Ukuran Statistik bagi Data. Muhammad Arif Rahman

dokumen-dokumen yang mirip
Ledhyane Ika Harlyan Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan & Kelautan Universitas Brawijaya 2013

Penyajian data histrogram

DISTRIBUSI FREKUENSI. Oleh Dr. Ratu Ilma I.P. Bahan Mata kuliah Di FKIP Universitas Sriwijaya

DISTRIBUSI FREKUENSI. Luvy S. Zanthy, S.P.,M.Pd. STATISTIKA DASAR 1

DISTRIBUSI FREKUENSI. Oleh : Malim Muhammad, M.Sc.

APLIKASI STATISTIKA. Tri Indri Hardini

Statistika Deskriptif & Distribusi Frekuensi

SESI 2 STATISTIK BISNIS

Ukuran Pemusatan (Central Tendency)

BAB II DISTRIBUSI FREKUENSI

Statistik Farmasi 2015

Konsep statistika. Didin Astriani Prasetyowati, M.Stat. Universitas Indo Global Mandiri Palembang

Statistika & Probabilitas

STATISTIKA 2 PAGE 1 OF 5

DAFTAR DISTRIBUSI FREKUENSI DAN GRAFIKNYA

MODUL 2. STATISTIK BISNIS

PERAN STATISTIKA DALAM METODE PENELITIAN EKONOMI

Penyajian Data. Teori Probabilitas

Pengertian Statistika (1) Statistika: Ilmu mengumpulkan, menata, menyajikan, menganalisis, dan menginterprestasikan data menjadi informasi untuk

TUGAS II STATISTIKA. Oleh. Butsiarah / 15B Kelas B PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN PROGRAM PASCASARJANA

BAB 2 PENYAJIAN DATA

Penyajian Data. Oleh: Arum Handini Primandari, M.Sc

Distribusi Frekuensi

PERTEMUAN II STATISTIK DESKRIPTIF

PERTEMUAN I: PENDAHULUAN

Penyajian Data Bab 2 PENGANTAR. Tujuan:

Created by Simpo PDF Creator Pro (unregistered version)

Modul ke: STATISTIKA BISNIS PENYEJIAN DATA. Tri Wahyono, SE. MM. Fakultas EKONOMI DAN BISNIS. Program Studi AKUNTANSI S1.

Statistika Bisnis. Penyajian Data. Retno Puji Astuti, SE, M.Ak. Modul ke: Fakultas Ekonomi & Bisnis. Program Studi Akuntansi.

Menemukan Pola Data yang Bermakna

PENGENALAN STATISTIKA

Penyajian Data. Oleh: Ayundyah K., M.Si. PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA 2015

Statistika Bisnis. Penyajian Data. Ika Sari, SE, M.Ak. Modul ke: Fakultas Ekonomi & Bisnis. Program Studi Akuntansi.

STATISTIKA DASAR DAN APLIKASI

Metode Statistika STK211/ 3(2-3)

Penyajian Data. Ilham Rais Arvianto, M.Pd Hp : Statistika Pertemuan 2

STATISTIK DESKRIPTIF

DATA DAN PENYAJIAN DATA STATISTIKA PERTEMUAN KE-2. OLEH ; MUHAMMAD YUSUF AWALUDDIN

DATA DAN PENYAJIAN DATA STATISTIKA PERTEMUAN KE-2. Oleh ; Muhammad Yusuf Awaluddin

STATISTIKA INDUSTRI I. Agustina Eunike, ST., MT., MBA.

STK 211 Metode statistika. Materi 2 Statistika Deskriptif

MUHAMMAD HAJARUL ASWAD A MT.KULIAH: STATISTIKA DESKRIPTIF UNANDA, 2016

STATISTIKA 1. Menerapkan aturan konsep statistika dalam pemecahan masalah

DESKRIPSI MATA KULIAH

SEBARAN PENARIKAN CONTOH

DISTRIBUSI FREKUENSI MODUL DISTRIBUSI FREKUENSI

Statistika Berbasis Komputer

Susunan data menurut kelas-kelas interval tertentu atau menurut kategori tertentu dalam sebuah daftar. Distribusi frekwensi menyajikan keterangan

Mengolah dan Menganalisis Data

Metode Statistika (STK211)

STATISTIKA DESKRIPTIF. Wenny Maulina, S.Si., M.Si

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Minat dan Pengetahuan Dasar Pemesinan serta satu variabel terikat

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA

BAB III BAHAN DAN METODE PENELITIAN

BAB II DISTRIBUSI FREKUENSI

Metode Statistika STK211/ 3(2-3)

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKIAN UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI CIREBON

PENYAJIAN DATA. Firmansyah, S.Kom. MODUL 2

Distribusi Frekuensi LOGO

STK 211 Metode statistika. Agus Mohamad Soleh

Penyajian Data. Disusun oleh Putriaji Hendikawati, S.Si., M.Pd., M.Sc. Dr. Scolastika Mariani, M.Si.

RANCANGAN AKTIVITAS TUTORIAL (RAT)

Statistika Deskriptif

DAFTAR PUSTAKA. Beuemer, B.J.M Ilmu Bahan Logam Jilid I. Penerbit Bharatara, Jakarta.

ANALISIS STATISTIKA. Pertemuan 2 Statistika Dasar (Basic Statistics)

SATUAN ACARA TUTORIAL (SAT) Mata Kuliah : Statistika Dasar/PAMA 3226 SKS : 3 SKS Tutorial : ke-1 Nama Tutor : Adi Nur Cahyono, S.Pd., M.Pd.

BAB II PENYAJIAN DATA. Dalam bab ini, dibahas bagaimana cara memvisualisasikan bentuk-bentuk

PROBABILITAS &STATISTIK. Oleh: Kholistianingsih, S.T., M.Eng.

Distribusi Frekuensi

TKS 4209 PENELITIAN DAN STATISTIKA 4/1/2015

Statistika Pendidikan

LOGO.

STK511 Analisis Statistika. Bagus Sartono

Penyajian Data (Bag. I)

Komputer. Pengertian Statistika

Pengertian Statistika

PENGANTAR STATISTIK JR113. Drs. Setiawan, M.Pd. Pepen Permana, S.Pd. Deutschabteilung UPI Pertemuan 3

UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN JURUSAN ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MANAJEMEN BISNIS FAKULTAS PENDIDIKAN EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

PENGUMPULAN, PENGOLAHAN DAN PENYAJIAN DATA

Research Methodology 7. Metode Penelitian. Sistematika BAB III Tugas Akhir I Program Studi Teknik Informatika S1 UDINUS

DISTRIBUSI FREKUENSI

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Satriyan kecamatan Tersono kabupaten Batang. Langkah-langkah yang dilakukan

Distribusi Frekuensi, Penyajian Data Histogram, Polygon dan Kurva Ogive

Distribusi Frekuensi : Dari suatu gugus data dapat dibentuk beberapa Tabel Distribusi Frekuensi

UKURAN PEMUSATAN MK. STATISTIK (MAM 4137) 3 SKS (3-0) Ledhyane Ika Harlyan

Pengantar Statistik. Nanang Erma Gunawan

PENYAJIAN DATA. Etih Sudarnika Laboratorium Epidemiologi Fakultas Kedokteran Hewan IPB

Konsep-konsep Dasar Statistika

SEBARAN PENARIKAN CONTOH

1. Sekumpulan angka untuk menerangkan sesuatu, baik angka yang belum tersusun maupun angka angka yang sudah tersusun dalam suatu daftar atau grafik.

MA2081 Statistika Dasar

Skala Pengukuran Data

DISTRIBUSI FREKUENSI (DF)

3/25/2013. KANIA EVITA DEWI, S.Pd., M.Si

MODUL 2 penyajian data

DAFTAR DISTRIBUSI FREKUENSI DAN GRAFIKNYA

BAB 4 HASIL PENELITIAN. Sebelum hasil penelitian disajikan, maka terlebih dahulu akan dijelaskan mengenai

STATISTIK DESKRIPTIF DAN STATISTIK INFERENSIAL

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA

Transkripsi:

Ukuran Statistik bagi Data Muhammad Arif Rahman arifelzain@ub.ac.id

DATA keterangan-keterangan yang berisi fakta atau catatan keterangan sesuai bukti dan kebenaran dari suatu fenomena yang dikumpulkan, dirangkum, dianalisis dan selanjutnya diinterpretasikan. Pada umumnya, data digunakan untuk mengetahui dan memperoleh suatu gambaran mengenai suatu keadaan atau persoalan, sehingga dapat dirumuskan pemecahan dari permasalahan tersebut.

Jenis Data Berdasarkan sumber data dikenal 2(dua) jenis data: a. Data Primer adalah data yang diperoleh secara langsung/ diusahakan sendiri oleh pihak yang membutuhkan. metode pengumpulan data primer : - wawancara - partisipasi aktif - observasi di lapang/laboratorium b. Data Sekunder adalah data yang telah ada atau telah dilaporkan terlebih dahulu, misalnya : data yang diperoleh dari referensi/instansi/lembaga lain.

Jenis Data (lanjutan..) Berdasarkan sifat data dibedakan menjadi: a. Data Numerik (Kuantitatif) data yang dinyatakan dalam besaran numerik (angka) Misal : data pendapatan per kapita, data harga, jarak, dll b. Data Kategorik (Kualitatif) - data yang dinyatakan dalam bentuk bukan angka - diklasifikasi berdasarkan kategori tertentu misal : - Data hasil wawancara yang dijawab : "YA"atau "TIDAK - Kategori Mahasiswa Berprestasi dan Tidak Berprestasi - Kategori kota kecil, sedang dan besar Data kategorik memungkinkan dikonversi menjadi Data Numerik Hal ini dilakukan dengan memberi bobot pada setiap kategori.

Beberapa Metode Statistika Metode Statistika dapat dibagi menjadi : 1. Statistika Deskriptif (deskriptif artinya bersifat memberi gambaran) 2. Statistika Induktif = Statistika Inferensia (inferential; inference artinya menarik opini/ kesimpulan)

Statistika Deskriptif Statistika Deskriptif : Metode yang berkaitan dengan pengumpulan, peringkasan dan penyajian data sehingga dapat memberikan informasi yang berguna. Contoh Statistika Deskriptif Peringkasan data dapat dalam bentuk : 1. Tabulasi data (Tabel) 2. Diagram Balok (Histogram) 3. Diagram Kue (Pie Chart).

Statistika Induktif Statistika Induktif /Inferensia: metode yang berkaitan dengan analisis data untuk peramalan dan/atau penarikan kesimpulan Contoh Statistika Inferensia 1. Metode Pendugaan Statistik 2. Pengujian Hipotesis 3. Regresi dan Korelasi

POPULASI DAN SAMPEL POPULASI Keseluruhan objek penelitian yang dapat berupa manusia, hewan, tumbuhtumbuhan, gejala, nilai, peri stiwa, sikap hidup, dan sebagainya yang menjadi pusat perhatian dan menjadi sumber data penelitian SAMPEL bagian dari populasi yang dipilih dengan menggunakan aturanaturan tertentu, yang digunakan untuk mengumpulkan informasi/data yang menggambarkan sifat atau ciri populasi.

Keuntungan pengambilan sampel - biaya lebih murah - pengumpulan data lebih cepat - ketelitian dalam penelitian Faktor penentu pemilihan sampel - faktor pengacakan - faktor pengambil sampel Pengambilan sampel harus dilakukan dengan hati-hati untuk meminimalisir terjadinya bias perbedaan antara hasil dengan kondisi sesungguhnya

Statistik dan Parameter : Pada umumnya perbedaan antara statistik dan parameter adalah bahwa: Statistik adalah analisa pada data yang merupakan data sample. Sedangkan Parameter adalah analisa yang dilakukan pada data yang diambil dari keseluruhan populasi.

Sampel = Statistik Populasi = Parameter a. Mean = x b. Deviasi Standar = s c. Proporsi = x/n d. Jumlah data = n a. Mean = b. Deviasi Standard = c. Proporsi = P d. Jumlah data = N

Distribusi Frekwensi Mengumpulkan data yang sama dalam satu kelompok agar data tersebut lebih sederhana. Ditinjau dari nyata tidaknya frekuensi (absolut&relatif) Ditinjau dari jenisnya (numerik&kategorikal) Ditinjau dari kesatuannya (satuan&komulatif)

Distribusi frekwensi Absolut dan Relatif Distribusi frekwensi absolut adalah jumlah bilangan yang menyatakan banyaknya data pada suatu kelompok tertentu, data disusun apa adanya. Distribusi frekwensi relatif adalah jumlah presentase yang menyatakan banyaknya data pada suatu kelompok tertentu, dimana jumlah persentase masing-masing bagian atau kelompok dihitung terlebih dahulu

Contoh Data panjang ikan lemuru yang ditangkap oleh alat tangkap purse seine (100 ekor). Panjang (cm) Frekwensi absolut Frekwensi relatif 7 9 14 0,14 10 12 29 0,29 13 15 42 0,42 16 18 9 0,09 19 21 6 0,06 Jumlah 100 1,0

Distribusi frekwensi Numerik dan Kategorikal Distribusi frekwensi numerik adalah distribusi frekwensi yang didasarkan pada data-data kontinue data yang berdiri sendiri dan merupakan suatu deret hitung) Distribusi frekwensi kategorikal adalah distribusi frekwensi yang didasarkan pada data-data yang terkelompok.

Distribusi frekwensi Satuan dan Komulatif Distribusi frekwensi satuan adalah distribusi frekwensi yang menunjukkan berapa banyak data pada kelompok tertentu. Distribusi frekwensi komulatif adalah distribusi frekwensi yang menunjukkan jumlah frekwensi pada sekelompok nilai (tingkat nilai) tertentu.

Istilah-istilah Limit Kelas/Tepi Kelas Nilai terkecil/terbesar pada setiap kelas Batas Kelas Nilai yang besarnya satu desimal lebih sedikit dari data aslinya Nilai Tengah Kelas Nilai tengah antara batas bawah kelas dengan batas atas kelas Lebar Kelas Selisih antara batas bawah kelas dengan batas atas kelas

Cara membuat distribusi frekwensi Tentukan Rentang Kelas atau range (r) r = data terbesar data terkecil Tentukan Banyak Kelas (bk) Rumus Sturgess = 1 + 3,33 log n n = jumlah sampel Tentukan Interval Kelas (c) = r/bk

Cara membuat distribusi frekwensi (lanjutan) Tentukan limit bawah kelas pertama dan kemudian batas bawah kelasnya Tambah batas bawah kelas pertama dengan lebar kelas untuk memperoleh batas atas kelas Tentukan limit atas kelas Tentukan nilai tengah kelas Tentukan frekwensi

Contoh : Data nilai kuis MK Statistik 60 mahasiswa PSP : 23 60 79 32 57 74 52 70 82 21 80 77 81 95 41 65 92 85 55 76 52 10 64 75 78 25 80 98 81 67 41 71 83 54 64 72 88 62 74 43 60 78 89 76 84 48 84 90 15 79 34 67 17 82 69 74 63 80 85 61 20

Langkah penyelesaian: Urutkan data dari yang nilainya paling besar sampai yang paling kecil untuk memudahkan mendapat nilai terbesar dan terkecil dan frekwensinya dari data diatas didapatkan nilai terbesar adalah 98 dan nilai terkecil adalah 10

Penyelesaian Cari nilai r = data terbesar data terkecil =98 10 = 88 Cari nilai bk = 1 + 3,33 log n = 1 + 3,33 log 60 = 1 + (3,33 x 1,8) = 1 + 5,99 = 6,99 7

Cari nilai c = r/k = 88/7 = 12,57 12 13 Cek nilai c yang akan digunakan dengan rumus : Data terkecil + (c x bk) 12 10 + (12 x 7) = 94 (tidak dapat digunakan) 13 10 + (13 x 7) = 101 (dapat digunakan)

Limit bawah kelas pertama adalah 10, dibuat beberapa alternatif limit kelas bawah yaitu 10; 9 dan 8 maka batas bawah kelasnya adalah 9,5; 8,5 dan 7,5 Batas atas kelas pertama adalah batas atas kelas ditambah c, sehingga didapat hasil * 9,5 + 13 = 22,5 * 8,5 + 13 = 21,5 * 7,5 + 13 = 20,5

Limit atas kelas pertama adalah * 22,5 0,5 = 22 * 21,5 0,5 = 21 * 20,5 0,5 = 20

Sehingga didapatkan tabel alternatif sebagai berikut Alternatif 1 Alternatif 2 Alternatif 3 8-20 21-33 34-46 47-59 60-72 73-85 86-98 9-21 22-34 35-47 48-60 61-73 74-86 87-99 10-22 23-35 36-48 49-61 62-74 75-87 88-100 Misalkan kita pilih alternatif 2

Nilai tengah kelas adalah batas bawah kelas 2 batas atas kelas 8,5 21,5 2 15 Frekwensi kelas pertama adalah 3

Didapatkan tabel distribusi frekwensinya sebagai berikut Interval Kelas Batas Kelas Nilai Tengah Frekuensi 9-21 22-34 8,5-21,5 21,5-34,5 15 28 3 4 35-47 34,5-47,5 41 4 48-60 47,5-60,5 54 8 61-73 60,5-73,5 67 12 74-86 87-99 73,5-86,5 86,5-99,5 80 93 23 6 Jumlah 60

Biasanya ditambahkan dengan distribusi frekwensi relatif dan komulatif (kurang dari dan lebih dari) Setelah ditambah distribusi frekwensi relatif tabelnya menjadi : Interval Kelas Batas Kelas Nilai Tengah Frekuensi Frekuensi Relatif (%) 9-21 22-34 35-47 8,5-21,5 21,5-34,5 34,5-47,5 15 28 41 3 4 4 5 6,67 6,67 48-60 47,5-60,5 54 8 13,33 61-73 60,5-73,5 67 12 20 74-86 87-99 73,5-86,5 86,5-99,5 80 93 23 6 38,33 10 Jumlah 60 100

Distribusi frekwensi komulatif kurang dari (FKKD) Interval Kelas Batas Kelas Frekuensi Kumulatif Kurang Dari Persen Kumulatif 9-21 kurang dari 8,5 kurang dari 21,5 0 3 0 5 22-34 kurang dari 34,5 7 11,67 35-47 kurang dari 47,5 11 18,34 48-60 kurang dari 60,5 19 31,67 61-73 74-86 kurang dari 73,5 kurang dari 86,5 31 54 51,67 90 87-99 kurang dari 99,5 60 100

Distribusi frekwensi komulatif lebih dari (FKLD) Interval Kelas Batas Kelas Frekuensi Kumulatif Lebih Dari Persen Kumulatif 9-21 22-34 35-47 lebih dari 8,5 lebih dari 21,5 lebih dari 34,5 60 57 53 100 95 88,33 48-60 lebih dari 47,5 49 81,66 61-73 lebih dari 60,5 41 68,33 74-86 87-99 lebih dari 73,5 lebih dari 86,5 lebih dari 99,5 29 6 0 48,33 10 0

Tabel frekwensi Interval Kelas Batas Kelas Frek. Nilai Tengah Frek. Relatif FKKD FKLD 8,5 0 60 9 21 8,5 21,5 4 15 5 4 56 22 34 22,5 34,5 4 28 6,67 8 52 35 47 35,5 47,5 3 41 6,67 11 49 48 60 48,5 60,5 8 54 13,33 19 41 61 73 61,5 73,5 12 67 20 31 29 74 86 74,5 86,5 23 80 38,33 54 6 87 99 87,5 99,5 6 93 10 60 0

Frekuensi Grafik 25 23 20 15 12 Histogram Poligon Frekuensi 10 5 4 4 3 8 6 0 8,5 21,5 34,5 47,5 60,5 73,5 86,5 99,5 Nilai

Penyajian Data Manfaat Meringkas/rekapitulasi data, baik data kualitatif maupun kuantitati Dapat digunakan untuk melakukan eksplorasi data Mempermudah pembacaan

Bentuk penyajian data Data dapat disajikan dalam beberapa bentuk Tabel Diagram Grafik

Tabel No. Nama Alat Tangkap Jumlah (unit) Persentase (%) 1 Purse Seine 80 15 2 Gill Net 45 8 3 Payang 116 22 4 Dogol 29 5 5 Rawai 57 11 6 Bubu 210 39 Jumlah 537 100

Jumlah Alat Tangkap (Unit) HISTOGRAM (DIAGRAM BATANG) 250 Jumlah Alat Tangkap 210 200 150 116 100 80 50 45 29 57 0 Purse Seine Gill Net Payang Dogol Rawai Bubu Nama Alat Tangkap

PIE CHART Prosentase Alat Tangkap 15% 39% 11% 5% 8% 22% Purse Seine Gill Net Payang Dogol Rawai Bubu

TUGAS Pendapatan perhari 50 nelayan tradisional di kabupaten Lamongan adalah sebagai berikut (dalam ribu rupiah) : 27 38 47 58 69 77 89 35 39 47 58 69 79 92 40 48 59 72 81 94 42 48 60 73 84 43 49 60 75 85 45 50 62 75 42 50 62 46 52 63 64 53 64 54 65 56 65 66 53 64 Buatlah distribusi frekwensi beserta histogramnya. Dikumpulkan jum at, tanggal 28 September 2012 saat kuliah Statistika