BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat Dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan dalam 5 bulan, yaitu bulan Januari hingga Mei 2015. Kemudian penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Purwodadi, Kabupaten Grobogan. Untuk memperjelas, pelaksanaan penelitian peneliti rinci pada tabel berikut ini. Tabel 1. Jadwal pelaksanaan penelitian Jenis kegiatan Januari Februari Maret April Mei 1. Persiapan penelitian a. Persiapan judul b. Penyusunan Proposal c. Perijinan 2. Perencanaan Tindakan 3. Pengambilan Data 4. Mengklasifikasikan Data 5. Menganalisis Data 5. Penyusunan Laporan 34
35 B. Pendekatan Dan Jenis Penelitian Bentuk penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, karena data yang dikumpulkan adalah berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka-angka (Moleong, 2014: 11). Dengan demikian, laporan penelitian berisi kutipan-kutipan data untuk memberi gambaran penyajian laporan tersebut. Penelitian ini berusaha mendeskripsikan terjadinya alih kode dan campur kode dalam pelaksanaan Kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di SMA Negeri 1 Purwodadi Kabupaten Grobogan, dimana peserta didik tidak menggunakan bahasa Indonesia dengan benar dalam pelaksanaan kegiatan. C. Data dan Sumber Data Sumber data utama dalam penelitian kualitatif ialah kata-kata, dan tindakan, selebihnya adalah data tambahan seperti dokumen dan lain-lain, Lofland& Lofland dalam Moleong ( 2014: 157). Data dan sumber data dalam penelitian ini adalah peristiwa penggunaan bahasa Indonesia, bahasa Jawa, dan bahasa asing dalam kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Objek penelitian ini adalah alih kode dan campur kode dalam pelaksanaan kegiatan Ekstrakurikuler pramuka SMA Negeri 1 Purwodadi Kabupaten Grobogan. Selain itu sumber data juga diperoleh dari informan, yaitu Pembina dan peserta didik yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka. D. Teknik Sampling Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, karena penelitian ini terjadi karena adanya tujuan tertentu, yaitu agar penulis mengetahui bentuk, faktor, dan dampak penyebab pemakaian alih kode dan campur kode pada pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka SMAN 1 Purwodadi, Kabupaten Grobogan. E. Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yakni: 1. Observasi Langsung (Partisipan Pasif)
36 Observasi langsung (partisipan pasif) dilakukan pada saat kegiatan ekstrakurikuler pramuka tengah berlangsung. Tujuan menggunakan metode ini untuk mencatat bentuk, faktor dan dampak pemakaian alih kode dan campur kode dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka SMA Negeri 1 Purwodadi, Kabupaten Grobogan. 2. Analisis Dokumen Penulis menganalisis data alih kode dan campur kode berdasarkan catatan di lapangan, yaitu pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka SMA Negeri 1 Purwodadi, Kabupaten Grobogan. Hasil catatan dilapangan ditranskrip kemudian diidentifikasi yang berkaitan dengan peristiwa alih kode dan campur kode. Analisis dilakukan sejak mulai diperoleh data pada awal penelitian dan berlanjut terus sepanjang penelitian. 3. Wawancara Mendalam Wawancara digunakan untuk menggali secara komprehensif mengenai data yang telah diperoleh. Wawancara mendalam dilakukan terhadap informan, yaitu Pembina yang mengikuti proses kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Tujuannya untuk memperoleh data secara jelas dan konkret tentang bentuk, faktor, dan dampak penyebab pemakaian alih kode dan campur kode dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka SMA Negeri 1 Purwodadi, Kabupaten Grobogan. F. Uji Validitas Untuk membuktikan keabsahan data yang akan dianalisis, peneliti akan melakukan uji validitas data dengan teknik triangulasi sumber data dan review informan, yaitu membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda dalam penelitian kualitatif (Patton dalam Moleong, 2014: 330)
37 1. Trianggulasi Sumber Data Triangulasi sumber data yakni mengecek dan membandingkan informasi yang diperoleh, menggunakan alat dan waktu yang berbeda. Data sejenis dirujuk silang dari beberapa sumber yang berbeda. Data yang berupa kegiatan latihan ekstrakurikuler pramuka. Selain itu, informan yang diwawancarai Pembina yang berbeda. Misalnya, peneliti melakukan triangulasi sumber data pembina sebagai informan, dengan sumber data dokumen yang berupa kegiatan pelaksanaan diruangan dan catatan di lapangan. 2. Review Informan Review informan dilakukan untuk mengecek kembali kebenaran datanya agar hasil penelitian dapat dipercaya. Data diperoleh dari peserta didik. Tujuannya adalah memverifikasi atau mengkonfirmasi informasi G. Analisis data Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah model analisis interaktif. Analisis model interaktif ini merupakan interaksi dari empat komponen, yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. 1. Pengumpulan Data Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan cara analisis dokumen, observasi, dan wawancara. Peneliti mengumpulkan data yang berkaitan dengan pemakaian bahasa pada pelaksanaan kegiatan pramuka SMA Negeri 1 Purwodadi Kabupaten Grobogan. 2. Reduksi Data Teknik ini digunakan untuk mencatat data yang diperoleh dari hasil observasi. Data yang diperoleh dalam lapangan ditulis/diketik dalam bentuk uraian atau laporan yang terperinci. Kemudian, laporan ini perlu direduksi, dirangkum, dipilih hal-hal yang pokok, difokuskan pada hal-hal yang penting, disusun lebih sistematis, dan akan dilakukan penyederhanaan data, data mana
38 yang akan diambil, dengan tujuan agar lebih memudahkan dalam pengambilan data-data yang dianggap penting, yakni tentang penggunaan bahasa pada pelaksanaan kegiatan pramuka SMA Negeri 1 Purwodadi Kabupaten Grobogan. 3. Penyajian Data Data yang telah terkumpul akan dikelompokkan menjadi beberapa bagian berdasarkan jenis permasalahnnya supaya mudah dimengerti. Penyajian data penelitian yang diperoleh melalui analisis dokumen ataupun pada saat pelaksanaan kegiatan kepramukaan berlangsung maupun diperoleh dari wawancara informan. Hal tersebut meliputi: (1) data hasil observasi yang diperoleh peneliti pada saat kegiatan berlangsung, berupa catatan lapangan; dan (2) hasil wawancara dengan pembina dan peserta didik yang menggunakan alih kode dan campur kode dalam pelaksanaan kegiatan pramuka SMA Negeri 1 Purwodadi Kabupaten Grobogan. 4. Penarikan Kesimpulan Setelah langkah di atas selesai dan data yang penting sudah terkumpul,maka dapat ditarik suatu kesimpulan, yakni meliputi: (1) Bentuk, (2) Faktor,dan (3) Dampak alih kode dan campur kode yang dilakukan peserta didik pada saat pelaksanaan kegiatan kepramukaan berlangsung. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis model interaktif, yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Skema analisis interaktif adalah sebagai berikut.
39 Pengumpulan Reduksi Data Penyajian Data Penarikan kesimpulan Gambar 2. Teknik Analisis Data Model Interaktif (Miles and Huberman dalam Sutopo, 2002 :187) H. Prosedur Penelitian Prosedur penelitian adalah langkah-langkah penelitian awal yakni sebagai berikut. 1. Tahap Persiapan a. Pengajuan judul; b. Penulisan proposal disertai pendefinisian dan perumusan masalah yang jelas; 2. Tahap Pelaksanaan a. Perizinan penelitian; b. Mengumpulkan data; c. Analisis data.tahap ini meliputi pengajian yang mendalam serta mengarah pada tujuan yang ingin dicapai oleh penulis, pengumpulan data, dan analisis data. Kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah pengumpulan data dari hasil wawancara mendalam dan observasi kegiatan kepramukaan yang diubah dari data lisan menjadi data tulis.
40 3. Tahap Akhir Penyusunan laporan. Tahap ini meliputi konsultasi dengan pembimbing, mengadakan perbaikan, dan memperbanyak laporan penelitian