Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan"

Transkripsi

1 LAPORAN PELATIHAN PENGUJI OSCE KG WILAYAH BARAT GEL 2 Komponen 2 - Health Professional Education Quality (HPEQ) Project Premier Basko Hotel Padang, September 2012 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan WORKSHOP KOMPONEN 2 SEPTEMBER 2012 Page 1

2 1. Pendahuluan Komponen 2 HPEQ Project bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan melalui peningkatan kualitas sistem ujian. Salah satu fokus kegiatan adalah peningkatan sistem ujian dengan pengembangan metode ujian yang menguji keterampilan klinik dalam bentuk Objective Structured Clinical Examination (OSCE). Objective Structured Clinical Examination (OSCE) pada Uji Kompetensi Dokter Gigi Indonesia (UKDGI) telah tahap implementasi pada UKDGI di mulai Periode I Bulan Januari Terhadap pelaksanaan implementasi tersebut telah dilaksanakan evaluasi yang salah satu hasilnya menunjukkan bahwa salah satu titik lemah penyelenggaraan OSCE adalah banyaknya penguji yang tidak mengisi borang cek list dengan lengkap. Hal ini dapat merugikan peserta ujian karena adamya item item tertentu yang tidak diberi penilaian oleh penguji di lembar cek list. Sebagai tindak lanjut temuan tersebut dipandang perlu mengembangkan sistem ujian OSCE dalam bentuk TI (berbasis komputerisasi) dimana cek list tidak menggunakan kertas tetapi menggunakan software di komputer sehingga memudahkan para penguji dalam menilai. Pada program software ini apabila ada item cek list yang belum diisi maka secara otomatis komputer akan memberi sinyal dan dokumen tidak bisa dikirim ke server. Oleh sebab itu kemungkinan cek list tidak diisi penguji dengan lengkap bisa dihindarkan. Untuk sosialisasi dan memahami sistem pengisian cek list menggunakan program di komputer maka dipandang perlu diadakan pelatihan kepada para penguji OSCE agar mereka dapat menjalankan program tersebut, dapat digunakan dengan efektif dan efisien dan untuk meminimalisir kesulitan kesulitan yang mungkin terjadi. 2. Tujuan Tercapainya kesamaan persepsi mengenai tugas Penguji OSCE. Penguji OSCE memahami cara menilai dan mengisi Penilaian (Check List) OSCE mengunakan software di komputer. Mengurangi kesalahan Penguji OSCE dalam mengisi Penilaian (Check List) OSCE Menghasilkan metoda yang efektif dan efisien dalam ujian OSCE pada UKDGI. 3. Output Workshop Penguji OSCE memahami tugasnya, Penguji OSCE dapat memahami cara kerja program pengisian cek list berbasis software di komputer dan dapat menggunakannya WORKSHOP KOMPONEN 2 SEPTEMBER 2012 Page 2

3 Penguji OSCE dapat melakukan penilaian dan pengisian Lembar Penilaian (Check List) dengan benar menggunakan sistem software di komputer 4. Tempat, Waktu dan Peserta Pelatihan Penguji OSCE Kedokteran Gigi Wilayah Barat Gelombang 2 ini dilaksanakan pada tanggal September 2012 di Premier Basko Hotel, Padang dengan mengundang penguji OSCE dari 12 IPDG yang termasuk dalam wilayah barat. Berikut adalah persyaratan peserta yang menjadi penguji OSCE: Dosen tetap, minimum bergelar Strata 2 atau Spesialis Pernah mengikuti pelatihan Penguji OSCE Nasional/ Institusional dan pernah menjadi Penguji UKDGI (Kecuali bagi IPDGI yang belum meluluskan. Membawa laptop/notebook dan mampu mengoperasikan komputer dengan baik Berikut adalah rekapitulasi jumlah peserta yang hadir dalam pelatihan kali ini: No Nama Institusi Tlp 1 Wilda Hafny Lubis FKG USU Nuridiana FKG USU Olivia A Hanafiah FKG USU Suci Erawati PSKG UNPRIMA Riani Setiadhi FKG UNPAD Risti Saptarini FKG UNPAD Abel Tasman Yuza FKG UNPAD Komang KD FKG UPDM (B) Yulia Rachma FKG UPDM (B) Evie Lamtiur P FKG UPDM (B) Zaki Mubarak PSKG UNSYIAH Dharli Syafriza PSKG UNSYIAH Vinna Kurniawati PSKFG Maranatha Badi Soerachman PSKG UNJANI Widya Irsyad FKG UNJANI Anadina Imagita FKG UI Bramma K FKG UI Siti Triaminingsih FKG UI Didin K FKG UNAND WORKSHOP KOMPONEN 2 SEPTEMBER 2012 Page 3

4 20 Hidayati FKG UNAND 21 Yenita Alamsyah FKG UNBRAH Fitria Malliza FKG UNBRAH Resa Ferdina FKG UNBRAH Okmes Fadriyanti FKG UNBRAH Efa Ismadiyanti FKG UNBRAH Dhona Afriza FKG UNBRAH Edrizal FKG UNBRAH Ricky Amran FKG UNBRAH 29 Arya Prasetya B PSKG FK UNSRI Indrayadi Gunardi KDGI Anggraeny Putri KDGI Ade Prijanti KDGI Rahmi Amtha KDGI Dari total 24 peserta wajib dari 12 institusi, semua institusi telah mengirimkan perwakilannya. Beberapa institusi juga mengirimkan satu peserta tambahan, bahkan FKG Unbrah menambah 5 orang penguji mengingat lokasi institusi ini dekat dengan lokasi pelatihan sehingga tidak membutuhkan transportasi dan akomodasi khusus. Narasumber untuk pelatihan penguji OSCE ini adalah core team KG sendiri dan juga dua orang IT Pusat. Seluruh coreteam dan IT Pusat datang. Berikut adalah rekapitulasinya: No Nama Institusi Tlp 1 Mia Damiyanti Core Team/ FKG UI Boedi O Roeslan Core Team/ KDGI Haslinda Z Tamin Core Team/ FKG USU Mei Syafriadi Core Team/ FKG UNEJ Wiwiek Poedjiastuti Core Team/ KDGI Iwan Dewanto Core Team/ PSKG UMY Utmi Arma Core Team/ FKG UNBRAH Anggit Wirasto IT Pusat KDGI Herman Yuliansyah IT Pusat KDGI WORKSHOP KOMPONEN 2 SEPTEMBER 2012 Page 4

5 Participation rate pada pelatihan ini sangat baik dimana semua peserta dan narasumber yang diundang hadir 100% bahkan terdapat 5 IPDG dan KDGI yang mengirimkan peserta tambahan. 5. Metode Pelaksanaan Workshop Pelatihan ini akan diberikan dengan cara: Pemaparan materi oleh narasumber Contoh kasus dan Demonstrasi/simulasi dengan OSCE-station Praktek menggunakan software cek list OSCE dengan komputer Diskusi Acara dimulai terlambat 40 menit karena ada beberapa perwakilan institusi yang belum hadir. Secara umum, acara berjalan sesuai TOR namun ada beberapa penyesuaian jadwal acara dan pemberi materi. Meskipun demikian, nilai substansi dari tiap materi yang diberikan oleh narasumber tidak berkurang. Berikut adalah rundown acara workshop pada kondisi riil: Senin, 17 September Pembukaan Boedi O Roeslan Pengarahan OSCE UKDGI Wiwiek P Diskusi Iwan Dewanto Aplikasi Penilaian OSCE Berbasis Komputer Anggit Wirasto Diskusi dan Simulasi Mei Syafriyadi Template Soal dan Video Simulasi Wiwiek P ISHOMA Panitia Demonstrasi Penggunaan Check list OSCE (video 1) Anggit Wirasto Selasa, 18 September Demostrasi Penggunaan Checklist OSCE (video 2) Anggit Wirasto Diskusi Wiwiek P Wrap Up dan penutupan Boedi O Roeslan 6. Hasil Kegiatan Workshop ini diawali pembukaan dari Prof Boedi O Roeslan selaku Ketua KDGI terkait pelatihan ini. Prof Boedi menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari TOT WORKSHOP KOMPONEN 2 SEPTEMBER 2012 Page 5

6 karena tidak mungkin mengundang seluruh penguji OSCE di ipdg. Oleh karena itu, perwakilan yang ikut pada pelatihan ini diharapkan dapat mengajarkan juga hal-hal yang telah diberikan kepada penguji OSCE lainnya di institusi (pelatihan serupa di tingkat institusi). Materi selanjutnya disampaikan oleh drg Wiwiek yaitu materi refreshing mengenai pelaksanaan OSCE UKDGI, peran penguji, dan beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh penguji dalam sebuah ujian OSCE. Selanjutnya drg. Iwan Dewanto memberikan arahan mengenai aplikasi penilaian OSCE berbasis komputer. Beliau menekankan bahwa penggunaan komputer untuk penilaian OSCE ini pada awalnya memang akan lebih sulit, namun ke depannya akan mempermudah dan mempercepat analisis serta mencegah kesalahan. Untuk itu, diharapkan institusi telah mencoba dulu aplikasi ini sebelum ujian sehingga bisa didapatkan feedback dan perbaikan untuk kelancaran pada UKDGI bulan Oktober. Sesi berikutnya dilanjutkan dengan diskusi dan pemutaran video simulasi pengisian checklist dalam bentuk aplikasi komputer yang kemudian langsung dipraktekan dengan pengisian checklist komputer. Pada TOR awal, di hari kedua direncanakan ada pembagian kelompok untuk simulasi pengisian checklist ini, namun dalam pelaksanaannya, pengisian checklist komputer ini dilakukan secara bersama-sama. Berdasarkan hasil workshop yang telah dilaksanakan selama 2 hari, output dari workshop pelatihan penguji OSCE secara umum adalah sebagai berikut: No. KOMPONEN TARGET REALISASI 1. Jumlah institusi yang mengirim peserta dalam workshop Jumlah peserta workshop Jumlah narasumber 9 9 Berdasarkan hasil rekapitulasi output workshop secara umum, dapat disimpulkan bahwa pencapaian target workshop ini sudah optimal dalam semua komponen. Peserta diharapkan mengadakan pelatihan penguji OSCE di institusinya masing-masing. Berdasarkan kesepakatan tersebut, sebaiknya masing-masing peserta dapat menyusun plan of action yang strategis untuk mendiseminasikan materi dan skill yang didapat dalam pelatihan kali ini ke penguji OSCE lainnya di institusi masing-masing. WORKSHOP KOMPONEN 2 SEPTEMBER 2012 Page 6

7 7. Refleksi Setelah dilakukan analisa hasil kegiatan, selanjutnya perlu dilakukan refleksi sebagai bentuk evaluasi pelaksanaan pelatihan ditinjau dari perspektif peserta, fasilitator, dan tim monev secara umum. Berikut adalah refleksi pelaksanaan workshop dari beberapa perspektif tersebut : Gambaran Umum Participation rate dari peserta sangat baik terlihat dari jumlah penguji tambahan yang hadir untuk mengikuti pelatihan. Acara berjalan dengan lancar meskipun dari segi penggunaan waktu tidak efektif (seringkali dimulai terlambat dan selesai lebih cepat). Narasumber 1. Apakah peserta sudah memahami tugasnya sebagai penguji? Sudah, karena sudah pernah melakukan pelatihan 2. Apakah penguji OSCE sudah dapat melakukan penilaian dan pengisian lembar penilaian yang benar dengan menggunakan sistem software di komputer? Sudah, namun masih ada yang mengisinya belum lengkap Sudah, namun perlu segera melakukan TOT di masing-masing institusi 3. Apakah peserta dirasa telah mampu untuk menjadi trainer pelatihan sejenis di tingkat institusi? Iya, namun perlu bekerjasama dengan koordinator lokal dan IT lokal Kemungkinan besar bisa dan akan diuat schedule untuk memeriksa hal tersebut Sudah cukup mampu, namun perlu ditetapkan dari 3 orang yang diutus, ditetapkan 1 orang untuk bertanggungjawab mengurus pelaksanaan TOT di institusi Mampu, karena yang dikirim sudah mengerti dan memahami 4. Rekomendasi untuk perbaikan workshop ini dan strategi untuk menjaga sustainability workshop di tingkat institusi? Perlu ada monitoring serta langsung dilakukan workshop di tingkat institusi Perlu ada evaluasi pelaksanaan TOT di IPDG Tetapkan jadwal TOT di institusi Pembuatan borang evaluasi pelaksanaan TOT di tingkat institusi, permasalahan yang terjadi dan kemungkinan solusi atau jalan keluar WORKSHOP KOMPONEN 2 SEPTEMBER 2012 Page 7

8 Perbaikan software dimana bila penguji selesai, hasilnya dapat dilihat kembali oleh penguji. Peserta 1. Hal yang dapat menjadi kendala dalam penggunaan software untuk pengisian lemar penilaian/ checklist? Kestabilan jaringan wifi dan juga aliran listrik Kompabilitas web browser Ketidaksiapan SDM di institusi Sarana dan prasarana misal komputer dan peralatan IT lainnya Ketrampilan penguji dalam menggunakan komputer beragam 2. Hal yang perlu disempurnakan dari lembar penilaian/ checklist? Lebih detail, setiap satu prosedur dinilai dengan satu checklist, saat ini ada beberapa prosedur yang digabungkan menjadi satu penilaian, sehingga menyulitkan Lebih sering diadakan pelatihan sehingga penguji terbiasa Pemberian tanda tertentu bila ada poin yang belum terisi 3. Hal yang perlu diperbaiaki dalam persiapan pelaksanaan OSCE UKDGI ke depan? Persiapan untuk IT Keseragaman istilah atau terminologi dalam pembuatan soal Koordinasi dan persiapan dengan waktu yang lebih lama Perlu dilakukan try out untuk melihat kesiapan setiap institusi Lebih sering melakukan pelatihan untuk setiap team yang terlibat dalam OSCE UKDGI Review soal yang lebih baik lagi Perlunya pemahaman dahulu kepada setiap pengawas tentang tatalaksana dan peraturan sebagai penguji yang benar Memberikan panduan penguji 30 menit sebelum ujian dimulai Undangan untuk pelatihan dan rapat koordinasi mohon dapat diberikan minimal 1 minggu sebelumnya sehingga dapat dipilih staf yang benar-benar berkomitmen dan kompeten. WORKSHOP KOMPONEN 2 SEPTEMBER 2012 Page 8

9 Pemaparan terkait OSCE UKDGI telah dibawakan dengan jelas dan mudah dimengerti Pemaparan terkait Aplikasi Penilaian OSCE Berbasis Komputer telah dibawakan dengan jelas dan mudah dimengerti Video demonstrasi cara melakukan pengisian cek list OSCE dengan komputer telah membantu anda untuk memahami cara kerja dan melakukan pengisian lembar penilaian/ cek list Video pelaksanaan OSCE yang digunakan untuk simulasi pengisian lembar penilaian/ cek list OSCE cukup jelas dan memudahkan penguji untuk memahami cara kerja dan melakukan Simulasi pengisian lembar penilaian/ cek list OSCE telah membantu dan memudahkan penguji untuk memahami cara kerja dan melakukan pengisian lembar penilaian/ cek list Diskusi permasalahan dan kendala yang mungkin terjadi dalam pengisian lembar penilaian berjalan dengan baik serta membantu dan memudahkan penguji untuk memahami cara Setelah mengikuti workshop, kemampuan peserta meningkat dalam mengisi lembar penilaian/ cek list OSCE serta mampu menjadi trainer di tingkat institusi TOR kegiatan memberi gambaran pelaksanaan dan target yang hendak dicapai Responsiveness pelayanan yang diberikan oleh panitia baik Kenyamanan tempat pelaksanaan pertemuan menunjang produktivitas WO Tim Monev Feedback form didistribusikan oleh tim monev kepada seluruh peserta untuk menjaring voice of customer peserta terkait satisfaction level terhadap aspek-aspek pelaksanaan workshop. Dari 33 kuesioner, 28 yang kembali ke tim monev. Berikut adalah rekapitulasinya: Rekap Feeback Pelatihan Penguji OSCE KG Wilayah Barat Gel Septemer 2012 STS TS S SS Analisis lebih lanjut terhadap feedback peserta, peserta merasa pemaparan materi yang dilakukan selama pelatihan sudah diawakan dengan jelas dan mudah dimengerti serta mampu membantu peserta untuk memahami dan melakukan pengisian checklist OSCE dengan komputer. Faktor yang dinilai sedikit kurang memuaskan adalah tentang kejelasan TOR kegiatan. WORKSHOP KOMPONEN 2 SEPTEMBER 2012 Page 9

10 8. Rencana Tindak Lanjut Berdasarkan analisa output kegiatan, evaluasi pelaksanaan workshop, refleksi dan feedback dari peserta workshop beberapa hal yang dapat direkomendasikan sebagai bentuk improvement dan rencana tidak lanjut untuk menjaga sustainability output dan outcome dari workshop ini adalah sebagai berikut : - Pelatihan sejenis di tingkat institusi dengan jadwal yang jelas dan supervisi dari pusat (monitoring dan evaluasi) sehingga dapat dipastikan TOT berjalan di tingkat institusi - Persiapan komputer dan peralatan IT lainnya di institusi sehingga bentuk pengisian checklist berbasis komputer ini untuk OSCE UKDGI dapat segera dilaksanakan - Uji coba OSCE dengan aplikasi ini sebelum OSCE UKDGI yang sesungguhnya sehingga bila ada kendala atau masalah dapat dicarikan solusinya 9. Penutup Pengembangan sistem ujian kompetensi dokter gigi dangan menilai kemampuan psikomotor menggunakan metode OSCE merupakan terobosan baru dan akan meningkatkan kualitas tenaga kesehatan. Namun disadari bahwa metoda ini memerlukan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi yang baik secara terus menerus, sehingga permasalahan teknis yang ada saat pelaksanaan dapat diminimalisir. Oleh karena itu senantiasa harus dilaksanakan evaluasi dan pengembangan program untuk mendapatkan metoda ujian yang baik sehingga ujian kompetensi yang merupakan high stake exam dapat tercapai pada Ujian Kompetensi Dokter Gigi Indonesia. Lampiran Point of Discussion Database Panel Expert Materi Presentasi Jakarta, 25 September 2012 Hilda Dwijayanti Asisten Monev Proyek HPEQ WORKSHOP KOMPONEN 2 SEPTEMBER 2012 Page 10

LAPORAN WORKSHOP REGIONAL PASIEN STANDAR KEDOKTERAN WILAYAH I KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ

LAPORAN WORKSHOP REGIONAL PASIEN STANDAR KEDOKTERAN WILAYAH I KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ LAPORAN WORKSHOP REGIONAL PASIEN STANDAR KEDOKTERAN WILAYAH I KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ Hotel Aryaduta Medan, 20 21 September 2011 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan

Lebih terperinci

Sosialisasi Hasil Uji Coba Uji Kompetensi Bidan Indonesia Gelombang I Tahun 2012

Sosialisasi Hasil Uji Coba Uji Kompetensi Bidan Indonesia Gelombang I Tahun 2012 CATATAN MONEV Sosialisasi Hasil Uji Coba Uji Kompetensi Bidan Indonesia Gelombang I Tahun 2012 Jakarta, 1 September 2012 Catatan Umum Kegiatan : 1. Acara yang dijadwalkan untuk dimulai pada pukul 10.00

Lebih terperinci

LAPORAN WORKSHOP NASIONAL ITEM DEVELOPMENT OSCE KEDOKTERAN

LAPORAN WORKSHOP NASIONAL ITEM DEVELOPMENT OSCE KEDOKTERAN LAPORAN WORKSHOP NASIONAL ITEM DEVELOPMENT OSCE KEDOKTERAN Hotel Grand Aquila Bandung, 17 18 Mei 2010 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional WORKSHOP

Lebih terperinci

JAKARTA, 21 MARET 2012 HPEQ KOMPONEN 2 SUB KOMPONEN 2.2

JAKARTA, 21 MARET 2012 HPEQ KOMPONEN 2 SUB KOMPONEN 2.2 JAKARTA, 21 MARET 2012 HPEQ KOMPONEN 2 SUB KOMPONEN 2.2 HISTORY TAKING PHYSICAL EXAM SKILL INTERPRETATION SKILL PROCEDURAL SKILL COMMUNICATION, INFORMATION & EDUCATION 1 Penyakit akibat trauma & kecelakaan

Lebih terperinci

WORKSHOP PEMBUATAN MODUL KETERAMPILAN MEDIS GELOMBANG IV TAHUN

WORKSHOP PEMBUATAN MODUL KETERAMPILAN MEDIS GELOMBANG IV TAHUN CATATAN MONEV WORKSHOP PEMBUATAN MODUL KETERAMPILAN MEDIS GELOMBANG IV TAHUN 2012 Tangerang, 19-20 September 2012 Catatan Umum Kegiatan : 1. Latar belakang diadakan kegiatan ini adalah sebagai tindak lanjut

Lebih terperinci

LAPORAN Workshop Nasional Item Review Kedokteran Gigi Gelombang 1 Tahun 2011

LAPORAN Workshop Nasional Item Review Kedokteran Gigi Gelombang 1 Tahun 2011 LAPORAN Workshop Nasional Item Review Kedokteran Gigi Gelombang 1 Tahun 2011 Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, 10 11 Juli 2011 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggii Kementerian Pendidikan

Lebih terperinci

Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional

Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional LAPORAN WORKSHOP PENYUSUNAN DRAFT BLUE PRINT SISTEM UJI KOMPETENSI BIDAN KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ Hotel Goodway Batam, 17 18 Juli 2010 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian

Lebih terperinci

Sertifikat Kompetensi diterbitkan oleh Kolegium (Dokter Gigi Indonesia) melalui Uji Kompetensi

Sertifikat Kompetensi diterbitkan oleh Kolegium (Dokter Gigi Indonesia) melalui Uji Kompetensi Kolegium Dokter Gigi Indonesia Pelaksanaan Uji Kompetensi Dokter Gigi April 2007 Januari 2010 Undang-Undang RI Nomor: 29 Tahun 2004 BAB I Pasal 1Ayat 13 Kolegium (Dokter Gigi Indonesia) Badan yang dibentuk

Lebih terperinci

Isu Strategis Komponen 1

Isu Strategis Komponen 1 Pointers Forum Dekan Institusi Pendidikan Dokter Gigi : Isu Strategis Pendidikan Dokter Gigi Jakarta, 10 Agustus 2011 Isu Strategis Komponen 1 Pengembangan LAM Penyempurnaan standar pendidikan dan standar

Lebih terperinci

LAPORAN PELATIHAN ITEM REVIEW PROFESI BIDAN GELOMBANG I

LAPORAN PELATIHAN ITEM REVIEW PROFESI BIDAN GELOMBANG I LAPORAN PELATIHAN ITEM REVIEW PROFESI BIDAN GELOMBANG I Hotel Ambhara Jakarta, 18 19 Juni 2011 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional WORKSHOP KOMPONEN

Lebih terperinci

Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan LAPORAN WORKSHOP NASIONAL ITEM REVIEW OSCE KEDOKTERAN Hotel Saphir Yogyakarta, 21-22 Maret 2012 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan

Lebih terperinci

LAPORAN KEGIATAN TRY OUT COMPUTER BASED TEST (CBT) DAN PAPER BASED TEST (PBT) UJI KOMPETENSI BIDAN INDONESIA KE-1 TAHUN 2012

LAPORAN KEGIATAN TRY OUT COMPUTER BASED TEST (CBT) DAN PAPER BASED TEST (PBT) UJI KOMPETENSI BIDAN INDONESIA KE-1 TAHUN 2012 LAPORAN KEGIATAN TRY OUT COMPUTER BASED TEST (CBT) DAN PAPER BASED TEST (PBT) UJI KOMPETENSI BIDAN INDONESIA KE-1 TAHUN 2012 I. Pendahuluan Dalam upaya peningkatan sistem ujian pada pendidikan tenaga kesehatan

Lebih terperinci

PEDOMAN AKADEMIK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA BAB V EVALUASI KEBERHASILAN

PEDOMAN AKADEMIK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA BAB V EVALUASI KEBERHASILAN BAB V EVALUASI KEBERHASILAN Evaluasi dalam kurikulum berbasis kompetensi dengan metode PBL ini meliputi elemen hasil pembelajaran yaitu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh oleh mahasiswa), proses

Lebih terperinci

LAPORAN TENGAH TAHUN BETTER

LAPORAN TENGAH TAHUN BETTER LAPORAN TENGAH TAHUN BETTER Ringkasan Eksekutif a. Ringkasan implementasi program dan hasil utama yang dicapai sampai dengan 31 Juli 2011. BETTER (Basic Clinical Skills Excellence Targeted To Enhance Clinical

Lebih terperinci

PEDOMAN AKADEMIK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

PEDOMAN AKADEMIK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA BAB III PERAN, FUNGSI, KOORDINASI PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN A. Peran dan Fungsi Dalam Penyelenggaraan Pembelajaran 1. Pimpinan Fakultas 1.1 Pimpinan Fakultas terdiri dari Dekan, Pembantu Dekan I Urusan

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN KUNJUNGAN SUPERVISI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 07/PUI/P-Teknis/Litbang/2016

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN KUNJUNGAN SUPERVISI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 07/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN KUNJUNGAN SUPERVISI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016 Nomor : 07/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI

Lebih terperinci

Di unduh dari http://hpeq.dikti.go.id

Di unduh dari http://hpeq.dikti.go.id uh nd iu D ri da tp ht :// eq hp id o. i.g t ik.d PEDOMAN PERSIAPAN DAN PENYELENGGARAAN OBJECTIVE STRUCTURED CLINICAL EXAMINATION (OSCE) UJI KOMPETENSI DOKTER DAN DOKTER GIGI INDONESIA HEALTH PROFESSIONAL

Lebih terperinci

MODUL PELATIHAN PELATIH PASIEN STANDAR

MODUL PELATIHAN PELATIH PASIEN STANDAR MODUL PELATIHAN PELATIH PASIEN STANDAR A. LATAR BELAKANG Dasar hukum kegiatan ini adalah : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

Lebih terperinci

KEBIJAKAN AKREDITASI DAN UJI KOMPETENSI BIDANG GIZI

KEBIJAKAN AKREDITASI DAN UJI KOMPETENSI BIDANG GIZI KEBIJAKAN AKREDITASI DAN UJI KOMPETENSI BIDANG GIZI Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan RAKERNAS AIPGI, 9 Februari 2015 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 1

Lebih terperinci

SIAP BERKOLABORASI... MENUJU KOTA LAYAK HUNI & BERKELANJUTAN

SIAP BERKOLABORASI... MENUJU KOTA LAYAK HUNI & BERKELANJUTAN KERANGKA ACUAN KERJA Sosialisasi &Workshop NASIONAL 2016 SIAP BERKOLABORASI... MENUJU KOTA LAYAK HUNI & BERKELANJUTAN Hotel Sheraton - Gandaria City, Jakarta 26-29 April 2016 PROGRAM KOTAKU Kota Tanpa

Lebih terperinci

BAB 1 : PENDAHULUAN. kesehatan di era global. Pelayanan kesehatan yang bermutu adalah pelayanan kesehatan yang

BAB 1 : PENDAHULUAN. kesehatan di era global. Pelayanan kesehatan yang bermutu adalah pelayanan kesehatan yang BAB 1 : PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pelayanan kesehatan yang bermutu menjadi sebuah tuntutan bagi pemberi pelayanan kesehatan di era global. Pelayanan kesehatan yang bermutu adalah pelayanan kesehatan

Lebih terperinci

Jakarta, 29 Pebruari 2012

Jakarta, 29 Pebruari 2012 Jakarta, 29 Pebruari 2012 Tim Pokja HPEQ Prof. Dr. Suryani As ad Prof. Dr. Indri Safitri, dr., MS Isti Ilmiati Fujiati, dr., M.Sc.CMFM, MPd.Ked Miranti Pusparini, dr., M.Pd.Ked Susanti Ratunanda, dr.,

Lebih terperinci

Peningkatan Kompetensi Lulusan Pendidikan Tinggi Kesehatan melalui Uji Kompetensi

Peningkatan Kompetensi Lulusan Pendidikan Tinggi Kesehatan melalui Uji Kompetensi Peningkatan Kompetensi Lulusan Pendidikan Tinggi Kesehatan melalui Uji Kompetensi Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2014

Lebih terperinci

AGENDA ACARA WORKSHOP JURNALIS Hotel Novotel Bogor dan Tambang PT Antam, Tbk, 6-9 September 2015

AGENDA ACARA WORKSHOP JURNALIS Hotel Novotel Bogor dan Tambang PT Antam, Tbk, 6-9 September 2015 AGENDA ACARA WORKSHOP JURNALIS Hotel Novotel Bogor dan Tambang PT Antam, Tbk, 6-9 September 2015 Minggu, 6 September 2015, Hotel Novotel, Bogor 14.00 - Selesai Check In Hotel Novotel Seluruh Peserta Senin,

Lebih terperinci

PEDOMAN PEMBUKAAN DAN PENUTUPAN PROGRAM STUDI

PEDOMAN PEMBUKAAN DAN PENUTUPAN PROGRAM STUDI PEDOMAN PEMBUKAAN DAN PENUTUPAN PROGRAM STUDI UNIVERSITAS KRISTEN PETRA Pedoman Pembukaan dan Penutupan Program Studi di UK Petra Page 2 of 25 DAFTAR ISI I. Pedoman Umum Pembukaan Dan Penutupan Rogram

Lebih terperinci

e-p3kgb MANUAL APLIKASI REGISTRASI KEGIATAN P3KGB edisi revisi 1

e-p3kgb MANUAL APLIKASI REGISTRASI KEGIATAN P3KGB edisi revisi 1 e-p3kgb MANUAL APLIKASI REGISTRASI KEGIATAN P3KGB edisi revisi 1 PENGURUS BESAR PERSATUAN DOKTER GIGI INDONESIA SEPTEMBER 2016 e-p3kgb MANUAL APLIKASI REGISTRASI KEGIATAN P3KGB edisi revisi 1 Bagian 1

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Adanya dukungan dan fasilitasi institusi-institusi tersebut dalam penerapan sistem penjaminan mutu eksternal sesuai

KATA PENGANTAR. Adanya dukungan dan fasilitasi institusi-institusi tersebut dalam penerapan sistem penjaminan mutu eksternal sesuai KATA PENGANTAR Sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan, Kementerian Pendidikan

Lebih terperinci

PANDUAN PROGRAM HIBAH REVITALISASI LEMBAGA PENDIDIKAN TENAGA KEPENDIDIKAN SELEKSI TAHAP II

PANDUAN PROGRAM HIBAH REVITALISASI LEMBAGA PENDIDIKAN TENAGA KEPENDIDIKAN SELEKSI TAHAP II PANDUAN PROGRAM HIBAH REVITALISASI LEMBAGA PENDIDIKAN TENAGA KEPENDIDIKAN SELEKSI TAHAP II DIREKTORAT PEMBELAJARAN DIREKTORAT JENDERAL PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Upaya yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan bagi Bangsa Indonesia adalah diterbitkannya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan

Lebih terperinci

SIPENA-2.50 PANDUAN PENGGUNAAN APLIKASI SIPENA-CBT-INSTITUSI

SIPENA-2.50 PANDUAN PENGGUNAAN APLIKASI SIPENA-CBT-INSTITUSI SIPENA-2.50 2013 PANDUAN PENGGUNAAN APLIKASI SIPENA-CBT-INSTITUSI PENDIDIKAN KEDOKTERAN 2013 KBUKDI Daftar Isi 1 Pendahuluan... 4 2 Cara Penggunaan Aplikasi CBT... 5 2.1 Login... 6 2.2 Tata Tertib dan

Lebih terperinci

DRAFT PENGELOLAAN RESOURCE SHARING CBT CENTER

DRAFT PENGELOLAAN RESOURCE SHARING CBT CENTER DRAFT PENGELOLAAN RESOURCE SHARING Table of Contents 1. Pendahuluan... 2 2. Ketentuan Umum... 2 3. Persyaratan Komponen Pelaksana Ujian... 4 4. Persyaratan Workstation... 4 5. Persyaratan Komputer Server...

Lebih terperinci

AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL (AMAI)

AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL (AMAI) AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL (AMAI) Titiek Widyastuti Bidang Penjaminan Mutu Internal Badan Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta AMAI-PRODI Apa itu AMAI? Untuk apa dilakukan AMAI? Siapa

Lebih terperinci

05/PP/DITDIKTENDIK/2013 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN PENGELOLA KEUANGAN BERPRESTASI

05/PP/DITDIKTENDIK/2013 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN PENGELOLA KEUANGAN BERPRESTASI 05/PP/DITDIKTENDIK/2013 PEDOMAN UMUM PEMILIHAN PENGELOLA KEUANGAN BERPRESTASI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI DIREKTORAT PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN 2013

Lebih terperinci

LAPORAN Workshop Pelatihan Item Bank Administrator (IBA) D-III Keperawatan

LAPORAN Workshop Pelatihan Item Bank Administrator (IBA) D-III Keperawatan LAPORAN Workshop Pelatihan Item Bank Administrator (IBA) D-III Keperawatan KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ Hotel Sheraton, Bandung, 27 28 Juli 2012 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal

Lebih terperinci

TAHAPAN DAN AKTIVITAS PENYELENGGARAAN PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI. Penanggung Jawab Persiapan Pelatihan

TAHAPAN DAN AKTIVITAS PENYELENGGARAAN PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI. Penanggung Jawab Persiapan Pelatihan No. Tahap Pelaksanaan TAHAPAN DAN AKTIVITAS PENYELENGGARAAN PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI Kegiatan Output Penanggung Jawab 1 2 3 4 5 1. Persiapan Pelatihan 1. Membentuk tim pelaksana 2. Rapat-rapat persiapan

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN ON THE JOB LEARNING

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN ON THE JOB LEARNING PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN ON THE JOB LEARNING PROGRAM PENYIAPAN CALON KEPALA SEKOLAH TAHUN 2012 LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KEPALA SEKOLAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2011 KATA PENGANTAR

Lebih terperinci

PELATIHAN KELAS IBU Kelas Ibu Hamil dan Kelas Ibu Balita

PELATIHAN KELAS IBU Kelas Ibu Hamil dan Kelas Ibu Balita 306.874 3 Ind p Departemen Kesehatan Republik Indonesia PELATIHAN KELAS IBU Kelas Ibu Hamil dan Kelas Ibu Balita Untuk Petugas Kesehatan BUKU PANDUAN PESERTA DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN

Lebih terperinci

A. Tujuan Pelatihan Asesor

A. Tujuan Pelatihan Asesor Pelatihan asesor akreditasi sekolah/madrasah yang selanjutnya disebut sebagai pelatihan asesor adalah serangkaian kegiatan pelatihan bagi para calon asesor yang akan melaksanakan visitasi ke sekolah/madrasah

Lebih terperinci

Proses Belajar Mengajar Sistem Komputer Undip

Proses Belajar Mengajar Sistem Komputer Undip Misi Pembelajaran Proses Belajar Mengajar Sistem Komputer Undip a). Pengembangan /pelatihan kompetensi yang diharapkan. Dari visi Program Studi Teknik Sistem Komputer, diharapkan formulasi kurikulum yang

Lebih terperinci

PEDOMAN. ToT PENILAI KINERJA GURU Tim Inti Provinsi dan Tim Inti Kabupaten

PEDOMAN. ToT PENILAI KINERJA GURU Tim Inti Provinsi dan Tim Inti Kabupaten PEDOMAN ToT PENILAI KINERJA GURU Tim Inti Provinsi dan Tim Inti Kabupaten PROGRAM BETTER EDUCATION TROUGH REFORMED MANAJEMEN TEACHER UPGRADING (BERMUTU) KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN 2011 PEDOMAN

Lebih terperinci

SLK (STANDAR LATIH KOMPETENSI)

SLK (STANDAR LATIH KOMPETENSI) SLK (STANDAR LATIH KOMPETENSI) Judul Pelatihan : COST ESTIMATOR OF BRIDGE Kode Jabatan Kerja : Kode Pelatihan : DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM BADAN PEMBINAAN KONSTRUKSI DAN SUMBER DAYA MANUSIA PUSAT PEMBINAAN

Lebih terperinci

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN LAPORAN PROYEK PERUBAHAN Peningkatan Ketertiban dan Kecepatan Proses Administrasi Perjalanan Dinas serta Kemudahan Akses Informasi Status Proses Administrasi Perjalanan Dinas melalui Penyusunan POS dan

Lebih terperinci

Dalam pemaparan Narasumber tersebut, akan dimoderatori oleh LRC-KJHAM

Dalam pemaparan Narasumber tersebut, akan dimoderatori oleh LRC-KJHAM Kerangka Acuan Kegiatan Workshop Penyusunan Prosedur Standart Operasional dan Finalisasi Draft Perjanjian Kerjasama Penyediaan Akses Keadilan Bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Terhadap Sistem Peradilan

Lebih terperinci

Distribusi INDIKATOR KINERJA (2016)

Distribusi INDIKATOR KINERJA (2016) 1 Distribusi INDIKATOR KINERJA (2016) input process output outcome impact sourcing capacity indikator kinerja outcome - impact merupakan indikator lanjutan dari pencapaian output Fus Penguatan Indikator

Lebih terperinci

BAB V PELAKSANAAN IMPLEMENTASI DAN POTENSI PENGEMBANGAN ALLEGRO

BAB V PELAKSANAAN IMPLEMENTASI DAN POTENSI PENGEMBANGAN ALLEGRO BAB V PELAKSANAAN IMPLEMENTASI DAN POTENSI PENGEMBANGAN ALLEGRO 1.1. Pelaksanaan Implementasi Allegro 5.1.1. Master Data Master data diduplikasikan dari master data pada OTTO International, khususnya pada

Lebih terperinci

Laporan Kegiatan Task Force LPUK 2011

Laporan Kegiatan Task Force LPUK 2011 Laporan Kegiatan Task Force LPUK 2011 Pendahuluan Task Force LPUK dibentuk oleh Surat Keputusan Direktur Proyek Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional No 1300.a/E3-HPEQ/SK/08.11

Lebih terperinci

PANDUAN SELEKSI FASILITATOR KEGIATAN REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI SEKTOR PERMUKIMAN BERBASIS MASYARAKAT (RELOKASI) PASCA BENCANA BANJIR MANADO

PANDUAN SELEKSI FASILITATOR KEGIATAN REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI SEKTOR PERMUKIMAN BERBASIS MASYARAKAT (RELOKASI) PASCA BENCANA BANJIR MANADO 1 PANDUAN SELEKSI FASILITATOR KEGIATAN REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI SEKTOR PERMUKIMAN BERBASIS MASYARAKAT (RELOKASI) PASCA BENCANA BANJIR MANADO TAHUN ANGGARAN 2015 A. LATAR BELAKANG Dalam rangka menjaga

Lebih terperinci

LAPORAN AKHIR TAHUN I PROGRAM HIBAH KOMPETISI PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DOKTER (PHK-PKPD) Tahun 2011 Di FK UNIVERSITAS HANG TUAH

LAPORAN AKHIR TAHUN I PROGRAM HIBAH KOMPETISI PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DOKTER (PHK-PKPD) Tahun 2011 Di FK UNIVERSITAS HANG TUAH LAPORAN AKHIR TAHUN I PROGRAM HIBAH KOMPETISI PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DOKTER (PHK-PKPD) Tahun 2011 Di FK UNIVERSITAS HANG TUAH Ringkasan Eksekutif Mengacu pada RIP 2011 yang telah disusun berdasarkan

Lebih terperinci

PHARMANATION Objective Structural Clinical Event (OSCE) MILAD KE-20 FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN, YOGYAKARTA

PHARMANATION Objective Structural Clinical Event (OSCE) MILAD KE-20 FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN, YOGYAKARTA PHARMANATION 2016 Objective Structural Clinical Event (OSCE) MILAD KE-20 FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN, YOGYAKARTA a. Tema Farmasi Berkarya untuk Negeri Studi kasus: 1. Infeksi 2. Gastrointestinal

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Ujian merupakan suatu rangkaian persoalan, pertanyaan-pertanyaan,

BAB I PENDAHULUAN. Ujian merupakan suatu rangkaian persoalan, pertanyaan-pertanyaan, 1.1. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Ujian merupakan suatu rangkaian persoalan, pertanyaan-pertanyaan, latihan-latihan untuk menentukan tingkat pengetahuan, kemampuan, bakat atau kualifikasi seseorang

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN KUNJUNGAN MONITORING DAN EVALUASI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 14/PUI/P-Teknis/Litbang/2016

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN KUNJUNGAN MONITORING DAN EVALUASI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 14/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN KUNJUNGAN MONITORING DAN EVALUASI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016 Nomor : 14/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN

Lebih terperinci

Pedoman Pemberian Sertifikat Kompetensi bagi Dokter Gigi PEDOMAN PEMBERIAN SERTIFIKAT KOMPETENSI BAGI DOKTER GIGI

Pedoman Pemberian Sertifikat Kompetensi bagi Dokter Gigi PEDOMAN PEMBERIAN SERTIFIKAT KOMPETENSI BAGI DOKTER GIGI PEDOMAN PEMBERIAN SERTIFIKAT KOMPETENSI BAGI DOKTER GIGI Kolegium Dokter Gigi Indonesia 2015 1 KATA PENGANTAR Penerbitan Sertifikat Kompetensi bagi dokter gigi Indonesia oleh Kolegium Dokter Gigi Indonesia

Lebih terperinci

KERANGKA ACUAN KERJA Sosialisasi LAM-PTKes Tahap II untuk Bidang Ilmu Keperawatan dan Tahap I untuk Bidang Ilmu Gizi (22 23 Mei 2015)

KERANGKA ACUAN KERJA Sosialisasi LAM-PTKes Tahap II untuk Bidang Ilmu Keperawatan dan Tahap I untuk Bidang Ilmu Gizi (22 23 Mei 2015) 1 1. LATAR BELAKANG KERANGKA ACUAN KERJA Sosialisasi LAM-PTKes Tahap II untuk Bidang Ilmu Keperawatan dan Tahap I untuk Bidang Ilmu Gizi (22 23 Mei 2015) Dalam upaya penjaminan mutu pendidikan tinggi sebagaimana

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SIM) HELP DESK DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN BANYUWANGI

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SIM) HELP DESK DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN BANYUWANGI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SIM) HELP DESK DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN BANYUWANGI 1. Latar Belakang Dalam rangka mewujudkan komputerisasi

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA, 1 PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 21/PERMEN-KP/2016 TENTANG PEDOMAN MONITORING DAN EVALUASI TERPADU PELAKSANAAN PROGRAM/KEGIATAN PEMBANGUNAN KELAUTAN DAN PERIKANAN DENGAN

Lebih terperinci

MONITORING DAN EVALUASI (MONEV) PKM 5 BIDANG

MONITORING DAN EVALUASI (MONEV) PKM 5 BIDANG 9 9.1 Pendahuluan MONITORING DAN EVALUASI (MONEV) PKM 5 BIDANG Pelaksanaan monev merupakan bagian tak terpisahkan dari hibah PKM 5 bidang. Monev PKM dijalankan untuk mengetahui sejauhmana penerima hibah

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. Lampiran Jawaban Tugas Tertulis 12. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Quality Assurance Enginer. Kode Modul F45.QAE

DAFTAR ISI. Lampiran Jawaban Tugas Tertulis 12. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Quality Assurance Enginer. Kode Modul F45.QAE DAFTAR ISI Hal Daftar Isi... 1 BAB I KONSEP PENILAIAN... 2 1.1 Latar Belakang... 2 1.2 Tujuan... 2 1.3 Metoda Penilaian... 2 BAB II PELAKSANAAN PENILAIAN... 4 2.1 Kunci Jawaban Tugas-Tugas (Teori)... 4

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN IN-SERVICE LEARNING 2

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN IN-SERVICE LEARNING 2 PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN IN-SERVICE LEARNING 2 PROGRAM PENYIAPAN CALON KEPALA SEKOLAH TAHUN 2012 LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KEPALA SEKOLAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DAN KEBUDAYAAN 2011

Lebih terperinci

Kunjungan Lapangan dan Praktik Bisnis - MODUL 6

Kunjungan Lapangan dan Praktik Bisnis - MODUL 6 1 1 PANDUAN KUNJUNGAN LAPANGAN DAN PRAKTIK BISNIS i MODUL 6 i Bahan Pelatihan Untuk Calon Wirausahawan DIREKTORAT PEMBINAAN KURSUS DAN KELEMBAGAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN NON FORMAL DAN INFORMAL

Lebih terperinci

Proposal Pengajuan Dana Hibah (Subgrant)

Proposal Pengajuan Dana Hibah (Subgrant) Proposal Pengajuan Dana Hibah (Subgrant) Pesantren for Peace (PfP): Program untuk Mendukung Peran Pesantren dalam Mempromosikan HAM dan Penyelesaian Konflik secara Damai Dokumen Nomor (kolom ini diisi

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Jakarta, Februari 2016 Direktur Karier dan Kompetensi SDM. Bunyamin Maftuh NIP

KATA PENGANTAR. Jakarta, Februari 2016 Direktur Karier dan Kompetensi SDM. Bunyamin Maftuh NIP KATA PENGANTAR Pemilihan Pengelola Keuangan Berprestasi yang baru mulai diselenggarakan pada tahun 2010 ini diharapkan menjadi pendorong pada budaya menghargai karya prestasi yang dilakukan oleh para pengelola

Lebih terperinci

PEDOMAN KERJA ASESOR LAM-PTKes

PEDOMAN KERJA ASESOR LAM-PTKes PEDOMAN KERJA ASESOR LAM-PTKes LEMBAGA AKREDITASI MANDIRI PENDIDIKAN TINGGI KESEHATAN (LAM-PTKes) JAKARTA 2014 i KATA PENGANTAR Penilaian / asesmen yang dilakukan oleh Tim Asesor terhadap dokumen akreditasi

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI 484 BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Kesimpulan ini disusun merujuk kepada hasil dan pembahasan penelitian studi tentang Struktur, Pelaksanaan, Perangkat, dan Pengendalian Sistem Manajemen

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Bab 1 ini akan menjelaskan latar belakang, rumusan masalah, apa yang menjadi tujuan dari penulis dan juga batasan batasan masalah dalam pembuatan penelitian, sumber data juga sistematika

Lebih terperinci

PENJELASAN VI PENULISAN USULAN DAN VERIFIKASI

PENJELASAN VI PENULISAN USULAN DAN VERIFIKASI PENJELASAN VI PENULISAN USULAN DAN VERIFIKASI Penjelasan VI terdiri dari dua bagian, yaitu Penulisan Usulan Desa dan Verifikasi. Bagian penulisan usulan berisi penjelasan tentang cara menuliskan usulan

Lebih terperinci

Arah dan Kebijakan Pengembangan RS Universitas

Arah dan Kebijakan Pengembangan RS Universitas Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2013 Arah dan Kebijakan Pengembangan RS Universitas Djoko Santoso Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Annual Scientific Meeting

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL ANGGARAN

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL ANGGARAN KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL ANGGARAN PERATURAN DIREKTUR JENDERAL ANGGARAN NOMOR PER- 03/AG/2011 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PENYUSUNAN DAN PENELAAHAN STANDAR BIAYA KELUARAN

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang. Pendidikan keterampilan klinik di Laboratorium. Keterampilan Klinik (Skills laboratory atau disingkat

BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang. Pendidikan keterampilan klinik di Laboratorium. Keterampilan Klinik (Skills laboratory atau disingkat BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Pendidikan keterampilan klinik di Laboratorium Keterampilan Klinik (Skills laboratory atau disingkat Skills lab) memiliki peran penting untuk melatih mahasiswa S1

Lebih terperinci

Manual Prosedur. Pembelajaran Metode Problem Based Learning PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Manual Prosedur. Pembelajaran Metode Problem Based Learning PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA Manual Prosedur Pembelajaran Metode Problem Based Learning PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA Universitas Brawijaya, 2012 All Rights Reserved Deleted: 11 Manual Prosedur

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR PELAKSANAAN KULIAH. Kode Dokumen :

MANUAL PROSEDUR PELAKSANAAN KULIAH. Kode Dokumen : MANUAL PROSEDUR PELAKSANAAN KULIAH Kode Dokumen : 01102 07014 JURUSAN ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2011 MANUAL PROSEDUR PELAKSANAAN KULIAH Jurusan Ilmu Komunikasi Kode Dokumen : 01102 07014

Lebih terperinci

2. Dr. Djoni Darmadjaja, SpB., MARS., FInaCS 3. Dr. Dewi Basmala, MARS

2. Dr. Djoni Darmadjaja, SpB., MARS., FInaCS 3. Dr. Dewi Basmala, MARS PENGURUS PUSAT ASOSIASI RUMAH SAKIT DAERAH SELURUH INDONESIA A R S A D A Sekretariat : The Royal Palace, Blok B No. 31, Jl. Prof Soepomo Jakarta Selatan Telp : (021) 8309111, Fax : (021) 8314428 e-mail

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN REFERENSI MANUAL

BUKU PANDUAN REFERENSI MANUAL BUKU PANDUAN REFERENSI MANUAL Buku FAQ Pertanyaan Yang Sering Diajukan Kantaya Kantor Maya Ver. 1.0 Teknologi Informasi dan Elektronika BPP Teknologi Gedung BPPT II Lt. 21 Jl. M.H. Thamrin no.8 Jakarta

Lebih terperinci

JOB DESCRIPTION KOORDINATOR ASSISTEN LSAI

JOB DESCRIPTION KOORDINATOR ASSISTEN LSAI JOB DESCRIPTION KOORDINATOR ASSISTEN LSAI IDENTITAS JABATAN Job Title : Koordinator Assisten Division / Department : - Reports to : Kepala Laboratorium Last Updated : Oktober 2015 TUJUAN JABATAN Membantu

Lebih terperinci

2. Pelaksanaan Unit Kompetensi ini berpedoman pada Kode Etik Humas/Public Relations Indonesia yang berlaku.

2. Pelaksanaan Unit Kompetensi ini berpedoman pada Kode Etik Humas/Public Relations Indonesia yang berlaku. KODE UNIT : KOM.PR03.001.01 JUDUL UNIT : Melaksanakan Master of Ceremony DESKRIPSI UNIT : Unit ini berkaitan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang harus dimiliki untuk menjadi seorang Master

Lebih terperinci

DEWAN PENDIDIKAN TINGGI DPT DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI Kerangka Acuan Monitoring dan Evaluasi Tahunan dan Mid Term

DEWAN PENDIDIKAN TINGGI DPT DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI Kerangka Acuan Monitoring dan Evaluasi Tahunan dan Mid Term DEWAN PENDIDIKAN TINGGI DPT DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI Kerangka Acuan Monitoring dan Evaluasi Tahunan dan Mid Term Pendahuluan Program Hibah Kompetisi Institusi (PHKI) Tahun 2009 Sampai saat

Lebih terperinci

PEDOMAN PERSIAPAN DAN PENYELENGGARAAN OBJECTIVE STRUCTURED CLINICAL EXAMINATION (OSCE) UJI KOMPETENSI DOKTER DAN DOKTER GIGI INDONESIA

PEDOMAN PERSIAPAN DAN PENYELENGGARAAN OBJECTIVE STRUCTURED CLINICAL EXAMINATION (OSCE) UJI KOMPETENSI DOKTER DAN DOKTER GIGI INDONESIA PEDOMAN PERSIAPAN DAN PENYELENGGARAAN OBJECTIVE STRUCTURED CLINICAL EXAMINATION (OSCE) UJI KOMPETENSI DOKTER DAN DOKTER GIGI INDONESIA HEALTH PROFESSIONAL EDUCATION QUALITY PROJECT (HPEQ PROJECT) KEMENTERIAN

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Quality Assurance Engineer. Kode Modul F45.QAE

DAFTAR ISI. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Quality Assurance Engineer. Kode Modul F45.QAE DAFTAR ISI Daftar Isi... 1 BAB I STANDAR KOMPETENSI... 2 1.1 Kode Unit... 2 1.2 Judul Unit... 2 1.3 Deskripsi Unit... 2 1.4 Elemen Kompetensi dan Kriteria Unjuk... 2 1.5 Batasan Variabel... 3 1.6 Panduan

Lebih terperinci

SOP Pengukuran Kinerja Pembukuan

SOP Pengukuran Kinerja Pembukuan SOP Pengukuran Kinerja Pembukuan Pendahuluan Salah satu factor kunci sukses dan keberlanjutan organisasi adalah adanya system pelaporan keuangan dan monitoring yang kuat. Tanpa hal tersebut sulit untuk

Lebih terperinci

LAPORAN KEIKUTSERTAAN DALAM PELATIHAN TENAGA KEPENDIDIKAN BIDANG PERPUSTAKAAN TINGKAT MANAJER

LAPORAN KEIKUTSERTAAN DALAM PELATIHAN TENAGA KEPENDIDIKAN BIDANG PERPUSTAKAAN TINGKAT MANAJER LAPORAN KEIKUTSERTAAN DALAM PELATIHAN TENAGA KEPENDIDIKAN BIDANG PERPUSTAKAAN TINGKAT MANAJER Yang diselengarakan oleh DIREKTORAT PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKANDIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGIKEMENTERIAN

Lebih terperinci

RINGKASAN EKSEKUTIF Alhamdulillahirobbil alamin. Berkat rahmat ALLAH SWT, FK Unila berhasil mendapatkan bantuan dan sekaligus amanah yang harus

RINGKASAN EKSEKUTIF Alhamdulillahirobbil alamin. Berkat rahmat ALLAH SWT, FK Unila berhasil mendapatkan bantuan dan sekaligus amanah yang harus RINGKASAN EKSEKUTIF Alhamdulillahirobbil alamin. Berkat rahmat ALLAH SWT, FK Unila berhasil mendapatkan bantuan dan sekaligus amanah yang harus dilaksanakan sebaikbaiknya, berupa bantuan Program Hibah

Lebih terperinci

KERANGKA ACUAN KERJA PELATIHAN ASESOR KOLEGIUM ILMU KESEHATAN ANAK

KERANGKA ACUAN KERJA PELATIHAN ASESOR KOLEGIUM ILMU KESEHATAN ANAK KERANGKA ACUAN KERJA PELATIHAN ASESOR KOLEGIUM ILMU KESEHATAN ANAK LAM-PTKes TAHUN 2015 I. LATAR BELAKANG Dalam upaya menjamin mutu program pendidikan dokter spesialis, maka diperlukan suatu bentuk monitoring

Lebih terperinci

LAMPIRAN. PERNYATAAN MENJADI RESPONDEN Saya yang bertandatangan di bawah ini: Nama :

LAMPIRAN. PERNYATAAN MENJADI RESPONDEN Saya yang bertandatangan di bawah ini: Nama : LAMPIRAN Lampiran 1 PERNYATAAN MENJADI RESPONDEN Saya yang bertandatangan di bawah ini: Nama : Nim : Menyatakan bersedia untuk berpartisipasi sebagai responden penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa/mahasiswi

Lebih terperinci

Komentar dan Rekomendasi. 2. Soegianto Ali 3. Hartaty Sirait

Komentar dan Rekomendasi. 2. Soegianto Ali 3. Hartaty Sirait Komentar dan Rekomendasi Nama Perguruan Tinggi Skema Reviewer : Universitas Sumatera Utara : Institusi Non-grantee : 1. Irwin Aras 2. Soegianto Ali 3. Hartaty Sirait 1. Komentar Umum Fakultas Kedokteran

Lebih terperinci

Evaluasi Program Pelatihan

Evaluasi Program Pelatihan FORUM Evaluasi Program Pelatihan Oleh : M. Nasrul, M.Si Evaluasi pelatihan adalah usaha pengumpulan informasi dan penjajagan informasi untuk mengetahui dan memutuskan cara yang efektif dalam menggunakan

Lebih terperinci

TERM OF REFERENCE (TOR) BIMBINGAN TEKNIS MENYUSUN STRATEGIC BUSINESS PLAN RUMAH SAKIT

TERM OF REFERENCE (TOR) BIMBINGAN TEKNIS MENYUSUN STRATEGIC BUSINESS PLAN RUMAH SAKIT Kantor : Jl. Taman Sri Rejeki Timur III N0. 39 Semarang, Jawa Tengah 5049 Telp. / Fax : (04) 7645 Email : info@brainmanagement.org Web : www.brainmanagement.org TDP :.0.3.46.077 TERM OF REFERENCE (TOR)

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Adanya dukungan dan fasilitasi institusi-institusi tersebut dalam penerapan sistem penjaminan mutu eksternal sesuai

KATA PENGANTAR. Adanya dukungan dan fasilitasi institusi-institusi tersebut dalam penerapan sistem penjaminan mutu eksternal sesuai KATA PENGANTAR Sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan, Kementerian Pendidikan

Lebih terperinci

PEDOMAN AKADEMIK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA BAB IV PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN

PEDOMAN AKADEMIK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA BAB IV PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN BAB IV PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN Kegiatan pembelajaran di Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dengan menekankan

Lebih terperinci

PENINGKATAN SUMBER DAYA PENELITI PERGURUAN TINGGI DALAM PELATIHAN PENYUSUNAN PROPOSAL (PENELITIAN) TAHUN 2012

PENINGKATAN SUMBER DAYA PENELITI PERGURUAN TINGGI DALAM PELATIHAN PENYUSUNAN PROPOSAL (PENELITIAN) TAHUN 2012 PANDUAN PELAKSANAAN PENINGKATAN SUMBER DAYA PENELITI PERGURUAN TINGGI DALAM PELATIHAN PENYUSUNAN PROPOSAL (PENELITIAN) TAHUN 2012 Tanggal...[Diisi dengan : Tanggal Bulan] 2012 Kampus [Diisi dengan : Nama

Lebih terperinci

PANDUAN MAGANG INDUSTRI

PANDUAN MAGANG INDUSTRI PANDUAN MAGANG INDUSTRI 1. DESKRIPSI DAN TUJUAN MATA KULIAH Kesiapan calon lulusan dalam menghadapi dunia pekerjaan riil berbekal penguasaan pengetahuan keteknikan (engineering) dan Keterampilan merupakan

Lebih terperinci

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2015 TENTANG TATA CARA PELAKSANAAN UJI KOMPETENSI

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR PENGATURAN JADWAL PERKULIAHAN

MANUAL PROSEDUR PENGATURAN JADWAL PERKULIAHAN MANUAL PROSEDUR PENGATURAN JADWAL PERKULIAHAN FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2013 Manual Prosedur Penyusunan Jadual Perkuliahan Fakultas Ilmu Budaya UNIVERSITAS BRAWIJAYA Kode Dokumen

Lebih terperinci

MODUL KETRAMPILAN KOMUNIKASI INTER-PROFESI

MODUL KETRAMPILAN KOMUNIKASI INTER-PROFESI MODUL KETRAMPILAN KOMUNIKASI INTER-PROFESI Tim Penyusun: Dr. Warih Andan Puspita, Sp.KJ Drg. Indri Kurniasih, M.Med.Ed Indriastuti Cahyaningsih, S.Fam. Apt. Romdzati, S.Kep, Ns. MNS Dr. Oryzati Hilman,

Lebih terperinci

2013, No

2013, No 2013, No.834 8 LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 74 TAHUN 2013 TENTANG PERUBAHAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 8 TAHUN 2013 TENTANG PETUNJUK

Lebih terperinci

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2016

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2016 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2016 1. JUJUR Sesuai dengan kondisi apa adanya disekolah 2. AKUNTABEL Sesuai dengan prosedur dalam panduan 3. TRANSPARAN

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Adanya dukungan dan fasilitasi institusi-institusi tersebut dalam penerapan sistem penjaminan mutu eksternal sesuai

KATA PENGANTAR. Adanya dukungan dan fasilitasi institusi-institusi tersebut dalam penerapan sistem penjaminan mutu eksternal sesuai KATA PENGANTAR Sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan, Kementerian Pendidikan

Lebih terperinci

PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS RIAU SEBAGAI BENTUK STUDENT SUPPORT

PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS RIAU SEBAGAI BENTUK STUDENT SUPPORT PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS RIAU SEBAGAI BENTUK STUDENT SUPPORT Zulharman Staf Pengajar FK Unri Mahasiswa S2 Ilmu Pendidikan Kedokteran FK UGM PENDAHULUAN Para mahasiswa

Lebih terperinci

Bisnis Proses Mapping Perusahaan Target Tiap Proses Ruang Lingkup Perusahaan

Bisnis Proses Mapping Perusahaan Target Tiap Proses Ruang Lingkup Perusahaan List Inhouse Training Binapura Mekar Teknindo (BMT) Rev.1 update 01 Mei 2013 No Nama Training Manfaat ke peserta: Output Training Peserta Biaya Waktu Teknis Pelatihan 1 Peta proses Bisnis Memahami pendekatan

Lebih terperinci

Daftar Isi : I. Latar Belakang II. Pengertian III. Maksud Dan Tujuan IV. Ruang Lingkup V. Strategi dan Implementasi Optimalisasi VI.

Daftar Isi : I. Latar Belakang II. Pengertian III. Maksud Dan Tujuan IV. Ruang Lingkup V. Strategi dan Implementasi Optimalisasi VI. Daftar Isi : Halaman I. Latar Belakang 2 II. Pengertian 4 III. Maksud Dan Tujuan 4 IV. Ruang Lingkup 4 V. Strategi dan Implementasi Optimalisasi 5 VI. Pengendalian 11 VII. Penutup 12 Lampiran Lampiran

Lebih terperinci

PENGARUSUTAMAAN GENDER MELALUI PPRG KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

PENGARUSUTAMAAN GENDER MELALUI PPRG KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK PENGARUSUTAMAAN GENDER MELALUI PPRG KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK PENGARUSUTAMAAN GENDER Strategi untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui kebijakan dan program

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR UMPAN BALIK PENGADUAN MAHASISWA

MANUAL PROSEDUR UMPAN BALIK PENGADUAN MAHASISWA MANUAL PROSEDUR UMPAN BALIK PENGADUAN MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2016 0 MANUAL PROSEDUR UMPAN BALIK PENGADUAN MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Lebih terperinci