SATUAN ACARA PERKULIAHAN UNIVERSITAS GUNADARMA MATA KULIAH FAKULTAS JURUSAN / JENJANG KODE : PENGANTAR PERPAJAKAN : EKONOMI : AKUNTANSI / D3 : KD-024317 M I N G G U 1 2 POKOK BAHASAN SUB POKOK BAHASAN T I K DASAR DASAR PERPAJAKAN Pengertian Retribusi Fungsi Syarat-syarat Pemungutan Pengelompokan Asas-asas Pemungutan Stelsel Sistem Pemungutan Timbulnya Hutang Hapusnya Hutang perbedaan antara dan Retribusi Fungsi, Syarat untuk dapat Memungut, Asas-asas dan Stelsel yang ada dan yang mana yang digunakan di Indonesia Sistem Pemungutan yang ada dan yang mana yang digunakan di Indonesia kapan hutang pajak itu timbul dan kapan hutang pajak dapat hapus S U M B E R 3 4 KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN Ketentuan tentang Pendaftaran diri sebagai WP Ketentuan tentang pembayaran pajak Ketentuan tentang SPT Ketentuan tentang Penundaan Penyampaian SPT Ketentuan tentang Pembetulan SPT Ketentuan tentang Pengangsuran Pembayaran Ketentuan tentang Keberatan dan Mahasiswa dapat memahami siapa saja yang wajib mendaftarkan diri sebagai Wajib Mahasiswa dapat memahami tata cara dan jatuh tempo pembayaran pajak perbedaan antara SPT Masa dan SPT Tahunan dan kapan SPT tersebut harus dilaporkan siapa
Banding Ketentuan tentang Surat-surat Ketetapan dan Surat Tagihan (SKPKB, SKPKBT, SKPN, SKPLB, STP) Ketentuan tentang Sanksi-sanksi dalam saja yang boleh melakukan penundaan SPT, mengangsur pembayaran pajak, membetulkan SPT dan mengajukan keberatan dan banding beserta alasannya. sebab-sebab dikeluarkannya Surat Ketetapan dan Surat Tagihan sanksi-sanksi terhadap WP yang melanggar ketentuan Perpajakan 5 s/d 7 PAJAK. Ketentuan mengenai Subyek Penghasilan dan Wajib Penghasilan Penghasilan Penghasilan Tidak Kena Tarif Penghasilan (Tarif Umum) Norma Perhitungan PPh 21 Pemotong dan Bukan Pemotong 21 Latihan Soal siapa saja yang termasuk Subyek dan Wajib Penghasilan PPh berdasarkan tarif Umum siapa saja yang boleh menggunakan Norma Perhitungan PPh Siapa WP dan Pengecualiannya Pengecualian Pemungut dengan beberapa kasus perhitungan 8 PAJAK PASAL 22 22 Pemungut dan Bukan Pemungut 22 Latihan Soal Siapa WP dan Pengecualiannya Pengecualian Pemungut dengan beberapa kasus perhitungan
9 PAJAK PASAL 23 / 26 10 PAJAK PASAL 24 11 PAJAK PASAL 25 23 dan 26 Pemungut dan Bukan Pemungut 23 / 26 Latihan Soal WP PPh 24 Rumus untuk mencari Batas Maksimum Kredit Luar Negeri Kredit Luar Negeri yang diperbolehkan Latihan Soal PPh 24 Angsuran PPh dalam tahun berjalan Beberapa Kasus Perhitungan PPh 25 Latihan Soal PPh 25 Siapa WP dan Pengecualiannya Pengecualian Pemungut PPh 23 dan 26 PPh 23 dengan beberapa kasus perhitungan bagaimana jika WPDN mempunyai penghasilan di LN, baik mendapat laba maupun menderita kerugian di LN Batas Maksimum Kredit Luar Negeri yang diperkenankan berapa besarnya kredit pajak yang diperkenankan apa yang dimaksud dengan angsuran pajak dalam tahun berjalan berikut cara perhitungannya 12 13 PAJAK PERTAMBAHAN NILAI BARANG DAN JASA (PPN) DAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH () Perbedaan antara PPN dan Obyek PPN dan Subyek PPN dan Tarif PPN dan Pengertian Dasar Pengenaan Mekanisme Kredit dalam PPN Pengertian Keluaran dan Masukan Mahasiswa dapat membedakan PPN dan Mahasiswa dapat menjelaskan Subyek, Obyek dan Tarif PPN dan cara untuk menghitung PPN dan Keluaran dan Masukan, baik yang dapat dikeditkan
14 PAJAK BUMI DAN BANGUNAN Cara Perhitungan PPN dan Saat dan Tempat PPN dan terutang Faktur dan SPT Masa PPN Sanksi-sanksi khusus tentang PPN Pengertian dan Istilah-istilah Subyek dan Pengecualian Subyek Tarif Dasar Pengenaan dan Cara Menghitung Tahun, Saat dan Tempat Terutang Pengertian SPOP, SPPT, NJOP, NJKP dan NJOPTKP Keberatan dan Banding Pembagian Hasil Penerimaan Sanksi-sanksi khusus maupun yang tidak dapat dikreditkan saat dan tempat PPN dan terutang pengertian Faktur dan SPT Masa sanksi-sanksi dalam PPN jika WP melakukan pelanggaran. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan Istilah-istilah Subyek, Obyek dan Tarif tentang SPOP, SPPT, NJOP, NJKP dan NJOPTKP Tahun, Saat dan Tempat Terutang proses pengajuan keberatan dan banding prosentase pembagian hasil penerimaan Sanksi-sanksi dalam 15 BEA METERAI Pengertian Subyek dan Pengecualian Subyek Tarif Saat Terutang Cara Pelunasan Sanksi-sanksi Khusus Bea Meterai Mahasiswa dapat memahami,bahwa adalah pajak Obyek, Subyek dan Tarif Bea Meterai Pengecualian Subyek dan Obyek kapan terutang dan pihak yang mana yang terutang
bagaima cara untuk melunasi sanksi-sanksi dalam DAFTAR PUSTAKA 1. Undang-undang No.9 tahun 1994 sebagai hasil penyempurnaan UU No. 6 tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan 2. Undang-undang No.10 tahun 1994 sebagai hasil penyempurnaan UU No. 7 tahun 1983 tentang Penghasilan 3. Undang-undang No.11 tahun 1994 sebagai hasil penyempurnaan UU No. 8 tahun 1983 tentang Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Penjualan Barang Mewah 4. Undang-undang No. 13 tahun 1985 tentang 5. Peraturan Pemerintah, Keputusan Menteri Keuangan dan Surat Edaran Direktur Jenderal yang berlaku sanpai saat ini 6. Neltje F.K, Diktat Kuliah Hukum, Penerbit Gunadarma, Jakarta 7. Referensi dan Buku-buku lain yang berkaitan dengan Materi yang dibahas