Visualisasi Model 3D Jari Menggunakan Finger Motion Capture
|
|
|
- Siska Atmadjaja
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 1 Visualisasi Model 3D Jari Menggunakan Finger Motion Capture Heri Risman, Ahmad Zaini, dan Muhtadin Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya Abstrak Pada penelitian ini diajukan suatu sistem visualisasi dan perekaman gerakan jari tangan dengan menggunakan alat finger motion capture berbasis flex sensor dan accelerometer. Data visualisasi gerakan diperoleh dari pengolahan data-data sensor menjadi data sudut untuk masing-masing joint jari tangan, dimana data tersebut kemudian disimpan sebagai data motion dengan format BVH. Pengujian dilakukan pada visualisasi jari saat menampilkan karakter angka, pergerakan tangan berputar dan gerakan pada pergelangan tangan. Hasil prosentase error sudut joint yang diperoleh kurang dari 35% untuk visualisasi karakter angka, serta visualisasi gerakan perputaran tangan dan gerakan pada pergelangan tangan sudah mampu dihasilkan sistem. 1. Jari tangan yaitu thumb, index, middle, ring, little, wrist. 2. Tulang-tulang setiap jari yaitu distal phalanx, middle phalanx, proximial phalanx, metacarpal. 3. Sambungan antar tulang yaitu distal interphalangeal (DIP), proximial interphalangeal (PIP), interphalangeal (IP), metacarpophalangeal (MCP), hamate me-tacarpal (HM), trapeziometacarpal (TM). Kata Kunci Biovosion Hierarchy, Finger motion capture, Flex sensor. P I. PENDAHULUAN ERKEMBANGAN teknologi motion capture dari tahun ke tahun semakin meningkat, dimana teknologi tersebut banyak dipakai untuk berbagai aplikasi pada pembuatan animasi, data pergerakan robot, data medis dan lain-lain. Beberapa metode motion capture yang berkembang selama ini diantaranya menggunakan kamera untuk menangkap pergerakan obyek, tetapi metode tersebut hanya mampu menangkap gerakan badan secara keseluruhan dan masih memiliki kekurangan dalam menangkap gerakan jari tangan. Untuk mengatasi kekurangan tersebut, telah ada penelitian[1] yang dilakukan dengan menggunakan alat finger motion capture berbasis flex sensor dan accelerometer. Pada penelitian ini ditujukan untuk mengembangkan suatu sistem yang mampu memvisualisasikan dan merekam gerakan masing-masing jari tangan yang dihasilkan oleh device finger motion capture pada [1]. Sistem yang dibuat terdiri dari proses penerimaan, pengolahan, kalibrasi, dan visualisasi data masing-masing flex sensor dan accelerometer. Hasil pergerakan yang dihasilkan oleh sistem kemudian disimpan sebagai data motion dengan format BVH, sehingga data pergerakan tersebut dapat digunakan kembali pada sistem motion capture lainnya. A. Tulang Tangan Manusia II. METODE PENELITIAN Berdasarkan analisa anatomi dan medical tentang tulang tangan (gambar. 1)[2] [3] yang telah dilakukan, struktur tulang manusia terdiri dari : Gambar 1. Struktur Tulang Manusia[2]-[3] Pergerakan tulang tangan manusia dibentuk pada sambungan antar tulang, diantaranya adalah untuk ibu jari pada MCP, IP, dan TM dan untuk ke empat jari yang lainnya pada MCP, PIP, dan DIP. Sehingga tulang tangan manusia memiliki 23 degree of freedom (DOF) yang terdiri dari : 1) 16 DOF pada jari telunjuk, tengah, manis, dan kelingking yang terdiri dari dua DOF untuk masingmasing sambungan DIP dan PIP serta dua DOP pada sambungan MCP. 2) Lima DOF pada ibu jari yang terdiri dari dua DOF pada sambungan TM, dua DOF pada sambungan MCP, dan satu DOF pada sambungan IP. 3) Sisanya dua DOF terdapat pada metacarpal jari manis dan kelingking dimana sudut pergerakan yang dibentuk adalah melengkung terhadap telapak tangan. Berdasarkan tipe pergerakan jari pada tulang tangan manusia maka dapat dibagi atas : 1) Flexion dan extension (F/E) Flexion adalah gerakan meluruskan jari dan extension adalah gerakan membengkokan jari. F/E terletak pada
2 2 MCP, dan IP pada ibu jari, dan MCP, DIP, dan IP untuk keempat jari lainnya. 2) Abduction dan Adduction (Ab/Ad) Abduction adalah gerakan merenggangkan jari-jari tangan, dan Adduction adalah gerakan merapatkan jarijari tangan. Ab/Ad hanya bisa dilakukan pada setiap MCP dan TM jari tangan. B. Desain Sistem Desain sistem yang dibuat untuk menagkap gerakan finger motion capture sesuai dengan data flow diagram yang ditunjukkan oleh gambar 2, yang terdiri dari input (control, device) dan ouput (vilualisation, BVH). D. Akusisi Data Proses akusisi data finger motion capture yang diterima oleh sistem terdiri dari sembilan besaran yang masingmasing mewakili : 1) Lekukan ibu jari 2) Lekukan jari telunjuk 3) Lekukan jari tengah 4) Lekukan jari manis 5) Lekukan jari kelingking 6) Data counter sumbu-x 7) Data counter sumbu-y 8) Data counter sumbu-z 9) Nilai referensi accelerometer Data kelima lekukan yang dihasilkan masing-masing flex sesnsor dinormalisasi untuk mendapatkan range baru dari. Besar lekukan jari dinormalisasi pada range nilai 0 sampai 20 menggunakan persamanaan[1] X Range X i min X X min max * 20, (2) Gambar. 2. Desain sistem Control merupakan interface sistem yang berfungsi untuk menerima perintah user, device adalah alat finger motion capture yang digunakan untuk menangkap dan mengirimkan data pergerakan jari tangan, visualisation adalah bagian yang memvisualisasikan gerakan dari finger motion capture pada perangkat komputer, dan BVH adalah file rekaman perge-rakan jari tangan yang berformat BVH. C. Finger Motion Capture Finger motion capture merupakan device yang digunakan untuk menangkap pergerakan tangan beserta jari-jarinya (gambar.3). Device terdiri dari flex sensor pada masingmasing jari (thumb, index, middle, ring, little), accelerometer, mikrokontroler dan USB2Serial. Flex sensor, accelerometer berfungsi untuk membaca per-gerakan jari dan tangan, mikrokontroler berfungsi untuk mengolah data flex sensor menjadi data digital serta mengirimkan data-data sensor ke sistem melalui USB2Serial. Kecepatan komunikasi serial dari device adalah bps (bit per seconds). dimana X i adalah nilai data flex sensor, X min adalah nilai minimal X i, dan X max adalah nilai maksimal X i. Gaya gravitasi masing-masing sumbu-x, y, z dihitung dari data counter yang dihasilkan accelerometer dengan persamaan[4] axis vref *0, 002 G, (3) dimana axis, vref adalah data counter setiap sumbu dan referensi serta 0,002 adalah konstanta accelerometer. Besar sudut pitch dan roll accelerometer dihitung dari nilai gaya gravitasi yang diperoleh dari persamaan 4, dimana pitch adalah sudut perputaran pada sumbu-y, dan roll adalah sudut perputaran pada sumbu-x. E. Kalibrasi Device Proses kalibrasi pada finger motion capture dibutuhkan untuk memperoleh nilai minimal, maksimal dan range maksimal yang dimiliki oleh masing-masing data flex sensor. Nilai-nilai tersebut diperlukan untuk menentukan besar sudut sambungan masing-masing jari pada visualisasi pergerakan jari tangan. Parameter pada proses kalirasi adalah : 1) Nilai minimal dihasilkan ketika keadaan flex sensor dalam keadaan lurus (gambar. 4). 2) Nilai maksimal dihasilkan ketika keadaan flex sensor dalam keadaan menekuk atau membengkok maksimal (gambar. 5). 3) Range maksimal dari data flex sensor dihitung dengan persamaan 2 (X i = X max ). Gambar. 3. Finger motion capture[1]
3 3 Ay Roll arctan, (5) 2 2 Ax Az Gambar 4. Kalibrasi nilai minimal Ax Picth arctan 2 2, (6) Ay Az dimana A x, A y, A z adalah gaya gravitasi pada sumbu-x, y, z. III. HASIL DAN DISKUSI A. Pengujian Visualisasi Gerakan Jari Pengujian dilakukan untuk mengetahui seberapa besar prosentase error yang dihasilkan untuk setiap sudut joint pada visualisasi karakter angka satu, dua, tiga, empat dan lima pada komputer (gambar. 6), dengan parameter masingmasing karakter ditunjukkan oleh tabel 2. Gambar 5. Kalibrasi nilai maksimal F. Model Visualisasi Model visualisasi yang dihasilkan oleh finger motion capture dibedakan menjadi dua bagian yaitu : 1) Visualisasi gerakan jari. Model visualisasi diperoleh dari hasil pengolahan data flex sensor pada masing-masing jari. 2) Visualisasi gerakan tangan. Model visualisasi diperoleh dari hasil pengolahan data accelerometer. Pada visualisasi gerakan jari tangan, besar perubahan sudut untuk masing-masing sambungannya adalah sama dan berbanding lurus dengan perubahan besar data flex sensor. Tabel 1 merupakan range sudut untuk masingmasing sam-bungan (joint) yang digunakan pada visualisasi gerakan jari tangan. Sudut masing-masing joint dihitung dengan persa-maan maksimum Sudut rangemax joint flex norm, (4) dimana maksimum joint adalah sudut maksimal joint (tabel 1), range max adalah range maksimal data flex sensor yang dihasilkan oleh proses kalibrasi device, dan flex norm adalah data pembacaan flex sensor yang telah dinormalisasi. Tabel 1. Batas minimal dan maksimal sudut joint (degree) DIP, P Minimal Maksimal Visualisasi gerakan tangan dihasilkan dari perubahan sudut pitch dan roll. Pitch mewakili besar sudut gerakan tangan ketika berputar dan roll mewakili besar sudut ketika gerakan F/E pada pergelangan tangan. Besar nilai sudut roll dan pitch dihitung dengan persamaan[5] Gambar. 6. Visualisasi karakter angka satu, dua, tiga, empat, dan lima Karakter Angka Tabel 2 merupakan nilai rata-rata sudut joint jari yang diperoleh dari 10 kali percobaan untuk masing-masing karakter angka Karakter Angka Tabel 2. Parameter karakter angka (degree) Tabel 3, Rata-rata sudut joint (degree) DIP, P Satu Dua Tiga Empat Lima MCP = metacarpophalageal, DIP = distal intephalangeal, PIP = proximal interphalangeal, IP = interphalangeal DIP, P Satu 43,97 5,98 83,93 68,14 81,97 Dua 44,87 3,40 8,02 61,72 76,36 Tiga 42,96 2,42 7,92 4,87 78,87 Empat 47,83 0,99 2,49 0,19 0,29 Lima 2,35 0,11 2,28 0,19 1,67 MCP = metacarpophalageal, DIP = distal intephalangeal, PIP = proximal interphalangeal, IP = interphalangeal Berdasarkan rata-rata sudut (tabel 3) dan parameter karakter angka (tabel 2) maka nilai prosentase error untuk masing-masing sudut joint jari yang dihasilkan kurang dari
4 4 35% (gambar. 7) untuk visualisasi semua karakter angka. Prosentase error terbesar dihasilkan oleh sudut joint pada ibu jari untuk karakter angka satu sampai empat, hal ini disebabkan karena jumlah joint yang dideteksi oleh alat finger motion capture hanya untuk IP dan MCP sedangkan untuk pergerakannya sendiri sambungan TM juga memiliki peranan dalam menetukan visualisasi karakter angka yang diuji. Gambar. 11. Sudut -57 o pitch Gambar. 12. Sudut -110 o pitch Gambar. 7. Nilai error pada masing-masing jari untuk setiap karakter B. Pengujian Gerakan Perputaran Tangan Sistem sudah mampu memvisualisasi perputaran tangan yang dihasilkan oleh alat finger motion capture dengan besar sudut perputaran adalah 360 o. Tangan berputar pada sumbu-y dengan kondisi awal atau sudut 0 o (gambar. 8) yang menjadi titik acuan dalam penambahan (gambar. 8 10) atau pengu-rangan (gambar ) sudut perputaran. C. Pengujian Gerakan pada Pergelangan Tangan. Sistem sudah mampu memvisualisasikan gerakan pada pergelangan tangan (sumbu-x) dengan kondisi sumbu-z accelerometer bernilai positif (gambar ), dan negatif (gambar ) serta sudut 0 o ditunjukkan oleh gambar 14 dan 17. Gambar. 13. Sudut 0 o roll Gambar. 8. Sudut 0 o pitch Gambar. 14. Sudut -40 o roll Gambar. 9.Sudut 90 o pitch Gambar. 15. Sudut 66 o roll Gambar. 10. Sudut 180 o pitch
5 5 Gambar. 16. Sudut 0 o roll kurang dari 35%. Serta sistem juga sudah mampu memvisualisasikan gerakan tangan berputar 360 0, dan gerakan pada pergelangan tangan. Untuk pengembangan selanjutnya dapat dilakukan penambahan sensor pada masing-masing sambungan tulang tangan dan pergelangan tangan sehingga visualisasi gerakan F/E dan Ab/Ad jari tangan menjadi lebih detail lagi. LAMPIRAN Gambar. 17. Sudut 68 o roll UCAPAN TERIMA KASIH Penulis H.R mengucapkan terima kasih kepada pihakpihak yang telah membantu dalam menyelesaikan penelitian ini, diataranya keluarga dan orang-orang terdekat yang selalu memberikan doa dan dukungannya serta dosen-dosen pengajar Bidang Studi Teknik Komputer dan Telematika Jurusan Elektro ITS atas saran dan bimbingan yang telah diberikan. Gambar. 18. Sudut -30 o roll D. Hasil BVH Perekaman Gerakan Jari dan Tangan Pengujian dilakukan untuk mengetahui berapa kapasitas memori yang dibutuhkan untuk penyimpanan data gerakan (jumlah frame) yang dihasilkan oleh alat finger motion capture. Gambar. 19 merupakan hasil dari pengujian. DAFTAR PUSTAKA [1] M. Iqbal, I. K. E. Purnama, M. H. Purnomo, Pengenalan Bahasa Isyarat Indonesia Berbasis Sensor Accelerometer dan Sensor Flex Menggunakan Dynamic Time Warping, THE 12 TH SEMINAR INTELLIGENT TECHNOLOGY AND ITS APPLICATIONS, ID : 010, 25, Mei, 2011 [2] Wu Y, Huang TS, Human hand modeling, analysis and animation in the context of HCI, Proceedings of the International Conference on Image Processing; 1999, Japan. p [3] Rhee T, Neumann U, Lewis JP, Human hand modeling from surface anatomy, Proceedings of the 2006 Symposium on Interactive 3D Graphics and Games; 2006 Mar 14 17, Redwood City, CA.,New York [4] Parallax Inc (2007), Hitachi H48C 3-Axis Accelerometer Module (#28026) Rev 1.2 [5] AN3182 Applecation note (April 2010), Tilt measurement using a low-g 3-axis accelerometer, DOC ID Rev 1 Gambar. 19. Pengaruh jumlah frame terhadap memori Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa jumlah frame yang disimpan berpengaruh terhadap kapasitas memori yang diperlukan dimana semakin banyak data gerakan yang disimpan maka kapasitas memori yang dibutuhkan juga bertambah. IV. KESIMPULAN / RINGKASAN Sistem sudah bisa menunjukkan gerakan jari lurus, dan menekuk sempurna pada visualisasi karakter angka dengan nilai prosentase error untuk sudut masing-masing joint
Visualisasi Model 3D Jari Menggunakan Finger Motion Capture Berbasis Flex sensors
PROCEEDING SEMINAR PENELITIAN JURUSAN TEKNIK ELETRO FTI-ITS 1 Visualisasi Model 3D Menggunakan Finger Motion Capture Berbasis Flex sensors Nugroho Adi P 1), I Ketut Eddy Purnama 2), Muhtadin 3) Jurusan
Visualisasi Model 3D Jari Menggunakan Finger Motion
Visualisasi Model 3D Jari Menggunakan Finger Motion Capture Berbasis Flexsensor Nugroho adi Dosen Pembimbing: Dr. I Ketut Eddy Purnama, ST., MT. Muhtadin,ST.,MT. Latar belakang Penggunaan alat motion capture
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
1.1. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Interaksi manusia-robot (human-robot interaction) atau disingkat HRI adalah suatu bidang studi yang didedikasikan untuk pemahaman, perancangan dan mengavaluasi sistem
Pengembangan Perangkat Finger Motion Capture Berbasis Flex Sensor
PROCEEDING SEMINAR PENELITIAN JURUSAN TEKNIK ELETRO FTI-ITS 1 Pengembangan Perangkat Finger Motion Capture Berbasis Flex Sensor Danny Kusuma Wardana 1), Dr. I Ketut Eddy Purnama ST.,MT 2), Ahmad Zaini
BAHASA isyarat adalah bahasa yang mengutamakan komunikasi
Pendekatan Polinomial dan Zero Crossing Untuk Parsing Kata Bahasa Isyarat Indonesia Pada Data Rekaman Finger Motion Capture Widda Ayui Silma, I Ketut Eddy Purnama, Ahmad Zaini Ringkasan Komunikasi antara
Perbaikan Sistem Kendali Robot Tangan EH1 Milano Menggunakan Sistem Kendali Loop Tertutup
JURNAL TEKNIK ITS Vol. 4, No. 1, (2015) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print) A-59 Perbaikan Sistem Kendali Robot Tangan EH1 Milano Menggunakan Sistem Kendali Loop Tertutup Muhammad Faris Zaini Fu ad, Achmad
Pendekatan Polinomial dan Zero Crossing Untuk Parsing Kata Pada Data Rekaman Finger Motion Capture
Pendekatan Polinomial dan Zero Crossing Untuk Parsing Kata Pada Data Rekaman Finger Motion Capture Widda Ayui Silma 2207100096 Dosen Pembimbing: 1) Dr I Ketut Eddy Purnama, S.T., M.T. 2) Ahmad Zaini, S.T.,
BAB III PERANCANGAN SISTEM
BAB III PERANCANGAN SISTEM Pada bab ini akan dijelaskan mengenai perancangan dari perangkat keras, serta perangkat lunak dari algoritma robot. 3.1. Sistem Kontrol Sistem kontrol pergerakan pada robot dibagi
Panorama 360 o untuk Virtual Touring pada Museum Tugu Pahlawan Surabaya
JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 1, No. 1, (2013) 1-6 1 Panorama 360 o untuk Virtual Touring pada Museum Tugu Pahlawan Surabaya Dyah Kartikawati (1), Ahmad Zaini, (2) dan Muhtadin (3). Jurusan Teknik Elektro,
PENGEMBANGAN MOTION CAPTURE SYSTEM UNTUK TRAJECTORY PLANNING
PENGEMBANGAN MOTION CAPTURE SYSTEM UNTUK TRAJECTORY PLANNING ELVA SUSIANTI 2209204802 Pembimbing: 1. ACHMAD ARIFIN, ST., M. Eng., Ph.D 2. Ir. DJOKO PURWANTO, M. Eng., Ph.D. Bidang Keahlian Teknik Elektronika
A364. JURNAL TEKNIK ITS Vol. 5, No. 2, (2016) ISSN: ( Print)
A364 Sistem Restorasi Gerak Sendi Siku Menggunakan Functional Electrical Stimulation Erwin Setiawan Widjaja, Achmad Arifin, Fauzan Arrofiqi dan Mohammad Nuh Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik Industri,
ANIMASI GERAKAN EXAGGERATION PUKULAN TINJU BERBASIS PENDEKATAN KURVA BEZIER
ANIMASI GERAKAN EXAGGERATION PUKULAN TINJU BERBASIS PENDEKATAN KURVA BEZIER Aidil Primasetya 1, Surya Sumpeno 2, Moch. Hariadi 3 1 Pasca Sarjana Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri Institut
Traffic IP Camera untuk Menghitung Kendaraan Roda Empat Menggunakan Metode Luasan Piksel
1 Traffic IP Camera untuk Menghitung Kendaraan Roda Empat Menggunakan Metode Luasan Piksel Andi Muhammad Ali Mahdi Akbar, Arief Kurniawan, Ahmad Zaini Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik Industri Institut
Rancangan Kontroler Perangkat Keras EH1 Milano dengan Modul Wireless Electronics
JURNAL TEKNIK ITS Vol. 4, No. 1, (2015) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print) A-53 Rancangan Kontroler Perangkat Keras EH1 Milano dengan Modul Wireless Electronics Idil Fitrianto, Achmad Arifin, dan Mohammad
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam melakukan pengambilan gambar di udara, banyak media yang bisa digunakan dan dengan semakin berkembangnya teknologi saat ini terutama dalam ilmu pengetahuan, membuat
Perbaikan Kualitas Rekonstruksi Motion Capture
Perbaikan Kualitas Rekonstruksi Motion Capture Dengan Metode Interpolasi Winaryo, Ahmad Zaini, Muhtadin Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Fakultas Teknologi Industri, Jurusan Teknik Elektro Kampus ITS
BAB III PERANCANGAN SISTEM
BAB III PERANCANGAN SISTEM Pada bab ini akan dijelaskan mengenai perancangan sistem dari perangkat keras, serta perangkat lunak robot. 3.1. Gambaran Sistem Sistem yang direalisasikan dalam skripsi ini
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi di dunia telah mengalami kemajuan yang sangat pesat, terutama di bidang robotika. Saat ini robot telah banyak berperan dalam kehidupan manusia. Robot adalah
BAB III PERANCANGAN SISTEM
BAB III PERANCANGAN SISTEM 3.1 Gambaran Sistem Sistem ini bertujuan untuk mengambil data sudut kemiringan tubuh bagian tulang belakang, dirancang dengan accelerometer dan gyro yang dapat dimanfaatkan sebagai
PERBAIKAN KUALITAS REKONSTRUKSI METODE INTERPOLASI. Winaryo Dosen Pembimbing: Ahmad Zaini ST., MT. JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
PERBAIKAN KUALITAS REKONSTRUKSI MOTION CAPTURE DENGAN METODE INTERPOLASI Winaryo 2208 100 618 Dosen Pembimbing: Ahmad Zaini ST., MT. Muhtadin ST., MT., MSc. JURUSAN TEKNIK ELEKTRO BIDANG STUDI TEKNIK KOMPUTER
Manipulator Pergerakan Kaki Manusia Dengan Kontrol Mikrokontroller
Manipulator Pergerakan Kaki Manusia Dengan Kontrol Mikrokontroller Edilla 1), Agus Wijianto 2), Adi Sucipto 3) 1) Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Caltex Riau, Pekanbaru 28265, email: [email protected]
Penelitian Numerik Turbin Angin Darrieus dengan Variasi Jumlah Sudu dan Kecepatan Angin
JURNAL TEKNIK ITS Vol. 6, No. 1, (2017) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print) B-13 Penelitian Numerik Turbin Angin Darrieus dengan Variasi Jumlah Sudu dan Kecepatan Angin Rahmat Taufiqurrahman dan Vivien Suphandani
SENSOR GERAK DENGAN LEAP MOTION UNTUK MEMBANTU KOMUNIKASI TUNA RUNGU/WICARA
SENSOR GERAK DENGAN LEAP MOTION UNTUK MEMBANTU KOMUNIKASI TUNA RUNGU/WICARA Achmad Basuki, Muhammad Zikky, Jauari Akhmad Nur Hasim, Naufal Ilham Ramadhan Program Studi Teknik Informatika Politeknik Elektronika
PENERAPAN HAND MOTION TRACKING PENGENDALI POINTER PADA VIRTUAL MOUSE DENGAN METODE OPTICAL FLOW
PENERAPAN HAND MOTION TRACKING PENGENDALI POINTER PADA VIRTUAL MOUSE DENGAN METODE OPTICAL FLOW Reza Umami 1*, Irawan Hadi 1, Irma Salamah 1 1 Jurusan Teknik Elektro Program Studi Teknik Telekomunikasi
BAB II DASAR TEORI 2.1. Metode Trial and Error
BAB II DASAR TEORI Pada bab ini akan dibahas teori-teori pendukung yang digunakan sebagai acuan dalam merancang robot menggunakan algoritma kinematika balik. 2.1. Metode Trial and Error Metode trial and
PEMETAAN LOKASI OBJEK PAJAK UNTUK PAJAK BUMI DAN BANGUNAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI SENSOR FUSION PADA PERANGKAT BERGERAK DENGAN SISTEM OPERASI ANDROID
PEMETAAN LOKASI OBJEK PAJAK UNTUK PAJAK BUMI DAN BANGUNAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI SENSOR FUSION PADA PERANGKAT BERGERAK DENGAN SISTEM OPERASI ANDROID Cipta Andrian 5106100170 Jurusan Teknik Informatika Fakultas
BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN PEMBAHASAN
BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN PEMBAHASAN 4.1 Uji Coba Alat Dalam bab ini akan dibahas mengenai pengujian alat yang telah dibuat. Dimulai dengan pengujian setiap bagian-bagian dari hardware dan software yang
KONTROL ROBOT MOBIL PENJEJAK GARIS BERWARNA DENGAN MEMANFAATKAN KAMERA SEBAGAI SENSOR
KONTROL ROBOT MOBIL PENJEJAK GARIS BERWARNA DENGAN MEMANFAATKAN KAMERA SEBAGAI SENSOR Thiang, Felix Pasila, Agus Widian Electrical Engineering Department, Petra Christian University 121-131 Siwalankerto,
BAB V ANALISIS 5.1 Analisis Kebutuhan Desain
BAB V ANALISIS Pada bab ini membahas mengenai analisis yang dilakukan berdasarkan hasil pengolahan data pada bab sebelumnya. Adapun analisis yang akan dibahas yaitu analisis kebutuhan desain, analisis
BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN HAND ROBOT
BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN HAND ROBOT Dalam bab ini akan dibahas mengenai pembuatan dan perancangan Hand Robot. Dalam perancangan hand robot ini ada 3 tahapan yaitu perancangan mekanik, elektik
Pengenalan Bahasa Isyarat Indonesia Berbasis Sensor Accelerometer dan Sensor Flex Menggunakan Dynamic Time Warping
PAPER ID : 00 Pengenalan Bahasa Isyarat Indonesia Berbasis Sensor Accelerometer dan Sensor Flex Menggunakan Dynamic Time Warping Mohammad Iqbal,2) I Ketut Eddy Purnama ) Mauridhi Hery Purnomo ) ) Jurusan
Rancang Bangun Sistem Takeoff Unmanned Aerial Vehicle Quadrotor Berbasis Sensor Jarak Inframerah
JURNAL TEKNIK ITS Vol. 1, No. 1 (Sept. 2012) ISSN: 2301-9271 F-50 Rancang Bangun Sistem Takeoff Unmanned Aerial Vehicle Quadrotor Berbasis Sensor Jarak Inframerah Bardo Wenang, Rudy Dikairono, ST., MT.,
Rancang Bangun Sistem Pengukuran Posisi Target dengan Kamera Stereo untuk Pengarah Senjata Otomatis
A216 Rancang Bangun Sistem Pengukuran Posisi Target dengan Kamera Stereo untuk Pengarah Senjata Otomatis Anas Maulidi Utama, Djoko Purwanto, dan Ronny Mardiyanto Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknologi
BAB III PERANCANGAN SISTEM
BAB III PERANCANGAN SISTEM Pada bab ini akan dijelaskan mengenai perancangan dari perangkat keras, serta perangkat lunak dari algoritma robot. 3.1. Perancangan Perangkat Keras Pada bagian ini akan dijelaskan
Rancang Bangun Sistem Penghitung Laju dan Klasifikasi Kendaraan Berbasis Pengolahan Citra
Rancang Bangun Sistem Penghitung Laju dan Klasifikasi Kendaraan Berbasis Pengolahan Citra M Agus Taksiono, Dr. Ronny Mardiyanto, ST., MT.dan Ir. Joko Purwanto M.Eng, Ph.d Jurusan Teknik Elektro, Fakultas
BAB II SISTEM PENENTU AXIS Z ZERO SETTER
BAB II SISTEM PENENTU AXIS Z ZERO SETTER 2.1 Gambaran Umum Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dipaparkan pada Bab I, tujuan skripsi ini adalah merancang suatu penentu axis Z Zero Setter menggunakan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Salah satu perkembangan teknologi yang popular adalah teknologi bidang robotika. Robot mengambil peran yang penting dalam menangani tugas-tugas yang biasanya ditangani
Pembimbing: Prof. Dr. Ir. Mauridhi Hery Purnomo, M.Eng Dr. I Ketut Eddy Purnama, ST, MT
Pengenalan Bahasa Isyarat Indonesia Berbasis Sensor Flex dan Accelerometer Menggunakan Dynamic Time Warping Mohammad Iqbal 2209 205 024 Pembimbing: Prof. Dr. Ir. Mauridhi Hery Purnomo, M.Eng Dr. I Ketut
Pendeteksian Arah Jalan pada Gps Googlemaps sebagai Navigasi Mobil Tanpa Pengemudi
JURNAL TEKNIK ITS Vol. 6, No. 1, (2017) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print) F 201 Pendeteksian Arah Jalan pada Gps Googlemaps sebagai Navigasi Mobil Tanpa Pengemudi Hendijanto Dian Pradikta dan Arif Wahyudi
DAFTAR ISI. HALAMAN PENGESAHAN... i. PERNYATAAN... ii. HALAMAN PERSEMBAHAN... iii. KATA PENGANTAR...iv. DAFTAR ISI...vi. DAFTAR TABEL...
vi DAFTAR ISI HALAMAN PENGESAHAN... i PERNYATAAN... ii HALAMAN PERSEMBAHAN... iii KATA PENGANTAR...iv DAFTAR ISI...vi DAFTAR TABEL... ix DAFTAR GAMBAR... x DAFTAR LISTING PROGRAM... xiv DAFTAR SINGKATAN...
TEKNIK MOTION CAPTURE DALAM PROSES PEMBUATAN ANIMASI 3D MENGUNAKAN MICROSOFT KINECT
TEKNIK MOTION CAPTURE DALAM PROSES PEMBUATAN ANIMASI 3D MENGUNAKAN MICROSOFT KINECT I Dewa Bagas Suryajaya Magister Teknik Informatika, STMIK AMIKOM Yogyakarta Jl Ring road Utara, Condongcatur, Sleman,
BAB I PENDAHULUAN. Kegiatan videografi saat ini sangat dituntut untuk dapat menghasilkan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kegiatan videografi saat ini sangat dituntut untuk dapat menghasilkan gambar atau rekaman video yang rapi dan stabil. Namun untuk menghasilkan rekaman video yang stabil
APLIKASI IDENTIFIKASI ISYARAT TANGAN SEBAGAI PENGOPERASIAN E-KIOSK
APLIKASI IDENTIFIKASI ISYARAT TANGAN SEBAGAI PENGOPERASIAN E-KIOSK Wiratmoko Yuwono Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya-ITS Jl. Raya ITS, Kampus ITS, Sukolilo Surabaya 60111
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS Pada skripsi ini dilakukan beberapa pengujian dan percobaan untuk mendapatkan hasil rancang bangun Quadcopter yang stabil dan mampu bergerak mandiri (autonomous). Pengujian
DT-51 Application Note
DT-51 Application Note AN73 Pengukur Jarak dengan Gelombang Ultrasonik Oleh: Tim IE Aplikasi ini membahas perencanaan dan pembuatan alat untuk mengukur jarak sebuah benda solid dengan cukup presisi dan
BAB II DASAR TEORI. Gambar 2.1. Letak CoM dan poros putar robot pada sumbu kartesian.
BAB II DASAR TEORI Pada bab ini akan dibahas beberapa teori pendukung yang digunakan sebagai acuan dalam merealisasikan sistem yang dirancang. Teori-teori yang digunakan dalam realisasi skripsi ini antara
REALISASI OPTICAL MOTION CAPTURE MELALUI FILE CSM UNTUK PEMBUATAN ANIMASI KARAKTER TANGAN KANAN DALAM 3D STUDIO MAX
REALISASI OPTICAL MOTION CAPTURE MELALUI FILE CSM UNTUK PEMBUATAN ANIMASI KARAKTER TANGAN KANAN DALAM 3D STUDIO MAX Disusun Oleh : Nama : Chris Aryanto Nrp : 0422118 Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik,,
BAB 3 PERANCANGAN PROGRAM APLIKASI
BAB 3 PERANCANGAN PROGRAM APLIKASI 3.1 Rancangan Aplikasi Program aplikasi motion detection yang akan dirancang memiliki struktur hirarki di mana terdapat 3 sub menu dari menu utamanya yaitu sub menu file,
Implementasi Skeletal Tarcking dalam Sistem Navigasi Mobile Robot Menggunakan Sensor Kinect
Seminar Nasional eknologi Informasi dan Komunikasi erapan (SEMANIK) 2015 169 Implementasi Skeletal arcking dalam Sistem Navigasi Mobile Menggunakan Sensor Kinect Mifthahul Rahmi *), Andrizal **), Rahmi
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS Bab ini akan membahas mengenai pengujian serta analisis masing-masing modul dari spesifikasi sistem secara keseluruhan. Tujuan dari pengujian ini adalah untuk mengetahui apakah
PERANCANGAN SISTEM KENDALI PERGERAKAN ARM MANIPULATOR BERBASIS SENSOR INERTIAL MEASUREMENT UNIT (IMU) DAN SENSOR FLEX
PERANCANGAN SISTEM KENDALI PERGERAKAN ARM MANIPULATOR BERBASIS SENSOR INERTIAL MEASUREMENT UNIT (IMU) DAN SENSOR FLEX Arief Saifuddin *), Sumardi, and Darjat Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro
Hasil Uji Kalibrasi Sensor Accelerometer ADXL335
Hasil Uji Kalibrasi Sensor Accelerometer ADXL335 Iwan SETIAWAN #1, Budi SETIYONO #2, Tri Bagus SUSILO #3 # Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro Jln. Prof. Sudharto, Tembalang,
TRACKING ARAH GERAKAN TELUNJUK JARI BERBASIS WEBCAM MENGGUNAKAN METODE OPTICAL FLOW
TRACKING ARAH GERAKAN TELUNJUK JARI BERBASIS WEBCAM MENGGUNAKAN METODE OPTICAL FLOW Ubaidillah Umar, Reni Soelistijorini, B. Eng, MT, Haryadi Amran Darwito, S.ST Jurusan Teknik Telekomunkasi - Politeknik
Rancang Bangun Prototype Alat Sistem Pengontrol Kemudi Kapal Berbasis Mikrokontroler
Rancang Bangun Prototype Alat Sistem Pengontrol Kemudi Kapal Berbasis Mikrokontroler Muhammad Taufiqurrohman Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Universitas Hang Tuah Jl. Arif Rahman
BAB IV ANALISA DAN HASIL PENGUJIAN ROBOT
48 BAB IV ANALISA DAN HASIL PENGUJIAN ROBOT Setelah Proses perancangan selesai, maka dalam bab ini akan diuraikan mengenai pergerakan jari-jari pada tangan dengan menggunakan keyboard, kemudian menyiapkan
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI MOTION CAPTURE DALAM PEMBUATAN ANIMASI 3D GERAKAN DASAR WUSHU WU BU QUAN MENGGUNAKAN 8 KAMERA INFRARED OPTITRACK V100:R2
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI MOTION CAPTURE DALAM PEMBUATAN ANIMASI 3D GERAKAN DASAR WUSHU WU BU QUAN MENGGUNAKAN 8 KAMERA INFRARED OPTITRACK V100:R2 Nama : Inas Nabilah NPM : 53412660 Jurusan : Teknik Informatika
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN BAB 1. 1.1 Latar Belakang Gerak terbang pada pesawat tanpa awak atau yang sering disebut Unmanned Aerial Vehicle (UAV) ada berbagais macam, seperti melayang (hovering), gerak terbang
Pengaruh Sudut Roll Terhadap Perubahan Sudut Pitch Pada Sensor Accelerometer
Pengaruh Sudut Roll Terhadap Perubahan Sudut Pitch Pada Sensor Accelerometer Abdurrahman Nurhakim 1, Hendri Maja Saputra 2, Nanang Ismail 3 1,3 Jurusan Teknik Elektro Fakultas Sains dan Teknologi UIN SGD
SISTEM PENGENDALI ROBOT LENGAN MENGGUNAKAN PEMROGRAMAN VISUAL BASIC
SISTEM PENGENDALI ROBOT LENGAN MENGGUNAKAN PEMROGRAMAN VISUAL BASIC Syarifah Hamidah [1], Seno D. Panjaitan [], Dedi Triyanto [3] Jurusan Sistem Komputer, Fak.MIPA Universitas Tanjungpura [1][3] Jurusan
PENENTUAN SUDUT LENGAN ROBOT HUMANOID BERDASARKAN KOORDINAT YANG DIKIRIM DARI PC MENGGUNAKAN USER INTERFACE YANG DIBUAT DARI Qt
PENENTUAN SUDUT LENGAN ROBOT HUMANOID BERDASARKAN KOORDINAT YANG DIKIRIM DARI PC MENGGUNAKAN USER INTERFACE YANG DIBUAT DARI Qt Adiyatma Ghazian Pratama¹, Ir. Nurussa adah, MT. 2, Mochammad Rif an, ST.,
Rancang Bangun Sistem Pelacakan Obyek Menggunakan CCTV dan Webcam. Kampus ITS, Surabaya
Rancang Bangun Sistem Pelacakan Obyek Menggunakan CCTV dan Webcam Choirul Umul Islami 1, Mike Yuliana 2, Akuwan Shaleh 2 1 Mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Jurusan Teknik Telekomunikasi
Web SCADA untuk Mengendalikan Miniatur Pintu Air
Web SCADA untuk Mengendalikan Miniatur Pintu Air Iwan Handoyo Putro 1), Handy Wicaksono 2), Abdinata Payung Allo 3) 1,2,3) Jurusan Teknik Elektro, Universitas Kristen Petra Surabaya Siwalankerto 121-131
Pemanfaatan Leap Motion (Hand Motion Tracking) sebagai Pengganti Mouse dan Keyboard Disusun oleh : Rusmono Yulianto, SE,S.
Pemanfaatan Leap Motion (Hand Motion Tracking) sebagai Pengganti Mouse dan Keyboard Disusun oleh : Rusmono Yulianto, SE,S.ST, MM,MT Abstrak Tujuan Leap Motion memberikan alternatif dalam pemanfaatan gerakan
PERANCANGAN SISTEM PENDETEKSI ALAT PELINDUNG DIRI MENGGUNAKAN TEKNOLOGI IMAGE PROCESSING
PERANCANGAN SISTEM PENDETEKSI ALAT PELINDUNG DIRI MENGGUNAKAN TEKNOLOGI IMAGE PROCESSING 1 Rucitra Danny Anindita dan Arief Rahman Jurusan Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya
Kontrol Mesin Bor PCB Otomatis dengan Menggunakan Programmable Logic Controller
Kontrol Mesin Bor PCB Otomatis dengan Menggunakan Programmable Logic Controller Thiang, Handy Wicaksono, David Gunawan Sugiarto Jurusan Teknik Elektro, Universitas Kristen Petra Jl. Siwalankerto 121-131
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Saat ini, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) sudah jauh lebih meningkat dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Salah satunya
DAFTAR ISI HALAMAN PENGESAHAN LEMBAR PERNYATAAN HALAMAN PERSEMBAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR. Abstract. viii BAB I PENDAHULUAN 1
DAFTAR ISI HALAMAN PENGESAHAN ii LEMBAR PERNYATAAN iii HALAMAN PERSEMBAHAN iv KATA PENGANTAR v DAFTAR ISI viii DAFTAR TABEL xi DAFTAR GAMBAR xii Intisari xvii Abstract xviii BAB I PENDAHULUAN 1 1.1 Latar
PERANCANGAN ROBOT TANGAN SEDERHANA
PERANCANGAN ROBOT TANGAN SEDERHANA Andi Adriansyah 1 dan Muhammad Hafizd Ibnu Hajar 2 1 Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Mercu Buana 2 Pusat Penelitian Universitas Mercu Buana
Perancangan dan Realisasi Robot Peniru Gerakan Jari Tangan
Perancangan dan Realisasi Robot Peniru Gerakan Jari Tangan Disusun Oleh: Rendy (0922072) Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Jl. Prof.Drg.Suria Sumantri, MPH no. 65, Bandung, Indonesia Email : [email protected]
SISTEM KONTROL GERAK SEDERHANA PADA ROBOT PENGHINDAR HALANGAN BERBASIS KAMERA DAN PENGOLAHAN CITRA
SISTEM KONTROL GERAK SEDERHANA PADA ROBOT PENGHINDAR HALANGAN BERBASIS KAMERA DAN PENGOLAHAN CITRA Dirvi Eko Juliando Sudirman 1) 1) Teknik Komputer Kontrol Politeknik Negeri Madiun Jl Serayu No. 84, Madiun,
PENGONTROLAN WEBCAM UNTUK APLIKASI SISTEM MONITORING RUANGAN
PRO S ID IN G 20 1 2 HASIL PENELITIAN FAKULTAS TEKNIK PENGONTROLAN WEBCAM UNTUK APLIKASI SISTEM MONITORING RUANGAN A. Ejah Umraeni Salam 1), Rhiza S. Sadjad 2), Muh. Tajrian Jurusan Teknik Elektro Fakultas
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS Pada bab ini akan dibahas mengenai pengujian alat serta analisis dari hasil pengujian. Tujuan dilakukan pengujian adalah mengetahui sejauh mana hasil perancangan alat yang
PERANCANGAN DAN REALISASI SISTEM AKUISISI DATA DAN PENGAMBILAN GAMBAR MELALUI GELOMBANG RADIO FREKUENSI
PERANCANGAN DAN REALISASI SISTEM AKUISISI DATA DAN PENGAMBILAN GAMBAR MELALUI GELOMBANG RADIO FREKUENSI Disusun oleh : Billy Hartanto Sulayman (1122050) Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Jl. Prof.
Analisis Kesalahan Pengukuran Kecepatan Akibat Distorsi Lensa
JURNAL TEKNIK ITS Vol. 5, No. 2, (21) ISSN: 2337-3539 (231-9271 Print) A9 Analisis Kesalahan Pengukuran Akibat Distorsi Lensa Yudha Hardhiyana Putra dan Yusuf Kaelani Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi
Pengembangan Robot Hexapod untuk Melacak Sumber Gas
12 Pengembangan Robot Hexapod untuk Melacak Sumber Hani Avrilyantama, Muhammad Rivai, Djoko Purwanto Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Jl. Arief
Analisa Kinematik Secara Spatial Untuk Rack and Pinion pada Kendaraan Hybrid Roda Tiga Sapujagad 2
JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 1, No. 2, (214) ISSN: 231-9271 1 Analisa Kinematik Secara Spatial Untuk Rack and Pinion pada Kendaraan Hybrid Roda Tiga Sapujagad 2 Fachri Nugrahasyah Putra dan Unggul Wasiwitono
APLIKASI BLUETOOTH SEBAGAI INTERFACING KENDALI MULTI- OUTPUT PADA SMART HOME
APLIKASI BLUETOOTH SEBAGAI INTERFACING KENDALI MULTI- OUTPUT PADA SMART HOME Nur Yanti Politeknik Negeri Balikpapan Kontak person: Nur Yanti email: [email protected] Abstrak Sistem smart home saat
Rancang Bangun Alat Ukur Unting-unting Digital dan Waterpass Digital dengan Accelero Sensor Berbasis Mikrokontroler ATmega8
138 Jurnal Rekayasa Elektrika Vol. 10, No. 3, April 2013 Rancang Bangun Alat Ukur Unting-unting Digital dan Waterpass Digital dengan Accelero Sensor Berbasis Mikrokontroler ATmega8 Hidayat Nur Isnianto
SELF-STABILIZING 2-AXIS MENGGUNAKAN ACCELEROMETER ADXL345 BERBASIS MIKROKONTROLER ATmega8
SELF-STABILIZING 2-AXIS MENGGUNAKAN ACCELEROMETER ADXL345 BERBASIS MIKROKONTROLER ATmega8 I Nyoman Benny Rismawan 1, Cok Gede Indra Partha 2, Yoga Divayana 3 Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas
RANCANG BANGUN SISTEM KENDALI ROBOT TANGAN MENGGUNAKAN BLUETOOTH BERBASIS MIKROKONTROLER ATmega8535
RANCANG BANGUN SISTEM KENDALI ROBOT TANGAN MENGGUNAKAN BLUETOOTH BERBASIS MIKROKONTROLER ATmega8535 Afridanil, Wildian Jurusan Fisika FMIPA Universitas Andalas e-mail:[email protected] ABSTRAK Telah
JURNAL SAINS DAN SENI POMITS Vol. 2, No. 1, (2013) 1-6 1
JURNAL SAINS DAN SENI POMITS Vol. 2, No. 1, (2013) 1-6 1 PENGGUNAAN TERMOKOPEL TIPE K BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA16 UNTUK MENGUKUR SUHU RENDAH DI MESIN KRIOGENIK Sigit Adi Kristanto, Bachtera Indarto
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Pada tahapan analisa dan perancangan sistem ini membahas mengenai analisa dan perancangan sistem yang dibuat, meliputi : sistem pada aplikasi Eclipse dan perancangan
BAB III PERANCANGAN ALAT
BAB III PERANCANGAN ALAT Bab ini akan menjelaskan mengenai perancangan serta realisasi perangkat keras maupun perangkat lunak pada perancangan skripsi ini. Perancangan secara keseluruhan terbagi menjadi
BAB III PERANCANGAN SISTEM
BAB III PERANCANGAN SISTEM 3.1 Diagram Blok Sistem berikut: Secara umum sistem yang dibangun dijelaskan dalam diagram blok sistem 6 1 Baterai Sensor: - GPS 2 Sensor Suhu dan Kelembapan 4 Mikrokontroler
BAB 3. Metodologi Penelitian. 3.1 Rencana Penelitian Waktu dan Tempat Penelitian
BAB 3 Metodologi Penelitian 3 3.1 Rencana Penelitian 3.1.1 Waktu dan Tempat Penelitian Tempat penelitian dilakukan di dua tempat yaitu di Laboratorium Hidraulika, Program Studi Teknik Kelautan, Institut
Desain Dan Realisasi Robot Meja Dengan Kemampuan Rekonfigurasi Permukaan (Self-Reconfigurable Table-1)
The 14 th Industrial Electronics Seminar 212 (IES 212) Electronic Engineering Polytechnic Institute of Surabaya (EEPIS), Indonesia, October 24, 212 Desain Dan Realisasi Robot Meja Dengan Kemampuan Rekonfigurasi
Stabilisasi Robot Pendulum Terbalik Beroda Dua Menggunakan Kontrol Fuzzy Hybrid
Stabilisasi Robot Pendulum Terbalik Beroda Dua Menggunakan Kontrol Fuzzy Hybrid Made Rahmawaty, Trihastuti Agustinah Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI ONLINE PENGGUNAAN DAYA LISTRIK DAN PEMUTUSAN LISTRIK JARAK JAUH
Seminar Tugas Akhir Bidang Studi Elektronika Jurusan Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI ONLINE PENGGUNAAN DAYA LISTRIK DAN PEMUTUSAN LISTRIK JARAK
STUDY SIMULASI AUTOPILOT KAPAL DENGAN LAB VIEW
+ PRO S ID IN G 20 1 1 HASIL PENELITIAN FAKULTAS TEKNIK STUDY SIMULASI AUTOPILOT KAPAL DENGAN LAB VIEW Jurusan Perkapalan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 10 Tamalanrea
MODUL 10 REBA. 1. Video postur kerja operator perakitan
MODUL 10 REBA 1. Deskripsi Rapid Entire Body Assessment (REBA) merupakan metode yang dikembangkan dalam bidang ergonomic dan dapat digunakan secara cepat untuk menilai postur kerja seorang operator. Berdasarkan
PEMBUATAN PROGRAM INTERFACE UNTUK PENGONTROLAN RV-M1
PEMBUATAN PROGRAM INTERFACE UNTUK PENGONTROLAN RV-M1 Endra 1 ; Silvester H 2 ; Yonny 3 ; Galang Titan 4 1, 2, 3, 4 Jurusan Sistem Komputer, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Bina Nusantara, Jl. K.H.
UKDW BAB 1 PENDAHULUAN
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Manusia hidup di dunia ini tidak akan pernah terlepas dari yang namanya suatu karya seni, salah satunya seni musik. Pada musik terdapat banyak nada, dan banyak
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Sistem Kendali Sistem Kendali atau control system terdiri dari dua kata yaitu system dan control. System berasal dari Bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah
BAB II TINJAUAN PUSAKA
BAB II TINJAUAN PUSAKA Bab ini berisi mengenai teori-teori relevan dan mendukung analisis serta pemecahan masalah pada penelitian ini. 2.1 Prosthetic Hand Prosthetic hand adalah bentuk tiruan dari tangan
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS SISTEM
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS SISTEM 4.1 Analisis dan Pengujian Analisis merupakan hal penting yang harus dilakukan untuk mengetahui bagaimana hasil dari sistem yang telah dibuat dapat berjalan sesuai
BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM PROGRAM APLIKASI HANDS RECOGNIZER
BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM PROGRAM APLIKASI HANDS RECOGNIZER Dalam analisis dan perancangan sistem program aplikasi ini, disajikan mengenai analisis kebutuhan sistem yang digunakan, diagram
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA Pada bab ini dijelaskan tentang pengujian alat ukur temperatur digital dan analisa hasil pengujian alat ukur temperatur digital. 4.1 Rangkaian dan Pengujian Alat Ukur Temperatur
Gestur Berbasis Estimasi Sudut Gulung untuk Pengendalian Manipulator
J.Oto.Ktrl.Inst (J.Auto.Ctrl.Inst) Vol 8 (2), 216 ISSN : 285-2517 Gestur Berbasis Estimasi Sudut Gulung untuk Pengendalian Manipulator Abstrak Muhammad Fuad Fakultas Teknik, Universitas Trunojoyo Madura
