Pendahuluan Perkuliahan Metode Formal

dokumen-dokumen yang mirip
Pendahuluan Perkuliahan Metode Formal

Pendahuluan Perkuliahan Logika Matematika

Rencana Perkuliahan. Kuliah Aljabar Linier Semester Ganjil MZI. Fakultas Informatika Telkom University. FIF Tel-U.

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Pendahuluan Perkuliahan Pemodelan Sistem

Pendahuluan Perkuliahan Matematika Diskret

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Logika Proposisi 1: Motivasi Pohon Urai (Parse Tree)

Model Checking LTL dengan NuSMV

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Logika Proposisi 3: Translasi Bahasa Alami ke Formula Logika Proposisi Masalah Dalam Inferensi Logika Proposisi

Logika Predikat (Kalkulus Predikat)

Model Formal dan Verifikasi Sistem Layanan Presensi RFID dengan Logika Temporal: Studi Kasus di Universitas Telkom, Indonesia

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

KKKF43123 REKAYASA PERANGKAT LUNAK II

Kecerdasan Buatan B Artificial Inttelligent CEH3I3 PRODI SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS TELKOM BANDUNG 2017

Tahun Akademik 2015/2016 Semester I. DIG1B3 Konfigurasi Perangkat Keras Komputer. Pertemuan 1: Aturan Perkuliahan

Pengenalan Dasar Model Checker NuSMV

Pemodelan Persimpangan Jalan dengan Jalur Lawan Arus untuk Bus Rapid Transit Menggunakan Logika Temporal Linier

PENGANTAR PERKULIAHAN

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Pengantar Matematika. Diskrit. Bahan Kuliah IF2091 Struktur Diksrit RINALDI MUNIR INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

Teori Himpunan Elementer

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER GENAP 2016/2017 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS ESA UNGGUL

PR 2 METODE FORMAL (CIG4F3) Semester Ganjil

Pengantar Matematika Diskrit

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRONIKA

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

PR 1 METODE FORMAL (CIG4F3) Semester Ganjil

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Pertemuan 1: Pendahuluan dan Pengantar Algoritma

Nilai Partisipasi Rata-rata (NPR) adalah rata-rata dari NPI dalam satu kelompok. Rumusan NIPK adalah sebagai berikut:

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Introduction.

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

FM-UDINUS-BM-08-05/R0

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

(Contoh Solusi) PR 1 METODE FORMAL (CIG4F3) Semester Ganjil

M. Fikri Suyudi W 1 1 Prodi S1 Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Telkom,

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK ELEKRO TELKOM UNIVERSITY

SILABUS MATEMATIKA DISKRIT. Oleh: Tia Purniati, S.Pd., M.Pd.

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Pengantar Matematika. Diskrit. Bahan Kuliah IF2120 Matematika Diksrit RINALDI MUNIR INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

PENGENALAN KOMPUTER DAN SOFTWARE II. Semester: 2 Pengenalan Komputer dan Software II. Introduction to Computer and Software II

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Rasa ingin tahu adalah ibu dari semua ilmu pengetahuan. Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta

Matematika Komputasi. Rekyan RMP

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Kontrak Perkuliahan. Pertemuan Ke-1. Riani Lubis JurusanTeknik Informatika Universitas Komputer Indonesia

Program Magang Riset. Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Tahun Ajaran 2016/2017

MAT332 Kontrol Optimum

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Pengantar Matematika. Diskrit. Bahan Kuliah IF2120 Matematika Diksrit RINALDI MUNIR INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRONIKA

BUANA. Distribusi 01 September 2017

REKAYASA PERANGKAT LUNAK. Ramadhan Rakhmat Sani, M.Kom

RPS CIM123 Metode Perancangan Program halaman 1 dari 10

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Matematika Diskrit. Pertemuan ke 1. By : Winda Aprianti, M.Si

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER GANJIL 2016/2017 FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS ESA UNGGUL

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

KONTRAK PERKULIAHAN. Nama Mata Kuliah : Perangkat keras dan aplikasi komputer Kode Mata Kuliah : TM601

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) Tahun Akademik 2016/2017

SILABUS MATAKULIAH. Indikator Pokok Bahasan/ Materi Aktifitas Pembelajaran

HEURISTIK UNTUK MEMPERCEPAT PEMBUKTIAN VALIDITAS ARGUMEN DENGAN TABLO SEMANTIK DI LOGIKA PREDIKAT

DAFTAR MATA KULIAH PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA KURIKULUM 2012

BUKU RANCANGAN PEMBELAJARAN

REKAYASA PERANGKAT LUNAK 1

Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya,

KONTRAK PEMBELAJARAN

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)

Garis-garis Besar Program Pembelajaran (GBPP)

Gembong Edhi Setyawan

UNIVERSITAS MERCU BUANA FAKULTAS : Ilmu Komputer PROGRAM STU: Sistem Informasi

Kelompok Keilmuan Rekayasa Perangkat Lunak oleh Ayi Purbasari, ST., MT. If-unpas Sabtu, 9 Februari 2013

Logika Matematika. Teknik Informatika IT Telkom

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI AKUNTANSI KOMPUTER DIII BISNIS & KEWIRAUSAHAAN UNIVERSITAS GUNADARMA

KKKF33118 REKAYASA PERANGKAT LUNAK I

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

KONTRAK PEMBELAJARAN (KP) MATA KULIAH. Multimedia

Mahasiswa mampu menjelaskan fungsi data management, business process management dalam suatu perancangan SIM suatu organisasi.

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Transkripsi:

Pendahuluan Perkuliahan Metode Formal Kuliah Metode Formal Semester Ganjil 2015-2016 M. Arzaki Fakultas Informatika Telkom University FIF Tel-U Agustus 2015 MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 1 / 28

Bahasan 1 Motivasi MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 2 / 28

Bahasan 1 Motivasi 2 Deskripsi Perkuliahan dan Pengajar MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 2 / 28

Bahasan 1 Motivasi 2 Deskripsi Perkuliahan dan Pengajar 3 Apa, Kapan, dan Dimana MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 2 / 28

Bahasan 1 Motivasi 2 Deskripsi Perkuliahan dan Pengajar 3 Apa, Kapan, dan Dimana 4 Aturan Penilaian, Presensi, dan Evaluasi MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 2 / 28

Bahasan 1 Motivasi 2 Deskripsi Perkuliahan dan Pengajar 3 Apa, Kapan, dan Dimana 4 Aturan Penilaian, Presensi, dan Evaluasi 5 Referensi Materi Kuliah dan Topik yang Dibahas MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 2 / 28

Bahasan 1 Motivasi 2 Deskripsi Perkuliahan dan Pengajar 3 Apa, Kapan, dan Dimana 4 Aturan Penilaian, Presensi, dan Evaluasi 5 Referensi Materi Kuliah dan Topik yang Dibahas 6 Lain-lain MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 2 / 28

Bahasan Motivasi 1 Motivasi 2 Deskripsi Perkuliahan dan Pengajar 3 Apa, Kapan, dan Dimana 4 Aturan Penilaian, Presensi, dan Evaluasi 5 Referensi Materi Kuliah dan Topik yang Dibahas 6 Lain-lain MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 3 / 28

Motivasi Apa itu Metode Formal? Metode Formal Diambil dari website laboratorium FMSE UI: Metode formal (formal methods) merupakan sebuah teknik berbasis logika matematika untuk membuat spesifikasi sebuah sistem komputer (software maupun hardware) secara tidak ambigu, rancu, dan dapat diverifikasi. Pemakaian metode formal dimotivasi oleh penerapan analisis logika dan matematika yang mampu menjamin kebenaran dari sebuah desain. Kebenaran implementasi desain tersebut dijamin dengan kebenaran bukti matematis dari satu atau beberapa formula. MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 4 / 28

Motivasi Mengapa ada kuliah Metode Formal? Perkuliahan Metode Formal (CIG4F3) di program sarjana teknik informatika merupakan suatu kuliah pengantar yang ditujukan untuk mahasiswa tingkat tiga dan empat yang akan memilih topik penelitan untuk tugas akhirnya. Mahasiswa diharapkan telah menempuh perkulialahan logika matematika dengan baik. Setelah menempuh perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memakai kerangka formal pada rekayasa perangkat lunak. MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 5 / 28

Motivasi Masalah Spesifikasi Sistem Masalah Spesifikasi Sistem Seorang software engineer diminta oleh manajernya untuk membuat suatu sistem informasi dengan spesifikasi berikut: MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 6 / 28

Motivasi Masalah Spesifikasi Sistem Masalah Spesifikasi Sistem Seorang software engineer diminta oleh manajernya untuk membuat suatu sistem informasi dengan spesifikasi berikut: 1 Ketika system software di-upgrade, user tidak dapat mengakses file system; 2 Jika user dapat mengakses file system, maka user dapat menyimpan file baru; 3 Jika user tidak dapat menyimpan file baru, maka system software tidak sedang di-upgrade. Apakah sistem informasi dengan spesifikasi di atas dapat dibuat? MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 6 / 28

Motivasi Tragedi Ariane 5 Gambar diambil dari https://www.ima.umn.edu/~arnold/disasters/ariane.html. Diambil dari https://www.ima.umn.edu/~arnold/disasters/ariane.html. On 4 June 1996, the maiden flight of the Ariane 5 launcher ended in a failure. Only about 40 seconds after initiation of the flight sequence, at an altitude of about 3700 m, the launcher veered off its flight path, broke up and exploded. MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 7 / 28

Motivasi The failure of the Ariane 501 was caused by the complete loss of guidance and altitude information 37 seconds after start of the main engine ignition sequence (30 seconds after lift-off). This loss of information was due to specification and design errors in the software of the inertial reference system. The internal SRI* software exception was caused during execution of a data conversion from 64-bit floating point to 16-bit signed integer value. The floating point number which was converted had a value greater than what could be represented by a 16-bit signed integer. SRI: Système de Référence Inertielle or Inertial Reference System. MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 8 / 28

Motivasi Apa yang Dilakukan dengan Metode Formal 1 Pemeriksaan software correctness dan reliability-nya. 2 Verfikasi program. 3 Program refinement. 4 Theorem proving untuk spesifikasi sistem. 5 Model checking untuk spesifikasi sistem. 6 Formalisasi protokol keamanan. MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 9 / 28

Motivasi Kerangka Kerja (Framework) Metode Formal Gambar diambil dari Formal Analysis of Network Protocol (Anduo Wang, 2010). MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 10 / 28

Motivasi Metode Formal dalam Analisis Jaringan (Network Analysis) Gambar diambil dari Formal Analysis of Network Protocol (Anduo Wang, 2010). MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 11 / 28

Teknik Verifikasi Formal Motivasi Teknik verifikasi formal untuk suatu sistem terdiri atas tiga bagian utama: 1 Kerangka untuk memodelkan sistem (framework for modelling systems) untuk memberikan deskripsi sistem yang bersangkutan. 2 Bahasa spesifikasi (specification language) untuk mendeskripsikan sifat-sifat atau persyaratan yang harus dipenuhi. 3 Metode verfikasi (verification method) untuk menentukan apakah deskripsi sistem menenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan. MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 12 / 28

Teknik Verifikasi Formal Motivasi Teknik verifikasi formal untuk suatu sistem terdiri atas tiga bagian utama: 1 Kerangka untuk memodelkan sistem (framework for modelling systems) untuk memberikan deskripsi sistem yang bersangkutan. 2 Bahasa spesifikasi (specification language) untuk mendeskripsikan sifat-sifat atau persyaratan yang harus dipenuhi. 3 Metode verfikasi (verification method) untuk menentukan apakah deskripsi sistem menenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan. Pendekatan verifikasi dapat dilakukan dengan cara proof-based atau model-based. MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 12 / 28

Teknik Verifikasi Formal Motivasi Teknik verifikasi formal untuk suatu sistem terdiri atas tiga bagian utama: 1 Kerangka untuk memodelkan sistem (framework for modelling systems) untuk memberikan deskripsi sistem yang bersangkutan. 2 Bahasa spesifikasi (specification language) untuk mendeskripsikan sifat-sifat atau persyaratan yang harus dipenuhi. 3 Metode verfikasi (verification method) untuk menentukan apakah deskripsi sistem menenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan. Pendekatan verifikasi dapat dilakukan dengan cara proof-based atau model-based. 1 Proof-based (berbasis pembuktian matematis). Sistem dideskripsikan dalam suatu himpunan Γ yang terdiri atas formula-formula logika. Jika spesifikasi sistem dinyatakan dalam formula ψ, maka verifikasi berbasis pembuktian matematis merupakan verifikasi untuk memeriksa apakah dari formula-formula pada Γ dapat disimpulkan kesimpulan ψ. MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 12 / 28

Teknik Verifikasi Formal Motivasi Teknik verifikasi formal untuk suatu sistem terdiri atas tiga bagian utama: 1 Kerangka untuk memodelkan sistem (framework for modelling systems) untuk memberikan deskripsi sistem yang bersangkutan. 2 Bahasa spesifikasi (specification language) untuk mendeskripsikan sifat-sifat atau persyaratan yang harus dipenuhi. 3 Metode verfikasi (verification method) untuk menentukan apakah deskripsi sistem menenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan. Pendekatan verifikasi dapat dilakukan dengan cara proof-based atau model-based. 1 Proof-based (berbasis pembuktian matematis). Sistem dideskripsikan dalam suatu himpunan Γ yang terdiri atas formula-formula logika. Jika spesifikasi sistem dinyatakan dalam formula ψ, maka verifikasi berbasis pembuktian matematis merupakan verifikasi untuk memeriksa apakah dari formula-formula pada Γ dapat disimpulkan kesimpulan ψ. 2 Model-based (berbasis pemeriksaan model). Sistem dideskripsikan dengan suatu model M yang memiliki berhingga state. Jika spesifikasi sistem dinyatakan dalam formula ψ, maka verifikasi berbasis model merupakan verifikasi untuk memeriksa apakah model M memenuhi formula ψ. MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 12 / 28

Motivasi Bagaimana Verifikasi Formal Dilakukan? Verifikasi formal sistem dapat dilakukan dengan cara fully automatic (dilakukan dengan bantuan tools), fully manual (dilakukan oleh manusia), atau diantara keduanya. MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 13 / 28

Motivasi Bagaimana Verifikasi Formal Dilakukan? Verifikasi formal sistem dapat dilakukan dengan cara fully automatic (dilakukan dengan bantuan tools), fully manual (dilakukan oleh manusia), atau diantara keduanya. Verifikasi sistem dapat dilakukan untuk seluruh spesifikasi sistem (full-verification) atau properti-properti tertentu pada sistem (property-verification). MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 13 / 28

Motivasi Bagaimana Verifikasi Formal Dilakukan? Verifikasi formal sistem dapat dilakukan dengan cara fully automatic (dilakukan dengan bantuan tools), fully manual (dilakukan oleh manusia), atau diantara keduanya. Verifikasi sistem dapat dilakukan untuk seluruh spesifikasi sistem (full-verification) atau properti-properti tertentu pada sistem (property-verification). Verifikasi formal sistem dapat dilakukan untuk hardware maupun software. MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 13 / 28

Motivasi Bagaimana Verifikasi Formal Dilakukan? Verifikasi formal sistem dapat dilakukan dengan cara fully automatic (dilakukan dengan bantuan tools), fully manual (dilakukan oleh manusia), atau diantara keduanya. Verifikasi sistem dapat dilakukan untuk seluruh spesifikasi sistem (full-verification) atau properti-properti tertentu pada sistem (property-verification). Verifikasi formal sistem dapat dilakukan untuk hardware maupun software. Verfikasi formal sistem dapat dilakukan sebelum sistem dibuat (pre-development) atau setelah sistem dikontruksi (post-development). MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 13 / 28

Bahasan Deskripsi Perkuliahan dan Pengajar 1 Motivasi 2 Deskripsi Perkuliahan dan Pengajar 3 Apa, Kapan, dan Dimana 4 Aturan Penilaian, Presensi, dan Evaluasi 5 Referensi Materi Kuliah dan Topik yang Dibahas 6 Lain-lain MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 14 / 28

Deskripsi Perkuliahan dan Pengajar Deskripsi Perkuliahan Nama mata kuliah: Metode Formal Kode mata kuliah: CIG4F3 Status: mata kuliah pilihan KK ICM Bobot SKS: 3 SKS Pre-requisite (prasyarat): Logika Matematika (utama), Dasar Algoritma dan Pemrograman, Algoritma dan Struktur Data, Matematika Diskret Co-requisite (penunjang): Rekayasa Perangkat Lunak, Desain dan Analisis Algoritma MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 15 / 28

Deskripsi Perkuliahan dan Pengajar Tentang Pengajar Metode Formal Nama Lengkap: Muhammad Arzaki Tempat, tahun lahir: Surabaya, 1987 Pendidikan: SMAN 8 Bandung (Juli 2002 Juni 2005) Program Sarjana Matematika ITB (Agustus 2005 Oktober 2009) Program Magister Ilmu Komputer UI (Agustus 2010 Januari 2012) Riwayat Riset dan Pengajaran: Research assistant di Formal Methods in Software Engineering Lab, Fasilkom UI (September 2010 Januari 2012) Research associate di Formal Methods in Software Engineering Lab, Fasilkom UI (Februari 2012 Agustus 2013) Teaching staff untuk program sarjana ilmu komputer UI (Februari 2012 Agustus 2013) Research associate dan teaching staff di Fakultas Informatika Telkom University (Januari 2015 sekarang). Ruang kerja: Ruang E 104 (Gedung Kultubai Utara/ Gedung E ruang 104). Email kontak: <mylastname>@telkomuniversity.ac.id MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 16 / 28

Bahasan Apa, Kapan, dan Dimana 1 Motivasi 2 Deskripsi Perkuliahan dan Pengajar 3 Apa, Kapan, dan Dimana 4 Aturan Penilaian, Presensi, dan Evaluasi 5 Referensi Materi Kuliah dan Topik yang Dibahas 6 Lain-lain MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 17 / 28

Apa, Kapan, dan Dimana Apa, Kapan, dan Dimana Slot jadwal kuliah reguler Selasa, pukul 12:30 14:30 di E 302 Jumat, pukul 16:30 18:30 di A 208 B Durasi kuliah dalam satu pertemuan adalah 45 menit 90 menit. Jadwal responsi dilakukan pada salah satu slot yang tersedia di ruang kelas yang telah ditetapkan. MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 18 / 28

Bahasan Aturan Penilaian, Presensi, dan Evaluasi 1 Motivasi 2 Deskripsi Perkuliahan dan Pengajar 3 Apa, Kapan, dan Dimana 4 Aturan Penilaian, Presensi, dan Evaluasi 5 Referensi Materi Kuliah dan Topik yang Dibahas 6 Lain-lain MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 19 / 28

Aturan Penilaian, Presensi, dan Evaluasi Aturan Penilaian dan Presensi Nilai akhir terdiri atas komponen-komponen berikut: PR/ Tugas: 25% (direncanakan 5 kali, masing-masing 5%) UTS: 35% UAS: 35% Lain-lain (presensi, keaktifan di kelas, keaktifan e-learning): 5%. Berdasarkan aturan institusi, mahasiswa wajib hadir minimal 75% dari seluruh pertemuan yang diadakan oleh dosen pengampu. Ketidakhadiran yang dikarenakan sakit harus disertai dengan surat dokter. Tidak ada ujian susulan (UTS/ UAS), kecuali karena alasan sakit, alasan keluarga yang mendesak, atau tugas dari institusi (lomba kegiatan mahasiswa yang bersifat resmi). Soal ujian susulan dapat lebih sulit daripada soal ujian reguler. MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 20 / 28

Aturan Penilaian, Presensi, dan Evaluasi Ujian (UTS dan UAS) Metode Formal Selama kuliah, mahasiswa diharuskan memiliki catatan kuliah secara individu yang ditulis dengan tulisan tangan (bukan hasil fotokopi atau tulisan/ ketikan orang lain). Catatan kuliah tersebut akan digunakan ketika ujian. Tidak diperkenankan untuk saling meminjam catatan dalam ujian. MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 21 / 28

Aturan Penilaian, Presensi, dan Evaluasi Indeks Nilai Akhir Indeks nilai akhir (NA) ditentukan oleh konversi berikut 80 < NA nilai akhir A 70 < NA 80 nilai akhir AB 65 < NA 70 nilai akhir B 60 < NA 65 nilai akhir BC 50 < NA 60 nilai akhir C 40 < NA 50 nilai akhir D NA 40 nilai akhir E Aturan indeks nilai akhir dapat berubah sesuai kesepakan kelas dan dosen pengampu. Tidak ada remedial berupa tugas tambahan atau ujian bila indeks nilai akhir telah keluar. MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 22 / 28

Bahasan Referensi Materi Kuliah dan Topik yang Dibahas 1 Motivasi 2 Deskripsi Perkuliahan dan Pengajar 3 Apa, Kapan, dan Dimana 4 Aturan Penilaian, Presensi, dan Evaluasi 5 Referensi Materi Kuliah dan Topik yang Dibahas 6 Lain-lain MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 23 / 28

Referensi Materi Perkuliahan Referensi perkuliahan yang dibuat oleh dosen (slide atau handout) akan diunggah secara berkala ke idea.telkomuniversity.ac.id, demikian pula dengan tugas maupun hasil-hasil evaluasi. Mahasiswa diharapkan mempelajari materi perkuliahan dari sumber-sumber berikut: 1 Anne Kaldewaij. Programming: The Derivation of Algorithms. Prentice Hall. 1990. 2 Mordechai Ben-Ari. Mathematical Logic for Computer Science, 2nd Edition. Springer Verlag. 2001. 3 Jean-François Monin and Michael G. Hinchey. Understanding Formal Methods. London: Springer Verlaag. 2003. 4 Michael Huth and Mark Ryan. Logic in Computer Science: Modeling and Reasoning about System, 2nd Edition. Cambridge University Press. 2004. (Referensi utama). 5 T. H. Cormen, et al. Introduction to Algorithms, 3rd Edition. MIT Press. 2009. 6 Michael Fischer. Practical Formal Methods Using Temporal Logics. John Wiley and Sons, Ltd. 2011. 7 Kenneth H. Rosen. Discrete Mathematics and Its Applications, 7th Edition. McGraw-Hill. 2012.

Referensi Materi Kuliah dan Topik yang Dibahas Rencana kegiatan per pekan dapat dilihat pada RPS yang diunggah ke idea.telkomuniversity.ac.id. Pembahasan logika proposisi dan logika predikat akan dilakukan dengan slide perkuliahan logika matematika yang dipakai pada semester ganjil 2015 2016. MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 25 / 28

Referensi Materi Kuliah dan Topik yang Dibahas Topik yang Dibahas Materi yang rencananya akan dibahas: 1 Logika proposisi: sintaks tabel kebenaran, formula logika proposisi, semantik formula logika proposisi, inferensi pada logika proposisi. 2 Logika predikat: sintaks formula logika predikat, semantik formula logika predikat, inferensi pada logika predikat. 3 LTL (linear-time temporal logic): sintaks LTL, semantik LTL, pemodelan sistem dengan LTL. 4 CTL (computation tree logic): sintaks CTL, semantik CTL, pemodelan sistem dengan CTL. 5 Logika Hoare (Hoare logic) untuk verifikasi program imperatif. Tools dan bahasa pemrograman yang akan digunakan. 1 NuSMV (symbolic model checker). 2 Prolog untuk pemrograman deklaratif (tentatif). 3 Eiffel untuk mempelajari loop invariant (tentatif). MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 26 / 28

Bahasan Lain-lain 1 Motivasi 2 Deskripsi Perkuliahan dan Pengajar 3 Apa, Kapan, dan Dimana 4 Aturan Penilaian, Presensi, dan Evaluasi 5 Referensi Materi Kuliah dan Topik yang Dibahas 6 Lain-lain MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 27 / 28

Lain-lain Lain-lain Pertanyaan atau masalah yang belum dibahas dalam rencana perkuliahan ini akan dibahas dan didiskusikan ketika masa perkuliahan berlangsung. MZI (FIF Tel-U) Pendahuluan Perkuliahan Agustus 2015 28 / 28