EVALUASI PENDIDIKAN JASMANI (PNJ 3226) SRIDADI, M.Pd

dokumen-dokumen yang mirip
Inisiasi II ASESMEN PEMBELJARAN SD

EVALUASI PENDIDIKAN (ASESMEN)

PRINSIP DAN ALAT EVALUASI

Pengertian dan Hubungan Antara Tes, Pengukuran, dan Evaluasi

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar belakang

PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN MELALUI PENINGKATAN MUTU PROSES DAN EVALUASI PEMBELAJARAN. ( As ari Djohar )

TUGAS EVALUASI PROSES & HASIL PEMBELAJARAN KIMIA

EVALUASI INPUT PROCES OUTPUT OUTCOMES. Evaluasi Pengajaran PKK

Gagne (1974): (A) kemampuan merencanakan materi dan

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

adalah proses beregu (berkelompok) di mana anggota-anggotanya mendukung dan saling mengandalkan untuk mencapai suatu hasil

JENIS DAN PERENCANAAN EVALUASI P E R T E M U A N K E 4

BAB II KAJIAN TEORETIK

PROGRAM STUDI S1 KEBIDANAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

DESAIN EVALUASI PEMBELAJARAN

Evaluasi Program Pendidikan Jasmani dan Olahraga

BAB V PEMBAHASAN. A. Kompetensi Guru Mata Pelajaran Qur an Hadits dalam Perencanaan. Evaluasi Hasil Belajar Siswa di MTs Negeri Ngantru

RAFNIS, M.Kom NIP HP :

Evaluasi Pembelajaran Bahasa Jerman

III. METODOLOGI PENELITIAN. penelitian (seseorang, lembaga, masyarakat, dan lain-lain) secara sistematis, faktual

Perancangan Alat Ukur

PENGERTIAN TUJUAN ATAU FUNGSI PENILAIAN PENDIDIKAN BESERTA CONTOHNYA MAKALAH

BAB II KAJIAN PUSTAKA. terhadap peserta didik, lembaga, dan program pendidikan pada jalur

EVALUASI PEMBELAJARAN (EP)

T E S. Saiful Rahman Yuniarto, S.Sos, MAB

PENGANTAR EVALUASI TAHAP II (LEARNING)

EVALUASI PEMBELAJARAN GEOGRAFI

BAB III PROSEDUR PENGEMBANGAN INSTRUMEN DALAM PEMBELAJARAN

EVALUASI HASIL BELAJAR

EVALUASI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN

X. Pengembangan Instrumen Penilaian PBM A. Aspek yang DiPenilaian

BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG MASALAH. Matematika merupakan salah satu ilmu yang memiliki peranan penting

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

KONSTRUKSI INSTRUMEN NON TES

BAB III METODE PENELITIAN. Menurut Sugiyono (2008 : 2), Metode Penelitian pada dasarnya

BAB I PENDAHULUAN. Semua orang yang mengalami sekolah secara formal, mungkin juga sekolah informal

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian

MODEL PENGENALAN AKTIVITAS JASMANI BAGI SISWA TAMAN KANAK-KANAK

KONSEP DASAR EVALUASI PEMBELAJARAN PENJASORKES. Masjumi Nur

PENYUSUNAN ALAT PENILAIAN HASIL BELAJAR *) Oleh: Ali Muhson, M.Pd. **)

BAB III METODE PENGEMBANGAN. Penelitian ini tergolong ke dalam penelitian dan pengembangan (Research &

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan merupakan upaya sadar yang dilakukan seseorang atau kelompok

Mahasiswa mampu. Tes DASAR. Modul: 1 6 PENILAIAN. menjelaskan hakikat. Suryanto, DALAM. penilaian, asesmen, Adi. (2009).

ARTIKEL ILMIAH PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN RANAH PSIKOMOTOR PADA MATERI TITRASI ASAM BASA KELAS XI-MIA SMAN 4 KOTA JAMBI

SOAL UJIAN AKHIR EVALUASI PENDIDIKAN JASMANI. a) Buatlah suatu norma hasil tes dengan lima kategori nilai (A,B,C,D, dan E).

BAB III METODE PENELITIAN. Agar tidak menimbulkan penafsiran yang berbeda maka beberapa istilah yang

VALIDITAS DAN RELIABILITAS SUATU INSTRUMEN PENELITIAN

ALAT-ALAT PENILAIAN PENDIDIKAN

Tenaga peneliti terlatih. Sampel dipilih yg representatif. Kontrol variabel secara ketat. Perlu pengujian validitas dan reliabilitas

KUIS PERSIAPAN MENGHADAPI UPM

3. PRINSIP DAN ALAT EVALUASI

7. Tes simulasi merupakan salah satu bentuk dari teknik penilaian: a. lisan b. praktik/kinerja c. penugasan d. portofolio e.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Kuesioner. Bentuk tes yang memberikan kemudahan dalam skoring adalah tes objektif 2.

PENILAIAN BERBASIS KELAS Nuryani Y.Rustaman*

SILABUS EVALUASI PENDIDIKAN ILMU KOMPUTER (IK 501)

Dievaluasi. 1. Dilihat Dari Fungsinya. 2. Dilihat Dari Waktu. 3. Dilihat Dari Titik Berat Penilaian. 4. Dilihat Dari Alat Evaluasi

ANALISIS KUALITAS BUTIR SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER GASAL MATA PELAJARAN EKONOMI AKUNTANSI KELAS XII IPS SMA N 1 KALASAN TAHUN 2014/2015 SKRIPSI

BAB III METODE PENELITIAN

PENILAIAN PEMBELAJARAN

BAB V PEMBAHASAN. A. Perencanaan Pembelajaran Langsung dalam menanamkan disiplin. santri di Pondok Pesantren Ma dinul ulum Campurdarat dan

Pengukuran, Penilaian dan Evaluasi Pendidikan. Saiful Rahman Yuniarto, S.Sos, MAB

BAHAN AJAR Kompetensi Dasar Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) TOPIK-4: Evaluasi HAsil Belajar dalam PJJ

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB III METODE PENELITIAN. A. Tempat dan Waktu Penelitian

SATUAN ACARA PERKULIAHAN. Sub Pokok Bahasan dan rincian Materi Pengantar

BAB I PENDAHULUAN 3.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) PERTEMUAN KE 1

BAB III METODE PENELITIAN. Definisi operasional diperlukan agar tidak terjadi salah pengertian dan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

MATERI KULIAH EVALUASI PEMBELAJARAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB II KAJIAN PUSTAKA

II. TINJAUAN PUSTAKA. Tugas seorang guru dalam kegiatan pembelajaran adalah membantu

SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 2016 MATERI PEDAGOGIK

BAB III METODE PENELITIAN. model atau metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dan

EVALUASI & REMEDIASI

BAB I PENDAHULUAN. penting dalam sistem pembelajaran. Ketiga dimensi tersebut saling berkaitan satu

BAB II KAJIAN PUSTAKA. 1. Tinjauan Teori tentang Ekonomi Akuntansi. berkembang dengan sumber daya yang ada melalui pilihan-pilihan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Berdasarkan rumusan masalah yang telah dikemukakan, penelitian ini

7. Penilaian Pembelajaran Bahasa berbasis Kompetensi. (Edisi pertama cetakan kedua 2011, cetakan pertama 2010). Yogyakarta: BPFE.

BAB III METODE PENELITIAN. Tindakan kelas (PTK), artinya penelitian ini berbasis pada masalah di kelas

Peta Konsep. Tujuan Pendidikan (Kompetensi Dasar) Proses/Kegiatan Untuk Mencapai Kompetensi. Hasil-hasil pendidikan yang dapat dicapai

Bahwa proses belajar yg terjadi dlm diri seseorang tak pernah ada orang yang dapat menyaksikannya (teori Black-Box dari Behaviorisme).

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

Untuk Guru-guru MTs-DEPAG

EVALUASI PEMBELAJARAN SEKOLAH MENENGAH

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Evaluasi merupakan hal yang sangat penting yang harus dilakukan

BAB 1 PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era globalisasi yang

Transkripsi:

EVALUASI PENDIDIKAN JASMANI (PNJ 3226) SRIDADI, M.Pd

DISKRIPSI MATA KULIAH EVALUASI PENJAS SD (PJK 3226) Mata kuliah ini bertujuan memberikan bekal kepada mahasiswa agar mampu melakukan penilaian dan analisis terhadap proses pembelajaran pendidikan jasmani. Substansi mata kuliah ini meliputi pengembangan instrumen pengukuran dan penilaian ranah kognitif, afektif, psikomotor baik berupa tes maupun non tes yang didalamnya tercakup perencanaan tes, konstruksi butir tes, dan analisis butir tes, serta beberapa pendekatan penilaian sampai pada tindak lanjut

ILUSTRASI Pak Agung, seorang guru pendidikan jasmani SD Terban Taman II, melakukan pengumpulan data tentang tinggi badan, berat badan, kandungan lemak badan, panjang lengan, panjang tungkai, lingkar lengan, lingkar paha, lingkar bahu, lingkar leher, dll. PENGUKURAN

Pak Bambang seorang Penilik Sekolah Dasar, melakukan pengamatan PBM Penjas di SD Terban Taman II selama 2 hari berturut-turut dan hanya bisa mencatat banyaknya kesempatan anak dalam partisipasi penjas yang diberikan guru. Selanjutnya pak Bambang hanya bisa menyimpulkan bahwa kesempatan yang diberikan guru penjas untuk mengulang gerakan terlalu sedikit. PENILAIAN

Pak Candra seorang ahli kurikulum setelah menerima laporan dari pak Bambang perihal pelaksanaan penjas di SD Terban Taman II, selanjutnya memberikan saran Tambah dan Tingkatkan agar pelaksanaan penjas yad lebih baik dan berkualitas EVALUASI

PENGERTIAN PENGUKURAN Pengukuran: suatu proses penentuan tingkat kecakapan dan penguasaan dari pd seseorang dengan membandingkan kpd norma-norma tertentu (Dedeh Sutarsih dan Kadarsah, 1986:11) Pengukuran : suatu kegiatan atau proses untuk memperoleh diskripsi numerik dan tingkatan atau derajad karakteristik khusus yang dimiliki oleh individu (Gronlund, 1985) Pengukuran : suatu kegiatan yang ditunjukkan untuk mengidentifi-kasi besar kecilnya obyek / gejala (Soetrisno Hadi,1987) Pengukuran : suatu pemberian angka-angka dari suatu obyek seseorang atau yang lainnya dengan mengikuti berbagai aturan (Safrit dan Wood, 1989) Pengukuran : Suatu prosedur yang sistematis dan standar untuk memperoleh data yang diperlukan (Moh. Nasir, 1988) Pengukuran : sebagai pemberian angka-angka pada obyek-obyek atau kejadian-kejadian menurut suatu aturan tertentu (Kerlinger, 1985)

PENGUKURAN SUATU PROSES YANG DILAKUKAN SECARA SISTEMATIS UNTUK MEMPEROLEH BESARAN KUANTITATIF DARI SUATU OBYEK TERTENTU DENGAN MENGGUNAKAN ALAT UKUR YANG BAKU

PENGERTIAN PENILAIAN Penilaian : suatu proses penentuan nilai, penentuan kekuatan dari seseorang yang sifatnya menyeluruh, sehingga mutu dari sesuatu atau seseorang dapat diketahui (Dedeh Sutarsih dan Kadarsah, 1986) Penilaian : suatu usaha untuk mengumpulkan berbagai informasi secara berkesinambungan dan menyeluruh tentang proses dan hasil belajar yang telah dicapai oleh siswa melalui kegiatan belajar mengajar yang ditetapkan sehingga dapat dijadikan dasar untuk menentukan langkah selanjutnya (Dirjen Depag,1992) Penilaian : Suatu usaha yang dilakukan dalam pengambil- an keputusan terhadap sesuatu dengan ukuran baik-buruk - > bersifat kualitatif (Suharsimi,1995)

PENILAIAN Merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar yang dilaksanakan secara sistematis dan berkesinambungan sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan

PENGERTIAN EVALUASI Evaluasi : suatu proses yang dirancang untuk menetapkan apakah siswa sudah mencapai tujuan instruksional dengan cara membandingkan tingkah laku siswa dengan standar tingkah laku yang sudah dispesifikasi dalam TIU dan TIK (Harrison, 1983) Evaluasi : suatu penentuan nilai dan penentuan kekuatan dari seseorang yang sifatnya menyeluruh sehingga mutu dari seseorang dapat diketahui (Dedeh Sutarsih dan Kadarsah, 1986) Evaluasi : suatu proses untuk memberikan atau menentukan nilai kepada obyek tertentu berdasarkan suatu kriteria tertentu (Nana Sudjana, 1999)

PENGERTIAN EVALUASI Evaluasi : proses membuat keputusan tentang hasil dari pengukuran dalam suatu tujuan yang hendak diukur (Safrit dan Wood, 1989) Evaluasi : suatu proses yang sistematis dari kegiatan mengumpulkan, menganalisa, dan menafsirkan informasi untuk menentukan tingkat pencapaian siswa terhadap tujuan pembelajaran (Gronlund dan Linn, 1990) Evaluasi : suatu proses merencanakan, memperoleh, dan menyediakan informasi yang sangat diperlukan untuk membuat alternatif-alternatif keputusan (Mehrens dan Lehmann, 1978:5)

EVALUASI Evaluasi : Suatu proses yang dirancang secara sistematis dan terencana dalam rangka untuk membuat alternatif-alternatif keputusan atas dasar pengukuran dan penilaian yang telah dilakukan sebelumnya

WHAT (APA)? Mengukur, Menilai, Mengevaluasi Mengukur : membandingkan sesuatu dengan suatu ukuran tertentu atau standar ukuran tertentu Unsur-unsur pokok dalam pengukuran: 1. ada obyek yang diukur 2. ada tujuan pengukuran 3. ada alat ukur 4. terjadi proses pengukuran 5. ada hasil pengukuran 6. memiliki satuan pengukuran : - waktu detik/menit/jam/hari/minggu/bulan, dst - panjang Cm, Meter, Km - berat Gram, Ons, Kg, Kwintal, Ton

Menilai? Menilai : Mengambil suatu keputusan yang bersifat kualitatif terhadap sesuatu setelah membandingkan sesuatu dengan yang lain atau dengan suatu ukuran tertentu Unsur-unsur pokok dalam penilaian : 1. ada proses pengukuran dg standar yang ada 2. ada standar yang dijadikan pembanding 3. terjadi proses perbandingan dengan hasil 4. ada hasil penilaian yang bersifat kualitatif

Mengevaluasi? Mengevaluasi : kegiatan yang merupakan tindak lanjut dari proses pengukuran dan penilaian sebelumnya

WHY? ( Mengapa perlu penilaian ) Bagi Siswa : memberikan informasi sejauh mana siswa menguasai bahan pelajaran yang diberikan guru, sehingga dengan informasi tersebut dapat mengambil langkah-langkah yang sesuai. Ada dua kemungkinan yang dapat terjadi : 1. hasil tidak memuaskan 2. hasil memuaskan

Makna Penilaian Bagi Guru Keadaan Materi Pembelajaran : hasil penilaian memberikan gambaran tentang daya serap siswa thd materi yang diberikan guru. Jika hasil tidak memuaskan? Jika hasil memuaskan? Keadaan Metode Pembelajaran : hasil penilaian menunjukkan sesuai tidaknya metode yang digunakan Keadaan Siswa : hasil penilaian memberikan informasi kpd guru perihal kemajuan belajar tiap siswa berikut letak kesulitan belajar yang dialami siswa perbaikan dan pengayaan belajar

Makna Penilaian Bagi Sekolah memberikan gambaran tentang : Lingkungan belajar Kurikulum sekolah Standar mutu sekolah

Mengapa guru perlu melakukan penilaian? Mengetahui tingkat keberhasilan siswa Mengetahui kesesuaian materi yang diberikan Mengetahui keberhasilan penggunaan metode Memberikan informasi kepada orang tua Memberikan informasi kepada sekolah Memberikan informasi kepada pihak luar, BP, atau staf pengajar yang lain

Apa yang dinilai? Pengetahuan Keterampilan Sikap

Bagaimana Cara Guru Menilai? Pengamatan Pertanyaan secara lisan Pertanyaan secara tertulis Tugas Ujian /tes Presensi

Alat-alat Penilaian/Evaluasi Tes : merupakan alat atau suatu prosedur yang digunakan untuk mengetahui atau mengukur sesuatu dalam suasana, cara, dan aturan-aturan yang sudah ditentukan. Berdasarkan fungsinya, tes dibedakan : 1. Tes Penempatan 2. Tes Formatif 3. Tes Sumatif 4. Tes Diagnostik

Tes Penempatan Tes yang digunakan untuk mengukur kemampuan dasar peserta didik yang dapat digunakan untuk meramalkan kemampuan peserta didik pada masa mendatang, sehingga kepadanya dapat dibimbing, diarahkan, dan ditempatkan pada bidang yang sesuai dengan kemampuannya

Tes Formatif Tes yang dilaksanakan secara periodik selama proses belajar mengajar, yang mencakup satu/lebih unit pengajaran yang telah diajarkan, dengan tujuan untuk mengetahui keberhasilan dan kegagalan proses belajar mengajar sehingga dapat digunakan untuk perbaikan dan penyempurnaan.

Tes Sumatif Tes yang dilaksanakan pada akhir semester/tahun yang bertujuan mengukur keberhasilan peserta didik secara menyeluruh yang mencakup semua pokok bahasan dan tujuan pengajaran, sehingga hasil dari tes ini dapat digunakan untuk membuat keputusan penting bagi peserta didik.

Tes Diagnostik Tes yang digunakan untuk mengetahui sebab-sebab kegagalan peserta didik dalam belajar

Tes Berdasarkan Tingkatan: Tes Standar : Tes yang dalam pelaksanaannya sudah mengalami proses standarisasi, al.: proses validasi dan proses keandalan Tes Non Standar : tes yang dalam pelaksanaannya tidak mengalami proses standarisasi proses validasi dan uji keandalan contoh : tes buatan guru

PROSES STANDARISASI Proses standarisasi : proses yang harus ditempuh melalui prosedur yang ditentukan (benar) untuk mendapatkan hasil yang diharapkan. Prosedur? Uji coba analisis revisi uji coba analisis revisi dst hasil yang diharapkan : valid dan reliabel

KRITERIA TES STANDAR VALID/SAHIH/SHOHEH/TEPAT/JITU RELIABEL/TERADAL/AJEG

TES YANG VALID Tes yang mampu menilai apa yang seharusnya dinilai Jitu tepat sasaran Cermat melalui proses yang panjang : Uji coba (try out analisis revisi/perbaikan)

TES YANG TERANDAL Teliti dalam pengukuran Cermat Hasil pengukuran ajeg

STANDAR YANG DIGUNAKAN Acuan Norma (Kelompok) : Penilaian yang dilakukan dengan mengacu pada Norma Kelompok Acuan Patokan : Penilaian yang mengacu pada suatu kriteria pencapaian tujuan yang telah ditetapkan

Tes, Berdasarkan Bentuk : Tes Tertulis : 1. Essay : Tes yang berbentuk pertanyaan tulis, yang jawabannya merupakan karangan/kalimat yang panjang 2. Objektive : Tes yang berbentuk pertanyaan tulis yang dibuat sedemikian rupa sehingga hasil tes tersebut dapat dinilai secara obyektif oleh siapapun yang menghasilkan skor yang sama Tes Lisan/tanya jawab Tes Tindakan/praktek/ketrampilan

Non Tes : Skala bertingkat (Rating Scale) Kuesioner (Questionair) Daftar cocok/cek (Check-List) Wawancara ( Interview) Pengamatan (Observation) Riwayat Hidup