RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) 1. Nama Matakuliah : Strategi Pemberdayaan Masyarakat 2. Kode/SKS : ISS 601/3 SKS 3. Semester : Genap 4. Status : Wajib 5. M.Kul. Prasyarat : Lulus Mata Kuliah Metode Penelitian Kualitatif dan Mata Kuliah Metode Penelitian Kuantitatif 6. Dosen Pengampu : Dr. Azwar, M.Si Zuldesni, S.Sos., MA 7. Sinopsis Mata Kuliah : Mata Kuliah ini secara umum membahas berbagai perspektif dan teknik dalam pemberdayaan masyarakat. Lebih khusus mata kuliah ini membahas tentang metode pendidikan orang dewasa (POD), peran fasilitator dalam proses pemberdayaan, teknik-teknik analisa masalah dan perbedaan masing-masingnya dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. Disamping itu diberikan kepada mahasiswa berbagai bentuk permainan dalam kelas. 8. Tujuan Pembelajaran : Setelah menempuh mata kuliah ini mahasiswa diharapkan: a. Mampu menjelaskan berbagai perspektif dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. b. Mampu menjelaskan prinsip-prinsip metode pendidian orang dewasa (POD) dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. c. Mampu menjelaskan peran dan fungsi fasilitator dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. d. Mampu menjelaskan teknik-teknik Participatory Rural Appraizal (PRA) dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. e. Mampu menjelaskan berbagai macam teknik analisa masalah f. Mampu mempraktekkan peran sebagai seorang fasilitator g. Mampu mempraktekkan berbagai teknik analisa masalah dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. 1
h. Mampu melakukan berbagai permainan dalam proses pembentukan suasana pada kegiatan pemberdayaan masyarakat. 9. Jumlah Alokasi Waktu Perkuliahan: Kegiatan di dalam kelas (3 SKS x 16 minggu): a. Presentasi dan Diskusi Kelompok = 20 jam ( 8 pertemuan) b. Praktek dan Evaluasi Kelas = 17,5 jam ( 7 pertemuan) d. Ujian midterm = 2,5 jam ( 1 pertemuan) total = 40 jam (16 pertemuan) Yang dimaksud dengan jam di sini adalah jam pelajaran (50 menit) sesuai dengan definisi SKS. Selain itu, karena 1 SKS mengandung kegiatan untuk tugas mandiri yang terencana, maka direncanakan pula kegiatan berikut: Tugas terencana di luar kelas (3 SKS x 16 minggu) : a. Membaca dan meresume bahan kuliah = 12 jam b. Tugas = 12 jam c. Studi mandiri/browsing Internet = 6 jam total = 24 jam 10. Jadwal Kegiatan dan Materi Pembelajaran : Minggu Kegiatan di dalam kelas Kegiatan di luar kelas Paruh semester pertama I Penjelasan mata kuliah, RPKPS dan kontrak belajar II Pembahasan Materi II : Perspektif dalam Pemberdayaan Masyarakat ; Studi mandiri 2
Minggu Kegiatan di dalam kelas Kegiatan di luar kelas III IV V VI VII Pembahasan Materi III: Metode Pembelajaran Orang Dewasa ; Pembahasan Materi IV: Peran dan Fungsi Fasilitator ; Pembahasan Materi V: Teknik- Teknik PRA dalam Pemberdayaan Masyarakat; Pembahasan Materi V: Teknik- Teknik PRA dalam Pemberdayaan Masyarakat ; Pembahasan Materi VI: Teknik- Teknik Analisa Masalah ; presentasi tugas, praktek dan diskusi VIII Pembahasan Materi VII : Permainan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat ; presentasi tugas, praktek dan diskusi Paruh semester kedua IX Ujian midterm X Pembahasan Materi VIII : Praktek teknik PRA XI Pembahasan Materi VIII : Praktek teknik PRA XII Pembahasan Materi IX: Praktek teknik analisa masalah XIII Pembahasan Materi IX : Praktek Teknik Analisa Masalah XIV Pembahasan Materi X: Praktek bentuk permainan XV Pembahasan Materi X: Praktek Permainan dalam Pemberdayaan Masyarakat XVI Pembahasan Materi XI: Kuliah Lapangan 3
Kegiatan di dalam kelas (pembahasan materi kuliah I VII, praktek dan diskusi, serta presentasi tugas ), dilaksanakan pada waktu yang telah terjadwal. Kegiatan di luar kelas (browsing Internet, studi mandiri, dan pengerjaan tugas ) dilaksanakan dengan waktu yang lebih bebas, namun tetap dalam jadwal mingguan yang telah ditetapkan. Materi perkuliahan yang dibahas diwujudkan dalam bentuk handout yang tersusun berdasarkan topik sebagai berikut: Materi Topik Rincian Isi Materi I II III IV V Perspektif dalam Pemberdayaan Masyarakat Metode Pembelajaran Orang Dewasa (Andragogi) Peran dan Fungsi Fasilitator dalam pemberdayaan masyarakat Teknik-Teknik PRA dalam Pemberdayaan Masyarakat Teknik-Teknik Analisa Masalah - Kajian dan ruang lingkup pemberdayaan masyarakat - Defenisi pemberdayaan masyarakat - Empat cara memandang pemberdayaan masyarakat - Tema-tema dalam pemberdayaan masyarakat - Ice Breaking ; Menggiring orang buta - Peran peserta dalam Pendidikan orang dewasa - Motivasi belajar dalam pendidian orang dewasa - Fokus metode dan hubungan warga belajar dalam pendidikan orang dewasa - Ice Breaking ; - Perilaku fasilitator untuk mendorong partisipasi peserta - Kesulitan yang dihadapi fasilitator - Ice Breaking ; patung dan sipematung - Asal Mula Penerapan RRA dan PRA - Perbedaan dan Kesamaan Prinsip RRA dan PRA - Metode PRA (Transek, Diagram Venn, Social Maping, Rangking) - Teknik SWOT - Teknik ZOP 4
VI Permainan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat - Permainan Zip-Zap - Mangga dan Jeruk - Membersihan cermin - Menggiring Orang Buta - Patung dan sipematung RPKPS diberikan kepada para peserta kuliah pada saat pendaftaran KRS. Mahasiswa diwajibkan untuk mempelajari setiap materi sebelum pertemuan pembahasan materi di kelas, sehingga pembahasan di kelas lebih difokuskan pada konfirmasi dan diskusi atas apa yang telah dipelajari sendiri di luar kelas. Pembahasan materi difokuskan pada bagian-bagian penting dari materi dan detildetil yang menjadi minat mahasiswa (tidak terbatas pada apa yang ada di dalam RPKPS). Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan motivasi dan minat mahasiswa. Mahasiswa diminta agar aktif untuk mencari bahan tambahan sendiri untuk setiap materi melalui perpustakaan yang ada baik yang nyata berada di kota Padang maupun yang maya lewat internet. 11. Penilaian: a. Penilaian meliputi: i. mid 30% ii. ujian akhir 35% iii. tugas dan keaktifan 35% b. Standar konversi nilai yang direncanakan: A Nilai total >= 80 B+ 75 <= Nilai total < 80 B 70 <= Nilai total < 75 C+ 60 <= Nilai total < 70 C 50 <= Nilai total < 60 D 25 <= Nilai total < 50 E Nilai total < 25 5
12. Bahan, sumber informasi dan referensi: Buku : a. James A. Christenson dan Jerry W. Robinson, JR. Community Development in Perspective. Iowa : Iowa State University Press. 1989. b. Aileen Mitchell Stewart. Empowering People. Singapore : Pitman Publishing. 1994. c. Bambang Rudito dkk (Ed). Akses Peran Serta Masyarakat Lebih Jauh Memahami Community Development. Jakarta : Pustaka Sinar Harapan. 2003. d. Bambang Rudito. Teknik Memahami Suatu Masyarakat atau Komuniti. Bandung : Penerbit Rekayasa Sains. 2008. e. Bambang Rudito. Metode dan Teknik Pengelolaan Community Development. Jakarta : Penerbit ICSD.2003. f. Robert Chambers. Participatory Rural Appraisal. Yogyakarta : Penerbit Kanisius. 2006. g. Sumengen Sutomo dkk. Perencanaan Partisipatif. Jakarta : Penerbit Cipruy. 2003. h. Sunyoto Usman. Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat. Yogyakarta : Penerbit Pustaka Pelajar. 1998. i. Mangatas Tampubolon. Pendidikan Pola Pemberdayaan Masyarakat dan Pemberdayaan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Sesuai Tuntutan Otonomi Daerah. WWW.Depdiknas. Go.id. 2001. j. Mikkelsen, Britha. 1999. Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya-Upaya Pemberdayaan. Jakarta : Penerbit Yayasan Obor Indonesia. k. Sumarto, Hetifah Sj. 2004. Inovasi, Partisipasi dan Good Governance. 20 Prakarsa Inovatif dan Partisipatif di Indonesia. Jakarta : Penerbit Yayasan Obor Indonesia. l. Handbook : Community Development Technical Assistance. USDA. m. Handbook : A Tool To Build Community Capacity. USDA. n. Mutaqin dkk. 2005. Pengembangan Ketahanan Sosial Masyarakat ; Implementasi Pemberdayaan Pranata Sosial. Jakarta : Diterbit Badan Pelatihan dan Pengembangan Sosial RI. 6