Siklus Adopsi & Model Operasi e-bisnis
|
|
|
- Sonny Lesmana
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Siklus Adopsi & Model Operasi e-bisnis Untuk memaksimalkan laba dari investasi infrastruktur e-bisnis, perlu pemahaman tentang bagaimana perusahaan dalam menerapkan e-bisnis. Penelitian menunjukkan bahwa perusahaan bergerak menggunakan tahapan umum dalam proses evolusi mereka menuju perusahaan e-bisnis: awareness (kesadaran), presence (kehadiran), pilot (percontohan), adoption (adopsi), integration (integrasi) dan transformation (transformasi). Perusahaan dapat menggunakan siklus adopsi ini untuk memprioritaskan, menilai dan mengalokasikan sumber daya untuk menciptakan visi e-bisnis mereka. Pada awalnya, perusahaan sadar dan mulai membangun kehadirannya di Web dengan mempublikasikan informasi. Dalam tahap percontohan dan adopsi, perusahaan melakukan transaksi secara online dengan pihak luar. Sebelum maju ke tahap ini, perusahaan harus mengatasi bagaimana melindungi informasi pelanggan dan keamanan diri sendiri (security chasm). Lompatan besar melewati "business value chasm" datang ketika perusahaan mengintegrasikan Web dengan proses bisnis inti, yaitu manajemen hubungan pelanggan, manajemen rantai pasokan, manajemen pengetahuan dan operasi. Pada titik ini, manajemen harus secara fundamental memikirkan kembali strategi bisnisnya. Pada tahap integrasi, perusahaan ini menggunakan Web untuk menjual dan membeli, untuk menarik dan mempertahankan pelanggan dan untuk memberikan layanan. Tahap terakhir adalah transformasi bisnis sebenarnya, ketika perusahaan menciptakan desain strategi bisnis baru, Halaman 1
2 sebuah model e-bisnis. Tahap ini ditandai dengan usaha perluasan eksternal perusahaan melalui pembentukan nilai jejaring dengan mitra, pemasok dan pelanggan. Model-model Operasi ebisnis Seiring dengan pemahaman tentang tahapan yang dilalui perusahaan dalam siklus adopsi ebisnis, penting untuk mengetahui bagaimana perusahaan melakukan kegiatan operasionalnya. Model-model ini dapat diterapkan lebih dari satu dalam suatu perusahaan untuk mendapatkan kegiatan operasional terbaiknya. Model-model operasi atau kegiatan ebisnis ini ada 5 jenis yaitu: 1. E-commerce Model ecommerce meningkatkan efisiensi kegiatan operasional perusahaan dengan penyediaan sistem Manajemen Hubungan Pelanggan (CRM) dan penciptaan pendapatan. Model ini memungkinkan sistem yang sudah ada menyediakan interaksi jenis business-to-consumer dan menghasilkan kinerja yang tinggi serta kemampuan availibilitas yang berkelanjutan. Halaman 2
3 Model ecommerce menyediakan kerangka bagi bisnis yang memerlukan model operasional yang berbeda, karena penjualan online pada umumnya adalah suatu bentuk ekspansi. Motif utama adalah meningkatkan penjualan dan keuntungan dengan menggunakan internet sebagai saluran baru untuk menjual jasa atau produk dan meningkatkan akses oleh pelanggan, penyampaian layanan, dan keintiman. Model ini juga digunakan oleh perusahaan yang berpengetahuan dan nyaman dengan teknologi dan yang lebih sadar dengan dampak potensial yang dapat diberikan web pada hubungan yang dibangun dengan pelanggan. 2. Extranet Model extranet berkaitan dengan masalah akses, pemberian layanan, dan kepercayaan. Model ini menyediakan layanan Manajemen Rantai Pasok (SCM) dan Perencanaan Sumber daya Perusahaan (ERP) yang prosesnya terhubung dengan mitra kerja yang ditentukan. Model dapat mengurangi biaya melalui peningkatan efisiensi. Manajemen keamanan dan kepercayaan adalah dua faktor penting yang menentukan kesuksesan model ini. Perusahaan menggunakan model ini dengan tujuan utama untuk meningkatkan efisiensi proses bisnis dan mengurangi biaya. Ini adalah model yang berorientasi pada kegiatan operasional yang ingin mendapatkan keuntungan kompetitif dan peningkatan pendapatan melalui peningkatan efisiensi transaksi. Halaman 3
4 Contoh perusahaan: perusahaan pemasok buku internasional yang memerlukan teknologi web yang mendukung aplikasi pemesanan buku. 3. E-process excellent Model ini meningkatkan akses, efisiensi kegiatan operasional dan pemberian layanan dengan cara fokus pada peningkatan produktivitas dan pengendalian melalui kolaborasi, stabilitas yang diberikan oleh aliran regulasi dan manajemen kinerja berkelanjutan. Model ini fokus pada peningkatan efektifitas dan efisiensi proses internal organisasi. Contoh perusahaan: Perusahaan yang berbasis riset dan teknologi yang melayani konsumen dunia dan pasar industri. Perusahaan menggunakan model ini untuk menemukan cara handal bagi aplikasi Perencanaan Sumberdaya Perusahaan (ERP) untuk berkomunikasi secara global, internal, dan dengan perusahaan angkutan dan pemasok. Solusi yang dibangun melibatkan proses mengintegrasikan aplikasi ERP Halaman 4
5 perusahaan yang terdiri dari langkah-langkah penilaian terhadap arsitektur, aliran kerja, proses pembuatan pesan transaksi global. Sebagai hasilnya, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi bisnis, dapat melakukan transformasi bisnis, meningkatkan kecepatan masuk ke pasar dan memperluas jangkauan global. Dan juga menambah sumber penghasilan baru, meningkatkan kualitas dan layanan pelanggan. Siklus proses bisnis untuk aplikasi yang sudah secara elektronik telah direduksi secara dramatis. 4. Virtual Community Model ini menerapkan bandwidth yang fleksibel dan jaringan yang aman serta menerapkan kolaborasi realtime, berbagi proses dan pengetahuan sehingga meningkatkan akses ke perusahaan, efisiensi kegiatan operasional, dan pemberian layanan. Ada dua model virtual community disini yang merupakan dua model yang berbeda. Bentuk dari model virtual community pertama (pada gambar diatas terletak di area above the e-line) adalah konsorsium dari beberapa perusahaan berbeda yang bersamasama menyediakan layanan end-to-end, misalnya perusahaan perbankan dengan layanan perbankannya. Model virtual community satunya lagi merupakan representasi dari sekelompok orang atau perusahaan yang bersama-sama berbagi informasi secara internal. Misalnya, sekelompok dokter yang berbagi informasi tentang perawatan medis. Model ini dibangun berdasarkan hasrat untuk membangun bisnis baru dan meningkatkan efisiensi dan efektifitas dengan menghubungkan proses-proses bisnis secara langsung dengan pemasok dan mitra bisnis. Model ini beroperasi pada jaringan terintegrasi yang melibatkan tidak hanya pemasok dan mitra bisnis tetapi juga pegawai yang berkeahlian tinggi, distributor, retailer, dan bahkan konsumen. Contoh perusahaan: sebuah jaringan pasar asuransi Eropa, terdiri dari para broker nasional besar dan lebih dari 3000 penjamin emisi, memproses lebih dari juta transaksi per tahun. Berangkat dari keprihatinan eksekutif perusahaan, bahwa terjadi inefisiensi biaya, redundansi, kelambatan pasar dan kualitas layanan, maka dengan membentuk virtual community, mereka dapat membangun sebuah marketplace Halaman 5
6 elektronik, aplikasi berbagi, layanan , layanan EDI untuk pertukaran informasi, dan layanan jaringan seperti leased line dan layanan dial. Inisiatif ini meningkatkan efisiensi bisnis, memungkinkan transformasi bisnis, meningkatkan kecepatan ke pasar dan memperluas jangkauan global. 5. Above the e-line Model ini memungkinkan perusahaan untuk mengembangkan produk dan pasar baru, dan memperkuat citra perusahaan. Model ini memiliki kinerja yang tinggi, jaminan kinerja untuk konsumen dan keamanan transaksi keuangan. Model ini juga mengimplementasikan model e-bisnis terbaru dan proses-proses business-toconsumer. Model ini merepresentasikan jenis-jenis bisnis berikut: Bisnis yang dimulai dari awal untuk memperoleh keuntungan dari internet untuk kinerja tertinggi dalam efisiensi dan efektifitas operasional antar enterprise. Bisnis yang secara agresif mengejar strategi untuk mengubah bisnis mereka atau bagian dari bisnis mereka ke model ini. Contoh perusahaan: sebuah toko buku online baru dengan lebih dari 10 juta buku cetak, buku audio, CD, kaset dan video membutuhkan situs web untuk ecommerce. Model ini membantu membangun dan menghadirkan situs web dalam waktu kurang dari 9 bulan. Model ini membantu perusahaan untuk mengubah bisnisnya, meningkatkan kecepatan ke pasar, memperluas jangkauan global, menambah sumber penghasilan baru dan meningkatkan layanan pelanggan. Memetakan Inisiatif Teknologi Informasi ke Model Operasi Jika suatu organisasi sedang mempertimbangkan untuk menerapkan inisiatif e-bisnis, maka organisasi harus memiliki layanan Teknologi Informasi yang sedang berjalan di setiap area, yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini. Model operasi yang dipilih dan tinjauan tentang investasi dan kemampuan organisasi untuk menerapkan teknologi informasi saat ini akan Halaman 6
7 memberikan arah untuk menentukan area layanan tertentu mana yang harus difokuskan segera dan mana yang akan menjadi bagian dari rencana jangka panjang organisasi. Sebuah rencana multi-tahun dengan portofolio yang seimbang tentang layanan di seluruh area layanan dapat membantu organisasi dalam melaksanakan inisiatif e-bisnis yang sukses. Planning and strategy akan membantu organisasi untuk mendefinisikan, menerapkan, dan mengelola perubahan terhadap pengorganisasian, proses, dan sistem selama transisi perusahaan kedalam sebuah e-bisnis. Layanan kunci di area layanan (service areas) ini meliputi meliputi: 1) 2) 3) 4) 5) 6) Merencanakan manajemen perubahan infrastruktur Merencanakan avaibilitas Menyediakan percepatan penerapan yang sukses Mengembangkan sistem manajemen teknologi informasi Menyediakan pengorganisasian rencana dan desain kapasitas Merencanakan dan merancang strategi dan arsitektur infrastruktur e-bisnis Pengintegrasian strategi, proses, dan informasi membantu organisasi untuk merencanakan dan menerapkan infrastruktur e-bisnis ketika proses-proses dan manajemen pengetahuan enterprises diintegrasikan atau dikoordinasikan dengan sistem dan jaringan. Layanan kunci yang diberikan di area layanan ini: 1) Mengintegrasikan aplikasi-aplikasi strategis enterprise, seperti SCM, CRM, dan ERP 2) Menyedikan manajemen pengetahuan dan layanan kolaborasi untuk memanfaatkan data korporasi dan eksternal. 3) Menyediakan solusi untuk menghantarkan self-service end-user. 4) Menyediakan layanan-layanan aplikasi yang berorientasi industri, berbasis aplikasi bisnis, dan kustomisasi massal. Mengelola dan mengoperasikan teknologi informasi membantu unit bisnis mengoptimalkan kinerja sumberdaya e-bisnis mereka. Layanan kunci area layanan ini meliputi: Halaman 7
8 1) Mengkoordinasikan kegiatan tim bisnis dan teknologi informasi dan mengintegrasikan atau mengkoordinasikan proses-proses, sistem e-bisnis, dan jaringan. 2) Mendesain dan mengoptimalkan infrastruktur web untuk meningkatkan kinerja bisnis. 3) Menyediakan infrastruktur penghantaran layanan untuk mendukung produksi dan membantu dalam membuat keputusan tentang outsourcing. Panduan Memulai E-Bisnis Sebagai tambahan, berikut ini panduan yang dapat membantu untuk memulai dan memandu organisasi untuk mencapai tujuan e-bisnis organisasi. Untuk memulai membutuhkan penilaian situasi organisasi saat ini kemudian merakit berbagai pilihan untuk memenuhi kebutuhan organisasi. No Tugas 1 Inventaris inisiatif e-bisnis yang direncanakan dan yang sedang berlangsung dan memahami tujuan dan harapan bisnis organisasi. 2 Memahami bagaimana investasi e-bisnis saat ini dikelola dan bagaimana investasi dalam proyek-proyek TI yang terwakili. 3 Mengidentifikasi sponsor eksekutif yang mendukung investasi pemberdayaan e-bisnis. 4 Merencanakan inisiatif organisasi terhadap model operasional untuk memahami di mana TI dapat memberikan nilai untuk mencapai tujuan bisnis organisasi 5 Tentukan fokus area bisnis. Misalnya, mencari unit bisnis yang memiliki sponsor yang solid atau yang mewakili 80 persen inisiatif bisnis masa depan. Memanfaatkan kompetensi inti yang dapat digunakan di beberapa proyek. 6 Prioritaskan dan rencanakan inisiatif e-bisnis sesuai dengan dampak bisnis mereka serta mengidentifikasi setiap dependensi dan keterkaitan di antara mereka. Halaman 8
9 7 Pilih sebuah inisiatif dominan yang menggabungkan nilai yang diberikan oleh TI dengan inisiatif e-business. 8 Petakan inisiatif TI saat ini dan yang sudah ada untuk tiga bidang layanan untuk memastikan bahwa pendekatan organisasi bersifat komprehensif. 9 Isi kesenjangan untuk membangun rencana dan kasus bisnis pendukungnya. Referensi IBM e-business Solutions. Enabling Your e-business Initiatives. Peoplesoft. Halaman 9
Pengantar ebisnis. Dapat menjelaskan tahapan evolusi perusahaan menuju perusahaan e-bisnis
MODUL 1 Pengantar ebisnis TUJUAN PEMBELAJARAN Memahami pentingnya e-bisnis bagi perusahaan dan proses evolusi perusahaan menuju perusahaan e-bisnis sehingga mampu memberikan penjelasan yang mudah dimengerti
I. PENDAHULUAN Latar Belakang
I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Globalisasi telah mendorong terciptanya persaingan yang sengit diantara para pelaku bisnis di setiap bidang. Kemampuan perusahaan dalam merespon perubahan secara cepat
Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom
Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom Informasi menjadi dasar pelaksanaan proses rantai pasok dan dasar bagi manajer dalam membuat keputusan. Menurut cophra dan meindl(2007) informasi harus memiliki karakteristik:
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian The International Journal of Bussiness and Management
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Persaingan dalam dunia perindustrian di era globalisasi saat ini semakin ketat dengan kemajuan teknologi informasi. Kemajuan dalam teknologi informasi menjadikan
JURNAL 1 : POTENSI ADOPSI STRATEGI E-COMMERCE UNTUK DI LIBYA.
Nama : Sapto N. Setiawan Jurusan : 42SIB JURNAL 1 : POTENSI ADOPSI STRATEGI E-COMMERCE UNTUK DI LIBYA. Penerapan electronic commerce (e-commerce) telah menjadikan hubungan bisnis yang sehat antara produsen
BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil analisis data di atas, kesimpulan dari analisis strategi yang
BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data di atas, kesimpulan dari analisis strategi yang telah dilakukan adalah sebagai berikut: 1. Secara keseluruhan industri ini kurang
BAB I PENDAHULUAN. suatu perusahaan harus memperhatikan faktor-faktor internal dan eksternal yang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Pada era globalisasi saat ini, persaingan usaha semakin kompetitif dan kreatif. Untuk dapat bertahan dalam persaingan usaha yang ketat, pihak manajemen dalam
Teknologi Informasi untuk
Seminar Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri UII, Yogyakarta, 2 Agustus 2016 Teknologi Informasi untuk pengembangan UMKM Dr. R. Teduh Dirgahayu Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise Universitas
Perencanaan Sumber Daya
MODUL PERKULIAHAN Perencanaan Sumber Daya E-Business Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh Program Magister Teknik Resource Pascasarjana Industri Planning 11 Abstract - Electronic enterprise,
ENTERPRISE RESOURCE PLANNING
ENTERPRISE RESOURCE PLANNING RUANG LINGKUP MATAKULIAH Materi Pengantar ERP Sistem dan Rekayasa ERP Pemetaan Proses Siklus ERP ERP: Sales, Marketing & CRM ERP: Akuntansi, Keuangan ERP: Produksi, Rantai
INFRASTRUKTUR E-BISNISE Pertemuan ke-4
MKK-3161 E-BisnisE INFRASTRUKTUR E-BISNISE Pertemuan ke-4 Infrastruktur Dasar E-Bisnis Infrastruktur e-bisnis adalah arsitektur hardware, software, konten dan data yang digunakan untuk memberikan layanan
Bab 9 KONSEP e SUPPLY CHAIN DALAM SISTEM INFORMASI KORPORAT TERPADU
Bab 9 KONSEP e SUPPLY CHAIN DALAM SISTEM INFORMASI KORPORAT TERPADU Sistem Informasi Korporat Terpadu Konsep manajemen supply chain memperlihatkan adanya proses ketergantungan antara berbagai perusahaan
Strategic Management of IS/IT. Aspek Manajemen IS / IT 11/23/2011. O rganization and R esources Chapter 8. Context of This Session
Context of This Session External Business Environment Internal Business Environment Internal IS/IT environment Strategic Management of IS/IT O rganization and R esources Chapter 8 We are here Strategic
RESUME BUKU MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM 10/e CHAPTER 14: ENTERPRISE AND GLOBAL MANAGEMENT OF INFORMATION TECHNOLOGY
RESUME BUKU MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM 10/e CHAPTER 14: ENTERPRISE AND GLOBAL MANAGEMENT OF INFORMATION TECHNOLOGY TUGAS MATA KULIAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TAKE HOME TEST NOMOR 4 CAHYO DWI SULISTIYO
KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS
KONSEP KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS Teknologi informasi, termasuk sistem informasi berbasis internet, memainkan peranan penting dalam bisnis. Teknologi informasi dapat membantu segala jenis
DASAR SISTEM DALAM BISNIS
DASAR SISTEM DALAM BISNIS SISTEM INFORMASI Sistem adalah satu kesatuan komponen yang saling terhubung dengan batasan yang jelas bekerja bersama-sama untuk mencapai seperangkat tujuan (O Brien dan Marakas
PENGENALAN DAN KONSEP E-COMMERCE
PENGENALAN DAN KONSEP E-COMMERCE Definisi Electronic Commerce (E-Commerce) secara umum merupakan kegiatan bisnis (perniagaan/perdagangan) atau jasa yang berhubungan erat dengan konsumen (Consumers), Manufaktur,
SISTEM BISNIS DENGAN ELEKTRONIK
SISTEM BISNIS DENGAN ELEKTRONIK SISTEM E-BUSINESS E-Business (Electronic Business) adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dengan mamanfaatkan teknologi elektronik seperti komputer dan internet.
Enterprise and Global Management of Information Technology (Summary)
Enterprise and Global Management of Information Technology (Summary) Bagian 1. MENGELOLA TEKNOLOGI INFORMASI Salah satu komponen yang penting dalam menentukan keberhasilan suatu bisnis adalah Teknologi
Ekonomi Digital Bukan Sekadar Langkah Strategis
DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA http://kominfo.pekalongankota.go.id/ Ekonomi Digital Bukan Sekadar Langkah Strategis Kamis, 10 Maret 2016-14:32:23WIB Diposting oleh : Administrator Kategori : ARSIP BERITA
E-Commerce. Pertemuan : 1 Dosen : Shinta Rahmani, Se., M.Si. 1. Definisi electronic commerce (EC) dan pengkategoriannya.
E-Commerce Pertemuan : 1 Dosen : Shinta Rahmani, Se., M.Si 1 1. Definisi electronic commerce (EC) dan pengkategoriannya. 2 1 Electronic Commerce: Definisi dan Konsep (lanjut) E-commerce dapat didefinisikan
Mendefinisikan dan menggambarkan proses bisnis dan hubungan mereka dengan sistem informasi. Menjelaskan sistem informasi yang mendukung fungsi bisnis
Mendefinisikan dan menggambarkan proses bisnis dan hubungan mereka dengan sistem informasi. Menjelaskan sistem informasi yang mendukung fungsi bisnis utama: penjualan dan pemasaran, manufaktur dan produksi,
Pengantar. Sekilas E-Bisnis. Fungsi E-Bisnis. Komponen-komponen E-Bisnis. Hubungan E-Bisnis dengan E-Commerce
Pengantar Sekilas E-Bisnis E-bisnis menghubungkan semua karyawan, pelanggan, pemasok, dan stakeholders lainnya tanpa pandang wilayah geografis. E-bisnis pakai standar data elektronik umum dan otomatisasi
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA
TUGAS E-BISNIS Disusun Oleh : Arif Budiyanto (09.11.2826) SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA 2012 ABSTRAK Di internet, informasi diletakkan di dalam suatu situs web. Dimana
Aplikasi Web Channel dari SAP Mampu Menjadikan Internet Menjadi Penjualan, Pemasaran dan Layanan yang Menguntungkan Untuk Pelanggan dan Perusahaan
Aplikasi Web Channel dari SAP Mampu Menjadikan Internet Menjadi Penjualan, Pemasaran dan Layanan yang Menguntungkan Untuk Pelanggan dan Perusahaan DI SUSUN OLEH : NAMA : ZULFIKAR AJIB NIM : 09.11.3333
Membuat Cetak Biru Strategi E-Bisnis
Membuat Cetak Biru Strategi E-Bisnis Perlunya Cetak Biru Hanya sedikit perusahaan yang berhasil mewujudkan rencana strategis e-bisnis mereka menjadi kenyataan. Ketiadaan panduan dalam mengimplementasikan
Menurut Lou Gerstner: Menurut Mohan Sawhney :
DEFINISI E-BISNIS Menurut Lou Gerstner: Aktivitas yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dengan proses pertukaran barang dan/atau jasa dengan memanfaatkan internet sebagai medium komunikasi
Kerangka Kebijakan Pengembangan Dan Pendayagunaan Telematika Di Indonesia
Lampiran Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor : 6 tahun 2001 Tanggal : 24 april 2001 Kerangka Kebijakan Pengembangan Dan Pendayagunaan Telematika Di Indonesia Pendahuluan Pesatnya kemajuan teknologi
Tantangan Manajemen. Teknologi. Informasi. Sistem. Informasi. Konsep-konsep Dasar
KONSEP KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS Teknologi informasi, termasuk sistem informasi berbasis internet, memainkan peranan penting dalam bisnis. Teknologi informasi dapat membantu segala jenis
BAB 2 DASAR SISTEM INFORMASI BISNIS
BAB 2 DASAR SISTEM INFORMASI BISNIS A. Konsep Dasar Sistem Informasi Bisnis 1. Teknologi Informasi Istilah TI (Teknologi Informasi) atau IT (Information Technology) yang populer saat perkembangan ini adalah
SCM dalam E-Business. 1. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang SCM pada e-business
1. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang SCM pada e-business Supply Chain Management Pengertian supply adalah sejumlah material yang disimpan dan dirawat menurut aturan tertentu dalam tempat persediaan agar
E-Commerce Dimensi e-commerce
E-Commerce 1 Dimensi e-commerce 2 1 Struktur dan Klasifikasi e-commerce Infrastrukturnya Internet: jaringan global Intranet: jaringan milik perusahaan atau organisasi yang menggunakan teknologi Internet,
Sistem Informasi Perusahaan 15. ERP Systems and E-Commerce: Intra- and Inter-Enterprise Modeling. Ratih Dyah Kusumastuti Source: Dunn et al.
Sistem Informasi Perusahaan 15. ERP Systems and E-Commerce: Intra- and Inter-Enterprise Modeling Ratih Dyah Kusumastuti Source: Dunn et al. (2006) Outline Sistem intra perusahaan: ERP & REA Enterprise
BAB 1 PENDAHULUAN. seperti sekolah, perkantoran, perbankan, penyedia jasa, dan lain sebagainya.
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dewasa ini perkembangan teknologi semakin pesat, terutama dalam bidang komputer. Hampir dapat dipastikan semua kegiatan manusia melibatkan komputer, seperti sekolah,
Bisnis Internet (E-Commerce)
Bisnis Internet (E-Commerce) Disusun Oleh : Danny Noviadri Suherman 10.11.3744 STMIK AMIKOM YOGYAKARTA 2010/2010 Abstraksi Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa
Bab II. Tinjauan Pustaka
Bab II Tinjauan Pustaka Pada bab ini akan dijelaskan mengenai tinjauan pustaka yang digunakan dalam pemodelan Customer Relationship Management. Adapun teori yang akan dijelaskan antara lain adalah Customer
SISTEM BISNIS ELEKTRONIK
SISTEM BISNIS ELEKTRONIK Saat ini dunia perdagangan tidak lagi dibatasi dengan ruang dan waktu. Mobilitas manusia yang tinggi menuntut dunia perdagangan mampu menyediakan layanan jasa dan barang dengan
Customer Relationship Management (CRM) Software dari SAP Fitur & Fungsi Sistem CRM: Marketing Software
Customer Relationship Management (CRM) Software dari SAP Fitur & Fungsi Sistem CRM: Marketing Software disusun oleh Satrya Nurrachman 09.11.2820 Kelas : E-Bisnis 2 JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA SEKOLAH TINGGI
RESUME BUKU MANAGEMENT INFORMATION SYSTEMS 10/E (O BRIEN/MARAKAS) CHAPTER 14: ENTERPRISE AND GLOBAL MANAGEMENT OF INFORMATION TECHNOLOGY
Tugas : Take Home Ujian Akhir Triwulan Mata Kuliah : Sistem Informasi Manajemen Dosen : Dr. Ir. Arif Imam Suroso, M.Sc RESUME BUKU MANAGEMENT INFORMATION SYSTEMS 10/E (O BRIEN/MARAKAS) CHAPTER 14: ENTERPRISE
PEMASARAN INTERNASIONAL MINGGU KE SEPULUH BY. MUHAMMAD WADUD, SE., M.Si. FAKULTAS EKONOMI UNIV. IGM
PEMASARAN INTERNASIONAL MINGGU KE SEPULUH BY. MUHAMMAD WADUD, SE., M.Si. FAKULTAS EKONOMI UNIV. IGM POKOK BAHASAN E-COMMERCE : PERSPEKTIF DAN PERKEMBANGAN MARKET SPACE DAN E-MARKETING APLIKASI INTERNET
E-CRM (1) Pertemuan 6 Diema Hernyka Satyareni, M.Kom
E-CRM (1) Pertemuan 6 Diema Hernyka Satyareni, M.Kom E-CRM strategis bisnis yang menggunakan teknologi informasi yang memberikan perusahaan suatu pandangan pelanggannya secara luas, yang dapat diandalkan
Faktor Keberhasilan untuk Keterlibatan Pengguna Akhir Office 365
Faktor Keberhasilan untuk Keterlibatan Pengguna Akhir Office 365 Faktor keberhasilan penting yang mempengaruhi penerapan Office 365 serta cara agar berhasil menggunakannya dalam rollout Office 365 akan
OBJEK PEMBELAJARAN OBJEK PEMBELAJARAN. Pertemuan 1 Konsep Dasar ERP. Gambaran Umum ERP. Definisi Sistem Informasi Klasifikasi Sistem Informasi
OBJEK PEMBELAJARAN Definisi ERP Manfaat Penerapan ERP Pertemuan 1 Konsep Dasar ERP Haryono Setiadi, M.Eng STMIK Sinar Nusantara Modul standart yg terintegrasi dengan ERP Definisi Sistem Informasi Klasifikasi
Sistem Enterprice SASARAN : Sistem Enterprise. Sistem Informasi Enterprise. Information Systems Today
Sistem Informasi Enterprise Information Systems Today Leonard Jessup and Joseph Valacich 1 2 SASARAN : Memahami bagaimana teknologi informasi mendukung aktifitas bisnis Memahami System Enterprise dan bagaimana
Kelompok 203. Dirgantantoro Muhammad
Kelompok 203 Dirgantantoro Muhammad 1203000374 Nasrullah 120300079X Paper : Network Convergence: Where Is The Value Penulis : Samir Chatterjee, Jongbok Byun Kata kunci : convergence, global internet, voice
daniel muhammad tiara
daniel muhammad tiara PROFILE Visi : Menjadi acuan bagi dunia ritel modern di setiap pasar dimana kami berada. Misi : Memberikan keuntungan kepada pihak terkait (stakeholders) Tagline : Ada yang Lebih
SISTEM LINTAS FUNGSI PERUSAHAAN Sistem lintas fungsi perusahaan merupakan sistem yang mendukung/berfokus pada penyelesaian berbagai proses bisnis dasa
SISTEM LINTAS FUNGSI PERUSAHAAN DIANA RAHMAWATI SISTEM LINTAS FUNGSI PERUSAHAAN Sistem lintas fungsi perusahaan merupakan sistem yang mendukung/berfokus pada penyelesaian berbagai proses bisnis dasar bersama
KARYA ILMIAH E-BUSINESS. Analisa Ruang Lingkup Pelaku E-Business
KARYA ILMIAH E-BUSINESS Analisa Ruang Lingkup Pelaku E-Business Dosen Pembimbing : Prof. Dr. M. Suyanto, MM Disusun oleh: Nama : Mochamad Saiful Nim : 11.21.0580 Kelas : S1-TI-Transfer JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
BAB I PENDAHULUAN. baik internal maupun eksternal untuk melakukan inovasi dalam. mengembangkan produk dan servisnya. Bank diharapkan dapat merespons
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Industri perbankan Indonesia saat ini sedang menghadapi tekanantekanan baik internal maupun eksternal untuk melakukan inovasi dalam mengembangkan produk dan servisnya.
Manajemen Strategi dan E-Commerce
Manajemen Strategi dan E-Commerce e-commerce sering diartikan sama dengan e-business. Pendapat ini muncul kebanyakan di kalangan praktisi dimana penggunaan kedua sistem solusi ini berbasis pada media yang
TUGAS E-BISNIS ANALISIS SUPPLY CHAIN MANAGEMENT
TUGAS E-BISNIS ANALISIS SUPPLY CHAIN MANAGEMENT disusun oleh : NANANG PURNOMO 11.21.0616 S1 TI-TRANSFER JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA 2012
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SISTEM INFORMASI, ORGANISASI DAN STRATEGI
FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS BUDI LUHUR SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SISTEM INFORMASI, ORGANISASI DAN STRATEGI 1 ORGANISASI DAN SISTEM INFORMASI Sistem Informasi dan Organisasi mempengaruhi satu sama lain.
Perbankan Komersial dan UKM
01 Ikhtisar Data 02 Laporan Tinjauan Bisnis 04 122 PT Bank Central Asia Tbk 03 Profil 04 Analisis dan Pembahasan 05 Tata Kelola Pendukung Bisnis 06 Tanggung Jawab Sosial Tinjauan Perbankan Komersial dan
10,3% Perbankan Komersial dan UKM. Tinjauan Bisnis. Rp 164,7 triliun
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen Tinjauan Bisnis Pendukung Bisnis Tinjauan Keuangan Tinjauan Bisnis BCA terus meningkatkan kapabilitas dalam
CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) SOFTWARE FROM SAP
CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) SOFTWARE FROM SAP Karya Ilmiah E Business Sujiwo (09.11.3212) STMIK AMIKOM YOGYAKARTA ABSTRAK Karya ilmiah e-business ini berisikan uraian mengenai lingkungan bisnis
KONSEP SI LANJUT. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI.
KONSEP SI LANJUT WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI. PERTEMUAN 3 KSI LANJUT Supply Chain Management (SCM) Pemahaman dan Fungsi Dasar SCM. Karakter Sistem SCM. Arsitektur Pengembangan dan Tantangan SCM. Peran
KONSEP SI LANJUT. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI.
KONSEP SI LANJUT WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI. PERTEMUAN 3 KSI LANJUT Supply Chain Management (SCM) Pemahaman dan Fungsi Dasar SCM. Karakter Sistem. Arsitektur Pengembangan dan Tantangan SCM. Peran Internet
Manejemen Pusat Data
Manejemen Pusat Data Modul ke: 03 Fakultas Ilmu Komputer ITSM (Management Layanan Teknologi Informasi) Dian Wirawan, S.Kom, M.Kom Program Studi Teknik Informatika ITSM (BERBASIS ITIL V3) Management Pusat
THE DIRECTION PHASE. Titien S. Sukamto
THE DIRECTION PHASE Titien S. Sukamto THE DIRECTION PHASE Fase ini merupakan waktu untuk mengembangkan arah dari SI organisasi, identifikasi dimana SI berada di masa depan untuk memenuhi kebutuhan bisnis.
Electronic Commerce: Definisi dan Konsep
E-Commerce 1 Electronic Commerce: Definisi dan Konsep Internet berkembang menjadi saluran distribusi global utama untuk produk, jasa, lapangan pekerjaan bidang manajerial dan profesional Dampaknya mengubah
8 BANGUNAN TEORI INTEGRASI AGROINDUSTRI
8 BANGUNAN TEORI INTEGRASI AGROINDUSTRI Pengembangan agroindustri terintegrasi, seperti dikemukakan oleh Djamhari (2004) yakni ada keterkaitan usaha antara sektor hulu dan hilir secara sinergis dan produktif
Konsep E-Business. Mia Fitriawati, S.Kom, M.Kom
Konsep E-Business Mia Fitriawati, S.Kom, M.Kom Deskripsi Membahas mengenai bisnis internal, kolaborasi berbagai bentuk e-bisnis, serta keterkaitan e-business dengan e-commerce berbagai bentuk application.
ENTERPRISE RESOURCE PLANNING
ENTERPRISE RESOURCE PLANNING 02- Pemetaan Proses & Siklus ERP PENGELOLAAN PROYEK ERP Lingkungan struktur organisasi dalam implementasi ERP bisa disesuaikan dengan kebutuhan, karena struktur organisasi
11-12 Struktur, Proses dan Mekanisme Tata Kelola Teknologi Informasi
Information System Strategic Design 11-12 Struktur, Proses dan Mekanisme Tata Kelola Teknologi Informasi Dahlia Widhyaestoeti, S.Kom [email protected] dahlia74march.wordpress.com Sumber :
BAB 1 PENDAHULUAN. jurang kesenjangan digital (digital divide), yaitu keterisolasian dari perkembangan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kemajuan teknologi informasi yang demikian pesat serta potensi pemanfaatannya secara luas membuka peluang bagi pengaksesan, pengelolaan, dan pendayagunaan informasi
BAB 1 PENDAHULUAN. Perkembangan di beberapa media teknologi yang didapat dari internet, kios
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan di beberapa media teknologi yang didapat dari internet, kios interaktif dan CD-ROM, sampai TV digital dan radio pada saat ini telah membawa kita ke dalam
ERP merupakan fungsi sistem aplikasi software yang dapat membantu organisasi dalam
Teknologi enterprise resources planning (ERP) dapat mengintegrasikan fungsi marketing, fungsi produksi, fungsi logistik, fungsi finance, fungsi sumber daya, fungsi produksi, dan fungsi lainnya. ERP telah
BAB 1 PENDAHULUAN. perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan (trading). Tanpa teknologi
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi informasi merupakan suatu teknologi yang dapat membantu manusia dalam memproses data untuk mendapatkan informasi yang berguna. Pada awalnya, teknologi informasi
Enterprise Resource Planning
MODUL PERKULIAHAN Enterprise Resource Planning Supply Chain Management and Customer Relationship Management Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh Sistem Informasi Sistem Informasi 04 MK18046
BAB V PENUTUP. kesimpulan bahwa manfaat e-commerce yang dirasakan pada usaha kecil bidang
BAB V PENUTUP 5.1. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis dalam penelitian ini, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa manfaat e-commerce yang dirasakan pada usaha kecil bidang kuliner di Semarang tergolong
ERP (Enterprise Resource Planning) YULIATI, SE, MM
ERP (Enterprise Resource Planning) YULIATI, SE, MM ERP (Enterprise Resource Planning) ERP (Enterprise Resource Planningi) atau sering juga disebut Perencanaan Sumber Daya Perusahaan : Merupakan, sebuah
E-BUSINESS. Materi E-Business untuk ST INTEN
E-BUSINESS Materi E-Business untuk ST INTEN Definisi E-Business E-Business adalah kegiatan transaksi, jual beli, bisnis yang dilakukan secara otomatis melalui kegiatan elektronik/internet, dan juga perusahaan
BAB I PENDAHULUAN. tersebut terbukti dengan meningkatnya penjualan online (Zhang, 2006) karena
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi seiring dengan berkembangnya zaman, terutama internet, memberikan dampak signifikan pada praktik bisnis. Hal tersebut terbukti dengan
Perkembangan Jenis E-Commerce
Perkembangan Jenis E-Commerce Indonesia menyajikan banyak kesempatan bagi bisnis E-Commerce di antara negara Asia lainnya. Saat ini proyeksi memperlihatkan E-Commerce di Indonesia akan mencapai nilai US$
BAB V PENUTUP. Strategi bisnis APIP S Kerajinan Batik menggunakan aliansi strategis dengan sebagai
BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Strategi bisnis APIP S Kerajinan Batik menggunakan aliansi strategis dengan sebagai strategi mencapai keunggulan bersaing. Tipe aliansi pada APIP S Kerajinan Batik adalah Nonequity
SISTEM INFORMASI E-BISNIS
SISTEM INFORMASI E-BISNIS SISTEM INFORMASI E-BUSINESS Tanpa dukungan Sistem Informasi yang tangguh, model E-Business sulit diwujudkan. Sistem Informasi akan membantu mengintegrasikan data, mempercepat
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN. dijalankan oleh PT. Adi Sarana Armada.
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Rencana Strategis Bisnis Rencana strategis bisnis berisi sekumpulan arahan strategi yang akan dijalankan oleh PT. Adi Sarana Armada. Adapun arahan strategi yang diperoleh
B. Dasar CRM. C. Arsitektur CRM
A. Pemahaman CRM CRM merupakan sebuah pendekatan baru dalam mengelola hubungan korporasi dan pelanggan pada level bisnis sehingga dapat memaksimumkan komunikasi, pemasaran melalui pengelolaan berbagai
e-bisnis Nama : Eko Kurniawan Prasetyo Kelas : S1 TI 6F NIM : E-bisnis
Nama : Eko Kurniawan Prasetyo Kelas : S1 TI 6F NIM : 08.11.2285 e-bisnis E-bisnis Agar dapat beroperasi bisnis harus berhubungan dengan banyak bagian berbeda dari informasi mengenai pemasok, pelanggan,
DEFINISI DAN PERKEMBANGAN ERP JURUSAN TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA Definisi ERP Daniel O Leary : ERP system are computer based system designed to process an organization s transactions
BAB 1 PENDAHULUAN. pada perkembangan dari sistem informasi. E-commerce adalah salah satu
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini, kebutuhan akan sistem informasi mulai dirasakan oleh berbagai kalangan masyarakat. Perkembangan teknologi juga berpengaruh besar pada perkembangan dari
Mekanisme Pasar E-Commerce (1/2)
Pasar Elektronik Mekanisme Pasar E-Commerce (1/2) Pasar Memfasilitasi Pertukaran informasi barang layanan pembayaran Pasar membuat nilai ekonomi untuk pembeli penjual pasar intermediari masyarakat lebih
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Perkembangan teknologi, terutama teknologi informasi (TI), dalam beberapa dekade terakhir ini telah mencapai kecepatan yang luar biasa. Perkembangan teknologi informasi
PERBEDAAN E-COMMERCE & E-BISNIS
PERBEDAAN E-COMMERCE & E-BISNIS Disusun Oleh Bondan Wibisono 08.11.2283 SEKOLAH TINGGI MANAGEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER STMIK AMIKOM YOGYAKARTA 2011 ABSTRAK Secara sederhana istilah ini digunakan untuk
BAB I PENDAHULUAN. umumnya, serta kondisi persaingan yang ketat dalam lingkungan bisnis yang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada kondisi perekonomian global sekarang ini, yang ditunjukkan dengan hilangnya batas-batas negara dan segi investasi, individu, dan informasi pada umumnya, serta
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi informasi dan bisnis merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Teknologi informasi memiliki peranan penting dalam menjalankan sebuah perusahaan. Teknologi
e - Business ERP Sistem Informasi STMIK AMIKOM Purwokerto 2013
e - Business ERP Sistem Informasi STMIK AMIKOM Purwokerto 2013 ERP (Enterprise Resource Planning) ERP ERP adalah aplikasinsistem informasi manajemen terintegrasi untuk bisnis/organisasi yang mencakup multi
SISTEM INFORMASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS BUDI LUHUR SISTEM INFORMASI MANAJEMEN Oleh: Deni Mahdiana,S.Kom,MM,M.Kom E-BUSINESS GLOBAL : BAGAIMANA BISNIS MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI 1 PROSES BISNIS DAN SISTEM INFORMASI
Muhammad Bagir, S.E.,M.T.I. Pengelolaan Rantai Pasokan
Muhammad Bagir, S.E.,M.T.I Pengelolaan Rantai Pasokan 1 Rantai Pasok(Supply Chain) Suatu konsep atau mekanisme untuk meningkatkan produktivitas total perusahaan dalam rantai suplai melalui optimalisasi
BAB I PENDAHULUAN. metode transaksi yang di lakukan secara online mulai berkembang pesat,
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Seiring dengan hadirnya internet akhir-akhir ini yaitu salah satunya metode transaksi yang di lakukan secara online mulai berkembang pesat, bahkan sampai pada
BAB 1 PENDAHULUAN. yang paling besar di dunia. Menurut Wikipedia, negara Indonesia adalah negara
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Negara Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat jumlah penduduk yang paling besar di dunia. Menurut Wikipedia, negara Indonesia adalah negara berpenduduk
MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA
SALINAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 62 TAHUN 2017 TENTANG TATA KELOLA TEKNOLOGI
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Kerangka Teoritis 2.1.1 Sistem Informasi Information System (IS) atau yang dikenal dengan Sistem Informasi (SI) oleh Oetomo (2002, p11) didefinisikan sebagai kumpulan elemen yang
Pembahasan Materi #11
1 EMA402 Manajemen Rantai Pasokan Pembahasan 2 Konsep, Pengelolaan, Kolaborasi SCM Sistem Informasi Terpadu Tahapan Evolusi Pengembangan Aspek Pengembangan 6623 - Taufiqur Rachman 1 Konsep SCM 3 SCM Memperlihatkan
Informasi harus memeiliki karakteristik seperti di bawah ini agar berguna dalam mengambil keputusan pada rantai pasok :
16.1 PERAN IT DALAM RANTAI PASOK Teknologi informasi adalah poros dan kunci sukses dalam supply chain karena teknologi informasi dapat menciptakan integrasi dan koordinasi pada ranrai pasok. Informasi
MANAJEMEN RANTAI PASOKAN. Suhada, ST, MBA
MANAJEMEN RANTAI PASOKAN Suhada, ST, MBA MATERI Supply Chain Supply Chain Management ERP MODULES (POSISI SCM, CRM) ERP Modules (Posisi SCM, CRM) SUPPLY CHAIN Sebuah rangkaian atau jaringan perusahaan-perusahaan
Faktor Sukses E-Market
Pengertian E-Marketplace Suatu lokasi diinternet, di mana suatu perusahaan dapat memperoleh atau memberikan informasi,mulai transaksi pekerjaan, atau bekerja sama dalam pekerjaan apapun. Pertimbangan bergabung
