Petunjuk Praktis Untuk Menerapkan Kegiatan Belajar Mengajar Berbasis Mind Map

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Petunjuk Praktis Untuk Menerapkan Kegiatan Belajar Mengajar Berbasis Mind Map"

Transkripsi

1 Applied Real-time Mind Classroom*) Petunjuk Praktis Untuk Menerapkan Kegiatan Belajar Mengajar Berbasis Mind Map Oleh : Ir. Drs. Djohan Yoga, M.Sc, MOT**) Indomindmap Learning Center ILC***) *) Telah dipresentasikan di kalangan Pendidikan di 9 Negara Asia **) Instruktur Internasional Mind Map dengan Lisensi Resmi dari Tony Buzan ***) Pemegang Lisensi Resmi Mind Map dari Tony Buzan khusus dalam bidang pendidikan untuk wilayah Asia termasuk Indonesia.

2 Tony Buzan : The Inventor of Mind Map Tony Buzan merupakan ahli paling terkemuka dalam bidang Otak dan Pembelajaran yang telah mengarang 95 buku dan telah diterjemahkan ke dalam 30 bahasa di 150 negara. Tony menciptakan Mind Map pada tahun 70-an dan saat ini telah digunakan oleh lebih dari 250 juta orang diseluruh dunia mulai dari siswa pra-sekolah hingga kelas Eksekutif MBA, dari operator hingga CEO di berbagai korporasi kelas dunia. Mind Map merupakan teknik grafikal yang ampuh yang menyediakan kunci universal untuk membuka potensi dari otak karena menggunakan seluruh cortical-skills - kata, gambar, angka, logika, ritme, warna dan kesadaran spasial - yang semuanya dalam satu cara yang unik. Mind Map dapat digunakan dalam seluruh aspek kehidupan manusia 2

3 1. Pendahuluan Seperti telah kita ketahui dan maklumi bersama, beban yang dihadapi oleh siswa dan guru di Indonesia termasuk yang paling berat di dunia. Dengan jumlah mata pelajaran yang demikian banyak ditambah lagi dengan jumlah bahan yang harus dipelajari untuk setiap mata pelajaran telah menjadi salah satu faktor utama yang menghambat dalam peningkatan mutu pendidikan. Akibatnya proses belajar dan mengajar tidak dapat berjalan dengan optimal karena guru hanya akan berusaha untuk mengajarkan seluruh bahan yang telah ditentukan dalam selang waktu yang sangat terbatas sementara itu siswa juga akan dipaksa untuk menerima sedemikian banyak bahan tanpa memiliki waktu yang cukup untuk mendalamlinya. Aplikasi Mind Map - MM dalam Kegiatan Belajar Mengajar KBM di sekolah dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif untuk mengatasi hal di atas. MM dapat membantu siswa dan guru dalam proses pembelajaran di kelas dengan meringkas bahan yang demikian banyak menjadi beberapa lembar MM saja yang jauh lebih mudah dapat dipelajari dan diingat oleh siswa. Dengan MM, seluruh informasi-informasi kunci dan penting dari setiap bahan pelajaran dapat diorganisir dengan menggunakan struktur radian yang sesuai dengan mekanisme kerja alami dari otak sehingga lebih mudah untuk dipahami dan diingat. Petunjuk Praktis ini disusun khusus untuk para sekolah-sekolah yang berminat untuk menerapkan KBM Berbasis MM. Seluruh materi disarikan berdasarkan buku-buku Tony Buzan yang dilengkapi dengan berbagai bahan dari seminar/workshop tentang MM. 3

4 2. Mind Map 2.1. What is Mind Map Definisi resmi dari MM yang dikutip dari buku The Mind Map Book (Buzan and Buzan, BBC Worldwide Limited, 1993) adalah : A Mind Map is powerful graphic technique which provides a universal key to unlock the potential of the brain. It harnesses the full range of cortical skills word, image, number, logic, rhythm, colour and spatial awareness in a single, uniquely powerful manner. In so doing, it give you a freedom to roam the infinite expanses of your brain. Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa MM merupakan suatu teknik grafik yang sangat ampuh dan menjadi kunci yang universal untuk membuka potensi dari seluruh otak karena menggunakan seluruh keterampilan yang terdapat pada bagian neo-korteks dari otak atau yang lebih dikenal sebagai otak kiri dan otak kanan. 4

5 2.2. How to Mind Map Proses pembuatan sebuah MM secara step by step dapat dibagi menjadi 4 langkah yang harus dilakukan secara berurutan yaitu : 1. Menentukan Central Topic yang akan dibuatkan MM-nya, untuk buku pelajaran Central Topik biasanya adalah Judul buku atau Judul bab yang akan dipelajari dan harus diletakkan ditengah kertas serta usahakan berbentuk image/gambar. 2. Membuat Basic Ordering Ideas BOIs untuk Central Topik yang telah dipilih, BOIs biasanya adalah judul Bab atau Sub-Bab dari buku yang akan dipelajari atau bisa juga dengan menggunakan 5WH (What, Why, Where, When, Who dan How). 5

6 3. Melengkapi setiap BOIs dengan cabang-cabang yang berisi data-data pendukung yang terkait. Langkah ini merupakan langkah yang sangat penting karena pada saat inilah seluruh data-data harus ditempatkan dalam setiap cabang BOIs secara asosiatif dan menggunakan struktur radian yang menjadi ciri yang paling khas dari suatu MM. 4. Melengkapi setiap cabang dengan Image baik berupa gambar, simbol, kode, daftar, grafik dan garis penghubung bila ada BOIs yang saling terkait satu dengan lainnya. Tujuan dari langkah ini adalah untuk membuat sebuah MM menjadi lebih menarik sehingga lebih mudah untuk dimengerti dan diingat. 6

7 2.3. Law of Mind Map Dalam membuat MM, Tony Buzan telah menyusun sejumlah aturan yang harus diikuti agar MM yang dibuat dapat memberikan manfaat yang optimal. Berikut adalah ringkasan dari Law of MM (yang sering juga disebutnya dengan Rules of MM) yaitu : 1. Kertas : polos dengan ukuran minimal A4 dan paling baik adalah ukuran A3 dengan orientasi horizontal (Landscape). Central Topic diletakkan ditengah-tengah kertas dan sedapat mungkin berupa Image dengan minimal 3 warna. 2. Garis : lebih tebal untuk BOIs dan selanjutnya semakin jauh dari pusat garis akan semakin tipis. Garis harus melengkung (tidak boleh garis lurus) dengan panjang yang sama dengan panjang kata atau image yang ada di atasnya. Seluruh garis harus tersambung ke pusat. 3. Kata : menggunakan kata kunci saja dan hanya satu kata untuk satu garis. Harus selalu menggunakan huruf cetak supaya lebih jelas dengan besar huruf yang semakin mengecil untuk cabang yang semakin jauh dari pusat. 4. Image : gunakan sebanyak mungkin gambar, kode, simbol, grafik, table dan ritme karena lebih menarik serta mudah untuk diingat dan dipahami. Kalau memungkinkan gunakan Image yang 3 Dimensi agar lebih menarik lagi. 5. Warna : gunakan minimal 3 warna dan lebih baik 5 6 warna. Warna berbeda untuk setiap BOIs dan warna cabang harus mengikuti warna BOIs. 6. Struktur : menggunakan struktur radian dengan sentral topic terletak di tengahtengah kertas dan selanjutnya cabang-cabangnya menyebar ke segala arah. BOIs umumnya terdiri dari 2 7 buah yang disusun sesuai dengan arah jarum jam di mulai dari arah jam 1. 7

8 Seluruh aturan yang terdapat dalam Law of MM telah diringkas oleh Buzan Master Trainer yaitu Jennifer Goddard dari Buzan Center Australia dalam MM berikut ini. Gambar. 5 : Mind Map dari Law of MM 3. Aplikasi Mind Map Organic Study Technique - MMOST Berdasarkan Tony Buzan s MMOST (Tony Buzan, Use Your Head BBC Worldwide Limited, 1993), dalam tahap aplikasi dari proses pembelajaran berbasis MM terdapat 4 langkah yang harus dilakukan yaitu : a. Overview : Tinjauan Menyeluruh terhadap suatu topik pada saat proses pembelajaran baru dimulai. Hal ini bertujuan untuk memberi gambaran umum kepada siswa tentang topik yang akan dipelajari. Khusus untuk pertemuan pertama pada setiap awal Semester, Overview dapat diisi dengan kegiatan untuk membuat Master Mind Map yang merupakan rangkuman dari seluruh topik yang akan diajarkan selama satu Semester yang biasanya sudah ada dalam Silabus atau GBPP. Dengan demikian 8

9 sejak awal siswa sudah mengetahui topik apa saja yang akan dipelajarinya sehingga membuka peluang bagi siswa yang aktif untuk mempelajarinya lebih dahulu di rumah atau di perpustakaan. b. Preview : Tinjauan Awal merupakan lanjutan dari Overview sehingga gambaran umum yang diberikan setingkat lebih detail daripada Overview dan dapat berupa penjabaran lebih lanjut dari Silabus atau GBPP. Dengan demikian siswa diharapkan telah memiliki pengetahuan awal yang cukup mengenai sub-topik dari bahan sebelum pembahasan yang lebih detail dimulai. Khusus untuk bahan yang sangat sederhana, langkah Preview dapat dilewati sehingga langsung masuk ke langkah Inview. 9

10 c. Inview : Tinjauan Mendalam yang merupakan inti dari suatu proses pembelajaran dimana suatu topik akan dibahas secara detail, terperinci dan mendalam. Selama Inview ini siswa diharapkan dapat mencatat informasi, konsep atau rumus penting beserta grafik, daftar atau diagram untuk membantu siswa dalam memahami dan menguasai bahan yang diajarkan. d. Review : Tinjauan Ulang dilakukan menjelang berakhirnya jam pelajaran dan berupa ringkasan dari yang bahan telah diajarkan serta ditekankan pada informasi, konsep atau rumus penting yang harus diingat atau dikuasai oleh siswa. Hal ini akan dapat membantu siswa untuk fokus dalam mempelajari-ulang seluruh bahan yang diajarkan di sekolah pada saat di rumah. Review dapat juga dilakukan saat pelajaran akan dimulai pada pertemuan berikutnya untuk membantu siswa mengingatkan kembali bahan yang telah diajarkan pada pertemuan sebelumnya. 10

11 4. Aplikasi KBM Berbasis Mind Map Sementara itu untuk mengaplikasikan MM dalam KBM di sekolah, ada 4 tahap yang harus dilakukan secara step by step dan berurutan (Djohan Yoga, How to Apply Classroom SLTC Singapore, 2007) yaitu : 1. Tahap Persiapan : dalam tahap ini baik siswa maupun guru harus diberi pelatihan yang cukup mengenai MM khususnya mengenai How to MM dan Law of MM serta latihan-latihan untuk menentukan BOIs dan mencari Kata Kunci. 2. Tahap Pendahuluan : Pada tahap ini, MM hanya akan digunakan pada langkah Overview dan Preview di awal pelajaran serta Review di akhir pelajaran sementara untuk langkah Inview masih tetap menggunakan Catatan Linier yang digunakan selama ini. Pada tahap ini, MM yang dibuat baru pada level Central Topic dan BOIs nya serta dapat pula dilengkapi dengan satu level informasi pendukung lainnya. 3. Tahap Transisi : Pada tahap ini, Inview mulai menggunakan MM secara parsial yang dikenal dengan Cluster Map (Adam Khoo, AKLTG Singapore). Cluster Map adalah suatu hibrida dari Catatan Linier dengan MM yang dapat dipakai dalam masa transisi dari Catatan Linier ke MM. Cluster Map sudah menggunakan struktur radian namun seluruh BOIs dan cabang-cabangnya belum berbentuk Key-words seperti yang diatur 11

12 dalam Law of MM tapi masih menggunakan kalimat-kalimat pendek seperti dalam Catatan Linier namun harus diletakkan dalam suatu kotak atau lingkaran sehingga membentuk suatu Cluster. Dengan demikian siswa dan guru akan terhindar dari kesulitan untuk mencari atau menentukan Key-words dari suatu bahan yang biasanya menjadi faktor yang paling sulit dalam membuat sebuah MM disamping kesulitan dalam menentukan BOIs. Hal ini sangat penting untuk menghilangkan kesan sulit saat siswa akan beralih dari Catatan Linier ke MM. 4. Tahap Implementasi : Pada tahap ini, Inview sudah sepenuhnya menggunakan MM dan seluruh catatan yang dibuat sudah berbentuk MM. Hal ini dapat dilakukan bila siswa dan guru sudah terbiasa dan mahir dalam menentukan BOIs dan mencari Key-words dari bahan yang sedang dipelajari. 12

13 5. Beberapa Catatan Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap pengalaman beberapa sekolah di Singapore dalam melaksanakan KBM Berbasis MM, dapat ditarik beberapa kesimpulan yaitu : a. MM dapat menjadi suatu alternatif di samping metode konvensional yang dapat meningkatkan efektifitas pembelajaran karena membantu mengorganisir informasi dengan baik serta hanya menyajikan informasi dan konsep yang penting/inti saja. b. MM dapat meningkatkan tingkat partisipasi siswa dalam belajar karena suasana belajar menjadi lebih menarik dan menyenangkan karena bahan pelajaran dapat diringkas ke dalam bentuk yang menarik serta mudah untuk dipahami dan diingat. c. MM dapat membantu guru dalam menyampaikan materi pelajaran secara lebih efektif dan efisien yang pada akhirnya dapat meningkatkan hasil akademis siswa. d. MM dapat meringankan tugas siswa dan guru dalam menyelesaikan seluruh materi pelajaran dalam waktu yang lebih singkat namun tidak mempengaruhi kualitasnya. 6. Daftar Pustaka Adam Khoo, Transformational Teaching Guidance, AKLTG Singapore, 2007 Djohan Yoga, How to Apply Real-time Mind Map at Classroom, Smart Learning & Thinking Center Singapore, 2007 Tony Buzan & Barry Buzan, The Mind Map Book, BBC Worldwide Limited,1993 Tony Buzan, Use Your Head, BBC Worldwide Limited, 1993, How to Mind Map, Thorsons Harper Collins Publisher Ltd, 2002, Mind Map Handbook, Thorsons Harper Collins Publisher Ltd, 2004, The Ultimate Book of Mind Map, Harper Collins Publisher Ltd,

14 IND MINDMAP Learning Center - ILC Smart-Center for Creating Smart-Students Sebagai pemegang Lisensi Resmi Mind Map dari Tony Buzan khusus dalam bidang Pendidikan di wilayah Asia, ILC akan menjadi Pusat Pelatihan dan Pembelajaran Mind Map di Indonesia. Agar dapat menjalankan peran itu secara maksimal, berikut adalah jenis pelayanan yang disediakan oleh ILC khusus untuk kalangan Pendidikan mulai dari siswa, orang-tua, guru hingga sekolah. A. Siswa (PG, TK A & B, 1 6 SD dan 1 3 SMP) : 1. Bimbingan Belajar (Math & Science) Berbasis Mind Map (Pertama & Satu-satunya di Indonesia) 2. SmartLearning Camp (3 Days 2 Nights) 3. Brain Dominant Test (Ned Herrmann) 4. Multiple Intelligences Profile Test (Howard Gardner) 5. Learning Style Test (NLP - VAK) 6. Thinking Style Test (SA) B. Orang-tua : 1. How to be a Smart Parents to create a Smart Children 2. Klinik Anak Cerdas (konsultasi khusus bagi anak-anak yang kurang berprestasi/bermasalah di sekolah) C. Guru : 1. Tony Buzan Teaching & Learning Techniques 2. Certified Indomindmap Teacher D. Sekolah (National, National Plus & International) : 1. Tony Buzan Study Skills : Speed Reading, Mind Mapping, Super Memory Technique & MMOST (Extra Curricular) 2. Applied Real-time Mind Classroom (Training, Workshop dan Konsultasi) 3. In-house SmartLearning Camp (Join Organizer) Kabar Gembira (Untuk Waktu Sangat Terbatas) : Dalam rangka membantu sekolah yang berminat untuk menerapkan KBM Berbasis Mind Map, ILC dapat mendatangkan Master Trainer Mind Map-nya Bpk. Djohan Yoga ke sekolah untuk memberikan 2,5 jam Free-Seminar*) yaitu Applied Real-time Classroom *)Dengan konfirmasi minimal 2 minggu sebelumnya 14

15 Djohan Yoga : Master-Trainer of Mind Map Ir.Drs. Djohan Yoga, M.Sc, MOT adalah Insinyur Kimia ITB Bandung yang lulus dengan predikat Wisudawan Terbaik ITB dan Sarjana Statistik UT serta Master in Management of Technology dari NUS Singapore. Djohan belajar Mind Map secara langsung dengan penciptanya Tony Buzan dan merupakan orang Indonesia pertama dan satu-satunya yang Certified untuk 3 bidang keahlian sekaligus yaitu : Tony Buzan s Power Learning Techniques, Tony Buzan s Advanced Mind Map serta Tony Buzan s imindmap Computer Mind Mapping. Selain itu, beliau juga Certified Edward de Bono s Effective Thinking Methods. Saat ini Djohan telah menjadi International Trainer Mind Map di kawasan Asia Pasific dengan Lisensi resmi dari Tony Buzan dan juga menjabat sebagai Managing Director dan Master Trainer di Indomindmap yang menjadi pemegang Lisensi Mind Map dari Tony Buzan khusus untuk bidang pendidikan di wilayah Asia. Indomindmap juga akan menjadi pusat pembelajaran Mind Map di seluruh Indonesia baik untuk Korporasi & Publik (The Indomindmap Institute - TII) maupun Pelajar, Guru & Sekolah (Indomindmap Learning Center - ILC). Khusus ILC akan menjadi Lembaga Bimbingan Belajar pertama dan satu-satunya di Indonesia yang seluruh KBM-nya Berbasis Mind Map saat ini dalam tahap persiapan untuk dikembangkan secara massal melalui sistem Franchise sehingga dapat menjangkau seluruh pelajar di seluruh Indonesia agar dapat ikut memajukan pendidikan nasional. Indomindmap Learning Center - ILC Correspondence : Premier Residence Kav. 35 Modern Land Cikokol Tangerang Phone/Mobile : /

16 What Others Say About Mind Map Mind Map merupakan Thinking Tool Abad ke.21. Tool ini dapat membantu anda untuk menangani banyak hal dalam organisasi Bill Gates Founder of Microsoft Metode Mind Map ciptaan Tony Buzan ini telah mengubah cara berpikir jutaan orang di dunia sehingga lebih efektif dan optimal. Al Gore Mantan Wakil Presiden AS Metode Mind Map ini sangat luar biasa efektif untuk berpikir dan mengingat. Saya sangat senang dapat menguasainya. Dr. Mahatir Muhamad Mantan Perdana Menteri Malaysia Dengan menggunakan Mind Map, kami dapat memangkas budget sebesar US$. 10 Milyar dalam mengembangkan proyek terbaru kami. Dr. Mike Stanley Director Boeing Corporation USA Djohan Yoga bersama Sang-pencipta Mind Map Mr.Tony Buzan saat resmi diangkat menjadi Instruktur Internasional Mind Map dengan menerima Lisensi Resmi secara langsung dari Tony Buzan 16

UJI COBA METODE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SEKILAS (SKIMMING)

UJI COBA METODE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SEKILAS (SKIMMING) Proceedings of The 4 th International Conference on Teacher Education; Join Conference UPI & UPSI Bandung, Indonesia, 8-10 November 2010 UJI COBA METODE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA

Lebih terperinci

1.1 Pilih salah satu dari Image yang sudah disediakan oleh imindmap atau 1.2 Klik browse bila ingin menggunakan Image yang lain

1.1 Pilih salah satu dari Image yang sudah disediakan oleh imindmap atau 1.2 Klik browse bila ingin menggunakan Image yang lain Langkah 0 : Mengaktifkan Software Double Klik di Logo imindmap yang ada di Desktop Langkah 1 : Central Image 1.1 Pilih salah satu dari Image yang sudah disediakan oleh imindmap atau 1.2 Klik browse bila

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN TEORI. hal yang kita pahami dan kita mengerti dengan benar 6, sehingga dapat diartikan

BAB II KAJIAN TEORI. hal yang kita pahami dan kita mengerti dengan benar 6, sehingga dapat diartikan BAB II KAJIAN TEORI A. Pemahaman 1. Definisi Pemahaman Menurut Kamus Lengkap Bahasa Indonesia Pemahaman adalah sesuatu hal yang kita pahami dan kita mengerti dengan benar 6, sehingga dapat diartikan bahwa

Lebih terperinci

II. TINJAUAN PUSTAKA. mengandalkan otak untuk membuat lompatan-lompatan besar. Untuk. memasuki kemampuan ini. Besarnya kreativitas akan berperan

II. TINJAUAN PUSTAKA. mengandalkan otak untuk membuat lompatan-lompatan besar. Untuk. memasuki kemampuan ini. Besarnya kreativitas akan berperan 6 II. TINJAUAN PUSTAKA A. Kerangka Teoritis 1. Kreativitas a. Pengertian Kreativitas Kemajuan besar di dunia selalu berkembang dari ide dan dunia mengandalkan otak untuk membuat lompatan-lompatan besar.

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN PUSTAKA. mind mapping, kecerdasan, kecerdasan visual-spasial. kalangan meskipun sering disalahartikan atau diartikan common sense atau

BAB II KAJIAN PUSTAKA. mind mapping, kecerdasan, kecerdasan visual-spasial. kalangan meskipun sering disalahartikan atau diartikan common sense atau 10 BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Teori Kajian teori ini mengkaji tentang belajar dan pembelajaran, model pembelajaran mind mapping, kecerdasan, kecerdasan visual-spasial. 1. Belajar dan Pembelajaran

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS

BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS A. Kajian Teori 1. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Ilmu pengetahuan alam atau dikenal juga dengan sains menurut Bundu (2006) merupakan sejumlah proses kegiatan

Lebih terperinci

PENERAPAN MODEL MIND MAP DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJARAN IPS TEMA SEJARAH PERADABAN INDONESIA PADA SISWA KELAS V DI SD NEGERI 1 SRUWENG

PENERAPAN MODEL MIND MAP DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJARAN IPS TEMA SEJARAH PERADABAN INDONESIA PADA SISWA KELAS V DI SD NEGERI 1 SRUWENG PENERAPAN MODEL MIND MAP DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJARAN IPS TEMA SEJARAH PERADABAN INDONESIA PADA SISWA KELAS V DI SD NEGERI 1 SRUWENG Zakariya Firasyan Syah 1, Suripto 2, Ngatman 3 1 Mahasiswa PGSD

Lebih terperinci

PENGARUH STRATEGI MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP

PENGARUH STRATEGI MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP PENGARUH STRATEGI MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIKA SISWA KELAS Happy Wijayanti; Bambang Priyo Darminto Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo e-mail: happywijayanti27@gmail.com

Lebih terperinci

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PETA PIKIRAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK GETARAN DAN GELOMBANG DI KELAS VIII SMP NEGERI 12 BINJAI

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PETA PIKIRAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK GETARAN DAN GELOMBANG DI KELAS VIII SMP NEGERI 12 BINJAI ISSN 5-73X PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PETA PIKIRAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK GETARAN DAN GELOMBANG DI KELAS VIII SMP NEGERI BINJAI Benni Aziz Jurusan Pendidikan Fisika Universitas

Lebih terperinci

Menggunakan Metode Peta Pikiran (mind mapping) dalam Menulis

Menggunakan Metode Peta Pikiran (mind mapping) dalam Menulis Menggunakan Metode Peta Pikiran (mind mapping) dalam Menulis Oleh Susana Widyastuti, M.A. Disampaikan pada Seminar Metode Belajar yang Efektif Yang diselenggarakan pada Sabtu, 25 September 2010 Oleh Pusat

Lebih terperinci

STRATEGI GROUP MAPPING ACTIVITY (GMA) DALAM MENULIS RANGKUMAN ISI BUKU. Oleh: Pritha Rizka Iriani, S.Pd.

STRATEGI GROUP MAPPING ACTIVITY (GMA) DALAM MENULIS RANGKUMAN ISI BUKU. Oleh: Pritha Rizka Iriani, S.Pd. STRATEGI GROUP MAPPING ACTIVITY (GMA) DALAM MENULIS RANGKUMAN ISI BUKU Oleh: Pritha Rizka Iriani, S.Pd. 1. Keterampilan Menulis Menurut Byrne (Syamsi, 1999: 4), pada hakikatnya menulis bukan sekedar menulis

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan merupakan salah satu upaya peningkatan mutu sumber daya manusia dan merupakan tanggung jawab semua pihak baik dari pemerintah, lembaga pendidikan, maupun

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Model pembelajaran yang ada saat ini cukup banyak, membuat sekolahsekolah

BAB I PENDAHULUAN. Model pembelajaran yang ada saat ini cukup banyak, membuat sekolahsekolah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Model pembelajaran yang ada saat ini cukup banyak, membuat sekolahsekolah dan lembaga-lembaga pendidikan saat ini saling berlomba dan mempunyai kesempatan mengaplikasikan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. selama ini kurang mampu mengembangkan kemampuan berpikir peserta. diarahkan pada kemampuan siswa untuk menghafal informasi.

BAB I PENDAHULUAN. selama ini kurang mampu mengembangkan kemampuan berpikir peserta. diarahkan pada kemampuan siswa untuk menghafal informasi. 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Ilmu pengetahuan alam, yang sering disebut juga dengan istilah pendidikan sains disingkat menjadi IPA, merupakan salah satu mata pelajaran pokok dalam kurikulum

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Saat ini yang dikenal dengan era globalisasi dan teknologi informasi, adalah merupakan fakta yang tak dapat dipungkiri bahwa telah terjadi perubahan yang sangat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Salah satu Standar Kompetensi Lulusan untuk mata pelajaran

BAB I PENDAHULUAN. Salah satu Standar Kompetensi Lulusan untuk mata pelajaran 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Salah satu Standar Kompetensi Lulusan untuk mata pelajaran matematika menurut Permen 23 Tahun 2006 adalah memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan.

Lebih terperinci

LEARNING SKILLS (Keterampilan Membaca) Program PPKB UGM FAKULTAS PERTANIAN

LEARNING SKILLS (Keterampilan Membaca) Program PPKB UGM FAKULTAS PERTANIAN LEARNING SKILLS (Keterampilan Membaca) Program PPKB UGM FAKULTAS PERTANIAN KONSEP DASAR 1. Perbedaan proses pembelajaran di Perguruan Tinggi. 2. Perlu dibantu cara pembelajaran yg mendukung actived learning.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Kuliah merupakan aktivitas yang paling penting bagi mahasiswa. Dalam

BAB I PENDAHULUAN. Kuliah merupakan aktivitas yang paling penting bagi mahasiswa. Dalam BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Kuliah merupakan aktivitas yang paling penting bagi mahasiswa. Dalam perkuliahan terjadi aktivitas belajar-mengajar serta penyebaran informasi antara dosen dengan mahasiswa.

Lebih terperinci

Implementasi Model Kooperatif Tipe Jigsaw dengan Penugasan Mind Map untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa

Implementasi Model Kooperatif Tipe Jigsaw dengan Penugasan Mind Map untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SP-004-3 Sulistiawati & Sriyati. Implementasi model kooperatif tipe jigsaw dengan penugasan mind map Implementasi Model Kooperatif Tipe Jigsaw dengan Penugasan Mind Map untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep

Lebih terperinci

Pembelajaran Matematika Modern (New Math)

Pembelajaran Matematika Modern (New Math) Kegiatan Belajar 2 Pembelajaran Matematika Modern (New Math) A. Pengantar Pembaruan pengajaran matematika (New Math) di Amerika Serikat terjadi sekitar tahun 1950. Nilai matematika lebih rendah dibandingkan

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. terabaikan demikian pula sebaliknya. Merosotnya kualitas pendidikan. para pendidik dan pemerintah. Oleh karena itu pemerintah berupaya

I. PENDAHULUAN. terabaikan demikian pula sebaliknya. Merosotnya kualitas pendidikan. para pendidik dan pemerintah. Oleh karena itu pemerintah berupaya 1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kualitas dan kuantitas pendidikan sampai saat ini masih merupakan suatu masalah yang paling menonjol dalam setiap usaha pembaharuan sistem pendidikan nasional. Kedua

Lebih terperinci

Penggunaan Graf dalam Mind-Mapping serta Kegunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Penggunaan Graf dalam Mind-Mapping serta Kegunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari Penggunaan Graf dalam Mind-Mapping serta Kegunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari Muhammad Iqbal Faruqi/13507101 Program Studi Teknik Informatika ITB, Bandung 40135, email:mail_to: saidhawwa@studentsi.tb.ac.id

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang memiliki peranan penting dalam kehidupan. Memasuki era globalisasi, bahasa Inggris telah banyak digunakan

Lebih terperinci

PENERAPAN STRATEGI MIND MAPPING PADA MATERI REAKSI OKSIDASI REDUKSI DI KELAS X SMA NEGERI 17 SURABAYA

PENERAPAN STRATEGI MIND MAPPING PADA MATERI REAKSI OKSIDASI REDUKSI DI KELAS X SMA NEGERI 17 SURABAYA PENERAPAN STRATEGI MIND MAPPING PADA MATERI REAKSI OKSIDASI REDUKSI DI KELAS X SMA NEGERI 17 SURABAYA IMPLEMENTATION OF MIND MAPPING STRATEGY ON REDUCTION OXIDATION REACTION MATTER IN CLASS X SMA NEGERI

Lebih terperinci

Memory Program for School Students

Memory Program for School Students Memory Program for Students School Memahami dan Mengingat merupakan satu kesatuan proses yang saling mendukung dalam penguasaan suatu ilmu. Memahami cara kerja otak dalam menyerap informasi membantu kita

Lebih terperinci

Building Up PROFESSIONAL ATTITUDE SOFT SKILLS. Membangun Karakter Sukses & Mulia

Building Up PROFESSIONAL ATTITUDE SOFT SKILLS. Membangun Karakter Sukses & Mulia Building Up SOFT SKILLS & PROFESSIONAL ATTITUDE Membangun Karakter Sukses & Mulia Menurut survei yang diterbitkan National Association of Colleges and Employers (NACE) pada tahun 2002 di Amerika Serikat,

Lebih terperinci

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN MIND MAPPING PADA MATERI STATISTIKA

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN MIND MAPPING PADA MATERI STATISTIKA PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN MIND MAPPING PADA MATERI STATISTIKA Farida Atma Dwi Desyanti 1, Susanah 2 Jurusan Matematika, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya 1 Email: decy15yhantee@yahoo.com 1, susanah.alfian@gmail.com

Lebih terperinci

PENGARUH MEDIA MIND MAPPING TERHADAP KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA PADA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN ADVANCE ORGANIZER.

PENGARUH MEDIA MIND MAPPING TERHADAP KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA PADA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN ADVANCE ORGANIZER. PENGARUH MEDIA MIND MAPPING TERHADAP KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA PADA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN ADVANCE ORGANIZER Ramlan Silaban 1), Masita Anggraini Napitupulu 2) 1) Dosen Jurusan Kimia

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan mata pelajaran

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan mata pelajaran BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan mata pelajaran pokok yang diajarkan di Sekolah Dasar (SD). Mata pelajaran IPS diberikan kepada peserta didik SD

Lebih terperinci

DALAM MATA KULIAH ANATOMI FISIOLOGI MANUSIA SEBAGAI INTEGRASI BERBAGAI KONSEP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA TA

DALAM MATA KULIAH ANATOMI FISIOLOGI MANUSIA SEBAGAI INTEGRASI BERBAGAI KONSEP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA TA Florea Volume 2 No. 2, Nopember 2015 (58-62) PENGGUNAAN MIND MAP DALAM MATA KULIAH ANATOMI FISIOLOGI MANUSIA SEBAGAI INTEGRASI BERBAGAI KONSEP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA TA 2014/2015 Nurkhairo

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi saat ini telah berkembang sangat pesat, hal ini dibuktikan dengan bermunculan peralatan teknologi canggih

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. yaitu krisis terhadap masalah, sehingga peserta didik (mahasiswa) mampu merasakan

BAB I PENDAHULUAN. yaitu krisis terhadap masalah, sehingga peserta didik (mahasiswa) mampu merasakan 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Ilmu Pengetahuan Lingkungan sebagai salah satu sains merupakan sebuah proses dan produk. Proses yang dimaksud disini adalah proses melalui kerja ilmiah,

Lebih terperinci

EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MIND MAPPING DALAM QUANTUM LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR

EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MIND MAPPING DALAM QUANTUM LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MIND MAPPING DALAM QUANTUM LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR Wahyudi, Mujiyem Sapti, Wharyanti Ika P. Program Studi Pendidikan Matematika Universitas

Lebih terperinci

II. TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA PIKIR, DAN HIPOTESIS. relevan, kerangka pikir, anggapan dasar hipotesis, dan hipotesis. Sebelum

II. TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA PIKIR, DAN HIPOTESIS. relevan, kerangka pikir, anggapan dasar hipotesis, dan hipotesis. Sebelum II. TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA PIKIR, DAN HIPOTESIS Bagian kedua akan membahas mengenai tinjuan pustaka, hasil penelitian yang relevan, kerangka pikir, anggapan dasar hipotesis, dan hipotesis. Sebelum

Lebih terperinci

PENERAPAN METODE QUANTUM LEARNING PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMPN 1 TANJUNG JABUNG TIMUR

PENERAPAN METODE QUANTUM LEARNING PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMPN 1 TANJUNG JABUNG TIMUR PENERAPAN METODE QUANTUM LEARNING PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMPN 1 TANJUNG JABUNG TIMUR Wahyuni Nasrul 1, Fazri Zuzano 1, Zulfa Amrina 1 1 Jurusan Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan

Lebih terperinci

PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI STRATEGI PETA KONSEP DAN PETA PIKIRAN PADA SISWA KELAS X MA NEGERI KUALASIMPANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015

PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI STRATEGI PETA KONSEP DAN PETA PIKIRAN PADA SISWA KELAS X MA NEGERI KUALASIMPANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015 PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI STRATEGI PETA KONSEP DAN PETA PIKIRAN PADA SISWA KELAS X MA NEGERI KUALASIMPANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015 SKRIPSI Disusun Oleh : INTAN JULIANA Mahasiswi Sekolah

Lebih terperinci

Menyeimbangkan Fungsi Kerja Otak Kanan dan Otak Kiri dalam Pembelajaran Membaca

Menyeimbangkan Fungsi Kerja Otak Kanan dan Otak Kiri dalam Pembelajaran Membaca Menyeimbangkan Fungsi Kerja Otak Kanan dan Otak Kiri dalam Pembelajaran Membaca A. Pendahuluan Diposting oleh : Zikwan, S.Pd. Secara neurobiologis, otak manusia terdiri atas miliaran sel saraf atau neuron

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB II KAJIAN PUSTAKA BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Kajian Teori 2.1.1 Metode Pembelajaran Mind Mapping Metode pembelajaran mind mapping merupakan temuan Tony Buzan. Buzan, yang oleh banyak kalangan disetarakan kehebatannya dengan

Lebih terperinci

Penerapan Aplikasi Mind Map Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Penerapan Aplikasi Mind Map Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Penerapan Aplikasi Mind Map Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa 1) Indra Sungkana Nugraha, 2) Dr. Dharmaputra T. Palekahelu, M.Pd. Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana Jl. Diponegoro

Lebih terperinci

Inhouse Training Financial Modeling Fundamentals with Sensitivity & Scenario Analysis and Xcelsius

Inhouse Training Financial Modeling Fundamentals with Sensitivity & Scenario Analysis and Xcelsius Inhouse Training Financial Modeling Fundamentals with Sensitivity & Scenario Analysis and Xcelsius Biaya : Rp 3.000.000,-/peserta, minimum 3 peserta, weekdays atau weekends Untuk topik-topik lainnya bisa

Lebih terperinci

Kurikulum, Materi Belajar & Pola Kegiatan Homeschooling

Kurikulum, Materi Belajar & Pola Kegiatan Homeschooling Kurikulum, Materi Belajar & Pola Kegiatan Homeschooling Materi Pembahasan Apa kurikulum untuk homeschooling? Apa pilihan yang tersedia? Materi belajar yang digunakan apa? Di mana bisa memperoleh materi

Lebih terperinci

UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE MIND MAPPING PADA PELAJARAN MATEMATIKA

UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE MIND MAPPING PADA PELAJARAN MATEMATIKA UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE MIND MAPPING PADA PELAJARAN MATEMATIKA TRI SUCI MAYANG SARI Jurusan PPSD Prodi PGSD FIP UNIMED ABSTRAK Penelitian ini adalah Penelitian

Lebih terperinci

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATAPELAJARAN IPS DENGAN METODE MIND MAPPING. Maya Kartika Sari *

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATAPELAJARAN IPS DENGAN METODE MIND MAPPING. Maya Kartika Sari * MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATAPELAJARAN IPS DENGAN METODE MIND MAPPING Maya Kartika Sari * Abstract Social science has been viewed as naturally theoretic, which requires students to memorize

Lebih terperinci

PERTEMUAN III. Kode Mata Kuliah Semester. 4 (empat) SKS. 2 (dua) Prodi/Fakultas. S1 Informatika / F.T. Febrian

PERTEMUAN III. Kode Mata Kuliah Semester. 4 (empat) SKS. 2 (dua) Prodi/Fakultas. S1 Informatika / F.T. Febrian PERTEMUAN III Kode Mata Kuliah 6715320445 Semester 4 (empat) SKS 2 (dua) Prodi/Fakultas S1 Informatika / F.T FUNGSI E-LEARNING Menurut Siahaan (2003), setidaknya ada 3 (tiga) fungsi pembelajaran elektronik

Lebih terperinci

Anda. Pernahkah Anda. tinggi setiap. Susah. Konsentrasi. Malas. Tidak. mau fight Tidak. Takut sekolah

Anda. Pernahkah Anda. tinggi setiap. Susah. Konsentrasi. Malas. Tidak. mau fight Tidak. Takut sekolah Belajar, seharusnya adalah hal yang menyenangkan bagi anak anak, bagaimana caranya kita bisa membantu Anak anak melewati tahap belajarnya ini? 3 Pilar Utama Anak Sukses di Sekolah & Kehidupan Yang Tidak

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. memiliki kecerdasan yang seimbang. Menurut Undang-Undang RI Nomor 20

BAB I PENDAHULUAN. memiliki kecerdasan yang seimbang. Menurut Undang-Undang RI Nomor 20 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan ujung tombak kemajuan suatu bangsa. Pendidikan yang berkualitas dapat menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas dan memiliki kecerdasan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Kemajuan suatu Negara dikelilingi bangsa yang mempunyai kualitas

BAB I PENDAHULUAN. Kemajuan suatu Negara dikelilingi bangsa yang mempunyai kualitas 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam dunia pendidikan proses belajar akan terus terjadi dengan semakin berkembangnya zaman. Belajar tidak hanya di pendidikan formal saja, melainkan juga

Lebih terperinci

PEDOMAN PENULISAN SKRIPSI Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma

PEDOMAN PENULISAN SKRIPSI Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma PEDOMAN PENULISAN SKRIPSI Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma 1. PENGERTIAN SKRIPSI : Skripsi dapat diartikan sebagai karya tulis yang disusun oleh seorang mahasiswa yang telah menyelesaikan kurang

Lebih terperinci

2. What s the name of picture or symbol in desktop which has fuction to open Program? a. toolbar b. icon c. shortcut d. menu

2. What s the name of picture or symbol in desktop which has fuction to open Program? a. toolbar b. icon c. shortcut d. menu 1. Look at the picture toolbar above, in microsoft word program this toolbar is called. a. drawing toolbar b. standart toolbar c. formatting toolbar d. table and borders toolbar 2. What s the name of picture

Lebih terperinci

PENINGKATAN HASIL PEMBELAJARAN TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI DENGAN MIND MAP-QR CODE

PENINGKATAN HASIL PEMBELAJARAN TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI DENGAN MIND MAP-QR CODE PENINGKATAN HASIL PEMBELAJARAN TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI DENGAN MIND MAP-QR CODE Agus Ikhwan Mahmudi SMP YPK Kalimantan Timur Abstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil pembelajaran menulis

Lebih terperinci

II. TINJAUAN PUSTAKA. Mind merupakan gagasan berbagai imajinasi. Mind merupakan suatu keadaan

II. TINJAUAN PUSTAKA. Mind merupakan gagasan berbagai imajinasi. Mind merupakan suatu keadaan II. TINJAUAN PUSTAKA A. Mind Map Mind merupakan gagasan berbagai imajinasi. Mind merupakan suatu keadaan yang timbul bila otak (brain) hidup dan sedang bekerja (Bahaudin, 1999:53). Mind map adalah teknik

Lebih terperinci

SEMINAR PEMBEKALAN SKRIPSI S1-TEKNIK INFORMATIKA

SEMINAR PEMBEKALAN SKRIPSI S1-TEKNIK INFORMATIKA SEMINAR PEMBEKALAN SKRIPSI S1-TEKNIK INFORMATIKA Medan, Sabtu / 10 April 2010 Oleh : Sinar Sinurat SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA KOMPUTER BUDIDARMA MEDAN BAGAIMANA MENULIS PROPOSAL YANG BAIK? Tiga

Lebih terperinci

What is a Presentation?

What is a Presentation? Presentation Skill What is a Presentation? Presentasi adl. Metode komunikasi yg dapat disesuaikan dengan berbagai situasi berbicara, dengan kelompok, pertemuan/ pengarahan tim dll. To be effective : langkahdemi-langkah

Lebih terperinci

TUGAS JURNAL. Diajukan untukmemenuhi sebagian dari syarat memperoleh gelar. Sarjana Pendidikan pada Program Pendidikan Bahasa Indonesia.

TUGAS JURNAL. Diajukan untukmemenuhi sebagian dari syarat memperoleh gelar. Sarjana Pendidikan pada Program Pendidikan Bahasa Indonesia. TUGAS JURNAL Diajukan untukmemenuhi sebagian dari syarat memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Program Pendidikan Bahasa Indonesia Oleh SINTAWATI 12198 SEKOLAH TINGGI KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP)

Lebih terperinci

Laporan tertulis baru untuk pelajar sekolah dasar dan menengah

Laporan tertulis baru untuk pelajar sekolah dasar dan menengah New written reports for primary and secondary school students Laporan tertulis baru untuk pelajar sekolah dasar dan menengah Sekolah Negeri NSW Merintis jalan Informasi untuk orang tua para pelajar sekolah

Lebih terperinci

SUKSES DALAM BELAJAR www.rajaebookgratis.com Walaupun tentu saja kecerdasan anak sendiri sangat mempengaruhi kesuksesan dalam belajar, namun karena hal tersebut adanya di dalam maka didalam tulisan kecil

Lebih terperinci

PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS (CLASSROOM ACTION RESEARCH) OLEH

PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS (CLASSROOM ACTION RESEARCH) OLEH PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS (CLASSROOM ACTION RESEARCH) PENGGUNAAN MATERI PEMBELAJARAN YANG AKRAB UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPTIF BAHASA INGGRIS SISWA KELAS VII 1 SMP NEGERI

Lebih terperinci

MONITORING DAN EVALUASI PELATIHAN GURU/KEPALA SEKOLAH/PENGAWAS SEKOLAH KURIKULUM 2013

MONITORING DAN EVALUASI PELATIHAN GURU/KEPALA SEKOLAH/PENGAWAS SEKOLAH KURIKULUM 2013 Kode Kuesioner Tanggal Lokasi Kota : : - -2014 : MONITORING DAN EVALUASI PELATIHAN GURU/KEPALA SEKOLAH/PENGAWAS SEKOLAH KURIKULUM 2013 Satuan Pendidikan SD SMP SMA SMK (tandai salah satu) A. DATA RESPONDEN

Lebih terperinci

TEKNIK MENULIS RILIS WORKSHOP MEDIA KEMENTERIAN PERTANIAN RI

TEKNIK MENULIS RILIS WORKSHOP MEDIA KEMENTERIAN PERTANIAN RI TEKNIK MENULIS RILIS WORKSHOP MEDIA KEMENTERIAN PERTANIAN RI RILIS? Press Release atau Siaran Pers adalah informasi dalam bentuk berita yang dibuat oleh Humas suatu organisasi/perusahaan yang disampaikan

Lebih terperinci

PENDAHULUAN BAB I. 1.1 Latar Belakang Masalah

PENDAHULUAN BAB I. 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Kegiatan perkuliahan di setiap instansi pendidikan perguruan tinggi, khususnya di Universitas Kristen Duta Wacana selalu diawali dengan pemaparan kontrak perkuliahan

Lebih terperinci

MENGGUNAKAN HARVARD GRAPHICS UNTUK PRESENTASI 1

MENGGUNAKAN HARVARD GRAPHICS UNTUK PRESENTASI 1 MENGGUNAKAN HARVARD GRAPHICS UNTUK PRESENTASI 1 Pendahuluan Oleh: Ir. Abdul Rahman Saleh, M.Sc 2 Presentasi di kalangan akademisi merupakan salah satu kegiatan pokok yang secara rutin dilakukan baik di

Lebih terperinci

Mind Map Sebagai Metode Pembelajaran Yang Inovatif Suryanti Galuh Pravitasari

Mind Map Sebagai Metode Pembelajaran Yang Inovatif Suryanti Galuh Pravitasari ISSN : 1693 1173 Mind Map Sebagai Metode Pembelajaran Yang Inovatif Suryanti Galuh Pravitasari Abstrak Every learning and teaching process is aimed at gaining the mastery and understanding of the given

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. memiliki penetahuan dan keterampilan, serta manusia-manusia yang memiliki. latihan bagi peranannya di masa mendatang.

BAB I PENDAHULUAN. memiliki penetahuan dan keterampilan, serta manusia-manusia yang memiliki. latihan bagi peranannya di masa mendatang. 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikian pada hakikatnya adalah usaha sadar yang dilakukuan oleh manusia untuk mengembangkan pengetahuan dan kepribadiannya. Pendidikan ini memiliki peranan

Lebih terperinci

MIND MAP SEBAGAI ALTERNATIF INOVASI PEMBELAJARAN BIOLOGI

MIND MAP SEBAGAI ALTERNATIF INOVASI PEMBELAJARAN BIOLOGI Edu-Bio; Vol. 3, Tahun 2012 MIND MAP SEBAGAI ALTERNATIF INOVASI PEMBELAJARAN BIOLOGI Wiwit Yuni Kurniawati, M. Pd A. Pendahuluan Dalam proses pembelajaran, penggunaan metode pembelajaran yang tepat akan

Lebih terperinci

Key Words: Student Teams Achievement Division, mind mapping, students test result, students activities.

Key Words: Student Teams Achievement Division, mind mapping, students test result, students activities. PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DISERTAI TEHNIK PETA PIKIRAN (MIND MAPPING) PADA POKOK BAHASAN PERSAMAAN GARIS LURUS DI KELAS

Lebih terperinci

MICROSOFT OFFICE POWERPOINT 2007

MICROSOFT OFFICE POWERPOINT 2007 MICROSOFT OFFICE POWERPOINT 2007 Cakupan Panduan : Menjalankan software presentasi Menggunakan menu-menu serta shortcut Menyimpan, memanggil, insert, edit Menggunakan Header, footer, page numbering Pencetakan

Lebih terperinci

Desain Proyek Efektif: Kerangka Kerja Kecakapan Berpikir Gaya Belajar

Desain Proyek Efektif: Kerangka Kerja Kecakapan Berpikir Gaya Belajar Desain Proyek Efektif: Kerangka Kerja Kecakapan Berpikir Gaya Belajar Perbedaan dalam Pelajaran Guru masa kini tahu bahwa berbagai cara dimana para siswa belajar sangat bervariasi. Seoarang siswa memiliki

Lebih terperinci

TIF APPLIED MATH 1 (MATEMATIKA TERAPAN 1) Week 3 SET THEORY (Continued)

TIF APPLIED MATH 1 (MATEMATIKA TERAPAN 1) Week 3 SET THEORY (Continued) TIF 21101 APPLIED MATH 1 (MATEMATIKA TERAPAN 1) Week 3 SET THEORY (Continued) OBJECTIVES: 1. Subset and superset relation 2. Cardinality & Power of Set 3. Algebra Law of Sets 4. Inclusion 5. Cartesian

Lebih terperinci

merancang MODUL PEMBELAJARAN yang efektif dan menarik Uwes A. Chaeruman

merancang MODUL PEMBELAJARAN yang efektif dan menarik Uwes A. Chaeruman merancang MODUL PEMBELAJARAN yang efektif dan menarik Uwes A. Chaeruman http://teknologipendidikan.net http://teknologipendidikan.web.id MODUL pembelajaran is any self-contained instructional unit design

Lebih terperinci

II. KAJIAN PUSTAKA. 2.1 Teori Yang Melandasi Model Pembelajaran Make A Match

II. KAJIAN PUSTAKA. 2.1 Teori Yang Melandasi Model Pembelajaran Make A Match II. KAJIAN PUSTAKA 2.1 Teori Yang Melandasi Model Pembelajaran Make A Match 2.1.1 Teori Vygotski Karya Vygotski didasarkan pada tiga ide utama : (1) bahwa intelektual berkembang pada saat individu menghadapi

Lebih terperinci

E-LEARNING PIANO UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR DAN MENENGAH

E-LEARNING PIANO UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR DAN MENENGAH E-LEARNING PIANO UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR DAN MENENGAH Risnandar Politeknik Telkom Bandung rnd@politekniktelkom.ac.id ABSTRACT Some factors effecting the people to learn piano include workload, lazy,

Lebih terperinci

PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN NARASI DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK KABUPATEN GARUT MAKALAH OLEH: DIDA LINDA NPM

PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN NARASI DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK KABUPATEN GARUT MAKALAH OLEH: DIDA LINDA NPM PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN NARASI DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK MIND MAPPING PADA SISWA KELAS VII SMP PLUS AL-ILYAS MALANGBONG KABUPATEN GARUT MAKALAH OLEH: DIDA LINDA NPM.10.21.0227 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. memecahkan masalah dalam kehiupan sehari-hari. Misalnya dapat berhitung,

BAB I PENDAHULUAN. memecahkan masalah dalam kehiupan sehari-hari. Misalnya dapat berhitung, BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Matematika diperlukan siswa karena tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Matematika diperlukan untuk memenuhi kebutuhan praktis dan memecahkan masalah

Lebih terperinci

ATURAN-ATURAN DASAR UNTUK MEMBERI UKURAN

ATURAN-ATURAN DASAR UNTUK MEMBERI UKURAN 44 ATURAN-ATURAN DASAR UNTUK MEMBERI UKURAN Memberi ukuran besaran-besaran geometrik dari bagian benda harus menentukan secara jelas tujuannya. Untuk itu semua bagian di dalam gambar harus dijelaskan sedetail

Lebih terperinci

MODUL PELATIHAN PROGRAM MS. OFFICE EXCEL 2007 DISUSUN OLEH YAYASAN KURNIA

MODUL PELATIHAN PROGRAM MS. OFFICE EXCEL 2007 DISUSUN OLEH YAYASAN KURNIA MODUL PELATIHAN PROGRAM MS. OFFICE EXCEL 2007 DISUSUN OLEH YAYASAN KURNIA A. MENYALAKAN KOMPUTER Pastikan Kabel Supply terhubung ke PLN, kemudian lakukan langkah sbb: 1. Nyalakan Stabilizer 2. Nyalakan

Lebih terperinci

Vol. 1 No. 1 (2012) : Jurnal Pendidikan Matematika, Part 2 : Hal

Vol. 1 No. 1 (2012) : Jurnal Pendidikan Matematika, Part 2 : Hal MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 PADANG PANJANG MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE DISERTAI PETA PIKIRAN MONA ZEVIKA 1), YARMAN 2),YERIZON 3) 1)

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Permasalahan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Permasalahan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Permasalahan Bahasa merupakan alat komunikasi sosial, dengan menggunakan bahasa manusia dapat berkomunikasi antara satu dengan yang lain. Namun terkadang komunikasi

Lebih terperinci

PANDUAN LOMBA JAJAK PENDAPAT STATISTIKA (LJPS)

PANDUAN LOMBA JAJAK PENDAPAT STATISTIKA (LJPS) PANDUAN LOMBA JAJAK PENDAPAT STATISTIKA (LJPS) HIMPUNAN KEPROFESIAN GAMMA SIGMA BETA (GSB) DEPARTEMEN STATISTIKA INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR 2009 I. Penjelasan Umum Lomba Jajak Pendapat Statistika 2009

Lebih terperinci

Rini Tri Irianingsih 47

Rini Tri Irianingsih 47 PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DENGAN METODE PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, AND REVIEW (PQ4R) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LISTRIK

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah Penelitian. komponen keterampilan yang harus diperhatikan dan dilatih, yaitu keterampilan

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah Penelitian. komponen keterampilan yang harus diperhatikan dan dilatih, yaitu keterampilan BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Penelitian Untuk meningkatkan keterampilan manusia dalam berbahasa, terdapat empat komponen keterampilan yang harus diperhatikan dan dilatih, yaitu keterampilan

Lebih terperinci

MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SISWA PADA MATERI FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAJU REAKSI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI

MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SISWA PADA MATERI FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAJU REAKSI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SISWA PADA MATERI FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAJU REAKSI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI PRACTICE STUDENT PROCESS SKILLS AT RATE OF REACTION INFLUENCE FACTORS SUBJECT

Lebih terperinci

SKRIPSI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Jurusan Pendidikan Matematika. Disusun Oleh:

SKRIPSI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Jurusan Pendidikan Matematika. Disusun Oleh: PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN PENDEKATAN STRUKTURAL TIPE NHT (NUMBERED HEAD TOGETHER) TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA (Pada Siswa Kelas VIII SMP N 1 Wonosari)

Lebih terperinci

(3) (6) MINGGU KE. BAHAN KAJIAN (materi ajar)

(3) (6) MINGGU KE. BAHAN KAJIAN (materi ajar) RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER Mata Kuliah English For Business Semester Satu Kode Prodi Manajemen Dosen Fetty Poerwita Sary SKS 4 Capaian Pembelajaran Mahasiswa mampu memahami tata bahasa Inggris yang

Lebih terperinci

Agung Setiabudi et al., Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika...

Agung Setiabudi et al., Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika... 1 Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Saintifik pada Sub Pokok Bahasan Tabung Kelas IX SMP (Development Mathematics Learning Devices With Scientific Approach In Sub Subject

Lebih terperinci

Panduan Penulisan Artikel CR Journal creative research for west java development

Panduan Penulisan Artikel CR Journal creative research for west java development Panduan Penulisan Artikel CR Journal creative research for west java development Panduan penulisan artikel CR Journal berisi hal-hal yang harus dipenuhi oleh penulis agar artikel dapat diterbitkan dalam

Lebih terperinci

PENERAPAN METODE SQ3R DALAM PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SMP

PENERAPAN METODE SQ3R DALAM PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SMP PENERAPAN METODE SQ3R DALAM PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SMP Oleh : Harli Trisdiono, SE. MM Widyaiswara Madya LPMP D.I. Yogyakarta email : harli_tris@yahoo.co.id Abstrak Pembelajaran Ilmu Pengetahuan

Lebih terperinci

PENERAPAN METODE MIND MAPPING PADA KONSEP SALING KETERGANTUNGAN DALAM EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 16 TASIKMALAYA JURNAL

PENERAPAN METODE MIND MAPPING PADA KONSEP SALING KETERGANTUNGAN DALAM EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 16 TASIKMALAYA JURNAL PENERAPAN METODE MIND MAPPING PADA KONSEP SALING KETERGANTUNGAN DALAM EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 16 TASIKMALAYA JURNAL Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat dalam Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Lebih terperinci

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI EKPERIMENTASI METODE MIND MAPPING DAN METODE MNEMONIC DITINJAU DARI TINGKAT KEMAMPUAN MEMORI SISWA

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI EKPERIMENTASI METODE MIND MAPPING DAN METODE MNEMONIC DITINJAU DARI TINGKAT KEMAMPUAN MEMORI SISWA PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI EKPERIMENTASI METODE MIND MAPPING DAN METODE MNEMONIC DITINJAU DARI TINGKAT KEMAMPUAN MEMORI SISWA 1 Maylita Hasyim, 2 M. Joang Equator Sudjono 1 Dosen Prodi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pembelajaran dalam dunia pendidikan masih berfokus pada guru sebagai sumber utama pengetahuan, kemudian ceramah menjadi pilihan utama metode pembelajaran. Pandangan

Lebih terperinci

PANDUAN MATAKULIAH SEMINAR PRA SKRIPSI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN INFORMATIKA FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

PANDUAN MATAKULIAH SEMINAR PRA SKRIPSI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN INFORMATIKA FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA PANDUAN MATAKULIAH SEMINAR PRA SKRIPSI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN INFORMATIKA FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA how who what SEMINAR PRA SKRIPSI why when where What Matakuliah Seminar

Lebih terperinci

STUDENT CENTER LEARNING

STUDENT CENTER LEARNING 1 STUDENT CENTER LEARNING Aplikasi di Laboratorium/Bengkel Disampaikan pada Pelatihan SCL Politeknik Negeri Bali di Denpasar-Juni 2011 M. Bruri Triyono bruritriyono@yahoo.co.id Dosen Fakultas Teknik dan

Lebih terperinci

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS MELALUI TEKNIK MIND MAPPING MURID KELAS III SD KARTIKA XX-1 KOTA MAKASSAR. Syahrun KEPALA SD KARTIKA XX-1 MAKASSAR

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS MELALUI TEKNIK MIND MAPPING MURID KELAS III SD KARTIKA XX-1 KOTA MAKASSAR. Syahrun KEPALA SD KARTIKA XX-1 MAKASSAR PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS MELALUI TEKNIK MIND MAPPING MURID KELAS III SD KARTIKA XX-1 KOTA MAKASSAR Syahrun KEPALA SD KARTIKA XX-1 MAKASSAR ABSTRAK: Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN TEORETIS. Mas ud Zein dan Darto, pemahaman ( comprehension ) adalah kemampuan

BAB II KAJIAN TEORETIS. Mas ud Zein dan Darto, pemahaman ( comprehension ) adalah kemampuan 11 BAB II KAJIAN TEORETIS A. Pemahaman Konsep Matematis Salah satu kemampuan yang dievaluasi dalam pembelajaran matematika adalah kemampuan pemahaman konsep matematika. Menurut Mas ud Zein dan Darto, pemahaman

Lebih terperinci

PENERAPAN MODEL MIND MAPPING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS

PENERAPAN MODEL MIND MAPPING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PENERAPAN MODEL MIND MAPPING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS Rosmaini Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan ABSTRAK Salah satu kendala yang dihadapi pembelajar pada saat menyusun makalah, laporan,

Lebih terperinci

SKRIPSI Disusun untuk Memenuhi Sebagai Prasyarat Guna Mencapai Derajat Strata 1 Jurusan Pendidikan Matematika

SKRIPSI Disusun untuk Memenuhi Sebagai Prasyarat Guna Mencapai Derajat Strata 1 Jurusan Pendidikan Matematika EFEKTIFITAS STRATEGI GENIUS LEARNING DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA ( PTK Kelas VII SMP Al Islam 1 Surakarta Tahun Ajaran 2009/2010) SKRIPSI Disusun untuk Memenuhi Sebagai

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Matematika merupakan ilmu yang memiliki peranan yang sangat besar dalam

BAB I PENDAHULUAN. Matematika merupakan ilmu yang memiliki peranan yang sangat besar dalam 1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Matematika merupakan ilmu yang memiliki peranan yang sangat besar dalam kemajuan peradaban manusia. Sejak zaman dahulu, mulai era Mesir Kuno, Babylonia hingga

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Permasalahan mendasar yang saat ini dialami oleh bangsa kita adalah

BAB I PENDAHULUAN. Permasalahan mendasar yang saat ini dialami oleh bangsa kita adalah BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Permasalahan mendasar yang saat ini dialami oleh bangsa kita adalah rendahnya kualitas sumber daya manusia. Rendahnya kualitas sumber daya manusia dapat dilihat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan

Lebih terperinci

UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BERPRESTASI DAN PRESTASI BELAJAR IPS DENGAN METODE MIND MAPPING

UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BERPRESTASI DAN PRESTASI BELAJAR IPS DENGAN METODE MIND MAPPING UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BERPRESTASI DAN PRESTASI BELAJAR IPS DENGAN METODE MIND MAPPING Supriyati Basuki Rahayu dan Sunarti ABSTRAK Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi

Lebih terperinci

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

SATUAN ACARA PERKULIAHAN SATUAN ACARA PERKULIAHAN Nama Mata Kuliah : English for Elementary School (GD 321) Program : S1 PGSD Reguler Konsentrasi : Bahasa Inggris Semester : V (Lima) Bobot SKS : 3 Disusun Oleh: Winti Ananthia,

Lebih terperinci