BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS DATA
|
|
|
- Hendra Muljana
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam beberapa tahap yaitu pra siklus, siklus I dan siklus II. Pra siklus dilaksanakan pada tanggal 6 November 2014, siklus I pada tanggal 13 November 2014, dan siklus II tanggal 20 November Pra siklus proses pembelajaran dilakukan dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab, siklus I dan II dilaksanakan dengan menggunakan metode tutor sebaya. B. Analisis Data Per Siklus 1. Pra Siklus Sebelum melakukan siklus, peneliti melakukan proses pembelajaran dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab dengan materi pecahan terkait menyatakan pecahan dalam persen dan diakhiri dengan memberikan soal. Nilai pra siklus selanjutnya digunakan untuk pembagian kelompok. Tindakan pra siklus ini dilakukan pada tanggal 6 November Adapun nilai soal dari pra siklus sebagai berikut: Tabel 4.1 Hasil Belajar Siswa Pra Siklus Nilai Kategori Pra Siklus Siswa % Sangat Baik 3 11% Baik 9 32% Cukup 10 36% Kurang 6 21% Sangat Kurang 0 0% Jumlah % Tabel di atas terlihat bahwa pada pra tingkat keberhasilan siswa: a. Nilai ada 3 siswa atau 11% (dengan rata - rata nilai 61.1)
2 b. Nilai ada 9 siswa atau 32% (dengan rata - rata nilai 61.1) c. Nilai ada 10 siswa atau 36% (dengan rata - rata nilai 61.1) d. Nilai ada 6 siswa atau 21% (dengan rata - rata nilai 61.1) e. Nilai ada 0 siswa atau 0% (dengan rata - rata nilai 61.1) Dari nilai di atas ketuntasan belajar dari materi yang diajarkan dengan KKM 70 hanya 12 siswa (43%) sedangkan yang tidak tuntas ada 17 siswa (57%). 2. Siklus I Sesuai dengan hasil pra siklus di atas maka diadakan tindakan kelas siklus I pada pembelajaran matematika materi pecahan di kelas V MI Nahdlatussubban Ploso Karang Tengah Demak semester 1 tahun pelajaran 2014/2015 dengan menggunakan metode tutor sebaya. Siklus I ini dilaksanakan pada tanggal 13 November 2014, siklus ini dilakukan dengan beberapa tahapan diantaranya: a. Perencanaan Pada tahap perencanaan ini, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan oleh peneliti yaitu peneliti membuat: 1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (terlampir) 2) Merancang Kelompok 3) Menyusun Kuis (terlampir) 4) Pendokumentasian. b. Tindakan 1) Proses pembelajaran ini dilakukan dimulai dengan mengucapkan salam dan menyuruh siswa untuk membaca do a bersama-sama agar proses pembelajaran berjalan hikmat, selanjutnya peneliti mengabsensi siswa dan melakukan apersepsi terhadap materi yang di ajarkan pada pertemuan sebelumnya. 2) Selanjutnya guru menyampaikan tujuan pembelajaran, menerangkan materi dan mengajak siswa untuk menghitung menyatakan pecahan dalam persen dan menentukan persentase sederhana dari kuantitas atau banyak benda tertentu dengan
3 latihan menyelesaikan soal, selanjutnya guru memepersilahkan siswa untuk bertanya. 3) Langkah selanjutnya Guru membagi siswa berkelompok secara heterogen (di dalam kelompok terdapat siswa yang pandai dan kurang), di mana setiap kelompok terdiri dari 4-5 siswa. Kemudian guru membagikan LKS kepada setiap kelompok untuk didiskusikan bersama anggota kelompok dengan bantuan tutor siswa yang memiliki kemampuan lebih untuk untuk menyelesaikan soal sesuai LKS yang di dapat, selama kerja kelompok berlangsung guru memantau kerja masing-masing kelompok dan membantu siswa yang mengalami kesulitan. Setiap kelompok mendiskusikan dan menulis hasil diskusi kelompok 4) Kegiatan dilanjutkan guru memilih secara acak pada kelompok untuk mempresentasikan hasil kelompoknya yang masing-masing kelompok diwakili oleh perwakilan siswa dan guru membimbing dan mengamati siswa dalam menyampaikan hasil diskusinya. Guru memberikan kesempatan kepada kelompok lain untuk menanggapi bila merasa ada kesalahan dan guru bersama siswa untuk membahas kembali hasil kelompok yang presentasi. 5) Selanjutnya guru membimbing siswa untuk membuat kesimpulan mengenai materi yang telah dipelajari. Setelah proses pembelajaran terjadi peneliti memberikan kuis berupa soal yang harus diisi siswa secara pribadi setelah itu siswa disuruh mengumpulkan kedepan dan peneliti mengajak siswa untuk membaca hamdalah dan do a bersama. 6) Setelah proses pembelajaran selesai maka diberikan tes sebagai evaluasi apakah materi telah terserap. Hasil tes diperoleh data sebagai berikut:
4 Tabel 4.2 Hasil Belajar Siswa Siklus I Nilai Kategori Siklus I Siswa % Sangat Baik 6 21% Baik 12 43% Cukup 8 29% Kurang 2 7% Sangat Kurang 0 0% Jumlah % Tabel di atas terlihat bahwa pada pra tingkat keberhasilan siswa: a. Nilai ada 6 siswa atau 21%, (mengalami kenaikan dari pra siklus) yaitu 3 siswa atau 11% (dengan rata-rata 70.36) b. Nilai ada 12 siswa atau 43%, (mengalami kenaikan dari pra siklus) yaitu 9 siswa atau 32% (dengan rata - rata nilai 70.36) c. Nilai ada 8 siswa atau 29%, (mengalami penurunan dari pra siklus) yaitu 10 siswa atau 36% (dengan rata - rata nilai 70.36) d. Nilai ada 2 siswa atau 7%, (mengalami penurunan dari pra siklus) yaitu 6 siswa atau 21% (dengan rata - rata nilai 70.36) e. Nilai ada 0 siswa atau 0%,sama dengan pra siklus yaitu (dengan rata - rata nilai 70.36) Dari nilai di atas ketuntasan belajar dari materi yang diajarkan dengan KKM 70 ada 18 siswa (64%) yang tuntas. Sedangkan yang tidak tuntas ada 11 siswa (36%). c. Observasi Siswa kurang antusias dalam mengikuti proses pembelajaran, sehingga membutuhkan perbaikan pada siklus berikutnya. d. Refleksi Penilaian hasil pada siklus I terdapat beberapa catatan dari proses pengajaran guru diantaranya:
5 1) Kekurangan a) Cara guru menjelaskan kepada siswa kurang jelas, dengan volume suara yang dikeluarkan terlalu pelan dan banyak di depan kelas b) Guru kurang jelas menerangkan metode tutor sebaya pada siswa dengan hanya memberikan tugas seperti kerja kelompok, tahapan-tahapan kerja tutor tidak diberikan oleh guru c) Guru kurang memotivasi siswa untuk belajar aktif dalam pembelajaran dan hanya mengamati dari depan kelas ketika siswa melakukan kerja kelompok tutor sebaya. 2) Kelebihan a) Guru memberikan siswa untuk belajar kelompok b) Guru mulai memberikan bimbingan secara langsung terhadap siswa dengan cara berkeliling. 3) Perbaikan a) Guru harus menciptakan suasana yang kondusif. b) Guru memotivasi siswa untuk belajar dengan lebih banyak lagi mengelilingi dan membimbing siswa dalam kerja tutor. c) Guru menjelaskan skenario pembelajaran dengan baik d) Menggunakan media gambar yang lebih mempermudah siswa e) Guru membentuk kelompok kecil yang terdiri dari 3 siswa agar lebih kondusif f) Membangun motivasi siswa dalam kelompok g) Perubahan posisi guru yang tidak hanya berdiri di satu tempat saja ketika memonitoring jalannya kegiatan pembelajaran, tetapi juga dapat dilakukan berjalan keliling diantara siswa secara kontinue. h) Menyetting kelas agar lebih komunikatif i) Mencatat kegiatan yang terjadi di dalam kelas selama kegiatan pembelajaran berlangsung.
6 Dari refleksi diatas didapatkan beberapa solusi terhadap permasalahan proses pembelajaran dalam mengomentari simulasi teman ini. Hasil refleksi kemudian dijadikan sebagai rumusan untuk diterapkan pada siklus II sebagai upaya tindak perbaikan terhadap upaya memotivasi siswa pada siklus I. 3. Siklus II Sesuai dengan hasil refleksi siklus I di atas maka diadakan perbaikan tindakan kelas siklus II pada matematika materi pecahan di kelas V MI Nahdlatussubban Ploso Karang Tengah Demak semester 1 tahun pelajaran 2014/2015 dengan menggunakan metode tutor sebaya. Siklus II ini dilakukan pada tanggal 20 November 2014, Siklus ini dilakukan dengan beberapa tahapan diantaranya: a. Perencanaan Pada tahap perencanaan ini ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan oleh peneliti yaitu peneliti membuat : 1) Rencana pelaksanaan pembelajaran (terlampir) 2) Menyetting kelas dengan lingkaran 3) Merancang pembentukan kelompok 4) Menyusun kuis (terlampir) 5) Pendokumentasian. b. Tindakan 1) Proses pembelajaran pada siklus II ini tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan pada siklus I, hanya saja lebih intensifkan pembelajarannya. Dan menambahi media gambar yang digunakan Pembelajaran dimulai guru mengucapkan salam dan mengajak siswa untuk berdo a bersama-sama, dan dilanjutkan dengan mengabsen siswa dan apersepsi tentang materi pada pertemuan sebelumnya. 2) Selanjutnya guru menyampaikan tujuan pembelajaran, menerangkan materi dengan media gambar dan mengajak siswa untuk cara menghitung menyatakan pecahan biasa menjadi
7 pecahan desimal dan pecahan desimal menjadi pecahan biasa tertentu dengan latihan menyelesaikan soal, selanjutnya guru memepersilahkan siswa untuk bertanya. 3) Langkah selanjutnya Guru membagi siswa berkelompok secara heterogen (di dalam kelompok terdapat siswa yang pandai dan kurang), di mana setiap kelompok terdiri dari 2-3 siswa. Guru membagikan LKS kepada tiap kelompok berbagai soal tentang materi untuk didiskusikan dan dikerjakan bersama anggota kelompok dengan bantuan tutor siswa yang memiliki kemampuan lebih untuk menyelesaikan soal sesuai LKS yang di dapat. Setiap siswa latihan mengerjakan soal dibawah bimbingan guru dan tutor 4) Guru berkeliling ke setiap kelompok pasangan untuk memotivasi dengan ucapan bagus, kamu bisa dan ayo berpendapat kamu bisa kok dan membimbing jika siswa kurang mengerti atau bertanya. 5) Guru menyuruh setiap kelompok untuk mempraktekkannya dalam kelas, dan kelompok lain mengomentari hasil kelompok yang mempraktekkan. 6) Kegiatan dilanjutkan dengan guru mengklarifikasi dan memberikan soal kepada setiap siswa untuk mengetahui kemampuan siswalah melakukan proses pembelajaran. 7) Terakhir guru mengajak siswa untuk mengucap syukur atas segala kegiatan yang telah dilaksanakan dengan do a bersama. Setelah proses pembelajaran selesai maka diberikan tes sebagai evaluasi apakah materi telah terserap, Hasil tes diperoleh data sebagai berikut:
8 siswa: Tabel 4.4 Hasil Belajar Siswa Siklus II Nilai Kategori Siklus II Siswa % Sangat Baik 9 32% Baik 16 57% Cukup 3 11% Kurang 0 0% Sangat Kurang 0 0% Jumlah % Tabel di atas terlihat bahwa pada siklus II tingkat keberhasilan a) Nilai ada 9 siswa atau 32%, (mengalami kenaikan dari pra siklus) yaitu 6 siswa atau 21%, (dengan rata - rata nilai 80.71) b) Nilai ada 16 siswa atau 57%, (mengalami kenaikan dari pra siklus) yaitu 12 siswa atau 43%, (dengan rata - rata nilai 80.71) c) Nilai ada 3 siswa atau 11%, (mengalami penurunan dari pra siklus) yaitu 8 siswa atau 29%, (dengan rata - rata nilai 80.71) d) Nilai ada 0 siswa atau 0%, (mengalami penurunan dari pra siklus) yaitu 2 siswa atau 7%, (dengan rata - rata nilai 80.71) e) Nilai ada 0 siswa atau 0%, sama dengan siklus I yaitu (dengan rata - rata nilai 80.71) c. Pengamatan Siswa antusias dalam mengikuti proses pembelajaran baik itu berkaitan dengan siswa aktif mendengarkan penjelasan guru, peserta didik aktif bertanya, siswa aktif dalam kerja tutor sebaya, aktif dalam latihan dan siswa aktif dalam mengomentari kerja tutor lain. d. Refleksi Penilaian hasil pada siklus II menunjukkan guru sudah dapat memberikan motivasi pada siswa, guru sudah dapat menerangkan
9 metode tutor sebaya pada siswa, guru sudah dapat mengelola kelas dengan baik dan guru sudah dapat membuat setting kelas dengan baik terutama yang dapat menjadikan siswa menjadi aktif. Begitu juga hasil belajar siswa sudah mencapai indikator dengan KKM 70 sebanyak yaitu 75% karena ketuntasan yang di dapat 25 siswa atau 89%, begitu juga keaktifan siswa pada rata rata kelas 84% dengan indikator 80% karena mencapai 34 siswa atau 86%, itu artinya dalam siklus II tindakan sudah baik. Dari penilaian hasil pada siklus II proses pelaksanaan. Maka penelitian tindakan kelas ini peneliti hentikan. C. Analisis Data (Akhir) Melihat hasil tindakan pada siklus I dan II sebagaimana di jelaskan di atas dapat peneliti gambarkan hasil per siklus. Hasil belajar siswa meningkat tiap siklusnya dimana pada pra siklus yang menggunakan metode ceramah dan tanya jawab ketuntasan hanya 12 siswa atau 43% dengan rata-rata nilai 61.1 setelah menggunakan metode tutor sebaya pada siklus I menjadi 18 siswa atau 64% dengan rata-rata nilai 71.1 dan diperbaiki lagi pada siklus II ketuntasan sudah mencapai 25 siswa atau 89% dengan rata-rata nilai lebih jelasnya dapat di lihat dalam tabel berikut: Nilai Tabel 4.6 Perbandingan Hasil Belajar Siswa Pra siklus, Siklus I dan Siklus II Pra Siklus Siklus I Siklus II Siswa % Siswa % Siswa % % 6 21% 9 32% % 12 43% 16 57% % 8 29% 3 11% % 2 7% 0 0% % 0 0% 0 0% Hasil ini menunjukkan apa yang dilakukan guru pada pelaksanaan metode tutor sebaya pada mata pelajaran matematika materi pecahan di
10 kelas V MI Nahdlatussubban Ploso Karang Tengah Demak semester 1 tahun pelajaran 2014/2015 telah meningkatkan hasil belajar siswa atau menjadikan siswa mampu memahami materi yang diajarkan Tabel di atas membuktikan dengan beberapa tindakan yang dilakukan guru terutama dalam membimbing siswa dan memotivasi untuk aktif maka terjadi peningkatan keaktifan belajar dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi pecahan di kelas V MI Nahdlatussubban Ploso Karang Tengah Demak semester 1 tahun pelajaran 2014/2015 pada tingkat ketuntasan yang diinginkan dan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa sebagaimana yang telah direncanakan. Hasil ini juga sesuai dengan pendapat Hamruni, yang menyatakan bahwa Anak yang belajar dari anak-anak lain yang memiliki status dan umur yang sama, kematangan / harga diri yang tidak jauh berbeda, maka dia tidak akan merasa begitu terpaksa untuk menerima ide-ide dan sikap-sikap dari guru-guru nya tersebut. Sebab guru-guru nya, yaitu teman sebayanya itu, tidaklah begitu lebih bijaksana dan berpengalaman dari padanya. Anak relatif bebas bersikap dan berpikir, anak relatif bebas memilih perilaku yang dapat diterima / tidak diterima oleh teman-teman sebayanya. Anak bebas mencari hubungan yang bersifat pribadi dan bebas pula menguji dirinya dengan teman-teman lain. 1 Pembelajaran hendaknya bersifat sosial (tutor sebaya), sebab kerja sama diantara pembelajar melibatkan lebih banyak daya otak dan meningkatkan kualitas dan kuantitas belajar. Ajaklah pembelajar untuk sesekali bergerak dari tepat duduk mereka dan berisikan kesempatan untuk melakukan gerakan dan aktivitas fisik sebagai bagian dari proses belajar pada akhirnya meningkatkan hasil belajar 2 Berdasarkan teori dan hasil lapangan yang telah dilakukan peneliti menunjukkan bahwa proses belajar mengajar yang dilakukan dengan 2008), hlm Hamruni, Konsep Edutainment dalam Pendidikan Islam, (Yogyakarta: SUKSES Offset, 2 Hamruni, Konsep, hlm. 192
11 semangat yang tinggi dan saling membantu akan mampu menciptakan keberhasilan dalam belajar, dan hipotesis dalam penelitian ini yang menyatakan metode tutor sebaya dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran matematika materi pecahan di kelas V MI Nahdlatussubban Ploso Karang Tengah Demak semester 1 tahun ajaran 2014/2015 di terima dan terbukti.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Pra Siklus Penelitian pra siklus ini dilakukan tanpa menggunakan metode reading guide, tindakan dilakukan dengan menggunakan metode ceramah tanya
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Pra Siklus Pada tahap pra siklus ini guru menggunakan model pembelajaran klasikal yaitu metode ceramah dan tanya jawab untuk mengetahui kemampuan
BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS
BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS A. Deskripsi Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam beberapa siklus yaitu pra siklus, siklus I dan siklus II, pra siklus dilaksanakan pada
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1. Deskripsi Data Pelaksanaan Tindakan Pra Siklus Sebelum melakukan siklus, peneliti mengumpulkan data awal. awal peserta didik diambil dari nilai
BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS
BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS A. Deskripsi Hasil Penelitian 1. Deskripsi Hasil Penelitian Pra Siklus Sebelum melakukan penelitian dengan menggunakan model kooperatif tipe Numbered Heads
BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS DATA
BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam beberapa siklus yaitu Pra siklus dilaksanakan pada tanggal 23 September 2014, siklus
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Pelaksanaan Penelitian 1. Pelaksanaan Penelitian Pra Siklus Sebelum tindakan, peneliti melakukan proses pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi cerita
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Pra Siklus Penelitian pra siklus ini, peneliti melakukan pembelajaran Al-Qur an Hadits materi surat al-adiyat tanpa menggunakan cooperative learning
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian yang digunakan penulis yaitu penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yaitu kajian sistematik dari
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Pra Siklus Sebelum melakukan siklus, guru mengumpulkan data awal berupa daftar nama siswa dan melakukan pembelajaran dengan menggunakan metode
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Pra Siklus Sesuai dengan proses pembelajaran fiqih, pra siklus yang dilakukan pada tanggal 28 Februari 2013, siklus ini dilakukan beberapa tahapan
BAB IV HASIL PENELITIAN. A. Hasil Penelitian Pra Siklus Penelitian pra siklus ini dilakukan pada tanggal 17 Maret 2011 di
BAB IV HASIL PENELITIAN A. Hasil Penelitian Pra Siklus Penelitian pra siklus ini dilakukan pada tanggal 17 Maret 2011 di dasarkan pada hasil kuis dan observasi dilakukan oleh peneliti sebelum melakukan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Profil Sekolah Tempat penelitian ini adalah MI Cepiring yang beralamatkan Desa Cepiring RT 10/RW 04 Cepiring Kabupaten Kendal. Ditinjau dari tenaga pengajarnya,
BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS
BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS A. Deskripsi Data Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam beberapa siklus yaitu siklus I dan siklus II, siklus I pada tanggal 6 Oktober 2014 dan siklus
BAB IV DESKRIPSI DATA DAN ANALISIS
BAB IV DESKRIPSI DATA DAN ANALISIS A. Deskripsi Data 1. Deskripsi Data Penelitian Tindakan Kelas Pra Siklus Penelitian pra siklus ini merupakan proses pembelajaran IPA materi adaptasi makhluk hidup menggunakan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
23 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskripsi Kondisi Awal Sebelum pelaksanaan penelitian dengan menggunakan metode demonstrasi, rata-rata hasil belajar IPA semester I kelas III SD Negeri Karangwotan
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data 1. Pra Siklus Peneliti terlebih dahulu melaksanakan observasi pembelajaran di kelas II MI Raudlatussibyan Sampang Karangtengah Demak pada hari Senin
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab IV ini akan dibahas mengenai hasil pelaksanaan penelitian, perbandingan hasil penelitian antar siklus, dan pembahasan hasil penelitian yang akan disajikan
BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Pra Siklus Pelaksanaan tindakan pra siklus dimulai dengan mengadakan observasi awal yang dilakukan pada hari Sabtu, 18 Oktober 2014.
BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS
BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS A. Deskripsi Penelitian Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, dimana pra siklus dilakukan pada tanggal 20 Oktober 2014, siklus I pada tanggal 22 Oktober
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Pra Siklus Sebelum dilaksanakan penelitian, guru lebih banyak melakukan pembelajaran dengan menggunakan model konvesional yaitu ceramah.
Tingkat kemampuan A B C D 1 Apersepsi 10 2 Motivasi 12 3 Revisi 12
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Pembelajaran yang diterapkan pada penelitian guna meningkatkan kreatifitas dan prestasi belajar dalam pemecahan masalah matematika adalah pembelajaran
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Pra Siklus Berdasarkan tes uji kompetensi IPA pada materi simbiosis mutualisme, parasitisme dan komensalisme masih kurang memuaskan, padahal guru sudah
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
53 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Kondisi Awal Subyek Penelitian Penelitian dilakukan di kelas V Sekolah Dasar Negeri 2 Candiroto semester II tahun pelajaran 2011/2012 yang berjumlah 25 siswa.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas melalui model pembelajaran langsung dengan permainan balok pecahan pada mata pelajaran matematika materi pecahan ini
BAB III PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STAD DALAM MATA PELAJARAN FIQIH DI KELAS IV MIS WRINGINAGUNG KECAMATAN DORO KABUPATEN PEKALONGAN
48 BAB III PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STAD DALAM MATA PELAJARAN FIQIH DI KELAS IV MIS WRINGINAGUNG KECAMATAN DORO KABUPATEN PEKALONGAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 A. Tempat, Waktu dan Subyek Penelitian.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian 4.1.1. Pelaksanaan Tindakan Pada bagian pelaksanaan tindakan, akan diuraikan empat subbab yaitu kondisi awal, siklus 1, siklus 2 dan pembahasan
BAB IV HASIL PENELITIAN
BAB IV HASIL PENELITIAN A. Data Awal Atau Pra Siklus Sebelum melakukan siklus, peneliti mengumpulkan data awal berupa daftar nama siswa dan nilai awal siswa dengan melakukan pembelajaran dengan menggunakan
Moh. Nurman Bagus Satrio Mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa Indonesia. Kata kunci: kalimat utama dalam paragraf, STAD
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENEMUKAN KALIMAT UTAMA DALAM PARAGRAF PADA SISWA KELAS VIIB SMP 17 AGUSTUS 1945 CLURING MENGGUNAKAN METODE STAD TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Moh. Nurman Bagus Satrio Mahasiswa Magister
BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. Pembelajaran pada siklus I dilaksanakan sebanyak 1 x pertemuan, yaitu
50 BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Siklus I 1. Implementasi Siklus I Pembelajaran pada siklus I dilaksanakan sebanyak 1 x pertemuan, yaitu pada tanggal 16 September 2014. Pembelajaran pada siklus
BAB IV DESKRIPSI DATA DAN ANALISIS DATA
BAB IV DESKRIPSI DATA DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data Hasil penelitian ini menggambarkan tentang pengamatan dan tindakan pembelajaran pra siklus, tindakan pada siklus I yang dilaksanakan pada hari
Keterangan: rxy : Koefisien Korelasi item soal N : Banyaknya peserta tes X : Jumlah skor item Y : Jumlah skor total
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISA DATA A. Deskripsi Data Berdasarkan data yang diperoleh dari sekolah keadaan siswa kelas III MI Tholabiyah Gaji pada semester satu diperoleh data yaitu dari 28 siswa dikategorikan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
19 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan 4.1.1 Siklus I 4.1.1.1 Perencanaan Tindakan Perencanaan tindakan siklus I dimulai memilih materi yang akan diajarkan yaitu panjang satuan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan 4.1.1 Deskripsi Siklus I Deskripsi siklus 1 menjelaskan tentang tahap rencana tindakan, pelaksanaan tindakan dan observasi, dan refleksi.
BAB IV HASIL PENELITIAN
BAB IV HASIL PENELITIAN A. Analisis Penelitian Tindakan Kelas Pra Siklus Sebelum melakukan tindakan, peneliti melakukan proses pembelajaran Pengembangan Agama Islam seperti biasa tanpa menggunakan dengan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Subyek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Tlogo Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang. Jumlah siswa kelas 4 pada SDN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. yang berjumlah 29 siswa, terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 17 siswa
47 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Pelaksanaan Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di MI Darus Salam Kalipang yang berada di Jalan masjid dusun Krikilan desa Kalipang,
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISA DATA
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISA DATA A. Deskripsi Data 1. Pra Siklus Hasil dokumentasi peneliti pada tahun pelajaran 2013/2014 menunjukkan bahwa proses pembelajaran pada mata pelajaran matematika di MI AN-NUR
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di MI Pekauman Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal tepatnya di belakang Masjid Agung Kendal. Penelitian ini dilaksanakan pada Semester
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Hasil Penelitian Per Siklus 1. Hasil Penelitian Pra Siklus Sebelum diterapkan strategi kuis, penyampaian materi menggunakan metode ceramah. Dari dokumen
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Pra Siklus (Kondisi Awal) Dalam pelaksanaan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) IPS di SD Negeri Beji 2 Ungaran Timur Kabupaten semarang sebelum
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Kondisi Sekolah Penelitian ini dilaksanakan di kelas III SDN 2 Ngaren, yang terletak di desa Ngaren, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, pada semester II tahun
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Awal Penelitian dilakukan di kelas 4 SD Negeri Ujung-Ujung 03 Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang pada semester II tahun pelajaran 2012/2013
BAB IV DESKRIPSI DATA DAN ANALISIS DATA
BAB IV DESKRIPSI DATA DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data Hasil penelitian ini menggambarkan tentang pengamatan dan tindakan pembelajaran pra siklus, tindakan pada siklus I yang dilaksanakan pada hari
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas IV SDN Sidorejo Lor 05 Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga Provinsi Jawa Tengah. Penelitian
III. METODE PENELITIAN. Lampung pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013. Kelas yang dijadikan
III. METODE PENELITIAN A. Setting Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas VIIIB SMP Pelita Bangsa yang terletak di Jalan Pangeran Emir M. Noer no. 33 Palapa, Tanjung Karang, Bandar Lampung
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Pelaksanaan Tindakan Dalam pelaksanaan tindakan penelitian ini akan menguraikan antara lain: (1) kondisi awal, (2) siklus I, (3) siklus II, dan (4) pembahasan
BAB IV DESKRIPSI DATA HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS HASIL PENELITIAN
BAB IV DESKRIPSI DATA HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data Hasil Penelitian 1. Deskripsi Data Hasil Penelitian sebelum tindakan Proses pembelajaran ini dilakukan dimulai dengan
BAB IV DESKRIPSI DATA, ANALISIS DATA PERSIKLUS DAN ANALISIS DATA AKHIR
BAB IV DESKRIPSI DATA, ANALISIS DATA PERSIKLUS DAN ANALISIS DATA AKHIR A. Deskripsi Data 1. Gambaran Umum MTs NU Demak MTs NU Demak terletak di Jalan Raya Demak kota Kecamatan demak Kabupaten Demak. Sekolah
BAB IV DISKRIPSI DAN ANALISIS DATA
BAB IV DISKRIPSI DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data 1. Pra Siklus Sebelum diadakan tindakan, terlebih dahulu dilaksanakan observasi pembelajaran di kelas II MI Miftahussalam Wonosalam pada hari Jum at
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Kondisi Awal Subjek Penelitian Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilakukan di kelas V yang berjumlah 29 siswa di SDN Lemahireng 2 Kecamatan Bawen tahun ajaran
BAB IV DATA DAN ANALISIS HASIL PENELITIAN
BAB IV DATA DAN ANALISIS HASIL PENELITIAN A. Hasil Pra Siklus Sesuai dengan proses pembelajaran SKI pra siklus yang dilakukan pada pra siklus pada tanggal 15 Juli 2010, siklus ini dilakukan beberapa tahapan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
45 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Peneliti melaksanakan penelitian ini sesuai dengan langkah-langkah yang telah direncanakan sebelumnya. Setiap siklusnya dilaksanakan dalam
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
43 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Prasiklus (Kondisi Awal) Pembelajaran pada prasiklus ini, penulis menggunakan metode pembelajaran konvensional yaitu dengan metode ceramah. Guru mengawali
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Pada subbab ini akan dibahas mengenai tindakan penelitian yang dilakukan di SD Negeri Walitelon Utara yang terdiri dari dua siklus yaitu
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pada bab ini akan diuraikan secara rinci mengenai hasil penelitian yang
45 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan diuraikan secara rinci mengenai hasil penelitian yang meliputi temuan-temuan dari seluruh kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. Sedangkan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Negeri Tlahap cenderung bersifat konvensional ceramah yang berpusat pada guru.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian Observasi awal yang dilakukan di kelas IIIA SD Negeri Tlahap, peneliti berhasil menemukan beberapa permasalahan yang terjadi di dalam proses
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISA DATA
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISA DATA A. Deskripsi Data Data penelitian perbaikan hasil pembelajaran ini, peneliti bertindak sebagai pelaku sedangkan yang sebagai observer dan pengamat adalah guru pamong serta
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Penelitian ini dilakukan di SDN Kalibeji 01 Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang yang terletak di lingkungan rumah warga dan jauh dari pasar
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Kondisi awal hasil observasi penelitian diketahui bahwa hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri Batiombo 02 masih rendah. Hal tersebut
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Peneliti berperan utama sebagai pengajar dan sebagai perencana tindakan artinya peneliti sebagai pengajar dalam proses belajar mengajar dan peneliti
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Subyek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di kelas 5 SD Negeri Jombor Kec Tuntang Kab Semarang. Jumlah siswa kelas 5 di SD Negeri Jombor Kecamatan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian yang digunakan penulis yaitu penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yaitu kajian sistematik dari
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
27 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Subjek Penelitian Yang menjadi subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Mangunsari 05 Salatiga dengan jumlah siswa 40, laki-laki sebanyak 24
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Proses pelaksanaan pembelajaran SKI pada pra siklus dilakukan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Hasil Pra Siklus Proses pelaksanaan pembelajaran SKI pada pra siklus dilakukan dengan menggunakan metode klasik yaitu ceramah dan tanya jawab.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Deskripsi Kondisi Prasiklus Gambaran yang dijadikan pangkal menentukan permasalahan upaya peningkatan hasil belajar IPA di kelas V SD menggunakan
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS PENELITIAN TINDAKAN KELAS
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS PENELITIAN TINDAKAN KELAS A. Deskripsi Data Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas dalam hal ini adalah menerapkan model pembelajaran cooperative learning tipe jigsaw pada
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Penelitian Pelaksanaan tindakan dalam penelitian ini dilakukan sebanyak dua kali yaitu siklus satu dan siklus dua, masing-masing siklus tiga kali
BAB IV Hasil Penelitian dan Pembahasan
BAB IV Hasil Penelitian dan Pembahasan 4.1 Deskripsi Per Siklus Dari instrumen-instrumen yang telah disiapkan untuk menjaring data awal (pra tindakan penelitian) melalui dokumentasi siswa dan hasil belajar
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Hasil penelitian yang dilakukan dengan menerapkan pendekatan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Hasil penelitian yang dilakukan dengan menerapkan pendekatan kooperatif tipe group investigation (GI) pada mata pelajaran IPS dengan materi Perjuangan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan 4.1.1 Deskripsi Kondisi Awal Berdasarkan tes uji kompetensi matematika pada pokok bahasan pecahan ternyata hasilnya kurang memuaskan. Begitu
2. Hasil Penelitian Siklus I Penelitian yang dilaksanakan di MI Sendangkulon Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal pada siswa kelas IV ini merupakan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN TENTANG PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK MATERI POKOK MEMBIASAKAN AKHLAK TERPUJI DENGAN METODE KOOPERATIF TIPE JIGSAW A. Analisis Data Per
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Pra Siklus Sebelum melakukan siklus, peneliti mengumpulkan data awal berupa daftar nama siswa dan nilai awal siswa dengan melakukan pembelajaran
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskripsi Kondisi Awal Pra Siklus dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 2 Februari 2012. Pada tahap ini yang diobservasi adalah siswa kelas IV dengan materi Pecahan
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
22 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Prasiklus (Kondisi Awal) Pembelajaran pada prasiklus ini, penulis menggunakan metode Student Teams Achievmet Division (STAD). Guru mengawali pembelajaran
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
29 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Penelitian dilakukan dalam praktek pembelajaran di kelas V SDN Kebowan 02 Kecamatan Suruh dengan jumlah 21 siswa yang terdiri dari 10 siswa
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Prasiklus Jumlah siswa Presentase (%) , ,33 JUMLAH
24 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Prasiklus (Kondisi Awal) Kondisi awal merupakan keadaan siswa sebelum penelitian tindakan kelas dilakukan. Berdasarkan hasil observasi yang
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di MI Roudlotul Muta allimin II
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di MI Roudlotul Muta allimin II terletak di Desa Wonokasian Kecamatan Wonoayu Sidoarjo Propinsi Jawa Timur. B.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum SDN 1 Krobokan Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakukan di SDN 1 Krobokan Kecamatan Juwangi Kabupaten
drill pada keterampilan membaca siswa tanpa mengeja di kelas I
BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS A. Deskripsi Data Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus yaitu pra siklus, siklus I dan siklus II, pra siklus dilakukan pada tanggal 17 September 2014,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan 4.1.1 Kondisi Awal Penelitian dilakukan di kelas IV SDN Watuagung 01 pada semester II tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 14 siswa pada
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dengan guru mata pelajaran Matematika terkait dengan strategi dan metode
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Penerapan Metode Inquiry 1. Pra PTK Pelaksanaan kegiatan pra siklus dalam penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data dari hasil wawancara yang telah dilakukan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Kondisi Awal Sebelum melaksanakan tindakan, peneliti melakukan pengamatan terhadap nilai belajar matematika siswa. Nilai belajar siswa didapatkan dari salah satu
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Data Hasil Penelitian 1. Pra siklus Pada tahap pra siklus ini yang dilakukan oleh peneliti berupa pendokumentasian daftar nama, daftar nilai peserta didik, dan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Pendekatan penelitian yang digunakan penulis yaitu Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Dalam penelitian ini dipilih model
