Manajemen Studio Desain

dokumen-dokumen yang mirip
Manajemen Studio Desain

BAB I PENDAHULUAN. mengalami pertumbuhan yang signifikan, sumber:

DAFTAR ISI ABSTRAK ABSTRACT KATA PENGANTAR DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL

BAB I PENDAHULUAN. bidang,baik jumlah maupun waktunya. Bidang usaha yang dapat digeluti

BAB II METODOLOGI. 2. Manfaat Perancangan

BAB I PENDAHULUAN. perkembangan informasi dan hiburan yang terlengkap, tercepat, dan terakurat. alternatif untuk mendapatkan hiburan dan informasi.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

1. Creative Manager 2. Marketing 3. Photographer & Videographer 4. Graphic Design 5. Video Editor

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN

cenderung terbuka dan menganut proses pembelajaran. Analisis lingkungan eksternal bisnis dari sebuah perusahaan sangat bagus

Manajemen Studio Desain

BAB III ANALISIS SISTEM

LAMPIRAN. Hasil wawancara dengan Ibu Meilani Susanto selaku pimpinan harian CV.Angsoka.

BAB V ANALISA SWOT, PEMASARAN, DAN LINGKUNGAN BISNIS

Rencana Pengembangan Strategi Perusahaan Untuk Meningkatkan Kualitas Perusahaan

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I LATAR BELAKANG

BAB 1 PENDAHULUAN. tidak kalah dengan negara lain. Didukung oleh letak wilayah yang strategis,

BAB I PENDAHULUAN. mengharuskan sebuah bengkel untuk mampu mengatur strategi sehingga bengkel

PROPOSAL PRAKARYA DAN KEWIRAUSAAN PRODUK KERAJINAN BAHAN KERAS AESTHETIC FLOWER VASE

BAB II KERANGKA TEORI. dunia bisnis. Tujaun tersebut hanya dapat dicapai memalui usaha mempertahankan dan

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

BAB III METODOLOGI PERANCANGAN. ada dan mempelajari serta menganalisis permasalahan yang ada PT. Suara Mitra

Kata Kunci : Analisis SWOT

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia, Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Sastra Inggris,

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

KEWIRAUSAHAAN MERANCANG STRATEGI PEMASARAN. Melisa Arisanty. S.I.Kom, M.Si. Modul ke: Fakultas FASILKOM PSIKOLOGI

: Budi Utami, SE., MM

Pengertian Analisis SWOT Dan Manfaatnya

BAB III METODE PENELITIAN

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA PROPOSAL USAHA ROTI GORENG BIDANG KEGIATAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA KEWIRAUSAHAAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Setelah melakukan analisis lingkungan eksternal, internal, analisis posisi

ANALISIS. Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro

BAB III IDENTIFIKASI DATA

BAB IX RANCANGAN PROGRAM PENGUATAN KARANG TARUNA MELALUI PROGRAM KUBE/ UEP DALAM UPAYA MEMBERDAYAKAN GENERASI MUDA

Mata Kuliah : Ilmu Budaya Dasar Dosen : Muhammad Burhan Amin

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BISNIS PLAN GOGETUX WEB DESIGN. TUGAS TECHNOPRENEUR Dosen : Prof. Dr. M. Suyanto.

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Muhammadiyah Ponorogo adalah salah satu Universitas di

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB III METODOLOGI DAN PERANCANGAN KARYA. Untuk merancang corporate identity klien perusahaan FruityLOGIC Surabaya

BAB II ANALISIS MASALAH

STRATEGI BAURAN PEMASARAN (4P) TERHADAP TANDAN BUAH SEGAR (TBS) KELAPA SAWIT PADA PT. MARIHAT TAMBUSAI

BAB II LANDASAN TEORI

VI. PERANCANGAN PROGRAM

LAMPIRAN-LAMPIRAN. Wawancara terhadap owner Sate Tomang: Bapak Adrio Wirjadi. Bagaimana restoran ini berdiri? restoran ini dinamakan Sate Tomang.

IV. METODE PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. (1993:10), penelitian deskriptif terbatas pada usaha mengungkapkan suatu

BAB V SIMPULAN DAN SARAN. beberapa temuan untuk dijadikan kesimpulan. Kesimpulan berdasrkan pada hasil

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut Purnomo dan Zulkieflimansyah (2000 : 8), istilah strategi berasal dari bahasa Yunani

BAB IV ANALISIS DATA. A. Analisis SWOT terhadap pelayanan pasien rawat jalan di RSUD Kota

BAB I PENDAHULUAN. merupakan Ibu kota negara Republik Indonesia. Jakarta sering disebut sebagai kota

BAB IV MANASIK HAJI ANAK-ANAK USIA DINI DI KB-TK UMMUL QURO GUNUNGPATI SEMARANG

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB I PENDAHULUAN. pembelian dan mengkonsumsi. Untuk memenuhi ketiga aktivitas tersebut, terjangkau terutama bagi masyarakat berpenghasilan sedang.

BAB II LANDASAN TEORI

BAB III PERANCANGAN BUKU POP UP KESENIAN TARI ULA ULA LEMBING KABUPATEN ACEH TAMIANG

BAB I PENDAHULUAN I.1. LATAR BELAKANG MASALAH

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN. 4.1 Kesimpulan yang diperoleh dari Kerja Praktek. Kerja praktek adalah sebuah program yang mempersiapkan setiap mahasiswa

BAGIAN II GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENDIDIKAN, DAN PELATIHAN KURIKULUM SMK EDISI 2004 PROGRAM KEAHLIAN: SENI MUSIK NON KLASIK (DRUM)

BAB I PENDAHULUAN. negara dan telah terbukti terutama di saat resesi ekonomi pada tahun 1985 dan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS DATA

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Setia Wardani 1), Ratna Purnama Sari 2), Wibawa 3) 1), 2), 3)

PERANCANGAN STRATEGI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL SEBAGAI BRAND DEVELOPMENT UNTUK TOPER GRAPHIC STUDIO

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN

KURIKULUM SMK EDISI 2004 BAGIAN II GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENDIDIKAN, DAN PELATIHAN

BAB III METODE KAJIAN

BAB I PENDAHULUAN. rambut dan tata rias wajah yang mengusung gaya ketimuran khususnya tren

RUMAH MAKAN SPESIAL SAMBAL DI SEKITAR KAMPUS MAGELANG DENGAN HOTSPOT AREA

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. atas kesimpulan atas permasalahan yang terjadi pada PT. AXIS Telekom 5.1 KESIMPULAN LATAR BELAKANG PERMASALAH PERUSAHAAN

BAB I PENDAHULUAN. dengan tingkat keberadaan perusahaan tersebut di tengah-tengah masyarakat.

BAB 1 PENDAHULUAN. dan rehabilitasi dengan mendekatkan pelayanan pada masyarakat. Rumah sakit

Kedua lingkungan dituntut untuk seimbang (balance) agar proses kinerja dan pengelolaan berjalan semaksimal mungkin.

ANALISIS STRATEGI PEMASARAN CAFÉ LAMPIRI DALAM MEMASUKI PASAR PERSAINGAN

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

BAB II KAJIAN TEORI. bagi suatu perusahaan untuk tetap survive di dalam pasar persaingan untuk jangka panjang. Daya

STRATEGI BISNIS USAHA BATIK MADURA (Studi Kasus pada Galeri TRESNA art di Bangkalan Madura) SKRIPSI

BAB. III METODE PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. bidang usaha yang mayoritas merupakan usaha kecil. Saat ini masih banyak UKM

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB V PENUTUP. kekuatan dan kelemahan Javapuccino cafe sebagai berikut : a. Lokasi yang letaknya cukup strategis. Jauh dari kebisingan.

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Persaingan di dunia bisnis otomotif saat ini sangatlah ketat karena

BAB V ANALISA 5.1 Tahap Analisa 5.2 Analisa Jawaban Kuesioner Dari Hasil Penolahan Data Variabel Produk Variabel Harga

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan dunia bisnis di Medan semakin marak terjadi. Salah satu

SATUAN POLISI PAMONG PRAJA Jalan Pahlawan No. 01, Telp. (0362) Singaraja Web Site :

2) Segmentasi Demografi Segmentasi ini memberikan gambaran bagi pemasar kepada siapa produk ini harus ditawarkan. Jawaban atas pertanyaan kepada siapa

STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

ANALISIS STATEGIS SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI DENGAN PENDEKATAN ANALISIS SWOT (Studi Kasus: Divisi IT Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung)

1.4 Metodologi Penelitian

BAB IV ANALISIS SWOT PADA STRATEGI PEMASARAN SIMPANAN QURBAN DI BMT HARAPAN UMAT PATI CABANG PURI KABUPATEN PATI

BAB IV ANALISIS TERHADAP MANAJEMEN PERENCANAAN PONDOK PESANTREN NURUL HUDA KAJEN MARGOYOSO PATI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS DAN KUANTITAS SANTRI

BAB V PEMBAHASAN. BMT Berkah dan mampu bersaing dalam dunia bisnis. ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (growth oriented

Transkripsi:

Modul ke: Manajemen Studio Desain Analisis SWOT dan USP Imam Firmansyah S.Sn, M.Sn Fakultas Desain dan Seni Kreatif Program Studi Desain Produk www.mercubuana.ac.id

Analisis SWOT Instruksional Umum Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan analisis SWOT baik sebagai desainer maupun sebagai pengelola sebuah Studio Desain

Definisi SWOT = Strength (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunity (peluang), dan Threat (ancaman). SWOT merupakan sebuah metode atau pendekatan dimana sebuah perusahaan harus memikirkan tentang kekuatan apa saja yang dimiliki, kelemahan apa saja yang melekat pada diri atau perusahaan, melihat kesempatan yang terbuka, dan mampu untuk mengetahui ancaman, gangguan, hambatan serta tantangan yang menghadang (Gitosudarmo, 2001). Identifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan. Analisa ini didasarkan pada hubungan atau interaksi antara unsur-unsur internal, yaitu kekuatan dan kelemahan, terhadap unsur-unsur eksternal yaitu peluang dan ancaman (Rangkuti, 2009).

Pemetaan SWOT

SWOT dalam Desain Strength adalah kekuatan, keunggulan lain berkaitan dengan sumber daya. Misalnya jujur, disiplin, senang membantu orang lain, rendah hati, percaya diri, pergaulan luas, aktif berorganisasi, menguasai teknologi, menguasai tipografi, portofolio yang baik, banyak pengalaman kerja, punya peralatan kerja, dan lain sebagainya. Weakness merupakan keterbatasan atau kekurangan berkaitan dengan sumber daya, keterampilan, dan kemauan yang kesemuanya dapat menjadi kendala yang serius untuk kemajuan suatu perusahaan atau organisasi. Misalnya malu bertanya, tidak jujur, sombong, pemalas, tidak disiplin, tidak fasih berbahasa Inggris, mudah menyerah, tidak suka matematika, tidak meng-update teknologi, pengalaman masih sedikit, dan lain sebagainya.

Opportunity merupakan gambaran peluang yang ada dari sisi luar. Yang dapat memberikan peluang berkembangnya suat organisasi atau perusahaan di masa depan. Misalnya dukungan dari keluarga, harga peralatan desain yang mudah dan terjangkau, teknologi informasi yang berkembang dengan pesat, dan lain sebagainya. Threats merupakan gambaran ancaman dari luar suatu perusahaan atau organisasi yang dapat menyebabkan kemunduran suatu perusahaan atau bahkan kehancuran. Aancaman tersebut harus diantisipasi. Misalnya harga kebutuhan hidup yang terus naik, desainer atau perusahaan desain lain memberikan penawaran diskon, situasi politik atau ekonomi yang tidak kondusif, semakin banyaknya pesaing dalam dunia desain.

USP (Unique Selling Proposition) USP/unique selling proposition/ unique selling point merupakan keunikan yang terdapat dalam sebuah perusahaan atau organisasi dan menjadi ciri khas perusahaan tersebut.

Keunikan saja tidak cukup, ia harus mempunyai keunggulannya dibandingkan dengan perusahaan atau organisasi lain.

Bentuk USP

Contoh Domino Pizza mengutamakan penjualan pada delivery, kurang dari 30 menit pesanan akan tiba. Mengambil celah yang berbeda dengan pesaingnya Pizza HUT yang mengutamakan pelayanan istimewa dengan makan di restorannya.

Contoh 7 Eleven sebagai minimarket pendatang baru menawarkan konsep kenyamanan dan tempat nongkrong tanpa batas waktu, membidik pasar anak-anak muda, meskipun harga yang ditawarkan relatif lebih mahal dari pesaingnya, Alfamart dan Indomaret

Menemukan USP USP dapat dirumuskan melalui SWOT dan Celah Prestasi. Penjabaran dari analisis SWOT kemudian dirumuskan menjadi USP. Celah Prestasi adalah celah yang bisa kita masuki dengan USP dengan menganalisa masalah dalam bidang usaha.

USP dan Celah Prestasi Masalah: semua orang takut ke dokter gigi, menakutkan, menyakitkan. Solusi (USP): membuat klinik gigi dengan brand yang nyaman, menyenangkan, tidak menyakitkan. Masalah: Kebanyakan musisi tradisional tidak menarik, jadul, mayoritas orang tua. Solusi (USP): membuat kelompok musik tradisional dengan kemasan yang energik, menggunakan pemain muda, stylist, berpenampilan menarik. Temukan masalahnya dan solusinya akan menjadi USP

Kuis 1 (Lisan) Sebutkan masalah dalam bidang anda, dan bagaimana USP-nya!

SWOT dan USP Analisis SWOT Bram Studio (Rustam, 2015). Strength: Tulus, empati, disiplin, percaya diri, mudah bergaul, Eksis di media sosial dan komunitas di luar desain. Mahir fotografi dan foto editing, memiliki peralatan lengkap. Bisinis webdesign, HTML, CSS. Pengalaman 2 tahun mendesain UKM dan start-up. Weakness: Tidak sabar, malas olahraga, buruk mengatur waktu. Kurang bisa bekerjasama dalam tim, lebih ingin memimpin. Kurang mahir menggambar manual, benci matematika. Belum pernah menangani klien besar.

Opportunity: Mempunyai saudara yang memiliki usaha percetakan (bisa lebih murah). Banyak teman yang bekerja sebagai programmer. Pertumbuhan perusahaan menengah dan start-up positif. Kecendrungan agensi besar yang tidak mau melayani klien dengan anggaran yang kecil. Threat: Studio berada di pinggiran kota, akses kendaraan umum masih sulit, sukar diakses oleh klien. Desainer gratis semakin marak, bisa mempengaruhi mempengaruhi mindset klien. Anggaran desain perusahaan menengah biasanya kecil Kesadaran akan HAKI masih lemah, pembajakan karya semakin marak.

Rumusan USP: Bram adalah desainer grafis, web dan fotografi yang terintegrasi melalui Networks atau jaringan yang luas, sehingga bisa melayani klien UKM dan start-up dengan lebih maksimal. Artinya: karena mudah bergaul dan mempunyai banyak teman (network yang luas), sehingga proyek dari klien apapun bisa dilayani oleh Bram Studio dengan melibatkan teman-temannya terutama mengintegrasikan desain grafis, web, dan fotografi untuk klien sasarannya, yaitu UKM dan perusahaan start-up.

Kuis 2 (Tulisan) Tuliskan analisis SWOT dari individu seorang desainer dan rumuskan USP-nya!

Terima Kasih Imam Firmansyah S.Sn., M.Sn