Makalah Tentang Gas Mulia

dokumen-dokumen yang mirip
Soal dan jawaban tentang Kimia Unsur

KIMIA UNSUR GOLONGAN GAS MULIA DAN HALOGEN

KIMIA UNSUR GOLONGAN GAS MULIA DAN HALOGEN

KIMIA UNSUR. (4) energi ionisasi kripton lebih tinggi daripada energi ioniasasi neon

SIFAT FISIS DAN SIFAT KIMIA UNSUR-UNSUR

LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS)

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA BAHAN AJAR KIMIA DASAR BAB VI IKATAN KIMIA

KIMIA. Sesi KIMIA UNSUR (BAGIAN IV) A. UNSUR-UNSUR PERIODE KETIGA. a. Sifat Umum

KIMIA DASAR TEKNIK INDUSTRI UPNVYK C H R I S N A O C V A T I K A ( ) R I N I T H E R E S I A ( )

Bab V Ikatan Kimia. B. Struktur Lewis Antar unsur saling berinteraksi dengan menerima dan melepaskan elektron di kulit terluarnya. Gambaran terjadinya

IKATAN KIMIA. Tim Dosen Kimia Dasar FTP

KIMIA. Sesi POLIMER. A. LOGAM ALKALI a. Keberadaan dan Kelimpahan Logam Alkali. b. Sifat-Sifat Umum Logam Alkali. c. Sifat Keperiodikan Logam Alkali

KIMIA (2-1)

LAMPIRAN C CCT pada Materi Ikatan Ion

K13 Revisi Antiremed Kelas 10 KIMIA

BAB 2. Pada bab struktur atom dan sistem periodik unsur, Anda sudah mempelajari bahwa. Ikatan Kimia. Kata Kunci. Pengantar

BENDA WUJUD, SIFAT DAN KEGUNAANNYA

3. Manfaat BAB I PENDAHULUAN. 1. Latar Belakang. 2. Tujuan

KISI KISI SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER GASAL MADRASAH ALIYAH TAHUN PELAJARAN 2015/2016

A. KESTABILAN ATOM B. STRUKTUR LEWIS C. IKATAN ION D. IKATAN KOVALEN E. IKATAN KOVALEN POLAR DAN NONPOLAR F. KATAN KOVALEN KOORDINASI G

ATMOSFER I. A. Pengertian, Kandungan Gas, Fungsi, dan Manfaat Penyelidikan Atmosfer 1. Pengertian Atmosfer. Tabel Kandungan Gas dalam Atmosfer

TEORI ATOM. Ramadoni Syahputra

SIFAT SIFAT ATOM DAN TABEL BERKALA

Soal 3 Diantara unsur unsur di bawah ini yang paling stabil adalah... A. 8 P B. 9 Q C. 10 R D. 12 S E. 20 T

Ikatan Kimia dan Struktur Molekul. Sulistyani, M.Si.

UJIAN I - KIMIA DASAR I A (KI1111)

Kimia Unsur (Bagian I) Sekitar 78% komposisi udara adalah gas nitrogen, dengan rumus molekul N 2

MODUL KIMIA KELAS X MIA

IKATAN KIMIA DALAM BAHAN

MATERI DAN PERUBAHANNYA. Kimia Kesehatan Kelas X semester 1

IKATAN KIMIA. Tabel 3.1 Konfigurasi elektron unsur unsur gas mulia. Unsur Nomor Atom

Dalam 1 golongan dari atas ke bawah energi ionisasi bertambah kecil ionisasi K < ionisasi Na.

kimia KTSP & K-13 TERMOKIMIA I K e l a s A. HUKUM KEKEKALAN ENERGI TUJUAN PEMBELAJARAN

Atmosphere Biosphere Hydrosphere Lithosphere

SILABUS. Alokasi Sumber/ Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian

IKATAN KIMIA MAKALAH KIMIA DASAR

ATOM DAN SISTEM PERIODIK UNSUR

TRY OUT UJIAN NASIONAL TAHUN AJARAN 2008 / 2009

KIMIA UNSUR. Disusun Oleh : Reskunanda Adhi W

BAB 4. WUJUD ZAT 1. WUJUD GAS 2. HUKUM GAS 3. HUKUM GAS IDEAL 4. GAS NYATA 5. CAIRAN DAN PADATAN 6. GAYA ANTARMOLEKUL 7. TRANSISI FASA 8.

BAB 1 PERKEMBANGAN TEORI ATOM

Struktur dan Ikatan Kimia dalam senyawa Organik

MAKALAH IKATAN KRISTAL

BAB IV TEMUAN DAN PEMBAHASAN. Dalam pengembangan strategi pembelajaran intertekstualitas pada materi

S I L A B U S. Indikator Materi Pembelajaran Imtaq Kegiatan Pembelajaran Metode Penilaian Alokasi Waktu

TEORI ATOM. Awal Perkembangan Teori Atom

Review II. 1. Pada elektrolisis larutan NaCl dengan elektroda karbon, reaksi yang terjadi pada katoda adalah... A. 2H 2

MATERI IKATAN KIMIA. 1.Kondisi Stabil Atom Unsur

TITIK LELEH DAN TITIK DIDIH. I. TUJUAN PERCOBAAN : Menentukan titik leleh beberapa zat Menentukan titik didih beberapa zat II.

YAYASAN PEMBINA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA SMA LABSCHOOL KEBAYORAN

JURNAL PRAKTIKUM SENYAWA ORGANIK DAN ANORGANIK 12 Mei 2014

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ANORGANIK 1 KEREAKTIFAN LOGAM ALKALI DAN ALKALI TANAH 7 Oktober 2014 SEPTIA MARISA ABSTRAK

MATERI IKATAN KIMIA. 1.Kondisi Stabil Atom Unsur

BAB I PENDAHULUAN. logam menjadi satu akibat adanya energi panas. Teknologi pengelasan. selain digunakan untuk memproduksi suatu alat, pengelasan

PERUBAHAN MATERI. Materi dapat berwujud padat, cair, dan gas. Materi berwujud padat mempunyai bentuk tertent

KIMIA UNSUR. Disusun Oleh : Santi Destiyana Sayekti ( )

MEDIA POWERPOINT MATERI KIMIA SISTEM PERIODIK UNSUR RANGKUMAN MATERI SISTEM PERIODIK UNSUR

1. Pernyataan di bawah ini yang bukan merupakan sifat periodik unsur-unsur adalah.

BAB II PEMBAHASAN 2.1 Pengertian Materi 2.2 Sifat-sifat Materi

1. Pernyataan di bawah ini yang bukan merupakan sifat periodik unsur-unsur adalah.

Seputar ATMOSFER Asal katanya dari atmos dan shaira (bahasa Yunani), yang artinya atmos : uap, shaira : bulatan. Jadi, atmosfer adalah lapisan gas

GENTA GROUP in PLAY STORE. Kode Aktivasi Aplikasi: 74DSM. Kode Aktivasi Aplikasi: P859 FPM KIMIA

Ikatan Kimia. B a b 2

1. Aturan Aufbau. Konfigurasi Elektron. 1s, 2s, 2p, 3s, 3p, 4s, 3d, 4p, 5s, 4d, 5p, 6s, 4f, 5d, 6p, 7s, 5f, 6d, 7p,

LEMBARAN SOAL 7. Sat. Pendidikan. Pilihlah Satu Jawaban yang Palin Tepat 1. Perhatikan bagan percobaan penghamburan sinar alfa berikut:

Titik Leleh dan Titik Didih

FOSFOR A. KELIMPAHAN FOSFOR

PERCOBAAN VI. A. JUDUL PERCOBAAN : Reaksi-Reaksi Logam

Menjelaskan kecenderungan suatu unsur untuk mencapai kestabilannya dengan cara berikatan dengan unsur lain. Menggambarkan susunan elektron

KIMIA. Sesi. Kimia Unsur (Bagian I) A. KELIMPAHAN UNSUR-UNSUR DI ALAM a. Struktur Lapisan Bumi. b. Komposisi Lapisan Bumi

IKATAN KIMIA BY. V_CVA MAN RETA 2010/2011

SOAL OLIMPIADE KIMIA SMA TINGKAT KOTA/KABUPATEN TAHUN 2011 TIPE II

C. ( Rata-rata titik lelehnya lebih rendah 5 o C dan range temperaturnya berubah menjadi 4 o C dari 0,3 o C )

GAS. Sifat-sifat gas

SISTEM PERIODIK UNSUR

Tabel Periodik Unsur. Sebagian unsur terbentuk. ini. Sudah sejak dahulu para ahli kimia berusaha mengelompokkan unsurunsur

SKL 1. Ringkasan Materi

RANGKUMAN MATERI. Struktur Atom

SILABUS. - Mengidentifikasikan besaran-besaran fisika dalam kehidupan sehari-hari lalu mengelompokkannya dalam besaran pokok dan turunan.

MODUL KIMIA SMA IPA Kelas 10

,

No. BAK/TBB/SBG201 Revisi : 00 Tgl. 01 Mei 2008 Hal 1 dari 8 Semester I BAB I Prodi PT Boga BAB I MATERI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Wardaya College. Tes Simulasi Ujian Nasional SMA Berbasis Komputer. Mata Pelajaran Kimia Tahun Ajaran 2017/2018. Departemen Kimia - Wardaya College

SMP kelas 9 - FISIKA BAB 4. SISTEM TATA SURYALatihan Soal 4.9. lithosfer. hidrosfer. atmosfer. biosfer

UJIAN I - KIMIA DASAR I A (KI1111)

STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PERIODIK Kimia SMK KELAS X SEMESTER 1 SMK MUHAMMADIYAH 3 METRO

KRITERIA KETUNTASAN MINIMUM KIMIA KELAS X TAHUN PELAJARAN 2013/2014

MENGELOMPOKKAN SIFAT-SIFAT MATERI

OAL TES SEMESTER I. I. Pilihlah jawaban yang paling tepat! a. 2d d. 3p b. 2p e. 3s c. 3d 6. Unsur X dengan nomor atom

D. 2 dan 3 E. 2 dan 5

Kimia Organik I. Pertemuan ke 1 Indah Solihah

BAB I STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PERIODIK UNSUR

FISIKA ATOM & RADIASI

IKATAN KIMIA ORGANIK dalam bidang ilmu FARMASI

(I) MATERI. Pengertian materi sifat materi, Perubahan materi, Klasifikasi materi, serta hukum-hukum yang berhubungan dengan materi.

1. Gas yang terjadi bila besi dimasukkan dalam larutan asam klorida adalah Di laboratorium, unsur iod diperoleh dengan mereaksikan...

4. Sebanyak 3 gram glukosa dimasukkan ke dalam 36 gram air akan diperoleh fraksi mol urea sebesar.

30 Soal Pilihan Berganda Olimpiade Kimia Tingkat Kabupaten/Kota 2011 Alternatif jawaban berwarna merah adalah kunci jawabannya.

PENGENALAN DAUR BAHAN BAKAR NUKLIR

Transkripsi:

Makalah Tentang Gas Mulia KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami ucapkan ke hadirat Tuhan YME karena atas rahmat dan karunianya kami dapat menyelesaikan karya ilmiah tentang gas mulia ini dengan tepat waktu. Penulisan karya ilmiah tentang gas mulia ini betujuan tidak lain adalah untuk memenuhi tugas kimia kelas XII tentang kimia unsur. Selain itu, karya ilmiah ini juga dibuat untuk meningkatkan rasa ingin tahu pembaca dan masyarakat mengenai gas-gas golongan 8A yang jarang ditemui dan langka. Dalam makalah ini, akan dibahas sifat fisis dan kimia, reaksi yang terjadi, proses pembuatan, manfaat, serta dampak suatu unsur dan senyawa terhadap lingkungan. Unsur-unsur yang akan dibahas adalah unsur yang terdapat dalam gas mulia. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada para anggota yang telah bekerja sama dengan baik untuk menyelesaikan makalah tentang gas mulia ini sehingga kami dapat menampilkan yang terbaik kepada pembaca. Kami mengharapkan kritik dan saran dari pembaca karena makalah kami belumlah sempurna. Akhir kata, kami ucapkan terima kasih.

Daftar Isi Kata Pengantar... 1 Daftar Isi... 2 Pengertian Gas Mulia... 3 Sejarah Gas Mulia... 3 Sifat Gas Mulia... 4 Reaksi Gas Mulia... 6 Proses Pembuatan Gas Mulia... 7 Manfaat dan Dampak Gas Mulia... 9 Daftar Pustaka... 12 Pengertian Gas Mulia

Gas mulia adalah unsur-unsur yang terdapat dalam golongan VIIIA yang memiliki kestabilan yang sangat tinggi dan sebagian ditemukan di alam dalam bentuk monoatomik. Unsur-unsur yang terdapat dalam gas mulia yaitu Helium (He),Neon (Ne), Argon(Ar), Kripton(Kr), Xenon (Xe), Radon (Rn). Gas-gas ini pun sangat sedikit kandungannya di bumi. dalam udara kering maka akan ditemukan kandungan gas mulia sebagai berikut : Helium = 0,00052 % Neon = 0,00182 % Argon = 0,934 % Kripton = 0,00011 % Xenon = 0,000008 Radon = Radioaktif* Tapi di alam semesta kandungan Helium paling banyak diantara gas mulia yang lain karena Helium meupakan bahan bakar dari matahari. Sejarah Gas Mulia

Sejarah gas mulia berawal dari penemuan Cavendish pada tahun 1785. Cavendish menemukan sebagian kecil bagian udara (kurang dari 1/2000 bagian) sama sekali tidak berreaksi walaupun sudah melibatkan gas-gas atmosfer. Lalu pada tahun 1894, Lord Raleigh dan Sir William Ramsay berhasil memisahkan salah satu unsur gas di atmosfer (yang sekarang di kenal sebagai gas mulia) berdasarkan data spektrum. Lalu ia mencoba mereaksikan zat tersebut tetapi tidak berhasil dan akhirnya zat tersebut diberi nama Argon. Dan pada tahun1895 Ramsay berhasil mengisolasi Helium,hal ini berawal dari penemuan Janssen pada tahun 1868 saat gerhana matahari total. Janssen menemukan spectrum Helium dari sinar matahari berupa garis kuning. Nama Helium sendiri merupakan saran dari Lockyer danfrankland.lalu pada tahun 1898 Ramsay dan Travers memperoleh zat baru yaitu Kripton,Xenon serta Neon. Kripton dan Xenon ditemukan dalam residu yang tersisa setelah udara cair hampir menguap semua. Sementara itu Neon ditemukan dengan cara mencairkan udara dan melakukan pemisahan dari gas lain dengan penyulingan bertingkat.pada tahun 1900 Radon ditemukan oleh Friedrich Ernst Dorn, yang menyebutnya sebagai pancaran radium. Pada tahun William Ramsay dan Robert Whytlaw-Gray menyebutnya sebagai niton serta menentukan kerapatannya sehingga mereka menemukan Radon adalah zat yang paling berat di masanya (sampai sekarang).nama Radon sendiri baru dikenal pada tahun 1923. Pembuatan unsur gas mulia sendiri baru ditemukan pada tahun 1962. Pembuatan unsur tersebut diawali oleh seorang ahli kimia yang berasal dari Kanada yaitu NeilBartlett. Neil Bartlett barhasil membuat senyawa xenon yaitu XePtF6, sejak saat itu barulah ditemukan berbagai gas mulia lain yang berhasil di buat. Dan akhirnya

istilahuntuk menyebut zat-zat telah berganti. Yang awalnya disebut gas inert (lembam) telah berganti menjadi gas mulia yang berarti stabil atau sukar berreaksi. Asal usul nama unsur gas mulia: - Helium Helios (Yunani) : Matahari - Argon Argos (Yunani) : Malas - Neon Neos (Yunani) : Baru - Kripton Kriptos (Yunani) : Tersembunyi - Xenon Xenos (Yunani) : Asing - Radon Radium

Sifat Gas Mulia Gas mulia memiliki beberapa sifat baik secara fisis maupun kimia, sebelum membahas hal tersebut mari kita lihat data-data dari gas mulia.berikut merupakan beberapa ciri fisis dari gas mulia. Helium Neon Argon Kripton Xenon Radon Nomor Atom 2 10 18 32 54 86 Elektron valensi 2 8 8 8 8 8 Jari-jari atom (A) 0,50 0,65 0,95 1,10 1,30 1,45 Massa atom (gram/mol) 4,0026 20,1797 39,348 83,8 131,29 222 Massa jenis (kg/m³) 0.1785 0,9 1,784 3,75 5,9 9,73 Titik didih (⁰C) -268,8-245,8-185,7-153 -108-62 Titik leleh (⁰C) -272,2-248,4 189,1-157 -112-71 Bilangan oksidasi 0 0 0 0;2 0;2;4;6 0;4 Keelektronegatifan - - - 3,1 2,4 2,1 Entalpi peleburan (kj/mol) * 0,332 1,19 1,64 2,30 2,89 Entalpi penguapan (kj/mol) 0,0845 1,73 6,45 9,03 12,64 16,4 Afinitas electron (kj/mol) 21 29 35 39 41 41 *= Helium dipadatkan dengan cara menaikkan tekanan bukan menurunkan suhu. Adapula hal penting yang menyebabkan gas mulia amat stabil yaitu konfigurasielektronnya. Berikut adalah konfigurasi elektron gas mulia He = 1s² Ne = 1s² 2s² 2p6 Ar = 1s² 2s² 2p6 3s² 3p6

Kr = 1s² 2s² 2p6 3s² 3p6 4s² 3d10 4p6 Xe = 1s² 2s² 2p6 3s² 3p6 4s² 3d10 4p6 5s² 4d10 5p6 Rn = 1s² 2s² 2p6 3s² 3p6 4s² 3d10 4p6 5s² 4d10 5p6 6s² 4f14 5d10 6p6 Karena konfigurasi elektronnya yang stabil gas mulia juga biasa digunakan untukpenyingkatan konfigurasi elektron bagi unsur lain. Contoh : Br = 1s² 2s² 2p6 3s² 3p6 4s² 3d10 4p5 menjadi Br = [Ar] 4s² 3d10 4p5 Sifat Fisis Gas mulia merupakan unsur gas pada suhu kamar dan mendidih hanya beberapaderajat di atas titik cairnya. Jari-jari, titik leleh serta titik didih gasnya mulanyabertambah seiring bertambahnya nomor atom. Sedangkan energi pengionnyaberkurang.dari data-data di atas kita bisa lihat bahwa nomor atom, jari-jari atom, massa atom,massa jenis, titik didih, titik beku, entalpi peleburan dan entalpi penguapan selalubertambah dari He ke Rn. Sedangkan energi ionisasi mengalami penurunan dari Heke Rn. Beberapa dari sifat tersebut mengalami kenaikan karena gaya london terutama pada entalpi peleburan dan entalpi penguapan.elektron valensi gas mulia sudah memenuhi kaidah Duplet untuk He dan kaidahoktet untuk Ne, Ar, Kr, Xe dan Rn. Sedangkan untuk He, Ne, Ar tidak memiliki nilaikeelektronegatifan. Dan bilangan oksidasi yang di atas adalah bilangan oksidasiyang sudah di ketahui hingga sekarang. Sifat Kimia Kereaktifan gas mulia akan berbanding lurus dengan jari-jari atomnya, jadikereaktifan gas mulia akan bertambah dari He ke Rn hal ini disebabkanpertambahan jari-jari atom menyebabkan daya tarik inti terhadap elektron kulit luar berkurang, sehingga semakin

mudah ditarik oleh atom lain.tetapi gas mulia adalah unsur yang tidak reaktif karena memiliki konfigurasi elektronyang sudah satbil, hal ini didukung kenyataan bahwa gas mulia di alam selaluberada sebagai atom tunggal atau monoatomik. Tetapi bukan berarti gas mulia tidakdapat berreaksi, hingga sekarang gas mulia periode 3 ke atas (Ar, Kr, Xe, Rn) sudahdapat berreaksi dengan unsur yang sangat elektronegatif seperti Flourin danoksigen. Reaksi Gas Mulia Gas Mulia adalah gas yang sudah memiliki 8 elektron valensi dan memilikikestabilan yang tinggi. Tetapi gas mulia pun masih dapat berreaksi dengan atomlain.karena sebenarnya tidak semua sub kuit pada gas mulia terisi penuh. Contoh: Ar : [Ne] 3s² 3p6 Sebenarnya atom Ar masih memiliki 1 Sub kulit yang masih kosong yaitu sub kulit d jadi Ar : [Ne] 3s² 3p6 3d0 jadi masih bisa diisi oleh atom-atom lain. Berikut adalah beberapa contoh Reaksi dan cara pereaksian pada gas mulia

Gas Mulia Reaksi Nama senyawa yang terbentuk Cara peraksian Ar (Argon) Ar(s) + HF HArF Argonhidroflourida Senyawa ini dihasilkan oleh fotolisisdan matriks Ar padat dan stabil padasuhu rendah Kr (Kripton) Kr(s) + F₂(s) KrF₂(s) Kripton flourida Reaksi ini dihasilkan dengan caramendinginkan Kr dan F ₂ pada suhu -196⁰C lalu diberi loncatan muatan listrik atau sinar X Xe (Xenon) Xe(g) + F₂(g) XeF₂(s) Xe(g) + 2 F₂(g) XeF₄(s) Xe(g) + 3 F₂(g) XeF6(s) Xenon flourida Xenon oksida XeF₂ dan XeF₄ dapat diperoleh dari pemanasan Xe danf₂ pada tekanan 6 atm, jika umlah peraksi F₂ lebih besar maka akan diperoleh XeF6 XeF6(s) + 3H₂O(l) XeO₃(s) + 6HF(aq) 6XeF₄(s) + 12H₂O(l) 2XeO₃(s) + 4Xe(g) + 3O₂(g) + 24HF(aq) XeO₄ dibuat dari reaksi disproporsionasi (reaksi dimana unsur pereaksi yang sama sebagian teroksidasi dan sebagian lagi tereduksi) yang kompleks dari larutan XeO₃ yang bersifat alkain Rn (Radon) Rn(g) + F₂(g) RnF Radon flourida Bereaksi secara spontan.

Proses Pembuatan Gas Mulia Gas Helium Helium (He) ditemukan terdapat dalam gas alam di Amerika Serikat. Gas helium mempunyai titik didih yang sangat rendah, yaitu -268,8⁰C sehingga pemisahan gas helium dari gas alam dilakukan dengan cara pendinginan sampai gas alam akan mencair (sekitar -156⁰C) dan gas helium terpisah dari gas alam. Gas Argon, Neon, Kripton, dan Xenon Udara mengandung gas mulia argon (Ar), neon (Ne), krypton (Kr), dan xenon (Xe) walaupun dalam jumlah yang kecil. Gas mulia di industri diperoleh sebagai hasil samping dalam industri pembuatan gas nitrogen dan gas oksigen dengan prosesdestilasi udara cair. Pada proses destilasi udara cair, udara kering (bebas uap air) didinginkan sehingga terbentuk udara cair. Pada kolom pemisahan gas argon bercampur dengan banyak gas oksigen dan sedikit gas nitrogen karena titik didih gas argon (-189,4⁰C) tidak jauh beda dengan titik didih gas oksigen (-182,8⁰C). Untuk menghilangkan gas oksigen dilakukan proses pembakaran secara katalitik dengan gas hidrogen, kemudian dikeringkan untuk menghilangkan air yang terbentuk. Adapun untuk menghilangkan gas nitrogen, dilakukan cara destila sisehingga dihasilkan gas argon dengan kemurnian 99,999%. Gas neon yang mempunyain titik didih rendah (-245,9⁰C) akan terkumpul dalam kubah kondensor sebagai gas yang tidak terkonsentrasi (tidak mencair). Gas kripton (Tb = -153,2⁰C) dan xenon (Tb = -108⁰C) mempunyai titik didih yang lebih tinggi dari gas oksigen sehingga akan terkumpul di dalam kolom oksigen cair didasar kolom destilasi utama. Dengan pengaturan suhu sesuai titik didih, maka masing-masing gas akan terpisah. Di tahun 1962, para ahli masih yakin bahwa unsur-unsur gas mulia tidak bereaksi.kemudian seorang ahli kimia kanada bernama Neil Bartlet berhasil membuatpersenyawaan yang stabil antara unsur gas mulia dan unsur lain, yaitu XePtF6. Keberhasilan ini didasarkan pada reaksi:

PtF6 + O ₂ (O₂)+ (PtF6) PtF6 ini bersifat oksidator kuat. Molekul oksigen memiliki harga energi ionisasi 1165kJ/mol, harga energi ionisasi ini mendekati harga energi ionisasi unsur gas mulia Xe= 1170 kj/mol. Atas dasar data tersebut, maka untuk pertama kalinya Bartlet mencoba mereaksikan Xe dengan PtF6 dan ternyata menghasilkan senyawa yang stabil sesuai dengan persamaan reaksi: Xe + PtF6 Xe+(PtF6) Setelah berhasil membentuk senyawa XePtF6, maka gugurlah anggapan bahwa gasmulia tidak dapat bereaksi. Kemudian para ahli lainnya mencoba melakukan penelitian dengan mereaksikan xenon dengan zat-zat oksidator kuat, diantaranya langsung dengan gas flourin dan menghasilkan senyawa XeF₂, XeF₄, dan XeF6. Reaksi gas mulia lainnya, yaitu krypton menghasilkan senyawa KrF ₂. Radon dapat bereaksi langsung dengan F ₂ dan menghasilkan RnF₂. Hanya saja senyawa KrF₂ dan RnF₂ bersifat (tidak stabil). Senyawa gas mulia He, Ne, dan Ar sampai saat ini belum dapat dibuat mungkin karena tingkat kestabilannya yang sangat besar.

Manfaat dan Dampak Gas Mulia Helium Helium digunakan dalam kryogenik, sistem pernafasan lautdalam,untuk mendinginkan magnet superkonduktor, dalam"helium dating", untuk pengembangan balon, untukmengangkat kapal udara dan sebagai gas pelindung untukpenggunaan industri (seperti "arc welding" dan penumbuhanwafer silikon). Menghirup sejumlah kecil gas ini akanmenyebabkan perubahan sementara kualitas suara seseorang. Kegunaan helium : Untuk menggelas. Sebagai gas pelindung alam dalam penumbuhan kristal-kristal silikon dangermanium juga dalam memproduksi titanium dan zikronium. Sebagai pendingin reaktor nuklir. Sebagai gas yang digunakan di lorong angin. Memberi tekanan pada bahan bakar roket. Sebagai pengisi balon-balon raksasa yang memasang berbagai iklan. Adapun campuran Helium dan Oksigen dapat digunakan sebagai udara buatanuntuk para penyelam dan para pekerja lainnya yang bekerja di bawah tekananudara

tinggi. Ada juga kegunaan dari perbandingan antara Helium (He) danoksigen (O₂) yang berbeda-beda adalah untuk kedalaman penyelam yang berbedabeda. Neon Zat ini memberikan pancaran khas kemerahan jika digunakan ditabung hampa (vacuum discharge tube) dan lampu neon. Sifat inimembuat neon terutama dipergunakan sebagai bahan pembuatantanda (sign). Kegunaan : Neon dapat digunakan untuk pengisi bola lampu di landasan pesawatterbang. Karena Ne menghasilkan cahaya terang dengan intensitas tinggiapabila dialiri arus listrik. Neon cair digunakan sebagai zat pendingin. Neon digunakan sebagai penangkal petir dan pengisi tabung-tabung televisi.

Argon Dalam Proses Industri,Argon digunakan dalam beberapa proses industri temperatur tinggi, di mana unsur yang biasanya tidak bereaksi menjadi bereaksi. Contohnya, atmosfer argon digunakan di tungkulistrik grafit untuk mencegah terbakarnya grafit.sebagai Bahan pengawet - argon digunakan untuk memindahkan oksigen dan udara yang mengandung embun di bahan pembungkus untuk membuat isinya lebih tahan lama. Sebagai Penerangan - lampu pijar diisi dengan argon untuk menjaga kawat pijar agar tahan pada temperatur tinggi. Kegunaan Argon : Pengisi bola lampu, karena Argon tidak bereaksi dengan filamen walaupunpada temperatur tinggi. Pengisi tabung pemadam kebakaran.

Kripton Banyak garis penyinaran kripton membuat gas kripton yang diionisasi menimbulkancahaya keputih-putihan, yang membuat bohlam yangmenggunakan kripton menjadiberguna untuk fotografi sebagai sumber cahaya putih/lampu. Kripton juga digabungdengan gas lain untuk membuat tanda-tanda bercahayayang cahayanya berwarnakuning kehijauan. Kripton bersama argon digunakan sebagai pengisi lampufluoresen bertekanan rendah. Kripton juga digunakan dalam lampu kilat untukfotografi kecepatan tinggi. Kripton digunakan : Pengisi bola lampu blitz pada kamera. Kripton dapat digabungkan dengan gas lain untuk membuat sinar hijau kekuningan yang dapat digunakan sebagai kode dengan melemparkannya keudara. Dicampurkan dengan Argon untuk mengisi lampu induksi.

Xenon Xenon dipergunakan untuk mengisi lampu sorot, dan lampu berintensitas tinggi lainnya, mengisi bilik gelembung yang dipergunakan oleh ahli fisika untuk mempelajari partikel sub-atom.xenon diperoleh dari destilasi udara cair. Xenon digunakan : Xenon biasa digunakan untuk mengisi lampu blizt padakamera. Isotop-nya dapat digunakan sebagai reaktor nuklir. Radon Radon dapat digunakan dalam terapi kanker karena bersifat radioaktif. Radon jugadapat berperan sebagai sistem peringatan gempa, Karena bila lepengn bumibergerak kadar radon akan berubah sehingga bisa diketahui bila adanya gempa dariperubahan kadar radon.

Daftar Pustaka Purba,Michael.2007.Kimia untuk SMA Kelas XII.Jakarta:Erlangga Sudarmo,Unggul.2006.Kimia untuk SMA Kelas XII Seri Made Simple.Jakarta:ErlanggaKrisbiantoro,Adi.2010. Buku Sakti SMA kelas 1,2,3. Yogyakarta :Kendi Mas Jaya http://www.scribd.com/doc/36738532/gas-mulia# http://www.wikipedia.com http://muniri.com/search/manfaat%2bdan%2bdampak%2bunsur%2bunsur%2bgas %2Bmulia http://gas-mulia.blogspot.com/2009/11/gas-mulia.html http://chemiscihuy.wordpress.com/tag/pembuatan-gas-mulia/ http://www.jevuska.com/topic/kegunaan+gas+mulia+di+alam.html http://gas-mulia.blogspot.com/