BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG PROYEK Sebagai salah satu pengembang terbesar dan terbaik bangsa properti, Istana Group telah mengembangkan berbagai jenis properti. Didirikan di Bandung, Indonesia pada tahun 1988 disajikan dalam properti dan dunia real estate, Istana Grup berkibar sayap dan platformed pinggul dalam industri melalui proyekproyek yang terkenal, seperti PUSAT KOMERSIAL di Bandung: Istana Plaza (IP), Bandung Indah Plaza ( BIP), Bandung Electronic Centre (BEC), Istana Building Commodities Centre (IBCC), Pasar Baru Trade Centre, Balubur Town Square, dan Jakarta: Mall Pluit Mega, Plaza Semanggi, Bali: Kuta Central Park. APARTEMEN di Bandung: Dago Butik, Gateway Pasteur, Gateway Ahmad Yani, Dago Suites. PERUMAHAN ARFAS di Bandung: Setra Duta Residence, La Vida Town House, Green Terrace House, The Cypress, Istana Kabupaten, Istana Dago, Istana Mekar Wangi, Istana Kawaluyaan, Istana Pasteur Regency, Budi Indah Kabupaten, de Bale Pakuan, Istana Sukajadi, Istana Kabupaten Sudirman, Surapati Inti, dan Bali: Istana Kabupaten Bali.HOTEL & RESORTS di Bali: Quest Hotel Bali, Sofitel Seminyak Bali, dan Bandung: Villa Istana Bunga, INDUSTRIAL PARK di Bandung: Cimareme Industrial Park, Batujajar Industrial Park, PARK BUDAYA di Bali: Garuda Wisnu Kencana, SPORTS CLUB di Bandung: Equinox. Dalam lebih dari 20 tahun, Istana Group telah bekerja sama dengan pengembang terbaik, investor, arsitek, desainer, insinyur yang datang bersamasama dengan semangat untuk mendukung pengembangan setiap. Sekarang bersama dengan Prasto Indonesia, Istana Grup dengan bangga mempersembahkan Kantor terobosan konsep superblok "Landmark Pluit" sebagai inti bisnis baru di Jakarta Utara. I-1
1.2 MAKSUD DAN TUJUAN 1.2.1 MAKSUD DAN TUJUAN PROYEK Maksud dibangunnya gedung baru Kantor Landmark Pluit adalah untuk mengatasi keterbatasan kapasitas gedung kantor di area jakarta utara, dengan penambahan prasarana baru diharapkan mampu menampung kegiatan perekonomian yang ada. Sedangkan tujuannya adalah untuk menunjang peningkatan perkembangan perekonomian di jantung kota jakarta utara khususnya dan indonesia pada umumnya.. 1.2.2 MAKSUD DAN TUJUAN KERJA PRAKTEK Maksud dilaksanakannya kerja praktek agar mahasiswa mampu memahami, mengerti dan menghayati tentang pelaksanaan pembangunan yang sedang dikerjakan di lapangan agar mendapat pengetahuan cara menerapkan teori yang didapat ke dalam praktek di lapangan. Tujuan dari pelaksanaan kerja praktek ini pada dasarnya agar mahasiswa : 1) Mempunyai pengalaman visual bentuk kegiatan fisik pembangunan di bidang rekayasa sipil. 2) Mengetahui tahapan kegiatan fisik pembangunan. 3) Mengetahui manajemen pelaksanaan di lapangan. 4) Memahami praktek di lapangan sebagai hasil penerapan teori. 5) Membuat Laporan Kerja Praktek. 6) Membuat dokumentasi proyek yang dapat digunakan sebagai bahan acuan untuk belajar. I-2
1.3 DESKRIPSI PROYEK 1.3.1 LOKASI PROYEK Gedung Kantor LANDMARK PLUIT berlokasi di Jl. Pluit Selatan Raya, Jakarta Utara. Lokasi proyek tergambar pada denah dibawah ini. Jl. Laguna Waduk Pluit LOKASI PROYEK Jl. BTB School Gambar 1. Lokasi proyek Dengan batas wilayahnya antara lain : Sisi Utara : Gedung Apartement Gambar 2. Batas Utara Proyek I-3
Sisi Selatan : Gedung Rumah sakit dan jalan utama Lokasi Proyek Landmark Pluit Jakarta berada di lokasi padat lalu lintas. Berbatasan dengan pemukiman penduduk, jalan utama dan Gedung Rumah sakit di bagian depan. Jalan utama (Jalan Pluit Selatan Raya) yang berdekatan dengan area proyek menyebabkan lokasi ini rawan dengan lalu lintas yang padat. Gambar 3. Batas Selatan Proyek Gambar 4. Batas Selatan Proyek 2 I-4
Sisi Barat Sisi Timur : Kantor Polsek Penjaringan : Kantor polisi dan jalan Gambar 5. Batas Timur Proyek Gambar 6. Batas Timur Proyek 2 Lahan berada area bekas pemukiman penduduk yang telah dilaksanakan pembongkaran oleh owner termasuk pondasi eksisting. I-5
Gambar 7. Site Plan dan Penempatan Alat Berat Keterangan : 1. Pintu masuk dan Pintu Keluar 2. Pos keamanan 3. Pagar Proyek 4. Stockyard Kayu 5. Stockyard besi 6. Keet Kontraktor 7. Gudang material 8. Kantor Direksi 9. Casting Yard 10. TC Radius 70m 11. TC Radius 60m 12. Passenger Hoist 13. Washing Bay I-6
1.3.2 DATA- DATA UMUM Adapun gambaran mengenai data umum Pembangunan Kantor Landmark Pluit adalah sebagai berikut: 1. Nama Proyek : Kantor Landmark Pluit 2. Lokasi Proyek : Jl. Pluit Selatan Raya, Jakarta utara 3. Nilai Kontrak : Rp. 331.512.963.888,- 5. Pemberi Tugas / Owner : PT. Prasto Propertindo 6. Konsultan Arsitek : PT. Airmas Asri Konsultan Struktur : PT. Haerte Widya Konsultan Konsultan Perencana ME : PT. Skemanusa Consultama Teknik Quantity Surveyor : PT. Korra Antarbuana 7. Management Konstruksi : PT. Prosys Bangun Persada 8. Kontraktor Pelaksana : PT. PP (persero) Tbk. 9. Lingkup pekerjaan Umum : Persiapan, Struktur, Mekanikal Elektrikal, Arsitektur 10. Waktu Pelaksanaan : 15 Oktober 2012 s/d 22 Mei 2014 11. Cara Pembayaran : Monthly Payment 12. 13. Sumber Dana Jenis Kontrak : : Swasta Lump Sum Fixed Price I-7
1.3.3 DATA-DATA TEKNIS Data-data teknis Pembangunan Kantor Landmark Pluit adalah sebagai berikut : BASEMENT Lantai Luas (m2) Keliling (m') Elevasi (m) Basement 3 27708,64 674,3-11,0 Basement 2 26437,11 674,3-7,5 Basement 1 26437,11 664,86-4,0 Lantai Ground 26394,05 664,86 0,0 Total Luas 106976,91 BLOK A Lantai Luas (m2) Keliling (m') Elevasi (m) Lantai 2 2657,33 247,74 4,8 Lantai 3 3770,53 291,78 8,8 Lantai 4 3693,44 281,39 12,8 Lantai 5 3700,90 281,77 16,8 Lantai 6 3700,90 281,77 20,8 Lantai 7 3700,90 281,77 24,8 Lantai 8 3686,18 280,82 28,8 Lantai 9 3722,18 282,1 32,8 Lantai 10 2778,43 313,26 36,8 Lantai 11 2141,24 152,47 40,8 Lantai 12 1308,56 133,11 44,8 Lantai 13 1066,72 132,26 48,8 Lantai 14 1096,26 133,91 52,8 Lantai 15 378,33 78,7 56,8 Total Luas 37401,90 BLOK B Lantai Luas (m2) Keliling (m') Elevasi (m) Lantai 2 2692,07 250,23 4,8 Lantai 3 3681,33 290,53 8,8 Lantai 4 3644,68 281,63 12,8 Lantai 5 3642,20 281,26 16,8 Lantai 6 3642,20 281,26 20,8 Lantai 7 3642,20 281,26 24,8 Lantai 8 3729,68 281,69 28,8 Lantai 9 3665,80 279,99 32,8 Lantai 10 2767,04 312,38 36,8 Lantai 11 2170,27 308,06 40,8 Lantai 12 1302,95 228,29 44,8 Lantai 13 1091,05 133,94 48,8 Lantai 14 1081,05 133,41 52,8 Lantai 15 1074,63 133,13 56,8 Lantai 16 1129,00 133,55 60,8 Lantai 17 379,16 78,61 66 Total Luas 39335,31 I-8
BLOK D Lantai Luas (m2) Keliling (m') Elevasi (m) Lantai 2 3541,93 276,83 4,8 Lantai 3 3401,52 282,79 8,8 Lantai 4 3336,80 273,19 12,8 Lantai 5 3335,62 272,56 16,8 Lantai 6 3335,62 272,56 20,8 Lantai 7 3335,62 272,56 24,8 Lantai 8 3335,75 272,97 28,8 Lantai 9 3288,82 271,97 32,8 Lantai 10 2397,28 307,13 36,8 Lantai 11 1593,51 284,76 40,8 Lantai 12 327,93 149,70 44,8 Lantai 13 - - 48,8 Lantai 14 - - 52,8 Lantai 15 - - 56,8 Lantai 16 - - 60,8 Lantai 17 - - 66 Total Luas 31230,40 BLOK E Lantai Luas (m2) Keliling (m') Elevasi (m) Lantai 2 3541,55 275,37 4,8 Lantai 3 3435,31 282,3 8,8 Lantai 4 3374,48 273,16 12,8 Lantai 5 3392,04 273,73 16,8 Lantai 6 3392,04 273,73 20,8 Lantai 7 3392,04 273,73 24,8 Lantai 8 3372,09 273,51 28,8 Lantai 9 3348,95 272,6 32,8 Lantai 10 2621,71 319,39 36,8 Lantai 11 2056,64 345,4 40,8 Lantai 12 860,70 253,93 44,8 Lantai 13 460,85 90,35 48,8 Lantai 14 464,21 90,67 52,8 Lantai 15 475,11 91,61 56,8 Lantai 16 119,93 45,49 60,8 Lantai 17 - - 66 Total Luas 34307,65 Restoran Lantai Luas (m2) Keliling (m') Elevasi (m) Lantai 2 457,73 96,3 4,8 Lantai 3 502,74 98,12 8,8 Lantai 4 499,41 98,39 12,8 Lantai 5 205,68 57,56 16,8 Lantai 6 230,59 57,56 20,8 Total Luas 1896,15 I-9
1.4 LINGKUP PEKERJAAN 1.4.1 PEKERJAAN PROYEK Proyek ini memiliki beberapa lingkup pekerjaan yang dibagi dalam beberapa bagian, mulai dari pekerjaan persiapan sampai dengan pekerjaan finishing. 1. Pekerjaan Persiapan 1) Pemasangan pagar proyek 2) Pembangunan direksi ket 3) Pembangunan gudang 4) Pengukuran tanah 5) Jalan proyek 6) Pekerjaan Saluran 7) Pekerjaan Papan Proyek 8) Pekerjaan Instalasi Kerja 2. Site Work 1) Pekerjaan Dewatering Permukaan 2) Pekerjaan Galian Tanah 3) Pekerjaan Anti Rayap 3. Struktur 1) Sub Struktur a. Pekerjaan potong Kepala Tiang Pancang b. Pekerjaan pile cap, tie beam,dan sloof c. Pekerjaan Struting Baja 2) Struktur atas a. Pekerjaan Bekisting, Pembesian dan Cor b. Pekerjaan Kolom, Balok dan Pelat c. Pekerjaan Shear Wall Bansement 1 d. Pekerjaan Tangga dan Ramp e. Pekerjaan Jembatan Baja f. Pekerjaan Water Fountain g. Pekerjaan Canopy Baja I-10
4. Arsitektur 1) Pekerjaan bagian dalam bangunan a. Pasangan Dinding : batu bata dan plesteran b. Pekerjaan Lantai : homogenius tyle, floor hardener, dust prof dan waterproofing c. Pekerjaan Plafond : gypsump board, calsiboard dan exposed d. Pekerjaan Pintu : pintu kayu, pintu besi, pintu kaca dan grill 1.4.2 KERJA PRAKTEK Adapun ruang lingkup kerja praktek yang dilakukan oleh penulis adalah sebagai berikut : 1. Manajemen proyek 2. Alat dan bahan yang digunakan dalam proyek. 3. Pekerjaan Struktur Atas 4. Permasalahan yang ada/ timbul dan solusi dalam proyek pembangunan 1.5 METODE PENGUMPULAN DATA Dalam penulisan laporan kerja praktek ini, pengumpulan data diperoleh dengan menggunakan metode-metode sebagai berikut : 1. Studi Lapangan Studi lapangan dilakukan dengan mengamati obyek-obyek yang ada di lokasi proyek dan mengamati sampai sejauh mana proyek telah dilaksanakan. Dari studi lapangan ini diperoleh data-data yang berhubungan dengan proyek. Data-data tersebut dapat berupa foto-foto hasil dokumentasi di lapangan dan datadata yang diperoleh dari dokumen proyek baik dari kontraktor maupun sub kontraktor. 2. Dialog / Wawancara dengan Pihak Terkait Dialog/ wawancara dapat dilakukan dengan Site Engineering Manager selaku pembimbing proyek, Site Operational Manager, SE Methode, para pelaksana lapangan, team surveyor. Selanjutnya hasil dari dialog/ wawancara tersebut akan dituliskan di dalam laporan kerja praktek. I-11
3. Studi literatur Pengambilan data melalui referensi buku di perpustakaan, buku ajar perkuliahan dan melalui sarana teknologi internet. 4. Gambar kerja dan Petunjuk Pelaksanaan Pekerjaan/ Juklak Dari gambar dan data ini dapat diketahui rencana pembangunan suatu konstruksi, untuk menyusun langkah langkah dari suatu pekerjaan di proyek dan hal hal yang sesuai dengan rencana maupun yang tidak sesuai dengan rencana awal. 1.6 SISTEMATIKA PENYUSUNAN LAPORAN Laporan Kerja Praktek Pembangunan Kantor Landmark Pluit disusun dari 8 (delapan) BAB yaitu : 1. BAB I PENDAHULUAN Bab ini berisi tentang latar belakang proyek, maksud dan tujuan proyek, diskripsi proyek, lingkup pekerjaan proyek, metode pengumpulan data dan sistematika penulisan laporan. 2. BAB II MANAJEMEN PROYEK Bab ini berisi tentang tinjauan umum, hubungan kerjasama antara pihak yang terkait dalam proyek, struktur organisasi proyek dan jenis kontrak. 3. BAB III TINJAUAN PERENCANAAN PROYEK Bab ini berisi tentang tinjauan umum, tinjauan perancangan struktur, perencanaan elemen struktur bawah, dan perencanaan elemen struktur atas. 4. BAB IV BAHAN DAN PERALATAN KONSTRUKSI Bab ini membahas tentang bahan bangunan dan peralatan kerja yang digunakan dalam pekerjaan-pekerjaan pelaksanaan proyek 5. BAB V PELAKSANAAN PEKERJAAN Bab ini membahas tentang pekerjaan yang diamati selama masa kerja praktek yang mencakup metode pelaksanaan yang digunakan dalam pelaksanaan proyek. I-12
6. BAB VI PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN PROYEK Bab ini berisi tentang pengendalian dan pengawasan yang dilakukan oleh pihak proyek dalam menjaga kualitas, ketepatan waktu,dan biaya pelaksanaan pembangunan. 7. BAB VII PERMASALAHAN DAN PEMECAHAN Bab ini membahas tentang permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan proyek yang terjadi selama pelaksanaan kerja praktek 8. BAB VIII PENUTUP Bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran sebagai bagian akhir dari laporan kerja praktek ini. 9. DAFTAR PUSTAKA Berisi daftar referensi yang digunakan dalam penyusunan laporan kerja praktek. 10. LAMPIRAN Berisi surat-surat kelengkapan kerja praktek, gambar Shop Drawing, dan data-data pengujian di lapangan. I-13