PEDOMAN PEMBIMBINGAN AKADEMIK Revisi Ke- : 00 Dibuat Tanggal : 06 Oktober 2016 Mulai Berlaku Tanggal : 18 Oktober 2016 PROGRAM STUDI DIPLOMA III ANALIS FARMASI DAN MAKANAN FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 2016
KATA PENGANTAR Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas kehendak dan karunia- Nya sehingga Pedoman Pembimbingan Akademik Program Studi Diploma III Analis Farmasi dan Makanan ini dapat disusun. Pedoman ini memuat petunjuk-petunjuk teknis bagi Penasihat Akademik dan sehingga pembimbingan akademik dapat berjalan dengan baik. Perlu diketahui bersama bahwa pembimbingan akademik merupakan proses penting bagi mahasiswa agar dapat menyesuaikan diri dengan masyarakat dan lingkungan kampus serta dapat meningkatkan diri dalam mengikuti kegiatan pendidikan. Pembimbingan akademik bertujuan untuk membantu mahasiswa mencapai perkembangan yang optimal, baik akademik, psikologis, maupun sosial dan membantu mahasiswa agar dapat menyesuaikan diri dengan tuntutan akademis secara memadai dengan mencapai prestasi yang optimal. Berlakunya pedoman ini diharapkan dapat menjamin pembimbingan akademik berjalan dengan efektif, terdokumentasi, dan dapat dimonitor serta dievaluasi oleh pimpinan Program Studi dan Fakultas. Pada kesempatan ini, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Tim Penyusun yang telah bekerja keras dalam penyusunan pedoman ini. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh pihak yang tidak dapat disebutkan namanya satu per satu, atas kontribusinya kepada kami. Kami dengan segala kerendahan hati mengharapkan kiranya sivitas akademika dapat memberikan kritik dan saran yang konstruktif untuk penyempurnaan pedoman ini. Semoga Pedoman Pembimbingan Akademik ini dapat diimplementasikan oleh sivitas akademika Program Studi Diploma III Analis Farmasi dan Makanan. Terima kasih. Medan, 06 Oktober 2016 Ketua Program Studi, Prof. Dr. Jansen Silalahi, M.App.Sc., Apt. NIP 19500607 197903 1 001 iii
DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... iv BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Pendahuluan... 1 1.2 Tujuan Penyusunan Pedoman... 2 BAB II KETENTUAN UMUM... 3 BAB III PEMBIMBINGAN AKADEMIK... 6 3.1 Persyaratan Penasihat Akademik... 6 3.2 Peran Penasihat Akademik... 6 3.3 Pendekatan Pembimbingan Akademik... 6 3.4 Masa Penugasan Penasihat Akademik... 7 3.5 Hak dan Kewajiban Penasihat Akademik... 7 3.6 Hak dan Kewajiban... 8 3.7 Bentuk Pembimbingan Akademik... 9 3.8 Monitoring dan Evaluasi... 12 BAB IV PENUTUP... 14 Lampiran 1. Formulir Surat Pernyataan Pengunduran Diri sebagai Penasihat Akademik... 15 Lampiran 2. Formulir Permohonan Penggantian Penasihat Akademik... 16 Lampiran 3. Formulir Biodata dan Penasihat Akademik... 17 Lampiran 4. Formulir Lembar Pembimbingan Akademik... 18 Lampiran 5. Formulir Rekaman Akademik... 19 Lampiran 6. Formulir Surat Kuasa Pembimbingan Akademik... 20 Lampiran 7. Formulir Kartu Monitoring Pembimbingan Akademik... 21 Lampiran 8. Formulir Rekapitulasi Pembimbingan Akademik... 22 iv
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi menyatakan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara. Sejalan dengan itu, maka penyelenggaraan pendidikan tinggi bertujuan untuk mengembangkan potensi agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, sehat, berilmu,cakap, kreatif, mandiri, terampil, kompeten, dan berbudaya untuk kepentingan bangsa serta menguasai sains dan teknologi untuk memenuhi kepentingan nasional dan peningkatan daya saing bangsa. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 16 tahun 2014 tentang Statuta Universitas Sumatera Utara menyatakan dengan jelas bahwa pendidikan vokasi bertugas melaksanakan pendidikan tinggi program diploma yang menyiapkan mahasiswa untuk pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu sampai program terapan. Saat menempuh studi pada jenjang pendidikan tinggi, mahasiswa berada pada fase usia dewasa muda yang ditandai oleh berbagai perubahan menuju kematangan biologis, intelektual, emosional, sikap, dan nilai. Pada fase ini, mahasiswa mudah sekali terpengaruh oleh hal-hal negatif. Perbedaan mahasiswa dalam kecerdasan, bakat, sosial ekonomi, dan sebagainya dapat menghambat hubungannya dengan lingkungan. Permasalahan yang dihadapi mahasiswa antara lain strategi belajar, kejenuhan, dosen, teman belajar, buku/bahan belajar dapat membuat mahasiswa frustasi dan tidak jarang melakukan hal-hal yang merugikan diri, teman, dan lingkungan. 1
Pembimbingan akademik adalah proses pemberian bimbingan dan bantuan kepada individu atau kelompok mahasiswa agar dapat menyesuaikan diri dengan masyarakat dan lingkungan kampus serta dapat meningkatkan diri dalam mengikuti kegiatan pendidikan. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mahasiswa mencapai perkembangan yang optimal, baik akademik, psikologis, maupun sosial dan membantu mahasiswa agar dapat menyesuaikan diri dengan tuntutan akademis secara memadai dengan mencapai prestasi yang optimal. Untuk menjamin pembimbingan akademik berjalan dengan baik, perlu disediakan pedoman sebagai acuan kegiatan bagi dosen dan mahasiswa. 1.2 Tujuan Penyusunan Pedoman Pedoman Pembimbingan Akademik Program Studi Diploma III Analis Farmasi dan Makanan ini disusun untuk: a. memberikan panduan kepada Ketua Program Studi, Dosen, dan dalam perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi pembimbingan akademik; b. memperkuat sistem penjaminan mutu internal melalui penyediaan dokumen informasi pembimbingan akademik; c. mendukung terwujudnya good university governance. 2
BAB II KETENTUAN UMUM Dalam Pedoman Pembimbingan Akademik ini yang dimaksud dengan: 1. Universitas adalah Universitas Sumatera Utara sebagai perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan/atau profesional dalam sejumlah disiplin ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau kesenian tertentu. 2. Rektor adalah pemimpin Universitas Sumatera Utara yang berwenang dan bertanggung jawab atas penyelenggaraan universitas. 3. Fakultas Farmasi adalah satuan struktural pada Universitas Sumatera Utara yang mengkoordinasikan dan/atau melaksanakan pendidikan akademik dan/atau profesional, dan/atau vokasi dalam cabang ilmu farmasi. 4. Dekan adalah pemimpin yang berwenang dan bertanggung jawab atas penyelenggaraan fakultas. 5. Program Studi adalah kesatuan kegiatan pendidikan dan pembelajaran yang memiliki kurikulum dan metode pembelajaran tertentu dalam satu jenis pendidikan akademik, pendidikan profesi, dan/atau pendidikan vokasi. 6. Program Studi Diploma III adalah pendidikan vokasi diarahkan pada lulusan yang menguasai kemampuan dalam bidang kerja yang bersifat rutin maupun belum akrab dengan sifat-sifat maupun kontekstualnya, secara mandiri dalam pelaksanaan maupun tanggung jawab pekerjaannya, serta mampu melaksanakan pengawasan dan pembimbingan atas dasar keterampilan manajerial yang dimilikinya. 7. Program Studi Diploma III Analis Farmasi dan Makanan adalah Program Diploma III yang bernaung di bawah Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara. 8. Ketua Program Studi adalah pemimpin Program Studi Diploma III Analis Farmasi dan Makanan yang berwenang dan bertanggungjawab atas penyelenggaraan program studi. 9. Kegiatan akademik adalah pendidikan yang diarahkan pada penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, etika, dan seni yang diselenggarakan oleh universitas. 3
10. Kompetensi adalah seperangkat tindakan cerdas, penuh tanggung jawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas di bidang pekerjaan tertentu. 11. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturanmengenai capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, proses, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan program studi. 12. Semester adalah satuan waktu proses pembelajaran efektif selama paling sedikit 16 (enam belas) minggu, termasuk ujian tengah semester dan ujian akhir semester. 13. Satuan kredit semester selanjutnya disingkat SKS adalah takaran waktu kegiatan belajar yang di bebankan pada mahasiswa per minggu per semester dalam proses pembelajaran melalui berbagai bentuk pembelajaran atau besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa dalam mengikuti kegiatan kurikuler di suatu program studi. 14. Pembelajaran adalah proses interaksi mahasiswa dengan dosen dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. 15. Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. 16. Dosen tetap adalah dosen yang diangkat dan ditempatkan sebagai tenaga tetap pada Program Studi Diploma III Analis Farmasi dan Makanan Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara dengan penugasan kerja minimum 36 jam/minggu. 17. adalah peserta didik yang terdaftar secara sah pada Program Studi Diploma III Analis Farmasi dan Makanan Fakultas Farmasi Univerisitas Sumatera Utara. 18. Koordinator Penasihat Akademik (KPA) adalah Pembantu Dekan Bidang Akademik yang memonitor dan mengkoordinasikan penasihat akademik pada. 19. Penasihat Akademik (PA) adalah semua dosen yang menjalankan peran utama sebagai dosen pengasuh matakuliah tertentu di Program Studi 4
Diploma III Analis Farmasi dan Makanan, dibebankan tugas untuk membimbing, menasehati mahasiswa dalam kegiatan akademik, dan merencanakan studi sejak awal kuliah berjalan hingga tamat studi. 20. Penundaan Kegiatan Akademik (PKA) adalah masa penundaan kegiatan akademik oleh mahasiswa untuk sementara tidak melakukan seluruh kegiatan akademik karena alasan tertentu. 21. Masa studi adalah jumlah semester yang dijadwalkan dalam kurikulum untuk diikuti mahasiswa. 22. Masa studi paling lama adalah jumlah semester paling banyak yang diperkenankan bagi mahasiswa mengikuti pendidikan untuk menyelesaikan studinya. 23. Kartu Rencana Studi (KRS) adalah dokumen resmi akademik yang memuat rencana matakuliah sesuai dengan jumlah sks yang ditentukan dalam satu semester. 24. Perubahan Kartu Rencana Studi (PKRS) adalah dokumen resmi akademik yang memuat rencana perubahan matakuliah dari KRS yang telah diisi sebelumnya sesuai dengan jumlah sks yang ditentukan dalam satu semester. 25. Kartu Hasil Studi (KHS) adalah dokumen resmi akademik yang memuat prestasi mahasiswa selama satu semester. 26. Lembar Pembimbingan Akademik (LPA) adalah kartu yang berisi catatan tentang pelaksanaan bimbingan akademik mahasiswa oleh penasihat akademik. 27. Rekaman Akademik (RA) adalah dokumen yang berisi identitas mahasiswa, matakuliah dan nilai setiap semester. 5
BAB III PEMBIMBINGAN AKADEMIK 3.1 Persyaratan Penasihat Akademik Dosen yang diangkat sebagai Penasihat Akademik harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: a. dosen tetap pada Fakultas; b. sudah mengajar di Fakultas sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun; c. tidak sedang mengikuti tugas belajar; d. ditunjuk sebagai Penasihat Akademik berdasarkan Surat Keputusan Dekan. 3.2 Peran Penasihat Akademik Penasihat akademik berperan sebagai: a. fasilitator, yaitu membantu mahasiswa dalam mengenali dan mengidentifikasi kemampuan akademik mahasiswa, etika dan estetika; b. perencana, yaitu membantu mahasiswa dalam menentukan matakuliah yang akan diambil per semester berdasarkan kemampuan akademik mahasiswa; c. motivator, yaitu memberikan dorongan kepada mahasiswa yang mempunyai hambatan dan/atau keberhasilan akademik; d. evaluator, yaitu mengidentifikasi dan memberikan solusi terhadap masalah akademik atau non akademik mahasiswa. 3.3 Pendekatan dalam Pembimbingan Akademik Pendekatan dalam pembimbingan akademik dapat bersifat: a. Langsung (directive),penasihat Akademik memberikan dan mengarahkan mahasiswa untuk melaksanakan solusi; b. Tidak langsung (non-directive), Penasihat Akademik mendorong mahasiswa untuk menciptakan penyelesaian masalah sendiri; c. Campuran (eklektik), Penasihat akademik memilih pendekatan yang sesuai dengan kondisi yang dihadapi mahasiswa. 6
3.4 Masa Penugasan Penasihat Akademik Masa penugasan Penasihat Akademik adalah sama dengan masa studi mahasiswa. Penasihat Akademik dapat diganti dalam hal: a. meninggal dunia; b. tugas belajar; c. pensiun; d. tidak dapat menjalankan tugas sebagai dosen; e. diberhentikan sebagai dosen; f. melakukan perbuatan tercela; g. atas permintaan pensihat akademik secara tertulis dengan alasan tertentu (lihat formulir pada Lampiran 1); h. atas permintaan mahasiswa secara tertulis dengan alasan tertentu (lihat formulir pada Lampiran 2). Pergantian Penasihat Akademik ditetapkan dengan Keputusan Dekan atas usul Ketua Program Studi. Jika pada saat pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), Penasihat Akademik tidak berada di tempat atau berhalangan karena sakit atau lain hal, tugas Penasihat Akademik dilaksanakan oleh Ketua Program Studi. 3.5. Hak dan Kewajiban Penasihat Akademik 3.5.1. Kewajiban Penasihat Akademik Penasehat Akademik berkewajiban untuk: a. menerima dari Wakil Dekan I: - Surat Keputusan Dekan tentang daftar nama mahasiswa - Kurikulum dan jadwal kuliah program studi - Buku Peraturan Akademik b. menentukan jadwal konsultasi dan hadir di Fakultas selama pengisian KRS; c. menandatangani KRS dan Perubahan KRS (PKRS) mahasiswa; dan d. mengarsipkan KRS dan PKRS yang sudah ditandatangani oleh Penasihat Akademik dan Wakil Dekan I; e. memonitor perkembangan studi mahasiswa paling sedikit 3 (tiga) kali per semester; 7
f. melaporkan perkembangan studi mahasiswa kepada Ketua Program Studi; g. memberikan pertimbangan Penundaan Kegiatan Akademik (PKA) bagi mahasiswa. 3.5.2. Hak Penasihat Akademik Dalam melaksanakan tugas, Penasihat Akademik berhak: a. meminta laporan perkembangan akademik dari mahasiswa; b. memperoleh informasi perkembangan akademik mahasiswa dari dosen lainnya; c. memperoleh Angka Kredit Bidang Pendidikan dan Pengajaran pada Pembimbingan Akademik. 3.6. Hak dan Kewajiban 3.6.1 Hak berhak: a. mendapatkan Penasihat Akademik; b. memperoleh kesempatan dan waktu untuk bimbingan; c. mendapat bimbingan dan pengarahan tentang sistem pendidikan di Program Studi; d. mendapat bimbingan dalam pengisian KRS; e. mendapat bimbingan, motivasi dan arahan dalam pengembangan bakat, minat, dan kreativitas baik dalam kegiatan ekstrakurikuler dan intrakurikuler f. mendapat bimbingan untuk meningkatkan Indeks Prestasi; g. mendapat bimbingan dan konseling dalam menyelesaikan persoalan yang mengganggu proses pembelajaran; 3.6.2 Kewajiban berikut: Kewajiban mahasiswa dalam proses pembimbingan akademik sebagai a. memenuhi persyaratan administratif; b. mengisi biodata (lihat formulir pada Lampiran 3); c. membawa Lembar Pembimbingan Akademik (lihat formulir pada Lampiran 4); 8
d. membawa Kartu Hasil Studi (KHS); e. membawa Rekaman Akademik (lihat formulir pada Lampiran 5); f. membawa daftar rencana matakuliah yang akan diambil; g. berkonsultasi dengan Penasihat Akademik dalam menyusun rencana studi h. mengisi KRS secara online sesuai dengan kalender akademik. i. menyerahkan KRS hasil cetakan online kepada Penasihat Akademik; j. mengambil KRS yang sudah disahkan oleh Wakil Dekan I. 3.7. Bentuk Pembimbingan Akademik Pembimbingan akademik dilaksanakan dalam bentuk pembimbingan terjadwal dan pembimbingan insidenti. Kegiatan pembimbingan dilaksanakan sekurang-kurangnya 3 (tiga) kali per semester. 3.7.1. Pembimbingan akademik terjadwal Pembimbingan akademik terjadwal merupakan pembimbingan yang dilakukan pada setiap awal semester. Pembimbingan akademik ini mencakup bimbingan dalam hal pengarahan mengenai ruang lingkup program studi, pengisian KRS, evaluasi hasil studi mahasiswa berdasarkan KHS, kendala yang mungkin dihadapi selama proses pembelajaran dan pemberitahuan informasiinformasi penting yang berhubungan dengan kegiatan akademik dalam satu semester, memberikan bimbingan dan pengarahan kepada mahasiswa untuk mengembangkan potensi di bidang pendidikan, penelitian, seni dan budaya dengan target ikut serta dalam kegiatan ilmiah berskala nasional dan internasional. Pembimbingan terjadwal dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut: a. dilaksanakan di kampus; b. dilakukan minimal satu kali selama satu semester; c. Penasihat Akademik mengisi Lembar Pembimbingan Akademik (lihat formulir pada Lampiran 4) pada setiap pembimbingan; d. Jika mahasiswa berhalangan hadir, pembimbingan akademik dapat dikuasakan kepada mahasiswa lain (lihat format surat kuasa pada Lampiran 6); 9
e. Tata cara pembimbingan akademik terjadwal ditetapkan dalam Manual Prosedur Perwalian. Alur pembimbingan akademik terjadwal dapat dilihat pada Gambar 1. Ketua Program Studi Rancangan SK Penasehat Akademik Dekan Penerbitan dan Pengesahan SK Penasihat Akademik Tidak Tim SIA Fakultas Ya Input data Penasihat Akademik ke SIA Mengakses portal untuk informasi Penasihat Akademik Menjumpai Penasihat Akademik dan mengisi Lembar Pembimbingan Akademik KHS, Daftar Mata Kuliah, dan Lembar Pembimbingan Akademik Mendiskusikan matakuliah yang akan diambil Penasihat Akademik Menyetujui Rencana Studi Tidak Ya Mengisi dan Mencetak Rencana Studi secara On-line pada Portal Akademik Meminta tanda tangan Penasihat Akademik dan Wakil Dekan I Menyerahkan Dokumen bimbingan akademik ke bagian Akademik Jika ada perubahan Menjumpai Penasihat Akademik dan Memperbaiki KRS KRS, Lembar Pembimbingan Akademik, dan Angket Penasihat Akademik Menyetujui Rencana Studi Tidak Ya Memperbaiki Rencana Studi di Portal Akademik Mencatek KRS dan Meminta TandaTangan Penasihat Akademik Menyerahkan dokumen bimbingan akademik ke bagian Akademik PKRS dan Lembar Pembimbingan Akademik Akademik Petugas Akademik Mengarsipkan Dokumen KRS, PKRS, Lembar Pembimbingan Akademik, dan Angket Gambar 1. Alur Pembimbingan Akademik Terjadwal 10
3.7.2. Pembimbingan Akademik Insidentil Pembimbingan akademik insidentil dilakukan apabila sewaktu-waktu mahasiswa menghadapi masalah yang berhubungan atau mempengaruhi kegiatan akademik. Pembimbingan ini dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut: a. dilaksanakan di kampus; b. waktu pembimbingan merupakan kesepakatan antara Penasihat Akademik dan mahasiswa; c. Lama waktu pembimbingan disesuaikan dengan jenis masalah yang ditangani dan kapasitas Penasehat Akademik; d. Apabila permasalahan dirasakan membutuhkan penanganan khusus, maka Penasehat Akademik dapat melaporkan kepada Ketua Program Studi untuk tindakan lebih lanjut; e. Pada setiap pembimbingan akademik insidentil, Penasihat Akademik mengisi Lembar Pembimbingan Akademik (lihat formulir pada Lampiran 4). f. Tata Cara pembimbingan akademik insidentil ditetapkan dalam Manual Prosedur Perwalian. Alur pembimbingan akademik insidentil dapat dilihat pada Gambar 2. 11
Menemui Penasihat Akademik Mengkonsultasikan permasalahan Penasihat Akademik Mengisi formulir bimbingan akademik Masalah membutuhkan penanganan khusus? Ya Penasihat Akademik Melaporkan kepada Kaprodi Tidak Solusi masalah Gambar 2. Alur Pembimbingan Akademik Insidentil 3.8 Monitoring dan Evaluasi Monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembimbingan akademik dilaksanakan oleh Ketua Program Studi dengan ketentuan sebagai berikut: a. Penasihat Akademik wajib melaporkan kegiatan pembimbingan akademik dengan menyerahkan Lembar Pembimbingan Akademik kepada Ketua Program Studi pada setiap akhir semester; 12
b. Ketua Program Studi mengisi Kartu Monitoring danrekapitulasi Pembimbingan Akademik seluruh Penasihat Akademik (lihat formulir pada Lampiran 7 dan 8); c. Monitoring dan evaluasi dilakukan pada setiap akhir semester; d. Hasil monitoring dan evaluasi dilaporkan oleh Ketua Program Studi kepada Wakil Dekan I. 13
BAB IV PENUTUP Pedoman Pembimbingan Akademik ini merupakan dokumen yang harus dipedomani oleh seluruh sivitas akademik di lingkungan Program Studi Diploma III Analis Farmasi dan Makanan. Tersedianya dokumen ini tidak hanya penting dalam mendukung terlaksananya program pembimbingan akademik, tetapi juga merupakan perwujudan dari upaya program studi untuk membangun sistem informasi manajemen organisasi. dan Penasihat Akademik diharapkan dapat memanfaatkan pedoman ini sebagai sarana untuk membangun komunikasi akademik yang baik sesuai dengan kode etik yang berlaku. Program Studi Diploma III Analis Farmasi dan Makanan Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara menyadari bahwa pembimbingan akademik merupakan proses penting dalam meningkatkan prestasi akademik mahasiswa, maka monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembimbingan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tugas dan tanggungjawab Ketua Program Studi. Ini mutlak dilakukan sebagai upaya untuk mewujudkan good university governance di Program Studi Diploma III Analis Farmasi dan Makanan Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara. Dinamika perkembangan dunia pendidikan tinggi vokasi dalam tatanan nasional dan global tentunya akan mempengaruhi kebijakan-kebijakan akademik di Program Studi Diploma III Analis Farmasi dan Makanan Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara, sehingga pedoman ini mungkin masih perlu untuk disempurnakan di masa akan datang. Semoga Pedoman Pembimbingan Akademik ini dapat bermanfaat bagi penyelenggaraan pendidikan, khususnya di Program Studi Diploma III Analis Farmasi dan Makanan Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara. 14
Lampiran 1. Formulir Surat Pernyataan Pengunduran Diri sebagai Penasihat Akademik UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS FARMASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III ANALIS FARMASI DAN MAKANAN PEMBIMBINGAN AKADEMIK SURAT PERNYATAAN PENGUNDURAN DIRI SEBAGAI PENASIHAT AKADEMIK Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : NIP : Pangkat/Golongan : Jabatan : dengan ini menyatakan mengundurkan diri sebagai Penasihat Akademik pada Program Studi Diploma III Analis Farmasi dan Makanan untuk mahasiswa yang namanya tersebut di bawah ini: No. Nama N I M dikarenakan... Demikian surat pernyataan ini saya buat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. Mengetahui Ketua Program Studi, Medan,... Yang Menyatakan, Materai Rp. 6000...... NIP NIP 15
Lampiran 2. Formulir Permohonan Penggantian Penasihat Akademik UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS FARMASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III ANALIS FARMASI DAN MAKANAN PEMBIMBINGAN AKADEMIK SURAT PERMOHONAN PENGGANTIAN PENASIHAT AKADEMIK Kepada Yth. Ketua Program Studi Diploma III Analis Farmasi dan Makanan Medan Dengan hormat, saya yang bertanda tangan di bawah ini, Nama : NIM : Nama Penasihat Akademik : NIP : dengan ini memohon kepada Ketua Program Studi Diploma III Analis Farmasi dan Makanan untuk dapat mengganti Penasehat Akademik saya dikarenakan... Demikian surat permohonan ini saya buat, atas perhatian dan bantuannya diucapkan terima kasih. Medan,.. Pemohon,... NIM 16
Lampiran 3. Formulir Biodata dan Penasihat Akademik UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS FARMASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III ANALIS FARMASI DAN MAKANAN PEMBIMBINGAN AKADEMIK BIODATA MAHASISWA DAN PENASIHAT AKADEMIK A. Data Diri Pas Foto 3 x 4 cm (berwarna) Nama : NIM : Jenis Kelamin : Asal SLTA : Alamat : Tempat/Tanggal Lahir : Telepon/Hp : Email : B. Data Diri Penasihat Akademik Nama : NIP : Telepon/Hp : Email : 17
Lampiran 4. Formulir Lembar Pembimbingan Akademik UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS FARMASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III ANALIS FARMASI DAN MAKANAN PEMBIMBINGAN AKADEMIK LEMBAR PEMBIMBINGAN AKADEMIK Semester Genap/Ganjil Tahun Akademik 20 /20 No Tanggal Materi Pembimbingan Rekomendasi Tanda Tangan Diketahui oleh Ketua Program Studi, Medan,... Penasihat Akademik,...... NIP NIP 18
Lampiran 5. Formulir Rekaman Akademik 19
Lampiran 6. Formulir Surat Kuasa Pembimbingan Akademik UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS FARMASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III ANALIS FARMASI DAN MAKANAN PEMBIMBINGAN AKADEMIK SURAT KUASA Saya yang bertanda tangan di bawah ini, Nama : NIM : Nama Penasihat Akademik : dengan ini memberikan kuasa kepada: Nama : NIM : untuk pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) Semester Ganjil/Genap Tahun Akademik 20./20. dikarenakan... Demikian surat kuasa ini saya buat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. Penerima Kuasa, Medan,... Pemberi Kuasa, Materai Rp. 6000...... NIM NIM 20
Lampiran 7. Formulir Kartu Monitoring Pembimbingan Akademik UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS FARMASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III ANALIS FARMASI DAN MAKANAN PEMBIMBINGAN AKADEMIK KARTU MONITORING PEMBIMBINGAN AKADEMIK* Semester Genap/Ganjil Tahun Akademik 20... / 20... Nama Penasehat Akademik : NIP : Pangkat/Golongan : Jabatan : Jumlah : orang No. Nama NIM Jumlah Pertemuan Materi Pembimbingan Rekomendasi Catatan * Kartu ini diisis oleh Ketua Program Studi Medan,... Ketua Program Studi... NIP 21
Lampiran 8. Formulir Rekapitulasi Pembimbingan Akademik UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS FARMASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III ANALIS FARMASI DAN MAKANAN PEMBIMBINGAN AKADEMIK REKAPITULASI PEMBIMBINGAN AKADEMIK Semester Genap/Ganjil Tahun Akademik 20... / 20... No. Nama Penasihat Akademik NIP Jumlah Jumlah Pertemuan Rata-Rata Angka Kredit (SKS) Medan,... Ketua Program Studi,... NIP 22
TIM PENYUSUN Prof. Dr. Jansen Silalahi, M.App.Sc., Apt. Dr. Poppy Anjelisa Z. Hasibuan, S.Si., M.Si., Apt. Khairunnisa, S.Si., M.Pharm., Ph.D., Apt. Popi Patilaya, S.Si., M.Sc., Apt. Hari Ronaldo Tanjung, S.Si., M.Sc., Apt.. Dadang Irfan Husori, S.Si., M.Sc., Apt.. Imam Bagus Sumantri, S.Farm., M.Si., Apt. Embun Suci Nasution, M.Far.Klin., Apt. Lia Laila, S.Farm., M.Sc., Apt. Henny Sri Wahyuni, S.Farm., M.Si., Apt. Yade Metri Permata, S.Farm., M.Si., Apt.
PROGRAM STUDI DIPLOMA III ANALIS FARMASI DAN MAKANAN FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA Jalan Tridharma No. 5, Pintu 4, Kampus USU Medan 20155 Telp. (062) 8223558; Faks. (061) 8219775 Email: farmasi.usu.ac.id