Peta Konsep GERAK RITMIK
|
|
|
- Harjanti Sasmita
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Gerak Ritmik Apakah kamu tahu tentang senam aerobik? Senam aerobik termasuk salah satu senam ritmik. Senam aerobik biasanya diiringi dengan musik dan dipandu oleh instruktur. Mengapa banyak orang yang senang melakukan senam aerobik? Karena senam aerobik dapat meningkatkan kebugaran di samping ada unsur keceriaan. Gerakan-gerakan tubuh pada senam ritmik mengikuti irama yang mengiringinya. Dengan melakukan senam ritmik yang teratur, tubuh akan sehat dan pikiran menjadi segar. Pada bab ini kamu akan diajak belajar dan berlatih tentang gerakan-gerakan senam ritmik. Ayo, kita ikuti bersama-sama.
2 Peta Konsep Gerak langkah tunggal Gerakan langkah Gerak langkah 4 ke berbagai arah Gerak langkah kuda I Gerak ritmik dengan iringan musik Gerak langkah kuda II Latihan pertama Gerakan ayunan lengan Latihan kedua GERAK RITMIK Gerak ritmik tanpa iringan musik Menirukan gerakan binatang Menirukan pohon di tiup angin Menirukan gajah berjalan Menirukan burung terbang Latihan pertama Kombinasi gerakan melangkah dan mengayun Latihan kedua Gerakan pemanasan Latihan ketiga Senam kesegaran jasmani Gerakan inti Memperbaiki kesalahan gerak dalam senam ritmik Gerakan penenangan
3 Senam merupakan cabang olahraga yang memerlukan performa gerakan. Gerakan dalam senam memerlukan kekuatan, kecepatan, dan keserasian gerakan fisik yang sangat teratur. Senam membentuk kelenturan tubuh yang sangat berarti bagi kelangsungan hidup. Jenis senam bermacam-macam. Ada senam lantai, senam irama, senam pramuka, dan lain-lain. Aktivitas ritmik atau senam irama, yaitu gerakan senam atau gerakan bebas yang dilakukan dengan menganut ketukan yang telah ditentukan. Hal itu menimbulkan keselarasan maupun keindahan gerakan. Senam ritmik biasanya dilakukan secara beregu. Adapun irama yang mengiringi senam irama dapat berupa musik, nyanyian, tepuk tangan, dan ketukan lainnya. Gerakan ritmik terdiri atas langkah, ayunan, dan putaran tangan. Langkah dalam gerakan ritmik meliputi gerakan ke depan, mundur, ataupun ke samping. Bentuk gerakannya berupa berjalan, berlari, maupun lompat. A. Gerak Ritmik dengan Iringan Musik Gerak ritmik dapat diiringi dengan musik atau tanpa iringan musik. Gerak ritmik yang diiringi musik semua gerakannya harus mengikuti irama musik yang mengiringinya. Dalam melakukan gerakan harus menyesuaikan ruangan yang dipakai. Gerak ritmik yang dilakukan secara beregu harus dilakukan secara kompak dan menyesuaikan dengan iringan musiknya. Dengan demikian, gerakannya akan terlihat padu dan serasi. Bentuk gerak ritmik dengan iringan musik, yaitu: 1. Gerak Langkah a. Gerak langkah ritmik tunggal Cara melakukannya sebagai berikut. 1) Hitungan 1: langkahkan kaki kanan ke depan satu langkah, sedangkan kaki kiri menjadi poros. 2) Hitungan 2: langkahkan kaki kanan ke belakang satu langkah sedangkan kaki kiri menjadi poros. 3) Hitungan 3: langkahkan kaki kanan ke samping kanan satu langkah, sedangkan kaki kiri menjadi poros. 4) Hitungan 4: rapatkan kedua kaki.
4 Gambar 4.1 Gerakan langkah tunggal. b. Gerak langkah 4 ke berbagai arah Cara melakukannya sebagai berikut. 1) Melangkah 4 langkah ke depan, kemudian melangkah 4 langkah ke belakang. 2) Melangkah 4 langkah serong ke kiri depan, kemudian melangkah 4 langkah serong kanan ke belakang. 3) Melangkah 4 langkah serong ke kanan depan, kemudian melangkah 4 langkah serong kiri ke belakang. 4) Selanjutnya kembali melangkah ke belakang 4 langkah, kemudian 4 langkah ke depan sampai kembali ke posisi semula. Gambar 4.2 Gerakan langkah 4 ke berbagai arah. c. Gerak langkah kuda I Cara melakukannya sebagai berikut. 1) Hitungan 1 dan 3 : langkahkan kaki kanan ke depan sambil meloncat. 2) Hitungan 2 dan 4 : langkahkan kaki kiri ke belakang sambil meloncat.
5 Gambar 4.3 Gerakan langkah kuda I. d. Gerak langkah kuda II Cara melakukannya sebagai berikut. 1) Hitungan 1 dan 2: berjalan sambil jingkat ke depan, kaki diangkat sejajar paha. 2) Hitungan 3 dan 4: berjalan sambil jingkat ke belakang, kaki diangkat sejajar paha. Gambar 4.4 Gerakan langkah kuda II. 2. Gerak Ayunan Lengan a. Latihan pertama Diawali dengan berjalan di tempat dan badan tegak. Gerakan dimulai dari kaki kanan di angkat + 20 cm dari tanah. Ayunkan lengan ke kiri dan ke kanan bergantian ke arah dagu tangan yang diayunkan setengah mengepal. Gerakan dilakukan sebanyak 4 x 8 hitungan. Gambar 4.5 Gerakan latihan pertama.
6 b. Latihan kedua Berdiri dengan kaki rapat. Ayunkan tangan kanan ke depan, sedangkan tangan kiri ke belakang. Lakukan secara bergantian diikuti dengan gerakan kaki mengeper. Gerakan dilakukan sebanyak 4 x 8 hitungan. Gambar 4.6 Gerakan latihan kedua. B Gerak Ritmik tanpa Iringan Musik 1. Menirukan Gerakan Binatang a. Menirukan gajah berjalan Cara melakukannya sebagai berikut. 1) Sikap awal badan membungkuk dengan kedua tangan mengepal sebagai tumpuan. 2) Kaki sedikit ditekuk dan pandangan lurus ke depan. 3) Berjalan ke depan sampai batas yang telah ditentukan. 4) Ketika sampai batas yang telah ditentukan, berjalanlah ke posisi semula. Gambar 4.7 Gerakan meniru gajah berjalan.
7 b. Menirukan burung terbang Cara melakukannya sebagai berikut. 1) Sikap awal berdiri dengan kaki kanan diletakkan di belakang kaki kiri. 2) Kaki kiri sedikit ditekuk, kedua tangan direntangkan, dan pandangan lurus ke depan. 3) Berjalanlah ke depan dengan menggerakkan kedua tangan ke atas dan ke bawah seperti kepakan sayap burungsampai batas yang telah ditentukan. 4) Ketika sampai batas yang telah ditentukan, berjalanlah ke posisi semula. 2. Menirukan Pohon Ditiup Angin Cara melakukannya sebagai berikut. a. Sikap awal berdiri tegak dengan kedua kaki agak dibuka. b. Rentangkan tangan ke atas hingga seperti membentuk huruf V. c. Gerakkan kedua tangan ke kanan dan ke kiri diikuti gerakan badan. d. Ulangi gerakan sampai 8 kali hitungan. Gambar 4.8 Gerakan menirukan burung terbang. (c) (a-b) (d) Gambar 4.9 Gerakan menirukan pohon ditiup angin. 3. Kombinasi Gerakan Melangkah dan Mengayun a. Latihan pertama Berdiri tegak kedua tangan di samping. Kaki kanan melangkah ke kanan disertai tangan kanan direntangkan. Condongkan badan ke kanan. Tangan kiri setengah mengepal di depan dada menghadap ke bawah. Berat badan dipindahkan ke kaki kiri disertai tangan kiri direntangkan. Tangan kanan setengah mengepal di depan dada. Berat badan dipindahkan ke kaki kanan disertai tangan kanan direntangkan. Tangan kiri setengah mengepal di depan dada.
8 Gambar 4.10 Gerakan latihan pertama. b. Latihan kedua Berdiri tegak, kedua tangan di samping. Kaki kangkang, kedua tangan digerakkan ke atas sambil bertepuk tangan. Berdiri tegak dengan kaki rapat, sedangkan tangan di samping. Gambar 4.11 Gerakan latihan kedua. c. Latihan ketiga Berjalan di tempat. Tangan membentuk huruf V sambil menarik napas sebanyak-banyaknya. Tangan diturunkan sambil mengeluarkan napas. Gambar 4.12 Gerakan latihan ketiga.
9 C. Senam Kesegaran Jasmani Jenis senam irama bermacam-macam, misalnya senam aerobik, poco-poco, dan senam kesegaran jasmani. Pada pembahasan materi ini hanya akan dibahas senam kesegaran jasmani. Pada era tahun 80-an, pemerintah sangat giat meluncurkan slogan Mengolahragakan Masyarakat dan Memasyarakatkan Olah Raga. Sebuah ajakan dari pemerintah untuk selalu berolah raga. Ajakan itu dicanangkan oleh Menteri Pemuda dan Olah Raga yang waktu itu dipegang oleh Abdul Gafur. Gerakan nasional ini dapat dijumpai dari tingkat sekolah dasar sampai dengan kantor-kantor pemerintah. Olah raga yang dicanangkan oleh pemerintah dan dilakukan secara massal adalah Senam Pagi Indonesia (SPI) dan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ). Kalau seri Senam Pagi Indonesia diperkenalkan di akhir 70-an dengan SPI seri A, B, C dan D. Senam kesegaran jasmani diperkenalkan pada awal 1984 berdasarkan Surat Perintah Menteri Pemuda dan Olahraga untuk diajarkan ke seluruh lapisan masyarakat. Salah satu kegiatan olah raga yang wajib diikuti setiap hari Jumat di kantor-kantor pemerintah adalah SKJ. Anak-anak sekolah hampir setiap pagi harus SKJ dulu sebelum masuk kelas. Inilah Gerakan Senam Kesegaran Jasmani Gerakan Pemanasan Latihan pertama a. Lari-lari di tempat dalam hitungan 2 x 8. b. Lari-lari di tempat, sambil menengokkan kepala ke kiri dan ke kanan dalam hitungan 1 x 8. c. Lari-lari di tempat, sambil menundukkan dan menengadahkan kepala dalam hitungan 1 x 8. d. Masih lari-lari di tempat, sambil memiringkan kepala ke kiri dan ke kanan dalam hitungan 1 x 8. (a) (b)
10 (c) Gambar 4.13 Gerakan lari-lari di tempat sambil menggerakkan kepala. Latihan kedua (d) a. Lompat-lompat di tempat 3 kali hitungan, hitungan ke-4 loncat memutar ke kiri. b. Lompat-lompat di tempat 3 kali hitungan, hitungan ke-4 loncat memutar balik hadap depan. c. Lompat-lompat di tempat 3 kali hitungan, hitungan ke-4 loncat memutar ke kanan. d. Lompat-lompat di tempat 3 kali hitungan, hitungan ke-4 loncat memutar balik hadap depan. (a) (b)
11 (c) (d) Gambar 4.14 Gerakan lompat sambil berputar arah. Latihan ketiga a. Kaki rapat, lutut ditekuk, badan condong ke depan, tangan lurus ke bawah. b. Putar kedua tangan ke depan, atas, belakang, bawah dalam satu hitungan, dua kali putaran. c. Hitungan ke dua tangan berhenti di depan, d. Putar kedua tangan sebaliknya, ke bawah, belakang, atas, depan, dua kali putaran. e. Lakukan dalam 2 x 8 hitungan. (a) (b) (c) (d) Gambar 4.15 Gerakan membungkuk sambil memutar tangan.
12 2. Gerakan inti Latihan pertama a. Buka kedua kaki selebar bahu, letakkan tangan di depan dada dengan telapak tangan menghadap ke bawah. b. Sentakkan siku dan lengan ke belakang kanan dan kiri. Lakukan 2 kali sentakan. c. Angkat kedua tangan keatas, tarik badan ke belakang 2 kali. d. Lakukan dalam 2 x 8 hitungan. (a) (b) (c) Gambar 4.16 Gerakan menyentakkan siku dan lengan ke belakang dilanjutkan menarik badan ke belakang.
13 Latihan kedua a. Buka kaki lebih lebar, rentangkan kedua tangan lurus ke samping. b. Ayunkan tubuh ke bawah, sehingga tangan kanan yang tetap lurus menyentuh ujung kaki kiri. c. Kembali ke posisi tegak. d. Ayunkan lagi tubuh ke bawah, kali ini tangan kiri yang menyentuh ujung kaki kanan. e. Kembali tegak f. Lakukan 2 x 8 hitungan (a) (b) (c) Latihan ketiga (d) a. Tutup rapat kedua kaki, bungkukkan badan dengan tangan lurus ke bawah. b. Dorong badan membungkuk lebih dalam, angkat lagi, bungkukkan lagi. c. Tegakkan tubuh dengan tangan di pinggang, sentakkan badan dan kepala dua kali ke belakang. d. Lakukan 2 x 8 hitungan (e) Gambar 4.17 Gerakan mengayun tangan menyentuh ujung kaki.
14 (a) (b) (c) Latihan keempat a. Lompat sambil membuka kaki lebar, dan menepukkan kedua tangan lurus di atas kepala. b. Lompat sambil menutup rapat kedua kaki, dan menurunkan tangan menepuk sisi kiri dan kanan badan. c. Lakukan 2 x 8 hitungan. Gambar 4.18 Gerakan membungkukkan badan dilanjutkan menyentakkan badan dan kepala ke belakang. (a) (b) Gambar 4.19 Gerakan menepukkan kedua tangan di atas kepala dilanjutkan menepuk sisi kiri dan kanan badan.
15 3. Gerakan Penenangan a. Kaki dibuka selebar bahu, posisi tangan lurus ke bawah. b. Sambil menarik napas, tarik perlahan-lahan kedua tangan tetap lurus ke depan, ke atas kepala, lalu ke samping lurus. c. Sambil menghembuskan napas, angkat tangan yang lurus ke samping kembali ke atas kepala. d. Bersamaan tangan ke depan badan ikut membungkuk, hingga akhirnya tangan berada di bawah dan badan membungkuk penuh. e. Kembali ke posisi tegak. f. Lakukan dalam 4 x 8 hitungan. (a) (b) (c) Gambar 4.20 Gerakan penenangan. (d) D. Memperbaiki Kesalahan Gerak dalam Senam Ritmik Pada saat melakukan gerakan senam ritmik kadang kala terjadi kesalahan. Misalnya kesalahan gerakan yang tidak sesuai dengan irama. Oleh karena itu, perlu perbaikan agar tidak terjadi kesalahan lagi. Caranya dengan menunjuk salah satu orang yang hafal gerakannya menjadi seorang pemimpin. Sebelum menggunakan musik, pemimpin akan memberikan contoh gerakan yang benar. Apabila semua gerakan sudah dikuasai, baru dicoba dengan iringan musik. Pada akhirnya gerakan peserta akan padu dengan musik sehingga akan terlihat harmonis.
terdiri dari Langkah Berirama terdiri dari Latihan Gerak Berirama Senam Kesegaran Jasmani
Gerak Berirama Gerak berirama disebut juga gerak ritmik. Gerak ini dilakukan dalam gerakan dasar di tempat. Contoh dari gerakan yang berirama adalah gerak jalan, menekuk, mengayun, dan sebagainya. Ayo
( ) Administrasi Bisnis 2014 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro
Nama: Jessica Talenta (075) Resa Junita Anwar (076) Muhammad Ilmal F (077) Rani Atika Marthalove (078) Dinar Rian Fiona (079) Ahmad Surya G (080) Yusian Tabita (081) Gilang Chrsitian E.K (082) Zenia Perwitasari
A. Daya Tahan dan Kekuatan Otot
Kebugaran jasmani harus dipenuhi oleh setiap orang. Kebugaran jasmani merupakan pendukung keberhasilan dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Latihan kebugaran jasmani meliputi daya tahan, kekuatan, kelenturan,
Latihan 1: untuk menyiapkan kondisi secara fisiologis maupun psikologis agar dapat melaksanakan latihan gerakan senam dengan baik dan benar
Lampiran 4 No. Panduan Senam Bugar Lansia (SBL) Langkah Gerakan SBL Bag. 1 Gerakan Pemanasan Gambar Latihan Pernapasan 1. Meluruskan badan dengan kedua tangan lurus ke bawah sejajar dengan kedua sisi tubuh.
Melatih Kebugaran. Kecepatan gerak Loncat katak
Pelajaran 7 Melatih Kebugaran Kata Kunci Daya tahan Kekuatan Kelentukan Kecepatan gerak Loncat katak Mencium lutut Lari berbelok-belok Saat di semester 1, kalian pernah berlatih meningkatkan daya tahan,
BAB VII GERAK RITMIK. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 141
BAB VII GERAK RITMIK Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 141 Aktivitas gerak ritmik merupakan alat pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, juga merupakan upaya mempelajari manusia
Latihan Kekuatan Otot Tubuh Bagian Atas
Latihan Kekuatan Otot Tubuh Bagian Atas Kekuatan otot adalah tenaga, gaya, atau tegangan yang dapat dihasilkan oleh otot atau sekelompok otot pada suatu kontraksi dengan beban maksimal. Otot-otot tubuh
SENAM. Bahan Belajar Mandiri
SENAM Bahan Belajar Mandiri PENDAHULUAN Bersenam merupakan salah satu dasar dalm pelaksanaan kegiatan berolah raga. Bersenam juga termasuk salah satu program kegiatan dalam kurikulum pendidikan jasmani
SIKAP HORMAT DAN TEGAK
SIKAP HORMAT DAN TEGAK Sikap tegak yang digunakan untuk menghormati kawan maupun lawan. Posisi sikap hormat adalah badan tegap, kaki rapat tangan di depan dada terbuka dan rapat dengan jari-jari tangan
bab 1 gerak dasar kata kunci berjalan memutar melempar berlari mengayun menangkap melompat menekuk menendang
bab 1 gerak dasar sumber www.sdialazhar14.wordpress.com tanggal 11 Juni 2009 kata kunci berjalan memutar melempar berlari mengayun menangkap melompat menekuk menendang meloncat menggiring setiap hari kamu
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI Kelas II
Edi Karsono Ricky Rusdhiyana Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI Kelas II PUSAT PERBUKUAN Kementerian Pendidikan Nasional Hak Cipta buku ini pada Kementerian Pendidikan Nasional. Dilindungi
Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan
i Hak Cipta buku ini pada Kementerian Pendidikan Nasional. Dilindungi Undang-undang. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Untuk SD/MI Kelas III Penyusun : Wagino Juari Penelaah : Sukiri Editor : Febri
Senam Ritmik/ Irama (Lanjutan)
Bab 16 Senam Ritmik/ Irama (Lanjutan) Sumber: www.blitarkota.go.id id Kata Kunci gerakan tubuh pita/tali sit up putar badan mengayun tali lompat belakang dasar lompat depan dasar langkah kop ke depan langkah
Gerak Ritmik. Pendahuluan
Gerak Ritmik Pendahuluan Ayo kita melakukan aktivitas ritmik yang gerakan-gerakannya diiringi irama dan juga menyenangkan. Ayo kita melakukan gerak ritmik yang dapat dirangkai dari gerakangerakan yang
I. PENDAHULUAN. Meroda merupakan salah satu gerak dasar yang kompleks, karena dalam
1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Meroda merupakan salah satu gerak dasar yang kompleks, karena dalam melakukan gerakan meroda memerlukan berbagai aspek, seperti fisik antara lain kekuatan, keseimbangan
Suwandi Fendi Fengky Bamar Oktanto Masturi SD/MI
Suwandi Fendi Fengky Bamar Oktanto Masturi SD/MI 2 Hak Cipta buku ini pada Kementerian Pendidikan Nasional. Dilindungi oleh Undang-undang. Untuk SD/MI Kelas II Penulis : Suwandi Fendi Fengky Bamar Oktanto
MATERI SENAM AEROBIK LOW IMPACT DAN HIGH IMPACT
MATERI SENAM AEROBIK LOW IMPACT DAN HIGH IMPACT I. LOW IMPACT A. Gerakan Kaki 1. Marching Gerakan jalan di tempat. Kaki kiri dan kanan diangkat secara bergantian dengan tumpuan berada di satu kaki. 2.
BAB 1 GERAK DASAR KATA KUNCI BERJALAN MEMUTAR MELEMPAR BERLARI MENGAYUN MENANGKAP MELOMPAT MENEKUK MENENDANG
BAB 1 GERAK DASAR KATA KUNCI BERJALAN MEMUTAR MELEMPAR BERLARI MENGAYUN MENANGKAP MELOMPAT MENEKUK MENENDANG bab 1 gerak dasar sumber www.sdialazhar14.wordpress.com tanggal 11 Juni 2009 kata kunci berjalan
I. PENDAHULUAN. Senam merupakan aktivitas fisik yang dapat membantu mengoptimalkan. perkembangan gerak terutama dalam membangun pengalaman gerak anak.
1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Senam merupakan aktivitas fisik yang dapat membantu mengoptimalkan perkembangan gerak terutama dalam membangun pengalaman gerak anak. Gerakan-gerakan senam sangat
Permainan Bola Voli. 1. Sejarah Permainan Bola Voli. 2. Pengertian Bola Voli. 3. Lapangan Bola Voli
B Permainan Bola Voli Apakah kamu menyukai permainan bola voli? Sebenarnya permainan bola voli telah memasyarakat. Apakah kamu telah dapat melakukan gerak dasar permainan bola voli dengan benar? Ayo kita
PROGRAM PEMBELAJARAN P J O K KELAS I - SEMESTER 1
PROGRAM PEMBELAJARAN P J O K KELAS I - SEMESTER 1 1 PROGRAM SEMESTER Standar Kompetensi : 1. Mempraktikkan gerak dasar kedalam permainan sederhana/ aktivitas jasmani dan nilai yang terkandung di dalamnya
PROGRAM PEMBELAJARAN P J O K KELAS III - SEMESTER 2
PROGRAM PEMBELAJARAN P J O K KELAS III - SEMESTER 2 1 PROGRAM SEMESTER Standar Kompetensi : 6. Mempraktikkan berbagai gerak dasar dalam permainan sederhana dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya Kompetensi
BAB II KAJIAN PUSTAKA. 1. Hakikat Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan. Indonesia seutuhnya. Sedangkan Engkos Kosasih (1985: 4) mengatakan
BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Diskripsi Teori 1. Hakikat Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Menurut Sukintaka yang dikutip Jaka Sunardi (2009: 30) bahwa Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan adalah
SILABUS PEMBELAJARAN
SILABUS PEMBELAJARAN Sekolah :.. Kelas : 3 ( tiga ) Mapel : Semester : I ( satu ) Standar : 1. Memkan berbagai kombinasi gerak dasar melalui dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya Dasar 1.1 Memprakti
Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan
May Sumarya Eso Suwarso Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 2 Untuk Sekolah Dasar Kelas II i Hak Cipta buku ini pada Kementerian Pendidikan Nasional. Dilindungi Undang-undang. Pendidikan Jasmani
PROGRAM PEMBELAJARAN P J O K KELAS III - SEMESTER 1
PROGRAM PEMBELAJARAN P J O K KELAS III - SEMESTER 1 1 PROGRAM SEMESTER Standar Kompetensi : 1. Mempraktikkan berbagai kombinasi gerak dasar melalui permainan dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya
DAFTAR RIWAYAT HIDUP. : Jl. Kentang I/ 126 Perum I Tangerang. 4. Fakultas Fisioterapi Universitas Esa Unggul, Jakarta (2005-Sekarang)
DAFTAR RIWAYAT HIDUP Nama : Abdul Malik AA Tempat Tanggal Lahir : Tangerang, 04 Oktober 1987 Alamat : Jl. Kentang I/ 126 Perum I Tangerang No Tlp : 08569077785 Riwayat Pendidikan : 1. SDN Karawaci XII,
SENAM REFLEKSI TAHAP PELEBURAN (terdiri dari tujuh gerakan)
SENAM REFLEKSI Senam refleksi dilakukan dengan menggabungkan gerakan tubuh dan teknik pengaturan pernapasan. Tujuannya adalah memperbaiki fungsi-fungsi otot-otot yang berhubungan dengan alat-alat/organ
BAB V KEBUGARAN JASMANI. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 117
BAB V KEBUGARAN JASMANI Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 117 Kebugaran jasmani merupakan alat pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, juga merupakan upaya untuk meningkatkan dan
Petunjuk Pelaksanaan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia. 1) lintasan lurus, datar, tidak licin, berjarak 30 meter, dan mempunyai
Lampiran Petunjuk Pelaksanaan TKJI Petunjuk Pelaksanaan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia Petunjuk Pelaksanaan Tes 1. Lari 40 meter a. Tujuan Tes lari ini adalah untuk mengetahui atau mengukur kecepatan.
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Untuk SD/MI Kelas II Hak Cipta buku ini pada Kementerian Pendidikan Nasonal. Dilindungi Undang-undang. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Untuk SD/MI
LAMPIRAN. Universitas Sumatera Utara
LAMPIRAN LAMPIRAN 1. SURAT IJIN PENELITIAN LAMPIRAN 2. SURAT KETERANGAN SELESAI PENELITIAN LAMPIRAN 3 KUESIONER PENELITIAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PETANI PEMETIK KOPI DI DUSUN BANUA TAHUN 2015 Karakteristik
Berbagai Bentuk dan Kombinasi Gerak Dasar Anak Usia dini
Berbagai Bentuk dan Kombinasi Gerak Dasar Anak Usia dini Berbagai Gerakan Dasar BEBERAPA MACAM GERAKAN DASAR DAN VARIASINYA,YAITU; BERBARING, DUDUK, BERDIRI, BERJALAN, BERLARI, MENDAKI, MELONCAT DAN BERJINGKAT,
d. Pembelajaran Menahan Siku Lawan di Atas Pundak Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
A B A B A B Gambar 4.16 Pembelajaran mengunci lawan dengan menahan serangan siku lawan d. Pembelajaran Menahan Siku Lawan di Atas Pundak 1) Peserta didik A melancarkan pukulan dengan tangan kanan lurus
SILABUS PENJAS SD / MI
Standar Kompetensi : 1. Mempraktekkan gerak dasar kedalam permainan sederhana/aktivitas dan nilai yang terkandung didalamnya. 1.1 Mempraktikkan gerak dasar jalan, lari dan lompat dalam permainan sederhana
PROGRAM TAHUNAN (PROTA)
PROGRAM TAHUNAN (PROTA) Mata Pelajaran : Penjasorkes Kelas : I (Satu) Tingkat Pendidikan : SD Tahun Pelajaran : 2011/2012 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 ASPEK 1: PERMAINAN DAN OLAHRAGA A Gerak Dasar Jalan, Lari,
penjasorkes untuk SD/MI Kelas I
penjasorkes untuk SD/MI Kelas I 1 Hak Cipta buku ini pada Kementerian Pendidikan Nasional Dilindungi Undang-undang penjasorkes untuk SD/MI Kelas I 1Penyusun : Agus Budhi Juli Hari Pariman Nuryono Editor
Penjasorkes. Untuk SD/MI Kelas III
Penjasorkes Untuk SD/MI Kelas III 3 Hak Cipta buku ini pada Kementerian Pendidikan Nasional. Dilindungi Undang-undang. Penjasorkes Untuk SD/MI Kelas III 3Penyusun : Agus Budhi Juli Hari Pariman Nuryono
Senam Hamil. Pengertian Senam Hamil
Senam Hamil Pengertian Senam Hamil Senam ibu hamil adalah jenis olahraga yang ringan untuk ibu hamil, olahraga ini bisa dilakukan untuk ibu hamil yang usia kandungannya di atas 6 bulan. Usia kandungan
Mari Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan
Hak Cipta buku ini pada Kementerian Pendidikan Nasional Dilindungi Undang-Undang Mari Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk SD-MI Kelas II Mufid, Najib Sulhan Yekti Widodo Penyusun :
PUSAT PERBUKUAN. Kementerian Pendidikan Nasional
PUSAT PERBUKUAN Kementerian Pendidikan Nasional PUSAT PERBUKUAN Kementerian Pendidikan Nasional Hak Cipta buku ini pada Kementerian Pendidikan Nasional. Dilindungi Undang-undang. Senang Belajar Pendidikan
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
1 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi Pokok Alokasi Waktu : SMA Negeri 1 Godean : Penjasorkes : XII/Satu : Permainan Bola Basket : 6 JP (6 X 45 menit) A.
: LANTAI PERINGKAT 1
: LANTAI PERINGKAT 1 1. Roll belakang dengan lengan dan kaki bengkok berakhir di posisi berdiri kangkang, badan horisontal dengan kedua lengan horisontal ke samping. Tahan 2 detik. 2. Tempatkan kedua tangan
TES KESEGARAN JASMANI INDONESIA (TKJI)
TES KESEGARAN JASMANI INDONESIA (TKJI) Pengantar : Dalam lokakarya kesegaran jasmani yang dilaksanakan pada tahun 1984 Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) telah disepakati dan ditetapkan menjadi instrumen
Teknik Dasar Permainan Bola Basket Beserta Gambarnya
Teknik Dasar Permainan Bola Basket Beserta Gambarnya A. PASSING DAN CATCHING Passing atau operan adalah memberikan bola ke kawan dalam permainan bola basket. Cara memegang bola basket adalah sikap tangan
KOMPETENSI DASAR PENJASORKES SEKOLAH DASAR KELAS I - VI. Kompetensi Dasar Berdasarkan Permendiknas No. 22 Tahun 2006
KOMPETENSI DASAR PENJASORKES SEKOLAH DASAR KELAS I - VI KELAS I Kompetensi Inti 1. Menerima dan menjalankan ajaran agama dan kepercayaan yang dianutnya 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
PENGARUH SENAM KECANTIKAN TERHADAP KESEHATAN MAHASISWA AKADEMI KESEJAHTERAAN SOSIAL AKK YOGYAKARTA
1 2 PENGARUH SENAM KECANTIKAN TERHADAP KESEHATAN MAHASISWA AKADEMI KESEJAHTERAAN SOSIAL AKK YOGYAKARTA Oleh: Herina Yuwati AKADEMI KESEJAHTERAAN SOSIAL AKADEMI KESEJAHTERAAN KELUARGA YOGYAKARTA Jl. Nitikan
1. Olah Raga-- Studi dan Pengajaran I. Judul II. Khairul Hadziq III. Arief Kurniawan
i ii Hak Cipta buku ini pada Kementerian Pendidikan Nasional. Dilindungi Undang-Undang. Penyusun : Akhmad Olih Solihin Khairul Hadziq Editor : Arief Kurniawan Pewajah Isi : Rahmat Deedat Perancang Sampul
Latihan Kuatkan Otot Seluruh Badan
Latihan Kuatkan Otot Seluruh Badan latihan dengan gerakan-gerakan berikut ini. "Saya seorang wanita berusia 30 tahun. Secara teratur, saya melakukan olahraga jalan pagi. Setiap latihan waktunya antara
MAKALAH SENAM LANTAI
MAKALAH SENAM LANTAI Disusun Oleh : 1. Eka Putri Damayanti 2. Ony Awalia Putri 3. Risma Putri Utami 4. Liza Yunita 5. Naylatul Aulia 6. Emil Zaenandi B. 7. Krisnanto 8. Dede Faiz Kelas : VIII C SMP NEGERI
Deni Kurniadi Suro Prapanca Penjas Orkes Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas II
Deni Kurniadi Suro Prapanca Penjas Orkes Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas II Hak Cipta buku ini pada Kementerian Pendidikan Nasional. Dilindungi
www.dennysantoso.com www.sportindo.com www.duniafitnes.com KATA PENGANTAR 1. BENT OVER LATERAL RAISE rogram latihan fitnes yang benar dan efektif adalah penting bagi atlit atau setiap orang yang mencari
Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan
i ii Hak Cipta buku ini pada Kementerian Pendidikan Nasional. Dilindungi Undang-undang. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Untuk SD/MI Kelas I Penyusun Penelaah Editor Design Cover Setting/Lay Out
gerak dasar berjalan gerak dasar lompat dan loncat gerak dasar lempar dan tangkap
Kelas Tema Materi Waktu P1 Unit 1 gerak dasar berjalan gerak dasar lompat dan loncat gerak dasar lempar dan tangkap Sikap tubuh yang benar lantai Gerak berirama Hidup Penampilan sikap tubuh Gerakan senam
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan jasmani sebagai komponen pendidikan secara keseluruhan telah disadari oleh banyak kalangan. namun dalam pelaksanaannya pengajaran pendidikan jasmani
PUSAT PERBUKUAN Kementerian Pendidikan Nasional
PUSAT PERBUKUAN Kementerian Pendidikan Nasional i Hak Cipta buku ini pada Kementerian Pendidikan Nasional. Dilindungi Undang-undang. Ukuran Buku : 17,6 X 25 cm Font : Arial, Arial Rounded MT Bold Penulis
PENDAHULUAN. Trenggalek, 16 Januari Penulis
PENDAHULUAN Assalamu alaikum Wr. Wb. Alhamdulillah, puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah YME yang selalu melimpahkan karunia-nya, sehingga makalah ini dapat tercipta. Makalah ini dibuat untuk membantuk
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )
46 Lampiran 10 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Nama Sekolah : SD Negeri 2 Sawah Lama Bandar Lampung Mata Pelajaran : Pendidikan jasmani Olahraga dan kesehatan Kelas/Semester : 5/2 Pertemuan :
SILABUS. ke depan, belakang dan kesamping - Melakukan gerakan kombinasi dari gerak jalan - Melakukan lari ke depan, kebelakang dan ke samping
SILABUS Kelas/Semester : III/I : NORMA STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR MATERI POKOK KEGIATAN PEMBELAJARAN INDIKATOR PENILAIAN ALOKASI WAKTU ALAT/SUMBER BAHAN PBKB 1.Mempraktikkan berbagai kombinasi
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMP/MTs :... Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas/Semester : VII (Tujuh )/1 (satu) Alokasi Waktu : 6 x 40 menit (3 x pertemuan ) A. Standar
Senang Belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
Hak Cipta buku ini pada Kementerian Pendidikan Nasional. Dilindungi undang-undang. Senang Belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk Kelas II Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Penulis Editor
TEKNIK DASAR DALAM GERAKAN PENCAK SILAT Disampaikan Sebagai Materi Muatan Lokal Pencak Silat SMA NEGERI ARJASA
TEKNIK DASAR DALAM GERAKAN PENCAK SILAT Disampaikan Sebagai Materi Muatan Lokal Pencak Silat SMA NEGERI ARJASA Oleh: Muhammad Surur, S.Pd JEMBER 2012 TEKNIK DASAR DALAM GERAKAN PENCAK SILAT 1. KUDA-KUDA
BAB VIII RENANG. 150 Kelas X SMA/MA/SMK/MAK
BAB VIII RENANG 150 Kelas X SMA/MA/SMK/MAK Olahraga renang merupakan alat pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, juga merupakan upaya mempelajari manusia bergerak. Pilih salah satu gaya
PERATURAN BARIS BERBARIS
PERATURAN BARIS BERBARIS 1. Pengertian Baris Berbaris Suatu wujud fisik yang diperlukan untuk menanamkan kebiasaan tata cara hidup suatu organisasi masyarakat yang diarahkan kepada terbentuknya perwatakan
KERANGKA ACUAN KEGIATAN PROSEDUR SENAM LANSIA
KERANGKA ACUAN KEGIATAN PROSEDUR SENAM LANSIA Pendahuluan Usia lanjut atau lanjut usia bukanlah merupakan suatu penyakit, meskipun hal tersebut dapat menimbulkan masalah sosial. Di beberapa negara, terutama
2.2.1 Menunjukkan sikap tanggung jawab Menunjukkan kemauan bekerjasama dalam melakukan berbagai aktivitas fisik.
I. Penilaian 1. Instrumen Penilaian sikap Indikator : 1.2.1 Tumbuhnya kesadaran bahwa tubuh harus dipelihara dan dibina, sebagai wujud syukur kepada sang Pencipta. 2.2.1 Menunjukkan sikap tanggung jawab.
PEMERIKSAAN KESEGARAN JASMANI ANAK USIA SEKOLAH LANJUTAN. Oleh: Cerika Rismayanthi, M.Or NIP
PEMERIKSAAN KESEGARAN JASMANI ANAK USIA SEKOLAH LANJUTAN Oleh: Cerika Rismayanthi, M.Or NIP 19830127 200604 2 001 Dalam lokakarya kesegaran jasmani yang dilaksanakan pada tahun 1984 Tes Kesegaran Jasmani
III. METODOLOGI PENELITIAN. pemecahan masalah dengan teknik dan cara tertentu sehingga diperoleh data yang
18 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian adalah suatu cara yang dipergunakan untuk pemecahan masalah dengan teknik dan cara tertentu sehingga diperoleh data yang valid untuk
1 Asimetri Kemampuan usia 4 bulan. selalu meletakkan pipi ke alas secara. kedua lengan dan kepala tegak, dan dapat
Perkembangan gerakan kasar Bulan Pencapaian Titik Pencapaian 1 Asimetri Kemampuan usia 4 bulan 2 Setengah miring jika dalam posisi tengkurap, selalu meletakkan pipi ke alas secara bergantian disebut titik
SILABUS PEMBELAJARAN
SILABUS PEMBELAJARAN Sekolah :.. Kelas : 3 ( tiga ) Mapel : Semester : 2 ( dua ) Standar Kompetensi : 6. Mempraktikkan berbagai gerak dasar dalam permainan sederhana dan nilai-nilai yang terkandung di
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ( RPP ) : Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas / Semester : IX / 1
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ( RPP ) Nama Sekolah : SMP N 9 Magelang Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas / Semester : IX / 1 Alokasi Waktu : 2x40 menit 4. Standar Kompetensi
SILABUS STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR MATERI POKOK KEGIATAN PEMBELAJARAN INDIKATOR PENILAIAN ALOKASI WAKTU
Nama Sekolah : SDIT INSAN KAMIL KARANGANYAR Mata Pelajaran : PENJASORKES Kelas/Semester : 2 /I : TUMBUHAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR MATERI POKOK KEGIATAN PEMBELAJARAN INDIKATOR PENILAIAN ALOKASI
Bentuk-bentuk latihan kebugaran bagi atlet Oleh : Teguh Santoso
Bentuk-bentuk latihan kebugaran bagi atlet Oleh : Teguh Santoso Abstrak Ada banyak bentuk-bentuk latihan kebugaran yang dapat dipilih oleh seorang atlet. Bantuk-bentuk latihan diperlukan untuk menjaga
METHODIK DASAR GERAK ATHLETIK
METHODIK DASAR GERAK ATHLETIK Oleh Drs. H.M.Husni Thamrin, M.Pd FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA METHODIK ATHLETIK Mengajar Gerak Dasar Atletik 1. Atletik merupakan aktivitas jasmani
: Permohonan sebagai Judge Media Visual Teknik Dasar Sepakbola. Dosen Pendidikan Kepelatihan Olahraga
Hal : Permohonan sebagai Judge Media Visual Teknik Dasar Sepakbola Kepada Yth. : Bapak Drs. Subagyo Irianto, M.Pd. Dosen Pendidikan Kepelatihan Olahraga Jurusan Pendidikan Kepelatihan FIK UNY Disampaikan
II. TINJAUAN PUSTAKA. maupun untuk putri. Unsur fisik yang diperlukan dalam nomor tolak ini adalah
9 II. TINJAUAN PUSTAKA A. Prestasi Lempar Lembing Lempar lembing merupakan salah satu nomor pada cabang olahraga atletik yang diperlombakan dalam perlombaan nasional maupun internasional, baik untuk putra
TES KESEGARAN JASMANI INDONESIA (TKJI)
Lampiran 4. TES KESEGARAN JASMANI INDONESIA (TKJI) Pengantar : Dalam lokakarya kesegaran jasmani yang dilaksanakan pada tahun 1984 Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) telah disepakati dan ditetapkan
Lampiran 15. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Passing Bawah
Lampiran 15. Rencana Pelaksanaan Passing Bawah RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMP : SMP Negeri 1 Puring Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas/Semester : VIII/Ganjil
TES KESEGARAN JASMANI INDONESIA (TKJI)
TES KESEGARAN JASMANI INDONESIA (TKJI) Pengantar : Dalam lokakarya kesegaran jasmani yang dilaksanakan pada tahun 1984 Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) telah disepakati dan ditetapkan menjadi instrumen
BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN. pemberi bola kepada si pemukul. Namun pada permaianan kippers si pemukul
BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN 2.1 Kajian Teoritis. 2.1.1 Hakikat Permainan Kippers Pada dasarnya permaianan kippers sama dengan permainan kasti, baik dari segi teknik melempar, menangkap,
SILABUS : SDIT INSAN KAMIL KARANGANYAR. Kelas/Semester. : 1. Diri sendiri STANDAR KOMPETENSI
SILABUS Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester : SDIT INSAN KAMIL KARANGANYAR : Penjasorkes : I/I : 1. Diri sendiri 1. Mempraktikkan gerak dasar ke dalam permainan sederhana/ aktivitas jasmani dan
PROGRAM PEMBELAJARAN P J O K KELAS IV - SEMESTER 1
PROGRAM PEMBELAJARAN P J O K KELAS IV - SEMESTER 1 1 Standar Kompetensi : 1. Mempraktikan gerak dasar ke dalam permainan sederhana dan olahraga serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya 1.1.Mempraktikkan
TINJAUAN PUSTAKA. ini, belajar adalah merupakan salah satu proses suatu kegiatan dan bukan suatu hasil atau hasil
II. TINJAUAN PUSTAKA A. Pengertian Belajar Mengajar Hampir para ahli telah mencoba merumuskan dan membuat tafsirannya tentang belajar. Belajar adalah modifikasi atau memperteguhkan kelakuan melalui pengalaman.
Angkat kedua dumbbell ke depan dengan memutar pergelangan tangan (twist) hingga bertemu satu sama lain.
DADA 1. Breast Twist Fly 1. Posisikan tubuh bersandar incline pada bench dengan kedua tangan terbuka lebar memegang dumbbell. Busungkan dada untuk gerakan yang optimal. Angkat kedua dumbbell ke depan dengan
I. PENDAHULUAN. Sikap lilin merupakan bagian dari keterampilan gerak dasar dalam senam
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sikap lilin merupakan bagian dari keterampilan gerak dasar dalam senam lantai. Sikap lilin adalah sikap yang dilakukan dari posisi tidur terlentang, kemudian mengangkat
PROGRAM PEMBELAJARAN P J O K KELAS IV - SEMESTER 2
PROGRAM PEMBELAJARAN P J O K KELAS IV - SEMESTER 2 1 Standar Kompetensi : 6. Mempraktikkan gerak dasar ke dalam permainan dan olahraga dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya 6.1.Mempraktikkan gerak
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
1 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi Pokok Alokasi Waktu : SMA Negeri 1 Godean : Penjasorkes : XII/Satu : Loncat Kangkang : 3 JP (3 X 45 menit) A. Tujuan
LOMPAT JANGKIT. Dalam lompat jangkit ada 3 tahapan yang harus dilaksanakan yaitu : 1. Tahapan Hop ( Jingkat ) Design by R2 Bramistra
LOMPAT JANGKIT Definisi lompat jangkit : Lompat jangkit disebut juga lompat-lompat tiga, karena dilakukan dengan tiga lompatan yaitu jingkat (hop), langkah (step), lompat (jump) atau jingkat langkah lompat.
BAB I PERMAINAN BOLA BESAR. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 1
BAB I PERMAINAN BOLA BESAR Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 1 PERMAINAN BOLA BESAR Permainan bola besar melalui permainan sepak bola Permainan bola besar melalui permainan bola voli Permainan
II. TINJAUAN PUSTAKA. Pendidikan Jasmani adalah proses pendidikan yang memanfaatkan aktivitas jasmani yang
II. TINJAUAN PUSTAKA A. Hakekat Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Pendidikan Jasmani adalah proses pendidikan yang memanfaatkan aktivitas jasmani yang direncanakan secara sistematik bertujuan
MELATIH SIKAP DAN GERAK DASAR PENCAK SILAT BAGI PESILAT PEMULA. Oleh: Agung Nugroho, A.M. Dosen Jurusan Pendidikan Kepelatihan FIK UNY
MELATIH SIKAP DAN GERAK DASAR PENCAK SILAT BAGI PESILAT PEMULA Oleh: Agung Nugroho, A.M. Dosen Jurusan Pendidikan Kepelatihan FIK UNY ABSTRAK Ajaran dalam pencak silat meliputi empat aspek, yaitu aspek
BAB I PENDAHULUAN BAB II A. LATAR BELAKANG
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Saat ini banyak sekali jenis-jenis olahraga yang ada di dunia ini, salah satunya adalah olahraga renang. Seperti yang telah diketahui, renang termasuk salahsatu cabang
: Permohonan sebagai Judge Media Visual Teknik Dasar Sepakbola
Hal : Permohonan sebagai Judge Media Visual Teknik Dasar Sepakbola Kepada Yth. : Bapak Budi Aryanto,S.Pd., M.Pd. Dosen Program Studi PKO Jurusan PKL FIK UNY Disampaikan dengan hormat, sehubungan dengan
Lampiran 7 LEMBAR PERSETUJUAN RESPONDEN (INFORMED CONSENT) Saya yang bertanda tangan dibawah ini : Nama responden Umur :. :. Menyatakan bersedia menjadi subyek (responden) dalam penelitian dari : Nama
Mari Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan
Hak Cipta buku ini pada Kementerian Pendidikan Nasional Dilindungi Undang-undang Mari Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk SD-MI Kelas IV Mufid, Najib Sulhan Yekti Widodo Penyusun :
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI SEKOLAH DASAR
I. SENAM UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR: 1. Menyenangkan, 2. Memberikan tantangan untuk setiap aktivitas jenjang keterampilan, 3. Memberi peluang yang menyenangkan untuk mengukur peningkatan keterampilannya
BAB III METODE PENELITIAN. mengarah pada tujuan penelitian serta dapat dipertanggungjawabkan secara. pada ketepatan dalam penggunaan metode.
32 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penggunaan metode penelitian dalam penelitian harus tepat sasaran dan mengarah pada tujuan penelitian serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah agar
penata letak: edi laish ilustrator: aang ukuran buku: 17,6 x 25 cm
Hak Cipta buku ini pada Kementerian Pendidikan Nasional. Dilindungi Undang-undang. penjas orkes untuk sd/mi kelas II penulis: abdurahman asep zaenal rizal editor: adi asmara desain sampul: edi laish penata
LAMPIRAN 1 Peak Flow Meter Penggunaan instrumen untuk mengukur Arus Puncak Ekspirasi pada peserta. 1. Peserta diminta untuk berdiri dan memegang peak
LAMPIRAN 1 Peak Flow Meter Penggunaan instrumen untuk mengukur Arus Puncak Ekspirasi pada peserta. 1. Peserta diminta untuk berdiri dan memegang peak flow meter. 2. Mouth Piece dimasukan kedalam mulut.
2.4.1 Menunjukkan kemauan bekerjasama dalam melakukan berbagai aktivitas fisik Menunjukkan perilaku disiplin selama pembelajaran.
I. Penilaian 1. Instrumen Penilaian sikap Indikator : 1.2.1 Tumbuhnya kesadaran bahwa tubuh harus dipelihara dan dibina, sebagai wujud syukur kepada sang Pencipta. 2.2.1 Menunjukkan sikap tanggung jawab.
