PROFIL DESA DAN KELURAHAN

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PROFIL DESA DAN KELURAHAN"

Transkripsi

1 LAMPIRAN V : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 12 TAHUN 2007 TANGGAL : 12 MARET 2007 FORMAT LAPORAN PROFIL DESA DAN KELURAHAN TINGKAT DESA DAN KELURAHAN Desa/Kelurahan : Tegalbadeng Timur Kecamatan : Negara Kabupaten/Kota : Jembrana Provinsi : Bali Bulan : Januari s/d Desember Tahun : 2016 DIREKTORAT JENDERAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DEPARTEMEN DALAM NEGERI

2 FORMAT LAPORAN PROFIL DESA DAN KELURAHAN TINGKAT DESA DAN KELURAHAN Desa/Kelurahan : Tegalbadeng Timur Kecamatan : Negara Kabupaten/Kota : Jembrana Provinsi : Bali Bulan : Januari s/d Desember Tahun : 2016 SUMBER DATA YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGISI DATA PROFIL DESA TEGALBADENG TIMUR 1. Daftar Isian dasar Keluarga 2. Profil Banjar Tahun Kepala Desa Tegalbadeng Timur, ALI NUDDIN 2

3 DATA POTENSI DESA DAN KELURAHAN I. POTENSI SUMBER DAYA ALAM A. POTENSI UMUM 1. a. Batas Wilayah Batas Desa/kelurahan Kecamatan Sebelah utara Baluk Negara Sebelah selatan Pengambengan Negara Sebelah timur Lelateng Negara Sebelah barat Tegalbadeng Barat Negara Lampiran V 1.b. Penetapan Batas dan Peta Wilayah Penetapan Batas Dasar Hukum Peta Wilayah Sudah ada/belum ada Perdes Nomor... Perda No Luas wilayah menurut penggunaan Luas pemukiman 152 ha/m2 Luas persawahan 125 ha/m2 Luas perkebunan/tegalan 211,57 ha/m2 Luas kuburan 1 ha/m2 Luas pekarangan 29 ha/m2 Luas taman - ha/m2 Perkantoran 0,08 ha/m2 Luas prasarana umum lainnya 82,35 ha/m2 Total luas 601 ha/m2 TANAH SAWAH Sawah irigasi teknis - ha/m2 Sawah irigasi ½ teknis 100 ha/m2 Sawah tadah hujan 25 ha/m2 Sawah pasang surut - ha/m ha/m2 Total luas 125 ha/m2 TANAH KERING Tegal/ladang 189,08 ha/m2 Pemukiman 152 ha/m2 Pekarangan 29 ha/m ha/m2 370,08 ha/m2 TANAH BASAH Tanah rawa - ha/m2 Pasang surut - ha/m2 Lahan gambut - ha/m2 Situ/waduk/danau - ha/m ha/m2 Total luas - ha/m2 3

4 TANAH PERKEBUNAN Tanah perkebunan rakyat - ha/m2 Tanah perkebunan negara - ha/m2 Tanah perkebunan swasta - ha/m2 Tanah perkebunan perorangan 22,57 ha/m ha/m2 Total luas 22,57 ha/m2 TANAH FASILITAS UMUM Kas Desa/Kelurahan: - ha/m2 a. Tanah bengkok - ha/m2 b. Tanah titi sara - ha/m2 c. Kebun desa - ha/m2 d. Sawah desa - ha/m2 Lapangan olahraga 0,05 ha/m2 Perkantoran pemerintah 0,08 ha/m2 Ruang publik/taman kota - ha/m2 Tempat pemakaman desa/umum - ha/m2 Tempat pembuangan sampah - ha/m2 Bangunan sekolah/perguruan tinggi 0,38 ha/m2 Pertokoan - ha/m2 Fasilitas pasar 0,04 ha/m2 Terminal - ha/m2 Jalan 75 ha/m2 Daerah tangkapan air - ha/m2 Usaha perikanan/tambak 7,8 ha/m2 Sutet/aliran listrik tegangan tinggi - ha/m ha/m2 Total luas 83,35 ha/m2 TANAH HUTAN Hutan lindung - ha/m2 Hutan produksi - ha/m2 a. Hutan produksi tetap - ha/m2 b. Hutan terbatas - ha/m2 Hutan konservasi - ha/m2 Hutan adat - ha/m2 Hutan asli - ha/m2 Hutan sekunder - ha/m2 Hutan buatan - ha/m2 Hutan mangrove - ha/m2 Hutan suaka - ha/m2 a. Suaka alam - ha/m2 b. Suaka margasatwa - ha/m2 Hutan rakyat - ha/m ha/m2 Total luas - ha/m2 Lampiran V 3. Iklim Curah hujan 2 Mm Jumlah bulan hujan 7 bulan Kelembapan - Suhu rata-rata harian 26,7 0 C Tinggi tempat dari permukaan laut 15 mdl... 4

5 4. Jenis dan kesuburan tanah Warna tanah (sebagian besar) Merah/kuning/hitam/abu-abu Tekstur tanah Lampungan/pasiran/debuan Tingkat kemiringan tanah - derajat Lahan kritis - ha/m2 Lahan terlantar - ha/m ha/m2 Tingkat erosi tanah Luas tanah erosi ringan - ha/m2 Luas tanah erosi sedang - ha/m2 Luas tanah erosi berat - ha/m2 Luas tanah yang tidak ada erosi...ha/m2 5. Topografi Bentangan wilayah Desa/kelurahan dataran rendah Ya/tidak 601 ha/m2 Desa/kelurahan berbukit-bukit Ya/tidak - ha/m2 Desa/kelurahan dataran tinggi/pegunungan Ya/tidak - ha/m2 Desa/kelurahan lereng gunung Ya/tidak - ha/m2 Desa/kelurahan tepi pantai/pesisir Ya/tidak - ha/m2 Desa/kelurahan kawasan rawa Ya/tidak - ha/m2 Desa/kelurahan kawasan gambut Ya/tidak - ha/m2 Desa/kelurahan aliran sungai Ya/tidak - ha/m2 Desa/kelurahan bantaran sungai Ya/tidak - ha/m2... Letak Desa/kelurahan kawasan perkantoran Ya/tidak - ha/m2 Desa/kelurahan kawasan pertokoan/bisnis Ya/tidak - ha/m2 Desa/kelurahan kawasan campuran Ya/tidak - ha/m2 Desa/kelurahan kawasan industri Ya/tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan kepulauan Ya/tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan pantai/pesisir Ya/tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan kawasan hutan Ya/tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan taman suaka Ya/tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan kawasan wisata Ya/tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan perbatasan dengan negara lain Ya/tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan perbatasan dengan provinsi lain Ya/tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan perbatasan dengan kabupaten lain Ya/tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan perbatasan antar kecamatan lain Ya/tidak - ha/m2 Desa/kelurahan DAS/bantaran sungai Ya/tidak - ha/m2 Desa/kelurahan rawan banjir Ya/tidak - ha/m2 Desa/kelurahan bebas banjir Ya/tidak - ha/m2 Desa/kelurahan potensial tsunami Ya/tidak - ha/m2 Desa/kelurahan rawan jalur gempa bumi Ya/tidak - ha/m2 Orbitasi Jarak ke ibu kota kecamatan 4 Km Lama jarak tempuh ke ibu kota kecamatan 0,25 Jam dengankendaraan bermotor Lama jarak tempuh ke ibu kota kecamatan dengan 0,50 Jam berjalan kaki atau kendaraan non bermotor Kendaraan umum ke ibu kota kecamatan - unit 5

6 Jarak ke ibu kota kabupaten/kota 6 Km Lama jarak tempuh ke ibu kota kabupaten dengan 0,50 Jam kendaraan bermotor Lama jarak tempuh ke ibu kota kabupaten dengan berjalan kaki atau kendaraan non bermotor 1,50 Jam Kendaraan umum ke ibu kota kabupaten/kota - unit Jarak ke ibu kota provinsi 110 Km Lama jarak tempuh ke ibu kota provinsi dengan 4 Jam kendaraan bermotor Lama jarak tempuh ke ibu kota provinsi dengan berjalan kaki atau kendaraan non bermotor 48 Jam Kendaraan umum ke ibu kota provinsi...unit B. PERTANIAN B.1. TANAMAN PANGAN 1. Pemilikan Lahan Pertanian Tanaman Pangan Jumlah keluarga memiliki tanah pertanian 169 keluarga Tidak memiliki 265 keluarga Memiliki kurang 1 ha 169 keluarga Memiliki 1,0 5,0 ha - keluarga Memiliki 5,0 10 ha - keluarga Memiliki lebih dari 10 ha - keluarga Jumlah total keluarga petani 434 keluarga 2. Luas tanaman pangan menurut komoditas pada tahun ini Jagung - Ha - Ton/ha Kacang kedelai 5 Ha 1,2 Ton/ha Kacang tanah - Ha - Ton/ha Kacang panjang - Ha - Ton/ha Kacang mede - Ha - Ton/ha Kacang merah - Ha - Ton/ha Padi sawah 50 Ha 7 Ton/ha Padi ladang - Ha - Ton/ha Ubi kayu 5 Ha 2,5 Ton/ha Ubi jalar - Ha - Ton/ha Cabe - Ha - Ton/ha Bawah merah - Ha - Ton/ha Bawang putih - Ha - Ton/ha Tomat - Ha - Ton/ha Sawi - Ha - Ton/ha Kentang - Ha - Ton/ha Kubis - Ha - Ton/ha Mentimun - Ha - Ton/ha Buncis - Ha - Ton/ha Brocoli - Ha - Ton/ha Terong - Ha - Ton/ha Bayam - Ha - Ton/ha Kangkung - Ha - Ton/ha Kacang turis - Ha - Ton/ha 6

7 Umbi-umbian lain - Ha - Ton/ha Selada - Ha - Ton/ha Talas - Ha - Ton/ha Wortel - Ha - Ton/ha Tumpang Sari - Ha - Ton/ha 3. Jenis komoditas buah-buahan yang dibudidayakan A. Kepemilikan Lahan Tanaman Buah-buahan Jumlah keluarga memiliki tanah perkebunan 408 keluarga Tidak memiliki 452 keluarga Memiliki kurang dari 10 ha 408 keluarga Memiliki ha - keluarga Memiliki ha - keluarga Memiliki ha - keluarga Memiliki ha - keluarga Memiliki lebih dari 1000 ha - keluarga Jumlah total keluarga perkebunan 860 keluarga B. Hasil Tanaman Dan Luas Tanaman Buah-buahan Jeruk - Ha - Ton/ha Alpokat - Ha - Ton/ha Mangga - Ha - Ton/ha Rambutan - Ha - Ton/ha Manggis - Ha - Ton/ha Salak - Ha - Ton/ha Apel - Ha - Ton/ha Pepaya - Ha - Ton/ha Belimbing - Ha - Ton/ha Durian - Ha - Ton/ha Sawo - Ha - Ton/ha Duku - Ha - Ton/ha Kokosan - Ha - Ton/ha Pisang - Ha - Ton/ha Markisa - Ha - Ton/ha Lengkeng 0,50 Ha - Ton/ha Semangka 25 Ha 750 Ton/ha Limau - Ha - Ton/ha Jeruk nipis - Ha - Ton/ha Melon - Ha - Ton/ha Jambu air - Ha - Ton/ha Nangka - Ha - Ton/ha Sirsak - Ha - Ton/ha Kedondong - Ha - Ton/ha Anggur - Ha - Ton/ha Melinjo - Ha - Ton/ha Nenas - Ha - Ton/ha Jambu klutuk - Ha - Ton/ha Murbei - Ha - Ton/ha 7

8 4. Pemasaran Hasil Tanaman Pangan Dan Tanaman Buah-buahan Dijual langsung ke konsumen Dijual ke pasar Dijual melalui KUD Dijual melalui tengkulak Dijual melalui pengecer Dijual ke lumbung desa/kel Tidak dijual Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak B.2 TANAMAN APOTIK HIDUP DAN SEJENISNYA Jenis Tanaman Luas (ha) Hasil panen (Ton/ha) Jahe 25 Pohon ha 0,020/Th. ton/ha Kunyit 185 Pohon ha 0,370/Th. ton/ha Lengkuas 182 Pohon ha 0,450/Th. ton/ha Mengkudu - ha - ton/ha Daun Dewa - ha - ton/ha Kumis kucing 6,5 Pohon ha - ton/ha Buah Merah - ha - ton/ha Sambiloto 35 Pohon ha 0,080/Th. ton/ha Temulawak - ha - ton/ha Temu Hitam - ha - ton/ha Temu Putih - ha - ton/ha Temu Putri - ha - ton/ha Temu Kunci - ha - ton/ha Daun Sirih - ha - ton/ha Kayu manis - ha - ton/ha Daun sereh - ha - ton/ha Mahkota dewa - ha - ton/ha Akar wangi - ha - ton/ha Kencur 45 Pohon ha 0,050/Th. ton/ha Jamur - ha - ton/ha Dewi-Dewi - ha - ton/ha ha - ton/ha C. PERKEBUNAN 1. Pemilikan Lahan Perkebunan Jumlah keluarga memiliki tanah perkebunan 56 keluarga Tidak memiliki 150 keluarga Memiliki kurang dari 5 ha 56 keluarga Memiliki ha - keluarga Memiliki ha - keluarga Memiliki ha - keluarga Memiliki ha - keluarga Memiliki lebih dari 1000 ha - keluarga Jumlah total keluarga perkebunan 206 keluarga Kepemilikan Usaha Perkebunan Yang Dimiliki - Negara Total Luas Perkebunan 22,57 ha 8

9 2. Luas dan hasil perkebunan menurut jenis komoditas Jenis Swasta/negara Rakyat Luas (ha) Hasil (kw/ha) Luas (ha) Hasil (kw/ha) Kelapa ha Kelapa sawit Kopi Cengkeh Coklat ha - Pinang Lada Karet Jambu Mete Tembakau Pala Vanili Jarak pagar Jarak kepyar Tebu Kapuk Kemiri Teh Buah Naga - - 0,5 ha Pemasaran Hasil Perkebunan Dijual langsung ke konsumen Dijual ke pasar hewan Dijual melalui KUD Dijual melalui Tengkulak Dijual melalui Pengecer Dijual ke lumbung desa/kel Tidak dijual Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak D. KEHUTANAN 1. Luas Lahan Menurut Pemilikan Milik Negara - ha Milik Adat/Ulayat - ha Perhutani/Instansi Sektoral - ha Milik masyarakat perorangan - ha Total - ha 2. Hasil Hutan 9

10 Kayu - M 3 /th Madu lebah - liter/th Rotan - Ton/th Damar - Ton/th Bambu - M 3/ th Jati - M 3 /th Nilam - Ton/th Lontar - Ton/th Sagu - Ton/th Enau - Ton/th Mahoni - M 3 /th Cemara - M 3 /th Kayu cendana - Ton/th Kayu gaharu - Ton/th Sarang burung - Ton/th Meranti - M 3 /th Kayu besi - M 3 /th Kayu ulin - M 3 /th Kemenyan - Ton/th Gambir - Ton/th Minyak kayu putih - Ton/th Gula enau - Ton/th Gula lontar - Ton/th Arang Lampiran V 3. Kondisi Hutan Kondisi Hutan Baik Rusak Total Hutan Bakau/mangrove - ha - ha - ha Hutan Produksi - ha - ha - ha Hutan Lindung - ha - ha - ha Hutan Suaka Margasatwa - ha - ha - ha Hutan Suaka Alam - ha - ha - ha... - ha - ha - ha D Pencemaran a Udara Pencemaran m Air Longsor/Erosi p Bising a Kerusakan k biota/plasma nuftah hutan Kemusnahan flora,fauna dan satwa langka Hilangnya y sumber mata air Kebakaran a hutan Terjadinya n kekeringan/sulit air Berubahnya g fungsi hutan Terjadinya lahan kritis T Hilangnya daerah tangkapan air (cacthment area) i Musnahnya Habitat Binatang Hutan m... b u l dari Pengolahan Hutan 10

11 5. Mekanisme Pemasaran Hasil Hutan Dijual langsung ke konsumen Ya/Tidak Dijual ke pasar Ya/Tidak Dijual melalui KUD Ya/Tidak Dijual melalui Tengkulak Ya/Tidak Dijual melalui Pengecer Ya/Tidak Dijual ke lumbung desa/kel Ya/Tidak Tidak dijual E. PETERNAKAN 1. Jenis populasi ternak Jenis Ternak Jumlah Pemilik Perkiraan Jumlah Populasi Sapi 278 orang 539 ekor Kerbau 7 orang 15 ekor Babi 150 orang 249 ekor Ayam kampung 829 orang ekor Jenis ayam broiler - ekor Bebek - ekor Kuda - ekor Kambing 77 orang 155 ekor Domba - ekor Angsa 3 orang 15 ekor Burung puyuh - ekor Kelinci - ekor Burung walet - ekor Anjing 325 orang 345 ekor Kucing 105 orang 160 ekor Ular cobra - ekor Burung onta - ekor Ular pithon - ekor Burung cendrawasih - ekor Burung kakatua - ekor Burung beo - ekor Burung merak - ekor Burung langka lainnya - ekor 11

12 Buaya - ekor... - ekor 2. Produksi Peternakan Susu - kg/th Kulit - M/th Telur - kg/th Daging - kg/th Madu - Lt/th Bulu - kg/th Air liur burung walet - kg/th Minyak - lt/th Hiasan/lukisan - unit/th Cinderamata - unit/th Ketersediaan Hijauan Pakan Ternak Luas tanaman pakan ternak (rumput gajah, dll) - ha Produksi hijauan makanan ternak - Ton/ha Luas lahan gembalaan - ha Dipasok dari luar desa/kelurahan - Disubsidi dinas - Ton... - Ton 4. Pemilik Usaha Pengolahan Hasil Ternak Dendeng Abon Penyamakan Kulit Madu Lebah Biogas Telur Asin 1 orang Krupuk Kulit Penyemakan kulit Kerajinan tangan (handy craft) Pemasaran Hasil Ternak Dijual langsung ke konsumen Dijual ke pasar hewan Dijual melalui KUD Dijual melalui tengkulak Dijual melalui pengecer Dijual ke lumbung desa/kel Tidak dijual Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak 5. Ketersediaan lahan pemeliharaan ternak/padang penggembalaan Milik masyarakat umum - ha Milik perusahaan peternakan (ranch) - ha Milik perorangan - ha Sewa pakai - ha 12

13 Milik pemerintah - ha Milik masyarakat adat - ha F. PERIKANAN 1. Jenis dan alat produksi budidaya ikan laut dan payau Karamba - unit - ton/th Tambak 7,80 ha 70,4 ton/th Jermal - unit - ton/th Pancing - unit - ton/th Pukat - unit - ton/th Jala - unit - ton/th... - ha - ton/th Jenis dan sarana produksi budidaya ikan air tawar Karamba - unit - ton/th Empang/kolam - ha/m2 - ton/th Danau - ha/m2 - ton/th Rawa - ha/m2 - ton/th Sungai - ha/m2 - ton/th Sawah - ha/m2 - ton/th Jala - unit - ton/th Pancingan - unit - ton/th 3. Jenis ikan dan produksi Tuna - ton/th Salmon - ton/th Tongkol/cakalang - ton/th Hiu - ton/th Kakap - ton/th Tenggiri - ton/th Jambal - ton/th Pari - ton/th Kuwe - ton/th Belanak - ton/th Cumi - ton/th Gurita - ton/th Sarden - ton/th Bawal - ton/th Baronang - ton/th Kembung - ton/th Ikan ekor kuning - ton/th Kerapu/Sunuk - ton/th Teripang - ton/th Barabara - ton/th Cucut - ton/th Layur - ton/th Ayam-ayam - ton/th Udang/lobster /Vanami 70,45 ton/th Tembang - ton/th Bandeng - ton/th Nener - ton/th Kerang - ton/th Kepiting - ton/th Lampiran V 13

14 Mas - ton/th Rajungan - ton/th Mujair - ton/th Lele - ton/th Gabus - ton/th Patin - ton/th Nila - ton/th Sepat - ton/th Gurame - ton/th Belut - ton/th Penyu - ton/th Rumput laut - ton/th Kodok - ton/th Katak - ton/th Pemasaran Hasil Perikanan Dijual langsung ke konsumen Ya/Tidak Dijual ke pasar hewan Ya/Tidak Dijual melalui KUD Ya/Tidak Dijual melalui Tengkulak Ya/Tidak Dijual melalui Pengecer Ya/Tidak Dijual ke lumbung desa/kel Ya/Tidak Tidak dijual G. BAHAN GALIAN 1. Jenis dan deposit bahan galian Batu kali Batu gunung Batu kapur Pasir Emas Nikel Belerang Batu marmer Batu cadas Batu apung Pasir kwarsa Batubara Batu Granit Batu Gamping Mangan Batu Trass Batu Putih Pasir Batu Pasir Besi Batu Gips Minyak Bumi Gas Alam Kulit kerang Timah Tanah Garam Biji Besi Uranium Bouxit 14

15 Tanah liat Produksi bahan galian Batu kapur Besar/Sedang/Kecil Pasir Besar/Sedang/Kecil Emas Besar/Sedang/Kecil Kuningan Besar/Sedang/Kecil Aluminium Besar/Sedang/Kecil Perunggu Besar/Sedang/Kecil Belerang Besar/Sedang/Kecil Batu marmer Besar/Sedang/Kecil Batu cadas Besar/Sedang/Kecil Batu apung Besar/Sedang/Kecil Pasir kwarsa Besar/Sedang/Kecil Batubara Besar/Sedang/Kecil Batu Granit Besar/Sedang/Kecil Batu Gamping Besar/Sedang/Kecil Mangaan Besar/Sedang/Kecil Batu Trass Besar/Sedang/Kecil Batu Putih Besar/Sedang/Kecil Pasir Batu Besar/Sedang/Kecil Pasir Besi Besar/Sedang/Kecil Gips Besar/Sedang/Kecil Minyak Bumi Besar/Sedang/Kecil Gas Alam Besar/Sedang/Kecil Perak Besar/Sedang/Kecil Timah Besar/Sedang/Kecil Garam Besar/Sedang/Kecil Tembaga Besar/Sedang/Kecil Biji Besi Besar/Sedang/Kecil Uranium Besar/Sedang/Kecil Bouxit Besar/Sedang/Kecil Nikel Besar/Sedang/Kecil Kepemilikan dan Pengelolaan Bahan Galian Jenis dan produksi Pengelola/pemilik bahan galian Batu kali Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Batu kapur Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Pasir Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Emas Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Kuningan Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Aluminium Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Perunggu Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Belerang Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Batu marmer Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Batu cadas Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Batu apung Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Pasir kwarsa Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Batubara Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Batu Granit Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Batu Gamping Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Mangaan Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Batu Trass Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll 15

16 Batu Putih Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Pasir Batu Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Pasir Besi Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Gips Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Minyak Bumi Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Gas Alam Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Perak Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Timah Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Tembaga Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Biji Besi Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Uranium Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Bouxit Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll Garam Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll... Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll... Pemerintah/Swasta/Perorangan/Adat/dll 4. Pemasaran Hasil Galian Dijual langsung ke konsumen Dijual ke pasar hewan Dijual melalui KUD Dijual melalui Tengkulak Dijual melalui Pengecer Dijual ke perusahaan Dijual ke lumbung desa/kel Tidak dijual Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/tidak Ya/tidak H. SUMBER DAYA AIR 1. Potensi Air dan Sumber Daya Air Sungai Debit: kecil/sedang/besar Danau Volume: kecil/sedang/besar Mata Air Debit: kecil/sedang/besar Bendungan/waduk/situ Volume: kecil/sedang/besar Embung-embung Volume: kecil/sedang/besar Jebakan air Volume: kecil/sedang/besar Sumber Air Bersih Jenis Jumlah (Unit) Pemanfaat (KK) Mata air Sumur gali Baik Sumur pompa Hidran umum PAM Baik Pipa Sungai Embung Bak penampung air hujan Beli dari tangki swasta Depot isi ulang Sumber lain Kondisi Baik/Rusak 3. Kualitas Air Minum 16

17 Mata air Sumur gali Sumur pompa Hidran umum PAM Pipa Sungai Bak penampung air hujan Beli dari tangki swasta Depot isi ulang Berbau/berwarna/berasa/baik Berbau/berwarna/berasa/baik Berbau/berwarna/berasa/baik Berbau/berwarna/berasa/baik Berbau/berwarna/berasa/baik Berbau/berwarna/berasa/baik Tercemar/pendangkalan/baik Berbau/berwarna/berasa/baik Berbau/berwarna/berasa/baik Berbau/berwarna/berasa/baik Berbau/berwarna/berasa/baik 4. Sungai Jumlah sungai - buah Kondisi Tercemar Ya/ tidak Pendangkalan/Pengendapan Lumpur Tinggi Ya/ tidak Keruh Ya/ tidak Jernih dan Tidak Tercemar/memenuhi baku mutu air Ya/tidak Berkurangnya biota sungai Ya/ tidak Kering Ya/ tidak 5. Rawa Luas rawa - ha Pemanfaatan Perikanan darat maupun laut Ya/ tidak Air baku untuk pengolahan air minum Ya/ tidak Cuci dan mandi Ya/ tidak Irigasi Ya/ tidak Buang air besar Ya/ tidak Perikanan Ya/ tidak Sayuran Ya/ tidak Pembudidayaan hutan manggrove Ya/ tidak Pemanfaatan dan kondisi danau/waduk/situ Luas - ha Pemanfaatan Perikanan Ya/ tidak Air Minum/Air Baku Ya/ tidak Cuci dan mandi Ya/ tidak Irigasi Ya/ tidak Buang air besar Ya/ tidak Pembangkit listrik Ya/ tidak Prasarana transportasi Ya/ tidak Lainnya... Ya/ tidak Kondisi Tercemar Ya/ tidak Pendangkalan Ya/ tidak Keruh Ya/ tidak Berlumpur Ya/ tidak 17

18 7. Air Panas Sumber Jumlah Lokasi Pemanfaatan (wisata, Pengobatan Energi, dll) Kepemilikan/Pengelolaan Pemda Swasta Adat/ Perorangan Gunung Berapi Geiser I. KUALITAS UDARA Sumber Jumlah Lokasi Sumber Pencemar Polutan Pencemar Efek terhadap Kesehatan (ganguan penglihatan/ kabut, ISPA, dll Kepemilikan Pemda Swasta Perorangan Pabrik (kapur, marmer, dll) Kendaraan bermotor Pembakaran Hutan/Lahan Gambut J. KEBISINGAN Sumber Kebisingan (kendaraan bermotor, Efek Kereta Api, Pelabuhan, Terhadap Tingkat Kebisingan Airport, pabrik, dll) Penduduk Ekses dampak kebisingan Kebisingan Tinggi Ya/ Tidak - - Kebisingan sedang Ya/ Tidak - - Kebisingan Ringan Ya/ Tidak - - Tidak Bising Ya/ Tidak - - K. RUANG PUBLIK/TAMAN Ruang Publik/ Taman Keberadaan Luas Tingkat Pemanfaatan (Aktif/Pasif) Taman Kota ada/ tidak ada - M² Aktif/Pasif Taman Bermain ada/ tidak ada - M² Aktif/Pasif Hutan Kota ada/ tidak ada - M² Aktif/Pasif Taman Desa/Kel. ada/ tidak ada - M² Aktif/Pasif Tanah Kas Desa ada/ tidak ada - M² Aktif/Pasif Tanah Adat ada/ tidak ada - M² Aktif/Pasif Jumlah Total - M²... L. POTENSI WISATA 18

19 Lokasi/ Tempat/ Area Wisata Laut (Wisata Pulau, Taman Laut, Situs Sejarah Bahari, Pantai dll) Danau (Wisata Air, Hutan Wisata, Situs Purbakala, dll) Gunung (wisata Hutan, Taman Nasional, Bumi Keberadaan Luas Tingkat Pemanfaatan (Aktif/Pasif) Ada/ Tidak ada - ha Aktif/Pasif Ada/ Tidak ada - ha Aktif/Pasif Ada/ Tidak ada - ha Aktif/Pasif Perkemahan, dll) Agrowisata Ada/ Tidak ada - ha Aktif/Pasif Hutan Khusus Ada/ Tidak ada - ha Aktif/Pasif Goa Ada/ Tidak ada - ha Aktif/Pasif Cagar Budaya Ada/ Tidak ada - ha Aktif/Pasif Arung Jeram Ada/ Tidak ada - ha Aktif/Pasif Situs Sejarah, Ada/ Tidak ada - ha Aktif/Pasif dan museum Air Terjun Ada/ Tidak ada - ha Aktif/Pasif Padang Savana (wisata Padang Savana) Ada/ Tidak ada - ha Aktif/Pasif II. POTENSI SUMBER DAYA MANUSIA A. JUMLAH Jumlah laki-laki orang Jumlah perempuan orang Jumlah total orang Jumlah kepala keluarga KK Kepadatan Penduduk per km B. USIA USIA LAKI-LAKI PEREMP. USIA LAKI-LAKI PEREMP bulan 29 orang 30 orang 39 tahun 29 orang 29 orang 1 tahun 27 orang 28 orang orang 26 orang 2 20 orang 21 orang orang 29 orang 3 22 orang 23 orang orang 27 orang 4 24 orang 25 orang orang 29 orang 19

20 5 22 orang 22 orang orang 27 orang 6 36 orang 37 orang orang 30 orang 7 37 orang 39 orang orang 32 orang 8 31 orang 34 orang orang 34 orang 9 32 orang 33 orang orang 27 orang orang 35 orang orang 32 orang orang 32 orang orang 22 orang orang 34 orang orang 28 orang orang 33 orang orang 26 orang orang 32 orang orang 27 orang orang 33 orang orang 26 orang orang 34 orang orang 27 orang orang 26 orang orang 32 orang orang 29 orang orang 22 orang orang 26 orang orang 20 orang orang 26 orang orang 27 orang orang 29 orang orang 14 orang orang 28 orang orang 15 orang orang 32 orang orang 14 orang orang 36 orang orang 20 orang orang 33 orang orang 13 orang orang 36 orang orang 17 orang orang 30 orang orang 12 orang orang 29 orang orang 12 orang orang 31 orang orang 13 orang orang 32 orang orang 11 orang orang 33 orang orang 12 orang orang 42 orang orang 13 orang orang 34 orang orang 14 orang orang 31 orang orang 14 orang orang 32 orang orang 16 orang orang 31 orang orang 13 orang orang 32 orang Lebih dari orang 34 orang orang 28 orang Total orang orang C. PENDIDIKAN TINGKATAN PENDIDIKAN LAKI-LAKI PEREMPUAN Usia 3-6 tahun yang belum masuk TK 44 orang 47 orang Usia 3-6 tahun yang sedang TK/play group 19 orang 29 orang Usia 7-18 tahun yang tidak pernah sekolah 1 orang 3 orang Usia 7-18 tahun yang sedang sekolah 283 orang 296 orang Usia tahun tidak pernah sekolah 1 orang Usia thn pernah SD tetapi tidak tamat Tamat SD/sederajat 975 orang 1160 orang Jumlah usia tahun tidak tamat SLTP Jumlah usia tahun tidak tamat SLTA Tamat SMP/sederajat 290 orang 260 orang Tamat SMA/sederajat 188 orang 195 orang Tamat D-1/sederajat Tamat D-2/sederajat 6 orang 9 orang Tamat D-3/sederajat 9 orang 8 orang Tamat S-1/sederajat 9 orang 11 orang Tamat S-2/sederajat 1 orang Tamat S-3/sederajat Tamat SLB A 2 orang Tamat SLB B 20

21 Tamat SLB C... Jumlah Jumlah Total 3897 orang D. MATA PENCAHARIAN POKOK JENIS PEKERJAAN LAKI-LAKI PEREMPUAN Petani 425 orang 342 orang Buruh tani 785 orang 998 orang Buruh migran perempuan Buruh migran laki-laki Pegawai Negeri Sipil 22 orang 19 orang Pengrajin industri rumah tangga 5 orang 81 orang Pedagang keliling 11 orang 9 orang Peternak 35 orang Nelayan 35 orang Montir 5 orang Dokter swasta Bidan swasta Perawat swasta Pembantu rumah tangga 5 orang TNI 17 orang POLRI 27 orang Pensiunan PNS/TNI/POLRI 36 orang 1 orang Pengusaha kecil dan menengah 54 orang 57 orang Pengacara Notaris Dukun Kampung Terlatih Jasa pengobatan alternatif Dosen swasta Pengusaha besar Arsitektur Seniman/Artis Karyawan perusahaan swasta 36 orang 51 orang Karyawan perusahaan pemerintah 5 orang 14 orang Wiraswasta 45 orang Pelajar 282 orang 296 orang Ibu Rumah Tangga 95 orang Perangkat Desa 6 orang 2 orang Buruh Harian Lepas 17 orang 74 orang Tukang Jahit 3 orang 2 orang Jumlah Total Penduduk orang 21

22 E. AGAMA AGAMA LAKI-LAKI PEREMPUAN Islam 940 orang orang Kristen 77 orang 96 orang Katholik 17 orang 10 orang Hindu 804 orang 855 orang Budha 13 orang 7 orang Khonghucu Kepercayaan Kepada Tuhan YME Aliran Kepercayaan lainnya Jumlah orang orang F. KEWARGANEGARAAN KEWARGANEGARAAN LAKI-LAKI PEREMPUAN Warga Negara Indonesia orang orang Warga Negara Asing Dwi Kewarganegaraan Jumlah orang orang G. ETNIS ETNIS LAKI-LAKI PEREMPUAN Aceh Batak Nias Mentawai Melayu 673 orang 767 orang Minang Kubu Anak Dalam Badui Betawi Sunda Jawa 227 orang 243 orang Madura 5 orang Bali 935 orang 1022 orang Banjar Dayak Bugis Makasar Mandar Sasak Ambon Minahasa Flores 8 orang 7 orang Papua Timor 8 orang 2 orang Sabu 22

23 Rote Sumba Ternate Tolaki Buton Muna Mikongga Wanci Alor orang orang Benoa Tunjung Mbojo Samawa Asia Afrika Australia China Amerika Eropa... orang... orang... orang... orang orang... orang orang... orang Lampiran V Jumlah orang orang H. CACAT MENTAL DAN FISIK CACAT FISIK LAKI-LAKI PEREMPUAN Tuna rungu 1 orang 2 orang Tuna wicara 1 orang 1 orang Tuna netra 2 orang 3 orang Lumpuh 1 orang Sumbing Cacat kulit Cacat fisik/tuna daksa 2 orang 1 orang lainnya Cacat Ganda orang... orang Jumlah 6 orang 8 orang CACAT MENTAL Idiot 3 orang 1 orang Gila 1 orang Stress Autis orang... orang Jumlah 4 orang 1 orang I. TENAGA KERJA TENAGA KERJA LAKI-LAKI PEREMPUAN Penduduk usia tahun orang orang Penduduk usia tahun yang bekerja 991 orang orang Penduduk usia tahun yang belum atau tidak bekerja 38 orang 30 orang 23

24 Penduduk usia 0 6 tahun 172 orang 179 orang Penduduk masih sekolah 7-18 th 310 orang 348 orang Penduduk usia 56 tahun ke atas 281 orang 306 orang Angkatan kerja 991 orang orang Jumlah orang orang Jumlah total orang J. KUALITAS ANGKATAN KERJA ANGKATAN KERJA LAKI-LAKI PEREMPUAN Penduduk usia tahun yang 2 orang 1 orang buta aksara dan huruf/angka latin Penduduk usia tahun yang 2 orang 2 orang tidak tamat SD Penduduk usia tahun yang... orang... orang tamat SD Penduduk usia tahun yang... orang... orang tamat SLTP Penduduk usia tahun yang... orang... orang tamat SLTA Penduduk usia tahun yang tamat Perguruan Tinggi 10 orang 11 orang Jumlah... orang... orang 24

25 III. POTENSI KELEMBAGAAN A. LEMBAGA PEMERINTAHAN PEMERINTAH DESA/KELURAHAN Dasar hukum pembentukan Pemerintah Desa / Kelurahan Perda/Keputusan Bupati/Camat/Bel um Ada Dasar Hukum Dasar hukum pembentukan BPD Perda/Keputusan Bupati/Camat/Bel um Ada Dasar Hukum Jumlah aparat pemerintahan 9 orang Desa/Kelurahan Jumlah perangkat desa/kelurahan 1 (satu) unit kerja Kepala Desa/Lurah Sekretaris Desa/Kelurahan Kepala Urusan Pemerintahan & Um Aktif/tidak Kepala Urusan Pembangunan Aktif/tidak Kepala Urusan Pemberdayaan Aktif/tidak Masyarakat Kepala Urusan Kesejahteraan Aktif/tidak Rakyat Kepala Urusan Umum Aktif/tidak Kepala Urusan Keuangan/PK Aktif/tidak Kepala Urusan Pend. & Kesehatan Aktif/tidak Kepala Urusan. Trantib Aktif/tidak Jumlah Staf 5 orang Jumlah Dusun di Desa/Lingkungan 2 dusun/lingkungan di Kelurahan atau sebutan lain Aktif/tidak Kepala Dusun/Lingkungan Tangi Aktif/tidak Kepala Dusun/Lingkungan TB. Aktif/tidak Kepala Dusun/Lingkungan... Aktif/tidak Kepala Dusun/Lingkungan... Aktif/tidak Kepala Dusun/Lingkungan... Aktif/tidak Tingkat Pendidikan Aparat SD, SMP, SMA, Diploma, S1, Desa/Kelurahan Pascasarjana Kepala Desa/Lurah SLTA Sekretaris Desa/Kelurahan SLTA Kepala Urusan Pemerintahan/Um. SLTA Kepala Urusan Pembangunan - Kepala Urusan Pemberdayaan SLTA Masyarakat Kepala Urusan Kesejahteraan - Rakyat Kepala Urusan Umum - Kepala Urusan Keuangan/PK SLTA 25 Kepala Urusan. Pend & Kesehatan SLTA Kepala Urusan.Trantib SLTA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA Keberadaan BPD - aktif/tidak Jumlah Anggota BPD 11 orang

26 Pendidikan Anggota BPD SD, SMP, SMA, Diploma, S1, Pascasarjana Ketua Amanullah, S.Ag S1 Wakil Ketua I Putu Riantomo SLTA Sekretaris Fahrudin SLTA Anggota, Nama : I Gst Ngr Kd Natih SLTA Anggota, Nama : I Made Mertayasa SLTA Anggota, Nama : Haimun Safitri S1 Anggota, Nama : M. Asmuni SLTA Anggota, Nama : Jupri SLTA Anggota, Nama : Ni Ketut Wersih SLTA Anggota, Nama : I Km Wisnu W. SLTA Anggota, Nama : Siswoyo A. SLTA B. LEMBAGA KEMASYARAKATAN Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan (LKD/LKK) Keberadaan LKD/LKK - Aktif/tidak Dasar hukum pembentukan Bila Belum ada organisasi LKD/LKK Bila pembentukan LKD/LKK berdasarkan Perdes dan Perda Kab/Kota Berdasarkan Keputusan Bupati/ Wali kota Berdasarkan Keputusan Camat Tidak/belum ada dasar hukum Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan - Jenis, Yakni - LKMD/LKMK Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor Ruang lingkup kegiatan - Jenis, Yakni - LPMD/LPMK ATAU SEBUTAN LAIN Dasar hukum pembentukan Keputusan Kepala Desa Jumlah pengurus 4 orang Alamat kantor Kantor Desa Tegalbadeng Timur Ruang lingkup kegiatan 2 Jenis, Yakni Kemasy dan Pemb. 26

27 PKK Dasar hukum pembentukan Keputusan Perbekel Jumlah pengurus 22 orang Alamat kantor Kantor Desa Tegalbadeng Timur Ruang lingkup kegiatan 1 Jenis, Yakni Arisan RUKUN WARGA JUMLAH RW - unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan - Jenis, Yakni - RUKUN TETANGGA JUMLAH RT /Juruarah 25 unit organisasi Dasar hukum pembentukan SK Perbekel Jumlah pengurus 25 orang Alamat kantor -. Ruang lingkup kegiatan...jenis, Yakni... KARANG TARUNA Dasar hukum pembentukan SK Perbekel Jumlah pengurus 20 orang Alamat kantor Kantor Desa Tegalbadeng Timur Ruang lingkup kegiatan...jenis, Yakni... KELOMPOK TANI/NELAYAN 6 unit organisasi Dasar hukum pembentukan Jumlah pengurus 18 orang Alamat kantor Desa Tegalbadeng Timur Ruang lingkup kegiatan 2 Jenis, Yakni Tani dan Nelayan LEMBAGA ADAT 14 unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus 42 orang Alamat kantor Tegalbadeng Timur Ruang lingkup kegiatan - Jenis, Yakni - BADAN USAHA MILIK DESA 1 unit organisasi Dasar hukum pembentukan SK Perbekel Jumlah pengurus 4.orang Alamat kantor Ruang lingkup kegiatan...jenis, Yakni... ORGANISASI KEAGAMAAN 2 unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus 23 orang Alamat kantor Tegalbadeng Timur Ruang lingkup kegiatan 7 Jenis, Yakni Pengajian dan pesantian ORGANISASI PEREMPUAN LAIN 4 unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus 12 orang Alamat kantor Tegalbadeng Timur Ruang lingkup kegiatan 4 Jenis, Yakni Wiridan dll 27 Jumlah pengurus...orang Ruang lingkup kegiatan...jenis, Yakni... ORGANISASI PROFESI LAINNYA... unit organisasi

28 ORGANISASI PEMUDA LAINNYA - unit organisasi Dasar hukum pembentukan Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan - Jenis, Yakni... ORGANISASI PROFESI LAINNYA - unit organisasi Dasar hukum pembentukan Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan - Jenis, Yakni... ORGANISASI BAPAK unit organisasi Dasar hukum pembentukan Jumlah pengurus orang Alamat kantor Ruang lingkup kegiatan Jenis, Yakni... KELOMPOK GOTONG ROYONG 25 unit organisasi Dasar hukum pembentukan SK Perbekel Jumlah pengurus 25 orang Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan 1 Jenis, Yakni Gotong Royong PWI Dasar hukum pembentukan Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan - Jenis, Yakni - IDI Dasar hukum pembentukan Jumlah pengurus -.orang Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan - Jenis, Yakni - PARFI Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan - Jenis, Yakni - PECINTA ALAM - unit organisasi Dasar hukum pembentukan Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan - Jenis, Yakni - WREDATAMA Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan - Jenis, Yakni - Ruang lingkup kegiatan...jenis, Yakni... 28

29 KELOMPOK PEMIRSA... unit organisasi Dasar hukum pembentukan... Jumlah pengurus...orang Alamat kantor Ruang lingkup kegiatan...jenis, Yakni... PANTI unit organisasi Dasar hukum pembentukan... Jumlah pengurus...orang Alamat kantor Ruang lingkup kegiatan...jenis, Yakni... YAYASAN unit organisasi Dasar hukum pembentukan... Pemilik... Jumlah pengurus...orang Alamat kantor Ruang lingkup kegiatan...jenis, Yakni... LEMBAGA... Dasar hukum pembentukan Jumlah pengurus...orang Alamat kantor Ruang lingkup kegiatan...jenis, Yakni... LEMBAGA... Dasar hukum pembentukan... Jumlah pengurus...orang Alamat kantor Ruang lingkup kegiatan...jenis, Yakni... 29

30 C. LEMBAGA POLITIK PARTAI GOLKAR Jumlah Pengurus 3 orang Jumlah Partai Politik Lokal... Jumlah Partai Politik Nasional... Jumlah Anggota...orang Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir...orang Alamat Sekretariat/Kantor Dasar Hukum Pembentukan... Ruang Lingkup Kegiatan... Jenis, Yakni... Organisasi Underbow PDIP Jumlah Pengurus 3 orang Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor Tegalbadeng Timur Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan... Jenis, Yakni... Organisasi Underbow PPP Jumlah Pengurus 3 orang Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor Tegalbadeng Timur Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan... Jenis, Yakni... Organisasi Underbow PARTAI DEMOKRAT Jumlah Pengurus 3 orang Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor Tegalbadeng Timur Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan... Jenis, Yakni... Organisasi Underbow PAN Jumlah Pengurus 3 orang Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir 30

31 Alamat Sekretariat/Kantor Tegalbadeng Timur Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan... Jenis, Yakni... Organisasi Underbow PKS Jumlah Pengurus 3 orang Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor Tegalbadeng Timur Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan... Jenis, Yakni... Organisasi Underbow PBB Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - Organisasi Underbow PKB Jumlah Pengurus 3 orang Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor Tegalbadeng Timur Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan... Jenis, Yakni... Organisasi Underbow PBR Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - PDS Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - 31

32 Organisasi Underbow - PUI Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - PARTAI... Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - Organisasi Underbow PARTAI... Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni 1 Organisasi Underbow - PARTAI... Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni 1 Organisasi Underbow - PARTAI... Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni 1 Organisasi Underbow - ORGANISASI UNDERBOW PARTAI... - unit organisasi Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - ORGANISASI UNDERBOW PARTAI... - unit organisasi Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - ORGANISASI UNDERBOW PARTAI... - unit organisasi Jumlah Pengurus 32

33 Jumlah Anggota Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan 1 Jenis, Yakni - ORGANISASI UNDERBOW PARTAI... - unit organisasi Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - ORGANISASI UNDERBOW PARTAI... - unit organisasi Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - ORGANISASI UNDERBOW PARTAI... - unit organisasi Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni -. D. LEMBAGA EKONOMI 1. Lembaga Ekonomi, dan Unit Usaha Desa/ Kelurahan Jumlah/unit Jumlah Kegiatan Jumlah pengurus dan Anggota Koperasi Unit Desa Koperasi Simpan Pinjam Kelompok Simpan Pinjam Bumdes Jumlah Jumlah Pengurus 2. Jasa Lembaga Keuangan Jumlah/unit Jumlah kegiatan Jasa Asuransi Lembaga Keuangan Non Bank Bank Perkreditan Rakyat Pegadaian Bank Pemerintah Jumlah

34 3. Industri Kecil dan Menengah Industri makanan Industri Alat rumah tangga Industri Material Bahan Bangunan Industri Alat Pertanian Industri Kerajinan Rumah makan dan restoran Jumlah Usaha Jasa Pengangkutan Jumlah Pemilik Kapasitas Tenaga Kerja Jumlah pemilik Angkutan Desa/Perkotaan Angkutan Antar Kota/Provinsi - unit -Angkutan Sungai Jumlah Pemilik Perahu Motor/ Klotok atau sejenisnya Jumlah pemilik Jet boat Jumlah angkutan jetboat Jumlah Pemilik Angkutan Penumpang Sungai dgn kapasitas lebih dari 10 orang Jumlah angkutan sungai yang kapasitas kurang dari 10 kursi - unit Jumlah angkutan sungai yang - kapasitas antara Jumlah angkutan sungai yang - kapasitas antara Angkutan Laut Jumlah pemilik Jet boat Jumlah Pemilik Perahu Jenis Ferry/Kapal penumpang Jet Foil Angkutan Udara Jumlah pemilik pesawat jenis ringan /helikopter Ekspedisi Dan Pengiriman Jumlah Pemilik Usaha Jasa Ekspedisi/Pengiriman Barang...orang... orang... orang 34

35 5. Usaha Jasa dan Perdagangan Jumlah Jenis produk yg diperdagangkan (umum, sayuran, barang & jasa, tambang, dll Jumlah Tenaga Kerja yang terserap Pasar Hasil Bumi/ - Unit - jenis Tradisonal/ Harian Pasar Mingguan - Unit - jenis Pasar Bulanan - Unit - jenis Pasar Kaget/Pasar Khusus - Unit - jenis (mis. Psr Ternak, dll) Jumlah Usaha Toko/Kios 25 Unit 1 Jenis 50 orang Swalayan - Unit - Jenis Warung Serba Ada - Unit - Jenis Toko Kelontong - Unit - Jenis Usaha Peternakan - Unit - Jenis Usaha Perikanan - Unit - Jenis Usaha Perkebunan - Unit - Jenis Usaha Minuman - Unit - Jenis (kemasan, dll) Industri Farmasi - Unit - jenis Industri Caroseri/cat - unit - jenis mobil Industri Penyamakan Kulit - unit - jenis Penitipan Kendaraan Bermotor Industri Perakitan Elektronik - unit - jenis Pengolahan Kayu 6. Usaha Jasa Hiburan Bioskop - unit - jenis Film Keliling - unit - jenis Sandiwara/Drama - unit - jenis Group Lawak - unit - jenis Sirkus Keliling/Topeng monyet/ondel-ondel, dll - unit - jenis Wayang Orang/Wayang Golek - unit - jenis Group Musik/Band - unit - jenis Group Vokal/Paduan - unit - jenis Suara Usaha Jasa Gas, Listrik, BBM Dan Air Usaha Penyewaan Tenaga - nit - jenis Listrik SPBU - unit - jenis Pangkalan Minyak Tanah - unit - jenis Pengecer Gas dan Bahan unit...1.jenis...50 orang Bakar Minyak Usaha air minum 2 unit 1 jenis 6 orang kemasan/isi ulang 35

36 8. Usaha Jasa Keterampilan Jumlah Jumlah Jenis produk yang diperdagangkan Lampiran V Jumlah Tenaga Kerja yang terserap Tukang Kayu 2 orang 2 jenis 6 orang Tukang Batu - 0rang - jenis Tukang Jahit/Bordir 5 orang - jenis 10 orang Tukang Cukur 1 orang 1 jenis 1 orang Tukang Service Elektronik 1 orang 1 jenis 1 orang Tukang Besi - jenis Tukang Gali Sumur 2 orang - jenis 2 orang Tukang Pijat/ Urut/Pengobatan Usaha Jasa Hukum dan Konsultansi 5 orang - jenis 5 orang Notaris - unit - jenis Pengacara/Advokat - unit - jenis Konsultan Manajemen - unit - jenis Konsultan Teknis - unit - jenis Pejabat Pembuat Akta - unit - jenis Tanah unit - jenis Usaha Jasa Penginapan Losmen - unit - jenis Wisma - unit - jenis Asrama - unit - jenis Persewaan Kamar - unit - jenis Kontrakan Rumah - unit - jenis Mess - unit - jenis Hotel - unit - jenis Home Stay - unit - jenis Villa - unit - jenis Town House - unit - jenis... - unit - jenis... 36

37 E. LEMBAGA PENDIDIKAN 1. Pendidikan Formal Nama Jumlah Status (Terdaftar, terakredita si) Kepemilikan Pemerintah Swasta Desa / Kelurahan Jumlah Tenaga Pengajar Jumlah siswa/ Mahasiswa Play Group 1 - V 1 20 TK 1 Terdaftar V 5 45 SD/sederajat 2 Negeri V 13 SMP/sederajat - SMA/sederajat - PTN - PTS - SLB Pendidikan Formal Keagamaan Nama Sekolah Islam Raudhatul Athfal Jumlah Status (Terdaftar, terakredit asi) Kepemilikan Pemerintah Swasta Dll Jumlah Tenaga Pengajar Jumlah siswa/ Mahasiswa Ibtidayah Tsanawiyah Aliyah Ponpes Perguruan Tinggi Sekolah Katholik Seminari Menengah Seminari tinggi Biara TK/SD SMP SMA Perguruan Tinggi Kursus Sekolah Budha

38 Sekolah Protestan TK/SD SMP SMA Perguruan Tinggi Kursus Sekolah Hindu Sekolah Konghucu Pendidikan Non Formal/Kursus Nama Komputer Seni Musik Montir Menjahit Drafter Bahasa Mesin Satpam Beladiri Mengemudi Kecantikan Jumlah Status (Terdaftar, terakreditasi) Kepemilikan (pemerintah, yayasan,dll) Jumlah Tenaga Pengajar Jumlah siswa/ Mahasiswa F. LEMBAGA ADAT 1. Keberadaan Lembaga Adat Pemangku Adat Kepengurusan Adat 2. Simbol Adat Rumah Adat Barang Pusaka Naskah-naskah Jenis Kegiatan Adat Musyawarah adat Sanksi Adat Upacara Adat Perkawinan Upacara Adat Kematian Upacara Adat Kelahiran Upacara Adat dalam bercocok tanam Upacara Adat bidang perikanan/laut Upacara Adat bidang kehutanan 38

39 Upacara Adat dalam Pengelolaan sumber daya alam Upacara adat dalam Pembangunan rumah Upacara adat dalam penyelesaian masalah/konflik G. LEMBAGA KEAMANAN 1. Hansip dan Linmas Keberadaan Hansip dan Linmas Jumlah anggota Hansip 29 orang Jumlah anggota Satgas Linmas 2 orang Pelaksanaan SISKAMLING Jumlah Pos Kamling 4 buah 2. Satpam Swakarsa Keberadaan SATPAM SWAKARSA Jumlah anggota Nama organisasi induk/pemilik Keberadaan organisasi keamanan lainnya 3. Kerjasama Desa/Kelurahan dengan TNI - POLRI dalam Bidang TRANTIBLINMAS Mitra Koramil / TNI Jumlah anggota 1 Orang Jumlah kegiatan 1 jenis kegiatan... Keamanan Babinkamtibmas / POLRI Jumlah anggota 1 Orang Jumlah kegiatan 1 jenis kegiatan IV. POTENSI PRASARANA DAN SARANA A. PRASARANA DAN SARANA TRANSPORTASI 1. Prasarana Transportasi Darat Jenis Sarana dan Prasarana Baik (km atau unit) Rusak (km atau unit) 1.1. Jalan Desa/Kelurahan Panjang jalan aspal 4 5 Panjang jalan makadam Panjang jalan tanah Panjang jalan sirtu 1 0,6 Panjang jalan konblok/semen/beton 1 0, Jalan antar Desa/Kelurahan/kecamatan Panjang jalan aspal Panjang jalan makadam Panjang jalan tanah Panjang jalan sirtu Panjang jalan konblok/semen/beton 1.3. Jalan Kabupaten yang melewati Desa/Kelurahan Panjang jalan aspal 39

40 Panjang jalan makadam Panjang jalan tanah Panjang jalan sirtu Panjang jalan konblok/semen/beton 1.4. Jalan Provinsi yang melewati Desa/Kelurahan Panjang jalan aspal Panjang jalan makadam Panjang jalan tanah Panjang jalan Sirtu Panjang jalan konblok/semen/beton 1.5. Panjang Jalan Negara Panjang jalan aspal Panjang jalan makadam Panjang jalan tanah Panjang jalan Sirtu Panjang jalan konblok/semen/beton 1.5. Jembatan Desa/Kelurahan Jumlah jembatan beton Jumlah jembatan besi Jumlah jembatan kayu 1.6. Prasarana Angkutan Darat Jumlah pangkalan ojek Jumlah stasiun KA Terminal bis/angkutan pedesaan/perkotaan Jumlah... Jumlah Total 2. Sarana Transportasi Darat Bus umum - - unit Truck umum - - unit Angkutan Per-Desa/Kelurahanan - - unit Ojek - 10unit Delman/bendi/cidomo - unit Becak - - unit Kereta api - - unit unit 3. Prasarana Transportasi laut/sungai Jumlah tambatan perahu - unit Jumlah pelabuhan kapal penumpang - unit Jumlah pelabuhan kapal barang - unit... - unit 4. Sarana Transportasi sungai/laut Perahu motor - - unit Kapal antar pulau - - unit Perahu tanpa motor - - unit Jet Boat - - unit Kapal Pesiar - - unit unit 5. Prasarana Transportasi udara Lapangan terbang nasional/internasional -- unit Lapangan terbang perintis -- unit Lapangan terbang domestik -- unit Helipad -- unit Lapangan terbang komersial -- unit 40

41 B. PRASARANA KOMUNIKASI DAN INFORMASI 1. Telepon Telepon umum ada- - unit Wartel ada- - unit Warnet ada- - unit Jumlah Pelanggan Telkom 2 orang Jumlah Pelanggan GSM Jumlah Pelanggan CDMA Sinyal Telepon Seluler/Handphone 2. Kantor Pos Kantor pos ada- unit Kantor pos pembantu ada- unit Tukang pos 3. Radio/TV TV umum Jumlah radio Jumlah TV 995 unit Jumlah parabola 12 unit Lampiran V 4. Koran/majalah/buletin Koran/surat kabar Majalah Papan iklan/reklame Papan pengumuman C. PRASARANA AIR BERSIH DAN SANITASI 1. Prasarana air bersih Jumlah sumur pompa Jumlah sumur gali Jumlah hidran umum Jumlah PAM Jumlah tangki air bersih Jumlah embung Jumlah mata air Jumlah bangunan pengolahan air Bersih/air minum 2. Sanitasi Saluran drainase/saluran pembuangan air limbah Sumur resapan air rumah tangga Jumlah MCK Umum Pemilik jumlah jamban keluarga Kondisi saluran drainase/saluran pembuangan air limbah - unit 518 unit - unit 440 unit - unit - unit - unit 990 rumah 1 Unit 898 KK Baik - Unit /rusak - unit Unit/mampet- Unit/ kurang memadai -Unit D. PRASARANA DAN KONDISI IRIGASI 1. Prasarana Irigasi Panjang saluran primer... m Panjang saluran sekunder... m Panjang saluran tersier... m Jumlah pintu sadap... unit 41

42 Jumlah pintu pembagi air... unit 2. Kondisi Panjang saluran primer rusak... m Panjang saluran sekunder rusak... m Panjang saluran tersier rusak... m Jumlah pintu sadap rusak... unit Jumlah pintu pembagi air rusak... unit E. PRASARANA DAN SARANA PEMERINTAHAN a. Prasarana dan Sarana Pemerintahan Desa/Kelurahan Lampiran V Gedung Kantor Kondisi Jumlah ruang kerja Balai Desa/Kelurahan/sejenisnya Listrik Air bersih Telepon Rumah Dinas Kepala Desa/Lurah Rumah dinas perangkat desa/kelurahan Inventaris dan alat tulis kantor Jumlah mesin tik Jumlah meja Jumlah kursi Jumlah almari arsip Komputer Mesin fax Kendaraan dinas Baik/Rusak 5 Ruang, ada/tidak - buah 10 buah 13 buah 6 buah 4 unit - unit 3 unit Administrasi Pemerintahan Desa/Kelurahan Buku Data Peraturan Desa, terisi/tidak Buku Keputusan Kepala Desa/Lurah, terisi/tidak Buku administrasi kependudukan, terisi/tidak Buku data inventaris, terisi/tidak Buku data aparat, terisi/tidak Buku data tanah milik desa/tanah, terisi/tidak kas desa/milik kelurahan Buku administrasi pajak dan retribusi, terisi/tidak Buku data tanah, terisi/tidak Buku laporan pengaduan masyarakat, terisi/tidak Buku agenda ekspedisi, terisi/tidak Buku profil desa/kelurahan, terisi/tidak Buku data induk penduduk, terisi/tidak Buku buku data mutasi penduduk, terisi/tidak Buku rekapitulasi jumlah penduduk, terisi/tidak akhir bulan Buku registrasi pelayanan penduduk, terisi/tidak Buku data penduduk sementara, terisi/tidak Buku anggaran penerimaan, terisi/tidak Buku anggaran pengeluaran pegawai, terisi/tidak dan pembangunan Buku kas umum, terisi/tidak Buku kas pembantu penerimaan, terisi/tidak Buku kas pembantu pengeluaran, terisi/tidak rutin dan pembangunan Buku data lembaga kemasyarakatan, terisi/tidak. 42

43 2. Prasarana dan Sarana Badan Permusyawaratan Desa/BPD Gedung Kantor Ruangan Kerja Balai BPD Kondisi Listrik Air bersih Telepon Inventaris dan Alat Tulis Kantor Jumlah mesin tik Jumlah meja Jumlah kursi Jumlah almari arsip Komputer Mesin fax.. Administrasi BPD Buku-buku administrasi keanggotaan BPD Buku administrasi kegiatan BPD Buku kegiatan BPD Buku Himpunan Peraturan Desa yang ditetapkan BPD dan Kepala Desa... Lain Baik,/rusak - buah 1 buah 2 buah 1 buah - unit - unit 1 Jenis 3. Prasaran a dan Sarana Dusun/ Lingkun gan atau Sebutan Gedung kantor atau Balai Pertemuan Alat tulis kantor Barang inventaris Buku administrasi Jenis kegiatan Jumlah pengurus jenis Terisi/tidak... jenis...orang F. PRASARANA DAN SARANA LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA/KELURAHAN Gedung/kantor Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Kelurahan/LKD/LK Peralatan Kantor: komputer, fax Mesin tik 43

44 Kardek Buku administrasi lembaga kemasyarakatan Jumlah meja dan kursi LKMD/LPM atau sebutan lain Memiliki kantor sendiri Peralatan Kantor: komputer, fax Mesin tik, Kardek Buku administrasi lembaga kemasyarakatan Jumlah meja dan kursi Buku administrasi Jumlah kegiatan... PKK Gedung/kantor Peralatan kantor/atk/inventaris Kepengurusan Buku administrasi PKK Kegiatan Jumlah kegiatan jenis - unit 6 jenis - unit 6 Jenis 2 Jenis Aktif/tidak Jika ada, jenis jenis Karang Taruna Kepengurusan Buku administrasi Jumlah kegiatan... RT Kepengurusan Buku administrasi Jumlah kegiatan RW Kepengurusan Buku administrasi Jumlah Kegiatan... Lembaga adat Memiliki kantor/gedung/menumpang Kepengurusan Buku Administrasi Jumlah Kegiatan Aktif/tidak 3 Jenis Aktif/tidak...Jenis...Jenis Aktif/tidak...Jenis...Jenis Ada / tidak Aktif/tidak 2 Jenis 2 Jenis BUMDES Memiliki kantor/gedung/menumpang Kepengurusan Aktif/tidak Buku Administrasi 3 Jenis 44

45 Jumlah Kegiatan 1 Jenis Forum Komunikasi Kader Pemberdayaan Masyarakat Kantor/gedung/menumpang Kepengurusan Aktif/tidak Buku administrasi Jumlah kegiatan Jenis... Jenis... Kantor/gedung Organisasi Sosial Kemasyarakatan lainnya Aktif/tidak Kantor/gedung Organisasi Profesi yang ada Aktif/tidak G. PRASARANA PERIBADATAN Jumlah Masjid 1 buah Jumlah Langgar/Surau/Mushola 4 buah Jumlah Gereja Kristen Protestan 1 buah Jumlah Gereja Katholik - buah Jumlah Wihara - buah Jumlah Pura 1 buah Jumlah Klenteng - buah H. PRASARANA OLAH RAGA Lapangan sepak bola - buah Lapangan bulu tangkis - buah Meja pingpong - buah Lapangan tenis - buah Lapangan voli 1 buah Lapangan golf - buah Pacuan kuda - buah Arum jeram Lapangan basket - buah Pusat kebugaran - buah Gelanggang Remaja I. PRASARANA DAN SARANA KESEHATAN 1. Prasarana Kesehatan Rumah sakit umum Puskesmas Puskesmas pembantu - unit - unit - unit 45

46 Poliklinik/balai pengobatan Apotik Posyandu Toko obat Balai pengobatan masyarakat yayasan/swasta Gudang menyimpan obat Jumlah Rumah/Kantor Praktek Dokter Rumah Bersalin Balai Kesehatan Ibu dan Anak Rumah Sakit Mata 1 unit - unit 2 unit - unit - unit - unit 1 unit - unit - unit - unit 2. Sarana Kesehatan Jumlah dokter umum Jumlah dokter gigi Jumlah dokter spesialis lainnya Jumlah paramedis Jumlah dukun bersalin terlatih Bidan Perawat Dukun pengobatan alternatif Jumlah dokter praktek Laboratorium kesehatan 1 orang 1 orang J. PRASARANA DAN SARANA PENDIDIKAN Gedung kampus PTN Sewa - buah milik sendiri - buah Gedung Kampus PTS Sewa - buah milik sendiri - buah Gedung SMA/sederajat Sewa - buah milik sendiri - buah Gedung SMP/sederajat Sewa - buah milik sendiri - buah Gedung SD/sederajat Sewa - buah milik sendiri 2 buah Gedung TK Sewa - buah milik sendiri 1 buah Gedung Tempat Bermain Sewa - buah milik sendiri 1 buah Anak Jumlah Lembaga Pendidikan Agama Sewa - buah milik sendiri 8 buah Jumlah perpustakaan keliling Sewa - buah milik sendiri - buah Perpustakaan Sewa - buah milik sendiri 1 buah desa/kelurahan Taman bacaan Sewa - buah milik sendiri - buah K. PRASARANA ENERGI DAN PENERANGAN Listrik PLN Diesel umum Genset pribadi 995 unit - unit - unit 46

47 Lampu minyak tanah/jarak/kelapa Kayu bakar Batu bara Tanpa penerangan - Keluarga 95 Keluarga - Keluarga - Keluarga L. PRASARANA HIBURAN DAN WISATA Jumlah Tempat Wisata - buah Hotel bintang 5 - buah Hotel bintang 4 - buah Hotel bintang 3 - buah Hotel bintang 2 - buah Hotel bintang 1 - buah Hotel melati - buah Diskotik - buah Bilyar - buah Karaoke - buah Museum - buah Restoran - buah Bioskop - buah.. M. PRASARANA DAN SARANA KEBERSIHAN Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Alat penghancur sampah//incinerator Jumlah gerobak sampah Jumlah tong sampah Jumlah truck pengangkut sampah Jumlah Satgas Kebersihan Jumlah anggota Satgas Kebersihan Jumlah pemulung Tempat pengelolaan sampah Pengelolaan sampah lingkungan/rt Pengelola sampah lainnya - Lokasi - Lokasi 1 Unit - Unit - Unit - Kelompok 1 Orang - Orang Pemerintah/Swasta/Swadaya B. ANALISIS POTENSI DESA/KELURAHAN B.1. TINGKATAN POTENSI 1. Potensi Umum : TINGGI/SEDANG/RENDAH 2. Potensi Sumber Daya Alam : TINGGI/SEDANG/RENDAH 3. Potensi Sumber Daya : TINGGI/SEDANG/RENDAH Manusia 4. Potensi Kelembagaan : TINGGI/SEDANG/RENDAH 5. Potensi Prasarana dan : TINGGI/SEDANG/RENDAH Sarana B.2. POTENSI PENGEMBANGAN 47

48 1) Potensi tanaman pangan : Sangat potensial/potensial : Cukup/Kurang Potensial Kendala ) Potensi tanaman apotik hidup : Sangat potensial/potensial Cukup/Kurang Potensial Kendala :.. 3) Potensi perkebunan : Sangat potensial/potensial Cukup/Kurang Potensial Kendala :.. 4) Potensi kehutanan : Sangat potensial/potensial Cukup/Kurang Potensial Kendala :.. 5) Potensi peternakan : Sangat potensial/potensial Cukup/Kurang Potensial Kendala :.. 6) Potensi perikanan : Sangat potensial/potensial Cukup/Kurang Potensial Kendala :.. 7) Potensi pertambangan : Sangat potensial/potensial Cukup/Kurang Potensial Kendala :.. 8) Potensi jasa dan perdagangan : Sangat potensial/potensial Cukup/Kurang Potensial Kendala :.. 9) Potensi industri : Sangat potensial/potensial Cukup/Kurang Potensial Kendala :.. 10) Potensi Wisata Sangat potensial/potensial Cukup/Kurang Potensial Kendala 48

49 .. 11) Potensi persawahan : Sangat potensial/potensial Cukup/Kurang Potensial Kendala ) Potensi Komditi Buahbuahan Kendala : Sangat potensial/potensial Cukup/Kurang Potensial.. B.3. TIPOLOGI DESA/KELURAHAN Desa/Kelurahan Persawahan : Indikator Unggulan: Desa/Kelurahan Perladangan Desa/Kelurahan Perkebunan Desa/Kelurahan Peternakan Desa/Kelurahan Nelayan Desa/Kelurahan Pertambangan Desa/Kelurahan Kerajinan Industri Kecil Desa/Kelurahan Industri Sedang dan Besar : Indikator Unggulan: : : Indikator Unggulan: : : Indikator Unggulan: : : Indikator Unggulan: : : Indikator Unggulan: : : Indikator Unggulan: : : Indikator Unggulan: 49

50 : Desa/Kelurahan Jasa dan Perdagangan Desa/Kelurahan Pariwisata : Indikator Unggulan: : Indikator Unggulan: DATA TINGKAT PERKEMBANGAN DESA DAN KELURAHAN I. PERKEMBANGAN KEPENDUDUKAN A. Jumlah Penduduk Jumlah Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Jumlah penduduk tahun ini 1812 orang 1991 orang Jumlah penduduk tahun lalu 1770 orang 1960 orang Persentase perkembangan 2,37 % 1,58 % B. Jumlah Keluarga Jumlah KK Laki-laki KK Perempuan Jumlah Total Jumlah Kepala Keluarga 973 KK 108 KK 1081 KK tahun ini Jumlah Kepala Keluarga 967 KK 106 KK 1073 KK tahun lalu Persentase Perkembangan 0,62 % 1,89 % 0,75 % II. EKONOMI MASYARAKAT A. Pengangguran 1. Jumlah angkatan kerja (penduduk usia tahun) 1930 orang 2. Jumlah penduduk usia tahun yang masih sekolah 435 orang dan tidak bekerja 3. Jumlah penduduk usia tahun yang menjadi ibu 925 orang rumah tangga 4. Jumlah penduduk usia tahun yang bekerja penuh 512 orang 5. Jumlah penduduk usia tahun yang bekerja tidak 85 orang tentu 6. Jumlah penduduk usia tahun yang cacat dan tidak 12 orang bekerja 7. Jumlah penduduk usia tahun yang cacat dan 3 orang bekerja B. Kesejahteraan Keluarga 1 Jumlah keluarga prasejahtera 150 keluarga 50

51 2 Jumlah keluarga sejahtera keluarga 3 Jumlah keluarga sejahtera keluarga 4 Jumlah keluarga sejahtera keluarga 5 Jumlah keluarga sejahtera 3 plus 57 keluarga 6 Total jumlah kepala keluarga keluarga III. PRODUK DOMESTIK DESA/KELURAHAN BRUTO A. SUBSEKTOR PERTANIAN A.1.Tanaman Padi dan Palawija 1. Luas tanaman padi tahun ini 125 ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp ,- 3. Biaya pemupukan Rp ,- 4. Biaya bibit Rp ,- 5. Biaya obat Rp ,- 6. Biaya lainnya Rp ,- A.2. Tanaman Jagung 1. Luas tanaman tahun ini 25 ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp ,- 3. Biaya pemupukan Rp ,- 4. Biaya bibit Rp ,- 5. Biaya obat Rp ,- 6. Biaya lainnya - A.3. Tanaman Kedelai 1. Luas tanaman tahun ini 75 ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp ,- 3. Biaya pemupukan Rp ,- 4. Biaya bibit Rp ,- 5. Biaya obat Rp ,- 6. Biaya lainnya - A.4. Tanaman Bawang Putih 1. Luas tanaman tahun ini... ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya... A.5. Tanaman Bawang Merah 1. Luas tanaman tahun ini... ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya... A.6. Tanaman Ubi-ubian 1. Luas tanaman tahun ini... ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp

52 6. Biaya lainnya... A.7. Tanaman Buah-buahan 1. Luas tanaman tahun ini... ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya... A.8. Tanaman Sayur-sayuran 1. Luas tanaman tahun ini... ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya... A.9. Tanaman Luas tanaman tahun ini... ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya... A.10. Tanaman Luas tanaman tahun ini... ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya... B. SUBSEKTOR PERKEBUNAN B.1. Kelapa Sawit 1. Luas tanaman tahun ini... ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya... B.2. Kelapa 1. Luas tanaman tahun ini 510 ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp ,- 3. Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya... B.3. Kopi 1. Luas tanaman tahun ini... ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp

53 4. Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya... B.4. Coklat 1. Luas tanaman tahun ini 1,5 ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya... B.5. Cengkeh 1. Luas tanaman tahun ini... ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya... B.6. Tembakau 1. Luas tanaman tahun ini... ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya B.7. Teh 1. Luas tanaman tahun ini... ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya B.8. Kemiri 1. Luas tanaman tahun ini... ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya B.9. Jambu Mete 1. Luas tanaman tahun ini... ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya B.10. Kapas 1. Luas tanaman tahun ini... ha 53

54 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya B.11. Karet 1. Luas tanaman tahun ini... ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya B.12. Vanili 1. Luas tanaman tahun ini... ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya... B.13. Pala 1. Luas tanaman tahun ini... ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya B.14. Jarak Pagar 1. Luas tanaman tahun ini... ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya B.15. Jarak Kepyar 1. Luas tanaman tahun ini... ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya B Luas tanaman tahun ini... ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya B

55 1. Luas tanaman tahun ini... ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya B Luas tanaman tahun ini... ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya C. SUBSEKTOR PETERNAKAN Total nilai produksi tahun ini Rp.... Total nilai bahan baku yang digunakan Rp.... Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp.... Jumlah total ternak tahun ini...ekor D. SUBSEKTOR PERIKANAN 14,71 Ha Total nilai produksi Rp ,- Total nilai bahan baku yang digunakan RP ,- Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp.... Total biaya antara yang dihabiskan RP.... Total jumlah jenis usaha perikanan 1 jenis / Udang E. SEKTOR PERTAMBANGAN DAN GALIAN Total nilai produksi tahun ini Rp.... Total nilai bahan baku yang digunakan RP.... Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp.... Total biaya antara yang dihabiskan... Jumlah total jenis bahan tambang dan...jenis galian yang ada F. SUBSEKTOR KERAJINAN Total nilai produksi Rp.... Total nilai bahan baku yang digunakan RP.... Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp.... Total biaya antara yang dihabiskan Rp.... Total jenis kerajinan rumah tangga...jenis G. SEKTOR INDUSTRI PENGOLAHAN G.1. Subsektor Industri Pakaian Total nilai produksi Rp.... Total nilai bahan baku yang digunakan Rp.... Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp.... Total biaya antara yang dihabiskan... Total jumlah jenis industri yang ada...jenis G.2. Subsektor Industri Pangan Total nilai produksi Rp.... Total nilai bahan baku yang digunakan Rp.... Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp.... Total biaya antara yang dihabiskan... Total jumlah jenis industri pangan...jenis 55

56 G.3. Industri Pengolahan Migas Total nilai produksi Rp.... Total nilai bahan baku yang digunakan Rp.... Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp.... Total biaya antara yang dihabiskan... Total jumlah jenis industri minyak & gas G.4. Industri Pengolahan Non Migas Total nilai produksi Rp.... Total nilai bahan baku yang digunakan Rp.... Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp.... Total biaya antara yang dihabiskan... Total jumlah jenis industri non migas...jenis G.6. INDUSTRI... Total nilai produksi Rp.... Total nilai bahan baku yang digunakan Rp.... Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp.... Total biaya antara yang dihabiskan... Total jumlah jenis industri...jenis H. SUBSEKTOR KEHUTANAN Total nilai produksi Rp.... Total nilai bahan baku yang digunakan Rp.... Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp.... Total biaya antara yang dihabiskan Rp Rp.... I. SEKTOR PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN I.1. Subsektor Perdagangan Besar Total nilai transaksi Rp.... Total nilai aset perdagangan yang ada Rp.... Total jumlah jenis perdagangan besar Rp.... Total nilai biaya yang dikeluarkan Rp.... Total biaya antara lainnya Rp.... I.2. Subsektor Perdagangan Eceran Jumlah total jenis perdagangan eceran...jenis Total nilai transaksi Rp.... Total nilai biaya yang dikeluarkan Rp.... Total nilai aset perdagangan eceran Rp.... I.3. Subsektor Hotel Jumlah total penginapan dan penyediaan akomodasi yang ada... unit Jumlah Total Pendapatan Rp.... Jumlah total biaya pemeliharaan Rp.... Jumlah biaya antara yang dikeluarkan Rp.... Jumlah total pendapatan yang diperoleh Rp.... I.4. Subsektor Restoran Jumlah tempat penyediaan konsumsi...unit Biaya konsumsi yang dikeluarkan Rp.... Biaya antara lainnya Rp.... Jumlah total pendapatan yang diperoleh Rp.... J. Sektor Bangunan/Konstruksi Jumlah bangunan yang ada tahun ini... unit Biaya pemeliharaan yang dikeluarkan Rp.... Total nilai bangunan yang ada Rp.... Biaya antara lainnya Rp

57 K. Sektor Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan K.1. Subsektor Bank Jumlah transaksi perbankan Rp.... Jumlah nilai transaksi perbankan Rp.... Jumlah biaya yang dikeluarkan Rp.... K.2. Subsektor lembaga keuangan bukan bank Jumlah lembaga keuangan bukan bank... unit Jumlah kegiatan jasa penunjang lembaga... jenis keuangan bukan bank Nilai transaksi lembaga keuangan bukan Rp.... bank Biaya yang dikeluarkan Rp.... K.3. Subsektor Sewa Bangunan Jumlah usaha persewaan bangunan dan... unit tanah Total nilai persewaan yang dicapai Rp.... Biaya yang dikeluarkan Rp.... Biaya lainnya Rp.... K.4. Subsektor Jasa Perusahaan Jumlah perusahaan jasa...jenis Nilai transaksi perusahaan jasa Rp.... Biaya yang dikeluarkan Rp.... Biaya lainnya Rp.... L. SEKTOR JASA-JASA L.1. Subsektor jasa pemerintahan umum Jumlah jenis jasa pelayanan pemerintahan... unit kepada masyarakat Nilai transaksi pelayanan pemerintahan Rp.... kepada masyarakat Biaya yang dikeluarkan dalam pelayanan Rp.... L.2. Subsektor jasa swasta Jumlah usaha jasa pelayanan sosial yang...jenis disediakan masyarakat Nilai aset produksi jasa pelayanan sosial Rp.... Biaya yang dikeluarkan Rp.... L.3. Subsektor Jasa hiburan dan rekreasi Jumlah jenis jasa hiburan dan rekreasi...jenis Nilai transaksi usaha jasa hiburan dan Rp.... rekreasi Biaya antara yang dikeluarkan Rp.... L.4. Subsektor Jasa Perorangan dan Rumah Tangga Jumlah jenis kegiatan jasa pelayanan...jenis perorangan dan rumah tangga Nilai aset jasa pelayanan perorangan dan Rp

58 rumah tangga Nilai transaksi jasa pelayanan perorangan Rp.... dan rumah tangga Biaya antara yang dikeluarkan Rp.... M. SEKTOR ANGKUTAN DAN KOMUNIKASI M.1. Subsektor Angkutan Jumlah jenis kegiatan pengangkutan orang 1 jenis dan barang dengan alat angkut kendaraan jalan raya, laut, rel, udara, dan sungai/danau/penyeberangan Jumlah total kendaraan angkutan 10 unit Nilai total transaksi pengangkutan Rp.... Nilai total biaya yang dikeluarkan Rp.... Lampiran V M.2. Subsektor jasa Penunjang angkutan Jumlah jenis kegiatan jasa pelabuhan, terminal, tambatan, agensi, ekspedisi, tol, bongkar muat dan parkir Jumlah total nilai transaksi jasa penunjang angkutan Nilai biaya antara yang dikeluarkan M.3. Subsektor Komunikasi Jumlah jenis kegiatan informasi dan telekomunikasi serta jasa penunjang lainnya Jumlah nilai aset telekomunikasi dan informasi yang ada Nilai transaksi informasi dan telekomunikasi yang dicapai...jenis Rp.... Rp. Rp.....jenis Rp.... Rp.... Biaya antara yang dikeluarkan Rp.... N. SEKTOR LISTRIK, GAS & AIR MINUM N.1. Subsektor Listrik Jumlah jenis kegiatan pembangkitan dan...jenis penyaluran tenaga listrik Jumlah nilai produksi listrik Rp.... Jumlah total nilai transaksi Rp.... Jumlah biaya antara yang dikeluarkan Rp.... N.2. Subsektor Gas Jumlah kegiatan penyediaan gas...jenis Nilai aset produksi gas Rp.... Nilai transaksi Rp.... Biaya antara yang dikeluarkan Rp.... N.3. Subsektor Air Minum Jumlah jenis kegiatan penyediaan dan...jenis penyaluran air minum Nilai aset penyediaan air minum Rp.... Nilai produksi air minum Rp.... Nilai transaksi air minum Rp

59 Biaya antara yang dikeluarkan NILAI TOTAL PENDAPATAN DOMESTIK DESA / KELURAHAN BRUTO DARI SEMUA SEKTOR (% total nilai produksi dan transaksi terhadap total biaya yang dikeluarkan dari semua sektor) Rp.... IV. PENDAPATAN PERKAPITA A. Pendapatan perkapita menurut sektor usaha A.1. PERTANIAN 1. Jumlah rumah tangga petani 360 Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga petani 1150 orang 3. Jumlah rumah tangga buruh tani 215 Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh petani 435 orang 5. Jumlah pendapatan perkapita dari sektor Rp ,- pertanian untuk setiap rumah tangga pertanian A.2. PERKEBUNAN 1. Jumlah rumah tangga perkebunan 60 Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga 75 orang perkebunan 3. Jumlah rumah tangga buruh perkebunan - Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh perkebunan 5. Jumlah pendapatan perkapita dari sektor Rp ,- perkebunan untuk setiap rumah tangga perkebunan A.3. PETERNAKAN 1. Jumlah rumah tangga peternakan 196 Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga 210 orang peternakan 3. Jumlah rumah tangga buruh peternakan - Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh peternakan 5. Jumlah pendapatan percapita dari sektor Rp ,- peternakan untuk setiap rumah tangga peternakan A.4. PERIKANAN 1. Jumlah rumah tangga perikanan 30 Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga perikanan 45 orang 3. Jumlah rumah tangga buruh perikanan 20 Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh 25 orang perikanan 5. Jumlah pendapatan percapita dari sektor Rp ,- perikanan untuk setiap rumah tangga perikanan A.5. KERAJINAN 1. Jumlah rumah tangga pengrajin - Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga pengrajin 3. Jumlah rumah tangga buruh pengrajin - Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh pengrajin 59

60 5. Jumlah pendapatan percapita dari sektor pengrajin untuk setiap rumah tangga pengrajin Rp.- A.6. PERTAMBANGAN 1. jumlah rumah tangga pertambangan - Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga pertambangan 3. Jumlah rumah tangga buruh pertambangan - Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh pertambangan 5. Jumlah pendapatan perkapita dari sektor Rp.- pertambangan untuk setiap rumah tangga pertambangan A.7. KEHUTANAN 1. Jumlah rumah tangga kehutanan - keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga kehutanan 3. Jumlah rumah tangga buruh kehutanan - keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh kehutanan 5. Jumlah pendapatan perkapita dari sektor Rp.- kehutanan untuk setiap rumah tangga kehutanan A.8. INDUSTRI KECIL, MENENGAH DAN BESAR 1. Jumlah rumah tangga perkebunan 60 Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga 75 orang perkebunan 3. Jumlah rumah tangga buruh industri 415 Keluarga 4. Jumlah total anggota rumah tangga buruh 778 orang industri 5. Jumlah pendapatan percapita dari sektor Rp ,- industri untuk setiap rumah tangga industri A.9. JASA DAN PERDAGANGAN 1. Jumlah rumah tangga sektor jasa dan perdagangan 2. Jumlah total anggota rumah tangga jasa perdagangan 3. Jumlah rumah tangga buruh jasa dan perdagangan 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh jasa dan perdagangan 5. Jumlah pendapatan percapita dari sektor jasa dan perdagangan untuk setiap rumah tangga jasa dan perdagangan 115 Keluarga 125 orang 107 Keluarga 115 orang Rp B. PENDAPATAN RILL KELUARGA Jumlah Kepala Keluarga Jumlah Anggota Keluarga Jumlah Pendapatan Kepala Keluarga Jumlah pendapatan dari anggota keluarga yang bekerja Jumlah Total Pendapatan Keluarga 1.081KK orang Rp... Rp... Rp... 60

61 Rata-rata Pendapatan Peranggota keluarga Rp... V. STRUKTUR MATA PENCAHARIAN MENURUT SEKTOR 1. Sektor Pertanian Petani Buruh 3. Sektor tani Peternakan Pemilik Buruh usaha peternakan pertanian... Pemilik usaha peternakan Sektor Perkebunan Perikanan Buruh Nelayan perkebunan Karyawan Pemilik usaha Perusahaan perikanan Perkebunan Pemilik Buruh usaha perikanan Perkebunan 238 orang 509 orang 70 orang - 30 orang - 50 orang Sektor Kehutanan Pemilik usaha pengolahan hasil hutan Buruh usaha pengolahan hasil hutan Pengumpul hasil hutan Sektor Pertambangan dan Bahan Galian C Penambang galian C kerakyatan/perorangan Pemilik usaha pertambangan skala kecil dan besar Buruh usaha pertambangan Sektor Industri Kecil & Kerajinan Rumah Tangga Montir 50 orang Tukang batu Tukang kayu 5 orang Tukang sumur 2 orang Pemulung Tukang jahit 10 orang Tukang kue 10 orang Tukang anyaman 2 orang Tukang rias 5 orang Pengrajin industri rumah tangga lainnya 20 orang 61

62 8. Sektor Industri Menengah dan Besar Karyawan perusahaan swasta 215 orang VI. PENGUASAAN ASET EKONOMI MASYARAKAT Karyawan perusahaan pemerintah 10 orang Pemilik perusahaan A. ASET TANAH... Tidak memiliki tanah... Memiliki tanah antara 0,1-0,2 ha 9. Sektor Perdagangan Memiliki tanah antara 0,21-0,3 ha Pengusaha perdagangan hasil bumi 2 orang Memiliki tanah antara 0,31-0,4 ha Buruh jasa perdagangan hasil bumi 25 orang Memiliki tanah antara 0,41-0,5 ha... Memiliki tanah antara 0,51-0,6 ha... Memiliki tanah antara 0,61-0,7 ha... Memiliki tanah antara 0,71-0,8 ha... Memiliki tanah antara 0,81-0,9 ha... Memiliki tanah antara 0,91-1,0 ha 10. Sektor Jasa Memiliki tanah antara 1,0 5,0 ha Pemilik usaha jasa transportasi dan perhubungan 12 orang memiliki tanah antara 5,0 10 ha Buruh usaha jasa transportasi dan perhubungan 6 orang Memiliki tanah lebih dari 10 ha Pemilik usaha informasi dan komunikasi Jumlah total penduduk Buruh usaha jasa informasi dan komunikasi Kontraktor Pemilik usaha jasa hiburan dan pariwisata Buruh usaha jasa hiburan dan pariwisata Pemilik usaha hotel dan penginapan lainnya Buruh usaha hotel dan penginapan lainnya Pemilik usaha warung, rumah makan dan restoran Pegawai Negeri Sipil 46 orang TNI 18 orang POLRI 30 orang Dokter swasta Bidan swasta Perawat swasta Dukun/paranormal/supranatural Jasa pengobatan alternatif Dosen swasta Guru swasta 4 orang Pensiunan TNI/POLRI 35 orang Pensiunan PNS 6 orang Pensiunan swasta Pengacara Notaris Jasa Konsultansi Manajemen dan Teknis Seniman/artis Pembantu rumah tangga 5 orang Sopir 24 orang Buruh migran perempuan 2 orang Buruh migran laki-laki Usaha jasa pengerah tenaga kerja Wiraswasta lainnya Tidak mempunyai matapencaharian tetap Jasa penyewaan peralatan pesta orang 344 orang 456 orang 122 orang 20 orang 14 orang 12 orang 14 orang 16 orang 31 orang 32 orang orang 62

63 B. ASET SARANA TRANSPORTASI UMUM Memiliki ojek 10 orang-10unit Memiliki becak - - unit Meimliki cidemo/andong/dokar 1 orang- 1unit Memiliki kapal motor - - unit Memiliki bus - - unit Memiliki mini bus - - unit Memiliki helikopter dan atau pesawat - - unit unit C. ASET SARANA PRODUKSI Memiliki penggilingan padi 1 orang Memiliki traktor 6 orang Memiliki pabrik pengolahan hasil pertanian Memiliki kapal penangkap ikan Memiliki alat pengolahan hasil perikanan Memiliki alat pengolahan hasil peternakan Memiliki alat pengolahan hasil perkebunan Memiliki alat pengolahan hasil hutan Memiliki alat produksi dan pengolah hasil pertambangan Memiliki alat produksi dan pengolah hasil pariwisata Memiliki alat produksi dan pengolah hasil industri jasa perdagangan Memiliki alat produksi dan pengolah hasil 36 orang Industri kerajinan keluarga skala kecil dan menengah Memiliki alat produksi dan pengolahan hasil industri migas 63

64 D. ASET PERUMAHAN RUMAH MENURUT DINDING Tembok 842 Rumah Kayu - Rumah Bambu 75 Rumah Tanah liat - Rumah Pelepah kelapa/lontar/gebang - Rumah Dedaunan - Rumah RUMAH MENURUT LANTAI - Rumah Keramik 565 Rumah Semen 575 Rumah Kayu - Rumah Tanah 55 Rumah... - Rumah RUMAH MENURUT ATAP Genteng 872 Rumah Seng - Rumah Asbes 25 Rumah Beton - Rumah Bambu - Rumah Kayu - Rumah Daun lontar/gebang/enau - Rumah Daun ilalang - Rumah... - Rumah VII. PEMILIKAN ASET EKONOMI LAINNYA Jumlah keluarga memiliki TV dan elektronik lainnya 989 Keluarga Jumlah keluarga memiliki sepeda motor/sejenisnya 706 Keluarga Jumlah keluarga memiliki mobil dansejenisnya 24 Keluarga Jumlah keluarga memiliki perahu bermotor - Keluarga Jumlah keluarga memiliki kapal barang - Keluarga Jumlah keluarga memiliki kapal penumpang - Keluarga Jumlah keluarga memiliki kapal pesiar - Keluarga Jumlah keluarga memiliki helikopter - Keluarga Jumlah keluarga memiliki pesawat terbang - Keluarga Jumlah keluarga memiliki ternak besar - Keluarga Jumlah keluarga memiliki ternak kecil - Keluarga Jumlah keluarga yang memiliki hiasan emas/berlian - Keluarga Jumlah keluarga yang memiliki buku tabungan bank 402 Keluarga Jumlah keluarga yang memiliki buku surat berharga - Keluarga Jumlah keluarga yang memiliki sertifikat deposito - Keluarga Jumlah keluarga yang memiliki sertifikat tanah 312 Keluarga Jumlah keluarga yang memiliki sertifikat bangunan 314 Keluarga Jumlah keluarga memiliki perusahaan industri besar - Keluarga Jumlah keluarga memiliki peruahaan industri menengah - Keluarga Jumlah keluarga memiliki perusahaan industri kecil 421 Keluarga Jumlah Jumlah keluarga keluarga memiliki memiliki usaha usaha pasar perikanan swalayan - Keluarga - Keluarga Jumlah Jumlah keluarga keluarga memiliki memiliki usaha usaha di peternakan pasar swalayan - Keluarga - Keluarga Jumlah Jumlah keluarga keluarga memiliki memiliki usaha perkebunan - Keluarga - Keluarga usaha di pasar tradisional Jumlah keluarga memiliki usaha di pasar desa - Keluarga Jumlah keluarga memiliki usaha 10 Keluarga 64 transportasi/pengangkutan Jumlah keluarga yang memiliki aset telekomunikasi - Keluarga Jumlah keluarga yang memiliki saham di perusahaan - Keluarga... - Keluarga - Keluarga Jumlah Keluarga seluruhnya 1081Keluarga

65 VIII. PENDIDIKAN MASYARAKAT A. Tingkat Pendidikan Penduduk Jumlah penduduk buta aksara dan huruf latin 69 orang Jumlah penduduk usia 3-6 tahun yang masuk TK dan 46 orang Kelompok Bermain Anak Jumlah anak dan penduduk cacat fisik dan mental 24 orang Jumlah penduduk sedang SD/sederajat 434 orang Jumlah penduduk tamat SD/sederajat 1046 orang Jumlah penduduk tidak tamat SD/sederajat 108 orang Jumlah penduduk sedang SLTP/sederajat 64 orang Jumlah penduduk tamat SLTP/sederajat 283 orang Jumlah penduduk sedang SLTA/sederajat 73 orang Jumlah penduduk tidak tamat SLTP/Sederajat Jumlah penduduk tamat SLTA/Sederajat 679 orang Jumlah penduduk sedang D-1 Jumlah penduduk tamat D-1 Jumlah penduduk sedang D-2 Jumlah penduduk tamat D-2 Jumlah penduduk sedang D-3 Jumlah penduduk tamat D-3 13 orang Jumlah penduduk sedang S-1 6 orang Jumlah penduduk tamat S-1 52 orang Jumlah penduduk sedang S-2 Jumlah penduduk tamat S-2 Jumlah penduduk tamat S-3 Jumlah penduduk sedang SLB A Jumlah penduduk tamat SLB A Jumlah penduduk sedang SLB B Jumlah penduduk tamat SLB B Jumlah penduduk sedang SLB C Jumlah penduduk tamat SLB C Jumlah penduduk cacat fisik dan mental 24 orang % Penduduk buta huruf [(1): jumlah penduduk] x 100%...% % Penduduk tamat SLTP/sederajat [(3):jumlah penduduk] x 100%... % B. Wajib belajar 9 tahun 65

66 1. Jumlah penduduk usia 7-15 tahun... orang 2. Jumlah penduduk usia 7-15 tahun yang masih sekolah... orang 3. Jumlah penduduk usia 7-15 tahun yang tidak sekolah... orang C. Rasio Guru dan Murid 1. Jumlah Guru TK dan kelompok bermain anak 6 orang 2. Jumlah Siswa TK dan kelompok bermain anak 46 orang 3. Jumlah Guru SD dan sederajat 10 orang 4. Jumlah siswa SD dan sederajat 434 orang 5. Jumlah guru SLTP dan sederajat 5 orang 6. Jumlah siswa SLTP dan sederajat 64 orang 7. Jumlah Guru SLTA/sederajat 3 orang 8. Jumlah siswa SLTA/sederajat 73 orang 9. Jumlah siswa SLB 10. Jumlah guru SLB D. Kelembagaan Pendidikan Masyarakat Jumlah perpustakaan desa/kelurahan Jumlah taman bacaan desa/kelurahan Jumlah perpustakaan keliling Jumlah sanggar belajar Jumlah kegiatan lembaga pendidikan luar sekolah Jumlah kelompok belajar Paket A Jumlah peserta ujian Paket A Jumlah kelompok belajar Paket B Jumlah Peserta ujian Paket B Jumlah kelompok belajar Paket C Jumlah peserta ujian Paket C Jumlah lembaga kursus keterampilan Jumlah peserta kursus keterampilan 1 unit - unit - unit - unit 7 kegiatan - kelompok - kelompok - kelompok - unit IX. KESEHATAN MASYARAKAT A. Kualitas Ibu Hamil Jumlah ibu hamil Jumlah ibu hamil periksa di Posyandu Jumlah ibu hamil periksa di Puskesmas Jumlah ibu hamil periksa di Rumah Sakit Jumlah ibu hamil periksa di Dokter Praktek Jumlah ibu hamil periksa di Bidan Praktek Jumlah ibu hamil periksa di Dukun Terlatih Jumlah kematian ibu hamil Jumlah ibu hamil melahirkan Jumlah ibu nifas Jumlah kematian ibu nifas Jumlah ibu nifas hidup B. Kualitas Bayi Jumlah keguguran kandungan Jumlah bayi lahir Jumlah bayi lahir mati Jumlah bayi lahir hidup Jumlah bayi mati usia 0 1 bulan Jumlah bayi mati usia 1 12 bulan Jumlah bayi lahir berat kurang dari 2,5 kg 85 orang 5 orang 10 orang 7 orang 3 orang 60 orang 80 orang 82 orang 82 orang 2 orang 79 orang 79 orang 4 orang 66

67 Jumlah bayi 0-5 tahun hidup yang menderita kelainan organ tubuh, fisik dan mental C. Kualitas Persalinan Tempat Persalinan Tempat persalinan Rumah Sakit Umum Tempat persalinan Rumah Bersalin Tempat persalinan Puskesmas Tempat persalinan Polindes Tempat persalinan Balai Kesehatan Ibu Anak Tempat persalinan rumah praktek bidan Tempat praktek dokter Rumah dukun Rumah sendiri Pertolongan Persalinan Jumlah Persalinan ditolong Dokter Jumlah persalinan ditolong bidan Jumlah persalinan ditolong perawat Jumlah persalinan ditolong dukun bersalin Jumlah persalinan ditolong keluarga - unit - unit - unit - unit - unit 1 unit 1 unit - unit - unit 15 tindakan 60 tindakan - tindakan 4 tindakan - tindakan D. Cak upa n Imu nisa si D. Cakupan Imunisasi Jumlah Bayi usia 2 bulan Jumlah bayi 2 bulan Imunisasi DPT-1, BCG dan Polio -1 Jumlah bayi usia 3 bulan Jumlah bayi 3 bulan yang imunisasi DPT-2 dan Polio-2 Jumlah bayi usia 4 bulan Jumlah bayi 4 bulan yang imunisasi DPT-3 dan Polio-3 Jumlah bayi 9 bulan Jumlah bayi 9 bulan yang imunisasi campak Jumlah bayi yang sudah imunisasi cacar 85 orang 81 orang 73 orang 73 orang 73 orang 73 orang 75 orang 75 orang.-..orang E. Perkembangan Pasangan Usia Subur dan KB Pasangan Usia Subur Jumlah remaja putri usia tahun 263 orang Jumlah perempuan usia subur tahun 998 orang Jumlah wanita kawin muda usia kurang dari 16 tahun Jumlah pasangan usia subur 640 pasangan Keluarga Berencana Jumlah akseptor KB 591 orang Jumlah pengguna alat kontrasepsi suntik 368 orang Jumlah pengguna metode kontrasepsi spiral 22 orang Jumlah pengguna alat kontrasepsi kondom 23 orang Jumlah pengguna metode kontrasepsi pil 96 orang Jumlah pengguna metode vasektomi 2 orang Jumlah pengguna metode kontrasepsi tubektomi 12 orang Jumlah pengguna metode KB Kelender/KB Alamiah Jumlah pengguna metode KB obat tradisional Jumlah pengguna alat kontrasepsi metode... Jumlah PUS yang tidak menggunakan metode KB 49 orang 67

68 F. Wabah Penyakit MUNTABER Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal DEMAM BERDARAH Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal KOLERA Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal POLIO Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal CIKUNGUNYA Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal FLU BURUNG Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal BUSUNG LAPAR Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal KELAPARAN Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian - kejadian G. Angka Harapan Hidup Angka harapan hidup penduduk Desa/Kelurahan Angka harapan hidup penduduk Kabupaten/Kota Angka Harapan Hidup Provinsi Angka harapan Hidup Nasional Tahun - Tahun - Tahun - Tahun H. Cakupan pemenuhan kebutuhan air bersih 1. Jumlah keluarga menggunakan sumur gali 554 keluarga 2. Jumlah keluarga pelanggan PAM 435 keluarga 3. Jumlah keluarga menggunakan Penampung Air Hujan - keluarga 4. Jumlah keluarga menggunakan sumur pompa - keluarga 5. Jumlah keluarga menggunakan perpipaan air kran - keluarga 68

69 6. Jumlah keluarga menggunakan hidran umum - keluarga 7. Jumlah keluarga menggunakan air sungai - keluarga 8. Jumlah keluarga menggunakan embung - keluarga 9. Jumlah keluarga yang menggunakan mata air - keluarga 10. Jumlah keluarga yang tidak mendapatkan akses air - keluarga minum dari air laut 11. Jumlah keluarga yang tidak mendapatkan akses air - keluarga minum dari sumber di atas Total jumlah keluarga I. Perilaku hidup bersih dan sehat Kebiasaan buang air besar Jumlah keluarga memiliki WC yang sehat Jumlah keluarga memiliki WC yang kurang memenuhi standar kesehatan Jumlah keluarga biasa buang air besar di sungai/parit/kebun/hutan Jumlah keluarga yang menggunakan fasilitas MCK umum Pola makan Kebiasaan penduduk makan dalam sehari 1 kali Kebiasaan penduduk makan sehari 2 kali Kebiasaan penduduk makan sehari 3 kali Kebiasaan penduduk makan sehari lebih dari 3 kali Penduduk yang belum tentu sehari makan 1 kali Kebiasaan berobat bila sakit Dukun Terlatih Dokter/puskesmas/mantri kesehatan/perawat/bidan/posyandu Obat tradisional dari dukun pengobatan alternatif Paranormal Obat tradisional dari keluarga sendiri Tidak diobati 1081 keluarga 925 keluarga 20 keluarga 34 keluarga 10 keluarga Tak ada/sedikit/banyak Tak ada/sedikit/banyak Tak ada/sedikit/banyak Tak ada/sedikit/banyak Tak ada/sedikit/banyak Tak ada/sedikit/banyak J. Status Gizi Balita Jumlah Balita 308 orang Jumlah Balita bergizi buruk Jumlah Balita bergizi baik 279 orang Jumlah Balita bergizi kurang 29 orang Jumlha Balita bergizi lebih K. Jumlah Penderita Sakit tahun ini Jumlah penyakit Jumlah penderita Di rawat di Jantung Rumah/RS/Puskesmas Lever Rumah/RS/Puskesmas Paru-paru Rumah/RS/Puskesmas Kanker Rumah/RS/Puskesmas Stroke Rumah/RS/Puskesmas 69

70 Diabetes Melitus Rumah/RS/Puskesmas Ginjal Rumah/RS/Puskesmas Malaria Rumah/RS/Puskesmas Lepra/Kusta Rumah/RS/Puskesmas HIV/AIDS Rumah/RS/Puskesmas Gila/stress Rumah/RS/Puskesmas TBC Rumah/RS/Puskesmas ISPA Rumah/RS/Puskesmas Asma Rumah/RS/Puskesmas.. Rumah/RS/Puskesmas L. Perkembangan Sarana dan Prasarana Kesehatan Masyarakat Jumlah MCK Umum 1 unit Jumlah Posyandu 2 unit Jumlah kader Posyandu aktif 13 orang Jumlah pembina Posyandu 2 orang Jumlah Dasawisma 98 Dasawisma Jumlah pengurus Dasa Wisma aktif 294 orang Jumlah kader bina keluarga balita aktif 20 orang Jumlah petugas lapangan keluarga berencana aktif 2 orang Buku rencana kegiatan Posyandu Diisi/tidak Buku data pengunjung Posyandu Diisi/tidak Buku kegiatan pelayanan Posyandu Diisi/tidak Buku administrasi Posyandu lainnya 6 jenis Jumlah kegiatan Posyandu 5 jenis Jumlah kader kesehatan lainnya 25 orang Jumlah kegiatan pengobatan gratis 12 jenis Jumlah kegiatan pemberantasan sarang nyamuk/psn 12 jenis Jumlah kegiatan pembersihan lingkungan 12 jenis... - jenis X. KEAMANAN DAN KETERTIBAN A. Konflik SARA Kasus konflik pada tahun ini Kasus konflik SARA pada tahun ini Jumlah kasus pertengkaran dan atau perkelahian antar tetangga Jumlah kasus pertengkaran dan atau perkelahian antar RT/RW Jumlah konflik antar masyarakat pendatang dengan penduduk asli Jumlah kasus antar kelompok masyarakat dalam desa/kelurahan dengan kelompok masyarakat dari desa/kelurahan lain Jumlah konflik antara masyarakat dengan pemerintah Jumlah kerugian material akibat konflik antara masyarakat dan pemerintah Jumlah korban jiwa akibat konflik antara masyarakat dengan pemerintah Jumlah konflik antara masyarakat dengan perusahaan -.orang 70

71 Jumlah korban jiwa akibat konflik antara masyarakat dengan perusahaan Jumlah kerugian material akibat konflik antara masyarakat dan pemerintah Jumlah konflik politik antara masyarakat dengan lembaga politik Jumlah korban jiwa akibat konflik politik antara masyarakat dengan lembaga politik Jumlah kerugian material akibat konflik politik antara masyarakat dengan lembaga politik Jumlah prasarana dan sarana yang rusak/terbakar akibat konflik Sara Jumlah rumah penduduk yang rusak/terbakar akibat konflik Sara Jumlah korban luka akibat konflik Sara Jumlah korban meninggal akibat konflik Sara Jumlah janda akibat konflik Sara Jumlah anak yatim akibat konflik Sara Jumlah pelaku konflik yang diadili atau diproses secara hukum Rp.- - buah - rumah B. Perkelahian Kasus perkelahian yang terjadi pada tahun ini Kasus perkelahian yang menimbulkan korban jiwa Kasus perkelahian yang menimbulkan luka parah Kasus perkelahian yang menimbulkan kerugian material Jumlah pelaku konflik yang diadili atau diproses secara hukum C. Pencurian Kasus pencurian dan perampokan yang terjadi tahun ini Kasus pencurian/perampokan yang korbannya penduduk Desa/Kelurahan setempat Kasus pencurian/perampokan yang pelakunya penduduk Desa/Kelurahan setempat Jumlah pencurian dengan kekerasan senjata api Jumlah pelaku yang diadili atau diproses secara hukum D. Penjarahan dan Penyerobotan Tanah Jumlah kasus penjarahan dan penyerobotan tanah yang korban dan pelakunya penduduk setempat Jumlah kasus penjarahan dan penyerobotan tanah yang korban penduduk setempat tetapi pelakunya bukan penduduk setempat Jumlah kasus penjarahan dan penyerobotan tanah yang korban bukan penduduk setempat tetapi pelakunya penduduk setempat Jumlah pelaku yang diadili atau diproses secara hukum E. Perjudian, Penipuan dan Penggelapan Jumlah penduduk yang memiliki kebiasaan berjudi Jenis perjudian yang ada di Desa/Kelurahan ini Jumlah kasus penipuan dan atau penggelapan Jumlah kasus sengketa warisan, jual beli dan utang piutang 71

72 F. Pemakaian Miras dan Narkoba Jumlah warung/toko yang menyediakan Miras Jumlah penduduk yang mengkonsumsi Miras Jumlah kasus mabuk akibat Miras Jumlah pengedar Narkoba Jumlah penduduk yang mengkonsumsi Narkoba Jumlah kasus mabuk/teler akibat Narkoba Jumlah kasus kematian akibat Narkoba Jumlah pelaku Miras yang diadili atau diproses secara hukum Jumlah pelaku Narkoba yang diadili atau diproses secara hukum G. Prostitusi Jumlah penduduk pekerja pramu nikmat Lokalisasi prostitusi Jumlah tempat yang menyediakan wanita pramunikmat secara terselubung (warung remangremang, panti pijat, hotel, dll) Jumlah kasus/konflik akibat maraknya praktek prostitusi Jumlah pembinaan pelaku prostitusi Jumlah penertiban penyediaan tempat prostitusi - buah - buah - kali/ -.kali/ H. Pembunuhan Jumlah kasus pembunuhan pada tahun ini Jumlah kasus pembunuhan dengan korban penduduk Desa/Kelurahan setempat Jumlah kasus pembunuhan dengan pelaku penduduk setempat Jumlah kasus bunuh diri Jumlah Kasus Yang Diproses secara hukum I. Penculikan Jumlah kasus penculikan Jumlah kasus penculikan dengan korban penduduk Desa/Kelurahan setempat Jumlah kasus penculikan dengan pelaku penduduk setempat Jumlah kasus penculikan yang diselesaikan secara hukum J. Kejahatan seksual Jumlah kasus perkosaan pada tahun ini Jumlah kasus perkosaan anak pada tahun ini Jumlah kasus kehamilan di luar nikah menurut hukum negara Jumlah kasus kehamilan di luar nikah menurut hukum adat Jumlah tempat penampungan/persewaan kamar bagi pekerja seks...unit 72

73 K. Masalah Kesejahteraan Sosial Jumlah gelandangan Jumlah pengemis jalanan Jumlah anak jalanan dan terlantar Jumlah manusia lanjut usia terlantar Jumlah orang gila/stress/cacat mental Jumlah orang cacat fisik Jumlah orang kelainan kulit Jumlah orang yang tidur di kolong jembatan/emperan Jumlah rumah dan kawasan kumuh Jumlah panti jompo Jumlah panti asuhan anak Jumlah rumah singgah anak jalanan Jumlah penghuni jalur hijau dan taman kota Jumlah penghuni bantaran sungai Jumlah penghuni pinggiran rel kereta api Jumlah penghuni liar di lahan dan fasilitas umum lainnya Jumlah anggota kelompok masyarakat/suku/keluarga terasing, terisolir, terlantar dan primitif Jumlah anak yatim usia 0 18 tahun Jumlah anak piatu 0 18 tahun Jumlah anak yatim piatu 0 18 tahun Jumlah janda Jumlah duda Jumlah anak, remaja, preman dan pengangguran Jumlah anak usia 7-12 tahun yang tidak sekolah di SD/sederajat Jumlah anak usia tahun yang tidak sekolah di SLTP/sederajat Jumlah anak usia tahun yang tidak sekolah di SLTA/sederajat Jumlah anak yang bekerja membantu keluarga menghasilkan uang Jumlah perempuan yang menjadi kepala keluarga Jumlah penduduk eks NAPI Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana banjir Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana gunung berapi Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana tsunami Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana gempa bumi Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana kebakaran rumah Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana kekekeringan Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana tanah longsor Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana kebakaran hutan Jumlah penduduk rawan bencana kelaparan...orang...orang...orang - unit - unit - unit - unit 8 orang 8 orang 2 orang 106 orang 15 orang 13 orang 4 orang 17 orang 72 orang 20 orang 106 orang 10 orang 73

74 Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan air bersih Jumlah penduduk tinggal di daerah lahan kritis dan tandus Jumlah penduduk tinggal di kawasan padat penduduk dan kumuh Jumlah warga pendatang yang tidak memiliki keterangan penduduk Jumlah warga pendatang dan atau pekerja musiman 42 orang L. Kekerasan Dalam Rumah Tangga Jumlah kasus kekerasan suami terhadap istri Jumlah kasus kekerasan istri terhadap suami Jumlah kasus kekerasan orang tua terhadap anak Jumlah kasus kekerasan anak terhadap orang tua Jumlah kasus kekerasan kepala keluarga terhadap anggota keluarga lainnya M. Teror dan Intimidasi Jumlah kasus intimidasi dan atau teror anggota masyarakat dari pihak dalam desa dan kelurahan Jumlah kasus intimidasi dan atau teror anggota masyarakat dari pihak luar desa atau kelurahan Jumlah kasus selebaran gelap dan atau isu yang bersifat teror dan ancaman untuk menimbulkan ketakutan penduduk Jumlah kasus terorisme yang terjadi di desa dan kelurahan tahun ini Jumlah kasus hasutan dan pemaksaan kehendak kelompok tertentu kepada masyarakat Jumlah penyelesaian kasus teror dan intimidasi serta hasutan di masyarakat baik secara adat maupun hukum formal N. Pelembagaan Sistem Keamanan Lingkungan Semesta Organisasi Siskamling Ada Organisasi Pertahanan Sipil dan Perlindungan Ada Masyarakat Jumlah RT atau sebutan lainnya yang ada 25 RT Siskamlimg/Pos Ronda Jumlah anggota Hansip dan Linmas 31 orang Jadwal kegiatan Siskamling dan Pos Ronda Buku anggota Hansip dan Linmas 4 jenis Jumlah kelompok Satuan Pengamanan (SATPAM) - unit swasta Jumlah pembinaan Siskamling oleh Pengurus dan 4 kegiatan Kades/Lurah Jumlah Pos Jaga Induk Desa/Kelurahan 5 Pos XI. KEDAULATAN POLITIK MASYARAKAT A. Kesadaran berpemerintahan, berbangsa dan bernegara Jenis kegiatan pemantapan nilai Ideologi Pancasila sebagai Dasar Negara 1 jenis 74

75 Jumlah kegiatan pemantapan nilai Ideologi Pancasila sebagai Dasar Negara Jenis-jenis kegiatan pemantapan nilai Bhinneka Tunggal Ika Jumlah kegiatan pemantapan nilai Bhinneka Tunggal Ika Jenis kegiatan pemantapan kesatuan bangsa lainnya Jumlah kegiatan pemantapan kesatuan bangsa lainnya Jumlah kasus warga desa/kelurahan yang minta suaka/lari ke luar negeri Jumlah warga yang melintasi perbatasan ke negara tetangga secara resmi Jumlah warga yang melintasi perbatasan negara tetangga secara tidak resmi Jumlah kasus pertempuran atau perlawanan antar kelompok pengacau keamanan di perbatasan negara dengan warga/aparat dari desa/kelurahan Jumlah serangan terhadap fasilitas umum dan milik masyarakat oleh kelompok pengacau di desa/kelurahan perbatasan negara tetangga Jumlah kasus yang diklasifikasikan merongrong keutuhan NKRI dan Kesatuan Bangsa Indonesia di desa/kelurahan tahun ini Jumlah korban manusia baik luka maupun tewas serta korban materi lainnya akibat serangan kelompok pengacau keamanan Jumlah masalah ketenagakerjaan di perbatasan antar negara yang terjadi tahun ini Jumlah kasus kejahatan pencurian, penjarahan, perampokan dan intimidasi serta teror yang terjadi di desa/kelurahan perbatasan antar negara Jumlah sengketa perbatasan antar negara yang terjadi desa/kelurahan ini Jumlah kasus sengketa perbatasan yang terjadi baik antar desa/kelurahan dalam kecamatan maupun antar kecamatan, antar kabupaten/kota dan desa/kelurahan antar provinsi. Jumlah kasus yang terkait dengan perbatasan antar negara yang dilaporkan Kepala Desa/Lurah ke pemerintah tingkat atasnya Jumlah kasus yang mengarah kepada tindakan disintegrasi bangsa dan pengingkaran NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika yang difasilitasi penyelesaiannya oleh Kepala Desa/Lurah Jumlah kasus penangkapan nelayan asing di wilayah perairan desa/kelurahan Jumlah kasus penangkapan nelayan/petani/peternak/pekebun/perambah hutan asal desa/kelurahan di perairan dan daratan wilayah negara lain 1 kegiatan -jenis - kegiatan - jenis - kegiatan B. Kesadaran membayar Pajak dan Retribusi Jenis pajak yang dipungut sebagai kewenangan dan atau 1 jenis tugas desa/kelurahan Jumlah Wajib Pajak 1629 orang Target PBB Rp Realisasi PBB 70 % Jumlah Tindakan terhadap penunggak PBB Jenis Retribusi yang dipungut sebagai tugas dan kewenangan desa/kelurahan 60 tindakan - jenis 75

76 Jumlah wajib retribusi yang menjadi tugas/kewenangan desa/kelurahan Target retribusi yang menjadi tugas/kewenangan Rp. - desa/kelurahan Realisasi retribusi yang menjadi tugas/kewenangan - % desa/kelurahan Jenis pungutan resmi lainnya di Desa/Kelurahan -.jenis Target pungutan resmi tingkat desa/kelurahan Rp ,- Realisasi pungutan resmi di desa/kelurahan 95 % Jumlah kasus pungutan liar Jumlah penyelesaian kasus pungutan liar... C. Partisipasi Politik 1. Jumlah Partai Politik dan Pemilihan Umum Jumlah penduduk yang memiliki hak pilih Jumlah penduduk yang menggunakan hak pilih pada pemilu legislatif yang lalu Jumlah perempuan dari penduduk desa/kelurahan ini yang aktif di partai politik Jumlah partai politik yang memiliki pengurus sampai di Desa/Kelurahan ini Jumlah partai politik yang mempunyai kantor di wilayah desa/kelurahan ini Jumlah penduduk yang menjadi pengurus partai politik dari desa/kelurahan Jumlah penduduk yang dipilih dalam Pemilu Legislatif yang lalu Jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih dalam pemilihan presiden/wakil orang orang 4 orang 8 partai - partai 24 orang 1 orang 2091 pemilih 2. Pemilihan Kepala Daerah Jumlah penduduk yang mempunyai hak pilih Jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih dalam pemilu Bupati/Walikota lalu Jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih dalam pemilu Gubenur yang lalu 2373 orang 1829 pemilih 1072 pemilih 3. Penentuan Kepala Desa/Lurah dan Perangkat Desa/Kelurahan Penentuan Jabatan Kepala 1. Dipilih Masyarakat secara langsung Desa 2. Dipilih oleh perwakilan masyarakat 3. Ditunjuk Pemerintah Tingkat Atas 4. Diangkat turun temurun oleh masyarakat setempat Penentuan Sekretaris Desa 1. Ditunjuk, diangkat dan ditetapkan oleh Bupati/Walikota 2. Ditunjuk, diangkat dan ditetapkan oleh Camat atas nama Bupati/Walikota 3. Diusulkan oleh Kepala Desa, Dipilih, Diangkat dan Ditetapkan oleh Bupati/Walikota 76

77 Penentuan Perangkat Desa termasuk Kepala Dusun Masa jabatan Kepala Desa Penentuan Jabatan Lurah dan Perangkat Kelurahan termasuk Kepala Lingkungan 4. Pemilihan BPD Jumlah anggota BPD Penentuan anggota BPD Pimpinan BPD Pemilikan kantor/ruang kerja BPD Anggaran untuk BPD Produk keputusan BPD tahun ini 1. Ditunjuk, diangkat dan ditetapkan oleh Kepala Desa serta disahkan Camat 2. Ditunjuk, diangkat dan ditetapkan oleh Kepala Desa serta dilaporkan ke Camat 3. Ditunjuk, diangkat dan ditetapkan oleh Camat/Kepala Distrik/Sebutan lain 6 tahun 1. Ditunjuk dan diangkat oleh Camat sesuai Delegasi Kewenangan dari Bupati/Walikota 2. Ditunjuk dan diangkat oleh Bupati/Walikota secara langsung 11 orang 1. Dipilih masyarakat secara langsung 2.Dipilih oleh perwakilan masyarakat desa secara musyawarah dan mufakat 3. Ditunjuk oleh Kepala Desa/Camat dan unsur lanilla 4. Disahkan melalui keputusan Bupati/Walikota 1. Dipilih dari dan oleh anggota BPD secara langsung 2. Dipilih oleh Kepala Desa dan setujui Camat 3. Ditunjuk Camat 4. Dipilih oleh rakyat secara langsung dari para anggota BPD 1. Peraturan Desa 2. Permintaan keterangan dari Kepala Desa... kali 3. Rancangan Peraturan Desa. 5 buah 4. Menyalurkan aspirasi masyarakat 2 kali 5. Menyatakan pendapat kepada Kepala Desa 5 kali 6. Menyampaikan usul dan pendapat kepada Kepala Desa 5 kali 7. Mengevaluasi efektivitas pelaksanaan APB Desa 2 kali 5. Pemilihan dan Fungsi Lembaga Kemasyarakatan Keberadaan organisasi lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan Dasar hukum keberadaan Lembaga 1. Perdes Kemasyarakatan Desa/LKD 2. Keputusan Kepala Desa 3. Keputusan Camat Jumlah organisasi anggota lembaga kemasyarakatan desa termasuk RT, RW, PKK, 4. Belum diatur 32 unit organisasi 77

78 LKMD/K, LPM, Karang Taruna, Bumdes, Lembaga Adat, Kelompok Tani dan lembaga lainnya sesuai ketentuan Dasar hukum pembentukan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan/LKK Jumlah organisasi anggota lembaga kemasyarakatan kelurahan 1. Keputusan Lurah 2. Keputusan Camat 3. Belum diatur - unit organisasi Pemilihan pengurus LKD/LKK 1.Dipilih oleh rakyat secara langsung 2. Ditunjuk dan diangkat oleh Kepala Desa/Lurah 3. Ditunjuk dan Diangkat oleh Camat Pemilihan pengurus organisasi anggota LKD/LKK termasuk PKK, LPM/LKMD/K, Karang Taruna, RT, RW, Bumdes, lembaga adat, kelompok tani dan organisasi anggota LKD/LKK lainnya Implementasi tugas, fungsi dan kewajiban LKD/LKK Jumlah kegiatan yang dilaksanakan LKD/LKK Fungsi, tugas dan kewajiban lembaga kemasyarakatan yang dijalankan organisasi anggota LKD/LKK Jumlah kegiatan lembaga kemasyarakatan yang dijalankan organisasi anggota LKD/LKK Alokasi anggaran untuk LKD/LKK Alokasi anggaran untuk organisasi anggota LKD/LKK termasuk PKK, LPM/LKMD/K, Karang Taruna, RT, RW, kelompok tani dan organisasi lainnya Kantor dan ruangan kerja untuk LKD/LKK Dukungan pembiayaan, personil dan ATK untuk Sekretariat LKD/LKK dari APB-Desa dan Anggaran Kelurahan/APBD Realisasi program kerja organisasi anggota LKD/LKK Keberadaan Alat kelengkapan organisasi anggota LKD/LKK termasuk Dasawisma dan Pokja, Bidang, Seksi, Urusan, dan terisi tidaknya struktur organisasi anggota LKD/LKK Kegiatan administrasi dan Ketatausahaan LKD/LKK 1.Dipilih oleh rakyat secara langsung 2. Ditunjuk dan diangkat oleh Ketua LKD/LKK 3. Ditunjuk dan diangkat oleh Kepala Desa/Lurah 4. Ditunjuk dan Diangkat oleh Camat Aktif/tidak 2 kegiatan Aktif /tidak 2 kegiatan Memadai/kurang memadai 30 % 1. Ada dan terisi 2. Tidak ada atau belum terisi semuanya Berfungsi/tidak D. PERANSERTA MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN 78

79 1. Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa/Kelurahan/ Musrenbangdes/ kelurahan Jumlah musyawarah perencanaan pembangunan tingkat 1 kali Desa/Kelurahan yang dilakukan pada tahun ini, termasuk di tingkat dusun dan lingkungan Jumlah kehadiran masyarakat dalam setiap kali musyawarah 90 % tingkat dusun/lingkungan dan desa/kelurahan Jumlah peserta laki-laki dalam Musrenbang di desa/kelurahan 95 % Jumlah peserta perempuan dalam Musrenbang di desa dan 8 % kelurahan Jumlah Musyawarah Antar Desa dalam perencanaan 100 % pembangunan yang dikoordinasikan Kecamatan Penggunaan Profil Desa/Kelurahan sebagai sumber data dasar Ya/tidak yang digunakan dalam perencanaan pembangunan desa dan forum Musrenbang Partisipatif Penggunaan data BPS dan data sektoral dalam perencanaan Ya/tidak pembangunan partisipatif dan Musrenbang di desa dan Kelurahan Pelibatan masyarakat dalam pemutakhiran data profil desa Ya/tidak dan kelurahan sebagai bahan dalam Musrenbang partisipatif Usulan masyarakat yang disetujui menjadi Rencana Kerja Desa 100 % dan Kelurahan Usulan Pemerintah Desa dan Kelurahan yang disetujui menjadi 30 % Rencana Kerja Desa/Kelurahan dan dimuat dalam RAPB-Desa Usulan rencana kerja program dan kegiatan dari pemerintah - % kabupaten/kota/provinsi dan pusat yang dibahas saat Musrenbang dan disetujui untuk dilaksanakan di desa dan kelurahan oleh masyarakat dan lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan Usulan rencana kerja pemerintah tingkat atas yang ditolak - kegiatan dalam Musrenbangdes/kel Pemilikan dokumen Rencana Kerja Pembangunan Desa/Kelurahan (RKPD/K) Pemilikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa/Kelurahan (RPJMD/K) Pemilikan dokumen hasil Musrenbang tingkat Desa dan Kelurahan yang diusulkan ke pemerintah tingkat atas untuk dibiayai dari APBD Kab/Kota, APBD Provinsi dan APBN maupun sumber biaya dari perusahaan swasta yang investasi di desa/kelurahan Jumlah kegiatan yang diusulkan masyarakat melalui forum -kegiatan Musrenbangdes/kel yang tidak direalisasikan dalam APB-Desa, APB-Daerah kabupaten/kota dan provinsi Jumlah kegiatan yang diusulkan masyarakat melalui forum -kegiatan Musrenbangdes/kel yang pelaksanaannya tidak sesuai dengan hasil Musrenbang 2. Peranserta masyarakat dalam Pelaksanaan dan Pelestarian Hasil Pembangunan Jumlah masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan pembangunan fisik di desa dan kelurahan sesuai hasil Musrenbang Jumlah penduduk yang dilibatkan dalam pelaksanaan proyek padat karya oleh pengelola proyek yang ditunjuk pemerintah desa/kelurahan atau kabupaten/kota 70 % - % 79

80 Jumlah kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat dan lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan yang sudah ada sesuai ketetapan dalam APB-Desa Jumlah kegiatan yang dilaksanakan oleh pihak ketiga tanpa melibatkan masyarakat sesuai ketentuan dalam APB-Daerah Jumlah kegiatan yang masuk desa/kelurahan di luar yang telah direncanakan dan disepakati masyarakat saat Musrenbang Usulan masyarakat yang disetujui menjadi Rencana Kerja Desa dan Kelurahan Usulan Pemerintah Desa dan Kelurahan yang disetujui menjadi Rencana Kerja Desa/Kelurahan Usulan rencana kerja program dan kegiatan dari pemerintah kabupaten/kota/provinsi dan pusat yang dibahas saat Musrenbang dan disetujui untuk dilaksanakan di desa dan kelurahan oleh masyarakat Penyelenggaraan musyawarah desa/kelurahan untuk menerima, memelihara dan melestarikan hasil pembangunan yang sudah ada Pelaksanaan kegiatan dari masyarakat untuk menyelesaikan atau menindaklanjuti kegiatan yang belum diselesaikan oleh pelaksana sebelumnya. Jumlah kasus penyimpangan pelaksanaan kegiatan pembangunan yang dilaporkan masyarakat atau lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan kepada Kepala Desa/Lurah Jumlah kasus penyimpangan pelaksanaan pembangunan yang diselesaikan di tingkat desa/kelurahan Jumlah kasus penyimpangan pelaksanaan kegiatan pembangunan desa/kelurahan yang diselesaikan secara hukum Jenis kegiatan masyarakat untuk melestarikan hasil pembangunan yang dikoordinasikan pemerintah desa/kelurahan Jumlah kegiatan yang didanai dari APB-Desa dan swadaya masyarakat di kelurahan Jumlah kegiatan di desa dan kelurahan yang didanai dari APB Daerah Kabupaten/Kota Jumlah kegiatan di desa dan kelurahan yang didanai dari APBD Provinsi Jumlah kegiatan di desa dan kelurahan yang didanai APBN 17 kegiatan -kegiatan - % 100 % 80.% - % - Kasus 17 Jenis 17 kegiatan 2 kegiatan - kegiatan - kegiatan 3. Semangat Kegotongroyongan Penduduk Jumlah kelompok arisan Jumlah penduduk menjadi orang tua asuh Ada tidaknya dana sehat Ada tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pembangunan rumah Ada tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pengolahan tanah Ada tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pembiayaan pendidikan anak sekolah/kuliah/kursus Ada tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pemeliharaan fasilitas umum dan fasilitas sosial/prasarana dan sarana Ada tidaknya kegiatan gotong royong atau 11 buah 80

81 sambatan/sejenisnya dalam pemberian modal usaha Ada tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pengerjaan sawah dan kebun Ada tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam penangkapan ikan dan usaha peternakan lainnya Ada tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam menjaga ketertiban, ketentraman dan keamanan Ada tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam peristiwa kematian Ada tidaknya kegiatan gotong royong menjaga kebersihan Desa/Kelurahan Ada tidaknya kegiatan gotong royong membangun jalan/jembatan/saluran air/irigasi Ada tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pemberantasan sarang nyamuk dan kesehatan lingkungan lainnya Ada tidaknya kerjasama antar Desa/Kelurahan Ada tidaknya penyelesaian perselisihan antar desa/kelurahan Ada tidaknya kegiatan gotong royong dalam penyelesaian konflik di setiap desa/kelurahan oleh masyarakat sendiri Ada tidaknya gotong royong dalam menolong keluarga tidak mampu dan fakir miskin di desa dan kelurahan Ada tidaknya kegiatan Kepala Desa sebagai Hakim Perdamaian Desa Kegiatan gotong royong dalam penanggulangan bencana Kegiatan gotong royong dalam pelaksanaan kegiatan bulan bhakti gotong royong 4. Adat Istiadat Adat istiadat dalam perkawinan Adat istiadat dalam kelahiran anak Adat istiadat dalam upacara kematian Adat istiadat dalam pengelolaan hutan Adat istiadat dalam tanah pertanian Adat istiadat dalam pengelolaan laut/pantai Adat istiadat dalam memecahkan konflik warga Adat istiadat dalam menjauhkan bala penyakit dan bencana alam Adat istiadat dalam memulihkan hubungan antara alam semesta dengan manusia dan lingkungannya Adat istiadat dalam penanggulangan kemiskinanbagi keluarga tidak mampu/fakir miskin/terlantar Lampiran V Aktif/tidak/pernah ada Aktif/tidak/pernah ada Aktif/tidak/pernah ada Aktif/tidak/pernah ada Aktif/tidak/pernah ada Aktif/tidak/pernah ada Aktif/tidak/pernah ada Aktif/tidak/pernah ada Aktif/tidak/pernah ada Aktif/tidak/pernah ada Aktif/tidak/pernah ada 5. Sikap Dan Mental Masyarakat Jumlah jenis pungutan liar dari anak gelandangan di sudut jalanan Jumlah jenis pungutan liar di terminal, pelabuhan dan pasar Peminta-minta sumbangan perorangan dari rumah - jenis - jenis 81

82 ke rumah Peminta-minta sumbangan terorganisasi dari rumah ke rumah Semakin berkembang praktek jalan pintas dalam mencari uang secara gampang walau tidak halal Jenis pungutan dari RT atau sebutan lain kepada warga Jenis pungutan dari RW atau sebutan lain kepada warga Jenis pungutan dari desa/kelurahan kepada warga Kasus aparat RT/RW atau sebutan lainnya di desa dan kelurahan yang dipecat kena kasus pungutan liar, pemerasan dan sejenisnya. Dipindah karena kena kasus pungutan liar, pemerasan dan sejenisnya Diberhentikan dengan hormat karena kena kasus pungutan liar, pemerasan dan sejenisnya Dimutasi karena kasus pungutan liar, pemerasan dan sejenisnya Banyak masyarakat yang memberikan biaya lebih dari yang ditentukan sebagai uang rokok atau ucapan terima kasih dalam proses pelayanan administrasi di kantor desa/kelurahan Banyak warga yang ingin mendapatkan pelayanan gratis dari aparat desa/kelurahan Banyak penduduk yang mengeluhkan memburuknya kualitas pelayanan kepada masyarakat Banyak kegiatan yang bersifat hiburan dan rekreasi yang diinisiatifi masyarakat sendiri Masyarakat agak kurang toleran dengan keberadaan kelompok masyarakat dari unsur etnis, agama dan kelompok kepentingan lain Etos Kerja Penduduk Luas Wilayah Desa/Kelurahan sangat luas Banyak lahan terlantar yang tidak dikelola pemiliknya/petani berdasi Banyak lahan pekarangan di sekitar perumahan yang tidak dimanfaatkan Banyak lahan tidur milik masyarakat yang tidak dimanfaatkan Jumlah petani pada musim gagal tanam/panen yang pasrah dan tidak mencari pekerjaan lain Jumlah nelayan pada musim tidak melaut yang memanfaatkan keterampilan/keahlian lainnya untuk mencari pekerjaan lain Banyak penduduk yang mencari pekerjaan di luar desa/kelurahan tetapi masih dalam wilayah kabupaten/kota Banyak penduduk yang mencari pekerjaan di kota besar lainnya Kebiasaan masyarakat merayakan pesta dengan menghadirkan undangan yang banyak Masyarakat sering mendatangi kantor desa dan lurah menuntut penyediaan kebutuhan dasar sembilan bahan pokok pada saat kelaparan dan Ya/tidak - jenis - jenis Ya/tidak Ya/tidak Ya/tidak Ya/tidak Ya/tidak Ya/tidak Ya/tidak Ya/tidak Ya/tidak Tinggi/rendah Tinggi/rendah Ya/tidak Ya/tidak Tinggi/sedang Tinggi/sedang/rendah 82

83 kekeringan Kebiasaan masyarakat untuk mencari/mengumpulkan bahan makanan pengganti beras/jagung pada saat rawan pangan/kelaparan/gagal panen Kebiasaan pemotongan hewan dalam jumlah besar untuk pesta adat dan perayaan upacara tertentu Kebiasaan masyarakat berdemonstrasi/protes terhadap kebijakan pemerintah Kebiasaan masyarakat terprovokasi karena isu-isu yang menyesatkan Kebiasaan masyarakat bermusyawarah untuk menyelesaikan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan Lebih banyak masyarakat yang diam/masabodoh/apatis ketika ada persoalan yang terjadi di lingkungan sekitarnya Kebiasaan aparat pemerintah desa/kelurahan terlebih di tingkat RT, RW, Dusun dan Lingkungan yang kurang menanggapi kesulitan yang dihadapi masyarakat Tinggi/sedang/rendah Tinggi/sedang/rendah Tinggi/sedang/rendah Sering/jarang Tinggi/sedang/rendah Ya/tidak Tinggi/sedang/rendah XII. LEMBAGA KEMASYARAKATAN A. LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA/KELURAHAN Keberadaan organisasi Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Kelurahan/LKD/LK Kepengurusan Aktif/tidak Jumlah kegiatan 5 Jenis Buku administrasi lembaga kemasyarakatan 4 jenis- Terisi/tidak Jumlah organisasi anggota lembaga kemasyarakatan 7 Organisasi desa/kelurahan B. ORGANISASI ANGGOTA LEMBAGA KEMASYARAKATAN 1. LKMD/LPM ATAU SEBUTAN LAIN Kepengurusan Aktif/tidak Buku administrasi 4 Jenis Jumlah kegiatan 5 Jenis 2. PKK Kepengurusan Aktif/tidak Buku administrasi 6 Jenis Jumlah kegiatan 4 Jenis Kelengkapan organisasi Dasawisma Lengkap/tidak Kelengkapan organisasi Pokja Lengkap/tidak 3. Karang Taruna Kepengurusan Aktif/tidak Buku administrasi 6 Jenis Jumlah kegiatan 4 Jenis 4. RT Kepengurusan Aktif/tidak Buku administrasi...jenis Jumlah kegiatan...jenis 83

84 5. RW Kepengurusan Aktif/tidak Buku administrasi...jenis Jumlah Kegiatan...Jenis 6. Lembaga adat Kepengurusan Aktif/tidak Buku administrasi Jumlah Kegiatan 2 Jenis 2 Jenis 7. BUMDES Kepengurusan Aktif/tidak Buku administrasi Jumlah Kegiatan 8. Forum Komunikasi Kader Pemberdayaan Masyarakat Kepengurusan Buku administrasi Jumlah kegiatan 5 Jenis 1 Jenis Aktif/tidak 3 Jenis 1 Jenis 9. Posyandu Kepengurusan Aktif/tidak Buku administrasi 6 Jenis Jumlah kegiatan 5 Jenis 10. Kelompok Tani/Nelayan Kepengurusan Aktif/tidak Buku administrasi - Jenis Jumlah kegiatan - Jenis 11. Organisasi Perempuan Kepengurusan Aktif/tidak Buku administrasi 3 Jenis Jumlah kegiatan 5 Jenis 84

85 12. Organisasi Pemuda Kepengurusan Aktif/tidak Buku administrasi 3 Jenis Jumlah kegiatan 3 Jenis 13. Organisasi profesi Kepengurusan Aktif/tidak Buku administrasi - Jenis Jumlah kegiatan - Jenis 14. Organisasi Bapak Kepengurusan Aktif/tidak Buku administrasi 9 Jenis Jumlah kegiatan 9 Jenis 15. Kelompok Gotong Royong Kepengurusan Aktif/tidak Buku administrasi 1 Jenis Jumlah kegiatan 1 Jenis 16. Posyantekdes Kepengurusan Aktif/tidak Buku administrasi - Jenis Jumlah kegiatan - Jenis 17. Organisasi Keagamaan Aktif/tidak Buku administrasi 3 Jenis Jumlah kegiatan 3 Jenis Kepengurusan Aktif/tidak Buku administrasi - Jenis Jumlah kegiatan - Jenis Kepengurusan Buku administrasi Jumlah kegiatan Dasar hukum pembentukan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) Dasar hukum pembentukan lembaga kemasyarakatan kelurahan (LKK) Dasar hukum pembentukan organisasi anggota lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan Aktif/tidak - Jenis - Jenis Peraturan Desa/tidak Peraturan Daerah/tidak Peraturan Desa/ Peraturan Daerah 85

86 XIII. PEMERINTAHAN DESA DAN KELURAHAN A. APB-Desa dan Anggaran Kelurahan Jumlah anggaran belanja dan penerimaan Rp ,66 Desa/Kelurahan tahun ini Sumber Anggaran APBD Kabupaten/Kota Rp.- Bantuan Pemerintah Kabupaten/Kota Rp ,- Bantuan Pemerintah Provinsi Rp ,- Bantuan Pemerintah Pusat Rp.- Pendapatan Asli Desa Rp ,- Swadaya Masyarakat Desa dan Kelurahan Rp.- Alokasi Dana Desa Rp ,80 Sumber Pendapatan dari Perusahaan yang ada di Rp.- desa/kelurahan Sumber pendapatan lain yang sah dan tidakmengikat Rp ,- Jumlah Belanja Publik/belanja pembangunan Rp Jumlah Belanja Aparatur/pegawai Rp ,- B. Pertanggungjawaban Kepala Desa/Lurah Penyampaian laporan keterangan pertanggungan jawab Kepala Desa lepada BPD Jumlah informasi yang disampaikan kepala desa dan lurah tentang laporan penyelenggaraan tugas, wewenang, hak dan kewajiban kepala desa dan lurah lepada masyarakat Status laporan keterangan pertanggungjawaban kepala Desa Laporan kinerja penyelenggaraan tugas, wewenang, kewajiban dan hak kepala desa dan lurah kepada Bupati/Walikota Jumlah jenis media informasi kinerja kepala desa dan lurah kepada masyarakat Jumlah kasus pengaduan masyarakat terhadap masalah pembangunan, pelayanan dan pembinaan kemasyarakatan yang disampaikan kepada kepala desa/lurah Jumlah kasus pengaduan masyarakat terhadap masalah pembangunan, pelayanan dan pembinaan kemasyarakatan yang diselesaikan kepala desa/lurah 2 jenis Diterima/ditolak Diterima/direvisi 1 jenis 86

87 C. Prasarana Dan Administrasi Pemerintahan Desa/Kelurahan 1. PEMERINTAH DESA/KELURAHAN Gedung Kantor Jumlah ruang kerja Balai Desa/Kelurahan/sejenisnya Listrik Air bersih Telepon - Kondisi baik/rusak 4 Ruang - Kondisi baik/rusak 1.A. Inventaris dan Alat tulis kantor Jumlah mesin tik 1 buah Jumlah meja 11 buah Jumlah kursi 13 buah Jumlah almari arsip 5 buah Komputer 4 unit Mesin fax - unit Kendaraan Dinas Lurah/Kepala Desa 2 unit Buku Data Perangkat Desa/Kelurahan - Terisi/tidak Perangkat Desa/Kelurahan Lengkap/tidak Buku Peta Wilayah Desa/Kelurahan Struktur organisasi Kartu uraian tugas 1. B. Administrasi Pemerintahan Desa/Kelurahan Buku profil desa/kelurahan Buku data Peraturan Desa /Peraturan Daerah Buku Keputusan Kepala Desa/Lurah Buku administrasi kependudukan Buku data inventaris Buku data aparat Buku data tanah milik desa/tanah kas desa/milik kelurahan Buku administrasi pajak dan retribusi Buku data tanah Buku laporan pengaduan masyarakat Buku agenda ekspedisi Buku profil desa/kelurahan Buku data induk penduduk Buku buku data mutasi penduduk Buku rekapitulasi jumlah penduduk akhir bulan Buku registrasi pelayanan penduduk Buku data penduduk sementara Buku anggaran penerimaan Buku anggaran pengeluaran pegawai dan pembangunan Buku kas umum Buku kas pembantu penerimaan Buku kas pembantu pengeluaran rutin dan pembangunan -Diolah/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak 87

88 Buku data lembaga kemasyarakatan Buku data pengurus dan anggota lembaga kemasyarakatan Buku data program dan kegiatan masuk desa/kelurahan Buku rencana kerja pembangunan desa/kelurahan Buku rencana pembangunan jangka menengah desa Buku kader pemberdayaan masyarakat Buku kegiatan pembangunan Buku inventaris proyek Buku APB-Desa/Anggaran Kelurahan Loket pelayanan Kotak Pengaduan Masyarakat Papan informasi pelayanan - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak - Terisi/tidak Laporan kinerja tahunan Laporan akhir jabatan/memori jabatan lurah/desa PRASARANA DAN SARANA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA/BPD Gedung Kantor Ruangan Kerja Listrik Air bersih Telepon -Kondisi baik/rusak 2.A. Inventaris dan Alat tulis kantor Jumlah mesin tik - buah Jumlah meja 2 buah Jumlah kursi 5 buah Jumlah almari arsip 1 buah Komputer - buah Mesin fax - buah 2. B. Administrasi BPD Buku-buku administrasi keanggotaan BPD - Terisi/tidak Buku agenda BPD 2 jenis- Terisi/tidak Buku data kegiatan BPD - Terisi/tidak Buku Sekretariat BPD - Terisi/tidak Buku Data Keputusan BPD - Terisi/tidak... Terisi/tidak 88

89 3. PRASARANA DAN SARANA DUSUN/LINGKUNGAN/SEBUTAN LAIN Gedung kantor atau Balai Pertemuan - Kondisi baik/rusak Alat tulis kantor Aktif/tidak Barang inventaris 13 Jenis Buku administrasi 6 Jenis Jenis kegiatan 1 jenis Jumlah pengurus 1 orang Jumlah ruang kerja 1 Ruang Balai Dusun/Lingkungan/sejenisnya - Kondisi baik/rusak Listrik Air bersih Telepon 3.A. Inventaris dan Alat tulis kantor Jumlah mesin tik Jumlah meja Jumlah kursi Jumlah almari arsip Komputer 1 buah 5 buah 5 buah 1 buah - buah - buah D. PEMBINAAN DAN PENGAWASAN 1. Jenis Pembinaan Pemerintah Pusat kepada Pemerintahan Desa dan Kelurahan Pedoman dan standar pelaksanaan urusan pemerintahan desa, kelurahan, lembaga kemasyarakatan Pedoman dan standar bantuan pembiayaan dari pemerintah, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota kepada desa dan kelurahan Pedoman umum administrasi, tata naskah dan pelaporan bagi kepala desa dan lurah Pedoman dan standar tanda jabatan, pakaian dinas dan atribut bagi Kepala Desa, Lurah dan Perangkat Desa/Kelurahan serta BPD Pedoman pendidikan dan pelatihan bagi pemerintahan desa, kelurahan, lembaga kemasyarakatan dan perangkat masing-masing Jumlah bimbingan, supervisi dan konsultasi pelaksanaan 3 kegiatan pemerintahan desa dan kelurahan serta pemberdayaan lembaga kemasyarakatan Jumlah kegiatan pendidikan dan pelatihan tentang 2 kegiatan penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan Penelitian dan pengkajian penyelenggaraan pemerintahan - kegiatan desa dan kelurahan Jumlah kegiatan yang terkait dengan upaya percepatan - jenis atau akselerasi pembangunan desa dan kelurahan dalam bidang ekonomi keluarga, penanganan bencana, penanggulangan kemiskinan, percepatan keberdayaan 89

90 masyarakat, peningkatan prasarana dan sarana pedesaan/kelurahan, pemanfaatan sumber daya alam dan teknologi tepat guna, pengembangan sosial budaya masyarakat di desa dan kelurahan yang dibiayai APBN Pemberian penghargaan atas prestasi yang dilaksanakan pemerintahan desa dan kelurahan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan lembaga kemasyarakatan Pemberian sanksi atas penyimpangan yang dilakukan kepala desa, lurah dan perangkat masing-masing 1 kali - kali 2. Pembinaan Pemerintah Provinsi kepada Pemerintahan Desa dan Kelurahan Pedoman pelaksanaan tugas pembantuan dari provinsi ke desa/kelurahan Pedoman bantuan keuangan dari provinsi Kegiatan fasilitasi keberadaan kesatuan masyarakat hukum adat, nilai adat istiadat dan lembaga adat beserta hak dan kewajibannya dalam pelaksanaan pemerintahan desa/kelurahan Fasilitasi Pelaksanaan pedoman administrasi, tata naskah dan pelaporan bagi kepala desa dan lurah Jumlah kegiatan pendidikan dan pelatihan tentang - kegiatan penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan berskala provinsi Kegiatan penanggulangan kemiskinan yang dibiayai - jenis APBD Provinsi yang masuk desa dan kelurahan Kegiatan penanganan bencana yang dibiayai APBD - jenis Provinsi untuk desa dan kelurahan Kegiatan peningkatan pendapatan keluarga yang - jenis dibiayai APBD Provinsi di desa dan kelurahan Kegiatan penyediaan sarana dan prasarana desa dan kelurahan yang dibiayai APBD Provinsi yang masuk -jenis desa dan kelurahan Kegiatan pemanfaatan sumber daya alam dan pengembangan teknologi tepat guna yang dibiayai APBD Provinsi di desa dan kelurahan Kegiatan pengembangan sosial budaya masyarakat Pedoman pendataan dan pendayagunaan data profil desa dan kelurahan Pemberian sanksi atas penyimpangan yang dilakukan kepala desa, lurah dan perangkat masing-masing Pemberian penghargaan atas prestasi yang dilaksanakan pemerintahan desa dan kelurahan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan lembaga kemasyarakatan - -jenis - 1jenis - 2 jenis - -kasus - 1jenis 3. Pembinaan Pemerintah Kabupaten/Kota kepada Pemerintahan Desa dan Kelurahan Pelimpahan tugas Bupati/Walikota kepada Lurah dan - Kepala Desa - jenis Penetapan pengaturan kewenangan kabupaten/kota yang diserahkan pengaturannya kepada desa - jenis Pedoman pelaksanaan tugas pembantuan dari kabupaten/kota kepada desa - jenis Pedoman teknis penyusunan peraturan desa, peraturan - 90

91 kepala desa, keputusan Lurah dan peraturan daerah 1 jenis kepada kepala desa dan lurah. Pedoman teknis penyusunan perencanaan pembangunan partisipatif serta pengembangan - jenis lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan Kegiatan fasilitasi keberadaan kesatuan masyarakat hukum adat, nilai adat istiadat dan lembaga adat 1 jenis beserta hak dan kewajibannya dalam pelaksanaan pemerintahan desa/kelurahan Penetapan pembiayaan alokasi dana perimbangan untuk desa 1 jenis Fasilitasi Pelaksanaan pedoman administrasi, tata naskah dan pelaporan bagi kepala desa dan lurah 1jenis Jumlah kegiatan pendidikan dan pelatihan tentang penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan 2 jenis berskala kabupaten/kota Kegiatan penanggulangan kemiskinan yang dibiayai - APBD kabupaten/kota yang masuk desa dan kelurahan -. jenis Kegiatan penanganan bencana yang dibiayai APBD kabupaten/kota untuk desa dan kelurahan - jenis Kegiatan peningkatan pendapatan keluarga yang dibiayai APBD kabupaten/kota di desa dan kelurahan 1 jenis Fasilitasi penetapan pedoman dan standar tanda jabatan, pakaian dinas dan atribut bagi Kepala Desa, - jenis Lurah, Perangkat Desa/Kelurahan dan BPD Kegiatan fasilitasi keberadaan kesatuan masyarakat hukum adat, nilai adat istiadat dan lembaga adat - jenis beserta hak dan kewajibannya dalam pelaksanaan pemerintahan desa/kelurahan Pedoman pendataan dan pendayagunaan profil desa dan kelurahan 1jenis Program dan kegiatan pemeliharaan motivasi desa/kelurahan berprestasi pascaperlombaan desa dan 1jenis kelurahan Pemberian penghargaan atas prestasi yang dicapai pemerintahan desa dan kelurahan dalam -jenis penyelenggaraan pemerintahan dan pemberdayaan lembaga kemasyarakatan Pemberian sanksi atas penyimpangan yang dilakukan kepala desa, lurah dan perangkat masing-masing Mengawasi pengelolaan keuangan desa serta anggaran kelurahan dan pendayagunaan aset pemerintahan -kali desa, badan usaha milik desa dan sumber pendapatan daerah yang dikelola lurah Pembinaan dan Pengawasan Camat kepada Desa/Kelurahan Jumlah Kegiatan fasilitasi penyusunan peraturan desa dan peraturan kepala desa 5 kali Jumlah Kegiatan fasilitasi administrasi tata pemerintahan desa dan kelurahan 23kali Fasilitasi pengelolaan keuangan desa dan pendayagunaan aset desa serta anggaran kelurahan -kali Jumlah kegiatan fasilitasi pelaksanaan urusan otonomi daerah kabupaten/kota yang diserahkan kepada desa -kali Fasilitasi penerapan dan penegakan peraturan perundang- - 91

92 undangan Fasilitasi penyediaan data dan pendayagunaan data profil desa dan kelurahan Jumlah kegiatan fasilitasi pelaksanaan tugas, wewenang, fungsi, hak dan kewajiban kepala desa, BPD, Lurah dan lembaga kemasyarakatan Jumlah kegiatan fasilitasi upaya penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum Fasilitasi penataan, penguatan dan efektivitas pelaksanaan tugas, fungsi dan kewajiban lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan Jumlah kegiatan fasilitasi partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan dan pemeliharaan serta pengembangan dan pelestarian hasil pembangunan. Fasilitasi kerjasama antar desa/kelurahan dan kerjasama desa/kelurahan dengan pihak ketiga Jumlah kegiatan fasilitasi pelaksanaan program dan kegiatan pemberdayaan masyarakat Jumlah kegiatan pemeliharaan motivasi bagi desa dan kelurahan juara perlombaan dan pasca perlombaan Jumlah kegiatan fasilitasi kerjasama antar lembaga kemasyarakatan dan lembaga kemasyarakatan dengan organisasi anggota lembaga kemasyarakatan serta dengan pihak ketiga sebagai mitra percepatan keberdayaan masyarakat Jumlah kegiatan fasilitasi bantuan teknis dan pendampingan kepada lembaga kemasyarakatan dan organisasi anggotanya Jumlah kegiatan koordinasi unit kerja pemerintahan dalam pengembangan lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan kali 1kali - 1kali - 1kali - 1kali - -kali - -kali - 1kali - 3 kali - -kali - -kali - 2 kali D. ANALISIS TINGKAT PERKEMBANGAN 1. Laju Perkembangan : Cepat/Berkembang/Lamban/Kurang Tahunan 2. Masalah yang dihadapi : Permasalahan yang dihadapi dimana keadaan iklim Desa Tegalbadeng Timur yaitu musim hujan dan musim kemarau, dimana apabila dimusim kemarau banyak tanaman yang mati karena kekurangan air sedangkan dimusim hujan usaha pembuatan bata merah mengalami kendala / kesulitan dalam pembuatannya. 92

93 3. Indikasi program tahun depan : 4. Tingkat Perkembangan 5 tahunan : Swadaya/Swakarya/Swasembada 5. Kategori Perkembangan 5 : Swadaya Mula/Madya/Lanjut tahunan : Swakarya Mula/Madya/Lanjut : Swasembada Mula/Madya/Lanjut 93

PROFIL KELURAHAN TAMBELANSAMPIT

PROFIL KELURAHAN TAMBELANSAMPIT Profil Kelurahan Tambelansampit 2014 1 FORMAT LAPORAN PROFIL KELURAHAN TAMBELANSAMPIT Kelurahan : Tambelansampit Kecamatan : Pontianak Timur Kabupaten/Kota : Pontianak Provinsi : Kalimantan Barat Bulan

Lebih terperinci

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Desa : GRAHA INDAH Kecamatan : BALIKPAPAN UTARA Kota : KOTA BALIKPAPAN Provinsi : KALIMANTAN TIMUR Bulan : 12 Tahun : 2014 Nama Pengisi : SYAHRUDDIN,S.SOS Pekerjaan

Lebih terperinci

11/30/2017 Profil Desa dan Kelurahan

11/30/2017 Profil Desa dan Kelurahan DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Desa: CIPATIK Kecamatan: CIHAMPELAS Kabupaten: KABUPATEN BANDUNG BARAT Provinsi: JAWA BARAT Bulan: 11 Tahun: 2017 Nama Pengisi: FIRMAN ABDUL RAHMAN Pekerjaan: PEGAWAI

Lebih terperinci

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Desa: BANGUN JAYA Kecamatan: TOMONI Kabupaten: LUWU TIMUR Provinsi: SULAWESI SELATAN Bulan: 12 Tahun: 2012 Nama Pengisi: BAMBANG HW Pekerjaan: APARAT DESA Jabatan:

Lebih terperinci

10/3/2017 Profil Desa dan Kelurahan

10/3/2017 Profil Desa dan Kelurahan Tahun : 2016 Tampilkan DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Desa: GIRIKARTO Kecamatan: PANGGANG Kabupaten: KABUPATEN GUNUNG KIDUL Provinsi: DI YOGYAKARTA Bulan: 2 Tahun: 2016 Nama Pengisi: HERMANTO

Lebih terperinci

1 of 19 26/03/ :07

1 of 19 26/03/ :07 1 of 19 26/03/2015 10:07 DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Desa: KARANGTURI Kecamatan: KROYA Kabupaten: KABUPATEN CILACAP Provinsi: JAWA TENGAH Bulan: 11 Tahun: 2014 Nama Pengisi: TASANTO Pekerjaan:

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Dahlan 2016/ 2017 untuk Divisi 1 B 2 berlokasi di Dusun Miri, Desa/Kelurahan

BAB I PENDAHULUAN. Dahlan 2016/ 2017 untuk Divisi 1 B 2 berlokasi di Dusun Miri, Desa/Kelurahan BAB I PENDAHULUAN A. DESKRIPSI WILAYAH Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler ke 61 Universitas Ahmad Dahlan 2016/ 2017 untuk Divisi 1 B 2 berlokasi di Dusun Miri, Desa/Kelurahan Duren, Kecamatan Tengaran,

Lebih terperinci

12/16/2016 DATA POKOK DESA/KELURAHAN

12/16/2016 DATA POKOK DESA/KELURAHAN KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DATA POKOK DESA/KELURAHAN Tahun 2016 Kode Desa (PUM) 3218032008 Desa/Kelurahan SINDANGSARI Kecamatan CIMERAK

Lebih terperinci

KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BINA PEMERINTAHAN DESA DATA POKOK DESA/KELURAHAN Tahun 2016 Kode Desa (PUM) 3517070012 Desa/Kelurahan PULOSARI Kecamatan BARENG Kabupaten/Kota

Lebih terperinci

KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BINA PEMERINTAHAN DESA DATA POKOK DESA/KELURAHAN

KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BINA PEMERINTAHAN DESA DATA POKOK DESA/KELURAHAN KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BINA PEMERINTAHAN DESA DATA POKOK DESA/KELURAHAN Tahun 2016 Kode Desa (PUM) 3672020011 Desa/Kelurahan MEKARSARI Kecamatan PULOMERAK Kabupaten/Kota

Lebih terperinci

BAB III ALIRAN KEAGAMAAN ORANG TUA DAN PILIHAN PENDAMPING HIDUP PEREMPUAN DI DESA SUMURGAYAM KECAMATAN PACIRAN KABUPATEN LAMONGAN

BAB III ALIRAN KEAGAMAAN ORANG TUA DAN PILIHAN PENDAMPING HIDUP PEREMPUAN DI DESA SUMURGAYAM KECAMATAN PACIRAN KABUPATEN LAMONGAN 48 BAB III ALIRAN KEAGAMAAN ORANG TUA DAN PILIHAN PENDAMPING HIDUP PEREMPUAN DI DESA SUMURGAYAM KECAMATAN PACIRAN KABUPATEN LAMONGAN A. Deskripsi Umum Obyek Penelitian Sumurgayam, merupakan suatu desa

Lebih terperinci

PROFIL DESA DAN KELURAHAN

PROFIL DESA DAN KELURAHAN LAMPIRAN V : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 12 TAHUN 2007 TANGGAL : 12 MARET 2007 FORMAT LAPORAN PROFIL DESA DAN KELURAHAN TINGKAT DESA DAN KELURAHAN Desa/Kelurahan : Tegak Kecamatan : Klungkung

Lebih terperinci

Batas-batas Desa Pasir Jambu adalah sebagai berikut:

Batas-batas Desa Pasir Jambu adalah sebagai berikut: KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN 4.1 Keadaan Biofisik 4.1.1 Letak dan Aksesibilitas Berdasarkan buku Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Purwakarta (21) Dinas Kehutanan Purwakarta merupakan

Lebih terperinci

DATA SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN KARANGANYAR SAMPAI DENGAN SEMESTER I TAHUN 2016

DATA SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN KARANGANYAR SAMPAI DENGAN SEMESTER I TAHUN 2016 DATA SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN KARANGANYAR SAMPAI DENGAN SEMESTER I TAHUN 2016 KELOMPOK DATA JENIS DATA : SUMBER DAYA ALAM : Pertanian, Kehutanan, Kelautan, Perikanan, Peternakan, Perkebunan

Lebih terperinci

PROFIL DESA DAN KELURAHAN

PROFIL DESA DAN KELURAHAN LAMPIRAN V : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 12 TAHUN 2007 TANGGAL : 12 MARET 2007 FORMAT LAPORAN PROFIL DESA DAN KELURAHAN TINGKAT DESA DAN KELURAHAN Desa/Kelurahan : Dasan Cermen Kecamatan : Sandubaya

Lebih terperinci

BAB III PRAKTIK PELAKSANAAN BERJABAT TANGAN PADA SAAT PESTA PERNIKAHAN DI DESA BANDUNG LOR KUNIR, DEMPET, DEMAK

BAB III PRAKTIK PELAKSANAAN BERJABAT TANGAN PADA SAAT PESTA PERNIKAHAN DI DESA BANDUNG LOR KUNIR, DEMPET, DEMAK BAB III PRAKTIK PELAKSANAAN BERJABAT TANGAN PADA SAAT PESTA PERNIKAHAN DI DESA BANDUNG LOR KUNIR, DEMPET, DEMAK A. Gambaran Umum Desa Bandung Lor, Kunir, Dempet, Demak Bandung lor adalah salaha satu diantara

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM PENELITIAN. Tabel I Luas wilayah menurut penggunaan

BAB II GAMBARAN UMUM PENELITIAN. Tabel I Luas wilayah menurut penggunaan BAB II GAMBARAN UMUM PENELITIAN A. Letak dan Luas Wilayah Kelurahan Pagaruyung merupakan salah satu dari sekian banyak kelurahan yang ada dikecamatan Tapung yang terbentuk dari program Transmigrasi oleh

Lebih terperinci

P R O F I L DESA DANUREJO

P R O F I L DESA DANUREJO P R O F I L DESA DANUREJO PEMERINTAH KABUPATEN MAGELANG KECAMATAN MERTOYUDAN DESA DANUREJO ALAMAT :DANUREJO MERTOYUDAN MAGELANG TELP (0293) 325590 Website : danurejomty.wordpress.com Email : [email protected]

Lebih terperinci

1. PERTANIAN, KEHUTANAN, KELAUTAN, PERIKANAN, PETERNAKAN & PERKEBUNAN. Tabel 1.1.1C

1. PERTANIAN, KEHUTANAN, KELAUTAN, PERIKANAN, PETERNAKAN & PERKEBUNAN. Tabel 1.1.1C SUMBER DAYA ALAM PERTANIAN, KEHUTANAN, KELAUTAN, PERIKANAN, PETERNAKAN & PERKEBUNAN. SUB SEKTOR TANAMAN PANGAN Apa yang sudah dicapai selama ini lebih ditingkatkan, Pemerintah Kota Jayapura akan lebih

Lebih terperinci

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN LAMPIRAN II : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 12 TAHUN 2007 TANGGAL : 12 MARET 2007 DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Desa/Kelurahan : NAMBO PADANG Kecamatan : N A M B O Kabupaten/Kota : B

Lebih terperinci

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN LAMPIRAN II : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 12 TAHUN 2007 TANGGAL : 12 MARET 2007 DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Desa/Kelurahan : NAMBO PADANG Kecamatan : N A M B O Kabupaten/Kota : B

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN 29 BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN 4.1 Letak Geografis dan Keadaan Lingkungan 4.1.1 Batas Wilayah Desa Mulyaharja terbentuk dari pemekaran Desa Sukaharja. Desa Sukaharja termasuk bagian dari Kecamatan

Lebih terperinci

PROFIL DESA CIHIDEUNG ILIR. Kondisi Geografis. Struktur Kependudukan. ]. k

PROFIL DESA CIHIDEUNG ILIR. Kondisi Geografis. Struktur Kependudukan. ]. k 13 PROFIL DESA CIHIDEUNG ILIR Profil Desa Cihideung Ilir memuat informasi mengenai desa yang dijadikan tempat penelitian. Adapun informasi yang tersaji dalam bab ini adalah mengenai kondisi geografis Desa

Lebih terperinci

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Desa: BANGUJIWO Kecamatan: KASIHAN Kabupaten: KABUPATEN BANTUL Provinsi: DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Bulan: 8 Tahun: 2017 Nama Pengisi: MUGI RAHARJO Pekerjaan: Perangkat

Lebih terperinci

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN LAMPIRAN II : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 12 TAHUN 2007 TANGGAL : 12 MARET 2007 DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Desa/Kelurahan : Desa Gumbrih Kecamatan : Pekutatan Kabupaten/Kota : Jembrana

Lebih terperinci

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN 1 LAMPIRAN II : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR TANGGAL : : 12 TAHUN 2007 12 MARET 2007 DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Desa/Kelurahan Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Bulan Tahun Nama Pengisi

Lebih terperinci

PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

PENDAHULUAN. A. Latar Belakang PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pembangunan kecamatan merupakan bagian integral dari pembangunan daerah dan pembangunan nasional. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah memberikan

Lebih terperinci

PROFIL KELURAHAN TAHUN 2015

PROFIL KELURAHAN TAHUN 2015 PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 12 TAHUN 2007 TANGGAL : 12 MARET 2007 PROFIL KELURAHAN TAHUN 2015 Kelurahan : CIWEDUS Kecamatan : CILEGON Kabupaten/Kota : CILEGON Provinsi : BANTEN Bulan : DESEMBER

Lebih terperinci

TINGKAT DESA DAN KELURAHAN Desa / Kelurahan Kecamatan Kabupaten / Kota Provinsi Bulan Tahun : : : : : :

TINGKAT DESA DAN KELURAHAN Desa / Kelurahan Kecamatan Kabupaten / Kota Provinsi Bulan Tahun : : : : : : TINGKAT DESA DAN KELURAHAN Desa / Kelurahan Kecamatan Kabupaten / Kota Provinsi Bulan Tahun : : : : : : Paritmayor Pontianak Timur Pontianak Kalimantan Barat Desember 2014 KELURAHAN PARITMAYOR KECAMATAN

Lebih terperinci

PROFIL DESA DAN KELURAHAN

PROFIL DESA DAN KELURAHAN LAMPIRAN V : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 12 TAHUN 2007 TANGGAL : 12 MARET 2007 FORMAT LAPORAN PROFIL DESA DAN KELURAHAN TINGKAT DESA DAN KELURAHAN Desa/Kelurahan : MEDEWI Kecamatan : PEKUTATAN

Lebih terperinci

PROFIL KECAMATAN TOMONI 1. KEADAAN GEOGRAFIS

PROFIL KECAMATAN TOMONI 1. KEADAAN GEOGRAFIS PROFIL KECAMATAN TOMONI 1. KEADAAN GEOGRAFIS Kecamatan Tomoni memiliki luas wilayah 230,09 km2 atau sekitar 3,31 persen dari total luas wilayah Kabupaten Luwu Timur. Kecamatan yang terletak di sebelah

Lebih terperinci

LOKASI PENELITIAN. Desa Negera Ratu dan Negeri Ratu merupakan salah dua Desa yang berada

LOKASI PENELITIAN. Desa Negera Ratu dan Negeri Ratu merupakan salah dua Desa yang berada IV. LOKASI PENELITIAN A. Desa Negera Ratu dan Negeri Ratu Desa Negera Ratu dan Negeri Ratu merupakan salah dua Desa yang berada dinaungan Kecamatan Sungkai Utara Kabupaten Lampung Utara Berdasarkan Perda

Lebih terperinci

PROFIL KECAMATAN. 1. Nama : KECAMATAN KARERA 2. Ibu Kota Kecamatan : NGGONGI 3. Tahun Berdiri : 4. Batas Wilayah : a) Adminitrasi Pemerintahan :

PROFIL KECAMATAN. 1. Nama : KECAMATAN KARERA 2. Ibu Kota Kecamatan : NGGONGI 3. Tahun Berdiri : 4. Batas Wilayah : a) Adminitrasi Pemerintahan : PROFIL KECAMATAN 1. Nama : KECAMATAN KARERA 2. Ibu Kota Kecamatan : NGGONGI 3. Tahun Berdiri : 4. Batas Wilayah : a) Adminitrasi Pemerintahan : Nama Kecamatan : Karera Jumlah Desa / Kelurahan : 70 Desa

Lebih terperinci

GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. A. Keadaan Umum Kecamatan Teluk Betung Timur. Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 04 Tahun 2012, tentang

GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. A. Keadaan Umum Kecamatan Teluk Betung Timur. Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 04 Tahun 2012, tentang 79 IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN A. Keadaan Umum Kecamatan Teluk Betung Timur 1. Keadaan Umum Pemerintahan Kecamatan Teluk Betung Timur terbentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung

Lebih terperinci

GAMBARAN UMUM. Desa Taman Sari merupakan bagian dari Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten

GAMBARAN UMUM. Desa Taman Sari merupakan bagian dari Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten IV. GAMBARAN UMUM A. Geografis Desa Taman Sari merupakan bagian dari Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Luas Desa Taman Sari adalah seluas 2.118 ha/m2. meliputi lahan pemukiman

Lebih terperinci

PROFIL DESA DAN KELURAHAN

PROFIL DESA DAN KELURAHAN LAMPIRAN V : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 12 TAHUN 2007 TANGGAL : 12 MARET 2007 FORMAT LAPORAN PROFIL DESA DAN KELURAHAN TINGKAT DESA DAN KELURAHAN Desa/Kelurahan : CUPEL Kecamatan : NEGARA Kabupaten/Kota

Lebih terperinci

IV. KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN. secara geografis terletak antara 101º20 6 BT dan 1º55 49 LU-2º1 34 LU, dengan

IV. KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN. secara geografis terletak antara 101º20 6 BT dan 1º55 49 LU-2º1 34 LU, dengan 18 IV. KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN 4.1. Letak dan Keadaan Geografis Kelurahan Lubuk Gaung adalah salah satu kelurahan yang terletak di Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai Provinsi Riau. Kelurahan Lubuk

Lebih terperinci

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN Kelurahan Kalampangan Kelurahan Kalampangan secara Geografis terletak pada 20 0 16 00-20 0 19 20 LS dan 113 0 58 20-114 0 03 50 BT. Kelurahan ini secara administrasi termasuk

Lebih terperinci

Profil Kabupaten Aceh Singkil

Profil Kabupaten Aceh Singkil Ibukota Batas Daerah Luas Letak Koordinat Profil Kabupaten Aceh Singkil : Singkil : Sebelah Utara berbatasan dengan Kota Subulussalam Sebelah Selatan berbatasan dengan Samudera Indonesia Sebelah Barat

Lebih terperinci

4.1. Letak dan Luas Wilayah

4.1. Letak dan Luas Wilayah 4.1. Letak dan Luas Wilayah Kabupaten Lamandau merupakan salah satu Kabupaten hasil pemekaran Kabupaten Kotawaringin Barat. Secara geografis Kabupaten Lamandau terletak pada 1 9-3 36 Lintang Selatan dan

Lebih terperinci

SUMBER DATA YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGISI PROFIL DESA/KELURAHAN

SUMBER DATA YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGISI PROFIL DESA/KELURAHAN 1 DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Kode PUM 32.04.15.2001 Desa/Kelurahan PANGALENGAN Kecamatan PANGALENGAN Kabupaten/Kota BANDUNG Provinsi JAWA BARAT Bulan DESEMBER Tahun 2017 Luas (Ha) 589,946

Lebih terperinci

Perkembangan Ekonomi Makro

Perkembangan Ekonomi Makro Boks 1.2. Pemetaan Sektor Pertanian di Jawa Barat* Kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB (harga berlaku) tahun 2006 sebesar sekitar 11,5%, sementara pada tahun 2000 sebesar 14,7% atau dalam kurun waktu

Lebih terperinci

PROFIL KECAMATAN. 1. Nama : KECAMATAN PABERIWAI. 2. Ibu Kota Kecamatan : KANANGGAR. 3. Tahun Berdiri : 5 JUNI

PROFIL KECAMATAN. 1. Nama : KECAMATAN PABERIWAI. 2. Ibu Kota Kecamatan : KANANGGAR. 3. Tahun Berdiri : 5 JUNI PROFIL KECAMATAN 1. Nama : KECAMATAN PABERIWAI 2. Ibu Kota Kecamatan : KANANGGAR 3. Tahun Berdiri : 5 JUNI 1962 4. Batas Wilayah : 1. Utara berbatasan dengan Kec. Kahaungu Eti 2. Timur berbatasan dengan

Lebih terperinci

II. B. KETERANGAN RUMAH TANGGA USAHA PERTANIAN

II. B. KETERANGAN RUMAH TANGGA USAHA PERTANIAN ST01-L BADAN PUSAT STATISTIK REPUBLIK INDONESIA SENSUS PERTANIAN 01 PENCACAHAN LENGKAP RUMAH TANGGA USAHA PERTANIAN RAHASIA I. KETERANGAN UMUM RUMAH TANGGA 101. Provinsi Kab/Kota Kecamatan Desa/Kel. No.

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM DESA MUARA-BINUANGEUN

BAB IV GAMBARAN UMUM DESA MUARA-BINUANGEUN BAB IV GAMBARAN UMUM DESA MUARA-BINUANGEUN 4.1. Potensi Umum 4.1.1. Sekilas Tentang Desa Muara Desa Muara adalah salah satu desa yang terdapat di kecamatan Wanasalam, kabupaten Lebak, provinsi Banten.

Lebih terperinci

PROFIL DESA DAN KELURAHAN

PROFIL DESA DAN KELURAHAN LAMPIRAN V : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 12 TAHUN 2007 TANGGAL : 12 MARET 2007 FORMAT LAPORAN PROFIL DESA DAN KELURAHAN TINGKAT DESA DAN KELURAHAN Desa/Kelurahan : POHSANTEN Kecamatan : MENDOYO

Lebih terperinci

BAB II DESA PULOSARI. Desa Pulosari merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan

BAB II DESA PULOSARI. Desa Pulosari merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan BAB II DESA PULOSARI 2.1 Keadaan Umum Desa Pulosari 2.1.1 Letak Geografis, Topografi, dan Iklim Desa Pulosari merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Provinsi

Lebih terperinci

GAMBARAN UMUM. Wilayah Sulawesi Tenggara

GAMBARAN UMUM. Wilayah Sulawesi Tenggara GAMBARAN UMUM Wilayah Sulawesi Tenggara Letak dan Administrasi Wilayah Sulawesi Tenggara terdiri atas Jazirah dan kepulauan terletak antara 3 o - 6 o Lintang selatan dan 12 45' bujur timur, dengan total

Lebih terperinci

DOKUMEN PROFIL NAGARI

DOKUMEN PROFIL NAGARI 1 DOKUMEN PROFIL NAGARI NAGARI IV KOTO MUDIEK Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan Propinsi Sumatera Barat PEMERINTAH NAGARI IV KOTO MUDIEK KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirad

Lebih terperinci

PROFIL KECAMATAN. a) Adminitrasi Pemerintahan :

PROFIL KECAMATAN. a) Adminitrasi Pemerintahan : PROFIL KECAMATAN 1. Nama : KECAMATAN KOTA WAINGAPU 2. Ibu Kota Kecamatan : WAINGAPU 3. Tahun Berdiri : 1970 4. Batas Wilayah : Utara=Selat Sumba,Selatan=Kec,Kambera,Timur= Kec, Nggoa,Barat= Nggoa dan Kanatang

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH PROVINSI LAMPUNG NOMOR 5 TAHUN 1996

PERATURAN DAERAH PROVINSI LAMPUNG NOMOR 5 TAHUN 1996 PERATURAN DAERAH PROVINSI LAMPUNG NOMOR TAHUN 199 TENTANG PERUBAHAN KEDUA PERATURAN DAERAH PROPINSI DAERAH TINGKAT I LAMPUNG NOMOR TAHUN 1991 TENTANG RETRIBUSI PANGKALAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

PROFIL DESA. Tabel Peruntukan Lahan Desa Selomartani. No Peruntukan Lahan Jumlah (Ha) Persen %

PROFIL DESA. Tabel Peruntukan Lahan Desa Selomartani. No Peruntukan Lahan Jumlah (Ha) Persen % Letak Geografis: PROFIL DESA Secara adiministrasi Desa Selomartani terletak di Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman dengan luas kurang lebih 89 ha, Tabel Peruntukan Lahan Desa Selomartani No Peruntukan

Lebih terperinci

Nama Kecamatan : Haharu Jumlah Desa / Kelurahan : 7 Desa Nama Desa atau kelurahan yang sekretarisnya PNS: Rambangaru,kadahang,Wunga,Napu

Nama Kecamatan : Haharu Jumlah Desa / Kelurahan : 7 Desa Nama Desa atau kelurahan yang sekretarisnya PNS: Rambangaru,kadahang,Wunga,Napu Sedang dalam pengembangan :) PROFIL KECAMATAN 1. Nama : KECAMATAN PANDAWAI 2. Ibu Kota Kecamatan : KAWANGU 3. Tahun Berdiri : 20 Agustus 1992 4. Batas Wilayah : Timur=Kecamatan Kanatang,Barat= Kec. Umbu

Lebih terperinci

Kegiatan Ekonomi. Berdasarkan Potensi Alam

Kegiatan Ekonomi. Berdasarkan Potensi Alam Bab 7 Kegiatan Ekonomi Berdasarkan Potensi Alam Bab ini akan membahas tentang kegiatan ekonomi yang didasarkan pada potensi alam. Pelajarilah dengan saksama agar kamu dapat mengenal aktivitas-aktivitas

Lebih terperinci

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Tengah dari Kabupaten Lampung Barat di Provinsi Lampung. 2. Potensi Sumber Daya Alam dan Mata Pencarian

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Tengah dari Kabupaten Lampung Barat di Provinsi Lampung. 2. Potensi Sumber Daya Alam dan Mata Pencarian 45 IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN A. Gambaran Umum Pekon Kampung Jawa 1. Potensi Pekon Kampung Jawa Pekon Kampung Jawa merupakan salah satu wilayah Kecamatan di Pesisir Tengah dari Kabupaten Lampung

Lebih terperinci

PROFIL DESA DAN KELURAHAN

PROFIL DESA DAN KELURAHAN LAMPIRAN V : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 12 TAHUN 2007 TANGGAL : 12 MARET 2007 Lampiran V FORMAT LAPORAN PROFIL DESA DAN KELURAHAN TINGKAT DESA DAN KELURAHAN Desa/Kelurahan Kecamatan Kabupaten/Kota

Lebih terperinci

PROFIL DESA NUSASARI

PROFIL DESA NUSASARI i LAMPIRAN V: PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR: 12 TAHUN 2007 TANGGAL: 12 MARET 2007 ------------------------------------------------------------ FORMAT LAPORAN PROFIL DESA NUSASARI TINGKAT DESA DAN

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN 4.1. Profil Kelurahan Mulyaharja 4.1.1. Keadaan Umum Kelurahan Mulyaharja Kelurahan Mulyaharja terletak di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Propinsi Jawa Barat.

Lebih terperinci

PROFIL KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN

PROFIL KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN PROFIL KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN 1. Nama : KECAMATAN PAHUNGA LODU 2. Ibu Kota Kecamatan : TANDENING 3. Tahun Berdiri : 4. Batas Wilayah : UTARA=KEC, RINDI, SELATAN=KEC, WULA WAIJELU,TIMUR=LAUT SABU,BARAT

Lebih terperinci

BAB III GAMBARAN WILAYAH PENELITIAN. A. Kelurahan Proyonanggan Utara Batang

BAB III GAMBARAN WILAYAH PENELITIAN. A. Kelurahan Proyonanggan Utara Batang BAB III GAMBARAN WILAYAH PENELITIAN A. Kelurahan Proyonanggan Utara Batang 1. Keadaan Fisik a. Letak 62 Kelurahan Proyonangan Utara merupakan kelurahan salah satu desa pesisir di Kabupaten Batang Provinsi

Lebih terperinci

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN A. Lokasi dan Kondisi Fisik Kecamatan Berbah 1. Lokasi Kecamatan Berbah Kecamatan Berbah secara administratif menjadi wilayah Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa

Lebih terperinci

GEOGRAFI DAN IKLIM Curah hujan yang cukup, potensial untuk pertanian

GEOGRAFI DAN IKLIM Curah hujan yang cukup, potensial untuk pertanian GEOGRAFI DAN IKLIM Curah hujan yang cukup, potensial untuk pertanian Curah hujan Kecamatan Babulu rata-rata 242,25 mm pada tahun 2010 Kecamatan Babulu memiliki luas 399,46 km 2. Secara geografis berbatasan

Lebih terperinci

DATA POKOK DESA/KELURAHAN BULAN NOPEMBER - TAHUN 2017

DATA POKOK DESA/KELURAHAN BULAN NOPEMBER - TAHUN 2017 DATA POKOK DESA/KELURAHAN BULAN NOPEMBER - TAHUN 2017 Kode Desa (Kode PUM) :... Nama Desa/Kelurahan :... Kecamatan :... Kabupaten/Kota :... Provinsi :... Tahun Pembentukan :... Dasar Hukum Pembentukan

Lebih terperinci

Potensi Kota Cirebon Tahun 2010 Bidang Pertanian SKPD : DINAS KELAUTAN PERIKANAN PETERNAKAN DAN PERTANIAN KOTA CIREBON

Potensi Kota Cirebon Tahun 2010 Bidang Pertanian SKPD : DINAS KELAUTAN PERIKANAN PETERNAKAN DAN PERTANIAN KOTA CIREBON Potensi Kota Cirebon Tahun 2010 Bidang Pertanian SKPD : DINAS KELAUTAN PERIKANAN PETERNAKAN DAN PERTANIAN KOTA CIREBON No. Potensi Data Tahun 2009 Data Tahun 2010*) 1. Luas lahan pertanian (Ha) 327 327

Lebih terperinci

Jenis-jenis Sumber Daya Alam

Jenis-jenis Sumber Daya Alam Jenis-jenis Sumber Daya Alam Apa yang dimaksud dengan sumber daya alam? Sumber daya alam merupakan kekayaan alam di suatu tempat yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Berbagai jenis tumbuhan,

Lebih terperinci

INDIKATOR PENILAIAN PERLOMBAAN KELURAHAN TAHUN 2015

INDIKATOR PENILAIAN PERLOMBAAN KELURAHAN TAHUN 2015 PENILAIAN PERLOMBAAN KELURAHAN TAHUN 0 Nama Kelurahan Kecamatan Hari/Tanggal Penilaian Lomba : PARIT MAYOR : Pontianak Timur : Rabu, 04 Maret 0 I. Indikator Penilaian Perlombaan Desa dan Kelurahan A. Orbitasi

Lebih terperinci

Profil Kabupaten Aceh Tamiang

Profil Kabupaten Aceh Tamiang Profil Kabupaten Aceh Tamiang Ibukota : Karang Baru Batas Daerah : Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Aceh Timur, Kota langsa dan Selat Malaka Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Langkat

Lebih terperinci

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Desa Merak Belantung secara administratif termasuk ke dalam Kecamatan

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Desa Merak Belantung secara administratif termasuk ke dalam Kecamatan 24 IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN A. Letak dan Luas Desa Merak Belantung secara administratif termasuk ke dalam Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Desa Merak Belantung

Lebih terperinci

DATA POKOK DESA RANTAU JAYA UDIK KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2016

DATA POKOK DESA RANTAU JAYA UDIK KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2016 DATA POKOK DESA RANTAU JAYA UDIK KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2016 Tahun 2016 Kode Desa (PUM) 1807012010 Desa/Kelurahan RANTAU JAYA UDIK Kecamatan SUKADANA Kabupaten/Kota KABUPATEN

Lebih terperinci

DATA POKOK DESA/KELURAHAN http://www.prodeskel.binapemdes.kemendagri.go.id/dpokok_grid_t01/ KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BINA PEMERINTAHAN DESA DATA POKOK DESA/KELURAHAN

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI 4.1 Letak Geografis dan Keadaan Lingkungan Desa Cisarua adalah desa yang terletak di wilayah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Desa ini memiliki luas wilayah sebesar ±

Lebih terperinci

KARAKTERISTIK WILAYAH STUDI. A. Kondisi Geografis. dari luas Provinsi Jawa Barat dan terletak di antara Bujur Timur

KARAKTERISTIK WILAYAH STUDI. A. Kondisi Geografis. dari luas Provinsi Jawa Barat dan terletak di antara Bujur Timur III. KARAKTERISTIK WILAYAH STUDI A. Kondisi Geografis Kabupaten Subang merupakan kabupaten yang terletak di kawasan utara Jawa Barat. Luas wilayah Kabupaten Subang yaitu 2.051.76 hektar atau 6,34% dari

Lebih terperinci

(Monografi Desa Ngijo 2011). 6,5 Sedangkan horizon B21 dalam cm: warna 5YR 3/3

(Monografi Desa Ngijo 2011). 6,5 Sedangkan horizon B21 dalam cm: warna 5YR 3/3 61. a. Topografi dan Jenis Tanah Topografi Desa Ngijo adalah berupa dataran tinggi dengan ketinggian 105 m dpal dengan curah hujan 10 mm/tahun. Jenis tanah di Desa Ngijo adalah jenis tanah Mediteran coklat.

Lebih terperinci

BAB IV KEADAAN UMUM LOKASI PENELITIAN 16. Tabel 4. Luas Wilayah Desa Sedari Menurut Penggunaannya Tahun 2009

BAB IV KEADAAN UMUM LOKASI PENELITIAN 16. Tabel 4. Luas Wilayah Desa Sedari Menurut Penggunaannya Tahun 2009 33 BAB IV KEADAAN UMUM LOKASI PENELITIAN 16 4.1 Keadaan Wilayah Desa Sedari merupakan salah satu desa di Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang. Luas wilayah Desa Sedari adalah 3.899,5 hektar (Ha). Batas

Lebih terperinci

PROFIL KECAMATAN ANGKONA

PROFIL KECAMATAN ANGKONA PROFIL KECAMATAN ANGKONA Link Website Kecamatan Angkona 1. KEADAAN GEOGRAFIS Kecamatan Angkona terletak 32 km di jazirah timur ibukota Kabupaten LuwuTimur. Kecamatan ini berbatasan dengan Kecamatan Nuha

Lebih terperinci

Profil Kabupaten Aceh Barat

Profil Kabupaten Aceh Barat Ibukota Batas Daerah Profil Kabupaten Aceh Barat : Meulaboh : Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Aceh Jaya dan Pidie Sebelah Selatan berbatasan dengan Samudera Indonesia dan Kabupaten Nagan Raya

Lebih terperinci

IDENTIFIKASI KELEMBAGAAN SERTA SARANA DAN PRASARANA WILAYAH DI DESA

IDENTIFIKASI KELEMBAGAAN SERTA SARANA DAN PRASARANA WILAYAH DI DESA 9 IDENTIFIKASI KELEMBAGAAN SERTA SARANA DAN PRASARANA WILAYAH DI DESA Deskripsi Singkat Topik : Pokok Bahasan : ANALISIS KELEMBAGAAN SERTA PRASARANA DAN SARANA WILAYAH DI DESA Waktu : 1 (satu) kali tatap

Lebih terperinci

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kota Bandar Lampung merupakan Ibu Kota Propinsi Lampung. Oleh

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kota Bandar Lampung merupakan Ibu Kota Propinsi Lampung. Oleh 39 IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN A. Keadaan Umum Kota Bandar Lampung Kota Bandar Lampung merupakan Ibu Kota Propinsi Lampung. Oleh karena itu, selain merupakan pusat kegiatan pemerintahan, sosial,

Lebih terperinci

BAB II KELURAHAN TANJUNG SELAMAT

BAB II KELURAHAN TANJUNG SELAMAT BAB II KELURAHAN TANJUNG SELAMAT II.1 Sejarah Singkat Pada bab ini penulis akan mendeskripsikan sekilas keadaan Kelurahan Tanjung Selamat, sejarah, letak geografis, lembaga pemerintah, orbitasi Kelurahan

Lebih terperinci

V. GAMBARAN UMUM WILAYAH PENELITIAN

V. GAMBARAN UMUM WILAYAH PENELITIAN V. GAMBARAN UMUM WILAYAH PENELITIAN 5.1. Gambaran Umum Kabupaten Kerinci 5.1.1. Keadaan Geografis. Kabupaten Kerinci terletak di daerah bukit barisan, dengan ketinggian 5001500 mdpl. Wilayah ini membentang

Lebih terperinci

ii KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, BPS Kabupaten Teluk Bintuni telah dapat menyelesaikan publikasi Distrik Weriagar Dalam Angka Tahun 203. Distrik Weriagar

Lebih terperinci

BUKU DATA STATUS LINGKUNGAN HIDUP KOTA SURABAYA 2012 DAFTAR TABEL

BUKU DATA STATUS LINGKUNGAN HIDUP KOTA SURABAYA 2012 DAFTAR TABEL DAFTAR TABEL Tabel SD-1. Luas Wilayah Menurut Penggunaan Lahan Utama... 1 Tabel SD-1A. Perubahan Luas Wilayah Menurut Penggunaan lahan Utama Tahun 2009 2011... 2 Tabel SD-1B. Topografi Kota Surabaya...

Lebih terperinci

Katalog BPS :

Katalog BPS : Katalog BPS : 1101002.6409010 Statistik Daerah Kecamatan Babulu 2015 Statistik Daerah Kecamatan Babulu No. Publikasi : 6409.550.1511 Katalog BPS : 1101002.6409010 Naskah : Seksi Statistik Neraca Wilayah

Lebih terperinci

Statistik Daerah Kabupaten Bintan

Statistik Daerah Kabupaten Bintan Statistik Daerah Kabupaten Bintan 2012 STATISTIK DAERAH KECAMATAN TAMBELAN 2014 STATISTIK DAERAH KECAMATAN TAMBELAN 2014 ISSN : No. Publikasi: 21020.1423 Katalog BPS : 1101001.2102.070 Ukuran Buku : 17,6

Lebih terperinci

2. Jarak Geografis INDIKATOR PENILAIAN PERLOMBAAN KELURAHAN PARIT MAYOR

2. Jarak Geografis INDIKATOR PENILAIAN PERLOMBAAN KELURAHAN PARIT MAYOR INDIKATOR PENILAIAN PERLOMBAAN KELURAHAN PARIT MAYOR KECAMATAN PONTIANAK TIMUR TAHUN 2015 I. Indikator Penilaian Perlombaan Desa dan Kelurahan A. Orbitasi 1. Orbitasi Wilayah No Indokator Sun Indikator

Lebih terperinci

KONDISI UMUM WILAYAH

KONDISI UMUM WILAYAH DESA : CIMANDE HILIR KECAMATAN : CARINGIN KABUPATEN : BOGOR PERIODE : II / 2008 Kondisi Fisik Geografi KONDISI UMUM WILAYAH Desa Cimande Hilir merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan

Lebih terperinci

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kecamatan Sragi merupakan salah satu kecamatan dari 17 Kecamatan yang

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kecamatan Sragi merupakan salah satu kecamatan dari 17 Kecamatan yang 43 IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN A. Gambaran Umum Daerah Penelitian 1. Keadaan Umum Kecamatan Sragi a. Letak Geografis Kecamatan Sragi merupakan salah satu kecamatan dari 17 Kecamatan yang ada di

Lebih terperinci

POTENSI UMUM POTENSI SUMBER DAYA ALAM

POTENSI UMUM POTENSI SUMBER DAYA ALAM DATA UMUM Tahun Pembentukan 2015 Luas Desa ( Ha ) 354 Ha Nama Kepala Desa / Lurah AHMAD SHOLEH Nama Pengisi SUNANDAR Pekerjaan PERANGKAT DESA Jabatan KASI EKBANG Bulan OKTOBER Tahun 2015 Batas Wilayah

Lebih terperinci

DAFTAR LAMPIRAN. Lowokwaru kota Malang. Memiliki curah hujan 1883 mm/thn, ketinggian 452 Meter dari

DAFTAR LAMPIRAN. Lowokwaru kota Malang. Memiliki curah hujan 1883 mm/thn, ketinggian 452 Meter dari DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 : A. Kondisi Obyektif Lapangan Penelitian Kelurahan Merjosari terletak di jalan Mertojoyo No. 1 Telp 560525 kode pos 65144 Malang. Kelurahan ini merupakan salah satu kelurahan

Lebih terperinci

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN V GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN 5.1 Gambaran Umum Kabupaten Kerinci 5.1.1 Kondisi Geografis Kabupaten Kerinci terletak di sepanjang Bukit Barisan, diantaranya terdapat gunung-gunung antara lain Gunung

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN PANGANDARAN

SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN PANGANDARAN SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN PANGANDARAN Nama SKPD : DINAS PUHUBKOMINFO Jenis Data :Pemerintahan Tahun : 2016 PEKERJAAN UMUM Nama Nilai Satuan Ketersediaan Sumber Data 1 2 3 4 5 A. Panjang

Lebih terperinci

BAB III MONOGRAFI KECAMATAN BUNGUS TELUK KABUNG KOTA PADANG PROVINSI SUMATERA BARAT

BAB III MONOGRAFI KECAMATAN BUNGUS TELUK KABUNG KOTA PADANG PROVINSI SUMATERA BARAT 62 BAB III MONOGRAFI KECAMATAN BUNGUS TELUK KABUNG KOTA PADANG PROVINSI SUMATERA BARAT 3.1.Letak Geografi 3.1.1. Luas Wilayah Kecamatan bungus teluk kabung merupakan salah satu kecamatan di kota padang,

Lebih terperinci

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN SUMBER DATA YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGISI PROFIL DESA/KELURAHAN

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN SUMBER DATA YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGISI PROFIL DESA/KELURAHAN 1 DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Desa/Kelurahan Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi CILANDAK CIBATU PURWAKARTA JAWA BARAT Bulan 12 Tahun 2014 Nama pengisi Pekerjaan Jabatan MOHAMMAD SOPYAN KARYAWAN

Lebih terperinci

3. KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN. Letak Geografis

3. KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN. Letak Geografis 3. KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN Letak Geografis Penelitian dilakukan di dua kabupaten di Provinsi Jambi yaitu Kabupaten Batanghari dan Muaro Jambi. Fokus area penelitian adalah ekosistem transisi meliputi

Lebih terperinci

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran dibentuk berdasarkan Undang-undang

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran dibentuk berdasarkan Undang-undang 38 IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN A. Keadaan Umum Kabupaten Pesawaran 1. Keadaan Geografis Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 33 Tahun 2007 dan diresmikan

Lebih terperinci

TOPIK: PERTANIAN NON PANGAN

TOPIK: PERTANIAN NON PANGAN TOPIK: PERTANIAN NON PANGAN PENGERTIAN PERTANIAN Pertanian dlm arti sempit : Proses budidaya tanaman utk pangan saja Pertanian secara luas : Rangkaian usaha agribisnis, meliputi : - Pembibitan - Pembudidayaan

Lebih terperinci

BAB III PRAKTIK DAGANG SAPÉ AREMBHEK DI DESA KAYUPUTIH KECAMATAN PANJI KABUPATEN SITUBONDO

BAB III PRAKTIK DAGANG SAPÉ AREMBHEK DI DESA KAYUPUTIH KECAMATAN PANJI KABUPATEN SITUBONDO BAB III PRAKTIK DAGANG SAPÉ AREMBHEK DI DESA KAYUPUTIH KECAMATAN PANJI KABUPATEN SITUBONDO A. Keadaan Umum Desa Kayuputih 1. Keadaan Geografis Desa Kayuputih merupakan salah satu desa yang berada di wilayah

Lebih terperinci

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2016 TENTANG LAPORAN KEPALA DESA LAPORAN KEPALA DESA

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2016 TENTANG LAPORAN KEPALA DESA LAPORAN KEPALA DESA SALINAN LAMPIRAN PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2016 TENTANG LAPORAN KEPALA DESA LAPORAN KEPALA DESA A. FORMAT RINCIAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA A.1 FORMAT

Lebih terperinci