LKS XI MIA KELOMPOK :... ANGGOTA :

dokumen-dokumen yang mirip
LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA MENENTUKAN PERUBAHAN ENTALPI DENGAN KALORIMETER

KALORIMETER PF. 8 A. Tujuan Percobaan 1. Mempelajari cara kerja kalorimeter 2. Menentukan kalor lebur es 3. Menentukan panas jenis berbagai logam B.

kimia KTSP & K-13 TERMOKIMIA I K e l a s A. HUKUM KEKEKALAN ENERGI TUJUAN PEMBELAJARAN

PAPER FISIKA DASAR MODUL 8 KALORIMETER

BAB I PENDAHULUAN. Berdasarkan permasalahan yang ada, maka tujuan dari percobaan ini adalah untuk menentukan kesetaraan kalor lebur es.

MODUL 5 PENENTUAN ENTALPI REAKSI dengan KALORIMETRI

TERMOKIMIA. STANDART KOMPETENSI; 2. Memahami perubahan energi dalam kimia dan cara pengukuran. ENTALPI DAN PERUBAHANNYA

KELOMPOK 3: Alfiyyah Azhar Ulfah Baby Putri Azahra Dede Fansuri Enggar triyasto pambudi Umi zulia.b Waisul kurni

TERMOKIMIA. Hukum Hess Perubahan entalpi reaksi tetap sama, baik berlangsung dalam satu tahap maupun beberapa tahap.

MODUL I Pembuatan Larutan

TERMOKIMIA. Sistem terbagi atas: 1. Sistem tersekat: Antara sistem dan lingkungan tidak dapat terjadi pertukaran energi maupun materi

Kekekalan Energi energi tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan

MODUL PERCOBAAN TERMOKIMIA

TERMOKIMIA. VURI AYU SETYOWATI, S.T., M.Sc TEKNIK MESIN - ITATS

WEEK 8,9 & 10 (Energi & Perubahan Energi) TERMOKIMIA

H = H hasil reaksi H pereaksi. Larutan HCl

Laporan Praktikum Kimia Fisika. PENENTUAN PERUBAHAN ENTALPI ( Hc) DENGAN MENGGUNAKAN KALORIMETER BOM

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA DASAR II TERMOKIMIA. Rabu, 2-April-2014 DISUSUN OLEH: KELOMPOK 1:

LEMBARAN SOAL 5. Pilih satu jawaban yang benar!

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

-Ibnu Fariz A -Akhmad Rivaldi C -Ghanang Samanata Y -Fadlan Izra -Raihan Aldo -Dimas Nur. Kelompok 6 Termokimia, Arah dan Proses

Siswa diingatkan tentang struktur atom, bilangan kuantum, bentuk-bentuk orbital, dan konfigurasi elektron

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

KIMIA FISIKA TERMOKIMIA

Soal-Soal. Bab 4. Latihan. Laju Reaksi. 1. Madu dengan massa jenis 1,4 gram/ cm 3 mengandung glukosa (M r. 5. Diketahui reaksi:

Sulistyani, M.Si.

BAB IV TERMOKIMIA A. PENGERTIAN KALOR REAKSI

Termokimia. Abdul Wahid Surhim 2014

Laboratorium Kimia SMA... Praktikum II Kelas XI IPA Semester I Tahun Pelajaran.../...

Disampaikan oleh : Dr. Sri Handayani 2013

MODUL KIMIA XI IPA BAB II TERMOKIMIA

TERMOKIMIA. Kalor reaksi pada pembakaran 1 mol metanol menurut reaksi adalah... CH 3 OH + O 2 CO H 2 O. Penyelesaian : H

Bab III Termokimia TUJUAN PEMBELAJARAN. Termokimia 47. Ketika batang korek api dinyalakan terjadi reaksi kimia dan pelepasan energi.

Analisa Kalori dengan Bom Kalorimeter. Oleh: Ilzamha Hadijah R, S.TP., M.Sc

Laporan Praktikum. Percobaan A-1 TERMOKIMIA. : Suciyati Nurul Intan. Shift/Tanggal Praktikum : Kamis pagi/13 Maret M.

OAL TES SEMESTER I. I. Pilihlah jawaban yang paling tepat! a. 2d d. 3p b. 2p e. 3s c. 3d 6. Unsur X dengan nomor atom

Reaksi kimia. Lambang-lambang yang digunakan dalam persamaan reaksi, antara lain:

KIMIA FISIKA I. Disusun oleh : Dr. Isana SYL, M.Si

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Laporan Praktikum Kimia Laju Reaksi

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA FISIKA KELARUTAN SEBAGAI FUNGSI SUHU

Sebutkan data pada kalor yang diserap atau dikeluarkan pada sistem reaksi!

K13 Revisi Antiremed Kelas 11 Kimia

1 Energi. Energi kinetic; energy yang dihasilkan oleh benda bergerak. Energi radiasi : energy matahari.

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA DASAR PERUBAHAN KIMIA. Disusun Oleh. Ari Wahyuni PROGRAM D3 FARMASI LABORATORIUM KIMIA DASAR

BANK SOAL SELEKSI MASUK PERGURUAN TINGGI BIDANG KIMIA

MENYARING DAN MENDEKANTASI

MODUL 1 TERMOKIMIA. A. Hukum Pertama Termodinamika. B. Kalor Reaksi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB III METODE PENELITIAN

Bab 3. Termokimia. Hasil yang harus Anda capai: memahami perubahan energi dalam reaksi kimia dan cara pengukurannya.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) : SMA N 1 Mertoyudan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

KALOR DAN KALOR REAKSI

SILABUS Sekolah : SMA Negeri 5 Surabaya Mata Pelajaran : Kimia Kelas/semester : XI/1 Referensi : BSNP / CIE Standar Kompetensi

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA DASAR I STOIKIOMETRI REAKSI

STOIKIOMETRI I. HUKUM DASAR ILMU KIMIA

TERMODINAMIKA (II) Dr. Ifa Puspasari

Kelompok 8. Agustinus Hardika Abdurahman yahya Adimas Syahputra Fernando Basadumanta Mahadin Zatirahman Muhammad Farhan Kamal

BAB I PENDAHULUAN Rika Novi Marantika, 2014 Profil Model Mental Siswa Pada Penentuan H Reaksi Penetralan Dengan Tdm-Iae

HUKUM TERMODINAMIKA I

MATERI POKOK. 1. Kalor Jenis dan Kapasitas Kalor 2. Kalorimeter 3. Kalor Serap dan Kalor Lepas 4. Asas Black TUJUAN PEMBELAJARAN

I. PENDAHULUAN. Pendidikan merupakan proses aktualisasi peserta didik melalui berbagai

UJIAN PRAKTIK KIMIA SMA NEGERI 4 MATARAM TAHUN 2013

KALOR. hogasaragih.wordpress.com

10/18/2012. James Prescoutt Joule. Konsep dasar : Kerja. Kerja. Konsep dasar : Kerja. TERMODINAMIKA KIMIA (KIMIA FISIK 1 ) Hukum Termodinamika Pertama

2/Fisika Dasar/LFD KALOR JENIS ZAT PADAT

Hukum-hukumdalam Termokimia

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

Diklat Calon Kepala Lab SMA... Modul Kegiatan Laboratorium

LEMBARAN SOAL 7. Mata Pelajaran : KIMIA Sat. Pendidikan : SMA Kelas / Program : XI IPA ( SEBELAS IPA )

2/FISIKA DASAR/LFD KALORIMETRI

MODUL I SIFAT KOLIGATIF LARUTAN Penurunan Titik Beku Larutan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

kimia LAJU REAKSI 1 TUJUAN PEMBELAJARAN

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA FISIK I ENTALPI PELARUTAN. Nama : Muhammad Ilham Fahruzi NIM : Kelompok : 4/B Asisten : Winda Intan Novialia

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA FISIK I PERCOBAAN IX ENTALPI DAN ENTROPI PELEBURAN

SILABUS PEMBELAJARAN IPA TERPADU. Indikator Pencapaian Kompetensi Mengamati terjadinya perubahan wujud suatu zat

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

I. Judul : Membandingkan Kenaikan Titik Didih Larutan Elektrolit dan Non-Elektrolit.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

9/17/ KALOR 1

BAB 1 PENDAHULUAN. energi, menyusun bahan makanan, merombak bahan makanan, memasukkan atau

Fisika Panas 2 SKS. Adhi Harmoko S

2. Konfigurasi elektron dua buah unsur tidak sebenarnya:

III. REAKSI KIMIA. Jenis kelima adalah reaksi penetralan, merupakan reaksi asam dengan basa membentuk garam dan air.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : Kimia (Peminatan Bidang MIPA)

LEMBAR KERJA SISWA 3

Modul 3 Ujian Praktikum. KI2121 Dasar Dasar Kimia Analitik PENENTUAN KADAR TEMBAGA DALAM KAWAT TEMBAGA

STORY BOARD Perubahan Entalpi, Sistem dan Lingkungan Diajukan untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Pengembangan Bahan Ajar Kimia Berbasis WEB (KI 461)

LAPORAN PRAKTIKUM KONVEKSI PADA ZAT CAIR

BAB 6. (lihat diktat kuliah KIMIA : Bab 6 dan 7)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS EKSPERIMEN PERTEMUAN KE-1

Penetapan kadar Cu dalam CuSO 4.5H 2 O

METODE PENGUJIAN KADAR RESIDU ASPAL EMULSI DENGAN PENYULINGAN

HUKUM RAOULT. campuran

I. Tujuan. Dasar Teori

SMAN 1 MATAULI PANDAN

2015 PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) PRAKTIKUM INKUIRI TERBIMBING PADA PENENTUAN NILAI KALORI MAKANAN

A. Lampiran 1 Data Hasil Pengujian Tabel 1. Hasil Uji Proksimat Bahan Baku

Transkripsi:

LKS XI MIA KELOMPOK :... ANGGOTA :

[PRAKTIKUM MENENTUKAN NILAI DELTA H REAKSI MENGGUNAKAN KALORIMTER SEDERHANA] Lembar Kerja Siswa SMA N 1 KOTA JAMBI Menentukan nilai H reaksi Menggunakan Kalorimeter Sederhana a. Tujuan Percobaan: Percobaan ini bertujuan untuk menentukan perubahan entalpi reaksi antara larutan HCl dengan larutan NaOH. b. Dasar Teori a. Kalor jenis air dan kapasitas kalor Pengukuran nilai perubahan entalpi reaksi berkaitan erat dengan kalor jenis dan kapasitas kalor zat. Oleh karena itu, kita perlu memahami konsep kalor jenis dan kapasitas kalor terlebih dahulu Kalor jenis (diberi notasi c) menyatakan kalor yang dibutuhkan oleh 1 g zat untuk menaikkan suhunya sebesar 1 C. Adapun kapasitas kalor adalah kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu suatu zat sebesar 1 C. Hubungan antara kapasitas kalor dan kalor jenis dirumuskan sebagai berikut. C=m x c C= Kapasitas kalor, dengan satuan J C -1 m=massa zat, dengan satuan gram c= kalor jenis, dengan satuan J g -1 C -1 Jika pada suatu reaksi terjadi perubahan suhu ( T), perubahan kalor atau entalpi yang terjadi dapat dirumuskan sebagai berikut. q= m x c x T q= C x T q= kalor yang dibebaskan atau diserap T= perubahan suhu Kalor (q) bertanda positif untuk reaksi eksoterm, dan bertanda negatif untuk reaksi endoterm.

b. Kalorimetri Kalorimetri yaitu cara penentuan kalor reaksi dengan menggunakan kalorimeter. Kalorimeter adalah suatu sistem terisolasi yang memungkinkan tidak adanya pertukaran materi dan pertukaran energi dengan lingkungan di luar kalorimeter. Artinya semua kalor yang dibebaskan/diserap selama reaksi didalam kalorimeter tidak ada yang terbuang keluar kalorimeter. Kalorimeter dilengkapi dengan termometer untuk mengukur perubahan suhu sistem. Kalorimeter terbagi menjadi 2 yaitu : 1) Kalorimeter sederhana Kalorimeter sederhana adalah kalorimeter yang terbuat dari dua buah gelas styrofoam. Kalorimeter sederhana ini termasuk jenis kalorimeter tekanan tetap, artinya reaksi yang dapat diukur kalornya dengan kalorimeter ini adalah reaksi yang bertekanan tetap. Reaksi-reaksi tersebut diantaranya, yaitu reaksi penetralan, pelarutan, dan pengendapan. Pada kalorimeter ini, kalor reaksi = jumlah kalor yang diserap / dilepaskan larutan, sedangkan kalor yang diserap oleh gelas dan lingkungan; diabaikan. q reaksi = - (q larutan + q kalorimeter ) q kalorimeter = C kalorimeter x T C kalorimeter = kapasitas kalor kalorimeter ( J / o C ) atau ( J / K ) T = perubahan suhu ( o C atau K )

Jika harga kapasitas kalor kalorimeter sangat kecil; maka dapat diabaikan sehingga perubahan kalor dapat dianggap hanya berakibat pada kenaikan suhu larutan dalam kalorimeter. q reaksi = - q larutan q larutan = m x c x T m = massa larutan dalam kalorimeter ( g ) c = kalor jenis larutan dalam kalorimeter (J / g. o C ) atau ( J / g. K ) T= perubahan suhu ( o C atau K ) Pada kalorimeter ini, reaksi berlangsung pada tekanan tetap sehingga perubahan kalor yang terjadi dalam sistem = perubahan entalpinya. H = q p 2) Kalorimeter bom Kalorimeter ini terdiri dari sebuah bom (wadah tempat berlangsungnya reaksi pembakaran, terbuat dari bahan stainless steel dan diisi dengan gas oksigen pada tekanan tinggi ) dan sejumlah air yang dibatasi dengan wadah yang kedap panas. Sejumlah sampel ditempatkan pada tabung beroksigen yang tercelup dalam medium penyerap kalor (kalorimeter), dan sampel akan terbakar oleh api listrik dari kawat logam terpasang dalam tabung. Reaksi pembakaran yang terjadi di dalam bom, akan menghasilkan kalor dan dilepaskan ke air. Oleh karena tidak ada kalor yang terbuang ke lingkungan, maka Jumlah kalor yang diserap oleh air dapat dihitung dengan rumus : q air = m x c x T

m = massa air dalam kalorimeter ( g ) c = kalor jenis air dalam kalorimeter (J / g. o C ) atau ( J / g. K ) T= perubahan suhu ( o C atau K ) Jumlah kalor yang diserap oleh bom dapat dihitung dengan rumus : q bom = C bom x T C bom = kapasitas kalor bom ( J / o C ) atau ( J / K ) T = perubahan suhu ( o C atau K ) Karena tidak ada kalor yang terbuang ke lingkungan, maka kalor reaksi sama dengan kalor yang diserap oleh air (larutan) dan bom, tetapi tandanya berbeda Q reaksi = -(q air + q bom ) c. Alat dan Bahan Alat: Kalorimeter sederhana Termometer Pengaduk Penyumbat kalorimeter yang terbuat dari gabus Bahan NaOH 1 M HCl 1 M d. Prosedur Kerja Mengukur ΔH menggunakan kalorimeter sederhana i. Sediakan kalorimeter sederhana yang terbuat dari 2 wadah minuman styrofoam berukuran 250 ml. Tutup wadah dengan gabus yang sudah dilubangi untuk penempatan termometer dan pengaduk.

ii. iii. iv. Ambil 50 ml larutan NaOH 1 M masukkan ke dalam gelas kimia. Ukur suhu NaOH sebagai suhu awal. Ambil 50 ml larutan HCl 1 M masukkan ke dalam gelas kimia.ukur suhu HCl sebagai suhu awal reaksi. Tuangkan 50 ml NaOH 1 M ke dalam kalorimeter, disusul dengan 50 ml HCl 1 M. Tutup kalorimeter dengan gabus, lalu aduk campuran larutan. v. Ukur dan catat suhu larutan tersebut. e. Data Pengamatan Data Hasil Pengamatan Suhu larutan NaOH Suhu larutan HCl Suhu awal(suhu rata-rata) Suhu akhir (suhu tertinggi)suhu setelah pencampuran (NaOH+HCl) Perubahan suhu Pertanyaan: 1. Apakah reaksi yang terjadi termasuk eksoterm atau endoterm? 2. Hitunglah jumlah kalor (q larutan ) berdasarkan data percobaan? 3. Hitunglah jumlah mol NaOH dalam 50 ml larutan NaOH 1 M dan jumlah mol HCl dalam 50 ml larutan HCl 1 M? 4. Tentukan jumlah kalor, jika jumlah HCl dan NaOH yang bereaksi masingmasing 1 mol? 5. Berapa perubahan entalpi reaksi? 6. Tulis persamaan termokimianya!