BAB III METODE PENELITIAN A. Jeni Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang akan dilakukan merupakan metode ekperimen dengan deain Pottet-Only Control Deign. Adapun pola deain penelitian ini ebagai berikut. 4 R : kela ekperimen R : kela kontrol X : treatment R X O R O Gambar 3. Pola Deain Penelitian O : hail pengukuran pada kela ekperimen O : hail pengukuran pada kela kontrol Pada kela ekperimen diterapkan pembelajaran fiika menggunakan metode edutaiment dengan berbantuan LKS word quere. Sedangkan kela kontrol diterapkan pembelajaran konvenional. Setelah proe belajar mengajar eleai, untuk mengetahui hail belajar peerta didik dilakukan pottet di kedua kela ampel dengan menggunakan oal evaluai yang ama yang telah diujicobakan pada kela uji coba dan telah dianalii validita, reliabilita, tingkat keukaran, dan daya pembeda oalnya. Dari hail kor pot-tet kedua kela ampel dilakukan uji normalita, uji homogenita, dan uji perbedaan rata-rata atau uji-t pihak kanan dari kor pencapaian terebut untuk mengetahui apakah perbedaan kor pencapaian pada kedua kela ampel itu ignifikan atau tidak ecara tatitik. hlm.. 4 Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, 4
B. Alur Penelitian Alur dari penelitian ini adalah ebagai berikut: Kela ekperimen Pembelajaran materi kalor dengan konep edutainment dan menggunakan LKS Word Square kela kontrol Pembelajaran materi kalor dengan menggunakan model konvenional Pemberian pot tet pada materi kalor Pemberian pot tet pada materi kalor Pengaruh pembelajaran fiika dengan konep Edutainment menggunakan LKS Word Square dengan melihat hail pot tet pada kedua kela Gambar 3. Alur Penelitian Alur penelitian di ata ecara lengkap dijelakan dalam langkahlangkah berikut:. Perlakuan yang diberikan kepada kela ekperimen: a. Melakukan pembelajaran fiika dengan konep Edutainment dan menggunakan media berupa LKS Word Square. Dimana etiap peerta didik akan diberikan LKS Word Square. 5
b. Setelah melakukan pembelajaran fiika pada akhir pertemuan diberikan pot tet materi Kalor pada kela ekperimen dan kela kontrol. c. Data hail pot tet dari kela ekperimen dan kela kontrol dianalii normalita, homogenita dan uji perbedaan rata-rata untuk mengetahui apakah ada perubahan hail belajar etelah dilakukan pembelajaran fiika berbai Edutainment dengan berbantuan media berupa LKS Word Square.. Pembelajaran fiika pada kela kontrol menggunakan metode konvenional. Untuk mengetahui hail belajar peerta didik pada kela kontrol tetap diberikan pot te materi kalor. C. Tempat dan Waktu Penelitian. Tempat Penelitian Tempat dilakanakannya penelitian ini adalah di MA Ay- Syarifah Mranggen. Adapun lokainya di Jl. Kauman Raya Brumbung Mranggen Kabupaten Demak.. Waktu Penelitian Penelitian ini dilakanakan pada emeter genap Tahun Pelajaran 0/0 yaitu pada tanggal 6 Maret 0 ampai dengan 5 April 0. D. Variabel dan Indikator Penelitian Penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu:. Variabel beba: Pembelajaran Fiika berbai Edutainment dengan berbantuan LKS Word Square. Indikator pembelajaran fiika berbai Edutainment dengan berbantuan LKS Word Square, yaitu: a. Dalam proe pembelajaran digunakan media pembelajaran berupa LKS Word Square. 6
b. Suaana pembelajaran fiika menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Variabel terikat: hail belajar peerta didik pada materi pokok Kalor. Indikator hail belajar peerta didik pada materi pokok Kalor, yaitu: a. Tercapainya tujuan pembelajaran b. Nilai peerta didik mencapai KKM E. Populai Penelitian Populai merupakan himpunan yang lengkap dari atuan-atuan atau individu-individu yang karakteritiknya ingin diketahui. 43 Populai dalam penelitian ini adalah eluruh peerta didik emeter genap kela X di MA Ayarifah Mranggen tahun pelajaran 0/0 yang terdiri dari kela yaitu kela X A yang berjumlah peerta didik dan X B yang berjumlah peerta didik ehingga totalnya menjadi 44 peerta didik. Dalam penelitian ini melibatkan kela yaitu kela ekperimen yang dikenai pembelajaran berbai edutainment dengan berbantuan LKS word quare dan kela kontrol yang menggunakan metode konvenional dalam pembelajaran. Oleh karena itu penelitian ini merupakan penelitian populai. F. Pengumpulan Data Penelitian. Metode Pengumpulan Data a. Metode Dokumentai Metode dokumentai dalam penelitian ini adalah untuk mendapatkan daftar nama peerta didik yang akan menjadi populai dan ampel penelitian. Selain itu, teknik ini juga digunakan untuk mengumpulkan data-data lain eperti data nilai emeter I kela X A dan kela X B dan jadwal mata pelajaran. 43 M. Toha Anggoro, Metode Penelitian, (Jakarta: Univerita Terbuka, 008), hlm. 4.. 7
b. Metode Te Dalam penelitian ini, te digunakan untuk mengukur hail belajar peerta didik pada materi pokok Kalor pada kela ekperimen dan kela kontrol. Te hail belajar yang digunakan adalah pot tet. Te ini diberikan etelah kela ekperimen dikenai perlakuan (treatment) yang dalam hal ini adalah pembelajaran fiika berbai Edutainment dengan menggunakan media berupa LKS Word Square dan metode pembelajaran konvenional pada kela kontrol. Te ini diberikan kepada kedua kela dengan oal yang ama.. Alat Pengumpulan Data a. Tahap Periapan Uji Coba Soal Materi yang ditekan pada tahap periapan uji coba oal ini adalah materi pokok Kalor. Adapun tipe oal yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe oal pilihan ganda. b. Pelakanaan Te Uji Coba Perangkat te yang telah diuun, kemudian diujicobakan di kela uji coba, yakni kela yang telah mendapatkan materi Kalor. Te uji coba ini dilakanakan pada kela XI dengan tujuan untuk menguji butir oal apakah butir oal terebut memenuhi kualifikai oal yang baik untuk digunakan dalam penelitian atau tidak. c. Analii Perangkat Te Uji Coba Intrumen Untuk mengetahui apakah butir oal memenuhi kualifikai ebagai butir oal yang baik ebelum digunakan untuk mengukur kemampuan pemecahan maalah peerta didik terlebih dahulu dilakukan uji coba. Uji coba dilakukan untuk mengetahui validita, reliabilita, tingkat keukaran, dan daya beda butir oal. Setelah diketahui validita, reliabilita, tingkat keukaran, dan daya beda kemudian dipilih butir oal yang memenuhi kualifikai untuk digunakan dalam pengukuran kemampuan pemecahan maalah peerta didik. Adapun langkah-langkahnya ebagai berikut: 8
) Analii Validita Validita adalah uatu ukuran yang menunjukkan tingkat-tingkat kevalidan atau keahihan uatu intrumen. Suatu intrumen yang valid atau ahih mempunyai validita tinggi. Sebaliknya, intrumen yang kurang valid berarti memiliki validita rendah. 44 Untuk menguji validita oal pilihan ganda digunakan korelai point bierial karena kor dan 0 aja. Adapun korelai point bierial ebagai berikut. 45 r pbi M p M S t t p q r pbi Koefiien korelai point bieral M p Rata-rata kor total yang menjawab benar pada butir oal M t Rata-rata kor total S t p q Standar deviai kor total Propori peerta didik yang menjawab benar banyaknya iwa yang menjawab benar ( p ) jumlah eluruh iwa Propori peerta didik yang menjawab alah (q - p) Dengan berkonultai ke tabel harga kritik r product moment dapat diketahui ignifikan atau tidaknya korelai terebut. Jika harga r lebih bear dari harga kritik dalam tabel, maka korelai teebut ignifikan. Begitu juga ebaliknya. 46 ) Analii Reliabilita Reliabilita merupakan tingkat koniteni atau keajekan uatu intrumen. Suatu intrumen penelitian dikatakan memiliki 44 Suharimi Arikunto, Proedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktik, (Jakarta: Rineka Cipta, 006), hlm. 68 45 Suharimi Arikunto, Daar-Daar Evaluai Pendidikan, (Jakarta: Bumi Akara, 006), Cet.9, hlm.79. 46 Suharimi Arikunto, Daar-Daar Evaluai Pendidikan, hlm. 75. 9
nilai reliabilita yang tinggi apabila te yang dibuat mempunyai hail yang koniten dalam mengukur yang hendak diukur. 47 Untuk menghitung reliabilita intrumen, digunakan rumu KR- 0 : 48 r k Vt pq k Vt r : reliabilita te ecara keeluruhan V t p q : varian total : propori ubjek yang menjawab item dengan benar : propori ubjek yang menjawab item dengan alah pq : jumlah hail kali p dan q k : banyaknya butir pertanyaan yang valid Adapun kriteria yang dijadikan tolak ukurnya adalah ebagai berikut: Interval r < 0, 0, < r < 0,4 0,4 < r < 0,6 0,6 < r < 0,8 0,8 < r <,0 3) Analii Tingkat Keukaran Kriteria Sangat rendah Rendah Sedang Tinggi Sangat tinggi Untuk memperoleh kualita oal yang baik, di amping memenuhi validita dan reliabilita adalah adanya keeimbangan dari tingkat keukaran oal-oal terebut. Keeimbangan yang dimakud adalah oal-oal yang tergolong dalam kategori mudah, edang, dan ulit diberikan ecara proporional. Untuk 47 Sukardi, Metodologi Penelitian Pendidikan Kompeteni dan Praktiknya, (Jakarta: Bumi Akara, 009), hlm. 7. 48 Suharimi Arikunto, Proedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktik, hlm. 88. 30
dapat mengetahui tingkat keukaran oal digunakan rumu ebagai berikut: 49 P B Indek keukaran Banyaknya iwa yang menjawab oal itu dengan benar JS Jumlah eluruh iwa peerta te Kriteria: a) 0,00-0,30 (Soal kategori ukar) b) 0,3-0,70 (Soal kategori edang) c) 0,7 -,00 (Soal kategori mudah) 4) Analii Daya Pembeda Daya pembeda item adalah kemampuan uatu butir item te hail belajar untuk membedakan antara tetee yang berkemampuan tinggi dengan tetee berkemampuan rendah, ehingga ebagian bear tetee yang memiliki kemampuan tinggi untuk menjawab butir item terebut lebih banyak yang menjawab betul dan tetee yang berkemampuan rendah ebagian bear tidak dapat menjawab item dengan betul. 50 Rumu untuk menentukan indek dikriminai adalah: 5 D Daya pembeda oal B A Banyaknya peerta kelompok ata yang menjawab benar J A Banyaknya peerta didik kelompok ata 49 Suharimi Arikunto, Daar-Daar Evaluai Pendidikan, hlm. 08. 50 Ana Sudijono, Pengantar Evaluai Pendidikan, hlm 385-386. 5 Suharimi Arikunto, Daar-Daar Evaluai Pendidikan, hlm. 3-4. 3
B B Banyaknya peerta kelompok bawah yang menjawab benar J B Banyaknya peerta didik kelompok bawah P A Banyaknya peerta didik kelompok ata yang menjawab benar P B Banyaknya peerta didik kelompok bawah yang menjawab benar Klaifikai daya pembeda: 5 a) D < 0,00 (angat jelek) b) 0,00 < D < 0,0 (jelek) c) 0,0 < D < 0,40 (cukup) d) 0,40 < D < 0,70 (baik) e) 0,70 < D <,00 (baik ekali) G. Analii Data Penelitian. Analii Tahap Awal Penelitian Analii tahap awal penelitian digunakan untuk mengetahui kondii populai yang dijadikan penelitian ehingga diketahui kelompok perlakuan dan kelompok kontrol beraal dari titik tolak yang ama. Data yang digunakan dalam analii tahap awal penelitian ini adalah nilai murni emeter I kela X A dan kela X B. Analii yang digunakan meliputi: a. Uji Normalita Uji normalita dilakukan untuk menentukan apakah kela terebut berditribui normal atau tidak. Uji ini digunakan apabila peneliti ingin mengetahui ada tidaknya perbedaan propori ubjek, objek, kejadian, dan lain- lain. Dalam uji normalita ini peneliti menggunakan rumu Chi kuadrat (χ ), dengan rumu : 5 Suharimi Arikunto, Daar-Daar Evaluai Pendidikan, hlm. 8 3
χ k i ( O E ) i E i i χ : harga Chi-Kuadrat Oi : frekueni hail pengamatan Ei : frekueni yang diharapkan k : banyaknya kela interval Menentukan derajat kebebaan (dk) dalam perhitungan ini digunakan rumu : k karena ini merupakan penelitian populai. Dimana k adalah banyaknya kela interval dengan taraf ignifikani 5%. b. Uji Homogenita Analii ini bertujuan untuk mengetahui apakah ampel berifat homogen atau tidak. Untuk mengetahui homogenita dapat digunakan uji keamaan dua varian ebagai berikut: F hitung Varian terbear Varian terkecil Paangan hipotei yang diuji adalah: H 0 : σ σ H a : σ σ Kriteria pengujian H 0 diterima jika Keterangan : V n dk pembilang V n dk penyebut 53 F hitung < F dengan α 5%. α ( V, V ) c. Uji Keamaan Rata-rata Analii data dengan uji t digunakan untuk menguji hipotei: 53 Sudjana, Metoda Statitik, hlm. 49-5. 33
H 0 : µ µ, rata-rata kor pretet dari kedua kelompok ama. H a : µ µ, rata-rata kor pretet dari kedua kelompok berbeda. µ : rata-rata kor pretet dalam kelompok ekperimen. µ : rata-rata kor pretet dalam kelompok kontrol. Karena dalam penelitian ini menggunakan deain Potet- Only Control Deign maka nilai kor pretet yang digunakan untuk menguji keamaan rata-rata di ata adalah nilai emeter. Maka untuk menguji hipotei digunakan rumu: ) Jika t untuk σ σ t X X + n n dengan S ( n ) + ( n ) n + n X : kor rata-rata dari kelompok ekperimen X : kor rata-rata dari kelompok kontrol n : banyaknya ubjek dari kelompok ekperimen n : banyaknya ubjek dari kelompok kontrol : varian kelompok ekperimen : varian kelompok kontrol : varian gabungan ) Jika t untuk σ σ t X n X + n 34
ttabel, Dengan kriteria pengujian terima H 0 apabila t tabel < t hitung < t tabel t dengan derajat kebebaan dk n + n, taraf α ignifikan 5% dan tolak H 0 untuk harga t lainnya. 54. Analii Tahap Akhir Penelitian a. Uji Normalita Langkah-langkah pengujian normalita pada analii tahap akhir ama dengan langkah-langkah uji normalita pada analii tahap awal. b. Uji Homogenita Langkah-langkah pengujian keamaan dua varian (homogenita) pada analii tahap akhir ama dengan langkahlangkah uji keamaan dua varian (homogenita) pada analii tahap awal. c. Uji Perbedaan Rata-rata (Uji Pihak Kanan) Hipotei yang diajukan dalam uji perbedaan rata-rata adalah ebagai berikut. H 0 : µ µ (tidak ada perbedaan rata-rata dari kedua kelompok). H a : µ > µ (rata-rata kelompok ekperimen lebih tinggi daripada rata-rata kelompok kontrol). Dengan: µ rata-rata kelompok ekperimen µ rata-rata kelompok kontrol. Langkah-langkah pengujian perbedaan rata-rata ama dengan langkah-langkah pada uji keamaan rata-rata pada tahap awal. Tetapi kriteria pengujiannya adalah: tolak H 0 jika t-hitung > t-tabel dengan derajat kebebaan (dk) n + n, peluang (-α) dan terima H 0 untuk harga t lainnya. 55 54 Subana, dkk, Statitik Pendidikan, (Bandung: Putaka Setia, 000), hlm. 7-73. 55 Subana, dkk, Statitik Pendidikan, hlm. 73. 35