HASIL BIDDING THE 37 TH JAZZ GOES TO CAMPUS

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "HASIL BIDDING THE 37 TH JAZZ GOES TO CAMPUS"

Transkripsi

1 HASIL BIDDING THE 37 TH JAZZ GOES TO CAMPUS

2 Hasil Bidding The 37 th Jazz Goes To Campus Calon Project Officer: Adisura Immanuel Bidder M. Mulyawan Tuankotta (Ketua BEM) Agatha Maharani Putri (Kepala Tim Kontrol Internal) M. Zaky Abdullah (Wakil Ketua BEM) Vinsensius Mario G. (Wakil Kepala Tim Kontol Internal)) Rizki Maulana Syarif (Controller) Nazua Putriyurida (Wakil Kepala Tim Kontrol Internal) Adiarti Apriliani (Vice Controller) Adnan Julyardi Murdiyono (Kepala Departemen Apresiasi Seni dan Budaya) Minnesally Juva D.S. (Treasurer) Haqiqi Masnatin (Wakil Kepala Departemen Apresiasi Seni dan Budaya) Nadhira Ayu Savitri (Kepala Bidang Seni & Olahraga) M. Almaz Rifki S. (Staff Kontrol Internal) (Kepala Bidang Internal) Reine Endika J. (Staff Kontrol Internal) Biddee Project Officer : Adisura Immanuel Treasurer Out : Shalina Arinda Putri Vice Project Officer : Teresa Puspita Saraswati Head of Internal Control : Firda Amalia General Affair I : Annisa Fatharini Marketing & Communication Director : Nazira General Affair II : Pradipta Faikar Hakim Field Engineering & Design Director : Christian Jonathan Sutanto Controller : Stephanus Wicardo Program Director : Arindha Purwandari Treasurer In : Farhah Abidah General Supporting Director : Louis Bernardus Dupa S.

3

4 Kepribadian, Komitmen, Motivasi (15%) Bidder Nilai Komentar M. Mulyawan Tuankotta 3,4 Niat didasari karena passion untuk JGTC, dan menjalani segala proses JGTC. Komitmen tidak lagi diragukan. Belum banyak mengggali diri tentang kepribadian, sehingga informasi belum tidak semua dibuka. Namun, sosok PO yang memiliki karakter dan prinsip, dan mau belajar untuk masuk ke semua orang dengan semangat kerja tanpa batas. M. Zaky Abdullah 3,7 Motivasi utama Sura menjadi PO JGTC adalah passion, passion terhadap JGTC. Keinginan menjadi PI JGTC sudah muncul sejak awal apply BPH, walaupun sempat menghilang lalu muncul lagi. Komitmen Sura dan timnya untuk JGTC tidak perlu diragukan lagi. Sura juga datang dengan mimpi besar untuk JGTC. Rizki Maulana Syarif 3,8 Kepribadian Sura dalam memimpin sudah matang dengan pengalaman-pengalaman yang ada, komitmen dan motivasi pun sudah cukup baik dan meyakinkan. Adiarti Apriliani 3,5 Minnesally Juva D.S. 3,5 Nadhira Ayu Savitri 3,4 Adnan J.M. + Haqiqi M. 3,6 Sura merupakan pribadi yang visioner dan asertif dalam menanggapi sesuatu. Pemikirannya logis, terlihat dari substansi jawaban atas pertanyaan yang diberikan. Inner motivation terlihat, passion sangat besar unruk meneruskan JGTC. Untuk kedepannya, yang perlu diperhatikan adalah penyamaan ekspektasi antara Sura dan PI lainnya, constrain harus dikomunikasikan, agar tidak terjadi kesalahpahaman atas ekpektasi. Motivasi awal dari abang. Sempat mundur dan menemukan alasan berupa passion. Kepribadian yang jujur dan deadliner (bisa diimbangin tessa yang rajin mencicil sesuatu). Kepribadian Sura dan komitmen Sura tidak perlu dipertanyakan lagi. Motivasi Sura sempat pasang surut namun pada dasarnya motivasi Sura cukup besar sehingga pada akhirnya memutuskan menjadi PO. Coba untuk bisa lebih banyak bercerita ya Sur misalnya dengan orang terdekat seperti PI atau minimal Vice PO nya (Tessa). Apalagi semisal nantinya ada yang mengganjal terkait hubungan internal JGTC :) 3,5 Didasari pada kecintaan JGTC bukan jazz. Fokus terhadap JGTC ga ada kepanitiaan lain. Sura memiliki komitmen yang sangat besar terhadap JGTC. Komitmen ini didukung dengan idealisme serta ketegasan yang cukup kuat dalam menjalankan prinsip-prinsip yang akan dijalankan. Motivasi Sura untuk JGTC tidak hanya untuk tahun ini saja, namun Sura juga memikirkan kelangsungan JGTC di masa mendatang. Tim KI 3,4 Overall, komitmen dan keinginan Adisura untuk menjadi PO the 37th JGTC terlihat jelas dari kecintaannya terjadap JGTC, meskipun bukan semata-mata kecintaan terhadap musik jazz nya. Support dari berbagai kalangan, terutama abangnya membuat Sura terus mau mengexplore diri. Selain itu, setiap pengambilan keputusan juga selalu dipikirkan dengan matang dan terbuka akan masukan semua orang terkait.visi dan passion nya terhadap JGTC sangat besar.

5 Leadership, Interpersonal Skill, Kompetensi (15%) Bidder Nilai Komentar M. Mulyawan Tuankotta 3,3 Memahami gaya kepemimpinan yang dimiliki, namun masih kurang evaluatif. M. Zaky Abdullah 3,5 Sangat Baik Sura 60% demokratis, 40% otoriter. Mau lebih membangun kedekatan dengan seluruh panitia JGTC. Rizki Maulana Syarif 3,5 Sura telah memiliki pengalaman yang cukup baik dalam memimpin, mampu beradaptasi dengan berbagai pihak. Sura merupakan pemimpin yang reliable dan bisa dijadikan panutan untuk subordinatnya. Pemahaman mengenai JGTC sangat mendetail dan komprehensif. Sura juga sudah memahami kondisi dan kepribadian PI secara keseluruhan. Gaya kepemimpinan Sura juga memadai untuk leading kepanitiaan sebesar JGTC. Adiarti Apriliani 3,5 Untuk TIM PI juga sudah memahami satu sama lain. Karakter yang berbeda- beda diantara PI merupakan modal yang besar untuk membentuk tim yang sangat berwarna. Semoga makin kompak kedepannya untuk PI as a team dan 37th Jazz Goes to Campus :) Minnesally Juva D.S. 3,6 Demokratis terpimpin: professionalism in a family way. Value EPIC, excellence passion idealism collaboration. Komposisi tim PI: all taken by suggestion. Kemampuan Sura dalam memahami Jazz dan Jazz Goes To Campus sudah cukup memadahi. Sura sadar dan paham tentang bagaimana JGTC yang seharusnya dibawa serta Sura memiliki kompetensi yang cukup baik. Cara leading Sura cukup baik karena Sura sudah tau lingkup mana yang harus diputuskan sendiri dan Nadhira Ayu Savitri 3,6 mana lingkup yang memerlukan demokrasi. Selama niat itu ada didalam hati, insyaallah seberat apapun gangguan atau cobaannya, Sura akan tetap melangkah maju untuk JGTC yang lebih baik :) 3,6 Sosok leader, paham cara kerja di jeget, paham temen paham kerjaan. Sura sudah cukup matang pengalamannya dalam hal kepanitiaan, sehingga Sura bisa menerapkan pengalamannya dalam memimpin JGTC. Sura juga sudah bisa Adnan J.M. + Haqiqi M. 3,3 menempatkan diri kapan harus demokratis dan kapan harus otoriter. Pemilihan Tesa sebagai wakil sudah ideal. Bisa saling melengkapi satu sama lain. Namun, Sura masih harus banyak belajar dalam menentukan prioritas dalam hidup. Tim KI 3,4 Saya rasa Sura sudah memiliki cukup pengalaman dalam hal kepemimpinan. Ia bisa menjadi demokratis dan otoriter pada waktu yang tepat. Selain itu, Tesa sebagai VPO juga memiliki sikap yang secara keseluruhan sama dengan Sura dan saling bisa melengkapi. Semoga kepemimpinan kalian dapat membawa JGTC menjadi lebih baik secara keseluruhan :)

6 Staffing & Struktur Kepanitiaan (15%) Bidder Nilai Komentar M. Mulyawan Tuankotta Setiap kabid sudah sangat matang dengan spesialisasi yang dibutuhkan untuk kapasitas staf. Nama unggul ada di laporan pertanggung jawaban, sudah sangat baik 3,87 dalam memiliki rekrutment staf. Untuk struktur kepanitiaan, mantap. M. Zaky Abdullah 3,3 Semua PI yang dipilih merupakan suggestion pertama atau kedua dari PI 36th JGTC. Kecuali Ucup yang tidak pernah menjadi panitia JGTC sebelumnya tetapi punya pengalaman di bidang yang akan ia pimpin. Kabid-kabid menjadikan rekomendasi LPJ 36th JGTC sebagai acuan utama penentuan BPH. Rizki Maulana Syarif 3,6 Komposisi tim sudah baik, background PI telah sesuai dengan job desc yang mereka miliki. Adiarti Apriliani 3,4 Tim PI The 37th Jazz Goes to Campus sudah di-plot dengan sangat baik. Komposisi PI juga sudah sesuai. Sura dan Tessa juga mengedepankan kompetensi dan rekomendasi dari panitia sebelumnya dibanding dengan kepribadian, ini merupakan keputusan yang bijak:) Overall seluruh PI memiliki passion yang sama kuat dan memiliki mimpi besar untuk JGTC. Kompetensi sudah tidak diragukan, orang orang yang ada di dalamnya memang memiliki pengetahuan dan experience di dalam JGTC sendiri. Minnesally Juva D.S. 3,3 Staffing lebih diarahkan kepada mereka yang memiliki rekomendasi baik dari JGTC sebelumnya. Nadhira Ayu Savitri 3 Terus dijaga ya balance di antara pengurus inti. Temasuk bagaimana kalian harus bisa menetapkan proporsi yang pas antara profesionalisme dan sisi kekeluargaan. Tentukan semua pengurus dengan bijak yaaa guys :) 3,4 Tau alesan baik buruk PI yang diambil, deket dengan PI yang lain.belum ada nama untuk BPH. Kriteria BPH yang direkrut cukup baik. Adnan J.M. + Haqiqi M. 3,6 Pembagian divisi sesuai bidang sudah tepat. Kabid yang diambil pun disesuaikan dengan kompetensinya. Sura sudah paham background semua PI, sehingga hal ini membuat Sura mengerti bagaimana memberikan treatment yang berbeda kepada masing-masing PI nya.tantangan Sura dan PI lainnya adalah memilih BPH yang benar-benar bisa menjalankan konsep yang telah mereka buat. Tim KI 3,2 Struktur kepanitiaan PI JGTC berisi orang-orang yang telah berpartisipasi menyukseskan JGTC sebelumnya, namun ada beberapa concern mengenai salah seorang PI yang belum pernah berpartisipasi sama sekali dalam JGTC dan satu PI yang memiliki pengalaman kurang baik dengan subordinatnya di JGTC periode sebelumnya. Namun overall, komposisi tim dalam PI saling melengkapi dan meyakinkan.untuk Sura dan Tessa, mereka memiliki gaya kepemimpinan yang secara keseluruhan sama dan saling bisa melengkapi. Namun semua PI harus memastikan perannya terhadap seluruh BPH dan staff yang dibawahi.

7 Pertanggungjawaban Publik (10%) Bidder Nilai Komentar M. Mulyawan Tuankotta Bersiap mengikuti prosedur yang ada terkait pertanggungjawaban publik dalam pembagian proporsi laba dan rugi. Khusus untuk peraturan tertentu, ada perlakuan 3,87 khusus yang ingin diterapkan. M. Zaky Abdullah 3,3 JGTC meminta waktu lebih untuk pengerjaan LPJ keuangan selebihnya Sangat Kooperatif & tidak ada yang perlu di highlight. Rizki Maulana Syarif 3,7 Comply Adiarti Apriliani 3 Koperatif. Tim JGTC sudah mengetahui peranan BEM. Harapannya, JGTC bisa mengkomunikasikan hal yang memang dibutuhkan, dan bisa dibantu dengan adanya BEM, misalnya untuk perizinan. Don't ever hesitate to ask :) Minnesally Juva D.S. 3,4 Nadhira Ayu Savitri 3 Tim keuangan JGTC berharap BEM mampu memberikan masukan yang konstruktif. Punya sistem kontrol internal yang baik dan berperan sebagai dewan komisaris jika JGTC diibaratkan seperti direktur perusahaan. Saling percaya antara BEM dan JGTC merupakan hal yang penting karena sesungguhnya baik BEM dan JGTC memiliki tujuan bersama yang sama. Sejauh ini JGTC dapat dikatakan cukup kooperatif dan mengerti akan bagaimana pertanggungjawaban publik yang seharusnya. 3,5 Kooperatif Adnan J.M. + Haqiqi M. 3,4 Sura dan tim terlihat kooperatif. Antara JGTC dan BEM sudah mengerti hak serta kewajiban masing-masing. Tim KI PO dan tim cukup mengetahui apa yang menjadi hak dan kewajiban mereka, hubungan antara JGTC dan BEM, dan SOP SPK terkait. Selain itu PO dan tim 3,2 menunjukan sikap yang cukup kooperatif atas hal hal terkait. Semoga kerjasama yang lebih baik dapat terjalin.

8 Konsep, Jaringan, Teknis (30%) Bidder Nilai Komentar M. Mulyawan Tuankotta 3,9 M. Zaky Abdullah 3,6 Mantap, no more quetion needed. Setiap kabid sangat memahami divisi dibawah dia, dan telah menunjukkan visi dan inovasi yang jauh tentang JGTC. Konsep& Tema 37th JGTC sangat hidup dengan banyak inovasi dari pelaksanaan JGTC sebelumnya. Sura membawa JGTC yang lebih idealis& mengedepankan kepuasan mutlak untuk para stakeholder JGTC. Bidang 1, terlihat semangat ekspansif dengan naiknya targetan terutama dari publikasi& ticketing. Bidang 2, Abuy membangunsiteplan yang bisa lebih memberikan kenyamanan lebih kepada pengunjung dengan mengacu pada siteplan 35th JGTC. Abuy juga sudah punya visi untuk menghilangkan budaya-budaya buruk yang selama ini ada di divisi HS. Bidang 3, yang paling perlu di highlight dari bidang 3 adalah rencana mengadakan Qualification Round di Surabaya. Butuh banyak persiapan& koordinasi baru dengan berbagai pihak terutama panitia lokal. Bidang 4, Concern utama Ucup di divisi LnA & Internal divisi dibawah bidang 4. Inovasi yang menarik adalah penggunaan bikun untuk memberikan Jazzperience sejak awal pengunjung masuk area UI. Rizki Maulana Syarif Adiarti Apriliani 3,6 3,5 Telah melakukan evaluasi terhadap JGTC 36, dan telah mengovercome dengan evaluasi serta inovasi. Secara umum konsep value yang ditanamkan oke. Idealisme yang ingin ditanamkan merupakan ide yang bagus. Namun, perlu menjadi concern pada aspek hospitality untuk mencaapai jazzperience itu sendiri. Tim PI sudah mengetahui evaluasi besar JGTC di tahun tahun sebelumnya dan berusaha merancang bagaimana tindakan preventif yang tepat untuk menjauhi kemungkinan masalah tersebut akan terulang kembali. Pengetahuan kabid atas bidang yang menjadi subordinatnya juga sudah sangat memadai Minnesally Juva D.S. 3,8 The 37th Jazz Goes To Campus siap dengan konsep yang siap dengan perbaikan dari festival JGTC sebelumnya dan banyak inovasi yang feasible untuk dicapai. Seluruh pengurus inti tampak cukup mengerti tentang apa yang mau dibawa, bagaimana penerapan value terhadap setiap yang dilakukan, cukup aware terhadap Nadhira Ayu Savitri 3,8 KPI nya serta cukup baik dalam mengevaluasi dan membuat solusinya. Pertahankan dan jadikan semua itu pedoman kalian dalam membawa Jazz Goes To Campus yang lebih baik ya J Semoga semua konsep dan teknis yang kalian bawa dapat terealisasi dengan baik, semangat guys!!! 3,6 Jazzperience. Yang ditonjolkan improvisasi. Marketing ok. Solusi untuk stage hs jelas, dekor mau namabah kembang api. Adnan J.M. + Haqiqi M. 3,5 Tim KI 3,4 Konsep JGTC tahun ini sudah cukup matang. Dapat dilihat dari tema yang dipilih. Tema yang diusung The Ultimate Jazzperience tentu berbeda dengan tahuntahun sebelumnya. Tema yang diusung ini berupaya memperbaiki kekurangan di tahun-tahun sebelumnya dan berupaya memberikan apresiasi yang lebih maksimal terhadap musik jazz. Ke depannya, hal ini merupakan tantangan untuk merealisasikan tema ini dan menanamkan value nya kepada seluruh jajaran BPH maupun staff. Dalam hal teknis, Sura dan tim sudah tidak diragukan lagi karena mereka memiliki pengalaman dalam hal teknis pelaksanaan kepanitiaan. Setiap kabid sudah sangat menguasai bagiannya dan berani mencoba untuk memberi inovasi yang bisa dikatakan tidak mudah untuk direalisasikan. Semoga semua inovasi bisa dijalankan dan setiap Kabid bisa allout terhadap seluruh divisi yang dibawahinya.

9 Anggaran (15%) Bidder Nilai Komentar M. Mulyawan Tuankotta 3,5 Mantap, tidak ada kecacatan. M. Zaky Abdullah 3,2 Anggaran meningkat di berbagai aspek, tetapi cukup rasional mengingat banyaknya Inovasi yang dibuat. Rizki Maulana Syarif 3,3 Feasible Adiarti Apriliani Secara umum anggaran sudah disajikan dengan cukup rapi dan mendetail. Setiap pihak yang bersangkutan atas pos pos anggaran sudah mampu menjelaskan 3,3 secara logis seluk beluk atas anggaran yang disajikan. Minnesally Juva D.S. Nadhira Ayu Savitri Adnan J.M. + Haqiqi M. Tim KI 3,6 Eswe pinteeer bisa ngerancang anggaran dengan penerimaan yang oke! 3,4 Anggaran yang dibuat sudah cukup relevan. 3,6 Bagus terstruktur, lengkap, mendetail, rasional. 3,5 Anggaran sangat mendetail dan sudah diperhitungkan secara matang. 3,4 Anggaran secara keseluruhan sudah lengkap dan detai, hanya saja untuk beberapa bagian ada yang salah nominalnya

10 Hasil Bidding : The 37 th Jazz Goes To Campus Kriteria Penilaian Kepribadian, Komitmen, Motivasi (15% Leadership, Interpersonal Skill, Kompetensi (15%) M Mulyawan T (Ketua) M Zaky A (Wakil Ketua) Rizki M S (Controller) Adiarti A (Vice Controller) Minnesally Juva D S (Treasurer) Nadhira A S (Kabid 3) Miftahul Fath (Kabid 5) Adnan J M & Haqiqi M (Kadep & Wakadep Apresbud) Tim KI Rata-rata Presentase 3,40 3,70 3,80 3,50 3,50 3,40 3,50 3,60 3,40 3,53 0,53 3,30 3,50 3,50 3,50 3,60 3,60 3,60 3,30 3,40 3,48 0,52 Staffing & Struktur Kepanitiaan (15%) 3,87 3,30 3,60 3,40 3,30 3,00 3,40 3,60 3,20 3,41 0,51 Pertanggungjawaban Publik (10%) 3,87 3,30 3,70 3,00 3,40 3,00 3,50 3,40 3,20 3,37 0,34 Konsep, Jaringan, Teknis (30%) 3,90 3,60 3,50 3,60 3,80 3,80 3,60 3,50 3,40 3,63 1,09 Anggaran (15%) 3,50 3,20 3,30 3,30 Total 3,60 3,40 3,60 3,50 3,40 3,42 0,51 3,50 Mengacu kepada hasil Bidding yang sudah dilaksanakan pada Maret 2014 Dengan ini dinyatakan Adisura Immanuel LULUS Bidding sebagai PO The 37 th Jazz Goes To Campus

11 Hasil Bidding The 37 th Jazz Goes To Campus Berdasarkan hasil Bidding The 37 th Jazz Goes To Campus pada tanggal Maret 2014, maka Calon Project Officer dengan Nama : Adisura Immanuel NPM : dinyatakan lulus Bidding untuk menjadi Project Officer The 37th Jazz Goes To Campus dengan nilai 3,50 Ketua BEM FEUI 2014 M. Mulyawan Tuankotta NPM :

Hasil FPT PERFEK UI Calon Ketua: Ridwan Setiawan

Hasil FPT PERFEK UI Calon Ketua: Ridwan Setiawan HASIL FPT PERFEK UI Hasil FPT PERFEK UI Calon Ketua: Ridwan Setiawan Bidder Muhammad Zaky Abdullah (Wakil Ketua BEM) Adiarti Apriliani (Vice Controller) Ahmadan Maulana (Kepala Bidang 2) Nadhira Ayu Savitri

Lebih terperinci

Hasil FPT SGB Calon Ketua: Ghea Wahyu Puspita

Hasil FPT SGB Calon Ketua: Ghea Wahyu Puspita HASIL FPT SGB Hasil FPT SGB Calon Ketua: Ghea Wahyu Puspita Bidder Muhammad Zaky Abdullah (Wakil Ketua BEM) Rizki Maulana Syarif (Controller) Minnesally Juva Dyan S. (Treasurer) Danang Pranajati (Kepala

Lebih terperinci

Hasil FPT VOI Calon Ketua: Ghaitsa Amrisyanda Putri

Hasil FPT VOI Calon Ketua: Ghaitsa Amrisyanda Putri HASIL FPT VOI Hasil FPT VOI Calon Ketua: Ghaitsa Amrisyanda Putri Bidder Muhammad Zaky Abdullah (Wakil Ketua BEM) Adiarti Apriliani (Vice Controller) Nadhira Ayu Savitri (Kepala Bidang 3) Ahmadan Maulana

Lebih terperinci

HASIL FPT [SOSCOM FEUI]

HASIL FPT [SOSCOM FEUI] HASIL FPT [SOSCOM FEUI] Hasil FPT [SOSCOM] Calon Project Officer: Marsha Bidder M. Zakky Abdullah (Wakil Ketua BEM) Rievinska Ramadhiasri Firsty (Kepala Departemen Pengmas) Adiarti Apriliani (Vice Controller)

Lebih terperinci

Hasil Bidding The Next Leader 2014 Calon Project Officer: Massandi Rachman Rosyid

Hasil Bidding The Next Leader 2014 Calon Project Officer: Massandi Rachman Rosyid Hasil Bidding The Next Leader 2014 Calon Project Officer: Massandi Rachman Rosyid Bidder Muhammad Mulyawan Tuankotta (Ketua BEM) Rizki Maulana Syarif (Controller) Danang Pranajati Asrori (Kepala Bidang

Lebih terperinci

TATA TERTIB BIDDING SOCIAL ACT 2014

TATA TERTIB BIDDING SOCIAL ACT 2014 TATA TERTIB BIDDING SOCIAL ACT 2014 A. Persentase Penilaian Bidding Persentase Penilaian dalam Bidding adalah : 1. BPM FEUI = 60%, 2. Publik = 40% Nilai minimum untuk lulus dari proses bidding ini adalah

Lebih terperinci

HASIL BIDDING The 39th Jazz Goes To Campus

HASIL BIDDING The 39th Jazz Goes To Campus HASIL BIDDING The 39th Jazz Goes To Campus Hasil Bidding The 39th Jazz Goes To Campus Calon Project Officer: Mohamad Arsyan Rifqi Diah Bidder Irsyan Maududy (Ketua BEM) Biordio (Controller) Noviatrisnawati

Lebih terperinci

HASIL FPT UKF VOLI 2017

HASIL FPT UKF VOLI 2017 HASIL FPT UKF VOLI 2017 Hasil FPT UKF Voli 2017 Calon Ketua UKF Voli: Ryan Raka Surya Bidder M. Hanif Rahmadyasa (Wakil Ketua BEM) Alwan Rais (Kepala Departemen Olahraga) Raymondus Bramantya (Controller)

Lebih terperinci

HASIL BIDDING 4th UI STUDENTPRENEURS

HASIL BIDDING 4th UI STUDENTPRENEURS HASIL BIDDING 4th UI STUDENTPRENEURS 4th UI STUDENTPRENEURS Calon Project Officer: Pantas Marihot Lawrentsius Bidder Muhammad Zaky Abdullah (Wakil Ketua Umum) Danang Pranajati Asrori (Kepala Bidang Pendidikan)

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Di era globalisasi dewasa ini, sebuah perusahaan bertaraf nasional maupun

BAB I PENDAHULUAN. Di era globalisasi dewasa ini, sebuah perusahaan bertaraf nasional maupun BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di era globalisasi dewasa ini, sebuah perusahaan bertaraf nasional maupun internasional harus bekerja secara kompetitif dengan meningkatkan efektifitas dan efisiensi

Lebih terperinci

[Nama Acara] [Tema Acara] Gambar PROPOSAL ACARA. [NAMA LEMBAGA] [Kota Penyelenggaraan] [Tahun Acara]

[Nama Acara] [Tema Acara] Gambar PROPOSAL ACARA. [NAMA LEMBAGA] [Kota Penyelenggaraan] [Tahun Acara] [Nama Acara] [Tema Acara] Gambar PROPOSAL ACARA [NAMA LEMBAGA] [Kota Penyelenggaraan] [Tahun Acara] PENDAHULUAN Rancang kata pengantar seperti ucapan terima kasih, harapan penyusun dan lain-lain. Nama

Lebih terperinci

d. Perilaku Manfaat yang dicari : Mendatangi acara ini dan menikmati musik Jazz yang ditampilkan Sikap terhadap event : Menikmatinya dan menyukai musi

d. Perilaku Manfaat yang dicari : Mendatangi acara ini dan menikmati musik Jazz yang ditampilkan Sikap terhadap event : Menikmatinya dan menyukai musi BAB III ANALISA 3.1. Analisa Sasaran a. Geografis Wilayah Indonesia. b. Demografis Usia : 15 24 tahun Kelamin : Laki Laki & Perempuan Status Ekonomi : Menengah ke atas Pendidikan : SMA Universitas c. Psikografis

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukan bahwa faktor-faktor kinerja

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukan bahwa faktor-faktor kinerja BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI A. KESIMPULAN Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukan bahwa faktor-faktor kinerja pengawas sekolah, kinerja kepemimpinan kepala sekolah, kinerja professional

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Pulau Umang Resort & Spa berada pada kategori kuat, artinya bahwa budaya

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Pulau Umang Resort & Spa berada pada kategori kuat, artinya bahwa budaya 122 122 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan di Pulau Umang Resort & Spa maka

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. bangsa. Keberhasilan suatu organisasi sangat tergantung pada kinerja Sumber

BAB I PENDAHULUAN. bangsa. Keberhasilan suatu organisasi sangat tergantung pada kinerja Sumber 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Rendahnya kualitas pendidikan pada suatu bangsa mencerminkan rendahnya kinerja guru dan buruknya sistem pengelolaan pendidikan pada suatu bangsa. Keberhasilan

Lebih terperinci

BAB V. observasi, wawancara, dan kajian pustaka mengenai Strategi Event. hasil penelitian tersebut, adalah sebagai berikut :

BAB V. observasi, wawancara, dan kajian pustaka mengenai Strategi Event. hasil penelitian tersebut, adalah sebagai berikut : KESIMPULAN DAN SARAN BAB V 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil perolehan data di lapanganan penelitian berupa observasi, wawancara, dan kajian pustaka mengenai Strategi Event Organizer Fast Forward dalam

Lebih terperinci

BAB V KARAKTERISTIK KEPEMIMPINAN DAN KARYAWAN DALAM ORGANISASI PERUSAHAAN

BAB V KARAKTERISTIK KEPEMIMPINAN DAN KARYAWAN DALAM ORGANISASI PERUSAHAAN BAB V KARAKTERISTIK KEPEMIMPINAN DAN KARYAWAN DALAM ORGANISASI PERUSAHAAN 5.1 Karakteristik Kepemimpinan Pemimpin di Showa Indonesia Manufacturing yang ada menggunakan prinsip keterbukaan terhadap karyawan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Kelangsungan hidup dan pertumbuhan dari suatu perusahaan bukan hanya

BAB I PENDAHULUAN. Kelangsungan hidup dan pertumbuhan dari suatu perusahaan bukan hanya BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Kelangsungan hidup dan pertumbuhan dari suatu perusahaan bukan hanya ditentukan dari keberhasilan mengelola keuangan berdasarkan kekuatan modal atau uang semata,

Lebih terperinci

ApaKarakteristik seorang Wirausahawan Sosial?

ApaKarakteristik seorang Wirausahawan Sosial? seorang 14 Sosial yang Sukses Kewirausahaan Sosial Pengenalan Kewirausahaan Sosial HASIL KOLABORASI OLEH TIM: DITULIS & DIADAPTASI OLEH: Winda Senja Josh Sihombing TERINSPIRASI DARI: National Center for

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG BADAN PERWAKILAN MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR 04/UU/BPM FEB UI/XII/2015 TENTANG

UNDANG-UNDANG BADAN PERWAKILAN MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR 04/UU/BPM FEB UI/XII/2015 TENTANG UNDANG-UNDANG BADAN PERWAKILAN MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR 04/UU/BPM FEB UI/XII/2015 TENTANG BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS INDONESIA

Lebih terperinci

2

2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 MODUL 3 MEMPENGARUHI & MEMBANGUN TEAM A. SUB POKOK BAHASAN Komunikasi Efektif untuk Mempengaruhi dan Membangun Team B. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari modul ini peserta pelatihan

Lebih terperinci

1. Jawaban Quiz. A. Direktur Utama

1. Jawaban Quiz. A. Direktur Utama 1. Jawaban Quiz Setiap Perusahaan baik perusahaan kecil maupun besar semuanya memerlukan struktur perusahaan, yang tertata rapih secara hirarki, sehingga masing-masing bagian bisa menjalankan fungsinya.

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS TENTANG UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENCAPAI VISI DAN MISI SEKOLAH DI SD NEGERI 03 PODODADI KARANGANYAR PEKALONGAN

BAB IV ANALISIS TENTANG UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENCAPAI VISI DAN MISI SEKOLAH DI SD NEGERI 03 PODODADI KARANGANYAR PEKALONGAN BAB IV ANALISIS TENTANG UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENCAPAI VISI DAN MISI SEKOLAH DI SD NEGERI 03 PODODADI KARANGANYAR PEKALONGAN Pada bab ini, peneliti akan menganalisis terhadap upaya kepala sekolah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Tuntutan masa depan pembangunan bangsa mengharapkan penduduk yang

BAB I PENDAHULUAN. Tuntutan masa depan pembangunan bangsa mengharapkan penduduk yang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Di Era Globalisasi dan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat ini, pemerintah sedang melaksanakan pembangunan di segala bidang yang pada hakekatnya bertujuan

Lebih terperinci

GRAND DESIGN BEM MATEMATIKA UNJ

GRAND DESIGN BEM MATEMATIKA UNJ GRAND DESIGN BEM MATEMATIKA UNJ 2016-2017 Visi dan Misi Visi: Mewujudkan BEMJ Matematika sebagai sahabat yang religius, bermanfaat, dan kontributif dalam memberikan pelayanan yang baik untuk mahasiswa

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI. SMA Negeri 2 Sarolangun) dapat disimpulkan sebagai berikut :

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI. SMA Negeri 2 Sarolangun) dapat disimpulkan sebagai berikut : BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan peneliti terhadap "Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Sekolah Efektif (Studi

Lebih terperinci

HASIL BIDDING THE 16th FEB UI CUP

HASIL BIDDING THE 16th FEB UI CUP HASIL BIDDING THE 16th FEB UI CUP Hasil Bidding the 16th FEB UI Cup Calon Project Officer the 16th FEB UI Cup: Dewa Made Alit Bidder Mumtaz Anwari (Ketua BEM) Muhammad Hanif Rahmadyasa (Wakil Ketua BEM)

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Berkembangnya suatu organisasi tentunya tidak terlepas dari sumber daya

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Berkembangnya suatu organisasi tentunya tidak terlepas dari sumber daya 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Berkembangnya suatu organisasi tentunya tidak terlepas dari sumber daya yang ada di organisasi tersebut, baik dari segi teknologi maupun sumber daya manusia.

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN TEORI. jawab baik secara fisik maupun spiritual terhadap keberhasilan aktivitas kerja dari

BAB II KAJIAN TEORI. jawab baik secara fisik maupun spiritual terhadap keberhasilan aktivitas kerja dari BAB II KAJIAN TEORI 2.1 Pengertian Kepemimpinan Kepemimpinan secara harfiah berasal dari kata pimpin. Kata pimpin mengandung pengertian mengarahkan, membina atau mengatur, menuntun dan juga menunjukkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. mewujudkan tujuan organisasi, karena manusia dalam melakukan aktivitas di

BAB I PENDAHULUAN. mewujudkan tujuan organisasi, karena manusia dalam melakukan aktivitas di BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Setiap organisasi selalu mengarahkan sumberdaya yang dimiliki ke arah pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Salah satu sumberdaya organisasi yang sangat

Lebih terperinci

BAB V SIMPULAN DAN REKOMENDASI. Pada bab ini, dapat diambil beberapa kesimpulan mengenai hasil

BAB V SIMPULAN DAN REKOMENDASI. Pada bab ini, dapat diambil beberapa kesimpulan mengenai hasil 62 BAB V SIMPULAN DAN REKOMENDASI Pada bab ini, dapat diambil beberapa kesimpulan mengenai hasil implementasi strategi yang ada sekarang dan sudah seseuaikah strategi yang sudah di terapkan Beta Medical

Lebih terperinci

1. PENDAHULUAN. kegiatan belajar mengajar di dalam kelas adalah sebuah proses dimana

1. PENDAHULUAN. kegiatan belajar mengajar di dalam kelas adalah sebuah proses dimana 1. PENDAHULUAN A. Latar Belakang dan Masalah 1. Latar Belakang Pendidikan adalah usaha sadar untuk mengembangkan kepribadian anak, baik di luar dan di dalam sekolah yang berlangsung seumur hidup. Proses

Lebih terperinci

BAB V PENUTUP A. Jawaban Masalah Pertama

BAB V PENUTUP A. Jawaban Masalah Pertama BAB V PENUTUP Semua analisa dan pembahasan didasarkan pada dokumen dan data yang diperoleh dari penggalian informasi dari staf tersebut mendukung hubungan antara penerapan model penilaian kinerja staf

Lebih terperinci

KOMITE PENGAWAS PEMILIHAN RAYA IKATAN KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA

KOMITE PENGAWAS PEMILIHAN RAYA IKATAN KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA KOMITE PENGAWAS PEMILIHAN RAYA IKATAN KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA PERATURAN KOMITE PENGAWAS PEMILIHAN RAYA IKATAN KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG PENGAWASAN

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Masalah Gaya komunikasi merupakan bagaimana cara berkomunikasi, model perilaku verbal dan non verbal meliputi cara memberi dan menerima informasi pada situasi tertentu.

Lebih terperinci

Learning Style. M e m p e l a j a r i c a r a b e l a j a r u n t u k b e l a j a r l e b i h b a i k l a g y o l l a w i j a y a n t i

Learning Style. M e m p e l a j a r i c a r a b e l a j a r u n t u k b e l a j a r l e b i h b a i k l a g y o l l a w i j a y a n t i Learning Style M e m p e l a j a r i c a r a b e l a j a r u n t u k b e l a j a r l e b i h b a i k l a g i @ y o l l a w i j a y a n t i Learning Style = Gaya Belajar/Belajar pake gaya? Learning style

Lebih terperinci

BAB 5 PENUTUP A. K ESIM PULAN

BAB 5 PENUTUP A. K ESIM PULAN BAB 5 PENUTUP A. KESIMPULAN Eksistensi Piala Maya sebagai salah satu festival film yang masih terbilang baru tidak bisa dilepaskan dari kegigihan dan militansi orang-orang yang menahkodai manajemen penyelenggaraannya.

Lebih terperinci

2014 PERSEPSI GURU TENTANG KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH D AN PENGARUHNYA TERHAD AP KINERJA MENGAJAR GURU D I SMK SMIP YPPT BAND UNG

2014 PERSEPSI GURU TENTANG KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH D AN PENGARUHNYA TERHAD AP KINERJA MENGAJAR GURU D I SMK SMIP YPPT BAND UNG BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Sumber daya Manusia (SDM) yang berkualitas merupakan prasayarat mutlak untuk mencapai tujuan pembangunan. Akan tetapi kualitas Sumber Daya manusia yang ada di Indonesia

Lebih terperinci

POLA DASAR PENYELENGGARAAN ORGANISASI (PDPO)

POLA DASAR PENYELENGGARAAN ORGANISASI (PDPO) POLA DASAR PENYELENGGARAAN ORGANISASI (PDPO) IKATAN HIMPUNAN MAHASISWA BIOLOGI INDONESIA (IKAHIMBI) PERIODE 2011-2013 POLA DASAR PENYELENGGARAAN ORGANISASI (PDPO) BADAN PENGURUS PUSAT IKATAN HIMPUNAN MAHASISWA

Lebih terperinci

Proposal. Amir Hamzah, Herlina Munawaroh, Ika Setiyani, Maulana Farhaduddin, Vivi Roro Kusuma, Andi Irawan, Nurul Latifah, Dwi Melita

Proposal. Amir Hamzah, Herlina Munawaroh, Ika Setiyani, Maulana Farhaduddin, Vivi Roro Kusuma, Andi Irawan, Nurul Latifah, Dwi Melita Proposal Amir Hamzah, Herlina Munawaroh, Ika Setiyani, Maulana Farhaduddin, Vivi Roro Kusuma, Andi Irawan, Nurul Latifah, Dwi Melita Proposal Kegiatan TRAINING LEADERSHIP AND SUCCESS MOTIVATION Nama Kegiatan

Lebih terperinci

BAB V PENUTUP. juga akan mencoba mengajukan beberapa rekomendasi atau saran.

BAB V PENUTUP. juga akan mencoba mengajukan beberapa rekomendasi atau saran. BAB V PENUTUP Pada bagian penutup ini akan disajikan kesimpulan yang didasarkan pada fokus penelitian serta paparan data yang ditemukan. Kesimpulan ditarik dari uraian bab-bab sebelumnya, terutama bab

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Gambaran Umum 1. Lokasi Penelitian Dalam penelitian ini yang akan menjadi objek penelitian adalah PT. Samudra Marine Indonesia yaitu perusahaan jasa pembuatan kapal, perbaikan

Lebih terperinci

PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN BERBASIS POTENSI LOKAL MELALUI KEBIJAKAN LEADER CLASS DI DAERAH CILACAP. Oleh : Ma rifani Fitri Arisa

PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN BERBASIS POTENSI LOKAL MELALUI KEBIJAKAN LEADER CLASS DI DAERAH CILACAP. Oleh : Ma rifani Fitri Arisa PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN BERBASIS POTENSI LOKAL MELALUI KEBIJAKAN LEADER CLASS DI DAERAH CILACAP Oleh : Ma rifani Fitri Arisa Pengantar Undang-undang republik Indonesia nomer 20 tahun 2013 tentang

Lebih terperinci

BAB VI PENUTUP. dijalankan oleh BPBD DIY ini, memakai lima asumsi pokok sebagai landasan

BAB VI PENUTUP. dijalankan oleh BPBD DIY ini, memakai lima asumsi pokok sebagai landasan BAB VI PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian mengenai strategi komunikasi bencana yang dijalankan oleh BPBD DIY ini, memakai lima asumsi pokok sebagai landasan pengelolaan komunikasi bencana

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. salah satunya dalam bidang pendidikan. Sehubungan dengan hal tersebut,

BAB I PENDAHULUAN. salah satunya dalam bidang pendidikan. Sehubungan dengan hal tersebut, BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Saat ini perkembangan dalam berbagai bidang kehidupan demikian cepatnya, salah satunya dalam bidang pendidikan. Sehubungan dengan hal tersebut, khususnya di

Lebih terperinci

Annisa Restu Purwanti, 2015 MANAJEMEN PEMBINAAN PESERTA DIDIK FULL DAY SCHOOL

Annisa Restu Purwanti, 2015 MANAJEMEN PEMBINAAN PESERTA DIDIK FULL DAY SCHOOL BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI A. Simpulan Berdasarkan hasil temuan dan pembahasan pada bab sebelumnya, maka dapat diambil suatu kesimpulan berikut : manajemen pembinaan peserta didik di SDIT

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN. Adapun hasil dari penelitian tersebut sebagai berikut : A. Sikap Kewirausahaan : a) Percaya diri

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN. Adapun hasil dari penelitian tersebut sebagai berikut : A. Sikap Kewirausahaan : a) Percaya diri BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN 4.1 Hasil Penelitian Penelitian tentang penerapan sikap dan kepribadian wirausaha dilakukan di kalangan mahasiswa Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Lebih terperinci

1. Creative Manager 2. Marketing 3. Photographer & Videographer 4. Graphic Design 5. Video Editor

1. Creative Manager 2. Marketing 3. Photographer & Videographer 4. Graphic Design 5. Video Editor Yogyakarta, 18 Maret 2017 JNR Creative, Home industri yang berfokus pada jasa pembuatan Buku Tahunan sebagai pelaksana kegiatan yang terkait dengan jasa desain, fotografi, dan jasa percetakan bagi kalangan

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. ditunjuk atau ditetapkan untuk bertanggung jawab terhadap kegiatan keseharian

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. ditunjuk atau ditetapkan untuk bertanggung jawab terhadap kegiatan keseharian BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Project Manager Seorang project manager atau project manager adalah seseorang yang ditunjuk atau ditetapkan untuk bertanggung jawab terhadap kegiatan keseharian (day to day)

Lebih terperinci

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 2016 BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FEB UI

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 2016 BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FEB UI LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 2016 BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FEB UI DAFTAR ISI Kata Pengantar Pernyataan Pertanggungjawaban Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Direktur merupakan seorang pemimpin yang memiliki tanggung jawab

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Direktur merupakan seorang pemimpin yang memiliki tanggung jawab BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Direktur merupakan seorang pemimpin yang memiliki tanggung jawab dalam mengelola sebuah perusahaan atau organisasi. Keberhasilan sebuah organisasi ditentukan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. perhatian peneliti untuk melakukan penelitian. Fenomena inilah yang diangkat

BAB I PENDAHULUAN. perhatian peneliti untuk melakukan penelitian. Fenomena inilah yang diangkat BAB I PENDAHULUAN Sebuah penelitian berawal dari adanya fenomena dalam perusahaan yang menarik perhatian peneliti untuk melakukan penelitian. Fenomena inilah yang diangkat dalam latar belakang penelitian

Lebih terperinci

LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN PSIKOLOGIS Nama : RONI ANDI PANGAJOANG.ST

LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN PSIKOLOGIS Nama : RONI ANDI PANGAJOANG.ST 23111996bygrahitaindonesia Berdasarkan hasil pemeriksaan psikologis yang telah kami lakukan terhadap Sdr. Roni,kami telah PROBLEM SOLVING PLANNING RESPONSIBILITY PRODUCT INOVATION KEPEKAAN MANAJEMEN MEMORI

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Perusahaan merupakan suatu usaha yang dikelola ataupun dijalankan

BAB I PENDAHULUAN. Perusahaan merupakan suatu usaha yang dikelola ataupun dijalankan BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perusahaan merupakan suatu usaha yang dikelola ataupun dijalankan perorangan atau secara bersama-sama (beberapa orang) untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Oleh karena

Lebih terperinci

Gaya Kepemimpinan. Ida Yustina

Gaya Kepemimpinan. Ida Yustina Gaya Kepemimpinan TIDAK ADA GAYA KEPEMIMPINAN YANG COCOK UNTUK SEGALA PERSOALAN DAN SEGALA KEADAAN Ida Yustina Perilaku Mendukung Empat dasar gaya kepemimpinan Tinggi Tinggi Dukungan dan Rendah Pengarahan

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI. 1) kesimpulan, 2) implikasi dan saran hasil penelitian.

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI. 1) kesimpulan, 2) implikasi dan saran hasil penelitian. BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI Pada bagian akhir tesis ini akan diuraikan secara berturut-turut mengenai: 1) kesimpulan, 2) implikasi dan saran hasil penelitian. A. Kesimpulan Berdasarkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Lembaga pendidikan sebagai wadah untuk mendidik dan membentuk sumber daya manusia yang berkualitas memiliki peranan penting dalam peningkatan mutu pendidikan.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. kualitas sumber daya manusia yang bermanfaat bagi lingkungan masyarakat,

BAB I PENDAHULUAN. kualitas sumber daya manusia yang bermanfaat bagi lingkungan masyarakat, 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sekolah merupakan lembaga pendidikan yang dapat menunjang kualitas sumber daya manusia yang bermanfaat bagi lingkungan masyarakat, bangsa dan negara. Untuk

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. berjalansecara berkesinambungan, maka sangat dibutuhkan karyawan yang dapat

BAB I PENDAHULUAN. berjalansecara berkesinambungan, maka sangat dibutuhkan karyawan yang dapat BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Manajemen sumber daya manusia merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam berjalannya suatu perusahaan untuk mencapai visi, misi, strategi serta

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. yang dapat menghambat pembangunan dan perkembangan ekonomi nasional.

BAB I PENDAHULUAN. yang dapat menghambat pembangunan dan perkembangan ekonomi nasional. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Rendahnya kualitas sumber daya manusia merupakan masalah mendasar yang dapat menghambat pembangunan dan perkembangan ekonomi nasional. Penataan sumber daya manusia

Lebih terperinci

Modul Manajemen Strategis 2013

Modul Manajemen Strategis 2013 Dedeng Abdul Gani A., SE., MS.i Page 1 BAB II CORPORATE GAVERNANCE Tujuan Pembelajaran : 1. Memahami dan menjelaskan tugas dan tanggungjawab dewan komisaris dan dewan direksi dalam pengelolaan perusahaan

Lebih terperinci

VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI, DAN KEBIJAKAN

VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI, DAN KEBIJAKAN VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI, DAN KEBIJAKAN A. VISI DAN MISI Untuk menjembatani keadaan masa kini dan masa datang yang diinginkan harus dirumuskan suatu keadaan yang diinginkan organisasi untuk

Lebih terperinci

KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH

KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH Kompetensi Kepribadian 1. Memiliki integritas kepribadian yang kuat sebagai pemimpin : Selalu konsisten dalam berfikir, bersikap, berucap, dan berbuat dalam setiap melaksanakan

Lebih terperinci

PEDOMAN WAWANCARA. 1. Rizki Fitriani siswa MI Miftahul Huda Jambewangi Selopuro Blitar. 2. Kepala Sekolah MI Miftahul Huda Jambewangi Selopuro Blitar.

PEDOMAN WAWANCARA. 1. Rizki Fitriani siswa MI Miftahul Huda Jambewangi Selopuro Blitar. 2. Kepala Sekolah MI Miftahul Huda Jambewangi Selopuro Blitar. LAMPIRAN 3 PEDOMAN WAWANCARA A. Tujuan Wawancara Wawancara ini bertujuan untuk memperoleh data tentang kreativitas siswa menulis narasi di B. Subjek Wawancara 1. Rizki Fitriani siswa 2. Kepala Sekolah

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS TAHUN BAB I PENDAHULUAN

RENCANA STRATEGIS TAHUN BAB I PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN 1.1 KONDISI UMUM Sebagai lembaga pemerintah yang mandiri, KPU memiliki tugas dan fungsi sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu. Peraturan

Lebih terperinci

PEDOMAN UMUM MANAJEMEN RISIKO

PEDOMAN UMUM MANAJEMEN RISIKO PEDOMAN UMUM MANAJEMEN RISIKO A. Struktur Organisasi Manajemen Risiko Struktur Organisasi Manajemen Risiko PT Perkebunan Nusantara X (Persero) adalah sebagai berikut: Direktur Keuangan (Risk Sponsor) Ka.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Organisasi merupakan sebuah wadah berkumpulnya orang-orang yang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Organisasi merupakan sebuah wadah berkumpulnya orang-orang yang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Organisasi merupakan sebuah wadah berkumpulnya orang-orang yang memiliki tujuan yang sama dengan harapan dapat mewujudkan tujuan tersebut. Tercapai atau tidaknya

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. dicapai. Alat-alat canggih yang dimiliki perusahaan tidak ada manfaatnya bagi

BAB 1 PENDAHULUAN. dicapai. Alat-alat canggih yang dimiliki perusahaan tidak ada manfaatnya bagi BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Karyawan merupakan kekayaan utama suatu perusahaan, karena tanpa keikutsertaan karyawan, aktivitas perusahaan tidak akan terjadi. Karyawan berperan aktif dalam

Lebih terperinci

: MANAGER & STAFF. 5 Apakah terdapat rotasi pekerjaan yang dilakukaan perusahaan?

: MANAGER & STAFF. 5 Apakah terdapat rotasi pekerjaan yang dilakukaan perusahaan? Nama Perusahaan Dilengkapi oleh Jabatan : PT. PP LONDON SUMATRA INDONESIA TBK : PROCUREMENT & HUMAN RESOURCES : MANAGER & STAFF FUNGSI PEMBELIAN A. Umum Ya Tidak Ket. 1 Apakah struktur organisasi telah

Lebih terperinci

MSDM Handout 10. Seminar Manajemen Sumber Daya Manusia

MSDM Handout 10. Seminar Manajemen Sumber Daya Manusia MSDM Handout 10 Seminar Manajemen Sumber Daya Manusia Latar belakang Organisasional dan Gaya individual Dalam sessi ini akan disampaikan hal-hal yang terjadi dan berlaku dalam suatu organisasi yang melatar

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian. Pendidikan sangat penting apabila berbicara tentang kualitas

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian. Pendidikan sangat penting apabila berbicara tentang kualitas BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Pendidikan sangat penting apabila berbicara tentang kualitas pembangunan manusia pada suatu negara. Sesuai amanat Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dan memiliki struktur yang membantu karyawannya agar dapat bekerja untuk

BAB I PENDAHULUAN. dan memiliki struktur yang membantu karyawannya agar dapat bekerja untuk 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Organisasi merupakan suatu pengaturan yang tersusun terhadap sejumlah orang untuk mencapai tujuan tertentu. Seseorang yang bekerja sendirian bukanlah

Lebih terperinci

PETUNJUK PENYELENGGARAAN POLA DAN MEKANISME PEMBINAAN KELUARGA MAHASISWA FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS PADJADJARAN

PETUNJUK PENYELENGGARAAN POLA DAN MEKANISME PEMBINAAN KELUARGA MAHASISWA FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS PADJADJARAN PETUNJUK PENYELENGGARAAN POLA DAN MEKANISME PEMBINAAN KELUARGA MAHASISWA FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS PADJADJARAN (HASIL AMANDEMEN MUSYAWARAH MAHASISWA VIII KELUARGA MAHASISWA FAKULTAS

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. punggung utama penerapan BPJS Ketenagakerjaan. Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan. PT Jamsostek (Persero) sebelum

BAB I PENDAHULUAN. punggung utama penerapan BPJS Ketenagakerjaan. Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan. PT Jamsostek (Persero) sebelum BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Sebagai wujud aplikasi UUD 1945 Bab XIV tentang Kesejahteraan Sosial dan implementasi Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) sebagaimana diatur oleh Undang-Undang

Lebih terperinci

Lampiran 1: Panduan Wawancara Pemilik

Lampiran 1: Panduan Wawancara Pemilik Lampiran 1: Panduan Wawancara a. Hasrat atas tanggung jawab 1. Sesesorang yang merintis usaha sendiri umumnya bertanggung jawab tinggi terhadap usahanya. Bagaimanakah cara Anda bertanggung jawab pada keberlangsungan

Lebih terperinci

HASIL BIDDING 8 th SRD

HASIL BIDDING 8 th SRD HASIL BIDDING 8 th SRD Hasil Bidding 8 th Student Research Days Calon Project Officer : Anna Melinda Bidder : Fajar Muhammad Rhydo (Ketua BEM FEB UI 2015) Farah Fauziah Hilman (Vice Controller BEM FEB

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Perkembangan dunia usaha saat ini yang ditandai dengan era globalisasi, menuntut perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia untuk dapat bersaing agar tetap

Lebih terperinci

UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA Rasional Tantangan global dan kondisi bangsa saat ini membutuhkan perhatian serius dari semua pihak; Perguruan tinggi harus menyiapkan mahasiswa sebagai calon pemimpin masa

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN

BAB II TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN BAB II TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Tujuan, Sasaran dan Manfaat Kerja Praktek Pada sub bab ini meliputi penjelasan secara rinci pada lokasi kerja praktek berupa identitas perusahaan, sejarah, visi dan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. kemampuan perusahaan tersebut dalam mencapai tujuannya. Pencapaian tujuan

BAB 1 PENDAHULUAN. kemampuan perusahaan tersebut dalam mencapai tujuannya. Pencapaian tujuan BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Keunggulan bersaing suatu perusahaan sangat bergantung pada kemampuan perusahaan tersebut dalam mencapai tujuannya. Pencapaian tujuan tersebut didukung oleh sumber

Lebih terperinci

WWF Indonesia. Distinct Job Manual

WWF Indonesia. Distinct Job Manual Job Name : Manager IT Job Code : Job Class : Job Family : Job Region : Superior : Finance & Administration Director Subordinate(s) : Master Doc. : [Enter Master Document Number] This document was prepared

Lebih terperinci

Peraturan Lembaga Manajemen Kelembagaan dan Organisasi. Peraturan LeIP Tentang Manajemen Kelembagaan dan Organisasi

Peraturan Lembaga Manajemen Kelembagaan dan Organisasi. Peraturan LeIP Tentang Manajemen Kelembagaan dan Organisasi Peraturan Tentang 1. Ruang Lingkup Pengaturan Peraturan ini disusun untuk memberikan panduan kepada Dewan Pengurus dan pegawai tentang susunan, tugas, fungsi dan pengaturan lainnya yang berkaitan dengan

Lebih terperinci

Mengapa setiap orang bisa dan mampu menjadi pemimpin?

Mengapa setiap orang bisa dan mampu menjadi pemimpin? Kepemimpinan tidak sekadar mulai ketika posisi sedang di atas. Pemimimpin juga bisa ditemukan di level terendah dalam organisasi dan di setiap bagian dalam organisasi. Dalam laporan khusus oleh Knowledge@Wharton

Lebih terperinci

[email protected] SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN Sistim formal dan proses informal mempengaruhi perilaku manusia dalam organisasi. Sistim formal terdiri dari perencanaan starategis, anggaran dan pelaporan.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. bahkan manusia tidak akan bertahan hidup. Demikian juga dalam sebuah

BAB I PENDAHULUAN. bahkan manusia tidak akan bertahan hidup. Demikian juga dalam sebuah 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang mewarnai era globalisasi memungkinkan perusahaan atau organisasi beroperasi diberbagai belahan dunia

Lebih terperinci

BAB IV KESESUAIAN ANTARA KEMATANGAN KARYAWAN DENGAN GAYA KEPEMIMPINAN PADA SUB DIREKTORAT SDM PT X KANTOR PUSAT JAKARTA

BAB IV KESESUAIAN ANTARA KEMATANGAN KARYAWAN DENGAN GAYA KEPEMIMPINAN PADA SUB DIREKTORAT SDM PT X KANTOR PUSAT JAKARTA BAB IV KESESUAIAN ANTARA KEMATANGAN KARYAWAN DENGAN GAYA KEPEMIMPINAN PADA SUB DIREKTORAT SDM PT X KANTOR PUSAT JAKARTA Setelah melakukan penyebaran kuesioner kepada 52 orang responden karyawan tetap pada

Lebih terperinci

DAFTAR PERTANYAAN (KUESIONER) PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KOMUNIKASI TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA PEGAWAI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KOTA MEDAN

DAFTAR PERTANYAAN (KUESIONER) PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KOMUNIKASI TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA PEGAWAI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KOTA MEDAN DAFTAR PERTANYAAN (KUESIONER) PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KOMUNIKASI TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA PEGAWAI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KOTA MEDAN Petunjuk pengisian : 1) Isilah data diri sesuai dengan keadaan

Lebih terperinci

Kebijakan Manajemen Risiko

Kebijakan Manajemen Risiko Kebijakan Manajemen Risiko PT Indo Tambangraya Megah, Tbk. (ITM), berkomitmen untuk membangun sistem dan proses manajemen risiko perusahaan secara menyeluruh untuk memastikan tujuan strategis dan tanggung

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. bawahannya untuk senantiasa produktif sebab semangat keberadaan seorang

BAB I PENDAHULUAN. bawahannya untuk senantiasa produktif sebab semangat keberadaan seorang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Di dalam suatu organisasi atau unit usaha baik itu formal atau informal, membutuhkan seorang pemimpin yang dapat memberikan semangat kepada bawahannya untuk

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Dalam Era kompetisi yang kian ketat ini, setiap perusahaan dituntut untuk

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Dalam Era kompetisi yang kian ketat ini, setiap perusahaan dituntut untuk BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam Era kompetisi yang kian ketat ini, setiap perusahaan dituntut untuk meningkatkan kinerja karyawanya dengan cara meningkatkan kualitas dan kuantitas. Keberhasilan

Lebih terperinci

URAIAN JABATAN. Merencanakan, mengarahkan dan mengawasi seluruh kegiatan Direktorat Pemasaran untuk merencanakan strategi Pemasaran sesuai RKAP

URAIAN JABATAN. Merencanakan, mengarahkan dan mengawasi seluruh kegiatan Direktorat Pemasaran untuk merencanakan strategi Pemasaran sesuai RKAP Job Description Direktur Tanggung Jawab Utama: Dewan Penasehat Direktur Marketing & Resources Department URAIAN JABATAN Identitas Jabatan Nama Jabatan : Direktur Pemasaran Departemen : Pemasaran Atasan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. di segala bidang. Kenyataan tersebut menuntut profesionalisme sumber daya

BAB I PENDAHULUAN. di segala bidang. Kenyataan tersebut menuntut profesionalisme sumber daya BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Penyelenggaraan pemerintahan yang efisien dan efektif menjadi tuntutan di era globalisasi yang sangat erat kaitannya dengan persaingan dan keterbatasan di

Lebih terperinci

Sikap Mental Wirausaha (Inovatif, Kreatifitas, Motivasi, Efektif dan Efisien) Kuliah 3

Sikap Mental Wirausaha (Inovatif, Kreatifitas, Motivasi, Efektif dan Efisien) Kuliah 3 Sikap Mental Wirausaha (Inovatif, Kreatifitas, Motivasi, Efektif dan Efisien) Kuliah 3 Pengenalan Diri Instropeksi SALAH Dilazimkan Menyalahkan: Orang lain Lingkungan akibatnya Tidak percaya diri Tidak

Lebih terperinci