KATA PENGANTAR. LPM Universitas PGRI Semarang
|
|
|
- Ida Utami Oesman
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 PENYUSUN LAPORAN 1. Ketua Lembaga Penjaminan Mutu : Dr. Ary Susatyo Nugroho, M.Si 2. Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu : Drs. Djoko Purnomo, MM 3. Kepala Pusat Penjaminan Mutu Internal : Endah Rita S.Dewi, M.Si 4. Kepala Pusat Penjaminan Mutu Eksternal : Drs. Suyoto, M.Pd i
2 DAFTAR ISI Halaman DAFTAR ISI...1 KATA PENGANTAR...2 A. LATAR BELAKANG...3 B. PELAKSANAAN MONITORING DAN EVALUASI LAYANAN DOSEN WALI...5 C. INSTRUMEN MONITORING DAN EVALUASI LAYANAN DOSEN WALI...7 D. HASIL MONITORING...8 E. EVALUASI DAN TINDAK LANJUT...9 F. SIMPULAN...11 G. REKOMENDASI...11 H. PENUTUP...12 I. DAFTAR PUSTAKA...13 LAMPIRAN 1
3 KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkah dan limpahan rahmat-nya, sehingga kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Layanan Dosen Wali Universitas PGRI Semarang dapat diselesaikan. Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada yang terhormat 1) Ketua YPLP PT PGRI Semarang; 2) Rektor Universitas PGRI Semarang; 3) Serta pihak-pihak terkait atas terselenggaranya kegiatan Monitoring dan Evaluasi Layanan Dosen Wali Universitas PGRI Semarang dengan segala fasilitas dan dukungan yang telah diberikan. Monev Layanan Dosen Wali ini sebagai upaya penjaminan mutu memperoleh informasi layanan dosen wali kepada mahasiswa terkait dengan kepentingan akademik mahasiswa yang merupakan salah satu bagian implementasi dalam penyelenggaraan catur dharma dalam ketercapaian visi dan misi UPGRIS. Lembaga Penjaminan Mutu UPGRIS berharap hasil monitoring dan evaluasi layanan dosen wali ini dapat dipergunakan sebagai bahan masukan dan pertimbangan mutu penyelenggaraan pendidikan Perguruan Tinggi. Selanjutnya, periode mendatang terus dilakukan monitoring dan evaluasi layanan dosen wali Universitas PGRI Semarang terhadap seluruh sivitas akademika sehingga pihak-pihak yang berkepentingan dapat melakukan perbaikan. LPM Universitas PGRI Semarang 2
4 A. LATAR BELAKANG Pembangunan pendidikan nasional merupakan upaya untuk mengembangkan kemampuan berpikir rasional, membentuk watak dan peradaban bangsa Indonesia yang cerdas serta bermartabat. Pembangunan pendidikan nasional bertujuan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Pembangunan pendidikan bagi kemajuan bangsa sangat penting, maka perguruan tinggi harus aktif dalam mewujudkan fungsi dan peran pendidikan melalui visi dan misinya. Visi dan misi merupakan cita-cita yang akan dicapai oleh perguruan tinggi, maka untuk mencapai visi dan misi tersebut telah disusun rencana strategis. Rencana tersebut dapat diklasifikasikan dalam katagori rencana jangka pendek, rencana jangka menengah dan rencana jangka panjang. Universitas PGRI Semarang sebagai perguruan tinggi yang mencetak para cendekiawan harus mampu membawa perubahan positif bagi bangsa Indonesia. Sistem pendidikan nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan. Selain itu, juga untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional dan global. Sehingga perlu dilakukan pembaharuan pendidikan secara terencana, terarah, dan berkesinambungan. Perubahan yang terjadi dapat mencakup quality program, strategic change, dan cultural change. Hal ini berarti perubahan tersebut mencakup baik sistem maupun budaya. Dengan adanya dinamika lingkungan eksternal yang terjadi dan dengan melihat Perkembangan Universitas PGRI Semarang pada tahun terakhir karenanya dibutuhkan cara pandang baru. Strategi untuk melaksanakan visi, misi dan tujuan dituangkan dalam Renstra Paradigma baru yang dipandang tanggap terhadap perkembangan tersebut adalah outward looking, yaitu berorientasi kepada pelayanan Universitas PGRI Semarang kepada pihak luar dengan memanfaatkan secara optimal potensi internal. Universitas PGRI Semarang, terbentuk pada tanggal 17 April 2014, berdasarkan Surat Keputusan 3
5 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 143/P/2014 Universitas PGRI Semarang merupakan perubahan sekaligus penggabungan dari dua perguruan tinggi yaitu IKIP PGRI Semarang dengan Akademi Teknologi Semarang (ATS). Adapun Visi UPGRIS adalah Menjadi Universitas yang Unggul dan Berjatidiri. Misi UPGRIS adalah Menyelenggarakan Catur Dharma (Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Peneladanan) untuk membentuk insan cendekia serta pemimpin yang unggul dan berkarakter Kebangsaan bagi kemaslahatan hidup dan kehidupan. Tujuan UPGRIS adalah: 1) Membentuk insan cendekia yang unggul dan berkarakter teruntuk kemaslahatan hidup dan kehidupan; 2) Membentuk pemimpin yang unggul dan berkarakter Kebangsaan; 3) Mengembangkan dan menyebarkan ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, dan seni dengan wawasan global, komitmen nasional, dan kearifan lokal; 4) Membangun kehidupan bermartabat. Program sarjana (S1) reguler yang ada di Universitas PGRI Semarang, adalah program pendidikan akademik setelah pendidikan menengah, yang memiliki beban studi sekurang-kurangnya 144 (seratus empat puluh empat) sks dan sebanyak-banyaknya 160 (seratus enam puluh) sks yang dijadwalkan untuk 8 (delapan) sem ester dan dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 8 (delapan) semester dan paling lama 14 (empat belas) semester. Untuk membantu kelancaran belajar mahasiswa, Fakultas/Jurusan/ Program Studi menetapkan dosen wali yang akan membimbing mahasiswa dalam kegiatan akademik selama menempuh studi Program Sarjana, dan Program Pascasarjana. Jumlah mahasiswa yang dibimbing dosen wali disesuaikan dengan kemampuan Fakultas/Jurusan/Program Studi. Mengingat pentingnya informasi layanan dosen wali UPGRIS maka Lembaga Penjaminan Mutu perlu melakukan monitoring dan evaluasi layanan dosen wali tahun melalui angket, sehingga hasil analisis tersebut diharapkan dapat menjadi bahan masukan dan kajian kepada Perguruan Tinggi dalam hal ini Universitas PGRI Semarang, khususnya dalam bidang akademik. 4
6 B. PELAKSANAAN MONITORING DAN EVALUASI LAYANAN DOSEN WALI UPGRIS Di dalam pelaksanaan monev kegiatan ini dilakukan berbagai tahapan kegiatan dengan hasil sebagai berikut. Tabel 1. Tahapan Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Layanan Dosen Wali Universitas PGRI Semarang Hari/tgl Kegiatan Pihak yang Terlibat Hasil Dokumen Selasa, 05 April Penyusunan angket LPM Draf angket Selasa, 12 April Validasi ahli LPM, pakar pendidikan Draf koreksi Rabu, Penyusunan LPM Angket 20 April angket final 5
7 25-27 Pengisian Petugas LPM Angket April angket layanan terisi dosen wali 2-4 Mei Pengolahan LPM Data angket Monev analisis layanan dosen wali 08 Juni Pembuatan LPM Draft draft laporan laporan Senin, Pembuatan LPM dalam 27 Juni draft laporan FGD 01 Penyusunan LPM Laporan Agustus laporan final 6
8 C. INSTRUMEN MONITORING DAN EVALUASI LAYANAN DOSEN WALI UPGRIS ANGKET LAYANAN DOSEN WALI UNIVERSITAS PGRI SEMARANG Prodi : Angkatan/Semester : Jenjang : S1/S2* Jenis Kelamin : Laki-laki / Perempuan Tanggal Pengisian : PETUNJUK: 1. Anda diminta untuk mengisi angket berikut. 2. Tujuan survei ini untuk membantu UPGRIS mengevaluasi kepuasan Anda terhadap pelayanan administrasi akademik di UPGRIS. 3. Respons Anda akan digunakan untuk membantu meningkatkan kualitas pelaksanaan pelayanan administrasi akademik UPGRIS. 4. Angket ini bersifat anonim, Anda tidak perlu menuliskan identitas nama. 5. Beri tanda ceklis ( ) pada kolom pilihan jawaban yang tersedia: 1. Kurang Baik 2. Cukup Baik 3. Baik 4. Sangat Baik No. a. Sikap Pernyataan 1. Kesantunan Dosen Wali dalam memberikan pelayanan akademik mahasiswa. 2. Keramahtamahan Dosen Wali dalam memberikan pelayanan akademik mahasiswa. 3. Kepedulian Dosen Wali dalam memahami kepentingan dan/atau kesulitan mahasiswa. b. Kualitas Layanan 1. Kualitas layanan Dosen Wali untuk memenuhi kepentingan mahasiswa. 2. Dosen Wali memberikan bantuan kepada mahasiswa apabila menghadapi masalah akademik. 3. Ketepatan waktu pelayanan Dosen Wali dalam memberikan pelayanan akademik mahasiswa. c. Kompetensi 1. Dosen Wali memiliki kemampuan untuk melayani kepentingan akademik mahasiswa. 2. Kecakapan Dosen Wali dalam penguasaan informasi dan/atau meteri terkait layanan akademik. 3. Kejelasan prosedur pelayanan Dosen Wali dalam memberikan pelayanan akademik mahasiswa. 4. Konsistensi Dosen Wali dalam memberikan pelayanannya. *) coret yang tidak sesuai 7 SKOR
9 D. HASIL MONITORING Data Rekap Monev Layanan Dosen Wali Disajikan Pada Tabel Berikut: No Kompetensi Skor TOTAL 1 Sikap 0,93 16,43 46,27 36, Kualitas Layanan 1,52 20,26 48,95 29, Kompetensi 0,96 18,27 48,16 32, Grafik Data Rekap Monev Layanan Dosen Wali Per Fakultas 8
10 E. EVALUASI DAN TINDAK LANJUT Monitoring dan evaluasi layanan dosen wali tahun dilakukan melalui pengisian angket oleh mahasiswa, yang selanjutnya dilakukan analisis data. Secara umum layanan dosen wali kepada mahasiswa yang dievaluasi meliputi 3 aspek yaitu aspek sikap mendapatkan skor 46,27% (baik) dan 36,36% (sangat baik). Aspek sikap terkait dengan Kesantunan Dosen Wali dalam memberikan pelayanan akademik mahasiswa, Keramahtamahan Dosen Wali dalam memberikan pelayanan akademik mahasiswa, Kepedulian Dosen Wali dalam memahami kepentingan dan/atau kesulitan mahasiswa. Aspek kualitas layanan dengan skor 48,95% (baik) dan 29,27% (sangat baik). Aspek kualitas layanan terkait dengan Kualitas layanan Dosen Wali untuk memenuhi kepentingan mahasiswa, Dosen Wali memberikan bantuan kepada mahasiswa apabila menghadapi masalah akademik, Ketepatan waktu pelayanan Dosen Wali dalam memberikan pelayanan akademik mahasiswa. Aspek kompetensi dengan skor 48,16% (baik) dan 32,60% (sangat baik). Aspek kompetensi meliputi Dosen Wali memiliki kemampuan untuk melayani kepentingan akademik mahasiswa, Kecakapan Dosen Wali dalam penguasaan informasi dan/atau meteri terkait layanan akademik, Kejelasan prosedur pelayanan Dosen Wali dalam memberikan pelayanan akademik mahasiswa, Konsistensi Dosen Wali dalam memberikan pelayanannya. Dosen wali akan membimbing mahasiswa dalam kegiatan akademik selama menempuh studi baik Program Sarjana maupun Program Pascasarjana. Secara umum tugas dosen wali adalah sebagai berikut. 1. Menerima dan memberikan penjelasan kepada mahasiswa tentang cara belajar di Perguruan Tinggi. 2. Mengidentifikasi masalah yang dihadapi mahasiswa tentang kesulitan/kebutuhan dalam menggunakan sarana akademik. 3. Memberikan pengarahan tentang pentingnya studi kelompok diskusi dan melatih diri untuk berfikir secara analitis serta mengadakan pengawasan. 4. Memberikan penjelasan tentang administrasi pendidikan (aturan akademik, pengertian sks, strategi belajar, strategi dalam memperbaiki IP (Indeks 9
11 Prestasi) dan mempercepat kelulusan, pengisian KRS (Kartu Rencana Studi) dll. 5. Menerima laporan yang menyangkut kesulitan-kesulitan dalam mengikuti kegiatan akademik. 6. Mendorong mahasiswa senang dan gemar berdiskusi, seminar atau penulisan ilmiah. Selanjutnya, tugas khusus dosen wali adalah sebagai berikut. 1. Menjadwal kegiatan pertemuan berkala dengan mahasiswa yang dibimbingnya. 2. Mengadakan pertemuan berkala dengan mahasiswa yang dibimbingnya sesuai dengan jadwal yang telah dibuat dan disepakati bersama. 3. Menerima keluhan dan laporan tentang kemajuan belajar mahasiswa, baik saat pertemuan terjadwal maupun di luar acara pertemuan. 4. Memberi pengarahan kapada mahasiswa yang dibimbingnya tentang berbagai keluhan dan laporan yang disampaikannya tentang masalah-masalah akademik atau masalah masalah yang dapat menganggu proses belajar mahasiswa. 5. Secara berkala mengadakan pertemuan antar dosen wali bersama Ketua Program Studi di bawah koordinasi Bidang Kemahasiswaan. 6. Memberikan laporan tertulis pada setiap akhir semester tentang kemajuan belajar mahasiswa yang dibimbingnya atau hal-hal khusus lainnya tentang mahasiswa yang dibimbingnya kepada Ketua Program Studi. 7. Menerima salinan Kartu Hasil Studi (KHS) mahasiswa yang dibimbingnya pada setiap akhir semester dan meneliti kembali keberhasilan studi mahasiswa melalui KHS tersebut. 8. Menandatangani KRS (Kartu Rencana Studi), KPRS (Kartu Perubahan Rencana Studi), surat permohonan cuti akademik, Kartu Kendali, surat permohonan pindah, surat ijin tidak mengikuti kuliah/praktikum karena sebab yg penting di luar sakit/ musibah, permohonan untuk mengikuti kuliah lintas Prodi, kartu rencana studi untuk mengikuti kuliah dalam SP (Semester Pendek), dan surat permohonan mengikuti ujian susulan diluar sakit/musibah, serta surat lainnya yang belum diatur dalam aturan ini. 10
12 9. Menerima pemberitahuan dari Prodi/Wakil Bidang Akademik tentang masalah administrasi akademik penting (seperti pelanggaran akademik, tidak daftar ulang, cuti akademik, pindah dan lain sebagainya) untuk mahasiswa yang dibimbingnya. 10. Bila dipandang perlu, Dosen wali dapat berkonsultasi kepada pimpinan Prodi, dan bahkan dapat menghubungi orang tua dari mahasiswa bimbingannya untuk penyelesaian masalah akademiknya. Dengan demikian, pembimbingan oleh dosen wali kepada mahasiswa terutama dalam bidang akademik perlu untuk terus diperbaiki dan ditingkatkan, sehingga rencana studi mahasiswa dapat berjalan sesuai harapan, yang secara otomatis akan berpengaruh terhadap keberlangsungan, kelestarian dan kesuksesan jangka panjang lembaga dalam hal ini Universitas PGRI Semarang. F. SIMPULAN Monev layanan dosen wali tahun dapat terlaksana dengan baik. Aspek sikap, kualitas layanan dan kompetensi dosen wali tergolong baik, sehingga ketiga aspek tersebut perlu untuk terus ditingkatkan dan diperbaiki. G. REKOMENDASI Berdasarkan hasil monev layanan dosen wali Tahun yang telah disimpulkan, maka Lembaga Penjaminan Mutu UPGRIS memberikan rekomendasi secara umum bahwa: Kualitas layanan dosen wali terus ditingkatkan, dengan 1. melaksanakan tugasnya berdasarkan tata aturan perwalian; 2. memperhatikan kode etik kehidupan akademik; dan 3. meningkatkan koordinasi dengan unit-unit kerja lainnya dalam rangka perwalian. 11
13 H. PENUTUP Dosen wali memiliki peran penting dalam membantu mahasiswa menyelesaikan program studinya dengan baik sesuai dengan minat dan kemampuannya. Sehingga rencana studi mahasiswa sejak semester awal dapat terkelola dengan baik dan pada akhirnya mahasiswa mampu menyelesaikan studi tepat waktu. Dosen wali dapat diibaratkan sebagai orang tua mahasiswa saat di kampus, dengan demikian bimbingan, perhatian kepada mahasiswa dapat dilakukan secara intensif untuk mendapatkan hasil yang maksimal. 12
14 I. PUSTAKA Pedoman Pendidikan Universitas PGRI Semarang Universitas PGRI Semarang. 13
KATA PENGANTAR. LPM Universitas PGRI Semarang
PENYUSUN LAPORAN 1. Ketua Lembaga Penjaminan Mutu : Dr. Ary Susatyo Nugroho, M.Si. 2. Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu : Drs. Djoko Purnomo, MM. 3. Kepala Pusat Penjaminan Mutu Internal : Endah Rita
KATA PENGANTAR. Semarang, September 2016 LPM Universitas PGRI Semarang
PENYUSUN LAPORAN 1. Ketua Lembaga Penjaminan Mutu : Dr. Ary Susatyo Nugroho, M.Si. 2. Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu : Drs. Djoko Purnomo, M.M. 3. Kepala Pusat Penjaminan Mutu Internal : Endah Rita
KATA PENGANTAR. LPM Universitas PGRI Semarang
PENYUSUN LAPORAN 1. Ketua Lembaga Penjaminan Mutu : Dr. Ary Susatyo Nugroho, M.Si. 2. Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu : Drs. Djoko Purnomo, MM. 3. Kepala Pusat Penjaminan Mutu Internal : Endah Rita
KATA PENGANTAR. LPM Universitas PGRI Semarang
PENYUSUN LAPORAN 1. Ketua Lembaga Penjaminan Mutu : Dr. Ary Susatyo Nugroho, M.Si 2. Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu : Drs. Djoko Purnomo, MM 3. Kepala Pusat Penjaminan Mutu Internal : Endah Rita S.D,
KATA PENGANTAR. Semarang, September 2016 LPM Universitas PGRI Semarang
PENYUSUN LAPORAN 1. Ketua Lembaga Penjaminan Mutu : Dr. Ary Susatyo Nugroho, M.Si. 2. Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu : Drs. Djoko Purnomo, M.M. 3. Kepala Pusat Penjaminan Mutu Internal : Endah Rita
KATA PENGANTAR. LPM Universitas PGRI Semarang
PENYUSUN LAPORAN 1. Ketua Lembaga Penjaminan Mutu: Dr. Ary Susatyo Nugroho, M.Si 2. Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu: Drs. Djoko Purnomo, MM 3. Kepala Pusat Penjaminan Mutu Internal: Endah Rita S.D,
KATA PENGANTAR. LPM Universitas PGRI Semarang
PENYUSUN LAPORAN 1. Ketua Lembaga Penjaminan Mutu : Dr. Ary Susatyo Nugroho, M.Si 2. Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu : Drs. Djoko Purnomo, MM 3. Kepala Pusat Penjaminan Mutu Internal : Endah Rita S.D,
KATA PENGANTAR. LPM Universitas PGRI Semarang
KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkah dan limpahan rahmat-nya, sehingga kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Praktik Pengalaman Lapangan Tahun Akademik
Instruksi Kerja Dosen Penasehat Akademik. Fakultas Pertanian
Instruksi Kerja Dosen Penasehat Akademik Fakultas Pertanian UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2011 Instruksi Kerja Dosen Penasehat Akademik Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Kode Dokumen : 0040007019
DRAFT UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN TENTANG DOSEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
DRAFT UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN TENTANG DOSEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Menimbang: a. bahwa pembangunan nasional dalam bidang pendidikan adalah upaya
BAB I PENDAHULUAN. kehidupan bangsa. Hal ini tertuang dalam Undang- undang Pendidikan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Masalah Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa, pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat
STANDAR PROSES PEMBELAJARAN
UNIVERSITAS PENDIDIKAN NASIONAL (UNDIKNAS) STANDAR PROSES PEMBELAJARAN Kode/No : STD/SPMI/A.03 Tanggal : 20-12-2016 Revisi : I Halaman : 1-10 STANDAR PROSES PEMBELAJARAN undiknas, 2016 all rights reserved
BAB I PENDAHULUAN. Seiring dengan berkembangnya zaman dan kemajuan ilmu teknologi.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Seiring dengan berkembangnya zaman dan kemajuan ilmu teknologi. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia saat ini berkembang cukup maju dengan
I. PENDAHULUAN. agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk
1 I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pendidikan mempunyai peranan besar dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan kemajuan bangsa. Pendidikan merupakan kunci utama sebagai fondasi untuk meningkatkan
BUKU PEBIMBINGAN AKADEMIK
BUKU PEBIMBINGAN AKADEMIK 2015 2020 Ketua Program Studi, Dosen Pebimbingan Akademik, ( ) ( ) UNIVERSITAS DHARMAS INDONESIA TAHUN 2015 PEMBIMBINGAN AKADEMIK UNIVERSITAS DHARMAS INDONESIA A. Latar Belakang
Panduan Pembimbingan Akademik
Panduan Pembimbingan Akademik 1 KATA PENGANTAR Buku Panduan Pembimbingan Akademik adalah buku panduan teknis dalam penyelenggaraan proses pembimbingan akademik di Program Studi Teknokimia Nuklir (Prodi
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 CIREBON Jl. Perjuangan No. 17 Cirebon, Telp: /480588
VISI Menjadi Fakultas Teknik sebagai Pusat Unggulan Nasional dalam Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi MISI Menyelenggarakan Pendidikan Tinggi Teknik Terkemuka di dalam Melaksanakan
INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL
INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL No. Dok: LPM.20 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 1/ 10 STANDAR ISI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL No. Dok: LPM.20 No. Rev
KODE ETIK PEGAWAI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM
KODE ETIK PEGAWAI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM MUKADDIMAH Universitas Muhammadiyah Mataram disingkat UM Mataram adalah Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan/atau pendidikan
STANDAR PENILAIAN PEMBELAJARAN UNIVERSITAS ISLAM MADURA
UNIVERSITAS ISLAM STANDAR MADURA Nomer: MUTU Alamat : Komplek SISTEM PP. PENJAMINAN Miftahul Ulum MUTU Bettet INTERNAL Pamekasan Tlp. (0324) UNIVERSITAS 321783, ISLAM Fax. (0324) MADURA Nomer 321783 :
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Adanya kesadaran manusia tentang pentingnya pendidikan maka di zaman saat ini, negara kita mengalami perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat
PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS HASANUDDIN NOMOR : 16890/UN4/KP.49/2012 TENTANG KODE ETIK MAHASISWA UNIVERSITAS HASANUDDIN
Keputusan Rektor Unhas Nomor : 16890/UN4/KP.49/2012 PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS HASANUDDIN NOMOR : 16890/UN4/KP.49/2012 TENTANG KODE ETIK MAHASISWA UNIVERSITAS HASANUDDIN MENIMBANG : 1. bahwa untuk menciptakan
BAB I PENDAHULUAN. Nasional pasal 3 menyatakan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 3 menyatakan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk
BAB I PENDAHULUAN. merubah dirinya menjadi individu yang lebih baik. Pendidikan berperan
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan suatu kegiatan yang dilakukan manusia untuk merubah dirinya menjadi individu yang lebih baik. Pendidikan berperan penting dalam proses
PENGARUH DISIPLIN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X IS SMA NEGERI 5 TEGAL TAHUN AJARAN 2014/2015 SKRIPSI
PENGARUH DISIPLIN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X IS SMA NEGERI 5 TEGAL TAHUN AJARAN 2014/2015 SKRIPSI Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Oleh: Safitri
Standar XIII Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas PGRI Semarang
i ii SALINAN KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA SEMARANG NOMOR: 101/SK/UPGRIS/VII/2014 tentang MANUAL SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) UNIVERSITAS PGRI SEMARANG REKTOR
PROGRAM KERJA TAHUNAN PENGAWAS SEKOLAH 2011/2012
PROGRAM KERJA TAHUNAN PENGAWAS SEKOLAH 2011/2012 : Nama Pengawas : Dr. Rahmat, M.Pd. NIP : 195805161981011004 NUPTK : 884873663720012 Bidang Tugas : Pengawas SMA Kota : Bogor Provinsi : Jawa Barat DINAS
BAB I PENDAHULUAN. Perguruan tinggi menjadi pilar utama dalam melahirkan sumber daya manusia
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Perguruan tinggi menjadi pilar utama dalam melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, ini dapat dilakukan melalui peningkatan ilmu pengetahuan,
PROGRAM KERJA TAHUNAN PENGAWAS SEKOLAH 2011/2012
PROGRAM KERJA TAHUNAN PENGAWAS SEKOLAH 2011/2012 : Nama Pengawas : Dr. Rahmat NIP : 195805161981011004 NUPTK : 884873663720012 Bidang Tugas : Pengawas SMA Kota : Bogor Provinsi : Jawa Barat DINAS PENDIDIKAN
BAB 1 PENDAHULUAN. kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dimiliki agar mengetahui,
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Persaingan yang ada di berbagai bidang usaha, baik bidang usaha manufaktur maupun jasa, menuntut organisasi untuk dapat menciptakan keunggulan bersaing. Organisasi
BAB I PENDAHULUAN. Indonesia tahun 1945, berfungsi mengembangkan kemampuan dan. Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif,
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan Nasional berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945, berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban
D S A A S R A R & & FU F N U G N S G I S PE P N E D N I D DI D KA K N A N NA N S A I S ON O A N L A
UNDANG UNDANG NO. 20 TH.2003 Tentang SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL Sosialisasi KTSP DASAR & FUNGSI PENDIDIKAN NASIONAL Pendidikan Nasional berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia
INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL
No. Dok: LPM.09 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 1/ 14 INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL No. Dok: LPM.09 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 2/ 14 BAB I VISI dan MISI A. Visi ISTA Visi Institut
BUKU KODE ETIK DOSEN
Kode Dokumen Nama Dokumen Edisi Disahkan Tanggal Disimpan di- KED-AAYKPN Buku Kode Etik 01-Tanpa Revisi 31 Agustus 2010 UPM-AAYKPN Dosen BUKU KODE ETIK DOSEN AKADEMI AKUNTANSI YKPN YOGYAKARTA Disusun Oleh
Panduan Pembimbingan Akademik Program Studi Pendidikan Sejarah
Universitas Muhammadiyah Metro Panduan Pembimbingan Akademik Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Muhammadiyah Metro 01 Tim Penyusun Panduan Pembimbingan Akademik Program Studi Pendidikan
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA)
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) 2016-2020 TIM PENYUSUN Padlurrahman (ketua) Aswasulasikin (Anggota) Danang Prio Utomo (Anggota) Wawan Muliawan (Anggota) Atiaturrahmaniah (Anggota) Aris Sugianto (Anggota) LEMBAGA
BUKU PEDOMAN PERWALIAN PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN
BUKU PEDOMAN PERWALIAN PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN 2015 I. PENDAHULUAN Salah satu Tridarma Perguruan Tinggi adalah bidang pendidikan. Pendidikan Tinggi ini diantaranya bertujuan untuk: 1. Mengembangkan
PEDOMAN STANDAR AKADEMIK STMIK SUMEDANG
PEDOMAN STANDAR AKADEMIK STMIK SUMEDANG SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER (STMIK) SUMEDANG DITETAPKAN DI SUMEDANG, 19 AGUSTUS 2014 OLEH KETUA STMIK SUMEDANG SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan suatu aspek yang sangat penting dalam kehidupan yang dapat mengubah watak, perilaku, dan dapat mengubah seseorang dari yang tidak tahu menjadi
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN SERANG
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN SERANG NOMOR : 722 TAHUN : 2006 PERATURAN DAERAH KABUPATEN SERANG NOMOR 1 TAHUN 2006 TENTANG KETENTUAN PENYELENGGARAAN WAJIB BELAJAR MADRASAH DINIYAH AWALIYAH DI KABUPATEN SERANG
INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL
No. Dok: LPM.05 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 1/ 14 INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL No. Dok: LPM.05 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 2/ 14 BAB I VISI dan MISI A. Visi ISTA Visi Institut
BAB I PENDAHULUAN. sengaja, teratur dan berencana dengan maksud mengubah atau
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan adalah suatu usaha atau kegiatan yang dijalankan dengan sengaja, teratur dan berencana dengan maksud mengubah atau mengembangkan perilaku yang diinginkan.
I. PENDAHULUAN. proses pembelajaran. Keberadaan pendidikan yang sangat penting tersebut telah
1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pada hakikatnya pendidikan merupakan hak dasar bagi setiap warga Negara Indonesia untuk dapat menikmatinya. Pendidikan adalah usaha sadar yang dilakukan oleh manusia
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PEMBIMBINGAN AKADEMIK
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR Disiapkan oleh, Diperiksa oleh, Disahkan oleh, Muchlis, S.Kom., M.Si Ketua Tim Standar Proses Pembelajaran Yeni Yuliana, S.Sos.I., M.Pd.I Ariansyah, S.Kom., M.Kom Ketua Penjaminan
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pembelajaran adalah sebuah sistem yang kompleks dimana
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pembelajaran adalah sebuah sistem yang kompleks dimana kesuksesannya bisa terlihat dalam 2 aspek, yaitu aspek proses dan aspek produk. Sebagai sebuah sistem,
MANUAL PROSEDUR Daftar Ulang
MANUAL PROSEDUR Daftar Ulang FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2011 i MANUAL PROSEDUR Daftar Ulang Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Kode Dokumen : 0040006901 Revisi : 4 Tanggal :
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 54 TAHUN 2013 TENTANG STANDAR KOMPETENSI LULUSAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 54 TAHUN 2013 TENTANG STANDAR KOMPETENSI LULUSAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN
FORMULIR MUTU UNIVERSITAS KUNINGAN SPMI-UNIKU FM
FORMULIR MUTU UNIVERSITAS KUNINGAN SPMI-UNIKU FM 4210 04 KUNINGAN 2016 Formulir Mutu Universitas Kuningan SPMI-UNIKU FM 4210 04 Revisi ke : 00 Tanggal : 6 Sepetember 2016 Dikaji oleh : Rektor Dikendalikan
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Pendidikan merupakan investasi sumber daya manusia jangka
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan merupakan investasi sumber daya manusia jangka panjang yang mempunyai nilai strategis bagi kelangsungan peradaban manusia di dunia. Oleh sebab itu hampir
PERATURAN AKADEMIK. Peraturan akademik yang berlaku di Program Magister Pendidikan Kimia adalah sebagai berikut:
PERATURAN AKADEMIK Peraturan akademik yang berlaku di Program Magister Pendidikan Kimia adalah sebagai berikut: PERATURAN AKADEMIK PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN KIMIA UNIVERSITAS JAMBI BAB I KETENTUAN
KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR: 013/SK/R/UI/2006 TENTANG PENATAAN PENYELENGGARAAN PROGRAM EKSTENSI DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS INDONESIA
KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR: 013/SK/R/UI/2006 TENTANG PENATAAN PENYELENGGARAAN PROGRAM EKSTENSI DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS INDONESIA REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA Menimbang : a bahwa pada
Smart, Innovative, Professional
email : [email protected] Smart, Innovative, Professional 8 >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >> 7 >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >> 6 >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >> 5 >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >> 4 >> 0 >> 1 >> 2
BUKU PRIBADI MAHASISWA
BUKU PRIBADI MAHASISWA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2014 Kata Pengantar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya (FKIP Unsri) adalah salah satu institusi
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Beralihnya masyarakat kita dari masyarakat yang masih sederhana
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Beralihnya masyarakat kita dari masyarakat yang masih sederhana atau tradisional ke masyarakat yang modern sangat mempengaruhi kehidupan. Akibat dari berbagai
STANDAR OPRASIONAL PROSEDUR PENYELENGGARAAN BIMBINGAN AKADEMIK
STANDAR OPRASIONAL PROSEDUR PENYELENGGARAAN BIMBINGAN AKADEMIK Kode Dokumen : GPM/UN43.6/001 Revisi : 006 Tanggal : 26 Agustus 2016 Diajukan Oleh : Tim Gugus Penjamin Mutu Dikendalikan Oleh : Ketua Gugus
BAB VII STANDAR PENGELOLAAN
BAB VII STANDAR PENGELOLAAN Bagian Kesatu Tata Kelola Pasal 34 Pengelolaan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo menerapkan otonomi perguruan tinggi yang dalam batas-batas yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan
Buku Catatan Dosen Pembimbing Akademik
PRODI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO Buku Catatan Dosen Pembimbing Akademik NAMA NPM Dosen PA :.. :. :. TA 20... / 20... VISI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO "Terintegrasinya
PERATURAN DAERAH KABUPATEN KETAPANG NOMOR 17 TAHUN 2009 TENTANG PENDIRIAN POLITEKNIK KETAPANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KETAPANG,
PERATURAN DAERAH KABUPATEN KETAPANG NOMOR 17 TAHUN 2009 TENTANG PENDIRIAN POLITEKNIK KETAPANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KETAPANG, Menimbang : a. bahwa pembangunan nasional dalam bidang pendidikan
G.Tata Pamong (Governance) 1. Struktur dan Suasana Organisasi Secara umum, posisi Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia terlihat pada diagram Struktur
70 G.Tata Pamong (Governance) 1. Struktur dan Suasana Organisasi Secara umum, posisi Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia terlihat pada diagram Struktur Organisasi Fakultas Bahasa dan Seni UPI (Lampiran
BUKU PANDUAN BIMBINGAN AKADEMIK
BUKU PANDUAN BIMBINGAN AKADEMIK PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PANGAN FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN DAN KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG i A University for the exellence ii KATA PENGANTAR Lulus dengan
RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia
BUKU KEBIJAKAN MUTU SPMI UMN AW BUKU KEBIJAKAN MUTU SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL
BUKU KEBIJAKAN MUTU SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL i ii BUKU KEBIJAKAN MUTU SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUSLIM NUSANTARA AL-WASHLIYAH Kode Dokumen : KM/UMNAw/LPM/01/01-01 Revisi : 02 Tanggal
PROSEDUR PENGISIAN KRS SPMI - UBD
PROSEDUR PENGISIAN KRS SPMI - UBD SPMI UBD Universitas Buddhi Dharma Jl. Imam Bonjol No. 41 Karawaci, Tangerang Telp. (021) 5517853, Fax. (021) 5586820 Home page : http://buddhidharma.ac.id Disetujui oleh,
RENCANA STRATEGIS
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JEMBER RENCANA STRATEGIS 2012-2016 KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS JEMBER 2012 RENSTRA PS PENDIDIKAN BIOLOGI
RANCANGAN PERATURAN AKADEMIK FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SRIWIJAYA PERATURAN AKADEMIK BAB I KETENTUAN UMUM
RANCANGAN PERATURAN AKADEMIK FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SRIWIJAYA PERATURAN AKADEMIK BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam keputusan ini yang dimaksud: 1. Rektor adalah Rektor Universitas Sriwijaya; 2. Fakultas
BUKU PANDUAN BIMBINGAN AKADEMIK
BUKU PANDUAN BIMBINGAN AKADEMIK PROGRAM STUDI D-IV KEPERAWATAN GAWAT DARURAT JURUSAN KEPERAWATAN POLTEKKES KEMENKES SURABAYA i PROGRAM STUDI D-IV KEPERAWATAN GAWAT DARURAT SURABAYA VISI Menjadi Program
BUKU KODE ETIK TENAGA KEPENDIDIKAN
Kode Dokumen Nama Dokumen Edisi Disahkan Tanggal Disimpan di- KETK-AAYKPN Buku Kode Etik Tenaga Kependidikan 01-Tanpa Revisi 31 Agustus 2010 UPM-AAYKPN BUKU KODE ETIK TENAGA KEPENDIDIKAN AKADEMI AKUNTANSI
BAB 1 PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Upaya mewujudkan pendidikan karakter di Indonesia yang telah
BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Upaya mewujudkan pendidikan karakter di Indonesia yang telah tertuang dalam fungsi dan tujuan Pendidikan Nasional, yaitu Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan
Standar XV Sistem Informasi Universitas PGRI Semarang
i ii SALINAN KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA SEMARANG NOMOR: 101/SK/UPGRIS/VII/2014 tentang MANUAL SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) UNIVERSITAS PGRI SEMARANG REKTOR
KEGIATAN AKADEMIK DI PERGURUAN TINGGI. Oleh: Prof. Dr. H. Deden Mulyana, SE., M.Si. deden08m.com
KEGIATAN AKADEMIK DI PERGURUAN TINGGI Oleh: Prof. Dr. H. Deden Mulyana, SE., M.Si. deden08m.com [email protected] PENGENALAN ORGANISNASI DAN FUNGSI PERGURUAN TINGGI Menurut Undang-undang Republik
BAB II PROFIL PERUSAHAAN / INSTANSI Sejarah Ringkas Departemen Manajemen Ekstensi Fakultas Ekonomi
BAB II PROFIL PERUSAHAAN / INSTANSI 2.1. Sejarah Ringkas Departemen Manajemen Ekstensi Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen Ekstensi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara merupakan salah satu
INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL
INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL No. Dok: LPM.22 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 1/ 11 INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL No. Dok: LPM.22 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 2/ 11 BAB
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP UNSYIAH Darussalam, Banda Aceh
TUJUAN POB ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai: 1. Persyaratan yang diperlukan dalam pengisian Kartu Rencana Studi (KRS). 2. Tahapan yang harus dilakukan mahasiswa dalam pengisian Kartu
BAB I PENDAHULUAN. Undang-Undang RI No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, serta Peraturan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Regulasi utama dalam penyelenggaraan pendidikan di Indonesia adalah Undang-Undang RI No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang RI
BAB I PENDAHULUAN. memudahkan manusia dalam melakukan pekerjannya guna memenuhi kebutuhan
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi saat ini begitu pesat, karena teknologi dibuat untuk memudahkan manusia dalam melakukan pekerjannya guna memenuhi kebutuhan hidupnya.
BAB I PENDAHULUAN. mencapai suatu tujuan cita-cita luhur mencerdaskan kehidupan bangsa.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan sebuah upaya yang dilakukan negara untuk mencapai suatu tujuan cita-cita luhur mencerdaskan kehidupan bangsa. Tujuan pendidikan adalah untuk
PENERAPAN GOOD GOVERNANCE
PENERAPAN GOOD GOVERNANCE DALAM TATA KELOLA PENYELENGGARAAAN DAN PENGELOLAAN PERGURUAN TINGGI SWASTA YANG BERBASIS PELAYANAN Oleh Dr. I Nyoman Gede Remaja, S.H., M.H. 3 Abstrak: Dalam era globalisasi yang
BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan adalah hal yang penting dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan adalah hal yang penting dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan. Setiap bangsa dan generasi memiliki dasar dan tujuan pendidikan tertentu. Tentunya dasar
BERITA DAERAH KOTA BEKASI
BERITA DAERAH KOTA BEKASI NOMOR : 62 2015 SERI : E IKOTA BEKASI PERATURAN WALIKOTA BEKASI NOMOR 62 TAHUN 2015 TENTANG PROGRAM BELAJAR SEPANJANG HAYAT MELALUI BUDAYA BACA, MENULIS DAN BELAJAR DENGAN RAHMAT
PERTEMUAN ORANG TUA MAHASISWA BARU TAHUN AGUSTUS 2017
PERTEMUAN ORANG TUA MAHASISWA BARU TAHUN 2017 28 AGUSTUS 2017 DASAR HUKUM Peraturan Rektor Universitas Mulawarman Nomor 08 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Universitas Mulawarman Peraturan
PERATURAN DAERAH KABUPATEN KLUNGKUNG NOMOR 3 TAHUN 2010 TENTANG PENYELENGGARAAN PELAYANAN BIDANG PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PERATURAN DAERAH KABUPATEN KLUNGKUNG NOMOR 3 TAHUN 2010 TENTANG PENYELENGGARAAN PELAYANAN BIDANG PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KLUNGKUNG, Menimbang : a. bahwa bidang pendidikan merupakan
ASOSIASI BADAN PENYELENGGARA PERGURUAN TINGGI SWASTA INDONESIA
Lampiran Keputusan Munas IV Asosiasi BP PTSI Nomor: 07/MUNAS-IV/2017 ASOSIASI BADAN PENYELENGGARA PERGURUAN TINGGI SWASTA INDONESIA ANGGARAN DASAR ASOSIASI BP PTSI PEMBUKAAN Bahwa sesungguhnya tugas mendidik
MANUAL PROSEDUR PENYUSUNAN KRS
MANUAL PROSEDUR PENYUSUNAN KRS FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2013 Manual Prosedur Penyusunan KRS Fakultas Ilmu Budaya UNIVERSITAS BRAWIJAYA Kode Dokumen : 0120007010 Revisi : 2 Tanggal
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN Pada bab pendahuluan ini, secara berturut-turut akan diuraikan tentang hal-hal berikut : latar belakang penelitian; identifikasi masalah; rumusan masalah; tujuan penelitian; manfaat penelitian,
PENGELOLAAN SEKOLAH DASAR STANDAR NASIONAL Studi Situs Di SD Negeri Karangtowo 1 Kecamatan Karang Tengah Kabupaten Demak TESIS
PENGELOLAAN SEKOLAH DASAR STANDAR NASIONAL Studi Situs Di SD Negeri Karangtowo 1 Kecamatan Karang Tengah Kabupaten Demak TESIS Diajukan Kepada Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Universitas Muhammadiyah
KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR: 696A/SK/R/UI/2008
KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR: 696A/SK/R/UI/2008 TENTANG PENYELENGGARAAN PROGRAM VOKASI UNIVERSITAS INDONESIA REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA Menimbang: a bahwa telah terjadi ketidakseragaman
KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG NOMOR: 162/O/2004 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG NOMOR: 162/O/2004 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG REKTOR UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG, Menimbang : bahwa dalam rangka pelaksanaan
BAB I PENDAHULUAN. waktu. Seperti tercantum dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pembangunan Indonesia di bidang pendidikan dewasa ini dapat dilihat dari peningkatan sistem pelaksanaan pendidikan yang diusahakan dari waktu ke waktu. Seperti
PENYELENGGARAAN PROGRAM PENDIDIKAN KELAS KHUSUS INTERNASIONAL DI UNIVERSITAS INDONESIA REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA,
Menimbang KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA Nomor : 547/SK/R/UI/2005 Tentang PEDOMAN PENYELENGGARAAN PROGRAM PENDIDIKAN KELAS KHUSUS INTERNASIONAL DI UNIVERSITAS INDONESIA REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA,
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA FKIP UNIVERSITAS JAMBI SEMINAR PROPOSAL
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA FKIP UNIVERSITAS JAMBI SEMINAR PROPOSAL TUJUAN Standar Operasional Prosedur ini bertujuan untuk: 1. Memberikan gambaran tentang mekanisme pelaksanaan Seminar Proposal. 2.
BAB I PENDAHULUAN. warganya belajar dengan potensi untuk menjadi insan insan yang beradab, dengan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Pemerintah kini telah ramai membicarakan penekanan untuk merencanakan pendidikan berkarakter pada siswa. Pendidikan berkarakter akan mengantarkan warganya
STANDAR PENGELOLAAN PEMBELAJARAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS ISLAM MADURA
Alamat : Komplek PP. Miftahul Ulum Bettet Pamekasan Tlp. (0324) 321783, Fax. (0324) 321783 www.uim.ac.id STANDAR MUTU SPMI (Quality Standars) Nomer: SPMI-UIM/SM/01/01 Revisi: 1 Hal : 7 STANDAR PENGELOLAAN
AKREDITASI PERGURUAN TINGGI TERBUKA JARAK JAUH
Lampiran Peraturan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor 9 Tahun 2017 tentang Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi Terbuka Jarak Jauh BAN-PT AKREDITASI PERGURUAN TINGGI TERBUKA JARAK JAUH BUKU
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pendidikan merupakan salah satu aspek kehidupan yang sangat penting
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan salah satu aspek kehidupan yang sangat penting mengingat tujuan pendidikan adalah usaha untuk membentuk manusia yang berilmu, bermoral,
