Chapter. Information Systems, Organizations, and Strategy by Prentice Hall

dokumen-dokumen yang mirip
MINGGU#3. Sistem Informasi, Organisasi, dan Strategi

CHAPTER 2 INFORMATION SYSTEMS FOR COMPETITIVE ADVANTAGE

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SISTEM INFORMASI, ORGANISASI DAN STRATEGI

SI, Organisasi, Manajemen

TEKNOLOGI INFROMASI DAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SIM)

SISTEM INFORMASI, ORGANISASI DAN STRATEGI

Technologi Informasi Dan Sistem Informasi Manajemen

Information Systems. Sistem Informasi untuk Keuntungan Kompetitif 16/10/2012 8:56

BAB 2 SISTEM INFORMASI UNTUK KEUNGGULAN KOMPETITIF

Information Technology as a Competitive Advantage

LAMPIRAN LEMBAR KUESIONER PEMBOBOTAN COORPORATE VALUE. Petunjuk: Berilah nilai bobot antara 0-5 dimana:

IS in Organizations. Presented at 4 th Meeting MIS, Bachelor of Informatics, ST3 Telkom Purwokerto, 21 September 2015

MINGGU #1 SIM - MIS. Sistem Informasi dalam Kegiatan Bisnis Saat ini

BAB 2 SISTEM INFORMASI UNTUK KEUNGGULAN KOMPETITIF

Makalah Sistem Informasi Manajemen (SIM)

Tujuan. Management Information System (MIS) Point of View. What is Organization?

Developing an IS/IT Strategy: Establishing Effective Process

BAB 3 PENTINGNYA TEKNOLOGI INFORMASI

LAMPIRAN KUESIONER PEMBOBOTAN KORPORASI PT TOYOTA ASTRA MOTOR

: Yan Ardiansyah NIM : STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

SISTEM LINTAS FUNGSI PERUSAHAAN Sistem lintas fungsi perusahaan merupakan sistem yang mendukung/berfokus pada penyelesaian berbagai proses bisnis dasa

Saripudin. Introduction to Information Systems Chapter : 1, 2, 7, 8, 9, 10, /02/2009 Saripudin, Manajemen Pariwisata FEB UPI

Modul ke: CHAPTER 12 ENHANCING DECISION MAKING. Fakultas. Dr. Istianingsih. Ekonomi Dan Bisnis. Program Studi Magister Akuntansi.

Muhammad Bagir, S.E.,M.T.I. Pengelolaan Strategik SI/TI

ABSTRAK. Keywords: Balanced Scorecard, Low Cost Strategy, financial, sales volumes, customer, internal business processes, learning and growth.

LAMPIRAN LEMBAR KUESIONER PEMBOBOTAN CORPORATE VALUE. 0 Tidak berhubungan sama sekali. 1 Sangat sedikit hubungannya. 2 Sedikit berhubungan

BAB III METODOLOGI PENGEMBANGAN

Pertemuan. Tantangan Manajemen by mayo

IT Infrastructure and Emerging Technologies

Materi II Overview Sistem Informasi. Sistem Informasi Manajemen Dr. Hary Budiarto

BAB I PENDAHULUAN. persaingan pada area analisis, karena bisnis-bisnis saat ini dihadapkan pada jumlah

LAMPIRAN 1. KUESIONER PEMBOBOTAN KORPORASI PT TELKOM DOMAIN BISNIS

LAMPIRAN A KUISIONER UNTUK PEMBOBOTAN KORPORAT

Sistem Informasi

Business Process and Information Systems. Didi Supriyadi - Pertemuan ke-3 Sistem Informasi Manajemen ST3 Telkom

Enterprise Resource Planning

Bab 2 Keputusan Perencanaan Strategi

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN. dijalankan oleh PT. Adi Sarana Armada.

LINGKUNGAN BISNIS (Business Environment)

2 Sistem Informasi untuk Keunggulan Strategis

Mendefinisikan dan menggambarkan proses bisnis dan hubungan mereka dengan sistem informasi. Menjelaskan sistem informasi yang mendukung fungsi bisnis

BAB II LANDASAN TEORI

MENGEMBANGKAN STRATEGI SI/TI Titien S. Sukamto

ANALISIS LINGKUNGAN ORGANISASI IKA RUHANA

BAB II LANDASAN TEORI

LANDASAN TEORI. Enterprise Resource Planning (ERP) adalah sebuah aplikasi bisnis yang

Sistem Informasi

SISTEM INFORMASI dalam ORGANISASI. Ign.F.Bayu Andoro.S, M.Kom

Human Resource Management

Faktor-Faktor yang mempengaruhi efektifnya sebuah Organisasi Virtual (Metode dan Perbandingan)

PERFORMA YAYASAN PENDIDIKAN INTERNAL AUDIT PUSAT PENDIDIKAN & PENGEMBANGAN AUDIT DAN MANAJEMEN YPIA

Ringkasan Chapter 12 Developing Business/ IT Solution

Supply Chain Management Systems

BAB III METODOLOGI. Dalam penulisan tesis ini digunakan strategi analisis situasi dimana

Enterprise Resource Planning (ERP)

TINJAUAN MENYELURUH SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Teknik Informatika S1

Muhammad Bagir, S.E.,M.T.I. Portofolio Aplikasi

BAB 7 PENGORGANISASIAN DAN STRUKTUR ORGANISASI

BAB II LANDASAN TEORI

Human Resource Management

Gambaran Umum Sistem Informasi Manajemen. Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Jurusan Sistem Informasi Universitas Gunadarma

I. PENDAHULUAN Latar Belakang

ORGANIZATIONAL AND BEHAVIORAL IMPACTS. ( organisasional dan dampak perilaku)

LAMPIRAN 1. Kuesioner. Domain Bisnis. untuk penyusunan skripsi dengan judul Analisis Investasi Sistem Informasi dengan

RESUME BUKU MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM 10/e CHAPTER 14: ENTERPRISE AND GLOBAL MANAGEMENT OF INFORMATION TECHNOLOGY

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Salah satunya adalah penelitian yang melakukan analisa lingkungan internal dan

Pengelolaan Informasi: Pentingnya Sumberdaya Konseptual

Gambaran Umum Sistem Informasi Manajemen. Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Jurusan Sistem Informasi Universitas Gunadarma 2014

LAMPIRAN 1. Kuesioner Portfolio Domain Bisnis

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI

Bab 9: PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN. Hak cipta 2005 South-Western. Semua hak dilindungi undangundang.

PERFORMANCE MEASUREMENT (Pengukuran Kinerja) Supply Chain Management. Ir. Dicky Gumilang, MSc. Universitas Esa Unggul July 2017

STRATEGI DAN PELUANG YANG KOMPETITIF. Pertemuan 03 3 SKS

BAB II LANDASAN TEORI

Sistem Informasi (Information System)

Kerangka Lecture. Elemen Lingkungan. Menggunakan Teknologi Informasi Untuk Keunggulan Kompetitif

RANGKUMAN SIM BAB 14 Mengelola Rancangan Proyek (Managing Projects)

Strategic Management of IS/IT. Aspek Manajemen IS / IT 11/23/2011. O rganization and R esources Chapter 8. Context of This Session

PENGELOLAAN STRUKTUR ORGANISASI DAN TUGAS

3/16/2012 LECTURER: Reference

Siklus Adopsi & Model Operasi e-bisnis

Pengantar Sistem Informasi

A. Pengertian Supply Chain Management

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Aplikasi Web Channel dari SAP Mampu Menjadikan Internet Menjadi Penjualan, Pemasaran dan Layanan yang Menguntungkan Untuk Pelanggan dan Perusahaan

Agenda. Definisi PSSI. Hendri Sopryadi,M.T.I 9/28/2011

IT GOVERNANCE (TATA KELOLA IT)

Muhammad Bagir, S.E.,M.T.I. Analisis Strategik Sistem Informasi

10/12/2011 PERUSAHAAN DALAM LINGKUNGANNYA HUBUNGAN PERUSAHAAN DGN LINGKUNGANNYA. Sistem fisik perusahaan adlah sistem lingkaran tertutup

11. STRUKTUR ORGANISASI

14. ENTERPRISE AND GLOBAL MANAGEMENT OF INFORMATION TECHNOLOGY (Summary) Oleh: Gustiyan Taufik Mahardika P

PERILAKU ORGANISASI MODUL 01

LAMPIRAN 1 LEMBAR KUESIONER PEMBOBOTAN SWOT. Kuesioner ini digunakan untuk mendapatkan nilai yang nantinya berpengaruh terhadap

serta kemampuan membangun volume sales yang banyak - Kemampuan menciptakan switching cost yang mengikat konsumen

Abigail Allo Karangan

Enterprise and Global Management of Information Technology (Summary)

E-Business VS E-Commerce?

OUTSOURCING SISTEM INFORMASI DAN PERKEMBANGANNYA DI INDONESIA

Transkripsi:

Chapter 3 Information Systems, Organizations, and Strategy 3.1 2007 by Prentice Hall

Management Information Systems Chapter 3 Information Systems, Organizations, and Strategy LEARNING OBJECTIVES Mengidentifikasi dan menjelaskan fitur penting dari organisasi yang manajer perlu tahu tentang dalam rangka membangun dan menggunakan sistem informasi berhasil. Mengevaluasi dampak sistem informasi tentang organisasi. Menunjukkan bagaimana kekuatan kompetitif Porter s model dan nilai bisnis model rantai membantu menggunakan sistem informasi untuk keunggulan kompetitif. 3.2 2007 by Prentice Hall

Management Information Systems Chapter 3 Information Systems, Organizations, and Strategy LEARNING OBJECTIVES (Continued) Menunjukkan bagaimana sistem informasi membantu bisnis menggunakan sinergi, kompetensi inti, dan strategi berbasis jaringan untuk mencapai keunggulan kompetitif. Menilai tantangan yang ditimbulkan oleh sistem informasi strategis dan solusi manajemen. 3.3 2007 by Prentice Hall

Management Information Systems Chapter 3 Information Systems, Organizations, and Strategy Apakah New US Airways Mampu Terbang? Masalah: Persaingan keras dan perubahan lingkungan. Solusi: Merevisi proses bisnis dan mengintegrasikan mereka dengan sistem informasi dan budaya dapat meningkatkan penjualan dan mengurangi biaya. Memilih sistem yang sesuai dan teknologi yang menghilangkan sistem berlebihan. Menunjukkan peran IT dalam mendukung proses bisnis ditingkatkan. Menggambarkan manfaat dari mengintegrasikan sistem informasi dalam menghadapi saling ketergantungan lingkungan, budaya, proses, strategi, dan sistem. 3.4 2007 by Prentice Hall

Management Information Systems Chapter 3 Information Systems, Organizations, and Strategy Organizations and Information Systems What is an organization? Features of organizations Routines and business processes Organizational politics Organizational culture Organizational environments Organizational structure Other organizational features 3.5 2007 by Prentice Hall

Apa yang dimaksud Organisasi? Stabil, Struktur sosial yang formal Diikat oleh aturan dan prosedur (berdasarkan hukum) Terstruktur, memiliki atasan dan bawahan Mengambil sumber daya dari luar guna diproses untuk menghasilkan suatu produk/jasa Kumpulan aturan, hak, tugas, dan tanggung jawab tertulis Ada persaingan dan konflik 3.6 2007 by Prentice Hall

Karakteristik organisasi modern secara umum: Ada pembagian tugas yang jelas Terstruktur, ada atasan dan bawahan Ada aturan dan prosedur Ada keadilan dalam bekerja Ada kualifikasi yang jelas dari setiap posisi Memperhatikan efisiensi 3.7 2007 by Prentice Hall

Komposisi Organisasi Formal 3.8 2007 by Prentice Hall

Tipe Organisasi Entrepreneurial structure Ukuran perusahaan kecil dan cepat beradaptasi dengan lingkungan Umumnya perusahaan langsung dipimpin oleh pemilik Machine bureaucracy Ukuran perusahaan besar dan lambat beradaptasi dengan lingkungan Menghasilkan produk yang sama sesuai standar Dipimpin oleh tim managemen (sentralisasi) Divisionalized bureaucracy Terdiri dari beberapa cabang (kombinasi Machine bureaucracy) Umumnya menghasilkan produk yang berbeda sesuai standar Dipimpin oleh sebuah kantor pusat 3.9 2007 by Prentice Hall

Tipe Organisasi Professional bureaucracy Produk/jasa yang dihasilkan berdasarkan pengetahuan pekerja Otoritas berdasarkan bagian (desentralisasi) Adhocracy Produk/jasa berdasarkan kebutuhan Sangat cepat beradaptasi dengan lingkungan Terdiri dari pekerja ahli yang bekerja dalam waktu tertentu Pengawasan manajemen lemah 3.10 2007 by Prentice Hall

Routines and Business Processes Routines aturan, prosedur, kebiasaan yang dibuat sebagai panduan dalam bekerja dibuat untuk meningkatkan produktifitas dan efisiensi Business processes sekumpulan routines dianalisa untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas Business firms sekumpulan business processes 3.11 2007 by Prentice Hall

3.12 2007 by Prentice Hall

Organizational Politics Terdapat perbedaan keahlian, kepentingan, dan cara pandang Terdapat perbedaan cara pandang terhadap distribusi sumber daya, penghargaan, dan hukuman Akibatnya muncul kompetisi dan konflik Potensial menghambat produktifitas dan perubahan 3.13 2007 by Prentice Hall

Organizational Culture Adalah sekumpulan asumsi mengenai produk apa yang mesti dibuat, bagaimana memproduksinya, dimana produk tersebut dibuat, dan untuk siapa produk tersebut 3.14 2007 by Prentice Hall

Fitur Organisasi Struktur Tujuan Konstituen Pemimpin Tugas Dipengaruhi lingkungan 3.15 2007 by Prentice Hall

Hubungan antara Organisasi dan lingkungan Organisasi dan lingkungan memiliki hubungan yang saling mempengaruhi secara timbal balik Organisasi sangat terbuka dan tergantung terhadap lingkungan sosial dan fisik 3.16 2007 by Prentice Hall

Hal utama yang menjadi pembeda antar organisasi satu dengan lainnya: Tujuan pokok Coercive goals (memaksa) Utilitarian goals (menguntungkan) Normative goals (bermanfaat) konstituen Member, klien, stakeholder, publik Gaya kepemimpinan Otoriter, Demokratik, Bebas Tugas dan teknologi 3.17 2007 by Prentice Hall

Organizing the IT Function Bagian Sistem Informasi bertanggung jawab mengurus: Hardware Software Data storage Networks & Telecommunication 3.18 2007 by Prentice Hall

3.19 2007 by Prentice Hall

Programmers Highly trained Mampu menulis instruksi ke dalam komputer Systems analysts Mencari solusi dari problem bisnis Liaisons antara bagian TI dengan seluruh elemen organisasi Information system managers: Memimpin berbagai macam spesialis TI Chief Officer (Information CIO) Senior manager yang bertanggung jawab memaksimalkan fungsi TI dalam perusahaan End Users Menggunakan fungsi TI namun berada diluar bagian TI 3.20 2007 by Prentice Hall

Management Information Systems Chapter 3 Information Systems, Organizations, and Strategy Organizations and Information Systems Hubungan Dua Arah antara Organisasi dan Teknologi Informasi This complex two-way relationship is mediated by many factors, not the least of which are the decisions made or not made by managers. Other factors mediating the relationship include the organizational culture, structure, politics, business processes, and environment. Figure 3-1 3.21 2007 by Prentice Hall

How Information Systems Impact Organizations and Business Firms Dampak Ekonomi: TI perubahan baik biaya relatif dari modal dan biaya informasi Sistem informasi teknologi merupakan faktor produksi, seperti modal dan tenaga kerja. Teori Biaya Transaksi: Perusahaan berusaha untuk menghemat biaya berpartisipasi dalam pasar (biaya transaksi). TI menurunkan biaya transaksi pasar bagi perusahaan, sehingga bermanfaat bagi perusahaan untuk bertransaksi dengan perusahaan lain daripada tumbuh jumlah karyawan karyawan. 3.22 2007 by Prentice Hall

Teori keagenan: Firma adalah perhubungan kontrak di antara pihak yang berkepentingan diri sendiri yang membutuhkan pengawasan. Perusahaan biaya agensi pengalaman (biaya pengelolaan dan pengawasan). TI dapat mengurangi biaya agensi, sehingga memungkinkan bagi perusahaan untuk tumbuh tanpa menambah biaya pengawasan, dan tanpa penambahan karyawan. 3.23 2007 by Prentice Hall

Dampak penerapan TI terhadap organisasi Merampingkan organisasi dalam hal: struktur organisasi lebih ramping Distribusi informasi memiliki jangkauan yang luas meningkatkan kecepatan pengambilan keputusan meningkatkan kemampuan bawahan untuk cepat mengambil keputusan tanpa supervisi berlebihan (meningkatkan efisiensi pekerjaan) meningkatkan jangkauan pengawasan pimpinan terhadap alokasi sumber daya 3.24 2007 by Prentice Hall

Management Information Systems Chapter 3 Information Systems, Organizations, and Strategy Bagaimana Dampak Sistem Informasi Organisasi dan Perusahaan Bisnis Perataan Organisasi Information systems can reduce the number of levels in an organization by providing managers with information to supervise larger numbers of workers and by giving lowerlevel employees more decisionmaking authority. Figure 3-8 3.25 2007 by Prentice Hall

Pascaindustri Organisasi dan Perusahaan Virtual Postindustrial Organizations: Otoritas meningkat sebanding dengan meningkatnya pengetahuan dan kompetensi Teknologi informasi mendorong satuan tugasjaringan organisasi jaringan organisasi. 3.26 2007 by Prentice Hall

Virtual Perusahaan: Gunakan jaringan untuk menghubungkan orang, aset, dan ide-ide Dapat sekutu dengan pemasok, pelanggan untuk membuat dan produk dan layanan baru mendistribusikan Tidak terbatas pada batas-batas organisasi tradisional atau lokasi fisik 3.27 2007 by Prentice Hall

Peningkatan Fleksibilitas Organisasi: Sistem informasi memberikan baik organisasi besar dan kecil fleksibilitas tambahan untuk mengatasi keterbatasan yang ditimbulkan oleh ukuran mereka. Organisasi Kecil menggunakan sistem informasi untuk jangkauan yang lebih besar memperoleh beberapa organisasi. Organisasi besar menggunakan teknologi informasi untuk mencapai beberapa kelincahan dan respon organisasi kecil. Kustomisasi dan personalisasi: TI memungkinkan untuk menyesuaikan produk-produk dan layanan untuk individu. 3.28 2007 by Prentice Hall

Memahami Perubahan Organisasi: Sistem informasi menjadi terikat dalam politik Perlawanan organisasi karena mereka mempengaruhi akses ke sumber daya kunci. Sistem informasi berpotensi mengubah struktur organisasi, budaya, politik, dan bekerja. Alasan paling umum untuk kegagalan proyek besar karena resistansi organisasi dan politik untuk perubahan. 3.29 2007 by Prentice Hall

Internet dan Organisasi Internet meningkatkan aksesibilitas, penyimpanan, distribusi informasi dan pengetahuan untuk perusahaan bisnis. Biaya Internet Badan menurunkan transaksi dan perusahaan. Bisnis dengan cepat membangun kembali proses bisnis utama mereka berdasarkan teknologi internet. Contoh: order entry online, layanan pelanggan, dan pemenuhan pesanan. 3.30 2007 by Prentice Hall

Management Information Systems Chapter 3 Information Systems, Organizations, and Strategy Menggunakan Sistem Informasi untuk Mencapai Keunggulan Kompetitif Porter s Competitive Forces Model Tradisional pesaing Baru pasar pendatang Pengganti produk dan jasa Pelanggan Pemasok 3.31 2007 by Prentice Hall

Management Information Systems Chapter 3 Information Systems, Organizations, and Strategy Using Information Systems to Achieve Competitive Advantage Porter s Competitive Forces Model In Porter s competitive forces model, the strategic position of the firm and its strategies are determined not only by competition with its traditional direct competitors but also by four forces in the industry s environment: new market entrants, substitute products, customers, and suppliers. Figure 3-10 3.32 2007 by Prentice Hall

Management Information Systems Chapter 3 Information Systems, Organizations, and Strategy Menggunakan Sistem Informasi untuk Mencapai Keunggulan Kompetitif Sistem informasi strategi untuk menghadapi kekuatankekuatan kompetitif Kepemimpinan biaya rendah Diferensiasi produk Fokus pada kebutuhan pasar Memperkuat dan keintiman pelanggan pemasok Internet berdampak pada keunggulan kompetitif 3.33 2007 by Prentice Hall

Management Information Systems Chapter 3 Information Systems, Organizations, and Strategy Menggunakan Sistem Informasi untuk Mencapai Keunggulan Kompetitif 7-Eleven Stores Ask the Customer by Asking the Data Baca Sesi Interaktif: Teknologi, dan kemudian mendiskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut: Mengapa mengetahui tentang pelanggan sangat penting bagi perusahaan seperti 7-Eleven? Apa saja manfaat Ritel 7-Eleven Sistem Informasi? Dalam hal model Porter, kekuatan apa yang tidak strategis Sistem Informasi Retail berusaha untuk menjawab? Manakah dari strategi yang dijelaskan dalam bab ini tidak mendukung Sistem Informasi Retail? 3.34 2007 by Prentice Hall

Management Information Systems Chapter 3 Information Systems, Organizations, and Strategy Menggunakan Sistem Informasi untuk Mencapai Keunggulan Kompetitif Model nilai rantai bisnis Memperluas rantai nilai: Web Sinergi, kompetensi inti, dan strategi berbasis jaringan Synergies Enhancing core competencies Network-based strategies Network economics Virtual company strategy Business ecosystems: Keystone and niche firms 3.35 2007 by Prentice Hall

Management Information Systems Chapter 3 Information Systems, Organizations, and Strategy Menggunakan Sistem Informasi untuk Mencapai Keunggulan Kompetitif Amazon.com: An Internet Giant Fine-Tunes Its Strategy Baca Sesi Interaktif: Organisasi, dan kemudian mendiskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut: Menganalisis Amazon.com menggunakan kekuatan kompetitif dan model value chain. Bagaimana hal itu menanggapi tekanan dari lingkungan kompetitif? Bagaimana cara memberikan nilai kepada pelanggannya? Jelaskan Amazon berkembang strategi bisnis. Mengapa perusahaan merubah strategi? Apakah menurut Anda Amazon dapat terus menjadi sukses? Jelaskan jawaban Anda. 3.36 2007 by Prentice Hall

Management Information Systems Chapter 3 Information Systems, Organizations, and Strategy Using Information Systems to Achieve Competitive Advantage The Value Web The value web is a networked system that can synchronize the value chains of business partners within an industry to respond rapidly to changes in supply and demand. Figure 3-12 3.37 2007 by Prentice Hall

Management Information Systems Chapter 3 Information Systems, Organizations, and Strategy Menggunakan Sistem untuk Keunggulan Kompetitif: Isu Manajemen Mempertahankan keunggulan bersaing Melakukan analisis sistem strategis Mengelola transisi strategis 3.38 2007 by Prentice Hall