Uji Validitas dan Reliabilitas Raharjo Raharjo@gmail.com http://raharjo.ppknunj.org Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di StatistikaPendidikan.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari StatistikaPendidikan.Com. ABSTRAK Uji validitas sering digunakan untuk mengukur ketepatan suatu item dalam kuesioner atau skala, apakah item-item pada kuesioner tersebut sudah tepat dalam mengukur apa yang akan diukur oleh seorang peneliti. Uji validitas yang digunakan adalah uji validitas item, validitas item ditunjukkan dengan adanya korelasi atau dukungan terhadap item total (skor total), perhitungan dilakukan dengan cara mengkorelasikan antara skor item dengan skor total item, sehingga diperoleh suatu koefesien korelasi yang digunakan untuk mengukur tingkat validitas suatu item dan untuk menentukan apakah suatu item dalam instrumen atau kuesioner layak digunakan atau tidak. Uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui konsistensi alat ukur, apakah alat pengukur yang digunakan dapat diandalkan dan tetap konsisten jika pengukuran tersebut dilakukan secara berulang. Pendahuluan Uji validitas berarti menguji apakah suatu instrumen memiliki ketepatan atau kecermatan dalam mengukur apa yang ingin diukur. Dengan aplikasi SPSS kita dapat melakukan uji validitas dengan mudah, ada dua teknik yang biasa digunakan untuk uji validitas yaitu menggunakan korelasi bivariate Pearson (Product Moment Pearson) dan Corrected Item-Total Correlation. Sebagai contoh misalnya seorang 1
mahasiswa akan melakukan penelitian tentang motivasi belajar mahasiswa di salah satu program studi, instrumen yang digunakan menggunakan skala likert dengan jawaban sangat setuju =5, setuju= 4, cukup setuju=3, tidak setuju= 2, dan sangat tidak setuju= 1. Setelah membagikan kepada 10 responden dengan butir item pertanyaan sebanyak 8 butir item, diperoleh data sebagai berikut: No. item 1 item 2 item 3 item 4 item 5 item 6 item 7 item 8 Skor Total 1 4 2 5 4 1 2 5 4 27 2 4 2 5 4 2 2 5 4 28 3 4 2 5 4 2 2 5 3 27 4 4 3 4 4 1 2 4 4 26 5 3 3 4 4 2 2 4 3 25 6 3 3 5 4 2 2 5 4 28 7 4 2 5 4 2 2 4 5 28 8 4 2 4 4 2 3 4 5 28 9 3 2 4 4 1 2 4 5 25 10 4 3 5 4 3 3 5 5 32. Berikut langkah-langkah yang dilakukan dalam rangka uji validitas dengan menggunakan aplikasi SPSS: 1. UJI VALIDITAS MENGGUNAKAN KORELASI BIVARIATE PEARSON (KORELASI PEARSON PRODUCT MOMENT) 1) Klikvariable view untuk membuat variabel item 1 sampai dengan item 8 dan skor total. Untuk type adalah numeric, decimal ubah menjadi 0 karena tidak ada angka dibelakang koma, measure pilih ordinal. 2
2) Selanjutnya masukkan data dari item 1 sampai dengan 8 dan skor total untuk 10 responden dengan klik Data View. 3) Klik Analyze correlate Bivariate. Sehinggaterbuka kotak dialog Bivariate Correlations selanjutnya klik seluruh item & skor item dan pidahkah ke kolom variables. 3
Klik item & skortotal Klik simbol ini untuk memindahkan ke variables 4) Setelah semua item dan skor total masuk ke kolom variables, Selanjutnya klik Ok, maka hasil Output sebagai berikut: Correlations item1 item2 item3 item4 item5 item6 item7 item8 skortotal item1 Pearson Correlation 1 -,356,356. a,145,327,218,175,480 Sig. (2-tailed),312,312.,688,356,545,629,160 item2 Pearson Correlation -,356 1 -,167. a,272,102,000 -,218,150 Sig. (2-tailed),312,645.,447,779 1,000,545,680 item3 Pearson Correlation,356 -,167 1. a,408 -,102,816 ** -,055,599 Sig. (2-tailed),312,645.,242,779,004,881,067 item4 Pearson Correlation. a. a. a. a. a. a. a. a. a Sig. (2-tailed)........ item5 Pearson Correlation,145,272,408. a 1,583,333,089,769 ** Sig. (2-tailed),688,447,242.,077,347,807,009 4
item6 Pearson Correlation,327,102 -,102. a,583 1,000,535,681 * Sig. (2-tailed),356,779,779.,077 1,000,111,030 item7 Pearson Correlation,218,000,816 **. a,333,000 1 -,267,524 Sig. (2-tailed),545 1,000,004.,347 1,000,455,120 item8 Pearson Correlation,175 -,218 -,055. a,089,535 -,267 1,434 Sig. (2-tailed),629,545,881.,807,111,455,210 skortotal Pearson Correlation,480,150,599. a,769 **,681 *,524,434 1 Sig. (2-tailed),160,680,067.,009,030,120,210 a. Cannot be computed because at least one of the variables is constant. **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). Dari output dapat diketahui nilai korelasi antara skor item dengan skor total. Nilai ini selanjutnya dibandingkan dengan nilai r tabel,rtabel dicari pada signifikansi 0,05 dengan uji 2 sisi dan jumlah data (n)=10, didapat r tabel sebesar 0,632. Maka dapat disimpulkan untuk item 1 dinyatakan tidak valid karena 0,480 < 0,632. 2. UJI VALIDITAS MENGGUNAKAN CORRECTED ITEM-TOTAL CORRELATION 1) Klik Analyze Scale Reliability Analysis, sehingga terbuka kotak dialog Reliability Analysis, selanjutnya masukkan butir item yang akan diujikan ke kotak Items, kecuali skortotal tidak dimasukkan ke kolom items, sebagaimana terlihat dalam gambar berikut: 5
2) Klik statistiks, sehingga muncul kotak dialog Reliability Analysis: Statistiks, dan pada Descriptives for, klik Scale if item detected, selanjutnya klik Continue terus klik OK, sehingga akan muncul hasil sebagai berikut: 6
Reliability [DataSet1] Scale: ALL VARIABLES Case Processing Summary N % Cases Valid 10 100,0 Excluded a 0,0 Total 10 100,0 a. Listwise deletion based on all variables in the procedure. Reliability Statistiks Cronbach's N of Alpha Items,509 8 Item-Total Statistiks Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted item1 23,70 3,344,264,465 item2 25,00 4,000 -,108,590 item3 22,80 3,067,393,414 item4 23,40 4,044,000,519 item5 25,60 2,489,579,302 item6 25,20 3,067,542,380 item7 22,90 3,211,294,452 item8 23,20 3,289,047,591 Hasil korelasi dapat dilihat pada output item-total Statistiks pada kolom Corrected Item-Total Correlation, nilai tersebut kemudian dibandingkan dengan 7
nilai r tabel pada taraf signifikasi 0,05 dengan uji 2 sisi dan jumlah responden sebanyak 10, maka diperoleh r tabel sebesar 0,632, sehingga dapat disimpulkan bahwa semua item (item 1 sampai 8) dinyatakan tidak valid, sehingga harus dibuang/direvisi. Dan berdasar hasil analisis menggunakan teknik alpha cronbach didapat koefesien reliabilitas sebesar 0,509. Dimana nilai reliabilitas instrumen sebesar 0,509 ini menunjukkan bahwa instrumen secara keseluruhan kurang dipercaya/tidak valid. Uji Reliabilitas Uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui konsistensi alat ukur, apakah alat pengukur yang digunakan dapat diandalkan dan tetap konsisten jika pengukuran tersebut dilakukan secara berulang (Duwi Prayitno, 2010:97). Ada beberapa metode pengujian reliabilitas sebuah instrumen, diantaranya adalah Cronbach s Alpha, metode tes ulang, formula belah dua dari Spearman Brown, formla Flanagan, Metode Formula KR-20, KR-21, dan metode Anova Hoyt.Berikut bagaimana kita melakukan uji reliabilitas dengan menggunakan beberapa metode dengan bantuan aplikasi SPSS. 1. UJI RELIABILITAS MENGGUNAKAN CRONBACH S ALPHA a. Klik Analyze Scale Reliability Analysis, sehingga terbuka kotak dialog Reliability Analysis, selanjutnya masukkan butir item yang akan diujikan ke kotak Items, kecuali skortotal tidak dimasukkan ke kolom items, sebagaimana terlihat dalam gambar berikut 8
b. Klik statistiks, sehingga muncul kotak dialog Reliability Analysis: Statistiks, dan pada Descriptives for, klik Scale if item detected, selanjutnya klik Continue terus klik OK, sehingga akan muncul hasil sebagai berikut: 9
Reliability [DataSet1] Scale: ALL VARIABLES Case Processing Summary N % Cases Valid 10 100,0 Excluded a 0,0 Total 10 100,0 a. Listwise deletion based on all variables in the procedure. Reliability Statistiks Cronbach's N of Alpha Items,509 8 Hasil uji reliabilitas dapat dilihat pada output reliability statistiks. Di dapat nilai Cronbach s Alpha sebesar 0,509 ini menunjukkan bahwa instrumen secara keseluruhan kurang /tidak reliabel. 2. UJI RELIABILITAS MENGGUNAKAN METODE BELAH DUA (SPEARMAN BROWN) a. Klik Analyze Scale Reliability Analysis 10
b. Pindahkan butir item yang akan diuji reliabilitasnya, untuk kolom model pilihlah model Split half, kemudian klik Ok untuk menampilkan hasilnya. Reliability Statistiks Cronbach's Alpha Part 1 Value -,175 a N of Items 4 b Part 2 Value,451 N of Items 4 c Total N of Items 8 Correlation Between Forms,461 Spearman-Brown Coefficient Equal Length,631 Unequal Length,631 Guttman Split-Half Coefficient,560 a. The value is negative due to a negative average covariance among items. This violates reliability model assumptions. You may want to check item codings. b. The items are: item1, item2, item3, item4. c. The items are: item5, item6, item7, item8. Dari tabel tersebut di atas, diperoleh reliabilitas pada bagian pertama adalah - 0,175 dan reliabilitas pada bagian kedua adalah 0,451. Correlation Between Forms, 11
adalah korelasi antar belahan dengan nilai reliabilitas 0,461. Nilai Reliabilitas belah dua dengan rumus Spearman-Brown diperoleh dengan nilai 0,631, dan nilai reliabilitas Gutman Split-Half Coefficient adalah 0,560. Referensi Agusyana, Yus. Olah Data Skripsi dan Penelitian dengan SPSS 19. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo, 2011. Budi Santosa, Purbayu, & Ashari. Analisis Statistik dengan Microsoft Excel & SPSS. Yogyakarta: Penerbit Andi, 2005. Priyatno, Duwi. Paham Analisa Statistk Data Dengan SPSS. Yogyakarta: Mediakom, 2010. Santoso, Singgih. Statistik Non Parametrik Konsep dan Aplikasi Dengan SPSS. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo, 2010. Santoso, Singgih. Statistik Parametrik Konsep dan Aplikasi Dengan SPSS. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo, 2010. Sarwono, Jonathan. Metode Riset Skripsi Pendekatan Kuantitatif Menggunakan Prosedur SPSS. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo, 2012. Sudijono, Anan. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2008. Sudjana. Metoda Statistika. Bandung: Penerbit Tarsito, 1996. Sugiyono, Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta, 2007. Tim Penelitian & Pengembangan. Seri Belajar Praktis Menguasai SPSS 13 Untuk Statistik. Jakarta: Penerbit Salemba Infotek, 2006. Usman, Husaini & R. Purnomo Setiady Akbar. Pengantar Statistika. Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2008. 12
Biografi Penulis Raharjo. Menyelesaikan S1 Program Studi PPKN di Universitas Negeri Jakarta tahun 2002, S2 Administrasi Kebijakan Publik Universitas Indonesia tahun 2009. Saat ini tercatat sebagai dosen Program Studi PPKN Universitas Negeri Jakarta, Akper RS. Husada dan Tutor di Universitas Terbuka. 13