HASIL BIDDING The 39th Jazz Goes To Campus
|
|
|
- Glenna Lesmono
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 HASIL BIDDING The 39th Jazz Goes To Campus
2
3
4
5 Hasil Bidding The 39th Jazz Goes To Campus Calon Project Officer: Mohamad Arsyan Rifqi Diah Bidder Irsyan Maududy (Ketua BEM) Biordio (Controller) Noviatrisnawati H (Kepala Bidang 1) Astrid Chadys (Kepala Bidang 3) Annisa Rahma (Kepala Bidang 4) Putri P Herman (Kepala Bidang 5) Ridzka Nur Fitriawati (Kepala Departemen Apresiasi Seni dan Budaya) Zenia Clarissa (Wakil Kepala Departemen Apresiasi Seni dan Budaya) Putri Akmalia (Kepala Tim Kontrol Internal) Reva Priyandi (Wakil Kepala Tim Kontrol Internal) Andra Adiwisesa (Anggota Tim KI) Dwiwulan (anggota Tim KI) Biddee Project Officer : Mohamad Arsyan Rifqi Diah Vice Project Officer : Gevin Maheswara Satari General Affair 1 : Yohanna Novie Naulita General Affair 2 : Anggit Marsanti Controller : Ilham Akbar Muhammad Treasurer in : Nur annisa Ellis Setiawati Treasurer Out : Irine Audya Panjaitan Head of Internal Control : Mochamad Riandri Prasetya Marketing and Communication Director : Jordan Patar Timothy Field Engineering and Design Director : Teuku Muhammad Riefky Hasan Program Director : Devina Novia Ferty General Supporting Director : Dimitri Caktiadi Juda
6
7 Kepribadian, Komitmen, Motivasi (15%) Bidder Nilai Komentar Ketua BEM 3.6 Orang di angkatan 2013 yang sejak dulu maba pernah bilang mau jadi PO JGTC. Walaupun sebelum maju sempet ragu ama dirinya apakah pantas menjadi PO, akhirnya memberanikan diri untuk memegang amanah besar di FEB UI. Jutsru ketika ingin maju memegang amanah yang besar, sebuah keraguan terhadap diri sendiri adalah hal yang wajar, karena keraguan tersebut yang diharapkan untuk lo jawab ketika jadi PO nanti. Arsyan maju sebagai PO JGTC berangkat dari masalah-masalah turunan yang selalu ada di JGTC. Orang yang maju dengan motivasi menyelesaikan masalah merupakan salah satu motivasi terkuat jika ingin maju sesuatu. Controller 3.8 Kepribadian kuat, integritas tinggi, evaluator, visioner, motivasi tinggi, komitmen bermula dari mimpi. Kabid Perihal komitmen yang sudah terbukti ok dari track record selama ini semoga bisa dijaga ya Syan, terutama saat liburan panjang nanti hehe. Motivasi dominan datang dari keinginan diri sendiri dan juga beranjak dari permasalahan yang Arsyan liat di JGTC cukup bgt menjadi modal seorang PO untuk ga kehilangan motivasi di tengah perjalanan. Kepribadian Arsyan yang berprinsip khususnya dalam hal keterbukaan terkait diri Arsyan semoga ga jadi penghalang untuk harmonisasi PI itu sendiri yaa Syan. Gevin sudah oke untuk saling melengkapi bersama Arsyan Perihal komitmen yang sudah terbukti ok dari track record selama ini semoga bisa dijaga ya Syan, terutama saat liburan panjang nanti hehe. Motivasi dominan datang dari keinginan diri sendiri dan juga beranjak dari permasalahan yang Arsyan liat di JGTC cukup bgt menjadi modal seorang PO untuk ga kehilangan motivasi di tengah perjalanan. Kepribadian Arsyan yang berprinsip khususnya dalam hal keterbukaan terkait diri Arsyan semoga ga jadi penghalang untuk harmonisasi PI itu sendiri yaa Syan. Gevin sudah oke untuk saling melengkapi bersama Arsyan Perihal komitmen yang sudah terbukti ok dari track record selama ini semoga bisa dijaga ya Syan, terutama saat liburan panjang nanti hehe. Motivasi dominan datang dari keinginan diri sendiri dan juga beranjak dari permasalahan yang Arsyan liat di JGTC cukup bgt menjadi modal seorang PO untuk ga kehilangan motivasi di tengah perjalanan. Kepribadian Arsyan yang berprinsip khususnya dalam hal keterbukaan terkait diri Arsyan semoga ga jadi penghalang untuk harmonisasi PI itu sendiri yaa Syan. Gevin sudah oke untuk saling melengkapi bersama Arsyan Perihal komitmen yang sudah terbukti ok dari track record selama ini semoga bisa dijaga ya Syan, terutama saat liburan panjang nanti hehe. Motivasi dominan datang dari keinginan diri sendiri dan juga beranjak dari permasalahan yang Arsyan liat di JGTC cukup bgt menjadi modal seorang PO untuk ga kehilangan motivasi di tengah perjalanan. Kepribadian Arsyan yang berprinsip khususnya dalam hal keterbukaan terkait diri Arsyan semoga ga jadi penghalang untuk harmonisasi PI itu sendiri yaa Syan. Gevin sudah oke untuk saling melengkapi bersama Arsyan Kabid Kepribadian Arsyan yang introvert membuat Arsyan menjadi seseorang yang kurang peka. Selain itu juga ada beberapa kekurangan Arsyan yang diutarakan PI lain seperti kurang peka, cara penyampaian yang terlalu to the point, arogan, dan lainlain, sebaiknya Arsyan coba memperbaiki hal tersebut, bukan berarti merubah diri, tetapi cobalah untuk melihat dari sisi orang lain juga. Namun, walaupun Arsyan terlihat tidak peka dan tidak peduli, ternyata terkadang Arsyan juga memikirkan orang lain, bisa lebih ditunjukin nih syan, minimal coba ke PI dulu. Untuk komitmen, ngga perlu diragukan lagi karena Arsyan merupakan seseorang yang ngga akan ngambil sesuatu pilihan kalo dia ngga suka hal itu. Dan gue rasa keinginan Arsyan untuk memperbaiki kekurangan di JGTC sebelumnya dapat mempertahankan Arsyan untuk tetap berkomitmen di JGTC sampai akhir. Ditambah lagi motivasi Arsyan untuk menjadi PO JGTC murni dari dirinya sendiri, sehingga kemungkinan Arsyan untuk mundur dari tanggung jawab ini cenderung kecil.
8 Kadep + Wakadep 3.8 Kadep : Arsyan merupakan sosok intovert yang sering dibilang misterius oleh sekitarnya. Hampir tidak ada orang yang bisa menebak apa isi kepalanya. Sosok arsyan yang keras dan perfeksionis juga merupakan salah satu keunikan tersendiri yang ia miliki di dalam dirinya. Bebeda dengan arsyan, Gevin merupakan sosok yang lebih extrovert dibanding arsyan. Gevin lebih bisa berinteraksi dengan banyak orang dan menjadi sosok pendengar yang lebih baik. Tetapi perbedaan kepribadian ini lah yang nantinya dapat menguatkan team ini. Arsyan & Gevin diharapkan dapat menjadi pelengkap diantara kedua nya. Komitmen dan motivasi arsyan untuk menjadi PO JGTC 39 ini juga sudah sangat bagus, berangkat dari masalah yang ia rasakan selama 2 tahun berkecimpung di medan ini, ia dirasa sudah sangat mengerti dan memahami apa yang nantinya akan ia bawa tahun ini. Wakadep : Sebagai seorang PO, Kak Arsyan sangat bertanggung jawab dan memiliki jiwa kepemimpinan yang jarang dimiliki oleh orang banyak. Ia memiliki keyakinan dan juga kepercayaan diri yang sempurna untuk menjadi seorang project officer acara seperti JGTC. Berkepribadian keras itu diperlukan, namun, mungkin kedepannya Kak Arsyan diharapkan bisa lebih peka lagi terhadap anggota-anggotanya ya kaaak Kabid Niat yang dimiliki Arsyan sejak awal masuk kuliah untuk menjadi PO alhamdulillah ya dikabulkan Allah. Motivasi yang berangkat dari permasalahan yang ada bukan self interest, serta passion yang dimiliki Arsyan menjadi dasar bahwa komitmen yang dimiliki untuk JGTC sangat besar. Untuk kepribadian, Arsyan sudah cukup memahami bagaimana cara untuk bersikap disegala situasi dan disegala posisi. Kabid Menurut saya Arsyan orang yang sangat, Idealis, perfeksionis, tertutup, cerdas, dan kritis, tertutup disini dalam hal kehidupan pribadi, sedangkan untuk masukan mengenai pekerjaan arsyan akan sangat terbuka, meskipun ide ide tersebut nantinya akan sangat dikritisi. Jika ide tersebut tidak sesuai, maka ia tidak akan segan mempertanyakan kembali mengenai ide tersebut. Merupakan orang yang sangat mengedepankan profesionalitas. Salah satu motivasi terbesar adalah ingin memperbaiki kekurangan JGTC dan ingin mengedepankan value dari JGTC itu sendiri serta Ingin menjaga keberlanjutan dari JGTC. Untuk komitmen, sudah tidak perlu diragukan lagi :D
9 Tim KI Puteri Akmalia: Arsyan sudah memiliki keinginan untuk menjadi PO JGTC sejak maba. Arsyan merupakan sosok yang goal oriented, straightforward, dan visioner. Sifat-sifat seperti itu dapat menjadi advantages baginya dalam menjalankan perannya sebagai PO JGTC nantinya, namun cara penyampaiannya ke orang terkadang dapat menyinggung orang lain, PI lainnya pun mengharapkan Arsyan agar tidak terlalu rigid. Arsyan yang mengaku introvert dan tidak suka hal-hal yang merangkul bawahannya walaupun hanya sekedar memberi semangat dapat ditutupi oleh sosok Gevin sebagai VPO. sebagai VPO Gevin dapat menutupi kekurangan-kekurangan Arsyan, tetapi ingat jangan sampai sosok Gevin tenggelam dalam sosok Arsyan. Semangat JGTC! 2. Reva Priyandi: Arsyan memiliki kepribadian yang sangat tertutup. Ia sangt tidak menyukai untuk menjadi center of attention. Ia juga bukan tipe orang yang suka untuk berada di tengah keramaian. Pola pikirnya sangat rasional bahkan terkadang terlalu rasional untuk hal hal tertentu yang membuatnya susah untuk yakin ataupun diyakinkan tanpa adanya argumen pendukung yang sesuai dengan pola berfikirnya. Arsyan tidak banyak bercerita mengenai kehidupannya kepada orang lain, termasuk teman teman terdekatnya. Ia menganggap kehidupannya merupakan suatu hal yang sangat bersifat privasi. Hal ini akan menjadi tantangan untuk menjalin kedekatan dengan pengurus inti lainnya karena ketertutupannya. Dalam berinteraksi, ia tidak menganggap pentingpandangan orang lain terhadap dirinya, khususnnya dalam hal keputusan ataupun tindakan yang dilakukan. Tentunya hal ini akan menjadi hambatan yang cukup berarti, mengingat salah satu kritetia dari seorang pemimpin yang baik haruslah bisa menjadi sosok yang selalu hadir untuk memberikan power serta bisa menjadi sosok panutan bagi seluruh orang yang dipimpinnya. Terkait permasalahan komitmen, ia mampu memposisikan diri dan bertanggung jawab yang disertai dengan profesionalitas cara kerja yang baik, sehingga selalu membuatnya memiliki komitmen yang baik dimanapun ia berada. Pengurus inti yang lain pun sudah memiliki keyakinan atas komitmennya sebagais seorang project officer yang akan memimpin mereka. Motivasi untuk maju sebagai Project Officer The 39th Jazz Goes To Campus sudah muncul sejak ia menjadi mahasiswa FEB UI dari semester awal. Arsyan memiliki passion dalam bidang acara, festival musik, serta hal hal teknis dalam permasalahan stage management, yang sangat mendukung motivasinya di 39th Jazz Goes to Campus. 3. Fahriandra Adiwisesa: Keinginan Arsyan menjadi PO JGTC sudah tumbuh sejak awal masuk ke FEB UI. Arsyan maju didasari oleh passion dan kecintaannya terhadap JGTC, sehingga komitmen Arsyan terhadap berjalannya JGTC tidak lagi diragukan. Arsyan juga merupakan orang yang visioner, memiliki karakter, dan juga idealis. Namun akan lebih baik lagi jika Arsyan lebih membuka diri kepada pendapat-pendapat PI lain demi JGTC yang lebih bagus lagi nantinya. 4. Dwiwulan: Ka Arsyan menjadi calon PO berangkat dari masalah-masalah yang ada di JGTC sebelumnya. Saya melihat komitmennya yang cukup tinggi karena melihat antusiasmenya dan juga melihat perubahan-perubahan yang ingin ia bawa bersama dengan 11 PI lainnya. Namun kepribadian Ka Arsyan yang keras kepala dapat menimbulkan resiko ia terlalu mendominasi dan dapat menciptakan konflik ketika terjadi perbedaan pendapat. Resiko ini kemungkinan dapat diatasi dengan sifat Ka Gevin sebagai VPO yang mempunyai kepribadian berbanding terbalik dengan Ka Arsyan.
10 Leadership, Interpersonal Skill, Kompetensi (15%) Bidder Nilai Komentar Ketua BEM 3.4 Menjadi PO JGTC merupakan kepanitiaan terakhir di kampus sebelum lulus nanti. PO JGTC pun merupakan orang yang sudah menyelami seluk beluk kepanitaan di FEB UI. Pengalaman Arsyan sebagai di acara musik sudah di tidak diragukan lagi, bahkan sudah sejak dari SMA. Salah satu orang yang sejak maba hampir semua kepanitiannya berkecimpung di bagian Event. Arsyan juga merupakan orang yang visioner dan attenion to detail. Namun, untuk sosok pemimpin, pribadi Arsyan yang cenderung berorientasi terhadap hasil dan cuek, terkadang dapat menjadi bumerang di ritme kerja PI dan BPH nantinya. Semoga sosok tersebut dapat tercover oleh Sosok Gevin, orang lapangan, yang lebih peka terhadap persoalan non kerjaan di JGTC. Controller 3.8 Orang punya mimpi, udah tau jalan yang mau dipilih. Semoga harapan sesama pengurus yang udah disebutin di bidding bisa terealisasi. Bison dan gevin = komplementer. Kabid Arsyan udah paham cara memimpin yang ideal dari banyak pengalaman juga dalam hal dipimpin ataupun mimpin, jadi semoga dapat diterapkan dengan tepat ya! Dua tahun di JGTC juga sangat mendukung kompetensi Arsyan buat megang amanah ini, ntap deh. Arsyan tinggal belajar sambil diterapkan bagaimana menjaga ritme kerja tiga ratusan orang dibawah kepemimpinannya, semangaaat! Kabid Pengalaman memimpin Arsyan di berbagai kepanitiaan membuat Arsyan sudah memiliki dasar untuk menentukan harus menjadi pemimpin yang seperti apa nantinya. Untuk pemahaman mengenai JGTC, tidak perlu diragukan lagi bahwa Arsyan dan tim sudah sangat menguasai Kadep + Wakadep 3.9 Kadep : Sosok Arsyan untuk menjadi pemimpin memang sudah tidak perlu di ragukan lagi. Walaupun saat bidding dia bilang kalo dia ngerasa gapunya aura, tp menurut gue setiap orang mempunyai auranya masing masing (even aura nya putih jd transparan, ya ga sih syan?) haha. Untuk kedepannya sama seperti yang udah gue sampein sebelumnya, menurut gue arsyan ga perlu berubah menjadi orang lain hanya karna titlenya sekarang menjadi PO JGTC. Just being who you are ya syan, walaupun terkadang lo harus bisa belajar untuk sedikit melunak kan isi kepala lo juga sih syan, karna kehidupan ini gak selalu sejalan dengan apa yang kita mau Wakadep : Kak Arsyan memiliki kharisma natural yang bisa membuat subordinatnya untuk patuh dan melaksanakan tugasnya. Untuk skill dalam memimpin juga kak Arsyan sudah tidak diragukan lagi melihat banyaknya pengalamannya memimpin di kepanitiaan-kepanitiaan FEB UI sebelumnya seperti Maker, Econtal, dsb. Kabid Arsyan telah memiliki kompetensi dan interpersonal skill yang berada diatas cukup untuk menjadi sosok PO JGTC 39. Pengurus Inti JGTC 39 (kecuali Arsyan) sudah cukup memahami dan bertoleransi dengan gaya kepemimpinan Arsyan. Semoga kedepannya Arsyan dapat lebih membuka mata, hati, dan telinga-nya terhadap orangorang sekitar ya. Kabid Arsyan merupakan orang yang sangat percaya akan kemampuannya dalam melakukan sesuatu, termasuk dalam pengambilan keputusan, sehingga dalam pengambilan keputusan bukanlah karena intervensi orang lain. Arsyan bukan jenis makhluk yang suka speak up didepan publik, dan lebih senang menyampaikan gagasan dalam waktu dan situasi tertentu saja, dan tidak suka memotivasi ataupun dimotivasi, ada baiknya jika mencoba untuk lebih percaya dan terbuka dengan orang lain dan melatih kemampuan bicara di depan publik, meskipun begitu, arsyan sudah menjadi sosok yang sangat dipercaya oleh jajaran PI-nya. Cukup komplementer dengan Gevin sebagai VPO. Untuk kompetensi, sudah sangat berpengalaman, baik pengalaman dalam hal memimpin team, ataupun pengalaman dalam menjalankan sebuah acara
11 Tim KI Puteri Akmalia: Dalam hal kepemimpinan Arsyan tidak perlu diragukan lagi karena banyaknya pengalaman kepemimpinan yang dia jalani di berbagai kepanitiaan. Gaya kepemimpinan otoriter maupun demokratis sudah pernah ia coba sehingga dia tahu batasan-batasan kapan ia harus otoriter ataupun demokratis. 2. Reva Priyandi: Cara berfikirnya yang kritis, rasional, serta tegas membuat Arsyan menjadi sosok yang ideal untuk memimpin. Menurut para pengurus inti lainnya pun ia bisa menjadi sosok yang dipandang dengan cara yang ia miliki. Namun, terkadang ia sering bertindak untuk terlalu demokratis, yang membuat decision making process menjadi cenderung lebih lama, dan apabila sudah mencapai situasi alot, ia harus mampu mengambil decision tertentu. Caranya berkomunikasi sangat straight tanpa pengemasan tertentu. Dengan kepribadiannya yang tertutup, membuatnya menjadi sosok yang sulit untuk digapai dengan individu lainnya. Ia juga tidak banyak bicara apabila tidak ada hal yang begitu penting untuk diungkapkan. Hal ini akan menjadi hambatan baginya untuk membuat situasi yang kondusif. Tetapi hal ini bisaa tertutupi dengan kehadiran beberapa sosok pengurus inti lainnya yang lebih cair dan hangat. Dalam berkomunikasi juga ia belum memiliki cara cara tertentu untuk menimbulkan impression yang baik dengan orang lain. Dikahwatirkan dengan interpersonal skills yang ia miliki, ia kurang bisa untuk menjadi sosok pemimpin yang dapat menginspirasi keseluruhan tim The 39th Jazz Goes to Campus. Terkait permasalahan kompetensi, secara khusus ia meiliki kemampuan yang tak usah dipertanyakan lagi dari segi pengkonsepan acara serta hal hal lainnya yang berkaitan dengan permasalahan acara. Hal ini ia miliki karena hampir seluruh kepanitiaan yang ia ikuti selalu di bidang acara. Mengenai kompetensi di dalam bidang teknis lapangan, ia belum memiliki kemampuan yang begitu mendalam. Tetapi hal ini bisa ditutupi dengan kehadiran Gevin sebagai VPO, serta keberadaan Riefky dan Didi di dalam pengurus inti. Secara keseluruhan, Arsyan beserta pengurus inti sudah memiliki pemahaman yang baik mengenai medan medan yang akan ia hadapi di JGTC 3. Fahriandra Adiwisesa: Arsyan sudah memiliki banyak pengalaman terkait kepemimpinan di kepanitiaan maupun kegiatan di FEB UI. Arsyan mampu mengetahui titik tengah untuk menjadi otoriter dan demokratis pada waktu dan situasi yang tepat. Selain itu, Gevin sebagai VPO juga diharapkan dapat melengkapi Arsyan dari sisi kepekaan dan dalam menjaga situasi agar lebih kondusif. Semoga kepemimpinan antara Arsyan sebagai PO dan Gevin sebagai VPO bisa menciptakan suasana JGTC yang lebih nyaman untuk para subordinatnya dan membuat JGTC menjadi lebih baik secara keseluruhan. 4. Dwiwulan: Ka Arsyan mempunyai kelemahan di dalam kepercayaan diri. Ia merasa bahwa ia tidak mempunyai aura sebagai leader seperti ketua-ketua JGTC sebelumnya. Ka Arsyan pun tidak suka untuk terjun langsung ketika terjadi konflik-konflik personal yang mungkin akan terjadi. Namun Ka Arsyan tahu bahwa ia harus memperbaiki kekurangannya dan melihat kesempatan menjadi PO JGTC sebagai tantangan. Tipe kepemimpinan yang Ka Arsyan ingin bawa adalah demokratis namun keputusan akhir tetap berada di tangan Ka Arsyan. Di dalam kepanitian-kepanitian sebelumnya Ka Arsyan telah menjalankan kepemimpinan otoriter maupun demokratis, sehingga ia tahu titik tengahnya. Pengalaman kepemimpinan Ka Arsyan di kepanitian maupun di jurusannya dapat mendukung Ka Arsyan untuk maju menjadi PO JGTC.
12 Staffing & Struktur Kepanitiaan (15%) Bidder Nilai Komentar Ketua BEM 3.2 Proses Open Recruitment BPH coba dimatangkan kembali, jangan sampai ada pihak-pihak yang yang merasa proses Open Recruitment BPH hanya sekedar menjalankan fungsi transparansi pemilihan BPH ke publik, jadikan proses tersebut memang untuk menyaring orang-orang terbaik di BPH JGTC. Jumlah staff perlu disesuaikan dengan inovasi yang dibawa. Controller 3.7 Based on evaluation, cost and benefit analysis, division rebranding Kabid ADa dua dari dua belas jajaran pengurus inti yang belum pernah berkecimpung langsung menjadi panitia JGTC, namun melihat porsi tugasnya, kedua orang ini, Cael dan Ilham sudah punya pengalaman di tugasnya ini. Struktur oke, tidak ada yang berubah, jangan lupa perbaiki garis komando dan garis koordinasi yang salah tergambar di preprop yaaa! Jajaran PI lainnya yang merupakan panitia tahun lalu dan di bidangnya masing-masing sudah pas, idealisme para PI oke. Evaluasi terhadap jumlah staff yang dibutuhkan kedepannya sudah dipikirkan, goodjob! Kabid Orang-orang yang dipilih Arsyan untuk mengisi posisinya merupakan orang-orang yang memang kompeten di bidangnya dan bisa dipercaya oleh Arsyan, apalagi hampir semua pilihan pertama langsung menerima, orang-orang yang sekarang mengisi posisi tersebut bukan karena ngga ada orang/pilihan lain lagi, sehingga kemungkinan bahwa mereka benar-benar kompeten lebih besar. Mengenai oprec BPH dan beberapa masukan saat bidding mungkin masih perlu dipertimbangkan lebih matang lagi. Kadep + Wakadep 3.6 Kadep : Struktur PI yang ada di rasa sudah cukup baik. Gue percaya 12 orang ini merupakan 12 orang terbaik yang JGTC butuhkan saat ini. Untuk kedepannya, mungkin kalian ber 12 harus bisa lebih terbuka dan mendekatkan diri satu sama lainnya lagi. Selamat menjalankan moment yang tak terluapakan selama kurang lebih 9 bulan kedepan. Semoga JGTC bisa menjadi salah satu moment berharga di dalam hidup kalian! Untuk proses perekrutan BPH dan Staff mungkin harus mempertimbangkan banyak hal agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan kedepannya. Semangaaaat! Wakadep : Untuk struktur kepanitiaan, JGTC sudah tidak usah diragukan lagi. Namun untuk bagaimana system pengrekruitan anggotanya masih perlu diperhatikan lagi matang-matang dampaknya bagi stakeholders internal dan eksternal. Kabid Inovasi terkait struktur kepanitian yang lahir sebagai solusi masalah JGTC sebelumnya memiliki risiko yang harus diantisipasi dampak buruknya. Semoga dengan inovasi tersebut JGTC dapat menemukan orang-orang terbaik dibidangnya. Good luck! Kabid Jajaran PI diisi oleh orang orang yang sudah sangat ahli dibidang masing masing, pembagian COC antara PO dan VPO sudah sangat ideal,dan cukup beragam. Dalam pemilihan BPH berdasarkan rekomendasi tahun lalu dan juga mencari BPH yang dapat dipercaya oleh para kabid Tim KI Puteri Akmalia: Struktur PI diisi oleh orang-orang yang memang memiliki kompetensi di posisinya masing-masing. 2. Reva Priyandi: Secara keseluruhan, tidak ada perubahan yang bersifat material dalam struktur kepanitiaan dan jumlah panitia pada The 39th Jazz Goes to Campus. Tetapi, diperlukan perhatian lebih terhadap divisi divisi tertentu yang umumnya memiliki peminat yang kurang dari segi staff. Para pengurus inti bersama dengan badan pengurus hariannya harus memiliki cara khusus untuk meningkatkan serta memperbaiki branding terhadap divisi divisi tersebut agar memiliki atensi lebih dari publik. Mereka juga harus memikirkan eksistensi antar divisi yang selama ini terdapat ketimpangan. 3. Fahriandra Adiwisesa: Tim PI JGTC telah dibentuk dengan komposisi yang tepat. Secara garis besar, kemampuan PI yang telah dibentuk sudah sesuai dan mereka semua telah memiliki pengalaman atas job description-nya. Terus dijaga yaa keseimbangannya dalam PI. 4. Dwiwulan: Struktur kepanitian dan juga staffing sudah baik. Pertama, dari segi recruitment PI sudah cukup baik karena PI dipilih berdasarkan kebutuhan untuk mencapai tujuan yang ingin dibawa Kak Arsyan tahun ini dan juga berdasarkan personality yang cocok dengan kepribadian Kak Arsyan dan Kak Gevin.
13 Pertanggungjawaban Publik (10%) Bidder Nilai Komentar Ketua BEM 3.2 SOP SPK perlu diperdalam kembali untuk seluruh PInya. Hanya saja deadline yang sudah disepakati antara BEM dengan JGTC harus diperhatikan untuk tidak telat. Begitu juga hal-hal yang dibutuhkan dari BEM semoga dapat menjadi awal hubungan yang baik antara BEM dengan JGTC. Gue sangat berharap isu mengenai hubungan yang kurang baik antara BEM dengan JGTC yang menjadi isu turunan dapat dibuktikan di tahun ini bahwa isu tersebut tidak benar. Jadikan BEM sebagai representasi publik FEB UI yang merupakan stakeholder utama JGTC membangun JGTC bersama-sama dengan pihak panitia guna menciptakan Sustainable Development untuk JGTC. Controller 3.5 Sudah cukup mengerti dan terbuka Kabid Dibaca dan dipahami lagi yaa keseluruhan SOP yang ada Jangan lupa hak dan tanggungjawabnya terhadap BEM dan Publik, mari bekerjasama, yayy! Kabid Arsyan dan tim cukup terbuka dengan BEM dalam mengutarakan keinginan yang menjadi hak mereka dan menerima kewajiban yang diajukan BEM. Arsyan dan tim juga bersedia untuk mengumpulkan dokumentasi untuk pertanggung jawaban publik. Lebih dipelajari lagi aja SOP dan SPK yang udah dikasih yaa. Kadep + Wakadep 3.4 Kadep : Sudah mengerti dengan baik. Semoga kedepannya kita bisa bekerjasama lebih baik lagi Wakadep : Pengurus inti dalam memahami SOP perlu diperhatikan lebih lagi yaa, mungkin terlihat sepele namun hal-hal seperti ini jika sudah ter-handle dengan baik akan menjadi suatu supporting system yang baik bagi kelangsungan JGTC kedepannya. Kabid Pemahaman Pengurus Inti terhadap SOP terkait perlu ditingkatkan apabila terdapat SOP yang kurang dipahami jangan sungkan untuk menyampaikannya melalui PJ JGTC. Semoga kedepannya JGTC 39 dan BEM FEB bisa menjalin hubungan yang saling membangun untuk kedua belah pihak Kabid Mengingat para PI sudah cukup berpengalaman dalam hal kepanitiaan, maka sudah cukup memahami tanggungjawab yang harus dilakukan, cukup terbuka, namun perlu sedikit lebih disiplin. Tim KI 3 1. Puteri Akmalia: Baca dan pelajari ya SOP dan SPK nya. Terlihat belum semua PI membaca dan mengetahui SOP dan SPK dengan baik. 2. Reva Priyandi: Secara umum, seluruh pengurus inti The 39th Jazz Goes to Campus sudah mengetahui pertanggungjawaban yang harus dipenuhi, serta hak hak yang mereka miliki. Tetapi, terdapat hal halo tertentu yang bersifat konseptual yang harus lebih dipahami dengan lebih mendalam. Kepatuhan terhadap SOP yang dimiliki oleh BEM FEB UI juga harus dipenuhi oleh seluruh panitia The 39th Jazz Goes to Campus. 3. Fahriandra Adiwisesa: Tim PI JGTC terlihat sangat kooperatif dan juga telah mengetahui hak dan kewajibannya terhadap BEM FEB UI. Semoga hubungan antara JGTC dan BEM FEB UI sebagai rekan kerjasama dapat terjaga dengan baik. Lebih pahami SOP dan SPK-nya yaaa. 4. Dwiwulan: Para calon Pengurus Inti JGTC terlihat sudah membaca SOP untuk pertanggungjawaban publik namun belum dapat menjawab tanpa membacanya lagi.
14 Konsep, Jaringan, Teknis (30%) Bidder Nilai Komentar Ketua BEM 3.5 Bidang 1: Kabid sangat mengerti mengenai filosofi divisi yang dibawahinya. Inovasi yang dibawahpun memang disesuaikan dengan kebutuhan zaman. Hanya saja perlu dipikirkan mengenai cara publikasi yang efisien secara dana dan efektif. Bidang 2: Inovasi dengan memindahkan stage C ke bukit teknik coba ditinjau ulang urgensinya, jika memang urgen dipindahkan hal ini harus menjadi fokus yang harus disegerakan jika lulus bidding. Konsep Video Mapping juga dilihat efesiensi dana dan efektifitasnya untuk memperbagus acara. Konsep Premium FEB juga hal yang sangat baik karena meningkatkan kebeemanfaatan JGTC untuk anak FEB UI sendiri. Namun, konsep tersebut dapat menjadi bumerang jika tidak matang. Harapannya BEM dan JGTC dapat bersama-sama mengembangkan konsep premium FEB sendiri. Bidang 3: Kabid sangat mengerti esensi dari divisi-divisi di bidang Program, termasuk penggantian jargon divisi sudah disesuaikan dengan filosofi divisi. Untuk JGTC Charity, perlu dicari inovasi penyaluran dana charity. Inovasi ini dibicarakan bersama dengan pihak BEM. Untuk Roadshow, cari tempat yang memang memiliki komunitas jazz dan panitia lokal yang kompeten. Coba dipertimbangkan pula untuk menggunakan tempat roadshow yang sudah pernah. LineUp artis sudah oke, diperhatikan penempatannya dipanggung mana agar tetap mengedepankan musik Jazz. Bidang 4: Secara rencana teknis sudah baik, hanya saja perlu dilakukan inovasi di sistem kerja di bidang 4. Diperhatikan pula mengenai kebersihan lingkungan selama kegiatan JGTC berlangsung, bisa dengan memfokuskan jobdesc ke beberapa divisi terkait sebagai PJ kebersihan. Overall: Berangkat dari masalah-masalah, JGTC 39 banyak melakukan inovasi. Inovasi ini dibuat bukan sekedar untuk menunjukan hal baru di JGTC 39, namun juga inovasi yang memang sesuai dengan kebutuhan dan akan menebarkan kebermanfaatan yang lebih luas. Semoga inovasi-inovasi yang dibuat dapat diimplementasikan dengan baik. Controller Kabid Sustainability based, alur keuangan sudah baik, sudah ada effort untuk meningkatkan fungsi kontrol internal, pemetaan nilai filosofis dari empat bidang yang integral dengan nilai JGTC as a whole, terbuka atas input, pendefinisian situasi, based on evaluation 3.7 PI dominan punya idealisme yang tinggi terhadap JGTC dan jazz itu sendiri. Terlihat tertuang pada tema dan implementasinya pada turunan bidang masing-masing terutama pada bidang program. Bidang 1 : Jordan oke banget teori dan bayangan implementasinya dapet banget, udah menyadari apa yang masih efektif dan ga efektif untuk bidang ini, pokoknya ditunggu realisasinya ya! Value added untuk divisi ticketing perlu dicari lagi alternatif caranya ya. Bidang 2 : Overall oke, input-input yang mengenai mapper dan teknis lainnya dipertimbangkan yaa Bidang 3 : Luar biasaaa hehe Terkait roadshow bisa dipertimbangkan lagi tempat-tempat terdahulu untuk menciptakan sustainability development-nya. Tema yang dibawa untuk bidang 3 itu sendiri jangan sampai tumpang tindih dengan tema besar JGTC yaa Bidang 4 : Udah paham koordinasi dngn divisi-divisi bidang lain, follow up tiap perubahan yang ada di bidang lain juga ya. Segala perizinan segera dilakukan nanti, logistik dan hal-hal lain yang berhubungan sama bidang lain bisa ditentukan aturan-aturan cara request nya agar efektif dan efisien yaa Overall konsep, jaringan dan teknis sudah oke, GOODLUCK THE 39TH JGTC Kabid Secara keseluruhan, Arsyan dan tim udah tau mau bawa JGTC jadi kayak gimana. Setiap kabid sudah benar-benar memahami seluk beluk dari bidangnya dan sudah memiliki konsep masing-masing. Setiap kegiatan, baik pre-event maupun event juga sudah ada targetnya masing-masing dan semua divisi menerapkan KPI sehingga parameter keberhasilannya jelas. Ide-ide baru yang diutarakan kabid juga bagus-bagus, hanya perlu dipikirkan lagi implementasinya. Feedback dari BEM atas inovasi yang kalian ajukan dan masukan-masukan dari BEM bisa dipertimbangkan. Kalian yang paling paham kondisinya, kalian pasti lebih tau mana yang terbaik untuk JGTC. Jadi lebih dimatangkan aja untuk inovasi-inovasi dan rencana yang kalian pilih atau ingin kalian jalanin.
15 Kadep + Wakadep 3.8 Kadep : Konsep yang ingin dibawakan dari JGTC 39 ini dirasa sudah sangat baik. Simple tapi berkesan. Tidak butuh waktu lama untuk mengerti apa yang JGTC ingin sampaikan tahun ini. Semoga semua value yang ingin dibawakan JGTC tahun ini dapat tersampaikan kepada seluruh stakeholder dari JGTC itu sendiri. Bidang 1 : Kesiapan dari bidang 1 sudah sangat terlihat, beberapa inovasi yang akan dilakukan juga terlihat sangat baik dan sudah dipersiapkan sebelumnya dengan cukup matang. Semua konsep dan inovasi per divisi mulai dari publikasi, ticketing, marketing dan bazzar pun sudah terlihat sangat baik. Semoga apa yang sudah direncanakan ini dapat berjalan dengan baik kedepannya. Beberapa inovasi yang ingin dilakukan memang membutuhkan pemikiran yang matang karna berhubungan dengan cost efficiency juga, jadi mungkin bisa dipertimbangkan lagi dengan sangat baik dan Beberapa poin penting yang perlu diperhatikan juga jangan sampai terlewatkan, Good Luck kak Jordan and team! Bidang 2 : Hal hal teknis banyak yang masih perlu di perhatikan di dalam bidang ini. Untuk konsep yang akan dibawa oleh tong sudah terlihat sangat jelas, hanya realisasi nya saja yang harus di persiapkan sejak jauh jauh hari. Hal hal teknis yang bersifat vital juga diharapkan dapat di pertimbangakn sebaik mungkin agar tidak terjadi permasalahan di kemudian hari. Semangat kaak tong n team! Bidang 3 : Kak devina terbilang sudah cukup siang untuk memimpin bidang program ini. Konsep yang dibawa disetiap divisi pun sudah cukup matang, walaupun masih ada beberapa hal yang masih terlihat kurang jelas. Seperti misal nya konsep di divisi Artist Relation yang akan dibawa di setiap stage dan line up festival yang akan di bawakan nanti. Mungkin untuk kedepannya harus bisa diperhatikan mengenai konsep yang akan di bawa di setiap stage dan juga pemerataan artis di setiap stage nya juga. Untuk pemilihan tempat Roadshow juga sebaiknya dipertimbangkan baik baik mengenai cost & benefitnya, jangan sampai nilai dan value yang akan di bawa malah akan luntur karena tempat yang akan dijadikan tujuan roadshow tidak tepat. Konten Minimuseum yang akan dibawa juga mungkin bisa lebih difokuskan lagi agar value nya dapat benar benar tersampai ke stakeholder dan mengedukasi mereka. Untuk konsep dari exhibition sendiri sudah cukup bagus dan matang. Semangaaat kak devina!!! Bidang 4 : Konsep yang dibawa oleh ka didi sudah cukup jelas, semoga komitmen di bidang ini dapat selalu terjaga. Perhatikan hal hal detail yang akan di jalankan nanti, semoga semua urusan ribet yang nanti akan dihadapi dapat berjalan dengan lancaaaar ya kak! Wakadep : Salut untuk semua PI terutama Kabid-Kabid yang sudah mempersiapkan konten yang begitu siap, sigap dan lengkap. Konsep yang dibawa tahun ini juga dikemas dengan begitu banyaknya teori landasan sehingga dapat memperkokoh teknis di JGTC kedepannya. Untuk keseluruhan, setiap PI sudah sangat tepat berada di posisinya masing-masing.
16 Kabid Pengurus Inti Seluruh Pengurus Inti sudah memiliki satu pemahaman mengenai konsep dari JGTC 39. Semoga pengurus inti dapat berhasil berperan sebagai motor untuk menanamkan value JGTC keseluruh stakeholder-nya. Tim Keuangan Perhatikan segmantation of duties dari TO dan TI. Alangkah lebih baik apabila Head of KI memahami esensi kontrol internal agar dalam menjalani teknisnya tidak bingung. Semoga controller lebih tidak skip dan lebih attention to detail yah ;) Marketing & Communication Konsepnya. Namun, perlu diperhatikan untuk tidak hanya fokus mempublikasikan JGTC Festival-nya, masih banyak rangkaian acara JGCT lain yang membutuhkan effort publikasi yang lebih. Perhatikan risiko inovasi terkait publikasi dan ticketing ya. Field Engineering and Design Perencanaan terkait inovasi beserta back-up plan-nya harus dilalukan lebih matang dan detail, melihat besarnya risiko yang akan terjadi. Semoga dipermudah ya dalam proses mengeksekusi inovasinya. Aamiin. Program Suka banget dengan konsep yang dibawakan. Memahami esensi dari tujuan masing-masing rangkaian kegiatan dan alasan mengenai kenapa kegiatan tersebut ada dapat mempermudah untuk mencari ide untuk menyampaikan bahasa tersebut. Selain itu, juga mempermudah untuk mengukur cost and benefit dari masing-masing rangkaian kegiatan berdasarkan parameternya. Semoga beragam bahasa dalam JGTC dapat berhasil disampaikan dan dipahami oleh stakeholder ya. General Supporting Berdasarkan beragamnya risiko yang dihadapi diperlukan skenario-skenario lain untuk menghadapinya. Buat sebuah communication chain yang jelas untuk mempermudah koordinasi antardivisi. Semangat ya!!!! Kabid Secara keseluruhan, konsep yang dibawa untuk JGTC ke-39 sudah sangat matang, baik dari tema, visi, misi dan juga nilai yang ingin disampaikan, namun cukup disayangkan preprop terlihat kurang matang, karena ada beberapa hal yang disampaikan saat bidding belum dicantumkan dalam preprop. meskipun begitu bisa tertutupi dengan presentasi yang sangat baik dan komprehensif dari setiap bidang. Mengingat interpretasi dari tema yang dibawa bisa sangat luas, baiknya bisa lebih berhati hati dalam penanaman nilai ke pada panitia JGTC yang lainnya, agar nilai dari tema yang dibawa bisa tersampaikan dengan baik. Untuk teknis, baik PO, VPO, Kabid, tim keuangan, dan GA, sudah sangat memahami medan yang akan dihadapi, bahkan sampai ke hal hal teknis yang mendetail. Semoga konsep yang dibawa bisa di terapkan dengan sebaik mungkin, terutama untuk inovasi inovasi yang sangat keren! semoga bisa berjalan sesuai rencana. Keep up the good work, the 39th JGTC!
17 Tim KI Puteri Akmalia: Preprop masih banyak copas dari tahun lalu. Lebih baik ditulis ulang. Agar benarbenar memahami apa yang mau dibawa. Inovasi-inovasi yang ingin dibawa malah banyak yang tidak dicantumkan di preprop. Perbaiki ya di propin. JGTC merupakan kepanitiaan yang level kualitasnya zero mistake kan. semangat! 2. Reva Priyandi: Konsep yang dilahirkan pada The 39th Jazz Goes to Campus adalah Jazz is The Moment. Konsep ini memiliki arti bahwa, setiap stakeholders memiliki momen momen tertentu terhadap Jazz Goes to Campus. Para pengurus inti ingin setiap stakeholders internal dan external The 39th Jazz Goes to Campus untuk menikmati every moment yang mereka miliki terhadap Jazz Goes to Campus. Secara umum, konsep besar dari The 39th Jazz Goes to Campus terkesan tidak terlalu dalam, serta belum begitu jelas apa yang inging di-capture dan dihadirkan pada The 39th Jazz Goes to Campus. Tapi, pendalaman terhadap konsep besar tersalurkan melalui konsep kerja dari setiap bidang. Hal yang berpotensi menjadi masalah adalah, bias yang dapat timbul karena adanya konsep setiap bidang yang bisa mendominasi konsep besar itu sendiri. Secara umum, setiap bidang memiliki inovasi inovasi yang bisa meningkatkan performa kerja secara konseptual maupun teknis yang akan dijalani. Evaluasi yang bersifat strategis pun sudah disadari dari setiap bidang maupun divisi divisinya. Hal yang menjadi permasalahan adalah, masih cukup banyak konsep kerja serta rencana kerja yang belum final dan begitu matang. Contohnya adalah dalam pemindahan stage c ke bukit teknik, kota tujuan roadshow, dan hal hal lainnya. Diharapkan hal yang belum final tersebut agar segera dimatangkan dengan melalui pengkajian terebih dahulu terhadap kondisi kondisi yang akan timbul. Secara garis besar, tidak ada perubahan yang berarti dalam rangkaian acara yang aada pada The 39th Jazz Goes to Campus. Tetapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti tujuan dan esensi dilaksanakannya acara acara tersebut, apa saja hambatan yang akan timbul, manfaat diadakannya acara tersebut, dsb. 3. Fahriandra Adiwisesa: Tema dan nilai-nilai yang akan dibawa oleh tim PI JGTC sudah cukup matang. Inovasi yang mau dibawa oleh JGTC diharapkan dapat memicu dan membawa JGTC berkembang lebih jauh lagi. Nilai sustainability dan unique engagement yang mau dibawa juga merupakan suatu perkembangan, pelayanan yang baik terhadap seluruh stakeholders juga merupakan langkah yang tepat untuk menjaga sustainability untuk JGTC berikutnya. Highlight terbesar adalah dari bidang 2 yang ingin memindahkan stage C ke bukit teknik agar lebih dimatangkan lagi konsep dan cost and benefit nya. Semoga inovasi-inovasi yang dibawa bisa terealisasikan dengan baik. 4. Dwiwulan: Value JGTC sudah mendukung perubahan-perubahan yang ingin dibawa oleh Kak Arsyan. Setiap bidang membawa banyak inovasi-inovasi bagus yang mendukung perubahan untuk JGTC yang lebih baik di tahun ini. Namun sangat disayangkan, karena inovasi-inovasi tersebut tidak ditulis di dalam preproposal sehingga dapat menimbulkan resiko tidak berjalannya inovasi tersebut. Preproposal cenderung masih men-copy paste preproposal di tahun sebelumnya.
18 Anggaran (15%) Bidder Nilai Komentar Ketua BEM 2.9 Anggaran belum banyak disesuaikan dengan inovasi yang dibawa. Kuntitas dan angkanya perlu disurvei ulang agar sesuai kebutuhan. Keterangan penggunaan anggaran juga perlu diperjelas. Controller 3.3 Masih banyak perbedaan antara keterangan dengan quantity, nice udah innovation based Kabid Untuk anggaran masih perlu diperbaiki tingkat konsistensi standard harganya untuk seluruh divisi, dan jangan lupa diperbaiki yang ditanda- tandai kemarin yaa J Kabid Masih banyak detail anggaran yang perlu diperbaiki. Kadep + Wakadep 3.3 Kadep : masih terdapat beberapa item yang tidak konsisten dalam pencatatannya. Untuk kedepannya, semoga JGTC dapat lebih wise lagi dalam mengelola anggarannya, semoga hospitality stakeholder dari JGTC itu sendiri tetap menjadi prioritas bersama Wakadep : Kesalahan minor masih banyak ditemukan di anggaran, kedepannya coba lebih teliti lagi dan telaten dalam mengerjakan anggaraan semangaat! Kabid Masih banyak ditemukan kesalahan-kesalahan minor dan inkonsistensi dalam penyusunan anggaran. Jangan sampai kesalahan dalam hal-hal kecil menyebabkan masalah yang signifikan. Ditingkatkan komunikasi dengan kepala bidang terkait untuk mencegah inkonsistensi dan kesalahan minor dalam penyusunan anggaran Kabid Sama seperti posisi lainnya, Tim Keuangan diisi oleh orang orang yang sangat berpengalaman dan sangat terbuka dengan kerjasama, kedepannya semoga bisa lebih memperhatikan detail detail kecil, mengingat kaitannya yang langsung dengan tanggungjawab terhadap publik. Tim KI Puteri Akmalia: Anggaran juga masih banyak copas. Keterangan dan kuantitas yang dicantumkan tidak sesuai, bahkan masih ada tulisan the 36th JGTC dalam anggaran. Masih banyak item-item yang sebenarnya sama tetapi harganya berbeda. Seharusnya controller membuat stadarisasi harga. Perbaiki ya di propin. JGTC merupakan kepanitiaan yang level kualitasnya zero mistake kan. semangat! 2. Reva Priyandi: Dalam budgetting, masih terdapat beberapa kesalahan dalam pembuatannya. Contohnya adalah harga harga barang yang dipergunakan dan disertakan dalam anggaran belum terstandarisasi dengan baik. Harga barang yang dipergunakan untuk keperluannya, masih terdapat harga harga yang berbeda untuk barang yang sama. Selain itu masih terdapat kesalahan dalam pencantuman urutan harga barang dari harga barang pada anggaran optimis, realistis, serta pesimis. 3. Fahriandra Adiwisesa: Secara garis besar, anggaran yang telah tersusun dengan baik, namun terdapat beberapa kesalahan minor yang masih dapat diperbaiki lagi. Semangat! 4. Dwiwulan: Di dalam anggaran, masih ada beberapa poin pengeluaran yang tidak konsisten, misalkan mineral water di Artist Relation Rp 40,000 namun di Food and Beverages Rp 35,000, dan juga jumlah quantity tidak sama dengan keterangan. Anggaran juga masih terlihat men-copy paste tahun lalu, seperti masih ada tulisan The 36th JGTC.
19 Hasil Bidding : Kriteria Penilaian Ketua BEM Controller Kabid 1 Kabid 3 Kadep+Wakadep Kabid 4 Kabid 5 Tim KI Kepribadian, Komitmen, Motivasi (15%) Leadership, Interpersonal Skill, Kompetensi (15%) Staffing & Struktur Kepanitiaan (15%) Pertanggungjawaban Publik (10%) Konsep, Jaringan, Teknis (30%) Anggaran (15%) Total Mengacu kepada hasil Bidding yang sudah dilaksanakan pada hari Jumat - Sabtu, 4-5 Maret 2016 Dengan ini M Arsyan Rifqi Diah dinyatakan LULUS Bidding sebagai PO The 39th Jazz Goes To Campus Rata- Rata Presentase
20 Hasil Bidding The 39th Jazz Goes To Campus Berdasarkan hasil Bidding The 39th Jazz Goes To Campus pada tanggal 4 & 5 Maret 2016, maka Calon Project Officer dengan Nama : M Arsyan Rifqi Diah NPM : dinyatakan lulus Bidding untuk menjadi Project Officer The 39th Jazz Goes To Campus dengan nilai 3,52 Ketua BEM FEB UI 2016 Irsyan Maududy NPM :
Hasil FPT PERFEK UI Calon Ketua: Ridwan Setiawan
HASIL FPT PERFEK UI Hasil FPT PERFEK UI Calon Ketua: Ridwan Setiawan Bidder Muhammad Zaky Abdullah (Wakil Ketua BEM) Adiarti Apriliani (Vice Controller) Ahmadan Maulana (Kepala Bidang 2) Nadhira Ayu Savitri
Hasil FPT SGB Calon Ketua: Ghea Wahyu Puspita
HASIL FPT SGB Hasil FPT SGB Calon Ketua: Ghea Wahyu Puspita Bidder Muhammad Zaky Abdullah (Wakil Ketua BEM) Rizki Maulana Syarif (Controller) Minnesally Juva Dyan S. (Treasurer) Danang Pranajati (Kepala
HASIL FPT [SOSCOM FEUI]
HASIL FPT [SOSCOM FEUI] Hasil FPT [SOSCOM] Calon Project Officer: Marsha Bidder M. Zakky Abdullah (Wakil Ketua BEM) Rievinska Ramadhiasri Firsty (Kepala Departemen Pengmas) Adiarti Apriliani (Vice Controller)
HASIL FPT UKF VOLI 2017
HASIL FPT UKF VOLI 2017 Hasil FPT UKF Voli 2017 Calon Ketua UKF Voli: Ryan Raka Surya Bidder M. Hanif Rahmadyasa (Wakil Ketua BEM) Alwan Rais (Kepala Departemen Olahraga) Raymondus Bramantya (Controller)
Hasil FPT VOI Calon Ketua: Ghaitsa Amrisyanda Putri
HASIL FPT VOI Hasil FPT VOI Calon Ketua: Ghaitsa Amrisyanda Putri Bidder Muhammad Zaky Abdullah (Wakil Ketua BEM) Adiarti Apriliani (Vice Controller) Nadhira Ayu Savitri (Kepala Bidang 3) Ahmadan Maulana
HASIL BIDDING THE 37 TH JAZZ GOES TO CAMPUS
HASIL BIDDING THE 37 TH JAZZ GOES TO CAMPUS Hasil Bidding The 37 th Jazz Goes To Campus Calon Project Officer: Adisura Immanuel Bidder M. Mulyawan Tuankotta (Ketua BEM) Agatha Maharani Putri (Kepala Tim
Hasil Bidding The Next Leader 2014 Calon Project Officer: Massandi Rachman Rosyid
Hasil Bidding The Next Leader 2014 Calon Project Officer: Massandi Rachman Rosyid Bidder Muhammad Mulyawan Tuankotta (Ketua BEM) Rizki Maulana Syarif (Controller) Danang Pranajati Asrori (Kepala Bidang
TATA TERTIB BIDDING SOCIAL ACT 2014
TATA TERTIB BIDDING SOCIAL ACT 2014 A. Persentase Penilaian Bidding Persentase Penilaian dalam Bidding adalah : 1. BPM FEUI = 60%, 2. Publik = 40% Nilai minimum untuk lulus dari proses bidding ini adalah
[Nama Acara] [Tema Acara] Gambar PROPOSAL ACARA. [NAMA LEMBAGA] [Kota Penyelenggaraan] [Tahun Acara]
[Nama Acara] [Tema Acara] Gambar PROPOSAL ACARA [NAMA LEMBAGA] [Kota Penyelenggaraan] [Tahun Acara] PENDAHULUAN Rancang kata pengantar seperti ucapan terima kasih, harapan penyusun dan lain-lain. Nama
The Result of Personal Assessment
The Result of Personal Assessment Name Division : Dea Andhini : Anggota HRE Dea Andhini 4 3.5 3 2.5 2 1.5 1 0.5 0 Self Assesment Feedback 1. Job Knowledgment Memiliki Pengetahuan dan skill yang bagus dalam
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 2016 BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FEB UI
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 2016 BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FEB UI DAFTAR ISI Kata Pengantar Pernyataan Pertanggungjawaban Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
1. Kegiatan selama liburan
1. Kegiatan selama liburan Dari 21 responden Surabaya, ternyata paling banyak mengisi waktu liburan dengan menghabiskan waktu dirumah. 5 orang jalan-jalan, dan 4 orang organisasi. Bantu orang tua: 1 Jalan-jalan:
BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN. sekolah dengan keefektifan Sekolah Menengah Pertama di Kota Medan. Hal
117 BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN A. Simpulan Berdasarkan hasil analisis data, temuan dan pembahasan penelitian maka dapat diambil simpulan sebagai berikut: 1. Terdapat hubungan positif dan signifikan
Mahasiswa yang menjadi peserta dalam program Weber Shandwick Sharing. 1. Puput (mahasiswa marketing communication Binus semester 6)
L1 LEMBR HSIL WWNCR Mahasiswa yang menjadi peserta dalam program Weber Shandwick Sharing Session 1. Puput (mahasiswa marketing communication Binus semester 6) : Puput, awalnya kamu tau dari mana acara
LAPORAN AKHIR TAHUN BIDANG III Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa Ditulis oleh Kepala Bidang III HMPD FKUB. : Arsya Al Ayubi
LAPORAN AKHIR TAHUN BIDANG III Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa Ditulis oleh Kepala Bidang III HMPD FKUB Arsya Al Ayubi Deskripsi Bidang Bidang tiga adalah bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM).
BAB I PENDAHULUAN. memiliki tugas perkembangan yang sangat penting yaitu mencapai status
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Mahasiswa termasuk di dalam kategori remaja akhir dan dewasa awal. Pada masa itu umumnya merupakan masa transisi. Mereka masih mencari jati diri mereka masing-masing,
Transkrip pertanyaan untuk narasumber 1. (Direktur utama) 1. Apa kegiatan PR yang sedang diajalankan dalam perusahaan?
L1 Transkrip pertanyaan untuk narasumber 1 (Direktur utama) 1. Apa kegiatan PR yang sedang diajalankan dalam perusahaan? Jawaban : mencari interest publik yg sedang tren atau diminati pada masanya, lalu
PLATFORM BEM FIA 2014 KABINET BERMAKNA DALAM BERKARYA
PLATFORM BEM FIA 2014 KABINET BERMAKNA DALAM BERKARYA FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA 2014 BERMAKNA dalam BERKARYA TIO ANDIKO Presiden BEM FIA 2014 Sahabatku, Mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi
2
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 MODUL 3 MEMPENGARUHI & MEMBANGUN TEAM A. SUB POKOK BAHASAN Komunikasi Efektif untuk Mempengaruhi dan Membangun Team B. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari modul ini peserta pelatihan
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SDM
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SDM Setelah kita mempelajari proses perencanaan, kemudian dilakukan proses rekrutmen, seleksi, selanjutnya yang akan kita bahas adalah tentang pelatihan dan pengembangan karyawan.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. yang memadai dan efektif pada setiap tahapan manajemen public relations
105 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Kegiatan CSR yang baik dan sukses dilapangan dimulai dari manajemen CSR yang baik dapat tercermin melalui manajemen relasi yang memadai dan efektif pada setiap
Sikap Mental Wirausaha (Inovatif, Kreatifitas, Motivasi, Efektif dan Efisien) Kuliah 3
Sikap Mental Wirausaha (Inovatif, Kreatifitas, Motivasi, Efektif dan Efisien) Kuliah 3 Pengenalan Diri Instropeksi SALAH Dilazimkan Menyalahkan: Orang lain Lingkungan akibatnya Tidak percaya diri Tidak
All-in-One Job Analysis Form
All-in-One Job Analysis Form Halo Human Capital Practitioners, terima kasih telah mendownload All In One Job Analysis Form. Form ini kami ciptakan untuk menjawab kebutuhan teman-teman Human Capital Practitioners
ApaKarakteristik seorang Wirausahawan Sosial?
seorang 14 Sosial yang Sukses Kewirausahaan Sosial Pengenalan Kewirausahaan Sosial HASIL KOLABORASI OLEH TIM: DITULIS & DIADAPTASI OLEH: Winda Senja Josh Sihombing TERINSPIRASI DARI: National Center for
BAB I PENDAHULUAN. menyebabkan perbedaan persepsi dan sikap terhadap pengalaman, sehingga
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Setiap manusia adalah unik. Hal ini terjadi karena manusia tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang berbeda-beda, baik secara budaya, latar belakang pendidikan,
Rencana Strategis Organisasi Penelitian Studi Internasional Malang (OPSIM)
Rencana Strategis Organisasi Penelitian Studi Internasional Malang (OPSIM) Shafira Rizki Aulia 145120400111048 A. ORIENTASI ORGANISASI 1. Identifikasi organisasi a. Citra diri: OPSIM adalah sebuah organisasi
LAMPIRAN. Bapak Rafil sebagai direktur keuangan dan Bapak Bayu sebagai direktur operasional)
L 1 LAMPIRAN Transkrip Wawancara A. Pertanyaan Dan Jawaban Dua Direktur Bapak Rafil sebagai direktur keuangan dan Bapak Bayu sebagai direktur operasional) Pertanyaan untuk dua direktur : 1. Bagaimana gaya
BAB I PENDAHULUAN. Di era globalisasi dewasa ini, sebuah perusahaan bertaraf nasional maupun
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di era globalisasi dewasa ini, sebuah perusahaan bertaraf nasional maupun internasional harus bekerja secara kompetitif dengan meningkatkan efektifitas dan efisiensi
BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
BAB V PENUTUP Sebagai sebuah organisasi kader di bawah Nahdlatul Ulama, IPNU memiliki peran yang sangat penting untuk mempersiapkan kader-kader muda NU menjadi penerus perjuangan dari para pendahulunya.
BAB I PENDAHULUAN. Sepak Bola yang berdiri pada tahun 1978 di Cengkareng-Jakarta Barat, dan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sekolah Sepak Bola Garec s (SSB Garec s) adalah salah satu Sekolah Sepak Bola yang berdiri pada tahun 1978 di Cengkareng-Jakarta Barat, dan didirikan oleh Bapak Sariman.
LATAR BELAKANG. Tingginya Angka Kematian Ibu di Indonesia
GRAND DESIGN PHE 9 LATAR BELAKANG Tingginya Angka Kematian Ibu di Indonesia Belum tercapainya target MDGs (menurunkan Angka Kematian Ibu hingga 102 per 100.000 kelahiran hidup) SDGs goal ke 3 menurunkan
adalah bagian dari komitmen seorang kepala sekolah.
BAB V KESIMPULAN, ILPIKASI, DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Dari hasil perhitungan pada Bab IV penelitian ini diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Kepemimpinan kepala sekolah harus didukung oleh nilai-nilai
FORM APL-02 ASESMEN MANDIRI
LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI AIR MINUM INDONESIA (LSP AMI) FORM APL-02 ASESMEN MANDIRI AHLI MANAJEMEN AIR MINUM TINGKAT UTAMA NAMA PESERTA NAMA ASESOR FR-APL-02 ASESMEN MANDIRI : CLUSTER AHLI MANAJEMEN
BAB V KARAKTERISTIK KEPEMIMPINAN DAN KARYAWAN DALAM ORGANISASI PERUSAHAAN
BAB V KARAKTERISTIK KEPEMIMPINAN DAN KARYAWAN DALAM ORGANISASI PERUSAHAAN 5.1 Karakteristik Kepemimpinan Pemimpin di Showa Indonesia Manufacturing yang ada menggunakan prinsip keterbukaan terhadap karyawan
BAB I PENDAHULUAN. individual yang bisa hidup sendiri tanpa menjalin hubungan apapun dengan individu
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang paling mulia di dunia ini dimana manusia memiliki akal, pikiran, dan perasaan. Manusia bukanlah makhluk individual yang
1. Creative Manager 2. Marketing 3. Photographer & Videographer 4. Graphic Design 5. Video Editor
Yogyakarta, 18 Maret 2017 JNR Creative, Home industri yang berfokus pada jasa pembuatan Buku Tahunan sebagai pelaksana kegiatan yang terkait dengan jasa desain, fotografi, dan jasa percetakan bagi kalangan
BAB II KAJIAN TEORI. jawab baik secara fisik maupun spiritual terhadap keberhasilan aktivitas kerja dari
BAB II KAJIAN TEORI 2.1 Pengertian Kepemimpinan Kepemimpinan secara harfiah berasal dari kata pimpin. Kata pimpin mengandung pengertian mengarahkan, membina atau mengatur, menuntun dan juga menunjukkan
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Kepemimpinan memegang peranan penting dalam upaya menjamin kelangsungan sebuah organisasi, termasuk di dalamnya organisasi sekolah. Kemajuan suatu sekolah
V. HASIL DAN PEMBAHASAN. dalam data pemilih pada pemilihan Peratin Pekon Rawas Kecamatan Pesisir
59 V. HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Responden Responden dalam penelitian ini adalah para pemilih pemula yang tercatat dalam data pemilih pada pemilihan Peratin Pekon Rawas Kecamatan Pesisir Tengah
LEMBAGA SANDI NEGARA PERATURAN KEPALA LEMBAGA SANDI NEGARA NOMOR 11 TAHUN 2010 UN TENTANG
LEMBAGA SANDI NEGARA PERATURAN KEPALA LEMBAGA SANDI NEGARA NOMOR 11 TAHUN 2010 UN TENTANG PENILAIAN PRIBADI SANDIMAN DI PERWAKILAN REPUBLIK INDONESIA DI LUAR NEGERI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI. 1) kesimpulan, 2) implikasi dan saran hasil penelitian.
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI Pada bagian akhir tesis ini akan diuraikan secara berturut-turut mengenai: 1) kesimpulan, 2) implikasi dan saran hasil penelitian. A. Kesimpulan Berdasarkan
ANALISIS MARKET RESEARCH UNEJ
1. Kegiatan selama liburan Bantu orang tua:3 Ya, kalo aku sih ya diem aja dirumah soalnya dirumah juga kan ada ibu punya took jadi bisa bantu-bantu (D,P,Aktif, Jalan-jalan:5 Kalo traveling, mungkin naik
Proposal Bisnis untuk Investor
Proposal Bisnis untuk Investor Modul ke: 06 Widi Wahyudi,S.Kom, SE, MM. Fakultas Desain & Seni Kreatif Program Studi Desain Produk www.mercubuana.ac.id Proposal Bisnis untuk Investor Langkah yang perlu
A. Program Magister Pendidikan Agama Islam (S2 PAI) 1. Standar Kompetensi Lulusan Jenjang Strata Dua (S2) Progam Magister
A. Program Magister Pendidikan Agama Islam (S2 PAI) 1. Standar Kompetensi Lulusan Jenjang Strata Dua (S2) Progam Magister a. Profil Lulusan Profil utama lulusan Program Magister Pendidikan Agama Islam
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukan bahwa faktor-faktor kinerja
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI A. KESIMPULAN Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukan bahwa faktor-faktor kinerja pengawas sekolah, kinerja kepemimpinan kepala sekolah, kinerja professional
BAB IV PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN MODEL KOMPETENSI
BAB IV PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN MODEL KOMPETENSI 4.1 Gambaran Umum Camar Resources Canada, Inc. CRC, Inc pada bulan November 2004 membeli 70% saham Indo- Pacific Resources (Java) Ltd. dan menjadi operator
KOMPILASI 25 CONTOH JAWABAN PERTANYAAN TES WAWANCARA KERJA (JOB INTERVIEW)
KOMPILASI 25 CONTOH JAWABAN PERTANYAAN TES WAWANCARA KERJA (JOB INTERVIEW) 1. Beritahukan kami tentang diri Anda? Biasanya ini merupakan pertanyaan pembuka wawancara kerja, karena itu jangan menghabiskan
C A R E E R H O G A N D E V E L O P TIPS- TIPS PENGEMBANGAN UNTUK MANAJEMEN KARIR. Laporan untuk: Sam Poole ID: HC Tanggal: 23 Februari 2017
S E L E C T D E V E L O P L E A D H O G A N D E V E L O P C A R E E R TIPS- TIPS PENGEMBANGAN UNTUK MANAJEMEN KARIR Laporan untuk: Sam Poole ID: HC560419 Tanggal: 23 Februari 2017 2 0 0 9 H O G A N A S
EVENT ORGANIZER. b. Mempunyai Spesifikasi
EVENT ORGANIZER Definisi Event Organizer (EO) adalah penyedia jasa profesional penyelenggara acara dan bertugas melaksanakan keinginan klien untuk mengerjakan acaranya mulai dari konsep, persiapan, eksekusi
RENCANA STRATEGIS TAHUN BAB I PENDAHULUAN
BAB I PENDAHULUAN 1.1 KONDISI UMUM Sebagai lembaga pemerintah yang mandiri, KPU memiliki tugas dan fungsi sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu. Peraturan
BAB III LOGIKA PERANCANGAN
BAB III LOGIKA PERANCANGAN III.1. Produk Yang Memuaskan Boleh dikatakan bahwa tidak ada satupun intrumen yang dapat memuaskan user secara sempuma. Selalu ada sisi lemah yang dimiliki oleh suatu instrumen.
Pengukuran Kinerja Manajemen Keperawatan Dengan Parameter Kompetensi Manajemen
Jurnal Teknik Industri, Vol.1, No.3, September 2013, pp.227-232 ISSN 2302-495X Pengukuran Kinerja Keperawatan Dengan Parameter Kompetensi Syahrul Fauzi 1, Shanti K.Anggraeni 2, Nurul Ummi 3 1, 2, 3 Jurusan
BAB 5 PENUTUP A. K ESIM PULAN
BAB 5 PENUTUP A. KESIMPULAN Eksistensi Piala Maya sebagai salah satu festival film yang masih terbilang baru tidak bisa dilepaskan dari kegigihan dan militansi orang-orang yang menahkodai manajemen penyelenggaraannya.
BAB V KESIMPULAN IMPLIKASI DAN REKOMENDASI
400 A. Kesimpulan BAB V KESIMPULAN IMPLIKASI DAN REKOMENDASI Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dipaparkan pada Bab IV, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Karakteristik kepemimpinan
DAFTAR PERTANYAAN INTERVIEW (WAWANCARA)
LAMPIRAN Downword Communication DAFTAR PERTANYAAN INTERVIEW (WAWANCARA) 1. Menurut anda, bagaimanakah kemampuan SDM karyawan yang ada pada perusahaan saat ini? 2. Bagaimana cara anda untuk memotivasi karyawan
PENGORGANISASIAN KEGIATAN / KEPANITAAN
PENGORGANISASIAN KEGIATAN / KEPANITAAN Disampaikan Oleh: Mustofa LKMM FISE UNY Ruang Ki Hajar Dewantoro, 13 Februari 2010 PERSEPSI KERJA DALAM ORGANISASI design by djoko aw GAYA KERJA DALAM ORGANISASI
C A R E E R H O G A N D E V E L O P TIPS- TIPS PENGEMBANGAN UNTUK MANAJEMEN KARIR. Laporan untuk: John Doe ID: HC Tanggal: 29 Juli 2015
S E L E C T D E V E L O P L E A D H O G A N D E V E L O P C A R E E R TIPS- TIPS PENGEMBANGAN UNTUK MANAJEMEN KARIR Laporan untuk: John Doe ID: HC243158 Tanggal: 29 Juli 2015 2 0 0 9 H O G A N A S S E
d. Perilaku Manfaat yang dicari : Mendatangi acara ini dan menikmati musik Jazz yang ditampilkan Sikap terhadap event : Menikmatinya dan menyukai musi
BAB III ANALISA 3.1. Analisa Sasaran a. Geografis Wilayah Indonesia. b. Demografis Usia : 15 24 tahun Kelamin : Laki Laki & Perempuan Status Ekonomi : Menengah ke atas Pendidikan : SMA Universitas c. Psikografis
3. Program exchange yang diketahui ANALISIS MARKET RESEARCH BANDUNG
1. Kegiatan selama liburan 5 dari 8 responden mengisi waktu liburannya hanya di rumah saja. Sebanyak 2 orang jalan-jalan, dan 1 orang mengurus organisasi. Hal ini menunjukkan bahwa para mahasiswa masih
BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI, DAN KEBIJAKAN
KAJIAN TEKNOKRATIK RENCANA STRATEGIS BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI, DAN KEBIJAKAN A. VISI DAN MISI Sebagaimana Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, pasal 272 ayat
HASIL SURVEY KEBUTUHAN M AHASISWA KEDOKTERAN UMUM AWAL TAHUN 2017 HIMPUNAN MAHASISWA KEDOTERAN UMUM 2017
HASIL SURVEY KEBUTUHAN M AHASISWA KEDOKTERAN UMUM AWAL TAHUN 2017 HIMPUNAN MAHASISWA KEDOTERAN UMUM 2017 A. SURVEY KEBUTUHAN MAHASISWA KU 1. Survey Kebutuhan Mahasiswa KU dibagikan dan dapat diisi secara
Team Building & Manajeman Konflik
Team Building & Manajeman Konflik www.kahlilpooh.wordpress.com SEMUA TENTANG PASKIBRA, PASKIBRAKA & OSIS KOTA MAGELANG PERSAHABATAN, YANG MERUPAKAN IKATAN SUCI, AKAN LEBIH SAKRAL DENGAN ADANYA KESULITAN
DAFTAR ISI CHARTER KOMITE AUDIT PT INDOFARMA (Persero) Tbk
DAFTAR ISI CHARTER KOMITE AUDIT PT INDOFARMA (Persero) Tbk Halaman I. Pembukaan 1 II. Kedudukan 2 III. Keanggotaan 2 IV. Hak dan Kewenangan 4 V. Tugas dan Tanggungjawab 4 VI. Hubungan Dengan Pihak Yang
BAB 2 TELAAH PUSTAKA 2.1 Manajemen Kinerja
BAB 2 TELAAH PUSTAKA 2.1 Manajemen Kinerja Manajemen kinerja adalah sebuah proses komunikasi yang berkesinambungan dan dilakukan dalam kemitraan antara seorang karyawan dan perusahaan (Bacal,1999). Sebuah
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Memasuki Abad 21, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Memasuki Abad 21, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin maju serta terbukanya pasar global akan menstimulus kita untuk selalu meningkatkan
UNIVERSITAS NAROTAMA termasuk Kriteria Perguruan Tinggi yang Pantas Menjadi Idaman
UNIVERSITAS NAROTAMA termasuk Kriteria Perguruan Tinggi yang Pantas Menjadi Idaman Sebelumnya saya ucapkan selamat bagi yang telah lulus SMA, SMK atau Sederajat. Bagi yang belum lulus, jangan berkecil
BAB V PEMBAHASAN. Pada bab ini diuraikan tentang: a) pengaruh kreativitas mengajar guru SKI
176 BAB V PEMBAHASAN Pada bab ini diuraikan tentang: a) pengaruh kreativitas mengajar guru SKI terhadap prestasi belajar siswa b) pengaruh kemampuan guru SKI dalam mengelola kelas terhadap prestasi belajar
Keindahan Seni Pendatang Baru
Pendatang Baru Hari ini adalah hari pertama Fandi masuk ke kampus. Karena dia baru pulang dari Aussie, setelah tiga tahun menetap dan sekolah disana, bersama dengan keluarganya. Orangtuanya telah mendaftarkannya
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI Paparan hasil penelitian sebagaimana terdapat dalam bab IV telah memberikan gambaran yang utuh terkait implementasi SMM ISO di UIN Maliki Malang. Berikut disajikan beberapa
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN A. Simpulan Berdasarkan hasil perhitungan statistik dan analisis data seperti yang diuraikan pada bab sebelumnya, terkait dengan budaya sekolah dan pengelolaan stres
KEPEMIMPINAN. OLEH: Drs. Yunyun Yudiana, M.Pd
KEPEMIMPINAN OLEH: Drs. Yunyun Yudiana, M.Pd Apa itu Kepemimpinan? Suatu kemampuan untuk berproses dari seseorang untuk dapat membawakan tujuan dari kelompok yang dipimpinnya. Profil Pemimpin Tanggung
MYERSS BRIGGS TYPE INDICATOR
MYERSS BRIGGS TYPE INDICATOR Personality Questionaire PANDUAN PENGISIAN MBTI NO. A 1. Isilah dengan jujur & refleksikan setiap pernyataan yang ada ke dalam keseharian Anda 2. JANGAN terlalu banyak berpikir,
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
KETETAPAN BADAN PERWAKILAN MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR 05/TAP/BPM FEB UI/IV/2017 TENTANG GARIS BESAR HALUAN KERJA BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
BAB V HASIL PERANCANGAN AUDIT DAN REKOMENDASI
BAB V HASIL PERANCANGAN AUDIT DAN REKOMENDASI 5.1 Rancangan Audit Sistem Informasi Rancangan audit sistem informasi dapat dilihat dari skor rata-rata dilakukan perhitungan pada bab sebelumnya dari nilai
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN. Adapun hasil dari penelitian tersebut sebagai berikut : A. Sikap Kewirausahaan : a) Percaya diri
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN 4.1 Hasil Penelitian Penelitian tentang penerapan sikap dan kepribadian wirausaha dilakukan di kalangan mahasiswa Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Mungkin banyak yang berpikir, Ah kalo cuma kenalan doang, gue juga bisa.
Berikut ini adalah artikel yang tidak akan Anda lewatkan begitu saja. Anda ingin mencari tehnik yang praktis, ini adalah hari keberuntungan Anda. Saya akan membeberkan sedikit tentang teknik dan cara-cara
BAB IV ANALISA DATA DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISA DATA DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Responden Responden yang menjadi sampel dari penelitian ini di kelompokkan dalam dua kategori yaitu responden dari SD Negeri Poncoruso sebagai SD Inti dan
BAB I PENDAHULUAN. Transportasi berperan strategis dalam memajukan kesejahteraan umum
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Transportasi berperan strategis dalam memajukan kesejahteraan umum sebagaimana yang diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
KADERISASI ORGANISASI (Tulisan lepas disampaikan pada diklat LMMT oleh BEM STKIP PGRI Tulungagung tanggal 27 April 2014)
KADERISASI ORGANISASI (Tulisan lepas disampaikan pada diklat LMMT oleh BEM STKIP PGRI Tulungagung tanggal 27 April 2014) Oleh: Drs. Muniri, M.Pd Dosen Tadris Matematika IAIN Tulungagung Kaderisasi merupakan
BAB I PENDAHULUAN. pembuahan hingga akhir kehidupan selalu terjadi perubahan, baik dalam
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Manusia merupakan mahluk yang tidak pernah berhenti berubah. Semenjak pembuahan hingga akhir kehidupan selalu terjadi perubahan, baik dalam kemampuan fisik maupun
Strategi Penerapan SPMI : Dari Mental Turun Ke TI
PRAKTIK BAIK SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL DI PERGURUAN TINGGI Strategi Penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal di Perguruan Tinggi Strategi Penerapan SPMI : Dari Mental Turun Ke TI Addy Suyatno Hadisuwito
2. Pelaksanaan Unit Kompetensi ini berpedoman pada Kode Etik Humas/Public Relations Indonesia yang berlaku.
KODE UNIT : KOM.PR03.001.01 JUDUL UNIT : Melaksanakan Master of Ceremony DESKRIPSI UNIT : Unit ini berkaitan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang harus dimiliki untuk menjadi seorang Master
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Perguruan tinggi/universitas dihadapkan pada situasi dimana universitas harus mengedepankan lulusan mahasiswa yang berkualitas (memiliki kompetensi). Mahasiswa
PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN BERBASIS KOMPETENSI
PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN BERBASIS KOMPETENSI UU No.4 Tahun 2014 tentang ASN PEMBINAAN KARIR JABATAN DAN JENJANG PANGKAT POLA DASAR KARIR PERPINDAHAN JABATAN POLA KARIR MANAJEMEN KARIR TALENT POOL SDM
PERGERAKAN BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA DI INTERNAL DAN EKSTERNAL KAMPUS
PERGERAKAN BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA DI INTERNAL DAN EKSTERNAL KAMPUS Diajukan sebagai salah satu Syarat Pendaftaran Peserta Pemira Politeknik Negeri Bandung 2016 Disusun oleh : 1. Desy Ratnaningsih (155211038)
1. Kegiatan selama liburan. 2. Menghabiskan liburan dengan exchange ANALISIS MARKET RESEARCH USU. 3. Program exchange yang diketahui
1. Kegiatan selama liburan Bantu orang tua: 2 Jalan-jalan: 5 Dirumah aja:8 Organisasi: 1 Biasanya bantu-bantu orangtua di rumah, atau ikut organisasi kemahasiswaan seperti sekarang ini pekan orientasi
1. Kegiatan selama liburan. 2. Menghabiskan liburan dengan exchange. 3. Program exchange yang diketahui ANALISIS MARKET RESEARCH UB
1. Kegiatan selama liburan 7 dari 20 responden mengisi waktu liburannya hanya di rumah saja. 7 responden Sebanyak 4 orang jalan-jalan, dan 4 orang mengurus organisasi. Hal ini menunjukkan bahwa para mahasiswa
ALL ABOUT THE DUGARCREATIVE
IKATAN ALUMNI SMA NEGERI 2 GARUT (DUGARCREATIVE)TAHUN 2016 Jalan Titimplik Nomor 72, Keluruhan Sadangserang, Kecamatan Coblong, Kode POS 40133, Bandung, Indonesia www.dugarcreative.com ALL ABOUT THE DUGARCREATIVE
TERMS OF REFERENCE DREAM MAKER
TERMS OF REFERENCE DREAM MAKER A. TENTANG THE LEADER The Leader adalah sebuah perkumpulan pemuda yang ada di Banda Aceh dan terbentuk tanggal 27 Desember 2012. The Leader beranggotakan sepuluh pemuda dari
BAB I PENDAHULUAN. salah satunya dalam bidang pendidikan. Sehubungan dengan hal tersebut,
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Saat ini perkembangan dalam berbagai bidang kehidupan demikian cepatnya, salah satunya dalam bidang pendidikan. Sehubungan dengan hal tersebut, khususnya di
Sistem Manajemen Penjaminan Mutu Lembaga Berbasis Reformasi Birokrasi Internal (RBI) Di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan
PANDUAN Sistem Manajemen Penjaminan Mutu Lembaga Berbasis Reformasi Birokrasi Internal (RBI) Di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Disusun oleh Tim Pengembang Lembaga (TPL) LPMP/ BDK Klaster II BAB I PENDAHULUAN
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Organisasi merupakan sebuah wadah berkumpulnya orang-orang yang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Organisasi merupakan sebuah wadah berkumpulnya orang-orang yang memiliki tujuan yang sama dengan harapan dapat mewujudkan tujuan tersebut. Tercapai atau tidaknya
Entrepreneurship Pustakawan Sebuah Passion Mewujudkan Prestasi
Entrepreneurship Pustakawan Sebuah Passion Mewujudkan Prestasi Kuliah Umum UIN Sunan Kalijaga 15 Maret 2012 Pustakawan adalah orang yang bekerja di perpustakaan dan membantu orang menemukan buku, majalah
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA,
KEPUTUSAN MENTERI KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN 2017 TENTANG PENETAPAN JENJANG KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA BIDANG ADMINISTRASI PROFESIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI
BAB I PENDAHULUAN. organisasi yang efektif (Yukl, 2010). Tidak ada organisasi yang mampu berdiri tanpa adanya
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Kepemimpinan diyakini menjadi unsur kunci dalam melakukan pengelolaan suatu organisasi yang efektif (Yukl, 2010). Tidak ada organisasi yang mampu berdiri tanpa
