PROFIL KELURAHAN TAHUN 2015

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PROFIL KELURAHAN TAHUN 2015"

Transkripsi

1 PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 12 TAHUN 2007 TANGGAL : 12 MARET 2007 PROFIL KELURAHAN TAHUN 2015 Kelurahan : CIWEDUS Kecamatan : CILEGON Kabupaten/Kota : CILEGON Provinsi : BANTEN Bulan : DESEMBER Tahun : 2015 Website : atau DIREKTORAT JENDERAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DEPARTEMEN DALAM NEGERI 1

2 LAPORAN PROFIL KELURAHAN TINGKAT KELURAHAN Kelurahan : CIWEDUS Kecamatan : CILEGON Kabupaten/Kota : CILEGON Provinsi : BANTEN Bulan : DESEMBER Tahun : 2015 SUMBER DATA YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGISI DATA PROFIL KELURAHAN 1. KUESIONER DATA DASAR KELUARGA 2. DATA ADMINISTRASI KANTOR KELURAHAN Mengetahui; LURAH CIWEDUS, Disusun Oleh ANA MAULANA, SE HERU SULISTYO, SE NIP NIP

3 DATA POTENSI DESA DAN KELURAHAN I. POTENSI SUMBER DAYA ALAM A. POTENSI UMUM 1. a. Batas Wilayah Batas Desa/kelurahan Kecamatan Sebelah utara CIWADUK CILEGON Sebelah selatan BAGENDUNG CILEGON Sebelah timur BENDUNGAN CILEGON Sebelah barat TAMAN BARU CITANGKIL 1.b. Penetapan Batas dan Peta Wilayah Penetapan Batas Dasar Hukum Peta Wilayah Sudah ada Perda No 3 10 Juni Luas wilayah menurut penggunaan Luas pemukiman Luas persawahan Luas perkebunan Luas kuburan Luas pekarangan Luas taman Perkantoran Luas prasarana umum lainnya Total luas 130,00 ha/m2 15,00 ha/m2 10,00 ha/m2 1,00 ha/m2 3,60 ha/m2 2,00 ha/m2 0,20 ha/m2 7,20 ha/m2 175,00 ha/m2 TANAH SAWAH Sawah irigasi teknis 7,00 ha/m2 Sawah irigasi ½ teknis 5,00 ha/m2 Sawah tadah hujan 3,00 ha/m2 Sawah pasang surut - ha/m2... Total luas 15,00 ha/m2 TANAH KERING Tegal/ladang Pemukiman Pekarangan... Total luas 10,00 ha/m2 130,00 ha/m2 9,60 ha/m2 149,60 ha/m2 TANAH BASAH Tanah rawa - ha/m2 Pasang surut - ha/m2 Lahan gambut - ha/m2 Situ/waduk/danau - ha/m2... Total luas - ha/m2 3

4 TANAH PERKEBUNAN Tanah perkebunan rakyat 10,00 ha/m2 Tanah perkebunan negara - ha/m2 Tanah perkebunan swasta - ha/m2 Tanah perkebunan perorangan - ha/m ha/m2 Total luas 10,00 ha/m2 TANAH FASILITAS UMUM Kas Desa/Kelurahan: - ha/m2 a. Tanah bengkok - ha/m2 b. Tanah titi sara - ha/m2 c. Kebun desa - ha/m2 d. Sawah desa - ha/m2 Lapangan olahraga 2,00 ha/m2 Perkantoran pemerintah 0,20 ha/m2 Ruang publik/taman kota - ha/m2 Tempat pemakaman desa/umum 1,00 ha/m2 Tempat pembuangan sampah - ha/m2 Bangunan sekolah/perguruan tinggi 1,50 ha/m2 Pertokoan 0,25 ha/m2 Fasilitas pasar - ha/m2 Terminal - ha/m2 Jalan 16,50 ha/m2 Daerah tangkapan air - ha/m2 Usaha perikanan 0,25 ha/m2 Sutet/aliran listrik tegangan tinggi - ha/m ha/m2 Total luas 21,70 ha/m2 TANAH HUTAN Hutan lindung ha/m2 Hutan produksi ha/m2 a. Hutan produksi tetap ha/m2 b. Hutan terbatas ha/m2 Hutan konservasi ha/m2 Hutan adat ha/m2 Hutan asli ha/m2 Hutan sekunder ha/m2 Hutan buatan ha/m2 Hutan mangrove ha/m2 Hutan suaka ha/m2 a. Suaka alam ha/m2 b. Suaka margasatwa ha/m2 Hutan rakyat ha/m ha/m2 Total luas ha/m2 3. Iklim Curah hujan - Mm Jumlah bulan hujan 4 bulan Kelembapan - Suhu rata-rata harian 30 0 C 37 0 C Tinggi tempat dari permukaan laut - mdl 4. Jenis dan kesuburan tanah Warna tanah (sebagian besar) Kuning 4

5 Tekstur tanah Lampungan/pasiran/debuan Tingkat kemiringan tanah 5 derajat Lahan kritis - ha/m2 Lahan terlantar - ha/m2... Tingkat erosi tanah Luas tanah erosi ringan 0,50 ha/m2 Luas tanah erosi sedang ha/m2 Luas tanah erosi berat ha/m2 Luas tanah yang tidak ada erosi 174,50 ha/m2 5. Topografi Bentangan wilayah Desa/kelurahan dataran rendah - ha/m2 Desa/kelurahan berbukit-bukit tidak - ha/m2 Desa/kelurahan dataran tinggi/pegunungan tidak - ha/m2 Desa/kelurahan lereng gunung tidak - ha/m2 Desa/kelurahan tepi pantai/pesisir tidak - ha/m2 Desa/kelurahan kawasan rawa tidak - ha/m2 Desa/kelurahan kawasan gambut tidak - ha/m2 Desa/kelurahan aliran sungai tidak - ha/m2 Desa/kelurahan bantaran sungai tidak - ha/m2... Letak Desa/kelurahan kawasan perkantoran tidak - ha/m2 Desa/kelurahan kawasan pertokoan/bisnis tidak - ha/m2 Desa/kelurahan kawasan campuran tidak - ha/m2 Desa/kelurahan kawasan industri tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan kepulauan tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan pantai/pesisir tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan kawasan hutan tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan taman suaka tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan kawasan wisata tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan perbatasan dengan negara lain tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan perbatasan dengan provinsi lain tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan perbatasan dengan kabupaten lain tidak - ha/m2 Desa/Kelurahan perbatasan antar kecamatan lain tidak - ha/m2 Desa/kelurahan DAS/bantaran sungai tidak - ha/m2 Desa/kelurahan rawan banjir tidak - ha/m2 Desa/kelurahan bebas banjir tidak - ha/m2 Desa/kelurahan potensial tsunami tidak - ha/m2 Desa/kelurahan rawan jalur gempa bumi tidak - ha/m2 Orbitasi Jarak ke ibu kota kecamatan 2,00 Km Lama jarak tempuh ke ibu kota kecamatan dengan 0,5 Jam kendaraan bermotor Lama jarak tempuh ke ibu kota kecamatan dengan 1 Jam berjalan kaki atau kendaraan non bermotor Kendaraan umum ke ibu kota kecamatan OJEK Jarak ke ibu kota kabupaten/kota Lama jarak tempuh ke ibu kota kabupaten dengan kendaraan bermotor 4,50 Km 0,75 Jam 5

6 Lama jarak tempuh ke ibu kota kabupaten dengan 2 Jam berjalan kaki atau kendaraan non bermotor Kendaraan umum ke ibu kota kabupaten/kota OJEK Jarak ke ibu kota provinsi 30,00 Km Lama jarak tempuh ke ibu kota provinsi dengan 1,5 Jam kendaraan bermotor Lama jarak tempuh ke ibu kota provinsi dengan 3 Jam berjalan kaki atau kendaraan non bermotor Kendaraan umum ke ibu kota provinsi ANGKOT B. PERTANIAN B.1. TANAMAN PANGAN 1. Pemilikan Lahan Pertanian Tanaman Pangan Jumlah keluarga memiliki tanah pertanian memiliki / Buruh Tani Memiliki kurang 1 ha Memiliki 1,0 5,0 ha Memiliki 5,0 10 ha Memiliki lebih dari 10 ha Jumlah total keluarga petani 785 keluarga 20 keluarga 785 keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga 2. Luas tanaman pangan menurut komoditas pada tahun ini Jagung - Ha - Ton/ha Kacang kedelai - Ha - Ton/ha Kacang tanah - Ha - Ton/ha Kacang panjang - Ha - Ton/ha Kacang mede - Ha - Ton/ha Kacang merah - Ha - Ton/ha Padi sawah 2 Ha 2 Ton/ha Padi ladang 4 Ha 3 Ton/ha Ubi kayu - Ha - Ton/ha Ubi jalar - Ha - Ton/ha Cabe - Ha - Ton/ha Bawah merah - Ha - Ton/ha Bawang putih - Ha - Ton/ha Tomat - Ha - Ton/ha Sawi - Ha - Ton/ha Kentang - Ha - Ton/ha Kubis - Ha - Ton/ha Mentimun 0,5 Ha 0,25 Ton/ha Buncis - Ha - Ton/ha Brocoli - Ha - Ton/ha Terong - Ha - Ton/ha Bayam - Ha - Ton/ha Kangkung - Ha - Ton/ha Kacang turis - Ha - Ton/ha Umbi-umbian lain - Ha - Ton/ha Selada - Ha - Ton/ha Talas - Ha - Ton/ha Wortel - Ha - Ton/ha Tumpang Sari - Ha - Ton/ha 6

7 Jenis komoditas buah-buahan yang dibudidayakan A. Kepemilikan Lahan Tanaman Buah-buahan Jumlah keluarga memiliki tanah perkebunan 65 keluarga memiliki/buruh Perkebunan 25 keluarga Memiliki kurang dari 10 ha 65 keluarga Memiliki ha - Keluarga Memiliki ha - Keluarga Memiliki ha - Keluarga Memiliki ha - Keluarga Memiliki lebih dari 1000 ha - Keluarga Jumlah total keluarga perkebunan 65 keluarga B. Hasil Tanaman Dan Luas Tanaman Buah-buahan Jeruk - ha - ton/ha Alpokat - ha - ton/ha Mangga 0,50 Ha 0,50 Ton/ha Rambutan - ha - ton/ha Manggis - ha - ton/ha Salak - ha - ton/ha Apel - ha - ton/ha Pepaya 0,50 Ha 0,75 Ton/ha Belimbing - ha - ton/ha Durian - ha - ton/ha Sawo - ha - ton/ha Duku - ha - ton/ha Kokosan - ha - ton/ha Pisang 0,50 Ha 1,00 Ton/ha Markisa - ha - ton/ha Lengkeng - ha - ton/ha Semangka - ha - ton/ha Limau - ha - ton/ha Jeruk nipis - ha - ton/ha Melon - ha - ton/ha Jambu air 0,20 Ha 0,25 Ton/ha Nangka - ha - ton/ha Sirsak - ha - ton/ha Kedondong - ha - ton/ha Anggur - ha - ton/ha Melinjo - ha - ton/ha Nenas - ha - ton/ha Jambu klutuk - ha - ton/ha Murbei - ha - ton/ha. - ha - ton/ha - ha - ton/ha. - ha - ton/ha. - ha - ton/ha. - ha - ton/ha. - ha - ton/ha. - ha - ton/ha 7

8 4. Pemasaran Hasil Tanaman Pangan Dan Tanaman Buah-buahan Dijual langsung ke konsumen Dijual ke pasar Dijual melalui KUD Dijual melalui tengkulak Dijual melalui pengecer Dijual ke lumbung desa/kel dijual Ya Ya Ya B.2 TANAMAN APOTIK HIDUP DAN SEJENISNYA Jenis Tanaman Luas (ha) Hasil panen (Ton/ha) Jahe 0,25 ha 0,5 ton/ha Kunyit 0,25 ha 0,5 ton/ha Lengkuas 0,25 ha 0,5 ton/ha Mengkudu - ha - ton/ha Daun Dewa - ha - ton/ha Kumis kucing - ha - ton/ha Buah Merah - ha - ton/ha Sambiloto - ha - ton/ha Temulawak - ha - ton/ha Temu Hitam - ha - ton/ha Temu Putih - ha - ton/ha Temu Putri - ha - ton/ha Temu Kunci - ha - ton/ha Daun Sirih - ha - ton/ha Kayu manis - ha - ton/ha Daun sereh - ha - ton/ha Mahkota dewa - ha - ton/ha Akar wangi - ha - ton/ha Kencur - ha - ton/ha Jamur - ha - ton/ha Dewi-Dewi - ha - ton/ha... C. PERKEBUNAN 1. Pemilikan Lahan Perkebunan Jumlah keluarga memiliki tanah perkebunan memiliki Memiliki kurang dari 5 ha Memiliki ha Memiliki ha Memiliki ha Memiliki ha Memiliki lebih dari 1000 ha Jumlah total keluarga perkebunan Kepemilikan Usaha Perkebunan Yang Dimiliki Negara 65 keluarga 25 keluarga 65 keluarga - keluarga - keluarga - keluarga - keluarga - keluarga 65 keluarga - 8

9 Total Luas Perkebunan 10,00 ha 2. Luas dan hasil perkebunan menurut jenis komoditas Jenis Swasta/negara Rakyat Luas (ha) Hasil (kw/ha) Luas (ha) Hasil (kw/ha) Kelapa - - 4,00 2,00 Kelapa sawit Kopi Cengkeh Coklat Pinang Lada Karet Jambu Mete Tembakau Pala Vanili Jarak pagar Jarak kepyar Tebu Kapuk Kemiri Teh Pemasaran Hasil Perkebunan Dijual langsung ke konsumen Dijual ke pasar hewan Dijual melalui KUD Dijual melalui Tengkulak Dijual melalui Pengecer Dijual ke lumbung desa/kel dijual Ya Ya Ya D. KEHUTANAN 1. Luas Lahan Menurut Pemilikan Milik Negara Milik t/ulayat Perhutani/Instansi Sektoral Milik masyarakat perorangan Total - ha - ha - ha - ha - ha 9

10 2. Hasil Hutan Kayu Madu lebah Rotan Damar Bambu Jati Nilam Lontar Sagu Enau Mahoni Cemara Kayu cendana Kayu gaharu Sarang burung Meranti Kayu besi Kayu ulin Kemenyan Gambir Minyak kayu putih Gula enau Gula lontar Arang M 3 /th - liter/th - Ton/th - Ton/th - M 3 /th - M 3 /th - Ton/th - Ton/th - Ton/th - Ton/th - M 3 /th - M 3 /th - Ton/th - Ton/th - Ton/th - M 3 /th - M 3 /th - M 3 /th - Ton/th - Ton/th - Ton/th - Ton/th - Ton/th 3. Kondisi Hutan Kondisi Hutan Baik Rusak Total Hutan Bakau/mangrove - ha - ha - ha Hutan Produksi - ha - ha - ha Hutan Lindung - ha - ha - ha Hutan Suaka Margasatwa - ha - ha - ha Hutan Suaka Alam - ha - ha - ha... - ha - ha - ha Dampak yang Timbul dari Pengolahan Hutan Pencemaran Udara - Pencemaran Air - Longsor/Erosi - Bising - Kerusakan biota/plasma nuftah hutan - Kemusnahan flora,fauna dan satwa langka - Hilangnya sumber mata air - Kebakaran hutan - Terjadinya kekeringan/sulit air - Berubahnya fungsi hutan - Terjadinya lahan kritis - Hilangnya daerah tangkapan air (cacthment area) - Musnahnya Habitat Binatang Hutan

11 5. Mekanisme Pemasaran Hasil Hutan Dijual langsung ke konsumen - Dijual ke pasar - Dijual melalui KUD - Dijual melalui Tengkulak - Dijual melalui Pengecer - Dijual ke lumbung desa/kel - dijual - E. PETERNAKAN 1. Jenis populasi ternak Jenis Ternak Jumlah Pemilik Perkiraan Jumlah Populasi Sapi - Orang - Ekor Kerbau 2 orang 10 ekor Babi - Ekor Ayam kampung 5 orang 2000 ekor Jenis ayam broiler - Ekor Bebek 2 orang 200 ekor Kuda - Ekor Kambing 4 orang 215 ekor Domba - Ekor Angsa - Ekor Burung puyuh - Ekor Kelinci - Ekor Burung walet - Ekor Anjing - Ekor Kucing - Ekor Ular cobra - Ekor Burung onta - Ekor Ular pithon - Ekor Burung cendrawasih - Ekor Burung kakatua - Ekor Burung beo - Ekor Burung merak - Ekor Burung langka lainnya - Ekor Buaya - Ekor... - Ekor 2. Produksi Peternakan Susu - kg/th Kulit - M/th Telur 3000 kg/th Daging - kg/th Madu - Lt/th Bulu - kg/th Air liur burung walet - kg/th Minyak - lt/th Hiasan/lukisan - unit/th Cinderamata - unit/th

12 3. Ketersediaan Hijauan Pakan Ternak Luas tanaman pakan ternak (rumput gajah, dll) 0,25 ha Produksi hijauan makanan ternak - Ton/ha Luas lahan gembalaan 0,25 ha Dipasok dari luar desa/kelurahan - Disubsidi dinas - Ton Pemilik Usaha Pengolahan Hasil Ternak Dendeng Abon Penyamakan Kulit Madu Lebah Biogas Telur Asin Krupuk Kulit Penyemakan kulit Kerajinan tangan (handy craft) Pemasaran Hasil Ternak Dijual langsung ke konsumen Dijual ke pasar hewan Dijual melalui KUD Dijual melalui tengkulak Dijual melalui pengecer Dijual ke lumbung desa/kel dijual Ya Ya Ya Ya 5. Ketersediaan lahan pemeliharaan ternak/padang penggembalaan Milik masyarakat umum 1,5 ha Milik perusahaan peternakan (ranch) - Ha Milik perorangan 1,0 ha Sewa pakai - Ha Milik pemerintah - Ha Milik masyarakat adat - Ha F. PERIKANAN 1. Jenis dan alat produksi budidaya ikan laut dan payau Karamba 0 unit 0 ton/th Tambak 0 ha 0 ton/th Jermal 0 unit 0 ton/th Pancing 0 unit 0 ton/th Pukat 0 unit 0 ton/th Jala 0 unit 0 ton/th Jenis dan sarana produksi budidaya ikan air tawar 12

13 Karamba... unit... ton/th Empang/kolam 0,25 ha/m2 2 ton/th Danau... ha/m2... ton/th Rawa... ha/m2... ton/th Sungai... ha/m2... ton/th Sawah... ha/m2... ton/th Jala... unit... ton/th Pancingan... unit... ton/th 3. Jenis ikan dan produksi Tuna - ton/th Salmon - ton/th Tongkol/cakalang - ton/th Hiu - ton/th Kakap - ton/th Tenggiri - ton/th Jambal - ton/th Pari - ton/th Kuwe - ton/th Belanak - ton/th Cumi - ton/th Gurita - ton/th Sarden - ton/th Bawal - ton/th Baronang - ton/th Kembung - ton/th Ikan ekor kuning - ton/th Kerapu/Sunuk - ton/th Teripang - ton/th Barabara - ton/th Cucut - ton/th Layur - ton/th Ayam-ayam - ton/th Udang/lobster - ton/th Tembang - ton/th Bandeng - ton/th Nener - ton/th Kerang - ton/th Kepiting - ton/th Mas - ton/th Rajungan - ton/th Mujair - ton/th Lele 2 ton/th Gabus - ton/th Patin - ton/th Nila - ton/th Sepat - ton/th Gurame - ton/th Belut - ton/th Penyu - ton/th Rumput laut - ton/th Kodok - ton/th Katak - ton/th... - ton/th 4. Pemasaran Hasil Perikanan 13

14 Dijual langsung ke konsumen Dijual ke pasar hewan Dijual melalui KUD Dijual melalui Tengkulak Dijual melalui Pengecer Dijual ke lumbung desa/kel dijual Ya Ya G. BAHAN GALIAN 1. Jenis dan deposit bahan galian Batu kali - Batu gunung - Batu kapur - Pasir - Emas - Nikel - Belerang - Batu marmer - Batu cadas - Batu apung - Pasir kwarsa - Batubara - Batu Granit - Batu Gamping - Mangan - Batu Trass - Batu Putih - Pasir Batu - Pasir Besi - Batu Gips - Minyak Bumi - Gas Alam - Kulit kerang - Timah - Tanah Garam - Biji Besi - Uranium - Bouxit - Tanah liat Produksi bahan galian Batu kapur - Pasir - Emas - Kuningan - Aluminium - Perunggu - Belerang - Batu marmer - Batu cadas - Batu apung - Pasir kwarsa - Batubara - Batu Granit - Batu Gamping - 14

15 Mangaan - Batu Trass - Batu Putih - Pasir Batu - Pasir Besi - Gips - Minyak Bumi - Gas Alam - Perak - Timah - Garam - Tembaga - Biji Besi - Uranium - Bouxit - Nikel Kepemilikan dan Pengelolaan Bahan Galian Jenis dan produksi Pengelola/pemilik bahan galian Batu kali - Batu kapur - Pasir - Emas - Kuningan - Aluminium - Perunggu - Belerang - Batu marmer - Batu cadas - Batu apung - Pasir kwarsa - Batubara - Batu Granit - Batu Gamping - Mangaan - Batu Trass - Batu Putih - Pasir Batu - Pasir Besi - Gips - Minyak Bumi - Gas Alam - Perak - Timah - Tembaga - Biji Besi - Uranium - Bouxit - Garam Pemasaran Hasil Galian Dijual langsung ke konsumen - Dijual ke pasar hewan - 15

16 Dijual melalui KUD - Dijual melalui Tengkulak - Dijual melalui Pengecer - Dijual ke perusahaan - Dijual ke lumbung desa/kel - dijual - H. SUMBER DAYA AIR 1. Potensi Air dan Sumber Daya Air Sungai Debit: sedang Danau Volume: - Mata Air Debit: sedang Bendungan/waduk/situ Volume: - Embung-embung Volume: - Jebakan air Volume: Sumber Air Bersih Jenis Jumlah (Unit) Pemanfaat (RT) Mata air Sumur gali Baik Sumur pompa Baik Hidran umum PAM Baik Pipa Sungai Embung Bak penampung air hujan Beli dari tangki swasta Depot isi ulang 2 95 Baik Sumber lain Kondisi Baik/Rusak 3. Kualitas Air Minum Mata air Baik Sumur gali Baik Sumur pompa Baik Hidran umum - PAM Baik Pipa Baik Sungai Baik Bak penampung air hujan - Beli dari tangki swasta - Depot isi ulang Baik - 16

17 4. Sungai Jumlah sungai Kondisi Tercemar Pendangkalan/Pengendapan Lumpur Tinggi Keruh Jernih dan Tercemar/memenuhi baku mutu air Berkurangnya biota sungai Kering 4 buah 5. Rawa Luas rawa 0 ha Pemanfaatan Perikanan darat maupun laut - Air baku untuk pengolahan air minum - Cuci dan mandi - Irigasi - Buang air besar - Perikanan - Sayuran - Pembudidayaan hutan manggrove Pemanfaatan dan kondisi danau/waduk/situ Luas 0 ha Pemanfaatan Perikanan - Air Minum/Air Baku - Cuci dan mandi - Irigasi - Buang air besar - Pembangkit listrik - Prasarana transportasi - Lainnya... - Kondisi Tercemar - Pendangkalan - Keruh - Berlumpur - 7. Air Panas Sumber Jumlah Lokasi Gunung - Berapi Geiser I. KUALITAS UDARA Pemanfaatan (wisata, Pengobatan Energi, dll) Kepemilikan/Pengelolaan Pemda Swasta t/ Perorangan 17

18 Sumber Pabrik (kapur, marmer, dll) Kendaraan bermotor Pembakaran Hutan/Lahan Gambut... J. KEBISINGAN Tingkat Kebisingan Kebisingan Tinggi Kebisingan sedang Kebisingan Ringan Bising Jumlah Lokasi Sumber Pencemar Polutan Pencemar Ekses dampak kebisingan Ya Efek terhadap Kesehatan (ganguan penglihatan/ kabut, ISPA, dll Sumber Kebisingan (kendaraan bermotor, Kereta Api, Pelabuhan, Airport, pabrik, dll) Kepemilikan Pemda Swasta Perorangan Efek Terhadap Penduduk K. RUANG PUBLIK/TAMAN Ruang Publik/ Taman Keberadaan Luas Tingkat Pemanfaatan (Aktif/Pasif) Taman Kota ada 0 m² Aktif/Pasif Taman Bermain 50 m² Pasif Hutan Kota ada 0 m² Aktif/Pasif Taman Kel. 100 m² Aktif Tanah Kas Desa ada 0 m² Aktif/Pasif Tanah t ada/ tidak ada 0 m² Aktif/Pasif Jumlah Total 150 m² L. POTENSI WISATA Lokasi/ Tempat/ Area Wisata Keberadaan Luas Tingkat Pemanfaata n (Aktif/Pasif) Laut (Wisata Pulau, Taman Laut, Situs Sejarah Bahari, Pantai dll) Danau (Wisata Air, Hutan Wisata, Situs Purbakala, dll) Gunung (wisata Hutan, Taman ada 0 ha - ada 0 ha - ada 0 ha - 18

19 Nasional, Bumi Perkemahan, dll) Agrowisata ada 0 ha - Hutan Khusus ada 0 ha - Goa ada 0 ha - Cagar Budaya ada 0 ha - Arung Jeram ada 0 ha - Situs Sejarah, ada 0 ha - dan museum Air Terjun ada 0 ha - Padang Savana ada 0 ha - (wisata Padang Savana) II. POTENSI SUMBER DAYA MANUSIA A. JUMLAH Jumlah laki-laki Jumlah perempuan Jumlah total Jumlah kepala keluarga Kepadatan Penduduk orang orang orang KK per km B. USIA USIA LAKI-LAKI PEREMP. USIA LAKI-LAKI PEREMP bulan 85 orang 56 orang 39 tahun 62 orang 86 orang 1 tahun 89 orang 67 orang orang 87 orang 2 76 orang 69 orang orang 69 orang 3 69 orang 66 orang orang 80 orang orang 112 orang orang 63 orang orang 120 orang orang 73 orang 6 91 orang 89 orang orang 45 orang 7 96 orang 89 orang orang 33 orang orang 96 orang orang 69 orang 9 97 orang 92 orang orang 93 orang orang 99 orang orang 107 orang orang 100 orang orang 70 orang orang 120 orang orang 87 orang orang 113 orang orang 53 orang orang 106 orang orang 67 orang orang 111 orang orang 102 orang orang 75 orang orang 45 orang orang 71 orang orang 46 orang orang 81 orang orang 34 orang orang 72 orang orang 51 orang orang 77 orang orang 20 orang orang 66 orang orang 45 orang orang 74 orang orang 49 orang 19

20 23 59 orang 73 orang orang 59 orang orang 91 orang orang 31 orang orang 74 orang orang 29 orang orang 82 orang orang 13 orang orang 56 orang orang 20 orang orang 76 orang orang 18 orang orang 81 orang orang 11 orang orang 70 orang orang 17 orang orang 80 orang orang 13 orang orang 74 orang orang 11 orang orang 62 orang orang 20 orang orang 81 orang orang 18 orang orang 61 orang orang 17 orang orang 92 orang orang 13 orang orang 70 orang Lebih dari 13 orang 14 orang orang 76 orang Total 5017 orang 5041 orang C. PENDIDIKAN TINGKATAN PENDIDIKAN LAKI-LAKI PEREMPUAN Usia 3-6 tahun yang belum masuk TK 127 orang 112 orang Usia 3-6 tahun yang sedang TK/play group 369 orang 335 orang Usia 7-18 tahun yang tidak pernah sekolah 0 orang 0 orang Usia 7-18 tahun yang sedang sekolah 1044 orang 855 orang Usia tahun tidak pernah sekolah 0 orang 0 orang Usia thn pernah SD tetapi tidak tamat 9 orang 10 orang Tamat SD/sederajat 324 orang 321 orang Jumlah usia tahun tidak tamat SLTP 147 orang 165 orang Jumlah usia tahun tidak tamat SLTA 19 orang 32 orang Tamat SMP/sederajat 1354 orang 1256 orang Tamat SMA/sederajat 2154 orang 2124 orang Tamat D-1/sederajat 42 orang 33 orang Tamat D-2/sederajat 41 orang 19 orang Tamat D-3/sederajat 52 orang 39 orang Tamat S-1/sederajat 279 orang 132 orang Tamat S-2/sederajat 8 orang 5 orang Tamat S-3/sederajat...orang...orang Tamat SLB A...orang...orang Tamat SLB B...orang...orang Tamat SLB C...orang...orang......orang...orang Jumlah...orang...orang D. MATA PENCAHARIAN POKOK JENIS PEKERJAAN LAKI-LAKI PEREMPUAN Petani 230 orang 15 orang Buruh tani 170 orang 20 orang Buruh migran perempuan 39 orang Buruh migran laki-laki Pegawai Negeri Sipil 50 orang 17 orang Pengrajin industri rumah tangga 15 orang 12 orang Pedagang keliling 3 orang 2 orang Peternak 13 orang Nelayan Montir 12 orang Dokter swasta 20

21 Bidan swasta 10 orang Perawat swasta 5 orang Pembantu rumah tangga BUMN/BUMS 2705 orang 75 orang TNI 5 orang POLRI 7 orang Pensiunan PNS/TNI/POLRI 550 orang 11 orang Pengusaha kecil dan menengah 33 orang 11 Orang Pengacara Notaris Dukun Kampung Terlatih 9 orang Jasa pengobatan alternatif Dosen swasta 7 orang 1 orang Pengusaha besar Arsitektur Seniman/Artis Pertukangan 187 orang Pemulung 7 orang Jasa Lain-lain 90 orang 8 orang E. AGAMA AGAMA LAKI-LAKI PEREMPUAN Islam orang orang Kristen 46 orang 37 orang Katholik 31 orang 12 orang Hindu 9 orang 8 orang Budha 3 orang 2 orang Khonghucu Kepercayaan Kepada Tuhan YME Aliran Kepercayaan lainnya Jumlah orang orang F. KEWARGANEGARAAN KEWARGANEGARAAN LAKI-LAKI PEREMPUAN Warga Negara Indonesia orang orang Warga Negara Asing 2 orang Dwi Kewarganegaraan Jumlah orang orang G. ETNIS ETNIS LAKI-LAKI PEREMPUAN Aceh Batak 2 orang 1 orang Nias Mentawai Melayu Minang Kubu Anak Dalam 21

22 Badui Betawi 8 orang 5 orang Sunda 112 orang 40 orang Jawa 308 orang 214 orang Madura Bali 5 orang 3 orang Banjar Dayak Bugis Makasar Mandar Sasak Ambon Minahasa Flores Papua Timor Sabu Rote Sumba Ternate Tolaki Buton Muna Mikongga Wanci Alor Benoa Tunjung Mbojo Samawa Asia Afrika Australia China Amerika Eropa orang...orang H. CACAT MENTAL DAN FISIK CACAT FISIK LAKI-LAKI PEREMPUAN Tuna rungu 6 orang 1 orang Tuna wicara 4 orang 2 orang Tuna netra 4 orang 2 orang Lumpuh Sumbing Cacat kulit Cacat fisik/tuna daksa lainnya... 22

23 ... Jumlah 14 orang 5 orang CACAT MENTAL Idiot Gila Stress Autis... Jumlah I. TENAGA KERJA TENAGA KERJA LAKI-LAKI PEREMPUAN Penduduk usia tahun orang orang Penduduk usia tahun yang orang orang bekerja Penduduk usia tahun yang 45 orang 171 orang belum atau tidak bekerja Penduduk usia 0 6 tahun 728 orang 478 orang Penduduk masih sekolah 7-18 th 948 orang 951 orang Penduduk usia 56 tahun ke atas 443 orang 439 orang Angkatan kerja...orang...orang Jumlah Jumlah total J. KUALITAS ANGKATAN KERJA ANGKATAN KERJA LAKI-LAKI PEREMPUAN Penduduk usia tahun yang 1 orang 2 orang buta aksara dan huruf/angka latin Penduduk usia tahun yang 3 orang 2 orang tidak tamat SD Penduduk usia tahun yang 324 orang 321 orang tamat SD Penduduk usia tahun yang orang orang tamat SLTP Penduduk usia tahun yang orang orang tamat SLTA Penduduk usia tahun yang tamat Perguruan Tinggi 220 orang 204 orang Jumlah orang Orang 12 POTENSI KELEMBAGAAN A. LEMBAGA PEMERINTAHAN PEMERINTAH DESA/KELURAHAN Dasar hukum pembentukan Perda Pemerintah Kelurahan Dasar hukum pembentukan BPD Perda/Keputusan Bupati/Camat/Bel um Dasar Hukum Jumlah aparat pemerintahan 13 orang 23

24 Kelurahan Jumlah perangkat desa/kelurahan Lurah Sekretaris Kelurahan Kepala Urusan Pemerintahan Kepala Urusan Pembangunan Kepala Urusan Pemberdayaan Masyarakat Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat Kepala Urusan Umum Kepala Urusan Keuangan Kepala Urusan... Kepala Urusan... Jumlah Staf Jumlah RW dan RT Ketua RW 6 Ketua RW unit kerja Aktif Aktif/tidak Aktif Aktif Aktif/tidak Aktif/tidak 8 orang 6 RW dan 33 RT Aktif Aktif Aktif Tingkat Pendidikan Aparat SD, SMP, SMA, Diploma, S1, Desa/Kelurahan Pascasarjana Kepala Lurah S1 Sekretaris Kelurahan S2 Kepala Urusan Pemerintahan S1 Kepala Urusan Trantib S1 Kepala Urusan Pemberdayaan S2 Masyarakat Kepala Urusan Kesejahteraan S1 Rakyat Kepala Urusan Umum - Kepala Urusan Keuangan - Kepala Urusan... - Kepala Urusan BADAN PERMUSYAWARATAN DESA Keberadaan BPD ada - aktif/tidak Jumlah Anggota BPD Pendidikan Anggota BPD SD, SMP, SMA, Diploma, S1, Pascasarjana Ketua - Wakil Ketua - Sekretaris - - Anggota, Nama :... - Anggota, Nama :... - Anggota, Nama :... - Anggota, Nama :... - Anggota, Nama :... - Anggota, Nama :... - Anggota, Nama :

25 B. LEMBAGA KEMASYARAKATAN Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan (LKD/LKK) Keberadaan LKD/LKK - Aktif/tidak Dasar hukum pembentukan Bila Belum ada organisasi LKD/LKK Bila pembentukan LKD/LKK berdasarkan Perdes dan Perda Kab/Kota Berdasarkan Keputusan Bupati/ Wali kota Berdasarkan Keputusan Camat /belum ada dasar hukum Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - LKMD/LKMK Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - LPMD/LPMK ATAU SEBUTAN LAIN Dasar hukum pembentukan Surat Keputusan Lurah Jumlah pengurus 10 orang Alamat kantor Jl. Kecubung raya No. 2 Ruang lingkup kegiatan 6 Jenis, Yakni 4 Drainase, 2 Paving Block, Perguliran Ekonomi, Penguatan LPMK PKK Dasar hukum pembentukan Surat Keputusan Lurah Jumlah pengurus 16 orang Alamat kantor Jl. Kecubung raya No. 2 Ruang lingkup kegiatan 3 Jenis, Yakni Gotong-royong, Pangan, Ketrampilan, Penguatan PKK RUKUN WARGA JUMLAH RW 7 unit organisasi Dasar hukum pembentukan Surat Keputusan Lurah Jumlah pengurus 7 orang Alamat kantor Jl. Kecubung raya No. 2 Ruang lingkup kegiatan 3 Jenis, Yakni Paving Block, Tembok Penahan tanah, Penguatan RW RUKUN TETANGGA JUMLAH RT 35 unit organisasi Dasar hukum pembentukan Surat Keputusan Lurah Jumlah pengurus 35 orang 25

26 Alamat kantor Jl. Kecubung raya No. 2 Ruang lingkup kegiatan 2 Jenis, Yakni Gotong-royong, Pengutan RT KARANG TARUNA Dasar hukum pembentukan Surat Keputusan Lurah Jumlah pengurus 13 orang Alamat kantor Jl. Kecubung raya No. 2 Ruang lingkup kegiatan 3 Jenis, Yakni Gotong-royong, Penguatan KR, Ketrampilan KELOMPOK TANI/NELAYAN 3 unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus 6 orang Alamat kantor Ciwedus Ruang lingkup kegiatan Jenis, Yakni LEMBAGA ADAT - unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni- BADAN USAHA MILIK DESA - unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - ORGANISASI KEAGAMAAN 1 unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus 4 orang Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan 1 Jenis, Yakni Pengajian Rutin ORGANISASI PEREMPUAN LAIN - unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan - Jenis, Yakni - ORGANISASI PEMUDA LAINNYA 1unit organisasi Dasar hukum pembentukan Notaris Jumlah pengurus 12 orang Alamat kantor Kelurahan Ciwedus Kec.Cilegon Ruang lingkup kegiatan 5 Jenis, Yakni - ORGANISASI PROFESI LAINNYA - unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus -.orang Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - ORGANISASI BAPAK - unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - KELOMPOK GOTONG ROYONG - unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - 26

27 PWI Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - IDI Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - PARFI Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - PECINTA ALAM -unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni- WREDATAMA Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - KELOMPOK PEMIRSA - unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - PANTI... - unit organisasi Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - YAYASAN... 1 unit organisasi Dasar hukum pembentukan Pemilik Jumlah pengurus Orang Alamat kantor Kelurahan Ciwedus Ruang lingkup kegiatan -.Jenis, Yakni - LEMBAGA... Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - LEMBAGA... Dasar hukum pembentukan - Jumlah pengurus Alamat kantor - Ruang lingkup kegiatan -Jenis, Yakni - 27

28 C. LEMBAGA POLITIK PARTAI GOLKAR Jumlah Pengurus Jumlah Partai Politik Lokal - JumlahPartai Politik Nasional - Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan -Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - PDIP Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - PPP Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - PARTAI DEMOKRAT Jumlah Pengurus 3 orang Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor Jl. Anggrek IV BBS II, Kel. Dasar Hukum Pembentukan Ciwedus Kec. Cilegon 006/SK/DPAC/Kota.Clg/DPD. PD/VI/2008 Ruang Lingkup Kegiatan... Jenis, Yakni... Organisasi Underbow - PAN Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - PKS Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - 28

29 Organisasi Underbow - NASDEM Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - PKB Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - HANURA Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan -Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - GERINDRA Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan -Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - PARTAI PERINDO Ketua DPC Kec. Cilegon TONY HENDRAWANTO Jumlah Pengurus 2 orang Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor BBS II Jl. Kecubung V Blok E-8 No.4 RT.23/5 Kel. Ciwedus Dasar Hukum Pembentukan 116-SK/W.I/DPW- Perindo/Banten/XI/2015 Ruang Lingkup Kegiatan -Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - PARTAI... Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - 29

30 Organisasi Underbow - PARTAI... Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - PARTAI... Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - Organisasi Underbow _ PARTAI... Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Jumlah Pemilih pada Pemilu Terakhir Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan - Jenis, Yakni - Organisasi Underbow - ORGANISASI UNDERBOW PARTAI... - unit organisasi Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan -Jenis, Yakni - ORGANISASI UNDERBOW PARTAI... - unit organisasi Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan -Jenis, Yakni - ORGANISASI UNDERBOW PARTAI... - unit organisasi Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan -Jenis, Yakni - ORGANISASI UNDERBOW PARTAI... - unit organisasi Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan -Jenis, Yakni - ORGANISASI UNDERBOW PARTAI... - unit organisasi Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan -Jenis, Yakni - 30

31 ORGANISASI UNDERBOW PARTAI... - unit organisasi Jumlah Pengurus Jumlah Anggota Alamat Sekretariat/Kantor - Dasar Hukum Pembentukan - Ruang Lingkup Kegiatan -Jenis, Yakni - D. LEMBAGA EKONOMI 1. Lembaga Ekonomi, dan Unit Usaha Desa/ Kelurahan Jumlah/unit Jumlah Kegiatan Jumlah pengurus dan Anggota Koperasi Unit Desa Koperasi Simpan Pinjam Kelompok Simpan Pinjam Bumdes Jumlah Jumlah Pengurus 2. Jasa Lembaga Keuangan Jumlah/unit Jumlah kegiatan Jasa Asuransi Lembaga Keuangan Non Bank Bank Perkreditan Rakyat Pegadaian Bank Pemerintah Jumlah Industri Kecil dan Menengah Industri makanan Industri Alat rumah tangga Industri Material Bahan Bangunan Industri Alat Pertanian Industri Kerajinan Rumah makan dan restoran Jumlah Usaha Jasa Pengangkutan Jumlah Pemilik Kapasitas Tenaga Kerja Jumlah pemilik Angkutan Desa/Perkotaan 5 orang 75 orang 10 orang Angkutan Antar Kota/Provinsi - unit Angkutan Sungai Jumlah Pemilik Perahu Motor/ Klotok atau sejenisnya Jumlah pemilik Jet boat...orang 31

32 Jumlah angkutan jetboat Jumlah Pemilik Angkutan Penumpang Sungai dgn kapasitas lebih dari 10 orang Jumlah angkutan sungai yang kapasitas kurang dari 10 kursi -unit Jumlah angkutan sungai yang kapasitas antara Jumlah angkutan sungai yang kapasitas antara Angkutan Laut Jumlah pemilik Jet boat Jumlah Pemilik Perahu Jenis Ferry/Kapal penumpang Jet Foil.. Angkutan Udara Jumlah pemilik pesawat jenis ringan /helikopter Ekspedisi Dan Pengiriman Jumlah Pemilik Usaha Jasa Ekspedisi/Pengiriman Barang 5. Usaha Jasa dan Perdagangan Jumlah Jenis produk yg diperdagangkan (umum, sayuran, barang & jasa, tambang, dll Jumlah Tenaga Kerja yang terserap Pasar Hasil Bumi/ - unit -jenis Tradisonal/ Harian Pasar Mingguan - unit -jenis Pasar Bulanan - unit -jenis Pasar Kaget/Pasar Khusus - unit -jenis (mis. Psr Ternak, dll) Jumlah Usaha Toko/Kios - unit -jenis Swalayan - unit -jenis Warung Serba 2 unit Macam2 jenis 10 orang Toko Kelontong 5 unit Macam2jenis 5 orang Usaha Peternakan - unit -jenis Usaha Perikanan - unit -jenis Usaha Perkebunan - unit -jenis Usaha Minuman - unit -jenis (kemasan, dll) Industri Farmasi - unit -jenis - unit -jenis Industri Caroseri/cat - unit -jenis mobil Industri Penyamakan Kulit - unit -jenis 32

33 Penitipan Kendaraan Bermotor - unit -jenis Industri Perakitan - unit -jenis Elektronik Pengolahan Kayu - unit -jenis Usaha Jasa Hiburan Bioskop - unit -jenis Film Keliling - unit -jenis Sandiwara/Drama - unit -jenis Group Lawak - unit -jenis Sirkus Keliling/Topeng - unit -jenis monyet/ondel-ondel, dll Wayang Orang/Wayang - unit -jenis Golek Group Musik/Band - unit -jenis Group Vokal/Paduan - unit -jenis Suara Usaha Jasa Gas, -jenis Listrik, BBM Dan Air Usaha Penyewaan Tenaga - unit -jenis Listrik SPBU - unit -jenis Pangkalan Minyak Tanah - unit -jenis Pengecer Gas dan Bahan - unit -jenis Bakar Minyak Usaha air minum kemasan/isi ulang - unit -jenis 8. Usaha Jasa Keterampilan Jumlah Jumlah Jenis produk yang diperdagangkan Jumlah Tenaga Kerja yang terserap Tukang Kayu - unit -jenis Tukang Batu - unit -jenis Tukang Jahit/Bordir - unit -jenis Tukang Cukur - unit -jenis Tukang Service Elektronik - unit -jenis Tukang Besi - unit -jenis Tukang Gali Sumur - unit -jenis Tukang Pijat/ Urut/Pengobatan unit -jenis 33

34 E. LEMBAGA PENDIDIKAN 1. Pendidikan Formal Nama Jumlah Status (Terdaftar, terakredit asi) Kepemilikan Pemerintah Swasta Desa / Kelurahan Jumlah Tenaga Pengajar Jumlah siswa/ Mahasiswa PAUD TK/RA/TPA SD/sederajat SMP/sederajat SMA/sederajat PTN PTS Madrasah Pendidikan Formal Keagamaan Nama 9. Usaha Jasa Hukum dan Konsultansi Notaris - unit -jenis Pengacara/Advokat - unit -jenis Konsultan Manajemen - unit -jenis Konsultan Teknis - unit -jenis Pejabat Pembuat Akta - unit -jenis Tanah Usaha Jasa Penginapan Losmen - unit -jenis Wisma - unit -jenis Asrama - unit -jenis Persewaan Kamar - unit -jenis Kontrakan Rumah - unit -jenis Mess - unit -jenis Hotel - unit -jenis Home Stay - unit -jenis Villa - unit -jenis Town House - unit -jenis Jumlah Status (Terdaftar, terakredit asi) Kepemilikan Pemerintah Swasta Dll Jumlah Tenaga Pengajar 34 Jumlah siswa/ Mahasis wa Sekolah Islam Raudhatul Athfal Ibtidayah Tsanawiyah Aliyah Ponpes Perguruan

35 35 Tinggi Sekolah Katholik Seminari Menengah Seminari tinggi Biara TK/SD SMP SMA Perguruan Tinggi Kursus Sekolah Budha Sekolah Protestan TK/SD SMP SMA Perguruan Tinggi Kursus... Sekolah Hindu Sekolah Konghucu Pendidikan Non Formal/Kursus Nama Jumlah Status (Terdaftar, terakreditasi) Kepemilikan (pemerintah, yayasan,dll) Jumlah Tenaga Pengajar Jumlah siswa/ Mahasiswa Komputer Seni Musik Montir Menjahit Drafter Bahasa Mesin Satpam Beladiri

36 Mengemudi Kecantikan... F. LEMBAGA ADAT 1. Keberadaan Lembaga t Pemangku t Kepengurusan t 2. Simbol t Rumah t Barang Pusaka Naskah-naskah Jenis Kegiatan t Musyawarah adat Sanksi t Upacara t Perkawinan Upacara t Kematian Upacara t Kelahiran Upacara t dalam bercocok tanam Upacara t bidang perikanan/laut Upacara t bidang kehutanan Upacara t dalam Pengelolaan sumber daya alam Upacara adat dalam Pembangunan rumah Upacara adat dalam penyelesaian masalah/konflik G. LEMBAGA KEAMANAN 1. Hansip dan Linmas Keberadaan Hansip dan Linmas Jumlah anggota Hansip 20 orang Jumlah anggota Satgas Linmas 3 orang Pelaksanaan SISKAMLING Jumlah Pos Kamling 12 buah 2. Satpam Swakarsa Keberadaan SATPAM SWAKARSA Jumlah anggota 7 orang Nama organisasi induk/pemilik Keberadaan organisasi keamanan lainnya 3. Kerjasama Desa/Kelurahan dengan TNI - POLRI dalam Bidang TRANTIBLINMAS Mitra Koramil / TNI Jumlah anggota Jumlah kegiatan... Babinkamtibmas / POLRI Jumlah anggota Jumlah kegiatan... 1 Orang 3 jenis kegiatan 1 Orang 3 jenis kegiatan 36

37 IV. POTENSI PRASARANA DAN SARANA A. PRASARANA DAN SARANA TRANSPORTASI 1. Prasarana Transportasi Darat Jenis Sarana dan Prasarana Baik (km atau unit) Rusak (km atau unit) 1.1. Jalan Desa/Kelurahan Panjang jalan aspal 7 - Panjang jalan makadam - - Panjang jalan tanah 2 - Panjang jalan sirtu - - Panjang jalan konblok/semen/beton Jalan antar Desa/Kelurahan/kecamatan Panjang jalan aspal 4 - Panjang jalan makadam - - Panjang jalan tanah - - Panjang jalan sirtu - - Panjang jalan konblok/semen/beton Jalan Kabupaten yang melewati Desa/Kelurahan Panjang jalan aspal - - Panjang jalan makadam - - Panjang jalan tanah - - Panjang jalan sirtu - - Panjang jalan konblok/semen/beton Jalan Provinsi yang melewati Desa/Kelurahan Panjang jalan aspal - - Panjang jalan makadam - - Panjang jalan tanah - - Panjang jalan Sirtu - - Panjang jalan konblok/semen/beton Panjang Jalan Negara - - Panjang jalan aspal - - Panjang jalan makadam - - Panjang jalan tanah - - Panjang jalan Sirtu - - Panjang jalan konblok/semen/beton Jembatan Desa/Kelurahan Jumlah jembatan beton - - Jumlah jembatan besi - - Jumlah jembatan kayu Prasarana Angkutan Darat Jumlah pangkalan ojek 9 - Jumlah stasiun KA - - Terminal bis/angkutan pedesaan/perkotaan Jumlah... Jumlah Total Sarana Transportasi Darat Bus umum tidak - - unit Truck umum tidak - - unit Angkutan Per-Desa/Kelurahanan tidak - - unit Ojek 115 unit Delman/bendi/cidomo tidak - - unit Becak tidak - - unit 37

38 Kereta api tidak - - unit Prasarana Transportasi laut/sungai Jumlah tambatan perahu Jumlah pelabuhan kapal penumpang Jumlah pelabuhan kapal barang Sarana Transportasi sungai/laut Perahu motor Kapal antar pulau Perahu tanpa motor Jet Boat Kapal Pesiar Prasarana Transportasi udara Lapangan terbang nasional/internasional tidak Lapangan terbang perintis tidak Lapangan terbang domestik tidak Helipad tidak Lapangan terbang komersial tidak B. PRASARANA KOMUNIKASI DAN INFORMASI 1. Telepon Telepon umum Wartel Warnet Jumlah Pelanggan Telkom 102 orang Jumlah Pelanggan GSM 5725 orang Jumlah Pelanggan CDMA 16 orang Sinyal Telepon Seluler/Handphone 2. Kantor Pos Kantor pos Kantor pos pembantu Tukang pos 1 orang 3. Radio/TV TV umum tidak Jumlah radio 759 unit Jumlah TV 2475 unit Jumlah parabola 266 unit 4. Koran/majalah/buletin Koran/surat kabar Majalah Papan iklan/reklame Papan pengumuman tidak tidak C. PRASARANA AIR BERSIH DAN SANITASI 1. Prasarana air bersih Jumlah sumur pompa Jumlah sumur gali Jumlah hidran umum Jumlah PAH Jumlah tangki air bersih Jumlah embung Jumlah mata air 265 unit 415 unit - unit 115 unit - unit - unit 1 unit 38

39 Jumlah bangunan pengolahan air Bersih/air minum 2. Sanitasi Saluran drainase/saluran pembuangan air limbah Sumur resapan air rumah tangga Jumlah MCK Umum Pemilik jumlah jamban keluarga Kondisi saluran drainase/saluran pembuangan air limbah 2 unit 0 rumah 0 Unit 2475 KK Baik D. PRASARANA DAN KONDISI IRIGASI 1. Prasarana Irigasi Panjang saluran primer - m Panjang saluran sekunder - m Panjang saluran tersier - m Jumlah pintu sadap -unit Jumlah pintu pembagi air -unit 2. Kondisi Panjang saluran primer rusak Panjang saluran sekunder rusak Panjang saluran tersier rusak Jumlah pintu sadap rusak Jumlah pintu pembagi air rusak - m - m - m -unit -unit E. PRASARANA DAN SARANA PEMERINTAHAN a. Prasarana dan Sarana Pemerintahan Desa/Kelurahan Gedung Kantor Kondisi Baik Jumlah ruang kerja 6 Ruang Aula Kelurahan/sejenisnya Listrik Air bersih Telepon Rumah Dinas Lurah tidak Rumah dinas perangkat desa/kelurahan tidak Inventaris dan alat tulis kantor Jumlah mesin tik 6 buah Jumlah meja 22 buah Jumlah kursi 82 buah Jumlah almari arsip 5 buah Jumlah Filling Cabinet 10 buah Komputer/Laptop 7 unit Printer 7 unit Mesin fax -unit Kendaraan dinas 4 unit 39

40 Administrasi Pemerintahan Kelurahan Buku Data Peraturan Desa Buku Keputusan Kepala Desa/Lurah Buku administrasi kependudukan Buku data inventaris Buku data aparat Buku data tanah milik desa/tanah kas desa/milik kelurahan Buku administrasi pajak dan retribusi Buku data tanah Buku laporan pengaduan masyarakat Buku agenda ekspedisi Buku profil desa/kelurahan Buku data induk penduduk Buku buku data mutasi penduduk Buku rekapitulasi jumlah penduduk akhir bulan Buku registrasi pelayanan penduduk Buku data penduduk sementara Buku anggaran penerimaan Buku anggaran pengeluaran pegawai dan pembangunan Buku kas umum Buku kas pembantu penerimaan Buku kas pembantu pengeluaran rutin dan pembangunan Buku data lembaga kemasyarakatan., terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi, terisi 2. Prasarana dan Sarana Badan Permusyawaratan Desa/BPD Gedung Kantor Ruangan Kerja Balai BPD Kondisi Listrik Air bersih Telepon Inventaris dan Alat Tulis Kantor Jumlah mesin tik Jumlah meja Jumlah kursi Jumlah almari arsip Komputer Mesin fax.. Administrasi BPD Buku-buku administrasi keanggotaan BPD Buku administrasi kegiatan BPD Buku kegiatan BPD Buku Himpunan Peraturan Desa yang /tidak /tidak / Baik,/rusak /tidak /tidak /tidak - buah - buah - buah - buah -unit -unit /tidak -Jenis /tidak /tidak 40

41 ditetapkan BPD dan Kepala Desa Prasarana dan Sarana Dusun/Lingkungan atau Sebutan Lain Gedung kantor atau Balai Pertemuan Alat tulis kantor Barang inventaris Buku administrasi Jenis kegiatan Jumlah pengurus /tidak /tidak /tidak - jenis Terisi/tidak - jenis F. PRASARANA DAN SARANA LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA/KELURAHAN Gedung/kantor Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Kelurahan/LKD/LK Peralatan Kantor: komputer, fax Mesin tik Kardek Buku administrasi lembaga kemasyarakatan Jumlah meja dan kursi /tidak /tidak /tidak -jenis -unit LKMD/LPM atau sebutan lain Memiliki kantor sendiri Peralatan Kantor: komputer Mesin tik, Kardek Buku administrasi lembaga kemasyarakatan Jumlah meja dan kursi Buku administrasi Jumlah kegiatan /tidak 5 jenis 5 unit 5 Jenis 2 Jenis PKK Gedung/kantor Peralatan kantor/atk/inventaris Kepengurusan Buku administrasi PKK Kegiatan Jumlah kegiatan Aktif Jika ada,18.jenis 2 jenis 41

42 Karang Taruna, 1 Kepengurusan Aktif Buku administrasi Jumlah kegiatan 5 Jenis... RT 35 RT Kepengurusan Aktif Buku administrasi 4 Jenis Jumlah kegiatan 5 Jenis RW Kepengurusan Buku administrasi Jumlah Kegiatan... Lembaga adat Memiliki kantor/gedung/menumpang Kepengurusan Buku Administrasi Jumlah Kegiatan BUMDES Memiliki kantor/gedung/menumpang Kepengurusan Buku Administrasi Jumlah Kegiatan, 7 RW Aktif 4 Jenis 5 Jenis Aktif/tidak -Jenis -Jenis -Jenis -Jenis Forum Komunikasi Kader Pemberdayaan Masyarakat Kantor/gedung/menumpang Kepengurusan Buku administrasi Jumlah kegiatan /tidak Aktif/tidak Kantor/gedung Organisasi Sosial Kemasyarakatan lainnya Kantor/gedung Organisasi Profesi yang ada 42

43 G. PRASARANA PERIBADATAN Jumlah Masjid Jumlah Langgar/Surau/Mushola Jumlah Gereja Kristen Protestan Jumlah Gereja Katholik Jumlah Wihara Jumlah Pura Jumlah Klenteng 8 buah 9 buah - buah - buah - buah - buah - buah H. PRASARANA OLAH RAGA Lapangan sepak bola Lapangan bulu tangkis Meja pingpong Lapangan tenis Lapangan voli Lapangan golf Pacuan kuda Arum jeram Lapangan basket Pusat kebugaran Gelanggang Remaja Kesenian/budaya Balai Pertemuan Lainnya (RTH) - buah 10 buah 6 buah - buah 6 buah - buah - buah - buah 1 buah 1 buah 3 buah 9 buah I. PRASARANA DAN SARANA KESEHATAN 1. Prasarana Kesehatan Rumah sakit umum Puskesmas Puskesmas pembantu Poliklinik/balai pengobatan Apotik Posyandu Toko obat Balai pengobatan masyarakat yayasan/swasta Gudang menyimpan obat Jumlah Rumah/Kantor Praktek Dokter Rumah Bersalin Balai Kesehatan Ibu dan Anak Rumah Sakit Mata - unit - unit - unit 1 unit 1 unit 9 unit - unit - unit - unit - unit 1 unit 1 unit - unit 2. Sarana Kesehatan Jumlah dokter umum Jumlah dokter gigi Jumlah dokter spesialis lainnya Jumlah paramedis Jumlah dukun bersalin terlatih Bidan 2 orang 1 orang 4 orang 3 orang 43

44 Perawat Dukun pengobatan alternatif Jumlah dokter praktek Laboratorium kesehatan 2 orang 2 orang J. PRASARANA DAN SARANA PENDIDIKAN Gedung kampus PTN Sewa - buah milik sendiri - buah Gedung Kampus PTS Sewa - buah milik sendiri - buah Gedung SMA/sederajat Sewa - buah milik sendiri - buah Gedung SMP/sederajat Sewa - buah milik sendiri - buah Gedung SD/sederajat Sewa - buah milik sendiri 3 buah Gedung TK Sewa 6 buah milik sendiri - buah Gedung Tempat Bermain Sewa 1 buah milik sendiri 1 buah Anak Jumlah Lembaga Pendidikan Sewa - buah milik sendiri 2 buah Agama/Madrasah Jumlah perpustakaan keliling Sewa - buah milik sendiri - buah Perpustakaan Sewa - buah milik sendiri 1 buah desa/kelurahan Taman bacaan Sewa - buah milik sendiri - buah K. PRASARANA ENERGI DAN PENERANGAN Listrik PLN Diesel umum Genset pribadi Lampu minyak tanah/jarak/kelapa Kayu bakar Batu bara Tanpa penerangan - Unit - Unit - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga L. PRASARANA HIBURAN DAN WISATA Jumlah Tempat Wisata Hotel bintang 5 Hotel bintang 4 Hotel bintang 3 Hotel bintang 2 Hotel bintang 1 Hotel melati Diskotik Bilyar Karaoke Museum Restoran Bioskop -buah -buah -buah -buah -buah -buah -buah -buah -buah -buah -buah -buah -buah 44

45 M. PRASARANA DAN SARANA KEBERSIHAN Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Alat penghancur sampah//incinerator Jumlah gerobak sampah Jumlah tong sampah Jumlah truck pengangkut sampah Jumlah Satgas Kebersihan Jumlah anggota Satgas Kebersihan Jumlah pemulung Tempat pengelolaan sampah Pengelolaan sampah lingkungan/rt Pengelola sampah lainnya 1 Lokasi - Lokasi 3 Unit 33 Unit 1Unit 2 Kelompok 8 Orang 7 Orang Swadaya B. ANALISIS POTENSI DESA/KELURAHAN B.1. TINGKATAN POTENSI 1. Potensi Umum : SEDANG 2. Potensi Sumber Daya Alam : SEDANG 3. Potensi Sumber Daya Manusia : SEDANG 4. Potensi Kelembagaan : SEDANG 5. Potensi Prasarana dan Sarana : SEDANG B.2. POTENSI PENGEMBANGAN 1) Potensi tanaman pangan : Cukup Potensial : Kendala Cuaca Tenaga Ahli Bibit Berkwalitas 2) Potensi tanaman apotik hidup : Cukup Potensial Kendala : Bibit Berkwalitas Tenaga ahli 3) Potensi perkebunan : Cukup potensial Kendala : Bibit Berkwalitas Tenaga ahli 4) Potensi kehutanan : Kurang Potensial Kendala : ada Lokasi 45

46 5) Potensi peternakan : Cukup Potensial Kendala : Cuaca 6) Potensi perikanan : Cukup Potensial Kendala : Cuaca Makanan Ikan 7) Potensi pertambangan : Kurang Potensial Kendala : - 8) Potensi jasa dan perdagangan : Cukup Potensial Kendala : - 9) Potensi industri : Kurang Potensial Kendala : - 10) Potensi Wisata Kurang Potensial Kendala Lokasi 11) Potensi persawahan : Potensial Kendala Cuaca Bibit Berkwalitas 12) Potensi Komditi Buahbuahan Kendala : Cukup Potensial Cukup/Kurang Potensial 46

47 B.3. TIPOLOGI KELURAHAN Persawahan : Indikator Unggulan: Padi Perladangan : Indikator Unggulan: Kacang Panjang Ketimun Perkebunan : Indikator Unggulan: Kelapa Peternakan : Indikator Unggulan: Ayam Nelayan : Indikator Unggulan: --- Pertambangan : Indikator Unggulan: --- Kerajinan Industri Kecil : Indikator Unggulan: Makanan Ringan / Keripik Pisang Industri Sedang dan Besar : Indikator Unggulan: Jasa dan Perdagangan : Indikator Unggulan: Angkutan Darat Pariwisata : Indikator Unggulan:

48 DATA TINGKAT PERKEMBANGAN KELURAHAN I. PERKEMBANGAN KEPENDUDUKAN A. Jumlah Penduduk Jumlah Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Jumlah penduduk tahun ini 5017 orang 5041 orang Jumlah penduduk tahun lalu 4988 orang 4985 orang Persentase perkembangan 0,58 % 1,1 % B. Jumlah Keluarga Jumlah KK Laki-laki KK Perempuan Jumlah Total Jumlah Kepala Keluarga - KK - KK 2629 KK tahun ini Jumlah Kepala Keluarga tahun lalu - KK - KK 2475 KK Persentase Perkembangan - % - % 5,86 % II. EKONOMI MASYARAKAT A. Pengangguran 1. Jumlah angkatan kerja (penduduk usia tahun) 624 orang 2. Jumlah penduduk usia tahun yang masih sekolah 1342 dan tidak bekerja orang 3. Jumlah penduduk usia tahun yang menjadi ibu 374 rumah tangga orang 4. Jumlah penduduk usia tahun yang bekerja penuh 5106 orang 5. Jumlah penduduk usia tahun yang bekerja tidak 208 tentu Orang 6. Jumlah penduduk usia tahun yang cacat dan tidak 2 bekerja orang 7. Jumlah penduduk usia tahun yang cacat dan bekerja 6 orang B. Kesejahteraan Keluarga 1 Jumlah keluarga prasejahtera 135 keluarga 2 Jumlah keluarga sejahtera keluarga 3 Jumlah keluarga sejahtera keluarga 4 Jumlah keluarga sejahtera keluarga 5 Jumlah keluarga sejahtera 3 plus 73 keluarga 6 Total jumlah kepala keluarga 2629 keluarga III. PRODUK DOMESTIK DESA/KELURAHAN BRUTO A. SUBSEKTOR PERTANIAN A.1.Tanaman Padi sawah 1. Luas tanaman padi tahun ini 2 ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp

49 6. Biaya lainnya Rp A.2. Tanaman Kacang tanah 1. Luas tanaman tahun ini 2 ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya Rp A.3. Tanaman Mentimun 1. Luas tanaman tahun ini 1 ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya Rp A.4. Tanaman Bawang Putih 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya Rp. 0 A.5. Tanaman Bawang Merah 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya Rp. 0 A.6. Tanaman Ubi-ubian 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya Rp. 0 A.7. Tanaman Buah-buahan 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya Rp. 0 A.8. Tanaman Sayur-sayuran 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp. 0 49

50 6. Biaya lainnya Rp. 0 A.9. Tanaman Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya Rp. 0 A.10. Tanaman Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya Rp. 0 B. SUBSEKTOR PERKEBUNAN B.1. Kelapa Sawit 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya Rp. 0 B.2. Kelapa 1. Luas tanaman tahun ini 1 ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya Rp B.3. Kopi 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya Rp. 0 B.4. Coklat 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya Rp. 0 B.5. Cengkeh 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp. 0 50

51 4. Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya Rp. 0 B.6. Tembakau 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya Rp. 0 B.7. Teh 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya Rp. 0 B.8. Kemiri 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya Rp. 0 B.9. Jambu Mete 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya Rp. 0 B.10. Kapas 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya Rp. 0 B.11. Karet 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya Rp. 0 51

52 B.12. Vanili 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya Rp. 0 B.13. Pala 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya Rp. 0 B.14. Jarak Pagar 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya Rp. 0 B.15. Jarak Kepyar 1. Luas tanaman tahun ini - ha 2. Nilai produksi tahun ini Rp Biaya pemupukan Rp Biaya bibit Rp Biaya obat Rp Biaya lainnya Rp. 0 C. SUBSEKTOR PETERNAKAN Telor Total nilai produksi tahun ini Rp ,000 Total nilai bahan baku yang digunakan Rp Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp Jumlah total ternak tahun ini 1Jenis/Ayam Petelur D. SUBSEKTOR PERIKANAN Total nilai produksi Rp Total nilai bahan baku yang digunakan RP Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp Total biaya antara yang dihabiskan RP Total jumlah jenis usaha perikanan 1 jenis / Lele E. SEKTOR PERTAMBANGAN DAN GALIAN Total nilai produksi tahun ini Rp. 0 Total nilai bahan baku yang digunakan RP. 0 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 0 Total biaya antara yang dihabiskan Rp. 0 Jumlah total jenis bahan tambang dan 0 jenis galian yang ada 52

53 F. SUBSEKTOR KERAJINAN Total nilai produksi Rp. 0 Total nilai bahan baku yang digunakan RP. 0 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 0 Total biaya antara yang dihabiskan Rp. 0 Total jenis kerajinan rumah tangga 0 jenis G. SEKTOR INDUSTRI PENGOLAHAN G.1. Subsektor Industri Pakaian Total nilai produksi Rp. 0 Total nilai bahan baku yang digunakan RP. 0 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 0 Total biaya antara yang dihabiskan Rp. 0 Total jumlah jenis industri yang ada 0 jenis G.2. Subsektor Industri Pangan Total nilai produksi Rp. 0 Total nilai bahan baku yang digunakan RP. 0 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 0 Total biaya antara yang dihabiskan Rp. 0 Total jumlah jenis industri pangan 0 jenis G.3. Industri Pengolahan Migas Total nilai produksi Rp. 0 Total nilai bahan baku yang digunakan RP. 0 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 0 Total biaya antara yang dihabiskan Rp. 0 Total jumlah jenis industri minyak & gas 0 jenis G.4. Industri Pengolahan Non Migas Total nilai produksi Rp. 0 Total nilai bahan baku yang digunakan RP. 0 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 0 Total biaya antara yang dihabiskan Rp. 0 Total jumlah jenis industri non migas 0 jenis G.6. INDUSTRI... Total nilai produksi Rp. 0 Total nilai bahan baku yang digunakan RP. 0 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 0 Total biaya antara yang dihabiskan Rp. 0 Total jumlah jenis industri 0 jenis H. SUBSEKTOR KEHUTANAN Total nilai produksi Rp. 0 Total nilai bahan baku yang digunakan RP. 0 Total nilai bahan penolong yang digunakan Rp. 0 Total biaya antara yang dihabiskan Rp jenis I. SEKTOR PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN I.1. Subsektor Perdagangan Besar Total nilai transaksi Rp. 0 Total nilai aset perdagangan yang ada RP. 0 Total jumlah jenis perdagangan besar Rp. 0 Total nilai biaya yang dikeluarkan Rp. 0 Total biaya antara lainnya Rp. 0 I.2. Subsektor Perdagangan Eceran Jumlah total jenis perdagangan eceran 1 jenis Total nilai transaksi Rp Total nilai biaya yang dikeluarkan Rp

54 Total nilai aset perdagangan eceran Rp I.3. Subsektor Hotel Jumlah total penginapan dan penyediaan 0 unit akomodasi yang ada Jumlah Total Pendapatan Rp.0 Jumlah total biaya pemeliharaan Rp.0 Jumlah biaya antara yang dikeluarkan Rp.0 Jumlah total pendapatan yang diperoleh Rp.0 I.4. Subsektor Restoran Jumlah tempat penyediaan konsumsi 0 unit Biaya konsumsi yang dikeluarkan Rp.0 Biaya antara lainnya Rp.0 Jumlah total pendapatan yang diperoleh Rp.0 J. Sektor Bangunan/Konstruksi Jumlah bangunan yang ada tahun ini Biaya pemeliharaan yang dikeluarkan Total nilai bangunan yang ada Biaya antara lainnya K. Sektor Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan K.1. Subsektor Bank Jumlah transaksi perbankan Jumlah nilai transaksi perbankan Jumlah biaya yang dikeluarkan K.2. Subsektor lembaga keuangan bukan bank Jumlah lembaga keuangan bukan bank Jumlah kegiatan jasa penunjang lembaga keuangan bukan bank Nilai transaksi lembaga keuangan bukan bank Biaya yang dikeluarkan K.3. Subsektor Sewa Bangunan Jumlah usaha persewaan bangunan dan tanah Total nilai persewaan yang dicapai Biaya yang dikeluarkan Biaya lainnya 0 unit Rp.0 Rp.0 Rp.0 Rp.0 Rp.0 Rp.0 0 unit 0 jenis Rp.0 Rp.0 0 unit Rp.0 Rp.0 Rp.0 K.4. Subsektor Jasa Perusahaan Jumlah perusahaan jasa 0 jenis Nilai transaksi perusahaan jasa Rp. 0 Biaya yang dikeluarkan Rp. 0 Biaya lainnya Rp. 0 L. SEKTOR JASA-JASA L.1. Subsektor jasa pemerintahan umum Jumlah jenis jasa pelayanan pemerintahan 0 unit kepada masyarakat Nilai transaksi pelayanan pemerintahan Rp. 0 kepada masyarakat Biaya yang dikeluarkan dalam pelayanan Rp. 0 54

55 L.2. Subsektor jasa swasta Jumlah usaha jasa pelayanan sosial yang 0 jenis disediakan masyarakat Nilai aset produksi jasa pelayanan sosial Rp. 0 Biaya yang dikeluarkan Rp. 0 L.3. Subsektor Jasa hiburan dan rekreasi Jumlah jenis jasa hiburan dan rekreasi 0 jenis Nilai transaksi usaha jasa hiburan dan Rp. 0 rekreasi Biaya antara yang dikeluarkan Rp. 0 L.4. Subsektor Jasa Perorangan dan Rumah Tangga Jumlah jenis kegiatan jasa pelayanan 0 jenis perorangan dan rumah tangga Nilai aset jasa pelayanan perorangan dan Rp. 0 rumah tangga Nilai transaksi jasa pelayanan perorangan Rp. 0 dan rumah tangga Biaya antara yang dikeluarkan Rp. 0 M. SEKTOR ANGKUTAN DAN KOMUNIKASI M.1. Subsektor Angkutan Jumlah jenis kegiatan pengangkutan orang 1 jenis dan barang dengan alat angkut kendaraan jalan raya, laut, rel, udara, dan sungai/danau/penyeberangan Jumlah total kendaraan angkutan 25 unit Nilai total transaksi pengangkutan Rp Nilai total biaya yang dikeluarkan Rp M.2. Subsektor jasa Penunjang angkutan Jumlah jenis kegiatan jasa pelabuhan, 0 jenis terminal, tambatan, agensi, ekspedisi, tol, bongkar muat dan parkir Jumlah total nilai transaksi jasa penunjang Rp. 0 angkutan Nilai biaya antara yang dikeluarkan Rp. 0 M.3. Subsektor Komunikasi Jumlah jenis kegiatan informasi dan 0 jenis telekomunikasi serta jasa penunjang lainnya Jumlah nilai aset telekomunikasi dan Rp. 0 informasi yang ada Nilai transaksi informasi dan Rp. 0 telekomunikasi yang dicapai Biaya antara yang dikeluarkan Rp. 0 N. SEKTOR LISTRIK, GAS & AIR MINUM N.1. Subsektor Listrik Jumlah jenis kegiatan pembangkitan dan penyaluran tenaga listrik 0 jenis 55

56 Jumlah nilai produksi listrik Rp. 0 Jumlah total nilai transaksi Rp. 0 Jumlah biaya antara yang dikeluarkan Rp. 0 N.2. Subsektor Gas Jumlah kegiatan penyediaan gas 0 jenis Nilai aset produksi gas Rp. 0 Nilai transaksi Rp. 0 Biaya antara yang dikeluarkan Rp. 0 N.3. Subsektor Air Minum Jumlah jenis kegiatan penyediaan dan penyaluran air minum 0 jenis Nilai aset penyediaan air minum Rp. 0 Nilai produksi air minum Rp. 0 Nilai transaksi air minum Rp. 0 Biaya antara yang dikeluarkan NILAI TOTAL PENDAPATAN DOMESTIK DESA / KELURAHAN BRUTO DARI SEMUA SEKTOR (% total nilai produksi dan transaksi terhadap total biaya yang dikeluarkan dari semua sektor) Rp. IV. PENDAPATAN PERKAPITA A. Pendapatan perkapita menurut sektor usaha A.1. PERTANIAN 1. Jumlah rumah tangga petani 1107 Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga petani 2767 orang 3. Jumlah rumah tangga buruh tani 123 Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh petani 310 orang 5. Jumlah pendapatan perkapita dari sektor Rp /th pertanian untuk setiap rumah tangga pertanian A.2. PERKEBUNAN 1. Jumlah rumah tangga perkebunan - Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga perkebunan 3. Jumlah rumah tangga buruh perkebunan - Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh perkebunan 5. Jumlah pendapatan perkapita dari sektor Rp. - perkebunan untuk setiap rumah tangga perkebunan A.3. PETERNAKAN 1. Jumlah rumah tangga peternakan - Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga peternakan 3. Jumlah rumah tangga buruh peternakan - Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh peternakan 5. Jumlah pendapatan percapita dari sektor Rp. - peternakan untuk setiap rumah tangga 56

57 peternakan A.4. PERIKANAN 1. Jumlah rumah tangga perikanan - Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga perikanan 3. Jumlah rumah tangga buruh perikanan - Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh perikanan 5. Jumlah pendapatan percapita dari sektor Rp. - perikanan untuk setiap rumah tangga perikanan A.5. KERAJINAN 1. Jumlah rumah tangga pengrajin - Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga pengrajin 3. Jumlah rumah tangga buruh pengrajin - Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh pengrajin 5. Jumlah pendapatan percapita dari sektor Rp. - pengrajin untuk setiap rumah tangga pengrajin A.6. PERTAMBANGAN 1. jumlah rumah tangga pertambangan - Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga pertambangan 3. Jumlah rumah tangga buruh pertambangan - Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh pertambangan 5. Jumlah pendapatan perkapita dari sektor pertambangan untuk setiap rumah tangga pertambangan Rp. - A.7. KEHUTANAN 1. Jumlah rumah tangga kehutanan - Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga kehutanan 3. Jumlah rumah tangga buruh kehutanan - Keluarga 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh kehutanan 5. Jumlah pendapatan perkapita dari sektor Rp. - kehutanan untuk setiap rumah tangga kehutanan A.8. INDUSTRI KECIL, MENENGAH DAN BESAR 1. Jumlah rumah tangga perkebunan Keluarga 2. Jumlah total anggota rumah tangga perkebunan 3. Jumlah rumah tangga buruh industri - Keluarga 4. Jumlah total anggota rumah tangga buruh industri 5. Jumlah pendapatan percapita dari sektor Rp. - industri untuk setiap rumah tangga industri A.9. JASA DAN PERDAGANGAN 1. Jumlah rumah tangga sektor jasa dan 50 Keluarga 57

58 perdagangan 2. Jumlah total anggota rumah tangga jasa perdagangan 3. Jumlah rumah tangga buruh jasa dan perdagangan 4. Jumlah anggota rumah tangga buruh jasa dan perdagangan 5. Jumlah pendapatan percapita dari sektor jasa dan perdagangan untuk setiap rumah tangga jasa dan perdagangan 125 orang 15 Keluarga 375 orang Rp /th B. PENDAPATAN RILL KELUARGA Jumlah Kepala Keluarga 2629 KK Jumlah Anggota Keluarga 7429 orang Jumlah Pendapatan Kepala Keluarga Rp Jumlah pendapatan dari anggota keluarga yang Rp bekerja Jumlah Total Pendapatan Keluarga Rp Rata-rata Pendapatan Peranggota keluarga Rp. 1, V. STRUKTUR MATA PENCAHARIAN MENURUT SEKTOR 1. Sektor Pertanian Petani Buruh tani Pemilik usaha pertanian Sektor Perkebunan Buruh perkebunan Karyawan Perusahaan Perkebunan Pemilik usaha Perkebunan 225 orang 190 orang 603 orang 128 orang 101 orang 25 orang 3. Sektor Peternakan Buruh usaha peternakan Pemilik usaha peternakan 4. Sektor Perikanan Nelayan Pemilik usaha perikanan Buruh usaha perikanan Sektor Kehutanan Pemilik usaha pengolahan hasil hutan Buruh usaha pengolahan hasil hutan Pengumpul hasil hutan Sektor Pertambangan dan Bahan Galian C Penambang galian C kerakyatan/perorangan Pemilik usaha pertambangan skala kecil dan besar 45 orang 11 orang 58

59 Buruh usaha pertambangan Sektor Industri Kecil & Kerajinan Rumah Tangga Montir Tukang batu Tukang kayu Tukang sumur Pemulung Tukang jahit Tukang kue Tukang anyaman Tukang rias Pengrajin industri rumah tangga lainnya orang 5 orang 59

60 8. Sektor Industri Menengah dan Besar Karyawan perusahaan swasta Karyawan perusahaan pemerintah Pemilik perusahaan Sektor Perdagangan Pengusaha perdagangan hasil bumi Buruh jasa perdagangan hasil bumi Sektor Jasa Pemilik usaha jasa transportasi dan perhubungan Buruh usaha jasa transportasi dan perhubungan Pemilik usaha informasi dan komunikasi Buruh usaha jasa informasi dan komunikasi Kontraktor Pemilik usaha jasa hiburan dan pariwisata Buruh usaha jasa hiburan dan pariwisata Pemilik usaha hotel dan penginapan lainnya Buruh usaha hotel dan penginapan lainnya Pemilik usaha warung, rumah makan dan restoran Pegawai Negeri Sipil TNI POLRI Dokter Bidan Perawat swasta Dukun/paranormal/supranatural Jasa pengobatan alternatif Dosen swasta Guru swasta Pensiunan TNI/POLRI Pensiunan PNS Pensiunan swasta Pengacara Notaris Jasa Konsultansi Manajemen dan Teknis Seniman/artis Pembantu rumah tangga Sopir Buruh migran perempuan Buruh migran laki-laki Usaha jasa pengerah tenaga kerja Wiraswasta lainnya mempunyai matapencaharian tetap Jasa penyewaan peralatan pesta orang 26 orang 245 orang 7 orang 8 orang 1 orang 13 orang 76 orang 15 orang 10 orang 60

61 VI. PENGUASAAN ASET EKONOMI MASYARAKAT A. ASET TANAH memiliki tanah / masih dengan orang tua orang Memiliki tanah antara 0,1-0,2 ha orang Memiliki tanah antara 0,21-0,3 ha 235 orang Memiliki tanah antara 0,31-0,4 ha 304 orang Memiliki tanah antara 0,41-0,5 ha 387 orang Memiliki tanah antara 0,51-0,6 ha 536 orang Memiliki tanah antara 0,61-0,7 ha 590 orang Memiliki tanah antara 0,71-0,8 ha 384 orang Memiliki tanah antara 0,81-0,9 ha 124 orang Memiliki tanah antara 0,91-1,0 ha 103 orang Memiliki tanah antara 1,0 5,0 ha 57 orang Memiliki tanah antara 5,0 10 ha 12 orang Memiliki tanah lebih dari 10 ha Orang Jumlah total penduduk orang B. ASET SARANA TRANSPORTASI UMUM Memiliki ojek 35 orang 45unit Memiliki becak - unit Meimliki cidemo/andong/dokar - unit Memiliki kapal motor - unit Memiliki bus - unit Memiliki mini bus 4 orang 8 unit Memiliki helikopter dan atau pesawat - unit... C. ASET SARANA PRODUKSI Memiliki penggilingan padi Memiliki traktor Memiliki pabrik pengolahan hasil pertanian Memiliki kapal penangkap ikan Memiliki alat pengolahan hasil perikanan Memiliki alat pengolahan hasil peternakan Memiliki alat pengolahan hasil perkebunan Memiliki alat pengolahan hasil hutan Memiliki alat produksi dan pengolah hasil pertambangan Memiliki alat produksi dan pengolah hasil pariwisata Memiliki alat produksi dan pengolah hasil industri jasa perdagangan Memiliki alat produksi dan pengolah hasil Industri kerajinan keluarga skala kecil dan menengah Memiliki alat produksi dan pengolahan hasil industri migas D. ASET PERUMAHAN RUMAH MENURUT DINDING Tembok Kayu Bambu Tanah liat Pelepah kelapa/lontar/gebang Dedaunan... RUMAH MENURUT LANTAI Keramik 2532 Rumah 97 Rumah - Rumah - Rumah - Rumah - Rumah 2540 Rumah 61

62 VII. Semen Kayu Tanah... RUMAH MENURUT ATAP Genteng Seng Asbes Beton Bambu Kayu Daun lontar/gebang/enau Daun ilalang... PEMILIKAN ASET EKONOMI LAINNYA Jumlah keluarga memiliki TV dan elektronik lainnya Jumlah keluarga memiliki sepeda motor/sejenisnya Jumlah keluarga memiliki mobil dansejenisnya Jumlah keluarga memiliki perahu bermotor Jumlah keluarga memiliki kapal barang Jumlah keluarga memiliki kapal penumpang Jumlah keluarga memiliki kapal pesiar Jumlah keluarga memiliki helikopter Jumlah keluarga memiliki pesawat terbang Jumlah keluarga memiliki ternak besar Jumlah keluarga memiliki ternak kecil Jumlah keluarga yang memiliki hiasan emas/berlian Jumlah keluarga yang memiliki buku tabungan bank Jumlah keluarga yang memiliki buku surat berharga Jumlah keluarga yang memiliki sertifikat deposito Jumlah keluarga yang memiliki sertifikat tanah Jumlah keluarga yang memiliki sertifikat / ijin bangunan Jumlah keluarga memiliki perusahaan industri besar Jumlah keluarga memiliki peruahaan industri menengah Jumlah keluarga memiliki perusahaan industri kecil Jumlah keluarga memiliki usaha perikanan Jumlah keluarga memiliki usaha peternakan Jumlah keluarga memiliki usaha perkebunan Jumlah keluarga memiliki usaha pasar swalayan Jumlah keluarga memiliki usaha di pasar swalayan Jumlah keluarga memiliki usaha di pasar tradicional Jumlah keluarga memiliki usaha di pasar desa Jumlah keluarga memiliki usaha transportasi/pengangkutan Jumlah keluarga yang memiliki aset telekomunikasi Jumlah keluarga yang memiliki saham di perusahaan Rumah - Rumah - Rumah 2532 Rumah - Rumah 82 Rumah 15 Rumah - Rumah - Rumah - Rumah - Rumah 2575 Keluarga 2325 Keluarga 369 Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga 1245 Keluarga 1312 Keluarga Keluarga Keluarga 1912 Keluarga 1366 Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga - Keluarga 62

63 VIII. PENDIDIKAN MASYARAKAT A. Tingkat Pendidikan Penduduk Jumlah penduduk buta aksara dan huruf latin 10 orang Jumlah penduduk usia 3-6 tahun yang masuk TK dan 704 orang Kelompok Bermain Anak Jumlah anak dan penduduk cacat fisik dan mental 2 orang Jumlah penduduk sedang SD/sederajat orang Jumlah penduduk tamat SD/sederajat 645 orang Jumlah penduduk tidak tamat SD/sederajat 19 orang Jumlah penduduk sedang SLTP/sederajat orang Jumlah penduduk tamat SLTP/sederajat 2610 orang Jumlah penduduk sedang SLTA/sederajat orang Jumlah penduduk tidak tamat SLTP/Sederajat 0 orang Jumlah penduduk tamat SLTA/Sederajat 4278 orang Jumlah penduduk sedang D-1 orang Jumlah penduduk tamat D-1 75 orang Jumlah penduduk sedang D-2 orang Jumlah penduduk tamat D-2 60 orang Jumlah penduduk sedang D-3 orang Jumlah penduduk tamat D-3 91 orang Jumlah penduduk sedang S-1 orang Jumlah penduduk tamat S orang Jumlah penduduk sedang S-2 orang Jumlah penduduk tamat S-2 6 orang Jumlah penduduk tamat S-3 orang Jumlah penduduk sedang SLB A 0 orang Jumlah penduduk tamat SLB A 0 orang Jumlah penduduk sedang SLB B 0 orang Jumlah penduduk tamat SLB B 0 orang Jumlah penduduk sedang SLB C 0 orang Jumlah penduduk tamat SLB C 0 orang Jumlah penduduk cacat fisik dan mental 2 orang % Penduduk buta huruf [(1): jumlah penduduk] x 100% 0,1 % % Penduduk tamat SLTP/sederajat [(3):jumlah penduduk] x 100% % B. Wajib belajar 9 tahun 1. Jumlah penduduk usia 7-15 tahun 1896 orang 2. Jumlah penduduk usia 7-15 tahun yang masih sekolah 1896 orang 3. Jumlah penduduk usia 7-15 tahun yang tidak sekolah 0 orang C. Rasio Guru dan Murid 1. Jumlah Guru TK dan kelompok bermain anak 20 orang 2. Jumlah Siswa TK dan kelompok bermain anak 128 orang 3. Jumlah Guru SD dan sederajat 45 orang 4. Jumlah siswa SD dan sederajat 855 orang 5. Jumlah guru SLTP dan sederajat orang 6. Jumlah siswa SLTP dan sederajat orang 7. Jumlah Guru SLTA/sederajat orang 8. Jumlah siswa SLTA/sederajat orang 9. Jumlah siswa SLB orang 10. Jumlah guru SLB orang 63

64 D. Kelembagaan Pendidikan Masyarakat Jumlah perpustakaan desa/kelurahan Jumlah taman bacaan desa/kelurahan Jumlah perpustakaan keliling Jumlah sanggar belajar Jumlah kegiatan lembaga pendidikan luar sekolah Jumlah kelompok belajar Paket A Jumlah peserta ujian Paket A Jumlah kelompok belajar Paket B Jumlah Peserta ujian Paket B Jumlah kelompok belajar Paket C Jumlah peserta ujian Paket C Jumlah lembaga kursus keterampilan Jumlah peserta kursus keterampilan 1 unit 0 unit 0 unit 0 unit kegiatan kelompok orang kelompok orang kelompok orang unit orang IX. KESEHATAN MASYARAKAT A. Kualitas Ibu Hamil Jumlah ibu hamil Jumlah ibu hamil periksa di Posyandu Jumlah ibu hamil periksa di Puskesmas Jumlah ibu hamil periksa di Rumah Sakit Jumlah ibu hamil periksa di Dokter Praktek Jumlah ibu hamil periksa di Bidan Praktek Jumlah ibu hamil periksa di Dukun Terlatih Jumlah kematian ibu hamil Jumlah ibu hamil melahirkan Jumlah ibu nifas Jumlah kematian ibu nifas Jumlah ibu nifas hidup B. Kualitas Bayi Jumlah keguguran kandungan Jumlah bayi lahir Jumlah bayi lahir mati Jumlah bayi lahir hidup Jumlah bayi mati usia 0 1 bulan Jumlah bayi mati usia 1 12 bulan Jumlah bayi lahir berat kurang dari 2,5 kg Jumlah bayi 0-5 tahun hidup yang menderita kelainan organ tubuh, fisik dan mental C. Kualitas Persalinan Tempat Persalinan Tempat persalinan Rumah Sakit Umum Tempat persalinan Rumah Bersalin Tempat persalinan Puskesmas Tempat persalinan Polindes Tempat persalinan Balai Kesehatan Ibu Anak Tempat persalinan rumah praktek bidan Tempat praktek dokter Rumah dukun Rumah sendiri 205 orang 23 orang 42 orang 0 orang 12 orang 128 orang 0 orang 0 orang 199 orang 0 orang 0 orang 0 orang 0 orang 199 orang 0 orang 199 orang 0 orang 0 orang 0 orang 0 orang 0 unit 0 unit 0 unit 0 unit unit 1 unit 0 unit 0 unit 0 unit 64

65 Pertolongan Persalinan Jumlah Persalinan ditolong Dokter Jumlah persalinan ditolong bidan Jumlah persalinan ditolong perawat Jumlah persalinan ditolong dukun bersalin Jumlah persalinan ditolong keluarga 25 tindakan 174 tindakan tindakan tindakan tindakan D. Cakupan Imunisasi Jumlah Bayi usia 2 bulan Jumlah bayi 2 bulan Imunisasi DPT-1, BCG dan Polio -1 Jumlah bayi usia 3 bulan Jumlah bayi 3 bulan yang imunisasi DPT-2 dan Polio-2 Jumlah bayi usia 4 bulan Jumlah bayi 4 bulan yang imunisasi DPT-3 dan Polio-3 Jumlah bayi 9 bulan Jumlah bayi 9 bulan yang imunisasi campak Jumlah bayi yang sudah imunisasi cacar E. Perkembangan Pasangan Usia Subur dan KB Pasangan Usia Subur Jumlah remaja putri usia tahun Jumlah perempuan usia subur tahun Jumlah wanita kawin muda usia kurang dari 16 tahun Jumlah pasangan usia subur 73 orang 73 orang 45 orang 45 orang 23 orang 23 orang 78 orang 78 orang 17 orang 596 orang 2245 orang 0 orang pasangan Keluarga Berencana Jumlah akseptor KB 347 orang Jumlah pengguna alat kontrasepsi suntik 238 orang Jumlah pengguna metode kontrasepsi spiral 9 orang Jumlah pengguna alat kontrasepsi kondom 38 orang Jumlah pengguna metode kontrasepsi pil 62 orang Jumlah pengguna metode vasektomi Jumlah pengguna metode kontrasepsi tubektomi Jumlah pengguna metode KB Kelender/KB Alamiah Jumlah pengguna metode KB obat tradisional Jumlah pengguna alat kontrasepsi metode... Jumlah PUS yang tidak menggunakan metode KB F. Wabah Penyakit MUNTABER Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal DEMAM BERDARAH Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal KOLERA Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 65

66 POLIO Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal CIKUNGUNYA Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal FLU BURUNG Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal BUSUNG LAPAR Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal KELAPARAN Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal Jumlah kejadian dalam 1 tahun ini Jumlah yang meninggal 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian 0 kejadian G. Angka Harapan Hidup Angka harapan hidup penduduk Kelurahan Angka harapan hidup penduduk Kabupaten/Kota Angka Harapan Hidup Provinsi Angka harapan Hidup Nasional Tahun Tahun Tahun Tahun H. Cakupan pemenuhan kebutuhan air bersih 1. Jumlah keluarga menggunakan sumur gali 897 RT 2. Jumlah keluarga pelanggan PAM 1098 RT 3. Jumlah keluarga menggunakan Penampung Air Hujan 0 RT 4. Jumlah keluarga menggunakan sumur pompa 634 RT 5. Jumlah keluarga menggunakan perpipaan air kran 0 RT 6. Jumlah keluarga menggunakan hidran umum 0 RT 7. Jumlah keluarga menggunakan air sungai 0 RT 8. Jumlah keluarga menggunakan embung 0 RT 9. Jumlah keluarga yang menggunakan mata air 0 RT 10. Jumlah keluarga yang tidak mendapatkan akses air 0 RT minum dari air laut 11. Jumlah keluarga yang tidak mendapatkan akses air 0 RT minum dari sumber di atas Total jumlah keluarga 2629 RT 66

67 I. Perilaku hidup bersih dan sehat Kebiasaan buang air besar Jumlah keluarga memiliki WC yang sehat Jumlah keluarga memiliki WC yang kurang memenuhi standar kesehatan Jumlah keluarga biasa buang air besar di sungai/parit/kebun/hutan Jumlah keluarga yang menggunakan fasilitas MCK umum Pola makan Kebiasaan penduduk makan dalam sehari 1 kali Kebiasaan penduduk makan sehari 2 kali Kebiasaan penduduk makan sehari 3 kali Kebiasaan penduduk makan sehari lebih dari 3 kali Penduduk yang belum tentu sehari makan 1 kali Kebiasaan berobat bila sakit Dukun Terlatih Dokter/puskesmas/mantri kesehatan/perawat/bidan/posyandu Obat tradisional dari dukun pengobatan alternatif Paranormal Obat tradisional dari keluarga sendiri diobati 2629 RT 0 RT 0 RT 0 RT ada ada ada ada Tak ada Tak ada Tak ada Tak ada Tak ada J. Status Gizi Balita Jumlah Balita Jumlah Balita bergizi buruk Jumlah Balita bergizi baik Jumlah Balita bergizi kurang Jumlha Balita bergizi Cukup 744 orang orang 610 orang Orang 133 orang K. Jumlah Penderita Sakit tahun ini Jumlah penyakit Jumlah penderita Di rawat di Jantung 0 orang - Lever 0 orang - Paru-paru 0 orang - Kanker 0 orang - Stroke 0 orang - Diabetes Melitus 5 orang - Ginjal 0 orang - Malaria 0 orang - Lepra/Kusta 0 orang - HIV/AIDS 0 orang - Gila/stress 0 orang - TBC 0 orang - ISPA 0 orang - Asma 0 orang

68 L. Perkembangan Sarana dan Prasarana Kesehatan Masyarakat Jumlah MCK Umum 0 unit Jumlah Posyandu 10 unit Jumlah kader Posyandu aktif 15 orang Jumlah pembina Posyandu 10 orang Jumlah Dasawisma 0 Dasawisma Jumlah pengurus Dasa Wisma aktif Jumlah kader bina keluarga balita aktif Jumlah petugas lapangan keluarga berencana aktif Buku rencana kegiatan Posyandu Diisi Buku data pengunjung Posyandu Diisi Buku kegiatan pelayanan Posyandu Diisi Buku administrasi Posyandu lainnya 8 jenis Jumlah kegiatan Posyandu jenis Jumlah kader kesehatan lainnya orang Jumlah kegiatan pengobatan gratis jenis Jumlah kegiatan pemberantasan sarang nyamuk/psn jenis Jumlah kegiatan pembersihan lingkungan jenis Jumlah Poliklinik / Balai Pelayanan Masyarakat 1 buah X. KEAMANAN DAN KETERTIBAN A. Konflik SARA Kasus konflik pada tahun ini Kasus konflik SARA pada tahun ini Jumlah kasus pertengkaran dan atau perkelahian antar tetangga Jumlah kasus pertengkaran dan atau perkelahian antar RT/RW Jumlah konflik antar masyarakat pendatang dengan penduduk asli Jumlah kasus antar kelompok masyarakat dalam desa/kelurahan dengan kelompok masyarakat dari desa/kelurahan lain Jumlah konflik antara masyarakat dengan pemerintah Jumlah kerugian material akibat konflik antara masyarakat dan pemerintah Jumlah korban jiwa akibat konflik antara masyarakat dengan pemerintah Jumlah konflik antara masyarakat dengan perusahaan Jumlah korban jiwa akibat konflik antara masyarakat dengan perusahaan Jumlah kerugian material akibat konflik antara masyarakat dan pemerintah Jumlah konflik politik antara masyarakat dengan lembaga politik Jumlah korban jiwa akibat konflik politik antara masyarakat dengan lembaga politik 0 kasus 0 kasus 0 kasus 0 kasus 0 kasus 0 kasus 0 kasus Rp. 0 68

69 Jumlah kerugian material akibat konflik politik antara masyarakat dengan lembaga politik Jumlah prasarana dan sarana yang rusak/terbakar akibat konflik Sara Jumlah rumah penduduk yang rusak/terbakar akibat konflik Sara Jumlah korban luka akibat konflik Sara Jumlah korban meninggal akibat konflik Sara Jumlah janda akibat konflik Sara Jumlah anak yatim akibat konflik Sara Jumlah pelaku konflik yang diadili atau diproses secara hukum Rp. 0 - buah - rumah B. Perkelahian Kasus perkelahian yang terjadi pada tahun ini Kasus perkelahian yang menimbulkan korban jiwa Kasus perkelahian yang menimbulkan luka parah Kasus perkelahian yang menimbulkan kerugian material Jumlah pelaku konflik yang diadili atau diproses secara hukum C. Pencurian Kasus pencurian dan perampokan yang terjadi tahun ini Kasus pencurian/perampokan yang korbannya penduduk Desa/Kelurahan setempat Kasus pencurian/perampokan yang pelakunya penduduk Desa/Kelurahan setempat Jumlah pencurian dengan kekerasan senjata api Jumlah pelaku yang diadili atau diproses secara hukum D. Penjarahan dan Penyerobotan Tanah Jumlah kasus penjarahan dan penyerobotan tanah yang korban dan pelakunya penduduk setempat Jumlah kasus penjarahan dan penyerobotan tanah yang korban penduduk setempat tetapi pelakunya bukan penduduk setempat Jumlah kasus penjarahan dan penyerobotan tanah yang korban bukan penduduk setempat tetapi pelakunya penduduk setempat Jumlah pelaku yang diadili atau diproses secara hukum E. Perjudian, Penipuan dan Penggelapan Jumlah penduduk yang memiliki kebiasaan berjudi Jenis perjudian yang ada di Desa/Kelurahan ini Jumlah kasus penipuan dan atau penggelapan Jumlah kasus sengketa warisan, jual beli dan utang piutang F. Pemakaian Miras dan Narkoba Jumlah warung/toko yang menyediakan Miras Jumlah penduduk yang mengkonsumsi Miras Jumlah kasus mabuk akibat Miras Jumlah pengedar Narkoba 8 kasus 2 orang - buah 69

70 Jumlah penduduk yang mengkonsumsi Narkoba Jumlah kasus mabuk/teler akibat Narkoba Jumlah kasus kematian akibat Narkoba Jumlah pelaku Miras yang diadili atau diproses secara hukum Jumlah pelaku Narkoba yang diadili atau diproses secara hukum G. Prostitusi Jumlah penduduk pekerja pramu nikmat Lokalisasi prostitusi ada Jumlah tempat yang menyediakan wanita - buah pramunikmat secara terselubung (warung remangremang, panti pijat, hotel, dll) Jumlah kasus/konflik akibat maraknya praktek prostitusi Jumlah pembinaan pelaku prostitusi - Jumlah penertiban penyediaan tempat prostitusi - H. Pembunuhan Jumlah kasus pembunuhan pada tahun ini Jumlah kasus pembunuhan dengan korban penduduk Desa/Kelurahan setempat Jumlah kasus pembunuhan dengan pelaku penduduk setempat Jumlah kasus bunuh diri Jumlah Kasus Yang Diproses secara hukum I. Penculikan Jumlah kasus penculikan Jumlah kasus penculikan dengan korban penduduk Desa/Kelurahan setempat Jumlah kasus penculikan dengan pelaku penduduk setempat Jumlah kasus penculikan yang diselesaikan secara hukum J. Kejahatan seksual Jumlah kasus perkosaan pada tahun ini Jumlah kasus perkosaan anak pada tahun ini Jumlah kasus kehamilan di luar nikah menurut hukum negara Jumlah kasus kehamilan di luar nikah menurut hukum adat Jumlah tempat penampungan/persewaan kamar bagi pekerja seks K. Masalah Kesejahteraan Sosial Jumlah gelandangan Jumlah pengemis jalanan Jumlah anak jalanan dan terlantar Jumlah manusia lanjut usia terlantar Jumlah orang gila/stress/cacat mental Jumlah orang cacat fisik Jumlah orang kelainan kulit -unit 70

71 Jumlah orang yang tidur di kolong jembatan/emperan Jumlah rumah dan kawasan kumuh Jumlah panti jompo Jumlah panti asuhan anak Jumlah rumah singgah anak jalanan Jumlah penghuni jalur hijau dan taman kota Jumlah penghuni bantaran sungai Jumlah penghuni pinggiran rel kereta api Jumlah penghuni liar di lahan dan fasilitas umum lainnya Jumlah anggota kelompok masyarakat/suku/keluarga terasing, terisolir, terlantar dan primitif Jumlah anak yatim usia 0 18 tahun Jumlah anak piatu 0 18 tahun Jumlah anak yatim piatu 0 18 tahun Jumlah janda Jumlah duda Jumlah anak, remaja, preman dan pengangguran Jumlah anak usia 7-12 tahun yang tidak sekolah di SD/sederajat Jumlah anak usia tahun yang tidak sekolah di SLTP/sederajat Jumlah anak usia tahun yang tidak sekolah di SLTA/sederajat Jumlah anak yang bekerja membantu keluarga menghasilkan uang Jumlah perempuan yang menjadi kepala keluarga Jumlah penduduk eks NAPI Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana banjir Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana gunung berapi Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana tsunami Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana gempa bumi Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana kebakaran rumah Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana kekekeringan Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana tanah longsor Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan bencana kebakaran hutan Jumlah penduduk rawan bencana kelaparan Jumlah penduduk tinggal di daerah rawan air bersih Jumlah penduduk tinggal di daerah lahan kritis dan tandus Jumlah penduduk tinggal di kawasan padat penduduk dan kumuh Jumlah warga pendatang yang tidak memiliki keterangan penduduk Jumlah warga pendatang dan atau pekerja musiman Jumlah kasus kekerasan suami terhadap istri Jumlah kasus kekerasan istri terhadap suami Jumlah kasus kekerasan orang tua terhadap anak - unit - unit - unit - unit...kasus...kasus...kasus 71

72 Jumlah kasus kekerasan anak terhadap orang tua Jumlah kasus kekerasan kepala keluarga terhadap anggota keluarga lainnya M. Teror dan Intimidasi Jumlah kasus intimidasi dan atau teror anggota masyarakat dari pihak dalam desa dan kelurahan Jumlah kasus intimidasi dan atau teror anggota masyarakat dari pihak luar desa atau kelurahan Jumlah kasus selebaran gelap dan atau isu yang bersifat teror dan ancaman untuk menimbulkan ketakutan penduduk Jumlah kasus terorisme yang terjadi di desa dan kelurahan tahun ini Jumlah kasus hasutan dan pemaksaan kehendak kelompok tertentu kepada masyarakat Jumlah penyelesaian kasus teror dan intimidasi serta hasutan di masyarakat baik secara adat maupun hukum formal N. Pelembagaan Sistem Keamanan Lingkungan Semesta Organisasi Siskamling Organisasi Pertahanan Sipil dan Perlindungan Masyarakat Jumlah RT atau sebutan lainnya yang ada 17 Pos Siskamlimg/Pos Ronda Jumlah anggota Hansip dan Linmas 43 orang Jadwal kegiatan Siskamling dan Pos Ronda Buku anggota Hansip dan Linmas jenis Jumlah kelompok Satuan Pengamanan (SATPAM) 1 unit swasta Jumlah pembinaan Siskamling oleh Pengurus dan 3 kegiatan Kades/Lurah Jumlah Pos Jaga Induk Desa/Kelurahan 1 Pos 72

73 XI. KEDAULATAN POLITIK MASYARAKAT A. Kesadaran berpemerintahan, berbangsa dan bernegara Jenis kegiatan pemantapan nilai Ideologi Pancasila sebagai Dasar Negara Jumlah kegiatan pemantapan nilai Ideologi Pancasila sebagai Dasar Negara Jenis-jenis kegiatan pemantapan nilai Bhinneka Tunggal Ika Jumlah kegiatan pemantapan nilai Bhinneka Tunggal Ika Jenis kegiatan pemantapan kesatuan bangsa lainnya Jumlah kegiatan pemantapan kesatuan bangsa lainnya Jumlah kasus warga desa/kelurahan yang minta suaka/lari ke luar negeri Jumlah warga yang melintasi perbatasan ke negara tetangga secara resmi Jumlah warga yang melintasi perbatasan negara tetangga secara tidak resmi Jumlah kasus pertempuran atau perlawanan antar kelompok pengacau keamanan di perbatasan negara dengan warga/aparat dari desa/kelurahan Jumlah serangan terhadap fasilitas umum dan milik masyarakat oleh kelompok pengacau di desa/kelurahan perbatasan negara tetangga Jumlah kasus yang diklasifikasikan merongrong keutuhan NKRI dan Kesatuan Bangsa Indonesia di desa/kelurahan tahun ini Jumlah korban manusia baik luka maupun tewas serta korban materi lainnya akibat serangan kelompok pengacau keamanan Jumlah masalah ketenagakerjaan di perbatasan antar negara yang terjadi tahun ini Jumlah kasus kejahatan pencurian, penjarahan, perampokan dan intimidasi serta teror yang terjadi di desa/kelurahan perbatasan antar negara Jumlah sengketa perbatasan antar negara yang terjadi desa/kelurahan ini Jumlah kasus sengketa perbatasan yang terjadi baik antar desa/kelurahan dalam kecamatan maupun antar kecamatan, antar kabupaten/kota dan desa/kelurahan antar provinsi. Jumlah kasus yang terkait dengan perbatasan antar negara yang dilaporkan Kepala Desa/Lurah ke pemerintah tingkat atasnya Jumlah kasus yang mengarah kepada tindakan disintegrasi bangsa dan pengingkaran NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika yang difasilitasi penyelesaiannya oleh Kepala Desa/Lurah Jumlah kasus penangkapan nelayan asing di wilayah perairan desa/kelurahan Jumlah kasus penangkapan nelayan/petani/peternak/pekebun/perambah hutan asal desa/kelurahan di perairan dan daratan wilayah negara lain 1 jenis 4 kegiatan 1 jenis 4 kegiatan 1 jenis 4 kegiatan 73

74 B. Kesadaran membayar Pajak dan Retribusi Jenis pajak yang dipungut sebagai kewenangan dan atau 1 jenis tugas desa/kelurahan Jumlah Wajib Pajak Buku I 1920 orang Target PBB 0 ( Gratis ) Realisasi PBB 0 % Jumlah Tindakan terhadap penunggak PBB - tindakan Jenis Retribusi yang dipungut sebagai tugas dan - jenis kewenangan desa/kelurahan Jumlah wajib retribusi yang menjadi tugas/kewenangan desa/kelurahan Target retribusi yang menjadi tugas/kewenangan Rp 0 desa/kelurahan Realisasi retribusi yang menjadi tugas/kewenangan - % desa/kelurahan Jenis pungutan resmi lainnya di Desa/Kelurahan 0 jenis Target pungutan resmi tingkat desa/kelurahan Rp 0 Realisasi pungutan resmi di desa/kelurahan - % Jumlah kasus pungutan liar Jumlah penyelesaian kasus pungutan liar... C. Partisipasi Politik 1. Jumlah Partai Politik dan Pemilihan Umum Jumlah penduduk yang memiliki hak pilih (Data Pilgub 2009) Jumlah penduduk yang menggunakan hak pilih pada pemilu legislatif yang lalu (2009) Jumlah perempuan dari penduduk desa/kelurahan ini yang aktif di partai politik Jumlah partai politik yang memiliki pengurus sampai di Desa/Kelurahan ini Jumlah partai politik yang mempunyai kantor di wilayah desa/kelurahan ini Jumlah penduduk yang menjadi pengurus partai politik dari desa/kelurahan Jumlah penduduk yang dipilih dalam Pemilu Legislatif yang lalu Jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih dalam pemilihan presiden/wakil (2009) 6586 orang 4536 orang 1 partai 1 partai 1 orang 1 orang 4935 pemilih 2. Pemilihan Kepala Daerah Jumlah penduduk yang mempunyai hak pilih (2010) Jumlah penduduk yang mempunyai hak pilih (2015) Jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih dalam pemilu Bupati/Walikota lalu (2010) Bupati/Walikota lalu (2015) Jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih dalam pemilu Gubenur yang lalu (2011) 7512 orang 8373 orang 4731 pemilih 5436 pemilih 4731 pemilih 74

75 3. Penentuan Kepala Desa/Lurah dan Perangkat Desa/Kelurahan Penentuan Jabatan Lurah 1. Dipilih Masyarakat secara langsung 2. Dipilih oleh perwakilan masyarakat 3. Ditunjuk Pemerintah Tingkat Atas 4. Diangkat turun temurun oleh masyarakat setempat Penentuan Sekretaris Kelurahan Penentuan Perangkat Desa termasuk Kepala Dusun 1. Ditunjuk, diangkat dan ditetapkan oleh Walikota 2. Ditunjuk, diangkat dan ditetapkan oleh Camat atas nama Bupati/Walikota 3. Diusulkan oleh Kepala Desa, Dipilih, Diangkat dan Ditetapkan oleh Bupati/Walikota 1. Ditunjuk, diangkat dan ditetapkan oleh Kepala Desa serta disahkan Camat 2. Ditunjuk, diangkat dan ditetapkan oleh Kepala Desa serta dilaporkan ke Camat 3. Ditunjuk, diangkat dan ditetapkan oleh Camat/Kepala Distrik/Sebutan lain Masa jabatan Kepala Desa - Tahun Penentuan Jabatan Lurah dan Perangkat Kelurahan 4. Pemilihan BPD Jumlah anggota BPD Penentuan anggota BPD 1. Ditunjuk dan diangkat oleh Camat sesuai Delegasi Kewenangan dari Bupati/Walikota 2. Ditunjuk, diangkat dan ditetapkan oleh Walikota 1. Dipilih masyarakat secara langsung 2.Dipilih oleh perwakilan masyarakat desa secara musyawarah dan mufakat 3. Ditunjuk oleh Kepala Desa/Camat dan unsur lanilla 4. Disahkan melalui keputusan Bupati/Walikota Pimpinan BPD 1. Dipilih dari dan oleh anggota BPD secara langsung 2. Dipilih oleh Kepala Desa dan setujui Camat 3. Ditunjuk Camat 4. Dipilih oleh rakyat secara langsung dari para anggota BPD Pemilikan kantor/ruang /tidak kerja BPD Anggaran untuk BPD /tidak 75

76 Produk keputusan BPD tahun ini 1. Peraturan Desa 2. Permintaan keterangan dari Kepala Desa... kali 3. Rancangan Peraturan Desa.... buah 4. Menyalurkan aspirasi masyarakat...kali 5. Menyatakan pendapat kepada Kepala Desa... kali 6. Menyampaikan usul dan pendapat kepada Kepala Desa... kali 7. Mengevaluasi efektivitas pelaksanaan APB Desa... kali 5. Pemilihan dan Fungsi Lembaga Kemasyarakatan Keberadaan organisasi lembaga kemasyarakatan kelurahan Dasar hukum keberadaan Lembaga 1. Perdes Kemasyarakatan Kelurahan 2. Keputusan Kepala Desa disahkan Camat 3. Keputusan Camat Jumlah organisasi anggota lembaga kemasyarakatan desa termasuk RT, RW, PKK, LKMD/K, LPM, Karang Taruna, Bumdes, Lembaga t, Kelompok Tani dan lembaga lainnya sesuai ketentuan 4. Belum diatur 45 unit organisasi 35 RT, 7 RW, 1 KR, 1 LPM, 1 PKK Dasar hukum pembentukan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan/LKK Jumlah organisasi anggota lembaga kemasyarakatan kelurahan 1. Keputusan Lurah 2. Keputusan Camat 3. Belum diatur - unit organisasi Pemilihan pengurus LKD/LKK 1.Dipilih oleh rakyat secara langsung 2. Ditunjuk dan diangkat oleh Kepala Desa/Lurah 3. Ditunjuk dan Diangkat oleh Camat Pemilihan pengurus organisasi anggota LKD/LKK termasuk PKK, LPM/LKMD/K, Karang Taruna, RT, RW, Bumdes, lembaga adat, kelompok tani dan organisasi anggota LKD/LKK lainnya Implementasi tugas, fungsi dan kewajiban LKK Jumlah kegiatan yang dilaksanakan LKK Fungsi, tugas dan kewajiban lembaga kemasyarakatan yang dijalankan organisasi anggota LKK 1.Dipilih oleh rakyat secara langsung 2. Ditunjuk dan diangkat oleh Ketua LKK 3. Ditunjuk dan diangkat oleh Kepala Desa/Lurah 4. Ditunjuk dan Diangkat oleh Camat Aktif kegiatan Aktif 76

77 Jumlah kegiatan lembaga kemasyarakatan yang kegiatan dijalankan organisasi anggota LKK Alokasi anggaran untuk LKK Alokasi anggaran untuk organisasi anggota LKK termasuk PKK, LPM/LKMD/K, Karang Taruna, RT, RW, kelompok tani dan organisasi lainnya Kantor dan ruangan kerja untuk LKK (Ruangan Kel) Dukungan pembiayaan, personil dan ATK Memadai untuk Sekretariat LKD/LKK dari APB-Desa dan Anggaran Kelurahan/APBD Realisasi program kerja organisasi anggota LKK 100 % Keberadaan Alat kelengkapan organisasi 1. dan terisi anggotalkk termasuk Dasawisma dan Pokja, 2. ada atau belum Bidang, Seksi, Urusan, dan terisi tidaknya terisi semuanya struktur organisasi anggota LKK Kegiatan administrasi dan Ketatausahaan LKK Berfungsi D. PERANSERTA MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN 1. Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa/Kelurahan/ Musrenbangdes/ kelurahan Jumlah musyawarah perencanaan pembangunan tingkat 12 kali Desa/Kelurahan yang dilakukan pada tahun ini, termasuk di tingkat dusun dan lingkungan Jumlah kehadiran masyarakat dalam setiap kali musyawarah 75 % tingkat dusun/lingkungan dan desa/kelurahan Jumlah peserta laki-laki dalam Musrenbang di desa/kelurahan 85 % Jumlah peserta perempuan dalam Musrenbang di desa dan 15 % kelurahan Jumlah Musyawarah Antar Desa dalam perencanaan - % pembangunan yang dikoordinasikan Kecamatan Penggunaan Profil Kelurahan sebagai sumber data dasar yang Ya digunakan dalam perencanaan pembangunan desa dan forum Musrenbang Partisipatif Penggunaan data BPS dan data sektoral dalam perencanaan Ya pembangunan partisipatif dan Musrenbang di desa dan Kelurahan Pelibatan masyarakat dalam pemutakhiran data profil desa Ya dan kelurahan sebagai bahan dalam Musrenbang partisipatif Usulan masyarakat yang disetujui menjadi Rencana Kerja Desa 75 % dan Kelurahan Usulan Pemerintah Desa dan Kelurahan yang disetujui menjadi - % Rencana Kerja Desa/Kelurahan dan dimuat dalam RAPB-Desa Usulan rencana kerja program dan kegiatan dari pemerintah kabupaten/kota/provinsi dan pusat yang dibahas saat Musrenbang dan disetujui untuk dilaksanakan di desa dan kelurahan oleh masyarakat dan lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan % Usulan rencana kerja pemerintah tingkat atas yang ditolak - kegiatan dalam Musrenbangdes/kel Pemilikan dokumen Rencana Kerja Pembangunan Desa/Kelurahan (RKPD/K) Pemilikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa/Kelurahan (RPJMD/K) Pemilikan dokumen hasil Musrenbang tingkat Desa dan Kelurahan yang diusulkan ke pemerintah tingkat atas untuk 77

78 dibiayai dari APBD Kab/Kota, APBD Provinsi dan APBN maupun sumber biaya dari perusahaan swasta yang investasi di desa/kelurahan Jumlah kegiatan yang diusulkan masyarakat melalui forum Musrenbangdes/kel yang tidak direalisasikan dalam APB-Desa, APB-Daerah kabupaten/kota dan provinsi Jumlah kegiatan yang diusulkan masyarakat melalui forum Musrenbangdes/kel yang pelaksanaannya tidak sesuai dengan hasil Musrenbang kegiatan kegiatan 2. Peranserta masyarakat dalam Pelaksanaan dan Pelestarian Hasil Pembangunan Jumlah masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan 75 % pembangunan fisik di desa dan kelurahan sesuai hasil Musrenbang Jumlah penduduk yang dilibatkan dalam pelaksanaan proyek 75 % padat karya oleh pengelola proyek yang ditunjuk pemerintah desa/kelurahan atau kabupaten/kota Jumlah kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat dan 8 kegiatan lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan yang sudah ada sesuai ketetapan dalam APB-Desa Jumlah kegiatan yang dilaksanakan oleh pihak ketiga tanpa kegiatan melibatkan masyarakat sesuai ketentuan dalam APB-Daerah Jumlah kegiatan yang masuk desa/kelurahan di luar yang % telah direncanakan dan disepakati masyarakat saat Musrenbang Usulan masyarakat yang disetujui menjadi Rencana Kerja Desa dan Kelurahan Usulan Pemerintah Desa dan Kelurahan yang disetujui menjadi Rencana Kerja Desa/Kelurahan Usulan rencana kerja program dan kegiatan dari pemerintah kabupaten/kota/provinsi dan pusat yang dibahas saat Musrenbang dan disetujui untuk dilaksanakan di desa dan kelurahan oleh masyarakat Penyelenggaraan musyawarah desa/kelurahan untuk menerima, memelihara dan melestarikan hasil pembangunan yang sudah ada Pelaksanaan kegiatan dari masyarakat untuk menyelesaikan atau menindaklanjuti kegiatan yang belum diselesaikan oleh pelaksana sebelumnya. Jumlah kasus penyimpangan pelaksanaan kegiatan pembangunan yang dilaporkan masyarakat atau lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan kepada Kepala Desa/Lurah Jumlah kasus penyimpangan pelaksanaan pembangunan yang diselesaikan di tingkat desa/kelurahan Jumlah kasus penyimpangan pelaksanaan kegiatan pembangunan desa/kelurahan yang diselesaikan secara hukum Jenis kegiatan masyarakat untuk melestarikan hasil pembangunan yang dikoordinasikan pemerintah desa/kelurahan Jumlah kegiatan yang didanai dari APB-Desa dan swadaya masyarakat di kelurahan Jumlah kegiatan di desa dan kelurahan yang didanai dari APB Daerah Kabupaten/Kota Jumlah kegiatan di desa dan kelurahan yang didanai dari 75 % 25 % - % - Kasus - Kasus - Kasus Jenis kegiatan 4 kegiatan 8 kegiatan 78

79 APBD Provinsi Jumlah kegiatan di desa dan kelurahan yang didanai APBN - kegiatan 3. Semangat Kegotongroyongan Penduduk Jumlah kelompok arisan Jumlah penduduk menjadi orang tua asuh tidaknya dana sehat tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pembangunan rumah tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pengolahan tanah tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pembiayaan pendidikan anak sekolah/kuliah/kursus tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pemeliharaan fasilitas umum dan fasilitas sosial/prasarana dan sarana tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pemberian modal usaha tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pengerjaan sawah dan kebun tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam penangkapan ikan dan usaha peternakan lainnya tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam menjaga ketertiban, ketentraman dan keamanan tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam peristiwa kematian tidaknya kegiatan gotong royong menjaga kebersihan Desa/Kelurahan tidaknya kegiatan gotong royong membangun jalan/jembatan/saluran air/irigasi tidaknya kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pemberantasan sarang nyamuk dan kesehatan lingkungan lainnya tidaknya kerjasama antar Desa/Kelurahan tidaknya penyelesaian perselisihan antar desa/kelurahan tidaknya kegiatan gotong royong dalam penyelesaian konflik di setiap desa/kelurahan oleh masyarakat sendiri tidaknya gotong royong dalam menolong keluarga tidak mampu dan fakir miskin di desa dan kelurahan tidaknya kegiatan Kepala Desa sebagai Hakim Perdamaian Desa Kegiatan gotong royong dalam penanggulangan bencana Kegiatan gotong royong dalam pelaksanaan kegiatan bulan bhakti gotong royong 4. t Istiadat t istiadat dalam perkawinan t istiadat dalam kelahiran anak t istiadat dalam upacara kematian Aktit Aktif Aktif 2 buah orang

80 t istiadat dalam pengelolaan hutan 0 t istiadat dalam tanah pertanian Aktif t istiadat dalam pengelolaan laut/pantai 0 t istiadat dalam memecahkan konflik warga 0 t istiadat dalam menjauhkan bala penyakit 0 dan bencana alam t istiadat dalam memulihkan hubungan 0 antara alam semesta dengan manusia dan lingkungannya t istiadat dalam penanggulangan kemiskinan 0 bagi keluarga tidak mampu/fakir miskin/terlantar 5. Sikap Dan Mental Masyarakat Jumlah jenis pungutan liar dari anak gelandangan di sudut jalanan Jumlah jenis pungutan liar di terminal, pelabuhan dan pasar Peminta-minta sumbangan perorangan dari rumah ke rumah Peminta-minta sumbangan terorganisasi dari rumah ke rumah Semakin berkembang praktek jalan pintas dalam mencari uang secara gampang walau tidak halal Jenis pungutan dari RT atau sebutan lain kepada warga Jenis pungutan dari RW atau sebutan lain kepada warga Jenis pungutan dari desa/kelurahan kepada warga Kasus aparat RT/RW atau sebutan lainnya di desa dan kelurahan yang dipecat kena kasus pungutan liar, pemerasan dan sejenisnya. Dipindah karena kena kasus pungutan liar, pemerasan dan sejenisnya Diberhentikan dengan hormat karena kena kasus pungutan liar, pemerasan dan sejenisnya Dimutasi karena kasus pungutan liar, pemerasan dan sejenisnya Banyak masyarakat yang memberikan biaya lebih dari yang ditentukan sebagai uang rokok atau ucapan terima kasih dalam proses pelayanan administrasi di kantor desa/kelurahan Banyak warga yang ingin mendapatkan pelayanan gratis dari aparat desa/kelurahan Banyak penduduk yang mengeluhkan memburuknya kualitas pelayanan kepada masyarakat Banyak kegiatan yang bersifat hiburan dan rekreasi yang diinisiatifi masyarakat sendiri Masyarakat agak kurang toleran dengan keberadaan kelompok masyarakat dari unsur etnis, agama dan kelompok kepentingan lain Etos Kerja Penduduk Luas Wilayah Desa/Kelurahan sangat luas Banyak lahan terlantar yang tidak dikelola pemiliknya/petani berdasi Banyak lahan pekarangan di sekitar perumahan - jenis - jenis - jenis -.jenis 0 kasus 0 kasus 0 kasus 0 kasus Ya Ya Ya/tidak 80

81 yang tidak dimanfaatkan Banyak lahan tidur milik masyarakat yang tidak dimanfaatkan Jumlah petani pada musim gagal tanam/panen yang pasrah dan tidak mencari pekerjaan lain Jumlah nelayan pada musim tidak melaut yang memanfaatkan keterampilan/keahlian lainnya untuk mencari pekerjaan lain Banyak penduduk yang mencari pekerjaan di luar desa/kelurahan tetapi masih dalam wilayah kabupaten/kota Banyak penduduk yang mencari pekerjaan di kota besar lainnya Kebiasaan masyarakat merayakan pesta dengan menghadirkan undangan yang banyak Masyarakat sering mendatangi kantor desa dan lurah menuntut penyediaan kebutuhan dasar sembilan bahan pokok pada saat kelaparan dan kekeringan Kebiasaan masyarakat untuk mencari/mengumpulkan bahan makanan pengganti beras/jagung pada saat rawan pangan/kelaparan/gagal panen Kebiasaan pemotongan hewan dalam jumlah besar untuk pesta adat dan perayaan upacara tertentu Kebiasaan masyarakat berdemonstrasi/protes terhadap kebijakan pemerintah Kebiasaan masyarakat terprovokasi karena isu-isu yang menyesatkan Kebiasaan masyarakat bermusyawarah untuk menyelesaikan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan Lebih banyak masyarakat yang diam/masabodoh/apatis ketika ada persoalan yang terjadi di lingkungan sekitarnya Kebiasaan aparat pemerintah desa/kelurahan terlebih di tingkat RT, RW, Dusun dan Lingkungan yang kurang menanggapi kesulitan yang dihadapi masyarakat Rendah - Ya Sedang - - Rendah - - Ya XII. LEMBAGA KEMASYARAKATAN A. LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA/KELURAHAN Keberadaan organisasi Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Kelurahan/LKD/LKK/BKM Kepengurusan Aktif 20 Orang Jumlah kegiatan Jenis Buku administrasi lembaga kemasyarakatan.jenis- Terisi Jumlah organisasi anggota lembaga kemasyarakatan LPM,KR,PKK,RW,RT desa/kelurahan B. ORGANISASI ANGGOTA LEMBAGA KEMASYARAKATAN 1. LKMD/LPM ATAU SEBUTAN LAIN Kepengurusan Aktif 10 Orang Buku administrasi 6 Jenis 81

82 Jumlah kegiatan 6 Jenis Jumlah dana yang di kelola Rp ,- 2. PKK Kepengurusan Aktif 16 Orang Buku administrasi 12 Jenis Jumlah kegiatan 4 Jenis Jumlah Dana yang dikelola Rp ,- Kelengkapan organisasi Dasawisma Lengkap Kelengkapan organisasi Pokja Lengkap 3. Karang Taruna Kepengurusan Aktif 51 Orang Buku administrasi 4 Jenis Jumlah kegiatan Jenis 4. RT Kepengurusan Aktif 35RT Buku administrasi 6 Jenis Jumlah kegiatan 6 Jenis Rata-rata penghasilan dalam sebulan Rp.2 juta-3,5 juta 5. RW Kepengurusan 7 Aktif Buku administrasi 3 Jenis Jumlah Kegiatan 3 Jenis Rata-rata penghasilan dalam sebulan Rp.2 juta-3,5 juta 6. Lembaga adat Kepengurusan Buku administrasi Jumlah Kegiatan - Jenis - Jenis 7. BUMDES Kepengurusan Buku administrasi Jumlah Kegiatan 8. Forum Komunikasi Kader Pemberdayaan Masyarakat Kepengurusan Buku administrasi Jumlah kegiatan - Jenis - Jenis Aktif Jenis Jenis 82

83 9. Posbindu Kepengurusan Aktif 15 Orang Buku administrasi Jenis Jumlah kegiatan Jenis 10. Kelompok Tani/Nelayan Kepengurusan Buku administrasi - Jenis Jumlah kegiatan - Jenis 11. Organisasi Perempuan Kepengurusan Buku administrasi - Jenis Jumlah kegiatan - Jenis 12. Organisasi Pemuda LSM Kepengurusan Buku administrasi Jenis Jumlah kegiatan Jenis 13. Organisasi profesi Kepengurusan Buku administrasi - Jenis Jumlah kegiatan - Jenis 14. Organisasi Bapak Kepengurusan Buku administrasi - Jenis Jumlah kegiatan - Jenis 15. Kelompok Gotong Royong Kepengurusan Buku administrasi - Jenis Jumlah kegiatan - Jenis 16. Posyantekdes Kepengurusan Buku administrasi - Jenis Jumlah kegiatan - Jenis 17. Organisasi Keagamaan Kepengurusan Buku administrasi - Jenis Jumlah kegiatan - Jenis 83

84 Kepengurusan - Buku administrasi - Jumlah kegiatan Kepengurusan - Buku administrasi - Jumlah kegiatan - Dasar hukum pembentukan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) Dasar hukum pembentukan lembaga kemasyarakatan kelurahan (LKK) Dasar hukum pembentukan organisasi anggota lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan Peraturan Daerah Peraturan Daerah - XIII. PEMERINTAHAN DESA DAN KELURAHAN A. APB-Desa dan Anggaran Kelurahan Jumlah anggaran belanja dan penerimaan Rp ,- Desa/Kelurahan tahun ini Sumber Anggaran APBD Kabupaten/Kota Rp ,- Bantuan Pemerintah Kabupaten/Kota Rp ,- Bantuan Pemerintah Provinsi Rp ,- Bantuan Pemerintah Pusat Rp ,- Pendapatan Asli Desa Rp. - Swadaya Masyarakat Desa dan Kelurahan Rp ,- Alokasi Dana Desa Rp. - Sumber Pendapatan dari Perusahaan yang ada di Rp. - desa/kelurahan Sumber pendapatan lain yang sah dan tidakmengikat Rp. - Jumlah Belanja Publik/belanja pembangunan Rp. - Jumlah Belanja Aparatur/pegawai Rp. - B. Pertanggungjawaban Kepala Desa/Lurah Penyampaian laporan keterangan pertanggungan /tidak Jumlah informasi yang disampaikan kepala desa dan lurah tentang Jenis Status laporan keterangan pertanggungjawaban kepala Desa Laporan kinerja penyelenggaraan tugas, wewenang, kewajiban dan hak kepala desa dan lurah kepada Bupati/Walikota Jumlah jenis media informasi kinerja kepala desa dan lurah kepada masyarakat jenis 84

85 Jumlah kasus pengaduan masyarakat terhadap masalah pembangunan, pelayanan dan pembinaan kemasyarakatan yang disampaikan kepada kepala desa/lurah Jumlah kasus pengaduan masyarakat terhadap masalah pembangunan, pelayanan dan pembinaan kemasyarakatan yang diselesaikan kepala desa/lurah C. Prasarana Dan Administrasi Pemerintahan Desa/Kelurahan 1. PEMERINTAH DESA/KELURAHAN Gedung Kantor - Kondisi baik Jumlah ruang kerja 6 Ruang Balai Desa/Kelurahan/sejenisnya - Kondisi baik Listrik Air bersih Telepon 1.A. Inventaris dan Alat tulis kantor Jumlah mesin tik 6 buah Jumlah meja 22 buah Jumlah kursi 82 buah Jumlah almari arsip ; Feeling Cabiney 5 buah ; 10 buah Komputer & Laptop 9 unit Mesin fax 0 unit Kendaraan Dinas Lurah/Kepala Desa 1 unit + 4 Unit ( Pelaksana ) Buku Data Perangkat Desa/Kelurahan - Terisi Perangkat Desa/Kelurahan Lengkap Buku Peta Wilayah Desa/Kelurahan Struktur organisasi Kartu uraian tugas 1. B. Administrasi Pemerintahan Desa/Kelurahan Buku profil desa/kelurahan Buku data Peraturan Desa /Peraturan Daerah Buku Keputusan Kepala Desa/Lurah Buku administrasi kependudukan Buku data inventaris Buku data aparat Buku data tanah milik desa/tanah kas desa/milik kelurahan Buku administrasi pajak dan retribusi Buku data tanah Buku laporan pengaduan masyarakat Buku agenda ekspedisi Buku profil desa/kelurahan Buku data induk penduduk Buku buku data mutasi penduduk Buku rekapitulasi jumlah penduduk akhir bulan Buku registrasi pelayanan penduduk Buku data penduduk sementara Buku anggaran penerimaan Buku anggaran pengeluaran pegawai dan Diolah - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi 0 - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi 85

86 D. PE MBI NAA N DA N PEN GA WA SAN 1. pembangunan Buku kas umum Buku kas pembantu penerimaan Buku kas pembantu pengeluaran rutin dan pembangunan Buku data lembaga kemasyarakatan Buku data pengurus dan anggota lembaga kemasyarakatan Buku data program dan kegiatan masuk desa/kelurahan Buku rencana kerja pembangunan desa/kelurahan Buku rencana pembangunan jangka menengah desa Buku kader pemberdayaan masyarakat Buku kegiatan pembangunan Buku inventaris proyek Buku APB-Desa/Anggaran Kelurahan Loket pelayanan Kotak Pengaduan Masyarakat Papan informasi pelayanan Laporan kinerja tahunan Laporan akhir jabatan/memori jabatan lurah/desa - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi - Terisi 0 2. PRASARANA DAN SARANA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA/BPD Gedung Kantor - Ruangan Kerja - Listrik - Air bersih - Telepon - 2.A. Inventaris dan Alat tulis kantor Jumlah mesin tik - Jumlah meja - Jumlah kursi - Jumlah almari arsip - Komputer - Mesin fax - 2. B. Administrasi BPD Buku-buku administrasi keanggotaan BPD - Buku agenda BPD - Buku data kegiatan BPD - Buku Sekretariat BPD - Buku Data Keputusan BPD

87 merintahan Desa dan Kelurahan Pedoman dan standar pelaksanaan urusan pemerintahan desa, kelurahan, lembaga kemasyarakatan Pedoman dan standar bantuan pembiayaan dari pemerintah, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota kepada desa dan kelurahan Pedoman umum administrasi, tata naskah dan pelaporan bagi kepala desa dan lurah Pedoman dan standar tanda jabatan, pakaian dinas dan atribut bagi Kepala Desa, Lurah dan Perangkat Desa/Kelurahan serta BPD Pedoman pendidikan dan pelatihan bagi pemerintahan desa, kelurahan, lembaga kemasyarakatan dan perangkat masing-masing Jumlah bimbingan, supervisi dan konsultasi pelaksanaan pemerintahan desa dan kelurahan serta pemberdayaan lembaga kemasyarakatan Jumlah kegiatan pendidikan dan pelatihan tentang penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan Penelitian dan pengkajian penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan Jumlah kegiatan yang terkait dengan upaya percepatan atau akselerasi pembangunan desa dan kelurahan dalam bidang ekonomi keluarga, penanganan bencana, penanggulangan kemiskinan, percepatan keberdayaan masyarakat, peningkatan prasarana dan sarana pedesaan/kelurahan, pemanfaatan sumber daya alam dan teknologi tepat guna, pengembangan sosial budaya masyarakat di desa dan kelurahan yang dibiayai APBN Pemberian penghargaan atas prestasi yang dilaksanakan pemerintahan desa dan kelurahan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan lembaga kemasyarakatan Pemberian sanksi atas penyimpangan yang dilakukan kepala desa, lurah dan perangkat masing-masing kegiatan kegiatan kegiatan Jenis Kali - kali 2. Pembinaan Pemerintah Provinsi kepada Pemerintahan Desa dan Kelurahan Pedoman pelaksanaan tugas pembantuan dari provinsi ke desa/kelurahan Pedoman bantuan keuangan dari provinsi Kegiatan fasilitasi keberadaan kesatuan masyarakat - hukum adat, nilai adat istiadat dan lembaga adat beserta hak dan kewajibannya dalam pelaksanaan pemerintahan desa/kelurahan Fasilitasi Pelaksanaan pedoman administrasi, tata naskah dan pelaporan bagi kepala desa dan lurah Jumlah kegiatan pendidikan dan pelatihan tentang Kegiatan penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan berskala provinsi Kegiatan penanggulangan kemiskinan yang dibiayai Jenis APBD Provinsi yang masuk desa dan kelurahan Kegiatan penanganan bencana yang dibiayai APBD - Provinsi untuk desa dan kelurahan Kegiatan peningkatan pendapatan keluarga yang Jenis dibiayai APBD Provinsi di desa dan kelurahan Kegiatan penyediaan sarana dan prasarana desa dan Jenis 87

88 kelurahan yang dibiayai APBD Provinsi yang masuk desa dan kelurahan Kegiatan pemanfaatan sumber daya alam dan Jenis pengembangan teknologi tepat guna yang dibiayai APBD Provinsi di desa dan kelurahan Kegiatan pengembangan sosial budaya masyarakat - Pedoman pendataan dan pendayagunaan data profil 2 jenis desa dan kelurahan Pemberian sanksi atas penyimpangan yang dilakukan - kepala desa, lurah dan perangkat masing-masing Pemberian penghargaan atas prestasi yang Jenis dilaksanakan pemerintahan desa dan kelurahan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan lembaga kemasyarakatan 3. Pembinaan Pemerintah Kabupaten/Kota kepada Pemerintahan Desa dan Kelurahan Pelimpahan tugas Bupati/Walikota kepada Lurah dan Kepala Desa Penetapan pengaturan kewenangan kabupaten/kota yang diserahkan pengaturannya kepada desa Pedoman pelaksanaan tugas pembantuan dari kabupaten/kota kepada desa Pedoman teknis penyusunan peraturan desa, peraturan kepala desa, keputusan Lurah dan peraturan daerah kepada kepala desa dan lurah. Pedoman teknis penyusunan perencanaan pembangunan partisipatif serta pengembangan lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan Kegiatan fasilitasi keberadaan kesatuan masyarakat hukum adat, nilai adat istiadat dan lembaga adat beserta hak dan kewajibannya dalam pelaksanaan pemerintahan desa/kelurahan Penetapan pembiayaan alokasi dana perimbangan untuk desa Fasilitasi Pelaksanaan pedoman administrasi, tata naskah dan pelaporan bagi kepala desa dan lurah Jumlah kegiatan pendidikan dan pelatihan tentang penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan berskala kabupaten/kota Kegiatan penanggulangan kemiskinan yang dibiayai APBD kabupaten/kota yang masuk desa dan kelurahan Kegiatan penanganan bencana yang dibiayai APBD - kabupaten/kota untuk desa dan kelurahan Kegiatan peningkatan pendapatan keluarga yang dibiayai APBD kabupaten/kota di desa dan kelurahan Fasilitasi penetapan pedoman dan standar tanda jabatan, pakaian dinas dan atribut bagi Kepala Desa, Lurah, Perangkat Desa/Kelurahan dan BPD Kegiatan fasilitasi keberadaan kesatuan masyarakat hukum adat, nilai adat istiadat dan lembaga adat beserta hak dan kewajibannya dalam pelaksanaan pemerintahan desa/kelurahan Pedoman pendataan dan pendayagunaan profil desa dan kelurahan Program dan kegiatan pemeliharaan motivasi desa/kelurahan berprestasi pascaperlombaan desa dan 88

89 kelurahan Pemberian penghargaan atas prestasi yang dicapai pemerintahan desa dan kelurahan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pemberdayaan lembaga kemasyarakatan Pemberian sanksi atas penyimpangan yang dilakukan kepala desa, lurah dan perangkat masing-masing Mengawasi pengelolaan keuangan desa serta anggaran kelurahan dan pendayagunaan aset pemerintahan desa, badan usaha milik desa dan sumber pendapatan daerah yang dikelola lurah Pembinaan dan Pengawasan Camat kepada Desa/Kelurahan Jumlah Kegiatan fasilitasi penyusunan peraturan desa dan peraturan kepala desa Jumlah Kegiatan fasilitasi administrasi tata pemerintahan desa dan kelurahan Fasilitasi pengelolaan keuangan desa dan pendayagunaan aset desa serta anggaran kelurahan Jumlah kegiatan fasilitasi pelaksanaan urusan otonomi daerah kabupaten/kota yang diserahkan kepada desa Fasilitasi penerapan dan penegakan peraturan perundangundangan Fasilitasi penyediaan data dan pendayagunaan data profil desa dan kelurahan Jumlah kegiatan fasilitasi pelaksanaan tugas, wewenang, fungsi, hak dan kewajiban kepala desa, BPD, Lurah dan lembaga kemasyarakatan Jumlah kegiatan fasilitasi upaya penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum Fasilitasi penataan, penguatan dan efektivitas pelaksanaan tugas, fungsi dan kewajiban lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan Jumlah kegiatan fasilitasi partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan dan pemeliharaan serta pengembangan dan pelestarian hasil pembangunan. Fasilitasi kerjasama antar desa/kelurahan dan kerjasama desa/kelurahan dengan pihak ketiga Jumlah kegiatan fasilitasi pelaksanaan program dan kegiatan pemberdayaan masyarakat Jumlah kegiatan pemeliharaan motivasi bagi desa dan kelurahan juara perlombaan dan pasca perlombaan Jumlah kegiatan fasilitasi kerjasama antar lembaga kemasyarakatan dan lembaga kemasyarakatan dengan organisasi anggota lembaga kemasyarakatan serta dengan pihak ketiga sebagai mitra percepatan keberdayaan masyarakat Jumlah kegiatan fasilitasi bantuan teknis dan pendampingan kepada lembaga kemasyarakatan dan organisasi anggotanya Jumlah kegiatan koordinasi unit kerja pemerintahan dalam pengembangan lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan

90 D. ANALISIS TINGKAT PERKEMBANGAN 1. Laju Perkembangan Tahunan : Cepat Berkembang Berkembang Lamban Berkembang Kurang Berkembang 2. Masalah yang dihadapi : 90

91 3. Indikasi Program Tahun Depan : 1. Percepatan angka kemiskinan 2. Pembangunan infrastruktur secara merata 3. Peningkatan pendidikan ketrampilan masyarakat melalui pelatihan 4. Klasifikasi Tingkat Perkembangan Desa/Kelurahan Selama 5 Tahun 5. Kategori Tingkat Perkembangan Desa/Kelurahan Selama 5 Tahun : SWADAYA SWAKARYA SWASEMBADA : SWADAYA MULA SWADAYA MADYA SWADAYA LANJUT : SWAKARYA MULA SWAKARYA MADYA SWAKARYA LANJUT : SWASEMBADA MULA SWASEMBADA MADYA SWASEMBADA LANJUT 91

92 92

KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BINA PEMERINTAHAN DESA DATA POKOK DESA/KELURAHAN

KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BINA PEMERINTAHAN DESA DATA POKOK DESA/KELURAHAN KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BINA PEMERINTAHAN DESA DATA POKOK DESA/KELURAHAN Tahun 2016 Kode Desa (PUM) 3672020011 Desa/Kelurahan MEKARSARI Kecamatan PULOMERAK Kabupaten/Kota

Lebih terperinci

11/30/2017 Profil Desa dan Kelurahan

11/30/2017 Profil Desa dan Kelurahan DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Desa: CIPATIK Kecamatan: CIHAMPELAS Kabupaten: KABUPATEN BANDUNG BARAT Provinsi: JAWA BARAT Bulan: 11 Tahun: 2017 Nama Pengisi: FIRMAN ABDUL RAHMAN Pekerjaan: PEGAWAI

Lebih terperinci

12/16/2016 DATA POKOK DESA/KELURAHAN

12/16/2016 DATA POKOK DESA/KELURAHAN KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DATA POKOK DESA/KELURAHAN Tahun 2016 Kode Desa (PUM) 3218032008 Desa/Kelurahan SINDANGSARI Kecamatan CIMERAK

Lebih terperinci

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Desa : GRAHA INDAH Kecamatan : BALIKPAPAN UTARA Kota : KOTA BALIKPAPAN Provinsi : KALIMANTAN TIMUR Bulan : 12 Tahun : 2014 Nama Pengisi : SYAHRUDDIN,S.SOS Pekerjaan

Lebih terperinci

PROFIL KELURAHAN TAMBELANSAMPIT

PROFIL KELURAHAN TAMBELANSAMPIT Profil Kelurahan Tambelansampit 2014 1 FORMAT LAPORAN PROFIL KELURAHAN TAMBELANSAMPIT Kelurahan : Tambelansampit Kecamatan : Pontianak Timur Kabupaten/Kota : Pontianak Provinsi : Kalimantan Barat Bulan

Lebih terperinci

10/3/2017 Profil Desa dan Kelurahan

10/3/2017 Profil Desa dan Kelurahan Tahun : 2016 Tampilkan DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Desa: GIRIKARTO Kecamatan: PANGGANG Kabupaten: KABUPATEN GUNUNG KIDUL Provinsi: DI YOGYAKARTA Bulan: 2 Tahun: 2016 Nama Pengisi: HERMANTO

Lebih terperinci

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Desa: BANGUN JAYA Kecamatan: TOMONI Kabupaten: LUWU TIMUR Provinsi: SULAWESI SELATAN Bulan: 12 Tahun: 2012 Nama Pengisi: BAMBANG HW Pekerjaan: APARAT DESA Jabatan:

Lebih terperinci

1 of 19 26/03/ :07

1 of 19 26/03/ :07 1 of 19 26/03/2015 10:07 DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Desa: KARANGTURI Kecamatan: KROYA Kabupaten: KABUPATEN CILACAP Provinsi: JAWA TENGAH Bulan: 11 Tahun: 2014 Nama Pengisi: TASANTO Pekerjaan:

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Dahlan 2016/ 2017 untuk Divisi 1 B 2 berlokasi di Dusun Miri, Desa/Kelurahan

BAB I PENDAHULUAN. Dahlan 2016/ 2017 untuk Divisi 1 B 2 berlokasi di Dusun Miri, Desa/Kelurahan BAB I PENDAHULUAN A. DESKRIPSI WILAYAH Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler ke 61 Universitas Ahmad Dahlan 2016/ 2017 untuk Divisi 1 B 2 berlokasi di Dusun Miri, Desa/Kelurahan Duren, Kecamatan Tengaran,

Lebih terperinci

KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BINA PEMERINTAHAN DESA DATA POKOK DESA/KELURAHAN Tahun 2016 Kode Desa (PUM) 3517070012 Desa/Kelurahan PULOSARI Kecamatan BARENG Kabupaten/Kota

Lebih terperinci

PROFIL DESA. Tabel Peruntukan Lahan Desa Selomartani. No Peruntukan Lahan Jumlah (Ha) Persen %

PROFIL DESA. Tabel Peruntukan Lahan Desa Selomartani. No Peruntukan Lahan Jumlah (Ha) Persen % Letak Geografis: PROFIL DESA Secara adiministrasi Desa Selomartani terletak di Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman dengan luas kurang lebih 89 ha, Tabel Peruntukan Lahan Desa Selomartani No Peruntukan

Lebih terperinci

PROFIL DESA CIHIDEUNG ILIR. Kondisi Geografis. Struktur Kependudukan. ]. k

PROFIL DESA CIHIDEUNG ILIR. Kondisi Geografis. Struktur Kependudukan. ]. k 13 PROFIL DESA CIHIDEUNG ILIR Profil Desa Cihideung Ilir memuat informasi mengenai desa yang dijadikan tempat penelitian. Adapun informasi yang tersaji dalam bab ini adalah mengenai kondisi geografis Desa

Lebih terperinci

BAB III ALIRAN KEAGAMAAN ORANG TUA DAN PILIHAN PENDAMPING HIDUP PEREMPUAN DI DESA SUMURGAYAM KECAMATAN PACIRAN KABUPATEN LAMONGAN

BAB III ALIRAN KEAGAMAAN ORANG TUA DAN PILIHAN PENDAMPING HIDUP PEREMPUAN DI DESA SUMURGAYAM KECAMATAN PACIRAN KABUPATEN LAMONGAN 48 BAB III ALIRAN KEAGAMAAN ORANG TUA DAN PILIHAN PENDAMPING HIDUP PEREMPUAN DI DESA SUMURGAYAM KECAMATAN PACIRAN KABUPATEN LAMONGAN A. Deskripsi Umum Obyek Penelitian Sumurgayam, merupakan suatu desa

Lebih terperinci

Batas-batas Desa Pasir Jambu adalah sebagai berikut:

Batas-batas Desa Pasir Jambu adalah sebagai berikut: KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN 4.1 Keadaan Biofisik 4.1.1 Letak dan Aksesibilitas Berdasarkan buku Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Purwakarta (21) Dinas Kehutanan Purwakarta merupakan

Lebih terperinci

BAB III PRAKTIK PELAKSANAAN BERJABAT TANGAN PADA SAAT PESTA PERNIKAHAN DI DESA BANDUNG LOR KUNIR, DEMPET, DEMAK

BAB III PRAKTIK PELAKSANAAN BERJABAT TANGAN PADA SAAT PESTA PERNIKAHAN DI DESA BANDUNG LOR KUNIR, DEMPET, DEMAK BAB III PRAKTIK PELAKSANAAN BERJABAT TANGAN PADA SAAT PESTA PERNIKAHAN DI DESA BANDUNG LOR KUNIR, DEMPET, DEMAK A. Gambaran Umum Desa Bandung Lor, Kunir, Dempet, Demak Bandung lor adalah salaha satu diantara

Lebih terperinci

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Desa: BANGUJIWO Kecamatan: KASIHAN Kabupaten: KABUPATEN BANTUL Provinsi: DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Bulan: 8 Tahun: 2017 Nama Pengisi: MUGI RAHARJO Pekerjaan: Perangkat

Lebih terperinci

BAB II DESA PULOSARI. Desa Pulosari merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan

BAB II DESA PULOSARI. Desa Pulosari merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan BAB II DESA PULOSARI 2.1 Keadaan Umum Desa Pulosari 2.1.1 Letak Geografis, Topografi, dan Iklim Desa Pulosari merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Provinsi

Lebih terperinci

P R O F I L DESA DANUREJO

P R O F I L DESA DANUREJO P R O F I L DESA DANUREJO PEMERINTAH KABUPATEN MAGELANG KECAMATAN MERTOYUDAN DESA DANUREJO ALAMAT :DANUREJO MERTOYUDAN MAGELANG TELP (0293) 325590 Website : danurejomty.wordpress.com Email : [email protected]

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN 29 BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN 4.1 Letak Geografis dan Keadaan Lingkungan 4.1.1 Batas Wilayah Desa Mulyaharja terbentuk dari pemekaran Desa Sukaharja. Desa Sukaharja termasuk bagian dari Kecamatan

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM PENELITIAN. Tabel I Luas wilayah menurut penggunaan

BAB II GAMBARAN UMUM PENELITIAN. Tabel I Luas wilayah menurut penggunaan BAB II GAMBARAN UMUM PENELITIAN A. Letak dan Luas Wilayah Kelurahan Pagaruyung merupakan salah satu dari sekian banyak kelurahan yang ada dikecamatan Tapung yang terbentuk dari program Transmigrasi oleh

Lebih terperinci

PROFIL DESA DAN KELURAHAN

PROFIL DESA DAN KELURAHAN LAMPIRAN V : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 12 TAHUN 2007 TANGGAL : 12 MARET 2007 FORMAT LAPORAN PROFIL DESA DAN KELURAHAN TINGKAT DESA DAN KELURAHAN Desa/Kelurahan : Tegak Kecamatan : Klungkung

Lebih terperinci

DATA SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN KARANGANYAR SAMPAI DENGAN SEMESTER I TAHUN 2016

DATA SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN KARANGANYAR SAMPAI DENGAN SEMESTER I TAHUN 2016 DATA SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN KARANGANYAR SAMPAI DENGAN SEMESTER I TAHUN 2016 KELOMPOK DATA JENIS DATA : SUMBER DAYA ALAM : Pertanian, Kehutanan, Kelautan, Perikanan, Peternakan, Perkebunan

Lebih terperinci

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Tengah dari Kabupaten Lampung Barat di Provinsi Lampung. 2. Potensi Sumber Daya Alam dan Mata Pencarian

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Tengah dari Kabupaten Lampung Barat di Provinsi Lampung. 2. Potensi Sumber Daya Alam dan Mata Pencarian 45 IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN A. Gambaran Umum Pekon Kampung Jawa 1. Potensi Pekon Kampung Jawa Pekon Kampung Jawa merupakan salah satu wilayah Kecamatan di Pesisir Tengah dari Kabupaten Lampung

Lebih terperinci

GAMBARAN UMUM. Desa Taman Sari merupakan bagian dari Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten

GAMBARAN UMUM. Desa Taman Sari merupakan bagian dari Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten IV. GAMBARAN UMUM A. Geografis Desa Taman Sari merupakan bagian dari Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Luas Desa Taman Sari adalah seluas 2.118 ha/m2. meliputi lahan pemukiman

Lebih terperinci

PROFIL KECAMATAN TOMONI 1. KEADAAN GEOGRAFIS

PROFIL KECAMATAN TOMONI 1. KEADAAN GEOGRAFIS PROFIL KECAMATAN TOMONI 1. KEADAAN GEOGRAFIS Kecamatan Tomoni memiliki luas wilayah 230,09 km2 atau sekitar 3,31 persen dari total luas wilayah Kabupaten Luwu Timur. Kecamatan yang terletak di sebelah

Lebih terperinci

1. PERTANIAN, KEHUTANAN, KELAUTAN, PERIKANAN, PETERNAKAN & PERKEBUNAN. Tabel 1.1.1C

1. PERTANIAN, KEHUTANAN, KELAUTAN, PERIKANAN, PETERNAKAN & PERKEBUNAN. Tabel 1.1.1C SUMBER DAYA ALAM PERTANIAN, KEHUTANAN, KELAUTAN, PERIKANAN, PETERNAKAN & PERKEBUNAN. SUB SEKTOR TANAMAN PANGAN Apa yang sudah dicapai selama ini lebih ditingkatkan, Pemerintah Kota Jayapura akan lebih

Lebih terperinci

IDENTIFIKASI KELEMBAGAAN SERTA SARANA DAN PRASARANA WILAYAH DI DESA

IDENTIFIKASI KELEMBAGAAN SERTA SARANA DAN PRASARANA WILAYAH DI DESA 9 IDENTIFIKASI KELEMBAGAAN SERTA SARANA DAN PRASARANA WILAYAH DI DESA Deskripsi Singkat Topik : Pokok Bahasan : ANALISIS KELEMBAGAAN SERTA PRASARANA DAN SARANA WILAYAH DI DESA Waktu : 1 (satu) kali tatap

Lebih terperinci

LOKASI PENELITIAN. Desa Negera Ratu dan Negeri Ratu merupakan salah dua Desa yang berada

LOKASI PENELITIAN. Desa Negera Ratu dan Negeri Ratu merupakan salah dua Desa yang berada IV. LOKASI PENELITIAN A. Desa Negera Ratu dan Negeri Ratu Desa Negera Ratu dan Negeri Ratu merupakan salah dua Desa yang berada dinaungan Kecamatan Sungkai Utara Kabupaten Lampung Utara Berdasarkan Perda

Lebih terperinci

PROFIL KECAMATAN. 1. Nama : KECAMATAN KARERA 2. Ibu Kota Kecamatan : NGGONGI 3. Tahun Berdiri : 4. Batas Wilayah : a) Adminitrasi Pemerintahan :

PROFIL KECAMATAN. 1. Nama : KECAMATAN KARERA 2. Ibu Kota Kecamatan : NGGONGI 3. Tahun Berdiri : 4. Batas Wilayah : a) Adminitrasi Pemerintahan : PROFIL KECAMATAN 1. Nama : KECAMATAN KARERA 2. Ibu Kota Kecamatan : NGGONGI 3. Tahun Berdiri : 4. Batas Wilayah : a) Adminitrasi Pemerintahan : Nama Kecamatan : Karera Jumlah Desa / Kelurahan : 70 Desa

Lebih terperinci

GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. A. Keadaan Umum Kecamatan Teluk Betung Timur. Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 04 Tahun 2012, tentang

GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. A. Keadaan Umum Kecamatan Teluk Betung Timur. Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 04 Tahun 2012, tentang 79 IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN A. Keadaan Umum Kecamatan Teluk Betung Timur 1. Keadaan Umum Pemerintahan Kecamatan Teluk Betung Timur terbentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung

Lebih terperinci

PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

PENDAHULUAN. A. Latar Belakang PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pembangunan kecamatan merupakan bagian integral dari pembangunan daerah dan pembangunan nasional. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah memberikan

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM DESA MUARA-BINUANGEUN

BAB IV GAMBARAN UMUM DESA MUARA-BINUANGEUN BAB IV GAMBARAN UMUM DESA MUARA-BINUANGEUN 4.1. Potensi Umum 4.1.1. Sekilas Tentang Desa Muara Desa Muara adalah salah satu desa yang terdapat di kecamatan Wanasalam, kabupaten Lebak, provinsi Banten.

Lebih terperinci

IV. KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN. secara geografis terletak antara 101º20 6 BT dan 1º55 49 LU-2º1 34 LU, dengan

IV. KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN. secara geografis terletak antara 101º20 6 BT dan 1º55 49 LU-2º1 34 LU, dengan 18 IV. KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN 4.1. Letak dan Keadaan Geografis Kelurahan Lubuk Gaung adalah salah satu kelurahan yang terletak di Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai Provinsi Riau. Kelurahan Lubuk

Lebih terperinci

PROFIL DESA DAN KELURAHAN

PROFIL DESA DAN KELURAHAN LAMPIRAN V : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 12 TAHUN 2007 TANGGAL : 12 MARET 2007 FORMAT LAPORAN PROFIL DESA DAN KELURAHAN TINGKAT DESA DAN KELURAHAN Desa/Kelurahan : MEDEWI Kecamatan : PEKUTATAN

Lebih terperinci

PROFIL DESA DAN KELURAHAN

PROFIL DESA DAN KELURAHAN LAMPIRAN V : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 12 TAHUN 2007 TANGGAL : 12 MARET 2007 FORMAT LAPORAN PROFIL DESA DAN KELURAHAN TINGKAT DESA DAN KELURAHAN Desa/Kelurahan : CUPEL Kecamatan : NEGARA Kabupaten/Kota

Lebih terperinci

DATA POKOK DESA/KELURAHAN BULAN NOPEMBER - TAHUN 2017

DATA POKOK DESA/KELURAHAN BULAN NOPEMBER - TAHUN 2017 DATA POKOK DESA/KELURAHAN BULAN NOPEMBER - TAHUN 2017 Kode Desa (Kode PUM) :... Nama Desa/Kelurahan :... Kecamatan :... Kabupaten/Kota :... Provinsi :... Tahun Pembentukan :... Dasar Hukum Pembentukan

Lebih terperinci

Profil Kabupaten Aceh Singkil

Profil Kabupaten Aceh Singkil Ibukota Batas Daerah Luas Letak Koordinat Profil Kabupaten Aceh Singkil : Singkil : Sebelah Utara berbatasan dengan Kota Subulussalam Sebelah Selatan berbatasan dengan Samudera Indonesia Sebelah Barat

Lebih terperinci

PROFIL KECAMATAN. a) Adminitrasi Pemerintahan :

PROFIL KECAMATAN. a) Adminitrasi Pemerintahan : PROFIL KECAMATAN 1. Nama : KECAMATAN KOTA WAINGAPU 2. Ibu Kota Kecamatan : WAINGAPU 3. Tahun Berdiri : 1970 4. Batas Wilayah : Utara=Selat Sumba,Selatan=Kec,Kambera,Timur= Kec, Nggoa,Barat= Nggoa dan Kanatang

Lebih terperinci

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN Kelurahan Kalampangan Kelurahan Kalampangan secara Geografis terletak pada 20 0 16 00-20 0 19 20 LS dan 113 0 58 20-114 0 03 50 BT. Kelurahan ini secara administrasi termasuk

Lebih terperinci

PROFIL KECAMATAN. 1. Nama : KECAMATAN PABERIWAI. 2. Ibu Kota Kecamatan : KANANGGAR. 3. Tahun Berdiri : 5 JUNI

PROFIL KECAMATAN. 1. Nama : KECAMATAN PABERIWAI. 2. Ibu Kota Kecamatan : KANANGGAR. 3. Tahun Berdiri : 5 JUNI PROFIL KECAMATAN 1. Nama : KECAMATAN PABERIWAI 2. Ibu Kota Kecamatan : KANANGGAR 3. Tahun Berdiri : 5 JUNI 1962 4. Batas Wilayah : 1. Utara berbatasan dengan Kec. Kahaungu Eti 2. Timur berbatasan dengan

Lebih terperinci

SUMBER DATA YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGISI PROFIL DESA/KELURAHAN

SUMBER DATA YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGISI PROFIL DESA/KELURAHAN 1 DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Kode PUM 32.04.15.2001 Desa/Kelurahan PANGALENGAN Kecamatan PANGALENGAN Kabupaten/Kota BANDUNG Provinsi JAWA BARAT Bulan DESEMBER Tahun 2017 Luas (Ha) 589,946

Lebih terperinci

PROFIL DESA DAN KELURAHAN

PROFIL DESA DAN KELURAHAN LAMPIRAN V : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 12 TAHUN 2007 TANGGAL : 12 MARET 2007 FORMAT LAPORAN PROFIL DESA DAN KELURAHAN TINGKAT DESA DAN KELURAHAN Desa/Kelurahan : Tegalbadeng Timur Kecamatan

Lebih terperinci

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kota Bandar Lampung merupakan Ibu Kota Propinsi Lampung. Oleh

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kota Bandar Lampung merupakan Ibu Kota Propinsi Lampung. Oleh 39 IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN A. Keadaan Umum Kota Bandar Lampung Kota Bandar Lampung merupakan Ibu Kota Propinsi Lampung. Oleh karena itu, selain merupakan pusat kegiatan pemerintahan, sosial,

Lebih terperinci

KONDISI UMUM WILAYAH

KONDISI UMUM WILAYAH DESA : CIMANDE HILIR KECAMATAN : CARINGIN KABUPATEN : BOGOR PERIODE : II / 2008 Kondisi Fisik Geografi KONDISI UMUM WILAYAH Desa Cimande Hilir merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan

Lebih terperinci

4.1. Letak dan Luas Wilayah

4.1. Letak dan Luas Wilayah 4.1. Letak dan Luas Wilayah Kabupaten Lamandau merupakan salah satu Kabupaten hasil pemekaran Kabupaten Kotawaringin Barat. Secara geografis Kabupaten Lamandau terletak pada 1 9-3 36 Lintang Selatan dan

Lebih terperinci

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Desa Merak Belantung secara administratif termasuk ke dalam Kecamatan

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Desa Merak Belantung secara administratif termasuk ke dalam Kecamatan 24 IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN A. Letak dan Luas Desa Merak Belantung secara administratif termasuk ke dalam Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Desa Merak Belantung

Lebih terperinci

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN LAMPIRAN II : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 12 TAHUN 2007 TANGGAL : 12 MARET 2007 DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Desa/Kelurahan : NAMBO PADANG Kecamatan : N A M B O Kabupaten/Kota : B

Lebih terperinci

GEOGRAFI DAN IKLIM Curah hujan yang cukup, potensial untuk pertanian

GEOGRAFI DAN IKLIM Curah hujan yang cukup, potensial untuk pertanian GEOGRAFI DAN IKLIM Curah hujan yang cukup, potensial untuk pertanian Curah hujan Kecamatan Babulu rata-rata 242,25 mm pada tahun 2010 Kecamatan Babulu memiliki luas 399,46 km 2. Secara geografis berbatasan

Lebih terperinci

Nama Kecamatan : Haharu Jumlah Desa / Kelurahan : 7 Desa Nama Desa atau kelurahan yang sekretarisnya PNS: Rambangaru,kadahang,Wunga,Napu

Nama Kecamatan : Haharu Jumlah Desa / Kelurahan : 7 Desa Nama Desa atau kelurahan yang sekretarisnya PNS: Rambangaru,kadahang,Wunga,Napu Sedang dalam pengembangan :) PROFIL KECAMATAN 1. Nama : KECAMATAN PANDAWAI 2. Ibu Kota Kecamatan : KAWANGU 3. Tahun Berdiri : 20 Agustus 1992 4. Batas Wilayah : Timur=Kecamatan Kanatang,Barat= Kec. Umbu

Lebih terperinci

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN LAMPIRAN II : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 12 TAHUN 2007 TANGGAL : 12 MARET 2007 DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Desa/Kelurahan : NAMBO PADANG Kecamatan : N A M B O Kabupaten/Kota : B

Lebih terperinci

DATA POKOK DESA/KELURAHAN http://www.prodeskel.binapemdes.kemendagri.go.id/dpokok_grid_t01/ KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BINA PEMERINTAHAN DESA DATA POKOK DESA/KELURAHAN

Lebih terperinci

II. B. KETERANGAN RUMAH TANGGA USAHA PERTANIAN

II. B. KETERANGAN RUMAH TANGGA USAHA PERTANIAN ST01-L BADAN PUSAT STATISTIK REPUBLIK INDONESIA SENSUS PERTANIAN 01 PENCACAHAN LENGKAP RUMAH TANGGA USAHA PERTANIAN RAHASIA I. KETERANGAN UMUM RUMAH TANGGA 101. Provinsi Kab/Kota Kecamatan Desa/Kel. No.

Lebih terperinci

PROFIL KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN

PROFIL KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN PROFIL KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN 1. Nama : KECAMATAN PAHUNGA LODU 2. Ibu Kota Kecamatan : TANDENING 3. Tahun Berdiri : 4. Batas Wilayah : UTARA=KEC, RINDI, SELATAN=KEC, WULA WAIJELU,TIMUR=LAUT SABU,BARAT

Lebih terperinci

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN 1 LAMPIRAN II : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR TANGGAL : : 12 TAHUN 2007 12 MARET 2007 DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Desa/Kelurahan Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Bulan Tahun Nama Pengisi

Lebih terperinci

PROFIL DESA DAN KELURAHAN

PROFIL DESA DAN KELURAHAN LAMPIRAN V : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 12 TAHUN 2007 TANGGAL : 12 MARET 2007 FORMAT LAPORAN PROFIL DESA DAN KELURAHAN TINGKAT DESA DAN KELURAHAN Desa/Kelurahan : Dasan Cermen Kecamatan : Sandubaya

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN 4.1. Profil Kelurahan Mulyaharja 4.1.1. Keadaan Umum Kelurahan Mulyaharja Kelurahan Mulyaharja terletak di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Propinsi Jawa Barat.

Lebih terperinci

TINGKAT DESA DAN KELURAHAN Desa / Kelurahan Kecamatan Kabupaten / Kota Provinsi Bulan Tahun : : : : : :

TINGKAT DESA DAN KELURAHAN Desa / Kelurahan Kecamatan Kabupaten / Kota Provinsi Bulan Tahun : : : : : : TINGKAT DESA DAN KELURAHAN Desa / Kelurahan Kecamatan Kabupaten / Kota Provinsi Bulan Tahun : : : : : : Paritmayor Pontianak Timur Pontianak Kalimantan Barat Desember 2014 KELURAHAN PARITMAYOR KECAMATAN

Lebih terperinci

Perkembangan Ekonomi Makro

Perkembangan Ekonomi Makro Boks 1.2. Pemetaan Sektor Pertanian di Jawa Barat* Kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB (harga berlaku) tahun 2006 sebesar sekitar 11,5%, sementara pada tahun 2000 sebesar 14,7% atau dalam kurun waktu

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI 4.1 Letak Geografis dan Keadaan Lingkungan Desa Cisarua adalah desa yang terletak di wilayah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Desa ini memiliki luas wilayah sebesar ±

Lebih terperinci

BAB II KELURAHAN TANJUNG SELAMAT

BAB II KELURAHAN TANJUNG SELAMAT BAB II KELURAHAN TANJUNG SELAMAT II.1 Sejarah Singkat Pada bab ini penulis akan mendeskripsikan sekilas keadaan Kelurahan Tanjung Selamat, sejarah, letak geografis, lembaga pemerintah, orbitasi Kelurahan

Lebih terperinci

Profil Kabupaten Aceh Barat

Profil Kabupaten Aceh Barat Ibukota Batas Daerah Profil Kabupaten Aceh Barat : Meulaboh : Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Aceh Jaya dan Pidie Sebelah Selatan berbatasan dengan Samudera Indonesia dan Kabupaten Nagan Raya

Lebih terperinci

DATA POKOK DESA RANTAU JAYA UDIK KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2016

DATA POKOK DESA RANTAU JAYA UDIK KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2016 DATA POKOK DESA RANTAU JAYA UDIK KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2016 Tahun 2016 Kode Desa (PUM) 1807012010 Desa/Kelurahan RANTAU JAYA UDIK Kecamatan SUKADANA Kabupaten/Kota KABUPATEN

Lebih terperinci

Kegiatan Ekonomi. Berdasarkan Potensi Alam

Kegiatan Ekonomi. Berdasarkan Potensi Alam Bab 7 Kegiatan Ekonomi Berdasarkan Potensi Alam Bab ini akan membahas tentang kegiatan ekonomi yang didasarkan pada potensi alam. Pelajarilah dengan saksama agar kamu dapat mengenal aktivitas-aktivitas

Lebih terperinci

GAMBARAN UMUM. Wilayah Sulawesi Tenggara

GAMBARAN UMUM. Wilayah Sulawesi Tenggara GAMBARAN UMUM Wilayah Sulawesi Tenggara Letak dan Administrasi Wilayah Sulawesi Tenggara terdiri atas Jazirah dan kepulauan terletak antara 3 o - 6 o Lintang selatan dan 12 45' bujur timur, dengan total

Lebih terperinci

BAB III GAMBARAN WILAYAH PENELITIAN. A. Kelurahan Proyonanggan Utara Batang

BAB III GAMBARAN WILAYAH PENELITIAN. A. Kelurahan Proyonanggan Utara Batang BAB III GAMBARAN WILAYAH PENELITIAN A. Kelurahan Proyonanggan Utara Batang 1. Keadaan Fisik a. Letak 62 Kelurahan Proyonangan Utara merupakan kelurahan salah satu desa pesisir di Kabupaten Batang Provinsi

Lebih terperinci

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN

DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN LAMPIRAN II : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 12 TAHUN 2007 TANGGAL : 12 MARET 2007 DAFTAR ISIAN POTENSI DESA DAN KELURAHAN Desa/Kelurahan : Desa Gumbrih Kecamatan : Pekutatan Kabupaten/Kota : Jembrana

Lebih terperinci

Katalog BPS :

Katalog BPS : Katalog BPS : 1101002.6409010 Statistik Daerah Kecamatan Babulu 2015 Statistik Daerah Kecamatan Babulu No. Publikasi : 6409.550.1511 Katalog BPS : 1101002.6409010 Naskah : Seksi Statistik Neraca Wilayah

Lebih terperinci

Profil Kabupaten Aceh Tamiang

Profil Kabupaten Aceh Tamiang Profil Kabupaten Aceh Tamiang Ibukota : Karang Baru Batas Daerah : Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Aceh Timur, Kota langsa dan Selat Malaka Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Langkat

Lebih terperinci

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kemiling, Kota Bandarlampung. Kota

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kemiling, Kota Bandarlampung. Kota 66 IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN A. Gambaran Umum Kota Bandarlampung 1. Letak Geografis Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kemiling, Kota Bandarlampung. Kota Bandarlampung memiliki luas wilayah

Lebih terperinci

PROFIL KECAMATAN ANGKONA

PROFIL KECAMATAN ANGKONA PROFIL KECAMATAN ANGKONA Link Website Kecamatan Angkona 1. KEADAAN GEOGRAFIS Kecamatan Angkona terletak 32 km di jazirah timur ibukota Kabupaten LuwuTimur. Kecamatan ini berbatasan dengan Kecamatan Nuha

Lebih terperinci

INDIKATOR PENILAIAN PERLOMBAAN KELURAHAN TAHUN 2015

INDIKATOR PENILAIAN PERLOMBAAN KELURAHAN TAHUN 2015 PENILAIAN PERLOMBAAN KELURAHAN TAHUN 0 Nama Kelurahan Kecamatan Hari/Tanggal Penilaian Lomba : PARIT MAYOR : Pontianak Timur : Rabu, 04 Maret 0 I. Indikator Penilaian Perlombaan Desa dan Kelurahan A. Orbitasi

Lebih terperinci

PROFIL DESA DAN KELURAHAN

PROFIL DESA DAN KELURAHAN LAMPIRAN V : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 12 TAHUN 2007 TANGGAL : 12 MARET 2007 FORMAT LAPORAN PROFIL DESA DAN KELURAHAN TINGKAT DESA DAN KELURAHAN Desa/Kelurahan : POHSANTEN Kecamatan : MENDOYO

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH PROVINSI LAMPUNG NOMOR 5 TAHUN 1996

PERATURAN DAERAH PROVINSI LAMPUNG NOMOR 5 TAHUN 1996 PERATURAN DAERAH PROVINSI LAMPUNG NOMOR TAHUN 199 TENTANG PERUBAHAN KEDUA PERATURAN DAERAH PROPINSI DAERAH TINGKAT I LAMPUNG NOMOR TAHUN 1991 TENTANG RETRIBUSI PANGKALAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

PROFIL DESA NUSASARI

PROFIL DESA NUSASARI i LAMPIRAN V: PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR: 12 TAHUN 2007 TANGGAL: 12 MARET 2007 ------------------------------------------------------------ FORMAT LAPORAN PROFIL DESA NUSASARI TINGKAT DESA DAN

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM KELURAHAN BEJI

BAB IV GAMBARAN UMUM KELURAHAN BEJI 33 BAB IV GAMBARAN UMUM KELURAHAN BEJI 4.1 Lokasi dan Keadaan Wilayah Kelurahan Beji adalah sebuah kelurahan diantara enam kelurahan yang terdapat di Kecamatan Beji Kota Depok. Kelurahan Beji terbentuk

Lebih terperinci

REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN DALAM NEGERI DIREKTORAT JENDERAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DATA POKOK DESA/KELURAHAN BULAN 3 TAHUN 2016

REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN DALAM NEGERI DIREKTORAT JENDERAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DATA POKOK DESA/KELURAHAN BULAN 3 TAHUN 2016 REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN DALAM NEGERI DIREKTORAT JENDERAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DATA POKOK DESA/KELURAHAN BULAN 3 TAHUN 2016 Kode Desa (Kode PUM) : 3207011002 Nama Desa/Kelurahan : KERTASARI

Lebih terperinci

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Pringsewu, secara geografis Kabupaten

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Pringsewu, secara geografis Kabupaten 47 IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN A. Letak Geografis dan Luas Wilayah Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Pringsewu, secara geografis Kabupaten Pringsewu terletak pada 140 0 42 0-105 0 8 0 BT dan

Lebih terperinci

BUKU DATA STATUS LINGKUNGAN HIDUP KOTA SURABAYA 2012 DAFTAR TABEL

BUKU DATA STATUS LINGKUNGAN HIDUP KOTA SURABAYA 2012 DAFTAR TABEL DAFTAR TABEL Tabel SD-1. Luas Wilayah Menurut Penggunaan Lahan Utama... 1 Tabel SD-1A. Perubahan Luas Wilayah Menurut Penggunaan lahan Utama Tahun 2009 2011... 2 Tabel SD-1B. Topografi Kota Surabaya...

Lebih terperinci

BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN. Kabupaten Deli Serdang. Berada di jalur lintas Sumatera, desa ini terletak diantara dua kota besar di

BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN. Kabupaten Deli Serdang. Berada di jalur lintas Sumatera, desa ini terletak diantara dua kota besar di BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN II. 1 Deskripsi Desa Muliorejo Desa Muliorejo merupakan salah satu desa / kelurahan yang berada di Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Berada di jalur lintas Sumatera,

Lebih terperinci

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN A. Lokasi dan Kondisi Fisik Kecamatan Berbah 1. Lokasi Kecamatan Berbah Kecamatan Berbah secara administratif menjadi wilayah Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa

Lebih terperinci

Jenis-jenis Sumber Daya Alam

Jenis-jenis Sumber Daya Alam Jenis-jenis Sumber Daya Alam Apa yang dimaksud dengan sumber daya alam? Sumber daya alam merupakan kekayaan alam di suatu tempat yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Berbagai jenis tumbuhan,

Lebih terperinci

LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA ( LPPD ) KELURAHAN MALIARO KECAMATAN KOTA TERNATE TENGAH TAHUN ANGGARAN 2015 KEPADA PEMERINTAH KOTA TERNATE

LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA ( LPPD ) KELURAHAN MALIARO KECAMATAN KOTA TERNATE TENGAH TAHUN ANGGARAN 2015 KEPADA PEMERINTAH KOTA TERNATE LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA ( LPPD ) KELURAHAN MALIARO KECAMATAN KOTA TERNATE TENGAH TAHUN ANGGARAN 2015 KEPADA PEMERINTAH KOTA TERNATE LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA (LPPD) PENGANTAR

Lebih terperinci

DAFTAR LAMPIRAN. Lowokwaru kota Malang. Memiliki curah hujan 1883 mm/thn, ketinggian 452 Meter dari

DAFTAR LAMPIRAN. Lowokwaru kota Malang. Memiliki curah hujan 1883 mm/thn, ketinggian 452 Meter dari DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 : A. Kondisi Obyektif Lapangan Penelitian Kelurahan Merjosari terletak di jalan Mertojoyo No. 1 Telp 560525 kode pos 65144 Malang. Kelurahan ini merupakan salah satu kelurahan

Lebih terperinci

POTENSI UMUM POTENSI SUMBER DAYA ALAM

POTENSI UMUM POTENSI SUMBER DAYA ALAM DATA UMUM Tahun Pembentukan 2015 Luas Desa ( Ha ) 354 Ha Nama Kepala Desa / Lurah AHMAD SHOLEH Nama Pengisi SUNANDAR Pekerjaan PERANGKAT DESA Jabatan KASI EKBANG Bulan OKTOBER Tahun 2015 Batas Wilayah

Lebih terperinci

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN 24 GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN Keadaan Wilayah dan Potensi Sumber daya Alam Desa Cikarawang adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan luas wilayah 2.27

Lebih terperinci

Potensi Kota Cirebon Tahun 2010 Bidang Pertanian SKPD : DINAS KELAUTAN PERIKANAN PETERNAKAN DAN PERTANIAN KOTA CIREBON

Potensi Kota Cirebon Tahun 2010 Bidang Pertanian SKPD : DINAS KELAUTAN PERIKANAN PETERNAKAN DAN PERTANIAN KOTA CIREBON Potensi Kota Cirebon Tahun 2010 Bidang Pertanian SKPD : DINAS KELAUTAN PERIKANAN PETERNAKAN DAN PERTANIAN KOTA CIREBON No. Potensi Data Tahun 2009 Data Tahun 2010*) 1. Luas lahan pertanian (Ha) 327 327

Lebih terperinci

2. Jarak Geografis INDIKATOR PENILAIAN PERLOMBAAN KELURAHAN PARIT MAYOR

2. Jarak Geografis INDIKATOR PENILAIAN PERLOMBAAN KELURAHAN PARIT MAYOR INDIKATOR PENILAIAN PERLOMBAAN KELURAHAN PARIT MAYOR KECAMATAN PONTIANAK TIMUR TAHUN 2015 I. Indikator Penilaian Perlombaan Desa dan Kelurahan A. Orbitasi 1. Orbitasi Wilayah No Indokator Sun Indikator

Lebih terperinci

BAB I LATAR BELAKANG

BAB I LATAR BELAKANG BAB I LATAR BELAKANG A. Deskripsi Wilayah 1. Profil Desa Bantarjo merupakan salah satu pedukuhan yang berada di Desa Banguncipto Kecamatan Sentolo Kabupaten Kulonprogo Yogykarata, luas wilayah 96.5 ha,

Lebih terperinci

V. GAMBARAN UMUM. Desa Lulut secara administratif terletak di Kecamatan Klapanunggal,

V. GAMBARAN UMUM. Desa Lulut secara administratif terletak di Kecamatan Klapanunggal, V. GAMBARAN UMUM 5.1 Gambaran Umum Lokasi Penelitian Desa Lulut secara administratif terletak di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Desa ini berbatasan dengan Desa Bantarjati

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM DESA PAKUNCEN KECAMATAN BOJONEGARA

BAB II GAMBARAN UMUM DESA PAKUNCEN KECAMATAN BOJONEGARA BAB II GAMBARAN UMUM DESA PAKUNCEN KECAMATAN BOJONEGARA A. Letak Geografis Desa Pakuncen Desa Pakuncen adalah salah satu Desa yang berada di wilayah Kecamatan Bojonegara Kabupaten Serang Provinsi Banten,

Lebih terperinci

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2016 TENTANG LAPORAN KEPALA DESA LAPORAN KEPALA DESA

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2016 TENTANG LAPORAN KEPALA DESA LAPORAN KEPALA DESA SALINAN LAMPIRAN PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2016 TENTANG LAPORAN KEPALA DESA LAPORAN KEPALA DESA A. FORMAT RINCIAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA A.1 FORMAT

Lebih terperinci

BAB IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sragi Kabupaten Lampung Selatan.

BAB IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sragi Kabupaten Lampung Selatan. 43 BAB IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN A. Keadaan Fisik Daerah Penelitian Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sragi Kabupaten Lampung Selatan. Kecamatan Sragi merupakan sebuah Kecamatan yang ada

Lebih terperinci

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Penggunaan lahan di Kabupaten Serang terbagi atas beberapa kawasan :

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Penggunaan lahan di Kabupaten Serang terbagi atas beberapa kawasan : 54 IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN A. Tata Guna Lahan Kabupaten Serang Penggunaan lahan di Kabupaten Serang terbagi atas beberapa kawasan : a. Kawasan pertanian lahan basah Kawasan pertanian lahan

Lebih terperinci

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan. Desa Bumi Restu memiliki

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan. Desa Bumi Restu memiliki 65 IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN A. Letak Geografis dan Luas Wialayah Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan yang berlokasi pada dua Desa yaitu Desa Bumi Restu dan

Lebih terperinci

PEMERINTAH KABUPATEN BOGOR KECAMATAN CIAWI KANTOR KEPALA DESA CILEUNGSI Alamat : Jalan Raya Veteran III No. 27 Tapos Kec. Ciawi Kab.

PEMERINTAH KABUPATEN BOGOR KECAMATAN CIAWI KANTOR KEPALA DESA CILEUNGSI Alamat : Jalan Raya Veteran III No. 27 Tapos Kec. Ciawi Kab. PEMERINTAH KABUPATEN BOGOR KECAMATAN CIAWI KANTOR KEPALA DESA CILEUNGSI Alamat : Jalan Raya Veteran III No. 27 Tapos Kec. Ciawi Kab. Bogor 16760 PROFIL/RIWAYAT DESA CILEUNGSI Desa Cileungsi merupkan salah

Lebih terperinci

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kabupaten Pringsewu dengan ibukota Pringsewu terletak 37 kilometer sebelah

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kabupaten Pringsewu dengan ibukota Pringsewu terletak 37 kilometer sebelah 48 IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN A. Keadaan Umum Kabupaten Pringsewu. Keadaan Geografis Kabupaten Pringsewu dengan ibukota Pringsewu terletak 37 kilometer sebelah barat Bandar Lampung, ibukota Provinsi

Lebih terperinci

ii KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, BPS Kabupaten Teluk Bintuni telah dapat menyelesaikan publikasi Distrik Weriagar Dalam Angka Tahun 203. Distrik Weriagar

Lebih terperinci

Statistik Daerah Kabupaten Bintan

Statistik Daerah Kabupaten Bintan Statistik Daerah Kabupaten Bintan 2012 STATISTIK DAERAH KECAMATAN TAMBELAN 2014 STATISTIK DAERAH KECAMATAN TAMBELAN 2014 ISSN : No. Publikasi: 21020.1423 Katalog BPS : 1101001.2102.070 Ukuran Buku : 17,6

Lebih terperinci