PENGARUH KOMPETENSI PROFESIONAL GURU, KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU, SARANA PRASARANA, DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 1 KOTO BALINGKA KABUPATEN PASAMAN BARAT Masperii 1, Yulna Dewita Hia 2, Yesmira Syamra 2 1 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Sumatera Barat 2 Dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Sumatera Barat Masperi2294@gmail.com ABSTRACT This study aims to determine the influence of professional competence of teachers, pedagogical competence of teachers, infrastructure, and learning habits partially and simultaneously to the economic learning achievement of class X students in SMA Negeri 1 Koto This study found that: 1) Professional teacher competence significant On the economic learning achievement of class X students in SMA Negeri 1 Koto Balingka with coefficient value of 0.347. The value of this coefficient is significant because the value of tcount (2.905) is greater than the ttable value (1,988). 2) Teacher pedagogic competence has a significant effect on the economic learning achievement of grade X students in SMA Negeri 1 Koto Balingka with coefficient value of 0.230. The value of this coefficient is significant because the value of tcount (2.693) is greater than the ttable value (1,988). 3) Infrastructure has significant effect on economic achievement of students of class X in SMA Negeri 1 Koto Balingka with coefficient value of 0.343. The value of this coefficient is significant because the value of tcount (2.999) is greater than the ttable value (1,988). 4) Learning habits have a significant effect on the economic learning achievement of grade X SMA Negeri 1 Koto Balingka with a coefficient of 0.244. The value of this coefficient is significant because the value of tcount (2.462) is greater than the ttable value (1,988). 5) The professional competence of teachers, teacher pedagogic competence, facilities and learning habits simultaneously have a significant effect on the economic achievement of grade X students of SMA Negeri 1 Koto Balingka because Fcount (40,491)> from Ftabel (2.48). Keywords: The Influence Of Professional Competence Of Teachers, Teacher Pedagogic Competence, Infrastructure Facilitas, Learning Habits Of Economic Achievement PENDAHULUAN Pendidikan merupakan sarana dan berperan penting dalam menciptakan generasi intelektual suatu bangsa yang cerdas, jujur, disiplin, kompetitif, berakhlak mulia, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, kreatif, bertanggung jawab dan siap menghadapi tantangan dan tuntutan dunia global, serta kemajuan teknologi, dan juga ikut berperan serta untuk membawa perubahan terhadap perkembangan sosial ekonomi masyarakat suatu bangsa.
Beberapa tahun terakhir perkembangan zaman di era globalisasi saat ini telah membawa pengaruh yang besar dalam sistem pendidikan. Teknologi berkembang dengan cukup pesat namun teknologi bukanlah jaminan bagi dunia pendidikan untuk dapat berhasil dan mencapai hasil yang maksimal. Oleh sebab itu, kita harus membekali diri dengan memiliki kemampuan dan keterampilan untuk menghadapi perubahan dan perkembangan yang terjadi dalam dunia pendidikan. Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 menjelaskan bahwa pendidikan adalah: Pendidikan nasional merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual, keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya. Pada penelitian ini yang akan penulis jasikan sebagai tempat penelitian adalah SMA N 1 Koto Balingka, merupakan salah satu sekolah menengah atas yang berada di jorong air balam, Kecematan Koto Balingka, Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat. Sekolah lanjutan tingkat atas ini merupakan salah satu sekolah yang paling diminati sekaligus favorit di tanah Pasaman Barat. Sekolah ini berdiri sejak tahun 1992 dan telah melahirkan menghasilkan lulusan yang bermutu dan berpengetahuan tinggi di bidang pendidikan. Keberhasilan sekolah dapat dilihat dari jumlah siswa yang lulus dari sekolah tersebut dapat memperoleh nilai yang baik. Berikut disajikan data hasil UN SMA N 1 Koto Balingka Tabel 1. Rata rata Nilai UN di SMA Negeri Kabupaten Pasaman Barat Tahun Pelajaran 2016/2017. No Nama Rata- Rangking Sekolah Rata 1 SMA N 1 Koto Balingka 42,95 4 2 SMA N 1 42,83 5 Ranah Batahan 3 SMA N 1 44,62 1
Gunung Tuleh 4 SMA N 1 Duo 43,09 3 Koto 5 SMA N 1 Tigo Nagari 44,37 2 Sumber: Dinas Pendidikan Pasaman Barat 2016 Berdasarkan Tabel 1 diatas bahwa terlihat nilai rata-rata ujian nasonal (UN) antar SMA di Pasaman Barat. Bahwa nilai rata-rata ujian Nasional tahun pelajaran 2016/2017 yang tertinggi diraih oleh SMA N 1 Gunung Tuleh dengan rata-rata 44,62. Selanjutnya yang mendapat peringkat ke-2 yaitu SMA N 1 Tigo Nagari dengan rata-rata 44,37. Untuk peringkat ke-3 yaitu SMA N 1 Duo Koto dengan rata-rata 43,09. SMA yang mendapat peringkat ke-4 adalah SMA N 1 Koto Balingka dengan rata-rata 42,95, dimana hal ini memperlihatkan masih rendahnya prestasi belajar siswa di SMA N 1 Koto Sehingga penulis mengambil tempat penelitian di SMA Negeri 1 Koto Balingka yang memiliki prestasi/peringkat 4 dari 5 SMA yang lain. Menurut Dahlan (2008:59) menyatakan prestasi adalah hasil dari usaha mengembangkan bakat secara terus menerus. Diduga salah satu faktor yang mempengaruhi prestasi belajar adalah kompetensi profesional guru. Dalam standar nasonal pendidikan, penjelasan pasal 28 ayat (3) butir c (dalammulyasa, 2013:135) dikemukakan bahwa yang dimaksud dengan kompetensi profesional guru adalah kemampuan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam yang memungkinkan membimbing peserta didik memenuhi sandar kompetensi yang ditetapkan olah standar nasonal pendidikan. Setiap guru profesional harus memenuhi persyaratan sebagai manusia yang bertanggung jawab dalam bidang pendidikan. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif. Arikunto (2010:239) menjelaskan bahwa metode asosiatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk menentukan ada tidaknya hubungan, dan apabila ada, berapa erat hubungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh kompetensi profesional guru, kompetensi pedagogik guru, sarana prasarana, dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas X SMA Negeri 1 Koto Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Koto Balingka yang beralamat di Pasaman Barat, serta dilakukan pada bulan Mei 2017. Menurut Arikunto (2014:173) populasi adalah keseluruhan subjek penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Koto Balingka tahun pelajaran 2016/2017, terdiri dari empat kelas yang terlihat pada Tabel berikut: Sampel menurut Arikunto (2014:174) adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah simple random sampling atau sampel acak. Menurut Sugiyono (2011:120) dikatakan simple (sederhana) karena dalam pengambilan anggota sampel dari populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata dalam populasi itu. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN a. Pengaruh Kompetensi Profesional Guru (X1) Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Koto Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Kompetensi Profesional Guru Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Koto Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa kompetensi profesional guru berpengaruh positif dan signifikan siswa kelas X di SMA Negeri 1 Koto Hal ini dapat dilihat pada tabel yang menyatakan bahwa nilai koefisien regresi sebesar 0,347 dan nilai thitung sebesar 2,905> ttabel sebesar 1,988, sedangkan nilai signifikan 0,005<α0,05, berarti Ha diterima dan H0 ditolak dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kompetensi
profesional guru terhadap prestasi SMA Negeri 1 Koto Artinya apabila kompetensi profesional guru meningkat sebesar satu satuan, maka prestasi belajar ekonomi siswa kelas X di SMA Negeri 1 Koto Balingka akan meningkat sebesar 0,347 satuan. Hal ini berarti bahwa semakin baik kompetensi profesional guru maka akan semakin baik pula prestasi SMA Negeri 1 Koto Balingka, begitu juga sebaliknya apabila kompetensi profesional guru rendah maka prestasi belajar siswa juga akan rendah. b. Pengaruh Kompetensi Pedagogik Guru (X2) Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Koto Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Kompetensi Pedagogik Guru Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Koto Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa kompetensi pedagogik guru berpengaruh positif dan signifikan siswa kelas X di SMA Negeri 1 Koto Hal ini dapat dilihat pada tabel yang menyatakan bahwa nilai koefisien regresi sebesar 0,230 dan nilai thitung sebesar 2,693> ttabel sebesar 1,988, sedangkan nilai signifikan 0,009<α0,05, berarti Ha diterima dan H0 ditolak dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kompetensi pedagogik guru terhadap prestasi SMA Negeri 1 Koto Artinya apabila kompetensi pedagogik guru meningkat sebesar satu satuan, maka prestasi belajar ekonomi siswa kelas X di SMA Negeri 1 Koto Balingka akan meningkat sebesar 0,230 satuan. Hal ini berarti bahwa semakin baik kompetensi pedagogik guru maka akan semakin baik pula prestasi SMA Negeri 1 Koto Balingka, begitu juga sebaliknya apabila kompetensi
pedagogik guru rendah maka prestasi belajar siswa juga akan rendah. C. Pengaruh Sarana Prasarana (X3) Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Koto Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Sarana Prasarana (X3) Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Koto Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa sarana prasarana berpengaruh positif dan signifikan terhadap X di SMA Negeri 1 Koto Hal ini dapat dilihat pada tabel yang menyatakan bahwa nilai koefisien regresi sebesar 0,343 dan nilai thitung sebesar 2,999> ttabel sebesar 1,988, sedangkan nilai signifikan 0,004<α0,05, berarti Ha diterima dan H0 ditolak dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara sarana prasarana terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas X di SMA Negeri 1 Koto Artinya apabila sarana prasarana meningkat sebesar satu satuan, maka prestasi SMA Negeri 1 Koto Balingka akan meningkat sebesar 0,343 satuan. Hal ini berarti bahwa semakin bagussarana prasarana dalam belajar maka akan semakin bagus pula X di SMA Negeri 1 Koto Balingka, begitu juga sebaliknya apabila sarana prasarana dalam belajar rendah maka prestasi belajar siswa juga akan rendah. D. Pengaruh Kebiasaan Belajar (X4) Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Koto Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kebiasaa Belajar Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Koto Balajar. Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa kebiasaan belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi
SMA Negeri 1 Koto Artinya apabila kebiasaan belajar meningkat sebesar satu satuan, maka X di SMA Negeri 1 Koto Balingka akan meningkat sebesar 0,244 satuan. Hal ini dapat dilihat pada tabel yang menyatakan bahwa nilai koefisien regresi sebesar 0,244 dan nilai thitung sebesar 2,462 > ttabel sebesar 1,988, sedangkan nilai signifikan 0,016<α0,05, berarti Ha diterima dan H0 ditolak dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kebiasaan belajar siswa kelas X di SMA Negeri 1 Koto Hal ini berarti bahwa semakin baik kebiasaan belajar maka akan semakin baik pula prestasi SMA Negeri 1 Koto Balingka, begitu juga sebaliknya apabila kebiasaan belajar rendah maka prestasi belajar siswa juga akan rendah. E. Pengaruh Kompetensi Profesional Guru, Kompetensi Pedagogik Guru, Sarana Prasarana, dan Kebiasaan BelajarTerhadap Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Koto Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Kompetensi Profesional Guru, Kompetensi Pedagogik Guru, Sarana Prasarana, dan Kebiasaan BelajarTerhadap Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Koto Berdasarkan pengujian hipotesis diketahui kompetensi profesional guru, kompetensi pedagogik guru, sarana prasarana, dan kebiasaan belajarsecara simultan berpengaruh siswa kelas X di SMA Negeri 1 Koto Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian yang menyatakan bahwa nilai Fhitung (40,491) > dari Ftabel (2,48), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Selain itu, berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi diperoleh nilai R square sebesar 0,656 yang artinya 65,6% perubahan pada variabel dependen (prestasi belajar) dapat dijelaskan oleh
variabel independen (kompetensi profesional guru, kompetensi pedagogik guru, sarana prasarana, dan kebiasaan belajar) sedangkan sisanya sebesar 34,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Hal ini berarti bahwa semakin baik kompetensi profesional guru, kompetensi pedagogik guru, sarana prasarana, dan kebiasaan belajar maka akan semakin baik pula prestasi belajar yang diperoleh oleh siswa, begitu juga sebaliknya apabila kompetensi profesional guru, kompetensi pedagogik guru, sarana prasarana, dan kebiasaan belajar tidak baik, maka prestasi belajar yang diperoleh oleh siswa juga tidak akan baik. Hasil Uji Hipotesis Hasil Uji t Pengambilan keputusan uji dapat dilihat pada Tabel 33, untuk menyatakan signifikansi pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dilakukan dengan membandingkan nilai thitung dengan nilai ttabelatau membandingkan Sig dengan Alpha (α = 0,05). Jika nilai thitung> nilai ttabel, artinya terdapat pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Nilai ttabel diperoleh dari n-k-1 atau 0,05, (90-4), berdasarkan kriteria tersebut diketahui besarnya ttabel yaitu 1,988. Berdasarkan tabel hasil analisa uji t dapat ditarik kesimpulan tentang pengaruh masing-masing variabel bebas secara individu terhadap variabel terikat. a) Hipotesis 1, terdapat pengaruh signifikan antara kompetensi profesional guru (X1) terhadap prestasi belajar (Y) Berdasarkan hasil analisa uji t diketahui kompetensi profesional guru berpengaruh signifikan terhadap X di SMA Negeri 1 Koto Hal ini dibuktikan oleh nilai koefisien sebesar 0,347. Nilai koefisien signifikan secara statistik karena nilai thitung sebesar 2,905 lebih besar dari nilai ttabel 1,988. Hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. b) Hipotesis 2, terdapat pengaruh signifikan antara kompetensi pedagogik guru (X2) terhadap prestasi belajar (Y)
Berdasarkan hasil analisa uji t diketahui kompetensi pedagogik guru berpengaruh signifikan terhadap X di SMA Negeri 1 Koto Hal ini dibuktikan oleh nilai koefisien sebesar 0,230. Nilai koefisien signifikan secara statistik karena nilai thitung sebesar 2,693 lebih besar dari nilai ttabel 1,988. Hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. c) Hipotesis 3, terdapat pengaruh signifikan antara sarana prasarana (X3) terhadap prestasi belajar (Y) Berdasarkan hasil analisa uji t diketahui sarana prasarana berpengaruh signifikan terhadap X di SMA Negeri 1 Koto Hal ini dibuktikan oleh nilai koefisien sebesar 0,343. Nilai koefisien signifikan secara statistik karena nilai thitung sebesar 2,999 lebih besar dari nilai ttabel 1,988. Hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. a) Hipotesis 4, terdapat pengaruh signifikan antara kebiasaan belajar (X4) terhadap prestasi belajar (Y) b) Berdasarkan hasil analisa uji t diketahui kebiasaan belajar berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas X di SMA Negeri 1 Koto Hal ini dibuktikan oleh nilai koefisien sebesar 0,244. Nilai koefisien signifikan secara statistik karena nilai thitung sebesar 2,462 lebih besar dari nilai ttabel 1,988. Hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Hasil Uji F Dari hasil pengolahan data dapat dilihat pada Tabel 35 di atas menunjukkan bahwa nilai Fhitung 40,491> Ftabel 2,48 dan nilai signifikan 0,000 <0,05.Hal ini berarti H0 ditolak dan Ha diterima, Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kompetensi profesional guru, kompetensi pedagogik guru, sarana prasarana, dan kebiasaan belajarberpengaruh signifikan siswa kelas X di SMA Negeri 1 Koto
KESIMPULAN Berdasarkan kepada permasalahan dan pertanyaan penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Kompetensi profesional guru berpengaruh posit dan signifikan siswa kelas X di SMA Negeri 1 Koto 2. Kompetensi pedagogik guru berpe ngaruh positif dan signifikan terhadap prestasi SMA Negeri 1 Koto 3. Sarana prasarana berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas X di SMA Negeri 1 Koto 4. Kebiasaan belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas X di SMA Negeri 1 Koto 5. Kompetensi profesional guru, kompetensi pedagogik guru, sarana prasarana, dan kebiasaan belajar secara simultan berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa kelas X di SMA Negeri 1 Koto DAFTAR PUSTAKA Arifin, Z. (2009). Evaluasi Pembelajaran Prinsip Teknik Prosedur. Arikunto, S. (2014). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Pratktik. Jakarta: Rineka Cipta. Dahlan, S. (2008). Seribu Pena Pendidikan Kewarganegaraan Untuk SMP/MTs Kelas IX. Jakarta: Bumi Akasara. Hamalik, O. (2008). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Akasara. Hamza. (2008). Propesi Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara. Milyasa. (2013). Standar Kompetensi dan Sertifikasi. Bandung: PT. Remaja Rusda Karya. Mudlofir. (2012). Pendidik Profesional. Jakarta: Raja Wali Pers.
Mulyasa. (2007). Manajemen Berbasis Sekolah: Konsep, Strategi, dan Implementasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Musfah, J. (2011). Peningkatan Kompetensi Guru: Melalui Pelatihan dan Sumber Belajar Teori dan Praktek. Jakarta: Kencana. Nasotion. (2013). Berbagai Pendekatan Dalam Proses Belajar dan Mengajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara. Aplikasi SPSS 17. Jakarta: Rienika Cipta. Sudjana, N. (2013). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo. Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta. Sugiyono. Syah. (2007). Psikologi Suatu Pendekatan Baru. Bandung: Rosdakarya. Purwanto, N. (2006). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Roida. Pengaruh Minat dan Kebiasaan Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Matematika. Siregar, S. (2013). Statistika Parametrik Untuk Penelitian Kuantitatif: dilengkapi dengan Perhitungan Manual dan