Pasteurized Milk Industry in Malang
|
|
|
- Erlin Pranoto
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 PENERAPAN PETA KENDALI X DAN R PADA PROSES FILLING SUSU PASTEURISASI DI KUD DAU DAU MALANG The Use of X - R Control Chart on The Filling Process at A Particular Pasteurized Milk Industry in Malang E.F Sri Maryani Santoso 1), Panji Deoranto 1), dan Dwi Mahfudiana 2) 1) Staf Pengajar Jurusan Teknologi Industri Pertanian, FTP-UB 2) Mahasiswa Alumni Jurusan Teknologi Industri Pertanian, FTP-UB ABSTRACT The purposes of this research were to develop an X - R control chart of the filling process in a particular pasteurized milk industry in order to improve the performance of the process. Based on the data of the milk volume filled in the container, the X - R control chart of the filling process was developed. It was found that an average volume (X ) was ml; and the respective values of UCLX and LCLX were ml and ml, with an average volume range (R ) of 5.83 ml; UCLR = ml; and LCLR = 0. The chart showed that the center line and limits of the X control eceeded the predetermined value of 140 ± 5 ml, with the average volume of ml, which was above the set value of volume 140 ml. The value of Cp was 0.66 (less than 1,00) and the Kane performance inde, CPK = 0,15 which was equal to the CPU. It means that the operation of the filling process was under its capacity. Since the filling machine used was a semi automatic one, to reduce the ecessive filling may be carried out either by upgrading operator or machinery performances. Key word: control chart, filling process, pasteurized milk. PENDAHULUAN Koperasi Unit Desa DAU Malang memproduksi susu pasteurisasi dalam kemasan cup 140 ml. Dalam kegiatan produksinya ditemukan tingkat keragaman volume susu pasteurisasi sebesar ± 12% per hari di bagian proses pengisian dan perusahaan menentukan spesifikasi volume susu pasteurisasi adalah 140 ± 5 ml. Kondisi ini dipengaruhi oleh pengaturan skala volume pada mesin filler yang masih dilakukan secara manual. Peta kendali X dan R digunakan untuk menggambarkan proses produksi berdasarkan karakteristik kualitas yang terukur (variabel) seperti volume produk. Melalui konsep ini, distribusi yang pasti untuk mendeteksi batas kendali akan didapatkan (Djauhari, 1998). Kelebihan dari peta kendali X dan R adalah mengendalikan proses yang berlangsung dari waktu ke waktu dan memungkinkan personil operasi mengambil tindakan perbaikan proses untuk meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan. Walaupun metode ini tidak dapat meningkatkan proses dan memberikan tanda dimana dan kapan masalah dalam proses terjadi? (Schaefers dan Stephen, 2007). Tujuan penelitian adalah memberi informasi tentang peta kendali X dan R pada proses pengisian susu pasteurisasi di KUD DAU, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab keragaman volume susu pasteurisasi, mengetahui kemampuan proses pengisian untuk memenuhi batas spesifikasi volume yang ditetapkan perusahaan. Pembahasan masalah dibatasi pada (1) pengendalian proses pengisian susu pasteurisasi, (2) variabel yang diukur 55
2 Jurnal Teknologi Pertanian, Vol. 8 No. 1 (April 2007) adalah volume susu pasteurisasi dalam kemasan cup 140 ml untuk semua rasa, dan (3) ttidak membahas mengenai biayabiaya yang terkait dalam pelaksanaan pengendalian kualitas. Sedangkan asymsi yang digunakan yaitu bahwa (1) komposisi bahan baku konstan dan sesuai standar perusahaan, (2) standar mutu kimia susu pasteurisasi sudah terpenuhi, dan (3) kondisi proses untuk semua rasa dianggap sama sehingga pengukuran volume mengabaikan faktor rasa. BAHAN DAN METODE Penelitian dilaksanakan di KUD DAU yang berlokasi di Jalan Sidomakmur No. 26 Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Malang, pada tanggal 25 September 2006 sampai dengan Januari Model Kendali Proses a. Peta Kendali Rata-rata X Sampel BKA = + A2R Garis Tengah = b. Peta Kendali Rentang R R =, misalkan R 1, R 2,..., R k maks min adalah rentang k sampel itu maka rentang rata-ratanya adalah : R= k i= Ri k BKB = D3R X 1, sehingga: BKA=D 4 R dan Konstan d 2, A 2, D 3 dan D 4 ditabelkan untuk berbagai ukuran sampel. Pengumpulan Data Data yang digunakan untuk penyusunan peta kendali X dan R adalah volume sampel susu pasteurisasi yang diisikan ke dalam kemasan cup 140 ml. Jumlah subgrup (nomer sampel) sebanyak 25 dengan ukuran sampel 5 pada tiap subgrup (k = 25, n = 5). Langkah-langkah dalam penyusunan peta kendali X dan R, sebagai berikut: 1. Menghitung rata-rata volume tiap subgroup (X ) = Menghitung kisaran (R) untuk setiap subgrup R = maks min 3. Menghitung nilai rata-rata volume keseluruhan (X ) = Menghitung nilai R rata-rata (R ) R = R 1 + R R Menentukan garis tengah, BKA, dan BKB dari peta kendali X dan R 6. Menggambarkan setiap titik X dan R dengan batas-batas kendali dan garis tengah yang diperoleh. 7. Membuat analisis dan kesimpulan dari peta X dan R yang sudah digambarkan. Selanjutnya dilakukan penyidikan terhadap penyebab keragaman volume menggunakan diagram sebab akibat (diagram tulang ikan). Analisis Kemampuan Proses Cp = (USL- LSL) / 6s, dimana S =R /d2 Nilai d 2 untuk ukuran sampel (n) 5 adalah 2,326. C PK = min (CPL, CPU) ; CPL = (X - LSL) / 3s, dan CPU = (USL - X ) / 3s Kriteria penilaian: Jika Cp > 1,33 maka kapabilitas proses sangat baik Jika 1,00 Cp 1,33, maka kapabilitas proses baik, namun perlu pengendalian ketat apabila Cp mendekati 1,00. Jika Cp < 1,00, maka kapabilitas proses rendah sehingga perlu ditingkatkan kinerjanya melalui pengendalian proses. 56
3 HASIL DAN PEMBAHASAN X R Penerapan Peta Kendali Peta kendali X menjelaskan tentang kemungkinan terjadinya perubahanperubahan telah terjadi dalam ukuran titik pusat (central tendency) atau rata-rata dari suatu proses. sedangkan peta R menjelaskan tentang apakah perubahanperubahan telah terjadi dalam ukuran variasi, dengan demikian berkaitan dengan perubahan homogenitas produk yang dihasilkan melalui suatu proses (Gaspersz, 2001). Saat ini perusahaan susu pasteurisasi belum pernah menggunakan peta kendali untuk pengendalian proses filling susu pasteurisasi yang sesuai standar maka akan digunakan peta kendalix sampel. Peta Kendali X R Pada peta kendali X R, menunjukkan nilai rata-rata dari statistik yang ditebar. Rata-rata keseluruhan X dan rata-rata dari rentangan (R ) yang diperoleh adalah 143,792 dan 6,15. Untuk peta X, batas kendali atas adalah 147,337 dan batas kendali bawah adalah 140,247 sedangkan peta kendali R, batas atas adalah 13,00, dan batas bawah adalah 0,00. Tampak bahwa peta kendali X dan R tidak terkendali karena ada data pengukuran yang berada di luar batasbatas kendali, maka peta kendali X dan R tidak dapat digunakan untuk mengendalikan proses yang tidak stabil. Hal ini dapat dilihat pada Gambar 1 terdapat titik-titik yang berada di luar batas kendali yaitu terdapat dua titik (sampel/subgrup 1 dan 11). Menurut Besterfield (1994), prosedur yang umumnya diterapkan pada industri adalah penghilangan titik yang berada di luar batas kendali dan penyusunan kembali peta kendali berdasarkan data yang telah direvisi. Pada peta kendali R juga terdapat satu titik (sampel/subgrup 2) yang berada di atas batas kendali-atas. Jika sampel 2 pada peta R yang berada di atas batas kendaliatas dihilangkan, R untuk 24 sampel terakhir adalah 140/24 = 5,83. Ini menghasilkan batas kendali atas yang direvisi yaitu D 4 R = 2,11 (5,83) = 12,30. Peta kendali R yang sudah direvisi dapat ditunjukkan pada Gambar 2. Gambar 1. Peta Kendali X dan R 57
4 Jurnal Teknologi Pertanian, Vol. 8 No. 1 (April 2007) Gambar 2. Peta Kendali R Hasil Revisi Gambar 4. Hubungan antara Peta Kendali X dan Peta Spesifikasi Dari revisi peta kendali R dengan sampel 2 dihilangkan, peta sudah menunjukkan keadaan terkendali karena semua titik berada dalam batas kendali. Selanjutnya dapat dibuat peta kendali X yang telah diperbaiki dengan nilai garis tengah sebesar 143,88 serta batas kendali atas 147,24 dan batas kendali bawah 140,52. Peta kendali X yang telah diperbaiki (Gambar 3), menunjukkan kondisi proses sudah terkendali. Hal ini menunjukkan bahwa proses pengisian susu pasteurisasi telah stabil dan berada dalam pengendalian. Penggabungan Peta Kendali X Dengan Peta Spesifikasi Perusahaan Proses filling susu pasteurisasi yang dikendalikan di KUD DAU harus memenuhi dua batas spesifikasi pada nilai-nilai perusahaan U dan L (145 58
5 dan 135). Penggabungan peta kendali X dengan batas spesifikasi volume yang ditetapkan oleh perusahaan (140 ± 5 ml) dapat ditunjukkan pada Gambar 4. Proses filling susu pasteurisasi pada peta kendali X cenderung berada di atas batas spesifikasi 145 ml, hal ini jelas bahwa lebih banyak volume produk yang dihasilkan di atas batas spesifikasi atas. Di samping itu bentangan dari proses pengisian susu pasteurisasi (6σ) lebih besar dari perbedaan antara batas-batas spesifikasi (U L) maka produk yang dihasilkan di atas batas spesifikasi atas lebih banyak. Menurut Grant dan Leavenworth (1991), jika bentangan dari proses lebih besar dari perbedaaan antara batas-batas spesifikasi, ini menunjukkan bahwa batas-batas spesifikasi yang ditetapkan begitu ketatnya sehingga untuk proses dalam kendali beberapa produk yang tidak sesuai tetap akan muncul. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses pengisian susu pasteurisasi yang menyebabkan volume susu tidak memenuhi batas spesifikasi perusahaan antara lain: 1. Mesin (filler) Mesin filler yang digunakan KUD DAU pada proses pengisian susu pasteurisasi masih tergolong semi otomatis karena pengaturan volume masih dilakukan secara manual dimana tidak terdapat skala angka pada noozzle sebagai komponen pengatur volume susu pasteurisasi. Umur mesin filler yang digunakan untuk proses pengisian susu pasteurisasi di KUD DAU ±11 tahun dan waktu pemeliharaannya tidak terjadwal dengan baik sehingga memungkinkan untuk sering terjadinya keausan/ kelonggaran nozzle (kran pengatur volume).manusia (tenaga kerja). 2. Manusia (tenaga kerja) Kualitas produk susu pasteurisasi dipengaruhi oleh ketelitian tenaga kerja terutama dalam pengaturan volume pada mesin filler untuk menyesuaikan volume susu pasteurisasi dengan standar perusahaan. Ketelitian tenaga kerja dipengaruhi oleh pendidikan dan keterampilan/skill yang dimiliki pekerja. Operator mesin filler di KUD DAU memiliki latar belakang pendidikan lulusan SMP sehingga keahlian/skill-nya dalam pengoperasian mesin masih kurang. Ketidakdisiplinan dapat disebabkan oleh kurangnya pengawasan kerja sehingga pekerja seringkali mengabaikan peraturan yang ada perusahaan. 3. Material (bahan) Proses pengisian susu pasteurisasi dipengaruhi oleh berat jenis susu. Besar kecilnya berat jenis susu berpengaruh terhadap kecepatan aliran fluida pada saluran outlet filler karena adanya gaya gravitasi. Semakin besar berat jenis susu maka semakin cepat aliran fluidanya yang menyebabkan isi susu dalam kemasan cup cepat terisi penuh dari pada susu yang berat jenisnya lebih kecil. Hal ini yang menyebabkan keragaman volume pada kemasan susu pasteurisasi. Penentuan Kapabilitas Proses ( (Process Capability) Nilai C p untuk proses pengisian susu pasteurisasi sebesar 0,66 kurang dari 1,00. Hal ini menunjukkan bahwa proses pengisian susu pasteurisasi di KUD memiliki kapabilitas yang masih rendah untuk memenuhi spesifikasi volume yang ditetapkan perusahaan yaitu 140 ± 5 ml. Berdasarkan indeks kinerja Kane diketahui bahwa C PK = 0,15 = CPU, hal ini berarti bahwa nilai rata-rata volume susu pasteurisasi sekarang yaitu sebesar 143,88 ml adalah lebih dekat ke batas spesifikasi atas yang ditetapkan. KESIMPULAN Kesimpulan penelitian bahwa (1) penerapan peta kendali X dan R pada proses pengisian susu pasteurisasi di KUD DAU Malang dalam kondisi terkendali dengan nilai R = 5,83 ; BKA R = 12,30 ; dan BKB R = 0 dan nilai rata-rata proses (X ) = 143,88 ; BKA X = 147,74 ; dan BKB X = 140,52, (2) batas-batas kendali peta X lebih besar dari peta spesifikasi (140 ± 5 ml) dan rata-rata proses filling bergeser di atas batas spesifikasi atas, (3) 59
6 Jurnal Teknologi Pertanian, Vol. 8 No. 1 (April 2007) nilai C p proses pengisian susu pasteurisasi sebesar 0,66 < 1,00 dan indeks kinerja Kane C PK = 0,15 = CPU, (4) ketidaksesuaian volume susu pasteurisasi pada proses pengisian dipengaruhi oleh faktor mesin (filler), manusia (operator). Sehingga perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai peta X populasi yang memerlukan waktu pengukuran lebih lama dari peta X sampel untuk memantau proses pengisian susu pasteurisasi sepanjang waktu sampai ditemukan lagi masalah-masalah dalam proses yang harus diselesaikan DAFTAR PUSTAKA Besterfield, D. H Quality Control. Prentice Hall International (UK) Limited. London Djauhari, A.M., 1998, An Unififying Concept of X chart and X-bar Chart when Subgroup Sizes are Equal, l. html?phpsessid=94c0e0ddocc9031 l a9cob943d , tanggal akses 7 Maret Grant, E. L dan R. S. Leavenworth Pengendalian Mutu Statistis. (terjemahan), penerbit Erlangga. Jakarta Gaspersz, V Metode Analisis Untuk Peningkatan Kualitas. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta Schaeffers, M and C. Stephen, 2007, Integrating SPC and SQC to Overcome Weakness in Either, a.asn. Tanggal akses 2 Maret
7 61
Jurnal Teknik Industri HEURISTIC Vol 11 No 1 April ISSN
PENGENDALIAN KUALITAS PEMOTONGAN KAIN SATEN PADA PROSES PEMBUATAN TAS DI HOME INDUSTRI X DI KABUPATEN SIDOARJO Erni Puspanantasari Putri Teknik Industri Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya [email protected]
STRATEGI PERBAIKAN KUALITAS GULA BERDASARKAN KEMAMPUAN PROSES KONTROL
STRATEGI PERBAIKAN KUALITAS GULA BERDASARKAN KEMAMPUAN PROSES KONTROL Mila Faila Sufa * 1, Dina Ariningsih 2 1,2 Jurusan Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl.A. Yani Tromol Pos 1 Kartasura
Pengendalian dan Evaluasi Kualitas Beton Dengan Metode Statistical Process Control (SPC) Ir. Helmy Darjanto, MT ABSTRAK
NEUTRON, Vol.4, No. 2, Agustus 2004 105 Pengendalian dan Evaluasi Kualitas Beton Dengan Metode Statistical Process Control (SPC) Ir. Helmy Darjanto, MT ABSTRAK Hingga saat ini dalam evaluasi kualitas beton
BAB III METODE CONTROL CHART. sebagai metode grafik yang di gunakan untuk mengevaluasi apakah suatu proses
BAB III METODE CONTROL CHART 3.1 Control Chart Peta kendali atau Control Chart merupakan suatu teknik yang dikenal sebagai metode grafik yang di gunakan untuk mengevaluasi apakah suatu proses berada dalam
GRAFIKPENGENDALI VARIABEL
GRAFIKPENGENDALI VARIABEL Grafik pengendali pertamakali diperkenalkan oleh Dr. Walter Andrew Shewhart dari Bell Telephone Laboratories, Amerika Serikat, pada tahun 1924 dengan maksud untuk mengurangi variasi.
BAB 2 LANDASAN TEORI
10 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Defenisi Mutu Dalam dunia industri baik industri jasa maupun manufaktur mutu adalah faktor kunci yang membawa keberhasilan bisnis, pertumbuhan dan peningkatan posisi bersaing.
Peta Kendali (Control Chart)
Peta Kendali (Control Chart) Pengendalian Kualitas Statistika Ayundyah Kesumawati Prodi Statistika FMIPA-UII October 29, 2015 Ayundyah (UII) Peta Kendali (Control Chart) October 29, 2015 1 / 22 Control
IV. METODOLOGI PE ELITIA
IV. METODOLOGI PE ELITIA 4.1 Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan selama 4 bulan, mulai bulan Februari 2012 sampai dengan Mei 2012 di laboratorium kimia departemen Quality Control (QC)
PETA KENDALI VARIABEL
PETA KENDALI VARIABEL 9 Pengendalian Kualitas Debrina Puspita Andriani Teknik Industri Universitas Brawijaya e- Mail : [email protected] Blog : hcp://debrina.lecture.ub.ac.id/ 2 Outline Peta Kendali Variabel
BAB 1 PENDAHULUAN. pengendalian kualitas dalam pembuatan produk. standar (Montgomery, 1990). Statistical Quality Control (SQC) merupakan salah
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pengendalian kualitas merupakan taktik dan strategi perusahaan global dengan produk perusahaan lain. Kualitas menjadi faktor dasar keputusan konsumen dalam memilih
ANALISIS PERBAIKAN POWER QUALITY UNTUK PENCAPAIAN EFISIENSI ENERGI DI RS. X
ANALISIS PERBAIKAN POWER QUALITY UNTUK PENCAPAIAN EFISIENSI ENERGI DI RS. X Nur Yulianti Hidayah 1, Desi Rahmawaty 2 1,2) Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Pancasila 1) [email protected],
BAB I PENDAHULUAN. B. Rumusan masalah Bagaimana cara pengendalian kualitas proses statistik pada data variabel.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pengendalian Kualitas Statistik (Statistical Quality Control) secara garis besar digolongkan menjadi dua, yakni pengendalian proses statistik (statistical process control)
BAB V ANALISIS HASIL
BAB V ANALISIS HASIL 5.1. Tahap Pemeriksaan Peta Kontrol Mutu PSF Pemeriksaan peta kontrol mutu PSF hasil proses pengolahan bertujuan untuk mencegah berlanjutnya pengolahan PSF yang tidak memenuhi syarat
DAFTAR PUSTAKA KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI...
KATA PENGANTAR Alhamdulillahi Rabbil alamin, Puji dan syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta ala. Karena atas izin-nya, makalah ini dapat terselesaikan tepat pada waktunya. Makalah ini dibuat sebagai tugas
ANALISIS KEMAMPUAN PROSES
ANALISIS KEMAMPUAN PROSES ì 11 Pengendalian Kualitas Debrina Puspita Andriani Teknik Industri Universitas Brawijaya e- Mail : [email protected] Blog : hcp://debrina.lecture.ub.ac.id/ 2 Outline ì ANALISIS
PETA KENDALI VARIABEL
PETA KENDALI VARIABEL 9 Pengendalian Kualitas Debrina Puspita Andriani Teknik Industri Universitas Brawijaya e- Mail : [email protected] Blog : hcp://debrina.lecture.ub.ac.id/ 2 Outline Peta Kendali Variabel
ANALISIS KAPABILITAS PROSES UNTUK PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK PEMBATAS BUKU INDUSTRI RUMAHAN
J u r n a l E K B I S / V o l. X IV/ N o. / e d i s i S e p t e m b e r 15 7 ANALISIS KAPABILITAS PROSES UNTUK PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK PEMBATAS BUKU INDUSTRI RUMAHAN *( Diah Ayu Novitasari Fakultas
ANALISA PERFORMANCE MESIN PENGUPAS KAYU (ROTARY) PT. HENRISON IRIANA SORONG MENGGUNAKAN METODE INDEKS KAPABILITAS
ANALISA PERFORMANCE MESIN PENGUPAS KAYU (ROTARY) PT. HENRISON IRIANA SORONG MENGGUNAKAN METODE INDEKS KAPABILITAS Ashar 1, Irman Amri 2*, Usran 3 1 Dosen Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Manajemen Operasi Dalam mengelolah suatu perusahaan atau organisasi dibutuhkan sistem manajemen agar tujuan dari perusahaan atau organisasi dapat tercapai. Manajemen
V. HASIL DA PEMBAHASA
V. HASIL DA PEMBAHASA Metode analisis kadar vitamin C pada susu bubuk yang dilakukan pada penelitian ini merupakan metode yang tercantum dalam AOAC 985.33 tentang penentuan kadar vitamin C pada susu formula
PENERAPAN BAGAN KENDALI T 2 HOTELLING DAN ANALISIS KEMAMPUAN PROSES DALAM PRODUKSI SEMEN PPC (PORTLAND POZZOLLAND CEMENT ) DI PT.
Jurnal Matematika UNAND Vol. 4 No. 1 Hal. 76 84 ISSN : 2303 2910 c Jurusan Matematika FMIPA UNAND PENERAPAN BAGAN KENDALI T 2 HOTELLING DAN ANALISIS KEMAMPUAN PROSES DALAM PRODUKSI SEMEN PPC (PORTLAND
Peta Kendali (Control Chart)
Peta Kendali (Control Chart) Pengendalian Kualitas Statistika Ayundyah Kesumawati Prodi Statistika FMIPA-UII October 21, 2015 Ayundyah (UII) Peta Kendali (Control Chart) October 21, 2015 1 / 17 Control
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Minute Maid Pulpy 350ml di PT. Coca-Cola Bottling Indonesia Jawa Timur. Oleh: Zubdatu Zahrati
Tugas Akhir Analisis Pengendalian Kualitas Produk Minute Maid Pulpy 350ml di PT. Coca-Cola Bottling Indonesia Jawa Timur Oleh: Zubdatu Zahrati 309 030 002 Pembimbing: Dra. Lucia Aridinanti, MT JURUSAN
STATISTICAL PROCESS CONTROL
STATISTICAL PROCESS CONTROL Sejarah Statistical Process Control Sebelum tahun 1900-an, industri AS umumnya memiliki karakteristik dengan banyaknya toko kecil menghasilkan produk-produk sederhana, seperti
Pengendalian Kualitas Kadar Air Produk Kerupuk Udang Berbasis SNI Menggunakan Statistical Quality Control Method
Pengendalian Kualitas Kadar Air Produk Kerupuk Udang Berbasis SNI Menggunakan Statistical Quality Control Method Debrina Puspita Andriani *1), Destantri Anggun Rizky 2), Unggul Setiaji 3) 1,2,3) Jurusan
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 PENGERTIAN KUALITAS Kualitas merupakan faktor dasar yang mempengaruhi pilihan konsumen untuk berbagai jenis produk dan jasa yang berkembang pesat dewasa ini. Kualitas secara langsung
III Control chart for variables. Pengendalian Kualitas TIN-212
III Control chart for variables Pengendalian Kualitas TIN-212 Common dan Assignable causes of variation Variabilitas dapat dibagi ke dalam dua kategori: 1. Common causes of variation. Variasi ini merupakan
Statistical Process Control
Statistical Process Control Sachbudi Abbas Ras [email protected] Lembar 1 Flow Chart (dengan Stratifikasi): Grafik dari tahapan proses yang membedakan data berdasarkan sumbernya. Lembar Pengumpulan Data:
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Statistic Quality Control (SQC) Statistik merupakan teknik pengambilan keputusan tentang suatu proses atau populasi berdasarkan pada suatu analisa informasi yang terkandung di
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Mutu Pengertian mutu atau kualitas akan berlainan bagi setiap orang dan tergantung pada konteksnya. Mutu atau kualitas suatu barang pada umumnya diukur dengan tingkat
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN
38 BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Pengumpulan Data Untuk mendukung perhitungan statistikal pengendalian proses maka diperlukan data. Data adalah informasi tentang sesuatu, baik yang bersifat kualitatif
Analisa Process Capability untuk Meningkatkan Kualitas Air Di Departemen Water Treatment Pada PT. Riau Prima Energi
Analisa Process Capability untuk Meningkatkan Kualitas Air Di Departemen Water Treatment Pada PT. Riau Prima Energi Merry Siska 1) Eko Zaldianto 2) Jurusan Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi
Seminar Nasional IENACO 2014 ISSN
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK SOLAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL QUALITY CONTROL (SQC) (Studi Kasus : DI UNIT KILANG PUSDIKLAT MIGAS CEPU) Siti Nandiroh 1*,Eko Winardi 2 1,2 Jurusan Teknik
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan di PT SEI Bogor pada Bulan September 2016 sampai dengan Bulan Desember 2016. PT SEI Bogor merupakan perusahaan yang bergerak
PENGONTROLAN KUALITAS PADA PROSES PENGEMASAN SEMEN (PACKAGING) PT. SEMEN GRESIK (PERSERO) TBK, DI TUBAN BERBASIS METODE SIX SIGMA
PENGONTROLAN KUALITAS PADA PROSES PENGEMASAN SEMEN (PACKAGING) PT. SEMEN GRESIK (PERSERO) TBK, DI TUBAN BERBASIS METODE SIX SIGMA Disusun oleh: Eko Oktiningrum Suhartono NRP 1309 030 034 Dosen Pembimbing
BAB 4 PENGUMPULAN, PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA
BAB 4 PENGUMPULAN, PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA 4.1 Pengumpulan Data Data yang digunakan untuk membuat peta kontrol merupakan data pengukuran dimensi pada kabel jenis NYFGbY antara bulan April 007 sampai
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Metodologi penelitian adalah suatu kerangka yang memuat langkah-langkah yang ditempuh dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Pada bagian ini akan dijelaskan secara
Pengendalian Kualitas Statistik Produk Botol Sting 240 ml di PT IGLAS (Persero) Oleh: Wahyu Eka Kusumaningrum
Pengendalian Kualitas Statistik Produk Botol Sting 40 ml di PT IGLAS (Persero) Oleh: Wahyu Eka Kusumaningrum 1308030047 PENDAHULUAN LATAR BELAKANG PT IGLAS (Persero) merupakan perusahaan manufacturing
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4. Hasil Pengumpulan Data Tabel 4. Tabel Pengumpulan Data Jam Tgl Variabel 9: : : 4: 5: 8/8/5 Tebal Material 8 6 6 6.5 Kecepatan Potong 567 6 68 64 54 Hasil Pemotongan 4 4.333
BAB III METODE PENELITIAN
1 BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian merupakan gambaran dari tahapan yang dilalui dalam menyelesaikan suatu masalah yang ditemui dalam sebuah penelitian, dimana dibuat berdasarkan latar belakang
Penerapan Metode DMAIC di PT. Coca-Cola Bottling Indonesia Jawa Timur. Oleh Zubdatu Zahrati Dosen Pembimbing : Dra.
Penerapan Metode DMAIC di PT. Coca-Cola Bottling Indonesia Jawa Timur Oleh Zubdatu Zahrati 32 05 004 Dosen Pembimbing : Dra. Lucia Aridinanti Pendahuluan Latar Belakang Permasalahan Tujuan Manfaat Batasan
Kata kunci: Daya Saing, Peningkatan Kualitas yang Berkesinambungan, Kualitas Produk, Kapabilitas Proses (Cp), Indeks Kinerja Kane (Cpk)
PENINGKATAN DAYA SAING PENGRAJIN INDUSTRI KECIL RUMAH TANGGA PEDESAAN DI KABUPATEN SIDOARJO MELALUI PENINGKATAN KUALITAS YANG BERKESINAMBUNGAN Erni Puspanantasari Putri Teknik, UNTAG Surabaya e-mail: [email protected]
Review QUIZ ( 10 menit )
Lecture 4 Control Chart for Variables - 1 1 Review QUIZ ( 10 menit ) Sebutkan pembagian penyebab variasi pada proses manufaktur? Berikan contoh? Kapan proses disebut in control dan kapan out of control?
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Manajemen Operasi Untuk mengelola suatu perusahaan atau organisasi selalu dibutuhkan sistem manajemen agar tujuan dari perusahaan atau organisasi tersebut dapat tercapai.
ANALISIS EFISIENSI MESIN POMPA PADA RUMAH POMPA PDAM SURABAYA UNIT X DENGAN METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) Oleh: Resty Dwi S.
ANALISIS EFISIENSI MESIN POMPA PADA RUMAH POMPA PDAM SURABAYA UNIT X DENGAN METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) Oleh: Resty Dwi S. 240905022 Ir.Ya umar,mt Dosen Pembimbing: Ir.Ali Musyafa, MSc Diperlukan
PROCESS CAPABILITY ANALYSIS PADA NUT (STUDI KASUS: PT SANKEI DHARMA INDONESIA)
PROCESS CAPABILITY ANALYSIS PADA NUT (STUDI KASUS: PT SANKEI DHARMA INDONESIA) Helena Sisilia R. S.*, Hendy Tannady* Program Studi Teknik Industri, Universitas Bunda Mulia Jl. Lodan Raya No. 2, Ancol-Jakarta
KULIAH 4-6 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIKA UNTUK DATA VARIABEL
KULIAH 4-6 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIKA UNTUK DATA VARIABEL KOMPETENSI Mahasiswa dapat menyusun peta pengendali kualitas proses statistika untuk data variabel dengan menggunakan software statistika,
PETA KENDALI ATRIBUT. 9 Pengendalian Kualitas. Semester Genap 2017/2018
PETA KENDALI ATRIBUT 9 Pengendalian Kualitas Semester Genap 2017/2018 2 Outline Peta Kendali Variabel 3 PETA KENDALI (CONTROL CHART) Metode Statistik untuk menggambarkan adanya variasi atau penyimpangan
BAB V ANALISA HASIL. PT. XYZ selama ini belum pernah menerapkan metode Statistical Process
70 BAB V ANALISA HASIL 5.1 Analisa Hasil control chart PT. XYZ selama ini belum pernah menerapkan metode Statistical Process Control. Sebagai langkah awal penulis mencoba menganalisa data volume produk
PENGENDALIAN MUTU BERAT PRODUKSI PT. SEMEN PADANG MENGGUNAKAN BAGAN KENDALI MEDIAN ABSOLUTE DEVIATION (MAD) PADA DATA TIDAK NORMAL
Jurnal Matematika UNAND Vol. 3 No. 1 Hal. 123 131 ISSN : 2303 2910 c Jurusan Matematika FMIPA UNAND PENGENDALIAN MUTU BERAT PRODUKSI PT. SEMEN PADANG MENGGUNAKAN BAGAN KENDALI MEDIAN ABSOLUTE DEVIATION
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS MENGGUNAKAN DIAGRAM KENDALI DEMERIT (Studi Kasus Produksi Air Minum Dalam Kemasan 240 ml di PT TIW)
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS MENGGUNAKAN DIAGRAM KENDALI DEMERIT (Studi Kasus Produksi Air Minum Dalam Kemasan 240 ml di PT TIW) SKRIPSI Oleh : GITA SUCI RAMADHANI 24010210120012 JURUSAN STATISTIKA FAKULTAS
ANALISA PENYIMPANGAN DAN CAPABILITY PROCESS (CP)
#11 ANALISA PENYIMPANGAN DAN CAPABILITY PROCESS (CP) Analisa Penyimpangan Dalam diagram kendali dimungkinkan terjadi penyimpangan, antara lain: 1. Proses Terkendali, terjadi variasi karena penyebab acak
PERAN STATISTIKA DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN INDUSTRI Pengendalian Mutu dengan Bantuan Statistika
PERAN STATISTIKA DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN INDUSTRI Pengendalian Mutu dengan Bantuan Statistika Muhammad Arif Tiro Program Studi Statistika FMIPA Universitas Negeri Makassar Abstrak Salah satu alat
Seminar Hasil ANALISIS PENINGKATAN KUALITAS KINERJA UNIT KEBERSIHAN DAN ADMINISTRASI AKADEMIK DI JURUSAN STATISTIKA ITS DENGAN METODE SIX SIGMA
Seminar Hasil ANALISIS PENINGKATAN KUALITAS KINERJA UNIT KEBERSIHAN DAN ADMINISTRASI AKADEMIK DI JURUSAN STATISTIKA ITS DENGAN METODE SIX SIGMA Dosen Pembimbing: Dra. Lucia Aridinanti, MT. Co. Pembimbing
ANALISIS KAPABILITAS PROSES PRODUKSI FILTER ROKOK SUPER SLIM JENIS MONO DI PT. X
ANALISIS KAPABILITAS PROSES PRODUKSI FILTER ROKOK SUPER SLIM JENIS MONO DI PT. X Utami Rizky Damayanti 1308 030 06 Dosen Pembimbing: Dra. Sri Mumpuni R., MT Sidang Tugas Akhir Diploma III Statistika Institut
Prosedur untuk Memonitor Proses dengan Proporsi Kecacatan yang Rendah
Prosiding Statistika ISSN: 2460-6456 Prosedur untuk Memonitor Proses dengan Proporsi Kecacatan yang Rendah 1 Shobrina Nuradhanti Nugroho, 2 Teti Sofia Yanti, 3 Suwanda Idris 1,2,3 Prodi Statistika, Fakultas
Pengendalian Kualitas TIN-212
II Process Capability Analysis Pengendalian Kualitas TIN-212 Syarat-syarat pelaksanaan process capability analysis 1 Jika kita sudah mengetahui bagaimana kinerja proses kita (voice of process), tentunya
PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK
PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK Pendahuluan Kualitas / Mutu : Ukuran tingkat kesesuaian barang/ jasa dg standar/spesifikasi yang telah ditentukan/ ditetapkan. Pengendalian
ANANALISIS EFISIENSI SISTEM PEMBAKARAN PADA BOILER DI PLTU UNIT III PT.PJB UP GRESIK DENGAN METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC)
ANANALISIS EFISIENSI SISTEM PEMBAKARAN PADA BOILER DI PLTU UNIT III PT.PJB UP GRESIK DENGAN METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) Oleh: INTAN ALIFIYAH ILMI NRP. 2406 00 063 Pembimbing: Ir. Ya umar,
Peta Kendali pada Pengendalian Mutu Udang beku Ratnawati dkk J. Tek. Pert. Vol 5 No. 2: 55-63
Penerapan Peta Kendali X, R Dan Sampel Penerimaan Standar Militer 414 pada Proses Grading untuk Pengendalian Mutu Udang Beku (Studi Kasus di PT SKB-Sidoarjo). Ely Ratnawati 1. Endah Rahayu Lestari 2 dan
Perbandingan Peta Kendali X-R Dan EWMA Dengan Pendekatan P-Value Untuk Mendeteksi Pergeseran Rata-Rata Proses Di PT.XYZ
Perbandingan Peta Kendali X-R Dan EWMA Dengan Pendekatan P-Value Untuk Mendeteksi Pergeseran Rata-Rata Proses Di PT.XYZ Alin Widiawati 1, Faula Arina 2, Putro Ferro Ferdinant 3 1, 2, 3 Jurusan Teknik Industri
ABSTRAK. iii. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Dewasa ini tuntutan pelanggan terhadap kualitas produk semakin meningkat, sehingga perusahaan perlu memperhatikan kualitas produk yang dihasilkannya agar mampu bersaing di pasar dan mempertahankan
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS MENGGUNAKAN DIAGRAM KENDALI DEMERIT (Studi Kasus Produksi Air Minum Dalam Kemasan 240 ml di PT TIW)
ISSN: 2339-2541 JURNAL GAUSSIAN, Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014, Halaman 401 410 Online di: http://ejournal-s1undipacid/indexphp/gaussian ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS MENGGUNAKAN DIAGRAM KENDALI DEMERIT
BAB III METODE PENELITIAN. 3.1 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Variabel
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Variabel 3.1.1 Variabel Penelitian Variabel penelitian merupakan suatu atribut atau sifat yang mempunyai variasi tertentu yang
PENGONTROLAN BAHAN BAKU PRODUKSI SEMEN JENIS PCC DI PT. SEMEN PADANG DENGAN MENGGUNAKAN DIAGRAM KONTROL MEWMA
Jurnal Matematika UNAND Vol. 5 No. 3 Hal. 7 14 ISSN : 2303 2910 c Jurusan Matematika FMIPA UNAND PENGONTROLAN BAHAN BAKU PRODUKSI SEMEN JENIS PCC DI PT. SEMEN PADANG DENGAN MENGGUNAKAN DIAGRAM KONTROL
BAB V PEMBAHASAN. 5.1 Temuan Utama Temuan utama dari Penelitian ini adalah sebagai berikut:
BAB V PEMBAHASAN Tujuan dari penelitian dengan judul Analisis Pengendalian Dan Perbaikan Kualitas Proses Produksi Dengan Metode Statistical Process Control (SPC) di PT. Surya Toto Indonesia, Tbk. adalah
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Variabel 3.1.1 Variabel Penelitian Variabel penelitian merupakan suatu atribut atau sifat yang mempunyai variasi tertentu
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Proses Produksi Botol Kemasan Sabun Lifebuoy Bahan baku utama untuk pembuatan botol kemasan sabun lifebuoy adalah biji plastik berwarna putih yang sudah memenuhi standar
Metode Training SPC TIDAK FOKUS PADA CARA MELAKUKAN PERHITUNGAN STATISTIK TAPI
Metode Training SPC TIDAK FOKUS PADA CAA MELAKUKAN PEHITUNGAN STATISTIK TAPI MENGAJAKAN KONSEP STATISTIK SECAA MENDALAM, APLIKASI STATISTIK, TEMASUK TEKNIK SAMPLING DISETAI VIDEO SIMULASI, STUDI KASUS
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Kualitas 2.1.1 Definisi Kualitas Sebagian orang berpendapat bahwa kualitas yang baik adalah barang yang lebih kuat, barang yang lebih awet, dan sebagainya, ataupun yang lebih umum
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK MADU MERK SBA DI PT. INTI KIAT ALAM DENGAN MENGGUNAKAN PETA X DAN R
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK MADU MERK SBA DI PT. INTI KIAT ALAM DENGAN MENGGUNAKAN PETA X DAN R Disusun Oleh: Nama : Lina Reztyani NPM : 34411102 Jurusan : Teknik Industri Pembimbing : Dr. Ir.
BAB I PENDAHULUAN. Seiring dengan kemajuan teknologi, pertumbuhan industri berkembang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Seiring dengan kemajuan teknologi, pertumbuhan industri berkembang semakin pesat. Dampaknya adalah persaingan antar industri semakin ketat, terutama industri
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Deskripsi Tahapan Penelitian 3.1.1 Identifikasi Dan Perumusan Masalah Langkah ini merupakan langkah awal untuk melakukan penelitian dengan melakukan observasi ke unit
STUDI PENERAPAN PROCESS CAPABILITY DAN ACCEPTANCE SAMPLING PLANS BERDASARKAN MIL-STD 1916 UNTUK MENGENDALIKAN KUALITAS PRODUK PADA PT X
STUDI PENERAPAN PROCESS CAPABILITY DAN ACCEPTANCE SAMPLING PLANS BERDASARKAN MIL-STD 1916 UNTUK MENGENDALIKAN KUALITAS PRODUK PADA PT X Staf Pengajar Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik USU Abstrak:
ANALISA CACAT PADA KEMASAN GARAM MENGGUNAKAN STATISTICAL PROCESS CONTROL
ANALISA CACAT PADA KEMASAN GARAM MENGGUNAKAN STATISTICAL PROCESS CONTROL Dwi Hadi Sulistyarini 1) 1) Teknik Industri, Universitas Brawijaya Jl. M.T. Haryono 167 Email : [email protected] Abstrak. UD Podo
Usulan Penerapan Metodologi DMAIC untuk Meningkatkan Kualitas Berat Produk di Lini Produksi Filling (Studi Kasus: PT Java Egg Specialities)
Usulan Penerapan Metodologi DMAIC untuk Meningkatkan Kualitas Berat Produk di Lini Produksi Filling (Studi Kasus: PT Java Egg Specialities) Feliks Prasepta S. Surbakti 1, Martinus Tukiran 2, Agnes Natalia
BAB II LANDASAN TEORI. Persyaratan utama untuk mencapai kepuasan pelanggan (customer
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Konsep SPC dan Pengendalian Kualitas Persyaratan utama untuk mencapai kepuasan pelanggan (customer satisfaction) dalam dunia industri manufaktur adalah kualitas dari produk maupun
KOMPUTASI METODE EXPONENTIALLY WEIGHTED MOVING AVERAGE UNTUK PENGENDALIAN KUALITAS PROSES PRODUKSI MENGGUNAKAN GUI MATLAB
KOMPUTASI METODE EXPONENTIALLY WEIGHTED MOVING AVERAGE UNTUK PENGENDALIAN KUALITAS PROSES PRODUKSI MENGGUNAKAN GUI MATLAB (STUDI KASUS : PT Djarum Kudus SKT Brak Megawon III) SKRIPSI Disusun Oleh : IYAN
PETA PENGENDALI UNTUK UNIT INDIVIDU PRESENTASI PENGENDALIAN KUALITAS
PETA PENGENDALI UNTUK UNIT INDIVIDU PRESENTASI PENGENDALIAN KUALITAS CONTROL CHART suatu metode penyajian grafik keadaan produksi secara kronologis dengan batas-batas yang menggambarkan kemampuan produksi
ANALISIS KAPABILITAS PROSES MACHINING UNTUK MENGURANGI JUMLAH CLAIM MARKET CYLINDER HEAD PADA PT YMIM
ANALISIS KAPABILITAS PROSES MACHINING UNTUK MENGURANGI JUMLAH CLAIM MARKET CYLINDER HEAD PADA PT YMIM Irma Agustiningsih Imdam, Saraswati Program Studi Teknik dan Manajemen Industri [email protected]
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Ketatnya persaingan dalam usaha textil akhir-akhir ini membuat banyak perusahaan textil bekerja keras untuk bertahan dalam persaingan. Faktor kualitas menjadi point yang paling diperhatikan agar
LAPORAN PRAKTIKUM TEKNIK PENGUJIAN MUTU HASIL PERIKANAN STATISTICAL PROCESS CONTROL
LAPORAN PRAKTIKUM TEKNIK PENGUJIAN MUTU HASIL PERIKANAN STATISTICAL PROCESS CONTROL Disusun oleh: Bekti Wulan Sari 11/318052/PN/12374 LABORATORIUM TEKNOLOGI IKAN JURUSAN PERIKANAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS
Penerapan Diagram Kontrol EWMA dan NEWMA pada Proses Pembuatan Benang 30 Rayon di PT. Lotus Indah Textile Industries Surabaya
Seminar Tugas Akhir Penerapan Diagram Kontrol EWMA dan NEWMA pada Proses Pembuatan Benang 3 Rayon di PT. Lotus Indah Textile Industries Surabaya Rista Wijayanti (37 6) Dosen Pembimbing : Dr. Sony Sunaryo,
PENENTUAN INDEKS KAPABILITAS PROSES PEMBUATAN KAIN TENUN GREY ANYAMAN POLOS
PENENTUAN INDEKS KAPABILITAS PROSES PEMBUATAN KAIN TENUN GREY ANYAMAN POLOS Oleh 1) Totok Wartiono 2) Subiyati 1)2) jurusan Teknik Kimia Program Studi Teknik Kimia Tekstil Akademi Teknologi Warga Surakarta
BAB V ANALISA HASIL. 5.1 Analisa Pembuatan Diagram Sebab Akibat. Diagram sebab akibat memperlihatkan hubungan antara permasalahan
BAB V ANALISA HASIL 5.1 Analisa 5.1.1 Pembuatan Diagram Sebab Akibat Diagram sebab akibat memperlihatkan hubungan antara permasalahan yang dihadapi dengan kemungkinan penyebabnya serta faktor-faktor yang
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Kualitas Kualitas barang dan jasa yang dihasilkan merupakan faktor utama yang menentukan kinerja suatu perusahaan. Produk dan jasa yang berkualitas adalah produk dan jasa yang
ANALISA PENGENDALIAN KUALITAS PADA UNIT PENGANTONGAN SEMEN DI PT SEMEN TONASA
ANALISA PENGENDALIAN KUALITAS PADA UNIT PENGANTONGAN SEMEN DI PT SEMEN TONASA Muchsin 1 1 Staf Pengajar Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Untad Abstrak Kegiatan yang sangat perlu dilakukan oleh setiap
METODOLOGI 3.1 Kerangka Pemikiran 3.2 Metode Pengumpulan Data
30 3 METODOLOGI 3.1 Kerangka Pemikiran Tunamerupakan komoditas komersial tinggi dalam perdagangan internasional. Salah satu bentuk olahan tuna adalah tuna loin, tuna steak, dan tuna saku. Tuna loin merupakan
Oleh : Shyntia Atica Putri 1 Didik Purwadi 2. Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian FTP UGM. Staff Pengajar Teknologi Industri Pertanian FTP UGM
ANALISIS PROCESS CAPABILITY INDEX PADA PENERIMAAN SUSU SEGAR GUNA MENINGKATKAN KUALITAS SUSU NASIONAL (Studi Kasus di PT. Frisian Flag Indonesia Plant Ciracas) Analysis of Incoming Fresh Milk Process Capability
BAB III BAHAN DAN METODE
BAB III BAHAN DAN METODE 3.1 Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini telah dilaksanakan di PT. X yang terdapat pada Pelabuhan Perikanan Nusantara Nizam Zachman Jakarta. Waktu penelitian telah dilaksanakan
BAB V PEMBAHASAN. Dari pengolahan data yang telah dilakukan terhadap 3 batch produksi. Lupromax EA 150 ml, didapatkan hasil adalah sebagai berikut :
BAB V PEMBAHASAN Dari pengolahan data yang telah dilakukan terhadap 3 batch produksi Lupromax EA 150 ml, didapatkan hasil adalah sebagai berikut : 1. Pada Batch pertama, yakni produksi pada tanggal 21
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK BAKERY BOX MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL (STUDI KASUS PT. X)
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK BAKERY BOX MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL (STUDI KASUS PT. X) Rika Gracia *), Arfan Bakhtiar Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4. Hasil Pengumpulan Data Sebelum dilakukan pengolahan data, dalam melakukan penelitian ini data yang berhasil dikumpulkan dalam penelitian pada PT. FEDERAL KARYATAMA dalam periode
BAB VI ANALISIS PEMECAHAN MASALAH
BAB VI ANALISIS PEMECAHAN MASALAH 6.1. AnalisisTahap Define Adapun persentase produk cacat terbesar periode September 2012 s/d Desember 2012 terdapat pada produk Polyester tipe T.402 yaitu dengan persentase
Analisis Peta Kendali U Pada Proses Pembuatan Plat Baja di PT. Gunawan Dianjaya Steel Tbk
Analisis Peta Kendali U Pada Proses Pembuatan Plat Baja di PT. Gunawan Dianjaya Steel Tbk Dias Ardha P 1311 030 032 Dosen Pembimbing Dr. Sony Sunaryo, M.Si PROGRAM STUDI DIPLOMA III Jurusan Statistika
BAB III METODE PENELITIAN. Sampel merupakan sebagian anggota dari populasi yang dipilih dengan
26 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Identifikasi Sampel Penelitian Sampel merupakan sebagian anggota dari populasi yang dipilih dengan suatu prosedur tertentu dan diharapkan dapat mewakili suatu populasi
BAB V ANALISA HASIL. 5.1 Analisa peta kendali dan kapabilitas proses. Dari gambar 4.7 peta kendali X-bar dan R-bar bulan Januari 2013, dapat
BAB V ANALISA HASIL 5.1 Analisa peta kendali dan kapabilitas proses Dari gambar 4.7 peta kendali X-bar dan R-bar bulan Januari 2013, dapat dijelaskan sebagai berikut: Garis berwarna hijau adalah Mean (rata-rata
BAB 2 LANDASAN TEORI
23 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Definisi mengenai Kualitas Saat kata kualitas digunakan, kita mengartikannya sebagai suatu produk atau jasa yang baik yang dapat memenuhi keinginan kita. Menurut ANSI/ASQC Standard
TUGAS SARJANA Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat-Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Teknik. Oleh Ahmad Raya Lubis NIM.
ANALISIS TINGKAT KAPABILITAS DAN LEVEL SIGMA DALAM PENENTUAN TINGKAT KUALITAS BIODIESEL KERJA SAMA OPERASI (KSO) PT. PAMINA ADOLINA - PT. GANESHA ENERGY 77 TUGAS SARJANA Diajukan untuk Memenuhi Sebagian
