Subsektor Bank Jumlah transaksi perbankan Jumlah nilai transaksi perbankan Jumlah biaya yang dikeluarkan K.2. Subsektor lembaga keuangan bukan bank Jumlah lembaga keuangan bukan bank Jumlah kegiatan jasa penunjang lembaga keuangan bukan bank Nilai transaksi lembaga keuangan bukan bank Biaya yang dikeluarkan K.3. Subsektor Sewa Bangunan Jumlah usaha persewaan bangunan dan tanah Total nilai persewaan yang dicapai Biaya yang dikeluarkan Biaya lainnya 0 unit Rp.0 Rp.0 Rp.0 Rp.0 Rp.0 Rp.0 0 unit 0 jenis Rp.0 Rp.0 0 unit Rp.0 Rp.0 Rp.0 K.4. Subsektor Jasa Perusahaan Jumlah perusahaan jasa 0 jenis Nilai transaksi perusahaan jasa Rp. 0 Biaya yang dikeluarkan Rp. 0 Biaya lainnya Rp. 0 L. SEKTOR JASA-JASA L.1. Subsektor jasa pemerintahan umum Jumlah jenis jasa pelayanan pemerintahan 0 unit kepada masyarakat Nilai transaksi pelayanan pemerintahan Rp. 0 kepada masyarakat Biaya yang dikeluarkan dalam pelayanan Rp. 0 54
L.2. Subsektor jasa swasta Jumlah usaha jasa pelayanan sosial yang 0 jenis disediakan masyarakat Nilai aset produksi jasa pelayanan sosial Rp. 0 Biaya yang dikeluarkan Rp. 0 L.3. Subsektor Jasa hiburan dan rekreasi Jumlah jenis jasa hiburan dan rekreasi 0 jenis Nilai transaksi usaha jasa hiburan dan Rp. 0 rekreasi Biaya antara yang dikeluarkan Rp. 0 L.4. Subsektor Jasa Perorangan dan Rumah Tangga Jumlah jenis kegiatan jasa pelayanan 0 jenis perorangan dan rumah tangga Nilai aset jasa pelayanan perorangan dan Rp. 0 rumah tangga Nilai transaksi jasa pelayanan perorangan Rp. 0 dan rumah tangga Biaya antara yang dikeluarkan Rp. 0 M. SEKTOR ANGKUTAN DAN KOMUNIKASI M.1. Subsektor Angkutan Jumlah jenis kegiatan pengangkutan orang 1 jenis dan barang dengan alat angkut kendaraan jalan raya, laut, rel, udara, dan sungai/danau/penyeberangan Jumlah total kendaraan angkutan 25 unit Nilai total transaksi pengangkutan Rp. 15.000.000 Nilai total biaya yang dikeluarkan Rp. 14.500.000 M.2. Subsektor jasa Penunjang angkutan Jumlah jenis kegiatan jasa pelabuhan, 0 jenis terminal, tambatan, agensi, ekspedisi, tol, bongkar muat dan parkir Jumlah total nilai transaksi jasa penunjang Rp. 0 angkutan Nilai biaya antara yang dikeluarkan Rp. 0 M.3. Subsektor Komunikasi Jumlah jenis kegiatan informasi dan 0 jenis telekomunikasi serta jasa penunjang lainnya Jumlah nilai aset telekomunikasi dan Rp. 0 informasi yang ada Nilai transaksi informasi dan Rp. 0 telekomunikasi yang dicapai Biaya antara yang dikeluarkan Rp. 0 N. SEKTOR LISTRIK, GAS & AIR MINUM N.1. Subsektor Listrik Jumlah jenis kegiatan pembangkitan dan penyaluran tenaga listrik 0 jenis 55
Jumlah nilai produksi listrik Rp. 0 Jumlah total nilai transaksi Rp. 0 Jumlah biaya antara yang dikeluarkan Rp. 0 N.2. Subsektor Gas Jumlah kegiatan penyediaan gas 0 jenis Nilai aset produksi gas Rp. 0 Nilai transaksi Rp. 0 Biaya antara yang dikeluarkan Rp. 0 N.3. Subsektor Air Minum Jumlah jenis kegiatan penyediaan dan penyaluran air minum 0 jenis Nilai aset penyediaan air minum Rp. 0 Nilai produksi air minum Rp. 0 Nilai transaksi air minum Rp. 0 Biaya antara yang dikeluarkan NILAI TOTAL PENDAPATAN DOMESTIK DESA / KELURAHAN BRUTO DARI SEMUA SEKTOR (% total nilai produksi dan transaksi terhadap total biaya yang dikeluarkan dari semua sektor) Rp. IV. PENDAPATAN PERKAPITA A. Pendapatan perkapita menurut sektor usaha A.1. PERTANIAN 1. Jumlah rumah tangga petani 1107 Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga petani 2767 orang 3. Jumlah rumah tangga buruh tani 123 Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh petani 310 orang 5. Jumlah pendapatan perkapita dari sektor Rp 8.500.000/th pertanian untuk setiap rumah tangga pertanian A.2. PERKEBUNAN 1. Jumlah rumah tangga perkebunan - Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga perkebunan 3. Jumlah rumah tangga buruh perkebunan - Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh perkebunan 5. Jumlah pendapatan perkapita dari sektor Rp. - perkebunan untuk setiap rumah tangga perkebunan A.3. PETERNAKAN 1. Jumlah rumah tangga peternakan - Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga peternakan 3. Jumlah rumah tangga buruh peternakan - Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh peternakan 5. Jumlah pendapatan percapita dari sektor Rp. - peternakan untuk setiap rumah tangga 56
peternakan A.4. PERIKANAN 1. Jumlah rumah tangga perikanan - Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga perikanan 3. Jumlah rumah tangga buruh perikanan - Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh perikanan 5. Jumlah pendapatan percapita dari sektor Rp. - perikanan untuk setiap rumah tangga perikanan A.5. KERAJINAN 1. Jumlah rumah tangga pengrajin - Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga pengrajin 3. Jumlah rumah tangga buruh pengrajin - Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh pengrajin 5. Jumlah pendapatan percapita dari sektor Rp. - pengrajin untuk setiap rumah tangga pengrajin A.6. PERTAMBANGAN 1. jumlah rumah tangga pertambangan - Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga pertambangan 3. Jumlah rumah tangga buruh pertambangan - Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh pertambangan 5. Jumlah pendapatan perkapita dari sektor pertambangan untuk setiap rumah tangga pertambangan Rp. - A.7. KEHUTANAN 1. Jumlah rumah tangga kehutanan - Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga kehutanan 3. Jumlah rumah tangga buruh kehutanan - Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh kehutanan 5. Jumlah pendapatan perkapita dari sektor Rp. - kehutanan untuk setiap rumah tangga kehutanan A.8. INDUSTRI KECIL, MENENGAH DAN BESAR 1. Jumlah rumah tangga perkebunan Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga perkebunan 3. Jumlah rumah tangga buruh industri - Keluarga 4. Jumlah total anggota rumah tangga buruh industri 5. Jumlah pendapatan percapita dari sektor Rp. - industri untuk setiap rumah tangga industri A.9. JASA DAN PERDAGANGAN 1. Jumlah rumah tangga sektor jasa dan 50 Keluarga 57
perdagangan 2. Jumlah total anggota rumah tangga jasa perdagangan 3. Jumlah rumah tangga buruh jasa dan perdagangan 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh jasa dan perdagangan 5. Jumlah pendapatan percapita dari sektor jasa dan perdagangan untuk setiap rumah tangga jasa dan perdagangan 125 orang 15 Keluarga 375 orang Rp. 15.500.000/th B. PENDAPATAN RILL KELUARGA Jumlah Kepala Keluarga 2629 KK Jumlah Anggota Keluarga 7429 orang Jumlah Pendapatan Kepala Keluarga Rp. 3.000.000 Jumlah pendapatan dari anggota keluarga yang Rp. 1.000.000 bekerja Jumlah Total Pendapatan Keluarga Rp. 4.000.000 Rata-rata Pendapatan Peranggota keluarga Rp. 1,700.000 V. STRUKTUR MATA PENCAHARIAN MENURUT SEKTOR 1. Sektor Pertanian Petani Buruh tani Pemilik usaha pertanian... 2. Sektor Perkebunan Buruh perkebunan Karyawan Perusahaan Perkebunan Pemilik usaha Perkebunan 225 orang 190 orang 603 orang 128 orang 101 orang 25 orang 3. Sektor Peternakan Buruh usaha peternakan Pemilik usaha peternakan 4. Sektor Perikanan Nelayan Pemilik usaha perikanan Buruh usaha perikanan... 5. Sektor Kehutanan Pemilik usaha pengolahan hasil hutan Buruh usaha pengolahan hasil hutan Pengumpul hasil hutan............ 6. Sektor Pertambangan dan Bahan Galian C Penambang galian C kerakyatan/perorangan Pemilik usaha pertambangan skala kecil dan besar 45 orang 11 orang 58
Buruh usaha pertambangan......... 7. Sektor Industri Kecil & Kerajinan Rumah Tangga Montir Tukang batu Tukang kayu Tukang sumur Pemulung Tukang jahit Tukang kue Tukang anyaman Tukang rias Pengrajin industri rumah tangga lainnya............ 25 orang 5 orang 59
8. Sektor Industri Menengah dan Besar Karyawan perusahaan swasta Karyawan perusahaan pemerintah Pemilik perusahaan...... 9. Sektor Perdagangan Pengusaha perdagangan hasil bumi Buruh jasa perdagangan hasil bumi............... 10. Sektor Jasa Pemilik usaha jasa transportasi dan perhubungan Buruh usaha jasa transportasi dan perhubungan Pemilik usaha informasi dan komunikasi Buruh usaha jasa informasi dan komunikasi Kontraktor Pemilik usaha jasa hiburan dan pariwisata Buruh usaha jasa hiburan dan pariwisata Pemilik usaha hotel dan penginapan lainnya Buruh usaha hotel dan penginapan lainnya Pemilik usaha warung, rumah makan dan restoran Pegawai Negeri Sipil TNI POLRI Dokter Bidan Perawat swasta Dukun/paranormal/supranatural Jasa pengobatan alternatif Dosen swasta Guru swasta Pensiunan TNI/POLRI Pensiunan PNS Pensiunan swasta Pengacara Notaris Jasa Konsultansi Manajemen dan Teknis Seniman/artis Pembantu rumah tangga Sopir Buruh migran perempuan Buruh migran laki-laki Usaha jasa pengerah tenaga kerja Wiraswasta lainnya mempunyai matapencaharian tetap Jasa penyewaan peralatan pesta... 20 orang 26 orang 245 orang 7 orang 8 orang 1 orang 13 orang 76 orang 15 orang 10 orang 60
VI. PENGUASAAN ASET EKONOMI MASYARAKAT A. ASET TANAH memiliki tanah / masih dengan orang tua 2.083 orang Memiliki tanah antara 0,1-0,2 ha 5.243 orang Memiliki tanah antara 0,21-0,3 ha 235 orang Memiliki tanah antara 0,31-0,4 ha 304 orang Memiliki tanah antara 0,41-0,5 ha 387 orang Memiliki tanah antara 0,51-0,6 ha 536 orang Memiliki tanah antara 0,61-0,7 ha 590 orang Memiliki tanah antara 0,71-0,8 ha 384 orang Memiliki tanah antara 0,81-0,9 ha 124 orang Memiliki tanah antara 0,91-1,0 ha 103 orang Memiliki tanah antara 1,0 5,0 ha 57 orang Memiliki tanah antara 5,0 10 ha 12 orang Memiliki tanah lebih dari 10 ha Orang Jumlah total penduduk 10.058 orang B. ASET SARANA TRANSPORTASI UMUM Memiliki ojek 35 orang 45unit Memiliki becak - unit Meimliki cidemo/andong/dokar - unit Memiliki kapal motor - unit Memiliki bus - unit Memiliki mini bus 4 orang 8 unit Memiliki helikopter dan atau pesawat - unit... C. ASET SARANA PRODUKSI Memiliki penggilingan padi Memiliki traktor Memiliki pabrik pengolahan hasil pertanian Memiliki kapal penangkap ikan Memiliki alat pengolahan hasil perikanan Memiliki alat pengolahan hasil peternakan Memiliki alat pengolahan hasil perkebunan Memiliki alat pengolahan hasil hutan Memiliki alat produksi dan pengolah hasil pertambangan Memiliki alat produksi dan pengolah hasil pariwisata Memiliki alat produksi dan pengolah hasil industri jasa perdagangan Memiliki alat produksi dan pengolah hasil Industri kerajinan keluarga skala kecil dan menengah Memiliki alat produksi dan pengolahan hasil industri migas D. ASET PERUMAHAN RUMAH MENURUT DINDING Tembok Kayu Bambu Tanah liat Pelepah kelapa/lontar/gebang Dedaunan... RUMAH MENURUT LANTAI Keramik 2532 Rumah 97 Rumah - Rumah - Rumah - Rumah - Rumah 2540 Rumah 61
VII. Semen Kayu Tanah... RUMAH MENURUT ATAP Genteng Seng Asbes Beton Bambu Kayu Daun lontar/gebang/enau Daun ilalang... PEMILIKAN ASET EKONOMI LAINNYA Jumlah keluarga memiliki TV dan elektronik lainnya Jumlah keluarga memiliki sepeda motor/sejenisnya Jumlah keluarga memiliki mobil dansejenisnya Jumlah keluarga memiliki perahu bermotor Jumlah keluarga memiliki kapal barang Jumlah keluarga memiliki kapal penumpang Jumlah keluarga memiliki kapal pesiar Jumlah keluarga memiliki helikopter Jumlah keluarga memiliki pesawat terbang Jumlah keluarga memiliki ternak besar Jumlah keluarga memiliki ternak kecil Jumlah keluarga yang memiliki hiasan emas/berlian Jumlah keluarga yang memiliki buku tabungan bank Jumlah keluarga yang memiliki buku surat berharga Jumlah keluarga yang memiliki sertifikat deposito Jumlah keluarga yang memiliki sertifikat tanah Jumlah keluarga yang memiliki sertifikat / ijin bangunan Jumlah keluarga memiliki perusahaan industri besar Jumlah keluarga memiliki peruahaan industri menengah Jumlah keluarga memiliki perusahaan industri kecil Jumlah keluarga memiliki usaha perikanan Jumlah keluarga memiliki usaha peternakan Jumlah keluarga memiliki usaha perkebunan Jumlah keluarga memiliki usaha pasar swalayan Jumlah keluarga memiliki usaha di pasar swalayan Jumlah keluarga memiliki usaha di pasar tradicional Jumlah keluarga memiliki usaha di pasar desa Jumlah keluarga memiliki usaha transportasi/pengangkutan Jumlah keluarga yang memiliki aset telekomunikasi Jumlah keluarga yang memiliki saham di perusahaan... 89 Rumah - Rumah - Rumah 2532 Rumah - Rumah 82 Rumah 15 Rumah - Rumah - Rumah - Rumah - Rumah 2575 Keluarga 2325 Keluarga 369 Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga 1245 Keluarga 1312 Keluarga Keluarga Keluarga 1912 Keluarga 1366 Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga 62
VIII. PENDIDIKAN MASYARAKAT A. Tingkat Pendidikan Penduduk Jumlah penduduk buta aksara dan huruf latin 10 orang Jumlah penduduk usia 3-6 tahun yang masuk TK dan 704 orang Kelompok Bermain Anak Jumlah anak dan penduduk cacat fisik dan mental 2 orang Jumlah penduduk sedang SD/sederajat orang Jumlah penduduk tamat SD/sederajat 645 orang Jumlah penduduk tidak tamat SD/sederajat 19 orang Jumlah penduduk sedang SLTP/sederajat orang Jumlah penduduk tamat SLTP/sederajat 2610 orang Jumlah penduduk sedang SLTA/sederajat orang Jumlah penduduk tidak tamat SLTP/Sederajat 0 orang Jumlah penduduk tamat SLTA/Sederajat 4278 orang Jumlah penduduk sedang D-1 orang Jumlah penduduk tamat D-1 75 orang Jumlah penduduk sedang D-2 orang Jumlah penduduk tamat D-2 60 orang Jumlah penduduk sedang D-3 orang Jumlah penduduk tamat D-3 91 orang Jumlah penduduk sedang S-1 orang Jumlah penduduk tamat S-1 239 orang Jumlah penduduk sedang S-2 orang Jumlah penduduk tamat S-2 6 orang Jumlah penduduk tamat S-3 orang Jumlah penduduk sedang SLB A 0 orang Jumlah penduduk tamat SLB A 0 orang Jumlah penduduk sedang SLB B 0 orang Jumlah penduduk tamat SLB B 0 orang Jumlah penduduk sedang SLB C 0 orang Jumlah penduduk tamat SLB C 0 orang Jumlah penduduk cacat fisik dan mental 2 orang % Penduduk buta huruf [(1): jumlah penduduk] x 100% 0,1 % % Penduduk tamat SLTP/sederajat [(3):jumlah penduduk] x 100% % B. Wajib belajar 9 tahun 1. Jumlah penduduk usia 7-15 tahun 1896 orang 2. Jumlah penduduk usia 7-15 tahun yang masih sekolah 1896 orang 3. Jumlah penduduk usia 7-15 tahun yang tidak sekolah 0 orang C. Rasio Guru dan Murid 1. Jumlah Guru TK dan kelompok bermain anak 20 orang 2. Jumlah Siswa TK dan kelompok bermain anak 128 orang 3. Jumlah Guru SD dan sederajat 45 orang 4. Jumlah siswa SD dan sederajat 855 orang 5. Jumlah guru SLTP dan sederajat orang 6. Jumlah siswa SLTP dan sederajat orang 7. Jumlah Guru SLTA/sederajat orang 8. Jumlah siswa SLTA/sederajat orang 9. Jumlah siswa SLB orang 10. Jumlah guru SLB orang 63
D. Kelembagaan Pendidikan Masyarakat Jumlah perpustakaan desa/kelurahan Jumlah taman bacaan desa/kelurahan Jumlah perpustakaan keliling Jumlah sanggar belajar Jumlah kegiatan lembaga pendidikan luar sekolah Jumlah kelompok belajar Paket A Jumlah peserta ujian Paket A Jumlah kelompok belajar Paket B Jumlah Peserta ujian Paket B Jumlah kelompok belajar Paket C Jumlah peserta ujian Paket C Jumlah lembaga kursus keterampilan Jumlah peserta kursus keterampilan 1 unit 0 unit 0 unit 0 unit kegiatan kelompok orang kelompok orang kelompok orang unit orang IX. KESEHATAN MASYARAKAT A. Kualitas Ibu Hamil Jumlah ibu hamil Jumlah ibu hamil periksa di Posyandu Jumlah ibu hamil periksa di Puskesmas Jumlah ibu hamil periksa di Rumah Sakit Jumlah ibu hamil periksa di Dokter Praktek Jumlah ibu hamil periksa di Bidan Praktek Jumlah ibu hamil periksa di Dukun Terlatih Jumlah kematian ibu hamil Jumlah ibu hamil melahirkan Jumlah ibu nifas Jumlah kematian ibu nifas Jumlah ibu nifas hidup B. Kualitas Bayi Jumlah keguguran kandungan Jumlah bayi lahir Jumlah bayi lahir mati Jumlah bayi lahir hidup Jumlah bayi mati usia 0 1 bulan Jumlah bayi mati usia 1 12 bulan Jumlah bayi lahir berat kurang dari 2,5 kg Jumlah bayi 0-5 tahun hidup yang menderita kelainan organ tubuh, fisik dan mental C. Kualitas Persalinan Tempat Persalinan Tempat persalinan Rumah Sakit Umum Tempat persalinan Rumah Bersalin Tempat persalinan Puskesmas Tempat persalinan Polindes Tempat persalinan Balai Kesehatan Ibu Anak Tempat persalinan rumah praktek bidan Tempat praktek dokter Rumah dukun Rumah sendiri 205 orang 23 orang 42 orang 0 orang 12 orang 128 orang 0 orang 0 orang 199 orang 0 orang 0 orang 0 orang 0 orang 199 orang 0 orang 199 orang 0 orang 0 orang 0 orang 0 orang 0 unit 0 unit 0 unit 0 unit unit 1 unit 0 unit 0 unit 0 unit 64
Pertolongan Persalinan Jumlah Persalinan ditolong Dokter Jumlah persalinan ditolong bidan Jumlah persalinan ditolong perawat Jumlah persalinan ditolong dukun bersalin Jumlah persalinan ditolong keluarga 25 tindakan 174 tindakan tindakan tindakan tindakan D. Cakupan Imunisasi Jumlah Bayi usia 2 bulan Jumlah bayi 2 bulan Imunisasi DPT-1, BCG dan Polio -1 Jumlah bayi usia 3 bulan Jumlah bayi 3 bulan yang imunisasi DPT-2 dan Polio-2 Jumlah bayi usia 4 bulan Jumlah bayi 4 bulan yang imunisasi DPT-3 dan Polio-3 Jumlah bayi 9 bulan Jumlah bayi 9 bulan yang imunisasi campak Jumlah bayi yang sudah imunisasi cacar E. Perkembangan Pasangan Usia Subur dan KB Pasangan Usia Subur Jumlah remaja putri usia 12 17 tahun Jumlah perempuan usia subur 15 49 tahun Jumlah wanita kawin muda usia kurang dari 16 tahun Jumlah pasangan usia subur 73 orang 73 orang 45 orang 45 orang 23 orang 23 orang 78 orang 78 orang 17 orang 596 orang 2245 orang 0 orang pasangan Keluarga Berencana Jumlah akseptor KB 347 orang Jumlah pengguna alat kontrasepsi suntik 238 orang Jumlah pengguna metode kontrasepsi spiral 9 orang Jumlah pengguna alat kontrasepsi kondom 38 orang Jumlah pengguna metode kontrasepsi pil 62 orang Jumlah pengguna metode vasektomi Jumlah pengguna metode kontrasepsi tubektomi Jumlah pengguna metode KB Kelender/KB Alamiah Jumlah pengguna metode KB obat tradisional Jumlah pengguna alat kontrasepsi metode... Jumlah PUS yang tidak menggunakan metode KB F. Wabah Penyakit MUNTABER Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal DEMAM BERDARAH Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal KOLERA Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 65
POLIO Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal CIKUNGUNYA Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal FLU BURUNG Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal BUSUNG LAPAR Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal KELAPARAN Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian G. Angka Harapan Hidup Angka harapan hidup penduduk Kelurahan Angka harapan hidup penduduk Kabupaten/Kota Angka Harapan Hidup Provinsi Angka harapan Hidup Nasional... 65 Tahun Tahun Tahun Tahun H. Cakupan pemenuhan kebutuhan air bersih 1. Jumlah keluarga menggunakan sumur gali 897 RT 2. Jumlah keluarga pelanggan PAM 1098 RT 3. Jumlah keluarga menggunakan Penampung Air Hujan 0 RT 4. Jumlah keluarga menggunakan sumur pompa 634 RT 5. Jumlah keluarga menggunakan perpipaan air kran 0 RT 6. Jumlah keluarga menggunakan hidran umum 0 RT 7. Jumlah keluarga menggunakan air sungai 0 RT 8. Jumlah keluarga menggunakan embung 0 RT 9. Jumlah keluarga yang menggunakan mata air 0 RT 10. Jumlah keluarga yang tidak mendapatkan akses air 0 RT minum dari air laut 11. Jumlah keluarga yang tidak mendapatkan akses air 0 RT minum dari sumber di atas Total jumlah keluarga 2629 RT 66
I. Perilaku hidup bersih dan sehat Kebiasaan buang air besar Jumlah keluarga memiliki WC yang sehat Jumlah keluarga memiliki WC yang kurang memenuhi standar kesehatan Jumlah keluarga biasa buang air besar di sungai/parit/kebun/hutan Jumlah keluarga yang menggunakan fasilitas MCK umum Pola makan Kebiasaan penduduk makan dalam sehari 1 kali Kebiasaan penduduk makan sehari 2 kali Kebiasaan penduduk makan sehari 3 kali Kebiasaan penduduk makan sehari lebih dari 3 kali Penduduk yang belum tentu sehari makan 1 kali Kebiasaan berobat bila sakit Dukun Terlatih Dokter/puskesmas/mantri kesehatan/perawat/bidan/posyandu Obat tradisional dari dukun pengobatan alternatif Paranormal Obat tradisional dari keluarga sendiri diobati 2629 RT 0 RT 0 RT 0 RT ada ada ada ada Tak ada Tak ada Tak ada Tak ada Tak ada J. Status Gizi Balita Jumlah Balita Jumlah Balita bergizi buruk Jumlah Balita bergizi baik Jumlah Balita bergizi kurang Jumlha Balita bergizi Cukup 744 orang orang 610 orang Orang 133 orang K. Jumlah Penderita Sakit tahun ini Jumlah penyakit Jumlah penderita Di rawat di Jantung 0 orang - Lever 0 orang - Paru-paru 0 orang - Kanker 0 orang - Stroke 0 orang - Diabetes Melitus 5 orang - Ginjal 0 orang - Malaria 0 orang - Lepra/Kusta 0 orang - HIV/AIDS 0 orang - Gila/stress 0 orang - TBC 0 orang - ISPA 0 orang - Asma 0 orang -.. 67
L. Perkembangan Sarana dan Prasarana Kesehatan Masyarakat Jumlah MCK Umum 0 unit Jumlah Posyandu 10 unit Jumlah kader Posyandu aktif 15 orang Jumlah pembina Posyandu 10 orang Jumlah Dasawisma 0 Dasawisma Jumlah pengurus Dasa Wisma aktif Jumlah kader bina keluarga balita aktif Jumlah petugas lapangan keluarga berencana aktif Buku rencana kegiatan Posyandu Diisi Buku data pengunjung Posyandu Diisi Buku kegiatan pelayanan Posyandu Diisi Buku administrasi Posyandu lainnya 8 jenis Jumlah kegiatan Posyandu jenis Jumlah kader kesehatan lainnya orang Jumlah kegiatan pengobatan gratis jenis Jumlah kegiatan pemberantasan sarang nyamuk/psn jenis Jumlah kegiatan pembersihan lingkungan jenis Jumlah Poliklinik / Balai Pelayanan Masyarakat 1 buah X. KEAMANAN DAN KETERTIBAN A. Konflik SARA Kasus konflik pada tahun ini Kasus konflik SARA pada tahun ini Jumlah kasus pertengkaran dan atau perkelahian antar tetangga Jumlah kasus pertengkaran dan atau perkelahian antar RT/RW Jumlah konflik antar masyarakat pendatang dengan penduduk asli Jumlah kasus antar kelompok masyarakat dalam desa/kelurahan dengan kelompok masyarakat dari desa/kelurahan lain Jumlah konflik antara masyarakat dengan pemerintah Jumlah kerugian material akibat konflik antara masyarakat dan pemerintah Jumlah korban jiwa akibat konflik antara masyarakat dengan pemerintah Jumlah konflik antara masyarakat dengan perusahaan Jumlah korban jiwa akibat konflik antara masyarakat dengan perusahaan Jumlah kerugian material akibat konflik antara masyarakat dan pemerintah Jumlah konflik politik antara masyarakat dengan lembaga politik Jumlah korban jiwa akibat konflik politik antara masyarakat dengan lembaga politik 0 kasus 0 kasus 0 kasus 0 kasus 0 kasus 0 kasus 0 kasus Rp. 0 68
Jumlah kerugian material akibat konflik politik antara masyarakat dengan lembaga politik Jumlah prasarana dan sarana yang rusak/terbakar akibat konflik Sara Jumlah rumah penduduk yang rusak/terbakar akibat konflik Sara Jumlah korban luka akibat konflik Sara Jumlah korban meninggal akibat konflik Sara Jumlah janda akibat konflik Sara Jumlah anak yatim akibat konflik Sara Jumlah pelaku konflik yang diadili atau diproses secara hukum Rp. 0 - buah - rumah B. Perkelahian Kasus perkelahian yang terjadi pada tahun ini Kasus perkelahian yang menimbulkan korban jiwa Kasus perkelahian yang menimbulkan luka parah Kasus perkelahian yang menimbulkan kerugian material Jumlah pelaku konflik yang diadili atau diproses secara hukum C. Pencurian Kasus pencurian dan perampokan yang terjadi tahun ini Kasus pencurian/perampokan yang korbannya penduduk Desa/Kelurahan setempat Kasus pencurian/perampokan yang pelakunya penduduk Desa/Kelurahan setempat Jumlah pencurian dengan kekerasan senjata api Jumlah pelaku yang diadili atau diproses secara hukum D. Penjarahan dan Penyerobotan Tanah Jumlah kasus penjarahan dan penyerobotan tanah yang korban dan pelakunya penduduk setempat Jumlah kasus penjarahan dan penyerobotan tanah yang korban penduduk setempat tetapi pelakunya bukan penduduk setempat Jumlah kasus penjarahan dan penyerobotan tanah yang korban bukan penduduk setempat tetapi pelakunya penduduk setempat Jumlah pelaku yang diadili atau diproses secara hukum E. Perjudian, Penipuan dan Penggelapan Jumlah penduduk yang memiliki kebiasaan berjudi Jenis perjudian yang ada di Desa/Kelurahan ini Jumlah kasus penipuan dan atau penggelapan Jumlah kasus sengketa warisan, jual beli dan utang piutang F. Pemakaian Miras dan Narkoba Jumlah warung/toko yang menyediakan Miras Jumlah penduduk yang mengkonsumsi Miras Jumlah kasus mabuk akibat Miras Jumlah pengedar Narkoba 8 kasus 2 orang - buah 69
Jumlah penduduk yang mengkonsumsi Narkoba Jumlah kasus mabuk/teler akibat Narkoba Jumlah kasus kematian akibat Narkoba Jumlah pelaku Miras yang diadili atau diproses secara hukum Jumlah pelaku Narkoba yang diadili atau diproses secara hukum G. Prostitusi Jumlah penduduk pekerja pramu nikmat Lokalisasi prostitusi ada Jumlah tempat yang menyediakan wanita - buah pramunikmat secara terselubung (warung remangremang, panti pijat, hotel, dll) Jumlah kasus/konflik akibat maraknya praktek prostitusi Jumlah pembinaan pelaku prostitusi - Jumlah penertiban penyediaan tempat prostitusi - H. Pembunuhan Jumlah kasus pembunuhan pada tahun ini Jumlah kasus pembunuhan dengan korban penduduk Desa/Kelurahan setempat Jumlah kasus pembunuhan dengan pelaku penduduk setempat Jumlah kasus bunuh diri Jumlah Kasus Yang Diproses secara hukum I. Penculikan Jumlah kasus penculikan Jumlah kasus penculikan dengan korban penduduk Desa/Kelurahan setempat Jumlah kasus penculikan dengan pelaku penduduk setempat Jumlah kasus penculikan yang diselesaikan secara hukum J. Kejahatan seksual Jumlah kasus perkosaan pada tahun ini Jumlah kasus perkosaan anak pada tahun ini Jumlah kasus kehamilan di luar nikah menurut hukum negara Jumlah kasus kehamilan di luar nikah menurut hukum adat Jumlah tempat penampungan/persewaan kamar bagi pekerja seks K. Masalah Kesejahteraan Sosial Jumlah gelandangan Jumlah pengemis jalanan Jumlah anak jalanan dan terlantar Jumlah manusia lanjut usia terlantar Jumlah orang gila/stress/cacat mental Jumlah orang cacat fisik Jumlah orang kelainan kulit -unit 70
Jumlah orang yang tidur di kolong jembatan/emperan Jumlah rumah dan kawasan kumuh Jumlah panti jompo Jumlah panti asuhan anak Jumlah rumah singgah anak jalanan Jumlah penghuni jalur hijau dan taman kota Jumlah penghuni bantaran sungai Jumlah penghuni pinggiran rel kereta api Jumlah penghuni liar di lahan dan fasilitas umum lainnya Jumlah anggota kelompok masyarakat/suku/keluarga terasing, terisolir, terlantar dan primitif Jumlah anak yatim usia 0 18 tahun Jumlah anak piatu 0 18 tahun Jumlah anak yatim piatu 0 18 tahun Jumlah janda Jumlah duda Jumlah anak, remaja, preman dan pengangguran Jumlah anak usia 7-12 tahun yang tidak sekolah di SD/sederajat Jumlah anak usia 13-15 tahun yang tidak sekolah di SLTP/sederajat Jumlah anak usia 15-18 tahun yang tidak sekolah di SLTA/sederajat Jumlah anak yang bekerja membantu keluarga menghasilkan uang Jumlah perempuan yang menjadi kepala keluarga Jumlah penduduk eks NAPI Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana banjir Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana gunung berapi Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana tsunami Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana gempa bumi Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana kebakaran rumah Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana kekekeringan Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana tanah longsor Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana kebakaran hutan Jumlah penduduk rawan bencana kelaparan Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan air bersih Jumlah penduduk tinggal di daerah lahan kritis dan tandus Jumlah penduduk tinggal di kawasan padat penduduk dan kumuh Jumlah warga pendatang yang tidak memiliki keterangan penduduk Jumlah warga pendatang dan atau pekerja musiman Jumlah kasus kekerasan suami terhadap istri Jumlah kasus kekerasan istri terhadap suami Jumlah kasus kekerasan orang tua terhadap anak - unit - unit - unit - unit...kasus...kasus...kasus 71
Jumlah kasus kekerasan anak terhadap orang tua Jumlah kasus kekerasan kepala keluarga terhadap anggota keluarga lainnya M. Teror dan Intimidasi Jumlah kasus intimidasi dan atau teror anggota masyarakat dari pihak dalam desa dan kelurahan Jumlah kasus intimidasi dan atau teror anggota masyarakat dari pihak luar desa atau kelurahan Jumlah kasus selebaran gelap dan atau isu yang bersifat teror dan ancaman untuk menimbulkan ketakutan penduduk Jumlah kasus terorisme yang terjadi di desa dan kelurahan tahun ini Jumlah kasus hasutan dan pemaksaan kehendak kelompok tertentu kepada masyarakat Jumlah penyelesaian kasus teror dan intimidasi serta hasutan di masyarakat baik secara adat maupun hukum formal N. Pelembagaan Sistem Keamanan Lingkungan Semesta Organisasi Siskamling Organisasi Pertahanan Sipil dan Perlindungan Masyarakat Jumlah RT atau sebutan lainnya yang ada 17 Pos Siskamlimg/Pos Ronda Jumlah anggota Hansip dan Linmas 43 orang Jadwal kegiatan Siskamling dan Pos Ronda Buku anggota Hansip dan Linmas jenis Jumlah kelompok Satuan Pengamanan (SATPAM) 1 unit swasta Jumlah pembinaan Siskamling oleh Pengurus dan 3 kegiatan Kades/Lurah Jumlah Pos Jaga Induk Desa/Kelurahan 1 Pos 72
XI. KEDAULATAN POLITIK MASYARAKAT A. Kesadaran berpemerintahan, berbangsa dan bernegara Jenis kegiatan pemantapan nilai Ideologi Pancasila sebagai Dasar Negara Jumlah kegiatan pemantapan nilai Ideologi Pancasila sebagai Dasar Negara Jenis-jenis kegiatan pemantapan nilai Bhinneka Tunggal Ika Jumlah kegiatan pemantapan nilai Bhinneka Tunggal Ika Jenis kegiatan pemantapan kesatuan bangsa lainnya Jumlah kegiatan pemantapan kesatuan bangsa lainnya Jumlah kasus warga desa/kelurahan yang minta suaka/lari ke luar negeri Jumlah warga yang melintasi perbatasan ke negara tetangga secara resmi Jumlah warga yang melintasi perbatasan negara tetangga secara tidak resmi Jumlah kasus pertempuran atau perlawanan antar kelompok pengacau keamanan di perbatasan negara dengan warga/aparat dari desa/kelurahan Jumlah serangan terhadap fasilitas umum dan milik masyarakat oleh kelompok pengacau di desa/kelurahan perbatasan negara tetangga Jumlah kasus yang diklasifikasikan merongrong keutuhan NKRI dan Kesatuan Bangsa Indonesia di desa/kelurahan tahun ini Jumlah korban manusia baik luka maupun tewas serta korban materi lainnya akibat serangan kelompok pengacau keamanan Jumlah masalah ketenagakerjaan di perbatasan antar negara yang terjadi tahun ini Jumlah kasus kejahatan pencurian, penjarahan, perampokan dan intimidasi serta teror yang terjadi di desa/kelurahan perbatasan antar negara Jumlah sengketa perbatasan antar negara yang terjadi desa/kelurahan ini Jumlah kasus sengketa perbatasan yang terjadi baik antar desa/kelurahan dalam kecamatan maupun antar kecamatan, antar kabupaten/kota dan desa/kelurahan antar provinsi. Jumlah kasus yang terkait dengan perbatasan antar negara yang dilaporkan Kepala Desa/Lurah ke pemerintah tingkat atasnya Jumlah kasus yang mengarah kepada tindakan disintegrasi bangsa dan pengingkaran NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika yang difasilitasi penyelesaiannya oleh Kepala Desa/Lurah Jumlah kasus penangkapan nelayan asing di wilayah perairan desa/kelurahan Jumlah kasus penangkapan nelayan/petani/peternak/pekebun/perambah hutan asal desa/kelurahan di perairan dan daratan wilayah negara lain 1 jenis 4 kegiatan 1 jenis 4 kegiatan 1 jenis 4 kegiatan 73
B. Kesadaran membayar Pajak dan Retribusi Jenis pajak yang dipungut sebagai kewenangan dan atau 1 jenis tugas desa/kelurahan Jumlah Wajib Pajak Buku I 1920 orang Target PBB 0 ( Gratis ) Realisasi PBB 0 % Jumlah Tindakan terhadap penunggak PBB - tindakan Jenis Retribusi yang dipungut sebagai tugas dan - jenis kewenangan desa/kelurahan Jumlah wajib retribusi yang menjadi tugas/kewenangan desa/kelurahan Target retribusi yang menjadi tugas/kewenangan Rp 0 desa/kelurahan Realisasi retribusi yang menjadi tugas/kewenangan - % desa/kelurahan Jenis pungutan resmi lainnya di Desa/Kelurahan 0 jenis Target pungutan resmi tingkat desa/kelurahan Rp 0 Realisasi pungutan resmi di desa/kelurahan - % Jumlah kasus pungutan liar Jumlah penyelesaian kasus pungutan liar... C. Partisipasi Politik 1. Jumlah Partai Politik dan Pemilihan Umum Jumlah penduduk yang memiliki hak pilih (Data Pilgub 2009) Jumlah penduduk yang menggunakan hak pilih pada pemilu legislatif yang lalu (2009) Jumlah perempuan dari penduduk desa/kelurahan ini yang aktif di partai politik Jumlah partai politik yang memiliki pengurus sampai di Desa/Kelurahan ini Jumlah partai politik yang mempunyai kantor di wilayah desa/kelurahan ini Jumlah penduduk yang menjadi pengurus partai politik dari desa/kelurahan Jumlah penduduk yang dipilih dalam Pemilu Legislatif yang lalu Jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih dalam pemilihan presiden/wakil (2009) 6586 orang 4536 orang 1 partai 1 partai 1 orang 1 orang 4935 pemilih 2. Pemilihan Kepala Daerah Jumlah penduduk yang mempunyai hak pilih (2010) Jumlah penduduk yang mempunyai hak pilih (2015) Jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih dalam pemilu Bupati/Walikota lalu (2010) Bupati/Walikota lalu (2015) Jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih dalam pemilu Gubenur yang lalu (2011) 7512 orang 8373 orang 4731 pemilih 5436 pemilih 4731 pemilih 74
3. Penentuan Kepala Desa/Lurah dan Perangkat Desa/Kelurahan Penentuan Jabatan Lurah 1. Dipilih Masyarakat secara langsung 2. Dipilih oleh perwakilan masyarakat 3. Ditunjuk Pemerintah Tingkat Atas 4. Diangkat turun temurun oleh masyarakat setempat Penentuan Sekretaris Kelurahan Penentuan Perangkat Desa termasuk Kepala Dusun 1. Ditunjuk, diangkat dan ditetapkan oleh Walikota 2. Ditunjuk, diangkat dan ditetapkan oleh Camat atas nama Bupati/Walikota 3. Diusulkan oleh Kepala Desa, Dipilih, Diangkat dan Ditetapkan oleh Bupati/Walikota 1. Ditunjuk, diangkat dan ditetapkan oleh Kepala Desa serta disahkan Camat 2. Ditunjuk, diangkat dan ditetapkan oleh Kepala Desa serta dilaporkan ke Camat 3. Ditunjuk, diangkat dan ditetapkan oleh Camat/Kepala Distrik/Sebutan lain Masa jabatan Kepala Desa - Tahun Penentuan Jabatan Lurah dan Perangkat Kelurahan 4. Pemilihan BPD Jumlah anggota BPD Penentuan anggota BPD 1. Ditunjuk dan diangkat oleh Camat sesuai Delegasi Kewenangan dari Bupati/Walikota 2. Ditunjuk, diangkat dan ditetapkan oleh Walikota 1. Dipilih masyarakat secara langsung 2.Dipilih oleh perwakilan masyarakat desa secara musyawarah dan mufakat 3. Ditunjuk oleh Kepala Desa/Camat dan unsur lanilla 4. Disahkan melalui keputusan Bupati/Walikota Pimpinan BPD 1. Dipilih dari dan oleh anggota BPD secara langsung 2. Dipilih oleh Kepala Desa dan setujui Camat 3. Ditunjuk Camat 4. Dipilih oleh rakyat secara langsung dari para anggota BPD Pemilikan kantor/ruang /tidak kerja BPD Anggaran untuk BPD /tidak 75
Produk keputusan BPD tahun ini 1. Peraturan Desa 2. Permintaan keterangan dari Kepala Desa... kali 3. Rancangan Peraturan Desa.... buah 4. Menyalurkan aspirasi masyarakat...kali 5. Menyatakan pendapat kepada Kepala Desa... kali 6. Menyampaikan usul dan pendapat kepada Kepala Desa... kali 7. Mengevaluasi efektivitas pelaksanaan APB Desa... kali 5. Pemilihan dan Fungsi Lembaga Kemasyarakatan Keberadaan organisasi lembaga kemasyarakatan kelurahan Dasar hukum keberadaan Lembaga 1. Perdes Kemasyarakatan Kelurahan 2. Keputusan Kepala Desa disahkan Camat 3. Keputusan Camat Jumlah organisasi anggota lembaga kemasyarakatan desa termasuk RT, RW, PKK, LKMD/K, LPM, Karang Taruna, Bumdes, Lembaga t, Kelompok Tani dan lembaga lainnya sesuai ketentuan 4. Belum diatur 45 unit organisasi 35 RT, 7 RW, 1 KR, 1 LPM, 1 PKK Dasar hukum pembentukan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan/LKK Jumlah organisasi anggota lembaga kemasyarakatan kelurahan 1. Keputusan Lurah 2. Keputusan Camat 3. Belum diatur - unit organisasi Pemilihan pengurus LKD/LKK 1.Dipilih oleh rakyat secara langsung 2. Ditunjuk dan diangkat oleh Kepala Desa/Lurah 3. Ditunjuk dan Diangkat oleh Camat Pemilihan pengurus organisasi anggota LKD/LKK termasuk PKK, LPM/LKMD/K, Karang Taruna, RT, RW, Bumdes, lembaga adat, kelompok tani dan organisasi anggota LKD/LKK lainnya Implementasi tugas, fungsi dan kewajiban LKK Jumlah kegiatan yang dilaksanakan LKK Fungsi, tugas dan kewajiban lembaga kemasyarakatan yang dijalankan organisasi anggota LKK 1.Dipilih oleh rakyat secara langsung 2. Ditunjuk dan diangkat oleh Ketua LKK 3. Ditunjuk dan diangkat oleh Kepala Desa/Lurah 4. Ditunjuk dan Diangkat oleh Camat Aktif kegiatan Aktif 76
Jumlah kegiatan lembaga kemasyarakatan yang kegiatan dijalankan organisasi anggota LKK Alokasi anggaran untuk LKK Alokasi anggaran untuk organisasi anggota LKK termasuk PKK, LPM/LKMD/K, Karang Taruna, RT, RW, kelompok tani dan organisasi lainnya Kantor dan ruangan kerja untuk LKK (Ruangan Kel) Dukungan pembiayaan, personil dan ATK Memadai untuk Sekretariat LKD/LKK dari APB-Desa dan Anggaran Kelurahan/APBD Realisasi program kerja organisasi anggota LKK 100 % Keberadaan Alat kelengkapan organisasi 1. dan terisi anggotalkk termasuk Dasawisma dan Pokja, 2. ada atau belum Bidang, Seksi, Urusan, dan terisi tidaknya terisi semuanya struktur organisasi anggota LKK Kegiatan administrasi dan Ketatausahaan LKK Berfungsi D. PERANSERTA MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN 1. Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa/Kelurahan/ Musrenbangdes/ kelurahan Jumlah musyawarah perencanaan pembangunan tingkat 12 kali Desa/Kelurahan yang dilakukan pada tahun ini, termasuk di tingkat dusun dan lingkungan Jumlah kehadiran masyarakat dalam setiap kali musyawarah 75 % tingkat dusun/lingkungan dan desa/kelurahan Jumlah peserta laki-laki dalam Musrenbang di desa/kelurahan 85 % Jumlah peserta perempuan dalam Musrenbang di desa dan 15 % kelurahan Jumlah Musyawarah Antar Desa dalam perencanaan - % pembangunan yang dikoordinasikan Kecamatan Penggunaan Profil Kelurahan sebagai sumber data dasar yang Ya digunakan dalam perencanaan pembangunan desa dan forum Musrenbang Partisipatif Penggunaan data BPS dan data sektoral dalam perencanaan Ya pembangunan partisipatif dan Musrenbang di desa dan Kelurahan Pelibatan masyarakat dalam pemutakhiran data profil desa Ya dan kelurahan sebagai bahan dalam Musrenbang partisipatif Usulan masyarakat yang disetujui menjadi Rencana Kerja Desa 75 % dan Kelurahan Usulan Pemerintah Desa dan Kelurahan yang disetujui menjadi - % Rencana Kerja Desa/Kelurahan dan dimuat dalam RAPB-Desa Usulan rencana kerja program dan kegiatan dari pemerintah kabupaten/kota/provinsi dan pusat yang dibahas saat Musrenbang dan disetujui untuk dilaksanakan di desa dan kelurahan oleh masyarakat dan lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan % Usulan rencana kerja pemerintah tingkat atas yang ditolak - kegiatan dalam Musrenbangdes/kel Pemilikan dokumen Rencana Kerja Pembangunan Desa/Kelurahan (RKPD/K) Pemilikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa/Kelurahan (RPJMD/K) Pemilikan dokumen hasil Musrenbang tingkat Desa dan Kelurahan yang diusulkan ke pemerintah tingkat atas untuk 77
dibiayai dari APBD Kab/Kota, APBD Provinsi dan APBN maupun sumber biaya dari perusahaan swasta yang investasi di desa/kelurahan Jumlah kegiatan yang diusulkan masyarakat melalui forum Musrenbangdes/kel yang tidak direalisasikan dalam APB-Desa, APB-Daerah kabupaten/kota dan provinsi Jumlah kegiatan yang diusulkan masyarakat melalui forum Musrenbangdes/kel yang pelaksanaannya tidak sesuai dengan hasil Musrenbang kegiatan kegiatan 2. Peranserta masyarakat dalam Pelaksanaan dan Pelestarian Hasil Pembangunan Jumlah masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan 75 % pembangunan fisik di desa dan kelurahan sesuai hasil Musrenbang Jumlah penduduk yang dilibatkan dalam pelaksanaan proyek 75 % padat karya oleh pengelola proyek yang ditunjuk pemerintah desa/kelurahan atau kabupaten/kota Jumlah kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat dan 8 kegiatan lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan yang sudah ada sesuai ketetapan dalam APB-Desa Jumlah kegiatan yang dilaksanakan oleh pihak ketiga tanpa kegiatan melibatkan masyarakat sesuai ketentuan dalam APB-Daerah Jumlah kegiatan yang masuk desa/kelurahan di luar yang % telah direncanakan dan disepakati masyarakat saat Musrenbang Usulan masyarakat yang disetujui menjadi Rencana Kerja Desa dan Kelurahan Usulan Pemerintah Desa dan Kelurahan yang disetujui menjadi Rencana Kerja Desa/Kelurahan Usulan rencana kerja program dan kegiatan dari pemerintah kabupaten/kota/provinsi dan pusat yang dibahas saat Musrenbang dan disetujui untuk dilaksanakan di desa dan kelurahan oleh masyarakat Penyelenggaraan musyawarah desa/kelurahan untuk menerima, memelihara dan melestarikan hasil pembangunan yang sudah ada Pelaksanaan kegiatan dari masyarakat untuk menyelesaikan atau menindaklanjuti kegiatan yang belum diselesaikan oleh pelaksana sebelumnya. Jumlah kasus penyimpangan pelaksanaan kegiatan pembangunan yang dilaporkan masyarakat atau lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan kepada Kepala Desa/Lurah Jumlah kasus penyimpangan pelaksanaan pembangunan yang diselesaikan di tingkat desa/kelurahan Jumlah kasus penyimpangan pelaksanaan kegiatan pembangunan desa/kelurahan yang diselesaikan secara hukum Jenis kegiatan masyarakat untuk melestarikan hasil pembangunan yang dikoordinasikan pemerintah desa/kelurahan Jumlah kegiatan yang didanai dari APB-Desa dan swadaya masyarakat di kelurahan Jumlah kegiatan di desa dan kelurahan yang didanai dari APB Daerah Kabupaten/Kota Jumlah kegiatan di desa dan kelurahan yang didanai dari 75 % 25 % - % - Kasus - Kasus - Kasus Jenis kegiatan 4 kegiatan 8 kegiatan 78
APBD Provinsi Jumlah kegiatan di desa dan kelurahan yang didanai APBN - kegiatan 3. Semangat Kegotongroyongan Penduduk Jumlah kelompok arisan Jumlah penduduk menjadi orang tua asuh tidaknya dana sehat tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pembangunan rumah tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pengolahan tanah tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pembiayaan pendidikan anak sekolah/kuliah/kursus tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pemeliharaan fasilitas umum dan fasilitas sosial/prasarana dan sarana tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pemberian modal usaha tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pengerjaan sawah dan kebun tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam penangkapan ikan dan usaha peternakan lainnya tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam menjaga ketertiban, ketentraman dan keamanan tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam peristiwa kematian tidaknya kegiatan gotong royong menjaga kebersihan Desa/Kelurahan tidaknya kegiatan gotong royong membangun jalan/jembatan/saluran air/irigasi tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pemberantasan sarang nyamuk dan kesehatan lingkungan lainnya tidaknya kerjasama antar Desa/Kelurahan tidaknya penyelesaian perselisihan antar desa/kelurahan tidaknya kegiatan gotong royong dalam penyelesaian konflik di setiap desa/kelurahan oleh masyarakat sendiri tidaknya gotong royong dalam menolong keluarga tidak mampu dan fakir miskin di desa dan kelurahan tidaknya kegiatan Kepala Desa sebagai Hakim Perdamaian Desa Kegiatan gotong royong dalam penanggulangan bencana Kegiatan gotong royong dalam pelaksanaan kegiatan bulan bhakti gotong royong 4. t Istiadat t istiadat dalam perkawinan t istiadat dalam kelahiran anak t istiadat dalam upacara kematian Aktit Aktif Aktif 2 buah orang 0 0 0 0 79
t istiadat dalam pengelolaan hutan 0 t istiadat dalam tanah pertanian Aktif t istiadat dalam pengelolaan laut/pantai 0 t istiadat dalam memecahkan konflik warga 0 t istiadat dalam menjauhkan bala penyakit 0 dan bencana alam t istiadat dalam memulihkan hubungan 0 antara alam semesta dengan manusia dan lingkungannya t istiadat dalam penanggulangan kemiskinan 0 bagi keluarga tidak mampu/fakir miskin/terlantar 5. Sikap Dan Mental Masyarakat Jumlah jenis pungutan liar dari anak gelandangan di sudut jalanan Jumlah jenis pungutan liar di terminal, pelabuhan dan pasar Peminta-minta sumbangan perorangan dari rumah ke rumah Peminta-minta sumbangan terorganisasi dari rumah ke rumah Semakin berkembang praktek jalan pintas dalam mencari uang secara gampang walau tidak halal Jenis pungutan dari RT atau sebutan lain kepada warga Jenis pungutan dari RW atau sebutan lain kepada warga Jenis pungutan dari desa/kelurahan kepada warga Kasus aparat RT/RW atau sebutan lainnya di desa dan kelurahan yang dipecat kena kasus pungutan liar, pemerasan dan sejenisnya. Dipindah karena kena kasus pungutan liar, pemerasan dan sejenisnya Diberhentikan dengan hormat karena kena kasus pungutan liar, pemerasan dan sejenisnya Dimutasi karena kasus pungutan liar, pemerasan dan sejenisnya Banyak masyarakat yang memberikan biaya lebih dari yang ditentukan sebagai uang rokok atau ucapan terima kasih dalam proses pelayanan administrasi di kantor desa/kelurahan Banyak warga yang ingin mendapatkan pelayanan gratis dari aparat desa/kelurahan Banyak penduduk yang mengeluhkan memburuknya kualitas pelayanan kepada masyarakat Banyak kegiatan yang bersifat hiburan dan rekreasi yang diinisiatifi masyarakat sendiri Masyarakat agak kurang toleran dengan keberadaan kelompok masyarakat dari unsur etnis, agama dan kelompok kepentingan lain Etos Kerja Penduduk Luas Wilayah Desa/Kelurahan sangat luas Banyak lahan terlantar yang tidak dikelola pemiliknya/petani berdasi Banyak lahan pekarangan di sekitar perumahan - jenis - jenis - jenis -.jenis 0 kasus 0 kasus 0 kasus 0 kasus Ya Ya Ya/tidak 80
yang tidak dimanfaatkan Banyak lahan tidur milik masyarakat yang tidak dimanfaatkan Jumlah petani pada musim gagal tanam/panen yang pasrah dan tidak mencari pekerjaan lain Jumlah nelayan pada musim tidak melaut yang memanfaatkan keterampilan/keahlian lainnya untuk mencari pekerjaan lain Banyak penduduk yang mencari pekerjaan di luar desa/kelurahan tetapi masih dalam wilayah kabupaten/kota Banyak penduduk yang mencari pekerjaan di kota besar lainnya Kebiasaan masyarakat merayakan pesta dengan menghadirkan undangan yang banyak Masyarakat sering mendatangi kantor desa dan lurah menuntut penyediaan kebutuhan dasar sembilan bahan pokok pada saat kelaparan dan kekeringan Kebiasaan masyarakat untuk mencari/mengumpulkan bahan makanan pengganti beras/jagung pada saat rawan pangan/kelaparan/gagal panen Kebiasaan pemotongan hewan dalam jumlah besar untuk pesta adat dan perayaan upacara tertentu Kebiasaan masyarakat berdemonstrasi/protes terhadap kebijakan pemerintah Kebiasaan masyarakat terprovokasi karena isu-isu yang menyesatkan Kebiasaan masyarakat bermusyawarah untuk menyelesaikan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan Lebih banyak masyarakat yang diam/masabodoh/apatis ketika ada persoalan yang terjadi di lingkungan sekitarnya Kebiasaan aparat pemerintah desa/kelurahan terlebih di tingkat RT, RW, Dusun dan Lingkungan yang kurang menanggapi kesulitan yang dihadapi masyarakat Rendah - Ya Sedang - - Rendah - - Ya XII. LEMBAGA KEMASYARAKATAN A. LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA/KELURAHAN Keberadaan organisasi Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Kelurahan/LKD/LKK/BKM Kepengurusan Aktif 20 Orang Jumlah kegiatan Jenis Buku administrasi lembaga kemasyarakatan.jenis- Terisi Jumlah organisasi anggota lembaga kemasyarakatan LPM,KR,PKK,RW,RT desa/kelurahan B. ORGANISASI ANGGOTA LEMBAGA KEMASYARAKATAN 1. LKMD/LPM ATAU SEBUTAN LAIN Kepengurusan Aktif 10 Orang Buku administrasi 6 Jenis 81
Jumlah kegiatan 6 Jenis Jumlah dana yang di kelola Rp. 150.000.000,- 2. PKK Kepengurusan Aktif 16 Orang Buku administrasi 12 Jenis Jumlah kegiatan 4 Jenis Jumlah Dana yang dikelola Rp. 11.766.000,- Kelengkapan organisasi Dasawisma Lengkap Kelengkapan organisasi Pokja Lengkap 3. Karang Taruna Kepengurusan Aktif 51 Orang Buku administrasi 4 Jenis Jumlah kegiatan Jenis 4. RT Kepengurusan Aktif 35RT Buku administrasi 6 Jenis Jumlah kegiatan 6 Jenis Rata-rata penghasilan dalam sebulan Rp.2 juta-3,5 juta 5. RW Kepengurusan 7 Aktif Buku administrasi 3 Jenis Jumlah Kegiatan 3 Jenis Rata-rata penghasilan dalam sebulan Rp.2 juta-3,5 juta 6. Lembaga adat Kepengurusan Buku administrasi Jumlah Kegiatan - Jenis - Jenis 7. BUMDES Kepengurusan Buku administrasi Jumlah Kegiatan 8. Forum Komunikasi Kader Pemberdayaan Masyarakat Kepengurusan Buku administrasi Jumlah kegiatan - Jenis - Jenis Aktif Jenis Jenis 82
9. Posbindu Kepengurusan Aktif 15 Orang Buku administrasi Jenis Jumlah kegiatan Jenis 10. Kelompok Tani/Nelayan Kepengurusan Buku administrasi - Jenis Jumlah kegiatan - Jenis 11. Organisasi Perempuan Kepengurusan Buku administrasi - Jenis Jumlah kegiatan - Jenis 12. Organisasi Pemuda LSM Kepengurusan Buku administrasi Jenis Jumlah kegiatan Jenis 13. Organisasi profesi Kepengurusan Buku administrasi - Jenis Jumlah kegiatan - Jenis 14. Organisasi Bapak Kepengurusan Buku administrasi - Jenis Jumlah kegiatan - Jenis 15. Kelompok Gotong Royong Kepengurusan Buku administrasi - Jenis Jumlah kegiatan - Jenis 16. Posyantekdes Kepengurusan Buku administrasi - Jenis Jumlah kegiatan - Jenis 17. Organisasi Keagamaan Kepengurusan Buku administrasi - Jenis Jumlah kegiatan - Jenis 83
18.... - Kepengurusan - Buku administrasi - Jumlah kegiatan - 19.... Kepengurusan - Buku administrasi - Jumlah kegiatan - Dasar hukum pembentukan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) Dasar hukum pembentukan lembaga kemasyarakatan kelurahan (LKK) Dasar hukum pembentukan organisasi anggota lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan Peraturan Daerah Peraturan Daerah - XIII. PEMERINTAHAN DESA DAN KELURAHAN A. APB-Desa dan Anggaran Kelurahan Jumlah anggaran belanja dan penerimaan Rp 513.711.000,- Desa/Kelurahan tahun ini Sumber Anggaran APBD Kabupaten/Kota Rp 513.711.000,- Bantuan Pemerintah Kabupaten/Kota Rp.150.000.000,- Bantuan Pemerintah Provinsi Rp. 70.000.000,- Bantuan Pemerintah Pusat Rp.149.250.000,- Pendapatan Asli Desa Rp. - Swadaya Masyarakat Desa dan Kelurahan Rp. 25.750.000,- Alokasi Dana Desa Rp. - Sumber Pendapatan dari Perusahaan yang ada di Rp. - desa/kelurahan Sumber pendapatan lain yang sah dan tidakmengikat Rp. - Jumlah Belanja Publik/belanja pembangunan Rp. - Jumlah Belanja Aparatur/pegawai Rp. - B. Pertanggungjawaban Kepala Desa/Lurah Penyampaian laporan keterangan pertanggungan /tidak Jumlah informasi yang disampaikan kepala desa dan lurah tentang Jenis Status laporan keterangan pertanggungjawaban kepala Desa Laporan kinerja penyelenggaraan tugas, wewenang, kewajiban dan hak kepala desa dan lurah kepada Bupati/Walikota Jumlah jenis media informasi kinerja kepala desa dan lurah kepada masyarakat - - 3 jenis 84
Jumlah kasus pengaduan masyarakat terhadap masalah pembangunan, pelayanan dan pembinaan kemasyarakatan yang disampaikan kepada kepala desa/lurah Jumlah kasus pengaduan masyarakat terhadap masalah pembangunan, pelayanan dan pembinaan kemasyarakatan yang diselesaikan kepala desa/lurah C. Prasarana Dan Administrasi Pemerintahan Desa/Kelurahan 1. PEMERINTAH DESA/KELURAHAN Gedung Kantor - Kondisi baik Jumlah ruang kerja 6 Ruang Balai Desa/Kelurahan/sejenisnya - Kondisi baik Listrik Air bersih Telepon 1.A. Inventaris dan Alat tulis kantor Jumlah mesin tik 6 buah Jumlah meja 22 buah Jumlah kursi 82 buah Jumlah almari arsip ; Feeling Cabiney 5 buah ; 10 buah Komputer & Laptop 9 unit Mesin fax 0 unit Kendaraan Dinas Lurah/Kepala Desa 1 unit + 4 Unit ( Pelaksana ) Buku Data Perangkat Desa/Kelurahan - Terisi Perangkat Desa/Kelurahan Lengkap Buku Peta Wilayah Desa/Kelurahan Struktur organisasi Kartu uraian tugas 1. B. Administrasi Pemerintahan Desa/Kelurahan Buku profil desa/kelurahan Buku data Peraturan Desa /Peraturan Daerah Buku Keputusan Kepala Desa/Lurah Buku administrasi kependudukan Buku data inventaris Buku data aparat Buku data tanah milik desa/tanah kas desa/milik kelurahan Buku administrasi pajak dan retribusi Buku data tanah Buku laporan pengaduan masyarakat Buku agenda ekspedisi Buku profil desa/kelurahan Buku data induk penduduk Buku buku data mutasi penduduk Buku rekapitulasi jumlah penduduk akhir bulan Buku registrasi pelayanan penduduk Buku data penduduk sementara Buku anggaran penerimaan Buku anggaran pengeluaran pegawai dan Diolah - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi 0 - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi 85
D. PE MBI NAA N DA N PEN GA WA SAN 1. pembangunan Buku kas umum Buku kas pembantu penerimaan Buku kas pembantu pengeluaran rutin dan pembangunan Buku data lembaga kemasyarakatan Buku data pengurus dan anggota lembaga kemasyarakatan Buku data program dan kegiatan masuk desa/kelurahan Buku rencana kerja pembangunan desa/kelurahan Buku rencana pembangunan jangka menengah desa Buku kader pemberdayaan masyarakat Buku kegiatan pembangunan Buku inventaris proyek Buku APB-Desa/Anggaran Kelurahan Loket pelayanan Kotak Pengaduan Masyarakat Papan informasi pelayanan Laporan kinerja tahunan Laporan akhir jabatan/memori jabatan lurah/desa - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi 0 2. PRASARANA DAN SARANA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA/BPD Gedung Kantor - Ruangan Kerja - Listrik - Air bersih - Telepon - 2.A. Inventaris dan Alat tulis kantor Jumlah mesin tik - Jumlah meja - Jumlah kursi - Jumlah almari arsip - Komputer - Mesin fax - 2. B. Administrasi BPD Buku-buku administrasi keanggotaan BPD - Buku agenda BPD - Buku data kegiatan BPD - Buku Sekretariat BPD - Buku Data Keputusan BPD -... - 86
merintahan Desa dan Kelurahan Pedoman dan standar pelaksanaan urusan pemerintahan desa, kelurahan, lembaga kemasyarakatan Pedoman dan standar bantuan pembiayaan dari pemerintah, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota kepada desa dan kelurahan Pedoman umum administrasi, tata naskah dan pelaporan bagi kepala desa dan lurah Pedoman dan standar tanda jabatan, pakaian dinas dan atribut bagi Kepala Desa, Lurah dan Perangkat Desa/Kelurahan serta BPD Pedoman pendidikan dan pelatihan bagi pemerintahan desa, kelurahan, lembaga kemasyarakatan dan perangkat masing-masing Jumlah bimbingan, supervisi dan konsultasi pelaksanaan pemerintahan desa dan kelurahan serta pemberdayaan lembaga kemasyarakatan Jumlah kegiatan pendidikan dan pelatihan tentang penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan Penelitian dan pengkajian penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan Jumlah kegiatan yang terkait dengan upaya percepatan atau akselerasi pembangunan desa dan kelurahan dalam bidang ekonomi keluarga, penanganan bencana, penanggulangan kemiskinan, percepatan keberdayaan masyarakat, peningkatan prasarana dan sarana pedesaan/kelurahan, pemanfaatan sumber daya alam dan teknologi tepat guna, pengembangan sosial budaya masyarakat di desa dan kelurahan yang dibiayai APBN Pemberian penghargaan atas prestasi yang dilaksanakan pemerintahan desa dan kelurahan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan lembaga kemasyarakatan Pemberian sanksi atas penyimpangan yang dilakukan kepala desa, lurah dan perangkat masing-masing kegiatan kegiatan kegiatan Jenis Kali - kali 2. Pembinaan Pemerintah Provinsi kepada Pemerintahan Desa dan Kelurahan Pedoman pelaksanaan tugas pembantuan dari provinsi ke desa/kelurahan Pedoman bantuan keuangan dari provinsi Kegiatan fasilitasi keberadaan kesatuan masyarakat - hukum adat, nilai adat istiadat dan lembaga adat beserta hak dan kewajibannya dalam pelaksanaan pemerintahan desa/kelurahan Fasilitasi Pelaksanaan pedoman administrasi, tata naskah dan pelaporan bagi kepala desa dan lurah Jumlah kegiatan pendidikan dan pelatihan tentang Kegiatan penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan berskala provinsi Kegiatan penanggulangan kemiskinan yang dibiayai Jenis APBD Provinsi yang masuk desa dan kelurahan Kegiatan penanganan bencana yang dibiayai APBD - Provinsi untuk desa dan kelurahan Kegiatan peningkatan pendapatan keluarga yang Jenis dibiayai APBD Provinsi di desa dan kelurahan Kegiatan penyediaan sarana dan prasarana desa dan Jenis 87
kelurahan yang dibiayai APBD Provinsi yang masuk desa dan kelurahan Kegiatan pemanfaatan sumber daya alam dan Jenis pengembangan teknologi tepat guna yang dibiayai APBD Provinsi di desa dan kelurahan Kegiatan pengembangan sosial budaya masyarakat - Pedoman pendataan dan pendayagunaan data profil 2 jenis desa dan kelurahan Pemberian sanksi atas penyimpangan yang dilakukan - kepala desa, lurah dan perangkat masing-masing Pemberian penghargaan atas prestasi yang Jenis dilaksanakan pemerintahan desa dan kelurahan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan lembaga kemasyarakatan 3. Pembinaan Pemerintah Kabupaten/Kota kepada Pemerintahan Desa dan Kelurahan Pelimpahan tugas Bupati/Walikota kepada Lurah dan Kepala Desa Penetapan pengaturan kewenangan kabupaten/kota yang diserahkan pengaturannya kepada desa Pedoman pelaksanaan tugas pembantuan dari kabupaten/kota kepada desa Pedoman teknis penyusunan peraturan desa, peraturan kepala desa, keputusan Lurah dan peraturan daerah kepada kepala desa dan lurah. Pedoman teknis penyusunan perencanaan pembangunan partisipatif serta pengembangan lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan Kegiatan fasilitasi keberadaan kesatuan masyarakat hukum adat, nilai adat istiadat dan lembaga adat beserta hak dan kewajibannya dalam pelaksanaan pemerintahan desa/kelurahan Penetapan pembiayaan alokasi dana perimbangan untuk desa Fasilitasi Pelaksanaan pedoman administrasi, tata naskah dan pelaporan bagi kepala desa dan lurah Jumlah kegiatan pendidikan dan pelatihan tentang penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan berskala kabupaten/kota Kegiatan penanggulangan kemiskinan yang dibiayai APBD kabupaten/kota yang masuk desa dan kelurahan Kegiatan penanganan bencana yang dibiayai APBD - kabupaten/kota untuk desa dan kelurahan Kegiatan peningkatan pendapatan keluarga yang dibiayai APBD kabupaten/kota di desa dan kelurahan Fasilitasi penetapan pedoman dan standar tanda jabatan, pakaian dinas dan atribut bagi Kepala Desa, Lurah, Perangkat Desa/Kelurahan dan BPD Kegiatan fasilitasi keberadaan kesatuan masyarakat hukum adat, nilai adat istiadat dan lembaga adat beserta hak dan kewajibannya dalam pelaksanaan pemerintahan desa/kelurahan Pedoman pendataan dan pendayagunaan profil desa dan kelurahan Program dan kegiatan pemeliharaan motivasi desa/kelurahan berprestasi pascaperlombaan desa dan 88
kelurahan Pemberian penghargaan atas prestasi yang dicapai pemerintahan desa dan kelurahan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pemberdayaan lembaga kemasyarakatan Pemberian sanksi atas penyimpangan yang dilakukan kepala desa, lurah dan perangkat masing-masing Mengawasi pengelolaan keuangan desa serta anggaran kelurahan dan pendayagunaan aset pemerintahan desa, badan usaha milik desa dan sumber pendapatan daerah yang dikelola lurah... 4. Pembinaan dan Pengawasan Camat kepada Desa/Kelurahan Jumlah Kegiatan fasilitasi penyusunan peraturan desa dan peraturan kepala desa Jumlah Kegiatan fasilitasi administrasi tata pemerintahan desa dan kelurahan Fasilitasi pengelolaan keuangan desa dan pendayagunaan aset desa serta anggaran kelurahan Jumlah kegiatan fasilitasi pelaksanaan urusan otonomi daerah kabupaten/kota yang diserahkan kepada desa Fasilitasi penerapan dan penegakan peraturan perundangundangan Fasilitasi penyediaan data dan pendayagunaan data profil desa dan kelurahan Jumlah kegiatan fasilitasi pelaksanaan tugas, wewenang, fungsi, hak dan kewajiban kepala desa, BPD, Lurah dan lembaga kemasyarakatan Jumlah kegiatan fasilitasi upaya penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum Fasilitasi penataan, penguatan dan efektivitas pelaksanaan tugas, fungsi dan kewajiban lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan Jumlah kegiatan fasilitasi partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan dan pemeliharaan serta pengembangan dan pelestarian hasil pembangunan. Fasilitasi kerjasama antar desa/kelurahan dan kerjasama desa/kelurahan dengan pihak ketiga Jumlah kegiatan fasilitasi pelaksanaan program dan kegiatan pemberdayaan masyarakat Jumlah kegiatan pemeliharaan motivasi bagi desa dan kelurahan juara perlombaan dan pasca perlombaan Jumlah kegiatan fasilitasi kerjasama antar lembaga kemasyarakatan dan lembaga kemasyarakatan dengan organisasi anggota lembaga kemasyarakatan serta dengan pihak ketiga sebagai mitra percepatan keberdayaan masyarakat Jumlah kegiatan fasilitasi bantuan teknis dan pendampingan kepada lembaga kemasyarakatan dan organisasi anggotanya Jumlah kegiatan koordinasi unit kerja pemerintahan dalam pengembangan lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan............. - - - 89
D. ANALISIS TINGKAT PERKEMBANGAN 1. Laju Perkembangan Tahunan : Cepat Berkembang Berkembang Lamban Berkembang Kurang Berkembang 2. Masalah yang dihadapi : 90
3. Indikasi Program Tahun Depan : 1. Percepatan angka kemiskinan 2. Pembangunan infrastruktur secara merata 3. Peningkatan pendidikan ketrampilan masyarakat melalui pelatihan 4. Klasifikasi Tingkat Perkembangan Desa/Kelurahan Selama 5 Tahun 5. Kategori Tingkat Perkembangan Desa/Kelurahan Selama 5 Tahun : SWADAYA SWAKARYA SWASEMBADA : SWADAYA MULA SWADAYA MADYA SWADAYA LANJUT : SWAKARYA MULA SWAKARYA MADYA SWAKARYA LANJUT : SWASEMBADA MULA SWASEMBADA MADYA SWASEMBADA LANJUT 91
92