1 Brought to you by www.kekuatanpikiran.com All rights reserved 2009 http://www.kekuatanpikiran.com
2 PENDAHULUAN Memang tuntutan hidup saat ini mengharuskan kita berpikir dan bekerja keras. Dengan semakin meningkatnya aktivitas pekerjaan sehari-hari seringkali membuat kita sering stres. Stres yang berlarut-larut dapat mengakibatkan sakit jantung dan menyumbat arteri. Penelitian menunjukkan bahwa hormon stres dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga membuat kita lebih mudah terserang penyakit, seperti flu dan demam. Banyak penyakit yang berhubungan dengan stres, mulai dari mag dan demam tinggi sampai asma dan kanker. Bahkan, stres dapat memperburuk penurunan daya ingat seiring dengan bertambahnya usia. Apa yang dilakukan Stress Pada Tubuh Kita? Stres adalah sebuah respon alami dari tubuh dan jiwa kita ketika mengalami tekanan dari lingkungan. Dampak dari stres pun beraneka ragam, dapat mempengaruhi kesehatan mental maupun fisik namun juga ada dampak positifnya (eustress).
3 Berikut adalah dampak-dampak stres yang sebaiknya Anda tahu. Dampak Positif Kobarkan Semangat! Dampak stres yang satu ini justru sangat penting untuk menjaga keseimbangan tubuh.. Eustress adalah dampak positif stres yang membuat Anda menjadi bersemangat saat dihadapkan pada suatu kasus atau persoalan yang menantang. Kreativitas Anda bisa terstimulasi. Contohnya, saat desainer harus menyelesaikan sebuah rancangan yang sudah mendekati deadline, ia akan mengerahkan seluruh kemampuan dan kreativitasnya sampai rancangannya selesai dengan sempurna!. Stres Kronis Picu Tindakan Ekstrim Stres berkepanjangan akan menyebabkan ketegangan dan kekhawatiran yang terus-menerus. Menurut istilah psikologi, stres berkepanjangan ini disebut stres kronis. Stres kronis sifatnya menggerogoti dan menghancurkan tubuh, pikiran
4 dan seluruh kehidupan penderitanya secara perlahan-lahan. Akibatnya, si penderita akan terus-menerus merasa tertekan dan kehilangan harapan. Tidak heran jika para penderita stres kronis akhirnya mengambil keputusan untuk bunuh diri, atau meninggal karena serangan jantung, stroke, kanker, atau tekanan darah tinggi. Jadi, amatilah diri Anda, apakah Anda termasuk orang yang suka membiarkan masalah tanpa mencari jalan keluar yang positif? Berhati-hatilah akan konsekuensi yang bakal Anda hadapi! Orang Stres Lebih Sensitif Orang yang sedang stres akan lebih sensitif dibandingkan orang yang tidak dalam kondisi stres. Oleh karena itulah, seseorang yang stres sering menyalahartikan apa yang terjadi pada dirinya. Bisa salah persepsi, salah membaca dan mengartikan suatu keadaan, pendapat atau penilaian, kritik, nasihat, bahkan perilaku orang lain.
5 Selain itu, orang stres cenderung mengaitkan segala sesuatu dengan dirinya. Akibatnya, ia lebih banyak menarik diri dari lingkungan, tidak lagi mengikuti kegiatan yang biasa dilakukan dan mudah emosi. Tidak heran kalau akibat dari sikapnya ini mereka dijauhi teman-temannya. Respon negatif ini akan semakin menambah beban yang dideritanya karena persepsi yang selama ini ia bayangkan ternyata benar. Pengaruhnya untuk Kesehatan Memicu sakit jantung Dalam jangka panjang, stres yang tidak terkendalikan akan memicu naiknya tekanan darah sehingga risiko terkena serangan jantung meningkat. Stres juga dapat menaikkan kadar kolesterol dalam darah. Kondisi ini yang membuat pembuluh arteri tersumbat sehingga penderitanya rentan terhadap serangan jantung atau lazim kita kenal dengan stroke.
6 Menyebabkan tubuh gampang lelah dan tak bertenaga. Ini karena hormon serotonin dan melatonin terganggu saat tubuh sedang stres. Perlu Anda tahu, kedua hormon ini memegang peran utama untuk membantu kita tidur nyenyak. Kondisi sulit tidur akan memicu naiknya hormon kortisol dalam tubuh. Akibatnya, mata sulit dipejamkan alias insomnia. Menimbulkan gangguan lambung seperti sakit maag. Sakit maag muncul karena produksi asam lambung berlebih. Nah, saat Anda stres, tubuh akan memroduksi asam lambung dalam jumlah di atas normal dan juga mengikis lapisan lambung atau mukosa, yang pada akhirnya menimbulkan rasa
7 perih, yang kita kenal sebagai sakit maag. Jelas bahwa stress dapat menimbulkan penyakit yang berbahaya bagi tubuh kita. Karena itu anda perlu menangani stress anda secepat mungkin. TIPS-TIPS MENGATASI STRESS Berikut ini ada tip-tips yang anda dapat praktekan ketika anda mengalami stress. Tips-tips ini sangat ampuh. Dan karena itu anda harus mempraktekannya menurut situasi stress yang anda alami. 1. Aturlah waktu kerja Anda dengan bijak Aturlah waktu Anda di kantor berdasarkan kebutuhan Anda. Karena Anda tentu tahu kapan waktu untuk bekerja keras dan kapan waktu beristirahat dan santai. Saatnya kerja tentu Anda harus konsentrasi kerja. Dan waktu untuk bersantai,
8 Anda pun harus santai. Sehingga Anda nggak akan stres hanya karena memikirkan pekerjaan. 2. Diam sejenak Satu kali dalam sehari, luangkan lima sampai sepuluh menit untuk duduk dengan tenang tanpa melakukan apapun. Pusatkan perhatian pada suara-suara di sekitar Anda, rasakan suasana hati Anda, dan regangkan otot-otot leher, bahu, tangan, kaki, dada, dan lainnya. 3. Terapi Warna Beberapa orang mengatakan warna-warna teduh bisa membuat orang rileks. Duduk tenang dalam sebuah ruangan kosong penuh warna biru muda. Jika tidak ada ruangan kosong, maka pejamkan mata dan bayangkan Anda menggambar dengan suatu warna sambil menarik dan menghembuskan nafas secara perlahan.
9 4. Tertawalah sepuasnya Simpanlah hal-hal kecil yang dapat membuat Anda tertawa. Buku komik favorit atau voice mail lucu dari anak maupun teman Anda, misalnya. Tak ada salahnya meluangkan waktu untuk menonton sitkom kegemaran Anda. Cara ini bisa Anda lakukan berulang kali setiap Anda membutuhkannya. 5. Putar Musik Favorit Musik juga dapat mempengaruhi suasana hati. Putarlah musik-musik ringan seperti musik klasik, country, jazz, atau musik lain kesukaan Anda, saat menghadapi tugas-tugas yang berat. Di tempat kerja, Anda pun bisa mendengarkan musik melalui CD ROM. Jalanan macet? Santai saja. Daripada marah-marah, lebih baik putar musik. Gampang kan? 6. Visualisasi yang Menyenangkan Bayangkanlah wajah si dia atau hal yang paling Anda sukai selama 15 detik sampai lima menit. Boleh juga memikirkan
0 rencana liburan yang mengasyikan. Membayangkan hal-hal yang membuat Anda bahagia dan berpikir positif juga ampuh untuk mengusir stres. 7. Jalan-jalan Dulu Bangunlah dari sofa dan tinggalkan sejenak meja kerja Anda. Langkahkan kaki untuk berjalan-jalan selama 10 menit. 8. Atur Napas Secara perlahan-lahan, bernapaslah dalam-dalam sebanyak enam kali dalam satu menit. Dengan kata lain, ambil napas selama lima detik, lalu lepaskan selama lima detik berikutnya. Lakukan selama lima menit. 9. Relaksasi Sebelum tidur dan saat bangun keesokan harinya, luangkan waktu lima menit untuk melakukan relaksasi. Mulailah dengan menegangkan jari-jari kaki, lalu lemaskan. Lanjutkan pada otot-otot kaki, betis, paha, pantat, dan terus ke atas.
1 Terakhir, lakukan senam wajah untuk melemaskan otot-otot muka. 10. Manfaatkan waktu makan siang untuk refreshing Setelah setengah hari bekerja, Anda tentu suntuk dan lapar. So, saat jam makan siang, selain mengisi perut manfaatkan waktu makan siang untuk menyegarkan pikiran dengan berkumpul bersama rekan atau sahabat Anda di kantor. Bicarakan hal-hal yang ringan selama makan siang bersama mereka. Dengarkan cerita-cerita humor yang sejenak. Refreshing singkat seperti ini terbukti ampuh untuk mengembalikan kesegaran pikiran Anda. Sehingga saat kembali ke kantor Anda sudah siap dengan energi dan semangat baru. 11. Menulis Journal Banyak orang berkata menulis jurnal adalah salah satu cara untuk memperbaiki suasana hati. Nah, tulislah semua hal yang membuat Anda bahagia. Hal-hal yang membuat rasa percaya diri Anda meningkat.
2 12. Jangan biarkan tubuh Anda lelah Sesibuk-sibuknya Anda jangan biarkan tubuh Anda kelelahan akibat kebanyakan duduk dan berpikir. Saat merasa lelah, lakukan peregangan tubuh dengan melakukan stretching ringan di tempat. Dengan cara meregangkan kedua tangan atau menggerakkan kepala ke kiri dan kanan. Lalu setiap satu setengah jam sekali, keluarlah sejenak dari ruangan untuk menghirup udara yang lebih segar. 13. Manfaatkan waktu libur Manfaatkan waktu libur untuk melenyapkan segala beban pekerjaan di kantor. Olahraga, memasak, berkebun ataupun tidur merupakan beberapa cara untuk mengisi waktu libur Anda. Dengan demikian, diharapkan Anda nggak akan dilanda stres, sekalipun Anda dikejar-kejar deadline. Satu lagi cara jitu menghindari stres adalah berpikir positif. Ingat, jika Anda bisa menghindari stres, hidup Anda terasa lebih indah dan
3 manusiawi. Anda pun merasa lebih sehat lahir batin. Silahkan anda buktikan... Semoga bermanfaat! Baca Juga Tulisan di Bawah ini:
4 Ketika kita dihadapi oleh berbagai masalah yang membuat kepala kita pusing, adalah wajar jika kita membutuhkan seseorang untuk berbagi. Selain bisa merasa lebih lega, mungkin saja ia bisa membantu kita memberikan solusi. Tetapi sering pula kita mengalami kesulitan mengungkapkannya, dan alihalih yang muncul adalah airmata atau menangis... Menurut Dr William Frey dari Minnesota, menangis dapat membuat seseorang merasa lebih baik karena airmata yang keluar berfungsi menghapus ketegangan syaraf pada tubuh, yang salah satu penyebabnya adakah stres, karena terbeban masalah. Air mata itu sendiri sebenarnya terbagi dua :
5 1. Air mata iritasi, air mata yang keluar karena ada benda asing yang masuk kemata 2. Air mata emosional, air mata yang keluar karena dorongan emosi atau perasaan. Jika stress dianalogikan seperti racun, maka jika tidak dikeluarkan dari tubuh akan menurunkan sistem kekebalan tubuh dan proses biologis lainnya. Proses pengeluaran racun dari dalam tubuh biasanya adalah ketika kita berkeringat dan menangis. Selain melegakan, menangis itupun sehat.
6 Alasan lain kenapa orang merasa lebih baik menangis saat emosional adalah, karena air mata yang keluar mengandung lebih banyak protein termasuk hormon penyebab stress. Dengan aktivitas menangis ini, air mata yang keluar akan menstimulasikan produksi hormon endorphin, sehingga muncullah rasa lebih baik pada diri kita.. Menyadari fungsi airmata, tak heran para psikolog merekomendasikan 'menangis' sebagai langkah awal untuk memulai penyembuhan stress Anda. Jadi jika memang Anda merasa tidak sanggup menahannya, menangislah itu akan melegakan Anda! Semoga Bermanfaat!
7 Stress dapat juga mengakibatkan insomnia. Anda seringkali baru bisa tertidur setelah jam 1 atau jam 2 pagi? Kondisi ini biasa disebut insomnia, yaitu gangguan tidur. Penderita akan merasakan gejala-gejala seperti letih dan lelah sepanjang hari, secara terus menerus. Penderita akan mengalami kesulitan tidur atau selalu terbangun di tengah malam dan tidak dapat tidur kembali. Cemas dan stres berlebihan akibat beban pekerjaan disinyalir sebagai salah satu biang keladinya. Insomnia sebaiknya ditangani dengan baik agar tidak merembet seperti mengakibatkan terjadinya serangan jantung. Berikut cara mengatasinya: Minimalisasikan asupan kafein seperti teh atau kopi. Bila Anda ingin mengkonsumsinya, lakukanlah di pagi hari, atau paling lambat 4 jam sebelum tidur di malam hari. Kafein yang dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur hanya akan menghambat datangnya rasa kantuk. Melakukan ritual yang 'mendukung' sebelum tidur. Anda bisa memulainya dengan menuangkan minyak aromaterapi pada diffuser, mandi air hangat, menyetel lagu favorit atau melapisi tempat tidur dengan selimut yang nyaman. Gunakan tempat tidur hanya untuk tidur. Bila Anda ingin membaca atau menonton tv sebaiknya lakukan di tempat lain sehingga saat Anda pergi ke tempat tidur, 'alarm' di tubuh Anda segera mengingatkan bahwa ini adalah waktu untuk tidur.
8 Hindari melihat jam terus menerus saat saat menjelang tidur. Kebiasaan ini hanya akan membuat Anda merasa tertekan. Tempatkan jam yang tidak bisa dijangkau pandangan mata Anda, jadi ketika terbangun Anda tidak terganggu dengan waktu sehingga langsung tertidur kembali. Lakukan olahraga ringan 3-4 jam sebelum tidur. Kualitas tidur Anda akan menjadi lebih baik jika Anda teratur berolahraga selama 30 menit setiap harinya. Namun olahraga yang dilakukan pagi atau siang hari tidak akan mempengaruhi kualitas tidur Anda. Usahakan tidur di waktu yang sama setiap harinya, termasuk di akhir pekan. Bila pola ini sudah terbentuk, alarm tubuh Anda dengan mudah akan 'mematuhinya'. Atur cahaya lampu kamar menjadi remang-remang ketika Anda akan tidur. Gelap merangsang otak memproduksi melatonin yang membimbing mata untuk terpejam. Semoga Bermanfaat! Dari berbagai sumber oleh Tertius Lantigimo www.kekuatanpikiran.com