Representasi Pengetahuan (II)

dokumen-dokumen yang mirip
REPRESENTASI PENGETAHUAN (2) 3. Frame

Representasi Pengetahuan : LOGIKA

Artificial Intelegence. Representasi Logica Knowledge

REPRESENTASI PENGETAHUAN

BAB 2 REPRESENTASI PENGETAHUAN

Arti Pengetahuan Produksi Jaringan Semantik Tiple Obyek-Atribut-Nilai Schemata : Frame dan Script

JARINGAN SEMANTIK (SEMANTIC NETWORK) & Muhlis Tahir SKEMA (SCHEME)

Kelas A & B Jonh Fredrik Ulysses, ST.

REPRESENTASI PENGETAHUAN. Pertemuan 6 Diema Hernyka Satyareni, M. Kom

REPRESENTASI PENGETAHUAN

REPRESENTASI PENGETAHUAN

INTELEGENSI BUATAN. Pertemuan 4,5 Representasi Pengetahuan. M. Miftakul Amin, M. Eng. website :

Representasi Pengetahuan (Bagian 3) Logika dan Himpunan. Pertemuan 6

Kecerdasan Bab 3: 3/18/2015

REPRESENTASI PENGETAHUAN

Representasi Pengetahuan. Oleh : Cahyo Anggoro Seto Yusuf Hadi

BAB V REPRESENTASI PENGETAHUAN

Proposition Logic. (Logika Proposisional) Bimo Sunarfri Hantono

KECERDASAN BUATAN REPRESENTASI PENGETAHUAN (PART - II) ERWIEN TJIPTA WIJAYA, ST., M.KOM

Artificial Intelegence EKA YUNIAR

MATEMATIKA DISKRIT LOGIKA

Refresentasi Pengetahuan 1

Dua bagian dasar sistem kecerdasan buatan (menurut Turban) : dalam domain yang dipilih dan hubungan diantara domain-domain tersebut

LOGIKA PROPOSISI. Bagian Keempat : Logika Proposisi

BAB IV REPRESENTASI PENGETAHUAN

REPRESENTASI PENGETAHUAN

KECERDASAN BUATAN REPRESENTASI PENGETAHUAN (PART - I) ERWIEN TJIPTA WIJAYA, ST., M.KOM

Selamat Datang. MA 2151 Matematika Diskrit. Semester I, 2012/2013. Rinovia Simanjuntak & Edy Tri Baskoro

METODE INFERENSI. Level 2. Level 3. Level 4

BAB I LOGIKA MATEMATIKA

Himpunan (set) Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

BAB I PENDAHULUAN. a. Apa sajakah hukum-hukum logika dalam matematika? b. Apa itu preposisi bersyarat?

MATEMATIKA DASAR (Ekivalensi dan Kuantifikasi)

Representasi Pengetahuan

Himpunan. Definisi. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

MODUL PERKULIAHAN EDISI 1 MATEMATIKA DISKRIT

LOGIKA. /Nurain Suryadinata, M.Pd

METODE INFERENSI (1)

LOGIKA MATEMATIKA LOGIKA. Altien Jonathan Rindengan, S.Si, M.Kom

Definisi. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

Himpunan. Definisi. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

Pusat Pengembangan Pendidikan Universitas Gadjah Mada 1

Logika Proposisi. Pertemuan 2 (Chapter 10 Schaum, Set Theory) (Chapter 3/4 Schaum, Theory Logic)

Himpunan. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

TEORI HIMPUNAN (Kajian tentang Karakteristik, Relasi, Operasi dan Representasi Himpunan)

HIMPUNAN MATEMATIKA. Program Studi Agroteknologi Universitas Gunadarma

Definisi. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

Selamat Datang. MA 2251 Matematika Diskrit. Semester II, 2016/2017. Rinovia Simanjuntak & Saladin Uttunggadewa

REPRESENTASI PENGETAHUAN (KNOWLEDGE REPRESENTATION)

MATERI 1 PROPOSITIONAL LOGIC

Berpikir Komputasi. Sisilia Thya Safitri, MT Citra Wiguna, M.Kom. 3 Logika Proposisional (I)

Struktur Diskrit. Catatan kuliah Struktur Diskrit Program Ilmu Komputer. disusun oleh Yusuf Hartono Fitri Maya Puspita

Teori Dasar Himpunan. Julan HERNADI. December 27, Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah, Ponorogo

Matematika Industri I

Teori Himpunan Ole l h h : H anu n n u g n N. P r P asetyo

BAB II LANDASAN TEORI. papernya yang monumental Fuzzy Set (Nasution, 2012). Dengan

Definisi. Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

Logika. Arum Handini Primandari, M.Sc. Ayundyah Kesumawati, M.Si.

BAB III REPRESENTASI PENGETAHUAN

Berdasarkan tabel 1 diperoleh bahwa p q = q p.

Himpunan (set) Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

LOGIKA Ponco Wali Pranoto PTI FT UNY create: Ratna W.

DASAR-DASAR LOGIKA. Pertemuan 2 Matematika Diskrit

Kode MK/ Nama MK. Cakupan 8/29/2014. Himpunan. Relasi dan fungsi Kombinatorial. Teori graf. Pohon (Tree) dan pewarnaan graf. Matematika Diskrit

BAB I PENDAHULUAN. Kata topologi berasal dari bahasa yunani yaitu topos yang artinya tempat

ARGUMENTASI. Kalimat Deklaratif Kalimat Deklaratif (Proposisi) adalah kalimat yang bernilai benar atau salah, tetapi tidak keduanya.

Selamat Datang. MA 2151 Matematika Diskrit. Semester I 2008/2009

PENGENALAN LOGIKA MATEMATIKA

LOGIKA MATEMATIKA I. PENDAHULUAN

DEFINISI. Himpunan (set) adalah kumpulan objekobjek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

Representasi Pengetahuan : Logika Predikat

Himpunan (set) Himpunan (set) adalah kumpulan objekobjek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

Unit 6 PENALARAN MATEMATIKA. Clara Ika Sari Budhayanti. Pendahuluan. Selamat belajar, semoga Anda sukses.

MSH1B3 LOGIKA MATEMATIKA Teori Himpunan (Lanjutan)

Himpunan Matematika Diskret (TKE132107) Program Studi Teknik Elektro, Unsoed

PERANAN DOMAIN PENAFSIRAN DALAM MENENTUKAN JENIS KUANTOR 1)

Teori himpunan. 2. Simbol baku: dengan menggunakan simbol tertentu yang telah disepakati. Contoh:

BAB I H I M P U N A N

KONSEP DASAR LOGIKA MATEMATIKA. Riri Irawati, M.Kom Logika Matematika - 3 sks

Dian Wirdasari, S.Si.,M.Kom

LOGIKA. Ratna Wardani Pendidikan Teknik Informatika. 10/28/2008> Pertemuan-1-2 1

Bahan kuliah IF2120 Matematika Diskrit. Himpunan. Oleh: Rinaldi Munir. Program Studi Teknik Informatika STEI - ITB 1

Logika. Apakah kesimpulan dari argumen di atas valid? Alat bantu untuk memahami argumen tsb adalah Logika

Teknik Informatika POLITEKNIK NEGERI TANAH LAUT BY: VJ REFERENSI: UNIV TRUNOJOYO & PTIIK

Logika Informatika. Bambang Pujiarto

Matematika Komputasional. Himpunan. Oleh: M. Ali Fauzi PTIIK - UB

Logika Proposisi. Adri Priadana ilkomadri.com

FPMIPA UPI ILMU KOMPUTER I. TEORI HIMPUNAN

HIMPUNAN. Arum Handini Primandari, M.Sc Ayundyah Kesumawati, M.Si

HIMPUNAN, RELASI DAN FUNGSI

MATEMATIKA DISKRIT. Logika

SINTAKS DAN SEMANTIK PADA LOGIKA PROPOSISI. Matematika Logika Semester Ganjil 2011/2012

Himpunan (set) adalah kumpulan objekobjek yang berbeda. Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

BAB 6 EKUIVALENSI LOGIS

LOGIKA MATEMATIKA HIMPUNAN. Altien Jonathan Rindengan, S.Si, M.Kom

Bahan kuliah IF2120 Matematika Diskrit. Himpunan. Oleh: Rinaldi Munir. Program Studi Teknik Informatika STEI - ITB 1

PENGERTIAN. Proposisi Kalimat deklaratif yang bernilai benar (true) atau salah (false), tetapi tidak keduanya. Nama lain proposisi: kalimat terbuka.

q = Socrates is a man r = Socrates is mortal Bila dibuat tabel kebenaran, hasilnya invalid.

BAB 2. HIMPUNAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER ILHAM SAIFUDIN PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK. Senin, 17 Oktober 2016

Logika Matematika Diskret (TKE132107) Program Studi Teknik Elektro, Unsoed

Transkripsi:

Representasi Pengetahuan (II) 1

Schemata Jaringan semantik contoh dari Shallow knowledge Structure karena seluruh pengetahuan jaringan semantik diisikan dalam link dan node Concept schema : dengan skema tsb kita dapat menunjukkan konsep. 2

Banyak pengetahuan yang digunakan dalam proses penalaran kita sehari hari yang sudah pasti dan sudah dikenal dengan baik. Hal ini didasarkan kepada berbagai penampilan situasi dan objek-objek khusus, dan proses yang tak bervariasi. Pengetahuan semacam itu kita sebut pengetahuan stereotype. Skema adalah satu metoda pengorganisasian, presentasi dan penggunaan pengetahuan stereotype agar komputer bisa menalar 3

Frame Frame (Minsky, 1975) dipandang sebagai struktur data static yang digunakan untuk merepsentasi-kan situasi-situasi yang telah dipahami dan stereotype. Frame digunakan untuk merepresentasikan pengetahuan stereotype atau pengetahuan yang didasarkan kepada karakteristik yang sudah dikenal yang merupakan pengalaman masa lalu. Frame berupa kumpulan slot-slot (representasi entitas sebagai struktru objek) yang merupakan atribut untuk mendeskripsikan pengetahuan berupa kejadian, lokasi, situasi ataupun elemenelemen lain. Frame digunakan untuk representasi pengetahuan deklaratif. 4

Contoh 1 Frame Pohon Spesialisasi dari : Tumbuhan Jumlah batang : integer (default 1) Jenis kulit : halus Model daun : jenis pohon jarum, berganti daun Bentuk daun : sederhana, berlekuk, campuran Frame Pohon Perdu Spesialisasi dari : Pohon Jumlah batang : 3 Jenis kulit : halus Model daun : berganti daun Bentuk daun : sederhana, berlekuk 5

Contoh 2 6

Setiap frame individual dapat dipandang sebagai struktur data yang mirip record, berisi informasi yang relevan dengan entitas-entitas stereotype. Slot-slot dalam frame dapat berisi : Informasi identifikasi frame Hubungan frame dengan frame lain Penggambaran persyaratan yang dibutuhkan frame Informasi procedural untuk menggunakan struktur yang digambarkan Informasi default frame Informasi terbaru. 7

Contoh 3 Frame Name Class Object 1 Object 2 Object 1 IS A Object 2 Properties Property 1 Property 2 Property 3 Value 1 Value 2 Value 3 Frame Name Bird Properties Color No Wings Flies Unknown 2 True 8

Dari contoh 3, terdapat dua elemen dasar, yaitu Slot dan Subslot. Slotmerupakan kumpulan atribut / property yang menjelaskan objek yang direpresentasikan oleh frame. Subslotmenjelaskan pengetahuan atau prosedur dari atribut pada slot. Subslot dapat berupa : Value: menjelaskan tentang nilai dari suatu atribut Default :nilai yang digunakan jika suatu slot kosong atau tidak dideskripsikan pada frame instansiasi Range: menandakan jenis dari informasi yang dapat muncul pada slot tersebut (missal 0 sampai 100) If Added: berisi informasi procedural yang berupa suatu tindakan yang akan dikerjakan jika nilai dari slot diisi (atau berubah) If Needed: subslot ini digunakan pada kasus dimana tidak ada value pada slot. Suatu prosedur akan dikerjakan untuk memperoleh atau menghitung sebuah value. Other: slot bisa berisi frame, rule, jaringan semantic ataupun tipe lain dari informasi. 9

Script Script (Schank& Abelson, Yale univ) merupakan representasi terstruktur yang menggambarkan urutan stereotip dari kejadian-kejadian dalam sebuah konteks khusus. Script mirip dengan frame. Perbedaannya adalah Frame menggambarkan objek, sedangkan Script menggambarkan urutan peristiwa. Dalam menggambarkan urutan peristiwa, script menggunakan serangkaian slot yang berisi informasi tentang orang, objek dan tindakan-tindakan yang terjadi dalam suatu peristiwa. 10

Elemen script yang tipikal : Kondisi masukan: menggambarkan situasi yang harus dipenuhi sebelum terjadi suatu peristiwa yang ada dalam script. Prop: mengacu kepada objek yang digunakan dalam urutan peristiwa yang terjadi. Role: mengacu kepada orang-orang yang terlibat dalam script. Hasil: kondisi yang ada sesudah peristiwa dalam script berlangsung. Track: mengacu kepada variasi yang mungkin terjadi dalam script tertentu. Scene: menggambarkan urutan peristiwa aktural yang terjadi. 11

Script Restoran Jalur (track) : fast food restoran Peran (roles) : tamu, pelayan Pendukung (prop) : conter, baki, makanan, uang, serbet, garam, merica, kecap, sedotan, dll Kondisi masukan : tamu lapar tamu punya uang Adegan (scene) 1 : Masuk Tamu parkir mobil Tamu masuk restoran Tamu antri Tamu baca menu di list menu dan mengambil keputusan tentang apa yang akan diminta. 12

Adegan (scene) 2 : Pesanan Tamu memberikan pesanan pada pelayan Pelayan mengambil pesanan dan meletakkan makanan di atas baki Tamu membayar Adegan (scene) 3 : Makan Tamu mengambil serbet, sedotan, garam, dll Tamu makan dengan cepat Adegan (scene) 4 : Pulang Pelayan membersihkan meja Pelayan membuang sampah Tamu meninggalkan restoran Tamu naik mobil dan pulang Hasil Tamu merasa kenyang Tamu senang Tamu kecewa Tamu sakit perut 13

Logika dan Himpunan Representasi pengetahuan dengan symbol logika merupakan bagian dari penalaran eksak. Bagian yang paling penting dalam penalaran adalah mengambil kesimpulan dari premis. Logika dikembangkan oleh filusuf Yunani, Aristoteles (abad ke 4 SM) didasarkan pada silogisme, dengan dua premisdan satu konklusi. Contoh : Premis : Semua laki-laki adalah makhluk hidup Premis : Socrates adalah laki-laki Konklusi : Socrates adalah makhluk hidup Cara lain merepresentasikan pengetahuan adalah dengan Diagram Venn. 14

Diagram Venn Diagram Venn merepresentasikan sebuah himpunan yang merupakan kumpulan objek. Objek dalam himpunan disebut elemen. A ={1,3,5,7} B = {.,-4,-2,0,2,4,..} C = {pesawat, balon} 15

Symbol epsilon εmenunjukkan bahwa suatu elemen merupakan anggota dari suatu himpunan, contoh : 1 εa. Jika suatu elemen bukan anggota dari suatu himpunan maka symbol yang digunakan, contoh : 2 A. Jika suatu himpunan sembarang, misal X dan Y didefinisikan bahwa setiap elemen X merupakan elemen Y, maka X adalah subset dari Y, dituliskan : X Y atau Y X. 16

Operasi-operasi Dasar Interseksi (Irisan) C = A B C = {x U (x A) (x B)} Dimana : menyatakan irisan himpunan dibaca sedemikian hingga operator logika AND 17

Operasi-operasi Dasar Union (Gabungan) C = A B C = {x U (x A) (x B)} Dimana : menyatakan gabungan himpunan operator logika OR 18

Operasi-operasi Dasar Komplemen A = {x U ~(x A) } Dimana : menyatakan komplemen himpunan ~ operator logika NOT 19

Logika Proposisi Disebut juga kalkulus proposisi yang merupakan logika simbolik untuk memanipulasi proposisi. Proposisi merupakan pernytaan yang dapat bernilai benaratau salah. Operator logika yang digunakan : Operator Fungsi Konjungsi (AND/DAN) Disjungsi (OR/ATAU) ~ Negasi (NOT/TIDAK) Implikasi/Kondisional (IF THEN./ JIKA MAKA.) Equivalensi/Bikondisional (IF AND ONLY IF / JIKA DAN HANYA JIKA) p q (p q) (q p) 20

Kondisional merupakan operator yang analog dengan production rule. Contoh 1 : Jika hujan turun sekarang maka saya tidak pergi ke pasar Kalimat di atas dapat ditulis : p q Dimana : p = hujan turun q = saya tidak pergi ke pasar Contoh 2 : p = Anda berusia 21 atau sudah tua q = Anda mempunyai hak pilih 21

Kondisional p q dapat ditulis/berarti : Kondisional p implies q Jika p maka q p hanya jika q p adalah (syarat cukup untuk q) q jika p q adalah (syarat perlu untuk p) Berarti Anda berusia 21 tahun atau sudah tua berimplikasi Anda mempunyai hak pilih. Jika Anda berusia 21 tahun atau sudah tua, maka Anda mempunyai hak pilih. Anda berusia 21 tahun atau sudah tua, hanya jika Anda mempunyai hak pilih. Anda berusia 21 tahun atau sudah tua adalah syarat cukup Anda mempunyai hak pilih. Anda mempunyai hak pilih, jika Anda berusia 21 tahun atau sudah tua. Anda mempunyai hak pilih adalah syarat perlu Anda berusia 21 tahun atau sudah tua. 22

Tautologi: pernyataan gabungan yang selalu bernilai benar. Kontradiksi: pernyataan gabungan yang selalu bernilai salah. Contingent: pernyataan yang bukan tautology ataupun kontradiksi. Tabel Kebenaran untuk logika konektif : p q p q p q p q p q T T T T T T T F F T F F F T F T T F F F F F T T Tabel kebenaran untuk negasi konektif : p ~p T F F T 23

Hukum yang berlaku Hukum de Morgan : (P Q) ( P Q) Hukum de Morgan : (P Q) ( P Q) Hukum distributif : P (Q R) (P Q) (P R) Hukum distributif : P (Q R) (P Q) (P R) Hukum komutatif : (P Q) (Q P) Hukum komutatif : (P Q) (Q P) Hukum asosiatif : ((P Q) R) (P (Q R)) Hukum asosiatif : ((P Q) R) (P (Q R)) Hukum kontrapositif : (P Q) (Q P) 24

Logika Predikat Disebut juga kalkulus predikat, merupakan logika yang digunakan untuk merepresentasikan masalah yang tidak dapat direpresentasikan dengan menggunakan proposisi. Logika predikat dapat memberikan representasi fakta-fakta sebagai suatu pernyataan yang mapan (well form). 25

Syarat-syarat symbol dalam logika predikat : himpunan huruf, baik huruf kecil maupun huruf besar dalam abjad. Himpunan digit (angka) 0,1,2, 9 Garis bawah _ Symbol-simbol dalam logika predikat dimulai dengan sebuah huruf dan diikuti oleh sembarang rangkaian karakter-karakter yang diijinkan. Symbol-simbol logika predikat dapat merepresentasikan variable, konstanta, fungsi atau predikat Konstanta objek atau sifat dari semesta pembicaraan. Penulisannya diawali dengan huruf kecil, seperti : pohon, tinggi. Konstanta true(benar) dan false(salah) adalah symbol kebenaran (truth symbol). 26

Variable digunakan untuk merancang kelas objek atau sifat-sifat secara umum dalam semesta pembicaraan. Penulisannya diawali dengan huruf besar, seperti : Bill, Kate. Fungsi pemetaan (mapping) dari satu atau lebih elemen dalam suatu himpunan yang disebut domainfungsi ke dalam sebuah elemen unik pada himpunan lain yang disebut rangefungsi. Penulisannya dimulai dengan huruf kecil. Suatu ekspresi fungsi merupakan symbol fungsi yang diikuti argument. Argument adalah elemen-elemen dari fungsi, ditulis diapit tanda kurung dan dipisahkan dengan tanda koma. Contoh : f(x,y) ayah(david) plus(2,3) 27

Predikat menamai hubungan antara nol atau lebih objek dalam semesta pembicaraan. Penulisannya dimulai dengan huruf kecil, seperti : equals, samadengan, likes, near. Contoh kalimat dasar : teman(george,allen) teman(ayah_dari(david),ayah_dari(andrew)) dimana : argument : ayah_dari(david) adalah george argument : ayah_dari(andrew) adalah allen predikat : teman Operator logika konektif :,, ~,,. Logika kalkulus orde pertama mencakup symbol universal quantifier dan existensial quantifier. 28

Universal Quantifier Menunjukkan semua kalimat adalah benar untuk semua nilai variabelnya. Direpresentasikan dengan symbol diikuti satu atau lebih argument untuk suatu domain variable. Symbol diinterpretasikan untuk setiap atau untuk semua. Contoh 1 : ( x)(x + x = 2x) untuk setiap x (dimana x adalah suatu bilangan), kalimat x + x = 2x adalah benar. 29

Contoh 2 : p = seluruh kucing adalah binatang ( x) (p) (Jika x adalah seekor kucing x adalah binatang) Kebalikan kalimatnya ( x)(p)(jika x adalah seekor kucing ~x adalah binatang) dan dibaca : - setiap kucing adalah bukan binatang - semua kucing adalah bukan binatang Contoh 3: ( x) (Jika x adalah segitiga x adalah polygon) Dibaca : untuk semua x, jika x adalah segitiga, maka x adalah polygon dapat pula ditulis : ( x) (segitiga(x) polygon(x)) ( x) (T(x) P(x)) 30

Contoh 4 : ( x) (H(x) M(x)) Dibaca : untuk semua x, jika x adalah manusia (human), maka x melahirkan (mortal). Ditulis dalam aturan : IF x adalah manusia THEN x melahirkan Digambar dalam jaringan semantic : 31

Existensial Quantifier Menunjukkan semua kalimat adalah benar untuk suatu nilai tertentu dalam sebuah domain. Direpresentasikan dengan symbol diikuti satu atau lebih argument. Symbol diinterpretasikan terdapat atau ada, paling sedikit satu, terdapat satu, beberapa. Contoh 1 : ( x)(x. x = 1) Dibaca : terdapat x yang bila dikalikan dengan dirinya sendiri hasilnya sama dengan 1. 32

Contoh 2 : ( x) (gajah(x) nama(clyde)) Dibaca : terdapat gajah bernama Clyde. Contoh 3 : ( x) (gajah(x) berkaki empat(x)) Dibaca : semua gajah berkaki empat. Universal quantifier dapat diekspresikan sebagai konjungsi. ( x) (gajah(x) berkaki tiga(x)) Dibaca : ada gajah yang berkaki tiga Existensial quantifier dapat diekspresikan sebagai disjungsi dari urutan ai. P(a1) P(a2) P(a3) P(aN) 33

Quantifier dan Sets Relasi A proper subset dari B ditulis A B, dibaca semua elemen A ada pada B, dan paling sedikit satu elemen B bukan bagian dari A Contoh : Diketahui : E = elephant R = reptile G = gray F = four legged D = dogs M = mammals 34

Set expression Berarti E M elephant termasuk mammals, tetapi tidak semua mammals adalah elephant (E G F) M elephant yang berwarna gray dan memiliki four legged termasuk mammals E R = φ E G φ E G = φ E G φ E (G F) tidak ada gajah yang termasuk reptile beberapa gajah berwarna gray tidak ada gajah yang berwarna gray beberapa elephants tidak berwarana gray semua elephants berwarna gray dan memiliki four legged (E D) M semua elephants dan dogs termasuk mammals (E F G) φ beberapa elephants memiliki four legged dan berwarna gray 35

Hukum de Morgan berlaku untuk analogi himpunan dan bentuk logika : Himpunan Logika (A B) A B ~(p q) ~p ~q (A B) A B ~(p q) ~p ~q 36