TEKNIK PENGOLAHAN SKOR HASIL EVALUASI
|
|
|
- Widya Agusalim
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 TEKNIK PENGOLAHAN SKOR HASIL EVALUASI
2 MENGOLAH SKOR MENTAH MENJADI NILAI HURUF MENGOLAH SKOR MENTAH MENJADI SKOR STANDAR 1-10 MENGOLAH SKOR MENTAH MENJADI SKOR STANDAR Z MENGOLAH SKOR MENTAH MENJADI SKOR STANDAR T
3 MENGOLAH SKOR MENTAH MENJADI NILAI HURUF SEBAGAI DASAR PERHITUNGAN MENGGUNAKAN SIFAT-SIFAT KURVE NORMAL YAITU: MEMILIKI JUMLAH/KEPADATAN FREKUENSI YANG TETAP PADA JARAK DEVIASI TERTENTU. PADA DISTRIBUSI NORMAL: MEAN, MEDIAN, MODE, BERIMPIT, TERLETAK TEPAT DI TENGAH KURVE
4 M KURVE NORMAL 68,26 95, M M , M 1 2 3
5 MENGGUNAKAN MEAN DAN RERATA DEVIASI (RD) CARA INI DIGUNAKAN JIKA JUMLAH DATA KECIL (< 30) CONTOH SKOR MENTAH DARI 20 SISWA: 73, 69, 68, 68, 67, 67, 65, 64, 62, 61 60, 59, 59, 57, 54, 53, 51, 48, 47, 40 SKOR MENTAH INI AKAN DIUBAH MENJADI NILAI HURUF A, B, C, D, E MENGGUNAKAN MEAN DAN RD.
6 DIBUAT TABEL SBB. No. siswa Skor mentah (X) Deviasi skor dari mean (X-M) Penentuan nilai huruf
7 Lanjutan... No. Siswa`3 Skor mentah (X) Deviasi skor dari mean (X-M) Penentuan nilai huruf (Σ X)=1192 { Σ(X-M)}=136 (Σ X)/N=60 { Σ(X-M)}/N=6,8
8 PENJABARAN NILAI HURUF Mean = 60 RD = 6,8 Tentukan besarnya Skala Unit Deviasi (SUD) = 6SD/0,4 = 1,5 SD RD sebagai pengganti SD, jadi SUD = 1,5 x 6,8 = 10,25 dibulatkan 10 Titik tengah C pada Mean = 60 karena C di tengah (A E)
9 = 6 SD I I I I = 4 unit E D C B A Menentukan batas bawah dan batas atas dari setiap nilai huruf batas bawah C = M 0,5 SUD = 60 5 = 55 batas atas C = M + 0,5 SUD = = 65 batas bawah D = M 1,5 SUD = = 45 batas atas B = M + 1,5 SUD = = 75 Mentransfer nilai mentah ke dalam nilai huruf: - skor >76 = A : tidak ada - skor = B = 6 siswa - skor = C = 8 siswa - skor = D = 5 siswa - skor 45 ke bawah = E = 1 siswa
10 MENGGUNAKAN MEAN DAN SD (STANDAR DEVIASI) Cara ini dilakukan dengan membuat tabel frekuensi: Misalnya nilai dari 50 siswa sbb. 97, 93, 92, 90, 87, 86, 86, 83, 81, 80, 80, 78, 76, 76, 75, 74, 73, 72, 72, 71, 69, 67, 67, 67, 64, 63, 63, 62, 62, 60, 58, 57, 57, 56, 56, 54, 52, 50, 47, 45, 43, 39, 36, 36, 32, 29, 27, 25, 20, 16. Skor di atas akan diolah menjadi nilai huruf A, B, C, D, E, menggunakan Mean dan SD.
11 Langkahnya 1. Mencari range untuk menentukan besarnya interval dan kelas interval Range = = 81 ; Kelas interval = R/i + 1 = 81/ = 9 Misalnya kita tentukan interval = 10 maka diperoleh kelas interval = 9 2. Membuat tabel distribusi frekuensi Kelas Interval f d fd fd (N) (Σfd) (Σfd 2 )
12 Kita cari mean dengan rumus: M = M + i Σfd M = mean yang akan dicari N M = Mean dugaan dalam tabel = = 60,5 2 i = interval = 10 Σfd = jumlah dari kolom fd = Dengan rumus di atas Mean = 60, ( )= 62,7 50 dibulatkan 63. Cara mencari SD dengan rumus: SD = i V Σfd 2 N - Σfd N 2 Berdasarkan tabel di atas SD dapat kita hitung: SD = = 10 X 1,9 =
13 Kita tentukan titik tengah C = 63 (mean) Besarnya skala unit deviasi (SUD) = 1,5 SD = 1,5 X 19 = 28, o E D C B A Titik tengah = mean = C Batas bawah C = M 0,5 SUD = = 49 Batas atas C = M + 0,5 SUD = = 77 Batas bawah D = M 1,5 SUD = = 21 Batas atas B = M + 1,5 SUD = = 105 Skor di atas 105 = A Kemudian kita susun sbb. Skor > 105 = A = tidak ada Skor = B = 12 siswa Skor = C = 26 siswa Skor = D = 10 siswa Skor < 21 = E = 2 siswa
14 MENGGUNAKAN BATAS LULUS = MEAN Skor yang kita gunakan adalah skor dari 50 siswa di atas. Jika ditentukan mean sbg batas lulus = 63 maka skor 63 ke atas dibagi menjadi nilai A, B, C, dan D. Sedangkan skor < 63 mendapat nilai E M ,75 1,5 2,25 3 D C B A
15 Dari gambar di atas ternyata besarnya SUD = 0,75 x SD = 0,75 x 19 = 14,25. Kita tinggal menghitung batas atas dan bawahnya. Batas bawah D = batas lulus = 63 Batas atas D = M + 1 SUD = ,25 = 77,25 Batas atas C = M + 2 SUD = ,5 = 91,5 Batas atas B = M + 3 SUD = ,75 = 105,75 Skor > 106 mendapat nilai A Dengan perhitungan seperti ini maka diperoleh nilai sbb. yang mendapat nilai A (skor > 106) tidak ada nilai B skor = 3 siswa nilai C skor = 9 siswa nilai D skor = 15 siswa nilai E skor < 63 = 23 siswa
16 MENGGUNAKAN MEAN IDEAL DAN SD IDEAL Jika skor maksimum suatu tes = 120 maka mean ideal = 60 Sedangkan SD ideal = 1/3 x mean ideal = 20. Dengan penjabaran spt bag B. Di atas dg ketentuan nilai C = mean dan SUD = 1,5 SD maka: Mean = 60;SD = 20; SUD = 1,5 x 20 = 30 batas bawah C = M 0,5 SUD = = 45 batas atas C = M + 0,5 SUD = = 75 batas atas B = M + 1,5 SUD = = 105 batas bawah D = M 1,5 SUD = = 15 Jadi skor < 15 mendapat nilai E (tidak ada) Skor mendapat nilai D = 10 siswa Skor mendapat nilai C = 26 siswa Skor mendapat nilai B = 14 siswa Skor > 105 mendapat nilai A (tidak ada)
17 MENGOLAH SKOR MENTAH MENJADI NILAI 1-10 Misalnya diperoleh skor dari 50 siswa sbb.: Untuk mengolah menjadi skor 1-10 perlu mencari mean dan SD Skor di atas disusun dalam tabel distribusi frekuensi. Caranya: 1. mencari range (R) = skor max skor min = 87-7 = mencari banyaknya kelas interval dengan rumus Sturges k = 1 + 3,3 log n k = banyaknya kelas interval 1 = bilangan tetap n = banyaknya skor (peserta tes) k = 1 + 3,3 log 50 = 1 + 5,6 = 6,6 dibulatkan 7 3. mencari interval dengan rumus k = R + 1 i = R i k-1 i = = 13,3 dibulatkan 13 6
18 kelas interval f d fd Fd mencari mean dengan rumus M = M + i Σfd M = = N 2 M = (22/50) = 44,72 2. mencari SD dengan rumus SD = i V Σfd 2 - Σfd 2 N N = 13 V1,66 0,1936 = 15,74 dibulatkan = rumus penjabaran M + 2,25 SD nilai 10 44,72 + (2,25x16) = 80,72 M + 1,75 SD nilai 9 44,72 + (1,75x16) = 72,72 M + 1,25 SD nilai 8 44,72 + (1,25x16) = 64,72 M + 0,75 SD nilai 7 44,72 + (0,75x16) = 56,72 M + 0,25 SD nilai 6 44,72 + (0,25x16) = 48,72 M 0,25 SD nilai 5 44,72 (0,25x16) = 40,72 M 0,75 SD nilai 4 44,72 (0,75x16) = 32,72 M 1,25 SD nilai 3 44,72 (1,25x16) = 24,72 M 1,75 SD nilai 2 44,72 (1,75x16) = 16,72 M 2,25 SD nilai 1 44,72 (2,25x16) = 8,72
19 Hasil perhitungan: Skor > 80 mendapat nilai 10, ada 1 siswa mendapat nilai 9, ada 1 siswa mendapat nilai 8, ada 3 siswa mendapat nilai 7, ada 3 siswa mendapat nilai 6, ada 9 siswa mendapat nilai 5, ada 17 siswa mendapat nilai 4, ada 10 siswa mendapat nilai 3, ada 4 siswa mendapat nilai 2, ada 2 siswa skor < 16 mendapat nilai1, tidak ada
20 MENGOLAH SKOR MENGGUNAKAN MEAN IDEAL DAN SD IDEAL Menggunakan skor di atas: Jika skor maksimum ideal = 100, maka mean ideal = 50 SD ideal = mean ideal/3 = 50/3 = 16,6 Dengan menggunakan rumus penjabaran di atas, maka: 50 + (2,25x16,6) = 87,35 dibulatkan 87 mendapat nilai (1,75x16,6) = 79,05 dibulatkan 79 mendapat nilai (1,25x16,6) = 70,75 dibulatkan 71 mendapat nilai (0,75x16,6) = 62,45 dibulatkan 62 mendapat nilai (0,25x16,6) = 54,15 dibulatkan 54 mendapat nilai (0,25x16,6) = 45,85 dibulatkan 46 mendapat nilai 5 50 (0,75x16,6) = 37,55 dibulatkan 38 mendapat nilai 4 50 (1,25x16,6) = 29,25 dibulatkan 19 mendapat nilai 3 50 (1,75x16,6) = 20,95 dibulatkan 21 mendapat nilai 2 50 (2,25x16,6) = 12,65 dibulatkan 13 mendapat nilai 1
21 PENILAIAN BERDASARKAN PERSENTASE: menggunakan rumus: S = R/N x SM Keterangan: S = skor yang dicari R = skor mentah yang diperoleh siswa N = skor maksimum ideal SM = standart mark (1 10 atau 1 100) Cara ini paling mudah dilaksanakan
22 MENGOLAH SKOR ENTAH MENJADI SKOR STANDAR Z Skor Z adalah skor yang penjabarannya didasarkan pada unit SD dari mean. Dalam hal ini mean dinyatakan = 0 Pengolahan skor mentah menjadi skor Z ini perlu dilakukan untuk memberikan tafsiran yang lebih tepat mengenai kamampuan seseorang siswa. Contoh: hasil nilai tes Umar (siswa SD) sbb. Bahasa Indonesia = 70 Matematika = 55 IPA = 65 Dari nilai yang diperoleh Umar ini kita belum tahu bagaimana kepandaian Umar yang sebenarnya. Untuk mengetahuinya kita perlu tahu mean dan SD dari tiap mata pelajaran tsb. Misalnya: Mata pelajaran skor mean SD Bahasa Indonesia ,0 Matematika ,0 IPA ,0
23 Rumus untuk skor Z: Skor Z = X M SD Dengan menggunakan rumus tsb, skor Umar diubah ke skor Z: Bahasa Indonesia = = 1,7 3 Matematika = = 3, 3 3 IPA = = -1,25 4 Dari skor Z yang diperoleh ini ternyata: Kemampuan Umar untuk Bahasa Indonesia 1,7 SD di atas mean Matematika 3,3 SD di atas mean, sedangkan untuk IPA 1,25 SD di bawah mean. Dengan skor Z ini dapat digunakan untuk menaksir kemampuan siswa lebih tepat.
24 Misalnya: untuk mengetahui mana yang lebih pandai diantara Amin dan Burhan. Amin Burhan mean SD Bahasa Indonesia: Matematika IPA
25 MENGOLAH SKOR MENTAH MENJADI SKOR STANDAR T Berdasarkan skor Z dapat dikembangkan skor standar lainnya yang merupakan angka skala yangdisebut skor T. Angka skala ini menggunakan dasar mean = 50; SD = 10; range antara -3SD sampai +3SD, T tersebar dari tanpa bilangan minus. Rumusnya: Skor T = X M SD atau Skor T = Skor dari Amin jika dijabarkan ke dalam skor T menjadi: Bahasa Indonesia: (70-65) = = 67 3 Matematika = (40-45) = = 33 3 IPA = (60-70) = = 25 4 Skor Burhan jika dijabarkan ke dalam skor T menjadi: Bahasa Indonesia = (60-65) = = 33 3 Matematika = (55-45) = = 67 3 IPA = (65-70) = -12, = 37,5 4
EVALUASI BAB Sesudah ulangan Matematika diperoleh penyebaran skor sebagai berikut : Skor Orang 9 3 8, , , ,
1 EVALUASI BAB 16 1. Sesudah ulangan Matematika diperoleh penyebaran skor sebagai berikut : Skor Orang 9 3 8,5 2 8 5 7,5 6 7 5 6,5 3 6 12 5,5 8 5 5 4 3 a. Tentukan berdasarkan Stanine, berapa orang siswa
PENYAJIAN DATA. Cara Penyajian Data meliputi :
PENYAJIAN DATA Cara Penyajian Data meliputi : 1. Tabel Tabel terbagi menjadi : - Tabel Biasa - Tabel Kontingensi - Tabel Distribusi Tabel Distribusi terbagi menjadi : Tabel Distribusi Mutlak Tabel Distribusi
S T A T I S T I K A. Pertemuan ke-2
S T A T I S T I K A Pertemuan ke-2 Dasar-dasar Penghitungan Gejala Pusat Mean / Average / Rata-rata / Median / Me Mode / Modus / Mo Standard Deviation / Simpangan Baku / s Contoh : Susunlah data hasil
JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA FPMIPA UPI
BAHAN AJAR (MINGGU KE 12) MATA KULIAH EVALUASI PEMBELAJARAN FISIKA BIDANG STUDI FISIKA JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA FPMIPA UPI 2 1. Pengertian Bobot, Skor dan Nilai Bobot = bilangan yang dikenakan terhadap
LAMPIRAN III PERHITUNGAN MEAN, MEDIAN, MODUS STANDAR DEVIASI DAN DISTRIBUSIFREKUENSI
LAMPIRAN III PERHITUNGAN MEAN, MEDIAN, MODUS STANDAR DEVIASI DAN DISTRIBUSIFREKUENSI 1. Proses perhitungan tabel distribusi frekuensi, mean, median, modus dan standar deviasi pendapat siswa tentang strategi
STAND N AR R K OMP M E P T E EN E S N I:
Silabus Matematika Kelas XI IPS Smester 1 STANDAR KOMPETENSI: Menggunakan aturan statistika, kaidah pencacahan, dan sifat- sifat peluang dalam pemecahan masalah. u Kompetensi Dasar 1.1 Membaca data dalam
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. pengumpulan data. Soal yang digunakan adalah soal yang telah teruji validitasnya
20 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan tes berupa tes essay yang sudah diuji validitas dan reliabilitas tesnya untuk digunakan sebagai
BAB II DISTRIBUSI FREKUENSI
BAB II DISTRIBUSI FREKUENSI 1. Pengertian Distribusi Frekuensi 1. Merupakan penyusunan data ke dalam kelas-kelas tertentu di mana setiap indiividu/item hanya termasuk ke dalam salah satu kelas tertentu.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian diperlukan untuk mencapai tujuan penelitian. Metode
BAB III METODOLOGI PEELITIA A. Metode Penelitian Metode penelitian diperlukan untuk mencapai tujuan penelitian. Metode merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu (Sugiyono,
BAB IV PENYAJIAN DATA
BAB IV PENYAJIAN DATA Setiap peneliti harus dapat menyajikan data yang telah diperoleh, baik yang diperoleh melalui observasi, wawancara, angket, tes maupun dokumentasi. Prinsip dasar penyajian data adalah
STATISTIKA MATEMATIKA KELAS XI MIA
STATISTIKA MATEMATIKA KELAS XI MIA STATISTIKA Matematika Kelas XI MIA 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 East West North 1st Qtr 2nd Qtr 3rd Qtr 4th Qtr Disusun oleh : Markus Yuniarto, S.Si Tahun Pelajaran 2016
Hubungan antara variabel-variabel dalam contoh tersebut dapat dinyatakan dalam bentuk persamaan matematis yang disebut persamaan regresi.
KORELASI LINIER ANTARA 2 VARIABEL Korelasi Hubungan antara beberapa variabel Contoh 1. Apakah siswa yang pandai dalam mat pandai pula dalam físika 2.Apakah tes masuk suatu sekolah menggambarkan sekolah
BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN
BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data Pada pembahasan deskripsi data ini akan dideskripsikan tentang dua hal yaitu data tentang persepsi peserta didik mengenai guru kimia dalam mengelola
PENILAIAN ACUAN NORMA
PENILAIAN ACUAN NORMA Dalam penilaian acuan norma, makna angka (skor) seorang peserta didik ditemukan dengan cara membandingkan hasil belajarnya dengan hasil belajar peserta didik lainnya dalam satu kelompok/kelas.
Statistika Deskriptif & Distribusi Frekuensi
Statistika Deskriptif & Distribusi Frekuensi Oleh: Zulhan Widya Baskara FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN Mataram, September 2014 Statistika Statistika Deskriptif Statistika Inferensial Statistika Deskriptif
Distribusi Frekuensi
Distribusi Frekuensi STATISTIKA DESKRIPTIF: DISTRIBUSI FREKUENSI A. Dasar 1. Populasi Data Data berasal dari berbagai sumber dan terdapat pada berbagai bidang ilmu Pada statistika, data berbentuk bilangan
STATISTIKA. Standar kompetensi : Menggunakan aturan statistika, kaidah, pencacahan, dan sifatsifat peluang dalam pemecahan masalah
1 SMA SANTA ANGELA STATISTIKA Standar kompetensi : Menggunakan aturan statistika, kaidah, pencacahan, dan sifatsifat peluang dalam pemecahan masalah Kompetensi Dasar : Membaca data dalam bentuk tabel dan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Deskripsi Hasil Belajar Siswa Deskripsi hasil belajar siswa dalam penelitian ini dipaparkan dalam bentuk mean (X), median (Me), modus (Mo),
PENDEKATAN PENILAIAN Grading Nilai
PENDEKATAN PENILAIAN Grading Nilai CORRECTION FOR GUESSING Jawaban salah Skor = Jawaban benar - ----------------------- ( n 1 ) n = jumlah alternatif pilihan yang disediakan PENILAIAN dan PENDEKATAN PENILAIAN
Pengumpulan & Penyajian Data
Pengumpulan & Penyajian Data Cara Pengumpulan Data 1. Mengadakan penelitian langsung ke lapangan atau laboratorium terhadap obyek yang diteliti, hasilnya dicatat dan dianalisis 2. Mengambil atau menggunakan
BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Satriyan kecamatan Tersono kabupaten Batang. Langkah-langkah yang dilakukan
64 BAB IV AALISIS HASIL PEELITIA Pembahasan tentang analisis data ini mengarah pada penyelesaian permasalahan yang telah diajukan pada Bab I yakni: Bagaimana pengaruh tingkat pendidikan orang tua terhadap
BAB III METODE PENELITIAN. Syaodih Sukmadinata (2009: 72) menyatakan bahwa metode penelitian deskriptif
35 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Metode penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif. Nana Syaodih Sukmadinata (009: 7) menyatakan bahwa metode penelitian deskriptif adalah sebagai
BAB IV ANALISIS IMPLEMENTASI VARIASI MENGAJAR PADA MATA PELAJARAN FIQIH KELAS V DI MIS KERTIJAYAN
BAB IV ANALISIS IMPLEMENTASI VARIASI MENGAJAR PADA MATA PELAJARAN FIQIH KELAS V DI MIS KERTIJAYAN A. Analisis Pendahuluan Analisis pendahuluan merupakan tahap pengelompokan data yang dimasukkan ke dalam
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Dalam melaksanakan suatu penelitian, seorang peneliti harus menentukan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Dalam melaksanakan suatu penelitian, seorang peneliti harus menentukan metode apa yang akan dipakai karena menyangkut langkah-langkah yang harus dilakukan
Statistika & Probabilitas. Pancaran Frekuensi
Statistika & Probabilitas Pancaran Frekuensi Membentuk Pancaran Frekuensi raw data (data mentah) Sekelompok data yang belum tersusun & belum teratur sehingga belum dapat dijelaskan ataupun dipahami. Tabel
MODUL STATISTIKA KELAS : XI BAHASA. Disusun Oleh : Drs. Pundjul Prijono Nip
MODUL MATEMATIKA MODUL 11.1.1 STATISTIKA KELAS : XI BAHASA Disusun Oleh : Drs. Pundjul Prijono Nip. 1980117.198101.1.003 PEMERINTAH KOTA MALANG DINAS PENDIDIKAN SMA NEGERI 6 Jalan Mayjen Sungkono No. 8
No. Kode Nilai No. Kode Nilai 1 E K E K E K E K E K E K-06 36
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data Penelitian Data tentang efektivitas penggunaan metode listening team terhadap motivasi belajar peserta didik diperoleh dari hasil angket yang diberikan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. belajar PKn siswa kelas VIII SMP Negeri se- Kecamatan Playen tahun ajaran
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan minat belajar siswa dan pemanfaatan waktu belajar siswa di luar jam pelajaran sekolah dengan prestasi belajar PKn
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Deskripsi Lokasi Penelitian dan Subjek Penelitian
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Lokasi Penelitian dan Subjek Penelitian 1. Deskripsi Lokasi Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Turi yang beralamatkan di Desa Turi,
STATISTIKA. Pertemuan ke-1. By : Winda Aprianti, M.Si
STATISTIKA Pertemuan ke-1 By : Winda Aprianti, M.Si 1 BAB 1 PENDAHULUAN Pengertian dan Definisi Statistik Kerangka berpikir logis secara statistik Jenis-jenis Statistika Populasi dan Sampel Peran Statistik
TUGAS II STATISTIKA. Oleh. Butsiarah / 15B Kelas B PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN PROGRAM PASCASARJANA
TUGAS II STATISTIKA Oleh Butsiarah / 15B20020 Kelas B PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR 2015 1. Penelitian terhadap nilai mahasiswa S1 Jurusan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. analisis, (c) hasil pengujian hipotesis penelitian, (2) pembahasan, dan (3) keterbatasan penelitian.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan disajikan berturut-turut (1) hasil penelitian yang meliputi (a) hasil pengujian analisis deskriptif data penelitian untuk memperoleh gambaran tentang
STATISTIKA. A Pengertian Statistik dan Statistika. B Populasi dan Sampel. C Pengertian Data PENGERTIAN STATISTIKA, POPULASI, DAN SAMPEL
STATISTIKA PENGERTIAN STATISTIKA, POPULASI, DAN SAMPEL A Pengertian Statistik dan Statistika Statistik adalah kumpulan akta berbentuk angka yang disusun dalam datar atau tabel, yang menggambarkan suatu
LEMBAR AKTIVITAS SISWA STATISTIKA 2 B. PENYAJIAN DATA
Nama Siswa Kelas : : LEMBAR AKTIVITAS SISWA STATISTIKA 2 B. PENYAJIAN DATA Beberapa bentuk penyajian data, sebagai berikut: Kompetensi Dasar (KURIKULUM 2013): 3.15 Memahami dan menggunakan berbagai ukuran
III. METODOLOGI PENELITIAN. Pengambilan subyek didasarkan pada pertimbangan tertentu, yaitu kelas yang
22 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Subyek Penelitian Pengambilan subyek didasarkan pada pertimbangan tertentu, yaitu kelas yang siswanya memiliki kemampuan kognitif heterogen, sehingga dalam pengambilan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Juli 1983 (29 tahun, 304 hari), usia sekolah yang sudah cukup matang.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian. Gambaran Umum Lokasi Penelitian SMA N Seyegan sebuah sekolah yang terletak di daerah pinggiran kota yogyakarta, tepatnya di Wilayah Sleman bagian
BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN
BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data Hasil Penelitian Deskripsi data hasil penelitian disini menyajikan dan menganalisis data tentang tingkat pemahaman materi thaharah dan tingkat kesadaran
BAB III METODE PENELITIAN. pendekatan kuantitatif-dekriptif. Desain penelitian ini dipilih dengan
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Evaluasi Penelitian ini menggunakan desain penelitian evaluatif dengan pendekatan kuantitatif-dekriptif. Desain penelitian ini dipilih dengan pertimbangan untuk mengevaluasi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), karena data-data yang diperoleh dari lapangan. Dan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif
III. METODOLOGI PENELITIAN. memiliki kemampuan kognitif heterogen, sehingga dipilih teknik purposive sampling
27 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Subyek Penelitian Pada penelitian ini pengambilan sampel didasarkan pada pertimbangan kelas yang memiliki kemampuan kognitif heterogen, sehingga dipilih teknik purposive
BAB III METODE PENELITIAN. dapat dilaksanakan secara efisien dan efektif sesuai tujuannya. Desain
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain penelitian adalah suatu rencana tentang cara mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis data secara sistematis dan terarah agar penelitian dapat dilaksanakan
PENGUKURAN DESKRIPTIF
PENGUKURAN DESKRIPTIF STATISTIK INDUSTRI I Jurusan Teknik Industri Universitas Brawijaya Malang 1 PENGUKURAN DESKRIPTIF Suatu pengukuran yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang data yang diperoleh
III. METODOLOGI PENELITIAN. Penentuan subyek penelitian didasarkan pada pertimbangan kelas yang memiliki
28 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Subyek Penelitian Penentuan subyek penelitian didasarkan pada pertimbangan kelas yang memiliki kemampuan kognitif heterogen. Berdasarkan pertimbangan tersebut maka dipilih
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pojok Harjobinangun Pakem dengan batas wilayah sebagai berikut,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Lokasi Penelitian 1. Sejarah SMP Negeri 3 Pakem SMP Negeri 3 Pakem merupakan sekolah yang terletak di dusun Pojok Harjobinangun Pakem dengan batas wilayah
Gejala Pusat - Statistika
Gejala Pusat - Statistika Desma Eka Rindiani [email protected] http://ladies-kopites.blogspot.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di StatistikaPendidikan.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan
BAB IV HASIL PENELITIAN. Semarang Jawa Tengah merupakan salah satu Sekolah Dasar di Gugus Mina
BAB IV HASIL PENELITIAN 4.1 Gambaran Umum Subjek Penelitian Sekolah Dasar Kanisius Jimbaran Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang Jawa Tengah merupakan salah satu Sekolah Dasar di Gugus Mina Kencana.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. (a) hasil pengujian analisis deskriptif data penelitian untuk memperoleh gambaran
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan disajikan berturut-turut (1) hasil penelitian yang meliputi (a) hasil pengujian analisis deskriptif data penelitian untuk memperoleh gambaran tentang
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian merupakan langkah-langkah yang dilakukan untuk mencapai tujuan penelitian, secara umum menggambarkan bagaimana sutu proses penelitian
STATISTIKA & PROBABILITAS. PANCARAN FREKUENSI
STATISTIKA & PROBABILITAS. PANCARAN FREKUENSI Statistika & Probabilitas Pancaran Frekuensi Pancaran Frekuensi Membentuk Pancaran Frekuensi raw data (data mentah) Sekelompok data yang belum tersusun & belum
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket uji coba
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN A. Pengujian Instrumen Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket uji coba tentang interaksi belajar mengajar guru dan siswa (variabel X) yang disebar
DESKRIPSI PENGUASAAN KOMPETENSI DASAR OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT PADA SISWA KELAS IV SD SE-KECAMATAN PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2011/2012
DESKRIPSI PENGUASAAN KOMPETENSI DASAR OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT PADA SISWA KELAS IV SD SE-KECAMATAN PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2011/2012 Isna Riyanurani Program Studi Pendidikan Matematika Universitas
BAB III METODE PENLITIAN
BAB III METODE PENLITIAN 3.1 Metode Penelitian Metode dapat diartikan sebagai cara atau prosedur yang harus ditempuh untuk menjawab masalah penelitian. Prosedur ini merupakan langkah kerja yang bersifat
UKURAN PEMUSATAN : MEAN, MEDIAN, MODUS
UKURAN PEMUSATAN : MEAN, MEDIAN, MODUS PERTEMUAN IV EvanRamdan DATA BERKELOMPOK Data berkelompok adalah data yang telah dikelompokan ke dalam kelaskelas dan disajikan dalam tabel frekuensi UKURAN PEMUSATAN
Ukuran tendensi sentral seperti mean, median, dan modus seringkali tidak mempunyai cukup informasi untuk menyimpulkan data yg ada.
Azimmatul Ihwah Ukuran tendensi sentral seperti mean, median, dan modus seringkali tidak mempunyai cukup informasi untuk menyimpulkan data yg ada. Ada cara yg lebih baik untuk menginterpretasi data yg
Statistik Deskriptif. Statistik Farmasi 2015
Statistik Deskriptif Tujuan perkuliahan Setelah mengikuti perkuliahan, diharapkan mahasiswa mampu: 1. Meringkas data, dengan menggunakan pengukuran tendensi sentral seperti rata-rata, median, modus dan
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. berjumlah 88 orang. Responden diambil sebanyak 20 orang dari
30 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Karakteristik Responden Penelitian ini melibatkan mahasiswa aktif tahun angkatan 2013 dan 2014 program studi farmasi FKIK UMY. Total mahasiswa farmasi angkatan 2013 berjumlah
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi, Subjek Populasi/ Sampel, dan Waktu Penelitian 1. Lokasi Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Cimahi, yang beralamat di Jl. Kamarung No. 69 Km 1,5 Cimahi Utara,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Hasil Penelitian Untuk memperoleh data tentang pengaruh intensitas interaksi edukatif orang tua dengan anak terhadap keberagamaan siswa kelas VII
Hubungan antara variabel-variabel dalam contoh tersebut dapat dinyatakan dalam bentuk persamaan matematis yang disebut persamaan regresi.
KORELASI LINIER ANTARA 2 VARIABEL Korelasi Hubungan antara beberapa variabel Contoh 1. Apakah siswa yang pandai dalam matematika pandai pula dalam físika 2.Apakah tes masuk suatu sekolah menggambarkan
APLIKASI KOMPUTER. Pokok Bahasan : Statistik berbasis komputer: - Pengantar Dasar Statistik - Pengenalan aplikasi untuk statistik - Contoh Penerapan
APLIKASI KOMPUTER Pokok Bahasan : Statistik berbasis komputer: - Pengantar Dasar Statistik - Pengenalan aplikasi untuk statistik - Contoh Penerapan 1 Pengantar Statistik Berhubungan dengan banyak angka
REVIEW BIOSTATISTIK DESKRIPTIF
REVIEW BIOSTATISTIK DESKRIPTIF POKOK BAHASAN 1. Konsep statistik deskriptif 2. Data dan variabel 3. Nilai Tengah (Ukuran Pusat), posisi dan variasi) pada data tunggal dan kelompok 4. Penyajian data 5.
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA. evaluasi akhir pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV).
40 BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data Data hasil penelitian ini berupa data kuantitatif, yaitu berupa skor tes evaluasi akhir pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV).
BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian adalah cara yang digunakan oleh peneliti dalam
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Metode penelitian adalah cara yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data penelitiannya. Menurut Suharsimi Arikunto (00:160) Penentuan dan pemilihan
LABORATORIUM STATISTIK DAN OPTIMASI INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAWA TIMUR
TNR 12 space 1.15 LABORATORIUM STATISTIK DAN OPTIMASI INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAWA TIMUR LAPORAN RESMI MODUL I TNR 12 Space 2.0 STATISTIK
Materi II STATISTIK DESKRIPTIF STMIK KAPUTAMA BINJAI
Materi II STATISTIK DESKRIPTIF STMIK KAPUTAMA BINJAI DISTRIBUSI FREKUENSI Frekuensi adalah kekerapan atau keseringan suatu data berulang atau berada dalam deretan angka tersebut. Distribusi adalah penyaluran,
BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN
BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data Setelah melakukan penelitian, peneliti memperoleh hasil studi lapangan berupa data tentang pemahaman materi Pendidikan Agama Islam dan Perilaku Keagamaan
STATISTIK DESKRIPTIF. Abdul Rohman, S.E
LOGO STATISTIK DESKRIPTIF Konsep Statistika STATISTIKA : Kegiatan untuk : mengumpulkan data menyajikan data menganalisis data dengan metode tertentu menginterpretasikan hasil analisis KEGUNAAN? Melalui
BAB V UKURAN LETAK. Statistika-Handout 5 26
BAB V UKURAN LETAK Selain ukuran pemusatan terdapat pula ukuran letak. Salah satu dari ukuran letak adalah median yang menunjukkan nilai skor tengah dalam susunan skor yang diurutkan mulai dari yang terkecil
APLIKASI STATISTIKA. Tri Indri Hardini
APLIKASI STATISTIKA Tri Indri Hardini ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Singkatnya, statistika adalah ilmu yang berkenaan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. melalui penyebaran angket adalah melakukan perhitungan menggunakan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Langkah selanjutnya setelah data penelitian terkumpul dari responden melalui penyebaran angket adalah melakukan perhitungan menggunakan statistik yang telah ditentukan
BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasy
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasy Experimental (Sugiyono, 008: 114). B. Desain Penelitian Adapun desain penelitian dalam
Kemmis & Mc. Taggart (Basrowi, 2008: 26) memandang PTK sebagai
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research. Penelitian ini dapat
BAB IV ANALISIS TENTANG PROFESIONALISME GURU TERHADAP PRESTASI MATA PELAJARAN AL QUR AN HADITS
34 BAB IV AALISIS TETAG PROFESIOALISME GURU TERHADAP PRESTASI MATA PELAJARA AL QUR A HADITS Analisis data ini dilakukan untuk membuktikan ada tidaknya pengaruh profesionalisme guru terhadap prestasi mata
BAB IV PEMBAHASAN. bentuk rata-rata atau mean (M), median (Me), modus (Mo), standar deviasi (ST), distribusi
BAB IV PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian 4.1.1. Deskripsi Data Penelitian Data yang dideskripsikan dalam penelitian ini adalah data hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika khususnya pada materi
BAB III METODE PENELITIAN. penelitian yang dipakai adalah penelitian inferensial. Penelitian inferensial
48 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Berdasarkan permasalahan yang telah dikemukakan, maka jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian inferensial. Penelitian inferensial adalah penelitian
BAB IV PENGARUH KETELADANAN GURU TERHADAP KEPRIBADIAN MUSLIM PESERTA DIDIK DI MTs N PLANJAN KESUGIHAN KABUPATEN CILACAP
BAB IV PENGARUH KETELADANAN GURU TERHADAP KEPRIBADIAN MUSLIM PESERTA DIDIK DI MTs N PLANJAN KESUGIHAN KABUPATEN CILACAP Pembahasan dalam bab ini akan disajikan tentang deskripsi data tentang deskripsi
Metode Statistika Pengertian Statistik & Statistika
Metode Statistika Pengertian Statistik & Statistika Tatik Retno Murniasih, S.Si., M.Pd. [email protected] /[email protected] Pengertian Statistik dan Statistika Statistik Statistika Data Apa itu
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. kritis matematika siswa yang terbagi dalam dua kelompok yaitu data kelompok
40 4.1 Hasil Penelitian BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1.1 Deskripsi Data Penelitian Data yang dideskripsikan dalam penelitian ini yaitu data kemampuan berpikir kritis matematika siswa yang terbagi
BAB I PENDAHULUAN. pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep, atau prinsip-prinsip saja
1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berkaitan dengan cara mencari tahu tentang gejala alam secara sistematis, sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan
Distribusi Frekuensi : Dari suatu gugus data dapat dibentuk beberapa Tabel Distribusi Frekuensi
Distribusi 1. Pendahuluan Distribusi : Pengelompokkan data dalam beberapa kelas sehingga ciri-ciri penting data tsb dapat segera terlihat : Banyak pemunculan data Bentuk Umum Tabel Distribusi (TDF) n :
BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN: ANALISIS KOMPARASIONAL AKHLAK TERHADAP GURU ANTARA. SISWA SANTRI DAN SISWA NON SANTRI DI MTs.
BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN: ANALISIS KOMPARASIONAL AKHLAK TERHADAP GURU ANTARA SISWA SANTRI DAN SISWA NON SANTRI DI MTs. RIBATUL MUTA ALLIMIN PEKALONGAN A. Analisis Data Akhlak Siswa Santri terhadap
Judul Daftar. sel. Tahun Banyak Harga Banyak Harga (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
TABEL BARIS KOLOM Tabel baris kolom merupakan penyajian data dalam bentuk tabel dengan bentuk susunan baris dan kolom yang saling berhubungan. Pada umumnya, skema garis besar sebuah tabel dengan nama nama
Kemampuan Menggunakan Kalimat Efektif Mahasiswa Jurusan Pendidikan. Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah STKIP PGRI Banjarmasin
LENTERA Jurnal Ilmiah Kependidikan ISSN: 0216-7433 Vol. 8. No 2 (2013) 1-13 Kemampuan Menggunakan Kalimat Efektif Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah STKIP PGRI Banjarmasin
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Deskripsi Lokasi Penelitian SMP N 2 Kalasan merupakan sekolah yang beralamat di Kledokan, Selomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Visi SMP
DISPERSI DATA. - Jangkauan (Range) - Simpangan/deviasi Rata-rata (Mean Deviation) - Variansi (Variance) - Standar Deviasi (Standart Deviation)
DISPERSI DISPERSI DATA Ukuran penyebaran suatu kelompok data terhadap pusat data. - Jangkauan (Range) - Simpangan/deviasi Rata-rata (Mean Deviation) - Variansi (Variance) - Standar Deviasi (Standart Deviation)
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data Setelah melakukan penelitian, peneliti memperoleh hasil studi lapangan berupa data tentang kebiasaan membaca Al- Qur an dan minat belajar pendidikan
BAB IV ANALISIS PENGARUH VARIASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMP NEGERI 3 PEKALONGAN
BAB IV ANALISIS PENGARUH VARIASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMP NEGERI 3 PEKALONGAN A. Analisis Variasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam SMP Negeri 3 Pekalongan
7.1 ISTILAH-ISTILAH DALAM STATISTIKA A.
STATISTIKA Dalam statistika, angka dikumpulkan dan diatur sedemikian rupa sehingga orang dapat memahaminya, menarik kesimpulan, dan membuat perkiraan berdasarkan angka angka itu. 7.1 ISTILAH-ISTILAH DALAM
