FRIEZE GROUP DALAM TARI SAMAN Rafael Gloriandaru Oktavianto 1), Raden Rara Lucia Hesti Ratnasari 2), Agty Devina Puspitasari 3). 1,2,3 Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma 1 email: ra4eldel@gmail.com 2 email: luciahesti2905@gmail.com 3 email: agtydevinapuspitasari@gmail.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membahas unsur-unsur matematika yang terkandung dalam tari tradisional yang berasal dari Nanggroe Aceh Darussalam yaitu tari Saman.Ada beberapa unsur matematika yang terkandung pada tari Saman, namun yang paling menonjol adalah pola-pola Frieze Group. Pada penelitian ini kami akan memperlihatkan pola-pola Frieze Group apa saja yang terkandung pada tari Saman. Metode penelitian yang kami gunakan adalah kajian pustaka dan pengamatan. Keywords: Tari Saman, Frieze Group 1. PENDAHULUAN Tari Saman berasal adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari daerah Aceh atau Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Tari Saman berasal dari kesenian masyarakat Gayo pada masa itu yang bernama Pok Ane. Kesenian ini mengandalkan tepukan kedua belah tangan dan tepukan tangan ke paha sambil bernyanyi riang.ulama Syeh Saman mendapat inspirasi mengembangkan agama Islam dengan memanfaatkan kesenian masyarakat ini. Untuk tujuan itu, Syeh Saman ikut dalam kesenian rakyat dengan menanamkan unsur-unsur ketauhidan. Artinya, ulama ini melatih pemuda menari dengan diawali kata-kata pujian terhadap Tuhan. Oleh karena itu, sampai sekarang tari Saman selalu dimulai dengan kata-kata keagamaan. Misalnya, mmm oi lesa, mmm oi lesa, ooooilesa, oi lesa, lesalama alaikum. Keunikan tarian dari Aceh adalah gerakannya yang lincah, cepat, tapi ringan. Tari Saman memiliki gerakan yang unik karena gerakan yang ditampilkan meliputi gerakan tangan, badan, dan kepala dan dilakukan sambil duduk.gerakan tersebut mengikuti syair-syair yang dilagukan.tarian dari Aceh pada umumnya diiringi musik yang sumbernya bisa dari alat musik (rebana). Selain itu iringan musik pada tari saman juga dapat dihasilkan dari anggota tubuh penari, seperti petikan jemari, tepukan tangan, atau tepukan dada.tari Saman biasanya dimainkan oleh belasan atau puluhan laki-laki, tetapi jumlahnya harus ganjil. Namun, dalam perkembangannya tarian ini dimainkan oleh perempuan. Untuk melakukan tarian ini, diperlukan kerja sama yang baik di antara penari. Sejauh kami melakukan studi pustaka, belum ada karya ilmiah atau jurnal yang meneliti unsur matematika dalam tari Saman. Penelitian ini terinspirassi oleh penelitian yang membahas matematika dalam tari-tarian. Florentina et.al. (2016), misalnya, melakukan penelitian yang membahas unsur matematika dalam tari Sajojo. Tari sajojo membahas tentang unsur geometri transformasi dan pola bilangan. Unsur matematika yang diteliti dalam tari Saman berbeda dengan unsur matematika dalam tari Sajojo. Dalam penelitian ini, penulis ingin membahas unsur Frieze Group dalam tari Saman. Peneliti mengembangkan Jurnal Tari Sajojo dalam merancang jurnal penelitian ini. 2. KAJIAN LITERATUR Dalam sesi ini akan dibahas secara singkat beberapa konsep utama yang dipergunakan dalam penelitian ini, yaitu grup Frieze. Definisi kami ambil dari Drager (2010). Sebuah grup isometri diskrit G merupakan sebuah Grup Frieze jika semua vektor dalam latis adalah segaris (collinear). Simetri-simetri 72 Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika, Integrasi Budaya, Psikologi, dan Teknologi dalam Membangun Pendidikan Karakter Melalui Matematika dan Pembelajarannya.
grup tersebut disebut pola-pola Frieze. Jika kita melakukan konjugasi pada G dengan operasi rotasi, maka kita akan memperoleh grup yang secara geometris isomorfis pada arah x positif.gambar 1 memperlihatkan lattice L pola Frieze tersebut. c) F 3 (SIDLE) Gambar 4 memperlihatkan pola F 3 terdapat translasi dan refleksi secara vertikal. Gambar 4. SIDLE Gambar 1. Lattice L pola Frieze Hanya terdapat empat kemungkinan elemen grup titik (point group). a. Identitas b. Refleksi secara vertical, yaitu refleksi terhadap sumbu-y. c. Refleksi secara horisontal, yaitu refleksi terhadap sumbu- x. d. Rotasi setengah lingkaran, atau rotasi 180. Hanya terdapat tujuh elemen (pola) grup Frieze. Menurut Rintel, yang dirujuk oleh Drager (2010), pola Frieze adalah pola-pola berulang yang dibentuk oleh simetri satu arah. Simetri-simetri tersebut adalah rotasi, refleksi, atau cermin geser. Seorang ahli matematika bernama John Conway memberi nama untuk setiap elemen frieze group berdasarkan langkah kaki. a) F 1 (HOP) Gambar 2 memperlihatkan pola F 1 hanya memuat translasi. d) F 4 (SPINNING HOP) Pada pola F 4 terdapat translasi dan rotasi 180 (Gambar 5). Gambar 5. SPINING HOP e) F 5 (SPINNING SIDLE) Jika sebuah pola memiliki simetri yang berupa translasi, cermin geser, dan rotasi 180, seperti diperlihatkan dalam Gambar 6, maka pola tersebut disebut pola F 5. Gambar 6. SPINNING SIDLE f) F 6 (JUMP) Pola F 6 memuat translasi dan refleksi secara horisontal (Gambar 7). Gambar 2. HOP b) F 2 (STEP) Pola F 2, seperti diperlihatkan dalam Gambar 3, terdapat translasi dan cermin geser (glide reflection). Gambar 7. JUMP g) F 7 (SPINNING JUMP) Pada pola F 7 terdapat semua pola yang ada pada F 1 - F 6, yakni translasi, refleksi vertikal dan refleksi horisontal, serta rotasi (Gambar 8). Gambar 3. STEP Gambar 8. SPINNING JUMP Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo, Ruang Seminar UMP, Sabtu, 12 Mei 2018 73
Gambar 9 memperlihatkan flowchart untuk mengidentifikasi setiap pola Frieze Group Tabel 1. Pola Frieze dalam Tari Saman Asli Gayo Gambar 9. Diagram alur untuk mengidentifikasi anggota Grup Frieze. 3. METODE PENELITIAN Materi pokok untuk dasar penelitian ini diadopsi dari karya ilmiah yang dipublikasikan oleh Drager (2010). Penelitian ini adalah penelitian kajian pustaka dan bersifat teoritis. Dalam penelitian ini, peneliti mengamati dan menganalisis dua jenis tari Saman, yaitu tari Saman Gayo (Tsyganov, 2013) dan tari Saman kreasi (Ohio State Global, 2010). Pengamatan dilakukan dengan kerangka teori pola Frieze. 4. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini membatasi pengamatan untuk dua macam tari Saman: tari Saman versi lakilaki dan versi laki-laki perempuan. Pada awalnya tari Saman adalah tarian khas aceh yang hanya dilakukan oleh pria saja untuk acara penyambutan tamu atau acara-acara besar lainnya. Sekarang, tari Saman telah dimodifikasi sedemikian hingga penarinya merupakan kolaborasi pria dan wanita. Tabel 1 dan 2 menyajikan hasil pengamatan dalam penelitian ini. Secara khusus, pola-pola Frieze yang ditemukan dalam tari Saman Gayo dengan penari lakilaki ditampilkan pada Tabel 1. Tabel 2 memuat pola-pola Frieze yang ditemukan dalam tari Saman kreasi dengan penari lakilaki dan perempuan. Posisi ini merupakan posisi awal tarian Saman Gayo. Pada posisi awal, ditemukan adanya refleksi vertikal, tetapi tidak ada refleksi horisontal. Jadi posisi adalah pola F 3. Pada posisi kedua, para penari duduk berlutut dengan tangan mengatup dan kepala menoleh ke kiri. Dengan demikian, dalam posisi ini, tidak ditemukan adanya pencerminan vertikal, pencerminan horisontal, serta rotasi setengah putaran. Jadi posisi ini adalah pola F 1 Posisi ini, mirip dengan posisi sebelumnya, tetapi penari menoleh ke kanan. Jadi ini juga merupakan pola F 1. Secara matematis, posisi ini serupa dengan posisi awal. Posisi ini memiliki pencerminan vertikal namun tidak terdapat pencerminan secara horisontal. Jadi, posisi ini juga merupakan pola F 3. 74 Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika, Integrasi Budaya, Psikologi, dan Teknologi dalam Membangun Pendidikan Karakter Melalui Matematika dan Pembelajarannya.
Pada posisi penari ini tidak terdapat pencerminan baik secara vertikal maupun horisontal, dan juga tidak cerdapat cermin geser (glide reflection) serta rotasi setengah putaran. Hanya terdapat translasi sehingga posisi tersebut merupakan pola fieze F 1. Pada posisi ini, semua tangan penari berada didepan pusar dengan posisi tangan saling bertumpang tindih dimana telapak tangan kanan berada diatas telapak tangan kiri. Posisi tangan penari tersebut membuat posisi ini termasuk dalam pola Frieze F 1. Posisi para penari duduk berlutut dengan badan dicondongkan kebelakang dan tangan saling bertumpu menghadap keatas dengan tangan kiri berada diatas tumpuan tangan kanan. Pada posisi tersebut tidak terdapat pencerminan secara vertikal maupun horisontal dan tidak terdapat cermin geser, sehingga posisi penari tersebut termasuk pola Frieze F 1. Pada table 2, peneliti menyajikan hasil pengamatan pada tari Saman Kreasi. Penari pada tarian ini adalah laki-laki dan perempuan. Tabel 2. Pola Frieze dalam Tari Saman Kreasi Seluruh badan penari membungkuk kedepan dan kepala penari menoleh ke kiri. Pada posisi tersebut tidak terdapat pencerminan secara vertikal maupun horisontal dan tidak terdapat cermin geser. Posisi tersebut termasuk pola Frieze F 1. Posisi awal pada gerakan tari Saman kreasi. Penari berdiri segaris dengan kedua tangan mengatup didepan dada. Pada posisi tersebut ditemukan adanya cermin vertikal namun tidak terdapat pencerminan secara horisontal, sehingga posisi tersebut temasuk dalam pola Frieze F 3. Penari berdiri sejajar menghadap ke depan dengan posisi tangan kanan menyilang ke atas Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo, Ruang Seminar UMP, Sabtu, 12 Mei 2018 75
dengan telapak tangan kanan berada di pundak kiri dan tangan kiri menyilang ke bawah dengan telapak tangan kiri berada di paha kanan. Pada posisi ini tidak ditemukan pencerminan secara horisontal maupun vertikal dan tidak terdapat cermin geser. Posisi penari tersebut termasuk pada pola Frieze F 1. Para penari duduk berlutut dengan posisi badan sedikit dicondongkan kedepan dan kedua telapak tangan menyentuh lantai. Pada posisi tersebut ditemukan adanya pencerminan secara vertikal namun tidak terdapat pencerminan secara horisontal, sehingga termasuk pada pola Frieze F 3. Penari duduk berlutut dengan posisi kepala menoleh ke kanan, tangan kanan menyilang ke atas dengan telapak tangan kanan berada dipundak kiri dan tangan kiri menyilang ke bawah dengan telapak tangan kiri berada di paha kanan. Posisi ini adalah pola Frieze F 1. Para penari laki-laki menghadap ke arah kiri dan penari perempuan menghadap kearah kanan sedemikian hingga didapati penari lakilaki dan penari perempuan saling berhadapan dengan posisi tangan kanan penari laki-laki menepuk tangan kiri penari perempuan. Pada posisi penari tersebut tidak ditemukan adanya pencerminan vertikal maupun horisontal, sehingga posisi tersebut dapat digolongkan kedalam pola Frieze F 1. Penari duduk berlutut dengan posisi badan sedikit dicondongkan ke depan dan kedua telapak tangan diletakan diatas paha. Pada posisi tersebut ditemukan cermin vertikal namun tidak terdapat pencerminan secara horisontal, sehingga dapat digolongkan kedalam pola Frieze F 3. Pada gambar tersebut posisi penari duduk berlutut dengan posisi badan membungkuk kedepan dan kepala menghadap ke lantai. Pada posisi penari tersebut ditemukan pencerminan secara vertikal namun tidak terdapat pencerminan secara horisontal, sehingga posisi tersebut dapat digolongkan pola Frieze F 3. Penari duduk bersila dengan kedua tangan mengatup di depan dada. Pada posisi penari tersebut ditemukan adanya pencerminan secara vertikal namun tidak terdapat pencerminan secara horisontal, sehingga posisi tersebut termasuk dalam pola Frieze F 3. 5. KESIMPULAN Penelitian ini menemukan bahwa grup Frieze yang terdapat pada tari Saman asli Gayo dan tari Saman kreasi adalah F 1 dan F 3. Dalam tari Saman asli Gayo yang paling banyak ditemukan adalah F 1 sedangkan pada tari Saman Kreasi yang ditarikan oleh laki-laki dan 76 Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika, Integrasi Budaya, Psikologi, dan Teknologi dalam Membangun Pendidikan Karakter Melalui Matematika dan Pembelajarannya.
perempuan adalah pola Frieze F 3. Cermin vertikal hanya ditemukan jika penari menghadap ke depan, dan posisi tangan sedemikian rupa sehingga tangan kiri dan tangan kanan simetris. Pengamatan dilakukan dari depan. Hal ini mengakibatkan bahwa pencerminan yang mungkin ditemukan hanya pencermin vertikal. Penelitian ini bisa dikembangkan dengan melakukan pengamaatan dari atas. Dengan sudut pengamatan tersebut, mungkin ditemukan pola Frieze yang lain. 6. REFERENSI Bahry, R., Wanti, I. D., Lestari, T., Syai, A., &Djuaeni, I. (2014). Saman Kesenian dari Tanah Gayo. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan. Drager, L. (2010).Geometric Transformations and Wallpaper Groups Symmetries of Geometric Patterns (Discrete Groups of Isometries). Texas: Department of Mathematics and Statistics Texas Tech University. Florentina, D. C., Chorniantini, E. L., dan Sujiati, K. (2016). Matematika dalam Gerakan Tari Sajojo. Prosiding Seminar Nasional Sains dan Pendidikan Sains 6:43 53. Diunduh dari http://fsm.uksw.edu/ojs Tsyganov, Mikhail. (2013). SAMAN Dance (Gayo Lues, Aceh, RI). Diunduh dari : https://www.youtube.com/watch?v=_dvjq 8cAcpY State Global, Ohio. (2010). Indonesian Student Association - Tari saman. Diunduh dari : https://www.youtube.com/watch?v=fqoy MyOlkns Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo, Ruang Seminar UMP, Sabtu, 12 Mei 2018 77