ISSN , A'NALISIS ZIRKONI{l

dokumen-dokumen yang mirip
ANALISIS NEODIMIUM MENGGUNAKAN METODA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

PENENTUAN KADAR ZIRKONIUM DALAM PADUAN U-ZR MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER UV-VIS DENGAN PENGOMPLEKS ARSENAZO III

PENGARUH KONSENTRASI PELARUT UNTUK MENENTUKAN KADAR ZIRKONIUM DALAM PADUAN U-Zr DENGAN MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

PENGARUH PENAMBAHAN URANIUM PADA ANALISIS THORIUM SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS DENGAN PENGOMPLEKS ARSENAZO(III)

PENENTUAN URANIUM KONSENTRASI RENDAH DENGAN METODA SPEKTROFOTOMETER UV-VIS

PENGARUH URANIUM TERHADAP ANALISIS THORIUM MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER UV-VIS

KUALIFIKASI ALAT SPEKTROMETER UV-Vis UNTUK PENENTUAN URANIUM DAN BESI DALAM -U30S --

ANALISIS KOMPOSISI KIMIA SERBUK HASIL PROSES HYDRIDING-DEHYDRIDING PADUAN U-Zr

ANALISIS THORIUM MENGGUNAKAN SPEKTROFOTO METER UV-VIS

PENGGUNAAN PEREAKSI XYLENOL ORANGE DALAM ANALISIS MOLYBDENUM MENGGUNAKAN METODE SPEKTROPHOTOMETRI

PENENTUAN KADAR BESI DALAM TABLET MULTIVITAMIN MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM DAN UV-VIS

LAPORAN PRAKTIKUM ANALISIS SPEKTROMETRI PENETAPAN ANION FOSFAT DALAM AIR. Disusun oleh. Sucilia Indah Putri Kelompok 2

PENGARUH PENGOTOR PADA PENENTUAN BORON DALAM U 3 O 8 MENGGUNAKAN SPEKTROFLUOROMETRI LUMINESEN. Giyatmi*, Noviarty**, Sigit**

ANALISIS KANDVNGAN PENGOTOR DALAM PELET VOz SINTER

3 METODOLOGI PENELITIAN

ANALISIS DUA KOMPONEN TANPA PEMISAHAN

PENGUKURAN KANDUNGAN Fe DALAM PADUAN AlFeNi MENGGUNAKAN PENGOMPLEKS AMONIUM TIOSIANAT DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

ANALISIS Zr DALAM PADUAN UZr (6%) MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

BAB III METODE PENELITIAN

ANALISIS UNSUR Pb, Ni DAN Cu DALAM LARUTAN URANIUM HASIL STRIPPING EFLUEN URANIUM BIDANG BAHAN BAKAR NUKLIR

A. Judul B. Tujuan C. Dasar Teori

PENGARUH KUAT ARUS PADA ANALISIS LIMBAH CAIR URANIUM MENGGUNAKAN METODA ELEKTRODEPOSISI

OPTIMASI PENENTUAN KONSENTRASI URANIUM DENGAN METODA POTENSIOMETRI

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

PENENTUAN KADAR ZIRKONIUM DALAM PADUAN U-ZR MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER UV-VIS DENGAN PENGOMPLEKS ARSENAZO III

STUDI PEMISAHAN URANIUM DARI LARUTAN URANIL NITRAT DENGAN RESIN PENUKAR ANION

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia dan Laboratorium Kimia Instrumen

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada Juni-Juli 2013 di Unit Pelaksanaan

III. METODOLOGI PERCOBAAN. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2015 sampai Juni 2015 di

BAB III METODE PENELITIAN

LAPORAN PRAKTIKUM. ISOLASI DNA, Isolasi Protein dan PCR (Elektroforesis agarose dan Acrylamic)

BAB III BAHAN, ALAT DAN CARA KERJA

Bab III Metodologi Penelitian

Lampiran. Lampiran I. Rancangan Percobaan. Laaitan standar formaldehid. Sampel 2 macam. Persiapan sampel dengan. Penentuan Panjang gelombang optimum

PENGENALAN DAUR BAHAN BAKAR NUKLIR

LAMPIRAN 1 Pola Difraksi Sinar-X Pasir Vulkanik Merapi Sebelum Aktivasi

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

PENENTUAN RUMUS ION KOMPLEKS BESI DENGAN ASAM SALISILAT

BAB IV ANALISIS DENGAN SPEKTROFOTOMETER

KURVA KALIBRASI. LARUTAN STANDAR Cu 10 ppm. ANALISIS KONSENTRASI LOGAM PENGGANGGU Cu DENGAN ICP-OES LOGO

BAB III METODE PENELITIAN. di Laboratorium Kimia Riset Makanan dan Laboratorium Kimia Analitik

IDENTIFIKASI LOGAM-LOGAM BERAT Fe, Cr, Mn, Mg, Ca, DAN Na DALAM AIR TANGKI REAKTOR DENGAN METODE NYALA SPEKTROMETRI SERAPAN ATOM (SAA)

LAPORAN PRAKTIKUM 8 PRAKTIKUM HPLC ANALISA TABLET VITAMIN C

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ANORGANIK II PERCOBAAN IV PENENTUAN KOMPOSISI ION KOMPLEKS

UNSUR Pb, Fe, Cd, DAN Cu DALAM IKAN TUNA DENGAN METODE SPEKTROMETRI SERAP AN ATOM (SSA) UNTUK UJI PROFISIENSI.

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Termasuk

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian dilakukan di Laboratorium Riset Kimia, Laboratorium Riset

PHARMACY, Vol.06 No. 01 April 2009 ISSN

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan bulan Oktober

KUALIFIKASI ALAT POTENSIOMETER METROHM 682 UNTUK PENENTUAN KADAR URANIUM

Lampiran 1. Laporan Hasil Pengujian Residu Pestisida

PROSES RE-EKSTRAKSI URANIUM HASIL EKSTRAKSI YELLOW CAKE MENGGUNAKAN AIR HANGAT DAN ASAM NITRAT

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

PENYIAPAN LARUTAN URANIL NITRAT UNTUK PROSES KONVERSI KIMIA MELALUI EVAPORASI

PENENTUAN KADAR BESI DALAM SAMPEL AIR SUMUR SECARA SPEKTROFOTOMETRI

BAB 3 BAHAN DAN METODE. - Buret 25 ml pyrex. - Pipet ukur 10 ml pyrex. - Gelas ukur 100 ml pyrex. - Labu Erlenmeyer 250 ml pyex

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang dilakukan adalah metode eksperimen

KUALIFIKASI AIR TANGKI REAKTOR (ATR) KARTINI BERDASARKAN DATA DUKUNG METODA NYALA SPEKTROMETRI SERAPAN ATOM (SSA) DAN ION SELECTIVE ELECTRODE (ISE)

Emisi gas buang Sumber tidak bergerak Bagian 8: Cara uji kadar hidrogen klorida (HCl) dengan metoda merkuri tiosianat menggunakan spektrofotometer

PENGARUH KANDUNGAN URANIUM DALAM UMPAN TERHADAP EFISIENSI PENGENDAPAN URANIUM

PENENTUAN ALUMINIUM DALAM AIR TANGKI REAKTOR DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

5009 Sintesis tembaga ftalosianin

Analisa AAS Pada Bayam. Oleh : IGNATIUS IVAN HARTONO MADHYRA TRI H ANGGA MUHAMMAD K RAHMAT

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Juni 2012.

PENGARUH KONSENTRASI URANIUM DALAM PROSES ELEKTRODEPOSISI HASIL EKSTRAKSI DENGAN TBPjOK

BAB III METODE PENELITIAN

JURNAL PRAKTIKUM ANALITIK III SPEKTROSKOPI UV-VIS

3 Metodologi Penelitian

PENDAHULUAN. Gambar 1 Ilustrasi hukum Lambert Beer (Sabrina 2012) Absorbsi sinar oleh larutan mengikuti hukum lambert Beer, yaitu:

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

VALIDITAS PENETAPAN KADAR TEMBAGA DALAM SEDIAAN TABLET MULTIVITAMIN DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI ULTRA VIOLET VISIBEL

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. penyamakan kulit dengan menggunakan Spektrofotometer UV-VIS Mini

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Riset, Jurusan Pendidikan Kimia,

VALIDASI METODA ANALISIS ISOTOP U-233 DALAM STANDAR CRM MENGGUNAKAN SPEKTROMETER ALFA

KARAKTERISASI INGOT PADUAN U-7Mo-Zr HASIL PROSES PELEBURAN MENGGUNAKAN TUNGKU BUSUR LISTRIK

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni - November 2011 :

BAB III METODE PENELITIAN. A. Metodologi Penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metodologi

LAPORAN KIMIA ANALITIK KI 3121 Percobaan modul 2 PENETAPAN ANION FOSFAT DALAM AIR

III. METODELOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei sampai Agustus 2013 di Laboratorium

Lampiran 1. Analisis serapan P tanaman. Tahap I. Ekstraksi destruksi basah. A. Alat. Tabung reaksi. Penangas listrik. Corong. Labu ukur 50 ml.

BAB III METODE PENELITIAN

Udara ambien Bagian 1: Cara uji kadar amoniak (NH 3 ) dengan metoda indofenol menggunakan spektrofotometer

BAB III METODE PENELITIAN

Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

PENENTUAN KESTABILAN SPARKING SPEKTROMETER EMISI MENGGUNAKAN BAHAN PADUAN ALUMINIUM

VALIDASI PENETAPAN KADAR BESI DALAM SEDIAAN TABLET MULTIVITAMIN DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

PERBANDINGAN KEMAMPUAN PEREDUKSI Na 2 S 2 O 3 DAN K 2 C 2 O 4 PADA ANALISA KADAR TOTAL BESI SECARA SPEKTROFOTOMETRI VISIBLE

PERBANDINGAN PEREDUKSI NATRIUM TIOSULFAT (Na 2 S 2 O 3 ) DAN TIMAH (II) KLORIDA (SnCl 2 ) PADA ANALISIS KADAR TOTAL BESI SECARA SPEKTROFOTOMETRI

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah kentang merah dan

BAB III METODE PENELITIAN

LAPORAN PRAKTIKUM REKAYASA PROSES PEMBUATAN KURVA STANDAR DARI LARUTAN - KAROTEN HAIRUNNISA E1F109041

Transkripsi:

ISSN 0852-4777, A'NALISIS ZIRKONI{l ANALISIS ZIRKONIUM SECARA SPEKTROPHOTOMETRI UV-VIS *, **Yusuf Nampira~ ***Supardi ABSTRAK Telah dilakukan analisis zirkonium menggunakan metode spektrophotometri UV-,VIS. Dalam analisis tersebut zirkonium diubah menjadi senyawa kompleks aktif ultra violet-visibel. Zirkonium dikomplekskan dengan larutan arsenazo II, dan larutan asam khlorida sebagai larutan penstabh kompleks. HasH analisis ini menunjukkan bahwa konsentrasi asam khlorida dalam media air akan mempengaruhi besar serapan sinar UV-VIS. Penentuan zirkonium dengan metode ini lebih sesuai dhakukan pada cuplikan dengan kadar zirkonium di bawah 25 ppm. PENDAHULUAN TATA KERJA Dalam pengujian ketahanan paduan zirkanium terhadap air pendingin selama proses penggunaannya dalam reaktor dan adanya interaksi bahan bakar terhadap kelongsong akibat dari kenaikan temperatur saat terjadinya reaksi inti, maka dibutuhkan suatu pemodelan pengujiannya [1.21. Untuk memonitor kejadian tersebut dibutuhkan suatu metode analisis zirkonium yang:. sesuai terhadap zirkonium dalam cuplikan. Analisis zirkonium dapat dilakukan dengan beberapa metode, di antaranya menggunakan metoda analisis spektrophotometri UV-VIS [11. Metode analisis spektrophotometri UV- VIS didasarkan pada pengukuran sinar ultraviolet yang terserap oleh senyawa unsur yang dianalisis dalam cuplikan. Oalam hal ini, zirkonium terlebih dahulu dikomplekskan dengan senyawa arsenazo II. Pembentukan senyawa kompleks sangat dipengaruhi oleh kandungan zirkonium dan lingkungan cuplikan zirkonium berada. Oi samping itu, kestabilan kompleks zlrkonlum dengan arsenazo II juga dipengaruhi oleh waktu, sehingga perlu ditambahkan larutan asam khlorida sebagai penstabil. Oleh sebab itu, perlu dicari parameter yang tepat sehingga analisis dapat memberikan hasil yang menggambarkan kandungan zirkonium sebenarnya dalam cuplikan (1.3J. Bahan larutan zirkonium spek arsenazo II asam khlorida air bebas mineral paduan zirkonium "JAERI" 219; 221; 222; dan Z23 Peralatan gelas piala teflon pemanas listrik labu ukur pipet gondok spektrophotometer UV-VIS PERKIN ELMER Lamda 15. CARA KERJA A. Penentuan maks!mum panjang gelombang sinar UV-VIS yang diserap senyawa komplf!ks zirkonium-arsenazo Ke dalam larutan mengandung II 20 ppm zirkonium ditambahkan 3 ml arsenazo II 100 ppm dan 3 ml larutan asam khloridcj 6: 1, kemudian diencerkan hingga volume larutan 25 ml dengan air bebas mineral, Larutan terse but digunakan untuk penyapuan panjang gelombang sinar UV-VIS (dari 750-400 nm). Sebagai larutan standar pembcjnding digunakan larutan yang dibuat dari 3 nillarutan arsenazo II ditambah 3 ml asam khlorida 6:1 dan diencerkan hingga volume 25 ml dengan air bebas mineral. ', 27

NOVIARTY. YUSUF NAMPIRA, clan SUPARDI Analisis Zirkonium Secara Spektrophotometri UV-VIS B. Peilgaruh konsentrasi asam khlorida dalam larutan terhadap besarnya serapan Larlltan kompleks zirkonium-arsenazo II seperti larutan di atas distabilkan dengan larutan penstabil asam khlorida (6:0), (6: 1), (6:2), (6:3), (6:4), (6:5), (6:6).. Larutan tersebut diukur intensitas serapanrlya p~da panjang gelombang ya~g memberikan serapan optimum. memberikan intensitas serapan pad a panjang gelombang 676 nm dan 624 nm. Selanjutnya, pengukuran intensitas serapan kompleks zirkonium-arsenazo II dilakukan pada panjang gelombang 676 nm. 1.5 1.2. C. Penentuan batas pe'1gukuran zirkonium Deret larutan kompleks zirkoniumarsenazo II dan larutan penstc3bil asam khlorida 6: 1 dibuat seperti pad a cara (A), dengan konsentrasi zirkonium dalam larutan tersebut sebesar 0, 3, 7, ~5, 17, 19, 25, 28, dan 30 ppm. Larutan tersebut diukur intensitas serapannya pada panjailg gelomb';tng sera pan optimum. Do Penentuan kandungan zirkonium dalam pacluan zirkonium Sekitar 0,05 9 paduan zirkonium dilarutkan dalam 1 ml larutan campuran asam khlorida dan asam florid a (1:1), kemudian dikeringkan dan ditambahkan 1 ml (optimum) asam perchlorat, dipanaskan hingga kering. Endapan yang terbentuk dilarutkan dalam air bebas mineral sampai volume larutan 100 mi. Ke dalam 0.5 ml larutan tersebut ditambahkan 3 mllarutan arsenazo II dan 3 mllarutan asam khlorida 6: 1, kemudian diencerkan hingga volume larutan 25 ml dengan air bebas mineral. Larutan ko.npleks yang terbentuk diukur intensitas serapannya pada panjang gelombang serapan optimum. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penyapuan panjang gelombang sinar, UV~VIS terhadap larutan kompleks zirkonium-arsenazo II standar memberikan spektrum sera pan seperti pada Gambar 1. Spektrum serapan senyawa tersebut Q9 t1.6 / (,90,00 1'0,110 Gambar 1. Spektrum serapan sinar UV-VIS kompleks zirkonium-arsenazo Kompleks zirkonium di dalam larutan air mudah mengalami reaksi hidrolisis yang menyebabkan terjadinya pengurangan kandungan kompleks zirkonium-arsenazo II yang aktif menyerap sinar UV-VIS. Kecepatan reaksi hidrolisis kompleks tersebut sangat dipengaruhi oleh lingkungan Jarutan. Dalam penelitian ini, digunakan larutan asam khlorida sebagai penstabil larutan kompleks zirkoniumarsenazo II. Kestabilan dari kompleks zirkoniumarsenazo II meningkat dengan naikny~ konsentrasi asam khlorida dalam larutan. Hal ini ditunjukkan dengan kenaikan kandungan asam khlorida dalam larutan yang menaikkan intensitas serapannya, dan perolehan intensitas sera pan optimum pada perbandingan HCI-air 6: 1, seperti terlihat pada Gambar 2. II 28

NOVIARTY,. YUSUFNAMPlRAN, ; dan SUPARDI Analisis Zirkontum Secara Spektrometri UV -VIS arsenazo II yang terbentuk, yang berhubungan dengan perbandingan mole antara zirkonium dengan arsenazo II. Pad a konsentrasi zirkonium di atas 25 ppm dengan kandungan arsenazo II sebesar 120 ppm terjadi penurunan kandungan kompleks yang aktif menyerap sinar UV-VIS. -v \dum air daia"n 61.dure I-() ~ Gambar 2. Pengaruh konsentrasi asam khlorida terhadap serapan sinar UV-VIS pada kompleks zirkonium-arsenazo II. Kenaikan kandungan zirkonium dalam larutan menyebabkan kenaikan kandungan komplek zirkonium-arsenazo II. Keadaan ini menyebabkan kenaikan serapannya terhadap sinar UV-VIS pad a panjang gelombang 676 nm, seperti yang ditunjukkan dalam Gambar 3. - Ketepatan penentuan zirkonium dengan metoda di alas ditunjukkan oleh hasil pengukuran pelarutan paduan zirkonium "JAERI". Dalam pengukuran tersebut hasi! yang diperoleh mempunyai penyimpangan sekitar 0,1% jika dibandingkan dengan kandungan zir~onium hasil perhitungan seperti terlihat pada Tabel1. KESIMPULAN Oari percobaan di atas dapat disimpulkan bahwa pengukuran zirkonium menggunakan metode spektrophotometri UV- VIS dap;3t digunakan untuk analisis zirkonium berkadar rendah (di bawah 25 ppm). Senyawa komplek zirkonium-arsenazo II ini akan stabil bila ditambahkan larutan asam khlorida 6: 1. DAFTARPUSTAKA Gambar 3. Pengaruh kandungan zirkonium terhadap intensitas serapan sinar UV-VIS pada kompleks zirkoniumarsenazo II. 1. ASTM, Designation: 495-78 (1985), 845-850. 2. BENEDICT, PIGFORD, T. H., levi, H. W., "Nuclear' Chemical Engineering"~ 2nd edition, Ch 7, (1983). 3. SKOOG, D. A., WEST, D. M., "Principles of Instrumental Analysis", Copyright 1971 by HOLT, RINEHART and WINSTON, Inc. USA (1971),67-107. Hubungan kenaikan kandungan zlrkonium terhadap intensitas serapan sinar UV-VIS relatif linier yang berlangsung hingga kandungan zirkonium konsentrasi 25 ppm. Pad a konsentrasi lebih besar daripada 25 ppm terlihat intensitas serapan mengalami penurunan. Hal ini disebabkan terjadinya kejenuhan senyawa kompleks zirkonium- Para Penulis adalah *Pejabat Fungsional Pranata Nuklir dan **Pejabat Fungsional Peneliti, dan keeduanya adalah Stat Bidang Teknologi Daur Ulang dan Pasca Iradiasi, P2TBDU, BATAN ***Staf Bidang Teknologi Bahan Bakar Reaktor Riset, P2TBDU, BAT AN

NOVIARTY, YUSUFNAMPIRA, dan SUPARDI Analisis Zirkonium Secara.spektrophotometri U~'-VIS. Tabel Hasil analisis larutan paduan zirkcnium "JAERI" menggunakan metode spektrophotometri UV-VIS No Cuplikan (kode) Kandungan Zr hasil pengukuran (ppm) Kandungan Zr hasil perhitungan (ppm) % kandungan Zr hasil pengukuran 1; 2. 3 4 Z 19 Z 21 Z 22 Z 23 11.91 12.53 10.27 11.03 11.92 12.54 10.28 11.04 99. 8990 99. 99. 90 99. 90 TANYAJAWAB 1 Syafruddin Apa yang menyebabkan perbedaan hasil pengukuran dengan has!1 perhitungan? Apa pula yang menyebabkan besar perbedaan tersebut sarna (sebesar 0,1%) untuk setiap cuplikan? Pad a perhitungan, zirkonium yang terkandung di dcjlam padu,an zirkonium tersebut dianggap 100%, dan hal ini tidak mungkin, karena di dalam suatu paduan tentu saja ada Ullsur-unsur lain dan menurut hasil analisis sekitar 0.1 %. Perbedaan antara cuplikan satu dengan cuplikan lainnya sarna sekitar 0,1%, karena perlakuan pada setiap sampel sarna. 2. Ghaib Widodo.Telah dijelaskan bahwa zirkonium berkonsentrasi di bawah 25 ppm dapat dianalisis menggunakan metode spektrophotometri UV-VIS. Mohon penjelasan darimana di dapat angka 25 ppm itu?.apakah di atas 25 ppm telah dicoba '?.Batas pengukuran intensitas serapan sinar UV-VIS pad a konsentrasi 25 ppm merupakan hasil analisis kami..konsentrasi di atas 25 ppm juga kami lakukan yaitu pada konsentrasi 28 ppm dan konsentrasi 30 ppm, ternyata terjadi penurunan penyerapan intensitas sinar UV- VIS seperti terlihat pad a Gambar 3. 3. Syamsul Fatimah.Dalam analisis ini asam khlorida sang at.pad mempengaruhi penentuan zirkonium. Apakah dilakukan variasi konsentrasi asam khlorida? Berapakah konsentrasi optimum serapannya? Apakah asam khlorida dapat diganti dengan unsur lain? a tayangan grafik terdapat 2 puncak, dan dalam anal is is zirkonium diharapkan semua zirkonium dalam sampel terikat menjadi senyawa kompleks. Bagaimana menyimpulkan puncak optimum zirkonium tersebut? Apakah pad a puncak yang paling tinggi? dan puncak yang rendah tersebut apa? 30

NOVIARTY, YUSUFNAMPIRAN, dan SUPARDI Analisis Zirkonium Secara Spektrometri UV-VIS Variasi konsentrasi asam khlorida dilakukan yaitu dari perbandingan asam khlorida pekat dengan perbandingan 6:0, 6: 1, 6:2, 6:3, 6:4, 6:5, 6:6. Konsentrasi optimum sera pan yang diperoleh terjadi pad a perbandingan 6:1 dan 6:0. Sementara, penggunaan asam lain sebagai pengganti asam khlorida belum kami lakukan. Kedua puncak padaspektrum merupakan puncak serapan untuk senyawa zirkoniumarsenazo II. Hal ini ditunjukkan pula pada peningkatan konsentrasi zirkonium.dalam larutan yang ditandai dengan kenaikan kedua puncak yang dihasilkan. URANIA No. 21-22/Thn.VI/Januari-AoriI2000 31