BAB V SIMPULAN DAN SARAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : VIII (Delapan)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : VIII (Delapan) : Menentukan rumus fungsi jika nilainya diketahui

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika menggunakan

1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis lurus Menjelaskan pengertian relasi dengan menggunakan kata-kata

UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT (NUMBERED HEADS TOGETHER) SISWA

PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG DINAS PENDIDIKAN SMP NEGERI 1 SINGARAJA

Relasi dapat dinyatakan dengan tiga cara yaitu :

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA SISWA KELAS VIID SMP N I SRANDAKAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. tipe Team Games Tournament (TGT). Pada siswa kelas VIII SMP Islam

Anna Revi Nurutami Universitas PGRI Yogyakarta

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. matematika dengan menggunakan model Problem Based Learning dapat

2. Menggambar gambar grafik fungsi pada bidang koordinat Cartesius. D. Tujuan Pembelajaran Melalui diskusi, siswa diharapkan mampu :

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Kelas (PTK) pada siswa kelas VIII A SMP N 2 Sanden dengan menerapkan. model pembelajaran tipe Teams Games Tournament

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. pembelajaran matematika menggunakan strategi pembelajaran Inquiry

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : VIII (Delapan)

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Kelas (PTK) pada siswa kelas VIIIC SMP Negeri 2 Pajangan dapat

Silabus. Kegiatan Pembelajaran Instrumen. Tugas individu.

UPAYA MENINGKATKAN KOMUNIKASI MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE PADA SISWA KELAS VIII B SMP NEGERI 12 YOGYAKARTA

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

D. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran ini siswa diharapkan dapat: 1. Menjelaskan pengertian relasi dalam kehidupan sehari-hari.

: Gradien dan Persamaan Garis Lurus

Kata kunci: Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT), Motivasi, Hasil Belajar.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dan guru matematika

Kata kunci : Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Assisted Individualization (TAI), motivasi belajar, dan hasil belajar.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

BAB V KESIMPULAN, SARAN DAN TINDAK LANJUT. model pembelajaran snowball throwing dapat meningkatkan minat belajar IPS

Kata kunci : Pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS), motivasi dan prestasi belajar

Reny Tri Setia Ningsih. Universitas PGRI Yogyakarta.

LEMBAR KERJA SISWA I

PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG DINAS PENDIDIKAN SMP NEGERI 1 SINGARAJA Jl. Gajah Mada No. 109 Telp. (0362) Fax. (0362) 25970

PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Selama penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share

UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER

UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING PADA SISWA KELAS VIIID SMP N I KASIHAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) (Kelas Eksperimen II) Nama Sekolah : SMP N 2 Kubung Mata Pelajaran : Matematika

Oleh: AGUS SUSILA NIP Guru SMP Negeri 1 Jalancagak

PROSIDING ISBN :

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : VIII (Delapan) : Mengidentifikasi faktor suku aljabar bentuk selisih dua kuadrat

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP ) Mata Pelajaran : Matematika Satuan Pendidikan : SMA Kelas/ Semester : X/ Ganjil Alokasi Waktu : 2 x 45 menit

MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIVIEMENT DIVISION (STAD)

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. pada siswa kelas VIIIG SMP Negeri 16 Yogyakarta adalah: Model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dapat

LAMPIRAN VIII BAHAN AJAR I

Wenni Hastuti Universitas PGRI Yogyakarta

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) (Kelas Eksperimen II) Nama Sekolah : SMP N 2 Kubung Mata Pelajaran : Matematika

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP ) Mata Pelajaran : Matematika Satuan Pendidikan : SMA Kelas/ Semester : X/ Ganjil Alokasi Waktu : 2 x 45 menit

SILABUS PEMBELAJARAN

SURAT KETERANGAN Nomor: 421/80/2011

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

53

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Siklus I

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : VIII (Delapan) : Operasi pada pecahan bentuk aljabar

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RELASI DAN FUNGSI. 2. Misalkan A = {2,3,4,5} dan B = {2,3,4,5,6}. Buatlah relasi dari A ke B yang

KISI-KISI SOAL PENALARAN & KOMUNIKASI MATEMATIK

NICO SATYA YUNANDA A54F100019

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENDESKRIPSIKAN NKRI MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN MODEL THINK-PAIR-SHARE. Erly Pujianingsih

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA

Bab 2. Relasi dan Fungsi. Standar Kompetensi. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis lurus. Kompetensi Dasar

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( R P P ) Mata Pelajaran : Matematika Satuan Pendidikan : SMA Kelas/Semester : XI IPS/ 1 Alokasi waktu : 2 x 45 menit

PENERAPAN GROUP INVESTIGATION BERBASIS PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMUNIKASI MATEMATIS PADA SISWA MTs

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : VIII (Delapan) : Operasi pecahan pada bentuk aljabar

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN(RPP) 1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis lurus

Reni Rasyita Sari Program Studi Pendidikan Sosiologi Antropologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) (Kelas Eksperimen II) Nama Sekolah : SMP N 2 Kubung Mata Pelajaran : Matematika

SILABUS. STANDAR KOMPETENSI 2. Menggunakan pengukuran waktu, panjang, dan berat dalam pemecahan masalah.

PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG

PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Langkapura ini menggunakan model cooperative learning Tipe TSTS dengan

UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. A. Kesimpulan Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dapat

RELASI DAN FUNGSI A. Relasi 1. Pengertian Perhatikan gambar dibawah ini.

BAB V PENUTUP. matematika yang diajarkan dengan modelproblem Based Learning dengan. Fungsi di SMP Negeri 10 Kupang Tahun Ajaran 2014/2015.

Oleh: Tiaranita Dekriati * ) Japet Ginting ** ) Sakur *** ) ABSTRACT

UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DENGAN CONTEXTUAL TEACHING & LEARNING SISWA KELAS VII E SMP N 1 SRANDAKAN

PEDOMAN WAWANCARA DIALOG AWAL

Oleh: Umi Salamah SDN 2 Watulimo Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MENGGUNAKAN HAND OUT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP MONTERADO ARTIKEL PENELITIAN OLEH

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : VIII (Delapan) : 1.2 Menguraikan bentuk aljabar ke dalam faktor-faktornya.

UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER SISWA KELAS VIIC SMP NEGERI 11 YOGYAKARTA

Jamidar Kepala SMP Negeri 2 Sirenja Kab. Donggala Sulawesi Tengah ABSTRAK

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Standar Kompetensi Memahami bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) : Memahami bentuk penyajian fungsi

Tabel 3.1. Juli Agustus September Studi lapangan x 2 Penyusunan Proposal x

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGHITUNG ARITMATIKA SOSIAL MELALUI PENERAPAN MODEL STAD. Kasurip

Transkripsi:

BAB V SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan Penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation telah dilaksanakan dalam dua siklus dan telah meningkatkan kemampuan penalaran siswa. Pada saat proses pembelajaran berlangsung siswa terlihat sangat antusias, sebagian besar siswa merasa senang saat proses pembelajaran berlangsung. Proses ini dapat dilihat dari kegiatan siswa saat organizing dan presenting. Pembelajaran ini berhasil merubah pembelajaran yang awalnya terfokus kepada guru, menjadi pembelajaran menggunakan kelompok-kelompok, yang membuat pembelajaran terfokus kepada aktifitas siswa. Berdasarkan hasil observasi guru dan siswa yang dilakukan oleh dua observer, menunjukkan hasil observasi kegiatan guru pada siklus I sebesar 79,41% dengan kualifikasi sangat baik dan observasi kegiatan siswa sebesar 82,69% dengan kualifikasi sangat baik. Sedangkan hasil observasi kegiatan guru pada siklus II sebesar 94,12% dengan kualifikasi sangat baik dan observasi kegiatan siswa sebesar 92,31% dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan analisis hasil penelitian yang dilakukan di kelas VIII A SMP Negeri 3 Mrebet, keberhasilan pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation telah meningkatkan kemampuan penalaran siswa SMP Negeri 3 Mrebet. 79

80 Keadaan awal siswa sebelum dikenakan tindakan nilai rata-rata kemampuan penalaran siswa sebesar 51,69 dengan kualifikasi rendah, meningkat pada siklus I dengan nilai rata-rata siswa menjadi 57,50 kualifikasi rendah, dan meningkat menjadi 74,45 dengan kualifikasi tinggi pada siklus II. Ketuntasan kemampuan penalaran siswa mengalami peningkatan. Sebelum dikenakan tindakan persentase ketuntasan 40,62%, meningkat setelah dikenakan tindakan pada siklus I menjadi 50%, dan pada siklus II persentase ketuntasan kembali meningkat sebesar 78,13%. Dalam hal ini sudah memenuhi indikator keberhasilan, karena persentase ketuntasan siswa lebih dari 70%. B. Saran Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di kelas VIII A SMP Negeri 3 Mrebet, peneliti menyarankan kepada guru sebagai berikut: 1. Perlu adanya inovasi dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan penalaran siswa yaitu pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation. 2. Pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation, perlu adanya pengawasan yang lebih dari guru saat belajar secara berkelompok agar hasilnya lebih optimal.

81 DAFTAR PUSTAKA A. Aziz Saefudin. 2012. Meningkatkan Profesionalisme Guru dengan PTK. Yogyakarta: Citra Aji Parama Abdul Majid. 2014. Pembelajaran Tematik Terpadu. Bandung: Remaja Rosdakarya Agus Suprijono. 2009. Cooperative Learning Teori dan Aplikasi Paikem. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Ahmad Susanto. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: PRENADA MEDIA GROUP Benny A Pribadi. 2010. Model Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: PT Dian Rakyat Daryanto dan Muljo Rahardjo. 2012. Model Pembelajaran Inovatif. Yogyakarta: Gava Media Dimyati dan Mudijono. 2006. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta Fajar Shadiq. 2004. Pemecahan Masalah, Penalaran dan Komunikasi. Yogyakarta: Pusat Pengembangan Penataran Guru (PPPG) Matematika Hamdani. 2011. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia Hamzah B Uno dan Masri Kuadrat Umar. 2009. Mengelola Kecerdasan dalam Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara Ibrahim, dkk. 2008. Strategi Pembelajaran Matematika. Yogyakarta: Teras Mia Usniati. 2011. Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematika Melalui Pendekatan Pemecahan Masalah. Jakarta. Jurusan Pendidikan Matematika UIN Syarif Hidayatullah Miftahul Huda. 2013. Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Nana Sudjana. 2010. Penilaian Hasil dan Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Sri Wardhani. 2008. Analisis SI dan SKL Mata Pelajaran SMP/MTs untuk Optimalisasi Tujuan Mata Pelajaran Matematika. Yogyakarta: Pusat

82 Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika Sudjatmoko P. 2004. Matematika Kreatif Konsep dan Terapannya. Solo. PT TIGA SERANGKAI PUSTAKA MANDIRI Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, R&D). Bandung: Alfabeta Suharsimi Arikunto. 2008. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT RINEKA CIPTA Syaiful Sagala. 2014. Konsep dan Makna Pembelajaran Untuk Membantu Memecahkan Problematika Belajar dan Mengajar. Bandung: Alfabeta Wina Sanjaya. 2011. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

LAMPIRAN

LAMPIRAN 1 JADWAL PENELITIAN DAN DATA SISWA

83 Jadwal Pelaksanaan Penelitian Siklus ke Pertemuan ke Hari, Tanggal I 1 Kamis, 5 November 2015 2 Sabtu, 7 November 2015 3 Kamis, 12 November 2015 II 1 Sabtu, 21 November 2015 2 Kamis, 26 November 2015 3 Sabtu, 28 November 2015 Relasi Fungsi Materi Tes siklus kemampuan penalaran siswa siklus I Menentukan banyaknya pemetaan yang mungkin dua himpunan Korespondensi satu-satu Menentukan bentuk fungsi jika nilai dan data fungsi diketahui Tes siklus kemampuan penalaran siswa siklus II

84 DATA SISWA KELAS VIII A SMP N 3 MREBET PURBALINGGA Wali kelas: No Nama Siswa L/P 1 Aditya Dwi Putra F L 2 Agustina Adella Y P 3 Alfalan Saputra L 4 Anggih L 5 Arlen Saputra L 6 Awal Risky D L 7 Defi Nofita Sari P 8 Deni Setiawan L 9 Dian Febriyanti P 10 Dina Bela Safitri P 11 Enjen Dwi Rahayu P 12 Fasa Aprilia P 13 Ghofur Sayaifudin L 14 Handi L 15 Imam Dandi Zulian L 16 Iqsan Arman Bastian L 17 Khamsiatun Khasanah P 18 Melina P 19 Nanda Dwi Prasetyo L 20 Nara Melani L 21 Ngabdul Latif L 22 Niken Ayu Aningrum P 23 Purwito L 24 Putri Maulidina Wahyu P P 25 Putri Sephia Prayoga P 26 Rieke Arvina Sari P 27 Riska Utaminingsih P 28 Robby Oki Satrya L 29 Seti Nurwati P 30 Slamet Catur Prasetyo L 31 Yahya Nur Risqi L 32 Yudi Ardiawan L Jumlah L: 18 P: 14

LAMPIRAN 2 PRA TINDAKAN

85 Soal Tes Pra Tindakan 1. Misalkan suatu persegi diletakkan berimpit dikanan persegi yang lainnya. Tentukan keliling persegi yang terdiri dari: a. 1 persegi b. Gabungan 2 persegi c. Gabungan 3 persegi Apakah bangunan di atas setelah digabungkan akan tetap berbentuk persegi? Jelaskan! 2. D 8 cm A 6 cm B 10 cm C Hitunglah luas bangun ABCDE diatas! Apakah luas bangun BCDE sama dengan luas bangun ABE? Mengapa? 3. Sebidang tanah berbentuk E persegi panjang berukuran 20 m x 15 m, akan di bangun sebuah kolam renang berbentuk persegi ditengahanya berukuran 10 m x 10 m. Di tepi sisa tanah akan ditanami rumput. Jika harga rumput Rp 10.000,00 per meter persegi, berapa uang yang diperlukan untuk membeli rumput tersebut? Good Luck

LAMPIRAN 3 SIKLUS 1

86 Sekolah Kelas Mata Pelajaran Semester : SMP N 3 MREBET : VIII : Matematika : I(satu) Silabus Tahun Pelajaran : 2013/2014 Standar Kompetensi : ALJABAR 1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis lurus Kompetensi Dasar 1.3 Memahami relasi dan fungsi Materi Pokok/ Pembelaja ran Relasi dan fungsi Kegiatan Pembelajaran Menyebutkan hubungan yang merupakan suatu fungsi melalui masalah sehari-hari, misal hubungan antara nama kota dengan negara/propinsi, nama siswa dengan ukuran sepatu Indikator Menjelaskan dengan kata-kata dan menyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi Penilaian Teknik Bentuk Contoh Instrumen Instrumen Tes lisan Pertanyaan Berikan contoh dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan fungsi! Alokasi Waktu 2x40mnt Sumber Belajar Buku teks Lingkungan

87 Kompetensi Dasar 1.4 Menentu kan nilai fungsi Materi Pokok/ Pembelaja ran Fungsi 1.5 Membuat sketsa Fungsi grafik fungsi aljabar sederhana pada sistem koordinat Cartesius Kegiatan Pembelajaran Menuliskan suatu fungsi menggunakan notasi Mencermati cara menghitung nilai fungsi dan menghitungnya Menyusun suatu fungsi jika nilai fungsi dan data fungsi diketahui 2.1 Membuat tabel pasangan antara nilai peubah dengan nilai fungsi Penilaian Indikator Teknik Bentuk Contoh Instrumen Instrumen Menyatakan suatu Tes tulis Tes uraian Harga gula 1 kg Rp fungsi dengan notasi 5600,00. Harga a kg gula 5600 a rupiah.nyatakan dalam bentuk fungsi a! Menghitung nilai fungsi Tes tulis Tes isian Jika f(x) = 4x -2 maka nilai f(3)=... Menentukan bentuk fungsi jika nilai dan data fungsi diketahui Menyusun tabel pasangan nilai peubah dengan nilai fungsi Tes tulis Tes uraian Jika f(x) = px + q, f(1) = 3 dan f(2) = 4 tentukan f(x). Tes tulis Tes isian Diketahui f(x) = 2x + 3. Lengkapilah tabel berikut: x 0 1 f(x)...... Alokasi Waktu 1x40mnt 1x40mnt 2x40mnt 2x40mnt Mengetahui Kepala Sekolah Mrebet, Juli 2015 Guru mata pelajaran Matematika Sumber Belajar EKO SUPRIYANTO, S.Pd. SITI NURLAELI,S.Pd NIP 19670926199403 1 007 NIP 19760912200501 2 006

88 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) siklus I (Pertemuan 1) Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ semester Alokasi Waktu Standar Kompetensi : SMP Negeri 3 Mrebet : Matematika : VIII A/ Ganjil : 2 x 40 menit : ALJABAR 1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis lurus Kompetensi Dasar Indikator : 1.3 Memahami relasi dan fungsi : Menjelaskan dengan kata-kata dan menyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi A. Tujuan Pembelajaran: 1. Siswa dapat menjelaskan dengan kata-kata yang berkaitan dengan relasi 2. Siswa dapat menyatakan atau menyajikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi B. Karakter siswa yang diharapkan 1. Disiplin 2. Rasa hormat dan perhatian 3. Tekun 4. Tanggung jawab C. Materi pembelajaran 1. Definisi Relasi Relasi dari himpunan A ke B adalah aturan yang menghubungkan anggota himpunan A ke anggota himpunan B. 2. Menyatakan Relasi Relasi dapat dinyatakan dengan menggunakan:

89 1) Diagram panah 2) Himpunan pasangan berurutan 3) Diagram Cartesius Contoh: A himpunan nama orang, maka A = { Andi, Raka, Dion} B himpunan jenis olahraga, maka B = { sepakbola, basket, bulu tangkis} Dengan diagram panah A B Andi Sepak bola Raka Dion Bulu tangkis Basket Diagram cartesius Bulu tangkis Basket Sepak bola Andi Raka Dion

90 Himpunan pasangan berurutan U = {( Andi, sepak bola), (andi, bulu tangkis), (raka, sepakbola), (raka, basket), (dion, sepakbola), (dion, bulu tangkis)}. D. Model Pembelajaran: Model pembelajaran kooperatif Group Investigation E. Metode Pembelajaran 1. Diskusi kelompok 2. Tanya jawab 3. Presentasi F. Langkah - Langkah Pembelajaran: No Kegiatan Pembelajaran Alokasi waktu 1. Kegiatan awal 10 menit a. Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam b. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan model pembelajaran yang akan digunakan yaitu model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation c. Guru memberikan dorongan kepada siswa dengan menjelaskan bahwa belajar materi relasi dan fungsi akan berguna untuk seterusnya, karena dijenjang sekolah berikutnya juga akan menemukan materi fungsi kembali, serta dalam kehidupan sehari-hari siswa dapat menjumpai masalah yang berhubungan dengan relasi dan fungsi d. Guru menyampaikan apersepsi yang berhubungan dengan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi 2. Kegiatan Inti 60 menit

91 Eksplorasi a. Guru menyampaikan bahwa topik yang akan dipelajari adalah relasi dan fungsi b. Guru membagi siswa ke dalam 6 kelompok secara heterogen c. Guru mengarahkan siswa bahwa 3 kelompok pertama mengerjakan LKS 1, sedangkan 3 kelompok selanjutnya mengerjakan LKS 2 Elaborasi d. Guru membagi lembar kegiatan siswa e. Guru mengarahkan siswa untuk mengumpulkan informasi untuk menyelesaikan masalah di LKS f. Siswa berdiskusi bersama anggota kelompoknya untuk menyelesaikan masalah yang terdapat dalam LKS g. Guru mengarahkan kelompok untuk memilih wakil-wakil kelompok untuk presentasi h. Setelah selesai berdiskusi, guru mengarahkan perwakilan dari kelompok LKS 1 dan LKS 2 untuk mempresentasikan hasil diskusi i. Masing-masing kelompok yang tidak presentasi memperhatikan dan memberikan tanggapan kepada kelompok presentasi Konfirmasi j. Guru membahas hasil diskusi bersama siswa dan memberikan klarifikasi jawaban yang benar. k. Guru memberi evaluasi berupa soal latihan yang dikerjakan secara individu dan dikumpulkan. 3 Kegiatan Akhir (10 menit) 10 menit

92 a. Guru memberikan penghargaan pada kelompok terbaik b. Guru membimbing siswa untuk merangkum dan membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari c. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya d. Guru menutup pelajaran dengan berdoa dan mengucap salam. G. Sumber Belajar : Buku Paket Matematika Kelas VIII H. Penilaian : a. Teknik penilaian : kelompok dan Individu b. Bentuk Penilaian : LKS dan Uraian c. Soal / instrumen : Terlampir I. Instrument penilaian Indikator Menyatakan suatu fungsi dengan notasi Teknik Tes tertulis Bentuk Instrumen Uraian Penilaian Soal Jika diketahui suatu fungsi f : x x, maka f (1) < f (2). Bagaimana jika f : x 1 x, apakah f (1) > f (2) atau f (1) < f (2)? Jelaskan! Menjelaskan dengan kata-kata dan menyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi Tes tertulis Uraian Diketahui suatu himpunan: A = {(1,1), (2,3), (3,5), (4,7), (5,8)} B = {(1,6), (1,7), (2,8), (3,9), (4,10)} C = {(2,5), (3,6), (4,7)} Sajikan himpunan di atas ke dalam diagram panah! Mana dari himpunan A, B dan C yang merupakan fungsi? Jelaskan alasannya!

93 Menyatakan suatu fungsi dengan notasi Tes tertulis Uraian Suatu fungsi didefinisikan sebagai berikut, f ( x) ax b Jika diketahui f (2) = 1 f (3) = 5 Menentukan nilai fungsi Tes tertulis Tentukanlah nilai a dan b! Uraian Diketahui suatu pemetaan f : x x 2, dengan daerah asal fungsi x 1 x 6, x A. Tentukan daerah hasil fungsi tersebut! Mengetahui, Mrebet, 2015 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran EKO SUPRIYANTO, S.Pd. SITI NURLAELI,S.Pd NIP 19670926199403 1 007 NIP 19760912200501 2 006

94

95

96 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) siklus I (Pertemuan 2) Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ semester Alokasi Waktu Standar Kompetensi : SMP Negeri 3 Mrebet : Matematika : VIII A/ Ganjil : 2 x 40 menit : ALJABAR 1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis lurus Kompetensi Dasar : 1.3 Memahami relasi dan fungsi 1.4 Menentukan nilai fungsi Indikator : Menjelaskan dengan kata-kata dan menyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi Menyatakan suatu fungsi dengan notasi dan menghitung nilai fungsi A. Tujuan Pembelajaran: 1. Siswa dapat menjelaskan/menyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan fungsi 2. Siswa dapat menentukan domain, kodomain dan range 3. Siswa dapat menyatakan suatu fungsi dengan notasi dan menghitung nilai fungsi B. Karakter siswa yang diharapkan 1. Disiplin 2. Rasa hormat dan perhatian 3. Tekun 4. Tanggung jawab

97 C. Materi pembelajaran 1. Definisi Fungsi Fungsi dari himpunan A ke himpunan B adalah relasi khusus yang menghubungkan setiap anggota himpunan A ke tepat satu anggota himpunan B. Contoh fungsi: Contoh bukan fungsi: 2. Notasi Pemetaan Pemetaan atau fungsi dari himpunan A ke himpunan B biasanya ditulis dengan huruf kecil, misalnya f: A B artinya f memetakan dari himpunan A ke B. Jika x anggota A (domain) dan y anggota B (kodomain), f memetakan x ke y dinotasikan dengan f: x y, dibaca f memetakan x ke y atau x dipetakan ke y oleh f. Dengan demikian, pada pemetaan f: x y yang memetakan setiap x y dengan tepat satu y B dapat ditulis dengan f: x f(x). Dalam hal ini, y = f(x) disebut bayangan (peta) x oleh f. Contoh: Diketahui suatu pemetaan f: x x 2, dengan daerah asal fungsi {x 1 x < 6, x A}. Tentukan daerah hasil fungsi tersebut! Jawab: Daerah asal fungsi {x 1 x < 6, x A} = {1, 2, 3, 4, 5}. f: x x 2 biasa ditulis dengan f (x) = x 2 sehingga diperoleh f (1) = 1 2 = 1 f (2) = 2 2 = 4 f (3) = 3 2 = 9 f (4) = 4 2 = 16 f (5) = 5 2 = 25 Jadi, daerah hasil fungsi adalah {1, 4, 9, 16, 25}.

98 D. Model Pembelajaran: Model pembelajaran kooperatif Group Investigation E. Metode Pembelajaran 1. Diskusi kelompok 2. Tanya jawab 3. Presentasi F. Langkah - Langkah Pembelajaran: No Kegiatan Pembelajaran Alokasi waktu 1. Kegiatan awal 10 menit a. Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam b. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan model pembelajaran yang akan digunakan yaitu model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation c. Guru memberikan dorongan kepada siswa dengan menjelaskan bahwa belajar materi relasi dan fungsi akan berguna untuk seterusnya, karena dijenjang sekolah berikutnya juga akan menemukan materi fungsi kembali, serta dalam kehidupan sehari-hari siswa dapat menjumpai masalah yang berhubungan dengan relasi dan fungsi d. Guru menyampaikan apersepsi yang berhubungan dengan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi 2. Kegiatan Inti 60 menit Eksplorasi a. Guru menyampaikan bahwa topik yang akan dipelajari adalah relasi dan fungsi

99 b. Guru membagi siswa ke dalam 6 kelompok secara heterogen c. Guru mengarahkan siswa bahwa 3 kelompok pertama mengerjakan LKS 1, sedangkan 3 kelompok selanjutnya mengerjakan LKS 2 Elaborasi d. Guru membagi lembar kegiatan siswa e. Guru mengarahkan siswa untuk mengumpulkan informasi untuk menyelesaikan masalah di LKS f. Siswa berdiskusi bersama anggota kelompoknya untuk menyelesaikan masalah yang terdapat dalam LKS g. Guru mengarahkan kelompok untuk memilih wakil-wakil kelompok untuk presentasi h. Setelah selesai berdiskusi, guru mengarahkan perwakilan dari kelompok LKS 1 dan LKS 2 untuk mempresentasikan hasil diskusi i. Masing-masing kelompok yang tidak presentasi memperhatikan dan memberikan tanggapan kepada kelompok presentasi Konfirmasi j. Guru membahas hasil diskusi bersama siswa dan memberikan klarifikasi jawaban yang benar. k. Guru memberi evaluasi berupa soal latihan yang dikerjakan secara individu dan dikumpulkan. 3 Kegiatan Akhir (10 menit) 10 menit a. Guru memberikan penghargaan pada kelompok terbaik b. Guru membimbing siswa untuk merangkum dan membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari

100 c. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya d. Guru menutup pelajaran dengan berdoa dan mengucap salam. G. Sumber Belajar : Buku Paket Matematika Kelas VIII H. Penilaian : a. Teknik penilaian : kelompok dan Individu b. Bentuk Penilaian : LKS dan Uraian c. Soal / instrument : Terlampir I. Instrument penilaian Indikator Menyatakan suatu fungsi dengan notasi Teknik Tes tertulis Bentuk Instrumen Uraian Penilaian Soal Jika diketahui suatu fungsi f : x x, maka f (1) < f (2). Bagaimana jika f : x 1 x, apakah f (1) > f (2) atau f (1) < f (2)? Jelaskan! Menjelaskan dengan kata-kata dan menyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi Tes tertulis Uraian Diketahui suatu himpunan: A = {(1,1), (2,3), (3,5), (4,7), (5,8)} B = {(1,6), (1,7), (2,8), (3,9), (4,10)} C = {(2,5), (3,6), (4,7)} Sajikan himpunan di atas ke dalam diagram panah! Mana dari himpunan A, B dan C yang merupakan fungsi? Jelaskan alasannya!

101 Menyatakan suatu fungsi dengan notasi Tes tertulis Uraian Suatu fungsi didefinisikan sebagai berikut, f ( x) ax b Jika diketahui f (2) = 1 f (3) = 5 Tentukanlah nilai a dan b! Menentukan nilai fungsi Mengetahui, Tes tertulis Uraian Diketahui suatu pemetaan f : x x 2, dengan daerah asal fungsi x 1 x 6, x A. Tentukan daerah hasil fungsi tersebut! Mrebet, 2015 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran EKO SUPRIYANTO, S.Pd. SITI NURLAELI,S.Pd NIP 19670926199403 1 007 NIP 19760912200501 2 006

102

103

104

105

106

107

108

109

110

111

112

113

114

115

116

117

118

119

120

121

122

123

124

125

126

127

128

129

130

131

132 Kisi-Kisi Tes Kemampuan Penalaran Siklus 1 Kompetensi Dasar 1. Memahami relasi dan fungsi 2. Menentukan nilai fungsi Indikator Pencapaian Kompetensi a. Menghitung nilai fungsi b. Menghitung nilai fungsi a. Menyatakan suatu fungsi dengan notasi b. Menyatakan suatu fungsi dengan notasi c. Menjelaskan dengan kata-kata dan mennyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi Menyatakan suatu fungsi dengan notasi Menghitung nilai fungsi Indikator Soal a. Siswa dapat menduga nilai fungsi jika bentuk fungsi berubah b. Siswa dapat memberikan alasan tentang fungsi a. Siswa dapat menyajikan himpunan pasangan berurutan ke dalam diagram panah b. Siswa dapat menentukan fungsi dari himpunan pasangan berurutan c. Siswa dapat memberikan alasan tentang fungsi Siswa dapat menyatakan bentuk fungsi jika nilai fungsi diketahui Siswa dapat menentukan menentukan nilai fungsi Nomor Aspek Penalaran Soal 1 A. Mengajukan dugaan D. Memberikan alasan dari beberapa solusi 2 B. Menentukan pola E. Memeriksa kesahihan suatu argumen D. Memberikan alasan dari beberapa solusi 3 B. Menentukan pola C. Manipulasi matematika F. Menarik kesimpulan, atau membuat generalisasi 4 C. Manipulasi matematika F. Menarik kesimpulan, atau membuat generalisasi Bentuk Soal Uraian Uraian Uraian Uraian

133 Tes Kemampuan Penalaran Siklus I 1. Jika diketahui suatu fungsi f : x x, maka f (1) < f (2). Bagaimana jika f : x 1, apakah f (1) > f (2) atau f (1) < f (2)? Jelaskan! x 2. Diketahui suatu himpunan: A = {(1,1), (2,3), (3,5), (4,7), (5,8)} B = {(1,6), (1,7), (2,8), (3,9), (4,10)} C = {(2,5), (3,6), (4,7)} Sajikan himpunan di atas ke dalam diagram panah! Mana dari himpunan A, B dan C yang merupakan fungsi? Jelaskan alasannya! 3. Suatu fungsi didefinisikan sebagai berikut, f ( x) ax b Jika diketahui f (2) = 1 f (3) = 5 Tentukanlah nilai a dan b! 4. Diketahui suatu pemetaan f : x x 2, dengan daerah asal fungsi x 1 x 6, x A Tentukan daerah hasil fungsi tersebut!.

134 KUNCI TES KEMAMPUAN PENALARAN SIKLUS 1 No Alternative Jawaban Aspek Kemampuan Penalaran 1 Diketahui: f : x x, maka f (1) < f (2) Ditanya: jika f : x 1, apakah f (1) > f (2) atau f (1) < f (2)? x Jelaskan! Jawab: jika f : x 1, maka f (1) > f (2) karena pada x bilangan pecahan semakin besar pembilang maka semakin kecil bilangan tersebut. 2 Diketahui: A = {(1,1), (2,3), (3,5), (4,7), (5,8)} B = {(1,6), (1,7), (2,8), (3,9), (4,10)} C = {(2,5), (3,6), (4,7)} Ditanya: Sajikan himpunan di atas ke dalam diagram panah! Mana dari himpunan A, B dan C yang merupakan fungsi? Jelaskan alasannya! Jawab: A = {(1,1), (2,3), (3,5), (4,7), (5,8)} Domain pada A hanya memiliki satu pasangan B = {(1,6), (1,7), (2,8), (3,9), (4,10)} Ada anggota domain B yang memiliki dua pasangan C = {(2,5), (3,6), (4,7)} Domain pada C hanya memiliki satu pasangan Diagram panah: Himpunan A A. Kemampuan mengajukan dugaan D. Kemampuan memberikan alasan dari beberapa solusi B. Kemampuan menentukan pola 1 2 3 4 5 1 3 5 7 8

135 No Alternative Jawaban Aspek Kemampuan Penalaran Himpunan B 1 2 3 4 6 7 8 9 10 Himpunan C 2 3 4 5 6 7 Dari himpunan A, B, dan C yang merupakan fungsi adalah A dan C Alasannya karena domain dari himpunan A dan C hanya memiliki satu pasang, sedangkan pada himpunan B domain 1 mempunyai dua pasang. E. Kemampuan memeriksa kesahihan suatu argument D. Kemampuan memberikan alasan dari beberapa solusi 3 Diketahui: f ( x) ax b Jika f (2) = 1 f (3) = 5 Ditanya: Nilai a dan b! Jawab: f (2) = 1 maka 2a b = 1 (*) f (3) = 5 maka 3a b = 5 (**) eliminasi b untuk memperoleh nilai a 2a b 1 3a b 5 a = 4 B. Kemampuan menentukan pola C. Kemampuan manipulasi matematika

136 No Alternative Jawaban Aspek Kemampuan Penalaran Maka a = 4 Untuk a = 4 pada (*) diperoleh 2a b 1 2(4) b 1 8 b 1 b 1 + 8 b 7 4 Diketahui: f : x x 2 Jadi, a = 4 dan b = 7 daerah asal fungsi x 1 x 6, x A Ditanya: Daerah hasil fungsi tersebut! Jawab: Menentukan daerah asal fungsi x 1 x 6, x A ={1, 2, 3, 4, 5, 6} f(1) = x 2 = 1 2 = 1 f(2) = x 2 = 2 2 = 4 f(3) = x 2 = 3 2 = 9 f(4) = x 2 = 4 2 = 16 f(5) = x 2 = 5 2 = 25 f(6) = x 2 = 6 2 = 36 Jadi, daerah hasil fungsi f : x x 2 adalah {1, 4, 9, 16, 25, 36} D. Kemampuan menarik kesimpulan, atau melakukan generalisasi C. Kemampuan manipulasi matematika F. Kemampuan menarik kesimpulan, atau melakukan generalisasi

137 Rubrik Penilaian Kemampuan Penalaran Siklus 1 Soal Aspek/Indikator Nomor Kompetensi 1 Kemampuan mengajukan dugaan Kemampuan memeberikan alasan dari beberapa solusi 2 Kemampuan menentukan pola Kemampuan memeriksa kesahihan suatu argumen Kemampuan memeberikan alasan dari beberapa solusi Skor 4 3 2 1 0 Siswa dapat mengajukan Siswa kurang tepat dalam Siswa mengajukan dugaan dugaan sebagian mengajukan dugaan tentang tentang permasalahan yang informasi tentang permasalahan yang berhubungan dengan permasalahan yang berhubungan dengan pemetaan atau fungsi tetapi berhubungan dengan pemetaan atau fungsi tidak jelas, tidak tepat, dan pemetaan atau fungsi tidak lengkap Siswa dapat mengajukan dugaan tentang permasalahan yang berhubungan dengan pemetaan atau fungsi Siswa dapat memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa dapat menentukan pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memeriksa kesahihan suatu argumen tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa dapat memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan Siswa dapat memberikan sebagian alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa dapat menentukan sebagian pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memeriksa sebagian kesahihan suatu argumen tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa dapat memberikan sebagian alasan tentang permasalahan yang Siswa kurang tepat dalam memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa kurang tepat dalam menentukan pola untuk mencari nilai a dan b Siswa kurang tepat dalam memeriksa kesahihan suatu argumen tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa kurang tepat dalam memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan Siswa memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa menentukan pola tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa memeriksa kesahihan suatu argumen tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa tidak dapat mengajukan dugaan dan tidak menuliskan jawaban sama sekali Siswa tidak dapat memberikan alasan dan tidak menuliskan jawaban sama sekali Siswa tidak dapat menentukan pola dan tidak menuliskan jawaban Siswa tidak dapat memeriksa kesahihan suatu argumen dan tidak menuliskan jawaban sama sekali Siswa tidak dapat memberikan alasan dan tidak menuliskan jawaban sama sekali

138 3 Kemampuan menentukan pola Kemampuan manipulasi matematika Kemampuan menarik kesimpulan, atau membuat generalisasi 4 Kemampuan manipulasi matematika Kemampuan menarik kesimpulan, atau membuat generalisasi dengan menentukan suatu fungsi Siswa dapat menentukan pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memanipulasi pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat menarik kesimpulan untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memanipulasi pola untuk mencari daerah hasil fungsi Siswa dapat menarik kesimpulan untuk mencari daerah hasil fungsi berhubungan dengan menentukan fungsi Siswa dapat menentukan sebagian pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memanipulasi sebagian pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat menarik sebagian kesimpulan untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memanipulasi sebagian pola untuk mencari daerah hasil fungsi Siswa dapat menarik sebagian kesimpulan untuk mencari daerah hasil fungsi menentukan suatu fungsi Siswa kurang tepat dalam menentukan pola untuk mencari nilai a dan b Siswa kurang tepat dalam memanipulasi pola untuk mencari nilai a dan b Siswa kurang tepat dalam menarik kesimpulan untuk mencari nilai a dan b Siswa kurang tepat dalam memanipulasi pola untuk mencari daerah hasil fungsi Siswa kurang tepat dalam menarik kesimpulan untuk mencari daerah hasil fungsi tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa menentukan pola tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa memanipulasi pola tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa menarik kesimpulan tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa memanipulasi pola tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa menarik kesimpulan tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa tidak dapat menentukan pola dan tidak menuliskan jawaban Siswa tidak dapat memanipulasi pola dan tidak menuliskan jawaban Siswa tidak dapat menarik kesimpulan dan tidak menuliskan jawaban Siswa tidak dapat memanipulasi pola dan tidak menuliskan jawaban Siswa tidak dapat menarik kesimpulan dan tidak menuliskan jawaban

139

140

141 LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN SISWA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION KELAS VIII A SMP NEGERI 3 MREBET KABUPATEN PURBALINGGA SIKLUS PERTEMUAN Sub pokok bahasan : Jumlah siswa : Observer : No. Indikator Ya Tidak 1 Berdoa dan menjawab salam 2 Memperhatikan penjelasan guru 3 Mempelajari dan mengamati topik yang akan dipelajari 4 Siswa membentuk 6 kelompok secara heterogen 5 Siswa memilih materi dengan 3 kelompok pertama mengerjakan LKS 1, sedangkan 3 kelompok selanjutnya mengerjakan LKS 2 6 Siswa mengumpulkan informasi untuk menyelesaikan masalah di LKS 7 Siswa berdiskusi bersama anggota kelompoknya untuk menyelesaikan masalah yang terdapat dalam LKS 8 Mempersiapkan hasil diskusi dan menentukan siapa yang akan mempresentasikan hasil diskusi 9 Perwakilan dari kelompok LKS 1 dan LKS 2 mempresentasikan hasil diskusi 10 Memperhatikan dan memberikan tanggapan kepada kelompok presentasi 11 Mecatat dan menyimpulkan materi yang telah dipelajari 12 Memperhatikan guru memberikan penghargaan 13 Menjawab salam Mrebet, Observer

142

143

144 LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN GURU PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION KELAS VIII A SMP NEGERI 3 MREBET KABUPATEN PURBALINGGA Sub pokok bahasan : Jumlah siswa : Observer : SIKLUS PERTEMUAN No. Indikator Ya Tidak 1 Guru membuka pelajaran 2 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai 3 Guru menjelaskan prosedur atau langkahlangkah pembelajaran yang akan digunakan 4 Guru memberikan motivasi 5 Guru memberikan apersepsi 6 Guru membagi siswa ke dalam 6 kelompok secara heterogen 7 Guru mengarahkan siswa bahwa 3 kelompok pertama mengerjakan LKS 1, sedangkan 3 kelompok selanjutnya mengerjakan LKS 2 8 Guru mengarahkan siswa mengumpulkan informasi untuk menyelesaikan masalah di LKS 9 Guru mengarahkan siswa berdiskusi bersama anggota kelompoknya untuk menyelesaikan masalah yang terdapat dalam LKS 10 Guru mengarahkan kelompok untuk memilih wakil-wakil kelompok untuk presentasi 11 Guru mengarahkan perwakilan dari kelompok LKS 1 dan LKS 2 untuk mempresentasikan hasil diskusi 12 Guru mengarahkan kelompok yang tidak presentasi memperhatikan dan memberikan tanggapan kepada kelompok presentasi 13 Guru membahas hasil diskusi bersama siswa dan memberikan klarifikasi jawaban yang benar. 14 Guru memberikan penghargaan pada kelompok terbaik

145 15 Guru membimbing siswa untuk merangkum dan membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari 16 Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya 17 Guru menutup pelajaran dengan berdoa dan mengucap salam Mrebet, Observer

146

147

LAMPIRAN 4 SIKLUS 2

148 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) siklus II (Pertemuan 1) Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ semester Alokasi Waktu Standar Kompetensi : SMP Negeri 3 Mrebet : Matematika : VIII A/ Ganjil : 2 x 40 menit : ALJABAR 1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis lurus Kompetensi Dasar Indikator : 1.4 Menentukan nilai fungsi : Menghitung nilai fungsi A. Tujuan Pembelajaran: 1. Siswa dapat menentukan banyaknya fungsi/pemetaan yang mungkin dari dua himpunan dengan diagram panah 2. Siswa dapat menentukan banyaknya fungsi/pemetaan yang mungkin dari dua himpunan dengan diagram rumus B. Karakter siswa yang diharapkan 1. Disiplin 2. Rasa hormat dan perhatian 3. Tekun 4. Tanggung jawab

149 C. Materi pembelajaran Menentukan Banyaknya Pemetaan yang Mungkin dari Dua Himpunan Untuk mengetahui banyaknya pemetaan yang mungkin dari dua himpunan, perhatikan penjelasan berikut ini: Jika himpunan A={a} dan himpunan B={1} maka n(a)=1 dan n(b)=1. Jika himpunan A={a} dan himpunan B={1, 2} maka n(a)=1 dan n(b)=2 Jika himpunan A={a, b} dan himpunan B={1} maka n(a)=2 dan n(b)=1 Jika himpunan A={a} dan himpunan B={1, 2, 3} maka n(a)=1 dan n(b)=3 Jika himpunan A={a, b, c} dan himpunan B={1} maka n(a)=3 dan n(b)=1 Jika himpunan A={a, b} dan himpunan B={1, 2} maka n(a)=2 dan n(b)=2 Dengan mengamati contoh-contoh di atas, untuk menentukan banyaknya pemetaan yang mungkin dari himpunan A ke himpunan B atau sebaliknya, dapat dilihat pada tabel berikut. Banyaknya Anggota Himpunan A Tabel 2.3 Banyaknya Pemetaan yang Mungkin Himpunan B Banyaknya Pemetaan yang Mungkin dari A ke B Banyaknya Pemetaan yang Mungkin dari B ke A 1 1 1 = 1 1 1 = 1 1 1 2 2 = 2 1 1 = 1 2 2 1 1 = 1 2 2 = 2 1 1 3 3 = 3 1 1 = 1 3 3 1 1 = 1 3 3 = 3 1 2 2 4 = 2 2 4 = 2 2 2 3 9 = 3 2 8 = 2 3 Jika banyaknya anggota himpunan A adalah a dan banyaknya anggota himpunan B adalah b maka Banyaknya pemetaan yang mungkin dari A ke B = b a, Banyaknya pemetaan yang mungkin dari B ke A = a b.

150 D. Model Pembelajaran: Model pembelajaran kooperatif Group Investigation E. Metode Pembelajaran 1. Diskusi kelompok 2. Tanya jawab 3. Presentasi F. Langkah - Langkah Pembelajaran: No Kegiatan Pembelajaran Alokasi waktu 1. Kegiatan awal 10 menit a. Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam b. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan model pembelajaran yang akan digunakan yaitu model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation c. Guru memberikan dorongan kepada siswa dengan menjelaskan bahwa belajar materi relasi dan fungsi akan berguna untuk seterusnya, karena dijenjang sekolah berikutnya juga akan menemukan materi fungsi kembali, serta dalam kehidupan sehari-hari siswa dapat menjumpai masalah yang berhubungan dengan relasi dan fungsi d. Guru menyampaikan apersepsi yang berhubungan dengan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi 2. Kegiatan Inti 60 menit Eksplorasi a. Guru menyampaikan bahwa topik yang akan dipelajari adalah relasi dan fungsi b. Guru membagi siswa ke dalam 6 kelompok secara heterogen c. Guru mengarahkan siswa bahwa 3 kelompok pertama

151 mengerjakan LKS 1, sedangkan 3 kelompok selanjutnya mengerjakan LKS 2 Elaborasi d. Guru membagi lembar kegiatan siswa e. Guru mengarahkan siswa untuk mengumpulkan informasi untuk menyelesaikan masalah di LKS f. Siswa berdiskusi bersama anggota kelompoknya untuk menyelesaikan masalah yang terdapat dalam LKS g. Guru mengarahkan kelompok untuk memilih wakil-wakil kelompok untuk presentasi h. Setelah selesai berdiskusi, guru mengarahkan perwakilan dari kelompok LKS 1 dan LKS 2 untuk mempresentasikan hasil diskusi i. Masing-masing kelompok yang tidak presentasi memperhatikan dan memberikan tanggapan kepada kelompok presentasi Konfirmasi j. Guru membahas hasil diskusi bersama siswa dan memberikan klarifikasi jawaban yang benar. k. Guru memberi evaluasi berupa soal latihan yang dikerjakan secara individu dan dikumpulkan. 3 Kegiatan Akhir (10 menit) 10 menit a. Guru memberikan penghargaan pada kelompok terbaik b. Guru membimbing siswa untuk merangkum dan membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari c. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya d. Guru menutup pelajaran dengan berdoa dan mengucap salam.

152 G. Sumber Belajar : Buku Paket Matematika Kelas VIII H. Penilaian : a. Teknik penilaian : Kelompok dan Individu b. Bentuk Penilaian : LKS dan Uraian c. Soal / instrument : Terlampir I. Instrument penilaian Indikator Menghitung nilai fungsi Teknik Tes tertulis Penilaian Bentuk Instrumen Soal Uraian Jika diketahui suatu himpunan A = (1, 2, 3) dan B = ( p, q, r, s). Banyaknya pemetaan dari himpunan A ke himpunan B adalah 64. Apakah banyaknya pemetaan dari himpunan B ke himpunan A sama dengan himpunan A ke himpunan B? jelaskan! Menghitung nilai fungsi Tes tertulis Uraian Diketahui suatu himpunan: A = {(ani,putih), (budi,merah), (salma,biru), (andi,kuning)} B = {(angga,sepakbola), (dani, basket), (ria,voli)} C = {(irma,4), (anggi,4), (inu,3)} Menentukan bentuk fungsi jika nilainya diketahui Tes tertulis Uraian Sajikan himpunan di atas ke dalam diagram panah! Mana dari himpunan A, B dan C yang merupakan korespondensi satu-satu? Jelaskan alasannya! Suatu fungsi didefinisikan f ( x) ax b. Jika diketahui f (2) = 1 dan f (3) = 5. Tentukan bentuk fungsi f! Menghitung nilai Tes Uraian Diketahui anggota himpunan A

153 fungsi tertulis adalah n(a) = 2, dan anggota himpunan B = n(b) = 4. Tuliskan banyaknya pemetaan yang mungkin dari A ke B dan dari B ke A! Mengetahui, Mrebet, 2015 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran EKO SUPRIYANTO, S.Pd. SITI NURLAELI,S.Pd NIP 19670926199403 1 007 NIP 19760912200501 2 006

154

155

156 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) siklus I (Pertemuan 2) Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ semester Alokasi Waktu Standar Kompetensi : SMP Negeri 3 Mrebet : Matematika : VIII A/ Ganjil : 2 x 40 menit : ALJABAR 1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis lurus Kompetensi Dasar : 1.3 Memahami relasi dan fungsi 1.4 Menentukan nilai fungsi Indikator : Menjelaskan dengan kata-kata dan menyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi Menyatakan suatu fungsi dengan notasi dan menghitung nilai fungsi A. Tujuan Pembelajaran: 1. Siswa dapat menjelaskan/menyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan fungsi 2. Siswa dapat menentukan domain, kodomain dan range 3. Siswa dapat menyatakan suatu fungsi dengan notasi dan menghitung nilai fungsi B. Karakter siswa yang diharapkan 1. Disiplin 2. Rasa hormat dan perhatian 3. Tekun 4. Tanggung jawab

157 C. Materi pembelajaran 1. Definisi Fungsi Fungsi dari himpunan A ke himpunan B adalah relasi khusus yang menghubungkan setiap anggota himpunan A ke tepat satu anggota himpunan B. Contoh fungsi: Contoh bukan fungsi: 2. Notasi Pemetaan Pemetaan atau fungsi dari himpunan A ke himpunan B biasanya ditulis dengan huruf kecil, misalnya f: A B artinya f memetakan dari himpunan A ke B. Jika x anggota A (domain) dan y anggota B (kodomain), f memetakan x ke y dinotasikan dengan f: x y, dibaca f memetakan x ke y atau x dipetakan ke y oleh f. Dengan demikian, pada pemetaan f: x y yang memetakan setiap x y dengan tepat satu y B dapat ditulis dengan f: x f(x). Dalam hal ini, y = f(x) disebut bayangan (peta) x oleh f. Contoh: Diketahui suatu pemetaan f: x x 2, dengan daerah asal fungsi {x 1 x < 6, x A}. Tentukan daerah hasil fungsi tersebut! Jawab: Daerah asal fungsi {x 1 x < 6, x A} = {1, 2, 3, 4, 5}. f: x x 2 biasa ditulis dengan f (x) = x 2 sehingga diperoleh f (1) = 1 2 = 1 f (2) = 2 2 = 4 f (3) = 3 2 = 9 f (4) = 4 2 = 16 f (5) = 5 2 = 25 Jadi, daerah hasil fungsi adalah {1, 4, 9, 16, 25}. D. Model Pembelajaran: Model pembelajaran kooperatif Group Investigation

158 E. Metode Pembelajaran 1. Diskusi kelompok 2. Tanya jawab 3. Presentasi F. Langkah - Langkah Pembelajaran: No Kegiatan Pembelajaran Alokasi waktu 1. Kegiatan awal 10 menit a. Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam b. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan model pembelajaran yang akan digunakan yaitu model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation c. Guru memberikan dorongan kepada siswa dengan menjelaskan bahwa belajar materi relasi dan fungsi akan berguna untuk seterusnya, karena dijenjang sekolah berikutnya juga akan menemukan materi fungsi kembali, serta dalam kehidupan sehari-hari siswa dapat menjumpai masalah yang berhubungan dengan relasi dan fungsi d. Guru menyampaikan apersepsi yang berhubungan dengan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi 2. Kegiatan Inti 60 menit Eksplorasi a. Guru menyampaikan bahwa topik yang akan dipelajari adalah relasi dan fungsi b. Guru membagi siswa ke dalam 6 kelompok secara heterogen c. Guru mengarahkan siswa bahwa 3 kelompok pertama mengerjakan LKS 1, sedangkan 3 kelompok selanjutnya

159 mengerjakan LKS 2 Elaborasi d. Guru membagi lembar kegiatan siswa e. Guru mengarahkan siswa untuk mengumpulkan informasi untuk menyelesaikan masalah di LKS f. Siswa berdiskusi bersama anggota kelompoknya untuk menyelesaikan masalah yang terdapat dalam LKS g. Guru mengarahkan kelompok untuk memilih wakil-wakil kelompok untuk presentasi h. Setelah selesai berdiskusi, guru mengarahkan perwakilan dari kelompok LKS 1 dan LKS 2 untuk mempresentasikan hasil diskusi i. Masing-masing kelompok yang tidak presentasi memperhatikan dan memberikan tanggapan kepada kelompok presentasi Konfirmasi j. Guru membahas hasil diskusi bersama siswa dan memberikan klarifikasi jawaban yang benar. k. Guru memberi evaluasi berupa soal latihan yang dikerjakan secara individu dan dikumpulkan. 3 Kegiatan Akhir (10 menit) 10 menit a. Guru memberikan penghargaan pada kelompok terbaik b. Guru membimbing siswa untuk merangkum dan membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari c. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya d. Guru menutup pelajaran dengan berdoa dan mengucap salam.

160 G. Sumber Belajar : Buku Paket Matematika Kelas VIII H. Penilaian : d. Teknik penilaian : kelompok dan Individu e. Bentuk Penilaian : LKS dan Uraian f. Soal / instrument : Terlampir I. Instrument penilaian Indikator Menyatakan suatu fungsi dengan notasi Teknik Tes tertulis Bentuk Instrumen Uraian Penilaian Soal Jika diketahui suatu fungsi f : x x, maka f (1) < f (2). Bagaimana jika f : x 1 x, apakah f (1) > f (2) atau f (1) < f (2)? Jelaskan! Menjelaskan dengan kata-kata dan menyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi Menyatakan suatu fungsi dengan notasi Tes tertulis Tes tertulis Uraian Uraian Diketahui suatu himpunan: A = {(1,1), (2,3), (3,5), (4,7), (5,8)} B = {(1,6), (1,7), (2,8), (3,9), (4,10)} C = {(2,5), (3,6), (4,7)} Sajikan himpunan di atas ke dalam diagram panah! Mana dari himpunan A, B dan C yang merupakan fungsi? Jelaskan alasannya! Suatu fungsi didefinisikan sebagai berikut, f ( x) ax b Jika diketahui f (2) = 1 f (3) = 5 Menentukan nilai fungsi Tes tertulis Tentukanlah nilai a dan b! Uraian Diketahui suatu pemetaan f : x x 2, dengan daerah asal fungsi x 1 x 6, x A. Tentukan daerah hasil fungsi tersebut!

161 Mrebet, 2015 Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran EKO SUPRIYANTO, S.Pd. SITI NURLAELI,S.Pd NIP 19670926199403 1 007 NIP 19760912200501 2 006

162

163

164

165

166

167

168

169

170

171

172

173

174

175

176

177

178

179

180

181

182

183

184

185

186

187

188 Kisi-Kisi Tes Kemampuan Penalaran Siklus 2 Kompetensi Dasar Menentukan nilai fungsi Indikator Pencapaian Kompetensi c. Menghitung nilai fungsi d. Menjelaskan dengan kata-kata yang berkaitan dengan relasi dan fungsi d. Menyatakan suatu fungsi dengan notasi e. Menyatakan suatu fungsi dengan notasi f. Menjelaskan dengan kata-kata yang berkaitan dengan relasi dan fungsi Menyatakan suatu fungsi dengan notasi Menghitung nilai fungsi Indikator Soal c. Siswa dapat menduga banyaknya pemetaan d. Siswa dapat memberikan alasan tentang banyaknya pemetaan d. Siswa dapat menyajikan himpunan pasangan berurutan ke dalam diagram panah e. Siswa dapat menentukan korespondensi satu-satu dari himpunan pasangan berurutan f. Siswa dapat memberikan alasan tentang korespondensi satu-satu Siswa dapat menyatakan bentuk fungsi jika nilai fungsi diketahui Siswa dapat menentukan menentukan banyaknya pemetaan yang mungkin dari himpunan A ke B dan sebaliknya Nomor Aspek Penalaran Soal 1 C. Mengajukan dugaan E. Memberikan alasan dari beberapa solusi 2 D. Menentukan pola F. Memeriksa kesahihan suatu argumen E. Memberikan alasan dari beberapa solusi 3 B. Menentukan pola C. Manipulasi matematika F. Menarik kesimpulan, atau membuat generalisasi 4 C. Manipulasi matematika F. Menarik kesimpulan, atau membuat generalisasi Bentuk Soal Uraian Uraian Uraian Uraian

189 Tes Kemampuan Penalaran Siklus 2 1. Jika diketahui suatu himpunan A = (1, 2, 3) dan B = ( p, q, r, s). Banyaknya pemetaan dari himpunan A ke himpunan B adalah 64. Apakah banyaknya pemetaan dari himpunan B ke himpunan A sama dengan himpunan A ke himpunan B? jelaskan! 2. Diketahui suatu himpunan: A = {(ani,putih), (budi,merah), (salma,biru), (andi,kuning)} B = {(angga,sepakbola), (dani, basket), (ria,voli)} C = {(irma,4), (anggi,4), (inu,3)} Sajikan himpunan di atas ke dalam diagram panah! Mana dari himpunan A, B dan C yang merupakan korespondensi satu-satu? Jelaskan alasannya! 3. Suatu fungsi didefinisikan f ( x) ax b. Jika diketahui f (2) = 1 dan f (3) = 5. Tentukan bentuk fungsi f! 4. Diketahui anggota himpunan A adalah n(a) = 2, dan anggota himpunan B = n(b) = 4. Tuliskan banyaknya pemetaan yang mungkin dari A ke B dan dari B ke A!

190 KUNCI TES KEMAMPUAN PENALARAN SIKLUS 2 No Alternative Jawaban Aspek Kemampuan Penalaran 1 Diketahui: A = (1, 2, 3) B = ( p, q, r, s) Banyaknya pemetaan dari himpunan A ke himpunan B adalah 64 Ditanya: Apakah banyaknya pemetaan dari himpunan B ke himpunan A sama dengan himpunan A ke himpunan B? jelaskan! Jawab: Banyak pemetaan yang mungkin dari himpunan B ke himpunan A tidak sama dengan himpunan A ke B karena banyaknya anggota himpunan A tidak sama dengan banyaknya anggota himpunan B 2 Diketahui: A = {(ani,putih), (budi,merah), (salma,biru), (andi,kuning)} B = {(angga,sepakbola), (dani, basket), (ria,voli)} C = {(irma,4), (anggi,4), (inu,3)} Ditanya: Sajikan himpunan di atas ke dalam diagram panah! Mana dari himpunan A, B dan C yang merupakan korespondensi satu-satu? Jelaskan alasannya! Jawab: Diagram panah: Himpunan A A. Kemampuan mengajukan dugaan D. Kemampuan memberikan alasan dari beberapa solusi ani budi salma andi putih merah biru kuning B. Kemampuan menentukan pola

191 No Alternative Jawaban Aspek Kemampuan Penalaran Himpunan B angga dani ria sepakbola basket voli Himpunan C irma anggi inu 4 3 Dari himpunan A, B, dan C yang merupakan korespondensi satu-satu adalah A dan B Alasannya karena banyaknya anggota domain dan kodomain pada himpunan A dan B adalah sama. E. Kemampuan memeriksa kesahihan suatu argumen D. Kemampuan memberikan alasan dari beberapa solusi 3 Diketahui: f ( x) ax b Jika f (2) = 8 f (4) = 10 Ditanya: Tentukan bentuk fungsi f! Jawab: f (2) = 8 maka 2a + b = 8 (*) f (4) = 10 maka 4a + b = 10 (**) eliminasi b untuk memperoleh nilai a B. Kemampuan menentukan pola

192 No Alternative Jawaban Aspek Kemampuan Penalaran 2a b 8 C. Kemampuan manipulasi 4a b 10 matematika 2 a = 2 Maka a = 1 Untuk a = 1 pada (*) diperoleh 2a b 8 2(1) b 8 2 b 8 b 2 + 8 b 6 Jadi, bentuk fungsi f = x + 6 4 Diketahui: n(a) = 2 n(b) = 4 Ditanya: Tuliskan banyaknya pemetaan yang mungkin dari A ke B dan dari B ke A! Jawab: Banyak pemetaan dari A ke B : b a 2 4 16 D. Kemampuan menarik kesimpulan, atau melakukan generalisasi C. Kemampuan manipulasi matematika Banyak pemetaan dari B ke A : a b 4 2 32 Jadi, banyaknya pemetaan yang mungkin dari A ke B adalah 16 dan dari B ke A adalah 32 F. Kemampuan menarik kesimpulan, atau melakukan generalisasi

193 Rubrik Penilaian Kemampuan Penalaran Siklus 2 Soal Aspek/Indikator Nomor Kompetensi 1 Kemampuan mengajukan dugaan Kemampuan memeberikan alasan dari beberapa solusi 2 Kemampuan menentukan pola Kemampuan memeriksa kesahihan suatu argumen Kemampuan memeberikan alasan dari beberapa solusi Skor 4 3 2 1 0 Siswa dapat mengajukan Siswa kurang tepat dalam Siswa mengajukan dugaan dugaan sebagian mengajukan dugaan tentang permasalahan yang informasi tentang tentang permasalahan berhubungan dengan permasalahan yang yang berhubungan pemetaan atau fungsi tetapi berhubungan dengan dengan pemetaan atau tidak jelas, tidak tepat, dan pemetaan atau fungsi fungsi tidak lengkap Siswa dapat mengajukan dugaan tentang permasalahan yang berhubungan dengan pemetaan atau fungsi Siswa dapat memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa dapat menentukan pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memeriksa kesahihan suatu argumen tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa dapat memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa dapat memberikan sebagian alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa dapat menentukan sebagian pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memeriksa sebagian kesahihan suatu argumen tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa dapat memberikan sebagian alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan fungsi Siswa kurang tepat dalam memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa kurang tepat dalam menentukan pola untuk mencari nilai a dan b Siswa kurang tepat dalam memeriksa kesahihan suatu argumen tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa kurang tepat dalam memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa menentukan pola tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa memeriksa kesahihan suatu argumen tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa tidak dapat mengajukan dugaan dan tidak menuliskan jawaban sama sekali Siswa tidak dapat memberikan alasan dan tidak menuliskan jawaban sama sekali Siswa tidak dapat menentukan pola dan tidak menuliskan jawaban Siswa tidak dapat memeriksa kesahihan suatu argumen dan tidak menuliskan jawaban sama sekali Siswa tidak dapat memberikan alasan dan tidak menuliskan jawaban sama sekali

194 3 Kemampuan menentukan pola Kemampuan manipulasi matematika Kemampuan menarik kesimpulan, atau membuat generalisasi 4 Kemampuan manipulasi matematika Kemampuan menarik kesimpulan, atau membuat generalisasi Siswa dapat menentukan pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memanipulasi pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat menarik kesimpulan untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memanipulasi pola untuk mencari daerah hasil fungsi Siswa dapat menarik kesimpulan untuk mencari daerah hasil fungsi Siswa dapat menentukan sebagian pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memanipulasi sebagian pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat menarik sebagian kesimpulan untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memanipulasi sebagian pola untuk mencari daerah hasil fungsi Siswa dapat menarik sebagian kesimpulan untuk mencari daerah hasil fungsi Siswa kurang tepat dalam menentukan pola untuk mencari nilai a dan b Siswa kurang tepat dalam memanipulasi pola untuk mencari nilai a dan b Siswa kurang tepat dalam menarik kesimpulan untuk mencari nilai a dan b Siswa kurang tepat dalam memanipulasi pola untuk mencari daerah hasil fungsi Siswa kurang tepat dalam menarik kesimpulan untuk mencari daerah hasil fungsi Siswa menentukan pola tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa memanipulasi pola tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa menarik kesimpulan tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa memanipulasi pola tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa menarik kesimpulan tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa tidak dapat menentukan pola dan tidak menuliskan jawaban Siswa tidak dapat memanipulasi pola dan tidak menuliskan jawaban Siswa tidak dapat menarik kesimpulan dan tidak menuliskan jawaban Siswa tidak dapat memanipulasi pola dan tidak menuliskan jawaban Siswa tidak dapat menarik kesimpulan dan tidak menuliskan jawaban

195

196

197 LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN SISWA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION KELAS VIII A SMP NEGERI 3 MREBET KABUPATEN PURBALINGGA SIKLUS PERTEMUAN Sub pokok bahasan : Jumlah siswa : Observer : No. Indikator Ya Tidak 1 Berdoa dan menjawab salam 2 Memperhatikan penjelasan guru 3 Mempelajari dan mengamati topik yang akan dipelajari 4 Siswa membentuk 6 kelompok secara heterogen 5 Siswa memilih materi dengan 3 kelompok pertama mengerjakan LKS 1, sedangkan 3 kelompok selanjutnya mengerjakan LKS 2 6 Siswa mengumpulkan informasi untuk menyelesaikan masalah di LKS 7 Siswa berdiskusi bersama anggota kelompoknya untuk menyelesaikan masalah yang terdapat dalam LKS 8 Mempersiapkan hasil diskusi dan menentukan siapa yang akan mempresentasikan hasil diskusi 9 Perwakilan dari kelompok LKS 1 dan LKS 2 mempresentasikan hasil diskusi 10 Memperhatikan dan memberikan tanggapan kepada kelompok presentasi 11 Mecatat dan menyimpulkan materi yang telah dipelajari 12 Memperhatikan guru memberikan penghargaan 13 Menjawab salam Mrebet, Observer

198

199

200 LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN GURU PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION KELAS VIII A SMP NEGERI 3 MREBET KABUPATEN PURBALINGGA SIKLUS PERTEMUAN Sub pokok bahasan : Jumlah siswa : Observer : No. Indikator Ya Tidak 1 Guru membuka pelajaran 2 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai 3 Guru menjelaskan prosedur atau langkahlangkah pembelajaran yang akan digunakan 4 Guru memberikan motivasi 5 Guru memberikan apersepsi 6 Guru membagi siswa ke dalam 6 kelompok secara heterogen 7 Guru mengarahkan siswa bahwa 3 kelompok pertama mengerjakan LKS 1, sedangkan 3 kelompok selanjutnya mengerjakan LKS 2 8 Guru mengarahkan siswa mengumpulkan informasi untuk menyelesaikan masalah di LKS 9 Guru mengarahkan siswa berdiskusi bersama anggota kelompoknya untuk menyelesaikan masalah yang terdapat dalam LKS 10 Guru mengarahkan kelompok untuk memilih wakil-wakil kelompok untuk presentasi 11 Guru mengarahkan perwakilan dari kelompok LKS 1 dan LKS 2 untuk mempresentasikan hasil diskusi 12 Guru mengarahkan kelompok yang tidak presentasi memperhatikan dan memberikan tanggapan kepada kelompok presentasi

201 13 Guru membahas hasil diskusi bersama siswa dan memberikan klarifikasi jawaban yang benar. 14 Guru memberikan penghargaan pada kelompok terbaik 15 Guru membimbing siswa untuk merangkum dan membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari 16 Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya 17 Guru menutup pelajaran dengan berdoa dan mengucap salam Mrebet, Observer

LAMPIRAN 5 DATA OBSERVASI PEMBELAJARAN DAN CATATAN LAPANGAN

jjjj 202

203

204

205

206

207

208

209

210

211

212

213

214

215

216

217

218

219

220

221

222

223

224

225

226

227

228

229

230

231

232

233

LAMPIRAN 6 HASIL PEKERJAAN SISWA

bb 234

235

236

237

238

239

240

241

242

243

244

245

246

247

248

249

250

251

252

253

254

255

256

257

258

259

260

261

262

263

264

265

266

LAMPIRAN 7 ANALISIS HASIL PENELITIAN

gg 267

268

269

270

271

272

273

274

275

276

LAMPIRAN 8 FOTO PENELITIAN

277 Guru menentukan pembagian kelompok Guru membagikan LKS pada setiap kelompok

278 Siswa berdiskusi mengerjakan LKS Guru memberikan arahan untuk setiap siswa aktif dalam kelompok

LAMPIRAN 9 ARSIP SURAT

kk 279

280

281

282

283

284

285

286

LAMPIRAN 10 KARTU BIMBINGAN

aa 287