contoh soal metodologi keperawatan 13 sms 2

dokumen-dokumen yang mirip
Metodologi Asuhan Keperawatan

Rumah Sakit Umum Daerah Manokwari Jln. Bhayangkara No. 01 Manokwari Papua Barat

5. Pengkajian. a. Riwayat Kesehatan

ASUHAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT PADA PASIEN NY. S DENGAN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) DI IGD RS HAJI JAKARTA

Diam dan sentuhan kalau diperlukan d. Terminasi.

BAB III RESUME KEPERAWATAN

BAB III PEMBAHASAN. Pada bab ini penulis akan membahas tentang permasalahan yang

BAB III RESUME KEPERAWATAN. Pengkajian dilakukan pada hari masa tanggal jam WIB di ruang Barokah 3C PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA BAGIAN PULMONOLOGI DAN ILMU KEDOKTERAN RESPIRASI

BAB V PEMBAHASAN. A. Pembahasan. Bab ini penulis akan membahas tentang tindakan keperawatan

BAB III TINJAUAN KASUS. Pengkajian dilakukan pada tanggal 8 Mei 2007 jam : Jl. Menoreh I Sampangan Semarang

BAB IV PEMBAHASAN DAN SIMPULAN. nafas dan nutrisi dengan kesenjangan antara teori dan intervensi sesuai evidance base dan

ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. R DENGAN GANGGUAN SISTEM PERKEMIHAN : GAGAL GINJAL KRONIK DI RUANG MELATI 1 RSDM MOEWARDI SURAKARTA

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pada hari Sabtu tanggal 22 Maret 2014 pukul WIB Ny Y datang ke

A. lisa Data B. Analisa Data. Analisa data yang dilakukan pada tanggal 18 April 2011 adalah sebagai. berikut:

ASUHAN KEPERAWATAN PADA USILA DENGAN GANGGUAN SISTEM CARDIOVASKULER (ANGINA PECTORIS)

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR TERAPI MUROTTAL

DAFTAR TABEL JUDUL. Distribusi frekuensi klien DM berdasarkan usia. Distribusi frekuensi klien DM berdasarkan jenis kelamin

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Gangguan pada sistem pernafasan merupakan penyebab utama

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1. PENGUMPULAN/PENYAJIAN DATA DASAR SECARA LENGKAP

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DIABETES INSIPIDUS

FORMAT PENGKAJIAN PASIEN DI KOMUNITAS

BAB V PEMBAHASAN DAN SIMPULAN. BAB ini penulis akan membahas tentang penerapan posisi semi fowler untuk

BAB III TINJAUAN KASUS

BAB III TINJAUAN KASUS. Pada dasarnya penulis akan membicarakan tentang pelaksanaan asuhan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Hemoroid adalah bagian vena yang berdilatasi dalam kanal anal.

CATATAN PERKEMBANGAN. Implementasi dan Evaluasi Keperawatan No. Hari/tanggal Pukul Tindakan Keperawatan Evaluasi. 2. Mengkaji tandatanda

Lampiran 1 FORMAT PENGKAJIAN PASIEN DI KOMUNITAS I. BIODATA IDENTITAS PASIEN

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN CA SERVIKS DI RUANG MAWAR RS. Dr. H. KOESNADI BONDOWOSO N A M A : RIA ROHMA WATI N I M :

KARYA TULIS ILMIAH. Oleh : NOLDI DANIAL NDUN NPM :

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Salah satu indikator untuk mengetahui derajat kesehatan masyarakat

ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN. DENGAN PRE OP APENDIKTOMI PADA Tn. E DI RUANGAN ST. MARIA KAMAR 52-2 RUMAH SAKIT ST.

PENGKAJIAN PNC. kelami

Proses Keperawatan pada Bayi dan Anak. mira asmirajanti

BAB III TINJAUAN KASUS. Jenis kelamin : Laki-laki Suku bangsa : Jawa, Indonesia

KELOMPOK III. Siti Rafidah K Sri Rezkiana andi L Nadia Intan tiara D Arsini Widya Setianingsih

BAB IV PEMBAHASAN. memberikan asuhan keperawatan terhadap Ny. A post operasi sectio caesarea

LAPORAN PENDAHULUAN ANEMIA

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 1. Pengumpulan atau Penyajian Data Dasar Secara Lengkap

BAB III TINJAUAN KASUS

BAB III TINJAUAN KASUS. Pada bab ini akan penulis paparkan hasil pengelolaan asuhan keperawatan pada klien

BAB I PENDAHULUAN. ini terdapat diseluruh dunia, bahkan menjadi problema utama di negara-negara

LAMPIRAN 1 CATATAN PERKEMBANGAN HARI 1. No. Dx. Hari/Tanggal. Tindakan Keperawatan. Rabu/ 1. Tindakan mandiri 4 Juni 2014

LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN GANGGUAN PEMENUHAN KEBUTUHAN AKTIVITAS DAN LATIHAN Di Ruang Dahlia 2 RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

D. Patofisiologi Ketika kita hirup masuk dan keluar, udara masuk ke dalam hidung dan mulut, melalui kotak suara (laring) ke dalam tenggorokan

BAB III TINJAUAN KASUS. Pengkajian keperawatan dilakukan pada tanggal 30 Maret 2011 dengan hasil. Jenis kelamin : Perempuan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Keperawatan memandang manusia sebagai makhluk holistik yang meliputi biopsiko-sosio-spiritual-kultural.

BAB I PENDAHULUAN. persallinan, bayi baru lahir, dan masa nifas.

BAB III METODE PENELITIAN. dikumpulkan (data kesimpulan-kesimpulan yang akan dihasikan ) dan pernyataan

BAB III TINJAUAN KASUS

BAB III TINJAUAN KASUS. Tanggal dilakukan pengkajian 14 Juni 2005 pada jam WIB.

2. Pengkajian Kesehatan. a. Aktivitas. Kelemahan. Kelelahan. Malaise. b. Sirkulasi. Bradikardi (hiperbilirubin berat)

III. RIWAYAT KESEHATANSEKARANG A.

BUKU PANDUAN PRAKTIK KLINIK KEPERAWATAN ANAK II

BAB III. ASUHAN KEPERAWATAN An. H DENGAN GASTROENTERITIS DI RUANG LUKMAN RUMAH SAKIT MUHAMMADYAH SEMARANG

FORMAT PENGKAJIAN PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM DR.PIRNGADI MEDAN

ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN DEMAM CHIKUNGUNYA Oleh DEDEH SUHARTINI

ASUHAN KEPERAWATAN. Latar belakang pendidikan. : Perumahan Pantai Perak gang 3 no 21 Semarang. Tanggal masuk RS : 6 September 2013 Diagnosa medis

BAB I PENDAHULUAN. meluas ke rongga mulut. Penyakit-penyakit didalam rongga mulut telah menjadi perhatian

BAB III TINJAUAN KASUS. Pengkajian dilakukan pada tanggal 28 April Tanggal lahir : 21 Agustus : 8 bulan 7 hari

BAB III TIJAUAN KASUS. Pada bab ini penulis akan membicarakan tentang tinjauan kasus dari pelaksanaan

BAB I PENDAHULUAN. bio-psiko-sosio-spritual-kutural. Asuhan keperawatan yang diberikan harus

BAB I PENDAHULUAN. Pada zaman modern ini banyak ibu yang memilih melakukan

BAB V PENUTUP. Setelah menguraikan asuhan keperawatan pada Ny. W dengan post

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 4.1 Gambaran Umum Lokasi Penelitian Letak Geografis

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. MS DENGAN SYOK SEPTIK DI IGD RSUD WANGAYA TANGGAL 8 DESEMBER 2015

BAB III ANALISA KASUS

Pathway. Paksaan : Jatuh, benda tumpul, kompresi, dll. Benda tajam : Pisau, peluru, ledakan, dll

C. Penyimpangan Tidur Kaji penyimpangan tidur seperti insomnia, somnambulisme, enuresis, narkolepsi, night terrors, mendengkur, dll

BAB II RESUME KEPERAWATAN WIB, pasien dirawat dengan Fraktur Femur pada hari ke empat:

Tindakan keperawatan (Implementasi)

BAB V PEMBAHASAN DAN SIMPULAN. keperawatan kecemasan pada pasien pre operasi sectio caesarea di RSUD

BAB I KONSEP DASAR. Berdarah Dengue (DBD). (Aziz Alimul, 2006: 123). oleh nyamuk spesies Aedes (IKA- FKUI, 2005: 607 )

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. O DENGAN CKD ON HD DI RUANG HEMODIALISA BLUD dr. DORIS SYLVANUS PALANGKA RAYA

BAB III RESUME KASUS

SURAT PERNYATAAN JANGAN DILAKUKAN RESUSITASI ( DO NOT RESUCITATE )

BAB V PEMBAHASAN. mengggunakan teknik hypnoterapi dan musik relaksasi pada Tn. N berumur 45tahun dan

BAB III ASUHAN KEPERAWATAN

LAPORAN PENDAHULUAN PRAKTEK KOMPREHENSIF I DENGAN DIAGNOSA MEDIS PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK)

CATATAN PERKEMBANGAN. vital. posisi semi fowler. tenang.

A. Pengertian Defisit Perawatan Diri B. Klasifikasi Defisit Perawatan Diri C. Etiologi Defisit Perawatan Diri

BAB III ASUHAN KEPERAWATAN JIWA. PADA Sdr.W DENGAN HARGA DIRI RENDAH. DI RUANG X ( KRESNO ) RSJD Dr. AMINO GONDOHUTOMO SEMARANG. 1. Inisial : Sdr.

BAB III TINJAUAN KASUS. Pada bab ini akan penulis paparkan hasil pengelolaan asuhan keperawatan

BAB I PENDAHULUAN. xiv

BAB I PENDAHULUAN. Bidan merupakan profesi yang menjalin kemitraan dengan. perempuan dan membantu menyelesaikan permasalahan yang terkait

I. BIODATA IDENTITAS PASIEN. Jenis Kelamin : Laki - laki. Status Perkawinan : Menikah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Data Administrasi diisi oleh Nama: NPM/NIP:

DOKUMENTASI KEPERAWATAN Oleh Direktorat Bina Pelayanan Keperawatan

BAB I KONSEP DASAR. dalam kavum Pleura (Arif Mansjoer, 1999 : 484). Efusi Pleura adalah

STUDI KASUS ASUHAN KEPERAWATAN PEMENUHAN KEBUTUHAN OKSIGENASI PADA TN. M DENGAN BRONKITIS KRONIS DI RUANG BOUGENVIL RS PANTI WALUYO SURAKARTA

Ditetapkan Tanggal Terbit

BAB I PENDAHULUAN. lahir. Hal ini merupakan suatu pergeseran paradigma dari sikap menunggu

BAB V PENUTUP. khususnya pada keluhan utama yaitu Ny. S G III P II A 0 hamil 40 minggu. mmhg, Nadi: 88 x/menit, Suhu: 36,5 0 c, RR: 26 x/menit, hasil

CATATAN PERKEMBANGAN. Implementasi Keperawatan. Mengevaluasi tingkat mobilitas klien Mendorong partisipasi

ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA TN. S DENGAN GANGGUAN MENARIK DIRI DI RUANG ABIMANYU RSJD SURAKARTA

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Gagal ginjal kronik atau penyakit ginjal tahap akhir adalah

BAB I PENDAHULUAN. jalan operasi atau sectio caesarea hal ini disebabkan karena ibu memandang

Transkripsi:

contoh soal metodologi keperawatan 13 sms 2 1. Tujuan dari intervensi masalah kolaborasi diantaranya adalah : 1. Treatment 2. Deteksi dini 3. Preventif 4. Pencegahan dari kondisi lebih parah 2. Ada beberapa kesalahan dalam menentukan diagnosa keperawatan yang disebut sebagai Misunderstood diagnosa keperawatan diantaranya adalah sbb: a. Sebagai formalitas dalam asuhan keperawatan b. Menentukan diagnosa keperawatan berdasarkan terapi yang diberikan c. Menentukan diagnosa keperawatan berdasarkan respon klien d. Mengangkat masalah medis menjadi diagnosa keperawatan e. Mengangkat masalah kolaborasi menjadi diagnosa keperawatan mandiri 3. Pernyataan yang benar tentang rencana keperawatan adalah: kecuali... a. Bertujuan untuk mencapai hasil yang diharapkan dengan kerangka waktu yang telah ditentukan b. Merupakan bagian dari intervensi keperawatan c. Memliki komponen yang terdiri dari diagnosa keperawatan, nursing outcome dan nursing income d. Rencana keperawatan mengurangi masalah kesehatan e. Rencana keperawatan meningkatkan perilaku sehat 4. Rencana keperawatan merupakan bagian dari proses keperawatan yang mempunyai tujuan sbb:... 1. Tujuan langsung keperawatan dan koordinasi perawatan pasien 2. Komunikasi anatar perawat 3. Gambaran standar keperawatan yang diberikan pada pasien 4. Pengaturan pembiayan keperawatan 5. Manfaat dari penggunaan rencana keperawatan diantaranya; kecuali... a. Sebagai sumber informasi dalam ronde keperawatan b. Diskusi tim kesehatan c. Menentukan kebutuhan pasien d. Bersifat permanen e. Laporan pergantian jaga perawat 6. Pernyataan yang benar tentang tipe rencana keperawatan adalah sbb; 1.Standarized Care Plan bersifat efisien 2.Standarized Care Plan bersifat depersonalisasi 3.Tradisional Care Plan ditulis berdasarkan texbook dan protap 4.Prosedur tetap (protap) merupakan acuan dalam penulisan dari Standarized Care Plan 7. Diagnosa keperawatan merupakan keputusan klinis tentang individu dan keluarga / komunitas yang berespon terhadap masalah kesehatan, dimana mempunyai manfaat sebagai berikut: a. Memfasilitasi komunikasi antar perawat b. Membantu perawat memfokuskan tindakan keperawatan mandiri c. Memfasilitasi asuhan keperawatan yang komprehensif d. Memudahkan dalam evaluasi klien e. Membantu perawat dalam memfokuskan keperawatan yang dependen

8. Dalam proses asuhan keperawatan, masalah klien dibedakan menjadi masalah keperawatan dan masalah kolaborasi. Dimana masalah kolaborasi mempunyai karakteristik sebagai berikut: a. Intervensi kolaborasi lebih dominan b. Perlu adanya intervensi medis c. Tujuan keperawatan tidak dapat tercapai hanya dengan intervensi keperawatan mandiri d. Masalah klien dapat diatasi cukup dengan intervensi keperawatan mandiri e. Masalah klien merupakan potensial komplikasi 9. Beberapa tipe diagnosa keperawatan dalam NANDA 2005-2006, yang meliputi dibawah ini:.. 1. Aktual 2. Syndroma 3. Resiko 4. Wellness 10. Pernyataan di bawah ini merupakan diagnosa keperawatan, diagnosa keperawatan yang mengacu pada kesejahteraan adalah, kecuali. a. Efektif manajemen aturan terapiutik b. Inefektif pola nafas c. Inkontinensia urin d. Menyusui efektif e. Kesiapan dalam peningkatan tidur 11. Terdapat beberapa bentuk penulisan catatan perkembangan yangmana meliputi di bawah ini: a. Standarized Care Plan b. Subjec, Objectif, Analisis, Planing, Implementasi, Evaluasi, Revisi c. Tradisional Care Plan d. Problen, Intervensi, Evaluasi e. SMART 12. Dorothy Jhonson pada tahun 1959 yanng membagi Nursing proces menjadi sbb: 1.Assesment 2.Nursing Reaction 3.Nursing Action 4.Clien t behavioral 13. Proses keperawatan merupakan metode dalam mengidentifikasi masalah dan pemecahan masalah. Pernyataan tersebut merupakan teori tentang proses keperawatan yang dikemukakan oleh... a. Alfaro b. Maslow c. Gordon d. Florence Nightingale e. Lynda jual Carpenito 14. Pola konsep diri dari pengkajian menurut Gordon adalah sebagai berikut: a. Harga diri b. Gambaran diri c. Identitas diri d. Ideal diri

e. Aktualisasi diri 15. Yang merupakan karekteristik dari data keperawatan adalah sbb: a. Complete b. Emergency c. Factual d. Akurat e. Up to date 16. Di bawah ini merupakan contoh data dari pengkajian keperawatan. Yang merupakan data subjektif adalah : 1.Pernyataan nyeri 2.klien menyeringai 3.Ketidaknyamanan 4.Skala nyeri 17. Pengkajian pola fungsi menurut Gordon terdapat 11 pola fungsi, diantaranya adalah sbb; 1.Pola kognitif perseptual 2.persepsi terhadap kesehatan dan manajemen kesehatan 3.pola nutrisi dan metabolik 4.Pola pernafasan dan sirkulasi 18. Score tertinggi dari nila GCS (Gasglow Coma Scale) adalah... a. 13 b. 14 c. 15 d. 16 e. 17 19. Apabila klien dapat membuka mata secara spontan, berapakan nilai GCS dari klien tersebut... a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 5 20. Respon motorik berupa gerak Flexi abnormal dari ekstremitas mempunyai skala GCS sebesar... a. 5 b. 4 c. 3 d. 2 e. 1 21. Klien yang mempunyai nilai GCS tertinggi mempunyai tingkat kesadaran sbb: a. Sadar penuh b. Somnolen c. Letargi d. Apatis e. Compos mentis 22. Pengkajian pola kognitif perseptual menurut Gordon meliputi di bawah ini :

1. Status mental 2. Kemapuan berbicara 3. Kemampuan interaksi 4. sistem dukungan 23. Pengkajian keperawatan berupa data objektif dan subjektif, sehingga perawat memerlukan sumber data, sumber data tersebut adalah sbb: 1.Klien 2.Konsultasi 3.Hasil pemeriksaan fisik 4.Kepustakaan 24. Pengumpulan data pada tahap pengkajian memerlukan beberapa metode, diantaranya; a. Komunikasi yang efektif b. Observasi c. Pemeriksaan fisik d. Kepustakaan e. Pemeriksaan diagnostik 25. dalam memberikan asuhan keperawatan kepada klien dilakukan dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi urutan sbb; a. Pengkajian diagnosa keperawatan perencanaan implementasi evaluasi b. Pengkajian diagnosa keperawatan pelaksanaan intervensi evaluasi c. Pengkajian intervensi keperawatan pelaksanaan evaluasi d. Diagnosa keperawatan intervensi keperawatan implementasi evaluasi e. Pengkajian diagnosa keperawatan intervensi keperawatan implementasi evaluasi 26. masalah keperawatan merupakan pokok yang menjadikan pernyataan diagnosa keperawatan, yang meliputi beberapa sifat, diantaranya : a. masalah aktual b. masalah kronis c. masalah resiko d. masalah potensial e. wellness 27. penulisan diagnosa keperawatan yang benar adalah sebagai berikut : a. problem b.d etiologi d.d symtom b. Ds Do b.d problem d.d etiologi c. Problem b.d etiologi d.d DsDo d. Problem b.d DsDo d.d symtom e. Problem b.d symtom d.d DsDo 28. bapak B usia 56 tahun datang ke RS dengan keluhan nyeri dengan skala 5 dan gatal disemua bagian tubuhnya, seluruh tubuh bapak B tampak menghitam seperti memar. Tekanan darah 160/90 mmhg, RR 30 x/menit, S 37,1 C. Klien tampak lemah, bapak B merasa cemas dengan kondisi dengan kesehatannya. Masalah keperawatan yang muncul paa kasus diatas adalah a. nyeri b.ansietas c. hipertermi d.bersihan jalan nafas tidak efektif

e. proses menua 29. dari kasus soal 28 yang merupakan data obyektif adalah sebagai berikut 1. bapak B usia 56 tahun 2. TD 130/90 mmhg 3. skala nyei 5 4. seluruh tubuh tampak merah dan memar 30. bapak B merasa cemas dengan keadaannya, merupakan data yang berupa a. data obyektif b. data rekam medis c. data subyektif d. data sekunder e. semua salah 31. Pengkajian fisik yang dilakukan terhadap klien untuk memperoleh data dilakukan dengan menggunakan pendekatan... a. Nursing process b. Body system approach c. Observation d. Head to toe e. Therapiutic comunication 32. Diantara hal yang perlu dipertimbangkan dalam pelaksanaan Auhan keperawatan yang sesuai dengan kode etik keperawatan antara lain sbb; a. Justice b. Communication c. Benefience d. Activity e. Fidelity 33. Berikut ini yang terdapat dalam format pengkajian menurut pola fungsi menurut Gordon adalah... a. Pemeriksaan fisik b. Data umum c. Rencana pulang d. Persiapan e. Wawancara dan komunikasi 34. Pada pemeriksaan fisik terhadap pasien penderita TBC ditemukan suara paru seperti desiran aliran air, suara tersebut disebut sebagai : a. Whezzing b. Ronchi basah c. Cracles d. Vesikuler e. Stridor 35. Dalam Hierarki Maslow manusia mempunyai kebutan yang terbagi dala lima tahap, yang disusun dari kebutuhan dasar ke kebutuhan lanjut. Susunan tersebut adalah... a. Kebutuhan fisiologi dan biologi rasa aman dan keselamatan harga diri mencintai dan dicintai actualisasi diri

b. Kebutuhan fisiologi dan biologi rasa aman dan keselamatan actualisasi diri mencintai dan dicintai harga diri c. Kebutuhan fisiologi dan biologi rasa aman dan keselamatan mencintai dan dicintai actualisasi harga diri d. Kebutuhan fisiologi dan biologi rasa aman dan keselamatan mencintai dan dicintai harga diri actualisasi diri e. Rasa aman dan keselamatan kebutuhan fisiologi dan biologi mencintai dan dicintai harga diri actualisasi diri 36. Pada teori persepsi, perubahan yang terjadi dalam pemenuhan kebutuhan dasar manusia sangat dipengaruhi oleh persepsi individu, hal ini berhubungan dengan... a. Sistem nerologis b. Sistem ketegangan internal c. Persepsi tidak selalu tergantung pada pengalaman d. Persepsi tercapainya kepuasan pada diri sendiri e. Terpenuhinya kebutuhan dasar manusia. 37. Perawat mengunakan metode ilmiah dalam menyusun rencana tindakan keperawatan yang meliputi ; 1.Mendefinisikan masalah 2.Mengidentifikasi kemungkinan alternatif 3.Melakukan seleksi terhadap alternatif yang memungkinkan 4.Mengelola perubahan status kesehatan terhadap intervensi keperawatan dan intervensi medis 38. diagnosa keperawatan berfokus pada respon klien terhadap tindakan keperawatan dan tindakan medis atau yang lainanya SEBAB perawat dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan masalah keperawatan 39. Pengkajian keperawatan terdiri dari data objektif dan data subjektif. Data subjektif diperoleh dari riwayat kesehatan klien yang meliputi ; 1. Persepsi klien 2. Perasaan klien 3. Ide tentang status kesehatan klien 4. Pernyataan keluarga 40. Sifat data objektif dari pengkajian keperawatan yaitu : 1. Dapat diobservasi 2. Dapat dirasakan klien 3. Dapat diukur 4. Dapat dimengerti klien 41. diagnosa keperawatan nyeri akut berhubungan dengan agen cedera fisik yang ditandai dengan pasien menyatakan nyeri apabila di urai adalah sebagai berikut a. P : nyeri akut b. E : pasien menyatakan nyeri c. S : pasien menyatakan nyeri d. E : agen cedera fisik e. P : agen cedera fisik

42. dikatakan diagnosa masalah akut apabila a. > 6 bulan b. > 5 bulan c. > 4 bulan d. < 6 bulan e. < 5 bulan 43. nurul datang ke RS untuk memeriksakan adiknya yang berumur 3 tahun. Nurul memberi tahu perawat bahwa adiknya BAB cair 8 x sehari sudah 3 hari, dan tidak mau minum dan lemas. Dari pemeriksaan fisik S 38,5 C, HR 110x/ menit. Masalah keperawatan yang muncul pada nurul adalah a. pola nafas tidak efekif b. cemas c. diare d. kekurangan voleme cairan e. hipertermi 44. dari kasus di atas, yang merupakan pengkajian pola eliminasi adalah 1. S 38,5 C 2. sering BAB cair 3. nurul menyatakan adiknya lemas 4. BAB 8x cair 45. yang merupakan data subyektif dari kasus tersebut adalah 1. sering BAB cair 2. sejak 3 hari lalu 3. tidak mau minum 4. turgor kulit menurun 46. data HR 110x/ menit dapat diperoleh dengan cara a. palpasi b. inspeksi c. perkusi d. auskultasi e. auskutasi dan palpasi 47. ella adalah seorang perawat di bangsal anak. Di ruangan ada seorang pasien umur 10 tahun dengan sakit DHF yang di kirim dari UGD. Hal yang pertama klai yang seharusnya dilakukan perawat ella adalah a. menentukan masalah klien b. menganalisisdata c. mengevaluasi klien d. mendiagnosa klien e. melakukan pengkajian keperawatan 48. dari kasus di atas, data fokus yang perlu digali oleh perawat ella 1. pola eliminasi 2. pola aktivitas istirahat 3. pola nutrisi 4. pola kognitif konseptual

49. definisi proses keperawatan secara umum dapat dibedakan menjadi 3 yaitu a. tujuan b. teoritis c. organisasi d. properti e. interaktif 50. diagnosa keperawatan aktual, intervensi ditujukan untuk a. mengurangi atau membatasi faktor penyebab dan masalah b. mengurangi atau membatasi faktor resiko c. mencegah masalah yang akan timbul d. memonitor waktu timbulnya e. memonitor status kesehatan 51. diagnosa keperawatan kolaboratif, intervensi ditujukan untuk a. mengurangi atau membatasi faktor resiko b. memonitor waktu terjadinya c. memonitor status kesehatan d. memonitor perubahan status kesehatan e. mengevaluasi respon 52. pola konsep diri dalam pola fungsi kesehatan menurut gordon terdiri a. harga diri b. identitas diri c. kualitas diri d. gambaran diri e. percaya diri 53. nyeri termasuk data obyektif sebab data obyektif merupakan data yang dapat diobservasi dan di ukur 54. diagnosa keperawatan bukan diagnosa medis sebab diagnosa keperawatan cenderung tetap, mulai sakit sampai sembuh 55. Yang merupakan ciri-ciri suara yang perlu dikaji dengan auskultasi adalah ; a. Onset b. Pitch c. Kualitas d. Lama e. frekuensi 56. Bunyi yang dihasilkan oleh eksudat lengket saat saluran-saluran pernafasan mengembang pada inspirasi yangmana dapat ditemukan pda penderita TBC disebut sebagai : a. Ronchi b. Pleura friction rub c. Wheezing d. Dipsnea e. Rales

57. Palpasi merupakan pemeriksaan fisik engan indera peraba yangmana digunakan untuk mengumpulkan data tentang : 1. Turgor 2. vibrasi 3. Temperatur 4. Kelembaban 58. Suara-suara yang dijumpai pada saat perkusi dimana ditimbulkan oleh jaringan yang lebih padat atau konsolidasi dari paru-paru seperti pada Pneumonia disebut sebagai : a. Pekak b. Sonor c. Hipersonor d. Redup e. Vesikuler 59. Yang perlu dikaji pada pemeriksaan fisik status pencernaan adalah sbb: 1. kondisi bibir 2. Adanya hemoroid 3. Suara peristaltik usus 4. Refleks gag 60. untuk mengidentifikasi kebutuhan dan maslah klien perlu adanya suatu sebab akibat yang dapat digambarkan sebagai pohon masalah, urutan langkah-langkah dalam membuat pohon masalah adalah sbb: a. core problem akar masalah etiologi penyebab dari penyebab masalah b. core problem etiologi akar masalah penyebab dari penyebab masalah c. core problem akar masalah penyebab dari penyebab masalah etiologi d. etiologi core problem akar masalah penyebab dari penyebab masalah e. akar masalah etiologi core problem penyebab dari penyebab masalah 61. diagnosa yang menjelaskan masalah kesehatan yang nyata akan terjadi jika tidak dilakukan intervensi, merupakan kategori diagnosa... a. aktual b. resiko c. kemungkinan d. kesejahteraan e. syndroma 62. Penulisan etiologi dari diagnosa keperawatan meliputi unsur-unsur di bawah ini : 1. Pathofisiologi 2. Situsasional 3. Medication 4. Respon klien Kasus soal untuk nomor 63 68 Ny. B 45 Tahun dirawat di ruang penyakit dalam. Dari hasil pengkajian didapatkan data; klien sesak napas, TD = 140/80 mmhg, Nadi = 90x/mnt, RR = 34x/mnt cepat dan dangkal, suara nafas wheezing dan menggunakan otot bantu pernafasan. Pasien terlihat gelisah dan ketakutan. Ny. B mendapat terapi oksigen 2 liter/mnt.

63. Dari kasus di atas masalah yang muncul adalah : a. Pola nafas tak efektif b. Ansietas c. PK hipoksia d. Bersihan jalam nafas tidak efektif e. Intoleransi aktivitas 64. Intervensi kolaborasi keperawatan pada kasus di atas adalah sbb: 1. Pemberian Oksigen 2 liter/mnt 2. Menempatkan klien dengan posisi semi fowler 3. Pemberian bronkodilator / obat ekspektoran 4. Memonitor pola pernafasan pasien 65. Data dari kasus di atas yang merupakan data objektif adalah...kecuali; a. Suara nafas wheezing b. Klien sesak nafas c. Frekuensi pernafasan 34x/mnt d. Klien gelisah dan ketakutan e. Tekanan darah 140/80 mmhg 66. Pola fungsi kesehatan menurut Gordon yang harus dikaji pada Ny.B : a. Pola nutrisi metabolik b. Pola istirahat tidur c. Pola eliminasi d. Pola kognitif e. Pola persepsi 67. Dari Pemeriksaan fisik terhadap Ny.B yaitu terdapat suara nafas Wheezing. Suara nafas tersebut dapat ditimbulkan oleh gangguan pada sistem pernafasan diantaranya adalah : a. Bronkospasme b. Banyaknya lendir pada bronkus c. Cairan di dalam paru d. Penyempitan bronkus/jalan nafas e. Lidah yang jatuh ke belakang pada saat tidur 68. Ditemukan nilai abnormal frekuensi pernafasan pada kasus di atas = 34x/mnt. Berapakah nilai normal dari frekuensi pernafasan? a. > 32x/mnt b. < 16x/mnt c. 10 32 x/mnt d. > 24 x/mnt e. 16 24x/mnt 69. perbedaan diagnosa keperawatan Intoleransi aktivitas dengan kerusakan Mobilitas fisik adalah sbb; a. kerusakan mobilitas fisik apabila klien tidak dapat berpindah b. intoleransi aktivitas ditandai dengan adanya perubahan vital sign c. intoleransi aktivitas didapati pada orang yang mengalami pemasangan Traksi pada tulang d. kerusakan mobilitas fisik ditandai dengan adanya perubahan EKG e. kerusakan mobilitas fisik ditandai dengan kelelahan

70. beberapa masalah yang mungkin terjadi selma pengumpulan data diantaranya adalah ; 1. Ketidakmampuan perawat mengorganisisr data 2. Data yang dikumpulkan hilang 3. Kegagalan dalam mengambil data dasar terbaru 4. Adanya interpretasi data dalam mnegobservasi perilaku klien 71. Rencana tindakan keperawatan merupakan rencana yang disusun perawat untuk kepentingan tindakan keperawatan Sebab Tindakan keperawatan mandiri salah satunya yaitu memberikan obat antinyeri pada klien sesuai dengan jadwal minum obat Cocokkanlah Symptom di bawah ini dengan i Diagnosa keperawatan pada nomor 72 74 a. Dipsnea / sesak nafas b. TD = 90/70 mmhg c. Anoreksia d. Frekuensi pernafasan 30x/mnt e. Pemeriksaan EKG abnormal 72. Intoleransi aktivitas ditandai dengan... 73. Pola nafas tidak efektif ditandai dengan... 74. Cemas (Ansietas) ditandai dengan... 75. Pernyataan yang menjelaskan suatu tindakan yang dapat diukur berdasarkan kemampuan dan kewenangan perawat merupakan istilah dari... a. Diagnosa keperawatan b. Masalah kolaborasi c. Tujuan keperawatan d. Kriteria hasil e. Pengkajian 76. pedoman penulisan kriteria hasil rencana keperawatan meliputi di bawah ini Kecuali... a. spesifik b. measurable c. afektif d. reaction e. time 77. Dalam rencana keperawatan, penulisan kriteria hasil mencakup semua respon klien yang meliputi: 1. Kognitif 2. Psikomotor 3. Afektif 4. Functioleisa 78. Untuk menghindari kerancuan dalam rencana tindakan, perawat perlu menerapkan komponen berikut : 1. Waktu 2. Penggunaan kata kerja 3. Fokus pada pernyataan 4. Tanda tangan 79. manakah pernyataan yang benar tentang karakteristik rencana tindakan keperawatan:

1. Konsisten dengan rencana tindakan 2. Rasional 3. Berdasarkan situasi individu 4. berdasarkan respon perawat