Proposal Bisnis untuk Investor Modul ke: 06 Widi Wahyudi,S.Kom, SE, MM. Fakultas Desain & Seni Kreatif Program Studi Desain Produk www.mercubuana.ac.id
Proposal Bisnis untuk Investor Langkah yang perlu dilakukan sebelum membuat proposal adalah harus memastikan dahulu dengan pasti seberapa besar konsumen potensial yang dapat Anda raih dengan ide bisnis yang Anda miliki. Untuk dapat memperoleh analisis pasar yang valid dan meyakinkan, Anda perlu membuat segmentasi yang jelas mengenai potensi pasar yang Anda sasar. Hal ini akan mempermudah Anda ketika menawarkan rencana bisnis ini kepada investor, karena investor akan berpikir seberapa langgeng bisnis Anda akan berjalan dilihat dari potensi konsumen yang dimiliki. Strategi segmentasi yang perlu dilakukan mempergunakan kategori segmentasi yang lebih terarah, misalkan lokasi orang menghabiskan waktu luang, jenis perilaku orang ketika waktu luang, atau dapat digunakan juga segmentasi dengan variabel waktu, seperti waktu-waktu tertentu orang biasa melihat info online, kunjungan untuk liat facebook, dll.
Dengan segmentasi itu, maka Anda dapat menginformasikan besaran konsumen dan frekuensi konsumsi dari konsumen. Data itulah yang akan jadi 50% modal Anda untuk meyakinkan investor mengenai ide bisnis Anda. Nah, kalau sudah 50%, maka 50% sisanya dari mana? Sisa 50% modal Anda adalah kekuatan ide bisnis Anda tersebut dengan nilai tambah yang Anda berikan. Seberapa besar sih ide yang Anda tawarkan dapat menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh pasar sasaran yang sudah Anda segmentasikan tadi. Semakin unik dan solutif, maka semakin yakin investor untuk menanamkan investasinya di Anda. Langkah terakhir yang perlu Anda persiapkan adalah membuat sistem pengembalian dana yang rapih kepada investor, meliputi tingkat dan jangka waktu pengembalian investasinya.
A. Cara Membuat Proposal Dalam sebuah bisnis ataupun organisasi, proses pengajuan proposal bukanlah hal yang asing. Saat dimana harus melibatkan pihak ketiga untuk bekerjasama dalam hal permodalan membutuhkan perhitungan yang teliti supaya hubungan kerjasama ke depannya dapat berjalan dengan baik dan tidak menemui hambatan yang berarti pada kedua belah pihak. Oleh karena itu, proposal merupakan media yang tepat untuk menjelaskan tentang acara atau bisnis kita kepada pihak ketiga sebagai calon pemberi dana sekaligus juga menjelaskan keuntungan yang akan di dapat oleh pihak investor maupun sponsor. Sebelum bank atau perusahaan lain ingin menanamkan modal ke usaha Anda, Anda harus terlebih dahulu merancang sebuah proposal bisnis yang baik sekaligus menarik perhatian investor untuk menanamkan modalnya
Ikuti langkah-langkah sederhana berikut ini agar bisa mengembangkan produk/jasa dengan sukses serta membuat impian Anda menjadi kenyataan : 1. Berbicaralah dengan seseorang yang telah berpengalaman dalam menyusun banyak proposal bisnis yang berhasil mendapatkan persetujuan investor. 2. Buatlah sebuah draft yang merangkum garis besar ide Anda. Bagian pertama memuat peluang bisnis dan rencana Anda untuk memanfaatkannya. Bagian kedua berisi data keuangan misalnya pengembalian pajak, neraca keuangan, dan sebuah ikhtisar rencana operasional Anda. 3. Tulislah sebuah proposal. Tentukan batasannya, misalnya hingga maksimal mencapai 10 halaman. Susunlah dengan singkat dan padat sehingga tidak membingungkan. Saat menjelaskan peluang pasar, sebutkan sumbernya. 4. Jelaskan hal apa saja yang membuat Anda dan perusahaan Anda berbeda dan unik dibandingkan pesiang yang sudah ada. Bicarakan juga mengenai prestasi yang Anda raih dalam indusri yang Anda geluti hingga sekarang.
5. Gambarkan segmen pasar yang akan Anda tekuni. Diskusikan apa saja yang akan Anda lakukan untuk mengambil bagian dalam persaingan dengan kompetitor. 6. Jelaskan pelanggan prospektif. Jelaskan mengapa Anda menyasar mereka. 7. Ringkaslah rencana pemasaran Anda. Tawarkan detil, tetapi usahakan tetap singkat dan mudah dipahami. 8. Diskusikan jika ditemui permasalahan yang berkaitan dengan regulasi yang harus dihadapi oleh perusahaan Anda. 9. Kenalilah tim manajemen. Siapa saja yang menduduki posisi teratas? Berikan sedikit deskripsi biografi mereka. 10. Gambarkan harapan Anda mengenai pendapatan dan arus kas untuk tahun pertama. Rundingkan seberapa besar dana yang harus dikeluarkan untuk memulai usaha ini, bagaimana dana itu akan digunakan, dan di mana Anda akan mendapatkannya.
Tips dalam membuat Proposal 1. Deskripsikan dengan singkat, jelas dan praktis apa manfaat usaha kita. 2. Jelaskan cara kita menyelesaikan setiap kebutuhan pasar melalui usaha ini. Hal ini dapat menjelaskan seberapa jauh kompetensi kita sebagai penyedia jasa atau produk kepada investor 3. Gambarkan kondisi pasar yang menjadi target usaha kita berikut daya beli, karakter, peta persaingan dan produk yang digemari di pasar untuk menunjukan sejauh mana pemahaman kita akan ceruk usaha kita sendiri. 4. Apabila sudah mengetahui bagaimana sifat pasar, jelaskan juga bagaimana langkah strategis yang akan diambil untuk memikat para konsumen. Buatlah langkah-langkah spesifik yang tepat dengan karakter konsumen dan pasar.
5. Diferensiasi akan menjadi hal vital saat memasuki pasar dengan persaingan tinggi. Uraikan poin yang membuat kita lebih baik dari pelaku usaha sejenis, baik dari produk, sistem atau jenis pelayanan. 6. Berikan pengetahuan kepada investor mengenai seluruh aspek sisi keuangan usaha baik struktur permodalan, alokasi dana,break even point serta bagaimana system investasi akan berjalan nantinya. 7. Resiko usaha perlu juga dipaparkan supaya proposal kita realistis. Tetapi jangan takut, apabila kita memiliki pengalaman dan pengetahuan tentang bagaimana menangani semua resiko tadi justru akan membuat calon investor semakin yakin untuk mempercayakan dananya.
Jika masih kurang jelas dan ragu untuk membuat proposal, masih ada beberapa tips cara membuat proposal supaya proposal kita diterima oleh investor atau sponsor: 1. Buat proposal yang menjual 2. Tepat sasaran 3. Buat proposal yang menarik 4. Berikan proposal pada waktu yang tepat 5. Jangan lupa follow-up
Terima Kasih Widi Wahyudi,S.Kom, SE, MM.