114 Universitas Indonesia
|
|
|
- Hendra Halim
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 KESIMPULAN Berdasarkan dari tujuan penelitian, hasil pembahasan dan analisis yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan, seperti berikut : 1) Secara keseluruhan presepsi Pejabat Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap Kota Administrasi Jakarta Utara terhadap Spesifikasi Kualitas Pelayanan, diperoleh hasil bahwa penilaian sebesar 4,46, hal ini menunjukkan atribut penelitian yang membentuk spesifikasi kualitas pelayanan tersebut berada pada kategori penting. Demikian juga jika dilihat dari skor tingkat kepentingan pada 4 (empat) faktor yang membentuk spesifikasi kualitas pelayanan tersebut, maka diperoleh penilaian bahwa; Para pejabat Unit pelayanan Terpadu memiliki komitmen pada kualitas pelayanan dengan tingkat mendekati sangat penting (4,63) serta menilai penting pada tiga indikator lainnya, yaitu pengukuran mengenai Penentuan Tujuan (4,35), Standarisasi tugas (4.40), dan Persepsi kualitas pelayanan (4.45) 2) Berdasarkan analisis data responden Petugas Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap Kota Administrasi Jakarta Utara terhadap penyampaian pelayanan / Service Delivery, diperoleh hasil bahwa atribut penelitian yang membentuk Service Delivery tersebut berada pada kategori mendekati setuju, hal ini ditunjukkan dengan penilaian sebesar 3,94. Nilai tersebut mengindikasikan bahwa Petugas pelayanan menganggap Service Delivery mendekati maksimal. Dilihat dari skor pada 6 (enam) faktor yang membentuk service delivery tersebut, diperoleh penilaian bahwa; Para Petugas di Unit pelayanan Terpadu merasa sudah memiliki tim kerja (4,15) dan suasana nyaman dalam pelaksanaan tugas (4,01) namun masih harus menyesuaikan Kemampuan dengan tugas yang diberikan (3,98), Ambiguitas Peranan / Role Ambiguity (3,90), Sistem pengawasan yang tepat (3,85), dan menyesuaikan Peralatan dengan Tugas (3,77) 114
2 115 3) Berdasarkan analisis data responden Pengguna Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap Kota Administrasi Jakarta Utara terhadap tingkat kepentingan, diperoleh hasil bahwa atribut penelitian yang membentuk kepentingan tersebut berada pada kategori penting, hal ini ditunjukkan dengan penilaian sebesar 4,27. Nilai tersebut mengindikasikan bahwa Pengguna pelayanan menganggap penting seluruh atribut pelayanan. Demikian juga apabila dilihat dari skor pada 5 (lima) faktor yang membentuk harapan / Kepentingan tersebut, diperoleh penilaian bahwa; Para Pengguna di Unit pelayanan Terpadu menganggap penting seluruh faktor dimana, Bukti Fisik (Tangible) mendapatkan skor nilai 4,17, Kehandalan (Reliability) mendapatkan skor nilai 4,38, Daya Tanggap (Responsiveness) mendapatkan skor nilai 4,31, Jaminan/Kepastian (Assurance) mendapatkan skor nilai 4,32, dan Empati (empathy) mendapatkan skor nilai 4,21. 4) Secara keseluruhan berdasarkan lima dimensi pelayanan SERVQUAL (Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, Emphaty), peniliaan pengguna jasa Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap Kota Administrasi Jakarta Utara terhadap kualitas pelayanan perizinan yang diberikan belum sepenuhnya memenuhi harapan pelanggan. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata tingkat kesesuaian (Tki) yang diperoleh adalah 78,55%, yang menunjukkan tingkat kepuasan pelanggan secara keseluruhan masih berada pada tingkat cukup puas atau cukup baik. Sedangkan, apabila ditinjau dari setiap dimensi bahwa tingkat kesesuaian tertinggi adalah; dimensi empati (83,14 %) dan dimensi Bukti Fisik (80,21%), hal ini menunjukkan tingkat kepuasan pelanggan terhadap dimensi empati / Empathy dan dimensi Bukti Fisik / Tangible berada pada kategori memuaskan atau baik. Selanjutnya, tingkat kesesuaian yang lebih rendah, berturut-turut adalah; dimensi Jaminan atau kepastian / Assurance (78,10%), dimensi daya tanggap / Responsiveness (77,06%) dan dimensi kehandalan / Reliability (73,06%). Hal ini menunjukkan bahwa dimensi kualitas pelayanan ini berada pada kategori cukup memuaskan atau cukup baik.
3 116 5) Berdasarkan hasil analisis tingkat kepentingan / harapan dan kinerja Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap Kota Administrasi Jakarta Utara yang dipetakan dalam Diagram Kartesius, menunjukkan atribut pelayanan yang mempengaruhi kepuasan pelanggan terhadap Pelayanan perizinan, dapat dijelaskan sebagai berikut ; a. Atribut Ketelitian petugas dalam menyeleksi berkas persyaratan (8), Kesediaan petugas pelayanan dalam membantu pelanggan (13), Kredibilitas / kejujuran, ketegasan, tepat janji (15) Petugas pelayanan dalam memberikan pelayanan, Kejelasan Informasi biaya / tarif (16), Petugas memberikan pelayanan secara adil (19), dan Keramahan petugas pelayanan (20) perlu dipertahankan prestasinya, karena tingkat pelaksanaannya telah dapat memuaskan harapan pelanggan. b. Atribut Kebersihan, kerapihan dan kenyamanan ruangan pelayanan (2) Kerapihan penampilan petugas layanan (3), Petugas memberikan perhatian secara personal kepada Pelanggan (17), dan Kesungguhan Petugas dalam memperhatikan kepentingan pelanggan (18) dinilai berlebihan dalam pelaksanaannya, hal ini terutama disebabkan karena pelanggan menganggap tidak terlalu penting terhadap adanya atribut tersebut, akan tetapi pelaksanaannya dilakukan dengan baik sekali. c. Atribut Ketersediaan dan efektifitas peralatan dengan teknologi terbaru (1), Penyediaan ruang tunggu, Toliet, Telepon Umum, AC, Kantin dan fasilitas fisik lainnya (4),Kelengkapan dan efektifitas media informasi seperti (5), Kemampuan memecahkan masalah yang dapat menenangkan pelanggan (7), Kecepatan petugas pelayanan dalam menghadapi permintaan pelanggan (10), Kemampuan petugas layanan dalam memutuskan apakah permohonan dapat diterima / ditolak (12), dan pengetahuan dan kecakapan Petugas pelayanan (14) dianggap kurang penting bagi pelanggan, Oleh karena itu tetap harus ada perbaikan pelayanan tetapi tidak menjadi prioritas utama.
4 117 d. Atribut Ketepatan waktu dalam penyelesaian perizinan (6), Ketepatan jam buka dan tutup loket Pelayanan (9), dan Prosedur Pelayanan perizinan yang tidak berbelit-belit (11) adalah Faktor-faktor yang dinilai penting oleh pelanggan namun kinerjanya kurang memuaskan. Oleh karena itu kualitas pelayananannya harus ditingkatkan dan penanganannya perlu diprioritaskan. 6) Berdasarkan hasil analisis Gap 5, terjadi kesenjangan disemua atribut dan dimensi pelayanan. Atribut yang paling besar kesejangannya dan perlu dilakukan peningkatan pelayanan adalah pada : Ketepatan waktu dalam penyelesaian perizinan (-1,38), Ketepatan jam buka dan tutup loket Pelayanan (-1,36), dan Prosedur Pelayanan perizinan yang tidak berbelit-belit (-1,18). Kesenjangan paling besar terjadi pada Kantor pertanahan (-1,51), Sudin Perizinan Bangunan (-1,31), Sudin Kesehatan (-1/06), dan Sudin Pendidikan Dasar (1,01). 7) Berdasarkan analisis Gap 3, diketahui bahwa ada perbedaan selisih skor ratarata pada Spesifikasi Kualitas Pelayanan yang ditetapkan oleh Pejabat Unit Pelayanan Terpadu dengan skor rata-rata Service Delivery dari Petugas pelayanan, menunjukkan nilai -0,52; artinya service delivery dari petugas pelayanan masih belum memenuhi spesifikasi kualitas pelayanan. Hasil ini menunjukkan masih adanya kesenjangan antara spesifikasi kualitas pelayanan dengan service delivery. 8) Berdasarkan hasil penelitian ini membuktikan bahwa metode Servqual dapat diaplikasikan untuk menganalisa kualitas pelayanan publik khususnya dalam pelayanan perizinan di Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap Kota Administrasi Jakarta Utara.
5 SARAN Berdasarkan seluruh pembahasan dan kesimpulan seperti tersebut diatas, untuk meminimalisir bahkan menghilangkan kesenjangan yang terjadi perlu dilakukan penyesuaian dan peningkatan mutu pelayanan Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap Kota Administrasi Jakarta Utara ; 1) Perlu dilakukan peningkatan pelayanan dengan memberikan kepastian waktu penyelesaian perizinan dengan menjalankan Standar Operasional Prosedur yang telah ditetapkan dan mensosialisaikan tahapan-tahapan waktu yang dibutuhkan dalam proses perizinan dengan lebih mengefektifkan media informasi seperti : a. Loket Informasi dengan menempatkan petugas yang mengerti secara umum seluruh proses perizinan. b. Brosur-brosur tiap jenis perijinan yang berisi informasi mengenai syarat, prosedur, waktu, dan biaya. c. Papan pengumuman yang berisi jenis-jenis perijinan, biaya, waktu penyelesaian dan proses jalannya perijinan. d. Info Box dengan komputer touch screen untuk memandu masyarakat dalam mengurus perijinan. e. Media informasi berbasis internet 2) Perlunya ditingkatkan peranan pejabat terkait dalam memastikan ketepatan buka dan tutup loket melalui pengawasan intensif dan memberikan pengarahan secara berkala kepada petugas pelayanan tentang pentingnya kesinambungan pelayanan publik bagi masyarakat serta pemberian apresiasi berupa pemilihan loket terbaik dan terburuk yang diumumkan saat Apel Karyawan atau Upacara 17 Agustus. 3) Melakukan kajian dan evaluasi terhadap prosedur pelayanan saat ini, untuk menciptakan Pelayanan perizinan yang lebih cepat, mudah dan murah melalui penyederhanaan prosedur dan persyaratan serta pelimpahan kewenangan perizinan dari tingkat propinsi ke tingkat kota administrasi, seperti pengurusan izin kegiatan / usaha kepada yayasan dan organisasi / Badan Sosial, Izin operasional SD, Izin operasional SMP, dan Izin operasional SMA dan SMK swasta.
6 119 4) Peralatan yang tersedia harus dipastikan dalam keadaan siap pakai dengan teknologi yang mampu meningkatkan pelayanan publik. Hal ini dapat diatasi dengan melakukan perawatan rutin terhadap peralatan pendukung Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap dan secara berkala mengganti perlatan yang secara teknis sudah tidak laik pakai. 5) Perlu ditingkatkan Kecepatan petugas pelayanan dalam menghadapi permintaan pelanggan dengan mengefektifkan kembali bagian konseling yang dapat menampung permasalahan dan permintaan pelanggan serta membuka Pelayanan pengaduan masyarakat melalui : a. Kotak pengaduan dan saran yang diletakkan di tempat yang strategis dan disiapkan format pengaduan /saran beserta alat tulisnya. b. SMS dengan pola memberi jawaban pemberitahuan bahwa pengaduan sudah diterima dan akan diproses sesuai dengan prosedur yang berlaku. c. Hotline Number bebas pulsa sehingga tidak memberatkan masyarakat dan disiapkan operator khusus. d. Pelayanan Informasi Masyarakat di Website 6) Melakukan peningkatan Sumber Daya Manusia dengan : a. Memberikan pelatihan kemampuan menggunakan peralatan pendukung maupun pelatihan untuk memberikan pelayanan prima seperti Pelatihan Piranti Lunak Perkantoran, Pelatihan Sistem Informasi Terpadu Prima, Pelatihan Budaya Kerja dan Public Relation. Pemberian pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi pegawai dan kualitas organisasi secara keseluruhan. Peningkatan kualitas organisasi tersebut secara otomatis akan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat b. Melakukan Mutasi petugas pelayanan yang sebagian besar berusia diatas 41 tahun (65%) dengan melakukan rekrutmen pegawai-pegawai yang lebih muda melalui seleksi pegawai sesuai kualifikasi yang dibutuhkan untuk ditempatkan pada loket-loket pelayanan. c. Menciptakan situasi dan kondisi kerja yang kondusif untuk terjadinya peningkatan kemampuan dan menciptakan hubungan antar personal yang harmonis melalui pertemuan rutin mingguan untuk membahas dan mengevaluasi permasalahan yang terjadi sehingga dapat dicari solusi
7 120 dalam waktu secepat mungkin dan memberikan motivasi kerja kepada petugas-petugas pelayanan. d. Peningkatan pelayanan publik oleh aparat harus diapresiasikan melalui berbagai cara diantaranya dengan memperbaiki sistem penggajian melalui stratafikasi / renumerasi penggajian berbasiskan kompetensi, kualitas dan beban kerja yang dapat meningkatkan kesejahteraan pegawai. 5.3 KETERBATASAN PENELITIAN 1) Penelitian ini menggunakan metode survey dengan penyebaran kuesioner kepada responden yang memiliki kelebihan, peneliti dapat memperoleh data sesuai kebutuhan dengan waktu yang lebih cepat dan relative lebih murah. Metode penyebaran kuesioner juga memiliki beberapa kelemahan, yaitu : Peneliti amat tergantung dan membutuhkan kerja sama dari responden untuk menjawab seluruh pertanyaan dengan jujur dan bertanggung jawab karena kuesioner bersifat anonymous (tanpa identitas diri). Kesibukan dan tingkat pemahaman responden dapat mempengaruhi jawaban butir-butir pertanyaan yang diajukan, sehingga tidak menutup kemungkinan jawaban dapat bias dan tidak merepresentasikan jawaban yang sebenarnya dari responden. Untuk meminimalisir kelemahan yang ada maka diperlukan pemilihan responden yang lebih selektif dan pemberian pemahaman serta pendampingan ketika responden mengisi kuesioner. 2) Penelitian ini dilakukan kepada petugas loket sebagai petugas terdepan yang langsung berhubungan dengan pelanggan dan mengukur tingkat kepuasan Unit Pelayanan Terpadu secara umum. Untuk penelitian selanjutnya dapat dilakukan lebih khusus misalnya pada pelayanan Pertanahan, Perizinan Bangunan, Kesehatan dan Pendidikan Dasar sehingga dapat dilakukan analisa lebih mendalam dan memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih spesifik lagi. 3) Kepada peneliti lain yang tertarik terhadap masalah kualitas pelayanan publik dapat menggunakan Metode Servqual untuk meneliti Pelayanan Publik lainnya seperti pelayanan Pendidikan, Kesehatan dan Jasa transportasi.
BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN
BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan Setelah dilakukan analisis data yang mengacu pada rumusan masalah dan tujuan penelitian pada Bab 1, diperoleh hasil temuan penelitian yang dapat disimpulkan sebagai
BAB V ANALISA DAN PEMBAHASAN
BAB V ANALISA DAN PEMBAHASAN Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi, mengukur, dan menganalisa atribut kualitas pelayanan yang perlu diperbaiki oleh PT Jeruk Nipis berdasarkan
BAB V HASIL DAN ANALISA
41 BAB V HASIL DAN ANALISA Setelah dilakukan pengumpulan dan pengolahan data langkah selanjutnya adalah menganalisa hasil yang diperoleh dari pengumpulan dan pegujian data, yang berupa nilai kepuasan pelanggan.
IR PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA BAB IV PENUTUP
BAB IV PENUTUP 4.1 Kesimpulan Dapat disimpulkan dari pembahasan di atas bahwa pengguna jasa air bersih PDAM Tirta Bening Kabupaten Pati wilayah Pati Kota merasa puas terhadap layanan tersebut, dan tingkat
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN III.1 Alur Penelitian Mulai Studi Pustaka Idenifikasi Masalah Pengumpulan Data Data Primer (Data Kuesioner) Data Responden Persepsi Pelanggan Harapan Pelanggan Data Skunder:
BAB I PENDAHULUAN. Kesehatan merupakan masalah global yang sering dihadapi di dunia baik di
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kesehatan merupakan masalah global yang sering dihadapi di dunia baik di negara-negara maju, negara-negara berkembang dan juga negara-negara miskin. Badan kesehatan
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA PT. ETIKA REALTINDO
Universitas Bina Nusantara Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Skripsi Strata 1 - Semester Genap tahun 2004 / 2005 ANALISIS KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA PT. ETIKA REALTINDO Niko 0500580950
* Agus Mansur, ** Intan Wahyu WD Jurusan Teknik Industri, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta * **
B-1-1 ANALISIS KUALITAS PELAYANAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVQUAL SEBAGAI DASAR PENINGKATAN KEPUASAN PELANGGAN (Studi Kasus di P.T. Sumber Bahtera Motor, Yogyakarta) * Agus Mansur, ** Intan Wahyu WD
BAB III METODE PENELITIAN. pelayanan yang terdiri dari bukti fisik (tangibles), empati (empathy),
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat Dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan untuk mendalami tentang pengaruh kualitas pelayanan yang terdiri dari bukti fisik (tangibles), empati (empathy), keandalan
KUESIONER TERTUTUP. (Vindie Riztya Lubis, SST)
KUESIONER TERTUTUP PENGANTAR PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan untuk menyelesaikan Tesis sebagai persyaratan Ujian Magister Teknik Industri. Judul penelitian ini adalah: Evaluasi dan Perancangan Perbaikan
BAB V HASIL DAN ANALISA
BAB V HASIL DAN ANALISA 5.1 Distribusi dan Persentase Kinerja Terhadap Pelayanan Pada tabel dibawah ini diperoleh nilai distribusi dan persentase tingkat kinerja terhadap pelayanan yang diberikan oleh
BAB V ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB V ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN Setelah dilakukan pengumpulan dan pengolahan data, langkah selanjutnya adalah menganalisa hasil yang diperoleh yang berupa nilai kepuasan mahasiswa. Pada Tugas Akhir
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat ditarik kesimpulan sebagai
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut. 1. Tanggapan terhadap kualitas pelayanan KA Parahyangan dapat disimpulkan cukup
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan di Hotel Sewu Mas yang berlokasi di Jl. Ring Road Utara No. 198 Yogyakarta. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret
BAB I PENDAHULUAN. Seiring dengan berkembangnya jaman, persaingan dalam dunia usaha saat ini
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Seiring dengan berkembangnya jaman, persaingan dalam dunia usaha saat ini mengalami perkembangan yang pesat khususnya didalam menjual produk atau jasa. Dalam
MANAJEMEN PELAYANAN PUBLIK RACHMAT HIDAYAT, MPA PRODI ADMINISTRASI NEGARA FISIP UNIVERSITAS JEMBER
MANAJEMEN PELAYANAN PUBLIK COURSE MATERIAL: ANALISA SERVQUAL (Service Quality) RACHMAT HIDAYAT, MPA PRODI ADMINISTRASI NEGARA FISIP UNIVERSITAS JEMBER 2012 Model ServQual Metode ServQual adalah metode
BAB V PEMBAHASAN DAN KESIMPULAN
BAB V PEMBAHASAN DAN KESIMPULAN 5.1 Hasil Temuan Deskriptif Hasil temuan deskriptif yang disajikan pada Bab IV mengenai dimensi kualitas pelayanan terhadap kepuasan mahasiswa Perpustakaan Universitas Widyatama
BAB IV HASIL PENELITIAN. Statistics. Kinerja Berwujud. N Valid Missing 0 0. Mean Std. Deviation
BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data Penelitian yang berjudul Analisis Tingkat Kepuasan Siswa Atas Kualitas Pelayanan di SMA Batik 1 Surakarta Tahun 2013 ini menggunakan data yang dikelompokkan menjadi
BAB V ANALISA HASIL. serta pekerjaan. Berikut merupakan uraian dari beberapa karakteristik tersebut Karakteristik Responden Berdasarkan Usia
BAB V ANALISA HASIL 5.1. Analisa Karakteristik Responden Dari semua responden di dalam penelitian ini, karakteristik dari responden dapat kelompokkan ke dalam beberapa karakteristik yaitu umur, jenis kelamin,
BAB I PENDAHULUAN UKDW. tersebut mempengaruhi kondisi perkembangan dunia bisnis. Setiap
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Di era globalisasi saat ini, persaingan dunia bisnis menjadi semakin ketat karena persaingan bisnis sekarang ini bersifat mendunia sehingga hal tersebut mempengaruhi
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh penulis serta didukung oleh
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh penulis serta didukung oleh data-data yang diperoleh dari hasil observasi dan wawancara dengan pihak manajemen
BAB I PENDAHULUAN. perusahaan yang dapat menghasilkan barang atau jasa berkualitas yang mampu
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam era globalisasi ini, persaingan bisnis menjadi sangat tajam. Hanya perusahaan yang dapat menghasilkan barang atau jasa berkualitas yang mampu menghadapi
BAB V PEMBAHASAN. 5.1 Analisis Tingkat Kualitas Layanan
BAB V PEMBAHASAN 5.1 Analisis Tingkat Kualitas Layanan Pada bab ini akan dilakukan analisis hasil pengolahan data, analisis terdiri dari analisis kualitas pelayanan dengan model servqual dan analisis preferensi
BAB V KESIMPULAN Kesimpulan Keterbatasan Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN...105
DAFTAR ISI TESIS... i HALAMAN PENGESAHAN... ii HALAMAN PERNYATAAN... iii HALAMAN PERSEMBAHAN... iv KATA PENGANTAR... v DAFTAR ISI... vii DAFTAR TABEL... x DAFTAR GAMBAR...xiii ABSTRAK... xiv ABSTRACT...
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN
94 BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan pada bab sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa dari hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan yang positif dan
ANALISIS PERSEPSI NASABAH TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PADA PT. BPD ACEH CABANG SUMATERA UTARA TUGAS SARJANA. Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari
ANALISIS PERSEPSI NASABAH TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PADA PT. BPD ACEH CABANG SUMATERA UTARA TUGAS SARJANA Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat-Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Oleh : Cut
INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT (IKM)
INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT (IKM) PADA UNIT PELAYANAN PUBLIK KEMENKO POLHUKAM PERIODE 2016 BEKERJASAMA UNIT PELAYANAN PUBLIK KEMENKO POLHUKAM DENGAN BIRO UMUM SEKRETARIAT KEMENKO POLHUKAM 1 KATA PENGANTAR
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pengolahan data maka penulis menarik beberapa kesimpulan, yaitu : Dari hasil pengolahan data untuk mengukur tingkat kepuasan pasien diperoleh
PENENTUAN ATRIBUT-ATRIBUT KUALITAS PELAYANAN SEBAGAI SKALA PRIORITAS PERBAIKAN PADA SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INDUSTRI DI JAKARTA. P.H. Saragi.
PENENTUAN ATRIBUT-ATRIBUT KUALITAS PELAYANAN SEBAGAI SKALA PRIORITAS PERBAIKAN PADA SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INDUSTRI DI JAKARTA P.H. Saragi Abstrak Sekolah Tinggi Manajemen Industri telah membuka jurusan
DAFTAR ISI. ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... viii DAFTAR GAMBAR... xi DAFTAR LAMPIRAN... xii
DAFTAR ISI ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... viii DAFTAR GAMBAR... xi DAFTAR LAMPIRAN... xii BAB I BAB II PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang... 1 1.2 Identifikasi Masalah...
USULAN PERBAIKAN KUALITAS LAYANAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY
USULAN PERBAIKAN KUALITAS LAYANAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY Dwi Novirani 1), Hendang Setyo R 2), Ali Muchtar 3) Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Nasional
TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA JASA KRL COMMUTER LINE (STUDI KASUS JALUR BOGOR-JATINEGARA) : ARI W B RAHARJO, Ir. MM
TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA JASA KRL COMMUTER LINE (STUDI KASUS JALUR BOGOR-JATINEGARA) DISUSUN OLEH: NAMA : ELDA IRAYANI NPM : 12213853 JURUSAN : MANAJEMEN PEMBIMBING : ARI W B RAHARJO, Ir. MM U N I V E
BAB III METODE PENELITIAN. sehingga dapat memenuhi tujuan yang akan dicapai.
24 BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian ini digunakan sebagai pedoman peneliti agar tidak menyimpang dari tujuan yang telah ditentukan sebelumnya, dan mengupayakan penyelesaian masalah menjadi lebih
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pemasaran Menurut Kotler yang dikutip oleh Kurniasari (2013:17) Pemasaran adalah proses sosial yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan
yang akan datang (Anderson et al.,1994). Menurut Hoffman dan Bateson (1997) kepuasan pelanggan dipengaruhi oleh kualitas layanan dari suatu
Bab 1. Pendahuluan Tingginya tingkat persaingan telah membawa pengaruh yang signifikan dalam dunia usaha. Persaingan tidak hanya mengandalkan segi kualitas tetapi juga mengutamakan segi pelayanan. Parasuraman
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan Dari hasil pengolahan data dan analisis dapat ditarik beberapa kesimpulan untuk penelitian ini. 6.1.1 Faktor Faktor Yang Dapat Mempengaruhi Kualitas Pelayanan
V. KESIMPULAN DAN SARAN
71 V. KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah diuraikan maka dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Skor rata-rata tingkat kepuasan pasien terhadap kinerja
BAB V KESIMPULAN. 1. Menurut mahasiswa, kualitas pelayanan pendidikan pada Program Studi
BAB V KESIMPULAN 5.1. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka kesimpulan dari penelitian ini sebagai berikut: 1. Menurut mahasiswa, kualitas pelayanan pendidikan pada Program Studi
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
1 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN V.1. Kesimpulan Berdasarkan uraian dan hasil analisis yang telah dikemukakan, maka hasil dari penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut : Hasil analisis : 1. Masih terdapatnya
ANALISIS KINERJA KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA AUTO 2000 GATOT SUBROTO MEDAN
ANALISIS KINERJA KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA AUTO 2000 GATOT SUBROTO MEDAN TUGAS SARJANA Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat-Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Oleh
BAB V ANALISA PEMBAHASAN
5.1 Identifikasi Atribut Pelayanan BAB V ANALISA PEMBAHASAN Dari hasil interview dan observasi yang dilakukan di PT CKB Logistik, dapat diidentifikasi 16 atribut pelayanan jasa yang ada di CKB. Identifikasi
BAB IV ANALISA DATA. ini data dari kuesioner) sudah valid dan reliabel. Validitas adalah ketepatan atau
BAB IV ANALISA DATA IV.1. Uji Validitas Validitas dan reliabilitas merupakan poin penting dalam sebuah analisa data. Hal itu dilakukan untuk menguji apakah suatu alat ukur atau instrumen penelitian (dalam
INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT (IKM)
INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT (IKM) PADA UPT STASIUN PENGAWASAN SDKP TUAL PERIODE JANUARI S.D DESEMBER 2015 KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN DIREKTORAT JENDERAL PENGAWASAN SUMBERDAYA KELAUTAN DAN PERIKANAN
BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. Djum di Wijilan Yogyakarta. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kepuasan
BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 4.1. Analisis Data Penelitian dilakukan terhadap kualitas pelayanan pada Warung Makan Gudeg Yu Djum di Wijilan Yogyakarta. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kepuasan
PUSKESMAS. Data masyarakat ( Responden) (lingkari kode angka sesuai jawaban masyarakat/responden) Nomor Responden...
Lampiran KUESIONER KEPUASAN MASYARAKAT DENGAN KUALITAS PELAYANAN PUSKESMAS Data masyarakat ( Responden) (lingkari kode angka sesuai an masyarakat/responden) Nomor Responden... Diisi oleh petugas Umur...
BAB 1. Pendahuluan. 1.1 Latar Belakang Masalah Seiring dengan perkembangan transportasi darat yang semakin pesat,
BAB 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Masalah Seiring dengan perkembangan transportasi darat yang semakin pesat, sarana transportasi tidak bisa dipisahkan dan selalu dibutuhkan manusia. Salah satunya alat
LEMBAR PENGESAHAN ABSTRAKSI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN BAB I PENDAHULUAN
ABSTRAKSI Tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi diharapkan akan diikuti dengan tingkat kesetiaan yang tinggi pula oleh pelanggannya. Hal ini menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan yang rendah dapat menyebabkan
BERITA DAERAH KABUPATEN PURWAKARTA PERATURAN BUPATI PURWAKARTA NOMOR 17 TAHUN 2007 TENTANG
BERITA DAERAH KABUPATEN PURWAKARTA NOMOR : 21 TAHUN 2007 SERI PERATURAN BUPATI PURWAKARTA NOMOR 17 TAHUN 2007 TENTANG STANDAR PELAYANAN PADA BADAN PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN
BAB V ANALISA DAN PEMBAHASAN
BAB V ANALISA DAN PEMBAHASAN Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi, mengukur, dan menganalisa atribut kualitas pelayanan yang perlu diperbaiki oleh PT Sari Burger Indonesia berdasarkan
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Jumlah keseluruhan pelanggan PT. Logistic One Solution yang
30 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Karakteristik Responden Jumlah keseluruhan pelanggan PT. Logistic One Solution yang menjadi responden dalam penelitian ini sebanyak 43 responden. Adapun karakteristik
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Industri Skripsi Semester Ganjil 2005/2006 Analisis Kepuasan Pelanggan Bengkel Paten Ban Oleh Glenn Kurniawan NIM : 0500586430 Abstrak Usaha yang bergerak dalam
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Metode Pengumpulan Data Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data primer. Jenis data ini didapat langsung dari sumber utamanya. Dalam penelitian ini, penulis
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Meningkatnya taraf hidup masyarakat, menyebabkan terjadinya peningkatan
19 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Peningkatan kesehatan merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Meningkatnya taraf hidup masyarakat, menyebabkan terjadinya peningkatan tuntutan masyarakat akan kualitas
III. METODE PENELITIAN. pendekatan kuantitatif. Menurut Mohammad Nazir (1998: 63), metode
III. METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Menurut Mohammad Nazir (1998: 63), metode deskriptif adalah
ABSTRAK ABSTRACT KATA PENGANTAR UCAPAN TERIMA KASIH DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN
DAFTAR ISI ABSTRAK... i ABSTRACT... ii KATA PENGANTAR... iii UCAPAN TERIMA KASIH... v DAFTAR ISI... ix DAFTAR TABEL... xii DAFTAR GAMBAR... xiv DAFTAR LAMPIRAN... xv BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN. Persaingan yang semakin ketat ini menuntut para pelaku bisnis untuk UKDW
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pada era bisnis saat ini, persaingan dalam dunia bisnis semakin bertambah ketat. Persaingan yang semakin ketat ini menuntut para pelaku bisnis untuk mampu memaksimalkan
BAB V PEMBAHASAN. Skor Servqual 1. No Pernyataan Persepsi Harapan. Bangunan Apotek memiliki desain eksterior yang menarik
BAB V PEMBAHASAN 1.1 Analisa Service Quality Penilaian akan tinggi rendahnya Servqual akan bergantung pada bagaimana pelanggan merasa service performance yang diterimanya berada dalam service performance
SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT
SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT PADA BALAI RISET DAN STANDARDISASI INDUSTRI SURABAYA PERIODE Januari Desember 2015 KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN INDUSTRI BALAI RISET DAN STANDARDISASI
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
70 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Responden pada penelitian ini mayoritas berjenis kelamin wanita, yaitu wanita sebesar 58% dan pria sebesar 42%, hal ini dikarenakan pada saat penyebaran kuesioner
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA KARTU ASKESKIN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUSKESMAS TANJUNGSARI SUMEDANG KUSTIA
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA KARTU ASKESKIN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUSKESMAS TANJUNGSARI SUMEDANG KUSTIA PROGRAM STUDI GIZI MASYARAKAT DAN SUMBERDAYA KELUARGA FAKULTAS PERTANIAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR
III. METODE PENELITIAN. pendekatan kuantitatif. Menurut Mohammad Nazir (1998: 63), metode
III. METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Menurut Mohammad Nazir (1998: 63), metode deskriptif adalah
ANALISIS MUTU PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA PADANGSIDIMPUAN
Lampiran 1. Kuesioner Penelitian ANALISIS MUTU PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA PADANGSIDIMPUAN Bapak- ibu yang terhormat, Guna lebih meningkatkan
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah yang sebelumnya telah dijabarkan yaitu untuk mengetahui bagaimana efektivitas layanan prima dalam meretensi
KEPUASAN PENGGUNA JASA PELAYANAN PERIZINAN BIDANG SUMBER DAYA ALAM BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU (BP2T) ACEH
ISSN 2302-0199 10 Pages pp. 46-55 KEPUASAN PENGGUNA JASA PELAYANAN PERIZINAN BIDANG SUMBER DAYA ALAM BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU (BP2T) ACEH Faisal 1, Jasman J. Ma ruf 2, Amri 3 1) Magister Manajemen
KUESIONER PERSPEKTIF PROSES BISNIS INTERNAL DIREKTORAT JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL DEPARTEMEN HUKUM DAN HAM RI
KUESIONER PERSPEKTIF PROSES BISNIS INTERNAL DIREKTORAT JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL DEPARTEMEN HUKUM DAN HAM RI Untuk kepentingan tabulasi (mohon diisi) Nomor Responden : (kosongkan) Unit Kerja :
BAB I PENDAHULUAN. 1 Universitas Indonesia. Faktor-faktor yang..., Muhammad Ichwan, FE UI, 2009
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Gelombang reformasi yang telah bergulir menuntut perubahan dalam segala tatanan kehidupan dan mendorong perubahan wacana publik dalam menanggapi berbagai realitas kehidupan
BAB I PENDAHULUAN. pada sarana angkutan antar wilayah, kini tuntutan tersebut telah lebih berkembang.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Tuntutan konsumen terhadap pembelian suatu barang atau jasa semakin bertambah. Khususnya pada jasa transportasi, kenyamanan, keamanan, pelayanan yang prima, harga,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN III.1 Kerangka Pemikiran Blitz Megaplex Tingkat Kepuasan Pelanggan Tingkat Kepentingan Pelayanan Pengukuran Kesenjangan (GAP) terhadap metode ServQual (5 dimensi) IPA Framework
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam perkembangan era perdagangan bebas, setiap perusahaan menghadapi persaingan yang sangat ketat berkaitan dengan pelayanan produk dan jasa yang ditawarkan.
BAB 1 PENDAHULUAN. sehingga mampu unggul dalam persaingan tersebut. perguruan Tinggi khususnya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sulit untuk
1 BAB 1 PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Persaingan di dunia pendidikan dewasa ini semakin ketat, hal ini menuntut lembaga Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) untuk
BAB III LANDASAN TEORI. dengan harapan penumpang. Kepuasan merupakan respon dari penumpang
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Konsep Kepuasan Penumpang Dalam Skripsi ini yang dibahas adalah tentang kepuasan penumpang terhadap pelayanan jasa angkutan umum antar kota dalam provinsi. Kepuasan adalah tingkat
BAB V ANALISA HASIL Analisa Hasil Tingkat Kepuasan Responden. selanjutnya adalah menganalisa hasil yang telah diperoleh berupa nilai kepuasan
62 BAB V ANALISA HASIL 5.1. Analisa Hasil Tingkat Kepuasan Responden Setelah dilakukan pengumpulan serta pengolahan data, langkah selanjutnya adalah menganalisa hasil yang telah diperoleh berupa nilai
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan Dari hasil pengolahan data dan analisis, maka selanjutnya dapat ditarik beberapa kesimpulan dari penelitian ini. 6.1.1 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kualitas
LAMPIRAN A Kuesioner Service Quality
LAMPIRAN A Kuesioner Service Quality KUESIONER SERVICE QUALITY Profil Responden Jawaban diisi di tempat yang telah disediakan, untuk jawaban pilihan mohon dilingkari satu jawaban yang benar. Nama : (Boleh
BAB 4 PENGUMPULAN, PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA
35 BAB 4 PENGUMPULAN, PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA 4.1. Gambaran Proses gambar 4. 1 Alur proses Klaim Biaya Pengobatan 36 4.2. Pengumpulan Data Dalam penelitian ini pengumpulan data didapat dari hasil
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Pada jaman sekarang ini perkembangan dunia medis dan kedokteran di Indonesia sudah semakin berkembang, baik dari ilmu maupun teknologi /peralatan medis dipergunakan. Rumah sakit di tuntut untuk
KUESIONER. Hormat saya, Riko Arisanto
KUESIONER Responden yang terhormat, Saya adalah mahasiswa Fakultas Bisnis Manajemen di Universitas Widyatama, dalam rangka menyelesaikan tugas akhir program sarjana, penulis berusaha melakukan penelitian
BAB 3 METODE PENELITIAN
25 BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Disain Penelitian Pada penelitian ini, untuk menjabarkan atau menjelaskan sifat-sifat pada suatu keadaan yang merupakan tujuan dari penelitian ini, maka digunakan riset deskriptif
BAB V PEMBAHASAN 5.1 Analisis Importance and Performance Analysis (IPA)
BAB V PEMBAHASAN 5.1 Analisis Importance and Performance Analysis (IPA) Berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan metode Importance and Performance Analysis (IPA), dapat diketahui
PEDOMAN PENGUKURAN KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP PELAYANAN INSTITUSI PROGRAM STUDI NERS SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) MATARAM
PEDOMAN PENGUKURAN KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP PELAYANAN INSTITUSI PROGRAM STUDI NERS SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) MATARAM VISI MISI Visi STIKES Mataram Menjadi Institusi pendidikan tinggi kesehatan
BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA 4.1. Pengumpulan Data 4.1.1 Kuesioner tahap I (Uji Coba) Kuesioner tahap I ini dibagikan kepada 30 responden. Hasil kuesioner yang didapat terhadap penilaian terhadap
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan yaitu : 1. Profil Responden Dari 50 orang responden ternyata 35 orang
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
11 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Landasan Teori 2.1.1. Kepuasan Konsumen Kotler (2004) mengatakan bahwa kepuasan konsumen adalah tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan kinerja atau hasil yang
BAB 1 PENDAHULUAN. menentu, yang tidak hanya menyediakan peluang tetapi juga tantangan. Begitu
15 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Di dalam era globalisasi ini persaingan bisnis semakin ketat dan tidak menentu, yang tidak hanya menyediakan peluang tetapi juga tantangan. Begitu pula tantangan
BAB I PENDAHULUAN. Ditengah perkembangan dunia industri yang sangat pesat, maka persaingan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Ditengah perkembangan dunia industri yang sangat pesat, maka persaingan semakin meningkat pula di antara perusahaan yang menawarkan produk-produk sejenis untuk
