ERP (Enterprise Resource Planning) Pertemuan 4

dokumen-dokumen yang mirip


ENTERPRISE RESOURCE PLANNING

ENTERPRISE RESOURCE PLANNING

ENTERPRISE RESOURCE PLANNING

ENTERPRISE RESOURCE PLANNING

STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

APLIKASI MANAJEMEN PERKANTORAN E */**

PERANCANGAN MODUL HUMAN RESOURCE (HR) DENGAN KONSEP ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) PADA PT. KILANG LIMA GUNUNG

BAB I PENDAHULUAN. sempurna karena adanya kebutuhan project baru yang belum pasti, sehingga layout

ERP (Enterprise Resource Planning) Pertemuan 2

STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

وإذ تا ذن لي ني ن ربكم شكرتم لا زیدنكم ولي ن إنن كفرتم عذابي لشدید Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur

Akuntansi Biaya. Review : Joint Product, Material, Labor, Factory Overhead, Activity-Based Costing. Rista Bintara, SE., M.Ak.

Lab. Teknik Industri Lanjut LEMBAGA PENGEMBANGAN TEKNOLOGI. p j UNIVERSITAS GUNADARMA

TUGAS ENTERPRISE RESOURCE PLANNING. Tugas Departemen, Modul, dan Fitur. Disusun Oleh : Fajar Prasetyawan ( )

MANAJEMEN PRODUKSI Dalam AGRIBISNIS

SIKLUS PRODUKSI. Tiga fungsi SIA dasar dalam siklus produksi, yaitu:

Perencanaan Sumber Daya

ERP (Enterprise Resource Planning) Pertemuan 7

BAB 4 HASIL KINERJA SISTEM ERP PADA MODUL MATERIAL MANAGEMENT

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

COST ACCOUNTING MATERI-9 BIAYA BAHAN BAKU. Universitas Esa Unggul Jakarta

Enterprise Resource Planning (ERP)

APLIKASI SIKLUS PRODUKSI DAN SIKLUS KEUANGAN KONSEP SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

ERP (Enterprise Resource Planning) Pertemuan 3

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN

Week 10 SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS PENGELUARAN. Awalludiyah Ambarwati

ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) Chapter 10

BAB I PENDAHULUAN. penting bagi perusahaan di bidang apapun. Dengan menguasai teknologi dan

Enterprise Resource Planning

I. SISTEM BISNIS ENTERPRISE

Aplikasi Sistem Informasi (1)

PT. INFODATA SOLUSI CIPTA. Product Info ISC ERP

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN LANJUTAN. Dea Arri Rajasa, SE., S.Kom

Modul ke: SAP FUNDAMENTAL 05FEB FINANCIAL. Fakultas. Fransisca Hanita Rusgowanto S.Kom,M.Ak. Program Studi S1.Akuntansi

Mode Distribusi & Transportasi. Tita Talitha, MT

JENIS & KEGIATAN SISTEM INFORMASI PADA LEVEL-LEVEL ORGANISASI M-03

Enterprise Resource Planning (ERP)

BAB 1 PENDAHULUAN. suatu paradigma baru bagi perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Berbeda dengan

MARKETING INFORMATION SYSTEM & SALES ORDER PROCESS

APLIKASI SIKLUS PENDAPATAN: PENJUALAN DAN PENERIMAAN TUNAI KONSEP SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

BAB 2 GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB I PENDAHULUAN. Latar Belakang

Management Information Systems (MIS) Sistem Informasi Manajemen adalah sistem informasi yang dibutuhkan sebuah organisasi dengan pengolahan seluruh

2 digudang juga harus tetap terpantau terus menerus. Untuk itu diperlukan sebuah sistem yang dapat memanajemen atau merencanakan keluar masuknya baran

APLIKASI MANAJEMEN PERKANTORAN E*/**

Bab 2. Tinjauan Pustaka

BAB II. organisasi mulai dari perencanaan sistim operasi, perancangan sistim operasi hingga

Materi #12. TKT312 - Otomasi Sistem Produksi T a u f i q u r R a c h m a n

1. MODUL GENERAL LEDGER

TIN310 - Otomasi Sistem Produksi. h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n. w e b l o g. e s a u n g g u l. a c. i d

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil pembahasan dan perancangan terhadap sistem informasi

Siklus Pengeluaran: Pembelian dan Pengeluaran Kas. Pertemuan 12

SIAP Kontraktor Solusi untuk pengendalian proyek

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (Tipe & Kegiatan Manajemen, Jenis-Jenis Sistem Informasi) Chairul Furqon

RANGKUMAN SIM Ch. 9 MENCAPAI KEUNGGULAN OPERASIONAL DAN KEINTIMAN PELANGGAN MELALUI APLIKASI PERUSAHAAN

COST ACCOUNTING. Material : Controlling, Costing, and Planning. Riaty Handayani, SE., M.Ak. Modul ke: Fakultas Ekonomi dan Bisnis

KONFIGURASI APLIKASI ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) BERBASIS WEB DI PT. X

DAH2F3. Perencanaan Sumber Daya Perusahaan. Minggu ke-2: Proses Bisnis dan Area Fungsional

BAB II LANDASAN TEORI. semacam ini sering disebut juga unit based system. Pada sistem ini biaya-biaya yang

BAB 1 PENDAHULUAN. PT. Federal Karyatama adalah suatu perusahaan yang bergerak di bidang

Sistem Informasi Akuntansi I. Modul ke: 13Feb. Pengantar ERP (Enterprise Resource Planning) Fakultas. Afrizon, SE, M.Si, Ak. Program Studi Akuntansi

Week 11 SIA SIKLUS PRODUKSI. Awalludiyah Ambarwati


Pertemuan 4 Sejarah Perkembangan ERP

ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP)

ANALISA KELAYAKAN PENERAPAN ERP PADA PT. PWI DENGAN MENGGUNAKAN SWOT

V. Hasil 3.1 Proses yang sedang Berjalan

BAB III TEORI PENUNJANG

PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENDUKUNG PERUBAHAN PROSES BISNIS DI PERUSAHAAN MANUFAKTUR (Studi Kasus : Perusahaan Benang Polyester X )

BAB I PENDAHULUAN. dan keahliannya serta tuntutan akan penggunaaan teknologi di segala bidang akan

What is your Target????

BAB VIII SIKLUS PENGELUARAN: PEMBELIAN DAN PENGELUARAN KAS

SISTEM INFORMASI MANUFAKTUR DALAM KERANGKA KERJA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

SOAL QUIZ SIB-SAP PILIHLAH JAWABAN A,B,C,D,E YANG PALING BENAR DIBAWAH INI.

BAB II LANDASAN TEORI

Sistem Informasi Sumber Daya Manusia. Ign.F.Bayu Andoro.S, M.Kom

Sistem Informasi Manajemen SIM Dalam Pelaksanaan

SISTEM INFORMASI FUNGSI BISNIS

BAB 3 DESKRIPSI UMUM

Aplikasi Sistem Informasi (2)

SIKLUS PENGELUARAN: PEMBELIAN DAN PENGELUARAN KAS

Lime POS Software. YOLK-IT Surabaya ABOUT THIS PRODUCT FITUR MASTER BARANG

BAB 3 GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

SOAL QUIZ SAP PRA UTS BAGIAN A

LAMPIRAN. Universitas Sumatera Utara

The e-business Application Architecture

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Perancangan Arsitektur Informasi Dengan Menggunakan Bussiness System Planning (Studi Kasus:Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten P )

SISTEM INFORMASI PADA PERUSAHAAN

Irsan Lubis, SE.Ak,BKP

Fungsi Bisnis dan Proses Bisnis

BAB 1 PENDAHULUAN. proses globalisasi dan merupakan sebuah fenomena yang memberikan perubahan

SISTEM INFORMASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Tinjauan Umum Functional Strategy Riri Satria

BAB IV SIMPULAN DAN SARAN

BAB II BAHAN RUJUKAN

Enterprise Resource Planning

Transkripsi:

ERP (Enterprise Resource Planning) Pertemuan 4

materi Modul-modul ERP 1. Keuangan 2. Penjualan dan Distribusi 3. Produksi 4. Sumber Daya Manusia 5. Pemeliharaan sarana Produksi (plant Maintenance) 6. Manajemen Kualitas 7. Manajemen Material

Tugas individu Akan dijelaskan semua modul ERP Didengarkan dan diperhatikan, kemudian untuk studi kasus perusahaan kelompok kalian, tulis semua modul yang mungkin digunakan untuk perusahaan tersebut Beri sedikit penjelasan kenapa butuh modul tersebut

1. Modul Keuangan

1. Modul Keuangan Untuk menjalankan fungsi manajemen keuangan Terdiri dari : 1. Akutansi keuangan 2. Controlling 3. Investment management/manajemen investasi 4. Treasury/perbendaharaan 5. Enterprise controlling/perusahaan pengendali

1.1. Akuntansi Keuangan Meliputi : NO Nama Modul Deskripsi 1 General Ledger / Jurnal Umum (GL) 2 Account Receivable / piutang dagang dan Account Payable/Akun hutang (AR/AP) 3 Asset Accounting/akuntansi asset 4 Legal Consolidation/konsoldasi hukum Jurnal umum Berfungsi untuk mencatat semua transaksi di perusahaan AR (piutang) dan AP (Hutang) Mengelola transaksi bisnis perusahaan dan mitra integrasi dg modul GL,dan semua modul yang berhubugan dengan keuangan mengelolal kekayaan tetap (fixed asset) sebagai subledger dari GL informasi rinci transaksi yang berhubungan dengan aset memungkinkan transfer data langsung dari pernyataan secara individu ke laporan konsolidasi (otomatisasi)

1.2. Controlling (kendali keuangan) NO Nama Modul Deskripsi Meliputi : 1 Overhead cost controlling monitoring peningkatan biaya tidak langsung,ex : pada proses produksi 2 Cost center controlling menganalisa adanya overhead dlm organisasi, dapat menelusuri subarea penyebab overhead 3 Overhead order u/ mengumpulkan dan menganalisa biaya berdasarkan individu internal 4 Activity based costing (ABC) dg modul ini biaya dapat dilihat dari berbagai sudut pandang 5 Product cost controlling menentukan biaya yang ditimbulkan dari pembuatan sebuah produk atau layanan tertentu dapat digunakan untuk menentukan harga terendah 6 Cost object controlling membantu memonitor order di area produksi dapat menyajikan biaya aktual atas objek 7 Profitability analysis digunakan u/ mempelajari sumber-sumber pengembalian biaya,sumber info utk penentuan harga, pemilihan konsumen,membangun kondisi distribusi, pemilihan jalur distribusi

1.3. Investment Management Beberapa fasilitas dalam modul ini : Perencanaan dan anggaran investasi yang dapat dibuat mulai dari tingkat tertinggi (dalam sebuah proyek/order), yang kemudian dapat diturunkan alokasi ke masing-masing departemen Perencanaan dan pengeloaan distribusi modal Melakukan perencanaan dan perhitungan pengurangan nilai investasi berdasarkan ukuran tertentu

1.4. Treasury (perbendaharaan) Meliputi : NO Nama Modul Deskripsi 1 Cash Management u/ menganalisa transaksi keuangan untuk periode tertentu, termasuk sumber biaya dan penggunaan biaya 2 Treasury management u/ mengelola posisi dan perjanjian keuangan, dari proses transaksi penjualan hingga ke bagian akuntansi keuangan 3 Market Risk Management koleksi data, pengukuran risiko, analisis dan simulasi serta perencanaan aktif instrumen keuangan 4 Fund Management u/ mendukung pengelolaan proses pendanaan mulai dari anggaran hingga ke pembayaran, termasuk memonitor pengeluaran, aktifitas, sumber daya dan pendapatan

1.5. Enterprise Controlling Meliputi : NO Nama Modul Deskripsi 1 Executive Information System (EIS) menyediakan informasi (overview/resume) yg diperlukan untuk mengelola organisasi mengintegrasikan data dari ERP dan data dari luar ERP informasi beruap drill-down (dapat ditelusuri dari global-rinci) 2 Business Planning and budgetting 3 Profit Center Accounting membantu tim manajemen unit bisnis untuk menghitung target bisnis meliputi perhitungan pencairan investasi, perencanaan investasi utama, pencairan anggaran u/ menganalisis keuntungan yang mungkin didapatkan unit bisnis tertentu

2. Modul Penjualan dan Distribusi

2. Modul Penjualan dan Distribusi 1. Master data Management 2. Order Management 3. Warehouse Management 4. Shipping 5. Billing 6. Pricing 7. Sales Support 8. Transportation 9. Foreign Trade/Perdagangan luar Negeri

2.1. Master Data Management Mencatat informasi semua bahan baku yang diperlukan dan para pemasoknya Informasi tersebut dapat digunakan untuk pengambilan keputusan dan Dapat digunakan untuk pembuatan laporan, kontrak dan penagihan secara otomatis

2.2. Order Management Meliputi : N O Nama Modul Deskripsi 1 Sales Order Management menggambarkan siklus interaksi yang sangat penting antara perusahaan dan konsumen u/ mengelola operasi penjualan, termasuk pengelolaan penawaran, order, kontrak, harga, diskon 2 Purchase Order Management meliputi pembuatan permintaan secara online, manajemen kontrak terpusat, penjadwalan just in time, manajemen vendor sistem dapat mengirimkan penawaran ke vendor secara bersamaan info dari modul ini dapat digunakan untuk menilai kinerja vendor pemasok

2.3. Warehouse management Meliputi : NO Nama Modul Deskripsi 1 Inventory Planning u/ perencanaan perpindahan inventory, jg ada fasilitas utk hard allocation 2 Inventory Handling u/ memonitor semua skenario order di pergudangan (penerimaan, isu,transfer inventory) 3 Intelligent Location Assignment u/ membuat intelligent storage list memungkinkan utk deteksi lokasi tertentu berdasarkan kriteria misal item, kondisi packaging 4 Inventory Reporting memonitor inventory di berbagai lokasi 5 Inventory Analysis menganalisa informasi dari aktifitas wh 6 Lot control/ kontrol tumpukan 7 Distribution Data Collection u/ pelacakan dan penelusuran lot sehingga perusahaan dapat menelusuri material dasar dan barang jadi yang menggunakan material tersebut mendukung proses warehousing yang papaerless dg menyediakan jalur komunikasi antara sistem pengiriman& penyimpanan dan peralatan warehousing sperti scanner barcode

2.4. Shipping Mendukung fungsi: Monitor tanggal order dan tanggal pengiriman Membuat dan melaksanakan pengiriman barang Merencanakan dan monitoring aktifitas pengiriman Monitor ketersediaan material dan pengelolaan order skala besar Penjemputan (integrasi dengan warehouse management system) Pengemasan pengiriman Dukungan informasi untuk perencanaan transportasi Dukungan transaksi mata uang asing Pencetakan dan pengiriman dokumen Pembaruan data

2.5. Billing ERP mendukung sistem penagihan dengan cara membuat invoice (penagihan) berdasarkan barang atau layanan yang dijual Membuat catatan kredit dan debet berdasarkan dokumen tagihan Membatalkan transaksi penagihan Mengembalikan sebagian nilai tagihan (rebate) Mentransfer data penagihan ke akuntansi keuangan, pembelian dsb Semua dokumen otomatis

2.6. Pricing Menyimpan informasi mengenai harga berbagai jenis barang (item), informasi rinci mengenai jumlah diskon, diskon untuk berbagai jenis konsumen,dll Dapat digunakan seluruh staf penjualan sehingga memudahkan dalam pengambilan keputusan

2.7. sales Support Membantu departemen penjualan dan pemasaran (sales marketing SM) melaksanakan aktivitasnya baik dalam menghadapi konsumen maupun membangun bisnis baru Memungkinkan semua staff penjualan (kantor dan lapangan) untuk mengakses informasi tentang Konsumen Prospek penjualan Kompetitor dan produknya Kontak bisnis, dll

2.8. Transportasi Fungsi yang didukung meliputi perencanaan dan pelaksanaan transportasi Pengiriman internal (inbound) Pengiriman eksternal (outbound) Dapat digunakan untuk memonitor proses transportasi secara keseluruhan

2.9. Foreign trade Mendukung pengolahan data transaksi menggunakan sistem perdagangan antarnegara dengan fasilitas perhitungan beberapa mata uang dan sistem pembayaran yang melibatkan beberapa mata uang yang berbeda

3. Produksi

3. Produksi 1. Material and capacity Planning 2. Shop Floor Control 3. Quality management 4. Just In Time/Repetitive Manufacturing 5. Cost management 6. Engineering data management 7. Engineering change control 8. Configuration management 9. Seralization / Lot control 10. Tooling/alat

3.1. Material dan Capacity Planning Digunakan oleh para perancang proses untuk membuat simulasi berbagai skenario alternatif pereencanaan dan mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk menentukan komponen yang harus dibuat dan kapan harus dibeli Teredian electronic planning board yang memberikan gambaran produksi yang dijadwalkan, status produksi saat ini, pemanfaatan dan ketersediaan kapasitas dan material

3.2. Shop Floor Control Mendukung fleksibilitas dan adaptasi yang cepat atas perubahan kebutuhan dalam perencanaan dan kendali shop floor Dapat mencetak order shop setiap saat diperlukan atau setiap terjadi realokasi material Dapat memonitor dan menjaga kapabilitas shop order, evaluasi dan penyesuaian tahapan operasi dan komponen (penjadwalan ulang order)

3.3. Quality Management Meliputi : NO Nama Modul Deskripsi 1 Material Procurement menyediakan alat u/ menerapkan program Total Quality Management dlm organisasi 2 Material Inspection mendukung proses supervisi dan kontrol terintegrasi dengan modul-modul lain seperti pruchasing, inventory, shop floor control 3 Material Disposition menyediakan fasilitas review dan disposisi material. meliputi kemampuan utk : review dan persetujuan material otomatis, disposisi material, sublot control, alternatif disposisi, pengujian ulang, pemberian grade, dll 4 Production Reporting mendukung proses pelaporan produksi yang lengkap, baik oleh karyawan atau kru pekerja, sehingga dapat melihat efisiensi pekerja

3.4. Just in Time/Repetitive Manufacturing Mendukung implementasi konsep just in time pada proses produksi Fitur ini memungkinkan fasilitas produksi untuk melakukan transisi dari discrete manufacturing ke JIT/Repetitive Beberapa laporan yang dihasilkan modul ini: Laporan history Laporan rencanan pembelian/produksi Laporan produksi kumulatif Laporan analisis downtime Laporan anailsis quality control /reject Laporan lain terkait kinerja dan produktifitas

3.5 Cost Management Menyediakan informasi biaya pada berbagai tingkatan Mendukun gberbagai metode penilaian inventory misal LIFO, FIFO, moving average, lot casting Sistem ini dapat melacat penggunaan material untuk setiap job

3.6. Engineering Data Management fungsi : Membantu mempercepat pengiriman data Mengurangi kesalahan dan Meningkatkan produktifitas desain dengan cara Menyediakan keterkaitan otomatis antara data engineering (desain) dengan data produksi Ada yang mengintegrasikan beberapa paket CAD Memudahkan pertukaran informasi antar gambar desain item, BOM dan routing

3.7. Engineering Change Control Fungsinya untuk meningkatkan kontrol atas perubahan order engineering secara efektif Bisa diterapkan otorisasi atas perubahan, sehingga setiap perubahan bisa dikontrol seseuai jenjangnya

3.8. Configuration management Fungsinya untuk mengurangi siklus waktu order dengan mengurangi waktu review engineering Waktu tersebut berkurang karena review tidak dilakukan oleh sales dan engineering tetapi oleh sistem Sistem ini telah menyimpan knowledge based yang digunakan untuk melakukan testing dan analisa produk

3.9. Serialisation / Lot Control Digunakan untuk melakukan serialisasi atas raw material tertentu Contoh pada pesawat komersil, industri pemasok peralatan militer

3.10. Tooling Merupakan perluasan sistem inventory dan capacity untuk mencakup komponen tools (alat untuk membuat komponen utama) Dapat membantu menjamin tool dan materials datang tepat pada waktunya

4. Sumber Daya Manusia

4. Sumber Daya Manusia 1. Personel Management : meliputi data kepegawaian misal: data karyawan, adminsitrasi karyawan,pensiun 2. Organizational Management : meliputi struktur organisasi, alokasi karyawan, deskripsi pekerjaan, dll 3. Payroll Accounting : meliputi gross/net akutansi, untuk pembayaran 4. Time management : meliputi perencanaan kerja shift, jadwal kerja, absensi 5. Personel Development : perencanaan jenjang karir, penilaian kuailfikasi dan kompetensi

5. Pemeliharaan Sarana Produksi (plant maintenance)

5. Pemeliharaan Sarana Produksi (plant maintenance) 1. Preventive Maintenance Control 2. Equipment Tracking 3. Component Tracking 4. Plant Maintenance Calibration Trancking 5. Plant Maintanance Warranty Claim Tracking

5.1. Preventive Maintenance Control Menyediakan perencanaan, penjadwalan dan kontrol atas fasilitas dan peralatan Program pemeliharaan dapat ditelusuri untuk setiap mesin, atau bagian dari peralatan Membantu meminimalkan biaya perbaikan dengan menghindari downtime

5.2. Equipment Tracking Menyediakan informasi mengenai alokasi peralatan, utilitas, akuisisi, dan disposisi peralatan Informasi lain yang penting yaitu jumlah operasi unit pertanggal tertentu Setiap elemen akan didata berdasarkan model dan nomer serial

5.3. Component Tracking Membantu mengidentifikasi manager untuk mengidentifikasi komponen mana yang perlu diperbaiki Termasuk mengidentifikasi apakah perbaikan dijamin garansi atau tidak

5.4. Plant Maintenance Calibration Trancking Membantu perusahaan untuk mengoptimasi investasi dengan menyediakan penelusuran kaliberasi peralatan sesuai standar tertentu (misal ISO 9000)

5.5. Plant Maintanance Warranty Claim Tracking Berupa sistem administrasi yang dirancang untuk menyediakan kontrol atas item-item yang dicakup dalam garansi pabrik atau pemasoknya Fitur yang disediakan meliputi kemampuan menetapkan jenis dan panjang garansi, misal waktu tertentu atau kondisi tertentu

6. Manajemen Kualitas

6.Manajemen Kualitas Meliputi dukungan atas implementasi kontrol kualitas di sekluruh proses dalam perusahaan Submodul yang ada 1. Quality Planning : mengelola data utama untuk pembuatan rencana kualitas dan inspeksi 2. Quality Inspection : pelaksanaan inspeksi meliputi pemilihan rencanan inspeksi dan perhitungan sample, print shop paper dsb 3. Quality control : menentukan sample secara dinamis berdasarkan catatan tingkat kualitas sebelumnnya

7. Manajemen Material

7. Manajemen Material 1. Pre Purchasing 2. Purchasing 3. Vendor Evaluation 4. Inventory Management 5. Invoice verification and Material Inspection

7.1. Pre Purchasing Mendukung sikluks undangan penawaran (tender), mengelola kontrak dan tingkat penerimaan pelayanan Aktifitas yang termasuk dalam pre purchasing yaitu database utama layanan/jas meliputi spesifikasi layanan Menjamin data tidak dimasukkan double

7.2. Purchasing Mendukung penuh proses pembelian material, juga berintegrasi denga modul lain : Cost accounting (sistem akuntansi biaya) Financial accounting (Akuntansi keuangan ) Sales dan distribution (penjualan dan distribusi)

7.3. Vendor Evaluation Merupakan elemen yang terintegrasi pada modul material management Mendukung optimasi proses pengadaan material dan jasa pada pengadaan material, dengan cara memilih sumber pemasok sekaligus memeriksa keandalan pemasok (vendor) berdasarkan kriteria tertentu

7.4. Inventory Management Digunakan untuk mengelola stok Perusahaan dapat memperoleh informasi gambaran menyeluruh stok terkini untuk material tertentu Pengelolaan stok juga meliputi perhitungan stok untuk keperluan akuntansi biaya

7.5. Invoice verification and Material Inspection Menyambungkan sistem material managemen dengan akuntansi keuangan dan komponen pengendalian dan akuntansi aset Melayani fungsi : Melengkapi proses pembelian material Memungkinkan invoice tidak berasal dari pengadaan material diroses (pengadaan jasa, pelatihan dll) Pengeolahan memo kredit seperti pembatalan invoice atau pembelian diskon

Diskusi kelompok Diskusikan diantara modul yang dipilih anggota tadi, mana yang benar-benar diperlukan dalam perusahaan Rangkum modul apa saja yang digunakan