BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
|
|
|
- Hengki Sudjarwadi
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Hasil penelitian pra siklus. Berdasarkan hasil wawancara pada tanggal 20 November 2010 dengan guru mata pelajaran biologi tingkat hasil belajar siswa pada materi ekosistem masih rendah. Telah ditemukan siswa yang bingung dan belum paham tentang komponen ekosistem, tidak terjadi interaksi antara guru dan siswa. Dari 40 siswa, hanya 10 siswa yang aktif bertanya dan menyampaikan pendapat hal ini dikarenakan metode yang digunakan adalah ceramah membuat siswa jenuh, bosan dan tidak merespon apa yang disampaikan oleh guru. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat belajar siswa masih rendah. Berdasarkan hasil belajar siswa materi pokok ekosistem siswa yang tuntas belajar 30 siswa. Siswa yang tidak tuntas belajar 10 siswa, dengan nilai tertinggi 80 dan terendah 45. Rata-rata nilai 66,8 dan ketuntasan klasikal mencapai 75,00 %. Dari ketuntasan klasikal yang diharapkan 85 % belum terpenuhi sehingga diperlukan suatu metode yang baru untuk memperbaikinya. 2. Hasil penelitian siklus 1 Proses pembelajaran siklus 1 dilaksanakan pada tanggal 5-9 April 2011 yang terdiri dari 2 kali pertemuan. Standar Kompetensi : Menganalisis hubungan antara komponen ekosistem, perubahan materi dan energi serta peranan manusia dalam keseimbangan ekosistem. Kompetensi Dasar : Mendeskripsikan peran komponen ekosistem dalam aliran energi daur biogeokimia serta pemanfaatan komponen ekosistem bagi kehidupan. Materi pelajaran meliputi komponen ekosistem dan tipetipe ekosistem. Adapun indikator yang dicapai dalam proses pembelajaran adalah : 41
2 a. Peserta didik mampu menguraikan komponen ekosistem tertentu. b. Peserta didik mampu mendeskripsikan hubungan antara komponen biotik dan abiotik. c. Peserta didik mampu menjelaskan tipe-tipe ekosistem. d. Peserta didik mampu mendeskripsikan karakteristik tipe-tipe ekosistem. Pada pertemuan 1, proses pembelajaran diawali dengan guru memberikan apersepsi dan menjelaskan secara singkat materi komponen ekosistem dan hubungan antara komponen biotik dan abiotik selama 5 menit. Pada kegiatan inti guru membagikan LKS dan menginstruksikan kepada siswa untuk mendiskusikannya selama 15 menit. Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi selama 20 menit. Pada pertemuan 2, diawali dengan mengulas kembali materi pelajaran yang lalu untuk membuka ingatan siswa selama 10 menit. Selanjutnya guru membagikan soal uji kompetensi siklus 1 berupa pilihan ganda dengan jumlah 25 soal selama 30 menit. 3. Hasil penelitian siklus 2 Proses pembelajaran siklus 2 dilaksanakan pada tanggal April 2011 yang terdiri dari 2 kali pertemuan. Standar Kompetensi : Menganalisis hubungan antara komponen ekosistem, perubahan materi dan energi serta peranan manusia dalam keseimbangan ekosistem. Kompetensi Dasar : Mendeskripsikan peran komponen ekosistem dalam aliran energi daur biogeokimia serta pemanfaatan komponen ekosistem bagi kehidupan. Materi pelajaran meliputi suksesi, mekanisme aliran energi pada rantai makanan. Adapun indikator yang dicapai dalam proses pembelajaran adalah : a. Peserta didik mampu menjelaskan pengertian suksesi. b. Peserta didik mampu menyebutkan macam suksesi. c. Peserta didik mampu menjelaskan mekanisme aliran energi pada rantai makanan. 42
3 d. Peserta didik mampu menganalisis terjadi ketidakseimbangan antara komponen. Pada pertemuan 1, proses pembelajaran diawali dengan guru memberikan apersepsi dan menjelaskan secara singkat materi suksesi dan aliran energi pada rantai makanan selama 5 menit. Pada kegiatan inti guru membagikan LKS dan menginstruksikan kepada siswa untuk mendiskusikannya selama 15 menit. Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi selama 20 menit. Pada pertemuan 2, diawali dengan mengulas kembali materi pelajaran yang lalu untuk membuka ingatan siswa selama 10 menit. Selanjutnya guru membagikan soal uji kompetensi siklus 2 berupa pilihan ganda dengan jumlah 25 soal selama 30 menit. B. Pembahasan 1. Pra siklus. Pada saat pra siklus, peneliti mengadakan observasi pada tanggal 30 Maret 2011 di MA Negeri Demak mata pelajaran biologi. Kondisi siswa masih ditemukan siswa yang berbicara dengan temannya saat proses pembelajaran berlangsung. Siswa tidak mendengarkan penjelasan dari guru, tidak bertanya dan tidak menjawab pertanyaan dari guru. Ini menunjukkan aktivitas siswa belum terlatih. Peneliti kemudian melihat hasil belajar siswa materi pokok ekosistem di MA Negeri Demak kelas X9 yang berjumlah 40 siswa masih terdapat 10 siswa yang belum mencapai KKM (65), dengan nilai terendah 45 dan tertinggi 80. Terlihat jelas siswa tidak memiliki persiapan yang matang untuk menerima pelajaran yang disampaikan oleh guru, sehingga proses pembelajaran berlangsung searah saja tidak terjalin interaksi antara guru dan siswa Untuk mengatasi persoalan tersebut, diperlukan suatu pendekatan pembelajaran di mana siswa mampu mengerjakan permasalahan yang 43
4 otentik untuk menyusun pengetahuan mereka sendiri. Siswa dapat mengembangkan inkuiri dan ketrampilan berfikir lebih tinggi, mengembangkan kemandirian dan percaya diri. Memperhatikan hal itu peningkatan hasil belajar siswa perlu diperbaiki dengan penerapan model pembelajaran portofolio diharapkan dapat memperbaikinya. 2. Siklus 1. a. Perencanaan 1) Menyusun materi pokok dengan menerapkan model portofolio 2) Menyusun rencana pembelajaran pada materi pokok ekosistem 3) Merancang perangkat tes siklus I 4) Menyusun lembar pengamatan peserta didik untuk melihat kondisi belajar mengajar di kelas ketika proses pembelajaran berlangsung b. Pelaksanaan Tindakan 1) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran agar siswa dapat menjelaskan pengertian ekosistem, mendeskripsikan komponen ekosistem, menyebutkan tipe-tipe ekosistem, mendeskripsikan karakteristik tipe ekosistem. 2) Guru memberikan materi pengertian ekosistem, komponen penyusun Dan tipe-tipe ekosistem secara garis besar. 3) Guru membagi lembar kerja diskusi siswa kepada 7 kelompok yang yang beranggotakan 5 atau 6 anak. Tiap-tiap kelompok akan mendapatkan lembar kerja siswa yang akan didiskusikan. Dalam diskusi berisi langkah-langkah sebagai berikut: - Mengidentifikasi masalah yang ada di lingkungan - Memilih masalah untuk kajian kelas - Mengumpulkan informasi tentang masalah yang akan dikaji oleh kelas - Membuat portofolio kelas Pada portofolio kelas, setiap kelompok bertanggung jawab untuk membuat satu bagian portofolio antara lain: 44
5 Kelompok I bertugas : menjelaskan masalah yang dikaji Kelompok II bertugas : menjelaskan berbagai kebijakan alternative untuk mengatasi masalah. Kelompok III bertugas : mengusulkan kebijakan untuk mengatasi masalah. Kelompok IV bertugas : membuat rencana tindakan yang dilakukan untuk pemecahan masalah. - Guru mengulas tugas-tugas rinciannya untuk portofolio pastikan bahwa peserta didik pada setiap kelompok mengerti hasil pekerjaan apa yang diharapkan dari mereka. - Guru menjelaskan bahwa informasi yang dikumpulkan oleh tim-tim penelitian sering kali akan bermanfaat bagi lebih satu kelompok portofolio. - Guru menjelaskan spesifikasi portofolio yakni terdapat bagian dokumentasi pada setiap kelompok. Bagian dokumentasi mengkoordinir bahan-bahan yang baik untuk didokumentasikan atau member bukti penelitiannya. Bahan-bahan tersebut yang telah dikumpulkan disatukan dalam sebuah map order yang selanjutnya seluruh portofolio bagian dokumentasi disusun secara sistematis sesuai dengan kelompok masing-masing. 4) Siswa menganalisis dan mengevaluasi hasil kerja kelompok. 5) Siswa mengerjakan post tes siklus I. c. Pengamatan Data ini diambil dari lembar observasi peserta didik selama pembelajaran pada siklus 1 menggunakan pedoman pengamatan 45
6 Tabel.4.1 Analisis Observasi terhadap Peserta Didik pada Siklus I No Aspek yang Diamati Jumlah Skor Prosentase Keterangan 1. Kesiapan menerima 93 58, 12 % Cukup aktif pelajaran 2. Keaktifan mengungkapkan 95 59, 37 % Cukup aktif pendapat 3. Kemampuan , 87 % Aktif menyelesaikan tugas 4. Keaktifan bertanya 90 56, 25 % Cukup aktif Jumlah 385 Keterangan tabel : a. Dari tabel tersebut diketahui jumlah skor pada aspek kesiapan menerima pelajaran adalah 93 dengan rincian: siswa yang tidak siap menerima pelajaran mendapatkan skor I berjumlah 3 siswa, siswa yang dapat membuat ketenangan kelas pada saat pelajaran di mulai mendapatkan skor 2 berjumlah 20 siswa, siswa yang pada saat pelajaran di mulai mendengarkan penjelasan guru mendapatkan skor 3 berjumlah 16 siswa. b. Jumlah skor pada aspek keaktifan mengungkapkan pendapat adalah 95 dengan rincian: siswa yang tidak pernah mengungkapkan pendapat mendapatkan skor 1 berjumlah 3 siswa, siswa yang mengungkapkan pendapat cuma sekali mendapatkan skor 2 berjumlah 22 siswa, siswa yang mengungkapkan pendapat 2 sampai 3 kali mendapatkan skor 3 berjumlah 12 siswa, siswa yang sangat aktif mengungkapkan pendapat ketika sedang dijelaskan mendapatkan skor 4 berjumlah 3 siswa. 46
7 c. Jumlah skor pada aspek kemampuan menyelesaikan tugas adalah 107 dengan rincian: Siswa yang tidak dapat menyelesaikan tugas mendapatkan skor 1 berjumlah nol siswa, siswa yang dapatmenyelesaikan tugas setelah mendapat penjelasan dari teman sekelompok mendapatkan skor 2 berjumlah 15 siswa, siswa yang dapat menyelesaikan tugas setelah berdiskusi mendapatkan skor 3 berjumlah 23 siswa, siswa yang mampu menyelesaikan tugas dengan benar mendapatkan skor 4 berjumlah 4 siswa. d. Jumlah skor pada aspek keaktifan bertanya adalah 90 dengan rincian: Siswa yang tidak pernah bertanya sama sekali mendapatkan skor 1 berjumlah 5 siswa, siswa yang bertanya cuma sekali mendapatkan skor 2 berjumlah 21 siswa, siswa yang bertanya 2 sampai 3 kali mendapatkan skor 3 berjumlah 13 siswa, siswa yang aktif bertanya lebih dari 3 kali dan pertanyaannya berkualitas mendapatkan skor 4 berjumlah 1 siswa. Data pengamatan kognitif peserta didik diambil dari tes evaluasi di akhir siklus 1 dari tes evaluasi diperoleh hasil sebagai berikut : Tabel. 4.2 Perbandingan Hasil Tes Peserta Didik antara Nilai Awal dan Siklus 1. Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Nilai Awal Siklus 1 Nilai tertinggi Nilai terendah Jumlah peserta didik tuntas belajar Jumlah peserta didik tidak tuntas belajar 10 8 Rata-rata nilai peserta didik 66, 8 66, 75 Prosentase ketuntasan klasikal 75, 00 % 80, 00 % Keterangan tabel : Pada nilai awal siswa yang mendapatkan nilai 80 berjumlah 3 siswa. Siswa yang mendapatkan nilai 74 berjumlah 3 siswa, siswa yang mendapatkan nilai 72 berjumlah 5 siswa. Siswa yang mendapatkan nilai 47
8 70 berjumlah 11 siswa. Siswa yang mendapatkan nilai 68 berjumlah 6 siswa. Siswa yang mendapatkan nilai 65 berjumlah 3 siswa. Siswa yang mendapatkan nilai 60 berjumlah 8 siswa. Siswa yang mendapatkan nilai 58 berjumlah 1 siswa. Jumlah siswa keseluruhan adalah 40 siswa. Dari nilai yang diperoleh pada siklus 1 hanya terdapat 32 siswa yang mencapai KKM (65). Prosentase ketuntasan klasikal yang diperoleh 80, 00 %. Ini belum sesuai dengan ketentuan yang ditentukan sebesar 85 % sehingga dilakukan tindakan lanjutan pada siklus II. d. Refleksi Berdasarkan hasil observasi siklus I kemudian dilaksanakan refleksi terhadap langkah-langkah yang dilaksanakan. Hasil refleksi tersebut adalah : a. Guru perlu lebih memotivasi peserta didik agar bersemangat dan aktif ketika pembelajaran berlangsung. b. Guru diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan waktu secara efisien. c. Guru ketika membimbing peserta didik lebih tegas, suara lebih lantang. d. Hasil belajar peserta didik saat pembelajaran belum mencapai indikator keberhasilan yang ditentukan maka diadakan siklus II. Pembelajaran pada siklus I masih mengalami hambatan dalam pelaksanaannya. Hal tersebut dikarenakan penyesuaian atau adaptasi model pembelajaran portofolio yang merupakan model pembelajaran baru sehingga butuh penjelasan yang lebar. Pada pengamatan siklus I peneliti mengalami banyak kendala, seperti kurangnya kesiapan siswa dan keaktifan siswa dalam pembelajaran dan juga dilihat pada waktu pembagian tugas kelompok siswa belum terbiasa belajar dengan teman. Hal tersebut sangat berpengaruh pada waktu pelaksanaan model portofolio diterapkan, butuh kesabaran peneliti dalam membimbing para siswa belajar aktif dan belajar bekerja sama dengan teman. 48
9 3. Siklus 2 a. Perencanaan 1) Menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran pada materi suksesi dan hubungan makan dan dimakan. 2) Membuat soal tes tertulis berupa pilihan ganda dengan jumlah 25 Soal tentang suksesi dan hubungan makan dan dimakan. 3) Menyusun lembar kegiatan siswa tentang hubungan makan dan dimakan. b. Pelaksanaan Tindakan 1) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu agar siswa dapat menjelaskan pengertian suksesi, macam suksesi, rantai makanan. 2) Guru membagikan lembar kerja siswa yang akan didiskusikan sesuai dengan kelompok masing-masing. 3) Siswa membacakan hasil diskusi sesuai dengan kelompoknya masing-masing. 4) Siswa menyimpulkan dari hasil diskusi dengan kelompoknya masing-masing. 5) Siswa menganalisis dan mengevaluasi hasil kerja kelompok. 6) Siswa mengerjakan post tes siklus II. c. Pengamatan Data ini diambil dari lembar observasi peserta didik selama pembelajaran pada siklus II menggunakan pedoman pengamatan. Tabel 4.3 Analisis Observasi terhadap Peserta Didik pada Siklus II No Aspek yang diamati Jumlah Skor Prosentase Keterangan a. Kesiapan menerima , 25 % Aktif pelajaran b. Keaktifan , 25 % Aktif mengungkapkan pendapat c. Kemampuan , 37 % Aktif menyelesaikan tugas d. Keaktifan bertanya 93 58, 12 % Cukup aktif Jumlah
10 Keterangan tabel : a. Dari tabel tersebut diketahui jumlah skor pada aspek kesiapan menerima pelajaran adalah 106 dengan rincian : siswa yang tidak siap menerima pelajaran mendapatkan skor 1 berjumlah nol, siswa yang dapat membuat ketenangan kelas pada saat pelajaran dimulai mendapatkan skor 2 berjumlah 16 siswa, siswa yang pada saat pelajaran dimulai mendengarkan penjelasan guru mendapatkan skor 3 berjumlah 22 siswa, siswa yang benarbenar siap menerima pelajaran mendapatkan skor 4 berjumlah 2 siswa. b. Jumlah skor pada aspek keaktifan mengungkapkan pendapat adalah 106 dengan rincian : siswa yang tidak pernah mengungkapkan pendapat mendapatkan skor I berjumlah 1 siswa, siswa yang mengungkapkan pendapat cuma sekali mendapatkan skor 2 berjumlah 16 siswa, siswa yang mengungkapkan pendapat 2 sampai 3 kali mendapatkan skor 3 berjumlah 20 siswa, siswa yang aktif mengungkapkan pendapat mendapat skor 4 berjumlah 3 siswa. c. Jumlah skor pada aspek kemampuan menyelesaikan tugas adalah 111 dengan rincian: siswa yang dapat menyelesaikan tugas setelah mendapat penjelasan dari teman sekelompok mendapatkan skor 2 berjumlah 13 siswa, siswa yang dapat menyelesaikan tugas setelah berdiskusi mendapatkan skor 3 berjumlah 23 siswa, siswa yang mampu menyelesaikan tugas dengan benar mendapatkan skor 4 berjumlah 4 siswa. d. Jumlah skor pada aspek keaktifan bertanya adalah 93 dengan rincian : siswa yang tidak pernah bertanya sama sekali mendapatkan skor 1 berjumlah nol siswa, siswa yang bertanya cuma sekali mendapatkan skor 2 berjumlah 27 siswa, siswa yang bertanya 2 sampai 3 kali mendapatkan skor 3 berjumlah 13 siswa, siswa yang aktif bertanya 50
11 lebih dari 3 kali dan pertanyaannya berkualitas mendapatkan skor 4 berjumlah nol siswa. Data pengamatan kognitif peserta didik diambil dari tes evaluasi di akhir siklus II dari tes evaluasi diperoleh hasil sebagai berikut : Tabel 4.4 Perbandingan hasil tes Peserta Didik antara Siklus I dan Siklus II Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Siklus 1 Siklus 2 Nilai tertinggi Nilai terendah Jumlah peserta didik tuntas belajar Jumlah peserta didik tidak tuntas belajar 8 5 Rata-rata nilai peserta didik 66, 75 71, 35 Prosentase ketuntasan klasikal 80, 00 % 87, 5 % Keterangan tabel : Pada siklus II siswa yang mendapatkan nilai 82 berjumlah 3 siswa. Siswa yang mendapatkan nilai 75 berjumlah 4 siswa, siswa yang mendapatkan nilai 72 berjumlah 9 siswa, siswa yang mendapatkan nilai 70 berjumlah 9 siswa, siswa yang mendapatkan nilai 68 berjumlah 5 siswa, siswa yang mendapatkan nilai 65 berjumlah 6 siswa, siswa yang mendapatkan nilai 60 berjumlah 5 siswa. Dari nilai yang diperoleh pada siklus II terdapat 35 siswa yang mencapai KKM (65). Prosentase ketuntasan klasikal yang diperoleh 87, 5 % telah memenuhi ketentuan yaitu 85 % sehingga tidak perlu dilakukan siklus III. d. Refleksi Refleksi pada siklus II ini dilakukan untuk melakukan penyempurnaan tentang pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis portofolio, pada hasil belajar peserta didik menunjukkan adanya peningkatan sehingga tidak perlu dilakukan siklus berikutnya. 51
12 Pelaksanaan siklus II pada awalnya juga masih seperti siklus I, tetapi hanya sekitar 10 siswa yang belum memahami secara jelas mengenai pelaksanaan model portofolio, sehingga setelah pembagian soal dan mengerjakannya hanya 5 siswa yang belum mencapai hasil belajar yang maksimal. Keberhasilan pada siklus II bergantung pada penjelasan materi di awal pembelajaran dan kondisi siswa dalam mengerjakan soal di siklus II berbeda dengan siklus I, di siklus II siswa sudah bisa beradaptasi belajar dengan teman sehingga kerja sama terjalin baik karena komunikasinya lancar tidak malu bertanya kalau ada soal yang belum dipahami. C. Keterbatasan Penelitian Dalam penelitian yang penulis lakukan tentunya mempunyai banyak keterbatasan-keterbatasan antara lain : 1. Keterbatasan tempat penelitian Penelitian yang penulis lakukan hanya terbatas pada satu tempat, yaitu MA Negeri Demak. Namun demikian, tempat ini dapat mewakili untuk dijadikan tempat penelitian dan kalaupun hasil penelitian ditempat lain akan berbeda, tetapi kemungkinannya tidak jauh berbeda dari hasil penelitian yang penulis lakukan. 2. Keterbatasan waktu penelitian. Keterbatasan waktu dapat mempersempit ruang gerak penelitian, sehingga dapat berpengaruh terhadap hasil penelitian. 3. Keterbatasan pelaksanaan proses belajar mengajar. Saat proses belajar mengajar berlangsung, ada beberapa siswa yang meninggalkan kelas sehingga memerlukan bimbingan dari guru. Dari berbagai keterbatasan yang penulis paparkan maka dapat dikatakan dengan sejujurnya, bahwa inilah kekurangan dari penelitian ini yang dilakukan di MA Negeri Demak. Meskipun banyak hambatan dan tantangan yang dihadapi, penulis bersyukur penelitian itu dapat selesai dengan lancar. 52
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Persiapan Penalitian Sebelum penelitia di laksanakan, peneliti mengadakan persiapan penelitian sebagai berikut: 1. Melakukan observasi awal untuk mengidentifikasi
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Meningkatan hasil belajar bagi siswa yang kurang mampu dalam memahami mata pelajaran biologi merupakan penelitian tindakan kelas yang direncanakan pelaksanaannya
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISA DATA
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISA DATA A. Deskripsi Data 1. Pra Siklus Hasil dokumentasi peneliti pada tahun pelajaran 2013/2014 menunjukkan bahwa proses pembelajaran pada mata pelajaran matematika di MI AN-NUR
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Pelaksanaan Tindakan 4.1.1. Kondisi Awal Hasil belajar IPA siswa kelas II SD Negeri 11 Purwodadi Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan sebelum diadakan penelitian
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini dimulai pada tanggal 7 Januari 2013 dan diawali dengan
39 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Penelitian ini dimulai pada tanggal 7 Januari 2013 dan diawali dengan observasi, perkenalan, dan wawancara kepada guru kelas III MI. Wawancara
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Kondisi Awal Berdasarkan pengamatan hasil belajar kelas I SD Negeri 4 Boloh pada awal semester 2 Tahun pelajaran 2011 / 2012, banyak siswa yang kurang aktif,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan 4.1.1 Kondisi Awal Penelitian dilakukan di kelas IV SDN Watuagung 01 pada semester II tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 14 siswa pada
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Profil Sekolah Tempat penelitian ini adalah MI Cepiring yang beralamatkan Desa Cepiring RT 10/RW 04 Cepiring Kabupaten Kendal. Ditinjau dari tenaga pengajarnya,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
38 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Siklus I Siklus I dilaksanakan 2 kali pertemuan yaitu pada tanggal 2 September 2014 dilaksanakan observasi awal dan tanggal 4 September
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Data Hasil Penelitian 1. Pra siklus Pada tahap pra siklus ini yang dilakukan oleh peneliti berupa pendokumentasian daftar nama, daftar nilai peserta didik, dan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Kondisi awal hasil observasi penelitian diketahui bahwa hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri Batiombo 02 masih rendah. Hal tersebut
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Pra Siklus Pelaksanaan pra siklus pada minggu ke-2 dan ke-3 bulan Oktober 2012 mata pelajaran IPA tentang tumbuhan hijau dengan hasil belajar yang sangat mengecewakan.
BAB IV Hasil Penelitian dan Pembahasan
BAB IV Hasil Penelitian dan Pembahasan 4.1 Deskripsi Per Siklus Dari instrumen-instrumen yang telah disiapkan untuk menjaring data awal (pra tindakan penelitian) melalui dokumentasi siswa dan hasil belajar
BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. Pembelajaran pada siklus I dilaksanakan sebanyak 1 x pertemuan, yaitu
50 BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Siklus I 1. Implementasi Siklus I Pembelajaran pada siklus I dilaksanakan sebanyak 1 x pertemuan, yaitu pada tanggal 16 September 2014. Pembelajaran pada siklus
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. belajar materi cerpen yakni dalam mengidentifikasi unsur-unsur cerpen
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Data hasil penelitian ini diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan penilaian. Wawancara dilakukan kepada guru mata pelajaran Bahasa
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1.1. Kondisi Awal 1.1.1. Kondisi Aktifitas Pembelajaran Pelaksanaan pembelajaran khususnya pembelajaran IPA di SDN Kalangsono 02 Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. persiapan agar hasil yang dicapai benar-benar maksimal. Beberapa persiapan
61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Persiapan Penelitian Sebelum penelitian dilakukan, terlebih dahulu peneliti mengadakan persiapan agar hasil yang dicapai benar-benar maksimal. Beberapa persiapan
Gambar 3.1. Riset Aksi Model John Elliot 1
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian 1. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian PTK ini terdiri dari dua siklus dan diawali
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data 1. Pra Siklus Peneliti terlebih dahulu melaksanakan observasi pembelajaran di kelas II MI Raudlatussibyan Sampang Karangtengah Demak pada hari Senin
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBELAJARAN Pelaksanaan Tindakan Kondisi Awal
21 4.1. Pelaksanaan Tindakan 4.1.1. Kondisi Awal BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBELAJARAN Hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas I SD Negeri 4 Jono Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan sebelum
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Persiapan Penelitian Sebelum penelitian dilaksanakan, peneliti mengadakan persiapan penelitian sebagai berikut: 1. Melakukan observasi awal untuk mengidentifikasi
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A.
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Diskripsi Awal Proses pembelajaran sebelum pelaksanaan PTK, guru mengajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional atau hanya ceramah. Guru cenderung mentransfer
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 01 Blotongan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga dengan subyek penelitian siswa kelas 4 sebanyak 25 siswa.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. yang berjumlah 29 siswa, terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 17 siswa
47 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Pelaksanaan Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di MI Darus Salam Kalipang yang berada di Jalan masjid dusun Krikilan desa Kalipang,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan 4.1.1 Kondisi Awal Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas III SD Kayuapu, semester I, yang berjumlah 27 siswa. Berdasarkan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
40 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Kondisi Awal Sebelum pelaksanaan siklus 1 dan siklus 2 terlebih dahulu peneliti melakukan observasi awal dengan tujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran dengan melalui pengajaran remedial sebanyak 2 siklus, setiap siklus 3 kali pertemuan (@ 2 x 35 menit) dan diakhiri tes. Kegiatan
X f fx Jumlah Nilai rata-rata 61 Keterangan :
40 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Pra Siklus Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilaksanakan di SD Negeri Wringingintung 01 yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Berdasarkan
BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Pra Siklus Pelaksanaan tindakan pra siklus dimulai dengan mengadakan observasi awal yang dilakukan pada hari Sabtu, 18 Oktober 2014.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Kondisi Prasiklus Prasiklus dilaksanakan pada minggu 1 dan 2 bulan September 2012 dengan dibantu oleh teman sejawat sebagai pengamat. Dalam
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dengan menerapkan model pembelajaran Modelling The Way pada materi
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Aek Kuasan dengan menerapkan model pembelajaran Modelling The Way pada materi Pedosfer
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. penelitian dilakukan dalam 2 (dua) siklus. Setiap siklus terdiri dari tiga kali
41 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di kelas XI IPS 3 di SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta. Sebagaimana diuraikan pada bab III, tindakan penelitian
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. eksperimen dapat dideskripsikan sebagai berikut.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Penjabaran hasil penelitian pada siswa kelas IV SD N 2 Karangturi, Gantiwarno, Klaten dalam pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen dapat
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Subjek Penelitian Penelitian dilaksanakan di sekolah Dasar Negeri Mangunsari 01 Salatiga yang merupakan salah satu SD dengan subjek penelitian siswa
2. Hasil Penelitian Siklus I Penelitian yang dilaksanakan di MI Sendangkulon Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal pada siswa kelas IV ini merupakan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN TENTANG PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK MATERI POKOK MEMBIASAKAN AKHLAK TERPUJI DENGAN METODE KOOPERATIF TIPE JIGSAW A. Analisis Data Per
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
25 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Pra Siklus Proses pembelajaran IPS di kelas 5 SD Negeri Tondokerto Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati Tahun Ajaran 2013/2014 sebelum diadakan
BAB IV DISKRIPSI DAN ANALISIS DATA
BAB IV DISKRIPSI DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data 1. Pra Siklus Sebelum diadakan tindakan, terlebih dahulu dilaksanakan observasi pembelajaran di kelas II MI Miftahussalam Wonosalam pada hari Jum at
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Oktober 2016 dan Selasa, 18 Oktober Tahap pra siklus ini bertujuan untuk
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan diawali dengan tahap pra siklus. Tahap pra siklus dilaksanakan pada tanggal Senin,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Kondisi Prasiklus Dalam pelaksanaan pembelajaran diawali dengan guru memberi salam kepada siswa kemudian dilanjutkan dengan mengabsen siswa.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Penelitian Pelaksanaan tindakan dalam penelitian ini dilakukan sebanyak dua kali yaitu siklus satu dan siklus dua, masing-masing siklus tiga kali
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Pra Siklus (Kondisi Awal) Sebelum pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini, guru melakukan proses belajar mengajar dengan model konvensional
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1.1. Kondisi Awal 1.1.1. Kondisi Aktifitas Pembelajaran Pelaksanaan pembelajaran khususnya pembelajaran matematika di SDN Kalangsono 02 Kecamatan Banyuputih Kabupaten
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Hasil Penelitian tentang Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian tentang Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray dalam Mata Pelajaran PKn Organisasi Pemerintahan Pusat 1. Hasil Penelitian Siklus I Siklus
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Pelaksanaan Tindakan 4.1.1 Kondisi Awal Hasil belajar IPA siswa kelas II SD Negeri 2 Tlogorejo Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan sebelum diadakan penelitian
METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di SMP N 1 Pardasuka Kabupaten Pringsewu semester
III. METODE PENELITIAN A. Seting Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SMP N 1 Pardasuka Kabupaten Pringsewu semester genap tahun pelajaran 2010-2011. Jumlah siswa pada kelas tersebut ada 32 orang
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Kondisi Lapangan Kondisi awal kegiatan belajar mengajar (KBM) di MTs Asy-Syarifiyah Sarirejo berlangsung mulai 07.00 WIB dan selesai pukul 13.00 WIB. Sudah menjadi
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Harjobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman, Yogyakarta. Lokasi cukup
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Deskripsi Lokasi Penelitian SMP Negeri 3 Pakem berlokasi di Dusun Pojok, Desa Harjobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman, Yogyakarta. Lokasi cukup
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Pelaksanaan Tindakan Penelitian ini dilakukan melalui praktik pembelajaran di kelas 5 SD Negeri Medayu 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang, dengan jumlah siswa
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Kondisi Awal Berdasarkan data dan dokumentasi hasil nilai ulangan diketahui siswa memperoleh hasil belajar atau prestasi yang kurang. Hal ini
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.4. Pelaksanaan Tindakan Penelitian ini dilakukan dalam praktek pembelajaran dikelas IV SDN Salatiga 01 dengan jumlah 51 siswa pada mata pelajaran Matematika pokok
Keterangan: rxy : Koefisien Korelasi item soal N : Banyaknya peserta tes X : Jumlah skor item Y : Jumlah skor total
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISA DATA A. Deskripsi Data Berdasarkan data yang diperoleh dari sekolah keadaan siswa kelas III MI Tholabiyah Gaji pada semester satu diperoleh data yaitu dari 28 siswa dikategorikan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Observasi Awal Sebelum melakukan tindakan pada siklus I, peneliti melakukan observasi awal di kelas IX MTs Ma arif NU 1 Karanglewas Kabupaten Banyumas. Pada
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Subyek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Ngajaran 03, yaitu sekolah dasar di desa Ngajaran Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang,
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian yang digunakan penulis adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau juga disebut dengan istilah Classroom Action Research. Penelitian tindakan
Tingkat kemampuan A B C D 1 Apersepsi 10 2 Motivasi 12 3 Revisi 12
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Pembelajaran yang diterapkan pada penelitian guna meningkatkan kreatifitas dan prestasi belajar dalam pemecahan masalah matematika adalah pembelajaran
Prosiding Seminar Nasional Volume 01, Nomor 1
Prosiding Seminar Nasional Volume 01, Nomor 1 PENINGKATAN MOTIVASI, AKTIVITAS, DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI EKOSISTEM MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING KELAS VIIF SMP NEGERI
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Hasil Penelitian Dalam penelitian penggunaan media Flip Chart untuk
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Dalam penelitian penggunaan media Flip Chart untuk meningkatkan pemahaman IPS materi Koperasi bagi siswa kelas IV SDN Gempolsari Tanggulangin
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Penelitian Pelaksanaan penelitian ini terdiri atas pelaksanaan siklus 1 dan pelaksanaan siklus 2. Pelaksanaan siklus 1 dan siklus 2 meliputi perencanaan,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Subjek Penelitian Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Dukutalit 0 Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati. Siswa siswi SD Negeri Dukutalit 0 Kecamatan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
33 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Pra Siklus Sebelum melaksanakan proses penelitian, terlebih dahulu peneliti melakukan kegiatan observasi dengan tujuan untuk mengetahui
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
43 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Prasiklus (Kondisi Awal) Pembelajaran pada prasiklus ini, penulis menggunakan metode pembelajaran konvensional yaitu dengan metode ceramah. Guru mengawali
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA KELAS V SDN SETONO 1 KECAMATAN NGRAMBE KABUPATEN NGAWI MELALUI STRATEGI ORIENTASI TINDAKAN
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA KELAS V SDN SETONO 1 KECAMATAN NGRAMBE KABUPATEN NGAWI MELALUI STRATEGI ORIENTASI TINDAKAN YULI AMBARWATI Mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Abstrak: Berdasarkan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Pelaksanaan Tindakan 4.1.1. Kondisi Awal Sebelum penelitian dilakukan perlu diketahui kondisi pembelajaran Matematika di kelas 3 dalam materi operasi hitung
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Pra Siklus (Kondisi Awal) Berdasarkan hasil observasi di SD Negeri Jogosuran 68 Kecamatan Pasarkliwon Surakarta khususnya di kelas 5 pada mata pelajaran
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
43 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. TEMUAN AWAL Berdasarkan hasil observasi awal yang telah dilakukan, terdapat masalah dalam sistem pembelajaran di kelas VII E yaitu ketidakbiasaan siswa untuk
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data 1. Persiapan Penelitian Persiapan penelitian yang dilakukan meliputi: a. Melakukan observasi awal untuk mengidentifikasi masalah yang meliputi wawancara
BAB IV. Nilai Rata-rata < Belum Tuntas 52, Tuntas Jumlah
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Kondisi Awal Penelitian ini berawal dari rendahnya hasil belajar matematika siswa SDN Wonomerto 03 Kecamatan Bandar Kabupaten Batang, berdasarkan observasi awal
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
86 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Hasil penelitian ini diuraikan dalam tahapan yang berupa siklus-siklus pembelajaran yang dilakukan dalam proses belajar mengajar di kelas.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Beji Kabupaten Pasuruan pada tanggal 11 Agustus Dalam observasi
38 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Deskripsi Pra Tindakan Sebelum pelaksanaan penelitian dilakukan observasi awal MI Negeri Beji Kabupaten Pasuruan pada tanggal 11 Agustus
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Awal Penelitian dilakukan di kelas 4 SD Negeri Ujung-Ujung 03 Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang pada semester II tahun pelajaran 2012/2013
BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS DATA
BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam beberapa tahap yaitu pra siklus, siklus I dan siklus II. Pra siklus dilaksanakan pada
Jurnal Bio-Natural (Jurnal Pendidikan Biologi) Vol. 1, No. 2, September-Februari 2015, hlm 1-32
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN IPA-KIMIA DENGAN MENGGUNAKAN PERCOBAAN SEDERHANA BERBASIS BAHAN ALAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMPN 2 MUARA BATU Juwairiah 1) 1 Prodi Pendidikan Matematika,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan 4.1.1. Gambaran Sekolah Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Kopeng 03 Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. SD Negeri Kopeng 03 terletak
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Orientasi dan Identifikasi Masalah Penelitian yang dilakukan penulis meliputi tiga kegiatan, yaitu : 1) kegiatan orientasi dan identifikasi masalah, 2) tindakan
BAB IV DESKRIPSI DATA DAN ANALISIS DATA
BAB IV DESKRIPSI DATA DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data Hasil penelitian ini menggambarkan tentang pengamatan dan tindakan pembelajaran pra siklus, tindakan pada siklus I yang dilaksanakan pada hari
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
33 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Penelitian tindakan kelas ini mengikuti prosedur penelitian sesuai dengan prosedur pada rencana tindakan yaitu: a. Perencanaan Sebelum
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di MI Pekauman Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal tepatnya di belakang Masjid Agung Kendal. Penelitian ini dilaksanakan pada Semester
Sebelum pelaksanaan penelitian dengan Pendekatan Kooperatif Learning. NO Indikator Keterangan
31 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1.Deskripsi Kondisi awal Sebelum pelaksanaan penelitian dengan Pendekatan Kooperatif Learning Tipe STAD diketahui ketuntasan hasil belajar IPA semester I kelas
BAB III METODE PENELITIAN
26 BAB III METODE PENELITIAN 3.. Jenis, Lokasi, Waktu, dan Subyek Penelitian 3... Jenis Penelitian Jenis penelitian yang peneliti gunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
23 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1.1 Hasil Penelitian 4.1.1. Pra siklus Pembelajaran matematika yang dilaksanakan di kelas V SD 4 Bulungkulon Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus tahun ajaran 2013/2014
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian tindakan kelas tentang peningkatan pemahaman materi jenisjenis
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Penelitian tindakan kelas tentang peningkatan pemahaman materi jenisjenis pekerjaan pada mata pelajaran IPS melalui metode Course Review Horray di kelas III MI Miftahul
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian 4.1.1. Pra Siklus (Kondisi Awal) Kondisi awal sebelum diadakannya tindakan di SD N Gajahkumpul kelas 5 semester 1 tahun 2013/2014 pada mata
BAB IV DESKRIPSI DATA, ANALISIS DATA PERSIKLUS DAN ANALISIS DATA AKHIR
BAB IV DESKRIPSI DATA, ANALISIS DATA PERSIKLUS DAN ANALISIS DATA AKHIR A. Deskripsi Data 1. Gambaran Umum MTs NU Demak MTs NU Demak terletak di Jalan Raya Demak kota Kecamatan demak Kabupaten Demak. Sekolah
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dan kelas yang dikenai tindakan adalah kelas VIII E yang berjumlah 27 peserta
34 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Deskripsi Pelaksanaan Tindakan Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilaksanakan di SMP Negeri I Kabila dan kelas yang dikenai tindakan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas IV SDN Sidorejo Lor 05 Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga Provinsi Jawa Tengah. Penelitian
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Refleksi Awal Proses Pengembangan Perangkat Penelitian
60 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Refleksi Awal Proses Pengembangan Perangkat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di kelas VA SD Negeri 1 Kota Bengkulu. Subyek dalam penelitian ini adalah
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Dalam bab IV ini akan disajikan hasil penelitian dan pembehasan dari siklus I, siklus II, dan siklus III. Tiap siklus mendeskripsikan mengenai
